Cara menurunkan demam

cara menurunkan demam

KOMPAS.com – Demam adalah bentuk reaksi tubuh untuk membantu memerangi penyakit. Ketika Anda tertular penyakit virus, seperti pilek, flu, maupun Covid-19, sistem kekebalan tubuh Anda merespons dengan melakukan pertahanan.

Bagian dari respons ini sering kali melibatkan peningkatan suhu tubuh Anda agar tidak terlalu ramah terhadap virus dan kuman lainnya. Baca juga: Benarkah Daun Pepaya Bisa Obati Demam Berdarah?

Suhu tubuh kebanyakan orang biasanya sekitar 37 derajat Celcius. Kondisi demam adalah ketika suhu tubuh seseorang mencapai 38 derajat Celcius atau lebih. Tidak seperti infeksi bakteri, penyakit virus tidak merespon terhadap antibiotik. Sebaliknya, demam akibat virus dapat reda dengan sendirinya. Ini bisa memakan waktu mulai dari beberapa hari hingga seminggu atau lebih lama, tergantung pada jenis infeksinya.

Kapan harus menemui dokter ketika demam? Demam biasanya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Tetapi ketika suhu tubuh cukup tinggi, demam dapat menimbulkan beberapa risiko kesehatan. Untuk anak-anak Demam tinggi bisa lebih berbahaya bagi anak kecil daripada orang dewasa. wikiHow adalah suatu "wiki", yang berarti ada banyak artikel kami yang disusun oleh lebih dari satu orang.

Untuk membuat artikel ini, 78 penyusun, cara menurunkan demam di antaranya anonim, menyunting dan memperbaiki dari waktu ke waktu. Ada 9 referensi yang cara menurunkan demam dalam artikel ini dan dapat ditemukan di akhir halaman. Artikel ini telah dilihat 98.446 kali. Demam sebenarnya bukan penyakit, namun biasanya adalah tanda bahwa tubuh sedang berjuang melawan suatu jenis penyakit. Pada umumnya, disarankan agar Anda tidak menghilangkan demam secara total karena hal ini bisa mengganggu upaya tubuh untuk melawan virus atau bakteri yang sedang menyerang.

Tergantung pada penyebab demam yang Anda alami, mungkin Anda bisa membiarkannya agar hilang sendiri atau Anda bisa memberi pengobatan untuk mengobati penyakit yang mendasarinya. Apabila demam yang Anda alami membuat Anda tidak nyaman atau membuat Anda khawatir karena suhu tubuh terlalu tinggi, terdapat banyak cara yang bisa Anda gunakan untuk menurunkannya. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/2\/2a\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-1-Version-4.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-1-Version-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/2\/2a\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-1-Version-4.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-1-Version-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Tanggalkan beberapa pakaian.

Walaupun Anda merasa kedinginan saat sedang demam, sebenarnya suhu tubuh Anda sangat tinggi, dan Anda harus menurunkannya agar tubuh menjadi lebih hangat.

cara menurunkan demam

Biarkan tubuh Anda mengeluarkan panas yang berlebihan dengan mengenakan pakaian yang tipis dan menutupi tubuh dengan selimut atau kain yang tipis apabila diperlukan. [1] X Teliti sumber • Mengenakan baju hangat dan selimut bisa sangat berbahaya saat Anda demam karena bisa membuat suhu tubuh Anda menjadi semakin tinggi. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/c\/c3\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-2-Version-4.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-2-Version-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/c\/c3\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-2-Version-4.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-2-Version-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Aturlah suhu ruangan dalam tingkat yang nyaman.

Tubuh Anda tidak akan bisa melepaskan panas yang berlebihan apabila suhu ruangan terlalu tinggi, tetapi jangan mengatur suhu ruangan menjadi terlalu dingin. Menggigil merupakan cara alami tubuh untuk menaikkan suhu di dalam tubuh, dan apabila suhu ruangan terlalu dingin, tubuh Anda akan terus menggigil sehingga akan memperparah demam yang Anda alami.

[2] X Teliti sumber • Apabila kamar Anda terlalu pengap dan panas,bukalah jendela atau nyalakan kipas angin. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/a\/a0\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-3-Version-4.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-3-Version-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/a\/a0\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-3-Version-4.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-3-Version-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Dinginkan tubuh Anda menggunakan air.

Cara yang bagus untuk menurunkan suhu tubuh adalah dengan membasahinya, tetapi jangan sampai tubuh Anda terlalu kedinginan. Tempelkan handuk basah pada dahi dan seka tubuh Anda dengan spons yang telah dibasahi dengan air hangat. Agar tubuh Anda tidak menggigil karena merespons perlakuan ini, gunakan selalu air hangat-hangat kuku.

[3] X Teliti sumber • Cara ideal untuk memandikan anak-anak yang sedang demam adalah menggunakan spons. • Mungkin Anda pernah membaca bahwa demam bisa diturunkan dengan mengoleskan alkohol pada kulit.

Akan tetapi, alkohol bisa terserap ke dalam kulit, yang bisa membuat Anda keracunan alkohol. Jadi, Anda harus tetap menggunakan air!

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/9\/9b\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-4-Version-4.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-4-Version-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/9\/9b\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-4-Version-4.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-4-Version-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Minumlah obat tanpa resep.

Jika Anda merasa tidak nyaman dengan demam yang Anda derita, minumlah obat cara menurunkan demam demam tanpa resep dokter, misalnya ibuprofen atau acetaminophen. Pastikan Anda telah mengikuti dosis yang dianjurkan dengan hati-hati. [4] X Teliti sumber • Demam yang dialami oleh orang dewasa juga bisa diturunkan menggunakan aspirin, namun obat ini tidak boleh digunakan pada anak-anak, karena aspirin bisa mengakibatkan penyakit serius yang bernama sindrom Reye. [5] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber • Ingatlah bahwa obat-obatan tersebut mungkin bisa membuat Anda merasa lebih nyaman, tetapi tidak bisa mengobati penyebab yang mendasari demam Anda.

Apabila ada kecurigaan bahwa Anda menderita infeksi bakteri, sebaiknya Anda segera pergi ke dokter dan meminum semua obat yang diberikan. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/3\/39\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-5-Version-3.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-5-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/3\/39\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-5-Version-3.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-5-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Banyak beristirahat.

Bantu tubuh Anda untuk melakukan penyembuhan dengan banyak tidur dan beristirahat sebanyak mungkin. Bukan berarti Anda harus berbaring di tempat tidur sepanjang hari, namun cobalah untuk tidak memforsir tenaga.

[6] X Teliti sumber • Sebaiknya Anda minta izin untuk tidak masuk kerja atau sekolah. Selain karena Anda perlu istirahat, ini juga untuk menghindari menularnya infeksi virus atau bakteri ke teman sekolah atau rekan kerja.

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/5\/56\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-6-Version-4.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-6-Version-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/5\/56\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-6-Version-4.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-6-Version-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Jangan sampai kekurangan cairan.

Demam dengan mudah bisa membuat Anda dehidrasi, yang bisa menyebabkan munculnya banyak gejala yang cara menurunkan demam. Jika banyak minum cairan, Anda akan merasa lebih baik dan kemampuan tubuh untuk memerangi penyakit akan meningkat. [7] X Teliti sumber • Jumlah air yang diperlukan tubuh tergantung pada banyak faktor yang cara menurunkan demam, seperti tingkat aktivitas dan berat badan.

Kebanyakan orang perlu minum antara sembilan hingga 13 gelas air putih dalam sehari. [8] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber • Air putih merupakan sumber terbaik, namun Anda juga boleh meminum jus atau minuman olahraga. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/7\/76\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-7-Version-3.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-7-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/7\/76\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-7-Version-3.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-7-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Pilih makanan yang tepat.

Santaplah makanan yang banyak mengandung nutrisi dan mudah dicerna tubuh agar Cara menurunkan demam tetap kuat dan siap untuk memerangi penyakit.

cara menurunkan demam

Konsumsi banyak sayuran dan buah-buahan serta hindari makanan cepat saji. [9] X Teliti sumber • Makanan lain yang juga sangat penting adalah protein tanpa lemak dan lemak yang sehat seperti minyak zaitun. • Santaplah makanan yang sudah mengandung probiotik secara alami, misalnya yoghurt, karena bisa membantu tubuh untuk memerangi penyakit.

• Lengkapi makanan yang Anda konsumsi dengan multivitamin untuk kesehatan secara umum, atau dengan Vitamin C dan asam lemak Omega-3 untuk kekebalan tubuh dan mengurangi radang. Pastikan Anda telah berkonsultasi dengan dokter tentang suplemen yang ingin Anda konsumsi, terutama apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/8\/87\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-8-Version-3.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-8-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/8\/87\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-8-Version-3.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-8-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Cobalah mengonsumsi makanan cair.

Anda tidak harus mengonsumsi semua makanan dalam bentuk cair, namun cobalah untuk menyertakan makanan cair ke dalam makanan yang Anda konsumsi agar lebih mudah dicerna dan Anda tidak kekurangan cairan. Dua pilihan yang bagus adalah sup dan es loli. [10] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/6\/6c\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-9-Version-3.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-9-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/6\/6c\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-9-Version-3.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-9-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Minumlah teh.

Ada berbagai macam herbal yang diyakini bisa membantu tubuh untuk melawan infeksi dan mengurangi radang. Belilah teh yang mengandung bahan-bahan yang bermanfaat, atau buatlah teh sendiri dengan menyeduh cara menurunkan demam segar dengan air atau mencampur bubuk herbal. Bahan-bahan yang bermanfaat untuk menurunkan demam di antaranya: [11] X Teliti sumber • Teh hijau • Cat's claw • Jamur Reishi • Milk thistle • Sambiloto {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/c\/c9\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-10-Version-3.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-10-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/c\/c9\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-10-Version-3.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-10-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Minumlah obat homeopathy.

