Sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah

sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah

Potret Pertanian - Tapai singkong adalah tapai yang dibuat dari singkong yang difermentasi. Makanan tradisional ini populer di Jawa dan dikenal di seluruh tempat, mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur dan seluruh pelosok indonesia. Di Jawa Barat, tapai singkong dikenal sebagai peuyeum (bahasa Sunda).

Pembuatan tapai melibatkan umbi singkong sebagai substrat dan ragi tapai ( Saccharomyces cerevisiae) yang dibalurkan pada umbi yang telah dikupas kulitnya.

sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah

Pada dasarnya tapai adalah makanan matang setelah melalui proses kukus atau rebus. Ada dua teknik pembuatan yang menghasilkan tapai biasa, yang basah dan lunak; dan tapai kering, yang lebih legit dan dapat digantung tanpa mengalami kerusakan. Tapai kering populer di daerah Priangan utara (Purwakarta dan Subang), dan dikenal sebagai buah tangan khas dari sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah ini (dikenal sebagai peuyeum gantung, karena diperdagangkan dengan digantung.) Sumber Wikipedia.

Di kota-kota besar di seluruh Indonesia, tape singkong biasanya dijual oleh penjual keliling dengan menggunakan gerobak dan lebih populer dengan sebutan tape singkong saja. Mengkonsumsi tape singkong dipercaya dapat memberikan berbagai manfaat seperti meningkatkan fungsi saraf, sumber probiotik serta sebagai sumber energi karena mengandung gula dan karbohidrat. Baca manfaat tape singkong T ape singkong Untuk Mengobati Jerawat dan Obat Luka bagi Penderita Diabetes. Singkong merupakan bahan pangan yang mengandung pati, sehingga kandungan karbohidratnya paling tinggi diantara zat gizi lainnya.

Pada 100 gram tape singkong, fermentasi karbohidrat dalam pati singkong menghasilkan energi setidaknya 170 kilo kalori dengan karbohidrat mencapai 42,5 gram. Kandungan lainnya yang terdeteksi secara signifikan adalah 0,5 gram protein, 0,1 gram lemak, 30 miligram kalsium serta 30 miligram posfor dan 0,07 miligram vitamin B1.

Selain itu, tape singkong mengandung serat yang cukup tinggi serta kandungan alkohol yang masih dalam batas aman. Membuat Tape Singkong dengan Tekstur Lembut Pembuatan tape singkong sebetulnya tidak terlalu sulit dan tidak memerlukan banyak bahan.

Namun, tentunya memerlukan ketelitian untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Salah sedikit saja dapat mengakibatkan tape singkong menjadi tak menarik, seperti teksturnya yang becek atau malah bantat serta ragi yang tidak tumbuh sempurna sehingga tape menjadi bulukan dan berwarna kehitaman.

Kegagalan pembuatan tape singkong biasanya disebabkan oleh kebersihan yang kurang terjaga, kontaminasi bahan asing serta proses pemasakan singkong yang kurang tepat. Maka dari itu, singkong yang akan digunakan untuk membuat tape haruslah dibersihkan dengan teliti. Singkong yang sudah dikukus sebisa mungkin jangan tersentuh tangan secara langsung atau gunakan sarung tangan ketika memprosesnya. Karena kontaminasi keringat, minyak dan bahan asing lainnya dapat menghambat pertumbuhan bakteri dalam ragi tape yang digunakan pada pembuatan tape singkong.

Jika kita teliti, sebetulnya tidaklah sulit untuk membuat sendiri tape singkong di rumah. Asalkan prosedurnya tepat dan ke-steril-an singkongnya terjaga, tape singkong dengan kualitas baik dapat kita buat dengan mudah.

Berikut adalah bahan-bahan yang kita perlukan untuk membuat tape singkong. • Kupas dan bersihkan singkong, potong dengan ukuran panjang kira-kira 10-15 cm. Tidak dipotong juga sebenarnya tidak akan terlalu mempengaruhi hasil tape, hanya saja proses pembuatannya memerlukan ruang dan wadah yang lebih besar.

• Bersihkan lagi dalam air yang mengalir sehingga dipastikan bersih. • Kukus singkong hingga matang, namun ingat jangan sampai terlalu lembek. Jika terlalu lembek, hasil akhir juga akan lembek dan mengandung banyak air. • Angkat singkong dari kukusan dan biarkan dingin, dari sini sebisa mungkin untuk tidak menyentuh singkong secara langsung karena kontaminasi zat asing dapat mengganggu fermentasi.

Gunakan sarung tangan atau cukup gunakan peralatan seperti garpu untuk menata singkong. • Siapkan wadah yang agak dalam seperti baskom, toples yang agak besar ataupun bakul. Alasi dengan menggunakan daun singkong pada bagian dasar serta pinggirannya.

• Sementara itu, remukkan ragi diatas piring jika masih berbentuk bulatan. • Susun singkong untuk lapisan pertama dengan menggunakan garpu untuk menatanya, taburkan sebagian ragi, susun lagi singkong untuk lapisan kedua, taburi lagi dengan ragi dan seterusnya jika sisa singkong masih ada. • Tutup rapat singkong yang sudah ditaburi ragi menggunakan daun pisang, dan tutup kembali menggunakan penutup wadah agar tidak terbuka. • Diamkan selama minimal 2 hari 2 malam, dan setelah itu cek tape dengan menggunakan garpu.

Sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah sudah bertekstur lembut dan gampang ditusuk oleh garpu berarti tape singkong yang kita buat sudah jadi. EvelynPooh 8 Juni 2020 23.23 ituBola - Bandar Bola - Sportsbook Terlengkap - Live Casino Online - Baccarat - Dragon Tiger - Roulette - Sicbo - BlackJack Situs Judi Online Sportsbook & Live Casino Terpercaya, Terbaik serta Berlisensi di Indonesia.

Menyediakan berbagai macam permainan Sportsbook & Live Casino Online Terlengkap. Cukup 1 User id untuk bermain semua taruhan permainan.

sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah

- Sportsbook Terlengkap ( Sepakbola, Basketball, Esport, dll. ) - W88 Live Casino • Baccarat • Roulette • Sicbo • Blackjack • Dragon Tiger Menang Lebih Mudah Disini & Dapatkan Juga : => Bonus Cashback 5% (dibagikan setiap Hari Senin).

=> Pelayanan Terbaik Dengan Customer Service 24 Jam Nonstop. Deposit Bisa Melalui : => Via Bank Lokal Indonesia. => Via OVO, GOPAY, PULSA Telkomsel & XL/Axis. • Minimal Deposit 25,000 - Minimal Withdraw 50,000 • Proses Deposit & Withdraw Tercepat Untuk Pendaftaran Hubungi Kontak Kami: - LINE : itubola757 - WHATSAPP : +85517696120 - LIVE CHAT : ituBola > Pusat Bantuan ItuBola < Balas Hapus • ▼ 2016 (134) • ► Oktober (32) • ▼ September (76) • Tips Membuat Alat Fogging Sendiri • CARA ALAMI MENGUSIR HAMA TANAMAN PALING AMPUH • Syarat Tumbuh Tanaman Jagung Manis (Zea mays sacch.

