Perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut

perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut

Pengertian dan Macam-Macam Gerak Senam Lantai – Senam lantai merupakan senam yang dilakukan di atas lantai, biasanya menggunakan matras sebagai alasnya. Penggunaan matras dalam senam lantai ini tentunya untuk mengurangi cedera saat melakukan senam lantai. Hal tersebut dilakukan karena senam lantai melakukan gerakan yang langsung bersentuhan dengan lantai.

Senam lantai umumnya memiliki gerakan seperti, berguling, melompat, berputar, bertumpu dengan tangan atau kaki, bertumpu dengan punggung, bertahan untuk menyeimbangkan badan, bahkan bertumpu dengan kepala saja.

perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut

Gerakan senam lantai itu bisa dilakukan di mana saja. Umumnya gerakan senam lantai jika dilakukan di pertandingan resmi biasanya berada di dalam ruangan berukuran 12×12. Senam berasal dari istilah bahasa Inggris yang memiliki nama “ gymnastic”. Artinya senam dilakukan di dalam ruangan khusus serta melakukan performa dari gerakan, kecepatan, keserasian, dan juga kekuatan tubuh.

Performa tersebut dibutuhkan karena senam lantai membutuhkan kombinasi-kombinasi gerakan agar manfaat mental dan fisik dapat dirasakan. Ebook ini hadir untuk mengenalkan Senam Bugar Cerdas Ceria Berkarakter (BCCB) kepada seluruh pelaku kesehatan.

Termasuk para pengajar dan masyarakat umum yang peduli dengan kesehatan dan kebugaran sejak dini. Setelah ini akan dipaparkan lebih lanjut bagaimana pendapat ahli mengenai pengertian senam lantai dan juga macam-macam dari senam lantai.

Yuk Grameds, simak ulasan berikut! Daftar Isi • Pengertian Senam Lantai Menurut Ahli • Anda Mungkin Juga Menyukai • Macam-Macam Gerak Senam Lantai • 1. Gerak Sikap Lilin (Shoulder Stand) • 2.

Gerak Headstand • 3. Gerak Handstand • 4. Gerak Guling ke Depan (Forward Roll) • 5. Gerak Guling ke Belakang (Backward Roll) • 6. Gerak Push Up • 7. Gerak Kayang • 8. Gerak Plank • 9. Gerak Jembatan (Bridge) • 10. Gerak Bicycle Crunch • Rekomendasi Buku & Artikel Terkait • • Buku Terkait • Materi Terkait Pengertian Senam Lantai Menurut Ahli Dalam hal ini para ahli juga memiliki pendapat mengenai pengertian dari senam lantai.

Berikut adalah pengertian senam lantai menurut para ahli. Menurut Yusup Hidayat (2010), senam lantai adalah suatu latihan fisik dengan gerakan-gerakan yang sistematis dan terencana untuk mencapai tujuan tertentu. Menurut Perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut (2013), senam lantai adalah salah satu rumpun dalam senam. Gerakan dalam senam lantai sangat beragam dan dilakukan sesuai dengan istilahnya yaitu di lantai. Muhajir (2010) juga membahas mengenai senam lantai lagi, ia mengatakan bahwa senam lantai adalah suatu cabang olahraga yang memproduksi gerakan berupa mengguling, melenting, keseimbangan lompat, dan juga loncat.

Untuk bisa melakukan kegiatan senam lantai, kamu harus banyak melakukan latihan. Rp 38.000 Menurut Sayuti Sahara (2010), senam atau gymnastic adalah sistem dari latihan yang bertujuan untuk meningkatkan pengembangan fisik tubuh melalui latihan gerak tubuh.

Menurut Budi Sutrisno (2010), senam lantai mengacu pada gerakan kombinasi yang terpadu dari setiap anggota tubuh seperti, kemampuan gerak, keseimbangan, kecepatan, kekuatan, ketepatan, kelincahan, dan juga kelenturan tubuh. Baca juga : Manfaat Senam Lantai Macam-Macam Gerak Senam Lantai Senam lantai memiliki beragam gerakan untuk dilakukan di atas matras.

Seperti yang sudah diketahui bahwa senam lantai mengutamakan kombinasi gerakan dalam performanya. Berikut adalah macam-macam senam lantai. 1. Gerak Sikap Lilin ( Shoulder Stand) Sikap lilin atau shoulder stand adalah salah satu gerakan senam lantai untuk melatih keseimbangan dan ketenangan tubuh. Dalam gerakan sikap lilin, kaki sampai pinggang akan diluruskan ke atas sementara bagian kepala, lengan tangan, dan punggung berada di bawah.

Sikap lilin ini bertumpu pada punggung bagian atas dan juga siku tangan yang menahan pinggul agar tegak lurus. Untuk melakukan sikap lilin, berikut ada beberapa langkahnya. • Baringkan tubuh di atas matras; • Angkat kaki sampai pinggul kalian ke atas secara perlahan; • Letakkan telapak tangan di bagian pinggul kalian untuk menopang tubuh agar kaki bisa tegak lurus ke atas; • Usahakan agar lengan dan punggung atas menopang tubuh kalian dengan benar agar tubuh tidak jatuh; • Luruskan postur kaki hingga pinggul.

Lalu kalian bisa menahannya sesuai waktu yang kalian inginkan. 2. Gerak Headstand Gerakan senam lantai headstand ini cukup menantang. Hal ini dikarenakan kepala dan telapak tangan menjadi tumpuan badan agar anggota tubuh lainnya bisa tegak lurus ke atas dengan seimbang.

Headstand ini membuat posisi tubuh menjadi terbalik, tepat di ubun-ubun kepala dan telapak tangan berada di bawah, dan anggota tubuh lainnya menghadap ke atas secara tegak lurus. Gerakan headstand ini dapat membuat perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut darah dan oksigen mengalir lancar ke otak, sehingga meningkatkan sistem kerja pada saraf otak. Untuk melakukan headstand, kalian bisa mengikuti langkah-langkahnya seperti ini.

• Sediakan matras di dekat tembok, lalu kamu harus berdiri menghadap tembok dengan beberapa jarak; • Perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut itu kamu bisa meletakkan telapak tangan dan kepala mu di atas matras yang mepet dengan tembok; • Kemudian kamu harus membuka bahu sedikit lebar agar bisa menopang tubuhmu lebih kuat; • Setelah kamu yakin bahwa posisimu telah kuat, kamu bisa mengangkat punggung perlahan ke atas, kemudian menyusul untuk mengangkat kaki satu per satu ke atas.

Gunakan tembok sebagai penjaga keseimbangan tubuhmu. • Ketika semua anggota tubuhmu telah terangkat dan berhasil melakukan headstand, kamu bisa menahannya selama yang kamu bisa. Lakukan hal ini berulang kali agar semakin bisa. 3. Gerak Handstand Gerakan handstand ini sedikit mirip dengan gerakan headstand dan tentunya lebih sulit. Yang membedakan gerakan ini adalah tumpuan hanya ada pada telapak tangan. Oleh karena itu lengan dan telapak tangan kita harus kuat untuk menopang tubuh karena kepala kita juga ikut terangkat, tidak menjadi tumpuan lagi.

Gerakan ini memiliki tujuan yang sama seperti headstand dan sikap lilin yaitu, mengalirkan darah dan oksigen agar menuju ke tubuh bagian atas dengan sempurna. Untuk dapat melakukan gerakan handstand, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut.

• Pasang matras di dekat tembok, lalu kamu bisa berdiri di atasnya; • Bungkukkan badan kamu ke bawah, lalu letakkan telapak tangan di atas matras; • Setelah itu, angkatlah kaki kanan disusul dengan kaki kiri ke atas dengan cepat agar langsung naik; • Jika keduanya telah terangkat, seimbangkanlah tubuhmu dengan lengan dan telapak tangan yang menopang tubuh.

Gunakan tembok sebagai penyeimbang tubuhmu; • Kemudian tahanlah sikap handstand selama yang kamu bisa. Kamu bisa mengulanginya lagi jika perlu. 4. Gerak Guling ke Depan ( Forward Roll) Gerakan guling ke depan atau forward roll adalah salah satu gerakan dasar dalam senam lantai. Gerakan ini dimulai dari gerakan dari tengkuk, punggung, pinggang, dan diikuti oleh panggul.

Dasarnya gerakan ini mengutamakan otot tangan dan juga kaki. Agar kamu juga bisa mempraktikkan gerakannya, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut. • Posisikan tubuh untuk jongkok di atas matras; • Letakkan tangan di samping kanan dan kiri tubuh dengan menyentuh matras; • Bersiap dengan mengangkat pinggul dengan kaki yang diluruskan.

Lalu kamu bisa menundukkan kepala dan menendang kaki agar tubuh terguling ke depan; • Saat menggulingkan badan, usahakan tengkuk kepala terlebih dahulu yang menyentuh matras, kemudian disusul oleh punggung, pinggang, panggul, dan juga kaki; • Setelah kaki kembali menyentuh matras dengan keadaan jongkok, kamu bisa meluruskan tangan untuk menjaga keseimbangan tubuh.

Buku Ajar Keperawatan Gerontik: Terapi Tertawa dan Senam Cegah Pikun disiapkan untuk promosi kesehatan dan perawatan usia lanjut. Buku ini merupakan bahan ajar keperawatan gerontik yang memberikan gambaran mengenai usia lanjut, perubahan yang dialami usia lanjut, teori yang mendasarinya serta upaya promosi kesehatan bagi lansia dan asuhan keperawatan bagi usai lanjut.