Jika demam Anda tidak membutuhkan antibiotik atau obat medis yang lain, mungkin Anda bisa mencoba mengobati gejalanya menggunakan obat homeopathy. Meskipun ini obat alami, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan apakah obat ini aman bagi Anda, khususnya apabila Anda sedang meminum obat lain.

Bahan-bahan yang dijual sebagai obat demam alami di antaranya: [12] X Teliti sumber • Aconitum • Apis mellifica • Belladonna • Bryonia • Ferrum Phosphoricum • Gelsemium {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/6\/6e\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-11-Version-3.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-11-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/6\/6e\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-11-Version-3.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-11-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Cobalah menggunakan kaus kaki basah.

Mungkin ini tampak cara menurunkan demam masuk akal, tetapi tidur sambil mengenakan kaus kaki basah benar-benar bisa membantu menurunkan demam karena merangsang sistem kekebalan tubuh. Untuk mendapatkan hasil terbaik, kenakan kaus kaki kering yang lebih berat untuk menutupi kaus kaki basah yang telah Anda kenakan, dan jika perlu lakukan tindakan ini secara berturut-turut selama beberapa malam.

[13] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/0\/01\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-12-Version-3.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-12-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/0\/01\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-12-Version-3.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-12-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Evaluasi gejala yang Anda alami.

Agar bisa menentukan cara terbaik untuk menurunkan demam, Anda harus tahu apa yang menjadi penyebab demam tersebut. Buatlah catatan yang berisi semua gejala yang Anda alami. Apabila ada cara menurunkan demam yang bukan disebabkan oleh virus biasa, misalnya sakit tenggorokan atau sakit telinga, pergilah ke dokter untuk mendapatkan diagnosis.

[14] X Teliti sumber • Segera cari bantuan medis apabila Anda mengalami gejala-gejala seperti bingung, sulit bernapas atau bergerak, bibir atau kuku membiru, kejang, kaku leher, atau sakit kepala yang parah. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/3\/32\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-13-Version-3.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-13-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/3\/32\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-13-Version-3.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-13-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Minumlah antibiotik.

Apabila Anda didiagnosis menderita infeksi bakteri, misalnya infeksi saluran kencing atau radang tenggorokan, Anda akan diberi obat antibiotik oleh dokter untuk mengobatinya. Minumlah obat tersebut sesuai petunjuk, dan demam serta gejala Anda yang lain akan hilang dalam waktu beberapa hari.

[15] X Teliti sumber • Apabila Anda cara menurunkan demam virus, misalnya flu atau pilek biasa, jangan minum antibiotik. Virus tidak bisa diobati secara efektif dengan antibiotik. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/3\/3f\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-14-Version-3.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-14-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/3\/3f\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-14-Version-3.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-14-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Ketahui kapan demam dianggap terlalu tinggi.

Biasanya Anda tidak perlu mengkhawatirkan demam, tetapi ini bisa berbahaya apabila demam terlalu tinggi atau tidak hilang dalam waktu yang lama. Segera cari bantuan medis apabila demam Anda atau anak Anda terlalu tinggi. [16] X Teliti sumber • Untuk anak-anak yang berumur tiga bulan atau kurang, carilah bantuan medis jika demam mencapai 38 derajat Celsius atau lebih.

• Untuk anak-anak yang berumur antara tiga hingga 12 bulan, carilah bantuan medis jika demam mencapai 39 derajat Celsius atau lebih. • Untuk anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa, carilah bantuan medis jika demam mencapai 40,5 derajat Celsius atau lebih yang tidak segera turun meskipun telah diobati. • Segera cari bantuan medis jika demam telah berlangsung dalam waktu lebih dari 48 hingga 72 jam, atau lebih dari 24 hingga 48 jam untuk anak-anak yang berusia di bawah dua tahun.

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/0\/0a\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-15-Version-3.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-15-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/0\/0a\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-15-Version-3.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-15-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Carilah pengobatan untuk kondisi yang kronis.

Demam juga dapat disebabkan oleh kondisi autoimun dan radang yang kronis, misalnya vaskulitis, lupus, dan kolitis ulcerative.

Cara terbaik untuk mengatasinya adalah bekerja sama dengan dokter untuk membuat rancangan yang tepat agar kondisi cara menurunkan demam mendasari demam Anda bisa diobati.

[17] X Teliti sumber • Apabila Anda menderita penyakit medis yang kronis, segera hubungi dokter setiap kali Anda mengalami demam. • Demam juga bisa menjadi tanda awal adanya penyakit serius, misalnya kanker, jadi pastikan Anda segera pergi ke dokter apabila demam Anda tidak kunjung reda.

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/6\/6a\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-16-Version-3.jpg\/v4-460px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-16-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/6\/6a\/Get-Rid-of-a-Fever-Step-16-Version-3.jpg\/v4-728px-Get-Rid-of-a-Fever-Step-16-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Segera cari pengobatan medis jika demam yang Anda alami disebabkan oleh faktor lingkungan.

Apabila demam Anda muncul setelah Anda terpapar panas yang ekstrem, mungkin Anda mengalami hipertermia atau heat stroke (suatu kondisi yang mengancam jiwa ketika suhu cara menurunkan demam mencapai 40 derajat Celsius atau lebih). Jika hal ini terjadi, tubuh Anda harus didinginkan sesegera mungkin. [18] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber • Gejala-gejala hipertermia yang lain di antaranya tubuh lemah, mual, bingung, pusing, dan kondisi mental yang berubah.

• Orang yang mengalami hipertermia biasanya harus dirawat di rumah sakit. Jadi Anda harus mendapatkan bantuan medis dengan segera. • Di saat sedang menunggu pengobatan medis, cobalah menurunkan suhu tubuh dengan melepaskan pakaian yang berlebihan, membasahi kulit dengan air dingin, berpindah ke tempat yang sejuk dengan ventilasi yang baik, serta meminum banyak cairan dingin.

• Apabila anak Anda sudah bisa mengungkapkan gejala yang mereka alami, dengarkan apa yang mereka utarakan. Cara menurunkan demam tahu apa yang sedang terjadi dan bagaimana rasanya. • Ingatlah bahwa demam berguna untuk membantu menyingkirkan infeksi di dalam tubuh, jadi Anda tidak boleh menghilangkan demam secara total. Memang masuk akal jika Anda ingin menurunkan demam karena menimbulkan rasa tidak nyaman, namun kebanyakan demam tidak perlu diobati.

[19] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber • Demam yang terlalu tinggi bisa mengakibatkan kerusakan otak, namun biasanya tidak akan terjadi kecuali suhu tubuh mencapai lebih dari 42 derajat Celsius. [20] X Teliti sumber • Sebagian anak mungkin mengalami kejang saat mereka mengalami demam yang tinggi, namun biasanya demam tersebut tidak berlangsung lama atau menimbulkan efek samping permanen. Meskipun demikian, apabila anak Anda pernah memiliki riwayat kejang yang disebabkan oleh demam, sebaiknya Anda segera membawanya ke dokter setiap kali anak Anda mengalami demam.

[21] X Teliti sumber
Advertisement Beruntung, ada beberapa cara menurunkan panas entah karena demam atau kegerahan yang bisa dilakukan di mana saja, termasuk di rumah dan di kantor. Cara menurunkan panas secara alami Orang-orang yang sedang kepanasan atau malah sakit demam disarankan untuk jangan dulu banyak bergerak.

Semakin banyak gerak, semakin panas suhu tubuh Anda nantinya. Maka, hindari aktivitas fisik berlebihan sementara ini dan perbanyak istirahat.

Berikut adalah cara yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan demam dan suhu panas tubuh agar tak ganggu aktivitas: 1. Kompres air hangat Saat sedang demam atau kepanasan, Anda mungkin terbiasa mengompres badan dengan air dingin atau es batu yang dibungkus kain Ternyata, cara ini justru tidak dianjurkan oleh dokter dan tenaga kesehatan. Kompres dingin lebih tepat digunakan untuk meredakan nyeri otot, bukan sebagai cara menurunkan demam. Kenapa? Peningkatan suhu badan sejatinya adalah reaksi alamiah kekebalan tubuh untuk mempertahankan diri melawan infeksi.

Jika Anda menempelkan kompres dingin, otak justru akan menerjemahkannya sebagai gangguan atau ancaman terhadap proses alamiah tersebut. Sebagai akibatnya, tubuh akan semakin meningkatkan temperatur inti dan membuat badan makin terasa panas. Selain itu, kompres dingin juga riskan menurunkan suhu tubuh secara tiba-tiba sehingga memicu badan jadi menggigil.

Oleh sebab itu, sebaiknya Anda menghindari kompres dingin atau mandi air dingin saat demam maupun kepanasan. Baca Juga • Penyebab Meriang pada Anak yang Bisa Diantisipasi, Ini Caranya • Badan Panas Tapi Tidak Demam, Ini Kemungkinan Penyebabnya • Lakukan Ini Jika Panas Anak Tidak Turun Setelah Minum Obat 2.

