Kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut

kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut

ilmubindo.com - Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan kumpulan contoh soal teks eksposisi dilengkapi dengan kunci jawaban dalam mata pelajaran bahasa Indonesia kelas X revisi terbaru. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang contoh soal teks eksposisi dilengkapi dengan kunci jawaban dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Gambar: freepik.com 1. Kata eksposisi berasal dari kata ekspotition yang merupakan bahasa .

A. Inggris B. Latin C. Prancis D. Jerman E. Indonesia 2. Struktur teks eksposisi yang berupa penguatan kembali atas pendapat yang telah ditunjang oleh fakta-fakta dalam bagian argumentasi, disebut.

A. Pernyataan pendapat B. Argumentasi C. Penegasan ulang pendapat D. Penegasan pendapat D. Fakta 3. Keunggulan obat tradisional, jika dibandingkan dengan obat modern, lebih aman, dan ekonomis. Nomina dasar yang terdapat kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut kalimat di atas adalah. A. Keunggulan B. Jamu C. Obat D. Tradisional E. Ekonomis 4. Pola paragraf yang topik utama terletak di akhir paragraf disebut .

A. Deduktif B. Induktif C. Campuran D. Deduktif-induktif E. Induktif-deduktif 5. Pengertian teks eksposisi adalah. A. Bacaan yang berisi informasi (gagasan, pendapat) yang tujuannya menjelaskan dengan gaya penulisan singkat, padat, akurat.

B. Bacaan yang berisi informasi (gagasan, pendapat) yang tujuannya mengajak dengan gaya penulisan singkat, padat, akurat. C. Bacaan yang berisi informasi (gagasan, pendapat) yang tujuannya menghibur dengan gaya penulisan singkat, padat, akurat. D. Bacaan yang berisi himbauan (gagasan, pendapat) yang tujuannya meyakinkan dengan gaya penulisan singkat, padat, akurat. E. Bacaan yang berisi kritikan (gagasan, pendapat) yang tujuannya memprovokasi dengan gaya penulisan singkat, padat, akurat.

6. Berikut yang merupakan ciri khas kebahasaan teks eksposisi adalah. A. Menggunakan pronomina B. Kalimat tanya C. Kalimat perintah D. Menggunakan titik koma E. Menggunakan kalimat seru 7. Berikut ciri-ciri teks eksposisi, kecuali. A. Penjelasan disertasi data B. Menjelaskan informasi pengetahuan C. Disampaikan secara lugas D. Bersifat objektif E.

Berusaha meyakinkan orang lain dengan berbagai argumen 8. Tujuan penulisan teks eksposisi adalah. A. Menjelaskan atau menerangkan suatu pokok persoalan B. Membuktikan kebenaran dari suatu pokok persoalan C.

Menuliskan pokok persoalan D. Menceritakan pokok persoalan E. Membujuk pembaca akan suatu pokok permasalahan 9. Struktur teks eksposisi adalah. A. Thesis-rekomendasi B. Argumen-thesis-rekomendasi C. Rekomendasi-thesis-argumen D. Thesis-argumen-rekomendasi E. Thesis-argumen-thesis-rekomendasi 10.

kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut

Berikut judul yang sesuai untuk teks berjenis eksposisi proses adalah. A. Ayahku adalah Pahlawanku B. Bahaya Minuman Beralkohol Tinggi C. Bahaya Narkoba Bagi Kesehatan D. Cara Merawat Tanaman Anggrek E. Ciri-ciri sekolah yang baik 11. Pernyataan pendapat dari penulis secara pribadi tentang topik atau masalah yang dibahas adalah pengertian. A. argumen B. thesis C. rekomendasi D.

fakta E. opini 12. Berikut kalimat yang menggunakan pronomina adalah. A. Kita tahu bahwa Jakarta merupakan kita dengan jumlah kendaraan yang sangat padat. B. Terlebih lagi, ketika saya mengunjungi pabrik gula di Kendal dengan teman-teman sekolah sangat menyenangkan.

C. Sudah kami ketahui, jika buah durian memiliki bau yang sangat khas. D. Kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut juga berpendapat bahwa cokelat sangat baik untuk mengurangi stres.

E. Semua jawaban benar 13. Alasan yang mendukung atau memperkuat pendapat penulis pada bagian thesis yang berupa hasil penelitian para ahli, ataupun pendapat pakar di bidang tertentu sehingga memperkuat pendapat pribadi si penulis merupakan pengertian. A. argumen B. thesis C. rekomendasi D. fakta E.

opini 14. Gaya atau sifat penulisan teks eksposisi bersifat. A. Meyakinkan B. Membujuk C. Informatif D. Menghibur E. Faktual 15. Kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut.

A. argumen B. thesis C. rekomendasi D. fakta E. opini 16. Perhatikan paragraf berikut! Lingkungan sosial yang kondusif merupakan hal yang diinginkan oleh semua orang.

Oleh karena itu, hal tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus dari berbagai elemen masyarakat maupun pemerintah. Kata hubung yang terdapat pada paragraf di atas adalah.

A. Dari B. Maupun C. Tersebut D. Oleh E. Oleh karena itu 17. Pernyataan “Merokok sangat berbahaya bagi kesehatan” merupakan bagian. A. argumen B. thesis C. rekomendasi D. fakta E. opini 18. Berikut yang merupakan contoh kalimat efektif adalah.

A. Di dalam keputusan ini menunjukkan kebijaksanaan yang dapat menguntungkan kita. B. Dirjen selaku wakil menteri menegaskan bahwa pembangunan sangat penting. C. Juara pertama adalah Afan yang mengendarai mobil Honda D. Buku terjemahan ibu Tuti pasti bermanfaat untuk dibaca. E. Kepada para penumpang harap bayar dengan uang pas. 19. Bukti yang memperkuat pendapat dalam struktur teks eksposisi terdapat pada bagian. A. argumen B.

thesis C. rekomendasi D. fakta E. opini 20. Berikut kalimat yang merupakan bagian tesis pada teks eksposisi adalah. A. Bunga terdiri dari beberapa bagian B.

Sekolah tersebut memiliki ruangan kelas yang kukuh C. Penjualan barang elektronik tahun ini meningkat D. Kita tentunya mengetahui bahwa globalisasi sudah terjadi dan sangan dekat E. Manusia membutuhkan oksigen untuk bernapas 21. Berikut kalimat fakta, kecuali. A. Stembayo merupakan sekolah rintisan yang diresmikan oleh Presiden Soeharto. B. Stembayo memiliki 11 jurusan. C. PTS kelas X-XII nantinya akan dilaksanakan dengan android. D. Stembayo memiliki masjid berlantai tiga. E. Setiap hari Jumat diadakan ekstrakurikuler wajib Pramuka untuk kelas X.

22. Cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui adanya keterpaduan paragraf eksposisi yaitu dengan . A. Membaca keseluruhan teks eksposisi B. Memperhatikan keterkaitan antara paragraf yang satu dengan yang lain C. Membaca paragraf satu persatu D. Menganalisis kalimat dalam paragraf E. Memerhatikan paragraf yang digunakan 23. Berikut kalimat opini, kecuali. A. Semestinya siswa kelas X dapat beretika yang baik dengan guru.

B. Kegiatan apel hari Rabu dilaksanakan agar membentuk kedisiplinan. C. Beberapa guru menggunakan aplikasi pembelajaran saat PBM agar siswa tidak bosan. D. Setiap hari Senin siswa SMK N 2 Depok melaksanakan upacara di lapangan sepakbola E. Siswa kelas X merasa beruntung karena tidak dipungut biaya SPP. 24. Perhatikan paragraf berikut! Oleh karena itu, kita sebagai warga SMA Negeri yang baik harus mulai menjaga kebersihan sekolah.

Sekolah yang bersih juga bisa mencerminkan kehidupan warganya. Paragraf di atas merupakan bagian . teks eksposisi. A. Argumentasi B.

Tesis C. Penegasan ulang D. Deskripsi E. Narasi 25. Paragraf atau karangan yang mengandung informasi yang ditulis dengan tujuan untuk menjabarkan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, padat dan akurat adalah pengertian dari .

A. Teks Eksplanasi B. Teks Anekdot C. Teks Eksposisi D. Teks Deskripsi E. Teks prosedur 26. Berikut merupakan jenis kalimat majemuk, kecuali. A. Kalimat majemuk setara B.

Kalimat majemuk rapatan C. Kalimat majemuk campuran D. Kalimat majemuk transitif E. Kalimat majemuk bertingkat 27. Kebersihan lingkungan sekolah adalah salah satu faktor penting untuk menciptakan kenyamanan dalam proses KBM.

Selain untuk menciptakan kenyamanan dalam proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), kebersihan diperlukan untuk menjaga kesehatan para siswa. Siswa akan lebih senang belajar dalam suasana yang asri dan bersih. Penggalan teks eksposisi diatas merupakan bagian. A. Argumentasi B. Penegasan Ulang C. Tesis D. Penutup E. Klimaks 28.

Berikut yang bukan merupakan karakteristik paragraf eksposisi yaitu. A. Penjelasannya bersifat informatif Kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut. Mamaparkan definisi (pengertian) C. Pembahasannya bersifat subjektif D. Pembahasannya bersifat objektif E. Pembahasannya bersifat logis 29. Demikian artikel dari saya mengenai contoh teks eksposisi tentang lingkungan sekolah. Ayo kita sebagai siswa harus memiliki rasa memiliki terhadap sekolah kita.

Sehingga kita menjadi siswa yang bertanggung jawab dan tidak menjadikan buang sampah sembarangan hal yang biasa. Semoga contoh teks eksposisi tersebut dapat memberikan wawasan yang luas kalian terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia. Mohon maaf apabila masih terdapat banyak kesalahan dari Berbagi Pengetahuan. Penggalan teks eksposisi diatas merupakan bagian. A. Deskripsi B. Argumentasi C. Tesis D. Penegasan Ulang E.

Orientasi 30. Berikut merupakan contoh kalimat majemuk rapatan, yaitu . A. Andi membawa buku, pulpen, dan penghapus di tas gendong.

B. Aku sedang memasak di dapur saat ibu datang. C. Adik sedang tidur dan Kakak sedang menonton tv. D. Ayah baru saja pulang kerja saat hujan turun E. Kakak menggambar dan mewarnaik gambarnya 31. Pemerintah memberikan tenggat kepada Apple Corps agar membangun pusat penelitian dan pengembangan di Indonesia. Hal ini merupakan bagian dari penerapan ketentuan mengenai kandungan lokal untuk telepon seluler generasi keempat yang akan diterapkan awal Januari 2017.

Jika sampai tenggat yang diberikan produsen ponsel premium asal AS itu tidak memenuhi ketentuan mengenai kandungan lokal, maka produknya tidak boleh beredar di Indonesia. Kalau kita lihat lebih jauh soal kandungan lokal, ini merupakan isu lama yang tak kunjung tuntas.

Polemik yang cukup panjang mengenai format regulasi tingkat kandungan dalam negeri atau TKDN pada telepon seliler pada generasi keempat (4G) berujung pada tiga pola perhitungan. Pola pertama, TKDN berfokus pada manufaktur dengan bobot manufaktur 70%, pengembangan 20%, dan aplikasi 10%. Pola kedua, TKDN dengan fokus aplikasi dengan bobot manufaktur 10%, pengembangan 20%, dan aplikasi 70%. Ketiga, TKDN investasi yang bobotnya bergantung pada besarannya invesasi yang ditanamkan oleh produsen dari luar negeri.

Pernyataan yang tidak sesuai dengan isi teks eksposisi tersebut adalah . A. Polemik yang cukup panjang mengenai format regulasi tingkat kandungan dalam negeri atau TKDN pada telepon seluler pada generasi keempat (4G) berujung pada tiga pola perhitungan.

B. Kalau kita lihat lebih jauh soal kandungan lokal, ini merupakan isu lama yang tak kunjung tuntas. C. Jika sampai tenggat yang diberikan produsen ponsel premium asal AS itu tidak memenuhi ketentuan mengenai kandungan lokal, maka produknya tidak boleh beredar di Indonesia D. Hal ini merupakan bagian dari penerapan ketentuan mengenai kandungan lokal untuk telepon seluler generasi keempat yang akan diterapkan awal Januari 2017 E. Pola pertama, TKDN berfokus pada manufaktur dengan bobot manufaktur 10%, pengembangan 20%, dan aplikasi 70% 32.

Berikut yang termasuk kelas kata adjektiva adalah.

kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut

A. Manusia, hewan, dan tumbuhan B. Cantik, tinggi, dan pintar C. Kecerdasan, ketelitian dan ketekunan D. Meja, panjang, dan lebar. E. Belajar, tekun dan rajin 33. 1) Udara yang dihirup makhluk hidup mempunyai kadar oksigen 21 persen. 2) Kadar tersebut harus tetap terpelihara. 3) Namun, setiap tahun, dunia industri akan menghabiskan kira-kira 41 persen oksigen untuk menggerakkan roda perindustriannya. 4) Kalau dituliskan dalam bilangan nyata, oksigen dihabiskan oleh industri kurang lebih 400 ton setiap menit yang akan diambil dari udara tanpa pengembalian.