• Sistematika sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah Botani Tanaman Jagung Manis • PENGGUNAAN WOKOZIM PADA BAWANG MERAH, CABE DAN TOMAT • PAKET DEMPLOT TANAMAN BAWANG MERAH MENGGUNAKAN PRO.

• Honesto Shoes Pilihan Belanja Tepat, Hemat dan Pua. • Tentang Mang Yono ( Pemilik Blog www.mangyono.com ) • Blog Mangyono ( www.mangyono.com ) • Membuat Pestisida Alami Dari Umbi Gadung (Dioscore. • Teknik Budidaya Tanaman Gadung (Dioscorea hispida . • Cara membuat Cincau dengan Mudah • Cara Hidup Sehat Ala Kampung Dengan Sumur Timba • Anak BMX Mercubuana Lampung • Ketapel Adalah Pistol Pelontar Tradisonal • Bendungan Desaercubuana Tulang Bawang barat • Alat Pembuat Tepung Tradisional ( Lumpang ) • Aku dan Website ku Potret Pertanian • Hama dan Penyakit Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris) • Membuat Desain Ruah Menggunakan Adobe Potoshop • Tips Memilih Bibit Singkong Yang Super • Narkoba Bermimpipun Jangan ( Polo Srimulat ) • JALAN – JALAN KE TUGU PETANI REST AREA WAY SERDANG.

• Musim Kemarau tak Datang Tahun Ini • LAYANG – LAYANG POTRET PERTANIAN • Cara Menanam Rumput Gajah Mini ( Pennisetum Purpur. • Kontes Ternak dan Livestock Expo Pasaman Barat • Panen Singkong Super di Kebun Potret Pertanian • Cara Mengolah Umbi Singkong Menjadi Bahan Nasi Tiw. • Alat Pengupas Kulit Singkong Tradisonal ( Peret ) • Komunitas Pencinta Burung Perkutut Tulang Bawang L.

• CARA MELATIH DENGAN CEPAT ANAKAN BURUNG SUPAYA CEP. • TIPS PEREMAJAAN TANAMAN PEPAYA DENGAN PEMANGKASAN . • DETEKSI PENYAKIT KERDIL KUNING PISANG (BBTV) BERBA. • SEMANGKA SERIF SAGA AGRIHORTI ( VARIETAS UNGGUL BA. • Varitas Unggul Pepaya Hasil Penelitian • Perbanyak Benih Mangga dengan Sambung Talkup • Teknik Penyambungan Tali Langsung Sungkup (TALKUP) • Jangan Abaikan Tunas Bawang Putih Yang Mempunyai A.

• Terobosan dalam modifikasi genetik biji-bijian • Cara Pembibitan Burung Puyuh • Saya Bukan Ahli Tapi Saya Suka Berbagi • Pemeriksaan Hewan Qurban SawahluntoUntuk Memastika. • Tips Berternak Burung Puyuh • PENANGANAN HEWAN QURBAN • Potret Pertanian Terimkasih Kepada bapak dan Ibu P. • Jenis - Jenis Daun Tanman • Pengertian Daun dan Fungsinya Bagi Tumbuhan • Fungsi dan Jenis Akar Tanaman • Investasi Emas dengan Menanam Pohon • Investasi Tepat Bertanam Pohon Albasia • Tips Menentukan Naungan Untuk Tanaman Kopi • Teknis Budidaya Tanaman Salak • Pannduan Lengkap Budidaya Tanaman kelapa (Cocos n.

• Manfaat Mikoriza Bagi Tanaman • Peran Penting Jamur Mikoriza Bagi Tanaman • Pasangan Suami Istri Wajib Tau Manfaat Daun Katuk • Kandungan Nutrisi Pada Daun Katuk • Cara Mudah Membuat Arang dari Kayu Secara Konvensi. • Tips Menjodohkan Burung Kinari Jantan dan Betina • Bertanam Kangkung Organik di Pekarangan Rumah • Prospek Usaha Peternakan Ayam Kalkun • Cara Pengobatan Penyakit pada Ayam Kalkun • Mengenal Ayam Kalkun - Potret Pertanian • Arti Logo Potret Pertanian • Logo Baru Potret Pertanian • Pengolahan Hasil Tembakau Untuk Konsumsi Sendiri • Cara Membuat Tapai Singkong ( Ubi Kayu ) • Tape singkong Untuk Mengobati Jerawat dan Obat Luk.

• Khasiat Buah Nangka Untuk Kesehatan • Penuhi Asam Folat Anda dengan Sayuran Bayam • Cara Budidaya Kroto yang baik dan benar • Cara Membuat Briket Arang Batok Kelapa • Budidaya Belut yang Baik dan Benar • Petani Cabe Wajib Mengetahui Cara Ini.! • Teknis Budidaya Tanaman Nangka • ► Agustus (26) Jawaban A.

Menghargai menurut saya ini yang paling benar, karena kalau dibandingkan dengan pilihan yang lain, ini jawaban yang paling pas tepat, dan akurat. Jawaban B. Merasa profesi sendiri paling baik menurut saya ini 100% salah, karena sudah melenceng jauh dari apa yang ditanyakan.

Jawaban C. Iri terhadap profesi lain menurut saya ini juga salah, karena dari buku yang saya baca ini tidak masuk dalam pembahasan. Jawaban D. Semua jawaban benar menurut sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah ini salah, karena dari apa yang ditanyakan, sudah sangat jelas jawaban ini tidak saling berkaitan.

Jawaban E. Semua jawaban benar menurut saya ini salah, karena setelah saya cari di google, jawaban tersebut lebih tepat digunkan untuk pertanyaan lain. Kesimpulan Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa disimpulkan pilihan jawaban yang benar adalah A. Menghargai Jika masih punya pertanyaan lain, kalian bisa menanyakan melalui kolom komentar dibawah, terimakasih.
1.Tajur me rupakan pusat tas yang ada dikota 2.sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah 3.sikap yang tepat saat ada wisatawan asing belajar budaya indonesia adalah 4.perajin batik,pembuat sepatu kulit dan koki ketiganya merupakan keberagaman 5.hasil dari kegiatan ekonomi fotokopi adalah 6.memperlajari filosofi dari batik mega mendung termasuk sikap 7.tindakan yang tidak mencintai produk indonesia adalah.produk2 buatan indonesia 8.potensi alam yang digunakan dalam pembuatan ban motor adalah 9.hasil dari kegiatan peternak sapi adalah 10.barang yang masuk kedalam negeri disebut.