Rendam kaki di air suam kuku Salah satu cara menurunkan demam dan panas di badan adalah mencoba merendam kaki di air suhu normal atau suam kuku. Rendam kaki setidaknya selama 20 menit. Tips ini dapat membantu mendinginkankan dan merilekskan badan Anda. Untuk menambah sensasi menenangkan, Anda bisa mencampurkan beberapa tetes minyak atsiri yang disukai, seperti minyak peppermint. 3. Konsumsi sayur dan buah yang banyak airnya Buah semangka cocok dimakan saat badan terasa panas Untuk menurunkan panas, Anda juga bisa mengonsumsi beberapa makanan yang tinggi kandungan airnya.

Anda bisa mengonsumsinya langsung atau membuatnya menjadi smoothie buah dan sayur. Tambahkan sedikit es batu untuk sensasi cara menurunkan demam lebih menyejukkan. Beberapa contoh makanan dengan kandungan air yang tinggi, yaitu: • Semangka • Stroberi • Jeruk • Timun • Seledri 4.

Minum air kelapa Air kelapa mengandung berbagai vitamin, mineral, dan elektrolit. Kandungan tersebut membantu kita untuk lebih segar dan berenergi ketika cara menurunkan demam lemas karena suhu tubuh yang naik. Air kelapa segar menjadi pilihan yang baik urunkan demam secara alami dibandingkan air kelapa kemasan. Apabila Anda membeli produk kemasan, perhatikan dengan saksama label komposisinya, terutama kandungan gula. Alternatifnya, Anda bisa minum teh herbal hangat racikan sendiri untuk menurunkan demam secara alami.

Seduh teh tawar bersama potongan jahe, sereh, atau irisan lemon, dan madu untuk menambah rasanya. Baca Juga • Pilihan Obat Demam yang Bisa Dibeli Tanpa Resep • Febris adalah Demam dan Ternyata Bukan Penyakit, Lantas?

• Penyakit Step Tak Seseram Bayangan, Ini Penyebab Sebenarnya 5. Kenakan pakaian yang menyerap keringat Apabila sedang kepanasan karena demam atau suhu terik tapi Anda tetap harus beraktivitas, cobalah untuk mengenakan bahan pakaian alami sebagai cara menurunkan panasnya. Ambil contoh, baju berbahan katun dan linen.

Pasalnya, panas dapat keluar dari tubuh lebih mudah dengan bahan-bahan alami tersebut dibandingkan dengan kain sintetis seperti akrilik dan nilon. 6. Oleskan lidah buaya Lidah buaya dapat dioleskan ke kulit untuk menurunkan panas Cara menurunkan demam stock gel lidah buaya di rumah atau kantor? Ambil sedikit gelnya untuk dioleskan ke bagian kulit. Sebab, gel lidah buaya dapat membantu menurunkan panas. Untuk hasil yang optimal, tempatkan gel lidah buaya tersebut ke lemari es sebelum dioleskan.

7. Minum obat demam  Jika berbagai cara menurunkan panas secara alami di atas tak kunjung meredakan panas, minumlah obat demam. Begitu juga jika Anda sedang mencari cara menurunkan demam pada anak. Pilihlah obat demam yang aman untuk anak. 8. Mengonsumsi cabai Mengonsumsi cabai memang dapat membuat Anda merasa hangat, cara menurunkan demam ternyata, mengonsumsi cabai juga bisa membantu Anda menurunkan suhu tubuh.

Sebab, kandungan capsaicin yang dimiliki cabai dapat mengirimkan sinyal ke otak bahwa tubuh sedang kepanasan. Hasilnya, tubuh dapat mengeluarkan keringat lebih banyak dari biasanya dan suhu tubuh akan menurun. Penyebab suhu badan naik dan terasa panas Normalnya, suhu tubuh orang dewasa antara 36,6-37.4 ºCelsius. Suhu tubuh yang normal biasanya diatur oleh hipotalamus dan sistem saraf otonom tubuh. Ada beragam faktor yang membuat tubuh menjadi panas. Beberapa di antaranya, yaitu: • Demam dan infeksi.

• Menderita hipertiroidisme, yaitu kondisi ketika tubuh menghasilkan hormon tiroid terlalu banyak. • Menghabiskan waktu di cuaca yang panas. • Mengenakan baju berbahan sintetis. • Mengonsumsi makanan pedas, berminyak, dan makanan kering. • Mengonsumsi minuman berkafein dan beralkohol. • Menjalani aktivitas fisik yang intens. • Gejala penyakit tertentu, seperti arthritis, leukemia, dan gangguan saraf.

• Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti antibiotik, opioid, dan antihistamin. • Dehidrasi atau kekurangan cairan. Baca Juga • Terbuat Dari Bahan Alami, Ini Obat Tradisional Campak yang Bisa Anda Coba • Tak Perlu Khawatir, Ini Cara Mengatasi Demam Setelah Vaksin • Adakah Dampak Penyakit Step Setelah Dewasa?

Ini Penjelasannya Catatan dari SehatQ Cara menurunkan demam dan suhu panas di atas bisa diterapkan sendiri di rumah. Apabila suhu tubuh masih tinggi dan Cara menurunkan demam tidak juga merasa fit, Anda sangat disarankan untuk segera menemui dokter. Sebab, panas yang tak kunjung hilang dapat menjadi tanda gawat darurat tertentu.

Penyakit Sering Dialami Saat Demam, Badan Panas Telapak Tangan dan Kaki Dingin Gejala Apa? Saat demam, orang kerap kali merasakan telapak tangan dan kaki dingin meski badan terasa panas. Penyebab telapak cara menurunkan demam dan kaki dingin beragam, mulai dari bentuk respons tubuh untuk menjaga inti dan organ tetap hangat, hingga adanya kondisi medis tertentu. Artikel ini disusun bersama Zora Degrandpre, ND. Dr.

Degrandpre adalah dokter naturopati berlisensi di Vancouver, Washington.

cara menurunkan demam

Dia juga adalah penilai hibah National Institutes of Health dan National Center for Complementary and Alternative Medicine. Dia memperoleh gelar ND dari National College of Natural Medicine pada 2007. Ada 12 referensi yang dikutip dalam artikel ini dan dapat ditemukan di akhir halaman. Artikel ini telah dilihat 638.368 kali.

Jika Anda (atau anak Anda) demam, secara alami Anda ingin menurunkannya secepat mungkin. Padahal, demam memiliki manfaat: suhu tubuh yang lebih tinggi diyakini dapat menstimulasi sistem kekebalan tubuh dan membunuh agen penginfeksi.

[1] X Teliti sumber [2] X Teliti sumber Thomas A. Mace, Lingwen Zhong, Casey Kilpatrick, Evan Zynda, Chen-Ting Lee, Maegan Capitano, Hans Minderman, and Elizabeth A. Repasky. Differentiation of CD8+ T cells into effector cells is enhanced by physiological range hyperthermia. J. Leukoc Biol November 2011 90:951-962 Jadi, ada alasan yang bagus untuk membiarkan demam berlangsung secara normal, paling tidak untuk sementara waktu. Tetapi, Anda perlu mengendalikan cara menurunkan demam sehingga Anda atau anak Anda merasa senyaman mungkin sementara sistem kekebalan tubuh melakukan pekerjaannya.

Untungnya, pengobatan rumahan dapat membantu. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/f\/fa\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-1-Version-8.jpg\/v4-460px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-1-Version-8.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/f\/fa\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-1-Version-8.jpg\/v4-728px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-1-Version-8.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Berendam dalam air hangat atau suam-suam kuku.

Mulailah dengan menyiapkan air hangat. Mintalah orang yang demam masuk ke dalam bak mandi dan bersantai sementara suhu hangat air perlahan turun.

Karena suhu air turun secara perlahan, suhu tubuh orang yang demam juga akan turun secara perlahan. • Jangan menunggu sampai air menjadi dingin, karena sebaiknya Anda tidak menurunkan suhu tubuh Anda terlalu cepat. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/3\/3a\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-2-Version-8.jpg\/v4-460px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-2-Version-8.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/3\/3a\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-2-Version-8.jpg\/v4-728px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-2-Version-8.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Lakukan perawatan kaus kaki basah.

Cara ini paling cocok dilakukan semalaman. Ambillah sepasang kaus kaki cara menurunkan demam katun yang cukup panjang untuk membalut pergelangan kaki Anda, kemudian basahi seluruh bagian kaus kaki dengan air dingin yang mengalir. Peras kelebihan airnya, dan kenakan kaus kaki tersebut.

cara menurunkan demam

Lapisi bagian luar kaus kaki dengan kaus kaki dari wol untuk menyekat suhunya. Orang yang mengenakan kaus kaki basah sebaiknya beristirahat semalaman. Tubuhnya juga harus diselimuti. • Sebagian besar anak-anak biasanya mau melakukan perawatan ini karena tubuhnya akan terasa lebih dingin dalam beberapa menit saja.

• Perawatan ini merupakan pendekatan naturopati tradisional. Teorinya adalah kaki yang dingin akan menstimulasi peningkatan sirkulasi darah dan peningkatan respons sistem kekebalan tubuh.

[3] X Teliti sumber Hasilnya adalah tubuh melepaskan panas dan mengeringkan kaus kaki, serta mendinginkan tubuh. Perawatan ini bisa melegakan rasa sesak di dada juga. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/2\/22\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-3-Version-8.jpg\/v4-460px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-3-Version-8.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/2\/22\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-3-Version-8.jpg\/v4-728px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-3-Version-8.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Gunakan perawatan handuk basah.

Ambillah satu atau dua handuk tangan, kemudian lipat sama panjang. Rendam handuk baik di dalam air yang sangat dingin atau dalam air es. Peras kelebihan air dan balutkan handuk mengelilingi kepala, leher, pergelangan kaki, atau pergelangan tangan. Jangan balutkan handuk pada lebih dari dua bagian tubuh—dengan demikian, balutkan handuk mengelilingi kepala dan pergelangan kaki, atau, mengelilingi leher dan pergelangan tangan.

