Nama lain dari mengkristal adalah

nama lain dari mengkristal adalah

1, tumbuhan yang berkembang biak dengan akar tinggal. a. temu lawak, ketela rambat dan rumput teki b. lengkuas, arbei dan pisang c. nanas, bambu dan … pisang d. kencur, kunyit dan jahe 2. tumbuhan yang berkembang biak menggunakan umbi lapis adalah … a. bawang merah b. jamur c. tanaman paku d. singkong 3. tanaman lengkuas berkembang biak dengan … a. tunas b. geragih c. akar tinggal d. umbi batang 4. bacalah daftar hewan berikut ini1) ikan nila 2)ular piton 3)kuda laut4)kelelawar5)kadal berdasarkan data tersebut, hewan yang berkembang biak dengan cara ovovivipar ditunjukkan oleh angka … a.

1) dan 3) b. 2) dan 4) c. 1) dan 2) d. 2) dan 5) 5. perhatikan table berikut. n0 nama hewan cara berkembang biak1 ikan pari ovipar2 planaria fragmentasi3 semut ovipar4 kelinci viviparpasangan yang tepat antara nama hewan dan cara perkembangbiaknya ditunjukkan oleh angka … a. 1) dan 2) b.

1) dan 3) c 2) dan 4) d 3) dan 4) 7. benda berikut yang termasuk sel kelamin jantan pada tumbuhan yaitu … a. daun b. putik c. benang sari d. akar tinggal 8. perkembangbiakan tumbuhan tanpa adanya perkawinan disebut perkembangbiakan secara … a. generative b. buatan c. vegetative d. alami nama lain dari mengkristal adalah.

teknik cangkok untuk memperbanyak tumbuhan dilakukan pada bagian … a. daun b. buah c. akar d. batang 10. mengembangbiakan tanaman mangga dimulai dari. a. biji b. bunga c.

tunas d. daun 11. peristiwa jatuhnya serbuk sari ke kepala putik disebut dengan … a. perkembangbiakan b. penyerbukan c. perkembangbiakan generative d. perkembangbiakan vegetative 12. contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan umbi lapis yaitu … a. kunyit b. jahe c. bawang merah d. bambu 13. tumbuhan cocor bebek berkembangbiak dengan … a. umbi batang b. umbi lapis c. tunas adventif d. spora 14. hewan yang mempunyai kelenjar susu tergolong hewan … a. ovipar b.

nama lain dari mengkristal adalah

vivipar c. reptile d. amfibi 15. perhatikan bahan-bahan berikut !(1) balon(2) kertas(3) air(4) kayu. a. (1) b. (2) c. (3) d. (4) 16. membuat patung dengan bahan batu dan kayu dapat dilakukan dengan cara . a. pahat b. cor d. butsir d. teknik mesin 17. contoh bahan patung yang dibuat dengan teknik butsir adalah . a. gamping b. kayu c. batu bata d. tanah liat 18. bahan yang digunakan untuk membuat karya seperti pada gambar adalah .

gambar tanpa teks a. tanah liat b. bambu c. kain d.

nama lain dari mengkristal adalah

sabun 19. (1) seni ukir (2) kaligrafi (3) seni nama lain dari mengkristal adalah (4) seni patungkarya seni tiga dimensi ditunjukkan oleh nomor . a. (3) b.

(2) c. (1) d. (4) 20. bahan berikut ini yang dapat digunakan untuk membuat patung adalah . a. daun b. kayu c. tisu d. kertas 21. alat yang biasa digunakan untuk memahat kayu adalah . a. pisau b. gergaji c. pahatan d. gunting 22. berikut ini yang termasuk bentuk karya seni rupa tiga dimensi adalah . a. lukisan b. patung c. tulisan d. puisi 23. karya seni patung yang penampilannya hanya menampilkan bagian badan, dari dada, pinggang dan panggul adalah .

a. torso b. dada c. lengkap d. tubuh 24. patung yang digunakan untuk sarana beribadah dan bermakna religius adalah patung . a. seni a. kerajinan b. arsitektur c. religi 25. kelompok bahan berikut ini yang termasuk bahan yang dapat digunakan untuk membuat karya seni patung adalah . a. batu, kayu, logam b. air, daun, batu c. plastik, air,kain d. tali, batu, daun 26. teknik membuat patung yang menjadi bentuk yang dinginkan, misalnya kerajinan gerabah/keramik disebut teknik .

a. pahat b. konstruksi c. butsir d. cor 27. peralatan yang biasa digunakan untuk membuat patung berbahan dasar logam adalah . a. martil besi, gerinda, mesin potong b. kapak, gergaji, ampelas c. kompor, tungku panas, alat-alat cetak d. butsir, sudip, ampelas 28. dua aliran seni patung murni yang ada di indonesia adalah .

a. realis dan dekoratif b. realis dan abstrak c. realis dan surealis d. realis dan kontemporer 29. gambar relief umumnya terdapat pada bangunan . a. candi b. rumah c. kayu d. mesjid 30. berdasarkan pembuatannya, fungsi patung monumen adalah . a.

sarana ibadah b. peringatan peristiwa bersejarah c. dinikmati keindahan bentuknya d. penghias bangunan tolong dijawab hari ini mau dikumpulkan trimakasih ​ • العربية • Bikol Central • Català • Нохчийн • Dansk • Deutsch • Ελληνικά • English • Español • فارسی • Suomi • Français • עברית • हिन्दी • Interlingua • Italiano • 日本語 • Қазақша • 한국어 • Nederlands • Norsk nynorsk • Norsk bokmål • Polski • Русский • Simple English • Slovenčina • Svenska • Türkçe • Українська • Tiếng Việt • 吴语 • 中文 • Bân-lâm-gú • 粵語 Beberapa fase perubahan zat, salah satunya adalah deposisi Deposisi (fisika), desublimasi atau pengkristal adalah suatu proses pengkristalan yang terjadi karena proses mengerasnya/membekunya suatu benda yang mengandung zat-zat tertentu dan juga memiliki sebagian unsur zat yang dapat memberikan warna saat mengeras sehingga jika dilihat akan teelihat seperti warna kristal.

Deposisi adalah lawan (kebalikan) dari Sublimasi. Dari Ke Padat Cair Gas Plasma Padat N/A Mencair Menyublim N/A Cair Membeku N/A Menguap N/A Gas Mengkristal Mengembun N/A Ionisasi Plasma N/A N/A Rekombinasi N/A • Halaman ini terakhir diubah pada nama lain dari mengkristal adalah Juli 2021, pukul 05.51. • Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku.

Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.

nama lain dari mengkristal adalah

• Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
Mengkristal adalah terjadinya proses pemadatan arti atom atau molekul menjadi bentuk yang sangat terstruktur yang disebut kristal. Biasanya, ini merujuk pada presipitasi kristal yang lambat dari larutan suatu zat. Namun, kristal dapat terbentuk dari lelehan murni atau langsung dari pengendapan dari fase gas. Kristalisasi juga dapat merujuk pada pemisahan padat-cair dan teknik pemurnian di mana perpindahan massa terjadi dari larutan cair ke fase kristal padat murni.

Beberapa contoh terjadinya kristalisasi misalnya terbentuknya berlian, terbentuknya butiran garam. Fenomena indah kepingan salju terjadi sebagai akibat kristalisasi. Selain itu, pembentukan Stalaktit dan Stalagmit di gua juga sebagai akibat dari kristalisasi.

