Beasiswa s2 kemenag 2021

beasiswa s2 kemenag 2021

TRIBUNJAKARTA.COM - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Ditjen Bimas Hindu buka beasiswa untuk mahasiswa S1 dan S2.

Dilansir dari akun Instagram Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama di @bimashinduri, beasiswa ini tersedia untuk penganut agama Hindu. Beasiswa s2 kemenag 2021 6 jenis beasiswa yang tersedia untuk mahasiswa S1 dan S2, yakni: Ilustrasi beasiswa. (Freepik) 1. Bantuan beasiswa S2 bagi mahasiswa lulusan program S1 dengan kategori Cumlaude pada perguruan tinggi keagamaan Hindu. Dengan jumlah penerima 10 2. Bantuan beasiswa mahasiswa prestasi akademik pada perguruan tinggi keagamaan hindu swasta.

Dengan jumlah penerima 883 Baca juga: Cara Daftar Beasiswa CIMB Niaga untuk Mahasiswa S1, Cek Sederet Fasilitas Kerennya 3. Bantuan beasiswa jaminan Kartu Indonesia Pintar Kuliah pada perguruan tinggi keagamaan Hindu. Dengan jumlah penerima 403 4. Bantuan beasiswa biaya pendidikan miskin dan berprestasi lanjutan pada perguruan tinggi keagamaan Hindu. Dengan jumlah penerima 39. 5. Mahasiswa penerima KIP. Dengan jumlah penerima 2.165 6.

Mahasiswa penerima Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). Dengan jumlah penerima 810. Total ada 4.310 mahasiswa Hindu yang tersebar di 15 Perguruan Tinggi Umum (PTU) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu (PTKH) di Indonesia.

Kemenag menyediakan anggaran beasiswa sebesar Rp35,3 miliar pada tahun 2021 ini. Baca juga: Ingin Belajar Augmented Reality? Begini Cara Daftar Beasiswa ID Camp 2021 Kabar baik beasiswa s2 kemenag 2021 para guru dan dosen yang ingin menempuh pendidikan jenjang S2 dan S3 di di tanah air.

LPDP baru saja membuka skema beasiswa baru yang dinamai Beasiswa Pendidik. Beasiswa LPDP satu ini ditujukan khusus bagi para guru di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta dosen di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama. Para guru yang ingin mengikuti Beasiswa Pendidik LPDP ini nantinya dapat menempuh studi jenjang S2 (magister) di universitas dan perguruan tinggi tanah air. Sementara, dosen disediakan beasiswa jenjang studi S3 (doktor).

Bagi Anda pelamar umum bisa mencoba Beasiswa PTUD LPDP yang juga baru dibuka. Sebelum dapat mendaftar ke program Beasiswa Pendidik, pastikan Anda merupakan seorang guru tetap di lingkungan Kemendikbud yang telah memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Sementara, bagi dosen haruslah merupakan dosen tetap di bawah naungan Kemendikbud atau Kemenag yang telah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN).

Skema Beasiswa Pendidik: ▪ Magister satu gelar (single degree) untuk Guru Tetap dengan durasi studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan. ▪ Doktor satu gelar (single degree) untuk Dosen Tetap dengan durasi studi paling lama 36 (tiga puluh enam) bulan, dan dapat diperpanjang selama dua semester berdasarkan evaluasi.

▪ Pendaftar BPI Pendidik wajib sudah memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan dalam daftar LPDP. ▪ Pendaftar BPI Pendidik hanya dapat memilih satu perguruan tinggi dan program studi sesuai dengan LoA Unconditional Perguruan Tinggi LPDP yang diunggah pada aplikasi pendaftaran. ▪ Pendaftar BPI Pendidik belum memulai studi dan hanya diizinkan untuk mulai studi pada tahun 2021. ▪ Pendaftar BPI Pendidik yang telah memiliki LoA Unconditional dengan waktu mulai studi pada tahun 2020, wajib menunda studi dan memulai studi tahun 2021 serta melampirkan surat keterangan menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi tujuan yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional.

Simak juga » Beasiswa 2021 - 2022 Program S1, S2, S3 Komponen Beasiswa Pendidik: ▪ Biaya Pendidikan √ Biaya Pendaftaran √ Biaya SPP/Tuition Fee √ Tunjangan Buku √ Biaya Penelitian Tesis/Disertasi √ Biaya Seminar Internasional √ Biaya Publikasi Jurnal Internasional ▪ Biaya Pendukung √ Transportasi √ Asuransi Kesehatan √ Biaya Hidup Bulanan √ Biaya Kedatangan √ Biaya keadaaan darurat √ Tunjangan keluarga (Khusus Doktor) FOLLOW INSTAGRAM » @beasiswapasca Persyaratan: Persyaratan Umum: 1.

Warga Beasiswa s2 kemenag 2021 Indonesia 2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa Doktor; atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung Doktor dengan ketentuan sebagai berikut: √ Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), √ Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau √ Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.

3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister ataupun doktor baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri.

4. Melampirkan surat rekomendasi sebagai berikut: √ Surat Rekomendasi dari akademisi dan dari atasan beasiswa s2 kemenag 2021 yang sudah bekerja; √ Surat Rekomendasi dari 2 (dua) akademisi bagi yang belum bekerja; 5.

Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut: √ Kelas Eksekutif; √ Kelas Khusus; √ Kelas Karyawan; √ Kelas Jarak Jauh; √ Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk; √ Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri; √ Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi; atau √ Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP 6.

Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online 7. Menulis Personal Statement 8. Menulis komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi 9.

Menulis rencana studi untuk magister beasiswa s2 kemenag 2021 Proposal Penelitian untuk Doktor Simak juga » Program Beasiswa S2 Terbaru 2021 - 2022 Persyaratan Khusus: 1. Mengunggah dokumen Letter of Admission/Acceptance (LoA) Unconditional yang sesuai program studi dan Perguruan Tinggi tujuan daftar LPDP pada aplikasi pendaftaran.

2. Mengunggah surat izin mendaftar beasiswa dari pimpinan Perguruan Tinggi bagi Dosen Tetap Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta. 3. Mengunggah surat izin mendaftar beasiswa dari Kepala Sekolah atau pimpinan Sekolah untuk pendaftar asal Guru Tetap. 4. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format terlampir). 5. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember tahun pendaftaran, sebagai berikut: √ pendaftar jenjang pendidikan magister paling tinggi berusia 40 (empat puluh) tahun.

√ pendaftar jenjang pendidikan doktor paling tinggi berusia 47 (empat puluh tujuh) tahun.

beasiswa s2 kemenag 2021

6. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut: √ pendaftar jenjang Magister memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,0 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.

√ Pendaftar jenjang Doktor memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,2 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.

√ Khusus untuk pendaftar jenjang Doktor dari program magister penelitian tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal. 7. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTEA beasiswa s2 kemenag 2021 atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut: √ Pendaftar tujuan Magister Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT® 45, PTE Academic 36, IELTS™ 5,0; √ Pendaftar tujuan Doktor Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, PTE Academic 50, IELTS™ 6,0; √ Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.

8. Mengunggah surat keterangan menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi ke tahun 2021 bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional dengan waktu mulai studi pada tahun 2020. 9. Beasiswa s2 kemenag 2021 BPI Pendidik yang telah ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa tidak dapat mengajukan perpindahan Perguruan Tinggi tujuan dan program studi tujuan.

Simak juga » Beasiswa KGSP Program S1 ke Korea Dokumen aplikasi: 1. Biodata Diri 2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) 3. Surat izin mendaftar beasiswa dari pimpinan Perguruan Tinggi bagi Dosen Tetap Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta (Pendidik Dosen) 4. Surat izin mendaftar beasiswa dari Kepala Sekolah atau pimpinan Sekolah (Pendidik Guru) 5.

Ijazah S1/ S2 atau SKL (Surat Keterangan Lulus) (Asli atau Legalisir) 6. Transkrip Nila S1/S2 (Asli atau Legalisir) 7. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli) 8. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan Tinggi serta Program studi yang dipilih 9.

Surat Pernyataan sesuai format LPDP (bermaterai) ( Unduh) 10. Surat Rekomendasi dari Akademisi 1 11. Surat Rekomendasi Akademisi 2 (bagi yang belum bekerja) atau Atasan/Pimpinan Lembaga/Perusahaan (bagi yang sudah bekerja) 12. Personal Statement 13.

beasiswa s2 kemenag 2021

Komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi (1.500 – 2.000 kata) 14. Rencana Studi (khusus magister) (1.500 – 2.000 kata) 15.

Proposal Penelitian (khusus doktor) (1.500 – 2.000 kata) Simak juga » Beasiswa Luar Negeri Jenjang S1, S2, S3 Pendaftaran: Bagi Anda para guru dan dosen yang ingin mendaftar Beasiswa Pendidik LPDP, lengkapi dokumen aplikasi yang diminta. Siapkan dalam format PDF untuk diunggah nantinya.

Khusus poin 1, 12, 13, 14, dan 15 itu diisi secara online di laman LPDP. Jadi terlebih dahulu buat akun di laman LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id Setelah memiliki akun, silakan login kembali di laman LPDP untuk mengunggah dokumen aplikasi yang diminta. Daftar universitas dan perguruan tinggi yang bisa dilamar tertera di panduan yang bisa diunduh di poin 9 dokumen aplikasi di atas. Jadwal Pendaftaran Beasiswa Pendidik: Pembukaan pendaftaran beasiswa: 6 Oktober 2020 Penutupan pendaftaran beasiswa: 20 Oktober 2020 Seleksi administrasi: 21 Oktober - 1 November 2020 Pengumuman hasil seleksi administrasi: 2 November 2020 Seleksi substansi 4 - 20 November 2020 Pengumuman hasil seleksi substansi: 4 Desember 2020 Kontak: Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Gedung Danadyaksa Cikini, Jl.

Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat [t] Call Center 1500-652 [w] https://www.lpdp.kemenkeu.go.id Informasi dan Bantuan: bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id Bagi Anda yang berprofesi sebagai guru madrasah di MI, MTs atau MA maupun calon pengawas madrasah, tawaran beasiswa S2 guru madrasah dan calon pengawas MI, MTs/MA ini mungkin bisa Anda ikuti. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah mengumumkan beasiswa S2 yang bisa diikuti para guru MI, MTs atau MA dan calon pengawas madrasah di sejumlah perguruan tinggi mitra.

Beasiswa diberikan selama menjalani pendidikan S2 atau 4 (empat) semester. Bagi guru dan calon pengawas yang mengikuti program S2 tersebut, mereka akan dibebaskan dari tugas pokoknya selama dua tahun dan kembali lagi menjalani tugas setelah program selesai.

Tujuan umum program beasiswa S2 guru madrasah dan calon pengawas ini adalah untuk meningkatkan mutu, kompetensi dan profesionalisme Guru dan Tenaga Kependidikan (Calon Pengawas Madrasah) di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Tahun 2019 ini sebanyak 200 kuota kursi beasiswa disediakan untuk para guru madrasah dan calon pengawas tersebut Beasiswa S2 yang diberikan meliputi biaya pendidikan dan penyelenggaraan program, biaya hidup, serta biaya sumber belajar. Biaya pendidikan dan penyelenggaraan program tersebut meliputi pengelolaan program, perkuliahan beasiswa s2 kemenag 2021 kegiatan akademik lainnya, serta biaya koordinasi internal dan eksternal.

Sasaran beasiswa S2 guru madrasah: 1. Guru PNS Kementerian Agama yang mengajar pada Madrasah 2. Guru Tetap Yayasan yang mengajar pada madrasah swasta 3. Guru Bukan PNS yang mengajar pada madrasah negeri 4.

Calon Pengawas Madrasah semua jenjang. Perguruan tinggi pelaksana dan program studi: 1. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta - PAI ( Fikih) 2.

UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta - PAI (SKI) 3. UIN Walisongo Semarang - PAI (Akidah Akhlak 4. UIN Sunan Ampel Surabaya - PAI (Qur’an Hadist) 5. UIN Raden Fatah Palembang - PAI (Fikih) 6.

UIN Sunan Gunung Djati Bandung - PAI (SKI) 7. UIN Alauddin Makasar - PAI (Akidah Akhlak) 8. Universitas Wahid Hasyim Semarang - PAI ( Fikih) 9. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang - Pendidikan Bahasa Arab 10. Universitas Negeri Malang - Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris 11. STAI Al Hikmah Jakarta - MPI Simak juga » Beasiswa S2 2019 – 2020, Ini Info dan Peluangnya Persyaratan: A. Persyaratan akademik:a) Calon peserta adalah: 1.

Guru PNS, Guru Non PNS, Guru Tetap Yayasan Non PNS minimal telah mengabdi pada Madrasah selama 2 Tahun. Guru Tetap yang di SK-kan oleh Ketua Yayasan tempat bertugas, dengan syarat yang bersangkutan setelah studi bersedia bertugas kembali (sekurang-kurangnya 5 tahun) pada beasiswa s2 kemenag 2021 dengan dibuktikan surat pernyataan bermaterai.

2. Calon Pengawas Madrasah semua jenjang binaan Kementerian Agama, minimal sudah mengabdi sebagai guru minimal 8 Tahun, untuk unsur kepala madrasah minimal sudah menjabat selama 4 tahun, berstatus PNS.

b) Berpendidikan S1 dari perguruan tinggi terakreditasi. c) Pengampu salah satu dari mata pelajaran berikut: Pendidikan Agama Islam (Akidah-Akhlak, Alqur’an-Hadist, Fikih, Sejarah dan Kebudayaan Islam), Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Arab d) Memiliki IPK minimal 2,75 pada pada jenjang pendidikan S1 e) Memiliki kemampuan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya dibuktikan dengan sertifikat; f) Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan Madrasah (NUPTK) atau Nomor Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NPK), terdaftar dalam SIMPATIKA dan Diutamakan yang sudah sertifikasi; g) Usia Maksimal 43 Tahun, terhitung per tanggal 31 Desember 2019.