Jika tidak, suhu tubuh Anda mungkin akan menjadi terlalu dingin. • Handuk dingin akan menarik panas dari tubuh dan dapat menurunkan suhu tubuh. Ulangi perawatan ini saat handuk telah kering, atau suhunya tidak lagi cukup dingin untuk meredakan demam Anda.

Perawatan ini bisa cara menurunkan demam sesering yang Anda butuhkan. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/6\/60\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-4-Version-8.jpg\/v4-460px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-4-Version-8.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/6\/60\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-4-Version-8.jpg\/v4-728px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-4-Version-8.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Kurangi makan.

Pepatah lama, "beri makan orang yang sakit, buat penyakitnya kelaparan" ternyata ada benarnya, berdasarkan hasil penelitian baru-baru ini. [4] X Sumber Tepercaya PubMed Central Kunjungi sumber Anda sebaiknya tidak menghabiskan energi tubuh untuk mencerna makanan, di saat energi tersebut seharusnya digunakan untuk mengendalikan infeksi penyebab demam.

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/c\/cb\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-5-Version-7.jpg\/v4-460px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-5-Version-7.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/c\/cb\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-5-Version-7.jpg\/v4-728px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-5-Version-7.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Makanlah buah-buahan yang menyehatkan.

Pilihlah buah seperti berbagai jenis berry, semangka, jeruk, dan melon kuning. Buah-buahan ini kaya akan kandungan vitamin C, yang dapat melawan infeksi dan menurunkan demam. [5] X Teliti sumber Buah-buahan ini juga akan memenuhi kebutuhan cairan tubuh Anda. • Hindari makanan berat yang berminyak dan berlemak seperti barbeku atau gorengan. Hindari makanan pedas, seperti sayap ayam pedas, pepperoni, atau sosis juga. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/2\/2c\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-6-Version-7.jpg\/v4-460px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-6-Version-7.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/2\/2c\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-6-Version-7.jpg\/v4-728px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-6-Version-7.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Makan sup.

Walaupun Anda bisa minum kaldu ayam saja, Anda bisa juga makan sup ayam dengan nasi dan sayuran. Penelitian menunjukkan bahwa sup ayam benar-benar memiliki khasiat dalam pengobatan. [6] X Teliti sumber Sup juga akan memberikan cairan yang dibutuhkan oleh tubuh Anda. • Pastikan untuk menyertakan sumber protein yang baik dan mudah dicerna seperti telur orak-arik, atau ayam (tambahkan beberapa potong daging ayam ke dalam kaldu ayam Anda).

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/1\/19\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-7-Version-7.jpg\/v4-460px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-7-Version-7.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/1\/19\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-7-Version-7.jpg\/v4-728px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-7-Version-7.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Minum banyak air.

Demam bisa menyebabkan dehidrasi, yang menyebabkan penderitanya semakin merasa lesu. Hindari dehidrasi dengan minum banyak air atau larutan rehidrasi oral seperti oralit. Hubungi dokter Anda sebelum menggunakannya dan mintalah sarannya. Bersiaplah dengan daftar gejala dan seberapa banyak makanan yang telah dimakan atau diminum oleh anak Anda, serta seberapa tinggi demamnya.

Juga catatlah seberapa sering Anda harus mengganti popok bayi, atau pada anak-anak yang lebih tua, seberapa sering mereka buang air kecil. • Jika Anda menyusui bayi Anda, lanjutkan menyusuinya sebanyak mungkin. Anda akan memberikannya makanan, air, sekaligus rasa nyaman. • Anak-anak (dan Anda) mungkin akan menikmati es potong beku sebagai cara untuk mencukupi cairan tubuh. Hanya saja, cobalah untuk menghindari penambahan terlalu banyak gula.

Pilihlah es potong buah alami, es Italia beku, yoghurt beku, atau sherbet. Tetapi jangan lupa untuk minum air juga! {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/c\/c2\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-8-Version-7.jpg\/v4-460px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-8-Version-7.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/c\/c2\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-8-Version-7.jpg\/v4-728px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-8-Version-7.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Minumlah teh herbal penurun demam.

Anda bisa membeli teh ini atau membuatnya sendiri. Cukup masukkan satu sendok cara menurunkan demam herbal kering ke setiap cangkir air.

Seduh herbal ini dalam air mendidih selama 5 menit, dan beri tambahan perasa sesuai selera Anda dengan madu dan lemon. Hindari menambahkan susu, karena produk olahan susu sering kali membuat sumbatan dalam saluran napas bertambah parah.

Untuk anak-anak yang masih kecil, kurangi herbal yang ditambahkan menjadi ½ sendok teh, dan pastikan teh ini telah dingin terlebih dahulu. Cobalah teh herbal yang dibuat dari herbal berikut ini: [7] X Teliti sumber • Tulasi atau holy basil ( sweet basil juga bisa digunakan -- tetapi tidak seefektif holy basil) • Batang gandarusa putih • Pepermin atau mint • Calendula • Hyssop • Daun raspberry • Jahe • Oregano • Timi {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/be\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-9-Version-6.jpg\/v4-460px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-9-Version-6.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/be\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-9-Version-6.jpg\/v4-728px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-9-Version-6.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Ketahui saat Anda perlu menghubungi dokter.

Suhu tubuh bisa berubah-ubah sepanjang hari, tetapi suhu tubuh yang dianggap normal adalah 37 oC. Disarankan [8] X Teliti sumber jika bayi berusia kurang dari 4 bulan dengan suhu rektal 38 oC atau lebih, untuk segera menghubungi dokter untuk meminta sarannya.

Untuk anak-anak semua usia, jika suhu rektalnya 40 oC atau lebih, segera hubungi dokter untuk meminta sarannya. Anak-anak usia 6 bulan atau lebih dengan demam 39,4 oC juga harus diperiksa. Jika anak Anda demam disertai dengan salah satu dari gejala ini, hubungi dokter Anda (atau layanan gawat darurat) sesegera mungkin: • Tampak sakit atau tidak nafsu makan • Rewel • Lesu • Ada tanda infeksi yang jelas (nanah, darah, ruam bergaris-garis) • Kejang • Sakit tenggorokan, ruam, sakit kepala, kaku leher, atau sakit telinga • Tanda yang lebih jarang terjadi, dan membutuhkan pertolongan medis segera: • Suara tangis bernada tinggi, atau terdengar seperti suara anjing laut • Kesulitan bernapas atau terdapat semburat berwarna kebiruan di sekitar mulut, jari tangan, atau jari kaki.

• Pembengkakan di bagian atas kepala bayi (di ubun-ubun, atau bagian lunak yang disebut dengan fontanel) • Kelumpuhan atau kesulitan bergerak {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/c\/cd\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-10-Version-5.jpg\/v4-460px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-10-Version-5.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/c\/cd\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-10-Version-5.jpg\/v4-728px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-10-Version-5.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Perhatikan gejala dehidrasi ringan.

Hubungi dokter Anda untuk cara menurunkan demam sarannya bahkan jika Anda hanya melihat tanda-tanda dehidrasi ringan, khususnya pada bayi. Karena hal ini bisa menjadi dehidrasi yang serius dengan cepat. Gejala dehidrasi ringan meliputi: [9] X Sumber Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber • Mulut kering, lengket, atau kulit pecah-pecah di sekitar bibir atau mata bayi • Tidur lebih lama, rewel, atau lemas dibandingkan biasanya • Rasa haus (perhatikan gerakan "menjilat bibir" atau mengerucutkan bibir yang menandakan bayi sedang haus) • Penurunan pengeluaran urin • Popok yang kering (popok harus diganti karena telah basah paling tidak setiap tiga jam.

Jika popok bayi masih kering setelah 3 jam, hal ini mungkin menandakan dehidrasi. Terus berikan cairan, dan periksa kembali setelah satu jam. Jika popok masih tetap kering, hubungi dokter Anda) • Urin berwarna gelap • Air mata yang keluar sedikit atau tidak sama sekali saat bayi menangis • Kulit kering (cubit lembut punggung bayi, cubit kulitnya saja.

Bayi yang terhidrasi dengan baik kulitnya akan segera kembali ke bentuk semula) • Konstipasi • Merasa pusing atau melayang {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/e\/e9\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-11-Version-3.jpg\/v4-460px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-11-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/e\/e9\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-11-Version-3.jpg\/v4-728px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-11-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Kenali gejala dehidrasi berat.

Jika Anda melihat gejala-gejala ini, hubungi layanan gawat darurat dan dokter Anda saat itu juga. Gejala dehidrasi berat meliputi: [10] X Cara menurunkan demam Tepercaya Mayo Clinic Kunjungi sumber • Kehausan ekstrem, rewel, atau lemas pada bayi dan anak-anak (pada orang dewasa, gejala ini tampak seperti mudah marah dan kebingungan) • Mulut, kulit, dan membran lendir yang sangat kering, atau kulit cara menurunkan demam di sekitar mulut dan mata • Tidak mengeluarkan air mata saat menangis • Kulit kering yang tidak kembali ke bentuk semula saat dicubit • Penurunan pengeluaran urin dengan warna yang lebih gelap dibandingkan urin normal • Mata yang cekung (mungkin tampak sebagai kantung mata gelap di bawah mata) • Pada bayi, periksa ubun-ubun yang cekung, bagian lunak di atas kepala bayi • Denyut jantung yang cepat, dan/atau napas cepat • Demam {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/2\/2b\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-12-Version-3.jpg\/v4-460px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-12-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/2\/2b\/Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-12-Version-3.jpg\/v4-728px-Reduce-a-Fever-without-Medication-Step-12-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Perhatikan kejang demam pada bayi.