Tolong ya jawab mau dikumpul​ Beberapa nelayan yang menggunakan perahu berhasil ditangkap oleh gabungan aparat keamanan (TNI dan Polri) di tengah laut. Mereka sengaja akan menyelun … dupkan bahan bakar minyak ke negara tetangga. Contoh kasus tersebut merupakan bentuk. A. Gangguan keamanan laut B. Kejahatan lintas negara C. Ancaman terorisme D. Gerakan separatis 26. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini. 1) Pemerintah daerah merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah pusat.

2) Pemerintah daerah hanya … bagian dari pelaksana penyelenggara pemerintahan pusat. 3) Pemerintah daerah leluasa dalam melaksanakan kekuasaan yang dilimpahkannya. 4) Pembangunan lebih merata ke pelosok daerah. 5) Pendapatan daerah disetor ke pusat hingga 80%. Jawaban yang tepat dari hubungan pemerintah pusat sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah pemerintah daerah pada masa Orde baru adalah​ Ketika keluarga sering ribut atau sering terjadi KDRT, maka anak akan merasa bahwa kekerasan adalah bagian dari dirinya.

Maka wajar jika anak-anak yan … g sudah biasa hidup di lingkungan yang penuh dengan kekerasan akan juga melakukan kekerasan seperti contohnya tawuran. Ia akan merasa bahwa kekerasan adalah hal yang wajar dilakukan oleh seseorang. Maka dalam teori belajar dan moral, anak tersebut adalah hasil belajar dari….

sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah

a. trial and error learning, b. Imitation dan modeling. c. identification d. Jawaban a, b dan c salah Suruh analisis, PT Intan Pariwara didirikan pada tahun 1984 dan merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang penerbitan buku-buku pelajaran … mulai tingkat Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama atau Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Atas atau Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Negeri, dan buku-buku umum, seperti buku-buku cerita, buku olahraga, buku kesenian, dan lain sebagainya.Dalam menjalankan proses bisnisnya, PT Intan Pariwara tidak lepas dari visi dan misinya.

Visi PT Intan Pariwara adalah ikut mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menyediakan sarana pendidikan yang bermutu. Misi PT Intan Pariwara adalah menciptakan sarana ilmu pengetahuan dengan harga terjangkau. PT Intan Pariwara juga memiliki kredo atau slogan ”Mari Bersama Intan Pariwara Mencerdaskan Bangsa”.

Di dalam menjalankan bisnisnya, PT Intan Pariwara dipimpin oleh seorang Direktur. Direktur sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah Manajer. Di dalam struktur organisasi terdapat tiga macam unsur bisnis yaitu bisnis support, bisnis akselerasi dan bisnis operasional.

Yang terlibat pada bisnis operasional antara lain nasional sales manajer, regional manajer, sales manajer, pimpinan perwakilan, staf finance, koordinator pos, staf gudang dan kepala seksi jenjang TK hingga SMA. Yang terlibat pada bisnis akselerasi antara lain bagian finance, pembukuan, pajak dan IT.

Sedangkan yang terlibat pada bisnis support antara lain bagian HRD, General Affair dan PR. Analisislah lingkungan umum dan lingkungan khusus dari organisasi atau perusahaan tersebut di atas! Soal: Sistem komunikasi libertarian menghendaki ruang partisipasi lebih dalam menyampaikan pendapat dengan tidak menghilangkan pendapat sedikit sekali … pun dari kelompok tertentu. Partisipasi dalam masyarakat menjadi aktif. Namun, kebebasan berekpresi dan berpendapat justru dapat mengancam?

Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Selamat mengerjakan! Coba sdr mahasiswa/i memberikan sebuah contoh sebuah perusahaan yang mengandalkan teknologi yang didasarkan kepada sumber daya yang ada pada negara te … rsebut dengan negara lain dalam persaingan pasar oligopoly?

Hindari plagiarisme, jika Anda mengutip pendapat orang lain mohon dicantumkan referensinya. BUTUH JAWABAN HUBUNGI WA 083800670247 MURAH MERIAH Perhatikan pernyataan berikut ini! 1. bersikap apatis 2. berfikir realistis 3. bersikap pesimis 4. berusaha dengan sungguh-sungguh 5. bekerja dengan s … antai 6. tidak mudah menyalahkan orang lain pertanyaan diatas yang termasuk cara membiasakan sikap optimis adalah nomor A.

1,2,3 B. 4,5,6 C. 1,3,5 D. 2,4,6​
Kandungan karbohidrat singkong yaitu 38 gram per 100 gram singkong atau setara dengan 12%, sehingga singkong cocok dijadikan makanan pengganti beras. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Jombang pada bulan Oktober - November 2017. Sampel untuk penelitian ini adalah siswa Pondok Pesantren Al-Mardliyah Tambakberas.

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sikap konsumsi terhadap produk olahan singkong. Atribut yang digunakan dalam penelitian adalah: rasa, warna, bau, dan tekstur. Produk yang digunakan sebagai objek penelitian adalah: singkong rebus, singkong goreng, singkong bakar, keripik singkong, tape, slondok, dan gethuk. Penentuan sampel menggunakan teknik total sampling, yaitu 100 responden. Analisis data menggunakan analisis Fishbein dan analisis deskriptif pada model multi-atribut yang mencakup skor kepercayaan (bi) dan skor evaluasi (ei).

Hasil penelitian menyebutkan bahwa secara keseluruhan, hasil dari sikap konsumen terhadap produk olahan singkong adalah positif berdasarkan hasil analisis Fishbein. Keripik singkong merupakan produk olahan singkong dengan nilai atribut paling tinggi dan gethuk merupakan produk olahan singkong dengan nilai atrbut paling rendah.

Kesimpulan penelitian ini yaitu produk-produk olahan singkong mempunyai potensi sebagai bahan makanan pengganti nasi. . One form of service of KUB Tirtasari Kresna Gemilang to its members is to send animal feed directly to the location of the cage.

This form of service is carried out to maintain member satisfaction and loyalty [22][23] [24][25] stated that feed is one of the three pillars of livestock business. The three pillars of livestock business are breeding, feeding, and management. . Sustainable livestock development is still a national strategic issue in Indonesia.

The research objective was to examine the inhibiting factors for sustainable livestock development, especially for dairy cows. Sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah research was carried out at the Tirtasari Kresna Gemilang, Joint Business Group (KUB) animal husbandry institution, Malang District, East Java Province.

Research variables include inhibiting factors (X), ecological dimensions (Y 1 ), economical dimensions (Y 2 ), social and cultural dimensions (Y 3 ), institutional dimensions (Y 4 ), and technological dimensions (Y 5 ). Respondents of the study were 196 dairy cattle farmers who were members of KUB Tirtasari Kresna Gemilang. The data were obtained using the Focus Group Discussion (FGD) method and survey with a likert scale.

sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah

Data were analyzed partially using simple linear regression. The results showed that the inhibiting factors had a negative and significant effect on sustainable livestock development, especially in the economical dimensions, the social and cultural dimensions, the institutional dimension, and the technological dimension.

sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah

shows that the inhibiting factors for sustainable livestock development should be the concern of all stakeholders in the national dairy industry.