B. Persyaratan Administratif Calon peserta mengajukan permohonan tertulis untuk beasiswa s2 kemenag 2021 bantuan Program beasiswa Strata -2 kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI melalui perguruan tinggi yang dituju sesuai jurusan yang diminati dengan lampiran sebagai berikut dan diupload ketika melakukan pendaftaran online: 1) Fotocopy ijazah dan transkrip nilai S1 yang telah dilegalisir ; 2) Fotocopy SK pertama dan SK terakhir penempatan sebagai guru (PNS); 3) Foto copy SK Kepangkatan terakhir; 4) Daftar Riwayat Hidup; 5) Surat rekomendasi dari Kepala Madrasah/Ketua Yayasan tempat bertugas yang menyatakan bahwa program studi yang akan diambil dibutuhkan untuk penguatan satuan program studi/jurusan pada perguruan tinggi tersebut; 6) Surat rekomendasi dari Ketua Yayasan bagi guru Non PNS yang menyatakan bahwa yang bersangkutan aktif dan berstatus sebagai guru tetap (minimal mengajar selama 2 tahun berturut-turut, dan untuk calon pengawas dari unsur guru minimal mengajar selama 8 tahun, jika dari unsur kepala madrasah minimal sudah menjabat selama 4 tahun) di Madrasah Tempat Tugas; 7) Surat pernyataan diizinkan belajar dan ditugaskan kembali mengajar setelah selesai mengikuti program Program Tugas Belajar Strata -2 8) Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku; 9) Daftar Riwayat Hidup; 10) Foto copy NPWP; 11) Foto copy Sertifikat Pendidik (bagi yang telah lulus sertifikasi); 12) Surat Pernyataan tidak sedang menerima bantuan Program Tugas Belajar Strata -2 dari Kementerian Agama atau Instansi Beasiswa s2 kemenag 2021 yang ditandatangani diatas materai; 13) Surat permohonan Program beasiswa Strata -2 ditujukan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam cq Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan; 14) Surat pernyataan kesanggupan menyelesaikan studi (maksimal 4 semester) di atas kertas bermaterai, jika guru tidak menyelesaikan studi sesuai masa kontrak, maka pembiayaan semester berikutnya dibiayai oleh yang bersangkutan.

15) Surat pernyataan kesanggupan mengembalikan seluruh biaya studi ke kas negara di atas kertas bermaterai, Jika guru tidak menyelesaikan studi. Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Terbaru yang Sedang Buka Pendaftaran: Pendaftaran beasiswa S2 guru madrasah dan calon pengawas Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag 2019 - 2020 diajukan langsung ke masing-masing perguruan tinggi mitra pelaksana.

DIbuka mulai 13 Juni s/d 26 Juli 2019. Siapkan dokumen aplikasi yang diperlukan seperti tertera di persyaratan di atas dan ajukan ke salah satu perguruan tinggi yang dipilih. Detil dokumen yang diminta juga tertera di formulir pendaftaran dan pedoman beasiswa ( Unduh).

beasiswa s2 kemenag 2021

Seleksi: 1. Seleksi Administrasi Seleksi administratif mencakup keaslian formulir, kelengkapan dan keabsahan seluruh dokumen pendukungnya. Seleksi dilakukan oleh perguruan tinggi penyelenggara yang di telah di tetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam 2. Seleksi Akademik Tes akademik berupa tes tulis yang meliputi: (1) Tes potensi akademik, (2) Bahasa Inggris dan/atau Bahasa Arab (3) Wawancara.

Ketentuan tes: a) Materi tes disusun dan disiapkan oleh perguruan tinggi penyelenggara; b) Pelaksanaan tes dilakukan di perguruan tinggi pada tanggal yang telah ditentukan oleh pengelola dan penyelenggara. c) Lokasi tes dilakukan di perguruan tinggi yang dipilih.

d) Pengkoreksian hasil tes akademik dilakukan oleh penyelenggara (perguruan tinggi), dan penetapan hasilnya di sampaikan ke Direktur Jenderal Pendidikan Islam; e) Penetapan peserta penerima beasiswa di SK kan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam; f) Seluruh biaya operasional penyelenggaraan seleksi, transportasi dan akomodasi dalam mengikuti tesditanggung oleh calon peserta.

Kontak: 1. Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, dengan alamat: Jl. Lapangan Banteng No 3-4 Jakarta Pusat Email: gtkmadrasah2017@gmail.com, subditra@gmail.com 2. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Jl. Ir. H. Juanda No 95 Ciputat, Tangerang Selatan Email: humas@uinjkt.ac.id 3. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Jl. Marsda Adisucipto, Yogyakarta Email: admisi@uin-suka.ac.id 4.

UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Pascasarjana UIN Maliki Jl. Ir. Soekarno No.1 Dadap Rejo, Kota Batu 65323 Telp. 0341-531133 Fax. 0341-5311320 Email: pps@uin-malang.ac.id Web: http;\\pasca.uin-malang.ac.id 5.

Universitas Negeri Malang Jl. Semarang no 5 Malang kode pos 65145 Telphon; 0341552180, fax 0341552180 Email : dekan.fmipa@um.ac.id; fmipa@um.ac.id 6. UIN Raden Fatah Palembang Jl. Jenderal Sudirman KM. 35 Palembang Telp. (0711)-353276 Email: ftarbiyahdankeguruan_uin@radenfatah.ac.id 7. UIN Walisongo Semarang Jl. Walisongo Semarang No. 3-5 Semarang Email: pascawalisongo@yahoo.com 8. UIN Sunan Ample Surabaya Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya Jl.

A. Yani No.117 Surabaya Gedung Twin Tower B. Lt.2 9. UIN Alauddin Makassar Jl. Alauddin No. 63 Makassar Email: kontak@uin-alauddin.ac.id 10. Universitas Wahid Hasyim Pascasarjana Universitas Wahid Hasyim Jl. Manoreh Tengah X/22 Sampangan, Semarang Komplek RS Permata Sari Jl. R. Warsito Kali Pancur, Semarang Telp. 024-8505681 Fax. 8505680 Email: ppsuwh@gmail.com Web: pps.unwahas.ac.id 11.

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI ) Al Hikmah Jakarta Jl. Jeruk Purut No.10 Cilandak Timur, Pasar Minggu Jakarta Selatan Tlp. (021) 7890521 Tidak hanya beasiswa yang ditujukan bagi para kalangan dosen, Kementerian Agama (Kemenag) RI juga membuka program beasiswa yang menyasar bagi para lulusan sarjana (S1) fresh graduate untuk lanjut ke jenjang pascasarjana. Beasiswa ini dinamai Program Magister Lanjut Doktor (PMLD). Melalui beasiswa PMLD, penerima beasiswa nantinya akan melanjutkan studi S2 hingga S3 sekaligus, tanpa jeda.

Lamanya studi master hingga doktor ini berlangsung selama 4,5 tahun. Yakni, 1,5 tahun untuk program S2 kemudian 3 tahun untuk lanjut ke S3. Yang menarik, setelah lulus mahasiswa yang mengikuti PMLD akan memperoleh dua ijazah sekaligus, meliputi gelar magister (S2) dan doktor (S3). Beasiswa PMLD merupakan inovasi Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul berkualifikasi doktor untuk diproyeksikan sebagai dosen, peneliti, dan keahlian lain yang dibutuhkan oleh Kementerian Agama di bidang Islamic Studies.

Sasarannya adalah para sarjana lulusan S1 berprestasi dan belum menjadi dosen. Untuk tahun akademik 2018 – 2019, Kemenag menyediakan 40 kursi beasiswa PMLD untuk studi yang dimulai 2019. Ada dua perguruan tinggi Islam yang menjadi lokasi tempat studi.

Sebanyak 20 kursi beasiswa ditujukan untuk studi S2 hingga S3 di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, dan 20 beasiswa PMLD lainnya di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogjakarta. Apa saja yang ditanggung beasiswa PMLD Kemenag 2018 ini? Biaya yang disediakan mencakup biaya pendaftaran, perkuliahan, pengembangan akademik, ujian-ujian, serta biaya hidup yang meliputi kebutuhan harian, bantuan tempat tinggal, bantuan sumber belajar, bantuan penelitian, dan bantuan biaya publikasi ilmiah.

Menarik bukan? Kriteria: 1. Memiliki kemampuan akademik istimewa; 2. Belum berusia 25 (dua puluh lima) tahun; 3. Memiliki kesanggupan fisik dan mental dalam mengikuti pendidikan sampai selesai (selama 4,5 tahun plus persiapan sekitar dua bulan), 4. Tidak menikah paling kurang sampai menyelesaikan magister.

Simak juga » Beasiswa 2019 - 2020 Program S1, S2, S3 Persyaratan: 1. Lulusan sarjana dari PTKI (dalam atau luar negeri); 2. Belum berusia 25 (dua puluh lima) tahun pada tanggal 1 Desember 2018; 3. Tidak sedang dalam status menikah; 4. Mendapatkan izin dari atasan bagi yang bekerja atau izin dari orang tua bagi perempuan; 5.

Sehat jasmani, rohani, dan sanggup menyelesaikan studi sampai tuntas dan tepat waktu; 6. Memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) jenjang sarjana paling rendah 3.5 pada skala 4; 7. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris dan /atau Arab yang baik; 8. Menyerahkan proposal penelitian tesis; 9. Mengikuti seleksi; Dokumen aplikasi: 1. Surat Permohonan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam, u.p. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam ( Unduh) 2.

Salinan ijazah sarjana (S-1) dari program studi terakreditasi minimal B yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan diakui oleh perguruan tinggi penyelenggara PMLD; 3. Salinan transkip nilai dengan IPK minimal 3.5 pada skala 4 atau dengan kualifikasi Jayyid Jiddan bagi lulusan PT luar negeri; 4.

Pas foto berwarna ukuran 3x4 dan 2x3 masing-masing 2 lembar; 5. Salinan KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku (kelahiran tidak boleh lebih tua dari tanggal 30 November 1993); 6. Daftar riwayat hidup termasuk daftar publikasi karya ilmiah ( Unduh) 7. Surat Beasiswa s2 kemenag 2021 kesanggupan mengikuti program sampai selesai (4,5 tahun plus 2 bulan persiapan) di atas meterai ( Unduh); 8.

Sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL skor minimal 450 atau IELTS dengan skor minimal 5.0). dan /atau sertifikat kemampuan bahasa Arab (TOAFL dengan skor minimal 430 ) yang masih berlaku dari lembaga terakreditasi atau berbasis universitas; 9. Proposal Tesis minimal 10 halaman, font Times New Roman, ukuran 12, spasi 1,5 dan kertas A4.

Simak juga » Daftar Peluang Beasiswa S2 Terbaru 2019 - 2020 Pendaftaran: Pendaftaran beasiswa PMLD Kemenag dilakukan secara online melalui laman perguruan tinggi penyelenggara, yaitu Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah atau Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga mulai tanggal 3 sampai dengan 15 Desember 2018.

Siapkan dokumen berbentuk file dalam format pdf dengan kapasitas 600 kb untuk setiap dokumen. Peserta yang mendaftar di Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah berarti pilihan kuliahnya di kampus tersebut, begitu juga sebaliknya, peserta yang mendaftar di Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga berarti pilihan studinya di kampus tersebut.

Hasil seleksi administrasi diumumkan pada tanggal 19 Desember 2018 melalui laman Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selanjutnya peserta akan mengikuti tahapan selanjutnya, yakni ujian masuk. Ujian Masuk: 1. Materi dan Bentuk Ujian Masuk; Materi ujian meliputi: a) Bahasa Arab dan Inggris b) Wawasan kebangsaan dan bidang ilmu yang diminati sebagaimana yang ditulis dalam proposal tesis dan disertasi c) Tes Potensi Akademik d) Psikotest Bentuk ujian meliputi: a) Ujian Tulis (Bahasa Arab, Bahasa Inggris, TPA, dan Psikotest) b) Wawancara (Bahasa, Wawasan Kebangsaan, Proposal, dan Psikotest) 2.

Waktu Ujian masuk diadakan selama 3 (tiga) hari, tanggal 26-28 Desember 2018. Hasil ujian masuk akan diumumkan pada awal tahun 2019 melalui laman Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Calon peserta yang dinyatakan lulus (diterima) harus mendaftar ulang di kampus tujuan pada tanggal yang ditentukan.

Kontak: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Jl. Lapangan Banteng Barat 3 - 4 Jakarta Pusat 10710 Telp. 021-3812344 Fax. 021-34833981 W: http://pendis.kemenag.go.id Program Beasiswa 5000 Doktor yang dicanangkan Kementerian Agama RI kembali dibuka untuk studi luar negeri 2019. Sebelumnya, Kemenag juga membuka beasiswa S3 dalam negeri di sejumlah perguruan tinggi tanah air.

Sasaran beasiswa S3 Kemenag ini adalah para dosen maupun tenaga kependidikan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) lingkup Kemenag. Dengan program beasiswa S3 luar negeri Kemenag tersebut, kandidat dapat melanjutkan studi doktoral ke universitas-universitas terbaik yang ada di luar negeri. Beasiswa studi S3 luar negeri Kemenag terdiri dari dua skema, yaitu program reguler dan program kerjasama.