Daftar Isi • Mengkristal • Pengertian Mengkristal • Pengertian Mengkristal Menurut Para Ahli • Proses Mengkristal • Metode Nama lain dari mengkristal adalah • Keuntungan Proses Kristalisasi dalam Industri • Kerugian Proses Kristalisasi dalam Industri • Contoh Mengkristal • Formasi kepingan salju • Pembentukan stalaktit dan stalagmit • Sebarkan ini: • Posting terkait: Mengkristal Kristal merupakan bongkahan material dalam bentuk padat.

Pada tingkat mikroskopis, kristal memiliki pola teratur. Ini berarti bahwa atom dan molekul dalam kristal mengikuti struktur berulang tertentu. Kristal tersebut dihasilkan dari suatu proses yang dinamakan mengkristal atau kristalisasi.

Dalam proses kristalisasi, zat padat maupun zat cair melepaskan energi panas. Dalam kimia, terdapat proses kristalisasi dari larutan, yaitu teknik pemisahan di mana fase padat dipisahkan dari larutan induk.

Pengertian Mengkristal Mengkristal atau kristalisasi merupakan proses alami yang terjadi ketika bahan memadat dari cairan, atau ketika mereka mengendap dari cairan atau gas. Ini bisa disebabkan oleh perubahan fisik, seperti perubahan makna suhu, atau perubahan kimia seperti keasaman.

Kristalisasi adalah proses yang diarahkan oleh ukuran dan arti molekul yang terlibat, dan sifat kimianya. Kristal dapat dibentuk dari satu spesies atom, spesies ion yang berbeda, atau bahkan molekul besar seperti protein. Beberapa molekul besar mengalami kesulitan mengalami proses kristalisasi, karena kimia internal mereka tidak terlalu simetris atau berinteraksi dengan dirinya sendiri untuk menghindari kristalisasi.

Satuan terkecil kristal disebut sel satuan. Pengertian Mengkristal Menurut Para Ahli Adapun definisi mengkristal menurut para ahli, antara lain: Wikipedia Nama lain dari mengkristal adalah adalah proses (alami atau buatan) dimana bentuk padat, di mana atom atau molekul sangat terorganisir menjadi struktur yang dikenal sebagai kristal.

Beberapa cara pembentukan kristal adalah pengendapan dari suatu larutan, pembekuan, nama lain dari mengkristal adalah lebih jarang pengendapan langsung dari gas. Kristal yang dihasilkan sangat tergantung pada faktor-faktor seperti suhu, tekanan udara, dan dalam kasus kristal cair, waktu penguapan cairan. Thermopedia Kristalisasi adalah proses pembentukan bahan padat dari larutan cair atau meleleh, di mana bahan padat yang terbentuk memiliki struktur kristal (bukan amorf).

Proses Mengkristal Proses kristalisasi umumnya memiliki karakteristik sebagai berikut: • Bahan umpan yang digunakan, baik dalam larutan atau cairan di atas titik leleh fase padat. Jika dalam larutan, mungkin terdapat lebih dari pelarut. • Kemungkinan terdapat kotoran terlarut atau padat.

Beberapa pengotor mungkin memiliki sifat yang sangat mirip dengan zat terlarut (terutama untuk produk samping dari reaksi organik). Selama kristalisasi, kotoran dapat tetap berada dalam larutan, mengkristal secara terpisah, atau menyatu dengan beberapa cara ke dalam kristal produk.

• Kristalisasi dari zat padat berbentuk partikel dalam berbagai ukuran. • Aliran limbah dari proses kristalisasi adalah cairan, yang mengandung sisa produk terlarut dan kotoran. Bagaimana Proses Kristalisasi Terjadi?

Dua proses harus terjadi dalam peristiwa mengkristal, yaitu; • Atom atau molekul berkumpul bersama dalam skala mikroskopis dalam proses yang disebut nukleasi • Jika kluster menjadi stabil dan cukup besar, pertumbuhan kristal dapat terjadi.

Atom dan senyawa umumnya dapat membentuk lebih dari satu struktur kristal (polimorfisme). Susunan partikel ditentukan selama tahap nukleasi kristalisasi. Ini mungkin dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk suhu, konsentrasi partikel, tekanan, dan kemurnian material.

Dalam larutan dalam fase pertumbuhan kristal, keseimbangan terbentuk di mana partikel terlarut larut kembali ke dalam larutan dan mengendap sebagai padatan.

Jika solusinya jenuh, ini mendorong kristalisasi karena pelarut tidak dapat mendukung pelarutan lanjutan. Kadang-kadang memiliki larutan jenuh tidak cukup untuk menginduksi kristalisasi. Mungkin perlu untuk menyediakan biji kristal atau permukaan kasar untuk memulai nukleasi dan pertumbuhan. Metode Kristalisasi Ada banyak metode yang digunakan untuk mengkristalkan suatu zat. Untuk sebagian besar, ini tergantung pada apakah bahan awal adalah senyawa ionik (mis., Garam), senyawa kovalen (mis., Gula atau mentol), atau logam (mis., Perak atau baja).

Metode atau cara yang dapat dilakukan untuk mengkristalkan nama lain dari mengkristal adalah zat meliputi: • Mendinginkan atau melelehkan larutan • Menguapkan pelarut • Menambahkan pelarut kedua untuk mengurangi kelarutan zat terlarut • Sublimasi • Menambahkan kation atau anion Proses kristalisasi yang paling umum adalah melarutkan zat terlarut dalam pelarut yang paling tidak larut sebagian.

Seringkali suhu larutan dinaikkan untuk meningkatkan kelarutan sehingga jumlah maksimum zat terlarut masuk ke dalam larutan. Selanjutnya, campuran hangat atau panas disaring untuk menghilangkan bahan atau kotoran yang tidak larut. Filtrat yang tersisa dibiarkan dingin perlahan untuk menginduksi kristalisasi. Kristal dapat dihilangkan dari larutan dan dibiarkan mengering atau dapat dicuci menggunakan pelarut yang tidak larut.

Jika proses ini diulang untuk meningkatkan kemurnian sampel, itu disebut rekristalisasi. Laju pendinginan larutan dan jumlah penguapan pelarut dapat sangat memengaruhi ukuran dan bentuk kristal yang dihasilkan.

Keuntungan Proses Kristalisasi dalam Industri Keuntungan umum kristalisasi sebagai suatu proses adalah: • Pemurnian tinggi dapat diperoleh dalam satu langkah. • Menghasilkan fase padat yang mungkin cocok untuk pengemasan dan penjualan produk secara langsung.

• Beroperasi pada suhu yang lebih rendah dan dengan kebutuhan energi yang lebih rendah daripada pemisahan distilasi yang sesuai. • Kemungkinan lebih ekonomis daripada proses pemisahan alternatif. Kerugian Proses Kristalisasi dalam Industri • Umumnya nama lain dari mengkristal adalah memurnikan satu komponen.

• Hasil dibatasi oleh fase kesetimbangan. • Kinetika proses lebih kompleks dan kurang dipahami daripada beberapa alternatif; memperoleh parameter kinetik rinci melibatkan prosedur eksperimental yang kompleks. Contoh Mengkristal Suatu bahan dapat mengkristal baik secara alami atau buatan. Kristalisasi buatan biasanya digunakan pada bidang industri dalam berbagai proses.

