Apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara

apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara

tirto.id - Perkembangan jalur transportasi dan perdagangan internasional di Indonesia mengalami pertumbuhan dari masa ke masa. Sejarah jalur transportasi dan perdagangan di tanah air mengalami perkembangan sejak zaman kerajaan di Nusantara, era kolonial, kemerdekaan, hingga sekarang ini.

Kepulauan Indonesia atau Nusantara terletak di antara dua benua yakni Asia-Australia, dan dua samudera yakni Hindia-Pasifik. Dengan begitu, bisa dikatakan bahwa Indonesia berada di posisi silang antara empat unsur tersebut.

Letak Geografis Indonesia Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudra. Menurut e-modul Geografi yang dipublikasikan oleh Kemendikbud, Indonesia diapit oleh Benua Asia dan Benua Australia.

Jika dilihat dari Benua Asia, Indonesia berada di bagian tenggara benua tersebut. Hal ini yang menyebabkan Indonesia disebut salah satu negara Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN (Association of Southeast Asian Nations). Selain benua, Indonesia juga diapit oleh dua samudra besar, yakni Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Samudra Hindia merupakan samudra besar yang dikelilingi oleh tiga benua besar, termasuk Asia, Australia, dan Afrika.

Bila dilihat dari posisi Indonesia, Samudra Hindia membentang dari selatan Pulau Jawa hingga bagian barat Pulau Sumatera. Sementara Samudra Pasifik berbatasan langsung dengan Sulawesi dan Papua.

Sebagai titik tengah dari persilangan, wilayah Indonesia ternyata memiliki konsekuensi tersendiri. Berdasarkan catatan Kustopo dalam Geografi Paket C: Negeri Subur (2018:30), terungkap bahwa konsekuensi tersebut bisa negatif dan positif.

apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara

Negatifnya, Indonesia musti mengatasi segala ancaman yang bisa saja terjadi di sepanjang jalur transportasi lautnya.

Sedangkan sisi positifnya, Indonesia bisa dengan mudah berinteraksi dengan negara-negara tetangga dalam kancah internasional. Sejalan dengan itu, terdapat sejarah mengenai jalur transportasi Indonesia yang sudah dilalui berbagai bangsa internasional sejak zaman dulu.

Lantas, bagaimana perkembangan jalur tersebut apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara saat ini? Baca juga: • Sejarah Perkembangan Batalyon Kavaleri Militer di Indonesia • Sejarah & Perkembangan Akulturasi Budaya Islam di Indonesia • Modernisasi Transportasi Darat: Sejarah & Dampaknya Apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara Jalur Transportasi Indonesia Sebagai negara maritim, nenek moyang bangsa Indonesia dikenal sebagai pelaut ulung.

Kaum pelaut sangat mengandalkan kapal sebagai alat transportasi untuk melakukan perjalanan laut alias pelayaran. Menurut buku Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia (2019:39-40) karya Nurbidawati, bukti pertama yang menunjukkan orang-orang Indonesia memanfaatkan kapal dalam jalur transportasinya terlihat pada relief di Candi Borobudur.

Di relief candi Buddha yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, itu, tampak gambar yang menggambarkan kehidupan nenek moyang di masa lalu, yakni perahu atau kapal orang Nusantara yang sudah pernah sampai ke Madagaskar, Afrika. Baca juga: • Candi Mendut: Sejarah & Arsitektur Peninggalan Bercorak Buddha • Sejarah Candi Borobudur: Pembangunan Warisan Dunia • Sejarah Candi Plaosan: Wajah Toleransi Beragama Hindu-Buddha Bukan hanya itu, salah satu kapal yang disebut “pinisi” asal Sulawesi Selatan juga menjadi bukti pemanfaatan jalur transportasi laut Indonesia.

Kemudian, perkembangan terjadi ketika bangsa asing datang dan Indonesia mendapat pengetahuan baru terkait teknologi navigasi dan pelayaran.

PT. PAL Indonesia yang bernaung di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) misalnya. Pada masa kolonial Hindia Belanda, perusahaan ini merupakan bengkel reparasi kapal yang didirikan pada 1823 oleh V.D. Capellen dengan nama NV. Nederlandsch Indische Industri.

Setelah itu, dikutip dari website PT PAL, perusahaan berubah nama menjadi Marine Establishment (ME) yang diresmikan oleh Pemerintah Belanda pada 1939. Setelah kemerdekaan tahun 1945, Pemerintah Indonesia menasionalisasi perusahaan ini dan mengubah namanya menjadi Penataran Angkatan Laut (PAL).

Kemudian pada tanggal 15 April 1980, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1980, status perusahaan berubah dari Perusahaan Umum menjadi Perseroan Terbatas. Kini, PT PAL Indonesia (Persero) memproduksi berbagai kapal unggulan untuk kepentingan negara demi memperlancar perdagangan domestik serta internasional.