Kejang demam adalah kejang yang bisa terjadi pada bayi yang demam. Gejala ini tampak menakutkan, tetapi biasanya hanya berlangsung sangat cepat, dan tidak menyebabkan kerusakan otak ataupun kerusakan berat lainnya. Kejang demam biasanya terjadi pada anak-anak usia 6 bulan hingga 5 tahun. Kejang ini bisa terjadi kembali, tetapi jarang terjadi setelah usia 5 tahun. Jika anak Anda mengalami kejang demam: • Pastikan tidak ada sudut yang runcing, tangga, atau apa pun yang bisa melukai anak Anda di dekatnya.

• Jangan memeluk atau mencoba menahan gerakan bayi. • Letakkan bayi atau anak-anak berbaring menyamping atau tengkurap. • Jika kejang berlangsung lebih dari 10 menit, hubungi layanan gawat darurat, dan mintalah anak Anda diperiksa (terutama jika lehernya kaku, muntah, atau tampak lesu). [11] X Teliti sumber • Suhu rektal dianggap sebagai ukuran suhu tubuh yang paling akurat, [12] X Teliti sumber tetapi pengukuran suhu rektal bisa berbeda, terkadang cukup signifikan, dengan suhu cara menurunkan demam, atau suhu yang diukur dengan menempelkan pemindai di kening atau telinga.

• Suhu rektal cenderung lebih tinggi dibandingkan antara 0,3°C hingga 0,6°C dibandingkan suhu oral. • Alat pemindai suhu di kening biasanya lebih rendah 0,3°C hingga 0,6°C dibandingkan suhu oral, dengan demikian lebih rendah 0,6°C hingga 1,2°C dibandingkan suhu rektal.

• Suhu telinga ( tympanic) secara umum lebih tinggi 0,3°C hingga 0,6°C dibandingkan suhu oral. • Jika anak Anda demam lebih dari 1 hari (untuk anak-anak berusia kurang dari 2 tahun) atau lebih dari 3 hari pada anak yang lebih tua, hubungi dokter Anda. • Suhu tubuh normalnya lebih rendah di pagi hari, dan lebih tinggi di sore hari. [13] X Teliti cara menurunkan demam • Selalu minum banyak air.

• Jangan membuat anak Anda semakin kepanasan. Memakaikan pakaian yang terlalu tebal dapat meningkatkan suhu tubuh dengan memperangkap panas tubuhnya. Pakaikanlah piama katun yang ringan, serta kaus kaki. Jagalah suhu ruangan tetap hangat dan selimuti anak Anda.

• Jika Anda mengalami gangguan tiroid yang dikenal sebagai badai tiroid (kadar hormon tiroid yang sangat tinggi), hal ini adalah situasi gawat dan Anda harus segera menghubungi layanan gawat darurat.

Pendekatan yang diberikan di sini TIDAK dapat mengatasi masalah pada badai tiroid. • Hindari semua teh berkafeina (teh hitam, hijau, dan putih) karena teh ini memiliki khasiat termogenik (meningkatkan suhu). • Jika Anda demam, hindari minumal beralkohol dan berkafeina seperti kopi, teh, atau soda.

cara menurunkan demam

• Jangan pernah memberikan aspirin kepada bayi dan anak-anak, terkecuali atas petunjuk dokter. Hindari memberikan aspirin kepada siapa pun yang berusia di bawah 18 tahun.

[14] X Teliti sumber • ↑ http://www.webmd.com/first-aid/fevers-causes-symptoms-treatments#1 • ↑ Thomas A. Mace, Lingwen Zhong, Casey Kilpatrick, Evan Zynda, Chen-Ting Lee, Maegan Capitano, Hans Minderman, and Elizabeth A. Repasky. Differentiation of CD8+ T cells into effector cells is enhanced by physiological range hyperthermia. J.

Leukoc Biol November 2011 90:951-962 • ↑ http://www.bastyr.edu/news/health-tips/2009/11/dive-feet-first-wellness-natural-remedy • ↑ http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC119893/ • ↑ http://www.webmd.com/cold-and-flu/vitamin-c-colds • ↑ http://www.webmd.com/cold-and-flu/features/the-truth-behind-moms-cold-and-flu-advice • ↑ http://www.botanical-online.com/english/feverremedies.htm • ↑ http://www.webmd.com/first-aid/fevers-causes-symptoms-treatments#1 • ↑ http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dehydration/basics/symptoms/con-20030056 Artikel ini disusun bersama Zora Degrandpre, ND.

Dr. Degrandpre adalah dokter naturopati berlisensi di Vancouver, Washington. Dia juga adalah penilai hibah National Institutes of Health dan National Center for Complementary and Alternative Medicine. Dia memperoleh gelar ND dari National College of Natural Medicine pada 2007. Artikel ini telah dilihat 638.368 kali.
Hi, {{loggedInName}} Sign-Out Selamat kembali ke ZAYAN! Login with your ID *By clicking Login with Astro ID, you will be eligible to seemlessly login with our pool of sites.

*By clicking Login with Facebook, you agree to our Terms and confirm that you have read our Data Policy, including our Cookie Use Policy. Haba badan manusia terhasil akibat daripada proses penjanaan tenaga yang diperlukan untuk aktiviti badan seperti pergerakan otot. Semasa sihat, penjana utama datang dari hati manakala ketika bersenam pula otot menjadi pengeluar haba utama.

Foto Kredit: wikihow.com Proses penjanaan haba ini dipengaruhi oleh hormon badan dan otak. Di dalam keadaan normal, suhu badan ditentukan oleh proses penjanaan dan juga proses kehilangan haba. Demam dapat dikesan melalui kenaikan takat suhu tetap badan.

Cara menurunkan demam suhu badan boleh disebabkan oleh tiga proses iaitu kenaikan suhu yang ditetapkan pada pusat kawalan yang terdapat di otak, peningkatan di dalam penjanaan haba pada otak dan pengurangan di dalam kehilangan haba badan.

MACAM MANA BOLEH DEMAM? Berikut adalah antara penyebabnya: 1. Jangkitan virus penyebab kepada selsema, sakit tekak dan cirit-birit 2. Jangkitan kuman di paru-paru (pneumonia), batuk kering (TB) dan jangkitan saraf (meningitis) 3. Demam malaria/denggi/HIV 4. Penyakit sendi 5. Ubat seperti antibiotik dan sebagainya 6. Barah/Kanser CARA MENGHILANGKAN DEMAM PANAS Foto Kredit: vnexpress.net Ini adalah antara rawatan demam. Jangkitan ringan selalunya akan lega tanpa rawatan kerana sistem imunisasi berjaya menangani jangkitan.

Berikut adalah antra perkara yang boleh dilakukan dirumah ketika demam panas. Namun,hanya untuk demam yang ringan <38°C dan tiada komplikasi. 1. BANYAKKAN MINUM AIR Foto Kredit: prevention.com Minum air atau cecair dengan kerap untuk menambah kehilangan bendalir dalam badan.

2. MAKAN HIDANGAN RINGAN Foto Kredit: romancingthestoveblog.wordpress.com Makan makanan ringan dan mudah hadam seperti sup. Bukan makanan rapu. 3. MANDI AIR SUAM Cara menurunkan demam Kredit: patdolanplumbing.com Cuba mandi dengan menggunakan air suam untuk meredakan demam. 4. JANGAN SELIMUT Berpakaian longgar, jangan berselimut kerana ini akan meningkatkan suhu badan.

5. MAKAN UBAT Foto Kredit: globewatchpharm.org Makan ubat seperti Paracetamol dengan jumlah yang tepat untuk meredakan demam 6. MENDEMAH Ini orang-orang dulu biasa buat. Cuba mendemah bahagian badan seperti kepala, kaki dan abdomen dengan tuala basah boleh juga menurunkan suhu badan BILA PERLU JUMPA DOKTOR? Biasanya, demam akan pulih jika kita makan ubat yang sepatutnya.

Namun, jika anda mempunyai gejala yang serius seperti di bawah, sila berjumpa doktor dengan segera. Takut-takut, demam denggi pula.

1. Cara menurunkan demam suhu badan melebihi ≥38°C rawatan di rumah tidak akan membantu. 2. Baru pulang dari perjalanan luar negara.

3. Mendapat gejala lain seperti ruam, pendarahan, sawan, mengantuk, sesak nafas, sakit-sakit sendi, atau bengkak-bengkak badan 4.

cara menurunkan demam

Sakit perut, mata atau tulang pipi. 5. Mempunyai lain-lain penyakit seperti kencing manis dan barah. 6. Tidak dapat mengambil makanan dan bendalir yang cukup.

7. Sering buang air kecil dan mengalami kesakitan atau dengan kadar yang sedikit. 8. Tidak ada perubahan selepas 4 ke 5 hari.

9. Demam masih berlarutan walaupun dengan rawatan di rumah. 10. Demam berkaitan dengan kecederaan MACAM MANA MAHU CEGAH DEMAM? 1. Elakkan dari mendekati seseorang yang demam berpunca daripada penyakit berjangkit seperti TB 2.