5) Meskipun bilangan itu cukup besar, keadaan itu belum sampai membuat kita sesak nafas. Kalimat fakta dalam paragraf tersebut dapat pada kalimat nomor . A. 1) B. 2) C. 3) D. 4) E.

5) 34. Berikut ini pernyataan yang salah mengenai jenis paragraf dalam eksposisi, yaitu. A. Paragraf induktif adalah paragraf yang dimulai dengan pernyataan umum dan diakhiri dengan pernyataan khusus B. Paragraf induktif adalah paragraf yang dimulai dengan pernyataan khusus dan diakhiri dengan pernyataan umum C. Paragraf deduktif adalah paragraf yang dimulai dengan pernyataan umum dan diakhiri dengan pernyataan khusus sebagai penjelas D.

Paragraf campuran adalah paragraf yang gagasan utamanya terletak di awal dan akhir paragraf E. Paragraf campuran adalah paragraf yang gagasan utamanya terletak di tengah 35. 1) Udara yang dihirup makhluk hidup mempunyai kadar oksigen 21 persen. 2) Kadar tersebut harus tetap terpelihara. 3) Namun, setiap tahun, dunia industri akan menghabiskan kira-kira 41 persen oksigen untuk menggerakkan roda perindustriannya. 4) Kalau dituliskan dalam bilangan nyata, oksigen dihabiskan oleh industri kurang lebih 400 ton setiap menit yang akan diambil dari udara tanpa pengembalian.

5) Meskipun bilangan itu cukup besar, keadaan itu belum sampai membuat kita sesak nafas. Tujuan penulisan paragraf tersebut adalah . A. mengimbau agar perindustrian menjadi keseimbangan penggunaan oksigen B. menggambarkan betapa besarnya penggunaan oksigen oleh industri C. mengimformasikan kebutuhan jumlah oksigen yang digunakan oleh perindustrian D.

mengingatkan perindustrian agar menghemat penggunaan oksigen E. mengimformasikan bahwa perindustrian telah boros dalam penggunaan oksigen 36. Suatu permasalahan yang dibuat pada teks eksposisi haru dilandasi dengan.

A. Fakta B. Opini C. Data lengkap D. Tujuan penulis E. Masalah 37. 1) Udara yang dihirup makhluk hidup mempunyai kadar oksigen 21 persen. 2) Kadar tersebut harus tetap terpelihara.

3) Namun, setiap tahun, dunia industri akan menghabiskan kira-kira 41 persen oksigen untuk menggerakkan roda perindustriannya. 4) Kalau dituliskan dalam bilangan nyata, oksigen dihabiskan oleh industri kurang lebih 400 ton setiap menit yang akan diambil dari udara tanpa pengembalian. 5) Meskipun bilangan itu cukup besar, keadaan itu belum sampai membuat kita sesak nafas.

Kata tidak baku terdapat dalam kalimat nomor . A. 1) B. 2) C. 3) D. 4) E. 5) 38. Eksposisi bertujuan untuk . A. memaparkan suatu hal B. meyakinkan pembaca C. menggambarkan suatu hal D. menjelaskan fenomena alam E. tidak memaparkan sesuatu sama sekali 39. 1) Nasi jumlang merupakan salah satu makanan di Cirebon. 2) Nasi ini dibungkus daun jati dengan lauk yang bisa dipilih sendiri.

3) Daging, empal, tahu goreng, usus goreng tersedia di warung yang menjual nasi ini. 4) Sejumlah penikmat meraksakan kelezatannya pada pagi hari. 5) Anda yang belum mencoba pasti penasaran.

Kalimat berisi opini dalam paragraf tersebut ditunjukan pada nomor . A. 1) dan 2) B. 2) dan 3) C. 3) dan 4) D. 4) dan 5) E. 1) dan 5) 40. Sifat dari penulisan teks eksposisi adalah. A. Informatif B. Menghibur C. Meyakinkan D. Membujuk E.

Menghina 41. Apakah Internet itu Baik atau Buruk? Internet merupakan sebuah peralatan yang dihubungkan melalui jaringan komputer atau smartphone yang memungkinkan pengguna mencari informasi atau melakukan kegiatan secara online. Secara praktis internet dapat membantu membangun masyarakat yang lebih kuat di seluruh dunia. Hal ini merupakan salah satu dampak positif terbesar ketika terkait dengan kesadaran dan persatuan seluruh masyarakat. Namun pada saat yang sama, kekuatan internet dapat pula disalahgunakan oleh berbagai macam kelompok komunitas maupunperusahan.

Penyalahgunaan internet inilah yang kemudian menimbulkan kekhawatiran masyarakat. salah satu keuntungan internet yang dapat dirasakan oleh masyarakat yaitu orang-orang diseluruh dunia dapat terhubung secara online. Kemudahan inilah yang menjadikan manusia sebagai masyarakat robot. internet memengaruhi masyarakat setelah pengaruhnya masuk ke dalam keinginan pribadi dan bisnis secara tidak etis.

Aspek masyarakat yang terpengaruh di antaranya adalah kegiatan pribadi, sosial, ekonomi, dan politik. Selain itu, masyarakat dipengaruhi oleh sumber daya pndidikan, media sosial, aplikasi web, situs belanja online, bisnis online, internet marketing, penelitian serta otomatisasi keterampilan sosial secara positif dan negatif.

Banyak orang tidak bisa membayangkan hari yang lebih bahagia tanpa menggunakan internet dalam kehidupan sehari-hari mereka. Mengapa, karena ada begitu banyak hal yang bisa dilakukan internet dalam kehidupan kita sehari-hari. Penggunaan sumber daya informasi yang berlebihan di internet tanpa pengetahuan dasar tentang metode terbaik untuk menggunakan teknologi membuat masyarakat tidak layak secara fisik dan kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut menggunakan internet.

Hal inilah yang menimbulkan dampak negatif terbesar dari internet pada masyarakat kita, khususnya bagi generasi baru, meskipun pada dasarnya internet memang membantu perkembangan masyarakat. Melihat hal ini masyarakat sudah seharusnya lebih bijaksana dalam menggunakan internet bagi kemajuan kehidupannya.

Pernyataan yang sesuai dengan teks Eksposisi tersebut adalah . A. Kemajuan teknologi komunikasi merupakan masyarakat untuk saling berkomunikasi B. Meski memiliki dampak positif, internet juga memiliki dampak negatif yang dapat menghancurkan kehidupan masyarakat C.

Internet dapat membantu dalam membangun masyarakat yang lebih kuat di seluruh dunia D. Penggunaan teknologi internet tanpa batas justru akan menjadi dampak buruk perkembangnan internet E.

Penggunaan internet pada dasarnya sangat menguntungkan masyarakat untuk mendukung kemajuan jaman. 42. Sebelum menyunting teks eksposisi, seseorang harus memahami dulu karakteristik dari teks eksposisi. Salah satunya adalah adanya argumentasi bersifat satu sisi.

Maksudnya adalah . A. Penulis memiliki satu argumen. B. Penulis mendukung apa yang dibicarakan dalam tulisan C. Penulis menolak apa yang dibicarakan dalam tulisan. D. Penulis memihak pada satu sisi, mendukung atau menolak. E. Penulis memiliki banyak argumen 43. Bagian akhir dari sebuah teks eksposisi yang berupa penguatan kembali atas pendapat yang telah ditunjang oleh fakta-fakta dalam bagian argumentasi.

Disebut apa struktur teks eksposisi yang dimaksud . A. Pernyataan pendapat (tesis) B. Argumentasi C. Contoh D. Fakta E. Penegasan ulang 44. Ozone therapy adalah pengobatan suatu penyakit dengan cara memasukkan oksigen ,urni, dan ozon berenergi tinggi ke dalam tubuh melalui darah. Ozone therapy merupakan terapi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, baik untuk menyembuhkan penyakit yang kita derita maupun sebagai pencegah penyakit.

Paragraf diatas merupakan kalimat paragraf eksposisi . A. Definisi B. Proses C. Ilustrasi D. Laporan E. Klasifikasi 45. Penyalahgunaan narkoba sangat berbahaya bagi kesehatan. Narkoba memiliki efek ketagihan. Setiap jenis narkoba, memiliki efek yang berbeda-beda diantaranya adalah dapat menyebabkan detak jantung yang lebih cepat dari normal bahkan banyak kasus orang yang menggunakan narkoba sampai mengalami kematian karena overdosis. Pola paragraf terseburt termasuk .

A. Induktif B. Deduktif C. Deduktif-Induktif D. Campuran E. Induktif-Deduktif 46. Kami telah . sejak lama tentang solusi untuk menyelesaikan persoalan yang menimpa daerah kami ini. Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah . A. berkhayal B. memikirkan C. berkeyakinan D. mengagumi E. memperkirakan 47. Bantuan yang disalurkan oleh pemerintah daerah masih belum merata.

Ada beberapa wilayah di daerah tersebut yang sama sekali belum tersentuh bantuan. Seharusnya pemerintah daerah lebih mengutamakan wilayah paling terpencil dan sulit dijangkau. Hal tersebut karena wilayah terpencil tersebut sangat membutuhkan bantuan. Persamaan kata “mengutamakan” dari bagian teks eksposisi di atas adalah . A. Memajukan B. Mendahulukan C. Mengusulkan D. Mengharuskan E. Mengiyakan 48. Berikut merupakan perbaikan dari kata tidak baku menjadi kata baku yang benar adalah .

A. sopir-sophir B. analisis-analisis C. jadwal-jhadwal D. beritahu-beri tahu E. pas foto-pasphoto 49. Anak remaja kini berbeda dengan anak remaja dulu. Jika dulu anak remaja sangat patuh, hormat, dan sopan kepada orang tua, kini sangat jarang anak remaja yang mana masih berlaku patuh dan sopan.

Apalagi kepada orang tua yang tidak atau belum dikenal. Keadaan seperti ini bisa jadi merupakan akibat dari kurangnya pendidikan kesopanan dan kesantunan. Dalam teks di atas, terdapat kalimat yang perlu disunting, yaitu kalimat. A. pertama B. kedua C. ketiga D. keempat E. pertama dan keempat 50. Meutia Hatta, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden mengungkapkan bahwa kurikulum 2013 ini bertujuan untuk membentuk karakter generasi berkualitas, cinta tanah air dan bangsanya.

Selain itu kurikulum 2013 juga menitikberatkan peran aktif siswa dalam proses belajar mengajar, sehingga generasi mendatang tetap mempunyai jati diri Bangsa Indonesia dan berkualitas. Struktur teks eksposisi pada penggalan teks di atas adalah. A. tesis B.

pernyataan pendapat C. argumentasi berupa fakta D. argumentasi berupa para ahli E. penegasan ulang MENU MENU • Home • About • Profil Usaha • Sejarah • Contact • Service • Daftar Menerbitkan Buku • Kirim Naskah • Kerjasama Net Promoter • Jasa Pengurusan HAKI kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut Konsultasi Menulis • Cek Progess Buku • Testimony • Kerjasama Workshop • Program Reseller • Artikel • Informasi • Dasar Menulis • Cara Menerbitkan Buku • Inspirasi • Memasarkan Buku • Tutorial • Teknik Menulis • Writing Advice • Writing Tools • Free Ebook • Ebook Panduan Buku Ajar (Versi Cepat Paham) • Ebook Premium Gratis • Ebook Menulis Buku Monograf • Ebook Menulis Buku Referensi • Ebook Rahasia Menulis Buku Ajar • Ebook Panduan Menulis Tanpa Plagiarisme • Ebook Self Publishing • FAQ • Promo • Karir Menu • Mulai Dari Sini • Motivasi Menulis • Dasar Menulis • Cara Menulis Buku • Cara Menerbitkan Buku • Panduan Menulis • Menulis Buku • Buku Pendidikan • Buku Ajar • Menulis Karya Ilmiah • Buku Referensi • Buku Teks • Novel • Inspirasi • Writing Advice • Writing Tools • Book Marketing • Succes Story • Toko Buku Menu • Home • About • Profil Usaha • Profil An Nur Budi Utama • Sejarah • Karir • Service • Menerbitkan Buku • Kirim Naskah • Jasa Pengurusan Haki • Konsultasi Menulis • Pengadaan Buku • Kerjasama Workshop • Program Reseller • Kerjasama Net Promoter • Promo • Contact Us • FAQ • Artikel • Panduan Menulis • Inspirasi • Writing Advice • Writing Tools • Succes Story • Book Marketing • Toko Buku Daftar Isi • Pengertian Teks Eksposisi Menurut Para Ahli • 1.

Gorys Keraf (1995) • 2. Jos Daniel Parera • 3. Chaer Al Wasilah (2005) • 4. Macken • 5. Nasucha (2009) • 6.