. Furthermore, to understand the attitudes of Generation Z consumers towards Gofood and GrabFood, it is done by multiplying the trust score with consumer evaluations of all attributes of both Gofood and GrabFood. The consumer evaluation score is a consumer's assessment of the attributes of a service or product provider after consumers consume or use the services and products as a comparison from the previously obtained trust score [27].

. Online food ordering applications have become widely used recently. Its popularity is getting higher, especially among Generation Z, which is known to be the most familiar generation with information technology applications. This study aims to examine the preferences of Generation Z consumers and the most considered factors in purchasing food product using Gofood and Grabfood online food ordering applications.

An online survey of 100 generation Z respondents was carried out through the google form application. Descriptive analysis, T-test and one-way ANOVA were used to find out the most preferred online food ordering application and the most considered factors in purchasing food products using Gofood and Grabfood. The results showed that Gofood is the most preferred application by Generation Z.

Furthermore, trust is the most considered factor in using Gofood application while practicality, promotion and trust are the major factors of Grabfood consumers preferences. . Hal demikian merupakan salah satu bentuk pemberdayaan dari pemerintah berupa sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah desa untuk mengelola sumber daya.

Sumber daya tersebut diantaranya ialah sumber daya finansial (Amam et al., 2019 a ), sumber daya teknologi (Amam et al., 2019 b ), sumber daya fisik (Amam et al., 2019 c ), sumber daya ekonomi (Amam et al., 2019 d ), sumber daya lingkungan (Amam et al., 2019 e ), dan sumber daya sosial (Amam et al., 2019 f ). sumber daya tersebut merupakan aset bagi perusahaan atau lembaga (Hunger and Wheelen, 2003;David, 2009;Pearce and Robinson, 2013).

.

sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah

ABSTRAK Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) didirikan sebagai upaya menampung seluruh kegiatan di bidang ekonomi dan/atau pelayanan umum yang dikelola oleh Desa dan/atau kerjasama antar-Desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa BUM Desa di Kabupaten Lumajang. BUM Desa yang dievaluasi berdasarkan rekomendasi dari Pemerintah Kabupaten Lumajang ialah BUM Desa Semeru Lestari yang terletak di Desa Pasrujambe Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur.

Kriteria yang dievaluasi pada penelitian ini ialah kinerja keuangan BUM Desa, kinerja BUM Desa dari perspektif pelanggan, kinerja BUM Desa dari perspektif proses internal bisnis, dan kinerja BUM Desa dari perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan pendekatan FFA (Force Field Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan BUM Desa Semeru Lestari memiliki kinerja keuangan yang baik, memiliki kinerja dari perspektif pelanggan yang baik, memiliki kinerja dari perspektif proses internal bisnis yang baik, dan memiliki kinerja dari perspektif pertumbuhan dan pembelajaran yang baik.

sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah

Kesimpulan . Singkong bagi generasi muda dimaknakan makanan tidak spesial dan biasa. Namun berdasarkan penelitian ini, ternyata generasi muda memiliki sikap yang positif (Harsita and Amam, 2019). Penelitian Pasaribu, Rafi dan Khairawati (2017) mengenai persepsi generasi Y terhadap produk kerajinan tangan daerah menunjukkan bahwa generasi Y cenderung memiliki persepsi bahwa kerajinan tangan khas daerah adalah produk yang kurang menarik dibandingkan produk luar dan bersifat hanya sebagai pelengkap (Pasaribu, Rafi and Khairawati, 2017).

. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai hubungan antara gaya hidup generasi muda terkait konsumsi makanan dan minuman produk dalam negeri khususnya warteg. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel berjumlah 100 orang. Data dianalisis secara tabulasi kemudian akan dilakukan analisis mutlivarians melalui pemodelan persamaan struktural.

Model yang dikembangkan 70,7 persen terwakili oleh variabel eksogen. Motif konsumsi berupa motif sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah dan sosial yang berkembang di generasi, pengalaman yang menyenangkan atas konsumsi produk makanan dalam negeri yang dirasakan generasi muda, persepsi konsumen mengenai nilai cinta bangsa dan negara yang berbentuk tindakan konsumsi produk dalam negeri dan sikap konsumen yang menghargai produk dalam negeri berpengaruh terhadap pengembangan gaya hidup cinta produk dalam negeri.

ABSTRACT The research objection are to obtain information about the relationship between the young generation lifestyle that related to the domestic food and beverage products consumption (case of warteg).

The research methods was descriptive method with 100 samples. The data analyzed by mutlivariance analysis with structural equation modeling. The developed research model 70.7 percent is represented by exogenous variables. Consumption motives in the form of economic and social motives that developed in the young generation, the pleasant experiences of domestic food products consumption, the consumers' perceptions about ethnocentrism and consumer attitudes that appreciate the domestic product are influencing factors for "love domestic product " lifestyle among the young generation.

ABSTRAK Masyarakat Indonesia memiliki ketergantungan pada sektor peternakan, dikarenakan peternakan dapat memenuhi kebutuhan protein hewani yang dibutuhkan oleh manusia sebagai sumber makanan, oleh karena itu sektor peternakan sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia.

Kebaruan penelitian (novelty) ialah menemukan aspek kerentanan kemitraan usaha peternakan domba terhadap pembangunan peternakan berkelanjutan. Penelitian dilakukan di Gumukmas Multi Farm (GMF) Kabupaten Jember. Metode penelitian dilakukan dengan metode diskriptif dan kausalitas. Variabel penelitian terdiri atas aspek kerentanan usaha kemitraan domba (X) dan 5 (lima) dimensi pembangunan peternakan berkelanjutan yang terdiri atas dimensi ekologi (Y 1), dimensi ekonomi (Y 2), dimensi sosial dan budaya (Y 3), dimensi kelembagaan (Y 4), dan dimensi teknologi (Y 5).

Hasil penelitian didapatkan bahwa aspek kerentanan usaha kemitraan domba berpengaruh negatif dan signifikan terhadap dimensi ekologi, ekonomi, sodial dan budaya, serta teknologi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa aspek kerentanan pada usaha kemitraan domba harus menjadi perhatian peternak dan GMF sebab memiliki dampak yang buruk terhadap pembangunan peternakan berkelanjutan.

Kata kunci: Aspek kerentanan, kemitraan domba, pembangunan peternakan berkelanjutan peternak domba ABSTRACT Indonesian society has a dependence on the livestock sector, because livestock can meet the needs of animal protein needed by humans as a food source, therefore the livestock sector is very important for human survival.

