Sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram

sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram

Prinsip-prinsip dasar lempar cakram dalam olahraga atletik adalah (1)Prinsip memegang cakram dilakukan dengan disangga menggunakan jari-jari tangan yang agak renggang, dan ujung jari ditekuk, (2)Prinsip awalan dapat dilakukan dengan membelakangi atau menyamping arah lemparan, (3)Prinsip awalan dilakukan dengan posisi kaki dibuka selebar bahu, (4)Prinsip awalan meliukan badan sebanyak 3 kali, dengan gerakan ke-3 dilakukan dengan memutar badan menghadap arah lemparan.

Dalam lempar cakram, memegang cakram dapat dilakukan keempat jari terbuka, ujung jari menekuk menutupi pinggiran cakram, sedangkan ibu jari posisinya bebas. Sedangkan gaya dapat dilakukan dengan menyamping maupun membelakangi arah lemparan. Namun sikap kaki sama yaitu dibuka selebar bahu. Kemudian teknik memutar dilakukan sebanyak 3 kali, 2 kali putaran ayunan dan putaran terkahir untuk melempar dan melempaskan cakram.

Sebutkan prinsip-prinsip dasar lempar cakram Prnisip-prinsip dasar lempar cakram antara lain: • Memegang cakram dilakukan dengan empat jari direnggangkan, dan ujung jari-jarinya menekuk sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram cakram, sedangkan ibu jari letaknya bebas. • Prinsip awalan dilakukan dengan gaya menyamping atau membelakangi.

• Prinisp awalan dilakukan dengan kedua kaki selebar bahu. • Prinsip akhir, kaki melangkah ke depan untuk menjaga keseimbangan. Pada intinya prinsip adalah acuan / dasar dalam melakukan sesuatu dalam hal ini adalah melempar cakram yang terdirid ari tahapan memegang, awalan, memutar, melepas, dan sikap akhir.

Cakram harus dipegang dengan nyaman dan juga kuat, salah satunya dengan meregangkan jari, dan ujung-ujungnya menekuk, menahan pinggiran cakram, agar tidak mudah lepas saat diayunkan. Sedangkan, sikap awal dapat dilakukan dengan cara menyamping maupun membelakangi. Lalu sikap kaki pada permulaan dibuka selebar bahu.

Kemudian, di akhir ketika cakram telah dilempar, dan dilepas, segera kaki belakang melangkah ke depan, agar berat badan yang terbawa ke depan dapat diseimbangkan. Jawabannya Sebutkan prinsip-prinsip dasar lempar cakram (1) Teknik memegang cakram dapat dilakukan dengan 4 jari terbuka, dan ujungnya menekuk pinggirna cakram, sedangkan ibu jari bebas. (2) Sikap permulaan bisa dengan menyamping atau membelakangi arah lemparan. (3) Posisi kaki pada awal lempar cakram dibuka selebar bahu.

(4) Teknik akhir gerakan, kaki melangkah ke depan untuk menjaga keseimbangan. Jawaban dikutip secara acak pada buku paket kelas 9 dari berbagai tahapan memegang, awalan, putaran, melempar, melepas, dan akhir.

Jawaban belum diverifikasi. Rekomendasi • 7. Sebutkan prinsip-prinsip dasar lari sambung/estafet ! sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram • 5. Jelaskan cara melakukan perlombaan jalan cepat menggunakan peraturan yang dimodifikasi ! (Jawabannya) • 8. Jelaskan cara melakukan lari sambung/estafet ! (Jawabannya) • 9. Jelaskan cara melakukan perlombaan lari sambung atau estafet ! (Jawabannya) • 10.

Sebutkan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan lari sambung atau estafet ! (Jawabannya) • 14. Jelaskan cara melakukan perlombaan lompat jauh gaya melenting ! (Jawabannya) Kategori Kelas IX, SMP Tag Atletik, Brainly Navigasi Tulisan • Pengertian • Sejarah • Gaya Lempar Cakram • 1.