5. Gerak Guling ke Belakang ( Backward Roll) Gerakan ini bertujuan untuk melatih keseimbangan dan kelenturan tubuh. Seperti yang kita tahu bahwa berguling ke belakang jauh lebih sulit daripada ke depan. Agar kamu mengerti cara untuk gerak guling ke belakang, kamu bisa melihat langkah-langkah berikut. • Posisikan tubuh dengan jongkok dan membelakangi matras, lalu letakkan juga bokong dan panggul sebagai tumpuan utama; • Setelah itu berjaga-jagalah dengan telapak tangan saat ingin menggulingkan badan untuk menahan beban tubuh; • Untuk menggulingkannya naikkan kaki dan paha dengan cepat, jangan lupa paha menyentuh dada agar dapat terguling dengan mudah dan cepat; • Gunakan tangan untuk menahan dan menolak tubuh agar semakin terguling ke belakang.

Pastikan kedua kaki masih berada di dada; • Setelah kembali pada posisi jongkok, luruskan tangan untuk menyeimbangkan tubuh. 6. Gerak Push Up Gerak push up ini adalah gerakan yang paling sering kita dengar bahkan lakukan. Gerakan push up ini bertumpu pada telapak tangan dan juga jari kaki. Dalam praktiknya, push up ini hanya melakukan gerak naik turun pada lengan.

Hanya lengan yang bergerak, semua anggota tubuh hanya berada pada posisi lurus dan kaki sebagai tumpuan. Gerak push up ini memiliki tujuan untuk melatih kekuatan otot tubuh. Otot yang dapat diperkuat dengan gerakan ini adalah otot tubuh dada, otot trisep, dan juga otot bahu. Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan push up. • Posisikan tubuh menghadap matras dengan bertumpu pada kaki dan tangan; • Luruskan lengan dan buka selebar bahu. Dekatkan kedua kaki, dan punggung juga harus lurus; • Saat memulai push up tekuk lengan tangan hingga membentuk siku 90 derajat.

Jaga agar bagian tubuh tidak menyentuh matras; • Angkat kembali tubuh pada posisi awal. Atur napas dan kamu bisa melakukannya berulang kali. 7. Gerak Kayang Gerakan kayang ini dapat dibilang cukup sulit karena tangan dan kaki menjadi tumpuan tubuh dengan posisi terbalik. Untuk melakukan kayak ini ada dua pilihan, yaitu dari posisi berdiri dan juga dari posisi tidur.

Namun biasanya untuk pemula berawal dari posisi tidur. Posisi tersebut juga posisi yang aman dari cedera. Berikut adalah langkah-langah untuk gerak kayang.

• Posisi kan tubuh tidur di atas matras; • Persiapkan tangan menyentuh matras dengan posisi siku terangkat dan telapak berada di samping kanan dan kiri telinga. Persiapkan juga kaki yang kuat untuk membantu tangan menopang tubuh; • Angkat tubuh dengan tangan dan kaki yang menyentuh matras.

Dorong perut dan pinggang ke atas agar lebih mudah terangkat. Tolak kuat-kuat pada bagian tangan dan kaki; • Jika berhasil terangkat maka posisi tubuh akan melengkung seperti huruf “n”. Hal tersebut menandakan kamu telah berhasil. Kamu dapat menahannya selama yang kamu bisa.

8. Gerak Plank Gerakan plank ini mirip dengan posisi awal untuk push up. Namun perbedaannya gerakan plank hanya menahan tubuh dengan posisi yang sama selama yang kamu bisa. Plank tidak perlu menggerakkan banyak bagian tubuh. Plank bertujuan untuk menguatkan otot inti, memperbaiki postur tubuh, bahkan bisa membuat perut menjadi berotot atau dikenal dengan sixpack.

Meski gerakannya terlihat sangat mudah dan tidak repot seperti senam lantai yang lain. Namun tidak semua orang bisa menahan gerakan plank dalam waktu yang lama. Butuh energi yang banyak untuk menahan beban tubuh menggunakan lengan tangan dan kaki.

Untuk mengetahui cara plank yang benar, berikut adalah langkah-langkahnya. • Posisikan tubuh menghadap ke lantai dan berada di atas matras; • Letakan tangan di atas matras dengan membentuk sudut 90 derajat atau siku-siku.

Posisikan kaki dengan benar untuk membantu menopang tubuh; • Angkat tubuh ke atas dengan lengan tangan dan kaki. Pastikan tubuhmu dalam posisi yang lurus dan tidak ada bagian yang ditekuk; • Jika sudah terangkat, kamu bisa menahannya selama yang kamu bisa.

Jika masih pemula, kamu bisa menahannya 10 – 20 detik sambil bernapas normal; • Kalau masih kuat kamu bisa menahannya lebih lama lagi. Semakin lama maka semakin baik juga untuk kekuatan otot. 9. Gerak Jembatan ( Bridge) Gerakan jembatan atau bridge dapat dikatakan hampir mirip seperti gerakan plank namun sedikit lebih mudah karena tumpuannya lebih besar yaitu kepala sampai lengan tangan dan juga kaki.

Di mana gerakan ini membuat tubuh kita membentuk seperti jembatan. Gerakan ini juga termasuk dalam gerakan dasar latihan yoga untuk meningkatkan kelenturan tubuh. Gerakan ini membuat anggota tubuh lain menopang bagian perut, pinggang, pinggul, dan juga bokong. Gerakan ini bertujuan untuk memperkuat tulang yang ada pada bagian paha, bokong, serta otot pinggul dan punggung bagian bawah. Berikut adalah cara untuk melakukan gerak jembatan atau bridge.

• Baringkan tubuh kalian di atas matras dengan posisi lutut ditekuk dan kaki dibuka selebar bahu. Posisikan juga lengan tangan agar lurus di samping badan; • Berikan tekanan pada lengan kalian dan juga angkat pinggul dan paha kalian ke atas; • Setelah itu, tahan pada posisi tersebut semampu kalian; • Jika sudah berhasil, kalian bisa kembali pada posisi awal. Lakukan berulang kali agar bisa lebih kuat dan tahan lama untuk menahan tubuh.

10. Gerak Bicycle Crunch Seperti pada namanya, gerakan ini seperti gerakan mengayuh sepeda. Namun gerakan ini digerakkan di lantai dengan posisi telentang. Gerakan ini termasuk yang cukup mudah dilakukan, namun memerlukan tenaga yang besar seperti mengayuh sepeda pada umumnya. Gerakan ini bertujuan untuk membakar lemak, khususnya lemak yang ada di perut.

Dengan lemak yang terbakar maka perut kalian juga dapat mengecil dan juga berotot. Berikut adalah cara untuk melakukan gerak bicycle crunch. • Baringkan tubuh di atas matras dengan posisi telentang; • Jadikan punggung sebagai tumpuan. Lalu pegang kepala dengan tangan dan juga angkat bahu kalian; • Angkat kaki dan tekuk ke bagian dada hingga membentuk sudut 45 derajat; • Jika sudah siap, kamu bisa mengayuh kakimu seperti sedang mengayuh sepeda.

Saat mengayuh kamu bisa memutar tubuhmu ke kanan dan ke kiri; • Lakukan berulang agar lemak terbakar lebih banyak. Buku ini hadir untuk membantu bunda melaksanakan senam dan pijat bayi secara mandiri di rumah, tanpa harus ke baby spa.

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait • Pengertian Kebugaran Jasmani • Gerakan Non Lokomotor • Unsur Kebugaran Jasmani • Permainan Sepak Bola • Teknik Dasar Sepak Bola • Tujuan Permainan Sepak Bola • Manfaat Permainan Sepak Bola • Ukuran Lapangan Sepak Bola • Lari Jarak Pendek • Permainan Bola Basket • Tujuan Permainan Bola Basket • Permainan Bola Kasti • Pengertian Pencak Silat • Pengertian Olahraga Renang • Pengertian Permainan Bola Voli • Pengertian Senam Irama • Jenis-jenis Senam Lantai • Macam Gerakan Senam Lantai • Manfaat Lompat Tali • Manfaat Sit Up • Lari Jarak Pendek • Gerakan Pemanasan Sebelum Olahraga • Olahraga Lempat Lembing Grameds, itulah penjelasan mengenai pengertian dan macam-macam gerak senam lantai.

Jika kamu berminat melakukan senam lantai, kamu bisa mengikuti gerakan-gerakan di atas dan perhatikan langkah-langkahnya. Bagi kalian yang ingin belajar lebih dalam mengenai teknik senam dan olahraga kalian bisa membaca dari buku yang telah disediakan oleh Gramedia. Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas telah menyediakan buku-buku berkualitas yang mungkin kalian butuhkan. Yuk Grameds, beli bukunya sekarang juga! Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 126 • Akuntansi 37 • Bahasa Indonesia 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa 1 • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 20 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Branding 2 • Ekonomi 152 • Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 10 • Manajemen 29 • Marketing 17 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Politik Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori 6 • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1 Yahoo is part of the Yahoo family of brands.

By clicking " Accept all" you agree that Yahoo and our partners will store and/or access information on your device through the use of cookies and similar technologies and process your personal data, to display personalised ads and content, for ad and content measurement, audience insights and product development.