Mengamalkan kebersihan. 3. Menjauhi tempat-tempat yang sesak seperti perhimpunan jalanan dan pusat membeli-belah yang sesak 4. Sentiasa aktif dan melakukan senaman secara berkala 5. Ambil diet yang seimbang dan sihat. Sumber: Kementerian Kesihatan Malaysia • Share • Tweet
Merdeka.com - Perubahan cara menurunkan demam yang terjadi pada saat ini membuat seseorang menjadi lebih rentan untuk mengalami masalah kesehatan.

Salah satu masalah kesehatan yang berisiko terjadi adalah munculnya demam. Demam terjadi ketika suhu tubuh berada di atas 37 derajat celcius. Kisaran suhu tubuh seseorang ketika demam bisa berbeda-beda tergantung dari daya tahan, waktu, lingkungan, pakaian, cara menurunkan demam usia. Ketika tubuh demam, dalam kadar tertentu, seseorang bisa mengatasinya tanpa harus berkunjung ke dokter. Mereka bahkan tidak harus mengonsumsi obat untuk menurunkan suhu tubuh. Ketika demam terjadi kurang dari tiga hari, sejumlah hal bisa kamu lakukan untuk menghilangkan demam ini.

Dilansir dari Medical Daily, berikut cara cepat dan mudah untuk menghilangkan demam. Menjaga asupan air dalam tubuh bisa membantu proses pemulihan dan mengeluarkan racun.

cara menurunkan demam

Pada anak-anak, disarankan untuk mencampur air dengan jus buah untuk mengurangi kandungan gula berlebih. Minuman tinggi gula juga sebaiknya dihindari ketika tengah demam. Minuman yang sebaiknya dikonsumsi adalah air kelapa karena kandungan elektrolit di dalamnya serta teh herbal.

Konsumsi Makanan Hambar Konsumsi makanan hambar bisa sangat membantu untuk membuat tubuhmu menjadi sehat. Makanan dan minuman dengan rasa hambar bisa membantu kamu yang kehilangan selera makan dan menyetop muntah. Cara tersebut bisa sangat mudah untuk kamu terapkan ketika demam melanda. Namun saat tersebut terjadi selama lebih dari tiga hari, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

BACA JUGA: 6 Cara Alami Ini Dapat Dilakukan Untuk Menyeimbangkan Hormon 5 Cara Jitu Jaga Kadar Kolesterol Tetap pada Ambang Batas Aman [RWP] Baca juga: Ventilasi Udara Buruk Bisa Tularkan COVID-19, Ini Cara Jaga Kualitas Udara di Rumah Attapulgite adalah Obat Antidiare, Kenali Merek dan Harganya di Pasaran Kenali Manfaat Antasida Untuk Redakan Masalah Lambung, Serta Berbagai Merek Obatnya Cegah Masalah Kesehatan, Ketahui Berapa Jarak Ideal Menonton Televisi Ketahui Makanan yang Boleh dan Tak Boleh Dimakan Setelah Pasang Behel 1 Kisah Kehidupan Seks Tentara Belanda di Indonesia 2 cara menurunkan demam Potret Terbaru Aisyahrani Hamil Anak Ketiga, Penampilannya Mencuri Perhatian 3 Barisan Prajurit Kopaska TNI Menangis di Hutan, Alasannya Bikin Haru 4 Misteri Penembak Arief Rahman Hakim: Pengawal Presiden atau Polisi Militer Jakarta?

5 6 Gaya Lucu Rayyanza Anak Raffi Ahmad & Nagita Liburan di Bali, Bikin Gemas SelengkapnyaAda banyak cara yang dapat dilakukan saat seseorang mengalami demam agar kondisinya bisa kembali normal. Demam bukanlah suatu penyakit, namun merupakan pertanda dan gejala dari penyakit itu sendiri, misalkan infeksi virus dan bakteri, gejala influenza, gejala tipus, gejala DBD, dan gejala penyakit lainnya.

Meskipun demam yang normal tanpa disertai tanda-tanda tertentu (seperti bercak-bercak merah pada kulit atau suhu tubuh yang naik cara menurunkan demam tidak berbahaya, namun demam bisa merepotkan bagi orang dewasa. Baca juga: • Ciri ciri Demam Berdarah pada Orang Dewasa • Macam macam Demam • Cara Cepat Menurunkan Panas Badan Anak • Cara menurunkan demam anak dengan bawang merah Saat orang dewasa membutuhkan kondisi tubuh yang prima untuk bekerja dan mencari nafkah, demam dapat membuat tubuh menjadi lemas, sakit kepala, dan tidak bertenaga.

Kondidi ini tentunya akan menurunkan kinerjanya selama bekerja. Maka, yang harus dilakukan adalah berusaha mencari cara untuk menurunkan demam. Ada dua hal yang bisa dilakukan untuk menurunkan demam, yaitu dengan obat dan tanpa obat. Pada artikel kali ini akan dibahas tentang cara menurunkan demam tanpa obat. Cara menurunkan demam pada orang dewasa tanpa obat ini mudah dilakukan.

Bahan-bahan yang diperlukan pun dapat ditemukan di sekitar kita, sehingga cara menurunkan demam pada orang dewasa tanpa obat ini patut dan layak untuk dicoba. 1. Mandi air hangat Mandi air hangat adalah terapi bagi tubuh cara menurunkan demam sedang mengalami demam agar suhu tubuhnya segera turun.

Suhu yang hangat pada air mandi akan membuka pori-pori kulit sehingga mempermudah tubuh untuk mengeluarkan panas berlebih di dalam tubuh. Selain itu, mandi air hangat dapat melancarkan peredaran darah. Peredaran darah yang lancar akan membantu darah mengedarkan sari-sari makanan dan oksigen ke seluruh tubuh dengan lebih baik, sehingga proses penyembuhan demam akan berlangsung lebih cepat. Baca juga: • Ciri ciri Anak Demam • Gejala Demam • Gejala Panas Dalam • Cara Menurunkan Panas pada Anak Usia 4 Tahun • Cara Menurunkan Demam pada Orang Dewasa Tanpa Obat 2.

Kompres Kompres adalah cara yang lazim dilakukan untuk menurunkan demam. Kompres yang digunakan untuk menurunkan demam adalah kompres air hangat, bukan air dingin. Kompres air dingin akan mengakibatkan terjadinya perubahan suhu secara mendadak pada bagian tubuh yang dikompres. Hal itu menyebabkan otak akan menangkap pesan bahwa keadaan di sekitar tubuh sedang dingin dan dapat mengancam kondisi tubuh, sehingga hipotalamus akan menaikkan suhu tubuhnya lagi.

Sebaliknya jika menggunakan kompres air hangat, maka reaksi tubuh adalah atas perintah hipotalamus adalah menurunkan suhu tubuhnya, karena rekayasa suhu yang terjadi di dahi ditangkap otak bahwa suhu lingkungans sedang tinggi. Oleh karena itu, hipotalamus akan mengatur pusat pengatur panas tubuh untuk menurunkan suhunya. 3. Konsumsi buah dan sayur Buah dan sayur memiliki banyak kandungan vitamin, mineral, dan air yang dibutuhkan oleh tubuh dalam proses cara menurunkan demam. Kandungan vitamin dan mineral akan membantu tubuh mengobtai peradangan dan menurunkan panas tubuh.

Selain cara menurunkan demam, dengan mengonsumsi banyak sayur dan buah akan membantu mencukupi kebutuhan cairan tubuh karena kandungan air yang dikandung sayur dan buah. Oleh karena itu, cara menurunkan demam menjenguk orang yang terkena demam seseorang bisa membawakan buah untuknya. Namun untuk penyakit tertentu demam karena penyakit tipus, konsumsi sayur dan buah dihindari karena sistem pencernaan yang bermasalah saat tipus menyebabkan penderita belum bisa mengonsumsi serat yang dikandung sayur dan buah-buahan.

4. Memakai pakaian tipis Cara Menurunkan Demam pada Orang Dewasa dengan menggunakan pakaian yang tipis akan membantu tubuh untuk menurunkan suhu tubuhnya. Kesalahan yang umum terjadi, saat seseorang demam maka dipakaikan jaket atau pakaian yang tebal. Hal tersebut dapat menyebabkan overheating atau panas berlebih pada penderita demam.

Pakaian yang tipis juga dapat membuat penderita demam beristirahat lebih nyaman. Baca juga: • Macam macam Demam pada Anak • Penyebab Demam pada Ibu Hamil • Macam macam Panas Dalam • Obat penurun panas anak yang bagus 5. Tidak berselimut Selain tidak memakai pakaian yang tebal, hal yang perlu dilakukan adalah jangan memakai selimut saat tidur, karena dapat menyebabkan overheating juga. Jika suhu ruangan dirasa terlalu dingin atau berangin, maka cukup memakai selimut yang tipis agar tetap terasa nyaman.

6. Mengatur suhu ruangan Suhu ruangan dalam kamar hendaknya diatur hingga mencapai suhu kamar yang nyaman bagi penderita demam untuk beristirahat, dalam artian tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Apabila tidak ada pendingin ruangan, maka jendela kamar bisa dibuka agar udara segar bisa masuk. Penderita demam juga bisa pindah ke ruangan lain dengan suhu yang lebih nyaman jika ingin beristirahat. 7. Mengurangi makanan yang sulit dicerna dan miskin nutrisi Makanan yang sulit dicerna dan miskin nutrisi seperti makanan yang mengandung gula tinggi, makanan pedas, makanan berlemak, makanan cepat saji atau junk food, maupun goreng-gorengan adalah jenis makanan yang sebaiknya dihindari, terlebih pada saat demam.