Baca juga: • Sejarah Asal-Usul Terbentuknya Kepulauan Nusantara atau Indonesia • Mengenal Letak Geografis Indonesia dan Pengaruhnya pada Musim • Tugas TNI: Sejarah, Peran, & Fungsinya sebagai Alat Pertahanan RI Perkembangan Perdagangan Internasional di Indonesia Letak Indonesia yang berada di posisi silang membuat kawasan Nusantara dilalui oleh para pelaut dari berbagai negeri, baik untuk berdagang atau sekadar transit. Kegiatan perdagangan di Indonesia disokong oleh fasilitas transportasi laut yang sudah disiapkan oleh negara.

Namun, konsekuensi bagi para pelaut asing yang ingin datang nantinya, harus meminta izin terlebih dahulu. Baik perdagangan domestik maupun internasional, kini Indonesia sudah menyiapkan program tol laut yang menyediakan harga lebih murah.

Tentu, ini akan memberikan keefektifan yang lebih dan bisa menurunkan biaya jalan. Dengan begitu, bukan hanya pedagang dari pulau ke pulau Indonesia lainnya saja yang akan diuntungkan, namun juga pedagang asing yang menjual dagangannya di jalur perairan Indonesia.

Kerajaan Sriwijaya merupakan salah satu kerajaan tertua di nusantara yang mengalami perkembangan cukup pesat. Pada era kejayaannya, perdagangan sangat maju dan menjadi salah satu sumber perekonomian utamanya. Perdagangan di Kerajaan Sriwijaya mengalami kemajuan yang pesat terutama karena terletak di wilayah yang strategis. Pada abad ke-7-11, Kerajaan Sriwijaya menjadi pusat perdagangan di nusantara karena letaknya berada di lintasan pelayaran dan perdagangan antara Asia selatan dan Asia Timur.

Pemerintahan kerajaan ini berpusat di wilayah Palembang, tepatnya di tepi Sungai Musi. Bukan hanya itu, kerajaan Sriwijaya juga menguasai dua perairan penting, yani Selat Sunda dan Selat Malaka. Pada masa pemerintahan Dapunta Hyang Srijayanagara, Kerajaan Sriwijaya memperluas wilayahnya ke berbagai daerah. Adapun daerah yang berhasil dikuasai yaitu Tulang-Bawang, Kedah, Pulau Bangka, dan lain-lain.

Hal ini secara tidak langsung menyebabkan kerajaan Sriwijaya mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam hal perdagangan. Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa perdagangan di Kerajaan Sriwijaya mengalami kemajuan yang pesat terutama karena letaknya strategis, runtuhnya kerajaan Funan, dan perkembangan politik di masa pemerintahan Dapunta Hyang Srijayanagara. Adapun kerajaan ini mengalami keruntuhan pada abad ke-13.
Karena jika melewati jalur perairan kebanyakan dari pedagang bisa singgah di pelabuhan sehingga bisa memperkenalkan dagangan mereka.

Jalur perairan juga dinilai lebih cepat dan dapat mengangkut lebih banyak muatan. Sedangkan lewat jalur darat akan memakan waktu yang lama dan tidak bisa mengangkut banyak muatan.

Contents • 1 Apa sebabnya jalur darat berubah menjadi jalur laut? • 2 Apa alasan jalur perdagangan beralih ke jalur perairan? • 3 Kenapa jalur laut lebih efisien? • 4 Mengapa jalur perdagangan laut memberikan keuntungan bagi bangsa Indonesia? • 5 Apa yang menyebabkan jalur perdagangan menjadi ramai di Nusantara?

• 6 Mengapa Jalur Sutera dialihkan ke jalur laut terdekat dari India ke Cina melalui Selat Malaka? • 7 Mengapa para pedagang memilih jalur perairan atau laut untuk menyebarkan agama Islam? • 8 Apa dampak perkembangan Jalur Sutera? • 9 Mengapa jalur laut dalam transportasi dan perdagangan sangat efisien? • 10 Mengapa jalur transportasi jalur laut lebih efisien dalam transportasi dan perdagangan? • 11 Apa kaitannya dengan kegiatan perdagangan laut yang melewati wilayah perairan Indonesia?

• 12 Apa keuntungan yang diperoleh masyarakat di Indonesia dari perdagangan laut antara India dan China yang melewati wilayah perairan kepulauan Indonesia?

apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara

• 13 Apa peranan Jalur Sutera Bagi Nusantara? • 14 Apa saja keuntungan Indonesia yang berada di Selat Malaka? Apa sebabnya jalur darat berubah menjadi jalur laut? Kondisi alam di daratan pada saat itu yang masih berat dan tidak aman mendorong para pedagang dari Asia Barat dan India menuju China mengalihkan jalur perdagangan melalui lautan dengan menyusuri garis pantai.

