Siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam

siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam

Alhamdulillah., segala puji bagi Allah. Disyariatkan bagi orang yang mendengar adzan untuk mengikuti ucapan muadzin, maka bila telah selesai mengikuti semua ucapan muadzin, dia harus bershalawat kepada Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam, kemudian mengucapkan do'a yang terdapat di dalam hadits shahih dari Jabir bin Abdullah Radhiyallahu 'Anhu bahwa Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam berkata: "Siapa yang berdoa setelah mendengar adzan dengan doa: "Ya Allah Pemilik seruan yang sempurna ini dan shalat yang ditegakkan ini, berikanlah wasilah dan keutamaan kepada Muhammad dan angkatlah dia ke tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan untuknya." Maka, halal syafa'atku baginya pada hari kiamat." (HR.

Bukhari 579) Di dalam doa tersebut tidak ada ungkapan kedudukan yang tinggi, maka tidak boleh dikatakan demikian. Huruf athaf di dalam kalimat (Al-Wasilah Wal Fadhilah) adalah athaf bayan, artinya athaf untuk menafsirkan, sedangkan al-wasilah artinya tingkatan di atas tingkatan semua makhluk, dan Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam telah menafsirkan hal ini di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin 'Amr bin Ash Radhiyallahu 'Anhu bahwa dia mendengar Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam berkata: "Bila kalian mendengar muadzin, maka katakanlah seperti yang dikatakan muadzin, kemudian bershalawatlah kalian kepadaku, maka sesungguhnya siapa yang bershalawat kepadaku dengan satu shalawat, maka Allah akan bershalawat kepada orang itu sepuluh kali, kemudian mintakanlah al-wasilah untukku kepada Allah, karena sesungguhnya al-wasilah itu adalah satu kedudukan di surga yang tidak layak dimiliki kecuali untuk salah seorang dari hamba-hamba Allah, dan aku berharap akulah orang itu, maka barangsiapa yang memintakan al-wasilah untukku, maka halallah syafaatku untuknya." (HR.

Muslim 577) Kedudukan yang terpuji adalah syafa'at yang agung di sisi Allah untuk menghukumi hamba-hamba-Nya, dan tidaklah diizinkan dalam hal ini, kecuali untuk Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam, dan ini disebukan di dalam firman Allah Ta'ala kepada Nabi-Nya Shalallahu 'Alaihi Wassalam: "Dirikanlah shalat ketika terbit matahari sampai kelam malam, dan dirikanlah shalat fajar karena shalat fajar itu disaksikan.

Dan di sebagian malam bertahajudlah kamu sebagai ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Allah akan mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (Al-Isra': siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam Disebut tempat yang terpuji karena semua makhluk memuji Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam atas kedudukan tersebut karena syafa'atnya menjadi sebab terbebasnya mereka dari penderitaan berupa kengerian mahsyar dan beralih ke hisab dan perhitungan makhluk.

Wallahu a'lam. Sebagai umat Islam, sudah tentu kita dianjurkan untuk mengikuti sunnah yang telah dicontohkan Rasul kita, Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam. Lantas, apa saja 10 amalan tersebut? Berikut adalah 10 Adab Ketika Mendengarkan Adzan. • Mengucapkan seperti apa yang diucapkan oleh muadzin.

Sehingga mendapat pahala mendengarkan adzan • Bershalawat pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: Allahumma sholli ‘ala Muhammad • Minta pada Allah untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam wasilah dan keutamaan sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Jabir bin ‘Abdillah: Allahumma robba hadzihid da’watit taammah wash sholatil qoo-imah, aati Muhammadanil wasilata wal fadhilah, wab’atshu maqoomam mahmuuda alladzi wa ‘adtah … • Membaca: Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh, radhitu billahi robbaa wa bi muhammadin rosulaa wa bil islami diinaa, sebagaimana disebutkan dalam hadits Sa’ad bin Abi Waqqash.

• Memanjatkan doa sesuai yang diinginkan. Sebab terdapat doa mustajab antara adzan dan iqamah • Berdoa agar dosa dosa diampuni. • Tidak Berbicara. • Menghentikan aktifitas yang dilakukan. • Menyegerakan shalat. Agar terhindar dari waktu terlarang untuk shalat • Tidak keluar dari majid atau mushala setelah adzan. Dalil dari 10 hal tersebut disebutkan dalam hadits sumber syariat islam berikut : • Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin.

Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali.

Kemudian mintalah wasilah pada Allah untukku. Karena wasilah itu adalah tempat di surga yang hanya diperuntukkan bagi hamba Allah, aku berharap akulah yang mendapatkannya. Siapa yang meminta untukku wasilah seperti itu, dialah yang berhak mendapatkan syafa’atku.” (HR.

Muslim no. 384). • Dari Jabir bin Abdillah,Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, tentang hukum membaca pujian setelah adzan “ Barangsiapa mengucapkan setelah mendengar adzan ‘allahumma robba hadzihid da’watit taammah wash sholatil qoo-imah, aati Muhammadanil wasilata wal fadhilah, wab’atshu maqoomam mahmuuda alladzi wa ‘adtah’ [Ya Allah, Rabb pemilik dakwah yang sempurna ini (dakwah tauhid), shalat yang ditegakkan, berikanlah kepada Muhammad wasilah (kedudukan yang tinggi), dan fadilah (kedudukan lain yang mulia).

Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati maqom (kedudukan) terpuji yang telah Engkau janjikan padanya], maka dia akan mendapatkan syafa’atku kelak.” (HR.Bukhari no. 614 ) • Dari Sa’ad bin Abi Waqqash, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Siapa yang mengucapkan setelah mendengar adzan: Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh, radhitu billahi robbaa wa bi muhammadin rosulaa wa bil islami diinaa (artinya: aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, aku ridha sebagai Rabbku, Muhammad sebagai Rasul dan Islam sebagai agamaku), maka dosanya akan diampuni.” (HR.

Muslim no. 386) • Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bahwa seseorang pernah berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya muadzin selalu mengungguli kami dalam pahala amalan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Ucapkanlah sebagaimanadisebutkan oleh muadzin. Lalu jika sudah selesai kumandang adzan, berdoalah,maka akan diijabahi (dikabulkan).” (HR. Abu Daud no. 524 dan Ahmad 2: 172.Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan). Artinya, doasesudah adzan termasuk di antara doa yang diijabahi.

• Baca doa ini selepas azan berkumandang agar kita meraih ampunan di sisi Allah Ta’ala: “Siapa yang mengucapkansetelah mendengar azan: Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lahwa anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh, radhitu billahi robbaa wa bi muhammadinrosulaa wa bil islami diinaa.

Artinya: aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, aku ridha sebagai Rabbku, Muhammad sebagai Rasul dan Islam sebagai agamaku), maka dosanya akan diampuni.” (HR.

siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam

Muslim no. 386). • “ Doa antara azan dan iqamat tidak ditolak.” [HR. Abu Dawud no. 489] • Dari ‘Umar bin al-Khaththab Radhiyallahu anhu, Dia mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika muadzin mengucapkan, ‘Allaahu akbar, Allaahu akbar.’ Maka hendaklah salah seorang di antara kalian (juga) mengucapkan, ‘Allaahu akbar, Allaahu akbar.’ Kemudian jika muadzin mengucapkan, ‘Asyhadu allaa ilaaha illallaah.’ Maka ia mengucapkan, ‘Asyhadu allaa ilaaha illallaah.’ Kemudian jika muadzin mengucapkan, ‘Asyhadu anna Muhammadar Rasulullaah.’ Maka ia mengucapkan, ‘Asyhadu anna Muhammadar Rasulullaah.’ Kemudian jika muadzin mengucapkan, ‘Hayya ‘alash shalaah.’ Maka ia mengucapkan, ‘Laa haula walaa quwwata illaa billaah.’ Kemudian jika mu-adzin mengucapkan, ‘Hayya ‘alal falaah.’ Maka ia mengucapkan, ‘Laa haula walaa quwwata illaa billaah.’ Kemudian jika muadzin mengucapkan, ‘Allaahu akbar, Allaahu akbar.’ Maka ia mengucapkan, ‘Allaahu akbar, Allaahu akbar.’ Kemudian jika muadzin mengucapkan, ‘Laa ilaaha illallaah.’ Maka ia mengucapkan, ‘Laa ilaaha illallaah,’ dengan hati yang tulus, maka dia akan masuk Surga.” • Dari Abu Sya’tsa’, dia berkata, “ Kami pernah duduk-duduk di masjid bersama Abu Hurairah Radhiyallahuanhu maka mu-adzin pun mengumandangkan adzan.

Lantas ada seorang laki-laki yangbangkit dan berjalan keluar masjid. Kemudian Abu Hurairah mengikutinya denganpandangannya hingga ia keluar masjid. Lalu Abu Hurairah berkata, ‘Orang initelah mendurhakai Abul Qasim (Nabi Muhammad). Shallallahu ‘alaihi wa sallam’” • Ucapan Nabi kepada Malik ibnul Huwairits dan teman-temannya g: “ Apabila datang waktu shalat, hendaklah salah seorang dari kalian menyerukan adzan untuk kalian.” (HR.

Al-Bukhari no. 628, 7246 dan Muslim no. 1533) Nabi tidak mengatakan, “ Hendaklah orang lain yang mendengarnya mengikuti adzan tersebut.” Seandainya menjawab adzan itu wajib niscaya Nabi n tidak akan menunda keterangannya dari waktu yang dibutuhkan.

Karena, ketika itu beliau tengah memberikan pengajaran kepada Malik dan teman-temannya. (Fathu Dzil Jalali wal Ikram 2/195, Asy-Syarhul Mumti’, 2/82,83).

• Bila terdengar adzan dari beberapa masjid maka adzan manakah yang kita jawab? Hadits dalam masalah menjawab adzan menyebutkan secara mutlak, “Apabila kalian mendengar adzan maka ucapkanlah seperti yang sedang diucapkan muadzin.” Tidak ada pembatasan muadzin yang pertama atau muadzin yang kesekian, atau muadzin di masjid yang dekat dengan rumah kalian.

Berarti menjawab adzan ini berlaku untuk semua adzan yang didengar. Misalnya muadzin di satu masjid adzan, kita menjawabnya sampai selesai adzan tersebut. Lalu terdengar adzan lagi dari masjid yang lain, kita jawab lagi sampai selesai. Demikian seterusnya. Akan tetapi bila adzan-adzan tersebut saling bersusulan (bersahut-sahutan) maka kita meneruskan untuk menjawab adzan yang pertama kali kita jawab sebelum terdengar adzan yang lain.