Your personal data that may be used • Information about your device and Internet connection, including your IP address • Browsing and search activity while using Yahoo websites and apps • Precise location You can select ' Manage settings' for more information and to manage your choices. You can change your choices at any time by visiting Your Privacy Controls. Find out more about how we use your information in our Privacy Policy and Cookie Policy. Click here to find out more about our partners.
• Perhatikan gambar dibawah ini gambar tersebut menunjukkan interaksi sosial yang • Gerakan-gerakan yang ada pada senam lantai dilakukan diatas lantai dengan menggunakan alas berupa • Suku bangsa beserta nama bahasa daerah nama rumah adat nama tarian daerah nama pakaian daerah • Dibawah ini yang termasuk gerakan senam lantai tiga pola adalah • Salah satu gerakan senam lantai yang mana sentuhan tangan pada lantai sangat cepat dinamakan • Perhatikan gambar di samping tujuan ban dibuat beralur seperti pada gambar tersebut adalah • Perhatikan gambar berikut gambar tersebut menunjukkan tarian daerah yang berasal dari provinsi • Gerakan senam lantai yang mendukung gerakan meroda adalah • Sumber gerakan lecutan kaki pada gerakan lenting tangan pada senam lantai adalah • Salah satu gerakan senam lantai adalah gerakan titik-titik tempat • Gerakan senam lantai yang mendukung gerakan meroda yakni • Gerakan senam lantai yang mendukung gerakan meroda yaitu • Senam lantai merupakan salah satu bagian dari senam • Perhatikan posisi burung yang sedang terbang bebas seperti pada gambar dibawah ini • Perhatikan skala grafik dibawah ini dari skala grafis tersebut apabila dibuat skala angka adalah • Berikut ini yang merupakan gerakan senam lantai tanpa alat adalah • Nama lain yang berdiri di lantai dengan kedua tangan saat melakukan senam adalah • Perhatikan gambar berikut jelaskan uraian gerak pola lantai di atas • Unsur-unsur dibawah ini yang tidak dibutuhkan saat melakukan gerakan senam irama yaitu • Pola lantai yang ditunjukkan pada gambar diatas adalah pola lantai 7 Contoh Gerakan Senam Lantai & Manfaatnya + Gambar – Dunia gymnastics atau olahraga senam kini semakin kian digemari.

Ada banyak sekali jenis olahraga senam, mulai dari yang paling mudah hingga yang membutuhkan kemampuan khusus. Salah satu jenis olahraga senam yang banyak peminatnya adalah senam lantai. Untuk informasi seputar senam lantai mulai dari contoh gerakan hingga manfaatnya bisa kamu baca infonya di bawah ini. Berikut Contoh Hingga Manfaat dari Gerakan Senam Lantai Daftar Isi • Berikut Contoh Hingga Manfaat dari Gerakan Senam Lantai • Pengertian dan Sejarah Singkat Senam Lantai • Macam Jenis Senam Lantai • Alat Senam Lantai • Manfaat dan Tujuan Senam Lantai • Tujuan senam lantai cdn.popmama.com Pernahkah kamu sebelumnya melakukan gerakan senam lantai?

Perlu diketahui bahwa senam lantai ini bisa kamu lakukan baik di dalam ruangan, hingga di luar ruangan sekalipun. Jenis olahraga senam yang satu ini dilakukan di atas permukaan lantai dengan menggunakan alas berupa matras.

Ada beragam jenis senam lantai, tentunya untuk bisa mempraktekannya dibutuhkan kondisi fisik yang prima. Pengertian dan Sejarah Singkat Senam Lantai Berbicara soal senam lantai, tentunya masih banyak masyarakat yang masih kurang familiar dengan jenis olahraga senam yang satu ini. Senam lantai sendiri memang menjadi salah satu bentuk modern dari olahraga senam.

Mengingat senam lantai tidak membutuhkan banyak peralatan dan tempat, maka senam lantai bisa kamu lakukan di manapun. Senam lantai disebut juga dengan senam artistik, di mana senam jenis ini merupakan cabang olahraga yang dilakukan di atas permukaan lantai beralaskan sebuah matras. Umumnya, lantai atau matras yang digunakan berukuran 12×12 meter. Matras sendiri sangat dibutuhkan sebagai alat bantu senam lantai, mengingat matras ini berfungsi untuk mengurangi risiko terjadinya cedera saat melakukan gerakan-gerakan yang hamper semuanya bersentuhan dengan lantai.

Banyak orang kerap menyebut senam lantai sebagai senam bebas, mengingat jenis senam yang satu ini tidak membutuhkan peralatan apapun selain matras. Tak hanya wanita, senam lantai juga bisa dilakukan oleh para pria.

Jika dilihat pada praktiknya, senam lantai lebih banyak menggunakan gerakan seperti berguling, melompat, menolak dengan tangan atau kaki, bertumpu pada tangan atau kaki, bahkan ada pula senam lantai yang memasukkan elemen balet di dalamnya. Tak heran jika banyak orang mengatakan bahwa senam lantai memiliki berbagai macam gerakan yang indah.

Berbicara soal sejarahnya, senam lantai dipercaya sebagai olahraga senam yang berasal dari Tiongkok. Senam lantai disebut-sebut masuk sebagai salah satu olahraga tertua di dunia, hal ini dikarenakan senam ini sudah dilakukan oleh para biara di Tiongkok sejak tahun 2700 sebelum masehi. Namun, dulunya gerakan-gerakan senam lantai yang dilakukan lebih sederhana karena bertujuan untuk bela diri dan pengobatan.

Di Indonesia, olahraga senam dikenal mulai pada tahun 1912 di saat masa penjajahan Belanda. Masuknya senam lantai ini bersamaan dengan ditetapkannya Pendidikan Jasmani sebagai salah satu mata pelajaran wajib di tiap sekolah. Dulunya, senam yang pertama kali diperkenalkan adalah senam versi Jerman.

Kemudian di tahun 1916, senam yang lebih ditekunkan adalah senam Swedia yang lebih menekankan pada manfaat gerak. Mulai dari masa inilah olahraga senam mulai menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Baca Juga : 7 Jenis Makanan Murah yang Bergizi Tinggi dan Mudah Didapat Macam Jenis Senam Lantai Berikut ini Mamikos rangkumkan tentang berbagai macam jenis-jenis senam lantai yang dapat kamu praktekkan di rumah.

1. Sikap Lilin dn-image.hipwee.com Sikap lilin adalah sikap senam lantai di mana kaki direntangkan ke atas, sedangkan perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut berada di bawah.

Sikap lilin tergolong gerakan senam lantai yang bertujuan untuk melatih keseimbangan dan ketenagan kamu. Untuk dapat melakukan teknik senam lantai yang satu ini, kamu harus bertumpu pada punggung sementara siku dan tangan menahan pinggul. Adapun berikut cara untuk melakukan sikap lilin: • Mulailah dengan posisi tidur terlentang di atas matras • Kemudian, angkat kakimu ke arah atas setinggi mungkin • Posisikan kakimu agar tegak lurus dan bokong tidak menyentuh lantai • Jika kamu masih pemula, silahkan tempatkan tangan kamu di pinggang guna menopang badan dan menjaga keseimbangan • Apabila keseimbangan kamu sudah baik, maka tempatkan kedua tangan kamu di bawah kepala 2.

Roll Depan 2.bukalapak.com 3. Roll Belakang 4.bukalapak.com Teknik senam lantai selanjutnya ada roll belakang. Di mana roll belakang ini merupakan kebalikan dari roll depan. Jika roll depan berguling ke arah depan, maka roll berlakang mengharuskan kamu untuk berguling ke arah belakang melewati bagian tubuh belakang mulai dari Pundak bagian belakang, pinggul bagian belakang, punggung bagian belakang, dan tengkuk bagian belakang. Adapun cara melakukan roll belakang adalah sebagai berikut: • Mulailah dengan posisi jongkok, di mana kedua tangan di depan dan kaki sedikit rapat • Kemudian, tundukkan kepala diikuti dengan kaki menolak ke belakang • Pada saat panggul mengenai matras, segera lipat kedua tangan ke samping telinga dan telapak tangan menghadap ke bagian atas untuk siap menolak • Selanjutnya, kaki segera diayubkan ke belakang melewati kepala dengan dibantu oleh kedua tangan menolak kuat dan kedua kaki dilipat sampai ujung kaki kamu bisa mendarat di atas matras ke siap jongkok.

4. Loncat Harimau cdn-cas.orami.co.id Jika ditelaah, gerakan loncat harimau sebenarnya tidak jauh berbeda dengan gerakan roll depan. Untuk dapat melakukan teknik ini diperlukan penguasaan gerakan roll depan, guna mengindari terjadinya cidera. Adapun berikut cara melakukan gerakan loncat harimau: • Mulailah dengan sikap jongkok di mana kedua tangan di depan badan, siku ditekuk dan pandangan ke depan.

• Selanjutnya, pandangan ke atas bersamaan dengan gerakan loncatan. • Kamu juga bisa melakukan dengan cara lain, yakni dengan meposisikan kedua tangan lurus ke depan dan kedua kaki lurus ke belakang. • Ketika kedua telapak tangan menyentuh matras, secara cepat kedua siku ditekuk dan kepala dimasukkan di antara kedua tangan. • Gerakan ini diteruskan dengan gerak menggelinding, yang diawali dari pundak, punggung, pinggang dan panggul bagian belakang.