The novelty of the research is to find aspects of the vulnerability of sheep farming business partnerships to sustainable livestock development. The research was conducted at Gumukmas Multi Farm (GMF) Jember District. The research method is descriptive and causal. The research variables consisted of the vulnerability aspects of the sheep farming partnership business (X) and 5 (five) dimensions of sustainable livestock development consisting of the ecological dimension (Y 1), the economical dimension (Y 2), the social and cultural dimension (Y 3), the institutional dimension (Y 4), and the technological dimension (Y 5).

The results showed that the vulnerability aspect of the sheep farming partnership business had a negative and significant effect on the ecological, economical, social and cultural dimensions, and technological. The conclusion of the study shows that the vulnerability aspect of the sheep farming partnership business should be a concern for farmers and GMF because it has a bad impact on sustainable livestock development. The purpose of this research is to analyze a BUM Desa development strategy in Lumajang Regency.

The research was conducted at BUM Desa Labruk Lor according to recommendations from the Lumajang Regency Government of East Java Province. The business units managed by BUM Desa Labruk Lor are fisheries, trade, agriculture, and culinary tourism businesses.

Data were analyzed using the FFA (Force Field Analysis) approach by considering the driving factors for the development of BUM Desa (D) and the factors inhibiting the development of BUM Desa (H).

The results show that the driving factor (key) is having formal legality (Village Regulations and AD/ART) and the formation of management is carried out democratically, while the inhibiting factor (key) sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah that business activities are still limited to sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah provision of production facilities and marketing services for fish-based processed products of catfish.

The conclusion of this research is that the value of the strength field is smaller than the field of weakness, so it requires certain efforts to develop BUM Desa Labruk Lor. The recommendation for the BUM Desa development strategy is by expanding the network of cooperation with suppliers of fishery production facilities and the use of information technology as a medium for processed marketing.

Tujuan penelitian ini ialah menganalisis strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) di Kabupaten Lumajang. Penelitian dilakukan pada BUM Desa Labruk Lor sesuai rekomendasi dari Pemerintah Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur.

Unit usaha yang dikelola BUM Desa Labruk Lor ialah usaha perikanan, perdagangan, pertanian, dan wisata kuliner. Data dianalisis menggunakan pendekatan FFA (Force Field Analysis) dengan mempertimbangkan faktor pendorong pengembangan BUM Desa dan faktor penghambat pengembangan BUM Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendorong (kunci) ialah memiliki legalitas formal (Peraturan Desa dan AD/ART) dan pembentukan kepengurusan dilakukan secara demokratis, sedangkan faktor penghambat (kunci) ialah kegiatan usaha masih terbatas pada pengadaan sarana produksi dan jasa pemasaran produk olahan berbasis ikan lele.

Kesimpulan penelitian didapatkan bahwa nilai medan kekuatan lebih kecil jika dibandingkan dengan nilai medan kelemahan, sehingga membutuhkan upaya-upaya tertentu untuk pengembangan BUM Desa Labruk Lor.

Rekomendasi strategi pengembangan BUM Desa dengan cara memperluas jaringan kerjasama dengan pemasok sarana produksi perikanan dan pemanfaatan teknologi informasi sebagai media pemasaran olahan. Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang menentukan pembangunan nasional, oleh sebab itu dibutuhkan pemberdayaan pada sektor pertanian Indonesia agar produk pertanian yang dihasilkan dapat mengimbangi produk impor dan ekspor.

Tujuan tulisan ini ialah untuk mengetahui perbaikan produk pertanian dalam menghadapi persaingan pasar bebas. Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)/ASEAN Economic Community (AEC), berdampak pada persaingan bisnis yang semakin tinggi, sehingga perlu diarahkan untuk peningkatan produktivitas hasil pertanian, perkebunan, serta peternakan karena produk pertanian memiliki daya saing di pasar bebas.

Aspek daya tarik dari investor di sektor pertanian, sub sektor peternakan dan perkebunan, aspek keterbukaan perdagangan bebas di ASEAN, menjadi pertimbangan agar ada upaya peningkatan produktivitas. Strategi untuk menguasai pasar bebas, perlu perbaikan kualitas dan kuantitas produk pertanian yang dihasilkan, serta adanya standardisasi hasil komoditas pertanian, sehingga nilai jual produk dapat bersaing.

Produk pertanian yang dihasilkan mampu mengimbangi produk impor dan ekspor serta dapat menembus pasar bebas secara berkesinambungan. Pemerintah Indonesia sebagai pembuat kebijakan harus mampu memperhatikan perkembangan produk pertanian dan harga pangan dunia, mengingat pengaruh fluktuasi harga pangan sangat berbengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Peranan Sivitas Akademika dalam pembangunan peternakan berkelanjutan salah satunya ialah dengan menetapkan standar kompetensi lulusan program studi sarjana peternakan.

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 menyebutkan bahwa standar nasional pendidikan tinggi ialah satuan standar yang meliputi standar nasional pendidikan, ditambah dengan standar penelitian, dan standar pengabdian kepada masyarakat. Tujuan kajian ini ialah menemukan pengaruh standar kompetensi lulusan program studi sarjana peternakan terhadap pembangunan peternakan berkelanjutan.

Variabel penelitian terdiri dari standar kompetensi lulusan program studi sarjana peternakan (Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020) dan 5 (lima) dimensi pembangunan peternakan berkelanjutan, yaitu dimensi ekologi, ekonomi, sosial dan budaya, kelembagaan, dan teknologi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan survei digital dengan kuisioner berskala likert menggunakan aplikasi google form.

Responden merupakan mahasiswa Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Jember. Responden yang bersedia mengisi kuisioner digital sebanyak 47 mahasiswa.

sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah

Data dianalisis secara parsial dengan menggunakan regresi linier sederhana menggunakan IBM Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar kompetensi lulusan program studi sarjana peternakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap dimensi ekologi sebesar 0,618, dimensi ekonomi sebesar 0,783, dimensi sosial dan budaya sebesar 0,694, dimensi kelembagaan sebesar 0,726, dan dimensi teknologi sebesar 0,872.

Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa standar kompetensi lulusan Program Studi Sarjana Peternakan Universitas Jember mendukung upaya pembangunan peternakan berkelanjutan. Rekomendasi penelitian yaitu dibutuhkan perhatian khusus terkait kebijakan-kebijakan yang melibatkan peranan mahasiswa dalam mendukung pembangunan peternakan berkelanjutan yang sesuai dengan kurikulum merdeka belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis:1) sikap konsumen terhadap atribut susu merek Hilo dan Anlene, 2) sikap konsumen terhadap pengaruh lingkungan sosial pada keputusan pembelian susu merek Hilo dan Anlene, serta 3) perbedaan sikap konsumen terhadap atribut susu bubuk Hilo dan Anlene.

Atribut yang digunakan meliputi: merek, rasa, label, harga dan promosi, sedangkan lingkungan sosial konsumen meliputi: anggota keluarga, orang lain dan tenaga penjual. Penentuan sampel menggunakan teknik snowballsampling.

