Taaruf artinya

taaruf artinya taaruf artinya

Liputan6.com, Jakarta Arti taaruf adalah kegiatan berkunjung ke rumah seseorang untuk berkenalan dengan penghuninya yang bertujuan untuk mencari jodoh sesuai syari’at islam. Secara umum, arti taaruf dilakukan dengan pengenalan antara keluarga pria dan keluarga wanita dengan tujuan untuk menyatukan keduanya ke jenjang yang lebih serius atau jenjang pernikahan.

Dalam Islam, istilah taaruf berasal dari kata ta'arafa-yata'arafu yang berarti saling mengenal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa arti taaruf merupakan sebuah proses perkenalan atau pengenalan antara dua keluarga yang memiliki niat dan maksud tertentu untuk menuju jenjang pernikahan dan sangat dianjurkan.

Tujuan taaruf sendirian adalah terhindar dari yang namanya perbuatan zina yang jelas-jelas dilarang oleh Allah SWT. Sedangkan untuk tata cara pelaksanaannya, proses taaruf dilakukan sebelum mengkhitbah atau melamar sang wanita.

Untuk lebih rinci, taaruf artinya ini arti taaruf beserta hukum, dan tata cara menurut agama Islam yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (22/10/2021).

Arti taaruf adalah perkenalan atau saling mengenal yang dianjurkan dalam Islam. Lebih lengkapnya adalah sebuah proses yang dilakukan antara dua orang atau lebih dengan disertai maksud maupun tujuan tertentu.

Secara umum, arti taaruf merupakan proses perkenalan yang dilakukan oleh seorang pemuda dengan pemudi Islam dengan didampingi pihak ketiga. Hal tersebut dilakukan untuk menemukan kecocokan antar kedua individu, sebelum menuju kepada tahapan selanjutnya, yaitu khitbah (lamaran). Taaruf artinya budaya Indonesia sendiri, arti taaruf adalah berhubungan dengan dunia percintaan.

taaruf artinya

Sebenarnya, maksud dari arti taaruf dalam hubungan percintaan ialah sebagai proses perkenalan yang tujuannya untuk menyempurnakan agama, tentunya dengan mengacu pada jenjang pernikahan. Bisa disimpulkan bahwa arti taaruf adalah sebuah proses yang sangat sakral dan bisa dikatakan sangat mulia, karena terdapat niat yang sangat suci di baliknya, yaitu untuk menikah. Taaruf hukumnya adalah diperbolehkan, selama berada dalam koridor atau tata cara yang sesuai dengan syariat dalam agama Islam.

Latar belakang dari adanya proses taaruf, yaitu untuk memudahkan pihak lelaki dan perempuan terutama yang sudah mampu menikah supaya saling mengetahui atau mengenal adanya kecocokan antara kedua belah pihak melalui media yang diperbolehkan menurut Islam.

“Dari Abu Hurairah ra ia berkata: Berkata seorang laki-laki sesungguhnya ia telah meminang seorang permpuan Anshar, maka berkata Rasulullah kepadanya: “Apakah engkau telah melihatnya? Laki-laki itu menjawab: “Belum”. Berkata Rasulullah: “Pergilah dan perhatikan ia, maka sesungguhnya pada mata perempuan Anshar ada sesuatu.” (HR.

an-Nasa’i, Ibnu Majah, dan Imam at-Tirmizi). Selain itu, arti taaruf merupakan tahapan di mana seseorang dari pihak lelaki maupun perempuan untuk mempertimbangakan calon yang dipilih. Ketika sedang menjalin proses taaruf, pasti pria atau wanita punya kewajiban mencari tahu sebanyak-banyaknya mengenai satu sama lain dalam waktu singkat. Fase ini disebut dengan masa penjajakan sebelum taaruf artinya. Taaruf dianggap sebagai masa saling bertukar informasi perihal satu sama lain, supaya dapat mempertimbangkan masing-masing calon yang dipilih sebelum melangkah ke pernikahan.

Di dalam Al quran surat Al Hujurat ayat 13 telah diterangkan secara jelas mengenai taaruf, bahwa: Yā ayyuhan-nāsu innā khalaqnākum min żakariw wa unṡā wa ja'alnākum syu'ụbaw wa qabā'ila lita'ārafụ, inna akramakum 'indallāhi atqākum, innallāha 'alīmun khabīr Artinya: Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.

Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Taaruf artinya Mengenal. Berikut ini beberapa tata cara taaruf dalam islam yang taaruf artinya anda ketahui sebelum datang ke rumah sang wanita, yaitu: 1. Datangi Kedua Orang Tuanya Tahap yang pertama adalah dengan mendatangi kedua orang tuanya.

Proses taaruf sangat berbeda tentunya sangat beda dengan pacaran. Di dalam agama Islam, apabila ada seorang pria tertarik pada seorang wanita, sangat dianjurkan untuk langsung menemui kedua orangtua si wanita kemudian mengutarakan niatnya. 2. Jalin Komunikasi Tahap yang selanjutnya adalah jalin komunikasi.

Saat taaruf, cukup saling menanyakan beberapa hal, seperti perihal dirinya. Misalnya hal apa yang disukai dan tidak disukai. Taaruf artinya dianjurkan sering bertemu atau saling mengirim pesan terlalu sering.

Jika ingin bertemu, ajak keluarga atau teman dekat untuk ke rumah si wanita agar pesan tersebut dapat disampaikan dengan jelas.

taaruf artinya

3. Tidak Berduaan (Tidak ber-Khalwat) Tahap yang berikutnya adalah tidak berduaan. Setelah dapat restu dari orangtua si wanita, tidak berarti bisa bertemu dan mengajaknya jalan-jalan. Pertemuan harus ditemani taaruf artinya ketiga. 4. Tundukkan Pandangan Maksudnya bukan berarti memejamkan mata dan menundukkan kepala ke tanah. Menundukkan pandangan taaruf artinya menjaga pandangan agar tidak dilepas begitu saja tanpa kendali agar menghindari hal yang tidak diinginkan ketika bertemu.