Kemudian diakhiri dengan kembali ke sikap jongkok dan berdiri. Jika kamu belum merasa mampu melakukan semua gerakan, ada baiknya jika kamu didampingi oleh ahlinya. • Tugas pendamping terutama membantu menekuk kepala pelompat, pada saat kedua telapak tangan si pelompat menyentuh matras. Leher si pelompat hendaknya lentur. 5.

perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut

Handstand i.ndtvimg.com Jenis senam lantai yang satu ini cukup populer dibandingkan dengan jenis lainnya. Handstand (berdiri dengan tangan) bisa kamu praktikkan di rumah, meskipun tingkat kesulitan gerakan ini tergolong cukup tinggi.

Adapun berikut cara melakukan handstand yang bisa kamu ikuti: • Mulailah dengan berdiri tegak di mana kedua kaki dalam posisi rapat dan kedua lengan lurus rapat di samping badan, sedangkan pandangan tetap ke depan. • Bungkukkan badan ke depan, kemudian letakkan kedua telapak tangan kamu di matras. • Selanjutnya, letakkan pula dahi di matras di antara kedua tangan.

Kemudian, letakkan kedua tangan dan dahi membentuk segitiga sama sisi. • Angkat pinggul kamu ke atas dengan posisi badan tegak lurus pada matras.

• Terakhir, luruskan kaki ke atas dan jaga keseimbangan serta pertahankan beberapa saat. 6. Kayang ms.sehatq.com Kayang adalah jenis senam lantai lainnya yang bisa kamu praktikkan.

Geakan senam lantai yang satu ini merupakan gerakan yang di mana posisi kedua tangan dan kaki akan bertumpu pada matras dengan posisi terbalik. Melakukan kayang dapat melatih tubuh kamu agar tetap lentur, terutama pada bagian bahu. Untuk bisa melakukan gerakan kayang, kamu bisa lakukan dengan dua cara yakni sikap tidur dan sikap berdiri.

Berikut ini adalah cara melakukan kayang dengan sikap berdiri: • Pertama-tama persiapkan diri dengan posisi berdiri tegak dan kaki sedikit terbuka • Kemudian, posisikan kedua tangan masing-masing berada di samping kaki • Gerakkan tangan kamu secara bersamaan, atau perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut tangan dengan mengayunkannya ke belakang. Kepala menengadah tanpa menyentuh atau mendarat pada matras dengan baik. • Untuk dapat melakukannya, kamu bisa menggunakan bantuan tembok.

Jika sebelumnya sudah dijelaskan tentang cara melakukan kayang dengan sikap berdiri, berikut ini adalah cara melakukan kayang dengan sikap tidur: • Awali gerakan dengan posisi tidur terlentang • Tekuk kedua lutut kamu, kemudian rapatkan kedua tumit pada pinggul • Selanjutnya, tekuk kedua siku tangan kamu diikuti dengan telapak tangan yang bertumpu pada matras dan tempatkan ibu jari di samping telinga • Lakukan gerakan badan diangkat pelan-pelan ke atas, kemudian disusul dengan dorongan dari kedua tangan dan kaki lurus perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut Terakhir, lakukan gerakan kepala masuk diantara kedua tangan Baca Juga : Sebutkan Teknik Dasar Permainan Sepak Bola dan Penjelasannya Lengkap 7.

Meroda 1.bp.blogspot.com Jenis gerakan senam lantai yang satu ini akan mengarahkan tubuh kamu ke samping dengan bertumpu pada kedua tangan. Gerakan meroda ini mendukung sikap angkat tubuh. Manfaat dari gerakan meroda di antaranya untuk membakar kalori, meningkatkan kelenturan tubuh, menguatkan tulang, mengencangkan otot, dan menjaga kebugaran serta keseimbangan tubuh.

Sederhananya lagi, gerakan meroda ini layaknya seperti roda berputar. Untuk dapat melakukannya, gerakan meroda memiiki teknik-teknik tertentu antara lain: • Dengan menggunakan dua tangan. Silahkan ambil posisi tegak dengan membuka kaki selebar bahu sambal mengangkat kedua tangan ke atas hingga membentuk huruh “V”. Kemudian, condongkan tubuh kamu ke depan seakan-akan ingin berjongkok.

Selanjutnya, letakkan tangan kamu di lantai dan angkat kaki ke atas secara perlahan hingga lurus dan membentuk huruf “V”. Setelah itu, tahan dan kemudian turunkan kembali. • Dengan menggunakan satu tangan. Silahkan ambil posisi tegak dengan membuka kaki selebar bahu dengan posisi tangan ke atas membentuk huruf “V”. Kemudian angkat kaki kanan dengan sedikit ditekuk dan posisikan tangan kanan ke belakang punggung.

Turunkan kaki kanan dengan sedikit ditekuk sambal mengayunkan tangan kiri ke lantai. Pastikan jari-jari tangan menunjuk ke arah kiri, kemudian tending atau ayunkan kaki kiri ke udara. • Dengan bantuan teman. Pertama-tama mintalah teman kamu berdiri di belakangmu. Kemudian lakukan gerakan meroda dengan cara dua tangan atau satu tangan. Kamu bisa meminta bantuan teman untuk memegang bagian pinggul hingga gerakan meroda selesai dilakukan. Baca Juga : 7 Pekerjaan yang Diprediksi Akan Muncul 10 Tahun ke Depan Alat Senam Lantai Untuk menunjang kelancaran olahraga kamu di rumah, tentunya kamu memerlukan peralatan mendukung.

Berikut adalah beberapa peralatan senam lantai yang bisa kamu lengkapi. • Lantai dan matras Guna melakukan senam lantai, tentu saja lantai menjadi elemen terpenting yang harus dimiliki. Guna menghindari terjadinya cedera yang tidak diinginkan, maka kamu wajib untuk memiliki matras sebagai pelengkap. Mengingat banyaknya gerakan senam lantai yang mengharuskan kamu berinteraksi dengan lantai, pilihlah matras dengan kualitas yang baik agar nyaman untuk digunakan.

• Palang sejajar Palang sejajar merupakan salah satu alat senam lantai yang kerap digunakan oleh pesenam putra. Alat ini digunakan untuk melakukan gerakan ayunan dan gerakan melepaskan diri dari alat yang membutuhkan kekuatan serta keseimbangan yang terlatih.

Umumnya, palang sejajar berukuran sedikit lebar dari bahu dan memiliki tinggi 1,75m. • Palang tunggal Palang tunggal sering digunakan untuk melakukan gerakan seperti menantang atau antraktif dan dengan satu palang yang sudah diatur ketinggiannya. Umumnya, palang tunggal dipakai dalam turnamen dunia di mana memiliki gerakan yang sangat rumit. Contohnya seperti gerakan run under single, hip circle, pull over, back mill, dan lainnya. • Gelang-gelang Gelang-gelang merupakan alat senam lantai yang berbentuk dua lingkaran seperti gelang besar yang kerap dipakai dalam senam ketangkasan.

Gelang-gelang ini biasanya tergantung pada kawat kabel dengan tinggi 5,8m dan disesuaikan dengan ketinggian yang membuat bagian tubuh pesenam dapat bergantung dengan bebas dan berayun.

Baca Juga : 6 Gerakan Olahraga Sambil Rebahan, Cocok Untuk Kamu yang Work From Kos Manfaat dan Tujuan Senam Lantai Senam lantai merupakan salah satu jenis olahraga mudah yang dapat kamu lakukan di mana dan kapan saja. Ada banyak keuntungan yang dapat dirasakan ketika kamu melakukan olahraga senam lantai. Bahkan, manfaat senam lantai bagi Kesehatan pun sudah diakui oleh kalangan medis.

Adapun berikut manfaat dan tujuan dari senam lantai yang sudah Mamikos rangkum untuk kamu. Manfaat senam lantai Di bawah ini adalah beberapa manfaat senam lantai untuk kesehatan psikit dan fisik jika kamu melakukannya secara rutin: • Mencegah penyakit Meski gerakannya sederhana, senam lantai terbukti dapat menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat. Olaharga ini dapat meminimalisir risiko diabetes, penyakit jantung, dan asma.

Namun, agar dapat meraskaan manfaat tersebut tentnya kamu harus melakukan senam lantai dengan rutin dan benar. Jangan lupa juga untuk mengimbangi dengan penerapan gaya hidup sehar dengan ,mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tidak merokok dan minum alcohol, tidur yang cukup, dan kelola stress dengan baik.

• Memperkuat otot Senam lantai juga terbukti dapat membantu menguatkan otot-otot pada bagian tubuh tertentu seperti otot bagian perut, paha, betis, lengan, dan sebagainya.

Ketika otot-otot tubuh menjadi kuat, risiko kamu untuk mengalami cedera otot akan menjadi lebih minimal. Kamu pun akan punya tubuh yang proposional dan enak dipandang. • Meningkatkan kelenturan Senam lantai juga berguna untuk meningkatkan kelenturan tubuh kamu lho.

perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut

Semakin lentur tubuh, maka semakin rendah pula risiko kamu untuk terkena cedera saat olahraga. Tidak hanya itu, berlatih senam lantai secara rutin juga bisa membuat kamu memegang kontrol penuh atas pergerakan tubuh. Secara tidak langsung, tubuh kamu akan tidak mudah terasa kaku dan kram. • Membakar kalori Nyatanya, senam lantai melibatkan setiap otot yang ada di tubuh kamu.