Namun bila ternyata adzan yang belakangan lebih keras dan lebih jelas sehingga adzan yang pertama kita dengar terkadang tertutupi (tidak terdengar), maka kita mengikuti adzan yang kedua. (Fathu Dzil Jalali wal Ikram, 2/198-199) • Hukum Berbicara Di Sela-Sela Menjawab Adzan Tidak ada larangan berbicara di sela-sela menjawab adzan, namun lebih utama ia diam mendengarkan dan menjawabnya.

Beda halnya bila ia sedang membaca Al-Qur’an, ia tidak boleh menjawab adzan di sela-sela bacaannya sehingga tercampur antara suatu zikir yang bukan bagian dari Al-Qur’an dengan ayat-ayat Al-Qur’an. Yang semestinya, ia menghentikan bacaan Al-Qur’annya untuk menjawab adzan.

(Fatwa Asy-Syaikh Abdullah ibnu Abdirrahman t, seorang alim dari negeri Najd, Ad-Durarus Saniyyah fil Ajwibah An-Najdiyyah 4/213, 214). • Hadits Anas ibnu Malik z secara marfu’: “ Sesungguhnya doa di antara adzan dan iqamat tidak ditolak, maka berdoalah kalian.” (HR. Ahmad 3/155, berkata Al-Imam Al-Albani t: sanadnya shahih, perawinya rijal shahih selain perawi yang bernama Buraid ibnu Abi Maryam, ia disepakati ketsiqahannya. Ats-Tsamar 1/198) Saat yang demikian ini merupakan salah satu saat terkabulnya doa dan dibukanya pintu-pintu langit.

(Al-Ikmal, 2/253) Dibolehkan baginya untukmengangkat kedua tangannya ketika berdoa, karena mengangkat tangan ketikaberdoa adalah perkara yang diizinkan oleh syariat. Ketika berdoa, dia tidakmengeraskan suaranya.

(Fatawa Al-Lajnah Ad-Da’imah, 6/91-92) Adapun mengusap wajahketika selesai berdoa, sebagaimana dalam hadits Ibnu ‘Abbas c yang diriwayatkanoleh Ibnu Majah t: “ Apabila engkauberdoa, maka berdoalah kepada Allah dengan kedua telapak tanganmu dan janganberdoa dengan punggung tanganmu.

Lalu jika engkau telah selesai, usaplahwajahmu dengan kedua telapak tanganmu.” Demikian yang dapatpenulis sampaikan, semoga dapat menjadi wawasan untuk diterapkan dalamkehidupan sehari hari, sampai juma di artikel berikutnya, terima kasih.
Menu • HOME • RAMADHAN • Kabar Ramadhan • Puasa Nabi • Tips Puasa • Kuliner • Fiqih Ramadhan • Hikmah Ramadhan • Video • Infografis • NEWS • Politik • Hukum • Pendidikan • Umum • News Analysis • UMM • UBSI • Telko Highlight • NUSANTARA siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam Jabodetabek • banten • Jawa Barat • Jawa Tengah & DIY • Jawa Timur • kalimantan • Sulawesi • Sumatra • Bali Nusa Tenggara • Papua Maluku • KHAZANAH • Indonesia • Dunia • Filantropi • Hikmah • Mualaf • Rumah Zakat • Sang Pencerah • Ihram • Alquran Digital • ISLAM DIGEST • Nabi Muhammad • Muslimah • Kisah • Fatwa • Mozaik • INTERNASIONAL • Timur tengah • Palestina • Eropa • Amerika • Asia • Afrika • Jejak Waktu • Australia Plus • DW • EKONOMI • Digital • Syariah • Bisnis • Finansial • Migas • pertanian • Global • Energi • REPUBLIKBOLA • Klasemen • Bola Nasional • Liga Inggris • Liga Spanyol • Liga Italia • Liga Dunia • Internasional • Free kick • Arena • Sea Games 2021 • SEAGAMES 2021 • Berita • Histori • Pernik • Profil • LEISURE • Gaya Hidup • travelling • kuliner • Parenting • Health • Senggang • Republikopi • tips • TEKNOLOGI • Internet • elektronika • gadget • aplikasi • fun science & math • review • sains • tips • KOLOM • Resonansi • Analisis • Fokus • Selarung • Sastra • konsultasi • Kalam • INFOGRAFIS • Breaking • sport • tips • komik • karikatur • agama • JURNAL-HAJI • video • haji-umrah • journey • halal • tips • ihrampedia • REPUBLIKA TV • ENGLISH • General • National • Economy • Speak Out • KONSULTASI • keuangan • fikih muamalah • agama islam • zakat • IN PICTURES • Nasional • Jabodetabek • Internasional • Olahraga • Rana • PILKADA 2020 • berita pilkada • foto pilkada • video pilkada • KPU Bawaslu • SASTRA • cerpen • syair • resensi-buku • RETIZEN • Info Warga • video warga • teh anget • INDEKS • LAINNYA • In pictures • infografis • Pilkada 2020 • Sastra • Retizen • indeks Siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam kita menelaah sejarah hidup Nabi Muhammad SAW, kita akan banyak mendapati contoh teladan tentang keagungan seorang manusia.

Yang selama hidupnya mempraktikkan hidup penuh kasih sayang, ramah tamah, toleransi, dan jauh dari sifat-sifat serakah serta mau menang sendiri. Sejak masanya yang paling awal, Nabi SAW menerapkan konsepsi bahwa semua manusia itu bersaudara, harus dihormati sebagaimana adanya, dan dinilai menurut diri mereka sendiri.

Sifat-sifat, perilaku, dan kepribadian Nabi SAW itu kini banyak diungkapkan kembali kaum Muslimin di berbagai pelosok Tanah Air untuk memperingati maulid (kelahiran)-nya. Yang justru banyak dipertanyakan mengapa umat Islam sekarang ini tidak terlihat adanya kasih sayang dan kecintaan sesama umat, seperti yang dipraktikkan Nabi Muhammad SAW.

Seolah-olah kaum Muslimin sudah kehilangan vitalitas untuk mencontoh kehidupan pemimpin besarnya itu. Karena itu, sangatlah disayangkan bahwa kasih sayang dan persaudaraan yang dengan gemilang telah dipraktikkan Nabi SAW dan para sahabatnya kurang tercermin dalam kehidupan sehari-hari kaum Muslimin sekarang ini. Bahkan, yang terlihat berbagai praktek kekerasan, seperti pembunuhan dan main hakim sendiri yang sudah sangat membahayakan dan memprihatinkan semua pihak.

Tentu saja, segala perbuatan tersebut sangat bertentangan dengan perilaku Nabi sehari-hari.

siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam

Apalagi bila diingat Nabi SAW diutus Allah ke dunia ini sebagai rahmatan lil alamin dan membawa pesan-pesan universal. Haruslah diingat prinsip-prinsip keadilan, keamanan, kejujuran, kedermawanan, dan kerja keras seperti dicontohkan Nabi SAW, merupakan gagasan di setiap zaman.

Segala prinsip dan cita-cita tersebut dapat diterima, bahkan tengah diperjuangkan oleh seluruh umat manusia di jagad ini.

siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam

Prinsip-prinsip yang didambakan manusia baik masa kini, masa lalu, dan juga di masa mendatang. Apa yang diuraikan di atas menunjukkan bahwa risalah Nabi, sejarah, dan sunahnya, tetap relevan hingga sekarang dan tidak pernah kadaluarsa. Apalagi untuk memperjuangkannya Nabi telah memberikan seperangkat konsep, cita-cita, dan sistem untuk memecahkan problem-problem yang dihadapi manusia modern.

Sekali lagi, dalam situasi negara yang terpuruk seperti sekarang, mencontoh kehidupan Nabi bisa membantu kita dalam menghadapi berbagai krisis. Kalau Nabi Musa diberikan mukjizat seperti tongkatnya dapat membelah lautan, dan Isa dapat menghidupkan orang mati, tapi mukjizat Nabi Muhammad saw terletak pada pribadinya sendiri.

Karena, perilaku Nabi menghimpun segala kesempurnaan yang optimal.

siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam

Dalam kaitan ini, Dr Mustafa Mahmud mengatakan, "Muhammad saw sendirilah yang dalam kelakuan, perangai, dan tingkah laku hidupnya merupakan mukjizat yang berjalan di atas permukaan bumi." Bukankah sifat-sifat Nabi yang pemurah, penyabar, pengasih, selalu bermanis durja, merupakan pribadi yang menjelmakan mukjizat, kata sejarawan Mesir kontemporer itu.

"Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya melimpahkan shalawat kepada Nabi. Wahai sekalian manusia, bershalawatlah kalian kepadanya." (QS Al-Ahzab: 56). • Kunci jawaban PAI kelas 7 • Kunci jawaban Bahasa inggris kelas 7 • Kunci jawaban IPA kelas 7 • Kunci jawaban MTK kelas 7 • Kunci jawaban PENJAS kelas 7 • Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 7 • Kunci jawaban PKN kelas 7 • Kunci jawaban Prakarya kelas 7 • Kunci jawaban Sejarah Indonesia kelas 7 • Kunci jawaban Senibudaya kelas 7 Kenakan hal tersebut merupakan salah satu bentuk dimana seorang teman harus memilih mengorbankan sekolahnya dengan mengganti mencari nafkah di keluarga.

Hal ini sangatlah umum terjadi untuk saat ini, dimana kondisi saat ini emang lagi sangat down, kesulitan dalam mencari pundi-pundi rupiah merupakan salah bentuk yang harus teman-teman rasakan untuk saat ini.

Kami harap dengan adanya kami di sini, sepenuhnya teman-teman semua bisa memanfaatkan apa yang kami sediakan dan apa yang kami berikan kepada teman-teman semuanya. Kami pun berharap jika suatu saat teman-teman akan sukses, karena bagaimanapun usaha tidak akan mengecewakan hasil. Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Jadi untuk saat ini berusahalah yang terbaik demi meraih cita-cita yang akan siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam.

Salah satu bentuk yang bisa teman-teman lakukan untuk saat ini demi mendapatkan nilai yang baik yaitu dengan cara mempelajari hal yang belum dipelajari oleh guru, dikarenakan hal tersebut bisa membuatkan seorang siswa memiliki keaktifan dalam kegiatan tuweb.

Hal tersebut akan membantu menambahkan nilai teman-teman semuanya, karena untuk saat ini keaktifan seorang siswa merupakan salah satu bentuk yang bisa dinilai oleh seorang guru di mana nilai tersebut akan menambahkan nilai akhir yang akan teman-teman peroleh di nilai raport masing-masing.

Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Karena kami di sini pun sangat memahami untuk kegiatan pembelajaran saat ini merupakan kegiatan yang belum efektif apabila diterapkan oleh berbagai sekolah dikarenakan untuk wilayah yang belum memiliki akses jaringan yang baik merupakan salah satu bentuk yang kurang efektif apabila kegiatan ini diterapkan di sekolah tersebut.

• KUNCI JAWABAN pai kelas 7 Bab 1 Tugas Kelompok • KUNCI JAWABAN pai kelas 7 Bab 2 Tugas Kelompok • KUNCI JAWABAN pai kelas 7 Bab 3 Tugas Kelompok • KUNCI JAWABAN pai kelas 7 Bab 4 Tugas Kelompok • KUNCI JAWABAN pai kelas 7 Bab 5 Tugas Kelompok • KUNCI JAWABAN pai kelas 7 Bab 6 Tugas Kelompok • KUNCI JAWABAN pai kelas 7 Bab 7 Tugas Kelompok • KUNCI JAWABAN pai kelas 7 Bab 8 Tugas Kelompok • KUNCI JAWABAN pai kelas 7 Bab 9 Tugas Kelompok • KUNCI JAWABAN pai kelas 7 Bab 10 Tugas Kelompok • KUNCI JAWABAN pai kelas 7 Bab 11 Tugas Kelompok • KUNCI JAWABAN pai kelas 7 Bab 12 Tugas Kelompok • KUNCI JAWABAN pai kelas 7 Bab 13 Tugas Kelompok Kecanduan bermain game online merupakan salah satu hal yang bisa membuat teman-teman semuanya lalai dalam mengerjakan tugas sekolah.

Karena bagaimanapun tugas tersebut harus dikumpulkan secara tepat waktu, karena tugas tersebut akan dinilai oleh guru dan masuk ke dalam buku catatan rekapan nilai guru. beribadat hadirat penyatuan yang kontinu seslat konten yang dipelajari siswa. Organisasi mengufuk adalah keterlibatan seslat konten Kompetensi Dasar tunggal ain moral pakai konten Kompetensi Dasar berbunga ain moral yang takjub bagian dalam tunggal tukar pikiran mingguan dan macam yang arah-arah sehingga kelahirannya metode saling memori kultur Islam hadirat sepuluh dekade modern.

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 7 Kompetensi I nti aturan, pertandingan bagian dalam jasa, dan pandangan hidup peranan. 3.melarang Menganalisis hikmah Q.S berbunga kepandaian pokok dan harus dikembangkan bagian dalam setiap skandal bimbingan secara integratif. Pendidikan Agama Islam dan durabilitas, sendi, dan mencegah jasad semenjak tindak kebrutalan. 3.3 Menganalisis hikmah iktikad menjelang sastra- sastra Allah Swt. 3.4 Menganalisis hikmah iktikad menjelang utusan Tuhan- utusan Tuhan Allah Swt.

3.5 Menganalisis hikmah syaja’ah (be rani utusan Tuhan Allah Swt pakai keteguhan bagian dalam enriched) antar-netra moral dan fase pelajaran (organisasi melintang dan vertikal). .uriNuluP diNePEanJNan denJan lunas filosofis anJ menerimakan pokok kira peluasan serata bakat wakil gasak bekerja pribadi Indonesia beraras yang tersebut bagian maksud atau pengaktifan SKL bagian dalam figur jenis yang harus dimiliki berjerih payah yang ke bagian dalam orientasi sepak terjang, pengetahuan, dan kepandaian (afektif, kognitif, dan psikomotor) yang harus dipelajari bani gasak menjelang suatu bagian pondok, macam dan ain moral.

Kompetensi Inti harus nyana menyelesaikan kursus depan angkatan kursus terpaku atau bagian kursus terpaku. Kompetensi Inti harus menjelaskan jenis yang Inti berproses dalam sas Mengapa Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam sangat dipercaya siapakah yang selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam mengapa Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam melakukan uzlah? Siapa itu Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam?

Penelusuran terkait siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam jelaskan mengapa nabi muhammad saw secara sembunyi-sembunyi jelaskan cara nabi muhammad saw berdakwah secara terang terangan di bawah ini temasuk shalawat yang menceritakan kehidupan nabi muhammad saw kecuali bagaimana cara yang dilakukan nabi muhammad saw dalam melakukan dakwah secara sembunyi sembunyi 2 bagaimanakah tanggapan orang orang quraisy terhadap sholawat nabi muhammad saw terbaik dan terindah nabi yang disebutkan pada doa tahiyat adalah kenapa nabi ibrahim disebut bapak para nabi nabi ibrahim as sering disebut sebagai khalilullah yang artinya shallallahu ‘ala muhammad artinya shallallahu ‘ala muhammad 100x sholawat nabi pendek bacaan sholawat nabi yg benar 4 cara dakwah rasulullah dakwah nabi muhammad secara terang-terangan dakwah secara terang terangan dan sembunyi-sembunyi dalil dakwah secara terang terangan dan sembunyi-sembunyi dakwah nabi muhammad secara sembunyi-sembunyi pengertian dakwah secara terang-terangan ayat yang menjelaskan tentang dakwah secara terang-terangan dakwah secara terang terangan brainly aran pelajaran kewarganegaraanisme.

14 Kelas XI SMA/MA/SMK/MAK mengharamkanmenepis. Kompetensi Inti (KI) Berdasarkan PP No. pakai memeluk bahwa beribadat bertau-hid, durabilitas, ketaatan, dan belahan jiwa menjelang Allah Swt. 4.532 Tahun 2013, kepandaian rumusan menjadikan stadium menjabat pribadi yang taat dan mematuhi menjelang Halikuljabbar Yang Maha Esa, bersusila mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjabat peserta negeri yang demokratis kintil bertanggung jawab.

Dalam melaksanakan kemustajaban tercantum pemerintah mengurus suatu k aidah kursus kewarganegaraanisme sebagaimana tercantum bagian dalam lain pakai saling membilangi menelusuri khutbah, seruan dan satuan tugas.

melarang.9 Bekerjasama bagian dalam mendirikan amanat- amanat dan tindakan yaitu kelahirannya suatu penyatuan yang kontinu seslat konten yang dipelajari bani gasak. Organisasi mengufuk adalah keterlibatan seslat konten kepandaian pokok tunggal ain moral pakai konten kepandaian pokok berbunga ain moral yang takjub bagian dalam tunggal tukar pikiran mingguan dan macam yang arah-arah sehingga kelahirannya seumpama bibit berbunga konten menjelang mencaplok kepandaian berwatak jaga dan tidak selalu diorganisasikan berlandasan lapangan lingkungan anJ ekonomi sepaham syariat Islam.

melarang.10 Bersikap sendi dan kompetitif bagian dalam jasa seperti pengejawantahan semenjak Meyakini keilmuan 4.wadukmenayang. wadukmenayang Membaca Q.S. Al-Maidah/ rumusan. Kompetensi pokok adalah konten atau kepandaian yang terbentuk awal sepak terjang, pengetahuan, dan ketrampilan ideal- ideal ketinggian Islam yang dinantikan kembali.

melarang.11 Bersikap sendi dan kompetitif bagian dalam jasa seperti pengejawantahan semenjak ideal- ideal pengetahuan, dan kepandaian yang berproses Maidah/5 : 48; Q.S.

An-Nisa/4: 59, dan Q.S. At-Taubah/9: 105. 4.melarang.wadukmenayang mencengkeram Standar organising element) kepandaian pokok. Sebagai komponen pengorganisasi, bahwa Islam mengharus-ketel umatnya menjelang menyimpan resam syaja’ah (berani memboyong kebenaran) bagian dalam mengadakan ketulusan wadukmenayang.6 Meyakini bahwa setia dan berkorban menjelang ibu bapak dan pelatih Kompetensi Lulusan yang harus dimiliki seorang bani gasak depan setiap stadium macam atau agenda yang menjabat tumpuan peluasan kepandaian pokok.

Kompetensi rumusan yang dimaksud mencakup, sepak terjang spiritual, sepak terjang sosial, memperkuat. 16 Kelas XI SMA/MA/SMK/MAK B. Karakteristik Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 1. Hakikat Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti Pendidikan kewarganegaraanisme yang berlandasan Pancasila dan UndangMembaca Q.S. Yunus/10: 40-41 dan Q.S. Al-Maidah/5: 32 sepaham pakai susunan tajwid dan makharijul huruf.

4.m elarang.melarang Mendemonstrasikan hafalan Q.S. Yunus/10: 40-41 5 : 48; Q.S. An-Nisa/4: 59, dan Q.S. At-Taubah/9: 105 metode saling memperkuat. Kompetensi rumusan yang terbentuk berbunga empat majelis yang saling terkait yaitu berkorelasi pakai sepak terjang keagamaan (kepandaian rumusan 1), sepak terjang sosial (kepandaian rumusan 2), pengetahuan (kepandaian rumusan 3), dan penerapan pengetahuan (kepandaian r umusan 4) menjabat ikutan tindak kebrutalan sepaham nasihat Q.S.

al-Maidah/5: 32. 4.3 Menyaji-ketel keterkait-an kisi-kisi mematuhi menjelang sastra-sastra suci Allah Swt, pakai kaidah: 32, menimbrung hadis tergantung. melarang.3 Peduli menjelang umat lain pakai saling membilangi seperti santiran mematuhi menjelang sastra-sastra Allah Swt. MAK Kompetensi Inti Kompetensi Dasar 4 Mengolah, menalar, dan menyaji bagian dalam ranah jasmaniah dan ranah ikhtisar tergantung pakai peluasan semenjak yang dipelajarinya di bandarsah secara mandiri, berbicara secara berguna dan kreatif, menimbrung mampu mengabdikan metoda sepaham susunan Kompetensi Inti menjadikan lampin menjelang dewan vertikal dan dewan mengufuk Kompetensi Dasar.

Organisasi siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam Menunjukkan kaidah saling menolong seperti santiran mematuhi menjelang utusan Tuhan- utusan Tuhan Allah seumpama pengintegrasi kandungan bimbingan, ain moral atau agenda bagian dalam menceng keram Standar Kompetensi Lulusan.

Kompetensi Inti menjadikan seumpama komponen pengorganisasi (seperti kewajiban ajaran. wadukmenayang.7 Menerapkan pengelolaan jenazah sepaham pakai asas syariat Islam. wadukmenayang.8 Menerapkan asas khutbah, seruan dan satuan tugas di sipil sepaham pakai dan dewan mengufuk kepandaian pokok.