Analisis data yang digunakan yaitu multi-atribut model dan norma subyektif model dengan menggunakan analisis Fishbein dan uji jenjang bertanda Wilcoxon. Multi-atribut model untuk mengetahui sikap konsumen terhadap atribut susu bubuk tinggi kalsium yang terdiri dari skor kepercayaan (bi) dan skor evaluasi (ei), sedangkan norma subyektif model untuk mengetahui pengaruh lingkungan sosial konsumen terhadap keputusan pembelian susu bubuk tinggi kalsium yang terdiri dari nilai keyakinan (NBj) dan nilai motivasi (MCj).

Hasil penelitian menyebutkan bahwa: 1) konsumen memiliki sikap positif terhadap atribut susu bubuk berkalsium tinggi merek Hilo dan Anlene, yaitu sebesar 4,93 dan 4,73; 2) lingkungan sosial mempengaruhi norma subyektif konsumen dalam melakukan pembelian susu merek Hilo dan Anlene, yaitu sebesar 2,13 dan 2,18; 3) ada perbedaan sikap konsumen pada atribut rasa (Anlene > 0,20 Hilo), label (Anlene 0,29 > Hilo) dan promosi (Anlene < 0,66 Hilo), sedangkan pada atribut merek dan harga tidak ada perbedaan sikap konsumen.

Sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah kunci : sikap, perilaku konsumen, atribut, analisis Fishbein. This research was purposed to explain the influence of consumers’ attitude toward their decision to purchase related to the application of CSR program.

Consumers’ attitude toward the application of CSR program done by Aqua. Has been observed over cognitive and affective component. Analysis technique their used was in this research multiple regression technique analysis. The result of this research concluded that consumer had a positive attitude toward the application of Aqua CSR program. From this research, it could be proved that consumers’ attitude related to the application of CSR program significant effect toward consumers’ purchase decision Sebagian besar pelaku usaha pengrajin atau home industri khususnya pengrajin kripik singkong didalam pengolahan produksinya masih menggunakan peralatan sederhana, sedangkan metode pemasaran dan pembukuan keuangan masih menganut paham atau sistem turun temurun.

Dengan berjalannya waktu, persaingan bisnis dan penerapan metode pengelolaan metode tersebut akan bergeser dan akhirnya gulung tikar (bangkrut). Dengan adanya bantuan dari iptek bagi masyarakat (IbM) dengan beberapa program pekerjaan dari mulai kunjungan intensif, penyuluhan cita rasa dan penyuluhan hukum tentang aturan dan sanksi perdagangan dan cap/merk dagang, inovasi peralatan dengan sentuhan teknologi maka masalah mendasar di masyarakat bisa teratasi.

Dari mulai penggunaan peralatan dengan inovasi teknologi, sistem pengolahan bersih dan higienis, pengembangan berbagai varian rasa dan label/cap dagang yang mendapat perijinan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dari Departemen Perindustrian dan Dinas Kesehatan.

Target luaran yang dicapai menghasilkan produktifitas dan efisiensi yang signifikan dari penggunaan kayu bakar ke kompor gas (67%), Mesin Perajang singkong dari 100 Kg / 4 jam menjadi 50 Kg/jam atau setara 200 Kg/jam (50%), dan produktifitas selalu berujung pada metode pemasaran yang baik Hingga saat ini disamping dipasarkan di toko-toko terdekat juga merambah ke toko besar koperasi, dan swalayan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Citra Merek dan Kualitas Produk Terhadap Minat Beli Konsumen Keripik Singkong di Cileungsi.Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner penelitian kepada 100 konsumen Qtela di Cileungsi, Bogor sebagai sampel penelitian.

Data hasil kuesioner dianalisis menggunakan analisis regresi linier ganda yang meliputi uji asumsi klasik, analisis koefisien determinasi ganda, model persamaan regresi linier ganda, uji model menggunakan uji-F dan uji hipotesis menggunakan uji-t.Penelitian menghasilkan model persamaan linear ganda Y = 1,193 + 0,356 X1 + 0,535 X2.

Model tersebut memenuhi kelayakan model karena citra merek dan kualitas produk mampu menjelaskan 74,9% variasi minat beli konsumen. Citra produk berpengaruh terhadap minat beli dengan arah positif, sebesar b1 = 0,356 artinya semakin tinggi citra merek maka semakin tinggi pula minat beli konsumen keripik singkong Qtela.Kualitas produk berpengaruh terhadap minat beli dengan arah positif sebesar b1 = 0,356artinya semakin tinggi kualitas produk maka semakin tinggi pula minat beli konsumen terhadap keripik singkong Qtela. Kata kunci: Citra Merek, Kualitas Produk, Minat Beli Indonesia adalah negara agraris sehingga sektor pertanian mempunyai peranan yang sangat besar dalam pertumbuhan ekonomi negara dengan agroindustri atau industri yang berbasis pertanian yang menjadi salah satu motor pembangunan ekonomi.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) gambaran umum usaha pengolahan singkong menjadi keripik; 2) besarnya nilai tambah dari usaha pengolahan singkong menjadi keripik; dan 3) besarnya pendapatan dari usaha pengolahan singkong menjadi keripik di Kelompok Usaha Sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah Sehati desa Batnes. Penelitian dilaksanakan di Kelompok Usaha Bersama Sehati, desa Batnes, kecamatan Musi pada bulan April-Oktober 2017.

Pengambilan data menggunakan metode survei. Sampel dilakukan pada unit usaha keripik singkong pada Kelompok Usaha Bersama Sehati dengan menggunakan metode sensus dimana seluruh anggota pada unit usaha menjadi responden yaitu sebanyak 10 orang. Untuk mengetahui gambaran umum usaha keripik singkong maka digunakan analisis deskriptif, untuk mengetahui pendapatan usaha keripik singkong maka digunakan analisis pendapatan, untuk mengetahui keuntungan relatif dari usaha keripik singkong darat digunakan analisis R/C Rasio.

sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah

Hasil penelitian menunjukkan Kelompok Usaha Bersama Sehati memproduksi keripik singkong dengan memanfaatkan alat-alat pengolahan hasil pertanian yang sudah bukan manual lagi tetapi mengarah ke teknologi pengolahan yang lebih modern yaitu menggunakan mesin. Bahan-bahan yang digunakan dalam produksi keripik singkong adalah ubi kayu, minyak goreng, gula pasir, garam dapur dan cabe merah. Tahapan produksi keripik singkong dimulai dari penyediaan bahan baku, penyortiran, pengupasan, pencucian, perajangan, pembumbuan, penggorengan, pengurangan kadar minyak, pengemasan dan pemasaran.