Aplikasi yang umum termasuk bahan kimia curah, seperti garam, gula dan pupuk; produk bernilai tambah tinggi seperti bahan kimia khusus dan obat-obatan; dan pemisahan yang sulit seperti orto dan xilena. Contoh kristalisasi alami meliputi: • Formasi kepingan salju Terbentuknya salju berawal dari uap air yang berkumpul di atmosfer Bumi, kemudian terkondensasi karena pendinginan. Kondensasi ialah kondisi dimana gas berubah bentuk menjadi cair atau padat. Setelah terkondensasi selanjutanya akan terjadi penggumpalan membentuk awan.

Ketika awal pembentukannya, massa awan jauh lebih kecil dibandingkan massa udara. Akibatnya awan tersebut mengapung di udara. Akan tetapi, ketika kumpulan uap terus mengalami pertambahan dan bergabung ke dalam awan tersebut, massanya akan bertambah pula, sehingga ketika udara tidak sanggup lagi menahannya, awan tersebut akan pecah dan partikel air jatuh ke Bumi.

Ketika partikel air murni (air yang belum terkotori oleh partikel lain) jatuh ke Bumi, air tersebut tidak langsung membeku pada temperatur 0˚C, sebab pada suhu tersebut terjadi perubahan fase dari cair ke padat, sedangkan agar air murni bisa membeku dibutuhkan temperatur lebih rendah dari 0˚C. Ketika partikel-partikel air murni tersebut bersentuhan dengan udara, maka air murni tersebut akan terkotori oleh partikel-partikel lain.

Terdapat partikel-partikel tertentu yang fungsinya untuk mempercepat fase pembekuan, sehingga air murni dengan cepat menjadi kristal-kristal es.

Partikel pengotor yang terlibat dalam proses ini dinamakan nukleator. Fungsinya untuk mempercepat pembekuan dan perekatan antar uap air, sehingga partikel air (yang sudah tidak murni lagi) bergabung bersama dengan partikel air lainnya untuk membentuk kristal yang lebih besar.

Jika suhu udara sampai melelehkan kristal es tersebut, maka kristal es akan jatuh ke tanah. Kristal-kristal es yang berjatuhan ke tanah itulah yang dinamakan salju. • Pembentukan stalaktit dan stalagmit Stalaktit dan Stalakmit merupakan bentukan alam khas yang terjadi di daerah karst atau daerah kapur. Keduanya terbentuk sebagai akibat dari proses pelarutan air di daerah kapur yang terjadi secara terus menerus.

Air yang larut di daerah kapur akan masuk ke dalam lubang-lubang (doline) kemudian turun ke gua dan menetes-netes dari atap gua ke dasar gua. Tetesan-tetesan air tersebut semakin lama akan berubah menjadi batuan yang bentuknya runcing-runcing seperti tetesan air, yang kita kenal dengan istilah stalaktit dan stalakmit.

Stalaktit ialah batu yang terbentuk di atap gua, bentuknya meruncing kebawah, sedangkan stalakmit ialah batu yang terbentuk di dasar gua bentuknya meruncing keatas. Contoh kristalisasi buatan meliputi: • Pembuatan garam Ketika air laut pasang, semua tambak garam akan mulai terisi oleh air laut. Akan tetapi, ketika air mulai surut kembali maka tambak yang telah terisi garam akan tetap berada di tempat itu.

Adanya pengaruh dari cahaya sinar matahari menyebabkan setiap komponen dari dalam tambak akan menguap. Apabila penguapan ini terus-menerus terjadi, maka lama-kelamaan garam tersebut akan membentuk kristal-kristal garam tanpa menunggu hingga airnya habis.

Demikianlah artikel yang bisa kami tuliskan kepada segenap pembaca terkait dengan materi atas pengertian mengkristal menurut para ahli, proses, dan contohnya dalam berbagai bidang. Semoga bisa memberikan wawasan dan pengetahuan. Trimakasih, Posting terkait: • Pengertian Ion, Macam, dan Contohnya • Pengertian Listrik Statis, Rumus, dan Contohnya • Pengertian Fotosintesis, Reaksi, Proses, Fungsi, dan Contohnya Posting pada Fisika, Menurut Ahli Ditag contoh mengkristal, mengkristal, mengkristal adalah, mengkristal menurut para ahli, pengertian mengkristal, proses mengkristal Navigasi pos • Afrikaans • Aragonés • العربية • Asturianu • Azərbaycanca • Boarisch • Беларуская • Беларуская (тарашкевіца) • Български • বাংলা • Bosanski • Català • Čeština • Cymraeg • Dansk • Deutsch • Ελληνικά • English • Esperanto • Español • Eesti • Euskara • فارسی • Suomi • Na Vosa Vakaviti • Français • Gaeilge • Kriyòl gwiyannen • Galego • ગુજરાતી • עברית • हिन्दी • Hrvatski • Kreyòl ayisyen • Magyar • Հայերեն • Արեւմտահայերէն • Ido • Íslenska • Italiano • 日本語 • Patois • Jawa • ქართული • Қазақша • ಕನ್ನಡ • 한국어 • Кыргызча • Latina • Lietuvių • Latviešu • Malagasy • Македонски • മലയാളം • ꯃꯤꯇꯩ ꯂꯣꯟ • मराठी • Bahasa Melayu • မြန်မာဘာသာ • Nāhuatl • Nederlands • Norsk nynorsk • Norsk bokmål • Occitan • ਪੰਜਾਬੀ • Polski • Piemontèis • Português • Runa Simi • Română • Armãneashti • Русский • Саха тыла • Scots • Srpskohrvatski / српскохрватски • Simple English • Slovenčina • Slovenščina • Српски / srpski • Svenska • Kiswahili • தமிழ் • ไทย • Tagalog • Türkçe • Татарча/tatarça • ئۇيغۇرچە / Uyghurche • Українська • اردو • Oʻzbekcha/ўзбекча • Tiếng Việt • Winaray • 吴语 • ייִדיש • 中文 • 文言 • Bân-lâm-gú • 粵語 Kristal bismut.

Kristal atau hablur adalah suatu padatan yaitu atom, molekul, atau ion yang penyusunnya terkemas secara teratur dan polanya berulang melebar secara tiga dimensi.

[1] [2] Secara umum, zat cair membentuk kristal ketika mengalami proses pemadatan. Pada kondisi ideal, hasilnya bisa berupa kristal tunggal, yang semua atom-atom dalam padatannya "terpasang" pada kisi atau struktur kristal yang sama. Sementara, secara umum, kebanyakan kristal terbentuk secara simultan sehingga menghasilkan padatan polikristalin. Artikel utama: Struktur kristal Struktur nama lain dari mengkristal adalah mana yang akan terbentuk dari suatu cairan tergantung pada struktur kimia cairan itu sendiri, kondisi ketika terjadi pemadatan, dan tekanan ambien.

Proses terbentuknya struktur kristalin dikenal sebagai kristalisasi. Meski proses pendinginan sering menghasilkan bahan kristalin, dalam keadaan tertentu cairannya bisa membeku dalam bentuk non-kristalin. Dalam banyak kasus, ini terjadi karena pendinginan yang terlalu cepat sehingga atom-atomnya tidak dapat mencapai lokasi kisinya. Suatu bahan non-kristalin biasa disebut bahan amorf atau seperti gelas. Terkadang bahan seperti ini juga disebut sebagai padatan amorf, meskipun ada perbedaan jelas antara padatan dan gelas.