Jenis makanan tersebut tidak membantu sama sekali untuk proses penyembuhan. Walaupun terasa nikmat di lidah, namun makanan yang memiliki sedikit kandungan nutrisi akan memperlambat proses penyembuhan. 8. Menghindari makanan bersifat asam Makanan bersifat asam bukan berarti rasanya asam di mulut. Beberapa jenis makanan misalkan jeruk, tomat, dan lemon meskipun bersifat asam di mulut, namun bisa menghasilkan sifat alkali di dalam tubuh.

Makanan yang bersifat asam cara menurunkan demam adalah makanan yang dapat membuat lingkungan dalam tubuh (pH darah) menjadi lebih asam. Baca juga: • Obat Tradisional Penurun Panas • Obat Panas Dalam untuk Anak • Obat Demam Anak 1 Tahun • Ciri Ciri Panas Dalam pada Bayi cara menurunkan demam Cara Mengatasi Demam pada Bayi Usia 1 Bulan • Cara Mengatasi Kejang pada Anak • Penanganan Kejang pada Anak di Rumah Makanan yang bersifat asam jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menurunkan pH darah sehingga dapat memicu masalah di dalam tubuh dan memperparah kondisi radang saat demam.

Makanan yang bersifat asam diantaranya produk berbahan susu seperti keju dan mentega, telur, alkohol, kopi, gula pasir, hingga minuman yang mengandung soda. 9. Menghindari minuman berkafein Minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi, dan soda akan mempercepat proses pembentukan urin. Kafein memiliki sifat diuretik yang dapat mempercepat peredaran darah ke arah ginjal sehingga darah lebih cepat disaring dan urin lebih cepat terbentuk dan memenuhi kandung kemih, sehingga bisa menyebabkan hasrat buang air kecil lebih sering.

Jika seseorang merasa ingin buang air kecil lebih sering dari biasanya, maka ia memiliki resiko terkena dehidrasi lebih besar daripada kondisi normal. Selain itu, jika penderita demam lebih sering bolak-balik ke kamar mandi maka waktu istirahatnya menjadi terganggu. Padahal, penderita demam dianjurkan tidak banyak beraktivitas dan memperbanyak beristirahat dengan baik.

10. Perbanyak minum air putih Memperbanyak minum air putih akan menjaga tubuh kekurangan cairan. Cairan tubuh sangat vital perannya dalam metabolisme tubuh dan menjaga kekentalan darah. Manusia bisa kekurangan makan dan masih bisa bertahan, namun tidak boleh kekurangan cairan apalagi dehidrasi.

Pada saat terkena demam, kemungkinan tubuh kehilangan jumlah cairan tubuh lebih besar karena suhu tubuh yang tinggi. Oleh karena itu, penderita demam harus tetap terhidrasi dengan cara memperbanyak minum air putih agar kondisi tubuhnya menjadi lebih baik lagi. 11. Minum air kelapa Air kelapa, khususnya jenis kelapa hijau memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. Kandungan elektrolit dalam air kelapa hijau mirip dengan komposisi cairan tubuh dalam tubuh manusia.

Oleh karena itu, selain air putih, air kelapa hijau juga memiliki manfaat besar dalam memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Selain itu, air kelapa hijau juga dapat menurunkan panas tubuh, sehingga proses pemulihan demam akan berlangsung lebih cepat. Baca juga: • Cara Mencegah Demam pada Anak • Cara Mengobati Demam • Cara Mengatasi Demam pada Bayi Setelah Imunisasi • Cara Mengatasi Anak Panas di Malam Hari 12.

Memperbanyak istirahat Jika demam tidak dapat tertahankan, penderita demam dapat izin kerja setengah atau satu hari agar bisa beristirahat total di rumah. Jika terlalu memaksakan melakukan pekerjaan seperti biasanya, kondisi tubuh bisa semakin melemah dan demam akan sembuh lebih lama.

Mmeperbanyak istirahat akan membantu tubuh untuk meregenerasi sel-sel tubuh yang rusak akibat radang dan infeksi serta membantu pembentukan sistem pertahanan tubuh dengan lebih baik. 13. Minum teh herbal Teh herbal memiliki kandungan untuk pengobatan demam secara alami.

Teh serai dan teh hijau mampu menyembuhkan infeksi dan menurnkan suhu tubuh, sedangkan teh sage dan teh peppermint memiliki kandungan antioksidan yang membantu menurunkan demam yang disertai gejala influenza seperti batuk, pilek, dan bersin-bersin. Namun, karena beberapa jenis teh herbal mengandung kafein, maka imbangi konsumsinya dengan banyak minum air putih. 14. Makan sup Sup bisa disebut juga sebagai one dish meal atau makanan yang amat lengkap yang disajikan dalam satu mangkuk.

Sup buatan rumah pun biasanya menggunakan sedikit atau sama sekali tidak menggunakan MSG, melainkan menggunakan penyedap alami seperti kaldu daging dan bawang. Sup yang terdiri atas daging, kaldu, sayur-sayuran, merica, bawang, dan seledri kaya akan kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh saat proses penyembuhan.

Kuah sup juga membantu terpenuhinya kebutuhan cairan dalam tubuh. 15. Makan makanan bergizi Makanan bergizi dan higienis diperlukan agar pemulihan tubuh bisa berlangsung dengan lebih cepat.

Makann bergizi dan bernutrisi lengkap yang terdiri atas karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral akan membantu sistem pertahanan tubuh, meregenerasi sel-sel tubuh yang rusak, menyembuhkan radang, dan membunuh mikroba penyebab penyakit. Baca juga: • Cara Mengatasi Anak Panas Tinggi dan Kejang • Ciri ciri Demam Berdarah pada Bayi • Menurunkan Demam Anak • Cara Menurunkan Panas Badan dan Pusing 16.

Menjaga kebersihan lingkungan Proses penyembuhan akan berlangsung sia-sia jika tidak diiringi dengan kebersihan lingkungan. Lingkungan yang kotor akan mengundang sumber penyakit sehingga bisa mengancam kondisi tubuh yang sedang demam, karena saat demam, sistem pertahanan tubuh sedang melemah.

Oleh karena itu, menjaga kehigienisan dan kebersihan lingkungan akan membantu proses pemulihan orang dewasa dari demam. 17. Terapi pijat Pijat bisa merilekskan badan saat demam, sehingga lebih mudah untuk beristirahat. Selain itu, ada cara-cara untuk meringankan demam dengan cara pijat refleksi atau melakukan pijat di titik-titik tertentu pada tubuh yang berhubungan dengan beberapa organ tubuh agar panas demam segera turun.

18. Mengonsumsi vitamin C Pada saat demam, vitamin C bbermanfaat untuk mengobati radang apabila penderita menderita gejala demam akibat flu. Selain itu, vitamin C juga meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu menyembuhkan luka. 19. Minum rebusan air gula aren Rebusan air gula aren bermanfaat untuk mendinginkan suhu tubuh dan menurunkan panas.

cara menurunkan demam

Cara memanfaatkannya pun relatif mudah, cukup iris tipis-tipis gula aren, lalu rebus dengan air secukupnya hingga mendidih. Setelah itu, rebusan air gula aren disaring dan dituangkan ke dalam gelas.

Minumlah selagi hangat. Baca juga: • Mengatasi demam pada anak 2 tahun • Mengatasi demam pada ibu menyusui • Demam naik turun disertai batuk pilek • Obat penurun panas anak 2 tahun 20.

Meminum rebusan sambiloto Kandungan zat pahit andrografolid lactones, glucosides, diterpene, dan flavonoid pada sambiloto bermanfaat untuk menurunkan panas. Cukup rebus daun sambiloto kering sebanyak 10 gram, dan ditambah dengan umbi kunyit yang sudah dimemarkan sebanyak 25 gram dalam 200 cc air.

Rebus hingga air bersisa setengahnya, kemudian saring dan campurkan dengan madu. Aduk rata, rebusan sambiloto siap diminum selagi hangat. 21. Meminum ramuan temulawak Dalam klasifikasi ilmu biologi, temulawak masih satu famili dengan kunyit dan memiliki ciri fisik cara menurunkan demam hampir sama. Daging rimpang temulawak berwarna jingga hingga kecoklatan, mirip dengan kunyit yang memiliki daging rimpang berwarna jingga. Namun, temulawak memiliki rasa yang pahit dan aroma yang cukup tajam.

Baca juga: • Cara Mengatasi Demam pada Anak di Malam Hari • Cara Menurunkan Panas Pada Anak Usia 3 Tahun • Demam Remiten • Demam Septik Kandungan rimpang temulawak adalah zat tepung, kurkumin, minyak atsiri, germacrene, xanthorrhizol, alpha betha curcumena, dan lain-lain yang bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit termasuk demam.

Pemanfaatan temulawak untuk menurunkan panas demam pada orang dewasa amat mudah. Cukup cuci bersih 10 gram temulawak, kemudian parut dan seduh dengan setengah gelas air panas. Air seduhan temulawak lalu dicampurkan dengan madu dan siap untuk diminum. 22. Meminum seduhan air kunyit Kunyit yang termasuk ke dalam golongan Zingiberaceae memiliki kandungan kurkumin, turmeron, zingiberen, dan minyak atsiri yang bermanfaat untuk mengatasi demam.

Cara mengolahnya menjadi obat penurun panas pun cukup mudah, cukup cuci bersih kunyit sebanyak 10 gram, kemudian parut dan seduh dengan setengah gelas air panas. Air seduhan kunyit kemudian didinginkan, kamudian disaring. Setelah itu, seduhan air kunyit ditambahkan dengan madu serta air jeruk nipis secukupnya. Air kunyit siap untuk diminum. 23. Kompres daun cocor bebek Daun cocor bebek kaya akan kandungan air dan memiliki zat vitamin C, kalsium oksalat, asam formiat, magnesium malat, kandungan damar, glukosida, dan tanin yang bermanfaat untuk menurunkan panas.