Gerot dan Wignell • 7. Mark Anderson dan Kathy Anderson • 8. Kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut Hasani • 9. Tesai dan Arifin • 10. Maimunah (2011) • 11. Ariesandy (2011) • Ciri-ciri Teks Eksposisi • Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi • 1. Menggunakan Nomina • 2. Menggunakan Verba • 3. Menggunakan Adjektiva • 4. Menggunakan Adverbia • Struktur Teks Eksposisi • 1. Pendahuluan atau Tesis • 2. Penjelasan atau Argumentasi • 3. Penegasan Ulang atau Simpulan • Jenis-jenis Teks Eksposisi • 1.

Eksposisi definisi • 2. Eksposisi proses • 3. Eksposisi ilustrasi • 4. Eksposisi laporan • 5. Eksposisi perbandingan • 6. Eksposisi pertentangan • Pola Pengembangan • 1. Pola Deduktif • 2. Pola Induktif • 3. Pola Perbandingan • 4.

Pola Ilustrasi • 5. Pola Pertentangan atau Kontras • 6. Pola Analogi • 7. Pola Pengembangan Proses • 8. Pola Pengembangan Klasifikasi • 9. Pola Pengembangan Definisi • 10. Pola Sebab-Akibat • Contoh Teks Eksposisi • 1. Contoh Teks Eksposisi Definisi • 2.

Contoh Teks Eksposisi Proses Teks Eksposisi. Pernahkah kamu membaca atau bahkan menemukan sebuah teks yang di dalamnya berisi ajakan kepada seseorang? Teks yang dimaksud tersebut biasanya berisi teks yang singkat, padat, dan jelas.

Jika pernah, berarti kamu pernah membaca apa itu teks eksposisi. Seperti yang kita tahu, teks dibagi menjadi beberapa jenis, salah satunya teks eksposisi. Lalu apa sebenarnya teks eksposisi itu? Jika dilihat secara etimologi, teks eksposisi berasal dari bahasa Latin exposition yang artinya membuka atau memulai.

Teks eksposisi merupakan teks nonfiksi yang memuat dan menjelaskan mengenai suatu informasi atau pengetahuan berdasarkan fakta sebenarnya. Informasi yang terdapat di dalam teks eksposisi atau pengetahuan di dalam teks eksposisi biasanya disampaikan secara singkat, jelas, padat, dan akurat.

Hal ini karena teks eskposisi menyampaikan mengenai pendapat dari suatu permasalahan yang disajikan berupa argumen atau pendukung yang disertai bukti dan logis, sehingga menambah pengetahuan pembaca.

Informasi dan pengetahuan yang ada di dalam teks eksposisi meliputi tentang beberapa hal, yaitu: apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana berdasarkan dengan fakta yang sebenarnya.

Selain itu, teks eksposisi juga berisi informasi atau fakta yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya oleh penulis. Secara umum, teks eksposisi biasanya digunakan untuk menyampaikan pendapat atau gagasan secara terperinci.

Teks eksposisi juga dapat diartikan sebagai tulisan yang menerangkan atau menguraikan kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut pikiran yang perlu disampaikan kepada pembaca. Sehingga artinya, teks eksposisi merupakan sebuah tulisan yang memiliki tujuan untuk memberikan informasi.

Di dalam teks eksposisi, pengarang atau penulis akan memaparkan kejadian atau masalah agar pembaca dan pendengar dapat memahami maksud di dalam teks eksposisi. Baca Juga: • Teks Prosedur: Ciri-Ciri dan Contoh Lengkap • Teks Anekdot: Ciri-Ciri dan Contoh Lengkap • Teks Narasi: Ciri-Ciri dan Contoh Lengkap • Teks Negosiasi: Ciri-Ciri dan Contoh Lengkap Pengertian Teks Eksposisi Menurut Para Ahli Seperti yang sudah dijelaskan bahwa teks eksposisi ini merupakan teks nonfiksi yang menjelaskan mengenai suatu informasi atau pengetahuan berdasarkan fakta sebenarnya, maka ahli di bidang yang relevan tentu juga memiliki berbagai pendapat yang berbeda.

1. Gorys Keraf (1995) Menurut Gorys Keraf, teks eksposisi merupakan suatu wacana yang menguraikan objek tertentu untuk memperluas pengetahuan atau pandangan seorang pembaca. 2. Jos Daniel Parera Berbeda dengan Gorys Keraf, menurut Jos Daniel Parera teks eksposisi merupakan suatu teks yang ditujukan untuk menyampaikan informasi dari pengarang kepada pembaca terhadap kejadian atau masalah tertentu.

3. Chaer Al Wasilah (2005) Sementara itu, Chaer Al Wasilah mengungkapkan pengertian teks eksposisi sebagai teks yang memiliki tujuan untuk menjelaskan sebuah persoalan atau informasi dari penulis kepada pembaca. 4. Macken Selanjutnya, menurut Macken pengertian teks eksposisi merupakan teks yang bersifat faktual yang memuat kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut sudut pandang tertentu secara logis.

5. Nasucha (2009) Di dalam bukunya, Nasucha menuturkan pengertian teks eksposisi berisi mengenai paragraf eksposisi yang bertujuan untuk memaparkan, menjelaskan, menyampaikan informasi, mengajarkan, dan menerangkan sesuatu tanpa disertai ajakan atau desakan agar pembaca menerima atau mengikutinya.

kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut

Biasanya di dalam teks eksposisi digunakan untuk menyajikan pengetahuan atau ilmu, definisi, pengertian, langkah-langkah suatu kegiatan, metode, cara, dan proses terjadinya sesuatu. 6. Gerot dan Wignell Gerot dan Wignell mendefinisikan teks eksposisi sebagai suatu teks yang tujuan utamanya untuk meyakinkan pembaca agar berpikir dari sudut pandang tertentu. 7. Mark Anderson dan Kathy Anderson Menurut Mark Anderson dan Kathy Anderson, teks eksposisi merupakan penggalan teks yang mempresentasikan permasalahan tertentu.

Mereka menjelaskan lebih lanjut mengenai tujuan eksposisi yaitu untuk mengajak pembaca dan pendengar melalui pemaparan suatu argumen. Selain itu, menurut Mark Anderson dan Kathy Anderson juga menuturkan mengenai langkah-langkah menyusun teks eksposisi antara lain: a.

kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut

mengenalkan sudut pandang penulis dan menyertakan argumen-argumen lain yang sesuai, b. memaparkan serangkaian argumen yang bertujuan untuk meyakinkan pembaca, c. menarik kesimpulan yang merangkum argumen dan sudut pandang penulis. 8. Aceng Hasani Selain itu, Aceng Hasani juga mengungkapkan teks eksposisi merupakan bentuk tulisan yang sering digunakan dalam menyampaikan uraian ilmiah dan tidak berusaha memengaruhi pendapat pembaca.

Melalui teks eksposisi, pembaca tidak dipaksa untuk menerima pendapat penulis karena setiap pembaca berhak menolak atau menerima ajakan penulis. 9. Tesai dan Arifin Tesai dan Arifin mengungkapkan bahwa teks eksposisi sering disebut sebagai sebuah paparan.

Paragraf ekspositoris juga disebut paragraf paparan dan paparan ini menampilkan suatu objek. Peninjauan teks eksposisi juga biasanya terdiri dari satu unsur saja dan penyampaiannya dapat menggunakan perkembangan analisis kronologis atau keruangan.

kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut

10. Maimunah (2011) Maimunah berpendapat bahwa teks eksposisi merupakan paragraf yang memaparkan suatu fakta atau kejadian tertentu yang berisi paparan pikiran atau pendapat dengan harapan dapat memperluas wawasan atau pengetahuan dan pandangan orang lain. 11. Ariesandy (2011) Menurut Ariesandy, teks eksposisi merupakan karangan yang bertujuan untuk menginformasikan tentang sesuatu sehingga memperluas pengetahuan pembaca.

Ciri-ciri Teks Eksposisi Sebelumnya, telah dijelaskan apa itu pengertian teks eksposisi. Jika diambil kesimpulan, pengertian teks eksposisi ini merupakan sebuah teks yang digunakan untuk menyampaikan pendapat mengenai suatu masalah disajikan dengan argumen atau pendukung berupa bukti.

Tentu saja terbentuknya teks eksposisi ini berbeda dengan teks lainnya. Untuk membedakan teks demi teks, pasti memiliki karakteristik atau ciri-ciri masing-masing.

Berikut ini merupakan ciri-ciri teks eksposisi. 1. Teks eksposisi merupakan suatu tulisan yang memberikan pengertian dan pengetahuan. 2. Teks eksposisi menyampaikan informasi secara lugas dengan menggunakan bahasa yang baku. 3. Teks eksposisi memuat penjelasan yang bersifat informatif, disertai dengan berbagai data yang akurat, faktual, dan dapat dipertanggungjawabkan. 4. Pembahasan masalah di dalam teks eksposisi bersifat objektif atau netral. 5. Teks eksposisi tidak memihak pihak mana pun.

Artinya, teks eksposisi juga tak memaksakan sikap penulis kepada pembacanya. 6. Teks eksposisi menjawab tentang pertanyaan apa, mengapa, kapan, bagaimana, dan siapa. 7. Teks eksposisi bersifat ilmiah atau nonfiksi. 8. Teks eksposisi berisi mengenai fakta yang dijadikan sebagai alat kontribusi. 9. Teks eksposisi berisi mengenai fakta yang dipakai sebagai alat konkritasi. 10. Teks eksposisi menggunakan gaya informasi yang persuasif atau mengajak. Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi Selain memiliki ciri-ciri sebagai pembeda teks eksposisi dan teks lainnya, dalam menulis teks eksposisi harus diperhatikan bagaimana kaidah kebahasaannya yang tepat dan sesuai.

Berikut ini adalah kaidah kebahasaan teks eksposisi. 1. Menggunakan Nomina Teks eksposisi menggunakan kaidah kebahasaan nomina. Nomina adalah kelas kata yang dalam bahasa Indonesia ditandai oleh tidak dapatnya bergabung dengan kata tidak.

Contohnya: rakyat, masyarakat, atau negara. 2. Menggunakan Verba Teks eksposisi juga menggunakan kata verba yang mana kata verba adalah kata kerja untuk menggambarkan proses atau perbuatan tertentu. Misalnya: dipukul, meminta, mendorong, dan lain sebagainya. 3. Menggunakan Adjektiva Selain itu, teks eksposisi juga menggunakan adjektiva yang merupakan kata yang menerangkan kata benda dan dapat melekat pada sangat atau sekali. Contoh: pintar, yakin, cerdas.

4. Menggunakan Adverbia Terakhir, teks eksposisi menggunakan adverbia yang mana adverbia merupakan kata yang memberikan keterangan pada verba dan adjektiva. Contohnya adalah: yakin sekali, sangat cerdas, tidak mumpuni. Struktur Teks Eksposisi Teks eksposisi selain memiliki ciri-ciri dan kaidah kebahasaan juga memiliki struktur teks eksposisi. Struktur eksposisi merupakan unsur yang membangun terbentuknya teks eksposisi tersebut. 1. Pendahuluan atau Tesis Pendahuluan atau tesis di dalam struktur teks eksposisi adalah yang mengandung sudut pandang dari penulis terhadap setiap permasalahan yang akan diangkat.

Tesis juga dipahami sebagai pernyataan pendapat sang penulis. Bagian tesis ini juga sering dianggap sebagai pembuka teks eksposisi. Di dalam tesis atau pendahuluan, berisi pernyataan pendapat mengenai suatu pernyataan yang berisi tentang gagasan, ide, opini, pikiran, dan anggapan atau bahkan argumentasi yang dikemukakan seseorang terhadap suatu peristiwa, keadaan, kebenaran, dan tanpa adanya pengaruh dari orang lain.

Artinya, tesis atau pendahuluan ini disebut sebagai bagian gagasan utama untuk menyampaikan inti informasi atau pengetahuan yang ada di dalam teks eksposisi dan akan disampaikan kepada pembaca. 2. Penjelasan atau Argumentasi Penjelasan atau argumentasi yang terdapat di dalam teks eksposisi adalah suatu bentuk atau alasan dalam memperkuat pendapat pada bagian tesis. Meski demikian, argumentasi juga bisa digunakan untuk menolak sebuah pendapat.

Penjelasan atau argumentasi dapat berupa alasan logis dan mengenai hasil temuan tentang fakta-fakta dan pernyataan para ahli. Penjelasan atau argumen yang baik harus mampu mendukung pendapat yang disampaikan penulis atau pembicara. Bagian argumentasi pada struktur teks eksposisi ini sebagai alat untuk memperkuat suatu gagasan yang disampaikan di dalam teks eksposisi.