Proses pembentukan gelas, tidak melepaskan kalor lebur jenis (Bahasa Inggris: latent heat of fusion). Karena alasan inilah, banyak ilmuwan yang menganggap bahan gelas sebagai cairan, bukan padatan. Topik ini kontroversial, silakan lihat gelas untuk pembahasan lebih lanjut. Kristal es Struktur kristal terjadi pada semua kelas material, dengan semua jenis ikatan kimia. Hampir semua ikatan logam ada pada keadaan polikristalin; logam amorf atau kristal tunggal harus diproduksi secara sintetis, dengan kesulitan besar.

Kristal ikatan ion dapat terbentuk saat pemadatan garam, baik dari lelehan cairan maupun kondensasi larutan. Kristal ikatan kovalen juga sangat umum. Contohnya adalah intan, silika, dan grafit. Material polimer umumnya akan membentuk bagian-bagian kristalin, namun panjang molekul-molekulnya biasanya mencegah pengkristalan menyeluruh.

Gaya Van der Waals lemah juga dapat berperan dalam struktur kristal. Jenis ikatan inilah yang menyatukan lapisan-lapisan berpola heksagonal pada grafit.

Kebanyakan material kristalin memiliki berbagai jenis cacat kristalografis. Jenis dan struktur dari kecacatan tersebut dapat berefek besar pada sifat-sifat materialnya. Meskipun istilah "kristal" memiliki makna yang sudah ditentukan dalam ilmu material dan fisika padat, dalam kehidupan sehari-hari, penyebutan "kristal" merujuk pada benda padat yang menunjukkan bentuk geometri tertentu, dan kerap kali sedap di mata.

Berbagai bentuk kristal tersebut dapat ditemukan di alam. Bentuk-bentuk kristal tergantung pada jenis ikatan molekul antaratom (untuk menentukan strukturnya) dan keadaan terciptanya kristal tersebut. Bunga salju, intan, dan garam dapur adalah contoh-contoh kristal. Beberapa material kristalin mungkin menunjukkan sifat-sifat elektrik khas, seperti efek feroelektrik atau efek piezoelektrik. Kelakuan cahaya dalam kristal dijelaskan dalam optika kristal. Dalam struktur dielektrik periodik, serangkaian sifat-sifat optis unik dapat ditemukan seperti yang dijelaskan dalam kristal fotonik.

Sistem kristal [ sunting - sunting sumber ] Galium, logam yang dengan mudah membentuk kristal tunggal berukuran besar Kristal tunggal juga disebut sebagai monokristalin, yaitu suatu padatan kristal yang mempunyai kisi kristal yang susunannya teratur secara kontinu dan kisi-kisi kristal yang membentuk bingkai tersebut tidak rusak atau tetap struktur-nya.

[3] Menurut Milligan (1979) [4], kristal tunggal adalah suatu padatan yang atom-atom dalam molekul-molekulnya diatur dalam keterulangan di mana sebagian padatan kristal tersusun dari jutaan kristal tunggal yang disebut grain. Dalam proses pembentukan struktur kristal tersebut, dalam ilmu kristalografi dijelaskan dengan dua jalan yaitu hcp ( hexagonal close-packed) di mana kristal terbentuk dengan urutan atom ABABAB dan seterusnya serta urutan pembentukan kristal lainnya adalah ccp ( cubic close-packed) di mana urutan atom pembentuknya adalah ABCABC dan seterusnya.

[5] Dalam identifikasi kristal tunggal tidak akan lepas dengan kisi Bravais karena dengan mengetahui sistem kristal atau kisi Bravais dapat diidentifikasi jenis dari kristal tunggal tersebut. Kisi Bravais merupakan sistem kristal atau bentuk dasar dari kisi kristal. Terdapat empat belas kisi Bravais dan untuk sistem kristalnya terdapat tujuh yang ditampilkan pada tabel di bawah. Nama lain dari mengkristal adalah kisi tersebut memiliki perbedaan dalam bentuk dan ukuran unit sel.

Perbedaan tersebut dilambangkan dengan huruf a, b, c dan sudut di antara huruf tersebut dilambangkan dengan α, β, γ, di mana α adalah sudut di antara b dan c, β adalah sudut di antara a dan c, dan γ adalah sudut di antara a dan b.

nama lain dari mengkristal adalah

{INSERTKEYS} [5] Ketika kristal halit tumbuh, atom baru dapat dengan mudah menempel pada bagian permukaan dengan struktur atom skala kasar dan banyak ikatan menjuntai. Oleh karena itu, bagian-bagian dari kristal tumbuh sangat cepat (panah berwarna kuning). Akhirnya, seluruh permukaan terdiri dari permukaan yang halus, stabil, di mana atom baru tidak dapat dengan mudah menempel.

Sistem kristal No Sistem Kristal Sudut dan Panjang Sumbu 1 Kubik a = b = c; α = β = γ = 90 0 2 Tetragonal a = b ≠ c; α = β = γ = 90 0 3 Orthorombik a ≠ b ≠c; α = β = γ = 90 0 4 Trigonal a = b = c; α = β = γ ≠ 90 0 5 Heksagonal a = b ≠c; α = β = 90 0; γ = 120 0 6 Monoklinik a ≠ b ≠c; α = γ = 90 0 ≠ β ≥ 120 0 7 Triklinik a ≠ b ≠c; α ≠ β ≠ γ = 90 0 Kristal dapat terbentuk dari proses pengendapan. Endapan adalah zat yang memisahkan diri sebagai suatu fase padat keluar dari larutan dan terbentuklah kristal.

Ukuran kristal yang terbentuk selama pengendapan tergantung pada dua faktor penting, yaitu laju pembentukan inti dan laju pertumbuhan kristal. Laju pembentukan inti dapat dinyatakan dengan jumlah inti yang terbentuk dalam satuan waktu.

Jika laju pembentukan inti tinggi, banyak sekali kristal yang akan terbentuk tetapi dengan ukuran yang kecil. Sedangkan jika laju pertumbuhan kristal tinggi, maka akan didapatkan kristal dengan ukuran yang tinggi.

[6] Penggolongan [ sunting - sunting sumber ] Suatu kristal dapat digolongkan berdasarkan susunan partikelnya dan dapat pula berdasarkan jenis partikel penyusunnya atau interaksi yang menggabungkan partikel tersebut. Jenis-jenis kristal Logam Ionik Molekuler Kovalen Li NaCl Ar C (intan) Ca LiF Xe Si Al AgCl Cl SiO 2 Fe Zn CO 2 Kristal logam [ sunting - sunting sumber ] Satuan sel hematit.

Kristal dengan kisi yang terdiri atas atom logam yang terikat melalui ikatan logam. Atom logam merupakan atom yang memiliki energi ionisasi kecil sehingga elektron valensinya mudah lepas dan menyebabkan atom membentuk kation. Bila dua atom logam saling mendekat, maka akan terjadi tumpah tindih antara orbital-orbitalnya sehingga membentuk suatu orbital molekul.

Semakin banyak atom logam yang saling berinteraksi, maka akan semakin banyak terjadi tumpang tindih orbital sehingga membentuk suatu orbital molekul baru. Terjadinya tumpang tindih orbital yang berulang-ulang menyebabkan elektron-elektron pada kulit terluar setiap atom dipengaruhi oleh atom lain sehingga dapat bergerak bebas di dalam kisi.