5. Salat Istikharoh Setelah mendapat data dan foto, salat istikharoh, agar Allah SWT memberi jawaban yang terbaik. Ketika melakukan salat istikharoh jangan ada kecenderungan terlebih dahulu pada calon yang diinginkan, ikhlaskanlah semua hasil pada Allah SWT. Luruskan niat, bahwa menikah karena ingin membentuk rumah tangga yang sakinah mawaddah dan wa rahmah. 6. Tentukan Waktu Khitbah (Lamaran) Taaruf tidak boleh terlalu lama, bahkan sampai bertahun-tahun.

Jika taaruf dilakukan dalam waktu lama, sangat merugikan pihak wanita. Maka dari itu, jika sudah mengambil keputusan untuk taaruf maka segera menikah. Jarak ideal taaruf dan khitbah sekitar 1-3 minggu saja. 7. Akad Taaruf artinya yang terakhir adalah melakukan akad. Apabila semua persiapan sudah baik, tiba saat untuk menikah. Dalam Islam, pernikahan mewah bukan hal wajib, cukup dilakukan semampunya saja. tirto.id - Salah satu istilah yang kerap dibahas oleh kalangan pemuda-pemudi Islam ketika menapaki usia remaja hingga dewasa adalah taaruf.

Bahkan, bahasan mengenai taaruf sempat menjadi trending topik 10 besar di Youtube, setelah Ustazah Oki Setiana Dewi, kakak kandung dari Ria Ricis mengunggah video di akun miliknya. Lalu, sebenernya apa pengertian dari taaruf dan bagaimana hukumnya di dalam agama Islam?

taaruf artinya

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), taaruf adalah perkenalan. Taaruf artinya, dalam konteks pernikahan, taaruf yang dimaksud ialah perkenalan dengan lawan jenis. Dikutip dari laman Tebu Ireng, taaruf antar lawan jenis merupakan sebuah proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangka tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan.

Taaruf merupakan proses perkenalan yang dilakukan oleh seorang pemuda dengan pemudi Islam dengan didampingi pihak ketiga. Hal tersebut dilakukan untuk menemukan kecocokan antar kedua individu, sebelum menuju kepada tahapan selanjutnya, yaitu khitbah (lamaran).

“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Taaruf artinya ( Q.S Al Hujurat {49}:13) Taaruf hukumnya adalah diperbolehkan, selama berada dalam koridor (tata cara) yang sesuai dengan syariat dalam agama Islam.

Latar belakang dari adanya proses taaruf, yaitu untuk memudahkan pihak lelaki dan perempuan terutama yang sudah mampu menikah supaya saling mengetahui atau mengenal adanya kecocokan antara kedua belah taaruf artinya melalui media yang diperbolehkan menurut Islam. “Dari Abu Hurairah ra ia berkata: Taaruf artinya seorang laki-laki sesungguhnya ia telah meminang seorang permpuan Anshar, maka berkata Rasulullah kepadanya: “Apakah engkau telah melihatnya?

Laki-laki itu menjawab: “Belum”. Berkata Rasulullah: “Pergilah dan perhatikan ia, maka sesungguhnya pada mata perempuan Anshar ada sesuatu.” ( HR. an-Nasa’i, Ibnu Majah, dan Imam at-Tirmizi) Selain itu, taaruf merupakan tahapan di mana seseorang dari pihak lelaki maupun perempuan untuk taaruf artinya calon yang dipilih.

Rasulullah SAW juga menganjurkan kepada para pemuda dan pemudi Islam untuk memilih calon pasangannya dengan berdasarkan kepada minimal mempunyai 1 (satu) dari 4 (empat) perkara yang dianjurkan meliputi, hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan agamanya. “Wanita dinikahi karena 4 hal: hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan agamanya. Pilihlah yang memiliki agama, maka kalian akan beruntung.” (HR Bukhari) Taaruf memang diperbolehkan dan dianjurkan terutama bagi lelaki yang telah memasuki tahapan mampu untuk melangsungkan pernikahan.

Namun, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam proses taaruf supaya menghindari terjadinya dosa dan fitnah. Terdapat 2 (dua) cara yang dapat dilakukan ketika melakukan taaruf: 1. Mengirimkan seorang wanita yang adil sebagai perwakilan dari pihak lelaki untuk mengetahui wajah dan memberitahukan sifat-sifatnya.

Dikutip dari laman Jatim NU, Rasulullah SAW pernah mengajarkan kepada sahabat Al-Mughriba bin Syu’bah ketika meminang seorang perempuan, seyogyanya untuk melakukan perkenalan walaupun dalam waktu yang singkat. “Lihatlah dia (perempuan itu), sesungguhnya melihat itu lebih pantas (dilakukan) untuk dijadikan lauknya cinta untuk kalian berdua.” 2. Seorang lelaki melihat sendiri wanita yang dituju dengan syarat batasan yang tidak tertutup yaitu wajah dan telapak tangan.

Beberapa hal yang dapat diketahui ketika bertemu secara langsung, yakni kecantikannya dan kesuburan badannya dengan melihat wajah dan telapak tangan serta postur tubuhnya. Menurut laman NU Online, salah satu perilaku melihat telapak tangan dan wajah seorang perempuan oleh laki-laki bukan mahram, yang diperbolehkan oleh syariat adalah ketika taaruf dan khitbah. “Keempat (dari tujuh macam pandangan laki-laki terhadap perempuan) melihat untuk maksud menikahi.

Diperbolehkan memandang muka dan telapak tangannya.” (kitab At-Tahdzib fi Adillati Matnil Ghayah wat Taqrib)
Liputan6.com, Jakarta Mengetahui apa itu taaruf penting bagi Anda yang ingin mengenal calon pasangan hidup kita sesuai ajasan agama islam.

Istilah taaruf adalah perkenalan dari sebuah proses syar'i menuju taaruf artinya ikatan suci pernikahan. Taaruf berasal dari kata ta'arafa - yata'arafu. Artinya saling mengenal sebelum menuju jenjang pernikahan. Ta’aruf dalam Islam sebagian juga mengartikan taaruf artinya perkenalan. Sedangkan apa itu taaruf menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), taaruf adalah perkenalan. Kemudian, dalam konteks pernikahan, taaruf yang dimaksud ialah perkenalan dengan lawan jenis.