Secara tidak langsung, senam lantai juga efeketif untuk membakar kelebihan kalori yang menumpuk di tubuh. Semakin rutin kamu melakukan senam lantai, semakin banyak juga kalori yang dibakar. Pada akhirnya, kamu akan terhindar dari risiko kelebihan berat badan alias obesitas.

• Membuat tulang lebih sehat Jika kamu rutin dan tepat melakukan senam lantai, maka kamu juga akan memiliki tulang yang lebih sehat, Hal ini membuat risiko kamu untuk terkena osteoporosis di kemudian hari lebih kecil. gerakan senam lantai yang terbukti dapat menjaga kekuatan tulang, misalnya, hand stand, sikap lilin, dan plank. Lakukan gerakan-gerakan tersebut sesuai dengan kemampuan tubuh kamu, agar kamu pun dapat merasakan manfaat yang lebih optimal.

• Membuat pikiran relaks Setiap jenis olahraga yang dilakukan secara rutin dan tepat tentunya dapat memberikan efek positif terhadap jiwa. Pasalnya, olahraga membuat tubuh melepas hormone endorfin dengan lebih efektif sehingga perasaan akan jauh lebih tenang dan relaks. Tujuan senam lantai Jika sebelumnya berbicara seputar manfaat, berikut adalah tujuan senam lantai yang dikutip dari Cerdas dan Bugar Dengan Senam Lantai (2009). • Daya tahan kardiovaskuler atau daya tahan jantung dan paru-paru (cardiovascular endurance) • Daya tahan otot (muscle endurance) • Kekuatan otot (muscle strength) • Kelentukan (flexibility) • Komposisi tubuh (body composition) • Kecepatan gerak perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut of movement) • Kelincahan (agility) • Keseimbangan (balance) • Kecepatan reaksi (reaction time) • Koordinasi (coordination) Nah, itu tadi informasi terkait senam lantai mulai dari contoh gerakan hingga manfaatnya.

Seperti yang diketahui, nama lain senam lantai adalah senam artistic di mana senam ini dinaungi oleh Persatuan Senam Indonesia (PERSANI). Jika kamu melakukan senam lantai dengan tepat dan rutin, ada banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapatkan. Jangan lupa juga untuk download aplikasi Mamikos di ponsel ya untuk mendapatkan informasi terbaru seputar kost-kostan di seluruh Indonesia. Klik dan dapatkan info kost di dekat mu: Kost Jogja Harga Murah Kost Jakarta Harga Murah Kost Bandung Harga Murah Kost Denpasar Bali Harga Murah Kost Surabaya Harga Murah Kost Semarang Harga Murah Kost Malang Harga Murah Kost Solo Harga Murah Kost Bekasi Harga Murah Kost Medan Harga Murah
Pengertian senam lantai, manfaat, dan contoh gerakannya untuk melatih otot inti tubuh hanya dengan di rumah saja.

Simak penjelasan berikut ini. Senam Lantai – Kegiatan olahraga biasanya dilakukan di pusat kebugarangor, atau sebuah track. Hal ini seringkali membuat kita malas karena perlu keluar rumah, terutama jika lokasinya jauh.

perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut

Namun, tahukah kamu bahwa ada jenis olahraga yang bisa dilakukan hanya di dalam rumah? Senam lantai merupakan salah satu jenis olahraga yang berfungsi untuk melatih otot inti tubuh, seperti otot perut, punggung, dan panggul yang semuanya bisa dilakukan di dalam rumah.

Dengan melakukan senam lantai, kinerja tubuh akan mengalami peningkatan dan posturnya tetap ideal. Tanpa perlu keluar rumah, senam lantai bisa menjadi pilihan olahraga yang bisa perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut di dalam rumah menggunakan matras, terlebih seperti kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini.

Ada banyak gerakan senam lantai yang bisa kamu ketahui, namun kamu perlu melakukannya dengan benar agar tidak terjadi cedera. Berikut penjelasannya: Baca Juga: Burpees: Olahraga Cardio Simple yang Mudah Dilakukan di Rumah Gerakan Senam Lantai Meskipun memiliki nama senam lantai, ada baiknya kamu menyiapkan matras atau alas agar tidak langsung bersentuhan dengan lantai.

Persiapan ini dibutuhkan agar kamu tetap bisa melakukan gerakan senam lantai dengan nyaman terutama bagi kepala atau kaki. Bagi kamu yang ingin melakukan senam lantai, simak contoh gerakan senam lantai berikut ini: 1. Guling Depan Sumber Gambar: Wine Country CrossFit Guling depan adalah teknik dasar senam lantai yang cukup mudah untuk dilakukan. Bahkan ketika kita menginjak Sekolah Dasar, gerakan yang satu ini sering dipraktikkan saat pelajaran olahraga.

Meski terlihat mudah, berikut gerakan guling depan yang benar: • Langkah pertama, berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di samping badan. • Lalu jongkok dan posisikan lengan di samping tubuh dan letakkan telapak tangan ke matras. • Angkat pinggul dengan kaki yang diluruskan dan masukkan kepala di dalam bagian tangan. • Gulingkan badan, mulai dari tengkuk, punggung, pinggang, dan panggul belakang. • Lipat kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke dada dengan posisi tangan merangkul lutut.

• Sikap akhir guling depan adalah jongkok kemudian berdiri tegak. 2. Guling Belakang Sumber Gambar: Gymnastics 4 Hire Banyak orang yang ragu melakukan guling belakang karena dinilai sulit untuk dilakukan. Nyatanya, gerakan ini cukup mudah untuk dilakukan lho, Toppers.

Berikut caranya: • Buat posisi jongkok dengan kedua kaki rapat dan tumit diangkat. • Tundukkan kepala hingga dagu rapat ke dada dan kaki menolak ke belakang. • Lakukan guling belakang, saat punggung menyentuh matras, kedua tangan dilipat ke samping telinga dan telapak tangan ke bagian atas. • Ayunkan kaki ke belakang melewati kepala dibantu dengan kedua tangan. Posisi kaki harus dilipat sampai ujung kaki dapat mendarat di atas matras.

3. Sikap Lilin Sumber Gambar: Mind Body Green Gerakan berikutnya dalam senam lantai adalah sikap lilin. Gerakan ini memiliki manfaat untuk mengurangi varises, memperkuat pernapasan dan juga jantung. Bisa dibilang, kamu perlu menguasai gerakan ini sebelum bisa melakukan headstand atau handstand. Berikut langkah-langkahnya: • Baringkan tubuh di atas matras lalu angkat kaki dan pinggul ke atas secara perlahan.

• Letakkan telapak tangan di belakang punggung untuk menopang tubuhmu.

perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut

• Pastikan posisi punggung dan kaki lurus ke atas, lalu tahan selama 30 detik. 4. Kayang Sumber Gambar: Freepik Kayang atau yang biasa disebut bridge adalah gerakan senam lantai yang akan menguatkan otot pinggul, perut, paha belakang, bahu, lutut, dan bokong dalam gerakannya. Berikut ini cara melakukan bridge: • Langkah pertama, berbaring telentang dengan kedua lutut ditekuk.

• Letakkan kedua tangan di samping tubuh. • Lalu, luruskan punggung dan juga pinggul. • Angkat pinggul hingga berada pada satu garis lurus dengan lutut dan bahu. • Tahan posisi tersebut selama 5–10 detik lalu kembali ke posisi semula. • Ulangi gerakan tersebut sebanyak 10 kali. 5. Handstand Sumber Gambar: GMS Fitness Saat melakukan handstand, tangan menjadi tumpuan inti dalam gerakan ini. Lakukan gerakan ini di atas alas yang keras agar bisa seimbang.

Gerakan yang satu ini bisa dibilang mirip dengan sikap lilin yang mendorong tubuh ke bagian atas. Perhatikan langkah berikut ini agar bisa melakukan handstand dengan gerakan yang benar. • Dalam keadaan berdiri tegak, posisikan kaki kanan di depan kaki kiri. • Tekuk tubuh ke depan dan tempelkan kedua telapak tangan di permukaan matras. • Angkat kaki kanan lalu tendang kaki kiri ke belakang agar tubuh bisa berdiri ke atas.

• Sejajarkan tubuh dalam posisi lurus lalu tahan selama 30 detik. • Untuk ke posisi semula, tekuk kedua lutut ke arah dada. Sumber Gambar: Lessons Gerakan yang satu ini memang cukup menantang dilakukan karena memakai kepala dan lengan depan sebagai tumpuannya. Gerakan ini dapat membantu untuk mengalirkan darah dan oksigen ke daerah kepala yang tentunya meningkatkan fokus dan kesehatanmu.

Gerakan yang satu ini cukup berisiko dilakukan jika tanpa pengawasan instruktur, untuk melakukannya dengan benar, ikuti langkah-langkah berikut ini: • Berdiri menghadap tembok lalu letakkan lengan depan di matras.

• Tempelkan ubun-ubun kepala di matras dan pegang kedua perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut sebagai tumpuan. • Tarik punggung ke atas secara perlahan lalu angkat kaki ke atas dengan bantuan tembok.

• Usahakan posisi kaki lurus ke atas tanpa menyentuh tembok lalu tahan selama 30 detik.

perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut

• Untuk ke posisi semula, tekung kedua lutut ke arah dada lalu lenturkan punggungmu. 7. Guling Lenting Sumber Gambar: Percepat Seperti namanya, kamu akan melakukan gerakan melenting badan ke depan yang dilakukan oleh lemparan kaki dan tolakan kedua tangan. Berikut langkah-langkahnya: • Perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut di atas matras secara telentang atau bisa juga duduk. • Mengguling ke belakang, tungkai lurus, kaki dekat kepala, lengan bengkok, tangan menumpu di samping kepala, ibu jari dekat dengan telinga.