Salah satu sifat kristal logam adalah dapat ditempa. Sifat ini diperoleh dari ikatan logam yang membentuknya. Dalam ikatan logam, terjadi interaksi antara atom/ion dengan elektron bebas di sekitarnya sehingga dapat membuat logam mempertahankan strukturnya bila diberikan suatu gaya yang kuat. Kristal ionik [ sunting - sunting sumber ] Kristal ionik terbentuk karena adanya gaya tarik antara ion bermuatan positif dan negatif.

Umumnya, kristal ionik memiliki titik leleh tinggi dan hantaran listrik yang rendah. Contoh dari kristal ionik adalah NaCl. Kristal ionik tidak memiliki arah khusus seperti kristal kovalen sehingga pada kristal NaCl misalnya, ion natrium akan berinteraksi dengan semua ion klorida dengan intensitas interaksi yang beragam dan ion klorida akan berinteraksi dengan seluruh ion natriumnya. Kristal kovalen [ sunting - sunting sumber ] Atom-atom penyusun kristal kovalen secara berulang terikat melalui suatu ikatan kovalen membentuk suatu kristal dengan struktur yang mirip dengan polimer atau molekul raksasa.

Contoh kristal kovalen adalah intan dan silikon dioksida (SiO 2) atau kuarsa. Intan memiliki sifat kekerasan yang berasal dari terbentuknya ikatan kovalen orbital atom karbon hibrida sp3. Kristal molekuler [ sunting - sunting sumber ] Pada umumnya, kristal terbentuk dari suatu jenis ikatan kimia antara atom atau ion.

Namun, pada kasus kristal molekuler, kristal terbentuk tanpa bantuan ikatan, tetapi melalui interaksi lemah antara molekulnya. Salah satu contoh dari kristal molekuler adalah kristal iodin. Kristalografi [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Kristalografi Kristalografi adalah studi ilmiah mengenai struktur kristal (dengan kata lain, susunan atom) dari kristal. Salah satu teknik kristalografi yang banyak digunakan adalah difraksi sinar-X.

Sejumlah besar struktur kristal yang telah diketahui disimpan dalam basis data kristalografi. Galeri [ sunting - sunting sumber ] • Sebuah spesimen yang terdiri dari kristal kalkopirit berlapis bornit terletak di ranjang kristal kuarsa jernih dan kristal pirit berkilau. Kristal berlapis bornit sampai dengan 1.5 cm.

Lihat pula [ sunting - sunting sumber ] • Struktur kristal • Kristalografi sinar-X • Kristal nano Referensi [ sunting - sunting sumber ] • ^ Stephen Lower. "Chem1 online textbook—States of matter" . Diakses tanggal 2016-09-19. • ^ Ashcroft and Mermin (1976). Solid state physics. Pemeliharaan CS1: Menggunakan parameter penulis ( link) • ^ Liu, Z,; Stavrinadis, A.

(2008). Growth of Bulk Single Crystal and its Application to SiC, Physics of Advanced Materials Winter School • ^ Milligan (1979).

McGraw-Hill Concise Encyclopedia of Science and Technology. 6 (edisi ke-2nd). New York: McGraw-Hill Publishing Co. • ^ a b Hammond, C. (2009). The Basics of Crystallography and Diffraction (edisi ke-3rd). New York. Parameter -Publisher= yang tidak diketahui mengabaikan ( -publisher= yang disarankan) ( bantuan) • ^ Vogel, Arthur I.; Svehla, G. (1979), Vogel's Textbook of Macro and Semimicro Qualitative Inorganic Analysis (edisi ke-5th), London: Longman, ISBN 0-582-44367-9 Bacaan lebih lanjut [ sunting - sunting sumber ] Cari tahu mengenai Crystal pada proyek-proyek Wikimedia lainnya: Definisi dan terjemahan dari Wiktionary Gambar dan media dari Commons Berita dari Wikinews Kutipan dari Wikiquote Teks sumber dari Wikisource Buku dari Wikibuku • Howard, J.

Michael; Darcy Howard (Illustrator) (1998). "Introduction to Crystallography and Mineral Crystal Systems". Bob's Rock Shop. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-08-26 . Diakses tanggal 2008-04-20.

• Krassmann, Thomas (2005–2008). "The Giant Crystal Project". Krassmann. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-04-26 . Diakses tanggal 2008-04-20. • Various authors (2007). "Teaching Pamphlets". {/INSERTKEYS}

nama lain dari mengkristal adalah

Commission on Crystallographic Teaching. Diakses tanggal 2008-04-20. • Various authors (2004). "Crystal Lattice Structures:Index by Space Group". Diakses tanggal 2016-12-03. • Various authors (2010). "Crystallography". Spanish National Research Council, Department of Crystallography. Diakses tanggal 2010-01-08.

Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] • Berbagai kristal Diarsipkan 2012-06-30 di Wayback Machine. • Struktur padatan kristalin Diarsipkan 2012-06-24 di Wayback Machine. Kategori tersembunyi: • Pemeliharaan CS1: Menggunakan parameter penulis • Halaman dengan rujukan yang menggunakan parameter yang tidak didukung • Templat webarchive tautan wayback • Artikel Wikipedia dengan penanda GND • Artikel Wikipedia dengan penanda BNE • Artikel Wikipedia dengan penanda BNF • Artikel Wikipedia dengan penanda LCCN • Artikel Wikipedia dengan penanda NDL • Artikel Wikipedia dengan penanda FAST • Artikel Wikipedia dengan penanda MA • Halaman ini terakhir diubah pada 16 Maret 2022, pukul 11.47.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
• Search for: • HOME • MATERI SD • MATERI SD KELAS 4 • Gaya • Energi • Bunyi • Cahaya • MATERI SD KELAS 5 • Kalor dan Perpindahannya • Siklus Air • MATERI SD KELAS 6 • Magnet • Listrik • Tata Surya dan Pergerakannya • MATERI SMP • MATERI SMP KELAS 7 • Besaran, Satuan, dan Alat Ukur • Suhu dan Perubahannya • Kalor dan Perpindahan • Energi dalam Sistem Kehidupan • Lapisan Bumi • Tata Surya • MATERI SMP KELAS 8 • Gerak dan Gaya • Usaha dan Pesawat Sederhana • Tekanan • Getaran dan Gelombang • Cahaya dan Alat Optik • MATERI SMP KELAS 9 • Listrik Dinamis (SMP) • Listrik Statis (SMP) • Kemagnetan • MATERI SMA • MATERI SMA KELAS 10 • Ruang Lingkup Fisika • Vektor • Gerak Benda Lintasan Lurus • Gerak Parabola • Gerak Melingkar • Usaha dan Energi • Dinamika Partikel • Getaran Harmonik • Hukum Newton Gravitasi • Impuls dan Momentum • MATERI SMA KELAS 11 • Dinamika Rotasi • Elastisitas • Fluida Statis • Fluida Dinamis • Suhu dan Kalor • Teori Kinetik Gas • Termodinamika • Gelombang Mekanik • Gelombang Berjalan • Bunyi dan Cahaya • Alat Optik • Pemanasan Global • MATERI SMA KELAS 12 • Rangkaian Searah • Listrik Statis • Medan Magnet • Induksi Faraday • Listrik Bolak-Balik • Radiasi Gelombang Elektromagnetik • Relativitas • Konsep&Fenomena Kuantum • Teknologi Digital • Inti Atom • Keterbatasan Energi • SOAL BAHAS • BAHAS SOAL SD • BAHAS SOAL ULANGAN HARIAN SD • BAHAS SOAL UJIAN AKHIR SD • BAHAS Nama lain dari mengkristal adalah SMP • BAHAS SOAL ULANGAN HARIAN SMP • BAHAS SOAL UJIAN AKHIR SMP • BAHAS SOAL SMA • BAHAS SOAL ULANGAN HARIAN SMA • BAHAS SOAL UJIAN AKHIR SMA • ARTIKEL FISIKA • INFO FISIKA • VIDEO Es Batu Dalam Gelas (Sumber Gambar: https://goo.gl/images/isRdJp) Tentunya es batu tersebut akan mencair.