Ciri-ciri kalimat argumentasi yang terdapat di penjelasan atau argumentasi di antaranya: a. Berisi mengenai ide-ide, gagasan, pandangan atau point of view, atau pendapat seseorang mengenai suatu masalah. b. Berisikan mengenai data-data yang sudah divalidasi, resmi, fakta faktual, objektif, atau hasil riset seorang ilmuan yang digunakan untuk memperkuat argumen yang diutarakan sehingga pembaca merasa yakin dengan argumen tersebut. d. Kemudian ditutup dengan pembahasan secara universal atau sebuah simpulan kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut mengenai suatu permasalahan dan solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

3. Penegasan Ulang atau Simpulan Bagian terakhir dari struktur teks eksposisi adalah penegasan ulang atau simpulan. Struktur ini merupakan penutup teks eksposisi yang mana penulis akan kembali menuliskan simpulan teks secara singkat dan jelas. Penegasan ulang atau simpulan ini juga menjadi bukti mengenai argumen yang ada di struktur kedua. Jenis-jenis Teks Eksposisi Teks eksposisi dibagi menjadi beberapa jenis seperti di bawah ini. 1. Eksposisi definisi Teks eksposisi defini adalah suatu teks eksposisi yang memiliki isi mengenai pengertian akan suatu hal yang terjadi.

2. Eksposisi proses Teks eksposisi proses adalah suatu teks eksposisi yang memiliki maksud tentang adanya proses pembuatan. Proses penggunaan atau cara untuk melakukan kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut 3. Eksposisi ilustrasi Teks eksposisi ilustrasi adalah suatu teks eksposisi yang memberikan gambaran secara sederhana tentang sesuatu dengan sesuatu lainnya yang memiliki kemiripan atau memiliki kesamaan sifat.

4. Eksposisi laporan Teks eksposisi laporan adalah teks eksposisi yang mengemukakan laporan dari sebuah berita atau penelitian tertentu. 5. Eksposisi perbandingan Teks eksposisi perbandingan adalah suatu teks yang berisi mengenai penjelasan ide pada sebuah kalimat utama dengan melakukan perbandingan dengan hal lainnya. 6. Eksposisi pertentangan Teks eksposisi pertentangan merupakan teks eksposisi yang berisi mengenai sesuatu hal yang bertentangan antara satu dan lainnya.

Baca Juga: • Teks Editorial : Ciri -Ciri dan Contoh Lengkap • Teks Biografi: Ciri-Ciri dan Contoh Lengkap • Teks Eksplanasi: Ciri-Ciri dan Contoh Lengkap Pola Pengembangan Teks eksposisi dapat disusun berdasarkan beberapa pola pengembangan di bawah ini. 1. Pola Deduktif Pola deduktif di dalam teks eksposisi merupakan pola penyusunan deduktif yang diawali dengan keterangan atau gagasan secara umum di awal teks atau di paragraf awal.

Kemudian dijelaskan secara khusus di paragraf berikutnya. 2. Pola Induktif Pola induktif yang terdapat di dalam teks eksposisi dengan pola penyusunan induktif yang diawali dengan keterangan atau gagasan secara khusus, baru kemudian dilanjutkan dengan keterangan secara umum. 3. Pola Perbandingan Pola perbandingan di dalam teks eksposisi merupakan teks yang disusun dengan menggunakan pola perbandingan. Artinya informasi atau pengetahuan yang disampaikan di dalamnya berdasarkan perbandingan satu sama lain yang sudah dilakukan.

4. Pola Ilustrasi Pola ilustrasi yang disusun pada teks eksposisi menggunakan pola ilustrasi yang berisi informasi dan pengetahuan yang dijabarkan dengan cara memberikan berbagai ilustrasi. Hal ini dilakukan agar pembaca lebih mudah memahami informasi atau pengetahuan yang disampaikan oleh penulis. 5. Pola Pertentangan atau Kontras Pola pertentangan atau kontras di dalam teks eksposisi adalah teks yang mempertentangkan dengan gagasan lain dan biasanya menggunakan kata hubung: biarpun, walaupun, berbeda dengan, berbeda, akan tetapi, sebaliknya, namun, meski begitu, dan lain sebagainya.

6. Pola Analogi Pola analogi di dalam teks eksposisi merupakan teks yang menunjukkan kesamaan-kesamaan antara dua hal yang berlainan kelasnya, tetapi tetap memerhatikan kesamaan segi atau fungsi dari kedua hal tadi sebagai ilustrasi. 7. Pola Pengembangan Proses Di teks eksposisi terdapat juga pola pengembangan proses di mana berisi mengenai ide pokok paragraf yang disusun berdasarkan urutan atau proses terjadinya sesuatu. 8. Pola Pengembangan Klasifikasi Selain pola pengembangan proses, teks eksposisi juga memiliki pola pengembangan proses di mana berisi teks yang mengelompokkan barang-barang yang dianggap mempunyai kesamaan-kesamaan tertentu.

9. Pola Pengembangan Definisi Pola pengembangan definisi di dalam teks eksposisi berisi mengenai pengertian atau istilah yang terkandung di dalam kalimat topik yang memerlukan penjelasan panjang lebar agar maknanya tepat dan bisa dilengkapi oleh pembaca.

10. Pola Sebab-Akibat Pola terakhir di dalam teks eksposisi adalah pola sebab-akibat yang mana pola pengembangan sebab bisa bertindak sebagai gagasan utama, sedangkan akibat sebagai perincian pengembangannya atau sebaliknya.

Akibat sebagai gagasan utama, sedangkan untuk memahami sepenuhnya akibat perlu dikemukakan sejumlah sebab dan rinciannya. Contoh Teks Eksposisi 1. Contoh Teks Eksposisi Definisi Kunyit merupakan salah satu tanaman yang sering dijadikan tanaman herbal dan berasal dari Indonesia. Selain dijadikan tanaman herbal, kunyit yang termasuk pada tanaman TOGA (tanaman obat keluarga) ini juga dipercaya mampu mengatasi berbagai masalah kesehatan dan juga masalah tubuh lainnya, seperti masalah kecantikan, masalah kulit, rambut, dan lain sebagainya.

Tanaman kunyit mengandung zat aktif kurkumin yang memiliki sifat antioksidan tinggi yang mengandung efek antiradang poten. Tak heran jika kunyit ini sering dijadikan alternatif untuk mencegah penyakit seperti kanker, tumor, dan lain sebagainya.

2. Contoh Teks Eksposisi Proses Meski kadang hanya dibuang begitu saja, siapa sangka micin bisa membantu pertumbuhan tanaman dengan sangat baik. Micin dipercaya mampu meningkatkan kadar air di dalam media tanam karena kandungan senyawa natrium yang terdapat di dalam micin mampu mengikat air untuk diserap langsung oleh tanaman. Cara penggunaannya sangat mudah. Anda hanya perlu menyiapkan micin dan pertama, buat lubang dulu di sekitar batang tanaman, kemudian masukkan micin sebanyak satu jumput ke lubang tanaman tersebut, lalu tutup kembali lubang tanaman yang sudah diisi micin dengan tanah.

Lakukan hal ini satu minggu sekali agar hasilnya terlihat. Artikel Terkait: • Teks Argumentasi: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Cara Menulis • Teks Deskripsi: Pengertian, Ciri-Ciri dan Cara Menulis • Contoh Teks Deskripsi • Contoh Lengkap Teks Berita • Contoh Teks Biografi yang Bisa Dijadikan Referensi • Contoh Teks Persuasif yang Baik dan Benar
Kesimpulan – Cara membuat Kesimpulan yang baik ialah dengan cara memperhatikan teks yang telah dibuat dengan cermat, menulis dengan secara detail data dan informasi yang penting dari tulisan, dan yang terakhir ialah membuat simpulan dari apa yang telah dicatat pada kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut dan data dari tulisan yang telah dibuat tersebut.

• Pengertian • Pengertian Menurut Para Ahli • Vocabulary • USC Libraries • Ciri – Ciri • Jenis – Jenis • Perbandingan (Comparison) • Sebab – Akibat (Causation) • Penilaian (Assessments) • Rekomendasi (Recommendation) • Prediksi (Prediction) • Keyakinan Sederhana (Simple Beliefs) • Cara Membuat Kesimpulan • Contoh • Contoh 1 • Contoh 2 • Contoh 3 Pengertian Kesimpulan Kesimpulan ialah merupakan suatu rangkaian akhir dari bab yang telah disusun dari karya tulis, yang mana penulis akan memberikan kesimpulan dari semua apa yang telah dibahasnya.

Sehingga poin – poin yang telah ada bisa lebih tepat sasaran dan berguna. Sementara itu saran ialah merupakan anjuran dan masukan dari penulis yang diarahkan kepada si pembaca dengan sesuai tema yang dibuatnya, supaya si pembaca yang berniat untuk meneliti tema yang sama bisa lebih efektif dalam membuatnya.

kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut

Pengertian Menurut Para Ahli Adapun definisi kesimpulan menurut para ahli, antara lain yaitu sebagai berikut : Vocabulary Kesimpulan ialah merupakan suatu bagian yang terakhir dari sesuatu, akhir dari hasilnya. Ketika anda membuat tulisan untuk suatu makalah anda maka anda harus selalu mengakhirinya dengan meringkas suatu argumen anda dan juga untuk menarik sebuah kesimpulan tentang apa yang telah anda tulis.

USC Libraries Kesimpulan, yang bertujuan untuk membantu si pembaca supaya si pembaca bisa lebih memahaminya lagi, mengapa penelitian itu penting bagi mereka yang telah selesai membaca tulisan anda.

Kesimpulannya bukan hanya dari ringkasan dan juga dari topik ynag paling utama dan yang telah di bahas dalam pernyataan ulang dengan masalah penelitian anda, akan tetapi juga ada sebuah sintesis dari poin – poin yang utama. Untuk sebagian besar makalah pada penelitian tingkat perguruan tinggi, satu atau dua paragraf yang telah di kembangkan sanagt cukup untuk kesimpulan, walaupun dalam beberapa kasus, tiga atau lebih dari paragraf mungkin di perlukan.

Ciri – Ciri Ciri – Ciri atau karakteristik pada kesimpulan yang baik ialah sebagai berikut : • Ini dengan menggunakan kata transisi ringkasan yaitu dengan kata lain, singkatanya, ringkasanya, kesimpulannya, maka dari itu untuk memberikan suatu isyarat kepada si pembaca bahwa ide – ide tersebut akan berakhir.

kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut

• Ini menyatakan kembali bahwa kalimat tesis ini merupakan suatu pernyataan atau teori yang telah didukung oleh argumen yang dikemukakan dalam karya tulis ilmiah akan tetapi tidak menggunakan kata – kata yang sanagat persis. Baca Juga : Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan • Ini menyatakan kembali bahwa kalimat topik penelitian dari paragraf yang telah dikembangkan akan tetapi tidak menggunakan kata – kata yang sangat persis.

• Jika itu sesuai dengan menyatakan suatu pendapat untuk membuat prediksi, dan untuk memberikan solusi. • Itu biasanya diakhiri dengan pernyataan yang bisa meringkas esai. Baca Juga : Kesan dan Pesan Untuk Sekolah Jenis – Jenis Adapun untuk beragam macam pada kesimpulan di dalam hasil penelitian antara lain ialah sebagai berikut : Perbandingan (Comparison) Jenis dari kesimpulan ini untuk membandingkan dua elemen dan satu sama lain maupun dengan membandingkan satu elemen yang dengan elemennya itu sendiri.

Contohnya seperti, Jelas bahwa kandidat pada tahun ini lebih kuat dari kandidat pada tahun yang lalu, Jelas bahwa kandidat pada tahun ini bisa memahami keinginan publik lebih baik lagi dari yang dia lakukan pada setahun yang lalu.

Indikator umum, kata perbandingan (lebih baik,lebih sehat, dan lebih berguna) supaya bisa membantu anda untuk mengidentifikasi pada kesimpulan sebagai perbandingannya.

Sebab – Akibat (Causation) Ketika pada satu hal seperti peristiwa, tindakan dan fenomena secara langsung bisa memengaruhi yang lainya, itu ialah hubungan dari sebab akibat. Contohnya sperti : Tadi malam saya minum obat batuk dan hari ini saya merasa jauh lebih baik lagi pada sebelumnya. Sehingga obat batuk ini benar – benar efektif. (Penyebab : obat batuk, dan efeknya : merasa lebih baik). Penilaian (Assessments) Ketika seseorang arguer memberikan atribut kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut subyektif tertentu untuk sesuatu, Anda bisa menyebutnya penilaiannya.

Contohnya : Bunganya sanagat indah, Kebijakan ini sangat membantu, dan Hasilnyapun akan menjadi penting. Baca Juga : Geopolitik Catatan : Fakta – Fakta pada ilmiah bukanlah penilaian “Matahari itu terdiri dari beberapa gas” yaitu fakta Matahari ialah pemandangan yang sanagat menyenangkan, ini ialah merupakan suatu dari penilaian. Rekomendasi (Recommendation) Jenis pada kesimpulan ini menegaskan suatu metode atau tindakan yang terbaik atau dalam bentuk negatifnya, untuk merekomendasikan terhadap metode atau tindakan tertentu.