Program Reguler Bantuan Studi S3 Luar negeri merupakan program bantuan yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada calon penerima bantuan untuk melanjutkan studi S3 di universitas-universitas luar negeri yang berkualitas. Pelamar diberi kesempatan untuk memilih universitasnya sendiri.

Sementara, Bantuan Studi S3 Luar negeri Program Kerjasama merupakan salah satu bentuk upaya akselerasi pengiriman tenaga pendidik dan kependidikan untuk studi S3 di perguruan tinggi luar negeri yang telah memiliki kerjasama dengan Kementerian Agama. Perguruan Tinggi Partners dan Skema Kerjasama: Program Kerjasama untuk Bantuan Studi S3 Luar negeri memiliki beberapa skema, yaitu: 1. Special Pathways Leading to PhD (SPL-PhD) University beasiswa s2 kemenag 2021 Canberra University of Western Sydney Central Queensland University 2.

MoRA-ATN Research and Innovation Scholarship (MoARIS) 3. MoRA-McGill Scholarship on Religion and Society 4. MoRA-Coventry Peace and Social Relations Studies 5. MoRA-France Scholarship on Applied Science and Technology (SAST) 6.

MoRA-Leiden Scholarship on Religion and Society Beasiswa yang diberikan Kemenag untuk program S3 luar negeri mencakup: 1. Biaya Program penguatan bahasa asing dan akademik (Language and Academic Preparation Course) di Indonesia 2. Biaya hidup selama mengikuti program penguatan bahasa asing dan akademik 3. Biaya ujian IELTS® atau TOEFL® serta ujian bahasa lain sesuai dengan bahasa pada kampus tujuan yang dilaksanakan di Indonesia (satu kali) 4.

Biaya pendaftaran (admission fee) 5. Biaya kuliah (tuition fee) 6. Biaya hidup (living cost) selama melaksanakan studi (maksimum 4 tahun) 7. Biaya settlement (settlement allowance) 8. Asuransi kesehatan 9.

Biaya buku (book allowance) tahun 1-3 10. Biaya tiket pulang pergi (return airfare) 11. Biaya visa 12. Biaya tunjangan keluarga (diberikan mulai tahun kedua selama maksimal 2 tahun) 13. Bantuan riset (satu kali) 14. Biaya mengikuti international conference sebagai pembicara.

Ketentuan Umum: Program ini diperuntukkan bagi: 1. Dosen Pegawai Negeri Sipil di PTKI dan Dosen pada Fakultas Agama Islam pada PTU 2. Tenaga Kependidikan Pegawai Negeri Sipil di PTKI 3. Pegawai Negeri Sipil pada Unit Eselon I Kementerian Agama pusat 4. Dosen Bukan Pegawai Negeri Sipil di PTKI dan pada Fakultas Agama Islam pada PTU; 5. Tenaga Kependidikan Bukan Pegawai Negeri Sipil di PTKI; 6.

Alumni S2 Universitas Luar Negeri pada Kajian Islam Simak juga » Pendaftaran Beasiswa 2019 - 2020 (S1, S2, S3) Persyaratan Khusus: Pendaftar Bantuan Studi S3 Luar Negeri, baik Program Reguler maupun Program Kerjasama, WAJIB melampirkan: a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan; b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar; c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae) dalam bahasa Inggris; d. SK pertama dan SK terakhir asli yang teregalisir(dalam 1 file); e. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku; f. ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 dalam bahasa Indonesia (atau bahasa asli dokumen) dan bahasa Inggris yang diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah (sworn translator).

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,25 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya. Dokumen dilampirkan dalam 1 file; g. Sertifikat tes bahasa asing dengan masa berlaku maksimal 2 tahun sejak diterbitkan oleh lembaga resmi dengan ketentuan: 1) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Inggris, termasuk perguruan tinggi di Perancis yang tergabung dalam INSA (lihat program kerjasama SAST), diwajibkan melampirkan sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 500, atau TOEFL IBT® 61, atau TOEFL CBT® 173, atau TOEIC® 700, atau PTE® (Pearson Test of English) 38, atau IELTS™ 5.0.

2) untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Arab, diwajibkan beasiswa s2 kemenag 2021 sertifikat bahasa Arab TOAFL dengan skor sekurang-kurangnya 450 atau yang setara DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5. 3) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Perancis, diwajibkan melampirkan Sertifikat DELF B1 DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5.

4) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa asing lainnya, diwajibkan melampirkan sertifikat bahasa asing lainnya yang sesuai dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan dengan standar minimum ekuivalen DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5.

5) Sertifikat bahasa Inggris yang dilampirkan adalah yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau TOEIC (https://www.ets.org/toeic) atau PTE (https://pearsonpte.com/). Panitia hanya menerima sertifikat bahasa Inggris yang diterbitkan oleh penyelenggara tes tersebut di atas.

h. Pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani beasiswa s2 kemenag 2021 atas materai, download template surat; i. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan; j. Pernyataan kebenaran dan keaslian dokumen, download surat pernyatan; k.

Rencana Penelitian (proposal) disertasi (maksimal 5 halaman) dalam Bahasa Inggris atau bahasa lain yang dipakai di kampus tujuan), download format proposal; l.

Bukti korespondensi dengan calon pembimbing (supervisor) di tempat tujuan studi, download contoh format korespondensi; m. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan (bila ada) Pendaftaran: Pendaftaran Beasiswa S3 Luar Negeri Kemenag untuk Studi 2019 dilakukan secara online di laman scholarship.kemenag.go.id Anda dapat mengunduh terlebih dahulu template maupun format dari dokumen aplikasi yang diminta.

Selanjutnya silakan buka laman Registrasi untuk membuat akun. Sebelum nantinya dapat mengunggah dokumen aplikasi yang diminta di persyaratan khusus. Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 10 Juli s/d 30 Desember 2018. Seleksi: Ada dua tahapan seleksi, yaitu seleksi Beasiswa s2 kemenag 2021 I dan seleksi Tahap II. Seleksi tahap I merupakan seleksi administrasi di mana kelengkapan dokumen dari pendaftar akan direview kesesuaian serta keasliannya.

Bagi pendaftar yang telah memenuhi syarat administrasi, akan masuk ke dalam seleksi tahap II. Pada tahap ini, calon penerima beasiswa akan melalui tes yang terdiri dari penulisan esai, wawancara, tes bahasa, TPA dan psikotes.

Bagi mereka yang lulus pada seleksi tahap II (sebagai awardee), akan diikutsertakan ke dalam program Persiapan Bahasa Asing dan Akademik – Language and Academic Preparation (LAP) Program. Kontak: T: +62 812 8781 3031 W: scholarship.kemenag.go.id E: morascholarship@gmail.com Setelah ditawarkan tahun lalu, Kementerian Agama RI kembali membuka seleksi beasiswa dan non beasiswa S1 ke Mesir, Maroko, Sudan, dan Lebanon tahun akademik 2018 – 2019. Beasiswa ini dapat dilamar bagi para lulusan SMA/MA/Ponpes dan sederajat.

Melalui kerjasama Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Mesir, Sudah, Maroko, dan Lebanon maka seleksi mahasiswa di tiga negara tersebut akan dilakukan Kemenag, baik yang program beasiswa maupun non beasiswa.

Calon mahasiswa akan diuji kemampuan akademiknya, hafalan/bacaan Alquran, dan pemahaman bahasa Arab. Tujuannya beasiswa s2 kemenag 2021 menyaring para lulusan madrasah, ponpes, dan sederajat yang potensial dan memiliki bakat dan minat yang kuat dalam pengembangan pendidikan agama Islam dan pendidikan Bahasa Arab. Persyaratan dan Ketentuan Mengikuti Seleksi: 1. Melakukan pendaftaran secara online melalui website: http://diktis.kemenag.go.id dan mengunduh bukti pendaftaran online (kartu peserta) 2.

Pas foto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar 3. Melampirkan legalisir ijazah Madrasah Aliyah/SMA/Ponpes/Muadalah/Kejar Paket C atau yang sederajat dari lembaga setempat dengan ketentuan sebagai berikut: a.

Usia ijazah tidak lebih dari 3 (tiga) tahun, dan khusus bagi pendaftar ke Maroko usia ijazah tidak lebih dari 1 (satu) tahun b. Bagi yang belum memiliki ijazah, harus melampirkan surat keterangan lulus dari Madrasah Aliyah/SMA/Ponpes/Muadalah/Kejar Paket C atau yang sederajat dari lembaga bersangkutan 4. Semua persyaratan (dalam bentuk hard copy) harus diserahkan langsung ke lokasi pendaftaran sebelum pelaksanaan seleksi paling lambat pada tanggal 11 Mei 2018.

5. Peserta harus mengikuti seleksi sesuai dengan lokasi pilihan pendaftaran yang dipilih Dokumen aplikasi: 1. Pas Foto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar. 2. Melampirkan legalisir ijazah Madrasah Aliyah/SMA/Ponpes/Muadalah/Kejar Paket C atau yang sederajat dari lembaga setempat dengan ketentuan sebagai beasiswa s2 kemenag 2021 - Usia ijazah tidak lebih dari 3 (tiga) tahun, dan khusus bagi pendaftar ke Maroko usia ijazah tidak lebih dari 1 (satu) tahun.

- Bagi yang belum memiliki ijazah, harus melampirkan surat keterangan lulus dari Madrasah Aliyah/SMA/Ponpes/Muadalah/Kejar Paket C atau yang sederajat dari lembaga yang bersangkutan. 3. Semua persyaratan (dalam bentuk hard copy) harus diserahkan langsung ke lokasi pendaftaran sebelum pelaksanaan seleksi pada tanggal, 10-11 Mei 2018.

Pendaftaran: Pelamar yang beminat bisa mendaftar secara online melalui website: www.diktis.kemenag.go.id mulai 1 - 10 Mei 2018. Setelah itu cetak bukti registrasi kemudian lengkapi bersama dokumen aplikasi lainnya dan diserahkan kepada Panitia Lokal yang sudah ditunjuk dalam edaran.

Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan melalui website diktis di atas. Ujian seleksi akan dilakukan pada Sabtu, 12 Mei 2018 yang meliputi ujian tulis dan lisan mulai pukul 08.00 WIB atau 09.00 WITA. Tempat pelaksanaan seleksi: 1. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; Jl. Ir. H. Juanda No.95 Ciputat Tangerang Selatan 2.

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; Jl. Marsda Adi Sucipto Yogyakarta 3. UIN Alauddin Makassar; Jl. Samata Gowa Sulawesi Selatan 4. UIN Raden Fatah Palembang; Jl. Jend. Sudirman Km. 31/2 Palembang Sumatera Selatan 5. UIN Sultan Syarif Kasim Pekanbaru; Jl. H. R. Soebrantas No. 155 Km. 18 Simpang Baru Panam Peanbaru Riau 6. UIN Beasiswa s2 kemenag 2021 Utara; Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan Estate Medan 7. UIN Ar Raniry Banda Aceh; Jl.

Syeikh Abdul Rauf Kopelma Darussalam Beasiswa s2 kemenag 2021 Aceh 8. UIN Antasari Banjarmasin; Jl. Ahmad Yani Km. 4,5 Banjarmasin Kalimantan Selatan 9. UIN Sunan Ampel Surabaya; Jl. Ahmad Yani No.117 Surabaya 10.

UIN Sunan Gunung Djati Bandung; Jl. A.H. Nasution No. 105, Cipadung, Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat 11. Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor; Desa Gontor, Mlarak, Gontor, Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur 6 Materi ujian: 1. Ujian tulis (menggunakan bahasa Arab) meliputi: Bahasa Arab (memahami teks, tata bahasa, dan insya’) dan Pengetahuan Agama Islam 2. Ujian lisan (menggunakan bahasa Arab) meliputi: bahasa Arab (percakapan, terjemah, dan pemahaman teks) dan hafalan/bacaan Alquran minimal 2 Juz Hasil seleksi akan diumumkan Kementerian Agama pada 1 Juli 2018 melalui website diktis.kemenag.go.id Beasiswa s2 kemenag 2021 Telp: (021) 3812344 ext.

326 Email: seksi.kerjasamadiktis@kemenag.go.id Web: www.diktis.kemenag.go.id Program 5000 Doktor yang dicanangkan Kementerian Agama RI (Kemenag) saat ini terus berlanjut dengan dibukanya pendaftaran-pendaftaran beasiswa baru yang ditujukan bagi pelamar yang ingin meneruskan pendidikan doktor (S3), baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Salah satu beasiswa yang mulai dibuka adalah beasiswa S3 dalam negeri 2018 – 2019 yang disediakan full serta bantuan penyelesaian pendidikan (BPP) S3 bagi yang sedang menjalani studi doktor di dalam negeri. Beasiswa S3 dalam negeri Kemenag memberi kesempatan bagi dosen maupun tenaga kependidikan yang bekerja pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), serta pegawai Kementerian Agama yang ingin melanjutkan studi S3 pada perguruan tinggi berkualitas di dalam negeri.

Beasiswa S3 Kemenag yang juga dikenal dengan Mora Scholarship ini akan memberikan tanggungan biaya studi ( tuition fee) pada perguruan tinggi tujuan sesuai dengan besaran yang berlaku di kampus tersebut.

Selain itu, penerima beasiswa Kemenag juga akan memperoleh tunjangan biaya hidup ( living cost) selama studi berlangsung. Bantuan beasiswa S3 dalam negeri Kemenag ini diberikan selama 3 tahun (6 semester). A. Beasiswa S3 Dalam Negeri Kementerian Agama telah menjalin kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi baik PTKI maupun PTU.