• Mengguling ke depan disertai dengan lecutan tungkai ke atas depan, tangan menolak badan melayang dan membusur, kepala pasif. • Mendarat dengan kaki rapat, dorong panggul ke depan, badan membusur lengan lurus ke atas.

8. Push Up Sumber Gambar: The Hindu Push up merupakan gerakan populer yang biasa dilakukan saat berolahraga di rumah. Gerakan ini akan melatih kekuatan otot dada, bahu, dan trisep.

Berikut ini gerakan push up yang benar terutama untuk kamu sebagai pemula: • Posisikan tubuh menghadap lantai dengan bertumpu pada kedua tangan dan kaki. • Luruskan tangan dan selebar bahu, posisi kaki harus saling berdekatan, dan punggung dalam keadaan lurus. • Turunkan tubuh dan tekuk siku hingga membentuk sudut 90 derajat. • Angkat tubuh ke posisi awal sambil membuang nafas. Lakukan push up beberapa set sesuai dengan kemampuanmu. 9. Plank Sumber Gambar: Shape Magazine Gerakan yang satu ini cukup populer dilakukan saat ingin melakukan senam lantai.

Plank akan melatih kekuatan otot inti, meratakan perut, dan memperbaiki postur tubuh. Gerakan yang terlihat sederhana ini perlu dilakukan dengan teknik dasar agar bisa dapat hasil yang optimal. Berikut langkah-langkahnya.

• Baringkan posisi tubuh dengan posisi telungkup. • Letakkan siku di lantai dengan pergelangan tangan yang lurus ke depan. • Luruskan posisi kaki ke belakang, lalu gunakan ujung kaki sebagai tumpuan. • Dorong tubuh ke atas dengan posisi lurus, tahan selama 10-20 detik.

• Lakukan beberapa kali dengan jeda istirahat 5 detik. Manfaat Senam Lantai Berolahraga tentunya memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Gerakan-gerakan ini mampu melatih kekuatan, kelenturan, dan juga keseimbangan tubuh. Untuk lebih jelasnya, senam lantai juga memiliki manfaat berikut ini: 1. Meningkatkan Fleksibilitas Tubuh Dengan senam lantai, fleksibilitas tubuh kamu akan meningkat.

Otot akan lebih kencang dan lentur saat melakukan olahraga. Saat otot sudah lebih lentur, kamu tidak akan mudah merasakan nyeri, gampang lelah, dan juga cedera. 2. Membakar Kalori Senam lantai tentunya akan membakar kalori dalam tubuh karena melibatkan banyak bagian tubuh untuk bekerja melakukan gerakan senam lantai, seperti lengan, kaki, punggung, hingga perut.

Kegiatan ini juga tentunya mengontrol detak jantung, Toppers. 3.

perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut

Tulang Kuat dan Sehat Saat melatih kekuatan otot inti tubuh dengan melakukan senam lantai, kegiatan ini juga sangat baik untuk membuat tulang sehat dan kuat. Senam lantai mampu memberikan kepadatan tulang hingga kapasitas maksimal dan mengurangi risiko terkena osteoporosis. 4. Menguatkan Otot Hampir seluruh gerakan senam lantai melibatkan otot dalam tubuh, seperti guling depan, guling belakang, sikap lilin, push up, dan yang lainnya yang melibatkan kaki dan lengan untuk meningkatkan otot yang ada di tubuh.

Gerakan-gerakan ini tentunya akan melatih otot tubuh dan membuatnya kuat jika dilakukan secara rutin. 5. Menjaga Daya Tahan Tubuh Ketika rutin melakukan senam lantai, daya tahan tubuh kamu akan tetap terjaga dan terhindar dari risiko penyakit jantung, kanker, obesitas, dan juga diabetes.

Usahakan untuk rutin melakukan senam lantai agar daya tahan tubuh tetap kuat. Baca Juga: 10 Teknik Dasar Badminton yang Fundamental bagi Para Pemula Nah, sekarang kamu sudah mengetahui berbagai macam gerakan senam lantai berikut manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Perlu diingat, ketika melakukan senam lantai, kamu harus melakukan gerakannya dengan benar agar tidak terjadi cedera.

Lengkapi kegiatan senam lantai dengan matras yang nyaman dan juga baju olahraga dengan penawaran harga menarik hanya di Tokopedia!
Jakarta - Senam lantai merupakan salah satu jenis senam dalam dunia olahraga. Bahkan menjadi salah satu topik pembelajaran yang ditemukan dalam mata pelajaran olahraga di sekolah.

Untuk itu perlu dipahami definisi singkat dan gerakan yang dilakukan dalam senam ini. Sesuai dengan namanya, cara gerakan dan bentuk latihan senam lantai dilakukan di atas lantai. Lantai yang dimaksud dalam hal ini dilapisi dengan matras atau pun permadani. Dilansir dari tulisan Fis Andriyani dalam bukunya yang berjudul Dr. Olahraga Menjelaskan Senam Lantai, senam lantai juga dapat disebut dengan latihan bebas. Sebab dalam senam ini, tidak mempergunakan benda-benda atau pun perkakas untuk latihan.

Misalnya, tidak menggunakan balok, tongkat, dan sebagainya. Baca juga: 3 Jenis Start Lari Jarak Menengah: Pengertian dan Tekniknya Di negara Indonesia sendiri, senam ketangkasan sudah dikenal sejak tahun 1963 pada pelaksanaan Ganefo I di Jakarta. Sebelumnya, bangsa Indoensia hanya mengenal senam dasar yang diperkenalkan pada masa penjajahan Jepang yaitu, Taiso. Melansir dari buku Kajian Bahan Aja Mobile Learning Senam Lantai karya Dr. Sapto Adi, M.Kes, Abi Fajar Fathoni, S.Pd., M.Pd unsur-unsur gerakan senam lantai terdiri dari mengguling, melompat, meloncat, berputar di udara, menumpu dengan tangan, atau kaki untuk mempertahankan sikap seimbang atau pada saat meloncat ke depan atau belakang.

Penjelasan gerakan dasar senam lantai dan langkah-langkah melakukannya bisa disimak dalam tulisan berikut ini. 8 Gerakan Dasar Senam Lantai 1. Guling depan Guling depan (forward roll) adalah berguling ke depan dengan menggunakan bagian atas belakang badan (tengkuk, punggung, pinggang, dan panggul bagian belakang).

Latihan guling ke depan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu guling ke depan dengan awalan sikap berdiri dan awalan jongkok. Urutan langkah melakukan: a. Guling Depan dengan Awalan Berdiri • Berdiri tegak, kedua tangan lurus di samping badan.

• Angkat kedua tangan ke depan, bungkukkan badan, letakkan kedua telapak tangan di atas matras, posisi kaki lurus. • Siku ke samping, masukkan kepala di antara dua tangan. • Sentuhkan bahu ke matras. • Bergulinglah ke depan. • Lipat kedua lutut, tarik dagu perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut lutut ke dada dengan posisi tangan merangkul lutut.

• Sikap akhir guling depan adalah jongkok kemudian berdiri tegak. b. Guling Depan dengan Awalan Jongkok Diawali dengan sikap jongkok, kedua kaki rapat, letakkan lutut ke dada, dan kedua tangan bertumpu di depan ujung kaki kira-kira 40 cm. Bengkokkan kedua tangan, letakkan pundak pada matras dengan menundukkan kepala dan dagu sampai ke dada. Lanjutkan dengan melakukan gerakan berguling ke depan. Ketika panggul menyentuh matras, peganglah tulang kering dengan kedua tangan menuju posisi jongkok.

2. Guling Belakang Guling belakang (back roll) adalah menggulingkan badan ke belakang dengan posisi badan tetap harus membulat, yaitu kaki dilipat, lutut tetap melekat di dada, dan kepala ditundukkan sampai dagu melekat di dada. Urutan langkah melakukan: • Posisi jongkok, kedua kaki rapat, dan tumit diangkat. • Kepala menunduk, dagu rapat ke dada, kemudian kaki menolak ke belakang. • Pada saat punggung menyentuh matras, kedua tangan segera dilipat ke samping telinga dan telapak tangan menghadap ke bagian atas untuk siap menolak.

• Kaki segera diayunkan ke belakang melewati kepala dibantu oleh kedua tangan menolak kuat dan kedua kaki dilipat sampai ujung kaki dapat mendarat diatas matras ke sikap jongkok.

3. Gerakan Guling Lenting Gerakan guling lenting adalah gerakan melenting badan ke atas-depan yang disebabkan oleh lemparan kedua kaki dan tolakan kedua tangan.

Latihan gerakan guling lenting ini dibedakan menjadi dua berdasarkan dengan tumpuannya, yaitu bertumpu pada tengkuk dan kepala. Urutan langkah melakukan: a. Latihan Guling Lenting Tengkuk • Sikap permulaan berbaring menelentang atau duduk telunjur. • Mengguling ke belakang, tungkai lurus, kaki dekat kepala, lengan bengkok, tangan menumpu disamping kepala, ibu jari dekat dengan telinga. • Mengguling ke depan disertai dengan lecutan tungkai ke atas depan, tangan menolak badan melayang dan membusur, kepala pasif.