Taaruf sendiri dilakukan sebelum khitbah. Khitbah adalah meminang atau lamaran, menawarkan diri untuk menikah. Beda pacaran dengan taaruf adalah dalam pacaran bisa menimbulkan zina, seperti zina mata karena saling memandang terlalu lama, zina tangan karena saling bergandengan dan lain sebagainya.

Taaruf itu sendiri dilakukan supaya seseorang terhindar dari perbuatan zina tersebut. Berikut ini ulasan mengenai apa itu taaruf artinya beserta manfaat dan tata caranya dalam islam yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (19/10/2021).

Apa itu taaruf? Pengertian dari taaruf adalah perkenalan atau saling mengenal yang dianjurkan dalam Islam. Lebih lengkapnya adalah sebuah proses yang dilakukan antara dua orang atau lebih dengan disertai maksud maupun tujuan tertentu. Secara umum, apa itu taaruf merupakan proses perkenalan yang dilakukan oleh seorang pemuda dengan pemudi Islam dengan didampingi pihak ketiga.

Hal tersebut dilakukan untuk menemukan kecocokan antar kedua individu, sebelum menuju kepada tahapan selanjutnya, yaitu khitbah (lamaran). Dalam budaya Indonesia sendiri, sering diartikan jika apa itu taaruf adalah berhubungan dengan dunia percintaan. Sebenarnya, maksud apa itu taaruf dalam hubungan percintaan sering diartikan sebagai proses perkenalan yang tujuannya untuk menyempurnakan agama, tentunya dengan mengacu pada jenjang taaruf artinya.

Bisa disimpulkan bahwa apa itu taaruf adalah sebuah proses yang sangat sakral dan bisa dikatakan sangat mulia, karena terdapat niat yang sangat suci di baliknya, yaitu untuk menikah. Taaruf hukumnya adalah diperbolehkan, selama berada dalam koridor (tata cara) yang sesuai dengan syariat dalam agama Islam.

Latar belakang dari adanya proses taaruf, yaitu taaruf artinya memudahkan pihak lelaki dan perempuan terutama yang sudah mampu menikah supaya saling mengetahui atau mengenal adanya kecocokan antara kedua belah pihak melalui media yang diperbolehkan menurut Islam.

“Dari Abu Hurairah ra ia berkata: Berkata seorang laki-laki sesungguhnya ia telah meminang seorang permpuan Anshar, maka berkata Rasulullah kepadanya: “Apakah engkau telah melihatnya?

Laki-laki itu menjawab: “Belum”. Berkata Rasulullah: “Pergilah dan perhatikan ia, maka sesungguhnya pada mata perempuan Anshar ada sesuatu.” (HR. an-Nasa’i, Ibnu Majah, dan Imam at-Tirmizi) Selain itu, taaruf merupakan tahapan di mana seseorang dari pihak lelaki maupun perempuan untuk mempertimbangakan calon yang dipilih. Ketika sedang menjalin proses taaruf, pasti pria atau wanita punya kewajiban mencari tahu sebanyak-banyaknya mengenai satu sama lain dalam waktu singkat.

Fase ini disebut dengan masa penjajakan sebelum menikah. Taaruf dianggap sebagai masa saling bertukar informasi perihal satu sama lain, supaya dapat mempertimbangkan masing-masing calon yang dipilih sebelum melangkah ke pernikahan. Di dalam Al quran surat Al Hujurat ayat 13 telah diterangkan secara jelas mengenai taaruf, bahwa: Yā ayyuhan-nāsu innā khalaqnākum min żakariw wa unṡā wa ja'alnākum syu'ụbaw wa qabā'ila lita'ārafụ, inna akramakum 'indallāhi atqākum, innallāha 'alīmun khabīr Artinya: Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.

Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. Setelah mengetahui apa itu taaruf, berikut perlu untuk mengetahui manfaat taaruf. Secara syari, taaruf merupakan perintah Rasulullah untuk setiap pasangan yang memang ingin menikah. Ada pun di dalam ajaran Islam, taaruf punya berbagai manfaat dan tujuan yang jelas. Sebagai anjuran Rasul, taaruf mempunyai beberapa manfaat kebaikan.

Dalam hal ini, taaruf dapat menghindarkan seseorang dari berbagai hal negatif yang berhubungan dengan hawa nafsu. Dengan kata lain, taaruf dapat mencegah perbuatan zina antara laki-laki dan perempuan yang berduaan. Dengan begitu, secara tidak langsung, taaruf menjadi cara untuk mencegah perilaku maksiat yang dapat berbuah dosa.

Berikut ini beberapa tata cara taaruf dalam islam yang dapat Anda lakukan, yaitu: 1. Datangi Kedua Orang Tuanya Tahap yang pertama adalah dengan mendatangi kedua orang tuanya. Proses taaruf sangat berbeda tentunya sangat beda dengan pacaran. Di dalam agama Islam, apabila ada seorang pria tertarik pada seorang wanita, sangat dianjurkan untuk langsung menemui kedua orangtua si wanita kemudian mengutarakan niatnya.

2. Jalin Komunikasi Tahap yang selanjutnya adalah jalin komunikasi. Saat taaruf, cukup saling menanyakan beberapa hal, seperti perihal dirinya. Misalnya hal apa yang disukai dan tidak disukai. Tak dianjurkan sering bertemu atau saling mengirim pesan terlalu sering.

Jika ingin bertemu, ajak keluarga atau teman dekat untuk ke rumah si wanita agar pesan tersebut dapat disampaikan dengan jelas. 3. Tidak Berduaan (Tidak ber-Khalwat) Tahap yang berikutnya adalah tidak berduaan.

taaruf artinya

Setelah dapat restu dari orangtua si wanita, tidak berarti bisa taaruf artinya dan mengajaknya jalan-jalan. Pertemuan harus ditemani pihak ketiga. 4. Tundukkan Pandangan Maksudnya bukan berarti memejamkan mata dan menundukkan kepala ke tanah. Menundukkan pandangan maksudnya menjaga pandangan agar tidak dilepas begitu saja tanpa kendali agar menghindari hal yang tidak diinginkan ketika bertemu.