Daftar perguruan tinggi dapat diakses pada saat pendaftaran. Sasaran Beasiswa: 1. Dosen PNS Kementerian Agama minimal telah bekerja selama dua tahun yang bertugas di: a.

PTKI Negeri b. Diperbantukan pada PTKI Swasta, atau c. Diperbantukan pada PTU Negeri 2. Dosen tetap Non-PNS yang bertugas pada PTKIN (minimal telah bekerja dua tahun) 3. Dosen tetap yayasan penyelenggara PTKIS (minimal telah bekerja dua tahun) 4. Dosen tetap (PNS/Non-PNS) pengampu mata kuliah Pendidikan Agama Islam pada PTU (minimal telah bekerja dua tahun) 5. Dosen Islamic Studies pada Fakutas Agama Islam pada PTU (minimal telah bekerja dua tahun) 6.

PNS pada PTKIN dan PNS Kementerian Agama Persyaratan Umum: 1. Memiliki gelar magister (S2) dari program studi yang telah terakreditas oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) 2.

Bidang studi yang akan diambil nyata-nyata penting untuk pengembangan program studi di institusi yang bersangkutan 3. Bersedia menandatangani kontrak beasiswa 4. Usia maksimal 47 tahun pada saat registrasi akun 5.

Melakukan registrasi online pada laman scholarship.kemenag.go.id Persyaratan Khusus: 1. Surat Permohonan Beasiswa Program Doktor yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam, di atas materai Rp 6.000,- 2. Fotocopy (FC) KTP 3. FC ijazah S2 yang dilegalisir 4.

FC transkrip nilai ijazah S2 5. FC Kartu Pegawai (bagi PNS) 6. Izin dari Atasan (bagi dosen surat izin dari Dekan atau Ketua Sekolah Tinggi; bagi PNS non Dosen izin dari Direktur, Sekretaris Direktorat Jenderal, Kepala Pusat, Kepala Biro, Kepala Kantor, atau Kepala Madrasah) 7. FC SK Jabatan Akademik terakhir bagi dosen atau SK Kepangkatan terakhir bagi PNS non-dosen 8.

Pasfoto berwarna 4 x 6 sebanyak 3 eksemplar 9. Surat pernyataan tentang: 1. Keaslian dokumen, 2. Tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain, dan 3. Kesediaan mematuhi peraturan (format surat dapat diunduh) 10. Sut Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada tempat tugas asal minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi (S1, S2, S3) B.

Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) Beasiswa ini diperuntukkan bagi dosen dan PNS pada PTKIN atau Kementerian Agama yang sedang dalam tahap akhir penyelesaian studi di kampus yang terakreditas A atau B. Bantuan berupa uang yang besarannya ditentukan kemudian dan diberikan dalam sekali bayar. Sasaran BPP: 1. Dosen PNS Kementerian Agama yang bertugas di: a. PTKI Negeri b. Diperbantukan pada PTKI Swasta, atau beasiswa s2 kemenag 2021.

Diperbantukan pada PTU Negeri 2. Dosen tetap Non-PNS yang bertugas pada PTKIN 3. Dosen tetap yayasan penyelenggara PTKIS 4. PNS pada PTKIN dan PNS Kementerian Agama Persyaratan Khusus: 1. Surat Permohonan Bantuan Penyelesaian Pendidikan yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam di atas matera Rp 6.000,- 2. Foto copy (FC) KTP 3.

FC Ijazah S2 yang dilegalisir 4. FC transkrip nilai ijazah S2 5. FC Kartu Pegawai (bagi PNS) 6. Surat Keterangan Mahasiswa Program Doktor (S3) dari pemimpin Program Beasiswa s2 kemenag 2021 tempat studi 7. FC transkrip nilai program doktor (S3) 8. Surat Keterangan beasiswa s2 kemenag 2021 dosen tetap pada PTKIS yang ditandatangani oleh pejabat Kopertasi (bagi dosen tetap yayasan penyelenggara PTKIS) 9. Surat Keterangan sedang menyusun disertasi dari salah seorang pembimbing disertasi 10.

Pasfoto berwarna 4 x 6 sebanyak 3 eksemplar 11. Surat keterangan telah selesai ujian komprehensif dan/atau ujian pendahuluan/ujian tertutup dari Program Pascasarjana Pendaftaran: Pendaftaran Beasiswa S3 Dalam Negeri Kemenag 2018 – 2019 dan permohonan BPP dibuka mulai 10 April s/d 31 Mei 2018. Pengajuan beasiswa dilakukan secara online di laman scholarship.kemenag.go.id Buat akun terlebih dahulu.

Kemudian konfirmasi via email. Selanjutnya siapkan dokumen aplikasi beasiswa s2 kemenag 2021 yang diminta pada persyaratan khusus di atas, lalu unggah dan kirim melalui akun yang sudah dibuat. Anda dapat mengunduh terlebih dahulu berbagai formulir yang dibutuhkan untuk kelengkapan aplikasi di laman tersebut.

Pemohon Beasiswa Program Doktor Dalam Negeri pada kampus PTU (negeri maupun swasta, kecuali yang Islamic studies) wajib mendaftarkan diri ke kampus PTU tujuan dengan memenuhi persyaratan pendaftaran yang ditetapkan oleh PTU masing-masing.

Simak juga » Beasiswa S2, S3 Pemerintah Malaysia 2018 - 2019 Jadwal seleksi: Pendaftaran: 10 April 2018 s/d 31 Mei 2018 Pengumuman lulus administrasi: 8 Juni 2018 Ujian tulis dan wawancara: 27 - 28 Juni 2018 (khusus untuk PTKI) Ujian wawancara: 4 Juli 2018 (Khusus untuk PTU) Pengumuman kelulusan: 20 Juli 2018 Registrasi ulang: 25 - 31 Juli 2018 (Khusus untuk PTKI.

Untuk PTU menyesuaikan jadwal kampus masing-masing). Kesempatan memperoleh beasiswa dari Kementerian Agama (Kemenag) RI kembali tersedia. Kemenag secara resmi mengumumkan pendaftaran beasiswa untuk studi 2019 - 2020 melalui program 5000 Doktor atau yang dikenal juga dengan Mora Scholarship.

Program beasiswa ini ditawarkan Kemenag setiap tahun untuk memberikan kesempatan bagi para dosen tetap maupun tenaga kependidikan pada perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) untuk melanjutkan studi S3 di dalam negeri atau luar negeri.

Simak juga » 50 Universitas Terbaik di Dunia Versi QS World University Rankings Beasiswa Program 5000 Doktor yang disediakan Kemenag merupakan beasiswa penuh.

Durasi beasiswa diberikan hingga 6 semester, dengan masa perpanjangan 2 semester. Cakupan beasiswa S3 untuk studi di dalam negeri, di antaranya biaya pendidikan yang terdiri dari biaya SPP, biaya ujian-ujian, serta biaya lain sesuai dengan SK Rektor di tempat studi. Selain biaya pendidikan, penerima beasiswa juga memperoleh biaya mahasiswa yang meliputi biaya pendaftaran, biaya hidup/biaya operasional, uang buku/referensi, serta biaya riset.

Sementara, untuk beasiswa S3 dengan tujuan studi di luar negeri, cakupan beasiswa yang beasiswa s2 kemenag 2021 meliputi biaya program penguatan bahasa asing beasiswa s2 kemenag 2021 akademik ( Language and Academic Preparation Course) di Indonesia, biaya hidup selama mengikuti program penguatan bahasa asing dan akademik, biaya ujian IELTS atau TOEFL serta ujian bahasa lain sesuai dengan bahasa pada kampus tujuan yang dilaksanakan di Indonesia, biaya pendaftaran ( admission fee), dan biaya kuliah ( tuition fee).

Selain itu, penerima beasiswa S3 luar negeri juga memperoleh biaya hidup selama melaksanakan studi (maksimum 4 tahun), biaya settlement, asuransi kesehatan, biaya buku, biaya tiket pulang pergi, biaya keluarga (diiberikan mulai tahun kedua), bantuan riset (satu kali untuk tahun terakhir), serta biaya mengikuti international conference.

Simak juga » Jadwal Pendaftaran Beasiswa Jenjang S1, S2, S3 Ketentuan Umum: 1. Dosen tetap PNS Kementerian Agama yang bertugas di: a. PTKI Negeri/Swasta beasiswa s2 kemenag 2021. DPK pada PTKI Swasta 2. Dosen tetap Non-PNS Kementerian Agama yang bertugas di: a. PTKI Negeri dengan syarat masa kerja minimal 2 tahun b. Fakultas Agama Islam pada PTU 3. Dosen tetap PNS/Non-PNS Pendidikan Agama Islam pada PTU 4. Dosen tetap dengan perjanjian kerja 5. Tenaga kependidikan pada PTKI dan PNS Eselon I pada Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Persyaratan Umum: 1) Memiliki gelar Magister (S2) dari program studi yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) atau yang telah disetarakan statusnya (untuk perguruan tinggi dalam negeri) 2) Bidang studi yang akan diambil diperlukan untuk pengembangan program studi di institusi yang bersangkutan 3) Bersedia menandatangani kontrak beasiswa 4) Berusia maksimum 47 tahun, terhitung dari tanggal pengajuan berkas 5) Melakukan registrasi online pada laman scholarship.kemenag.go.id Simak juga » Pilihan Beasiswa S3 Terbaru yang Sedang Buka Persyaratan Khusus: ▪ Studi S3 Dalam Negeri: a.

Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan; b.

Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar; c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae), download template CV; d. Fotokopi SK pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga; e. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku; f.

Fotokopi ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya; g.

beasiswa s2 kemenag 2021

Fotokopi sertifikat pendidik dosen (bagi yang sudah lulus sertifikasi); h. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) bagi dosen beasiswa s2 kemenag 2021 PTKIN atau PTKIS; i. Surat Rekomendasi Dirjen Pendidikan Islam (bagi dosen tetap Non-PNS dengan SK Rektor) j. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat; k.

Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan; l. Pernyataan kesediaan untuk pindah tugas pada lembaga pendidikan tinggi di bawah Kementerian Agama (bagi dosen atau PNS dari kementerian lain); m. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi (maksimal 5 halaman), download format proposal.

▪ Studi S3 Luar Negeri: a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan; b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar; c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae) dalam bahasa Inggris; d. SK pertama dan SK terakhir asli yang teregalisir(dalam 1 file); e.

beasiswa s2 kemenag 2021

Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku; f. ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 dalam bahasa Indonesia (atau bahasa asli dokumen) dan bahasa Inggris yang diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah (sworn translator).

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,25 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya. Dokumen dilampirkan dalam 1 file; g.

Sertifikat tes bahasa asing dengan masa beasiswa s2 kemenag 2021 maksimal 2 tahun sejak diterbitkan oleh lembaga resmi dengan ketentuan: 1) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Inggris, termasuk perguruan tinggi di Perancis yang tergabung dalam INSA (lihat program kerjasama SAST), diwajibkan melampirkan sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 500, atau TOEFL IBT® 61, atau TOEFL CBT® 173, atau TOEIC® 700, atau PTE® (Pearson Test of English) 38, atau IELTS™ 5.0.

2) untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Arab, diwajibkan melampirkan sertifikat bahasa Arab TOAFL dengan skor sekurang-kurangnya 450 atau yang setara DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5. 3) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Perancis, diwajibkan melampirkan Sertifikat DELF B1 DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5.

4) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa asing lainnya, diwajibkan melampirkan sertifikat bahasa asing lainnya yang sesuai dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan dengan standar minimum ekuivalen DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5.

5) Sertifikat bahasa Inggris yang dilampirkan adalah yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau TOEIC (https://www.ets.org/toeic) atau PTE (https://pearsonpte.com/). Panitia hanya menerima sertifikat bahasa Inggris yang diterbitkan oleh penyelenggara tes tersebut di atas. h. Pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat; i.

Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan; j. Pernyataan kebenaran dan keaslian dokumen, download surat pernyatan; k. Rencana Penelitian (proposal) disertasi (maksimal 5 halaman) dalam Bahasa Inggris atau bahasa lain yang dipakai di kampus tujuan), download format proposal; l.

Bukti korespondensi dengan calon pembimbing (supervisor) di tempat tujuan studi, download contoh format korespondensi; m. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan (bila ada) Pendaftaran: Pengajuan Beasiswa Kemenag 2019 – 2020 Program 5000 Doktor dilakukan secara online melalui laman scholarship.kemenag.go.id.

Lihat penjelasan lebih lanjut pendaftaran » Beasiswa S3 Dalam Negeri Kemenag. Pelamar juga bisa menyimak detil pendaftaran » Beasiswa S3 Luar Negeri Kemenag sebelum mendaftar. Silakan buat akun terlebih dahulu di laman “sign up”. Setelah terdaftar kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta sesuai yang tertera di persyaratan khusus. Anda juga bisa mengunduh terlebih dahulu beasiswa s2 kemenag 2021 format dan contoh formulir yang diminta di laman tersebut.

Pendaftaran beasiswa S3 Dalam Negeri Kemenag, dibuka mulai 10 April – 31 Mei 2018. Sementaran, pendaftaran Beasiswa S3 Luar Negeri Kemenag untuk studi 2019 - 2020 dibuka mulai 10 Juli s/d 30 Desember 2018.