Apa alasan jalur perdagangan beralih ke jalur perairan? Karena dengan jalur laut, kapasitas angkut barang dagangan lebih banyak jumlahnya sehingga lebih menguntungkan dari segi waktu, modal, dan tenaga (lebih praktis dibandingkan dengan jalur darat). Kenapa jalur laut lebih efisien? kapal laut (ilustrasi). Dengan kapal laut, volume barang yang diangkut lebih besar serta mampu melintasi pulau, negara bahkan benua.

apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara

” Efisiensi juga tercermin dari penggunaan bahan bakar minyak (BBM),” ujar dia. Mengapa jalur perdagangan laut memberikan keuntungan bagi bangsa Indonesia? Keuntungan yang diperoleh masyarakat di Indonesia dari perdagangan laut adalah dijadikannya Indonesia sebagai wilayah transit yang menyebabkan terjalinnya hubungan antara warga Indonesia dengan pedagang dari India dan China. Apa yang menyebabkan jalur perdagangan menjadi ramai di Nusantara?

Karena Indonesia terdapat di garis X garis yg strategis. Di apit dua samudra dan benua, pusat transportasi dunia, banyak bangsa asing yg menyebrang melewati Indonesua.

Di indonesia juga banyak hasil alam yg dapat di apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara belikan. Mengapa Jalur Sutera dialihkan ke jalur laut terdekat dari India ke Cina melalui Selat Malaka? Hubungan dagang antara India dan Cina semula dilakukan melalui jalur darat yg dikenal sebagai jalur sutera. akan tetapi sejak awal abad masehi jalur itu dialihkan melalui laut karena situasi jalan darat di Asia Tengah sudah tidak aman.

Jalan laut yg terdekat dari India ke Cina, yaitu melalui Selat Malaka. Mengapa para pedagang memilih jalur perairan atau laut untuk menyebarkan agama Islam? Dikarenakan jalur laut adalah salah satu cara yang dapat dilakukan saat itu untuk mengarungi setiap wilayah dan mencakup wilayah yang lebih luas.

dikarenakan banyaknya negara kepulauan sehingga jalur laut adalah satu-satunya cara untuk menempuhnya. Apa dampak perkembangan Jalur Sutera? Dampak pertama adalha munculnya pusat ekonomi di daerah-daerah yang dilewati oleh jalur tersebut.

Seiring perkembangan zaman, pusat-pusat ekonomi tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi baik di wilayahnya maupun negaranya masing-masing yang kemudian akan berperan dalam kondisi ekonomi global. You might be interested: Tanya pembaca: Rumput Laut Termasuk Alga Apa? Mengapa jalur laut dalam transportasi dan perdagangan sangat efisien?

kapal laut (ilustrasi). Dengan kapal laut, volume barang yang diangkut lebih besar serta mampu melintasi pulau, negara bahkan benua. ” Efisiensi juga tercermin dari penggunaan bahan bakar minyak (BBM),” ujar dia. Mengapa jalur transportasi jalur laut lebih efisien dalam transportasi dan perdagangan? lebih lanjut,Alfred mengklaim transportasi laut lebih efisien dibandingkan jalur darat dan udara.ia mengambil contoh pengiriman kargo/barang melalui kapal laut,volume barang yang diangkut lebih besar sehingga mampu melintasi pulau,negara ataupun benua.

Apa kaitannya dengan kegiatan perdagangan laut yang melewati wilayah perairan Indonesia? Jawaban: Kaitannya adalah dengan dapat menambah devisa negara,karena setiap kapal atau pedagang dari negara lain yg melewati laut indonesia harus membayar pajak negara dan Indonesia akan rugi karena hewan laut di lautan indonesia diambil oleh negara lain. Apa keuntungan yang diperoleh masyarakat di Indonesia dari perdagangan laut antara India dan China yang melewati wilayah perairan kepulauan Indonesia?

keuntungannya karena banyak para pedagang yang singgah sementara waktu untuk memenuhi kebutuhan selama pelayaran, maka dapat meningkatkan devisa, bea cukai, serta pertumbuhan ekonomi. Apa peranan Jalur Sutera Bagi Nusantara? Jalur ini menjadi tonggak awal bertemunya peradaban-peradaban maju yang hidup zaman tersebut. Sehingga keberadaan Jalur Sutera memiliki kejayaan pada masanya.

Jalur Sutera tak hanya dikenal sebagai jalur perdagangan, melainkan juga dalam pertukaran budaya, agama, dan ilmu pengetahuan.

Apa saja keuntungan Indonesia yang berada di Selat Malaka? Keuntungan indonesia yang letaknya berdekatan dengan selat malaka diantaranya adalah indonesia berada pada jalur perdagangan indonesia. Dimana pada zaman penjajahan dulu banyak pedagang dari arab yang singgah ke indonesia.