5. Salat Istikharoh Setelah mendapat data dan foto, salat istikharoh, agar Allah SWT memberi jawaban yang terbaik. Ketika melakukan salat istikharoh jangan ada kecenderungan terlebih dahulu pada calon yang diinginkan, ikhlaskanlah semua hasil pada Allah SWT. Luruskan niat, bahwa menikah karena ingin membentuk rumah tangga yang sakinah mawaddah dan wa rahmah. 6.

Tentukan Waktu Khitbah (Lamaran) Taaruf tidak boleh terlalu lama, bahkan sampai bertahun-tahun. Jika taaruf dilakukan dalam waktu lama, sangat merugikan pihak wanita. Maka dari itu, jika sudah mengambil keputusan untuk taaruf artinya maka segera menikah. Jarak ideal taaruf dan khitbah sekitar 1-3 minggu saja.

7. Akad Tahap yang terakhir adalah melakukan akad. Apabila semua persiapan sudah baik, tiba saat untuk menikah.

Dalam Islam, pernikahan mewah bukan hal wajib, cukup dilakukan semampunya saja. ★ Pencarian populer hari ini lirih,luruh,papah,tapak,larah,remang aktivitas-atau-aktifitas sinonim cecak izin-atau-ijin aktifitas komoditi-atau-komoditas abjad-atau-abjat dedikasi halalbihalal interpretasi akomodasi cabai-atau-cabe implikasi zaman-atau-jaman cari justifikasi andal-atau-handal komprehensif apotek-atau-apotik efektif asas-atau-azaz azan-atau-adzan ce tapaktilas antre-atau-antri kerja miliar-atau-milyar elite-atau-elit detail-atau-detil praktik-atau-praktek analisis bokek peka signifikan aktivitas pengaruh amfibi-atau-amphibi analisis-atau-analisa bani implisit integrasi konsekuensi daftar-atau-daptar cendekiawan-atau-cendikiawan cegak taaruf artinya efektifitas-atau-efektivitas representasi konservatif ★ Mana penulisan kata yang benar?

✔ Tentang KBBI daring ini Aplikasi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ini merupakan KBBI Daring (Dalam Jaringan / Online tidak resmi) yang dibuat untuk memudahkan pencarian, penggunaan dan pembacaan arti kata (lema/sub lema). Berbeda dengan beberapa situs web ( website) sejenis, kami berusaha memberikan berbagai fitur lebih, seperti kecepatan akses, tampilan dengan berbagai warna pembeda untuk jenis kata, tampilan yang pas untuk segala perambah web baik komputer desktop, laptop maupun telepon pintar dan taaruf artinya.

Fitur-fitur selengkapnya bisa dibaca dibagian Fitur KBBI Daring. Database Utama KBBI Daring ini masih mengacu pada KBBI Daring Edisi III, sehingga isi (kata dan arti) tersebut merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan taaruf artinya Pembinaan Bahasa, Kemdikbud taaruf artinya Pusat Bahasa).

Diluar data utama, kami berusaha menambah kata-kata baru yang akan diberi keterangan tambahan dibagian akhir arti atau definisi dengan "Definisi Eksternal". Semoga semakin menambah khazanah referensi pendidikan di Indonesia dan bisa memberikan manfaat yang luas.

Aplikasi ini lebih bersifat sebagai arsip saja, agar pranala/tautan ( link) yang mengarah ke situs ini tetap tersedia. Untuk mencari kata dari KBBI edisi V (terbaru), silakan merujuk ke website resmi di kbbi.kemdikbud.go.id ✔ Fitur KBBI Daring • Pencarian satu kata atau banyak kata sekaligus • Tampilan yang sederhana dan ringan untuk kemudahan penggunaan • Proses pengambilan data yang sangat cepat, pengguna tidak perlu memuat ulang ( reload/refresh) jendela atau laman web ( website) untuk mencari kata berikutnya • Arti kata ditampilkan dengan warna yang memudahkan mencari lema maupun sub lema.

Berikut beberapa penjelasannya: • Jenis kata atau keterangan istilah semisal n (nomina), v (verba) dengan warna merah muda (pink) dengan garis bawah titik-titik. Arahkan mouse untuk melihat keterangannya (belum semua ada keterangannya) • Arti ke-1, taaruf artinya, 3 dan seterusnya ditandai dengan huruf tebal dengan latar lingkaran • Contoh penggunaan lema/sub-lema ditandai dengan warna taaruf artinya • Contoh dalam peribahasa ditandai dengan warna oranye • Ketika diklik hasil dari daftar kata "Memuat", hasil yang sesuai dengan kata pencarian akan ditandai dengan latar warna kuning • Menampilkan hasil baik yang ada di dalam kata dasar maupun turunan, dan arti atau definisi akan ditampilkan tanpa harus mengunduh ulang data dari server • Pranala ( Pretty Permalink/Link) yang indah dan mudah diingat untuk definisi kata, misalnya : • Kata 'rumah' akan mempunyai pranala ( link) di https://kbbi.web.id/rumah • Kata 'pintar' akan mempunyai pranala ( link) di https://kbbi.web.id/pintar • Kata 'komputer' akan mempunyai pranala ( link) di https://kbbi.web.id/komputer • dan seterusnya Sehingga diharapkan pranala ( link) tersebut dapat digunakan sebagai referensi dalam penulisan, baik di dalam jaringan maupun di luar jaringan.

• Aplikasi dikembangkan dengan konsep Responsive Design, artinya tampilan situs web ( website) KBBI ini akan cocok di berbagai media, misalnya smartphone ( Tablet pc, iPad, iPhone, Tab), termasuk komputer dan netbook/laptop. Tampilan web akan menyesuaikan dengan ukuran layar yang digunakan.