Jika Anda seorang dosen, tenaga beasiswa s2 kemenag 2021, atau PNS di lingkungan Kementerian Agama, ini peluang beasiswa S3 Kemenag yang tengah dibuka. Beasiswa S3 Program 5.000 Doktor. Lebih dikenal juga dengan Mora Scholarship. Pendaftaran yang sedang dibuka adalah Beasiswa Studi Dalam Negeri dan Bantuan Penyelesaian Pendidikan Dalam Negeri. Beasiswa S3 dalam negeri Kemenag ditujukan bagi dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Beasiswa s2 kemenag 2021 Islam (PTKI) dan pegawai negeri sipil (PNS) pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Beasiswa S3 tersebut diberikan selama 6 semester (3 tahun) untuk studi yang diambil di perguruan tinggi dalam negeri. Beasiswa terbuka bagi mahasiswa baru program doktor. Beasiswa Studi Dalam Negeri Kemenag menanggung biaya pendaftaran dan ujian seleksi (diberikan bila lulus), beasiswa s2 kemenag 2021 SPP, biaya hidup, biaya buku dan referensi, biaya riset, dan tunjangan domisili.

Sementara, Bantuan Penyelesaian Pendidikan Dalam Negeri ditujukan bagi dosen dan tenaga kependidikan yang sedang menempuh pendidikan S2 atau S3 dengan biaya sendiri atau telah habis masa kontrak beasiswa yang terdahulu dan tidak sedang mendapatkan beasiswa atau bantuan serupa dari pihak lain. Bantuan ini diberikan hanya satu kali yang meliputi biaya SPP/tuition fee dan biaya lainnya yang terkait dengan penyelesaian studi. UPDATE: Beasiswa S3 Kemenag Dalam Negeri 2018 - 2019 Beasiswa Studi Dalam Negeri Persyaratan: 1.

Warga Negara Indonesia (WNI); 2. Berstatus sebagai: a. Dosen Tetap PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau b.

Dosen Tetap Yayasan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS); atau c. Dosen Tetap (PNS DPK maupun Non PNS) di Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU); atau d. Dosen Tetap Pendidikan Agama Islam (PAI) di PTU; atau e. Dosen Tetap Non PNS berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku; f. PNS pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

3. Ijazah dan transkip nilai asli (S1 dan/atau S2) discan dalam 1 (satu) file; 4. SK Pertama; 5. SK Terakhir; 6. Surat pengantar/rekomendasi dari pimpinan (Rektor/Ketua) instansi atau Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) (format surat); 7. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku (discan); 8. Umur maksimal 47 tahun; 9. NPWP (discan); 10. Nomor Induk Nasional Dosen (NIDN); 11. Sertifikat Pendidik (Dosen); 12. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai (format surat); 13.

Bersedia menandatangani kontrak perjanjian; 14. Membuat Surat Permohonan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktur Pendidikan Tinggi Islam (format surat); 15.

Melakukan registrasi online di laman http://scholarship.kemenag.go.id, selanjutnya melakukan pendaftaran di perguruan tinggi tujuan.

Pilihan program studi: Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) 1. UIN Alauddin Makassar (Kajian Hadist) 2. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Pemikiran Islam) 3. UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Religious Studies) 4. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Kajian Islam Internasional) 5.

UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (Bahasa Arab) 6.

beasiswa s2 kemenag 2021

UIN Sultan Syarif Kasim Riau (Hukum Keluarga) 7. UIN Sunan Ampel Surabaya (Kajian Islam Kontemporer) 8. UIN Ar Raniry Banda Aceh (Hukum Islam) 9. UIN Sumatera Utara Medan (Ekonomi Islam) 10. UIN Walisongo Semarang (Ilmu Falaq) 11. IAIN Imam Bonjol Padang (Pendidikan Islam) 12.

IAIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi (Manajemen Pendidikan Islam) 13. UIN Raden Fatah Palembang (Peradaban Islam Melayu) 14. IAIN Raden Intan Lampung (Pengembangan Masyarakat Islam) 15. IAIN Antasari Banjarmasin (Pendidikan Agama Islam) 16. IAIN Jember (Manajemen Pendidikan Pesantren) 17. Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur'an (Ilmu Al Qur'an Dan Tafsir) Perguruan Tinggi Umum (PTU) 1. Universitas Negeri Jakarta (Pendidikan Dasar dan PAUD) 2. Universitas Negeri Yogyakarta (Penelitian dan Evaluasi Pendidikan) 3.

Universitas Negeri Malang (Teknologi Pendidikan) 4. Universitas Pendidikan Indonesia (Bimbingan Konseling) 5. Universitas Gajah Mada (Sosial Humaniora) 6. Institut Teknologi Bandung (Bidang Sains dan Teknologi) 7. Institut Pertanian Bogor (Statistik dan Matematika) 8. Universitas Hasanuddin Makasssar (Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Farmasi) 9. Universitas Padjajaran (Psikologi dan Komunikasi) 10. Universitas Negeri Makassar (Ilmu Pendidikan) 11.

Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (Psikologi Pendidikan Islam) 12. Universitas Islam Malang (Pendidikan Islam Multi Kultural) 13. Universitas Islam Indonesia (Ilmu Hukum) Pendaftaran: Pelamar Beasiswa Studi Dalam Negeri harus melakukan pendaftaran secara online di Beasiswa Kemenag (http://scholarship.kemenag.go.id) terlebih dahulu dengan melampirkan beasiswa s2 kemenag 2021 dokumen persyaratan yang diminta di atas.

Setelah mendaftar secara online, pelamar kemudian mendaftar ke perguruan tinggi tujuan. UPDATE: Pendaftaran Beasiswa S3 Luar Negeri Kemenag 2019 Bantuan Penyelesaian Pendidikan Dalam Negeri Persyaratan: 1.

Warga Negara Indonesia (WNI); 2. Berstatus sebagai: a. Dosen Tetap PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau b. Dosen Tetap Yayasan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS); atau c. Dosen Tetap (PNS DPK maupun Non PNS) di Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU); atau d. Dosen Tetap Pendidikan Agama Islam (PAI) di PTU; atau e.

Dosen Tetap Non PNS berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku; f. Tenaga Kependidikan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI); atau g. PNS pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. 3. Ijazah dan transkip nilai asli (S1 dan/atau S2) discan dalam 1 (satu) file; 4. SK Pertama; 5. SK Terakhir; 6. Surat pengantar/rekomendasi dari pimpinan (Rektor/Ketua) instansi atau Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) (format surat); 7.

Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku (discan); 8. NPWP (discan); 9. Nomor Induk Nasional Dosen (NIDN) bagi dosen; 10. Sertifikat Pendidik (Dosen); 11. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai (format surat); 12. Surat Tugas Belajar atau Surat Ijin Belajar dari Sekretariat Negara atau Sekretariat Jenderal Kementerian Agama atau Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; 13.

Surat Keterangan dari Universitas tempat belajar dan dari pembimbing (promotor) disertasi (format surat). 14. Estimasi kebutuhan biaya penyelesaian studi yang disetujui pimpinan perguruan tinggi tempat belajar; 15. Scan buku rekening tabungan (BNI/BNI Syariah/BRI/Mandiri) *non-gaji 16. Membuat Surat Permohonan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktur Pendidikan Tinggi Islam (format surat). 17. Melakukan registrasi online di laman http://scholarship.kemenag.go.id Pendaftaran: Pengajuan bantuan penyelesaian pendidikan dalam negeri dilakukan secara online melalui website Kemenag yang tertera.

Informasi lebih lanjut juga bisa disimak melalui laman beasiswa Kementerian Agama. Semoga berhasil! Kementerian Agama RI kembali membuka seleksi mahasiswa baru program S1 ke Timur Tengah. Negara tujuan yakni, Mesir, Sudan, Maroko, dan Libanon. Yang menarik, disediakan beasiswa bila lolos seleksi dengan peringkat teratas.

Seleksi mahasiswa baru sekaligus beasiswa Timur Tengah 2018 – 2019 ini pendaftarannya kini dibuka. Bagi Anda yang berminat, pendaftaran dilakukan secara online.

Persyaratan dan Ketentuan Mengikuti Seleksi: 1. Mengisi formulir pendaftaran online melalui website : diktis.kemenag.go.id 2. Pas foto warna ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar 3. Melampirkan legalisir ijazah Madrasah Aliyah/SMA/Ponpes/Muadalah/Kejar Paket C atau yang sederajat dari lembaga setempat dengan ketentuan sebagai berikut: a. Usia ijazah tidak lebih dari 3 (tiga) tahun, dan khusus bagi pendaftar ke Maroko usia ijazah tidak lebih dari 1 (satu) tahun b.

Bagi yang belum memiliki ijazah, harus melampirkan surat keterangan lulus dari Madrasah Aliyah/SMA/Ponpes/Muadalah/Kejar Paket C atau yang sederajat dari lembaga bersangkutan 4. Semua persyaratan (dalam bentuk hard copy) harus diserahkan langsung ke lokasi pendaftaran sebelum pelaksanaan seleksi, paling lambat pada tanggal 11 Mei 2018 5. Peserta harus mengikuti seleksi sesuai dengan lokasi pilihan pendaftaran yang dipilih Dokumen aplikasi: 1.

Pas Foto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar. 2. Melampirkan legalisir ijazah Madrasah Aliyah/SMA/Ponpes/Muadalah/Kejar Paket C beasiswa s2 kemenag 2021 yang sederajat dari lembaga setempat dengan ketentuan sebagai berikut: - Usia ijazah tidak lebih dari 3 (tiga) tahun, dan khusus bagi pendaftar ke Maroko usia ijazah tidak lebih dari 1 (satu) tahun.

- Bagi yang belum memiliki ijazah, beasiswa s2 kemenag 2021 melampirkan surat keterangan lulus dari Madrasah Aliyah/SMA/Ponpes/Muadalah/Kejar Paket C atau yang sederajat dari lembaga yang bersangkutan. 3. Semua persyaratan (dalam bentuk hard copy) harus diserahkan langsung ke lokasi pendaftaran sebelum pelaksanaan seleksi pada tanggal, 10-11 Mei 2018.

Simak juga » Daftar Beasiswa S1 Dalam dan Luar Negeri Terbaru Pendaftaran: Pelamar dapat melakukan pendaftaran secara online melalui diktis.kemenag.go.id mulai 1 – 10 Mei 2018. Ujian seleksi akan dilakukan pada Sabtu, 12 Mei 2018. Meliputi tes tulis dan tes lisan mulai pukul 8.00 WIB atau 9.00 WITA.

Tempat Pelaksanaan Seleksi: 1. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; Jl. Ir. H. Juanda No.95 Ciputat Tangerang Selatan 2. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; Jl. Marsda Adi Sucipto Yogyakarta 3. UIN Alauddin Makassar; Jl. Samata Gowa Sulawesi Selatan 4. UIN Raden Fatah Palembang; Jl. Jend. Sudirman Km. 31/2 Palembang Sumatera Selatan 5. UIN Sultan Syarif Kasim Pekanbaru; Jl.

H. R. Soebrantas No. 155 Km. 18 Simpang Baru Panam Peanbaru Riau 6. UIN Sumatera Utara; Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan Estate Medan 7. UIN Ar Raniry Banda Aceh; Jl. Syeikh Abdul Rauf Kopelma Darussalam Banda Aceh 8. UIN Antasari Banjarmasin; Jl. Ahmad Yani Km. 4,5 Banjarmasin Kalimantan Selatan 9. UIN Sunan Ampel Surabaya; Jl. Ahmad Yani No.117 Surabaya 10. UIN Sunan Gunung Djati Bandung; Jl. A.H. Nasution No.

105, Cipadung, Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat 11. Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor; Desa Gontor, Mlarak, Gontor, Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur 6 Materi ujian: 1. Ujian tulis (menggunakan bahasa Arab) meliputi: bahasa Arab (memahami teks, tata bahasa, dan insya’) dan pengetahuan Agama Islam 2. Ujian lisan (menggunakan bahasa Arab) meliputi: bahasa Arab (percakapan, terjemah, dan pemahaman teks) dan hafalan/bacaan Alquran minimal 2 Juz Pemberitahuan hasil seleksi akan diumumkan Kementerian Agama pada 1 Juli 2018 melalui website diktis.kemenag.go.id.

Jadi, peserta yang mengikuti tes bisa melihat pengumumannya pada tanggal itu. Informasi lebih lanjut terkait seleksi mahasiswa baru dan beasiswa Timur Tengah 2018 – 2019 dapat menghubungi telp. 3812344 ext. 326 atau email: seksi.kerjasamadiktis@kemenag.go.id Tidak semua mereka yang lolos seleksi memperoleh beasiswa.

Hanya yang terbaik saja. Namun, pengalaman mahasiswa Indonesia di sana, biaya kuliah di tiga negara Timur Tengah tersebut relatif murah. Bahkan, di Mesir biaya kuliah gratis. Hanya biaya hidup yang perlu ditanggung. Peluang beasiswa S1 di Jepang ini terbuka bagi lulusan maupun siswa Madrasah Aliyah (negeri dan swasta) untuk melanjutkan kuliah di salah satu universitas terbaik Jepang. Beasiswa tersebut ditawarkan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Madrasah bekerjasama dengan Institute for Indonesia’s Future Excellence.

Beasiswa S1 Jepang tersebut berupa kompetisi meliputi bidang sains dan ilmu sosial. Siswa pemenang kompetisi akan mendapatkan beasiswa biaya hidup ( living cost scholarship) dari Kementerian Agama RI dan beasiswa uang kuliah ( tuition fee scholarship) dari universitas Jepang.