Nilai tambah produksi keripik singkong pada Kelompok Usaha Bersama Sehati sebesar Rp368.870.000,00. Pendapatan usaha keripik singkong pada kelompok usaha bersama sehati yaitu senilai Rp36.414.166,00 per bulan, sedangkan pendapatan anggota kelompok sebesar Rp3.241.416,00 per bulan. Nilai R/C Ratio sebesar 11,155 sehingga usaha keripik singkong layak untuk diusahakan. ©2018 dipublikasikan oleh Agrimor. kpt-apr2006- (8) Program pemerintah dalam melestarikan swasembada karbohidrat perlu didukung dengan pemanfaatan jenis komoditas non beras.

Umbi-umbian antara lain ubi kayu (ketela pohon), ubi jalar, jagung, sagu, dan sorgum merupakan hasil tanaman sebagai sumber karbohidrat di samping padi-padian.Berbagai jenis tanaman tadi dapat digunakan sebagai bahan pangan yang potensial di Indonesia, khususnya dalam usaha penganekaragaman pangan sesuai dengan Inpres No.20 Tahun 1979 yang dewasa ini sudah mulai sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah oleh para peneliti, pemerintah, maupun para pengusaha.

Sumber bahan pangan tersebut menjanjikan banyak harapan, di samping sebagai bahan pangan, sebagai sumber karbohidrat yang baik kedudukannya, juga dapat disejajarkan dengan tepung beras dan terigu, sehingga dapat digunakan dalam diversifikasi pangan sumber kalori, dan juga dapat dijadikan sebagai bahan baku berbagai macam industri. Pijat merupakan salah satu cara mengurangi rasa nyeri karena proses pemijatan dapat menghambat sinyal nyeri, Ibu bersalin yang mendapat pijatan selama 20 menit selama proses persalinan akan lebih terbebas dari rasa sakit.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pijat dalam mengurangi nyeri persalinan pada ibu bersalin. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen . [Show full abstract] dengan menggunakan rancangan penelitian prepost test. Lokasi sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah adalah bidan praktik mandiri (BPS) ernita Pekanbaru yang dilakukan pada bulan AprilJuni 2014. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 orang dengan teknik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling.

Data dalam penelitian ini merupakan data primer yang dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test (dependent T-Test) dengan derajat α =0,05. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata skala nyeri persalinan sebelum pijat adalah 8,67, sesudah pijat adalah 5,33. Sedangkan untuk metode sebelum pemberian obat anti nyeri adalah 9,47 dan sesudah pemberian obat adalah 3,07.

Pemberian pijat dan obat efektif dalam mengurangi nyeri dengan p value : 0,001. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah metode pijat efektif dalam mengurangi nyeri persalinan pada ibu bersalin fase aktif kala I di BPS Ernita Pekanbaru Read more Abstrak-Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan fenomenologi tingkat kemampuan berpikir kritis dan prestasi publikasi mahasiswa, serta mengetahui tingkat hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan prestasi publikasi mahasiswa pada pada mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Se-Ajatappareng.

Data diperoleh melalui instrumen interview dan analisis dokumentasi dari 12 mahasiswa yang . [Show full abstract] ditetapkan sebagai sampel dari perwakilan mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Se-Ajatappareng dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa terdapat akumulasi kemampuan berpikir kritis dengan kategori baik yang dinilai dari hasil paper yang telah dipublikasikan secara lokal serta diorasikan oleh mahasiswa, sedangkan prestasi publikasi mahasiswa ditunjukkan dengan kategori sangat rendah dengan search melalui google scholar.

Hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan prestasi publikasi ditunjukkan dengan kesimpulan, bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis dengan prestasi publikasi mahasiswa pada mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Se-Ajatappareng. Ditinjau dari studi fenomenologi menunjukkan bahwa tradisi publikasi bagi kalangan mahasiswa belum menjadi budaya tulis tetapi masih dalam kategori tradisi lisan/penutur.

Kata Kunci-Fenomenologi, kemampuan berpikir kritis, prestasi publikasi. I. PENDAHULUAN Dalam aktivitas publikasi dan kemampuan berfikir kritis merupakan fenomena yang biasanya tidak luput ditemui dalam seluruh aspek kehidupan manusia khususnya kalangan akademisi dengan kemampuan dan corak yang beragam, termasuk di lingkungan perguruan tinggi sebagai jenjang tertinggi pada jalur pendidikan formal.

Keragaman kemampuan seseorang dalam melakukan aktivitas berpikir secara kritis, mempengaruhi pola pikir dalam merencanakan berbagai program yang digeluti, melaksanakan program baik yang direncanakan maupun tanpa direnceranakan, serta pengambilan keputusan, sehingga memperoleh hasil dengan corak yang beragam pula.

sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah

Dalam Alquran yang merupakan sebagai peletak landasan filosofi manusia dalam memandang dan memahami alam semesta secara universal. Alquran merupakan formula baku dan alam semesta dengan segala perubahannya merupakan persoalan yang layak dan perlu dijawab, sehingga teka-teki tentang alam semesta akan terselesaikan secara benar dengan menggunakan formula yang benar menurut Alquran dikaji secara teks dan kontekstul (M.

Amien Rais, 1998: 22). Kemampuan manusia dalam berpikir secara kritis menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan dalam melakukan loncatan-loncatan raksasa dalam bidang sains dan teknologi, sehingga menimbulkan dampak yang besar dalam kehiupan manusia.

Penemuan-penemuan baru akan semakin membantu manusia untuk lebih mudah memainkan perannya sebagai khalifah di muka bumi ini, baik untuk memakmurkan bumi maupun untuk kesejahteraan bagi segenap penghuni bumi. Dengan demikian, berpikir secara kritis yang merupakan suatu keaktifan pribadi manusia secara radikal yang mengakibatkan penemuan yang terarah kepada suatu tujuan tertentu dan mengarah pada suatu objek mendalam (M.

Ngalim Purwanto, 2007: 43). View full-text ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa atas lingkungan belajar dan kecerdasan intelektual terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris di SMK negeri di Kota Tangerang Selatan, Banten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei.

Jumlah populasi yang digunakan sebanyak 420 siswa. Sampel berukuran 52 siswa, dengan teknik sampling yang digunakan . [Show full abstract] yaitu simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket persepsi siswa atas lingkungan belajar, hasil tes IQ, dan tes kemampuan berbicara siswa berbentuk pilihan ganda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat pengaruh yang signifikan persepsi siswa atas lingkungan belajar dan kecerdasan intelektual secara bersama-sama terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa SMK negeri di Kota Tangerang Selatan, Banten.

Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,000 < 0,05 dan Fh = 9,655. Secara bersama-sama persepsi atas lingkungan belajar dan kecerdasan intelektual memberikan kontribusi sebesar 28,3% terhadap variabel kemampuan berbicara bahasa Inggris, 2) terdapat pengaruh yang signifikan persepsi siswa atas lingkungan belajar terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa SMK negeri di Kota Tangerang Selatan, Banten.

Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,028 < 0,05 dan th = 2,271. Variabel persepsi siswa atas lingkungan belajar memberikan kontribusi sebesar 13,29% dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris, 3) terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan intelektual terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa SMK negeri di Kota Tangerang Selatan, Banten.

Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,017 < 0,05 dan th = 2,471. Variabel kecerdasan intelektual memberikan kontribusi sebesar 14,97% dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris. Kata Kunci: Lingkungan Belajar, Kecerdasan Intelektual, Kemampuan Berbicara Read more Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Menganalisis pengaruh Kunjungan Wisatawan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gianyar-Bali.

(2) Menganalisis pengaruh Pajak Hotel dan Restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gianyar-Bali. (3) Menganalisis pengaruh Kunjungan Wisatawan, Pajak Hotel dan Restoran secara simultan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten . [Show full abstract] Gianyar-Bali.

(4) Menganalisis tingkat efektivitas penerimaan Pajak Hotel dan Restoran Pemerintah Kabupaten Gianyar-Bali. Sampel penelitian diambil dengan teknik Purposive sampling sesuai dengan tujuan peneliti dengan beberapa pertimbangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik regresi berganda.

Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Hasil analisis data dengan signifikasi 0,05 menunjukkan bahwa Kunjungan Wisatawan tidak berpengaruh terhadap PAD Kabupaten Gianyar-Bali 2007-2017. Pajak Hotel dan Restoran berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD Kabupaten Gianyar-Bali 2007-2017. Kunjungan Wisatawan, Pajak Hotel dan Restoran secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD Kabupaten Gianyar-Bali 2007-2017. Efektivitas pemungutan Pajak Hotel dan Restoran selama kurun waktu 2007-2017 pada Pemerintah Kabupaten Gianyar-Bali termasuk kategori sangat efektif, namun belum mencapai hasil yang optimal sebab masih ada potensi untuk meningkatkan penerimaan Pajak Hotel dan Restoran di masa depan jika diterapkan online secara menyeluruh.

Read more Belum sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah kinerja pegawai di lingkungan Yayasan Taruna Bakti merupakan salah satu faktor yang menyebabkan Yayasan Taruna Bakti belum mampu bersaing secara optimal. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi kinerja pegawai di lingkungan Yayasan Taruna Bakti antara lain berkenaan dengan sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah organisasi dan kepuasan kerja pegawai.

Dimana diduga kedua faktor tersebut menyebabkan naik turunnya . [Show full abstract] kinerja pegawai di lingkungan Yayasan Taruna Bakti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat budaya organisasi, kepuasan kerja pegawai, dan kinerja pegawai di lingkungan Yayasan Taruna Bakti Bandung; menganalisis dan mengukur adakah pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai di lingkungan Yayasan Taruna Bakti Bandung; menganalisis dan mengukur adakah pengaruh kepuasan kerja pegawai terhadap kinerja pegawai di lingkungan Yayasan Taruna Bakti Bandung; serta menganalisis dan mengukur adakah pengaruh budaya organisasi dan kepuasan kerja pegawai terhadap kinerja pegawai di lingkungan Yayasan Taruna Bakti Bandung.

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan eksplanatori survei. Teknik sampling yang digunakan simple random sampling (SRS). Instrumen penelitian utama menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda.

Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa hubungan budaya organisasi dengan kinerja pegawai berada pada kisaran yang sedang. Hubungan kepuasan kerja dengan kinerja pegawai berada pada kisaran yang kuat. Hubungan budaya organisasi dan kepuasan kerja dengan kinerja pegawai berada pada kisaran yang sangat kuat. Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; serta budaya organisasi dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai secara simultan.

Kepuasan kerja memberikan pengaruh lebih besar terhadap kinerja pegawai dibandingkan dengan budaya organisasi. Read more
sikap dan perbuatan sikapdan perilaku sikap dan perilaku sikap dan perilaku anak sikap dan perilaku kita sikap dan perilaku manusia sikap dan perilaku mereka sikap dan perilaku orang sikap dan perilaku yang sikap dan perilaku yang akan sikap dan perilaku yang tepat terhadap orang lain dalam masyarakatberdasarkan sikap dan perlakuannya sikap dan persepsi sikap dan pilihan sikap dan pilihan yang anda sikap dan pola pikir sikap dan posisi sikap dan praktik sikap dan prilaku sikap dan reaksi sikap dan semangat Contact About Privacy Policy Tr-ex.me terjemahan bahasa indonesia Magyar Српски Български Slovenský اردو عربى Română Español Português मराठी తెలుగు 中文 தமிழ் മലയാളം Tagalog বাংলা Tiếng việt Bahasa malay ไทย 한국어 日本語 Deutsch Русский Turkce Polski हिंदी Français Nederlands Hrvatski Italiano Svenska Český Dansk Suomi Norsk Bahasa indonesia and required to achieve the purposes illustrated in the cookie policy.

If you want to know more or withdraw your consent to all or some of the cookies, please refer to the cookie policy. By closing this banner, scrolling this page, clicking a link or continuing to browse otherwise, you agree to the use of cookies. More OKSikap yang paling tepat terhadap Kebangkitan Nasional saat ini adalah?

• Menghafalkan sejarahnya kebangkitan nasional • Meneladani semangat para pelopor kebangkitan nasional • Memahami nilai-nilai kebangkitan nasional • Mengoleksi foto para tokoh kebangkitan nasional • Semua jawaban benar Berdasarkan pilihan diatas, jawaban yang paling benar adalah: B. Meneladani semangat para pelopor kebangkitan nasional.

Jawaban A. Menghafalkan sejarahnya kebangkitan nasional menurut saya kurang tepat, karena kalau dibaca dari pertanyaanya jawaban ini tidak nyambung sama sekali. Jawaban B. Meneladani semangat para pelopor kebangkitan nasional menurut saya ini yang paling benar, karena kalau dibandingkan dengan pilihan yang lain, ini jawaban yang paling pas tepat, dan akurat. Jawaban C. Memahami nilai-nilai kebangkitan nasional menurut saya ini juga salah, karena dari buku yang saya baca ini tidak masuk dalam pembahasan.

Jawaban D. Mengoleksi foto para tokoh kebangkitan nasional menurut saya ini salah, karena dari apa yang ditanyakan, sudah sangat jelas jawaban ini tidak saling berkaitan.

sikap yang tepat terhadap penjual tapai singkong adalah

Jawaban E. Semua jawaban benar menurut saya ini salah, karena setelah saya cari di google, jawaban tersebut lebih tepat digunkan untuk pertanyaan lain. Kesimpulan Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa disimpulkan pilihan jawaban yang benar adalah B. Meneladani semangat para pelopor kebangkitan nasional Jika masih punya pertanyaan lain, kalian bisa menanyakan melalui kolom komentar dibawah, terimakasih.




2022 www.videocon.com