• Tambahan kata-kata baru diluar KBBI edisi III • Penulisan singkatan di bagian definisi seperti misalnya: yg, dng, dl, tt, dp, dr dan lainnya ditulis lengkap, tidak seperti yang terdapat di KBBI PusatBahasa. ✔ Informasi Tambahan Tidak semua hasil pencarian, terutama jika kata yang dicari terdisi dari 2 atau 3 huruf, akan ditampilkan semua. Jika hasil pencarian dari daftar kata "Memuat" sangat banyak, maka hasil yang dapat langsung di klik akan dibatasi jumlahnya. Selain itu, untuk pencarian banyak kata sekaligus, sistem hanya akan mencari kata yang terdiri dari 4 huruf atau lebih.

Misalnya yang dicari adalah "air, minyak, larut", maka hasil pencarian yang akan ditampilkan adalah minyak dan larut saja. Untuk pencarian banyak kata sekaligus, bisa dilakukan dengan memisahkan masing-masing kata dengan tanda koma, misalnya: ajar,program,komputer (untuk mencari kata ajar, program dan komputer). Jika ditemukan, hasil utama akan ditampilkan dalam kolom "kata dasar" dan hasil yang berupa kata turunan akan ditampilkan dalam kolom "Memuat".

Pencarian banyak kata ini hanya akan mencari kata dengan minimal panjang 4 huruf, jika kata yang panjangnya 2 atau 3 huruf maka kata tersebut akan diabaikan.

Edisi online/daring ini merupakan alternatif versi KBBI Offline yang sudah dibuat sebelumnya (dengan kosakata yang lebih banyak). Bagi yang ingin mendapatkan KBBI Offline (tidak memerlukan koneksi internet), silakan mengunjungi halaman web ini KBBI Offline.

Jika ada masukan, saran dan perbaikan terhadap kbbi daring ini, silakan mengirimkan ke alamat email: ebta.setiawan -- gmail -- com Kami sebagai pengelola website berusaha untuk terus menyaring iklan yang tampil agar tetap menampilkan iklan yang pantas. Tetapi jika anda melihat iklan yang tidak sesuai atau tidak pantas di website kbbi.web.id, ini silakan klik Laporkan Iklan [{"x":5,"w":"pawai","d":"pa·wai<\/b> n<\/em> 1<\/b> iring-iringan orang, mobil, kendaraan, dan sebagainya; perarakan: untuk meramaikan hari ulang tahun kemerdekaan, pemerintah mengadakan -- kendaraan bermotor;<\/em> 2<\/b> alat-alat kerajaan;-- senjata<\/b> bagian upacara penghormatan kepada inspektur upacara dengan memamerkan kekuatan senjata dalam pawai; -- taaruf<\/b> pawai perkenalan; pawai peragaan: sebelum musabaqah tilawatil quran resmi dibuka, diselenggarakan -- taaruf keliling kota;<\/em>ber·pa·wai<\/b> v<\/em> mengadakan pawai: mahasiswa pun turut ~<\/em>","msg":""},{"x":1,"w":"taaruf","d":"ta·a·ruf<\/b> Ar n<\/em> perkenalan: para peserta musabaqah yang datang dari berbagai negara sahabat dan peserta dari dalam negeri mengadakan pawai -- keliling kota<\/em>"}]

Nah, Ta’aruf juga terkenal ucapan yang terdapat pada umat Muslim di Indonesia yang dikaitkan dengan sebuah ungkapan yang romantis dalam kehidupan orang-orang yang menjalin hubungan pernikahan. Ta’aruf dalam hubungan cinta dapat diartikan sebagai proses yang dapat mengatur dan tujuannya untuk menyempurnakan agama yang mengacu pada tingkat pernikahan dan memiliki ikatan yang suci. Baca Juga: Arti Tasamuh Perbedaan Taaruf Dan Pacaran • Taaruf sebagai perkenalan sebelum menjalin pernikahan dan Jika keduanya merasa tidak cocok maka mereka akan mengakhiri perkenalan mereka.

taaruf artinya

• Taaruf, niatnya untuk menikah sesuai denan taaruf artinya sehingga tidak ada pihak yang akan dirugikan. • Taaruf lebih terlihat adil, Misalnya, jika memiliki penyakit tertentu, tidak bisa melanjutkan ke jenjang pernikahan. • Dengan taaruf dapat mencoba mengenal kandidat dan mendapatkan informasi secepat mungkin pada hal pernikahan dan dapat juga menghemat waktu. • Melalui taaruf diizinkan dapat menyerahkan kriteria dari pasangan antara laki-laki dan perempuan.

• Jika keduanya cocok maka mereka akan menikah sehingga dapat mencegah tindakan dari perzinahan. Asal Kata Taaruf Seperti yang dijelaskan di awal, Taaruf berarti mengenal atau mengenal satu sama lain antara laki-laki dan perempuan maka taaruf itu sendiri berasal dari katayang ditulis dalam Al Qur’an. Kata li ta’aarafuu dalam ayat di taaruf artinya berarti bahwa tujuan dari semua yang Allah ciptakan adalah agar kita semua dapat saling mengenal, dari kata Taaruf berarti saling mengenal.

Dalam hal ini, siapa pun yang akan dikenal, maka akan melalui proses pemanggilan yang sangat disarankan terutama dapat memperkuat hubungan dalam persahabatan atau persaudaraan antara sesama muslim. Namun proses taaruf memiliki keterbatasan antara jenis kelamin lainnya, seperti Selain itu, tidak mungkin Khalwat atau pasangan antara pria dan wanita.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa makna dari kata Taaruf juga sebagai ucapan dalam Islam dengan Syariah dan tidak melebihi batasnya. Syarat Taaruf • Memberikan isyarat untuk membuat taaruf • Pertukaran saran atau riwayat hidup • Istikharakh • Memberikan jawaban, apakah ingin me;lakukan pernikahan atau tidak • Jika cocok dan ingin melanjutkan maka akan di lanjutkan keproses Nazar dan kemudian khotbah. Baca Juga: Do’a Talbiyah Keutamaan Taaruf Dari pembahsan di atas, maka kami juga akan memberikan keutamaan yang terdapat pada taaruf diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Terhindar Dari Perzinaan Ta’aruf adalah cara mencegah perzinahan atau kebersamaan di tempat yang sepi, karena Ta’aruf melarang pria dan wanita untuk diam-diam bertemu tanpa teman. 2. Lebuh Fair Ketika Ta’aruf terjadi, keduanya bertukar pikiran dan pendapat tentang kekuatan dan kelemahan mereka tanpa ada yang harus menutupi, maka Keluarga juga tahu tentang itu sehingga tidak ada kebohongan maka akan terjadilah pernikahan yang suci.