Hal tersebut dipercaya sebagai awal mula masuknya agam islam ke indonesia. Secara sederhana, semua makhluk yang hidup di dalam laut dapat disebut sebagai biota laut. Apa yang dimaksud dengan biota laut? Contents1 Apa arti istilah biota laut?2 Apa itu biota laut brainly?3 Apa kata arti biota?4 Apa saja yang termasuk biota laut berdasarkan sifatnya?5 Apa saja yg termasuk biota laut?6 Apakah plankton termasuk biota laut?7 Apa […] Beberapa ikan yang tinggi merkuri termasuk hiu, ikan todak, marlin, king mackerel, tilefish, tuna.

Pastikan untuk memilih berbagai ikan yang lebih rendah merkuri, seperti salmon, nila, udang, ikan cod, ikan lele, dan ikan patin. Contents1 Ikan apa saja yang mengandung merkuri?2 Ikan apa saja yang tidak mengandung merkuri?3 Ikan belanak apakah mengandung merkuri?4 Apakah ikan […] KOMPAS.com - Aktivitas perdagangan dan pelayaran sudah ada sejak abad pertama masehi. Pada abad ke-2, Indonesia sudah menjalin hubungan dengan India sehingga agama Hindu masuk dan berkembang.

Bagaimana posisi Indonesia dan jaringan Nusantara terbentuk, berikut faktaya: Jaringan perdagangan dan posisi Indonesia Diambil dari buku The Silk Roads: Highways of Culture and Commerce (2000) karya Vadime Elisseeff, sejak abad ke-5 Indonesia sudah dilintasi jalur perdagangan laut antara India dan China.

Jalur perniagaan dan pelayaran yang melalui laut, dimulai dari China menuju Kalkuta, India. Di mana jalur tersebut melalui Laut China Selatan kemudian Selat Malaka. Setelah sampai India, kemudian berlanjut ke Teluk Persia melalui Suriah. Baca juga: Perdagangan Internasional: Pengertian dan Manfaatnya Jalur perdagangan berlanjut ke Laut Tengah melalui Laut Merah sampai ke Mesir menuju Laut Tengah.

apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara

Indonesia, melalui Selat Malaka terlibat perdagangan dalam hal rempah-rempah. Posisi Indonesia cukup strategis dan memiliki sumber daya alam yang berlimpah. Sehingga Indonesia menjadi salah satu pusat perdagangan yang penting pada jalur perdagangan Timur Tengah dan semenanjung Arab dengan Selat Malaka. Kepentingan ekonomi Pusat-pusat integrasi Nusantara berawal dari penguasaan laut.

Sehingga terjadi beberapa hal, yaitu:
Pola Perdagangan dan pelayaran Antar Pulau di Indonesia. Jaringan perdagangan dan pelayaran antar pulau di Indonesia telah dimulai sejak abad pertama Masehi. Bahkan pada abad ke-2, Indonesia telah menjalin hubungan dengan India sehingga agama Hindu masuk dan berkembang.

Sejak abad ke-5, Indonesia telah menjadi kawasan tengah yang dilintasi jalur perdagangan laut antara India dan Cina. Jalur perdagangan tersebut yang dikenal dengan nama Jalur Sutra Laut (Jalan Sutera lama/kuno via darat). Jalur perniagaan dan pelayaran tersebut melalui laut, yang dimulai dari Cina melalui Laut Cina Selatan kemudian Selat Malaka, Calicut: sekarang Kalkuta (India), lalu apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara Teluk Persia melalui Syam (Syuria) sampai ke Laut Tengah atau melalui Laut Merah sampai ke Mesir lalu menuju Laut Tengah.

Indonesia, melaui selat Malaka, terlibat dalam perdagangan dengan modal utama rempah-rempah (komoditas utama), seperti lada dari Sumatera, cengkeh dan pala dari Indonesia Timur, dan jenis kayu-kayuan dari Nusa Tenggara. Posisi Indonesia yang strategis dan hasil sumber daya alam yang berlimpah menyebabkan Indonesia mampu menjadi salah satu pusat perdagangan yang penting di jalur dagang antara Asia Timur – Asia Barat (Timur Tengah dan semenanjung Arab), dengan Selat Malaka yang menjadi pusat-pusat dagang atau pelabuhan-pelabuhan dagangnya.

Sekitar abad ke-7 hingga abad ke-14, ada dua kerajaan besar yang telah mampu menguasai perairan atau perniagaan di Nusantara, yakni Kerajaan Sriwijaya (Sumatera) dan Kerajaan Majapahit (Jawa). Keberhasilan ini karena kemampuan kedua kerajaan tersebut mendominasi bahkan memonopoli jaringan perdagangan di Selat Malaka. Perlu diketahui, bahwa Selat Malaka mempunyai posisi strategis baik secara geografis, iklim/cuaca, maupun secara politis dan ekonomi. Itu sebabnya Selat Malaka merupakan “kunci” penting.