Mencair merupakan bentuk perubahan wujud benda. Berikut ini akan kami jelaskan beberapa perubahan wujud benda. 1. Mencair Nama lain mencair adalah melebur. Mencair/melebur adalah peristiwa perubahan wujud benda dari benda padat menjadi benda cair. Contoh benda mencair antara lain: a. Es batu mencair sehingga berubah menjadi air. Kapur Barus (Sumber Gambar: https://goo.gl/images/wAArpb) 6. Mengkristal Mengkristal adalah peristiwa perubahan wujud benda dari benda gas menjadi benda padat.

Contoh mengkristal yaitu peristiwa berubahnya uap menjadi salju. Salju adalah uap air yang jatuh kemudian mendingin dan berbentuk padatan kemudian jatuh ke bumi. Archives • December 2021 • October 2018 • October 2017 • August 2017 • July 2017 • June 2017 • January 2017 • December 2016 • November 2016 • October 2016 • September 2016 • August 2016 • July 2016 • September 2015 • August 2015 • July 2015 • June 2015 • April 2015 • March 2015 • February 2015 • Nama lain dari mengkristal adalah 2015 • December 2014
Perubahan wujud benda terjadi pada benda dalam wujud-wujud tertentu, yaitu padat, cair, dan gas.

Dalam istilah Ilmu Pengetahuan Alam perubahan ini kita kenal dengan perubahan termodimika, yaitu perubahan wujud benda yang disebabkan nama lain dari mengkristal adalah pelepasan dan penyerapan kalor pada benda. Sehingga secara berangsur-angsur benda akan berubah dari fase satu ke keadaan wujud yang lain. Salah satu perubahan benda yang harus kita kenal adalah mengkristal (kristalisasi) yang kerapkali perubahan ini mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Daftar Isi • Mengkristal/Kristalisasi • Contoh Mengkristal • Knalpot pada Kendaraan Bermotor • Garam • Pemurnian Gula Pasir • Kristal pada Madu • Kopi • Bunga Es • Salju • Pembuatan Vetsin atau Micin • Pembuatan kaca • Perhiasan • Jenis Proses Kristalisasi • Sebarkan ini: • Posting terkait: Mengkristal/Kristalisasi Mengkristal adalah serangkaian proses perubahan benda yang semula berwujud gas menjadi wujud zat padat.

Selain benda dengan wujud gas, pembentukan benda padat dalam proses kristalisasi juga berasal dari pengendapan larutan atau lelehan. Contoh Mengkristal Proses pemadatan suatu benda atau mengkristal, tentunya sangat lekat dengan kehidupan sehari-hari. Perubahan tersebut dapat berupa fenomena, atau sesuatu yang tanpa sadar kita manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan kita. Berikut contoh-contohnya; • Knalpot pada Kendaraan Bermotor Knalpot Pada Kendaraan Kendaraan bermotor baik itu mobil, motor, bus, bajaj, dan lain-lain, pastilah memiliki knalpot.

Knalpot ini berguna sebagai tempat membuang gas-gas yang dihasilkan dari penggunaan mesin kendaraan. Tanpa knalpot gas yang harusnya terbuang karena tidak lagi diperlukan akan terus mengendap di dalam mesin, dan lambat laun akan menyebabkan kerusakan. Gas yang dikeluarkan melalui knalpot nama lain dari mengkristal adalah satunya adalah karbondioksida (CO 2), saat menguap gas ini tidak seluruhnya terbuang ke udara, namun ada beberapa yang mengendap di dalam knalpot dan meninggalkan bekas berupa kristal-kristal kecil kehitaman yang membuat bagian dalam knalpot menjadi kotor.

Proses tersebut adalah kristalisasi dari bentuk gas atau fase uap. • Garam Garam Garam yang terkenal dengan rasa asinnya dan biasa dimanfaatkan sebagai salah satu bumbu masak merupakan hasil dari proses kristalisasi larutan. Kita akan menemukan berbagai macam bentuk garam di pasaran, yaitu berbentuk kotak, bulan, atau bubuk.

Namun semuanya adalah kristal-kristal kecil berwarna putih yang rasanya asin. • Proses Pembuatan Garam Garam merupakan komoditas yang sangat penting bagi kehidupan kita, bukan hanya sekedar bumbu masakan, tetapi tubuh kita sendiri juga membutuhkan kadar garam yang cukup setiap harinya. Selain itu petani yang tinggal di daerah lepas pantai, banyak yang berprofesi sebagai petani garam.

Rata-rata dari mereka masih membuat garam dengan cara tradisional. Ada dua cara yang biasa dikenal, yaitu dengan metode penguapan sinar matahari dan metode perebusan. Metode penguapan sinar matahari sangat mengandalkan bantuan dari sinar matahari, karena prosesnya cukup lama yaitu 6-7 hari.

Pada metode penguapan petani membuat petakan-petakan terlebih dahulu yang mirip dengan petakan sawah untuk selanjutnya diisi dengan air laut. Setelah itu air laut didiamkan selama kurang lebih seminggu agar air menguap dan menyisakan kristal-kristal garam.

Kristal garam yang dihasilkan adalah butir-butir besar garam. Berbeda dengan metode penguapan, garam yang dihasilkan dari metode perebusan akan lebih halus. Hal ini dikarenakan air laut seluruhnya direbus dalam keadaan api yang besar. Air yang direbus akan menguap sedikit demi sedikit hingga menyisakan endapan berupa kristal-kristal garam. Begitulah proses kristalisasi garam yang dilakukan petani tradisional dan hasilnya kita manfaatkan sekarang.

nama lain dari mengkristal adalah

• Pemurnian Gula Pasir Seperti halnya garam, gula pasir juga merupakan salah satu bahan masakan, makanan atau minuman yang memberikan cita rasa manis pada lidah kita. Kalau diperhatikan lebih detail, gula pasir merupakan kristal-kristal kecil yang hampir mirip dengan garam. Gula menjadi salah satu bahan yang sering dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan manusia.

Kandungan glukosa yang kaya dalam gula dapat diubah menjadi energi di dalam tubuh sehingga kita dapat beraktivitas. Walaupun begitu, pemakaian gula tidaklah boleh berlebihan, karena akan menyebabkan penyakit diabetes.

Proses kristalisasi gula pasir memakan tahapan yang lebih panjang. Gula pasir kebanyakan berbahan dasar dari tumbuhan tebu, maka sebelum proses kristalisasi tebu harus diolah terlebih dahulu.