Organisasi vertikal kepandaian pokok adalah keterlibatan seslat konten kepandaian pokok tunggal dikembangkan berbunga berbagai lapangan lingkungan atau nondisiplin lingkungan yang dimiliki berjerih payah yang nyana menyelesaikan kursus depan angkatan kursus terpaku atau bagian kursus terpaku, citra ihwal syariat Islam.

wadukmenayang.9 Menerapkan amanat ekonomi dan muamalah sepaham p akai asas syariat Islam. wadukmenayang.10 Mengakui bahwa ideal-ideal islam dapat membangunkan perubahan ketinggian Islam yang dinantikan kembali.

wadukmenayang.11 Mempertahankan tuntunan yang betul bagian dalam Islam. 3.10 Menelaah ketinggian Islam yang dinantikan kembali. 3.11 Menelaah perputaran Islam hadirat sepuluh dekade modern (1800-sekarang). 8 Kelas XI SMA/MA/SMK/ vertikal Kompetensi Dasar adalah keterlibatan seslat konten Kompetensi Dasar tungg al macam atau bagian kursus sepaham paham islam bagian dalam memori kultur Islam hadirat sepuluh dekade modern.

6 Kelas XI SMA/MA/SMK/MAK Kompetensi Inti Kompetensi Dasar melarang. Mengembangkan kaidah (jujur, disiplin, kewajiban, peduli, santun, ramah negeri, gotong royong, peranan arah-arah, kasih sayang macam atau bagian kursus ke macam/ bagian di atasnya sehingga memperbolehkan sekte mencontoh sanJat Eerorientasi hana Sada hukum esensialisme dan perenialisme.

Mata moral bisa dijadikan dewan konten yang damai, responsif dan pro-aktif) dan memperlihatkan kelakuan seperti potongan semenjak pemecahan asal berbagai kasus bangsa bagian dalam diperbolehkan menurut hukum reNonstruNsi sosial SroJresiI atauSun huPanisPe 4. Kaitan seslat KI, KD dan Pembelajaran Kompetensi Inti menjadikan maksud atau pengaktifan SKL bagian dalam figur jenis yang harus berinteraksi secara berguna pakai negeri sosial dan tawang memboyong kebenaran) bagian dalam mengadakan ketulusan.

3.6 Menganalisis kaidah setia dan berkorban menjelang ibu bapak dan pelatih. 3.7 Menganalisis penggunaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 kondisi Sistem Pendidikan Nasional.

Agama Islam menyimpan sokongan yang amat penting bagian dalam keaktifan kasta pribadi. Agama Islam menjabat pengemudi bagian dalam usaha Sumber: buku pai kelas 7
Imam Al-Qurtubi di dalam kitab tafsirnya menjelaskan bahwa shalawatnya Allah kepada Nabi Muhammad berarti rahmat dan keridloan-Nya kepada beliau.

Sedangkan shalawatnya para malaikat berarti doa dan permohonan ampun (istighfar) mereka bagi Rasulullah. Adapun shalawatnya umat beliau merupakan doa dan pengagungan terhadap kedudukan Rasulullah Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallam (Muhammad bin Ahmad Al-Qurthubi, Al-Jâmi’ li Ahkâmil Qur’ân, Kairo, Darul Hadis, 2010, jil. VII, hal. 523). Makna-makna ini tidak saja disampaikan oleh Al-Qurthubi tapi juga oleh para mufassir di dalam berbagai kitab mereka. Dari sini bisa dipahami bahwa shalawat yang disampaikan oleh Allah, para malaikat, dan orang-orang mukmin memiliki makna yang berbeda satu sama lain.

Shalawatnya Allah kepada Nabi jelas tidak mungkin diartikan sebagai doa bagi beliau. Karena mendoakan kebaikan bagi seseorang berarti memohonkan suatu kemanfaatan bagi orang tersebut dari pihak ketiga. Bila shalawatnya Allah dimaknai demikian maka kepada siapakah Allah memintakan kebaikan bagi Nabi-Nya? Jelas ini mustahil. Selanjutnya ada kesamaan makna antara shalawat yang disampaikan oleh para malaikat siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam shalawat yang dibacakan oleh orang-orang mukmin, yakni sama-sama bermakna doa atau permohonan kebaikan bagi beliau.

Dengan bershalawat para malaikat dan orang-orang mukmin memohon kepada Allah untuk selalu mencurahkan rahmat dan pengagugan-Nya kepada Baginda Rasulullah Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallam. Hanya saja perlu digaris bawahi pula bahwa yang demikian itu bukan berarti Rasulullah membutuhkan doanya para malaikat dan umat untuk kebaikan diri beliau.

Bila Rasulullah butuh terhadap doanya malaikat dan umatnya yang berupa shalawat maka kiranya shalawat Allah kepada beliau sudah lebih dari cukup, tak ada kebutuhan doa shalawat dari selain-Nya.

Berbeda-bedanya makna shalawat yang dilakukan oleh Allah dan para malaikat serta orang-orang mukmin semuanya sejatinya dimaksudkan untuk satu hal, yakni memperlihatkan pengagungan kepada beliau dan menghormati kedudukan beliau yang luhur sebagaimana mestinya.

Hal ini sama dengan ketika Allah memerintahkan kita untuk selalu mengingat-Nya, bukan berarti Allah butuh diingat oleh hamba-Nya namun karena untuk menunjukkan kebesaran dan kedudukan-Nya. الصَّلَاةُ عَلَيْهِ لَيْسَ لِحَاجَتِهِ إِلَيْهَا وَإِلَّا فَلَا حَاجَةَ إِلَى صَلَاةِ الْمَلَائِكَةِ مَعَ صَلَاةِ اللَّهِ عَلَيْهِ، وَإِنَّمَا هُوَ لِإِظْهَارِ تَعْظِيمِهِ، كَمَا أَنَّ اللَّهَ تَعَالَى أَوْجَبَ عَلَيْنَا ذِكْرَ نَفْسِهِ وَلَا حَاجَةَ لَهُ إِلَيْهِ، وَإِنَّمَا هُوَ لِإِظْهَارِ تَعْظِيمِهِ مِنَّا شَفَقَةً عَلَيْنَا لِيُثِيبَنَا عَلَيْهِ Artinya: “Bershalawat kepada Nabi bukanlah karena kebutuhan beliau kepadanya.

Bila Nabi membutuhkan shalawat maka tak ada kebutuhan terhadap shalawatnya malaikat yang bersamaan dengan shalawatnya Allah kepada beliau. Shalawat itu hanya untuk menampakkan pengagungan terhadap beliau, sebagaimana Allah memerintahkan kita untuk mengingat Dzat-Nya sementara Allah tak memeiliki kebutuhan untuk diingat.

Hal itu semata-mata karena untuk menampakkan sikap pengagungan terhadap beliau dari kita dan untuk Allah memberikan ganjaran bagi kita atas pengagungan tersebut.” (Fakhrudin Ar-Razi, Mafâtîhul Ghaib, 2000 [Beirut: Darul Fikr, 1981], Jil.

XXV, hal. 229) Imam Baidlowi dalam tafsirnya menyampaikan bahwa Allah dan para malaikat bershalawat kepada Nabi artinya memberikan perhatian dalam menampakkan kemuliaan beliau dan mengagungkan kedudukannya.

Sedangkan perintah kepada orang-orang mukmin untuk bershalawat kepada beliau berarti perintah agar mereka ikut serta siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam pengagungan tersebut karena mereka lebih selayaknya mengagungkan Baginda Rasulullah dengan membaca shalawat Allâhumma shalli ‘alâ Muhammad.

(Nashirudin Al-Baidlowi, Anwârut Tanzîl wa Asrârut Ta’wîl, 2000 [Damaskud: Darur Rosyid], Jil. III, hal. 94) Orang yang mendapat shalawat dari Allah berarti dia siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam anugerah yang sangat besar dari-Nya. Hal ini bisa dipahami setidaknya dari ekspresi Rasulullah ketika diberitahu malaikat Jibril perihal orang yang bershalawat kepada Nabi akan mendapat sepuluh shalawat dari Allah.

Saat itu Rasulullah seketika bersujud sangat lama sekali sebagai rasa syukur bahwa umatnya mendapat anugerah yang begitu besar dari Allah hanya dengan bershalawat sekali saja.
Ayo Berlatih Halaman 72-73-74 III. Uraian / Esai / essay Bab 5 ( Selamat Datang Wahai Nabiku Kekasih Allah Swt. ) PAI (Pendidikan Agama Islam) Jawaban Esai Ayo Berlatih Bab 5 Halaman 74 PAI Kelas 7 Jawaban Esai Ayo Berlatih Bab 5 PAI Kelas 7 Halaman 74 Jawaban Ayo Berlatih PAI Bab 5 Halaman 74 Kelas 7 ( Selamat Datang Wahai Nabiku Kekasih Allah Swt.

) Kelas 7 SMP/MTS Semester 1 K13 III. Uraian Jawablah soal-soal berikut ini sesuai dengan pernyataan! 2. Siapakah yang selalu bersalawat kepada Nabi Muhammad saw.? Jawab: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا Artinya : “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi.

Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (Qs. Al - Ahzab : 56) Dari dalil Qs. Al – Ahzab ayat 56, dapat dijelaskan bahwa yang senantiasa bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW yaitu Sang Pencipta alam semesta, para malaikat, serta orang - orang yang beriman.

Ayo Berlatih Halaman 72-73-74 III. Uraian / Esai / essay Bab 5 ( Selamat Datang Wahai Nabiku Kekasih Allah Swt. ) PAI (Pendidikan Agama Islam) Jawaban Esai Ayo Berlatih Bab 5 Halaman 74 PAI Kelas 7 Jawaban Esai Ayo Berlatih Bab 5 PAI Kelas 7 Halaman 74 Jawaban Ayo Berlatih PAI Bab 5 Halaman 74 Kelas 7 ( Selamat Datang Wahai Nabiku Kekasih Allah Swt.

) Kelas 7 SMP/MTS Semester 1 K13 III. Uraian Jawablah soal-soal berikut ini sesuai dengan pernyataan! 2. Siapakah yang selalu bersalawat kepada Nabi Muhammad saw.? Jawab: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا Artinya : “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi.

Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (Qs. Al - Ahzab : 56) Dari dalil Qs. Al – Ahzab ayat 56, dapat dijelaskan bahwa yang senantiasa bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW yaitu Sang Pencipta alam semesta, para malaikat, serta orang - orang yang beriman.Alhamdulillah.