Contohnya : Dalam mengobati penyakit ini, maka dokter harus mendukung pengobatan X. Baca Juga : Contoh Sinopsis Indikator umum “harus” akan memberi suatu sinyal rekomendasi kepada anda, akan tetapi kadang – kadang rekomendasi ini akan tersirat. Prediksi (Prediction) suatu prediksi menegaskan si pendapat dan si pendebat tentang sesuatu yang akan terjadi dalam waktu dekat maupun jauh.

Contohnya : Jelas pertandingan tenis ini akan di jadwal ulang pada populasi tunawisma mungkin tidak akan berkurang pada tahun depan. Untuk mengidentifikasi suatu pertanyaan – pertanyaan dan kesimpulan. Jika si arguer ini percaya bahwa sesuatu itu akan terjadi atau tidak terjadi ada di beberapa titik di masa depan, kemungkinannya sanagat bagus bahwa ini ialah merupakan kesimpulan utama dari argumen.

Keyakinan Sederhana (Simple Beliefs) Nama itu mungkin sedikit menyesatkan, karena anda bisa saja mengatakan bahwa semua dari kesimpulan ini ialah semacam keyakinan yang sangat sederhana : namun, ada beberapa siswa yang merasa sangat berguna untuk mengkarakterisasi suatu kesimpulan dan apa pun yang bukan salah satunya dari tipe yang di atas sebagai keyakinan yang sangat sederhana.

kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut

Ini ialah merupakan kesimpulan yang merupakan suatu klaim yang sangat sederhana yang telah di yakini oleh si arguer itu benar dan itu bukan perbandingan, penilaian, rekomendasi, ataupun prediksi. Contohnya : Jelas bahwa siswa tersebut menyontek saat ujian, Pencuri itu mungkin masih ada di suatu tempat. Cara Membuat Kesimpulan Berikut ini ada beberapa langkah yang perlu di ingat ketika membuat kesimpulan dasar untuk makalah penelitian anda : • Nyatakan kembali topiknya • Anda harus menyatakan kembali suatu topik tersebut dengan secara singkat dan juga menjelaskan mengapa hal itu penting.

• Tulis ulang tesis Anda • Tesis ialah merupakan suatu pandangan yang sanagat sempit dan terfokuskan pada topik yang akan dihadapinya. • Ringkas pada poin – poin utama anda • Cara yang baik untuk menyelesaikannya ialah dengan membaca kembali kalimat topik dari setiap paragraf utama atau dari bagian dalam pada isi makalah anda.

• Tambahkan poin yang terpenting jika belum dijelaskan • Apabila makalah anda ini bisa menghasilkan secara induktif dan anda juga belum sepenuhnya untuk menjelaskan seberapa pentingnya dari poin anda, anda harus melakukannya dengan kesimpulan anda. • Buat ajakan bertindak jika perlu • Perhatikan bahwasannya suatu ajakan itu bertjuan untuk bertindak itu tidak penting untuk kesimpulan.

• Jawab pertanyaan “so what ?” • Ini juga merupakan tempat untuk membantu si pembaca supaya si pembaca bisa memahaminya lagi, mengapa topik makalah anda ini benar – benar penting. Dibawah ini ialah contoh – contoh dari kesimpulan yaitu sebagai sebagai berikut dibawah ini.

Contoh 1 Bab III Penutup Kesimpulan : Dari paparan diatas, penulis dapat menyimpulkan dari makalahnya “Penggunaan bahasa dalam Jurnalistik” yaitu bahasa dalam jurnalistik ini tidak harus menggunakan satu bahasa saja akan tetapi dapat memadukannya dengan bahasa lain yang penggunaannya sangat tepat. Bahasa Indonesia dapat di padukan dengan bahasa melayu, inggris maupun dari bahasa asing lainnya.

Contoh 2 Bab V Penutup Kesimpulan : Dari hasil pemahaman yang dilakukan ini dapat di tarik kesimpulannya bahwa tujuan dari promos SMA Dharma Jakarta sebagai berikut ini : 1. Untuk bisa memperkenalkan perpustakaan SMA Dharma Jakarta 2. Untuk bisa menginformasikan pada seluruh layanan dan jasa perpustakaan. 3.

Untuk bisa meningkatkan keaktifan pada siswa dalam memanfaatkan perpustakaan. 4. Kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut meningkatkan minat baca pada pengguna perpustakaan. 5. Untuk sasaran promosi pada perpustakaan SMA Dharma Jakarta ialah dengan pengguna. Pengguna tersebut ini dengan meliputi : siswa, guru, karyawan bahkan sampai masyarakat secara umum.

Jadi perpustakaan SMA Dharma Jakarta ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat yang sudah ada. Contoh 3 Bab IV Penutup Kesimpulan : Berdasarkan dari data yang sudah di sebutkan tadi, penulis dapat menyimpulkan beberapa hal yaitu : 1. Pola pikir seorang itu tergantung dengan pengajarnya atau guru yang dapat berubah layaknya anak harus menguasai life skill atau kompetensi yang sudah ada, ntuk memperbanyak pengalaman belajar pada siswa dan pada pola guru sentris kepada siswa sentris didalam proses belajar mengajarnya.

2. Untuk menciptakan suatu pembelajaran yang sangat efektif dan juga konstektual yang diperlukan dari seorang pengajar atau guru yang profesional juga. Untuk memperoleh guru yang profesional maka harus dengan mudah timbul alat peraga yang baik dan juga efektif. 3. Ada berapa alat yang berperan dalam pembelajaran yang akan membuat suasananya lebih menyenangkan lagi, kreatif, menarik, dinamis kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut juga aktif.

4. Anak - Anak di harapkan dapat menentukan dan menerapkan suau informasi untuk belajar yang rasional dan porposional dengan melalui alat peraga yang sangat efektif tersebut. Inilah yang bisa quipper.co.id sampaikan pada pembahasan kali ini semoga apa yang telah kami bahas ini dapat bermanfaat untuk saudara ku semuanya terimakasih. Baca Juga : Integrasi Nasional Posted in Bahasa Tagged aplikasi membuat kesimpulan, cara membuat kesimpulan, Ciri - Ciri Kesimpulan, contoh kalimat kesimpulan, contoh kesimpulan, Contoh kesimpulan penelitian, Jenis - Jenis Kesimpulan, Kesimpulan, kesimpulan adalah dan contohnya, kesimpulan dan saran, kesimpulan yang baik adalah memuat semua, Pengertian Kesimpulan, Pengertian Kesimpulan Menurut Para Ahli Teks eksposisi adalah satu jenis pengembangan paragraf yang isinya bertujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, padat, dan akurat.

Kalimat fakta berisi kalimat yang sesuai dengan kenyataan. Penulis juga menambahkan opini pada tulisannya untuk pembaca. Teks ini bertujuan meyakinkan pembaca tentang suatu permasalahan, serta sifatnya argumentatif.

Bagian argumentasi berupa isi paragraf yang berisi alasan dan dukungan pernyataan. Pada bagian argumentasi ini berisi data dan fakta. Terakhir adalah penegasan ulang yang berada di akhir paragraf. Kalimat ini untuk mengulang kembali pernyataan, serta meyakinkan pembaca tentang kebenaran. Mengutip dari buku ajar Teks Eksposisi dan Perangkatnya karya Sulastriningsih Djumingin, berikut penjelasan tentang struktur teks eksposisi: • Pembukaan Pembukaan adalah kalimat yang berisi mengenai pandangan awal suatu topik.

Pandangan ini sifatnya opsional bisa di tulisan maksudnya atau tidak. • Tesis (pendapat) Kalimat teks eksposisi ini merupakan bagian yang berisi pendapat penulis.

kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut

Bagian tesis membahas tentang suatu topik yang dipermasalahkan. Pernyataan pendapat adalah kalimat yang berisi gagasan, ide, opini, anggapan, argumentasi yang dijelaskan oleh penulis terhadap suatu peristiwa. • Argumen Argumen berisi pendukung tesis berupa bukti yang dicantumkan oleh penulis. Dalam menulis argumen, teks tidak hanya terdiri dari satu posisi saja.

kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut

Argumentasi bertujuan untuk memperkuat tulisan sehingga membutuhkan data hasil temuan, fakta-fakta, dan pernyataan para ahli. Dalam teks eksposisi, paragraf berisi argumen mampu mendukung pendapat dari penulis.

Berikut ciri-ciri kalimat argumentasi: • Berisi ide pokok, gagasan, padangan point of view, dan pendapat para ahli mengenai suatu masalah • Kalimat argumentatif berisi data yang sesuai fakta di lapangan, objektif, data resmi, dan hasil riset para ahli. Data ini penting untuk memperkuat argumen sebagai pendukung tulisan. • Ada perumusan masalah suatu permasalahan yang logism analisis, dan kritis. • Kalimat argumentatif berisi kesimpulan mengenai suatu permasalahan.

Selain itu ada juga solusi untuk penyelesaian masalah. • Penegasan Ulang Pendapat Bisa juga disebut paragraf penutup yang berisi penegasan ulang, penulis memakai kalimat yang berbeda.

Tujuan dari kalimat penutup ini menegaskan paragraf argumen, menambah rekomendasi, dan saran. Ciri-Ciri Teks Eksposisi Bahasa dalam teks eksposisi memiliki kata penghubung (konjungsi). Kata penghubung seperti pertama, sebaliknya, meskipun, oleh sebab itu ditulis memakai kalimat tunggal atau majemuk.

Berikut ciri kalimat teks eksposisi: • Memakai bahasa baku. • Penyampaian teks lugas. • Berisi informasi tentang pengetahuan. • Tulisan tidak memihak atau tidak memaksakan kemauan penulis ke dalam kalimat.

• Bersifat objektif dan netral. • Berisi data yang akurat sebagai fakta pendukung. • Fakta dalam kalimat dipakai sebagai kontribusi atau alat konkritasi.

• Teks berisi informasi yang mengajak. Jenis Teks Eksposisi Teks eksposisi terdiri dari dua jenis yaitu teks eksposisi analitik dan teks eksposisi hortatorik. Mengutip dari Modul Bahasa Indonesia Paket C Tingkatan V Modul Tema 2, berikut penjelasan jenis teks eksposisi: • Teks Eksposisi Analitik Kalimat dalam teks ini terdiri dari beberapa struktur untuk mengungkapkan pendapat (tesis, argumen, kesimpulan atau penegasan ulang. Teks eksposisi analitik mengajak pembaca memahami suatu permasalahan sesuai topik.

• Kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut Eksposisi Hortatorik Tujuan dari kalimat ini untuk mempengaruhi pembaca terhadap suatu permasalahan atau topik. Pembaca bisa memberikan pendapat mengenai isi teks eksposisi. Kalimat ini terdiri dari struktur tesis, argumen, dan memberi rekomendasi atau anjuran.

Ciri Bahasa Teks Eksposisi Teks eksposisi memakai kata penghubung seperti sebaliknya, meskipun, demikian, oleh sebab itu, dan pertama. Konjungsi dipakai sebagai tanda penghubung antar kalimat kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Kalimat tunggal terdiri dari satu subjek, satu predikat, objek, dan keterangan (waktu dan tempat jika ada). Contoh kalimat majemuk tunggal yaitu Ratna (S) berteman (P) dengan Susi (keterangan).

Sedangkan kalimat majemuk terdiri dari satu subjek atau dua predikat lebih. Kalimat ini memakai keterangan sebagai pelengkap. Contoh kalimat majemuk yaitu Ratna memakai baju putih dan temannya mengenakan baju merah. Ciri kebahasaan teks eksposisi antara lain: • Teks eksposisi memakai pronominaKalimat dalam teks untuk mengganti orang atau benda. Contohnya saja saya, kita, aku, kami, dan mereka. • Kata adverbiaKebanyakan kalimat dalam teks eksposisi memakai keterangan kata kerja (verba), kata sifat (adjektiva), dan kata benda (nomina).

• NominaNomina merupakan kata yang menyatakan nama tempat, nama orang, dan nama benda. Contoh Teks Eksposisi Manfaat Membaca Buku membuka jendela dunia. Kalimat tersebut menjadi hal yang sering digunakan untuk mengajak seseorang membaca. Membaca juga merupakan hal yang penting bagi kita. Ada banyak manfaat dari membaca, yaitu sebagai berikut.Pertama, membaca dapat memberikan pengetahuan tentang banyak hal di dunia ini seperti ilmu alam, teknologi, olahraga, seni, dan budaya baik yang ditulis dalam buku maupun surat kabar.

Kedua, kita akan mengetahui banyak berita dan informasi tentang sesuatu yang terjadi di dunia. Aktivitas membaca dapat memberikan kesenangan bagi pembaca.

Ketika kita lelah, kita membaca buku, koran, atau majalah pada kolom hiburan seperti komedi, cerita pendek, kuis, dan lain-lain. Hal tersebut dilakukan agar diri kita jauh lebih santai. Hal tersebut menjelaskan bahwa setiap orang perlu membaca untuk mendapatkan pengetahuan, informasi, dan hiburan.