Lempar Cakram Gaya Samping • 2. Lempar Cakram Gaya Belakang • Teknik Dasar Lempar Cakram • 1. Teknik Memegang Cakram • ii. Teknik Sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram Lempar Cakram • 3. Teknik Melempar Cakram • 4. Sikap Akhir Lempar Cakram • Cakram • Lapangan Lempar Cakram • Peraturan Lempar Cekram • 1. Untuk Juri • 2. Aturan dalam bermain • Prinsip Dasar Lempar Cakram • Hal Penting Pada Saat Bertanding • Hal Yang Harus Dihindari Saat Bertanding Pengertian Lempar cakram merupakan salah satu dari cabang olahraga atletik nomor lempar.

Yang dimana sang atlet harus melemparkan cakram sebanyak maksimal 3 kali dalam setiap perlombaan. Menurut catatan sejarah, lempar cakram merupakan salah satu dari nomor atletik lempar.

Yang mana dapat kita jumpai dalam sebuah buku karangan Homerus berjudul “Odyssy” pada zaman purba. Dalam buku tersebut disebutkan bahwa gerakan dasar dari atletik adalah jalan, lari, lompat dan lempar yang telah diketahui sejak zaman kuno. Tak lain, manusia pada zaman kuno tersebut melakukan gerakan jalan, lari, lompat dan juga lempar.

Yang semata-mata hanya untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya di alam liar. Sebab, dimasa itu hidup mereka sangatlah tergantung dengan efesiensi jasmaninya.

Jika mereka kurang tanggap dalam berjalan, berlari, melompat, atau bahkan melempar. Maka mereka nantinya akan tewas karena kelaparan atau menjadi mangsa hewan buas. Atau juga dapat menjadi salah satu korban bencana alam. Jadi dapat disimpulkan bahwa manusia sejak zaman dahulu sudah menyadari akan manfaat ketahanan dari: • berjalan jauh • kecepatan lari • ketangkasan • melempar.

Sehingga sebagian orang berpendapat bahwa atletik merupakan cabang olahraga yang tertua di dunia. Bangsa Belanda pun menyebut atletik sebagai “Atletik is a moerder der sporten” yang berarti atletik adalah induk dari seluruh cabang olahraga.

Meski gerakan dasar atletik telah dikenal semenjak adanya manusia di muka bumi. Namun untuk perlombaan atletik sendiri khususnya lempar cakram baru terjadi pada zaman purba. Kurang lebih thousand tahun sebelum masehi. Hal tersebut dikuatkan dengan adanya bukti di dalampujangga Yunani yang ditulis Homeros mengenai hal yang berkaitan dengan atletik. Di dalam bukunya juga menceritakan tentang petualangan Odysseus yang terdampar disebuah kepulauan yang bernama Phaeacia, dengan rajanya yang bernama Alcinaus.

Dalam pulau itu, Odysseus dibawa untuk menghadap sang raja, sehingga diadakan penyambutan yang meriah. Dalam penyambutan itulah diadakan serangkaian perlombaan yang diikuti oleh para pemuda Phaeacia. Dengan mempertujukan kemahirannya pada lomba lari cepat, gulat, lompat, tinju,serta lempar cakram.

Setelah serangkaian perlombaan rampung, raja Aleinaus meminta Odysseus agar memberikan demonstrasi cara lempar cakram yang benar. Pada awalnya Odysseus menolak secara halus permintaan sang raja. Namun karena sang raja menjelaskan bahwa permintaan beliau bertujuan agar pemuda Phaeacia dapat menyaksikan bagaimana cara melempar cakram yang sempurna. Maka permintaan sang raja pun terpaksa dipenuhi. Tanpa melepaskan pakaian perangnya yang terbuat dari logam, Odysseus kemudian bangkit meminta ijin kepada sang raja.

Lalu kemudian masuk gelanggang mengambil cakram yang terberat dan menggunakan gaya termanis melempar cakram itu. Cakram melucur dan jatuh jauh berdasarkan jarak yang dicapai atlet-atlet dari Phaeacia (Sunaryo Basuki, 1979 : 24).

sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram

Dari kutipan buku tersebut dapat diketaui bahwa bangsa Yunani purba telah mengenal atletik. Disini terlihat adanya nomor lari, lompat,serta lempar cakram yang merupakan nomor atletik yang kita kenal hingga sekarang. Gaya Lempar Cakram Gaya yang digunakan pada saat melakukan lempar cakram ditentukan pada awalan yang akan digunakan. Awalan tersebut ditandai dengan posisi tubuh pelempar saat melakukan persiapan.