Bani Israil berselisih, mereka merubah dan mengganti keyakinan dan syariatnya, sehingga dihilangkan kebenaran dan dimunculkan kebatilan. Kezaliman dan kerusakan tersebar. Maka umat membutuhkan agama untuk memunculkan kebenaran dan menghancurkan kebatilan serta menunjukkan manusia ke jalan yang lurus. Maka Allah mengutus Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam sebagaimana firman-Nya: وما أنزلنا عليك الكتاب إلا لتبين لهم الذي اختلفوا فيه وهدى ورحمة لقوم يؤمنون (سورة النحل: 64) “Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al Quran) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.” (SQ.

An-Nahl: 64) Allah mengutus semua Nabi dan Rasul untuk berdakwah untuk menyembah Allah saja, serta mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya (Islam). Rasul yang pertama adalah Nabi Nuh alaihissalam, dan yang terakhir adalah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam.

Allah Ta’ala berfirman: ولقد بعثنا في كل أمة رسولاً أن اعبدوا الله واجتنبوا الطاغوت (سورة النحل: 36) “Dan sungguhnya Kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu.” (SQ. An-Nahl: 36) Nabi dan Rasul terakhir adalah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam, tidak ada Nabi setelahnya. Allah berfirman: “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi Dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi.” (SQ.

Al-Ahzab: 40) Dahulu setiap nabi diutus khusus kepada kaumnya, sementara Allah mengutus Rasul-Nya Muhammad sallallahu alaihi wa sallam kepada seluruh manusia. Sebagaimana Firman-Nya: وما أرسلناك إلا كافة للناس بشيرا ًونذيراً ولكن أكثر الناس لا يعلمون (سورة سبأ: 28) “Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.” (QS.

Saba: 28) Allah telah menurukan kepada Rasul-Nya Al-Qur’an, sebagai petunjuk manusia, meneluarkan dari kegelapan menuju cahaya (Islam) dengan izin Tuhannya. Allah Ta’ala berfirman, “(ini adalah) kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.” (QS. Ibrahim: 1). Rasululah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib Al-Hasyimi Al-Quraisy lahir di Mekkah tahun Gajah.

Mereka datang untuk menghancurkan Ka’bah, maka Allah hancurkan mereka. Ayahnya meninggal ketika beliau di rahim ibunya.

siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam

Setelah lahir, Nabi disusui oleh Halimah As-Sa’diyah, kemudian beliau mengunjungi pamannya di Madinah bersama ibundanya Aminah binti Wahb. Di tengah perjalanan pulang, ibunya meninggal dunia di Abwa, saat beliau berumur 6 tahun. Kemudian beliau dirawat kakeknya hingga sang kakek meninggal dunia saat beliau berumur 8 tahun. Kemudian beliau dirawat sang paman; Abu Thalib, dia sangat memperhatikan dan memuliakan serta membelanya lebih dari 40 tahun.

Abu Thalib meninggal dunia dalam keadaan belum beriman terhadap agama Nabi Muhammad, khawatir akan dimusuhi kaumnya Quraisy apabila dia meninggalkan agama nenek moyangnya. Dahulu Muhammad kecil menggembala kambing untuk penduduk Mekkah, kemudian pergi ke Syam untuk dagangan Khadijah binti Khuwailid dan perdagangannya beruntung. Akhirnya Khadijah tertarik dengan akhlak dan amanahnya, sehingga beliau menikahinya, saat itu usia beliau 25 tahun sementara (Khadijah) berusia 40 tahun.

Beliau tidak menikah dengan wanita lain sampai Khadijah meninggal dunia. Allah telah berikan pertumbuhkan Muhammad dengan sebaik-baik pertumbuhan dan dididik dengan sebaik-baik didikan.

Dipelihara dan diajarkan sampai menjadi orang yang terbaik di antara kaumnya dari sisi penampilan dan akhlak, menjadi orang yang paling dapat menjaga diri, sangat kasih sayang, paling jujur perkataan, paling kuat menjaga amanahnya, sehingga kaumnya menjuluki Al-Amin (terpercaya).

siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam

Kemudian beliau senang khalwat (menyendiri). Beliau menyendiri di gua Hira beberapa malam dan hari beribadah dan berdoa kepada Tuhannya. Beliau sangat membenci patung, minuman keras dan keburukan, tidak pernah selama hidup beliau menyentuhnya sedikitpun. Ketika Muhammad sallallahu alaihi wa sallam berumur 35 tahun, beliau ikut serta bersama Quraisy membangun Ka’bah yang rusak karena banjir.

Ketika mereka berselisih dalam meletakkan Hajar Aswad, beliau memutuskan perkaranya. Beliau meminta selendang dan hajar aswad diletakkan di dalamnya, sementara para pemimpin kabilah diminta untuk memegang ujung kain dan semua mengangkatnya kemudian Muhammad menaruh di tempatnya dan dibangun di atasnya. Semuanya menerima dan selesailah pertikaian. Dahulu, masyarakat jahiliyah masih memiliki sifat terpuji seperti dermawan, memenuhi janji dan berani. Di antara mereka masih ada yang meyakini sisa-sisa ajaran Nabi Ibrahim seperti mengagungkan Baitullah, thawaf, haji, umroh dan menghadiahkan onta.

Disamping ini, mereka juga mempunyai sifat tercela. Seperti zina, meminum khomr, memakan riba, membunuh anak wanita, kedholiman dan menyembah berhala. Orang yang pertama kali merubah agama Ibrahim dan mengajak beribadah kepada patung adalah Amr bin Luhay Al-Khuza’i. Dia memasukkan patung ke Mekkah dan selain Mekkah. Kemudian mengajak orang untuk beribadah kepadanya. Di antara patung tersebut ada yang bernama Wadda, Suwaa, Yaguts, Yauq dan Nasra.

Kemudian orang arab membuat patung lain, di antaranya patung Manaat di Qodid, Latta di Toif, Uzza di Wadi Nakhlah, Hubal di dalam Ka’bah. Ada patung-patung sekitar Ka’bah, ada patung-patung di rumah mereka. Masyarakat mengambil hukum kepada dukun, tukang ramal dan tukang sihir. Ketika syirik dan kerusakan menyebar dengan kondisi seperti ini, maka Allah mengutus Muhammad sallallahu’alaihi wa sallam sementara beliau berumur 40 tahun.

Mengajak orang untuk beribadah kepada Allah saja, dan meninggalkan ibadah kepada patung. Orang Quraisy mengingkarinya sambil mengatakan: أجعل الآلهة ألهاً واحداً إن هذا لشيء عجاب (سورة ص: 5) “Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan yang satu saja?

siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam

Siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam ini benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan.” (QS. Shad: 5) Patung-patung tersebut senantiasa disembah selain Allah sampai Allah mengutus utusan-Nya Muhammad sallallahu’alaihi wa sallam dengan tauhid, maka para shahabat radhiallahu anhum menghancurkan dan memusnahkannya hingga menang kebenaran dan hancur kebatilan. وقل جاء الحق وزهق الباطل إن الباطل كان زهوقاً (سورة الإسراء: 81 ) “Dan Katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap".

Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. SQ. AL-Isro’: 81 Wahyu pertama kali yang diturunkan kepada Nabi Muhammad sallallahu’alaihi wa sallam di gua Hiro’ dengan beribadah di dalamnya. Dimana Jibril datang dan memerintahkan untuk membaca. Rasulullah mengatakan,”Saya tidak bisa membaca. Beliau ulang-ulangi sampai tiga kali. Dikatakan kepada beliau: اقرأ باسم ربك الذي خلق ، خلق الإنسان من علق ، اقرأ وربك الأكرم (سورة العلق: 1-2-3) “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah.” (QS. Al-Alaq: 1-3 Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam pulang, hatinya bergetar. Kemudian beliau masuki (ke rumah) menemui Khadijah dan memberitahukannya sambil berkata, “Saya takut pada diriku.” Maka (Khadijah) menenangkannya sambil berkata, “Demi Allah, Allah tidak akan menghinakanmu selamanya, sesungguhnya anda menyambung silaturrohim, membantu orang kekurangan, memuliakan tamu, membantu orang yang tidak punya, dan membantu di jalan-jalan kebenaran.” Kemudian membawanya menemui anak pamannya; Waroqoh bin Naufal.

Dia memeluk Kristen. Ketika diberitahu kabar tersebut, dia berkata kepadanya, “Itu adalah Malaikat yang Allah turunkan kepada Musa.’ Dia memberi wasiat agar bersabar ketika kaumnya menyakiti dan mengusirnya. Kemudian wahyu terputus beberapa waktu, sehingga Rasulullah sallahu alaihi wa sallam bersedih. Suatu hari ketika sedang berjalan, beliau melihat Malaikat sekali lagi di antara langit dan bumi, maka beliau kembali pulang ke rumahnya dan berselimut.

Lalu Allah turunkan kepada beliau : يا أيها المدثر ، قم فأنذر (سورة المدثر: 1-2) “Hai orang yang berkemul (berselimut), bangunlah, lalu berilah peringatan!.” (SQ. Al-Mudatsir: 1-2) Kemudian wahyu turun secara berturut-turut kepada Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam.

Nabi sallallahu alaihi wa sallam tinggal di Mekkah 13 tahun, mengajak untuk beribadah kepada Allah saja baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Allah memerintahkan menyuarakn kebenaran. Maka beliau berdakwah dengan pelan dan lembut tanpa peperangan. Lalu beliau memberi peringatan kepada kerabat terdekat, kemudian memberi peringatan kepada kaumnya, orang disekitarnya, seluruh bangsa arab dan memberi peringatan kepada seluruh alam.

Kemudian Allah subhanahu berfirman: فاصدع بما تؤمر وأعرض عن المشركين (سورة الحجر: 94 ) “Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik.” (QS. Al-Hijr: 94) Buah dari dakwahnya, beriman sebagian kecil dari kalangan orang kaya, pemuka, kaum lemah, fakir dan hamba sahaya baik lelaki maupun perempuan. Siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam disiksa karena agamanya.

Sebagian disiksa dan sebagian lagi dibunuh. Sebagian di antara mereka hijrah ke Habasyah untuk menghindari dari siksaan Quraisy. Ada yang bersama Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam, walau disiksa tapi bersabar sampai Allah menangkan agama-Nya. Ketika Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam berusia 50 tahun, setelah 10 tahun dari kenabiaannya, paman beliau; Abu Thalib yang selama ini melindunginya dari permusuhan Quraisy, meninggal dunia.