3. Lebih Efektif Selama proses Ta’aruf, ada pertukaran pendapat antara kedua pihak dalam waktu singkat, sehingga tidak perlu melakukan perjalanan seperti orang yang melakukan perzinaan maka Ta’aruf dianggap lebih efektif.

4. Prosesnya cepat Dalam proses ta’aruf sangat baik maka tahap selanjutnya akan melanjutkan proses Ta’aruf yang diakhiri dengan melanjtkan denga berumah tangga yang kokoh. Demikialah sobat yang dapat kami sampaikan mengenai Arti Taaruf, arti dan makna nya, sesuai dalam ajaran islam, semoga apa yang sudah kami sampaikan dapat berguna dan bermanfaat, sekian dan terima kasih.

Artikel Lainnya: • Arti Mimpi Di Cekik Hantu • Arti Mimpi Bercermin • Limbah lunak • Contoh Isi Puisi • Arti Mimpi Bertemu Ulama Share this: • • • • • Posted in Agama, Umum Tagged batas waktu taaruf, cara taaruf, contoh taaruf, media taaruf, pacaran dalam islam, pawai taaruf, pengertian taaruf dan khitbah, perbedaan taaruf dengan pacaran, proses taaruf, proses taaruf sampai menikah, taaruf meaning, taaruf rumaysho, tujuan taaruf Tulisan Terbaru • Arti Mimpi Di Cekik Hantu • Arti Mimpi Bercermin • Limbah lunak • Contoh Isi Puisi • Arti Mimpi Bertemu Ulama • Arti Mimpi Di Jodohkan taaruf artinya Arti Mimpi Potong Rambut • Arti Mimpi Gempa Bumi • Arti Mimpi Perang • Arti Mimpi Kehujanan • Arti Mimpi Menangkap Ikan • Arti Mimpi Ulang Tahun • Arti Mimpi Kecelakaan • Arti Mimpi Hamil Muda • Hardware Komputer
Secara bahasa ta’aruf bisa bermakna ‘berkenalan’ atau ‘saling mengenal’.

Asalnya berasal dari akar kata ta’aarafa. Seperti ini sudah ada dalam Al-Qur’an. Simak saja firman Allah (yang artinya), “Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal (ta’arofu) …” (QS.

Al Hujurat: 13). Kata li ta’aarafuu dalam ayat ini mengandug makna bahwa, aslinya tujuan dari semua ciptaan Allah itu adalah agar kita semua saling mengenalyang satu terhadap yang lain. Sehingga secara umum, ta’aruf bisa berarti saling mengenal. Dengan bahasa yang jelas ta’aruf adalah upaya sebagian orang untuk mengenal sebagian yang lain. Jadi, kata ta’aruf itu mirip dengan makna ‘berkenalan’ dalam bahasa kita.

Setiap kali kita berkenalan dengan seseorang, entah itu tetangga kita, orang baru atau sesama penumpang dalam sebuah kendaraan umum misalnya, dapat disebut sebagai ta’aruf.

Ta’aruf jenis ini dianjurkan dengan siapa saja, terutama sekali dengan sesama muslimuntuk mengikat hubungan persaudaraan. Tentu saja ada batasan yang harus diperhatikan kalau perkenalan itu terjadi antara dua orang berlawanan jenis, yaitu pria dengan wanita. Untuk itu umat islam sudah menganjurkan memberlakukan hijab bagi wanita muslimah, yang bukan hanya berarti selembar jilbab dan baju kurung yang menutupi tubuhnya dari pandangan pria yang bukan mahram, tapi juga melindungi pergaulannya dengan lawan jenis yang tidak diizinkan syari’at.

Contoh dari pergaulan yang tidak diizinkan syari’at ini ialah berduaan atau bercampur-baur antara beberapa orang yang berlainan jenis dalam satu tempat secara berbauran, pergi bersama pria yang bukan taaruf artinya, dan berbagai hal lain yang dilarang syari’at. Taaruf artinya itu tidak otomatis menjadi halal bila diatasnamakan ta’aruf. Ta’aruf atau perkenalan yang dianjurkan dalam islam adalah dalam batas-batas yang tidak melanggar aturan islam itu sendiri.

Kalau dalam soalan makan, minum dan berpakaian saja islam memiliki aturan yang harus dijaga, misalnya tidak sembarang makan dan minum itu halal, dan tidak sembarang pakaian boleh dipakai, maka untuk hal-hal lain yang lebih kompleks islam tentu juga memiliki aturannya.

Adab pergaulan, adab berkenelan, adab mengenal sesama muslim, juga memiliki aturan yang harus diperhatikan. Jadi jangan sekali-kali mencampuradukkan antara anjuran berkenalan atau mengenal sesama muslim dengan larangan-larangan agama seputar proses berkenalan tersebut. Bila dilakukan, maka hal itu sama saja dengan mencampuradukkan antara makanan halal dengan haram, dengan dalil karena manusiahidup harus makan, dan bahwa makan minum itu boleh dilakukan diluar puasa.

Kemudian taaruf artinya makna khusus proses pengenalan sesorang terhadap pria atau wanita yang akan dipilih sebagai pasangan hidup sering juga disebut sebagai ta’aruf.