Dan dalam posisi awalan tersebut terdapat dua gaya dalam melempar cakram, diantaranya adalah sebagai berikut: one. Lempar Cakram Gaya Samping Gaya samping adalah dimana gaya dari sang atlet pada waktu persiapan menghadap ke arah samping / searah dengan tangan yang nantinya akan digunakan untuk memegang cakram. Pada umumnya, samping yang digunakan adalah samping kanan, karena sebagian besar, atlet lempar cakram menggunakan tangan kanan untuk melempar.

Dengan menggunakan gaya ini, atlet dapat mengambil ancang-ancang dengan dua cara. Yaitu membuat ayunan dari arah samping ke depan beberapa kali. Untuk mengukur sudut kemudian pada ayunan kesekian ia akan melepaskan cakram sejauh mungkin ke depan.

2. Lempar Cakram Gaya Belakang Pada dasarnya, gaya cakram belakang ini hampir sama degan yang digunakan oleh gaya samping.

Hanya saja yang membedakan kedua gaya tersebut adalah dalam posisi tubuh saat memulai awalan. Menggunakan gaya ini tentunya mempunyai keuntungan sendiri. Dimana jarak untuk menciptakan momentum lempar lebih luas. Sehingga akan secara teoritis akan memperoleh lemparan yang lebih jauh. Meski demikian, gaya ini lebih sulit dilakukan daripada gaya sebelumnya.

Serta cenderung mempunyai resiko yang lebih besar. Karena pada saat atlet menghadap ke belakang ia tidak dapat menentukan titik lempar sebaik yang ada pada gaya sisi samping. Terdapat dua cara yang dapat dilakukan untuk melakukan gaya belakang, yaitu: • Sang atlet akan membuat gerakan setengah lingkaran kemudian melepaskan cakramnya, dan • Atlet membuat satu putaran penuh kemudian melepaskan cakramnya.

Sebagaimana yang ada pada gaya samping. Para atlet profesional cenderung akan menggunakan cara kedua guna mendapatkan hasil dari sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram lempar yang jauh dan tentu saja cara tersebut sangatlah sulit.

Teknik Dasar Lempar Cakram 1. Teknik Memegang Cakram Teknik dasar dalam lempar cakram yang pertama di pelajari yaitu teknik memegang cakram dengan tepat dan benar. Berikut adalah cara untuk melakukannya: • Letakkan cakram di telapak tangan kiri agar lebih mudah untuk memegangnya.

Kemudian, pemegangan menggunakan tangan kiri ini berguna untuk pelempar kanan. • Letakkan tangan kanan di atas cakram di bagian tengah. Buka keempat jari dengan sedikit renggang. Hal ini berfungsi sebagai penutup pada bagian pinggir cakram.

• Lalu letakan ibu jari bebas dimana saja pada cakram. ii. Teknik Awalan Lempar Cakram Teknik yang selanjutnya adalah teknik dasar lempar cakram yang berupa teknik awalan.

sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram

Teknik ini sangat wajib dipelajari untuk semua pelempar cakram dalam mengawali sebuah lemparan. Dengan awalan yang sempurna maka akan menghasilkan hasil yang optimak. Lempar cakram diawali dengan posisi badan yang memutar. Putaran dapat dilakukan dengan 1, 1¼ ataupun i¾ putaran. Teknik awalan ini memang sangat berpengaruh kepada hasil dari lemparannya.

Berikut merupakan cara melakukan teknik awalan lempar cakram yang baik dan benar: • Posisi badan berdiri kearah samping atas pada lemparan. Lalu, kedua kaki dibuka selebar bahu.

sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram

Upayakan kaki serileks mungkin dan tekuk sedikit. • Fokuskan gerakan pada awalan berjalan dengan baik kemudian diikuti dengan ayunan cakram kearah samping kanan, belakang dan kiri secara berulang-ulang. Ulangi gerakan tersebut sebanyak 2 sampai 3 kali. • Kemudian putar badan. Perlu kalian ketahui, dalam teknik awalan ini seringkali terjadi kegagalan yang disebabkan oleh pegangan cakram yang kurang atau tidak kuat.