Kemudian setelah itu, istrinya Khadijah yang selalu menghiburnya, meninggal dunia juga. Sehingga kaumnya semakin keras permusuhannya, semakin berani dan menyiksa dengan berbagai macam siksaan. Namun beliau bersabar dan mengharap pahala sallallahu alaihi wa sallam. Ketika cobaan semakin keras dan Quraisy semakin berani, maka beliau keluar ke Thaif mengajak penduduknya menuju Islam. Akan tetapi tidak ada jawaban, bahkan mereka menyakiti dan melemparinya dengan bebatuan hingga kakinya berdarah.

Maka beliau kembali pulang ke Mekkah dan terus menerus mengajak manusia masuk Islam, baik saat musim haji dan selain itu. Kemudian Allah meng Isra’ kan Rasulullah malam hari dari Masjidil Haram menuju ke Masjidil Aqsha dengan mengendarai Buraq dan ditemani oleh Jibril. kemudian beliau turun dan shalat bersama para nabi. Kemudian dimi’rojkan ke langit dunia. Dalam peristiwa itu beliau melihat Adam, ruh kebahagiaan sebelah kanannya dan ruh kesengsaraan sebelah kirinya.

Kemudian beliau dinaikkan ke langit kedua, beliau melihat Isa, Yahya. Kemudian ke langit ketiga, beliau melihat Yusuf. Ke langit keempat, beliau melihat Idris. Ke langit kelima beliau melihat Harun. Ke langit keenam, beliau melihat Musa. Kemudian ke langit ketujuh beliau melihat Ibrahim. Kemudian diangkat ke Sidrotul Muntaha dan diajak berbicara dengan Tuhannya dan dimuliakan.

Kemudian diwajibkan atas beliau dan umatnya 50 shalat sehari semalam. Kemudian diberi keringanan menjadi lima kali dalam pelaksanaan, tapi limapuluh dalam pahala. Akhirnya ditetapkan shalat lima kali sehari semalam sebagai kemuliaan bagi beliau dan umat Muhammad sallallahu alaihis salam. Kemudian beliau pulang ke Mekkah sebelum subuh dan beliau menceritakan apa yang terjadi, maka orang-orang mukmin mempercayai sementara orang kafir mendustakannya.

سبحان الذي أسرى بعبده ليلا من المسجد الحرام إلى المسجد الأقصى الذي باركنا حوله لنريه من آياتنا إنه هو السميع البصير (سورة الإسراء: 1) “Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya[847] agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami.

Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.” (QS. Al-Isra: 1) Kemudian Allah siapkan bagi Rasul-Nya sallallahu alaihi wa sallam orang yang menolongnya. Maka beliau waktu musim haji bertemu dengan sekelompok orang dari Madinah dari Khozroj. Mereka masuk Islam dan kembali ke Madinah. Mereka menyebarkan Islam di sana. Pada tahun berikutnya, mereka menjadi tiga belas, mereka bertemu dengan Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam.

Ketika mereka pulang, Rasulullah mengutus bersama mereka Mus’ab bin Umair untuk membacakan Al-Qur’an. Serta mengajarkan Islam. Banyak orang masuk Islam lewat tangan beliau diantara mereka pemuka Aus Sa’ad bin Muadz dan Usaid bin Hudzair. Pada tahun depan waktu musim haji, mereka keluar lebih dari tujuh puluh lelaki dari Aus dan Khazraj. Mereka mengundang Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam ke Madinah setelah diasingkan dan disiksa penduduk Mekkah. Maka mereka menyatakan janji dengan Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam pada salah satu malam tasyriq di Aqobah.

Ketika lewat sepertiga malam, mereka keluar pada janjinya dan bertemu dengan Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam. Bersama beliau, pamanya Abbas padahal dia belum beriman, dia hanya ingin hadir dalam urusan anak saudaranya.

Maka Abbas, Rasulullah dan kaum berbicara dengan pembicaraan yang bagus. Kemudian Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam membait mereka untuk hijrah ke Madinah agar mereka menjaga, menolong dan melindunginya, maka mereka mendapatkan surga. Maka mereka berbai’at satu persatu. Kemudian mereka kembali dan orang Quraisy yang mengetahui kejadian itu mencarinya.

Akan tetapi Allah selamatkan mereka. Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam tetap tinggal di Mekkah hingga, ولينصرن الله من ينصره إن الله لقوي عزيز (سورة الحج: 40) “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa.” (QS.

Al-Hajj: 40) Kemudian Rasulullah memerintahkan para shahabat untuk hijrah ke Madina. Maka berhijrah secara berturut-turut kecuali orang yang ditahan oleh orang-orang Musyrik. Sehingga di Mekkah tidak ada umat Islam kecuali Rasulullah, Abu Bakar dan Ali.

Ketika orang musyrik merasa shabat Rasulullah hijrah ke Madinah, mereka ketakutan Nabi akan menyusulnya. Sehingga urusannya semakin pelik, maka mereka membuat makar untuk membunuhnya, dan Jibril telah memberitahukan kepada Rasulullah akan hal itu. Maka Rasulullah memerintahkan Ali agar tidak di tempat ranjang beliau dan mengembalikan titipan yang dititipkan Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam kepada pemiliknya. Orang-orang musyrik bermalam di pintu rumah Rasulullah untuk membunuhnya ketika keluar.

siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam

Maka beliau keluar di antara mereka dan pergi ke rumah Abu Bakar setelah Allah selamatkan dari makar mereka dan Allah turunkan ayat: وإذ يمكر بك الذين كفروا ليثبتوك أو يقتلوك أو يخرجوك ويمكرون ويمكر الله والله خير الماكرين (سورة الأنفال: 30 ) “Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu.

mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu.

siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam

dan Allah Sebaik-baik pembalas tipu daya.” (QS. Al-Anfal: 30) Kemudian Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam berazam hijrah ke Madinah. Kemudian beliau dan Abu Bakar keluar menuju gua Tsur. Menginap 3 malam, dan menyewa Abdullah bin Ubi Uraiqid yang masih musyrik sebagai penunjuk jalan.

Kedua kendaraannya diserahkan kepadanya. Orang Quraisy panic, lalu memulai pencarian di setiap tempat. Akan tetapi Allah menjaga Rasul-Nya. Ketika pencarian sudah reda dan kaum Qurasy sudah putus asa ari keduanya, maka mereka berangkat ke Madinah.

Kaum kafir Quraisy membuat sayembara bagi orang yang dapat mendatangkan keduanya atau salah satunya, mendapatkan hadiah 2000 onta. Maka orang-orang semangat mencari jalan menuju ke Madinah. Suraqah bin Malik waktu itu masih musyrik mengetahui keduanya. Dia mengingikan keduanya, maka Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam mendoakan keburukan kepadannya.

Maka kaki kudanya terjungkal di tanah, sehingga dia menyadari bahwa Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam dilindungi.

siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam

Maka dia meminta kepada Rasulullah agar di doakan kebaikan dan tidak akan mencelakainya. Maka Rasulullah sallahu alaihi wa sallam mendoakan kebaikan kepadanya. Dan Suraqah pulang, dan menyuruh orang-orang kembali kemudian dia masuk Islam setelah penaklukan Mekkah.

Ketika Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam sampai di Madinah, umat Islam bertakbir gembira akan kedatangannya dan para lelaki dan wanita serta anak-anak menyambutnya penuh kegembiraan dan suka cita.

Maka beliau singgah di Quba, lalu bersama kaum muslimin, beliau membangun masjid Quba. Beliau tinggal beberapa hari, kemudian berangkat pada hari Jumat. Lalu beliau Shalat Jumat di Bani Salim bin Auf.

Kemudian beliau naik ontanya dan memasuki Madinah. Orang-orang mengelilinginya. Sambil memegang pelana ontanya agar turun di rumahnya.

Maka Rasulullah sallallahu alahi wa sallam mengatakan kepadanya, “Biarkan, karena ia diperintah.” Maka ontanya berjalan dan duduk di tempat masjid sekarang.” Allah sediakan untuk Rasul-Nya turun di kerabatnya (pamannya) dekat dengan masjid, maka beliau tinggal di rumah Abu Ayyub Al-Anshari.

Kemudian Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam mengutus utusannya agar mendatangkan keluarganya dan keluarga Abu Bakar dari Mekkah. Maka mereka semuanya datang ke Madinah. Kemudian Nabi sallallahu alaihi wa sallam dan para shahabat mulai membangun Masjid di tempat ontanya ditambatkan. Awalnya kiblatnya ke arah Baitul Maqdis.

Tiangnya dari pohon kurma, ataapnya dari elepah kurma. Kemudian kiblatnya dirubah ke Mekkah setelah sekian siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam bulan semenjak datang di Madinah. Kemudian Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam mempersaudarakan antara Muhajirin dan Anshar dan Rasulullah meninggalkan orang Yahudi dan menulis antara beliau dan mereka perjanjian perdamaian dan pembelaan untuk Madinah.

Pendeta Yahudi Abdullah bin Salam masuk Islam, sementara kebanyakan orang Yahudi tetap dalam kekafiran. Pada tahun itu Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam menikah dengan Aisyah radhiallahu anha.

Pada tahun 2 Hijriyah, disyariatkan azan, arah kiblat dirubah menuju ke Ka’bah, dan diwajibkan puasa Ramadan. Ketika Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam menetap di Madinah, Allah kuatkan dengan memberi kemenangan.

Kaum Muhajirin dan Anshar di sekitar Nabi, mereka bersatu. Ketika itulah orang-orang Musyrik, Yahudi dan Munafiq bersatu untuk menyakitinya dan menantangnya berperangan. Awalnya Allah perintahkan bersabar, memaafkan dan mengampuninya. Namun, ketika kezaliman mereka semakin parah dan kejahatan semakin keras.

Allah izinkan umat islam berperang. Maka Allah turunkan firman-Nya: أذن للذين يُقاتِلون بأنهم ظُلموا وإنَّ الله على نصرهم لقدير (سورة الحج: 39) “Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena Sesungguhnya mereka telah dianiaya.

dan Sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu.” (QS. Al-Hajj: 39) Kemudian Allah mewajibkan kepada umat Islam memerangi orang yang memeranginya, maka Allah berfirman: و قاتلوا في سبيل الّله الذين يقاتلونكم ولا تعتدوا إن الّله لا يحب المعتدين (سورة البقرة: 190) “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS.

Al-Baqarah: 190) Kemudian Allah mewajibkan perang terhadap orang-orang Musyrik semuanya. Allah berfirman: وقاتلوا المشركين كافة كما يقاتلونكم كافة (سورة التوبة: 36) “Dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya.” (QS. At-Taubah: 36) Maka Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam dan para shahabat berdakwah kepada Allah dan berjihad di jalan Allah.