Sebagai istilah ta’aruf tentu saja bebas nilai, sampai ada hal-hal yang memuat taaruf artinya dari hal-hal yang dianjurkan atau diwajibkan, atau sebaliknya, justru hal-hal yang taaruf artinya baik atau dilarang. Sejauh yang kami tahu, ungkapan ta’aruf ini tidak pernah disebutkan sebagai istilah khusus sengan arti perkenalan antar dua orang berlainan jenis yang ingin menjajaki kecocokan sebelum menikah. Karena tak ada penggunaan istilah yang sama untuk makna tersebut, maka sekali lagi kata ta’aruf ini masih bebas dinilai.

Dan karna bebas nilai inilah, maka aplikasi ta’aruf ini pun bisa ditarik ulur menjadi nilai-nilai yang dianjurkan atau bahkan diwajibkan, atau sebaliknya, justru menjadi nilai-nilai yang dilarang dan diharamkan. — Disadur oleh Mas Slamet dari buku Ustadz Abu ‘Umar Basyir “ Ta’aruf Dulu Baru Menikah”. @ Taaruf artinya Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul, 10 Sya’ban 1434 H Artikel RemajaIslam.Com saya ingin bertanya beberapa hal yang pertama saya ingin mengajak seorang wanita melakukan ta’aruf apakah hanya dgn pertanyaan “mau kah anda ber ta’aruf dgn saya?”.

apakah dgn pertanyaan seperti itu sudah sah saya dan dia ber ta’aruf ataukah ada syarat untuk melakukan ta’aruf ? dan yang ke-2 bolehkan ber ta’aruf itu lebih dari 2tahun ? tolong di jawab dgn segera ya kk admin 🙂 terimakasih sebelumnya 🙂 tidak ada hukum yg menyatakan batasan waktu proses taaruf artinya (untuk menikah).

Namun dalam Islam menganjurkan utk menyegerakan menikah bagi yg mampu dan siap. jika belum mampu maka berpuasalah. utk hubungan dgn teman sebaiknya jalani sbg sahabat, proses ta’aruf (saling taaruf artinya bisa dilanjutkan selama calon belum dikhitbah oleh org lain. benar, ta’aruf mmg bkn hanya ditujukan utk menikah tp juga berkenalan dalam maslahat lainnya. namun ada baiknya untuk memantapkan langkah kita dalam mengkhitbah seseorang, kita jg harus mengenal (ta’aruf) dgn calon pasangan hidup dgn cara2 yg syar’i.

proses mengenal ini bisa scr tdk langsung dgn menanyakan kerabat/saudara dkt ttg sifat kesehariannya serta ibadahnya, atau bisa scr langsung dgn ditemani murobbi/saudaranya. assalamualaikum hamba Allah yang beriman, saya mau nanya, ” taaruf artinya sekarang menjalani hubungan dengan seorg wanita, bukan pcran karna kita tidak jadian (kita menganggap nya menjalankan ta’aruf) tapi saya sama dia sudah saling mengutarakan rasa sayang, dan saling tau perasaan masing2, tapi kita tidak jadian sebagai pacar, melainkan kita anggap nya ta’aruf.

apakah itu boleh hubungan seperti itu?? mohon penjelasan nya,, Asalamualaikum,mohon maaf sebelum nya ? Saya sudah perna mnjalani pcaran dgn pasangan saya,dan akhir nya putus,tetapi tdk lama kmudisn dia mnghibungi saya untuk bljr mnjlani ta’aruf dgn pasangan saya,pada dasar nya kita sama satu lain memiliki rasa sayang,dia ingin kita berdua mnjadi org yg berhasil,yg saya tanyakan ketika saya d tahun ini akan brhsil dan sukses dosa kah saya mninggal kn dan mncari yg kita inginkan seperti yg kita kriteriakan kita kpda cewek lain,krna pada dsar nya saya kecewa tlah d sia”nt pdahal saya sudah saling sayang,berusaha serius slma pacaran ?

Mohon jawaban pendapat yg benar Terimah kasih Assalamualaykum warahmatullah wabarakatuh saya minta tolong, bisakah di tulis/diterangkan proses / tahapan-tahapan semenjak seseorang (pria/wanita) menyukai lawan jenis hingga proses menikah sesuai dengan syariat islam, tolong sertakan dalil spt yg dkerjakan nabi/shahabat/tabi’in dan anjuran ulama sholihin. sebab, saya masih belum jelas, karena ulama yg satu melarang pacaran dan menyarankan lanhsung mlamar. menurut saya ini tdk logis.

ketika bertanya kepada ortu/rekan, jawaban dr mrk malah ada proses adat/kelakuan-kelakuan yg tidak sesuai syariat.

taaruf artinya

(seserahan dlsb) pernah dengar dr ssorang, ” skrg nikah biayanya brp? ( berapa seseorang(wanita) minta maharnya? 30jt 40jt ?) sperti itukah? wassalamualaykum wr wb. assalamuallaikum boleh saya bertanya.saya mengenal seorang wanita melalui teman saya.tapi saya wbelum pernah bertemu dengan wanita itu.hanya berhubung via media sosial atau telpon.dan dia sekarang pindah ke arab saudi buat ngelanjutin pendidikannya.saya berubah karna dia dia taaruf artinya saya betapa berbahaya nya pacaran.sehingga ada rasa bahagia bila saling curhat taaruf artinya wanita itu.dan saya berniat untuk taarufan dengannya.tapi yang saya binggunh apakah berta’aruf lewat media sosial.itu dikatakan ta’aruf dan sedangkan belum pernah bertemu.

terima kasih asallamuallaikum.mohon penjelasanya adminMerdeka.com - Istilah taaruf tentu sudah familiar di kalangan umat Islam. Dalam islam, taaruf yakni perkenalan dari sebuah proses syar'i menuju ke ikatan suci pernikahan. Di dalam ajaran agama Islam, terdapat batasan dan etika hubungan antara laki-laki dan perempuan yang tidak punya ikatan tertentu (seperti keluarga ataupun suami istri yang halal).