Namun, tidak semua dari kita suka membaca. Berikut adalah langkah-langkah yang seharusnya kita lakukan untuk gemar membaca?

kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut

• Tentukanlah jenis bacaan yang Anda sukai. • Cobalah berbagai jenis buku dengan tema dan cerita yang berbeda. • Pergilah ke perpustakaan setempat. Anda dapat membaca buku sebanyak apa pun secara gratis. • Ciptakanlah lingkungan membaca yang baik. Anda dapat mencari tempat yang tenang dan nyaman. Bahkan, beberapa orang suka membaca sambil mendengarkan musik. (Sumber: Bahasa Indonesia Paket C Tingkatan V Modul Tema 2) Baca Juga • Pengertian Teks Deskripsi, Ciri-ciri, Struktur, dan Contoh Kalimat Analisis kalimat berdasarkan struktur teks eksposisi di atas yaitu : • Pernyataan pendapat (tesis) dalam teks eksposisi “Manfaat Membaca” adalah Buku membuka jendela dunia.

• Kalimat argumentasinya yaitu membaca dapat memberikan pengetahuan tentang banyak hal di dunia ini dan kita akan mengetahui banyak berita dan informasi tentang sesuatu yang terjadi di dunia. • Bagian rekomendasi teks tersebut yaitu tentukanlah jenis bacaan yang Anda sukai, cobalah berbagai jenis buku dengan tema dan cerita yang berbeda, pergilah ke perpustakaan setempat, dan ciptakanlah lingkungan membaca yang baik. • Wabah Hepatitis Akut Disebut Efek Vaksin Covid-19?

Ini Penjelasan Ahli • Heboh BBM Air Nikuba, Ahli Sebut Sulit Proses Air Menjadi Energi • Elektabilitas Tiga Capres 2024 Makin Tinggi, Ini Harta Kekayaannya • Fakta Terkini Hepatitis Akut, Gejala hingga Dugaan Penyebabnya • Kasus Baru Covid-19 Mencapai 218 Orang, Ini Sebarannya
3 Perhatikan wacana berikut ini. Aris dan Riko adalah dua siswa TK B. Mereka berteman akrab di sekolah. Orngtua Anton adalah seorang dosen sedangkan o … rangtua Riko adalah seorang pemilik toko kelontong.

Pada suatu hari, Bu Sari, guru mereka di sekolah meminta anak-anak menceritakan apa yang mereka ketahui tentang dinosaurus. Ketika tiba giliran Aris, ia bercerita bahwa ia menonton video dari Youtube tentang dinosaurus. Dinosaurus adalah hewan yang sangat mengerikan, badannya sangat besar, sebesar rumah, badannya penuh duri, ekornya panjang.

Sementara, Riko menggambarkan dinosaurus sebesar buaya yang la lihat di kebun binatang di kotanya. Dinosaurus suka berenang, giginya tajam, suka makan ayam hidup. Dari Ilustrasi di atas, a. berikan 1 contoh proses asimilasi yang dialami oleh Aris dan Riko b. berikan 1 contoh proses akomodasi yang dialami oleh Aris dan Riko​ Assalamualaikum wr wb.

Selamat siang, semoga semua tetap sehat dalam lindungan Allah ta'ala. Hari pertama setelah libur panjang kita, hari ini tugas u … ntuk anak-anak hanya 1. Menceritakan pengalamannya masing-masing sepanjang libur hari raya idul fitri dalam sebuah karangan dengan Bahasa Indonesia yang baik minimal 7 paragraf.​
Pengertian Teks Eksposisi – Teks eksposisi sebenarnya adalah jenis teks nonfiksi yang berisi tentang penjelasan dari suatu informasi atau pengetahuan.

Teks eksposisi sendiri ditulis berdasarkan data yang diperoleh berdasarkan fakta yang benar-benar terjadi. Selain itu, teks ini menyajikan informasi dengan padat, jelas, singkat, dan tentunya akurat. Informasi yang disajikan juga harus sesuai dengan 5W + 1H atau lebih dikenal ADIK SIMBA, mulai dari apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, hingga bagaimana.

kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut

Nah, untuk menemukan teks eksposisi sangatlah mudah. Teks ini banyak muncul di kehidupan sehari-hari. Misalnya saja seperti media digital, surat kabar, majalah, dan lain sebagainya. Bagi Kamu yang ingin mengetahui dan memahami lebih lanjut tentang teks eksposisi, artikel ini akan menjelaskan dengan lengkap tentang teks eksposisi, meliputi pengertian, ciri-ciri, struktur, kaidah kebahasaan, jenis, pola pengembangan, hingga contoh teks eksposisi beserta analisis teksnya.

Daftar Isi • A. Pengertian Teks Eksposisi • B. Unsur-Unsur Teks Eksposisi • 1. Memiliki Gagasan • 2. Mengandung Fakta • C. Ciri-Ciri Teks Eksposisi • 1. Memberikan Informasi atau Pengetahuan • 2. Menggunakan Bahasa yang Baku • 3. Berisi tentang Sebuah Fakta • Anda Mungkin Juga Menyukai • 4. Format Penulisannya Singkat, Jelas, dan Padat • 5. Bersifat Objektif dan Tidak Memihak • D. Kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut Teks Eksposisi • 1. Tesis • 2. Rangkaian Argumen • 3.

Penegasan Ulang • E. Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi • 1. Kata-Kata Teknis • 2. Kata-Kata yang Berkaitan dengan Argumentasi • 3. Kata-Kata yang Berhubungan dengan Kronologis • 4. Kata Kerja Mental • 5. Kata-Kata Rujukan • 6. Kata-Kata Persuasif • 7. Kata-Kata Denotatif • F. Tujuan Teks Eksposisi • G. Jenis-Jenis Teks Eksposisi • 1. Eksposisi Definisi • 2. Eksposisi Proses • 3. Eksposisi Ilustrasi • 4. Eksposisi Pertentangan • 5. Eksposisi Laporan • 6. Eksposisi Perbandingan • H.

Pola-Pola Pengembangan pada Teks Eksposisi • 1. Umum-Khusus • 2. Khusus-Umum • 3. Ilustrasi • 4. Perbandingan • I. Contoh Teks Eksposisi • J. Contoh Teks Eksposisi Kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut Analisis Struktur • Rekomendasi Buku & Artikel Terkait • • Kategori Ilmu Bahasa Indonesia • Materi Terkait A.

Pengertian Teks Eksposisi Teks eksposisi adalah sebuah bentuk teks atau tulisan yang memuat tentang informasi maupun pengetahuan. Secara umum, teks eksposisi sendiri memiliki tujuan untuk memberikan penjelasan atau uraian mengenai suatu ide, pokok pikiran, pendapat, informasi, maupun pengetahuan kepada pembaca tanpa bermaksud memengaruhi.

Hal ini yang membuat tujuan teks eksposisi adalah memberitahukan informasi atau pengetahuan berdasarkan fakta sesuai dengan sudut pandangan tertentu. Selain itu, teks eksposisi pada dasarnya memiliki bentuk seperti sebuah retorika, yang mana dapat digunakan untuk menjelaskan tentang uraian ilmu pengetahuan sekaligus menjawab berbagai pertanyaan.

Oleh karena itu, sebagian besar teks dalam buku pelajaran atau ensiklopedia pada konsepnya merupakan pengembangan dari teks eksposisi. Hal itu dapat dilihat melalui teks lainnya, seperti berita, esai, prosedur, bahkan juga laporan. B. Unsur-Unsur Teks Eksposisi Setelah mengetahui pengertian teks eksposisi, selanjutnya kamu akan dijelaskan tentang unsur-unsur teks eksposisi.

Suatu teks dapat dikatakan sebagai teks eksposisi, jika ada dua unsur utama, yaitu memiliki gagasan dan mengandung fakta. Berikut ini adalah penjelasan tentang dua unsur dari teks eksposisi tersebut, diantaranya yaitu: 1. Memiliki Gagasan Unsur yang pertama dari teks eksposisi yaitu teks yang mengandung sebuah gagasan. Teks eksposisi sendiri memiliki banyak gagasan seperti penilaian, komentar, dan saran dari penulis terkait suatu topik yang sedang dibahas.

Banyak gagasan dalam teks eksposisi dapat mengajak pembaca untuk ikut menanggapi masalah yang sedang dibahas penulis. 2. Mengandung Fakta Unsur kedua dari teks eksposisi adalah mengandung fakta yang sebenarnya.

Sebagai teks nonfiksi, teks eksposisi menyajikan informasi hingga gagasan sesuai fakta yang benar-benar terjadi. Fakta dalam teks eksposisi biasanya berupa informasi, misalnya seperti waktu, tanggal, tempat peristiwa, bahkan juga pernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya. Pada akhirnya, fakta akan semakin membuat gagasan dari penulis menjadi lebih kuat, sehingga dapat menguatkan keyakinan pembaca terhadap gagasan maupun masalah tertentu.

C. Ciri-Ciri Teks Eksposisi Nah, setelah membahas tentang pengertian teks eksposisi dan unsur-unsur teks eksposisi, maka pembahasan selanjutnya adalah ciri-ciri teks eskposisi.

Berikut ini ciri-ciri teks ekspoosisi yang perlu kamu ketahui. 1. Memberikan Informasi atau Pengetahuan Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa teks eksposisi bukanlah teks fiksi, tetapi berisi tentang teks nonfiksi. Oleh sebab itu, teks eksposisi umumnya akan berisi tentang informasi atau pengetahuan. Informasi yang didapatkan dari teks eksposisi bisa menambahkan wawasan kita (sebagai pembaca) dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. 2. Menggunakan Bahasa yang Baku Dikarenakan termasuk teks nonfiksi dan isinya berupa informasi atau pengetahuan, maka penulisan teks eksposisi menggunakan bahasa yang baku.

Dalam hal ini, bahasa baku yang dimaksud, seperti kata-kata yang sesuai dengan KBBI, kalimat yang sesuai dengan PUEBI, dan sebagainya. Rp 24.000 3. Berisi tentang Sebuah Fakta Teks eksposisi berisi tentang sebuah fakta yang biasanya didukung dengan data-data yang akurat, sehingga keasliannya bisa dipertanggungjawabkan.

Oleh sebab itu, ketika ingin menulis teks eksposisi yang baik diperlukan mencari sumber-sumber data yang akurat agar tidak terjadi kesalahan. 4. Format Penulisannya Singkat, Jelas, dan Padat Ciri teks eksposisi berikutnya adalah format penulisannya singkat, jelas, dan Padat. Dengan format penulisan seperti itu, maka pembaca akan mudah menerima informasi atau pengetahuan yang ada di dalam teks eksposisi. 5. Bersifat Objektif dan Tidak Memihak Ciri-ciri terakhir dari teks eksposisi adalah teks eksposisi harus bersifat objektif dan tidak memihak salah satu pihak atau beberapa kepentingan saja.

Jadi, bagi seorang penulis teks eksposisi harus bisa memastikan kalau setiap menulis teks eksposisi berdasarkan fakta. D. Struktur Teks Eksposisi pixabay Selanjutnya, setelah membahas tentang pengertian teks eksposisi dan unsur-unsur teks eksposisi, dan ciri-ciri teks kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut, berikut ini adalah penjelasan tentang struktur teks eksposisi, diantaranya yaitu: 1.

Tesis Bagian ini adalah bagian pertama sekaligus pembuka dari teks eksposisi. Tesis sendiri dapat dipahami sebagai bagian yang memiliki fungsi untuk menyajikan pengenalan isu, masalah, gagasan utama, hingga pandangan penulis secara umum terkait topik atau masalah yang dibahas. Tesis juga bisa disebut juga sebagai pernyataan pendapat. Sebelum memulai menulis teks eksposisi, penulis harus menentukan tujuan dari teks eksposisi terlebih dahulu.

2. Rangkaian Argumen Bagian kedua dari struktur teks eksposisi adalah rangkaian argumen. Setelah kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut mengenalkan suatu isu atau masalah, teks eksposisi akan dilanjut dengan rangkaian argumen. Rangkain argumen dapat dipahami sebagai pendapat berupa alasan yang logis, informasi sesuai hasil temuan, fakta yang terjadi, hingga pernyataan para ahli.

Jadi, tak heran apabila di bagian ini, Kamu akan banyak menemukan pendapat sebagai penjelasan atas tesis yang dijelaskan sebelumnya. 3. Penegasan Ulang Bagian terakhir dari struktur teks eksposisi yaitu penegasan ulang.

Setelah penulis menyampaikan isu atau masalah dan sudah didukung oleh berbagai alasan atau pendapat yang sesuai fakta, berikutnya akan disajikan penutup atau simpulan. Tujuan penegasan ulang sendiri adalah untuk memberikan penegasan terhadap pendapat awal sekaligus menyajikan simpulan dan saran terhadap keseluruhan masalah yang dibahas.

E. Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi Setelah mengetahui pengertian teks eksposis, unsur-unsur, ciri-ciri hingga struktur dari teks eksposisi, Kamu akan diajak untuk memahami lebih dalam tentang kaidah kebahasaan dari teks eksposisi.

Seperti pada teks yang lain, kaidah kebahasaan bisa disebut juga sebagai gaya bahasa khas dari sebuah teks, sehingga dapat membedakannya dengan teks yang lain.