Serta tidak melakukan ayunan dengan benar ataupun tidak disertai dengan gerakan lanjutan. • Putaran badan dilakukan secara cepat. Putaran terhadap bagian bawah tubuh mendahului bagian atas tubuh.

3. Teknik Melempar Cakram Teknik dasar selanjutnya ialah teknik dalam melempar cakram yang baik dan benar. Berikut penjelasan lengkapnya: • Tolakkan pada kaki kanan agar panggul dapat diangkat keatas.

Selepas itu dorong kaki kanan ke arah depan dan atas. • Badan dicondongkan ke arah kanan dan putar ke arah kiri diikuti dengan putaran gerakan panggul ke kiri juga. • Tumpukan badan kepada kaki kiri. Letakan badan kearah lemparan penuh kemudian lempar cakram kearah depan atas. • Cakram dilemparkan setinggi dagu dengan sudut sebesar 90 derajat. Lemparan tersebut dilepaskan dengan putaran searah dengan jarum jam.

Lepaskan cakram pada saat berada dimuka bahu dan dorong menggunakan jari telunjuk. • Jika cakram telah dilemparkan sebelum mencapai muka bahu maka lemparan akan gagal serta akan membuat lemparan jarak dekat dan tidak keluar di daerah yang telah ditentukan. Tetapi jika pelepasan cakram terlambat maka hasil dari lemparannya akan keluar dari daerah lemparan sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram hasilnya tidak memuaskan.

• Cakram dilepaskan dengan posisi badan condong kearah depan. Fokus pandangan kearah lemparan atau depan. iv. Sikap Akhir Lempar Cakram Teknik dasar terakhir yang harus kalian pelajari adalah sikap akhir pada saat melakukan lempar cakram, diantaranya adalah sebagai berikut: • Pindahkan kaki kanan ke arah depan dan kaki sedikit ditekuk.

Hal tersebut mencegah agar badan tidak keluar daerah lingkaranyang telah ditetapkan. Arahkan pandangan fokys menuju jatuhnya cakram serta letakkan kaki kiri di belakang. • Posisikan badan berdiri seperti semula serta keluar dari lingkaran hingga melewati bagian belakang.

Upayakan tidak keluar lingkaran dengan cara lari maupun melompat.

sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram

Cakram Seperti yang telah kita ketahui, dalam bahasa inggris, lempar cakram disebut sebagai Discus Throw. Pada umumnya, cakram yang dilempar memiliki garis tengah sepanjang 220 serta berat dua kg untuk pira. Serta seberat one kg untuk wanita. Berikut lebih jelasnya: • Berat cakram untuk putra 2 kg dengan garis tengah 219 – 221 mm. • Berat cakram untuk putri one kg menggunakan garis tengah 180 – 182 mm.

Cakram ini dapat terbuat dari bahan dasar kayu yang dibentuk menyerupai piring berbingkai sabuk besi. Namun, adapula cakram yang berbahan dasar karet padat, dan biasanya cakram seperti ini hanya digunakan pada saat latihan saja. Lapangan Lempar Cakram Lapangan untuk lempar cakram memiliki bentuk lingkaran, dimana lingkaran tersebut merupakan tempat para atlet untuk melempar cakram. Jika ditarik dari garis tengah, ukuran lapangannya memiliki panjang 2 garis keluar ke arah depan dengan membentuk sudut 40 derajat.

Permukaan dari lapangannya pun haruslah datar, serta tidak licin, dan dapat terbuat dari semen, aspal, atau bahan lainnya yang tidak licin. Lingkaran lemparan dikelilingi dengan sangkar atau pagar kawat untuk menjamin keselamatan para petugas, peserta, dan juga penonton. Untuk lebih jelasnya, ukuran dari lapangan lempar cakram adalah sebagai berikut: • Garis tengah lapangan berukuran two,fifty m.

Lingkaran untuk melempar pada pertandingan resmi terbuat dari metallic ataupun baja. • Perpanjangan dari garis tengah sepanjang 0,75 m. • Sudut lempar sebesar 40 derajat.