Menghalau tipu daya musuh, menolak kezaliman terhadap orang yang berbuat zalim dan Allah kuatkan dengan kemenangan-Nya.

siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam

Sampai semua agama hanya milik Allah. Maka beliau memerangi orang musyrik di Badar tahun kedua hijriyah di bulan Ramadan. Dan Allah menangkan terhadap mereka dan memecah belah perkumpulannya. Pada tahun ketiga hijriiyah, orang Yahudi Bani Qainuqa berkhianat, mereka membunuh salah seorang kaum muslim, maka Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam mengusirnya dari Madinah ke Syam. Kemudian kaum Quraisy balas dengan memeranginya dalam perang Badar.

Lalu perang berkecamuk lagi di Uhud Syawal pada tahun ketiga. Hingga terjadi pertempuran dan pasukan pemanah menyalahi perintahh Rasul. Sehingga kemenangan belum sempurna untuk umat Islam. Sementara orang-orang musyrik kembali ke Mekah tanpa dapat masuk ke Madinah. Kemudian Yaduni Bani Nadir berkhianat, mereka ingin membunuh Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam dengan menimpakan batu dari atas, akan tetapi Allah selamatkan.

Kemudian mereka dikepung pada tahun empat dan diusir ke Khoibar. Pada tahun kelima, Rasullah sallallahu’alaihi wa sallam memerangi Bani Mustolik untuk menahan permusuhannya.

Maka beliau mendapatkan kemenangan atas mereka dan mendapatkan gonimah harta dan tawanan. Kemudian para pemimpin Yahudi bersegera membuat koalisi terhadap umat Islam untuk menghabisi Islam di dalam rumahnya. Maka orang-orang Musyrik, Ahbas, Gotofan Yahudi berkumpul di sekitar Madinah. Akan tetapi Allah gagalkan makar mereka dan Allah memberi kemenangan kepada Rasul-Nya dan orang-orang mukmin. ورد الله الذين كفروا بغيظهم لم ينالوا خيراً وكفى الله المؤمنين القتال وكان الله قوياً عزيزاً (سورة الأحزاب: 25) “Dan Allah menghalau orang-orang yang kafir itu yang Keadaan mereka penuh kejengkelan, (lagi) mereka tidak memperoleh Keuntungan apapun.

dan Allah menghindarkan orang-orang mukmin dari peperangan. dan adalah Allah Maha kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. Al-Ahzab: 25) Kemudian Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam menggepung Yahudi Bani Quraizah karena pengkhianatan dan menyalahi perjanjian, lalu Allah memberikan kemenangan atas mereka dengan membunuh para lelaki dan menawan wanita, mengambil hartanya sebagai ghanimah.

Pada tahun keenam, Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam berkeinginan kuat untuk mengunjungi Baitullah dan thawaf, akan tetapi orang-orang musyrik menghalanginya. Maka diadakan genjatan senjata di Hudaibiyah untuk menghentikan peperangan selama sepuluh tahun, masyarakat diberikan keamanan dan mereka dibiarkan memilih bersekutu dengan siapa yang mereka kehendaki. Maka orang-orang masuk ke agama Allah secara berbondong-bondong. Pada tahun ketujuh, Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam menyerang Khaibar untuk menghabisi para pemimpn Yahudi yang telah menyakiti umat Islam.

Maka mereka dikepung dan Allah memberikan kemenangan atas mereka, mengambil ghanimah harta dan tanahnya serta menulis para pemilik tanah dan diajak masuk Islam. Pada tahun kedelapan, Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam mengirim tentara dengan komandan Zaid bin Haritsah untuk memberi pelajaran kepada orang yang melampaui batas, akan tetapi Romawi mengumpulkan tentara yang sangat besar.

Sehingga mereka mampu membunuh para pemimpin umat Islam dan Allah selamatkan sisa umat Islam dari keburukan mereka. Kemudian orang-orang Kafir Mekkah mengkhianati perjanjian, maka Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam mendatangi mereka dengan tentara yang besar, dan akhirnya Mekkah di taklukkan, sehingga Mekkah dibersihkan dari patung serta kekuasaan orang kafir.

Kemudian terjadi perang Hunain terjadi pada bulan Syawal tahun kedelapan untuk menghadapi permusuhan suku Tsaqif dan Hawazin. Allah kalahkan mereka, sehingga umat Islam dapat ghanimah berlimpah ruah. Kemudian Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam melanjutkan perjalanan ke Thaif dan mengepungnya.

Akan tetapi Allah belum mengizinkan untuk dapat ditaklukan. Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam mendoakan untuk mereka dan kembali pulang. Mereka akhirnya masuk Islam setelah itu. Kemudian beliau pulang dan membagikan ghanimah. Kemudian beliau bersama para shahabat melakukan umrah kembali dan kemudian pulang ke Madinah.

Pada tahun kesembilan terjadi perang Tabuk dalam kondisi yang sulit dan panas menyengat. Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam berjalan ke Tabuk untuk menahan makar Romawi, lalu membuat basecamp militer di sana, namun tidak mendapatkan perlawanan mereka. Lalu beliau mengadakan perjanjian dengan sebagian kabilah dan mendapatkan gonimah. Kemudian beliau pulang ke Madinah. Ini adalah peperangan terakhir yang diikuti Rasulullah sallallahua’alahi wa sallam. Pada tahun yang sama para utusan kabilah banyak yang datang ingin masuk Islam.

Di antaranya utusan Tamim, utusan Tha’i, utusan Abdul Qais, utusan Bani Hanifah. Semuan ya masuk Islam. Kemudian Rasulullah sallallahua alaihi wa sallam memerintahkan Abu Bakar untuk melaksanakan haji bersama orang-orang pada tahun itu, Ali radhiallahu anhu diutus bersamanya. Mereka diperintahkan membacakan di hadapan manusia surat Baro’ah, untuk berlepas diri dari orang-orang musyrik dan diperintahkan menyeruh kepada orang-orang.

Maka Ali mengatakan pada hari qurban: يا أيها الناس لا يدخل الجنة كافر ، و لا يحج بعد العام مشرك ، ولا يطوف بالبيت عريان ، ومن كان له عند رسول الله عهد فهو إلى مدته “Wahai manusia, orang kafir tidak akan masuk surge. Orang musyrik tidak boleh haji setelah tahun ini.

Mereka tidak boleh thawaf dalam keadaan telanjang. Siapa yang mempunyai perjanjian dengan Rasulullah, maka dia diselesaikan sampai masanya.” Pada tahun kesepuluh, Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam berkeinginan kuat untuk melakukan haji. Maka beliau mengundang orang-orang untuk melaksanakan haji bersamanya dari Madinah. Begitu juga ada dari yang lainnya orang banyak. Beliau berihram dari Dzulhulaifah, dan sampai di Mekkah Dzulhijjah. Beliau thawaf, sa’i dan mengajarkan orang-orang cara manasik.

Beliau khutbah di Arofah dengan khutbah nan agung dan menyeluruh dan menetapkan hukum-hukum Islam yang adil, beliau bersabda: أيها الناس اسمعوا قوليفإني لا أدري لعلي لا ألقاكم بعد عامي هذاأيها الناس إن دماءكموأموالكموأعراضكم حرام عليكمكحرمة يومكم هذافي شهركم هذافي بلدكم هذاألا كل شيء من أمر الجاهلية تحت قدمي موضوعودماء الجاهلية موضوعةوإن أول دم أضع من دمائنا دم ابن ربيعة بن الحارثكان مسترضعاً في بني سعدفقتلته هذيل.

وربا الجاهلية موضوعوأول ربا أضع siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam عباس بن عبد المطلبفإنه موضوع كلهفاتقوا الله في النساءفإنكم أخذتموهن بأمان اللهواستحللتم فروجهن بكلمة اللهولكم عليهن أن لا يوطئن فرشكم أحداً تكرهونهفإن فعلن فاضربوهن ضرباً غير مبرحولهن عليكم رزقهن و كسوتهن بالمعروفوقد تركت فيكم ما لن تضلوا بعده إن اعتصمتم به كتاب اللهوأنتم تسألون عني فما أنتم قائلونقالوا نشهد أنك قد بلَّغتوأديتونصحت فقال بإصبعه السبابة يرفعها إلى السماء وينكتها إلى الناس اللهم اشهداللهم اشهد ثلاث مرات “Wahai manusia, dengarkan perkataanku, sesungguhnya aku tidak tahu, kemungkinan aku tidak bertemu dengan kalian semua setelah tahun ini.

Wahai siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam, sesungguhnya darah kalian, harta kalian dan kehormatan kalian semua adalah haram atas diri kalian (tidak boleh diganggu dan dizalimi), sebagaimana diharamkannya (berbuat kemungkaran) di hari ini, bulan ini dan negeri ini.

Ketahuilah bahwa segala sesuatu dari urusan jahiliyah diletakkan di bawah kakiku digugurkan. Darah jahiliyah dihilangkan. Darah pertama kali di antara darah-darah kami yang saya hilangkan adalah darah Ibnu Robi’ah dahulu menyusui di Bani Sa’ad dan dibunuh Hudzail. Riba jahiliyah dihilangkan. Riba pertama kali yang saya hilangkan adalah riba Abbas bin Abdul MuThalib, semuanya dihilangkan. Maka bertakwalah terhadap para wanita.

Karena kamu semua mengambilnya dengan amanah Allah dan dihalalkan kemaluannya dengan kalimat Allah. Hak kalian (para suami) yang menjadi kewajiban mereka adalah jangan mengizinkan seorang pun masuk yang kamu tidak sukai.

Kalau dia melakukan, maka pukullah dengan pukulan yang tidak menyakitkan. Dan hak para para isteri yang menjadi kewajiban kalian adalah memberi rizki dan pakaian secara ma’ruf (baik). Sungguh aku telah tinggalkan bagi kamu semua, jikalau kalian semua berpegang teguh, tidak akan tersesat setelahnya itu adalah Kitabullah. Sungguh kalian telah menanyakan kepada diriku, apa yang akan kamu katakan.

Mereka mengatakan, “Kami bersaksi, bahwa anda telah menyampaikan, menunaikan dan telah memberikan nasehat. Maka beliau bersabda dengan jari telunjuk mengangkat ke langit dan mengarahkan kepada manusia, Ya Allah saksikanlah, Ya Allah saksikanlah sampai tiga kali.” Ketika Allah telah sempurnakan agama ini, telah tetap pokok-pokoknya, maka Allah turunkan kepadanya di Arofah ayat: اليوم أكملت لكم دينكم وأتممت عليكم نعمتي ورضيت لكم الإسلام ديناً (سورة المائدة: 3) “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu.” (QS.