Taaruf artinya dan etika itu seperti dilarang memandang atau menyentuh, dilarang berduaan dengan lawan jenis yang bukan mahram. Hal tersebut dilarang karena dapat menimbulkan hal-hal yang haram menurut agama Islam. Di masyarakat sekarang, taaruf kerap kali dikaitkan dengan usaha perkenalan dengan tujuan untuk mendapatkan jodoh. Untuk mengetahui lebih jelas tentang apa itu taaruf, merdeka.com telah merangkumnya dari liputan6.com.

Apa Itu Taaruf? Taaruf ialah perkenalan atau saling mengenal yang dianjurkan dalam agama Islam. Taaruf berasal dari kata ta'arafa - yata'arafu yang artinya saling mengenal sebelum menuju jenjang pernikahan. Perlu diketahui, taaruf dilakukan sebelum khitbah. Khibtah ialah meminang atau lamaran, menawarkan diri untuk menikah.

Secara syari, taaruf merupakan perintah Rasulullah SAW untuk setiap pasangan yang memang ingin menikah. Dapat dikatakan, taaruf ialah sebuah proses yang sangat sakral dan dapat dikatakan sangat mulia, karena ada niat yang suci di baliknya, yakni untuk menikah. Salah satu manfaat dari taaruf yaitu dapat menghindari seseorang dari hal-hal negatif.

Pasalnya, seseorang yang sedang taaruf tidak diperbolehkan berduaan. BACA JUGA: Taaruf Adalah Perkenalan dengan Tujuan Mendapatkan Jodoh, Ketahui Tahapannya Viral Momen Evan Marvino Taaruf, Gemetar dan Malu-Malu Saat Menatap Calon Istri Dan jika ingin bertemu harus ada orang lain yang menemani, misalkan orang tua atau taaruf artinya.

Karena, hal tersebut dianggap menjadi cara yang sangat aman agar jauh dari maksiat. Ayat yang Membahas Tentang Taaruf Saat seseorang menjalin proses taaruf, baik pria maupun wanita memiliki kewajiban mencari tahun sebanyak-banyaknya tentang satu sama lain dalam waktu yang singkat.

Ini disebut dengan masa penjajakan sebelum menikah.

taaruf artinya

Dalam QS. Al Hujurat ayat 13 telah diterangkan secara jelas mengenai taaruf: يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ taaruf artinya خَلَقْنَٰكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَٰكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ Yā ayyuhan-nāsu innā khalaqnākum min żakariw wa unṡā wa ja'alnākum syu'ụbaw wa qabā'ila lita'ārafụ, inna akramakum 'indallāhi atqākum, innallāha 'alīmun khabīr Artinya: "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.

Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu.

taaruf artinya

Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." Tahapan Taaruf 1. Datangi Kedua Orang Tuanya Dalam agama Islam, jika ada seorang pria tertarik dengan seorang wanita, maka ia sangat dianjurkan untuk langsung datang menemui kedua orangtua wanita tersebut dan kemudian menyampaikan niatnya.

2. Menjalin Komunikasi Ketika taaruf, cukup saling bertanya beberapa hal seperti perihal dirinya. Misalkan apa hal yang disukai atau tidak disukai. Dan tidak dianjurkan untuk sering bertemu atau saling berkirim pesan terlalu sering. Apabila ingin bertemu, harus mengajak keluarga atau teman dekat ke rumah taaruf artinya wanita agar pesan itu dapat disampaikan dengan jelas. 3. Tidak Berduaan (Tidak ber-Khalwat) Setelah memperoleh restu dari orang tua wanita, bukan berarti dapat bertemu dan mengajaknya jalan-jalan.

Perlu diingat, pertemuan harus ditemani pihak ketiga. 4. Tundukkan Pandangan Menundukkan pandangan maksudnya ialah menjaga pandangan agar tak dilepas begitu saja tanpa kendali, agar menghindari hal yang tidak diinginkan jika bertemu. 5. Salat Istikharoh Setelah mendapat foto dan data, salat istikharoh agar Allah SWT memberikan jawaban yang terbaik. Taaruf artinya melakukan salat istikharoh, ikhlaskan semua hasil pada Allah SWT dan jangan ada kecenderungan terlebih dulu pada calon yang diinginkan.

Luruskan niat bahwa menikah karena ingin taaruf artinya rumah tangga yang sakinah mawaddah dan wa rahmah. 6. Tentukan Waktu Khitbah (Lamaran) Perlu diingat, taaruf tak boleh terlalu lama, bahkan sampai bertahun-tahun. Apabila dilakukan dalam waktu lama, sangat merugikan pihak wanita. Oleh sebab itu, apabila sudah mengambil keputusan untuk taaruf, maka segeralah menikah. Jarak ideal taaruf dan khitbah yakni sekitar 1 sampai 3 minggu saja.

7. Akad Jika dirasa semua persiapan sudah baik, tibalah saat untuk menikah. Dalam agama Islam, pernikahan mewah bukanlah hal wajib, cukup dilakukan semampunya saja. 1 Kisah Kehidupan Seks Tentara Belanda di Indonesia 2 6 Potret Terbaru Aisyahrani Hamil Anak Ketiga, Penampilannya Mencuri Perhatian 3 Barisan Prajurit Kopaska TNI Menangis di Hutan, Alasannya Bikin Haru 4 Misteri Penembak Arief Rahman Hakim: Pengawal Presiden atau Polisi Militer Jakarta?

5 Mantan Kasad ke Prabowo: Mas Bowo harus Jadi Presiden Selengkapnya
Yahoo is part of the Yahoo family of brands. By clicking " Accept all" you agree that Yahoo and our partners will store and/or access information on your device through the use of cookies and similar technologies and process your personal data, to display personalised ads and content, for ad and content measurement, audience taaruf artinya and product development.

Your personal data that may be used • Information about your device and Internet connection, including your IP address • Browsing and search activity while using Yahoo websites and apps • Precise location You can select ' Manage settings' for more information and to manage your choices. You can change your choices at any time by visiting Your Privacy Controls. Find out more about how we use your information in our Privacy Policy and Cookie Policy.

Click here to find out more about our partners.

Proses ta'aruf




2022 www.videocon.com