• Garis batas lempar (lebar garis lima v cm). Peraturan Sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram Cekram 1. Untuk Juri • Juri ane- Untuk juri satu, tugas utamanya merupakan memanggil para peserta. Sekaligus menjadi pengawas gerakan-gerakan kaki yang mengalami kesalahan. Kesalah tersebut dilakukan sewaktu berada di lingkaran pada waktu pelempar melakukan gerakan putaran.

Seperti halnya terdapat di belakang lingkaran lempar. • Juri 2- Untuk juri dua, tugas utamanya merupakan sebagai pengawas gerakan kaki peserta yang salah pada sisi lingkaran.

Seperti halnya pada saat cakram tengah dilepaskan oleh tangan si peserta yang melempar. Juri satu harus selalu siap dan sigap dengan pengeras suara maupun megaphone. Serta sebaiknya agar selalu memegangnya agar mampu memberitahukan kepada seluruh peserta yang menjadi pelempar supaya bersiap. Juri dua perlu memegang bendera yang menjadi pertanda / sebagai isyarat.

Bahwa apakah sah atau tidak lemparan yang dilakukan oleh peserta. • Juri three- Tugas utama untuk juri tiga ialah menempatkan alat pengukur sesudah bendera penanda tempat jatuhnya cakram disematkan. Alat pengukur ini pada umumnya disebut sebagai ujung pita meteran.

• Juri 4 dan Juri 5. Keduanya memiliki tugas yang sama, yaitu sebagai pengamat dan setia melihat tempat jatuhnya cakram paling dekat alias jatuhnya cakram pertama. Untuk peserta yang kidal, posisi juri ataupun wasit perlu untuk mengalami perubahan. Agar tetap mampu sinkron dengan keadaan selama pertandingan berlangsung. 2. Aturan dalam bermain Adapun peraturan yang berlaku ketika perlombaan lempar cakram berlangsung yang harus peserta pahami, diantaranya adalah sebagai berikut: • Pelemparan cakram harus diawali dengan sikap berdiri serta pelempar tidak diperbolehkan untuk menginjak garis lingkaran.

Terlebih lagi meninggalkan lingkaran sebelum posisi berdirinya dianggap absah lewat 1/2 lingkaran bagian dalam oleh juri atau panitia. • Pengukuran dalam pelemparan akan dilakukan dengan lemparan yang ditarik dengan sumber menurut bekas dari tempat jatuhnya cakram.

Persis dimana paling dekat dengan tepi pada balok. Bila pelempar terdapat 8 orang lebih, maka pelempar biasanya akan diberikan hak untuk melempar 3 kali. Dan juri selanjutnya memilih eight pelempar yang paling baik untuk masuk final. Kesempatan melempar menjadi 6 kali dan akan langsung masuk final bila peserta lomba berjumlah di bawah 8 orang.

Prinsip Dasar Lempar Cakram Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, bahwa dalam lempar cakram terdapat berbagai gaya dan juga teknik dalam melakukannya. Sehingga dapat kita tarik kesimpulan adapun prinsip dari lempar cakram yaitu: • teknik memegang cakram, teknik awalan, teknik melempar cakram, serta sikap akhir. Hal Penting Pada Saat Bertanding • Sangat dianjurkan untuk melakukan putaran secara sempurna guna untuk melakukan putaran besar antara tubuh bagian bawah dan juga bagian atas.

• Cakram perlu didorong untuk melewati lingkaran. • Pelempar harus dapat mencapai jarak yang cukup pada sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram cakram melayang melintasi lingkaran. • Pelempar harus mendarat dengan jari-jari kanan kemudian diikuti dengan gerakan memutar secara progresif.

sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram

• Pelempar harus mendarat dengan menggunakan kaki kanan serta wajib tepat di titik pusat lingkaran dan juga kaki kiri yang sedikit ke arah kiri dari garis lemparan. Hal Yang Harus Dihindari Saat Bertanding • Pelempar pada awal putaran jatuh kearah belakang.

sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram

• Tubuh terlalu membungkuk ke arah depan. • Tubuh hanya berputar di tempat yang sama. • Pelempar melompat terlalu tinggi di atas udara. • Pelempar menumpukan berat badan pada bagian kaki depan dan membiarkannya hingga jatuh.