Dengan demikian, perdagangan dan pelayaran di Nusantara bahkan jaringan dagang internasional Asia di dominasi oleh dua Kerajaan bercorak Hindu-Budha tersebut dalam periode yang berbeda.

Sekitar abad ke-15 (setelah Majapahit runtuh), telah muncul kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam di Nusantara, dan yang juga akan melanjutkan tradisi perdagangan dan pelayaran di Nusantara. Walaupun Majapahit runtuh, namun pelabuhan-pelabuhan Tuban dan Gresik (di pesisir utara Jawa) tetap berperan sebagai bandar transito dan distribusi penting, yaitu sebagai gudang sekaligus penyalur rempah-rempah asal Indonesia Timur (Maluku).

Bahkan, Tuban berkembang menjadi bandar terbesar di Pulau Jawa.

apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara

Perkembangan perdagangan dan pelayaran di perairan Jawa tersebut memacu munculnya pelabuhan-pelabuhan baru seperti pelabuhan Banten, Jepara dan Surabaya. Pada abad ke-15 sampai awal abad ke-16, jalur perdagangan di asia Tenggara diwarnai oleh dua jalur besar, yaitu jalur Cina-Malaka dan jalur Maluku-Malaka.

Jalur perdagangan antara Maluku-Malaka mendorong terjadinya perdagangan dan pelayaran antar pulau di Indonesia. Jalur Maluku-Malaka ramai karena banyaknya para pedagang yang hilir-mudik. Orang-orang Jawa misalnya, ke Maluku membawa beras dan bahan makanan yang lain untuk ditukarkan dengan rempah-rempah.

apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara

Mereka ke Malaka, dengan ditambah beras, membawa rempah-rempah dari Maluku, dan sebaliknya dari arah Malaka membawa barang-barang dagangan yang berasal dari luar (pedagang-pedagang Asia).

Berkat komoditas “beras” dan letak strategis antara Maluku dan Malaka, Jawa menjadi kekuatan yang diperhitungkan di dalam perdagangan dan pelayaran di Nusantara. Terutama setelah Malaka jatuh ke tangan Portugis pada tahun 1511, Jawa yang kemudian akan memainkan peranan penting dalam perdagangan dan pelayaran di Nusantara. Terutama keberadaan pelabuhan atau bandar dagang Banten, yang akan mengambil peran penting di dalam perdagangan di Jawa dan Nusantara. Pusat-Pusat Perdagangan serta Jalur Pelayaran Sebelum Jatuhnya Malaka.

Sebelum bangsa Barat masuk ke Indonesia, bangsa Indonesia telah menguasai perdagangan dan pelayaran Nusantara. Perdagangan dan pelayaran saat itu bersifat antar pulau, yakni antara Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan pulau-pulau di bagian timur, terutama Maluku.

apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara

Perdagangan dan pelayaran yang berkembang sebelum masuknya bangsa Barat ke Asia Tenggara maupun ke Indonesia itu telah membentuk pusat-pusat kekuasaan. Disamping Malaka sebagai pusat perdagangan dan juga pusat kekuasaan, maka terbentuk pula pusat-pusat kekuasaan lain seperti Demak, Jepara, Tuban, Gresik, Banten, Ternate, dan Tidore, yang juga merupakan pusat-pusat kekuasaan yang bercorak Islam di Nusantara.

Di Indonesia Timur, pelabuhan penting adalah Ternate dan Tidore. Barang dagangan yang dihasilkan adalah cengkih, sedangkan kayu cendana diperoleh dari pulau-pulau sekitarnya. Di bagian Barat Indonesia, bandar-bandar yang penting seperti Pasai/Aceh, Pedir, Jambi, Palembang, Barus, Banten, dan Sunda Kelapa. Pelabuhan-pelabuhan tersebut kebanyakan mengekspor lada. Pelabuhan-pelabuhan di pantai Barat Sumatera juga menghasilkan barang dagangan lain seperti kapur barus, kemenyan, sutera, madu, dan damar.

Pusat-Pusat Perdagangan serta Jalur Pelayaran Setelah Jatuhnya Malaka. Setelah Malaka jatuh ke tangan Portugis (1511), pedagang-pedagang Islam memindahkan kegiatannya ke pelabuhan-pelabuhan lain.

Dengan jalan demikian, mereka tetap dapat melanjutkan usaha perdagangannya secara aman. Sehingga, penyaluran komoditas ekspor (rempah-rempah) dari daerah Indonesia ke daerah Laut Merah tatap dapat dikuasai. Pusat-pusat perdagangan dan kekuasaan yang sebelum Malaka jatuh sudah ada kemudian menjadi berkembang pesat.

Pusat-pusat perdagangan dan kekuasaan yang berkembang pesat setelah jatuhnya Malaka ke tangan Portugis tahun 1511 antara apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara, Aceh, Banten, Demak, Tuban, Gresik, Makasar, Ternate dan Tidore.