• Mendarat dengan kaki rapat, dorong panggul ke depan, badan membusur lengan lurus ke atas. b. Latihan Guling Lenting Kepala • Membungkuk bertumpu pada kaki dan membentuk segitiga sama sisi punggung tegak lurus, tungkai rapat dan lurus, jari-jari kaki bertumpu di lantai. • Mengguling ke belakang disertai lecutan tungkai serentak tangan menolak sekuat-kuatnya, kepala pasif badan melayang dan membusur.

• Mendarat dengan kaki rapat badan membusur dan lengan ke atas Baca juga: Kisah Alumni UNY yang Sukses Jadi Wasit di Olimpiade Tokyo 2020 4. Kayang Kayang merupakan salah satu gerakan senam lantai. Posisi kaki bertumpu dengan empat titik dalam keadaan terbalik dengan meregang dan mengangkat perut dan panggul. Urutan langkah melakukan: • Sikap permulaan berdiri, kedua tangan menumpu pada pinggul.

• Kedua kaki ditekuk, siku tangan ditekuk, kepala dilipat ke belakang. • Kedua tangan diputar ke belakang sampai menyentuh matras sebagai tumpuan. • Posisi badan melengkung bagai busur. 5. Berdiri dengan Menggunakan Tangan (Handstand) Berdiri dengan menggunakan tangan adalah sikap tegak dengan bertumpu pada kedua tangan dengan siku-siku lurus ke atas. Hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan hand stand adalah harus dilakukan di atas landasan atau alas yang keras, seperti lantai, agar seimbang.

Urutan langkah melakukan: • Sikap permulaan berdiri tegak, salah satu kaki sedikit ke depan. • Bungkukkan badan, tangan menumpu pada matras selebar bahu lengan keras, pandangan sedikit ke depan, pantat didorong setinggi-tingginya, tungkai depan perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut sedang tungkai belakang lurus. • Ayunkan tungkai belakang ke atas, kencangkan otot perut. • Kedua tungkai rapat dan lurus merupakan satu garis dengan badan dan lengan, pandangan diantara tumpuan tangan, badan dijulurkan ke atas.

6. Berdiri dengan Menggunakan Kepala (Headstand) Berdiri dengan menggunakan kepala adalah sikap tegak dengan bertumpu pada kepala dan kedua tangan dengan siku-siku ditekuk dan telapak tangan sebagai tumpuannya. Sama halnya dengan handstand, headstand juga harus dilakukan di atas landasan atau alas yang keras.

Urutan langkah melakukan: • Berdiri dengan kepala adalah sikap tegak dengan bertumpu pada kepala dan ditopang oleh kedua tangan. • Sikap permulaan membungkuk bertumpu pada dahi dan tangan. Dahi dan tangan membentuk segitiga sama sisi. • Angkat tungkai ke atas satu per satu bersamaan. Untuk menjaga agar badan tidak mengguling ke depan, panggul ke depan, dan punggung membusur.

• Berakhir pada sikap badan tegak, dan tungkai rapat lurus ke atas. Baca juga: Mengenal Karisma Evi Tiarani, Mahasiswi Ilkom UNS yang Jadi Atlet Paralimpiade Tokyo 2020 7. Lompat Jongkok Teknik untuk loncat jongkok dasarnya hampir sama dengan loncat kangkang. Karena tahap latihannya sama yaitu awalan, tolakan, melewati peti lompat dan mendarat. Urutan langkah melakukan: • Awalan dilakukan dengan lari secepat mungkin dan badan condong ke depan. • Kedua kaki menolak pada papan tolakan disertai ayunan lengan ke atas, badan melayang tangan menumpu pada pangkal peti, lengan lurus, pandangan ke depan tangan.

• Segera kedua tangan menolak dengan sekuat tenaga, lutut dilipat ke dada, luruskan tungkai saat berada di atas bagian ujung peti. • Mendarat dengan ujung kaki, lutut mengeper, lengan direntangkan ke atas 8. Meroda Gerak memutar tubuh dari sikap menyamping dengan tumpuan gerakan pada kedua kaki dan tangan. Latihan meroda dapat dilakukan secara bertahap yaitu dari melakukan satu kali gerakan meroda, apabila sudah merasakan baik dapat ditingkatkan menjadi beberapa kali gerakan: • Mula-mula berdiri tegak menyamping, kedua kaki dibuka sedikit lebar, kedua tangan lurus ke atas serong ke samping (menyerupai huruf V) dan pandangan ke depan.

• Kemudian jatuhkan badan ke samping kiri, letakkan telapak tangan ke samping kiri, kemudian kaki kanan terangkat lurus ke atas.

Disusul dengan meletakkan telapak tangan di samping tangan kiri. • Saat kaki kanan diayunkan, maka kaki kiri ditolak pada lantai, sehingga kedua kaki terbuka dan serong ke samping. • Kemudian letakkan kaki kanan ke samping tangan kanan, tangan kiri terangkat disusul dengan meletakkan kaki perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut di samping kaki kanan. • Badan terangkat, kedua lengan lurus ke atas ke posisi semula. Gimana detikers?

Sudah paham dengan penjelasan senam lantai dan gerakannya bukan? Selamat belajar! Simak Video " Suasana Minggu Pagi Pekan Kedua Ramadan di Bundaran HI Terpantau Sepi" [Gambas:Video 20detik] (rah/nwy)MaoliOka berbagi. Kali ini MaoliOka ingin berbagi Gerakan - Gerakan Dalam Senam Lantai. Apa saja gerakan - gerakan dalam senam lantai itu? Ikuti Terus pembhasan MaoiliOka berbagi. Sebelum membahas gerakan - gerakannya perlu diketahui senam lantai ini di Indonesia secara Nasional olahraga senam dipertandingkan sejak Pekan Olahraga Nasional (PON) ke VII di Surabaya pada tahun 1963.

Lumayan lama umurnya di negeri tercinta ini. Silahkan simak juga Cara berlatih melenturkan otot disertai dengan gambar Gerakan - Gerakan Dalam Senam Lantai Baiklah supaya tidak terlalu panjang berikut adalah gerakan - gerakam dalam senam lantai. 1.

Gerak Lompat Kangkang Gerakan ini dapat dilakukan dengan cara -cara sebagai berikut : a. Berdiri tegak menghadap peti lompat atau teman yang bungkuk. b. Lakukan lompatan ke arah peti lompat atau teman yang bungkuk dengan menggunakan kaki sebagai tolakan sampai kedua tangan menyentuh bagian atas peti lompat/punggung teman. c. Pada saat tangan menyentuh bagian atas peti lompat atau punggung teman yang bungkuk buka ke dua kaki selebar mungkin kesamping.

d. Turun kembali keposisi awal melompat. Untuk mudahnya seilahkan lihat gambar gerakan lompat kangkang berikut ini 2. Gerak Lompat Jongkok Gerakan lompat jongkok dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut : a. Berdiri tegak menghadap peti lompat. b. Lakukan lompatan ke arah peti lompat dengan menggunakan kaki sebagai tolakan dan mendarat dengan kedua kaki di atas box bersamaan kedua tangan lurus. c. Turun kembali keposisi awal melompat.

Silahkan perhatikan gambar gerakan lompat jongkok berikut ini 3. Gerakan Guling ke Depan Untuk melakukan gerakan guling depan dalam senam lantai bisa mengikuti cara - cara berikut ini : a. Berdiri tegak menghadap matras. b. Lakukan guling kedepan diatas matras. c. Diakhir gerakan guling ke depan tangan luru ke depan lalu berdiri. Perhatika dengan seksama gambar gerakan guling depan berikut ini 4. Gerakan Kombinasi Lompat Jongkok dan Guling ke Depan Gerakan selanjutnya adalah gerakan kombinasi, yaitu gerakan lompat jongkok dan guling ke depan.

Gerakan ini bisa dilakukan dengan baik dengan mengikuti langkah berikut ini : a. Berdiri tegak menghadap peti lompat. b. Lakukan lompatan ke arah peti lompat dengan menggunakan kaki sebagai tolakan dan mendarat dengan kedua kaki di atas box bersamaan kedua tangan lurus. c. Lanjutkan guling kedepan diatas matras.

d. Diakhir gerakan guling ke depan tangan lurus ke depan lalu berdiri. Supaya lebih mudah perhatikan gerakan lompat guling depan saat senam berikut ini 5. Gerakan Lompat Kangkang dan Lompat Jongkok Gerakan ini juga merupakan gerakan kombinasi sederhana yang bisa dilakukan dalam senam lantai. tetu untuk menguasainya memelkukan latihan yang baik. Untuk latihan silahkan bisa dilakukan langkah - langkah berikut ini : a.

Berdiri tegak menghadap peti lompat atau teman yang bungkuk. b. Lakukan lompatan ke arah peti lompat atau teman yang bungkuk dengan menggunakan kaki sebagai tolakan sampai kkedua tangan menyentuh bagian atas peti lompat. c. Pada saat tangan menyentuh bagian atas peti lompat atau punggung teman yang bungkuk buka ke dua kaki selebar mungkin kesamping. d. Turun kembali keposisi awal melompat. e. Lakukan lompatan melewati peti lompat kedua dengan menggunakan kaki sebagai tolakan dan mendarat dengan kedua kaki bersamaan kedua tangan lurus.