• Kaki pelempar tidak rileks atau terlalu tegang sehingga pada akhirnya penempatan menjadi tidak sempurna atau bahkan salah. • Pelempar melakukan lemparan sebelum waktunya, pada banyak kasus, pelempar melempar terlalu dini atau terlalu cepat dari waktu diumumkan. Demikianlah ulasan singkat mengenai lempar cakram, semoga dapat membantu kegiatan belajar kalian ya. Sebutkan Prinsip Prinsip Dasar Lempar Cakram Source: https://www.yuksinau.id/lempar-cakram/ Terbaru • Pembagian Kerja Dan Beban Kerja Di Perusahaan Peternakan • Cara Pasang Twrp Redmi Note 7 Tanpa Pc • Berikut Ini Cara Memperkecil Resiko Resiko Usaha Adalah • Contoh Membuat Pohon Akar Masalah Tentang Peternakan • Hack Wifi Wpa2 Psk Windows 7 Cmd • Makalah Pemanfaatan Limbah Untuk Pakan Ternak • Cara Membuat Mika Lampu Mobil Dari Akrilik • Cara Melihat Nomor Hp Orang Di Messenger • Jenis Sarana Dan Peralatan Budidaya Ternak Kesayangan Kategori • Aplikasi • Berkebun • Bisnis • Budidaya • Cara • News • Pelajaran • Serba-serbi • SIM Keliling • Soal • Ternak • Uncategorized
Lempar Cakram – Tahukah anda bahwa cabang olahraga atletik banyak sekali berbagai macam maupun jenisnya, seperti : lempar lembing, bola voli, bola basket, dan lainnya.

Namun pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai lempar cakram beserta dengan hal – hal yang berkaitan maupun berhubungan didalamnnya. Bagi seorang pelajar tentu kata cakram sudah tidak asing lagi ditelinga kalian bukan ?, maka untuk lebih jelasnya simaklah penjabaran dibawah ini.

5.2. Related posts: Pengertian Salah satu dari cabang olahraga atletik ialah lempar cakram, dimana si atlet diharuskan melemparkan cakram sebanyak 3 kali maksimalnya pada tiap kompetisi atau lomba. Agar mendapatkan lemparan jarak terjauh dalam lapangan terdapat beberapa peraturan yang perlu diperhatikan. Disamping itu, cakram sendiri merupakan sebuah benda dimana terbuat sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram bahan dasar kayu bagaikan piring bersabuk besi (Didi Sugandi, 1986 : 51).

Dengan begitu, lempar sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram ini ialah salah satu atas nomor lomba atletik lempar dimana menggunakan suatu benda kayu bagaikan piring yang bersabukkan besi, maupun bahan lain dimana berbentuk bulat yang pipih dimaan untuk dilemparkan. Sejarah Suatu olahraga dimana pernah dipertandingkan, yang dapat dipastikan mulai ada sejak abad ke 5 SM (sebelum masehi) ialah lempar cakram. Salah satu olahraga dimana selalu ada pada tiap ajang olahraga internasional misal : olimpiade.

Saat berakhirnya kejayaan eropa kuno, cakram sempat hilang terhadap kehidupan masyarakat bahkan hanya menjadi cerita pada narasi sejarah saja, sehingga lempar cakram salah satu olahraga yang menjadi ikon semenjak itu. Dalam olimpiade modern pertama, olahraga ini hanya diikuti oleh kaum lelaki, sampai tahun 1928 lah pertandingan olahraga ini dapat diikuti oleh kaum perempuan serta termasuk pada ajang Olimpiade kala itu. Teknik Dasar Cakram tentu memiliki teknik dasar yang membedakannya dengan olahraga lempar lainnya, ialah sebagai berikut : Baca Juga : Lempar Lembing 1.

Teknik Memegang Cakram diposisikan terhadap telapak tangan tepatnya di belah kiri, telapak tangan kanan diposisikan terhadap benda tengah cakram, lalu 4 (jari) lainnya agak sedikit dibuka ataupun sedikit dilebarkan hingga tertutupi bagian cakram, namun ibu (jari) akan tetap dibiarkan bebas begitu saja.