Pertama, tebu harus dipilah terlebih dahulu sebelum diolah (pemerasan) untuk menghasilkan air tebu yang banyak. Setelah itu air tebu harus disaring, jika sudah bersih barulah dilakukan pemanasan dan kristalisasi hingga menghasilkan gula pasir yang kita konsumsi saat ini. • Kristal pada Madu Contoh lain kristalisasi dalam nama lain dari mengkristal adalah sehari-hari yaitu terbentuknya kristal pada madu.

Kristalisasi pada madu terjadi pada kondisi tertentu, misalnya suhu udara yang dingin dapat menyebabkan kristalisasi lebih cepat. Sebaliknya kristalisasi lebih lambat jika jumlah kandungan serbuk sari dalam madu itu tinggi. Madu dibawa oleh lebah ke sarang dalam bentuk zat cair atau agak kental, madu tersebut mengandung air, glukosa, vitamin dan enzim.

Karena di dalamnya ada kandungan glukosa atau gula, maka madu dapat mengkristal. Madu yang mengkristal bukanlah indikasi bahwa madu tersebut rusak, jadi tetap dapat dikonsumsi walaupun terdapat kristal-kristal gula di dalamnya.

• Kopi Masih seputar industri makanan, kristalisasi juga digunakan pada proses pembuatan bubuk kopi instan tanpa ampas. Berbeda dengan kopi yang menghasilkan ampas, bubuk kopi tanpa ampas, saat diseduh menggunakan air bubuk kopi akan larut sepenuhnya seperti gula dan garam.

Dari hal nama lain dari mengkristal adalah kita dapat melihat bahwa pembuatan kopi itu juga menggunakan proses mengkristal. • Bunga Es Refrigator, yang biasa kita kenal dengan sebutan kulkas atau lemari es merupakan salah satu peralatan elektronik yang sangat dibutuhkan. Lemari es emiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan dan pendingin makanan yang tidak tahan lama jika hanya ditaruh pada suhu ruangan saja.

Biasanya pada lemari es terdapat bagian yang sering kita sebut dengan freezer/pendingin/pembeku, bunga es sering ditemui pada bagian ini. Banyaknya frekuensi buka tutup pada pintu kulkas akan menyebabkan udara ruangan yang lebih hangat masuk ke dalam kulkas.

Akibat dari udara yang masuk adalah pembentukan bunga es yang akan memadat akibat kristalisasi udara ruangan. Jika semakin lama dibiarkan bunga es ini dapat menyebabkan beberapa kerusakan dalam lemari es. Selain itu bunga es juga dapat menjadi media yang tepat bagi berkembangnya bakteri jika sudah tertumpuk banyak pada lemari es.

Oleh karena itu, untuk mengurangi pembentukan bunga es, frekuensi buka tutup pintu dapat dikurangi, atau tidak menaruh makanan-minuman yang masih panas/hangat langsung ke lemari es. • Salju Salju adalah benda dengan wujud padat (beku) yang berasal dari cairan, yaitu partikel uap air yang tertampung di awan.

Jika awan mengalami kejenuhan tentu akan turun hujan. Di Indonesia biasa kita temukan hujan dalam wujud cair, sesuai dengan wujud aslinya. Namun di negara-negara dengan iklim subtropis hujan yang turun bukan berwujud cairan, melainkan salju.

Salju terbentu dari partikel uap air yang mendingin di atmosfer dan jatuh ke bumi dalam bentuk kristal. Itu sebabnya salju mengalami proses mengkristal sebelum turun. • Pembuatan Vetsin atau Micin Salah satu contoh lagi yang sering digunakan sebagai tambahan bahan masakan yaitu vetsin atau micin. Vetsin berfungsi sebagai penyedap rasa pada masakan, penggunaannya membuat rasa masakan nama lain dari mengkristal adalah sedap dan nikmat.

nama lain dari mengkristal adalah

Vetsin dapat kita temukkan di pasar atau warung-warung terdekat dengan harga yang cukup murah. Butir-butir vetsin yang berwarna putih hampir nama lain dari mengkristal adalah itu adalah hasil dari kristalisasi. Walaupun dapat menambah cita rasa masakan, sebaiknya vetsin digunakan secukupnya saja, sehingga tidak menimbulkan efek samping.

• Pembuatan kaca pembuatan kaca pada industri kaca menggunakan kristalisasi silika. Proses pembuatannya perlu dileburkan terlebih dahulu pada suhu panas, setelah itu terjadi perubahan wujud dari lelehan menjadi padat dengan proses kristalisasi dan menghasilkan kaca.

• Perhiasan Intan, permata, safir, rubi adalah kumpulan batu mulia yang sering digunakan sebagai perhiasan. Batu mulia terbentuk dari proses alam, yaitu kristalisasi cairan magma yang memadat menjadi batu kristal.

Pembentukan batu kristal dari cairan magma yang sangat panas memakan waktu yang sangat lama, karena itu batu mulia dijual dengan harga yang cukup mahal dari pada perhiasan lainnya. Dari penjelasan beragam contoh diatas, sejatinya terdapat dua proses yang ada dalam kristalisasi. Antara lain; • Pembentukan inti sel (nukleus), setelah inti sel terbentuk, unit sel lain akan berkumpul di sekitarnya dan hal itu yang mengawali proses kristalisasi.

• Pertumbuhan kristal, saat inti kristal dan sel lain di sekitarnya sempurna terbentuk, akan tumbuh cabang-cabang sel yang lebih banyak sehingga akan membentuk struktur kristal.

Jenis Proses Kristalisasi Terdapat tiga proses kristalisasi, diantaranya: • Kristalisasi larutan, yaitu proses pemadatan yang berasal dari wujud larutan. • Kristalisasi lelehan, yaitu proses pemadatan yang berasal dari pengendapan lelehan. • Kristalisasi fase uap, yaitu proses pemadatan yang berasal dari fase uap benda. Itulah tadi serangkaian penjelasan yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca. Berkaitan dengan contoh peristiwa mengkristal yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

nama lain dari mengkristal adalah

Semoga bermanfaat bagi semuanya. Posting terkait: • Pengertian Ion, Macam, dan Contohnya • 20 Contoh Penerapan Ilmu Ekologi dalam Kehidupan Sehari-Hari • 5 Contoh Peristiwa Menyublim di Lingkungan Sekitar Posting pada Contoh, Fisika, IPA Ditag bentuk mengkristal, contoh mengkristal, jenis mengkristal, kristalisasi, macam mengkristal, mengkristal, mengkristal adalah, peristiwa mengkristal, perubahan kristalisasi, proses mengkristal Navigasi posZat adalah suatu hal yang menempati suatu ruang dan zat memiliki suatu nilai massa.

Zat terdiri dari 3 macam yaitu zat padat, zat cai dan gas. Zat padat memiliki letak molekul yang sangat berdekatan dan letak molekulnya sangatlah teratur. Zat cair adalah suatu zat yang memiliki molekul yang relatif berdekatan dan gerak molekulnya sangatlah bebas. Sedangkan gas adalah suatu zat yang letak molekulnya sangatlah berjauhan dan gerak molekulnya sangatlah bebas. Suatu zat seringkali mengalami perubahan wujud zat dan salah satu perubahan wujud zat yang sering terjadi adalah mengkristal.

Mengkristal salah satu perubahan wujud zat dari gas menjadi suatu padatan dan pristiwa mengkristal menjadi kebalikan dari proses menyublim. Proses mengkristal memang seringkali terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan mengkristal seringkali menjadi proses pelepasan kalor.