Pedagang-pedagang Islam yang konflik dengan pedagang-pedagang Portugis menyingkir ke Aceh, Banten, dan Makasar. Mereka tetap melakukan perdagangan dan pelayaran dengan pedagang-pedagang luar.

Karena jalur melalui Selat Malaka sudah dikuasai Portugis, maka mereka membuka jalur perdagangan baru melalui sepanjang Pantai Barat Sumatera. Pedagang-pedagang Islam berangkat dari bandar Banten lalu masuk selat Sunda terus berlayar ke luar melalui pantai barat Sumatera.

Sebaliknya, Banten juga didatangi pedagang-pedagang dari luar seperti Gujarat, Persia, Cina, Turki, Myanmar Selatan, dan Keling.

Kapal-kapal yang berasal dari Banten ataupun ke Banten banyak juga yang singgah ke Aceh. Sementara itu, pedagang-pedagang Islam dari Malaka juga banyak yang mengalihkan kegiatannya ke Aceh sebagai akibat jatuhnya Malaka ke tangan Portugis.

Sehingga Aceh juga berkembang menjadi pusat perdagangan dan pusat kekuasaan Islam. Sedangkan di bagian Timur, ada dua pusat perdagangan dan kekuasaan Islam yang penting, yakni Ternate dan Tidore. Oleh: Ambrosius Oky Sumantri Sejarawan Pendidik (Guru Sejarah) Mengajar di sebuah sekolah Swasta Kawasan BSD, Tangerang Selatan Bingung… Kok bisa sih Jawa jadi pelabuhan yang terkenal? Padahal para pedagang harus berlayar lebih jauh ke selatan untuk mencapai Jawa. Apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara Kalimantan misalnya yang lebih dekat dengan Sumatra dan juga dilewati jalur perdagangan tidak menjadi pelabuhan yang penting?

Maluku yang lebih jauh lagi juga jadi pelabuhan yang penting. Kenapa tidak Sulawesi atau Papua? Balas kalau mau saya jelaskan, temui saya. media ini belum cukup untuk dapat memberi penjelasan. Lebih tepatnya, perlu merangkai kata-kata yang tepat untuk dapat memberikan penjelasan yang mudah dimengerti.hehee… tetapi secara singkat, ada 3 alasan: pertama, karena faktor Kesejarahan kedua, karena faktor Geografis ketiga, karena faktor Alam (iklim dan cuaca) begitu … Balas Tulisan Terakhir • “PERKEMBANGAN KEKUASAAN BARAT di INDONESIA PASCA VOC” – resume • POLITIK ETIS (Pol.

Etika/Pol. Asosiasi) – 1901 • Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels: 1808 – 1811 _ (bagian Pertama) • Menguak Identitas Bangsa _ Tinjauan Historis Pembentukan Konsep Identitas Bangsa dan Konsep Penjajahan (kolonialisme) – edisi 1 • Nasionalisme? • “Akar” Budaya Barat dan Kapitalisme • Perdagangan di Nusantara – Masa Pengaruh ISLAM • “Agama” – Keunikan Hasil Kebudayaan • Celotehan bermakna • Sejarah: “Sebuah Momok” • INTEGRASI MAJAPAHIT dibawah “Sumpah Palapa” • Apa KEBUDAYAAN itu?

• Internalisasi PANCASILA – Pluralisme Agama dalam “Ketuhanan Yang Maha Esa” • Romo MANGUNWIJAYA: Arsitek Humanis • RENE DESCARTES
Contents • 1 Mengapa perdagangan lewat jalur perairan atau laut lebih populer dibandingkan lewat jalur darat? • 2 Apa alasan jalur perdagangan beralih ke jalur perairan?

• 3 Apa sebabnya jalur darat berubah menjadi jalur laut? • 4 Kenapa jalur laut lebih efisien? • 5 Mengapa jalur perdagangan laut memberikan keuntungan bagi bangsa Indonesia? • 6 Apa dampak perkembangan Jalur Sutera?

apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara

• 7 Apa yang menyebabkan jalur perdagangan menjadi ramai di Nusantara? • 8 Mengapa Jalur Sutera dialihkan ke jalur laut terdekat dari India ke Cina melalui Selat Malaka? • 9 Apa yang dimaksud dengan jalur perdagangan dunia? • 10 Apa kaitannya dengan kegiatan perdagangan laut yang melewati wilayah perairan Indonesia? • 11 Kenapa transportasi laut lebih menguntungkan? • 12 Mengapa biaya transportasi laut lebih murah? Mengapa perdagangan lewat jalur perairan atau laut lebih populer dibandingkan lewat jalur darat?