Persyaratan: 1. Sehat jasmani dan beasiswa s2 kemenag 2021 2. Bebas narkoba; 3. Tercatat sebagai Beasiswa s2 kemenag 2021 Madrasah Aliyah (Negeri atau Swasta) pada tahun pelajaran 2013/2014 atau 2014/2015; 4. Memiliki nilai Raport dengan nilai rata-rata minimal 7.50, dengan ketentuan sebagai berikut: a. Untuk lulusan tahun 2014: 1) Nilai rata-rata UN Matematika, Fisika, Kimia, Biologi > 7,5 (Kelompok IPA); dan 2) Nilai rata-rata UN Matematika, Geografi, Ekonomi, Sosiologi> 8 (Kelompok IPS).

b. Untuk yang akan lulus (2015): 1) Nilai raport kelas 11 : Matematika, Fisika, Kimia, Biologi > 7,5 (Kelompok IPA); dan 2) Nilai raport kelas 11 : Matematika, Geografi, Ekonomi, Sosiologi> 8 (Kelompok IPS). 5. Berusia tidak lebih dari 21 tahun pada tanggal 1 Oktober 2015 (lahir tidak lebih awal dari tanggal 1 Oktober 1994); 6. Memiliki nilai minimal TOEFL IBT 80 atau TOEFL PBT 550 atau IELTS 6,0 dari lembaga penyelenggara International Test yang masih berlaku (bagi yang sedang memproses nilai TOEFL/IELTS wajib melampirkan Surat Keterangan dari lembaga yang berwenang); 7.

Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan; 8. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain; 9. Bersedia mematuhi peraturan dari Kementerian Agama RI dan universitas partner; 10.

Bersedia menandatangani Surat Kontrak Beasiswa bagi yang dinyatakan lulus seleksi. Program studi yang dipilih: 1. Kelompok IPA:(memilih 2 program studi dari pilihan berikut ini) a. Program Studi Teknik Mesin dan Aerospace, Tohoku University; atau b.

Kimia Material/Molekular, Tohoku University; c. Biologi Kelautan, Tohoku University d. Nagoya University (sudah mengirim aplikasi pendaftaran ke universitas Nagoya) 2. Kelompok IPS (sudah mengirim aplikasi pendaftaran ke universitas APU): a. Social Sciences (International Relations & Peace Studies, Environment & Development, Culture-Society and Media) (Ritsumeikan Asia Pacific University); b.

International Management (Accounting & Finance, Strategic Management & Organization, Innovation & Economics) (Ritsumeikan Asia Pacific University). Pendaftaran: Calon peserta mengisi formulir pendaftaran online melalui website Kementerian Agama RI (www.kemenag.go.id atau www.madrasah.kemenag.go.id) mulai tanggal 30 Maret s/d 15 April 2015. ›› Link formulir pendaftaran Panitia akan mengumumkan nama peserta dan lokasi tes peserta melalui website Kementerian Agama RI paling lambat 16 April 2015 pukul 17.00 WIB.

Tahapan seleksi: 1. Seleksi Tahap I (Ujian tertulis) a. Kelompok IPA : Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Bahasa Inggris b. Kelompok IPS : Matematika, IPS Terpadu (Geografi, Ekonomi, Sosiologi), Bahasa Inggris 2. Seleksi Tahap II (Ujian tertulis Bahasa Inggris dan interview dengan Institute for Indonesia’s Future Excellence/Lembaga Nan Unggul Indonesia dan Kementerian Agama RI) 3.

Seleksi Tahap III (Interview/ujian dengan dengan universitas tujuan di Jepang). Tempat seleksi: Seleksi Tahap I : Jakarta, Malang, Padang, dan Makassar (18 April 2015) Seleksi Tahap II : Jakarta (25 April 2015) Seleksi Tahap III : Jakarta (diatur kemudian dengan universitas partner) Bagi yang dinyatakan lulus seleksi tahap I, wajib menyerahkan berkas di bawah ini pada waktu seleksi tahap II (wawancara) untuk diperiksa: 1.

Fotokopi Rapor MA yang telah dilegalisir (halaman data pribadi dan nilai). 2. Fotokopi Ijazah MA yang telah dilegalisir. Bagi yang lulus tahun 2015 tetapi belum memiliki ijazah, menyerahkan Surat Tanda Kelulusan (SKL) atau Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) asli atau yang telah dilegalisir.

3. Foto copy penghargaan (prestasi akademik dan non akademik) 4. Foto copy nilai score bahasa Inggris (International Test: TOEFL/IELTS) yang masih berlaku.

5. Foto copy berkas aplikasi pendaftaran ke universitas (bagi peminat studi ke Nagoya dan APU University) Hasil seleksi tahap I akan diumumkan di halaman website Kementerian Agama RI paling lambat 21 April 2015. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website Kemenag atau hubungi email panitia: nobel.indonesia@gmail.com atau contact person : Junaidi Gafar (0812 8802 5039).

Baru-baru ini Kementerian Agama resmi meluncurkan program beasiswa baru bagi para dosen maupun tenaga kependidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Mora Scholarships. Ada beberapa skema yang disediakan melalui program tersebut, salah satunya adalah Beasiswa Studi S3 yang bisa ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa itu kini dipopulerkan Kemenag sebagai Program 5.000 Doktor. Sebab, setiap tahun akan dijaring 1.000 dosen, tenaga kependidikan maupun PNS di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam untuk melanjutkan pendidikan doktor di perguruan tinggi yang mereka minati.

Melalui beasiswa itu pula, selama lima tahun ke depan Kemenag menargetkan bisa menghasilkan 5.000 doktor. Yang menarik dari beasiswa Kemenag ini adalah tidak adanya batasan usia bagi pelamar. Ini berbeda dari program beasiswa kebanyakan. Dengan tidak adanya pembatasan usia tersebut, maka kesempatan mendaftar semakin terbuka.

Asalkan memang Anda mengabdi di lembaga PTKI, misalnya dosen IAIN, UIN, STAIN, STAI, dll. Tapi, tidak semata-mata pelamar yang berasal dari PTKI, pelamar yang berasal dari Perguruan Tinggi Umum (PTU), namun dia merupakan dosen tetap di Fakultas Agama Islam (FAI), juga bisa melamar Mora Scholarships.

Bagi penerima beasiswa, mereka akan mendapatkan tanggungan biaya pendidikan di perguruan tinggi tempat studi, living allowance yang meliputi biaya hidup dan operasional (6 semester untuk S3), serta biaya penyelenggaraan program.

Persyaratan Umum 1. Warga Negara Indonesia (WNI): 2. Berstatus sebagai: beasiswa s2 kemenag 2021. Dosen tetap PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau b. Tenaga kependidikan PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau c. Dosen tetap yayasan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS); atau d.

Dosen Tetap (PNS DPK maupun Non PNS) di Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU); atau e. PNS pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. 3. Memiliki gelar magister (S2) dari program studi yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT); 4. Program yang akan diambil sangat diperlukan untuk pengembangan program di PTKI/institusi; 5.

Bersedia menandatangani kontrak perjanjian; 6. Membuat Surat Permohonan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktur Pendidikan Tinggi Islam. 7. Melakukan registrasi online di laman http://scholarship.kemenag.go.id; Persyaratan Khusus A. Beasiswa S3 Luar Negeri untuk Dosen 1. Surat Pengantar dari Rektor/Ketua perguruan tinggi tempat bertugas; 2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae); 3.

Fotokopi SK kepegawaian pertama dan terakhir yang telah disahkan lembaga; 4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku; 5.

Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,25 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya; 6. Sertifikat lulus tes bahasa asing yang sama atau setara dengan TOAFL ®550 atau TOEFL PBT®550. Sertifikat bahasa disesuaikan dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan; 7. Sertifikat Pendidik (Dosen); 8. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN); 9. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai; 10.

Surat Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan; 11. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi; 12. Rekomendasi dari profesor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil; 13.

Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan atau korespondensi dengan calon beasiswa s2 kemenag 2021 luar negeri (bila ada); B. Beasiswa S3 Luar Negeri untuk Tenaga Kependidikan 1.

Surat Pengantar dari pimpinan unit kerja; 2.

beasiswa s2 kemenag 2021

Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae); 3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan terakhir yang telah disahkan lembaga; 4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku; 5.

Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,25 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya; 6. Sertifikat lulus tes bahasa asing yang sama atau setara dengan TOAFL ®550 atau TOEFL PBT®550. Sertifikat bahasa disesuaikan dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan; 7. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai; 8.

Surat Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan; 9. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi; 10.

Rekomendasi dari profesor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil; 11. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan atau korespondensi dengan calon pembimbing luar negeri (bila ada); C. Beasiswa S3 Dalam Negeri untuk Dosen 1.

Surat Pengantar dari Rektor/Ketua perguruan tinggi tempat bertugas yang menyatakan bahwa program studi yang akan diambil dibutuhkan untuk penguatan satuan program studi/jurusan pada perguruan tinggi tersebut; 2.

Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae); 3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga; 4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku; 5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 beasiswa s2 kemenag 2021 S2 yang telah dilegalisir.

Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya; 6. Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP®500 atau ekuivalennya; 7.

Sertifikat Pendidik (Dosen); 8. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN); 9. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai; 10.

Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan; 11. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi; 12. Rekomendasi dari profesor atau doktor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil; D. Beasiswa S3 Dalam Negeri untuk Tenaga Kependidikan 1. Surat Pengantar dari Rektor/Ketua perguruan tinggi tempat bertugas yang menyatakan bahwa program studi yang akan diambil dibutuhkan untuk penguatan satuan program studi/jurusan pada perguruan tinggi tersebut; 2.

Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae); 3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga; 4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku; 5.

Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya; 6. Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan beasiswa s2 kemenag 2021 minimal TOEFL ITP®500 atau ekuivalennya; 7.

Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai; 8. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan; 9.

Rencana Penelitian (proposal) Disertasi; 10. Rekomendasi dari profesor atau doktor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil; Pendaftaran: Permohonan beasiswa dapat diajukan secara online melalui laman scholarship.kemenag.go.id Daftarkan diri terlebih dahulu.

Klik “sign up”. Isi formulir yang disediakan, setelah terdaftar, Anda dapat log in untuk mengunggah dokumen persyaratan yang diminta. Mungkin Anda salah satu yang memenuhi kriteria beasiswa luar negeri program S1 ini. Indonesian Leadership Awards (ILA) 2014. Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Madrasah Ditjen Pendidikan Islam menawarkan beasiswa S1 luar negeri tersebut bagi lulusan Madrasah Aliyah (MA)/SMA/sederajat.

Beasiswa ini adalah buah kerjasama Kemenag bersama Lembaga Nan Unggul Indonesia/ Institute for Indonesia’s Future Excellence (IIFE).

Kandidat yang terpilih sebagai pemenang ILA berhak mendapatkan tanggungan biaya hidup serta biaya kuliah selama menjalani studi di universitas luar negeri.

Persyaratan: 1. Sehat jasmani dan rohani. 2. Bebas narkoba. 3. Untuk lulusan tahun 2013: › Nilai rata-rata U.N. Matematika, Fisika, Kimia, Biologi > 8 (Kelompok A1, A2) dan › Nilai rata-rata U.N. Matematika, Geografi, Ekonomi, Sosial > 8 (Kelompok B). Untuk yang akan lulus (2014): › Nilai raport kelas II : Matematika, Fisika, Kimia, Biologi > 8 (Kelompok A1, A2) dan › Nilai raport kelas II : Matematika, Geografi, Ekonomi, Sosial > 8 (Kelompok B).

(Untuk Kelompok A1, A2 dan B lihat bagian Beasiswa dan Program Studi) 4. Umur tidak lebih dari 21 tahun pada tanggal 1 Oktober 2014 (lahir tidak lebih awal dari tanggal 1 Oktober 1993).

5. Untuk peserta yang akan studi lanjut ke luar negeri: memiliki nilai TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS Beasiswa s2 kemenag 2021 Test di lembaga penyelenggara International Test) yang masih berlaku atau sedang memproses nilai TOEFL/IELTS. 6. Memiliki nilai minimal TOEFL IBT 80 atau TOEFL PBT 550 atau IELTS 6,0 7. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan 8. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain.

9. Bersedia mematuhi peraturan dari Kementerian Agama RI dan universitas partner. 10. Bersedia menandatangani Surat Kontrak Beasiswa bagi yang dinyatakan lulus seleksi.

Program A-1 (Fisika): peserta dapat memilih 2 program studi dari pilihan berikut ini: 1. Teknik Sipil, Kyoto University 2. Teknik Mesin dan Aerospace, Tohoku University 3. Program studi sains dan teknologi di universitas Turki (Middle East Technical University, Istanbul University, Ankara University) (peminat harap mengikuti sendiri prosedur pendaftaran dan ujian masuk yang diselenggarakan oleh universitas di Turki) Program A-2 (Biologi) 1. Kimia Material/Molekular, Tohoku University 2.

Biologi Kelautan, Tohoku University 3. Program studi sains dan teknologi di universitas Turki (Middle East Technical University, Istanbul University, Ankara University) (peminat harap mengikuti sendiri prosedur pendaftaran dan ujian masuk yang diselenggarakan oleh universitas di Turki) Program B (Sosial-Ekonomi) 1.

Social Sciences ( International Relations & Peace Studies, Environment & Development, Culture-Society and Media) (Ritsumeikan Asia Pacific University) 2. International Management ( Accounting & Finance, Strategic Management & Organization, Innovation & Economics) (Ritsumeikan Asia Pacific University) Prosedur Pendaftaran: 1. Calon peserta mendownload formulir pendaftaran online di website Kementerian Agama RI (www.kemenag.go.id) atau website Lembaga Nan Unggul Indonesia (www.beasiswaunggul.org) mulai tanggal 18 Februari 2014 s/d 15 Maret 2014.