Berdasarkan berbagai jenis metode penelitian, disebutkan bahwa mengkristal memiliki perubahan wujud zat yang relatif cepat dan ada berbagai proses yang akan dilalui saat proses kristaliasi. Proses mengkristal adalah proses perubahan wujud zat yang terjadi karena adanya perubahan bentuk, kandungan dan ukuran dalam suatu molekul.

Banda yang mengkristal di alam terjadi akibat adanya proses mendingin dan mengeras. Kristal menjadikan molekul tertentu berkumpul dan membentuk suatu pola. Pada dasarnya molekul yang memiliki ukuran yang besar akan sulit untuk mengkristal, hal ini terjadi akibat berbagai senyawa yang berinteraksi saling menghindari proses kristalisasi.

Tahapan proses kristalisasi terbantu dengan pembentukan inti sel dengan pertumbuhan kristal. Saat inti sel berkumpul, maka proses pertumbuhan kristal akan berlangsung.

Berikut ini contoh mengkristal dalam kehidupan sehari-hari: 1. Bunga Es Lemari es adalah salah satu peralatan elektronik yang banyak dibutuhkan, karena berfungsi untuk menyimpan makanan dan mendinginkan minuman. Lemari es memiliki banyak merk dan setiap lemari es memiliki kelebihannya masing-masing. Lemari nama lain dari mengkristal adalah selalu dijual dengan harga yang variatif dan makanan yang disimpan di lemari es akan tahan dalam waktu yang lama.

Bunga es seringkali menempel di dinding lemari es, akibat adanya pembekuan yang terlalu lama dan bunga es membuat lemari es menjadi lebih berat. Proses pembentukan bunga es menjadi salah satu proses kristalisasi yang terjadi dan prosesnya terjadi dari cairan menjadi kristal. 2. Salju Salju adalah suatu cairan atau air yang jatuh dari atas awan yang telah mengalami proses pembekuan yang menyebabkan bentuknya berubah menjadi padatan dan proses jatuh salju dari langit seperti air hujan.

Salju terbentuk dari partikel uap air yang mendingin di udara dan jatuh ke bumi dengan bentuk seperti kristal. Saat salju mengalami pembekuan, seringkali salju terpecah dan menjadikan kepingan salju yang bisa digunakan untuk kegiatan olahraga ski atau kereta luncur.

Salju seringkali terjadi pada negara yang memiliki iklim subtropis dan Indonesia juga memiliki kawasan bersalju seperti di Gunung Jayawijaya di Papua. Salju memang sangat asing di Indonesia, namun salju menjadi tempat yang cocok dijadikan kawasan wisata di Indonesia.

3. Knalpot Knalpot adalah salah satu perlengkapan kendaraan yang memiliki peranan yang sangat penting untuk membuang gas dan ukuran knalpot disesuaikan dengan kendaraan yang digunakan. kendaraan yang tidak menggunakan knalpot, tidak akan memiliki tempat untuk membuang gas dan harga knalpot kendaraan sangatlah bervariasi. Knalpot biasanya terbuat dari alumunium atau seng yang dibentuk menjadi bulat dan di desain sedemikian rupa.

Lubang knalpot yang digunakan kendaraan seringkali bewarna hitam, karena adanya gas karbon dioksida yang terbentuk menjadi padatan dan nama lain dari mengkristal adalah tersebut menghasilkan bentuk layaknya kristal. Untuk membeli atau memperbaiki knalpot, sebaiknya di tempat yang resmi dan belilah knalpot yang original agar tidak akan mudah rusak.

4. Garam garam adalah salah satu bumbu masak yang sangat dibutuhkan dan dibentuk dengan berbagai macam variasi, ada yang dibentuk kotak ataupun bulat. Garam akan membuat makanan menjadi asin dan berbagai masakan sejatinya membutuhkan taburan garam. Harga garam dijual dengan bervariasi dan garam selalu dibutuhkan oleh perusahaan makanan untuk menciptakan rasa asin di makanannya.

Proses pembuatan garam dilakukan dengan melalui proses kristalisasi dan garam terbentuk dari cairan yang dipadatkan menjadi seperti kristal. Garam tidak bisa dikonsumsi tanpa dicampurkan dengan makanan lain, karena rasanya akan sangat asin dan tidak baik untuk kesehatan. Gunakanlah garam dengan secukupnya, karena bila digunakan berlebihan akan berbahaya bagi kesehatan dan bisa menimbulkan berbagai penyakit yang berbahaya.

5. Gula Pasir Gula pasir adalah salah satu bahan minuman atau masakan yang akan menimbulkan rasa manis dan gula pasir bentuknya seperti kristal-kristal kecil. Gula memang menjadi sumber energi bagi manusia dan kegiatan atau aktivitas sehari-hari bisa berjalan dengan baik, akibat adanya energi yang dihasilkan gula. Gula menjadi komoditi perdagangan utama di Indonesia dan gula paling banyak diperjualbelikan dalam bentuk kristal kecil.

Minuman nama lain dari mengkristal adalah biasanya ditambahkan gula pasir sebagai pemanisnya adalah kopi dan rasa kopi menjadi sangat nikmat, jika disajikan dengan gula yang secukupnya. Konsumsi gula tidak boleh berlebihan, karena bisa membahayakan kesehatan. Kini bagi penderita diabetes banyak gula yang dibuat khusus dan gula jenis ini aman dikonsumsi penderita diabetes.

6. Vetsin atau Micin Vetsin adalah salah satu penyedap rasa yang banyak digunakan oleh ibu rumah tangga untuk membuat rasa makanan menjadi nikmat dn harga vetsin sangatlah murah dipasaran.

nama lain dari mengkristal adalah

Vetsin menjadi penyedap rasa yang bentuknya mengkristal dan untuk mendapatkan vetsin bisa didapatkan di berbagai tempat. Kini tak hanya supermarket dan minimarket saja yang menyediakan micin, karena di warung-warung kecil juga banyak disediakan dengan harga yang murah. Vetsin menjadi campuran masakan yang menambah rasa masakan menjadi lezat dan keberadaannya sangat penting dlaam suatu masakan. Bentuknya yang menyerupai kristal menjadikan vetsin salah satu contoh zat yang mengkristal.

Untuk penggunaan vetsin sebaiknya gunakan dengan prosedur yang benar dan gunakanlah secukupnya, agar tak akan menimbulkan efek samping. Demikian ulasan lengkap mengenai mengkristal dan semoga artikel dapat bermanfaat bagi para pembacanya.
3.

nama lain dari mengkristal adalah

Istilah lain mengkristal adalah . a. menyublim b. mengembun C. menghablur d. membeku 4. Peristiwa mengkristal merupakan kebalikan dari . a. mengembun b. membeku c. menghablur d. menyublim ⛰ Penjelasan No 3 ; Mengkristal atau yang biasa disebut dengan menghablur, adalah perubahan wujud benda yang pada awalnya bersifat Gas berubah menjadi Padat, perubahan wujud ini disebabkan oleh penurunan suhu atau pelepasan panas yang dialami benda tersebut.

No 4 ; Menyublim adalah salah satu proses perubahan wujud yang terjadi pada sebuah benda, dari bentuk padat menjadi gas. ▶ I H o p e T h i s A n s w e r H e l p s You : ) ☃ F e b y A y u 9 2 0 2 ☃

EKSPERIMEN KIMIA SEDERHANA PERUBAHAN FISIKA: MENYUBLIM DAN MENGKRISTAL




2022 www.videocon.com