Karena jika melewati jalur perairan kebanyakan dari pedagang bisa singgah di pelabuhan sehingga bisa memperkenalkan dagangan mereka. Jalur perairan juga dinilai lebih cepat dan dapat mengangkut lebih banyak muatan. Sedangkan lewat jalur darat akan memakan waktu yang lama dan tidak bisa mengangkut banyak muatan. Apa alasan jalur perdagangan beralih ke jalur perairan? Karena dengan jalur laut, kapasitas angkut barang dagangan lebih banyak jumlahnya sehingga lebih menguntungkan dari segi waktu, modal, dan tenaga (lebih praktis dibandingkan dengan jalur darat).

You might be interested: Tanya pembaca: Laut Dangkal Yang Membatasi Pulau Jawa Dan Kalimantan? Kenapa jalur laut lebih efisien? kapal laut (ilustrasi). Dengan kapal laut, volume barang yang diangkut lebih besar serta mampu melintasi pulau, negara bahkan benua. ” Efisiensi juga tercermin dari penggunaan bahan bakar minyak (BBM),” ujar dia. Mengapa jalur perdagangan laut memberikan keuntungan bagi bangsa Indonesia?

Keuntungan yang diperoleh masyarakat di Indonesia dari perdagangan laut adalah dijadikannya Indonesia sebagai wilayah transit yang menyebabkan terjalinnya hubungan antara warga Indonesia dengan pedagang dari India dan China.

Apa dampak perkembangan Jalur Sutera? Dampak pertama adalha munculnya pusat ekonomi di daerah-daerah yang dilewati oleh jalur tersebut. Seiring perkembangan zaman, pusat-pusat ekonomi tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi baik di wilayahnya maupun negaranya masing-masing yang kemudian akan berperan dalam kondisi ekonomi global. Apa yang menyebabkan jalur perdagangan menjadi ramai di Nusantara? Karena Indonesia terdapat di garis X garis yg strategis. Di apit dua samudra dan benua, pusat transportasi dunia, banyak bangsa asing yg menyebrang melewati Indonesua.

Di indonesia juga banyak hasil alam yg dapat di perjual belikan. Mengapa Jalur Sutera dialihkan ke jalur laut terdekat dari India ke Cina melalui Selat Malaka? Hubungan dagang antara India dan Cina semula dilakukan melalui jalur darat yg dikenal sebagai jalur sutera. akan tetapi apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara awal abad masehi jalur itu dialihkan melalui laut karena situasi jalan darat di Asia Tengah sudah tidak aman.

Jalan laut yg terdekat dari India ke Cina, yaitu melalui Selat Malaka. Apa yang dimaksud dengan jalur perdagangan dunia? Jalur perdagangan adalah jaringan perdagangan sumber daya sebagai rangkaian jalur dan perhentian yang digunakan untuk angkutan kargo komersial.

Dalam zaman modern, kegiatan komersial bergeser dari rute perdagangan utama Dunia Lama ke rute baru antara negara-negara yang modern. You might be interested: Tanya pembaca: Monster Laut Terbesar Yang Pernah Ada? Apa kaitannya dengan kegiatan perdagangan laut yang melewati wilayah perairan Indonesia?

Jawaban: Kaitannya adalah dengan dapat menambah devisa negara,karena setiap kapal atau pedagang dari negara lain yg melewati laut indonesia harus membayar pajak negara dan Indonesia akan rugi karena hewan laut di lautan indonesia diambil oleh negara lain.

Kenapa transportasi laut lebih menguntungkan? Jawaban: karna transportasi laut menghubungkan dari suatu negara ke negara lain dan suatu pulau ke pulau lain lebih mudah untuk mengekspor dan mengimpor suatu barang. Mengapa biaya transportasi laut lebih murah? Sebab, laut tidak memerlukan pembangunan infrastruktur layaknya membuat jalur rel kereta api ataupun landasan udara.

Secara sederhana, semua makhluk yang hidup di dalam laut dapat disebut sebagai biota laut. Apa apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara dimaksud dengan biota laut?

Contents1 Apa arti istilah biota laut?2 Apa itu biota laut brainly?3 Apa kata arti biota?4 Apa saja yang termasuk biota laut berdasarkan sifatnya?5 Apa saja yg termasuk biota laut?6 Apakah plankton termasuk biota laut?7 Apa […] Beberapa ikan yang tinggi merkuri termasuk hiu, ikan todak, marlin, king mackerel, tilefish, tuna.

Pastikan untuk memilih berbagai ikan yang lebih rendah merkuri, seperti salmon, nila, udang, ikan cod, ikan lele, dan ikan patin. Contents1 Ikan apa saja yang mengandung merkuri?2 Ikan apa saja yang tidak mengandung merkuri?3 Ikan belanak apakah mengandung merkuri?4 Apakah ikan […]tirto.id - Masyarakat luar negeri merupakan salah satu jenis salah satu pelaku ekonomi. Masyarakat luar negeri melakukan perdagangan karena tidak semua negara bisa mencukupi seluruh kebutuhan dalam negeri sendiri.