Cek di sini. 2. Calon Peserta kemudian mengisi Formulir online dengan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

3. Calon peserta membayar biaya seleksi ke rekening Yayasan Nobel Indonesia (No. Rekening 102-00-0539082-5, Bank Mandiri cabang Jakarta Senayan City) melalui Setoran Tunai atau ATM. 4. Calon Peserta mengirim bukti pembayaran melalui beasiswa s2 kemenag 2021 ke alamat: nobel.indonesia@gmail.com dan di cc ke nobel.indonesia@suryainstitute.org atau melalui fax ke nomor fax (021) 5316 2197, selambat-lambatnya 15 Maret 2014 pukul 17.00 WIB.

5. Panitia kemudian akan mengirimkan Kartu Peserta Seleksi ke email peserta selambat-lambatnya tanggal 20 Maret 2014 pukul 16.00 WIB. Seleksi: Proses seleksi akan dilaksanakan tiga tahap: 1. Seleksi Tahap I : Ujian tertulis Program A1 : Matematika, Fisika, Kimia, Bahasa Inggris Program A2 : Matematika, Biologi, Kimia, Bahasa Inggris Program B : Matematika, IPS Terpadu, Bahasa Inggris 2.

Seleksi Tahap Beasiswa s2 kemenag 2021 : Ujian tertulis Bahasa Inggris dan interview dengan Lembaga Nan Unggul dan Kementerian Agama RI.

3. Seleksi Tahap III : Interview/ujian dengan dengan universitas partner Biaya Seleksi 1. Siswa dari Madrasah Aliyah Negeri Bagi 10 siswa terbaik dari setiap Madrasah Aliyah Negeri tidak dikenakan biaya, hanya perlu melampirkan Kartu Pelajar dan surat rekomendasi dari Kepala Madrasah.

Siswa dari Madrasah Aliyah Negeri yang tidak mendapat rekomendasi dari Kepala Sekolah, harus membayar biaya registrasi sebesar Rp 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah) ke rekening Yayasan Nobel Indonesia.

2. Siswa Non Madrasah Aliyah Negeri Peserta dari non Madrasah Aliyah Negeri dikenakan biaya Rp 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah), dibayarkan ke rekening Yayasan Nobel Indonesia, baik melalui ATM atau setoran tunai. Biaya yang telah disetor tersebut, tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun.

No Rekening tujuan: Nama pemilik rekening : Yayasan Nobel Indonesia No. Rekening : 102-00-0539082-5 Bank : Bank Mandiri Cabang : KCP Jakarta Senayan City Lokasi Seleksi Untuk Indonesian Leadership Awards 2014, seleksi direncanakan akan dilaksanakan di beasiswa s2 kemenag 2021 Serpong-Tangerang, Bandung, Kudus, Yogyakarta, Malang, Padang dan Makasar. Lokasi Seleksi akan diumumkan dihalaman web LNI pada tanggal 16 Maret 2014. Pemeriksaan Berkas Bagi yang dinyatakan lulus seleksi tahap I, wajib menyerahkan berkas di bawah ini pada waktu seleksi tahap II (wawancara) untuk diperiksa: 1.

Fotokopi Rapor MA/sederajat yang telah dilegalisir (halaman data pribadi dan nilai). 2. Fotokopi Ijazah MA/sederajat yang telah dilegalisir. Bagi yang lulus tahun 2014 tetapi belum memiliki ijazah, menyerahkan Surat Tanda Kelulusan (SKL) atau Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) asli atau yang telah dilegalisir.

beasiswa s2 kemenag 2021

3. Fotocopy penghargaan (prestasi akademik dan non akademik) 4. Foto copy nilai score bahasa Inggris (International Test: TOEFL/IELTS) yang masih berlaku. Pengumuman Hasil Seleksi Hasil seleksi tahap I akan diumumkan di halaman website LNI pada hari Rabu, 26 Maret 2014.

Seleksi tahap 2 untuk Kelompok B pada 30 Maret 2014 dan Kelompok A 20 April 2014. Informasi lebih lanjut bisa ditanyakan di Telp (021) 5316 3394-98 atau email: nobel.indonesia@gmail.com atau nobel.indonesia@suryainstitute.org. Seleksi beasiswa program S1 Universitas Al-Azhar Mesir 2013/2014 kembali dibuka. Kementerian Agama dan Universitas Al-Azhar Mesir akan melakukan penyeleksian bagi calon mahasiswa.

Buat Anda yang ingin melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar, ini kesempatan yang perlu dicoba. Aspek yang beasiswa s2 kemenag 2021 meliputi kemampuan akademik, hafalan/bacaan Al-Qur’an, dan bahasa Arab.

Nantinya, panitia seleksi akan menyaring para lulusan madrasah aliyah/pondok pesantren yang potensial dan mempunyai bakat dan minat yang kuat dalam pengembangan keilmuan dan penguasaan bahasa Arab. Mereka akan mengikuti studi lanjut di negara-negara Arab atau Timur Tengah.

Persyaratan dan Ketentuan Mengikuti Seleksi 1. Warga Negara RI yang beragama Islam. 2. Mengisi formulir pendaftaran online melalui website : diktis.kemenag.go.id 3. Pas photo berwarna ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar 4.

Melampirkan foto copy ijazah madrasah aliyah/ pondok pesantren yang telah dilegalisir oleh Kementerian Agama setempat dengan ketentuan sebagai berikut ~ Usia ijazah tidak lebih dari 2 (dua) tahun. ~ Bagi yang belum memiliki ijazah (STTB), harus melampirkan surat keterangan lulus dari sekolah dan dilegalisir oleh Kementerian Agama setempat.

5. Semua persyaratan diserahkan langsung ke lokasi pendaftaran dan khusus bagi pendaftar di UIN Jakarta persyaratannya di serahkan ke Subdit Kelembagaan Ditdiktis Kementerian Agama Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4 Lantai 8 Jakarta Pusat 10710. 6. Waktu penyerahan persyaratan tanggal 17 – 20 Juni 2013 7. Bagi peserta yang tidak menyerahkan dan melengkapi persyaratan-persyaratan di atas tidak diperkenankan untuk mengikuti seleksi.

8. Peserta harus mengikuti seleksi sesuai dengan lokasi pilihan pendaftaran yang dipilih. Waktu Pendaftaran dan Tempat Seleksi Pendaftaran beasiswa dilakukan secara online melalui website: diktis.kemenag.go.id, mulai 1 s.d. 15 Juni 2013. Berikutnya, pelaksanaan seleksi yang meliputi seleksi tahap I beasiswa s2 kemenag 2021 dan lisan) yang digelar 29 Juni 2013 mulai pukul 09.00 sampai selesai. Seleksi tahap II (tulis dan lisan) digelar 20 Juli 2013 pada jam yang sama.

beasiswa s2 kemenag 2021

Lokasi Seleksi a. Lokasi seleksi tahap pertama: 1. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Jl. Ir. H. Juanda No.95 Ciputat) 2. UIN Sulthan Syarif Kasim Riau Pekanbaru (Jl.

H. R. Soebrantas No.155 KM 18 Simpang Baru Panam, Pekanbaru) 3. Kantor Kementerian Agama Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (Jl. Nuruddin Ar-Raniry Kopelma Darussalam Banda Aceh) 4. Kantor Kementerian Agama Wilayah Sumatera Barat (Jl. Kuini No.79 B Padang) 5. Kantor Kementerian Agama Wilayah Jambi (Jl. Jend. A. Yani No. 13 Telanaipura Jambi) 6.

beasiswa s2 kemenag 2021

IAIN Raden Fatah Palembang (Jl. Jend. Sudirman KM.31/ 2 Palembang) 7. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Jl. Marsda Adi Sucipto Yogyakarta) 8.

beasiswa s2 kemenag 2021

UIN Maulana Malik Ibrahim (Jl. Gajayana No.50 Malang) 9. UIN Alauddin Makassar (Jl. Sultan Alauddin No, 36, Samara Gowa Sulsel) 10. IAIN Antasari Banjarmasin (Jl. A. Yani Km.4,5 Banjarmasin) b. Lokasi seleksi tahap kedua UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Jl. lr. l-I. Juanda No.95 Ciputat) Materi Ujian 1. Ujian Tulis (menggunakan bahasa Arab) meliputi ; hafalan Al-Qufan, bahasa Arab (memahami teks, tata bahasa dan insya’) dan Pengetahuan Agama Islam. 2. Ujian Lisan (menggunakan bahasa Arab) meliputi : bahasa Arab (percakapan, terjemah dan pemahaman teks) dan hafalan/ bacaan Al-Qur’an minimal 2 juz.

Hasil Seleksi 1. Hasil seleksi tahap pertama akan beasiswa s2 kemenag 2021 tanggal 9 Juli 2013. 2. Peserta seleksi tahap pertama yang dinyatakan lulus akan mengikuti seleksi tahap kedua di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tanggal 20 Juli 2013.

3. Hasil Seleksi tahap kedua akan dimurnkan tanggal 25 Juli 2013. 4. Hasil Seleksi tahap pertama dan kedua akan diumumkan melalui website: diktis.kemenag.go.id Informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor telepon (021) 3812344 ext. 326 atau email : kelembagaandiktis@gmail.com.
Scholarship.kemenag.go.id - Beasiswa Kemenag 2022-2023 - Beasiswa Kamenag yang Ditawarkan Setiap Tahun Pemerintah Indonesia selalu berupaya meningkatkan tingkat pendidikan warga Indonesia.

Hal tersebut terbukti dengan sistem pendidikan yang terus dibenahi dan dikembangkan. Selain itu pemerintah juga banyak sekali program yang dibuat termasuk beasiswa Kamenag atau beasiswa dari Kementerian Agama.

Program beasiswa ini diadakan dan ditawarkan secara rutin setiap tahunnya. Mungkin ada dari Anda yang sedang mengincar beasiswa dari Kamenag untuk menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, di bawah ini sedikit ulasannya.

Setiap tahun memang selalu ada banyak penawaran program beasiswa yang rata-rata bekerjasama dengan pemerintah. Mulai beasiswa dalam negeri, sampai beasiswa luar negeri. Rata-rata tujuan utamanya sama yaitu meningkatkan tingkat pendidikan di Indonesia. Beasiswa Tahunan Kementerian Agama Beasiswa bukan sekadar program yang berupa memberi fasilitas biaya untuk menempuh pendidikan lebih tinggi, tetapi juga bentuk gerakan dalam meningkatkan kesadaran akan pendidikan.

Masih banyak warga Indonesia yang belum sepenuhnya sadar betapa penting pendidikan dan menginjak bangku sekolah. Tidak hanya itu saja, beasiswa juga diberikan ke pada mereka yang telah memiliki gelar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Seperti beasiswa Kamenag yang fokus diperuntukan untuk para dosen berstatus tetap dan tenaga pendidikan perguruan tinggi.

Beasiswa ini memiliki kegiatan utama yaitu melanjutkan jenjang S3 dengan biaya beasiswa penuh dengan durasi 6 semester, serta 2 semester tambahan (perpanjangan). Ada dua macam beasiswa dari Kamenag yang bernama Beasiswa Program 500 Doktor.

Kedua macam beasiswa tersebut adalah: A. Beasiswa Dalam Negeri Program beasiswa S3 dari Kamenag dengan tujuan dalam negeri terdiri dari beasiswa penuh. Dengan durasi waktu kuliah 6 semester dan 2 semester perpanjangan. Biaya yang ditanggung pihak Kamenag berupa biaya-biaya yang sesuai dengan SK Rektor universitas bersangkutan, SPP, dan biaya ujian atau dapat digolongkan sebagai biaya pendidikan. Selain itu yang mendapatkan beasiswa ini juga akan mendapat biaya mahasiswa yang berupa biaya pendaftaran, biaya operasional (biaya hidup), uang buku, juga biaya riset.

Kuota untuk beasiswa dalam negeri dalam beasiswa Kamenag memang lebih banyak dibanding yang ke luar negeri. B. Beasiswa Luar Negeri Program beasiswa S3 dari Kamenag dengan tujuan luar negeri terdiri juga dari beasiswa penuh. Program ini diberi waktu maksimal 4 tahun untuk para peserta beasiswa menyelesaikan pendidikannya. Biaya yang ditanggung dari pihak Kamenag berupa biaya hidup untuk menempuh pendidikan selama 4 tahun, biaya settlement, asuransi, biaya buku, biaya tiket pulang pergi Indonesia dengan negara tujuan, biaya bagi keluarga yang akan dimberikan mulai pada tahun kedua, biaya riset (tidak sepenuhnya), dan biaya untuk bergabung dalam international conference.

Beasiswa Kamenag program S3 luar negeri ini juga menyediakan biaya khusus penguatan dalam akademik dan bahasa asing seperti biaya hidup untuk mengikuti pelatihan (saat masih di Indonesia), biaya ujian IELT dan TOEFL, dan biaya-biaya lainnya dalam masa yang sama.

Syarat dan Ketentuan Mengikuti Seleksi Beasiswa Dari Kementerian Agama Sama seperti program beasiswa pada umumnya, ada sejumlah syarat dan ketentuan yang wajib dipenuhi oleh para peserta. Syarat dan ketentuan beasiswa Kamenag tersebut meliputi: Syarat-Syarat • Peserta merupakan dosen tetap PNS Kamenag.