Berikut ini adalah beberapa kaidah kebahasaan teks eksposisi, diantaranya yaitu: 1. Kata-Kata Teknis Teks eksposisi banyak memakai kata-kata teknis atau peristilahan terkait suatu topik atau masalah yang dibahas. Misalnya saja seperti, sektor kehutanan, penebangan liar, hutan lindung, kehutanan masyarakat, ekowisata, dan lain sebagainya.

2. Kata-Kata yang Berkaitan dengan Argumentasi Teks eksposisi banyak memakai kata-kata yang menjelaskan dengan hubungan argumentasi. Misalnya saja seperti, jika, karena, sebab, akibatnya, dengan demikian, oleh karena itu. 3. Kata-Kata yang Berhubungan dengan Kronologis Teks eksposisi biasanya memakai kata-kata yang menyatakan hubungan kronologis atau istilah yang menyatakan keterangan waktu. Tidak hanya itu, teks eksposisi biasanya juga menggunakan kata-kata yang menyatakan perbandingan atau pertentangan.

Sebagai contoh, akhirnya, namun, sebelum itu, kemudian, sebaliknya, berbeda halnya. 4. Kata Kerja Mental Teks eksposisi biasanya juga memakai kata kerja mental yang digunakan untuk menggambarkan jiwa. Misalnya seperti menyimpulkan, memperkirakan, mengharapkan. memprihatinkan, mengagumkan, menyedihkan, menduga, mengasumsikan, menjelaskan, dan lain sebagaianya.

5. Kata-Kata Rujukan Teks eksposisi banyak memakai kata-kata rujukan untuk menghubungkan dengan suatu informasi atau pendapat seseorang. Misalnya seperti berdasarkan data…., merujuk pada pendapat…. 6. Kata-Kata Persuasif Teks eksposisi biasanya juga memakai kata-kata persuasif untuk mengajak atau memengaruhi lawan tutur. Kata yang biasanya digunakan untuk melakukan persuasif yaitu seperti sebaiknya, diharapkan, perlu, hendaklah, harus.

7. Kata-Kata Denotatif Teks eksposisi juga banyak memakai kata-kata denotatif untuk menjelaskan sesuatu agar lebih jelas. Denotatif sendiri bisa dipahami sebagai kata yang memiliki makna sebenarnya.

Kata denotatif adalah kata yang belum mengalami perubahan maupun penambahan makna. F. Tujuan Teks Eksposisi Berdasarkan pengertian teks eksposisi, maka tujuan teks eksposisi adalah untuk menyampaikan informasi kepada pembaca melalui sudut pandang tertentu. Dengan tujuan teks eksposisi tersebut, maka pembaca akan mudah memahami makna serta pengetahuan yang terkandung di dalam teks tersebut. G.

Jenis-Jenis Teks Eksposisi Namun, teks eksposisi sendiri memiliki enam jenis, tentu setiap memiliki tujuannya sendiri.

Oleh karena itu, untuk lebih mendalami teks eksposisi, berikut ini adalah enam jenis teks eksposisi beserta penjelasannya, diantaranya yaitu: 1. Eksposisi Definisi Teks eksposisi definisi merupakan teks eksposisi yang bertujuan untuk mengungkapkan pengertian atau definisi dari suatu topik. 2. Eksposisi Proses Teks eksposisi proses sebenarnya adalah teks yang memuat beberapa tahap atau cara untuk menghasilkan sesuatu dari awal hingga akhir.

3. Eksposisi Ilustrasi Teks eksposisi ilustrasi adalah teks eksposisi yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara sederhana antara satu topik dengan topik yang lain. Teks jenis ini biasanya menjelaskan kesamaan atau kemiripan sifat dari suatu topik yang dibahas.

4. Eksposisi Pertentangan Teks eksposisi pertentangan bisa juga dipahami sebagai teks yang memuat beberapa hal pertentangan, dari hal yang satu dengan hal lainnya. 5. Eksposisi Laporan Teks eksposisi laporan merupakan teks eksposisi yang memiliki tujuan untuk menyajikan suatu laporan dari sebuah peristiwa atau objek tertentu.

6. Eksposisi Perbandingan Teks eksposisi perbandingan adalah teks yang memuat ide dan gagasan utama untuk dibandingkan antara hal yang satu dengan hal yang lain. H. Pola-Pola Pengembangan pada Teks Eksposisi 1. Umum-Khusus Pola pengembangan yang dari umum ke khusus ini dapat disebut juga dengan bentuk paragraf deduktif.

Hal ini dikarenakan ide atau gagasan pokok terletak di kalimat pertama di awal paragraf dan dilanjut kalimat yang menjadi penjelas. Berikut ini adalah contoh paragraf teks eksposisi umum ke khusus: Meskipun bukan termasuk minuman kesehatan, kopi memiliki efek yang baik untuk gigi. Penelitian terbaru dari negeri Cappuccino, Italia, menguatkan fakta itu. Carlo Pruzzo, dari Universitas Ancona menjelaskan senyawa yang terkandung di dalam kopi menghentikan bakteri yang menempel ke gigi sintesis.

Senyawa tersebut juga efektif membasmi bakteri yang bisa langsung merusak gigi. Pada awal paragraf tersebut terdapat gagasan pokok yang bersifat umum, “kopi memiliki efek baik untuk gigi”. Setelah itu, dilanjut dengan kalimat penjelas yang membahas secara khusus.

Supaya dapat menjelaskan bahwa kopi memiliki efek yang baik untuk gigi, pada kalimat ketiga dan keempat terdapat beberapa hasil penelitian tentang pembahasan tersebut. 2. Khusus-Umum Pola pengembangan teks eksposisi ini merupakan kebalikan dari pola pengembangan sebelumnya, pola pengembangan dari khusus ke umum ini disebut dengan paragraf induktif.

Hal ini dikarenakan kalimat pertama pada awal paragraf berisi kalimat penjelas. Sementara, paragraf diakhiri dengan kalimat umum yang memuat ide atau gagasan pokok sekaligus menjadi simpulan. Berikut ini adalah contoh paragraf teks eksposisi dari khusus ke umum: Gerakan pecinta alam dengan dasar “sadar lingkungan sehat” telah mulai menggejala di kalangan remaja. Tidak sedikit perkumpulan pecinta lingkungan yang anggotanya terdiri atas pelajar, baik itu pelajar SMP, SMA, maupun para remaja dari lingkungan pesantren.

Keberanian untuk melakukan penelitian ilmiah semakin meluas, khususnya di tingkat SMA. Fenomena semacam itu merupakan bukti bahwa remaja saat ini tidak selalu bernilai negatif.

Paragraf di atas menunjukkan bahwa kalimat pertama memuat beberapa penjelasan tentang gerakan pencinta alam yang mulai banyak diminati remaja.

Kemudian, dilanjut dengan beberapa fakta yang menunjukkan para remaja mulai berani melakukan penelitian secara ilmiah. Sementara itu, pada akhir paragraf berisi ide atau gagasan pokok sekaligus simpulan yang berbunyi, fenomena tersebut merupakan bukti kalo remaja kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut ini tidak selalu bernilai negatif.

3. Ilustrasi Pola pengembangan teks eksposisi selanjutnya yaitu ilustrasi. Dengan menggunakan pola ini, maka kalimat pertama di awal paragraf memuat gagasan utama. Kemudian, kalimat berikutnya berisi beberapa ilustrasi yang dapat mendukung gagasan utama tersebut. Ilustrasi yang disajikan biasanya merupakan data atau informasi penguat berdasarkan hasil pengamatan atau pengalaman dari penulis. Hal ini dilakukan agar memperkuat gagasan yang disampaikan. Berikut ini adalah contoh paragraf teks eksposisi dengan pola pengembangan ilustrasi: Olahraga merupakan rangkaian kegiatan yang menyehatkan badan.

Pasalnya, dengan berolahraga kita dapat terhindar dari penyakit. Misalnya saja dengan berenang, olahraga yang dilakukan di dalam air sangat berguna menyehatkan kesehatan paru-paru dalam bernafas. Selain itu, semua jenis olahraga dapat menyehatkan badan. Pada paragraf tersebut dapat dilihat bawah gagasan utamanya yaitu, olahraga merupakan kegiatan yang dapat menyehatkan badan.

Setelah itu, kalimat berikutnya akan memberikan ilustrasi berupa contoh bahwa olahraga renang yang dapat menyehatkan paru-paru dalam bernafas. 4. Perbandingan Pola pengembangan teks eksposisi yang terakhir yaitu perbandingan. Berbeda dengan pola sebelumnya, pola ini menjadikan setiap kalimat di paragraf sebagai penjelas. Hal ini bertujuan untuk memperkuat gagasan yang disajikan untuk lebih meyakikan pembaca. Gagasan yang disampaikan biasanya adalah benda, keadaan, atau sesuatu yang memiliki persamaan atau perbedaan.

Berikut ini adalah contoh paragraf teks eksposisi pola pengembangan perbandingan: Susu kedelai dikenal sebagai sumber protein, tetapi kandungan protein pada susu kedelai jauh lebih kecil dibandingkan dengan susu sapi. Menurut sebuah sumber, kandungan protein pada susu kedelai adalah sebesar 6,73 gram, lebih kecil dibanding susu sapi yang proteinnya sebanyak 8, 02 gram.

Setelah menyimak paragraf tersebut, sejak kalimat pertama sudah berisi perbandingan antara kandungan protein susu kedelai dengan susu sapi. Pada kalimat berikutnya, perbandingan diperkuat dengan sebuah data yang menunjukkan bahwa kandungan susu kedelai jauh lebih kecil daripada susu sapi.

I. Contoh Teks Eksposisi Berikut ini adalah contoh teks eksposisi Lingkungan Hidup yang Bersih Bisa Meningkatkan Kualitas Hidup Kualitas hidup yang baik bisa ditentukan dari bagaimana cara kita menjaga lingkungan hidup. Semakin bersih, bisa semakin baik pula kualitas hidup kita. Menjaga lingkungan hidup bertujuan untuk menghindari terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti munculnya wabah penyakit yang berbahaya bagi kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

Ini adalah bukti bahwa lingkungan bersih bisa membantu untuk mempermudah dan meningkatkan kualitas hidup kita. Gotong royong dalam dalam membersihkan dan menjaga lingkungan secara rutin bisa menjadi alternatif dalam menanggulangi pencemaran lingkungan.

Dalam satu RT yang terdiri dari beberapa kepala keluarga, akan bisa dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan jumlah hari yang ada dan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati. Selain itu, Hari minggu bisa dijadikan sebagai jadwal kegiatan kerja bakti rutin seluruh masyarakat desa yang di kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut pada pagi hari. Ada banyak manfaat yang dapat dirasakan dalam kegiatan tersebut, selain kebersihan dan kesehatan hubungan solidaritas antar warga akan semakin kuat Kebersihan lingkungan hidup merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari masyarakat dan merupakan faktor penting bagi kesehatan dan kenyamanan dalam bermasyarakat.

Kebersihan lingkungan masyarakat akan menjamin kesehatan dan kenyamanan Dan tentu saja akan berimbas pada peningkatan dari kualitas hidup.

(Kosasih, 2017:17) J. Contoh Teks Eksposisi Beserta Analisis Struktur Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah Tesis: Kebersihan lingkungan sekolah adalah salah satu faktor terpenting untuk menciptakan kenyamanan, baik di lingkungan rumah maupun di lingkungan sekitar. Setiap sekolah selalu mengajarkan anak didiknya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Bahkan, kebersihan sekolah banyak dilombakan untuk menarik minat sekolah agar mereka peduli kebersihan. Cara untuk menjaga kebersihan sekolah, diantaranya membuang sampah pada tempatnya, menghapus papan tulis, menyapu ruang kelas, dan lain-lain.

Argumentasi: Pembagian piket kelas menjadi salah satu cara untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Petugas piket biasanya melakukan tugas membersihkan ruang kelas.

Seperti menyapu kelas, menghapus papan tulis, dan menyiapkan spidol atau kapur tulis. Selain itu, setiap hari jumat selalu digunakan untuk melakukan kerja bakti membersihkan sekolah setelah pelajaran pertama selesai. Banyak manfaat yang diperoleh dari kegiatan “Jum’at Bersih”.

Selain lingkungan sekolah bersih, hubungan murid dan guru juga bisa semakin akrab dengan adanya kerja sama. Penegasan Ulang: Kebersihan lingkungan sekolah adalah hal yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan sekolah dan merupakan faktor yang sangat penting dalam meraih keberhasilan proses belajar mengajar.

Kebersihan lingkungan sekolah akan lebih menjamin kebersihan seseorang dan menyehatkan. Kebersihan tidak sama dengan kemewahan, kebersihan adalah usaha manusia agar lingkungan sekolah tetap sehat terawat secara berkesinambungan. Itulah pembahasan-pembahasan tentang teks eksposisi, mulai dari pengertian teks eksposisi, unsur-unsur teks eksposisi, hingga contoh-conth teks eskposisi. Setelah membaca artikel ini, semoga kamu bisa menerapkan atau menulis teks eksposisi, baik itu untuk pekerjaan, tugas, dan sebagainya.