Karena bergantung, satu negara dengan negara lain melakukan perdagangan internasional dalam berbagai bentuk seperti ekspor-impor, barter, konsinyasi, package deal, sampai border brossing.

Dalam kajian ilmu ekonomi, definisi perdagangan internasional adalah kegiatan transaksi jual-beli barang dan jasa antarnegara. Perdagangan internasional juga bisa diartikan sebagai perdagangan yang dilakukan penduduk suatu negara dengan warga negara lain atas dasar kesepakatan bersama.

apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara

Perdagangan antar-negara itu bisa terjadi antarindividu, antarperusahaan, serta antara satu pemerintah dengan pemerintah negara lainnya. Pemerintah satu negara dengan perusahaan dari negara lain juga bisa terlibat sebagai pihak yang saling berinteraksi dalam perdagangan internasional.

Perdagangan internasional tidak hanya berguna untuk memenuhi kebutuhan masing-masing negara. Mengutip buku ajar Kebijakan Ekonomi Internasional karya Emmy Lilimantik (2015:8), aktivitas perdagangan internasional bermanfaat pula untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi suatu negara. Sementara itu, merujuk Modul Pembelaran SMA: Ekonomi Kelas XI(2020:9) terbitan Kemdikbud, banyak negara sekarang ini menjadikan transaksi dalam perdagangan internasional sebagai salah satu faktor penting untuk meningkatkan Gross Domestic Product atau Produk Domestik Bruto (GDP/PDB).

Dengan adanya perdagangan internasional, setiap negara pun berkesempatan memperoleh profit dari spesialisasi produksi barang/jasa, memperluas pasarnya, hingga menerima transfer teknologi.

Faktor Penyebab Perdagangan Internasional Perdagangan internasional muncul karena berbagai sebab. Beberapa faktor penyebab tersebut bisa berbeda di satu negara dengan negara lai. Menukil penjelasan dalam Modul Ekonomi Kelas XI (Kemdikbud, 2020), kegiatan perdagangan internasional dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor penyebab sebagai berikut ini 1.

Kebutuhan negara dan masyarakat. Pada intinya, sebuah negara tidak mampu untuk menyediakan semua kebutuhan negara dan masyarakatnya. Oleh sebab itu, perdagangan internasional diperlukan dalam pemenuhan barang atau jasa yang dibutuhkan.

apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara

2. Perbedaan sumber daya alam (SDA).

apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara

Setiap negara memiliki SDA berlainan karena mempunyai perbedaan letak geografis. Adanya kekurangan dan kelebihan SDA ini membuat antarnegara melakukan perdagangan. 3. Kebutuhan sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Bukan hanya barang yang diperdagangkan dalam kegiatan ekonomi internasional. Jasa dari SDM yang berkualitas turut bersaing di kancah perdagangan internasional. Mereka bekerja di luar negeri sebagai ekspatriat. 4. Kebutuhan meningkatkan pendapatan negara.

Pendapatan negara dapat ditingkatkan melalui perdagangan internasional. Setiap transaksi ekspor-impor, sebagai contoh, mempunyai konsekuensi terhadap kewajiban pajak yang harus disetor kepada negara. 5. Kebutuhan untuk perluasan target pasar. Sebagian produsen melakukan ekspansi penjualan ke negara lain. Penumpukan produksi barang di dalam negeri dapat dialihkan ke perluasan pasar di luar negeri untuk meningkatkan pendapatan. 6.

apa saja yang menyebabkan munculnya jalur perdagangan di nusantara

Perbedaan iklim. Iklim yang berbeda di berbagai negara dapat memengaruhi terjadinya perdagangan internasional. Beda iklim akan berimbas pada jenis kekayaan SDA maupun kebutuhan masyarakat yang berlainan.

Karena itu, berbagai negara saling membutuhkan. 7. Perbedaan selera. Selera warga di berbagai negara selalu berlainan. Misalnya, ada negara yang tingkat konsumsi dagingnya tinggi. Peluang ini ditangkap oleh negara lain yang surplus produksi daging untuk mengekspornya ke negara tersebut. 8. Kemudian transportasi antarnegara. Kemudahan akses transportasi antarnegara turut memengaruhi perdagangan internasional. Semakin mudah akses transportasi, maka peluang terjadinya ekspor-impor semakin besar.

Waktu tempuh distribusi pun dapat dipangkas lebih cepat dalam mempermudah perdagangan. 9. Kebutuhan terhadap dukungan luar negeri. Perdagangan internasional dapat dipakai sebagai salah satu cara memperluas kesempatan berpartisipasi di dunia global. Semakin banyak memiliki mitra dagang maka dukungan dari negara-negara lain ke suatu negara menjadi lebih besar.

Ada imbal-balik yang akan diterima pada negara-negara yang melakukan perdagangan.

GEOGRAFI XI - Jalur Transportasi Laut Indonesia dan Sejarah Perdagangan Laut Indonesia




2022 www.videocon.com