Silahkan amati gambar gerakan senam lompat kangkang dan lompat jongkok berikut ini 6. Gerakan Senam Lantai Lompat Kangkang Lompat Jongkok dan Guling ke Depan Supaya lebih menarik lagi jika semua gerakan sudah bisa dikuasai maka semua gerakan itu bisa dipadukan menjadi gerakan senam lantai lompat kangkang lompat jongkok dan guling ke depan.

Perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut bisa dilakukan dengan melihat gambar berikut ini
Senam lantai adalah senam yang dilakukan di lantai. Latihan senam ini telah Anda pelajari sejak sekolah dasar. Namun, tingkat kompleksitas gerakan lebih tinggi. Gerakan senam lantai lebih menitikberatkan pada faktor kekuatan dan kelentukan. Akan tetapi, bukan berarti komponen lain dari kebugaran jasmani tidak terlibat di dalamnya.

Secara hierarki, senam lantai harus dilakukan secara teratur. Jika latihan tidak dilaksanakan dengan teratur akan memengaruhi otot dan sendi yang telah dilatih. Hal tersebut dikarenakan aktivitas senam lantai memiliki masa emas di mana seseorang dapat beprestasi tinggi.

Dalam senam lantai, terdapat beberapa jenis gerakan di dalamnya, diantaranya gerakan handstand, meroda, lompat kangkang, lompat jongkok, guling depan, guling belakang, dan kombinasi dari gerakan lompat tersebut.

Berikut jenis gerakan dalam senam lantai. Daftar Isi • 1. Handstand • 2. Meroda • 3. Lompat Kangkang • 4. Lompat Jongkok • 5. Guling Depan (Roll depan) • 6. Guling Belakang (Roll belakang) • 7.

Salto Depan • 8. Salto Belakang (Back flip) 1. Handstand Handstand adalah gerakan sikap berdiri dengan kedua tangan, dimana kedua belah telapak tangan bertindak sebagai tumpuan.

perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut

Beberapa gerakan yang dilakukan dalam handstand yaitu mengayunkan kaki, melompat, mengangkat, dan mendorong. Keseimbangan dan kekuatan sangat diperlukan dalam melakukan handstand.

Cara melakukan gerakan handstand adalah sebagai berikut. • Sikap permulaan berdiri tegak, salah satu kaki sedikit ke depan. • Bungkukkan badan, tangan menumpu pada matras selebar bahu, lengan keras, pandangan sedikit ke depan, pantat didorong setinggi-tingginya, tungkai depan bengkok, sedangkan tungkai belakang lurus. • Ayunkan tungkai belakang ke atas, kencangkan otot perut.

• Kedua tungkai rapat dan lurus merupakan satu garis dengan badan dan lengan, pandangan di antara tumpuan tangan, badan dijulurkan ke atas. • Jaga keseimbangan. 2. Meroda Gerakan meroda adalah gerakan memutar tubuh dari sikap menyamping dengan tumpuan gerakan pada kedua kaki dan juga tangan. Latihan meroda dapat dilakukan secara bertahap yaitu mulai dari melakukan satu gerakan meroda.

Apabila sudah merasa baik dan bisa, dapat ditingkatkan menjadi beberapa kali gerakan. Cara melakukan gerakan meroda adalah sebagai berikut. • Mula-mula berdiri tegak menyamping, kedua kaki dibuka sedikit lebar, kedua tangan lurus ke atas serong ke samping (menyerupai huruf V), dan pandangan ke depan. • Jatuhkan badan ke samping kiri, letakkan telapak tangan ke samping kiri, kemudian kaki kanan terangkat lurus ke atas.

Di susul dengan meletakkan telapak tangan di samping tangan kiri. • Saat kaki kanan diayunkan, maka kaki kiri ditolakkan pada lantai sehingga kedua kaki terbuka dan serong ke samping. • Letakkan kaki kanan ke samping tangan kanan, tangan kiri terangkat disusul dengan meletakkan kaki kiri di samping kaki kanan. • Badan terangkat, kedua lengan lurus ke atas ke posisi semula. 3. Lompat Kangkang Lompat kangkang disebut juga dengan straddle vault adalah Salah satu olahraga dalam cabang senam ketangkasan, yang cara kerjanya perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut suatu alat dengan cara bertumpu pada alat tersebut.

Lompat kangkang dilakukan dengan melayang di atas matras dan kedua kaki dibuka. Cara melakukan lompat kangkang adalah sebagai berikut. • Berdiri tegak menghadap peti lompat atau teman yang membungkuk.

• Lakukan lompatan ke arah peti lompat atau teman yang membungkuk menggunakan kaki sebagai tolakan sampai kedua tangan menyentuh bagian atas peti lompat atau punggung teman. • Pada saat tangan menyentuh bagian atas peti lompat atau punggung teman yang membungkuk, buka kedua kaki selebar mungkin ke samping.

• Turun kembali ke posisi awal melompat. • Lakukan berulang-ulang. 4. Lompat Jongkok Lompat jongkok adalah jenis lompatan yang dilakukan menggunakan peti lompat dengan posisi badan jongkok pada saat melewati peti lompat. Bentuk latihan lompat jongkok ada dua macam, yaitu dengan tumpuan pada pangkal kuda-kuda lompat dan ujung kuda-kuda lompat. Cara melakukan lompat jongkok adalah sebagai berikut.

• Berdiri tegak menghadap peti lompat.

perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut

• Lakukan lompatan ke arah peti lompat menggunakan kaki sebagai tolakan dan mendarat dengan kedua kaki di atas boks bersamaan kedua tangan lurus. • Turunkan kembali ke posisi awal melompat.

• Lakukan berulang-ulang. 5. Guling Depan ( Roll depan) Guling depan (roll depan) adalah gerakan atau bentuk latihan berupa gerakan berguling ke depan yang dilakukan secara terus menerus hingga ke ujung matras. Guling depan merupakan salah satu gerakan dalam senam lantai yang dilakukan secara perseorangan. Cara melakukan guling depan adalah sebagai berikut.

• Berdiri tegak menghadap matras. • Lakukan guling ke depan di atas matras. • Di akhir gerakan guling ke depan, tangan lurus ke depan, lalu berdiri. • Lakukan berulang-ulang. 6. Guling Belakang ( Roll belakang) Guling belakang (roll belakang) adalah gerakan atau bentuk latihan berupa gerakan berguling ke arah belakang yang dilakukan secara terus menerus.

Guling belakang merupakan teknik dalam senam lantai yang harus dilakukan secara perseorangan. Cara melakukan guling belakang adalah sebagai berikut.

perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut

• Posisi jongkok, kedua kaki rapat, dan tumit diangkat. • Kepala menunduk dan dagu rapat ke dada. • Kedua tangan berada di samping telinga dan telapak tangan menghadap ke atas. • Jatuhkan pantat ke belakang, badan tetap bulat. • Pada saat panggung menyentuh matras, kedua lutut cepat ditarik ke belakang kepala.

• Pada saat kedua ujung kaki menyentuh matras di balakang kepala, kedua telapak tangan menekan matras hingga tangan lurus dan kepada terangkat. • Ambil sikap jongkok, lengan lurus ke depan sejajar bahu, lalu berdiri.

7. Salto Depan Salto adalah gerakan atau bentuk latihan dalam senam lantai berupa gerakan berguling di udara. Bila arahnya ke depan disebut salto depan, sedangkan jika arahnya ke belakang disebut back flip. Berikut teknik dasar melakukan gerakan salto depan yang benar. Cara melakukan sato depan adalah sebagai berikut. • Awalan lari beberapa langkah saja. • Selanjutnya menolak dengan dua kaki ke atas kuat, bersamaan dengan kedua lengan diayunkan kuat ke atas. • Setelah mencapai titik tertinggi tangan digerakkan memeluk lutut dan kepala menunduk.

perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut

• Sesaat akan mendarat kaki dilepaskan, lutut lurus sesaat kemudian mendarar dalam posisi berdiri. 8. Salto Belakang ( Back flip) Salto belakang adalah gerakan berguling ke belakang ( back flip) di udara. Jika salto depan di arahkan ke depan, maka salto belakang diarahkan ke belakang. Cara melakukan salto belakang adalah sebagai berikut. • Mula-mula berdiri dengan kaki rapat, kedua lengan lurus ke depan. • Turunnya lengan dan ayun ke belakang, lutut ditekuk hingga setengah jongkok.

Ayunkan kembali kedua lengan ke depan atas, bersamaan dengan tolakan kaki yang kuat, kepala ditekuk ke belakang. • Badan melenting, kedua kaki lurus, badan melayang sebelum kedua tangan menumpu di atas matras. Setelah mencapai posisi handstand, kedua kaki dientakkan (snap), panggul ditekuk disertai dengan tolakan tangan. • Kemudian kedua kaki mendarat, dada dan kepala terangkat, dan kedua lengan lurus ke depan.

perhatikan gambar dibawah ini apa nama gerakan senam lantai tersebut

Pada senam lantai, selain gerakan lompat di atas terdapat kombinasi gerakan lompat, diantaranya kombinasi gerakan lompat jongkok dan guling depan, serta gerakan lompat kangkang dan lompat jongkok.

Tapi jenis gerakan dalam senam lantai hanya 8 gerakan tersebut. Sekian informasi yang dapat saya bagikan mengenai sanam lantai dan smeoga bermanfata.

MATERI DARING PJOK KELAS 4 SD SEMESTER 2 (SENAM LANTAI )




2022 www.videocon.com