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait • Pengertian Proposal • Pengertian Pokok Pikiran • Pengertian Debat • Pengertian dan Contoh Kalimat Ajakan • Pengertian Pidato • Pengertian Teks Fantasi • Pengertian Teks Deskriptif • Pengertian Ide Pokok • Pengertian Majas • Pengertian Bahasa Sansekerta • Pengertian Peribahasa • Pengertian Kalimat Perintah • Pengertian Kalimat Efektif • Perbedaan Paragraf Deduktif dan Induktif • Pengertian Antonim dan Sinonim • Macam-macam Majas • Cara Menemukan Gagasan Pokok • Cara Menentukan Ide Pokok • Cara Membuat Kesimpulan • Cara Mencari Kalimat Utama [sc_fs_faq html=”true” headline=”h4″ img=”” question=”Apa pengertian dengan teks eksposisi?” img_alt=”” css_class=””] Teks eksposisi adalah sebuah bentuk teks atau tulisan yang memuat tentang informasi maupun pengetahuan.

Secara umum, teks eksposisi sendiri memiliki tugas untuk memberikan penjelasan atau uraian mengenai suatu ide, pokok pikiran, pendapat, informasi, maupun pengetahuan kepada pembaca tanpa bermaksud memengaruhi.

[/sc_fs_faq] [sc_fs_faq html=”true” headline=”h2″ img=”” question=”Teks eksposisi ada berapa?” img_alt=”” css_class=””] 1. Eksposisi Definisi 2. Eksposisi Proses 3. Eksposisi Ilustrasi 4. Eksposisi Pertentangan 5.

Eksposisi Laporan 6. Eksposisi Perbandingan [/sc_fs_faq] [sc_fs_faq html=”true” headline=”h4″ img=”” question=”Apa saja unsur unsur utama teks eksposisi?” img_alt=”” css_class=””] 1. Memiliki gagasan 2. Mengandung fakta [/sc_fs_faq] [sc_fs_faq html=”true” headline=”h4″ img=”” question=”Apa pengertian struktur teks eksposisi?” img_alt=”” css_class=””] Struktur Teks Eksposisi 1.

Tesis 2. Rangkaian Argumen 3. Penegasan Ulang [/sc_fs_faq] [sc_fs_faq html=”true” headline=”h4″ img=”” question=”Jelaskan apa yang dimaksud dengan struktur argumentasi dalam teks eksposisi?” img_alt=”” css_class=””] Rangkain argumen dapat dipahami sebagai pendapat berupa alasan yang logis, informasi sesuai hasil temuan, fakta yang terjadi, hingga pernyataan para ahli.

Jadi, tak heran apabila di bagian ini, Kamu akan banyak menemukan pendapat sebagai penjelasan atas tesis yang dijelaskan sebelumnya.

[/sc_fs_faq] Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 127 • Akuntansi 37 • Bahasa Indonesia 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa 1 • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 22 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Branding 2 • Ekonomi 152 • Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 10 • Manajemen 29 • Marketing 19 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Politik Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori 6 • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1Jakarta - Teks eksposisi adalah paragraf yang berisi informasi serta pendapat namun tidak bertujuan untuk memengaruhi pembaca.

Teks eksposisi bertujuan untuk menyampaikan sebuah gagasan. Contoh teks ekposisi biasanya untuk memaparkan proses, gagasan, serta hubungan satu hal dengan hal lainnya. Dalam teks eksposisi, pembaca dapat mengumpulkan bebera informasi. Bahasa yang digunakan dalam teks eksposisi adalah bahasa yang santai dan mudah dipahami.

Penulis juga menyampaikan data dan bukti untuk menjelaskan persoalan yang disampaikan pada teks. Struktur Teks Eksposisi Melansir dari laman BSI, berikut adalah struktur teks ekposisi: 1. Tesis Tesis berisi pendapat yang dikemukakan oleh penulis. Tesis ini terletak pada awal paragraf atau sebagai pembuka kalimat yang disampaikan kepada pembaca. 2. Argumen Argumen berisikan bukti yang merujuk pada fakta dan data yang kuat untuk mendukung pernyataan atau pendapat yang disampaikan dalam tesis.

Pada bagian ini, penulis menyampaikan pengembangan dari pendapat yang dikemukakan. 3. Penegasan Ulang Penegasan ulang adalah bagian akhir dari teks eksposisi atau sering disebut kesimpulan. Bagian ini berisikan tentang penegasan ulang pendapat yang disampaikan sebelumnya. Baca juga: 7 Contoh Teks Eksposisi Beserta Struktur dan Jenisnya Jenis Teks Eksposisi Ada 8 jenis teks eksposisi yang biasa digunakan, yaitu sebagai berikut: 1. Teks Eksposisi Ilustrasi Teks ini berisikan paragraf yang menyajikan penjelasan atau informasi terkait dengan beragam topik dengan gambaran sederhana.

Topik yang dibahas biasanya memiliki kesamaan sifat. 2. Teks Eksposisi Definisi Teks ini berisikan definisi terkait dengan pengertian suatu topik.

3. Teks Eksposisi Proses Teks eksposisi proses berisikan cara atau tahapan untuk melakukan sesuatu dari awal hingga akhir. 4. Teks Eksposisi Perbandingan Dalam teks eksposisi perbandingan berisi gagasan atau ide yang disajikan dengan cara membandingkan suatu topik tertentu. 5. Teks Eksposisi Laporan Teks Eksposisi ini berisi laporan penelitian atau peristiwa tertentu.

6. Teks Eksposisi Analisis Teks ini berisikan penjelasan yang memisahkan masalah dengan gagasan utama. Dalam teks ini penjelasan dilakukan dengan membagi beberapa sub bagian lalu dikembangkan secara berurutan.

7. Teks Eksposisi Pertentangan Dalam teks eksposisi jenis pertentangan membahas tentang pertentangan antara satu hal dengan hal lainnya. 8. Teks Eksposisi Berita Teks eksposisi berita memberikan informasi dari suatu kejaidan yang biasanya kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut dalam surat kabar atau berita.

Contoh Teks Eksposisi Beserta Strukturnya Berikut adalah c ontoh teks eksposisi yang dilengkapi dengan strukturnya: Contoh 1 Argumen: Hingga saat ini, masih banyak wanita di Indonesia yang menjadi korban kekerasan. Tesis: Di tahun 2020, Komnas Perempuan telah mencatat setidaknya ada 299.911 kasus kekerasan yang ada ditahah air.

Angka tersebut setidaknya telah menurun secara signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu yang tercatat 431.471 kasus. Reinterasi: Walaupun jumlahnya menurun, jumlah kasus kekerasan pada perempuan di tahun 2020 masih terbilang memprihatinkan.

Contoh 2 Argumen: Berbagai teori dikemukakan untuk mengungkap misteri terkait segitiga bermuda. Tesis: Jika dilihat dari segi ilmiah, ada yang berpendapat bahwa segitiga bermuda memiliki gelombang magnet yang sangat kuat hingga dapat menenggelamkan apa saja yang melintas. Ada juga yang berpendapat bahwa segitiga bermuda merupakan kerajaan jin. Reinterasi: Tentunya diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menggali fakta terkait dengan segitiga bermuda.

Contoh 3 Argumen: Temulawak merupakan salah satu tanaman herbal dengan berbagai manfaat yang berasal dari Indonesia. Tesis: Habitat temulawak berada di hutan tropis dan mampu hidup di dataran rendah dengan baik. Tumbuhan ini memiliki kandungan minyak astiri, zat tepung dan kurkumin. Temulawak memiliki manfaat seperti mencegah anemia, mencegah kancer, dan meningkatkan kinerja ginjal.

Reinterasi: Temulawak dapat menjadi tanaman herbal yang digunakan untuk menjaga kesehatan tubuh. Nah, itulah beberapa contoh teks eksposisi. Selamat belajar detikers!
tirto.id - Dalam bahasa Indonesia terdapat beberapa jenis teks, salah satunya teks eksposisi. Jenis teks ini umumnya bertujuan untuk menjelaskan atau memaparkan suatu informasi sehingga dapat menambah pengetahuan pembaca. Menurut Modul Pembelajaran SMA Bahasa Indonesia, teks eksposisi memiliki enam unsur sebagai berikut: • Menggunakan kata-kata teknis atau peristilahan.

• Menggunakan kata-kata yang menunjukkan hubungan kausalitas atau sebab-akibat. • Menggunakan kata-kata yang menyatakan hubungan temporal (sebelum itu, kemudian, pada akhirnya, sebaliknya) ataupun perbandingan/pertentangan (sementara itu, sedangkan berbeda halnya, namun). • Menggunakan kata-kata kerja mental (mental verb), yakni kata kerja yang menyatakan kegiatan abstrak, sebagai bentuk aktivitas pikiran.

• Menggunakan kata-kata perujukan (menurut, berdasarkan., merujuk.). • Menggunakan kata-kata persuasif (hendaklah, sebaiknya, diharapkan, perlu, harus, dan seharusnya. Selain unsur-unsur teks eksposisi, jenis tes ini juga dibangun berdasarkan strukturnya. Berikut struktur teks eksposisi, seperti yang dilansir dari Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan.

• Tesis Tesis adalah struktur teks eksposisi yang mengandung sudut pandang dari penulis terhadap setiap permasalahan yang akan diangkat. Tesis juga dipahami sebagai pernyataan pendapat sang penulis. Bagian ini juga biasa disebut sebagai bagian pembuka.

Pernyataan pendapat adalah suatu pernyataan yang berisikan gagasan, ide, opini, pikiran, anggapan ataupun argumentasi yang dikemukan seseorang terhadap suatu peristiwa, keadaan, kebenaran, tanpa dipengaruhi oleh orang lain.

• Argumentasi Kesimpulan yang berupa saran dan masukan penulis dalam teks eksposisi disebut adalah struktur teks eksposisi yang dijadikan suatu bentuk bukti atau alasan dalam memperkuat pendapat pada bagian tesis. Kendati begitu, argumentasi juga bisa digunakan untuk menolak sebuah pendapat. Argumentsi dapat berupa alasan logis, data hasil temuan, fakta-fakta, bahkan pernyataan para ahli.

Argumen yang baik harus mampu mendukung pendapat yang disampaikan penulis atau pembicara. Ciri-ciri kalimat argumentasi a. Berisikan ide-ide, gagasan, pandangan ( point of view) atau pendapat seseorang mengenai suatu masalah. b. Berisikan data-data valid, resmi, fakta faktual, objektif, atau hasil riset seorang ilmuwan guna memperkuat argumen yang diutarakan sehingga pembaca merasa yakin dengan argumen tersebut.

c. Merumuskan sebuah permasalahan dengan cara kritis, analisis, logis, dan analog. d. Ditutup dengan pembahasan secara universal atau sebuah kesimpulan menyeluruh mengenai suatu permasalahan dan solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Penegasan ulang (simpulan) Simpulan terletak di bagian akhir teks ekposisi.

Bagian ini menegaskan kembali tesis yang sudah ditemukan di awal teks dan dapat dibuktikan oleh unsur argumen yang ada di poin ke dua. Jenis-jenis teks eksposisi Teks eksposisi memiliki tujuh jenis, berikut penjelasannya.

1. Teks eksposisi definisi Teks eksposisi definisi adalah suatu paragraf yang memiliki isi tentang pengertian akan suatu hal. 2. Teks eksposisi proses Teks eksposisi proses adalah suatu paragraf yang memiliki maksud tentang adanya proses pembuatan atau penggunaan. 3. Teks eksposisi klasifikasi Teks eksposisi klasifikasi adalah suatu paragraf yang memiliki isi tentang pengelompokkan terhadap suatu hal.

4. Teks eksposisi pertentangan Teks eksposisi pertentangan adalah suatu paragraf yang memiliki isi tentang suatu hal yang bertentangan dengan hal lainnya. 5. Teks eksposisi ilustrasi Teks eksposisi ilustrasi adalah suatu paragraf yang memberikan gambaran secara sederhana tentang sesuatu dengan yang lainnya.

Umumnya, gambaran ini memiliki kemiripan atau kesamaan sifat. 6. Teks eksposisi analisis Teks eksposisi analisis adalah suatu paragraf yang memiliki isi tentang membagi masalah pada setiap gagasan pokok menjadi sebuah bagian tertentu dan selanjutnya tiap-tiap bagian itu akan dikembangkan secara sistematis. 7. Teks eksposisi perbandingan Teks eksposisi perbandingan adalah suatu paragraf yang memiliki isi tentang penjelasan ide dalam kalimat utama dengan adanya perbandingan.

8. Teks eksposisi berita Teks eksposisi berita adalah suatu paragraf eksposisi yang berisi tentang berita atau peristiwa tertentu.

Menentukan Simpulan / Kesimpulan Paragraf




2022 www.videocon.com