Manfaat lainnya dari daun cocor bebek adalah untuk mengobati luka, cara menurunkan demam bisul, mengobati sakit gigi, mengatasi asma, mengobati kaki pecah-pecah, mengatasi muntah darah, obat sakit gigi, menyembuhkan penyakit lambung, dan lain-lain. Untuk mendapatkan manfaat cocor bebek sebagai obat penurun panas, daun cocor bebek dilumat agar bisa digunakan sebagai kompres.

Caranya, cukup lumatkan 5-6 lembar daun cocor bebek hingga halus. Setelah itu, tempelkan di dahi sebagai kompres penurun panas pada orang dewasa. 24. Meminum seduhan lempuyang emprit Tanaman yang terasa pahit ini memiliki kandungan kandungan sekuiterpenketon atau minyak atsiri yang ampuh untuk menurunkan panas demam.

Bagian yang dimanfaatkan untuk obat penurun panas adalah bagian timpang atau umbinya yang cara menurunkan demam putih kekuningan.

Caranya, umbi lempuyang emprit dibersihkan dan diparut, kemudian diseduh dengan setengah gelas air panas, aduk rata. Kemudian, air seduhan tersebut disaring dan diperas hingga ampasnya kering.

Dinginkan, tambahkan madu, lalu siap untuk diminum. 25. Meminum rebusan pegagan Pegagan yang merupakan tanaman liar ternyata memiliki banyak manfaat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Salah satu penyakit yang dapat disembuhkan dengan pegagan adalah panas demam.

Pegagan memiliki cita rasa manis dan pahit. Untuk membuat obat panas dari pegagan, ambil segenggam pegagan segar yang sudah dicuci bersih, lalu rebus dalam dua gelas air hingga mendidih dan airnya menyusut setengahnya.

Setelah dingin, air pegagan siap untuk diminum. Baca juga: • Cara mencegah demam berdarah dengan 3M • Cara mencegah DBD • Cara menurunkan panas anak tanpa obat • Buah Penurun Panas Demam • Makanan Penurun Demam • Cara Menurunkan Panas Anak dengan Bawang Cara menurunkan demam Berikut adalah pembahasan tentang Cara Menurunkan Demam pada Orang Dewasa yang bisa anda ketahui apa saja penyebab dan bagaimana cara mengatasinya.
Demam adalah peningkatan suhu tubuh di atas 38 derajat celsius yang umumnya merupakan respons tubuh terhadap penyakit.

Suhu tubuh yang meningkat atau demam, merupakan salah satu cara sistem kekebalan tubuh manusia memerangi infeksi.

Pengidap demam bisa mengonsumsi obat antipiretik untuk membantu melawan bakteri atau virus. Namun, kadang-kadang demam bisa naik terlalu tinggi, sehingga kondisinya perlu ditangani sebelum terjadi komplikasi.

Segera periksakan ke dokter bila demam melebihi 38 derajat celsius. • Imunisasi, misalnya setelah mendapat vaksin pertusis • Infeksi virus dan bakteri, misalnya meningitis, tifus, disentri, cacar air, dan infeksi saluran kemih • Penyakit akibat gigitan nyamuk, seperti demam berdarah, malaria, dan chikungunya • Mengonsumsi jenis obat tertentu • Berdiri terlalu lama di bawah sinar matahari • Penyakit, seperti arthritis dan hipertiroidisme (kelenjar tiroid yang terlalu aktif) • Kanker, misalnya leukimia, kanker hati, atau kanker paru-paru.

Gejala Demam Beberapa gejala yang dapat menyertai demam, antara lain: • Nyeri kepala • Keringat dingin • Menggigil • Dehidrasi • Batuk • Nyeri tenggorokan • Nyeri telinga • Diare • Muntah-muntah • Nyeri otot • Nafsu makan turun • Kelelahan Di samping itu, ada beberapa gejala demam yang perlu diwaspadai, antara lain: • Leher kaku • Mata sangat sensitif terhadap cahaya • Muntah terus-menerus • Timbul bercak-bercak kemerahan pada kulit • Sesak napas • Cenderung mengantuk terus-menerus • Nyeri dan tampak kesakitan • Tidak mau minum dan frekuensi buang air kecil berkurang Baca Juga • Cara Membuat Minyak Kelapa Mudah dan Murah Cara Menurunkan Demam Orang-orang yang sedang kepanasan atau sakit demam disarankan untuk tidak banyak bergerak.

Semakin banyak gerakan, suhu tubuh juga akan semakin meningkat. Maka, hindari aktivitas fisik berlebihan sementara dan perbanyak istirahat.

Berikut 17 cara menurunkan demam dan suhu panas tubuh agar tak mengganggu aktivitas: 1. Kompres Air Hangat Saat sedang demam atau suhu tubuh panas, Anda mungkin mengompres badan dengan air dingin atau es batu yang dibungkus kain.

Ternyata, cara ini tidak dianjurkan oleh dokter dan tenaga kesehatan. Kompres dingin lebih tepat digunakan untuk meredakan cara menurunkan demam otot, bukan untuk menurunkan demam. Peningkatan suhu badan sejatinya adalah reaksi cara menurunkan demam kekebalan tubuh untuk mempertahankan diri melawan infeksi.

Jika Anda menempelkan kompres dingin, otak justru akan menerjemahkannya sebagai gangguan atau ancaman terhadap proses alamiah tersebut. Sebagai akibatnya, tubuh akan semakin meningkatkan temperatur inti dan membuat badan makin terasa panas. Selain itu, kompres dingin juga berisiko menurunkan suhu tubuh secara tiba-tiba, sehingga memicu badan jadi menggigil. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda menghindari kompres dingin atau mandi air dingin saat demam maupun kepanasan.

Cara terbaik adalah dengan mengompres dengan air hangat. 2. Rendam Kaki di Air Suam Kuku Salah satu cara menurunkan demam dan panas di badan adalah mencoba merendam kaki di air suhu normal atau suam kuku.

Rendam kaki setidaknya selama 20 menit. Tips ini dapat membantu mendinginkankan dan merilekskan badan Anda.

cara menurunkan demam

Untuk menambah sensasi menenangkan, Anda bisa mencampurkan beberapa tetes minyak atsiri yang disukai, seperti minyak peppermint. Baca Juga • Cara Menurunkan Darah Tinggi Tanpa Obat Kimia 3. Konsumsi Sayur dan Buah dengan Kandungan Air Tinggi Untuk menurunkan panas, Anda juga bisa mengonsumsi beberapa makanan yang tinggi kandungan airnya.

Anda bisa mengonsumsinya secara langsung atau membuatnya menjadi smoothies buah dan sayur. Tambahkan sedikit es batu untuk sensasi menyejukkan. Beberapa contoh makanan dengan kandungan air tinggi, yaitu: • Semangka • Stroberi • Jeruk • Timun • Seledri 4. Minum Air Kelapa Air kelapa mengandung berbagai vitamin, mineral, dan elektrolit. Kandungan tersebut membantu Anda untuk lebih segar dan berenergi, khususnya ketika lemas karena suhu tubuh yang naik. Air kelapa segar menjadi pilihan baik turunkan demam secara alami dibandingkan air kelapa kemasan.

Apabila Anda membeli produk kemasan, perhatikan dengan saksama label komposisinya, terutama kandungan gula. Alternatifnya, Anda bisa minum teh herbal hangat racikan sendiri untuk menurunkan demam secara alami. Seduh teh tawar bersama potongan jahe, sereh, atau irisan lemon, dan madu untuk cara menurunkan demam nikmat rasanya.

5. Kenakan Pakaian Penyerap Keringat Apabila sedang kepanasan karena demam atau suhu terik tapi Anda tetap harus beraktivitas, cobalah mengenakan bahan pakaian alami sebagai cara menurunkan panasnya.

Contohnya, baju berbahan katun dan linen. Pasalnya, panas dapat keluar dari tubuh cara menurunkan demam mudah dengan bahan-bahan alami tersebut, dibandingkan pakaian dengan kain sintetis seperti akrilik dan nilon.

Baca Juga • Ketahui Cara Menurunkan Berat Badan Cepat, Alami, dan Mudah 6. Oleskan Lidah Buaya Punya stock gel lidah buaya di rumah atau kantor? Ambil sedikit gelnya untuk dioleskan ke bagian kulit.

Sebab, gel lidah buaya dapat membantu menurunkan panas. Untuk hasil yang optimal, simpan gel lidah buaya lebih dulu ke lemari es sebelum dioleskan. 7. Minum Obat Demam Jika berbagai cara menurunkan panas secara alami di atas tak kunjung meredakan suhu tubuh Anda, minumlah obat demam.

Begitu juga jika Anda sedang mencari cara menurunkan demam pada anak. Pilihlah obat demam yang aman untuk anak. 8. Mengonsumsi Cabai Mengonsumsi cabai memang dapat membuat Anda merasa hangat. Bahkan, mengonsumsi tanaman satu ini juga bisa membantu Anda menurunkan suhu tubuh. Sebab, kandungan capsaicin yang dimiliki cabai dapat mengirimkan sinyal ke otak bahwa tubuh sedang kepanasan. Hasilnya, tubuh dapat mengeluarkan keringat lebih banyak dari biasanya, dan suhu tubuh akan menurun.

Kompres Air Hangat Atau DIngin? Ini Cara Tepat Turunkan Demam




2022 www.videocon.com