Para dosen tetap PNS yang memiliki tempat tugas di PTKI Negeri/Swasta dan DPK pada PTKI Swasta berhak mengikuti program beasiswa ini. • Peserta merupakan dosen tetap non-PNS Kamenag. Para dosen tetap non-PNS yang memiliki tempat tugas di PTKI Negeri (minimal telah bekerja 2 tahun) dan Fakultas Agama Islam di PTU berhak mengikuti program beasiswa ini. • Peserta merupakan dosen tetap PNS atau non-PNS Pendidikan Agama Islam di PTU • Dosen tetap yang memiliki perjanjian kerja.

• Tenaga kependidikan di PTKI serta PNS Eselon (Direktorat Pendidikan Islam Kemenag). Ketentuan • Peserta beasiswa Kamenag mempunyai gelar Magister atau S2 dari program studi dengan akreditasi yang disahkan oleh pihak BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi).

Atau juga yang statusnya sudah disetarakan (bagi perguruan-perguruan tinggi di dalam negeri). • Bidang studi yang ingin dipilih dibutuhkan untuk mengembangkan program studi institusi-institusi yang bersangkutan.

• Bersedia untuk menandatangani dan menyetujui kontrak beasiswa. • Usia peserta maksimum 47 tahun, dihitung dari tanggal melakukan pengajuan berkas. • Mendaftarkan diri secara resmi atau registrasi online melalui halaman pendaftaran resmi beasiswa Kamenag yaitu scholarship.kemenag.go.id. Tentu saja ada persyaratan khusus yang ditujukan pada masing-masing jenis program yaitu dalam negeri dan luar negeri. Persyaratan tersebut di antaranya bagi pengajuan beasiswa dalam negeri adalah mengirim surat permohonan mengikuti Program 5000 Doktor ke pada pihak Dirjen Pendidikan Islam (Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam dan menyertai pengantar dari Rektor atau pimpinan perguruan tinggi.

Selain itu juga wajib mengirim data-data pribadi yang terdiri dari beasiswa s2 kemenag 2021 riwayat hidup, SK pertama dan terakhir, salinan KTP, salinan ijazah dan transkip nilai, NIDN atau NIDK, surat rekomendasi, surat keterangan bahwa tidak sedang mendapat bantuan dari Kamenag dan lembaga lainnya, surat keterangan siap mengapdi dan kembali bertugas, serta surat kesediaan untuk dipindah tugaskan. Sementara untuk persyaratan pengajuan beasiswa Kamenag program luar negeri hampir sama dengan dalam negeri.

Tetapi ada beberapa yang wajib diikuti sertakan seperti sertifikat bahasa asing, memenuhi nilai minimal TOEFL dan TOAFL, lampiran rencana penelitian, rekomendasi dari profesor, dan Letter of Acceptance bila ada yang bisa didapatkan jika Anda adalah peserta prioritas.

Apabila ingin mendaftar silahkan akses situs scholarship.kemenag.go.id KOMPAS.com - Kementerian Agama RI kembali memberikan beasiswa pendidikan untuk jenjang S1 dan S2 di tahun 2021.

Setelah sebelumnya Ditjen Bimas Islam memberikan beasiswa melalui program Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) pada pertengahan tahun 2021. Kini bantuan diberikan bagi mahasiswa Hindu yang melanjutkan jenjang pendidikan S1 dan S2 di tahun 2021 melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Hindu. Kepala Seksi Humas Kementerian Agama Khoiron menyebutkan, anggaran yang dialokasikan untuk bantuan ini sebesar Rp 35,3 miliar. Anggaran tersebut diperuntukan bagi 4.310 mahasiswa Hindu dari berbagai daerah yang tersebar di 15 perguruan tinggi beasiswa s2 kemenag 2021 dan PTKH Pemberian beasiswa ini diatur dalam Keputusan Ditjen Bimas Hindu Nomor 167 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Bantuan Pemerintah pada Program Bimas Hindu tahun 2021.

Baca juga: Beasiswa Santri Berprestasi 2021: Kuota, Syarat, hingga Cara Daftarnya Berita Terkait Update Erupsi Gunung Merapi, Hujan Abu, dan Imbauan untuk Masyarakat. Arab Saudi Tambah Kapasitas Umrah Jadi 2 Juta Jemaah Per Bulan Benarkah Kartu Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Akses Tempat Umum? Tambahkan Boraks ke Air Cucian Anda untuk Mendapatkan Manfaat Ini Baliho Politisi di Mana-mana, Masih Efektifkah Hari "Gini"?

Berita Terkait Update Erupsi Gunung Merapi, Hujan Abu, dan Imbauan untuk Masyarakat. Arab Saudi Tambah Kapasitas Umrah Jadi 2 Juta Jemaah Per Bulan Benarkah Kartu Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Akses Tempat Umum?

Tambahkan Boraks ke Air Cucian Anda untuk Mendapatkan Manfaat Ini Baliho Politisi di Mana-mana, Masih Efektifkah Hari "Gini"?
Beasiswa S2 Kemenag 2022-2023 - PMU 500 Doktor Luar Negeri saat ini membuka pendaftaran khusus untuk PTKI dan Alumni Baru S1 PTKI baik itu dari UIN, IAIN, STAIN dan terbuka lulusan baru yang memiliki keinginan kuliah namun tidak memiliki biaya program ini cocok dan bisa diikuti karena apabila lulus dipastikan bisa kuliah di luar negeri secara gratis semua beasiswa full sampai selesai.

Hanya saja untuk bisa mengikuti program ini harus memiliki kemampuan bahasa inggris baik aktif maupun pasif, dan akan melalui tes wawacara serta pemberkasan untuk menguji kelayakan, beasiswa s2 kemenag 2021 yang di buka hingga 5000 terdiri dari program pascasarjana dan doktor.

Meski terbuka secara umum untuk lulusan baru tetapi terbatas pada lulusan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Untuk mahasiswa umum tidak bisa mengikuti program ini, selain dari persyaratan adminstrasi setiap peserta yang berencana mengikuti program ini beasiswa s2 kemenag 2021 mengikuti semua aturan berkaitan dengan protokol kesehatan, dimana beberapa seleksi di mungkinkan melalui daring atau paling tidak memenuhi syarat sehat jasmani dan rohani.

Di masa pendemi ini waktu yang tepat untuk berburu beasiswa karena tingkat kesulitan ekonomi semakin bertambah, keuntungan mengikuti program ini adalah syarat yang diberikan lumayan simpel dan tidak terlalu banyak seperti pada umumnya seleksi beasiswa, jadi tunggu apalagi segera ikuti proses pendaftaran yang dilaksanakan secara daring.

Ada beberapa berkas yang harus dipersiapkan seperti data diri, surat lain yang disesuaikan dengan format setiap peserta bisa mendownload format surat persyaratan melalui website Kemenag kemudian di print serta dilengkapi, ada beberap format surat yang harus melalui persetujuan untuk lebih jelas berikut persyaratan berkas yang harus dipersiapkan : Persyaratan • Curiculum Vitae(CV) • Research Proposal Template Khusus Alumni PTKI • Surat Referensi Dekan/Ka.

Prodi Khusus Dosen • Research Proposal Template Khusus Dosen • Surat Referensi Rektor Khusus dosen dan Alumni PTKI • Surat Pernyataan Kesediaan Mengikuti Pelatihan beasiswa s2 kemenag 2021 Memiliki Ijasah dan Transkrip Nilai • Dokumen pendukung seperti KTP, KK dan lainnya. • Memiliki kemampuan bahasa inggris baik pasif maupun aktif. Setelah berkas yang sudah lengkap setiap calon peserta dapat langsung melakukan pengisian data secara daring sesuai yang tertera pada situs resmi beasiswa PMU Kemenag untuk lebih jelas simak selengkpanya dibawah ini : Beasiswa s2 kemenag 2021 • Proses pendaftaran dilaksanakan secara online melalui situs https://scholarship.kemenag.go.id/registrasi.html • Klik daftar PPSL • Isi email, NIK, Nama, username, password, pilih status.

• Klik daftar. • Selanjutnya akan diarahkan untuk verifikasi ke email terdaftar. • Lakukan login melalui login beasiswa s2 kemenag 2021, masukan username dan password yang sudah dibuat sebelumnya. • Isi biodata lengkap sesuai identitas.

• Upload form sesuai dengan format dapat di donwload melalui https://scholarship.kemenag.go.id/template.html • Selesaikan pendaftaran. • Tunggu verifikasi pendaftaran. • Apabila dinyatakan lulus verifikasi berkas nantinya akan dilanjutkan dengan proses berikutnya. Tunggu apalagi bagi yang berminat segera kunjungi situs resmi dan lakukan pendaftaran mengingat kuota yang dibuka sangat besar sementara yang mendaftar masih sedikit, kesempatan untuk lulus akan terbuka, semoga informasi singkat yang sudah admin berikan bisa bermanfaat, tidak lupa admin doakan semoga bisa lulus beasiswa S2 Kemenag sesuai dengan yang diinginkan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) saat ini tengah menyeleksi calon penerima beasiswa Program Persiapan Studi Lanjut (PPSL) S2 dan S3 Luar Negeri.

Direktur Jenderal Pendidikan Beasiswa s2 kemenag 2021, Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, Program Persiapan Studi Lanjut (PPSL) S2 dan S3 Luar Negeri merupakan upaya Kemenag dalam meningkatkan kualifikasi sumber daya manusia, khususnya dosen, calon dosen, dan tenaga kependidikan di lingkungan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

“Tujuan utama program ini adalah untuk mempersiapkan kualifikasi akademik dan non-akademik peserta agar memiliki kualifikasi mumpuni untuk melanjutkan studi pada Perguruan Tinggi di luar negeri,” ujar Ramdhani di Jakarta, Jumat (3/9/2021). Baca juga: Kemendikbudristek Melepas Delegasi Pertama Penerima Beasiswa IISMA ke Irlandia Dikatakan Ramdhani, program PPSL S2 dan S3 Luar Negeri tahun 2021 untuk alumni PTKI dan dosen di PTKI ini akan dilaksanakan untuk durasi 3 bulan dan dimulai pada bulan Oktober-Desember 2021.

“Program ini merupakan program intensif yang akan berlangsung selama 3 (tiga) bulan secara offline di Universitas Islam Negeri yang akan diumumkan setelah peserta lulus,” imbuh Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini. Direktur Pendidikan Tinggi dan Keagamaan Islam (Diktis) Suyitno, menambahkan melalui program ini, peserta akan dibekali materi penyusunan proposal riset, Kemahiran Berbahasa Inggris (IELTS) dan Bahasa Arab, Tips Meraih Beasiswa, Pengenalan Budaya dan Seluk Beluk Studi Luar Negeri, Sharing dan Info Sessions, Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama.

“Setelah program persiapan, peluang peserta untuk studi lanjut ke luar negeri semakin terbuka lebar,” jelas Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang. Untuk tahun ini, lanjut Suyitno, Kemenag menyediakan kouta sebanyak 250 peserta. Kouta tersebut dengan ketentuan 50 peserta dibiayai dari anggaran Kemenag, dan 200 peserta dibiayai dari anggaran Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).none
KOMPAS.com - Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) kembali dibuka oleh Kementerian Agama ( Kemenag).

Beasiswa yang rutin ditawarkan setiap tahunnya oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama ini diberikan bagi santri yang mempunyai kemampuan akademik, kematangan pribadi, kemampuan penalaran, dan potensi untuk dapat mengikuti program pendidikan tinggi. Baca juga: Beasiswa Santri Berprestasi di 21 Perguruan Tinggi, Cek Daftarnya Melansir dari laman resmi kemenag.go.id, ada tiga jenis beasiswa yang diberikan yakni: • Beasiswa penuh untuk Program Sarjana ( S1) dengan durasi maksimal 48 bulan.

• Beasiswa penuh untuk Pendidikan Profesi dengan durasi maksimal 24 bulan. • Beasiswa penuh untuk Program Magister ( S2) dengan durasi maksimal 24 bulan. Sasaran program beasiswa santri berprestasi • Mahasantri PBSB yang sedang berkuliah pada Perguruan Tinggi Mitra (on going); • Mahasantri PBSB yang sedang studi pendidikan profesi pada Perguruan Tinggi Mitra; dan • Santri yang dinyatakan lulus dalam seleksi calon peserta PBSB Tahun 2021. Cakupan beasiswa 1. Biaya pendidikan meliputi biaya pendaftaran, biaya matrikulasi, biaya UKT (Uang Kuliah Tunggal) atau biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dengan durasi pemberian maksimal 48 bulan (bagi pendaftar Program S1) dan maksimal 24 bulan (bagi pendaftar Program S2), serta biaya pendidikan profesi yang diberikan maksimal 24 bulan.

2.

beasiswa s2 kemenag 2021

Biaya tunjangan meliputi biaya hidup serta biaya tugas akhir. 3. Biaya dukungan. Persyaratan Umum 1. Santri Warga Negara Indonesia.

2. Pelamar merupakan santri dari pesantren yang telah terdaftar di Kementerian Agama, yang dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Statistik Pesantren (NSP) yang terdaftar pada Kementerian Agama.

Bank Muamalat Buka Tiga Lowongan Kerja Lulusan SMA/SMK, D3, dan S1 https://www.kompas.com/edu/read/2021/03/19/150249271/bank-muamalat-buka-tiga-lowongan-kerja-lulusan-sma-smk-d3-dan-s1 https://asset.kompas.com/crops/Dii2YUV5ktndkvwzFOs4UMudkxc=/0x0:780x390/195x98/data/photo/2012/05/02/1216506780x390.jpg

Peluang Beasiswa S2 dan S3 Guru Dosen Kemendikbudristek Info Dosen Update




2022 www.videocon.com