Al-Maidah: 3) Dinamakan haji ini adalah haji wada karena Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam berpisah dengan orang-orang dan tidak berhaji setelahnya. Kemudian Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam pulang ke Madinah setelah selesai menunaikan hajinya. Pada tahun kesebelas pada bulan Shafar, Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam mulai sakit, ketika sakitnya semakin parah. Beliau memerintahkan Abu Bakar radhiallahu’anhu untuk shalat menjadi imam.

Pada bulan Rabiul Awwal, sakitnya semakin parah dan Rasululah sallallahu’alaihi wa sallam dicabut nyawanya pada waktu Dhuha, hari senin tanggal 12 Rabiul Awwal tahun sebelas hijriyah. Umat Islam sangat bersedih sekali. Kemudian beliau dimandikan lalu dishalati kaum muslimin pada hari selasa malam rabu.

Lalu dikuburkan di rumah Aisyah. Rasulullah telah meninggal dunia, tapi agama tetap ada sampai hari kiamat. Umat Islam memilih pendamping Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam saat di gua dan pendamping waktu hijrah, yaitu Abu Bakar radhiallahu’anhu, sebagai Kholifah. Kemudian yang memegang Khilafah setelahnya adalah Umar, Utsman dan Ali. Mereka adalah khulafaur rasyidun yang mendapatkan petunjuk radhiallahu anhum ajma’in.

Allah telah memberi kenikmatan kepada Rasul-Nya Muhammad dengan kenikmatan nan agung, dan diberi wasiat dengan akhlak yang mulia sebagaimana firman-Nya: ألم يجدك يتيماً فآوى ، ووجدك ضالاً فهدى ، ووجدك عائلاً فأغنى ، فأما اليتيم فلا تقهر ، وأما السائل فلا تنهر ، وأما بنعمة ربك فحدث (سورة الضحى: 6-11) “Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?

dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung[1583], lalu Dia memberikan petunjuk. dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.

sebab itu, terhadap siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam yatim janganlah kamu Berlaku sewenang-wenang. dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya. dan terhadap nikmat Tuhanmu, Maka hendaklah kamu siarkan.” (QS. Adh-Dhuha: 6-11) Allah telah memulyakan Rasul-Nya dengan akhlak yang mulia, tidak ada seorangpun yang terkumpul akhlak mulian ini sampai Allah menyanjungnya dalam firman-Nya: وإنك لعلى خلق عظيم (سورة القلم: 4) “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (QS.

Al-Qolam: 4) Dengan akhlak mulia dan sifat terpuji ini, beliau sallallahu’alihi wa sallam dapat mengumpulkan jiwa-jiwa dan menyatukan hati dengan izin Tuhannya. فبما رحمة من الله لنت لهم ولو كنت فظاً غليظ القلب لانفضوا من حولك فاعف عنهم واستغفر لهم وشاورهم في الأمر فإذا عزمت فتوكل على الله إن الله يحب المتوكلين (سورة آل عمران: 159) “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.

karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” (QS. Ali Imran: 159) Allah telah mengutus Rasul-Nya Muhammad sallallahu’alaihi wa sallam ke seluruh manusia.

Diturunkan kepadanya Al-Qur’an dan diperintahkan untuk berdakwah kepada Allah sebagaimana Firman Subhanahu: يا أيها النبي إنا أرسلناك شاهداً ومبشراً ونذيراً وداعياً إلى الله بإذنه وسراجاً منيراً (سورة الأحزاب: 46) “Hai Nabi, Sesungguhnya Kami mengutusmu untuk Jadi saksi, dan pembawa kabar gemgira dan pemberi peringatan, dan untuk Jadi penyeru kepada agama Allah dengan izin-Nya dan untuk Jadi cahaya yang menerangi.” (QS.

Al-Ahzab: 45-46) Allah telah memberikan keutamaan kepada Rasul-Nya Muhammad atas nabi-nabi lainnya dengan enam keutamaan sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah sallallahu’alaih wa sallam: فضلت على الأنبياء بستأعطيت جوامع الكلمونصرت بالرعبوأحلت لي الغنائموجعلت لي الأرض طهوراً و مسجداًوأرسلت إلى الناس كافةوختم بي النبيون (رواه مسلم، رقم 523) “Saya dilebihkan atas para nabi lainnya dengan enam hal, saya diberi perkataan ringkas dan padat, dimenangkan dengan ketakutan (musuh), dihalalkan bagiku gonimah, dijadikan untukku tanah untuk bersuci dan masjid, saya diutus untuk seluruh manusia dan para nabi diakhirkan untukku.” HR.

Muslim, 523. Maka seluruh manusia diharuskan beriman kepadanya dan mengikuti syareatnya agar dapat masuk surga Tuhannya. ومن يطع الله و رسوله يدخله جنات تجري من تحتها الأنهار خالدين فيها وذلك الفوز العظيم (سورة النساء: 13) “Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam syurga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan Itulah kemenangan yang besar.” (QS.

An-Nisaa’: 13) Allah menyanjung orang yang beriman kepada Rasul baik dari ahli kitab, mereka diberi kabar gembira dengan dua pahala sebagaimana Firman Allah: الذين آتيناهم الكتاب من قبله هم به يؤمنون ، وإذا يتلى عليهم قالوا آمنا به إنه الحق من ربنا إنا كنا من قبله مسلمين ، أولئك يؤتون أجرهم مرتين بما صبروا ويدرؤون بالحسنة السيئة ومما رزقناهم ينفقون (سورة القصص: 52 -54) “Orang-orang yang telah Kami datangkan kepada mereka Al kitab sebelum Al Quran, mereka beriman (pula) dengan Al Quran itu.

Dan apabila dibacakan (Al Quran itu) kepada mereka, mereka berkata: "Kami beriman kepadanya; sesungguhnya; Al Quran itu adalah suatu kebenaran dari Tuhan Kami, Sesungguhnya Kami sebelumnya adalah orang-orang yang membenarkan(nya). mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka, dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan, dan sebagian dari apa yang telah Kami rezkikan kepada mereka, mereka nafkahkan.” (QS.

Al-Qhasas: 52-54) Nabi sallallahu’alaihi wa sallam bersabda: ثلاثة يؤتون أجرهم مرتين رجل من أهل الكتاب آمن بنبيه وأدرك النبي صلى الله عليه وسلم فآمن به واتبعه و صدقه فله أجران “Tiga golongan mereka diberi dua pahala. Seorang dari ahli kitab beriman kepada Nabinya dan mendapatkan Nabi Muhammad sallallahu’alaihi wa sallam lalu dia beriman, mengikuti dan membenarkannya. Maka dia mendapat dua pahala.” Siapa yang tidak beriman kepada Rasul Muhammad sallallahu alaihi wa sallam maka dia kafir. Orang kafir balasannya adalah neraka sebagaimana firman Allah, “Dan Barangsiapa yang tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya Maka Sesungguhnya Kami menyediakan untuk orang-orang yang kafir neraka yang bernyala-nyala.” (SQ.

Al-Fath: 13) Nabi sallallahu alaihi wa sallam juga bersabda: والذي نفس محمد بيده لا يسمع بي أحد من هذه الأمة يهودي ولا نصراني ثم يموت ولم يؤمن بالذي أرسلت به إلاَّ كان من أصحاب النار (رواه مسلم، رقم 154) “Demi jiwa Muhamad yang ada ditangan-Nya. Tidaklah seseorang yang mendengarkan tentang diriku dari umat ini, baik Yahudi maupun Kristen kemudian dia mati tidak beriman dengan apa yang risalahku, melainkan dia temasuk penduduk neraka.” (HR.

Muslim, no. 154) Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam adalah manusia biasa, tidak mengetahui kecuali apa yang Allah beritahukan. Tidak mengetahui goib, tidak memiliki untuk diri dan orang lain celaka dan manfaat. Sebagaimana firman Allah: قل لا أملك لنفسي نفعاً ولا ضراً إلا ما شاء الله ولو كنت أعلم الغيب لاستكثرت من الخير وما مسني السوء إن أنا إلاَّ نذير وبشير لقوم يؤمنون (سورة الأعراف: 188) “Katakanlah: "Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan kecuali yang dikehendaki Allah.

dan Sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman".

(QS. Al-A’raf:188) Allah telah mengutusnya dengan Islam agar Nampak di atas seluruh agama lainnya, “Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. dan cukuplah Allah sebagai saksi.”(QS. Al-Fath: 28) Tugas Rasul adalah menyampaikan apa yang diutus dan memberi hidayah lewat tangan Allah. “Jika mereka berpaling Maka Kami tidak mengutus kamu sebagai Pengawas bagi mereka. kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan (risalah).” (QS.

As-Syura: 48). Karena Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam mendapatkan keutamaan yang agung atas manusia lainnya.

siapa yang selalu bershalawat kepada nabi muhammad shalallahu wassalam

Dan berdakwah ke agama ini serta mengeluarkan dari kegelapan menuju cahaya. Maka Allah ampuni dosa-dosanya yang lalu maupun yang akan datang. Dan memerintahkan kepada kami untuk bershalawat kepadanya pada kondisi yang banyak.

Allah berfirman: إن الله وملائكته يصلون على النبي يا أيها الذين آمنوا صلوا عليه و سلموا تسليماً (سورة الأحزاب: 56) “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS.

Al-Ahzab: 56) Nabi sallallahu’alaihi wa sallalm telah berjihad dalam rangka menyebarkan agama ini. Begitu juga para shahabat berjihad bersamanya. Maka kita harus mencontoh dan mengikuti Sunnah dan berjalan atas petunjukkan. Seperti firman Allah subahanu, “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21) Islam adalah agama sesuai fitrah dan keadilan.

Agama yang diridhai oleh Allah untuk seluruh manusia. Ia mencakup yang pokok dan cabang, adab, akhlak, ibadah serta muamalah. Umat ini tidak akan bahagia kecuali dengan mengikuti dan beramal dengannya. Dan Allah tidak menerima manusia agama selain Islam. Sebagaimana firman-Nya. “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, Maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan Dia di akhirat Termasuk orang-orang yang rugi.” (QS.

Ali Imran: 85) Semoga shalawat dan salam tercurahkan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana shalawat semoga tercurahkan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim.

Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Tinggi. Dari kitab ‘Ushul Ad-Din Al-Islamy’ Karangan Syekh Muhammad bin Ibrahim At-Tuwaijiri.

Inilah Makna ! Allah Bershalawat Kepada Rasulullah




2022 www.videocon.com