2. Teknik Awalan Memegang cakram secara benar dalam tahap ini ialah dengan cara memposisikan cakram terhadap tangan kiri menghadap ke arah atas. Sedangkan tangan kanan diposisikan pada bagian atas, dimana posisi seperti menutupi dari atas. Tahap ini dilaksanakan dengan cara gerakan berputar, dimana terdiri dari 3 macam putaran ialah : 1 1/4 putaran, 1 1/2 putaran, serta 1 3/4 putaran.

Namun, tahap awalan yang dijelaskan ini berfungsi untuk awalan menyamping. Dengan adanya teknik awalan yang dilakukan oleh atlet secara benar, tentu akan menghasilkan lemparan yang baik nantinya. 3. Teknik Lemparan Dalam teknik ini posisikan kaki dibikin selebar bahu tersebut, kedua tangan yang memegang cakram diluruskan lalu diayunkan secara memutar maupun memilin tubuh ke arah kanan. Selanjutnya lakukanlah gerakan mengayun cakram terus menerus hingga anda merasa benar lalu laksanakanlah lemparannya.

Dalam ayunan terakhir, lepaskanlah cakram ke udara dimana sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram membentuk sudut lemparan 45 derajat. 4. Teknik Akhiran Posisi secara benar serta tubuh mengikuti gerakan memutar agar menjaga keseimbangan, dimana supaya tubuh tidak ikut terlempar juga merupakan teknik akhiran ini. Perlu diingat, jangan sekali – kali berusaha melawan putaran karena hal ini tentu menyebabkan terjatuh maupun dapat hilang keseimbangan.

Gaya Lempar Terdapat beberapa gaya dalam melempar cakram, ialah sebagai berikut : 1. Gaya Belakang Suatu gaya lempar cakram dimana biasanya dilakukan dengan memutar badan 1,5 atau satu setengah lingkaran ialah dilakukan dengan cara : • Berdirilah membelakangi sektor lemparan. • Disaat anda akan berputar badan, ayunkan lengan kanan secara jauh kebelakang. • Mulailah pandangan untuk melirik sektor lemparan, dimana sumbu putar terletak dalam ujung kaki kiri.

• Tolakkan kaki kiri serta badan meluncur ke arah lemparan. • Ayunkan dengan memutar ke kiri kaki kanan dimana sebagai tumpuan. • Kedua kaki saling bertukar posisi demi berputar serta menyeimbangkan badan agar tidak terjatuh. • Disaat cakram dilemparkan, segera berpindah kaki kanan ke depan serta sebaliknya kaki kiri berpindah ke belakang.

Baca Juga : Ukuran Kertas Legal 2. Gaya Samping Sudah jarang ditemukan pelempar kelas dunia menggunakan lempar gaya samping ini, berikut cara melempar cakram dengan gaya menyamping bagi pelempar yang tidak kidal ialah : • Berdirilah di belakang pada lingkaran dengan menyampingkan ke arah lemparan.

• Disaat cakram diayunkan ke belakang yang terakhir, menengok ke kananlah kepala serta cakram akan berada dibelakang kanan pada bawah bahu dimana lengan tetap lurus. • Disaat kaki kanan menginjak tanah, tentu kaki kiri langsuung segera menyusul diluruskan ke depan ke arah lemparan.

• Lepaskanlah cakram disaat lengan lurus ke depan, badan serong ke atas, lalu pergelangan tangan diputar ke luar, serta jari – jari tangan lainnya diputarkan ke pinggiran cakram arah dalam. • Sikap akhiran dimana mendaratkan kaki kanan, lalu kaki kiri berada di belakang, serta lengan kiri ke belakang. Pada lengan kanan terhadap siku ditekuk terletak di depan badan serta badan agak membungkuk ke depan agar menjaga keseimbangan. Peraturan Seseorang yang mengikuti perlombaan ini tentu diharuskan mempunyai kesehatan secara baik serta kuat mental maupun fisiknya, hal ini dikarenakan kedua hal tersebut begitu sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram.

Agar dapat menghasilkan lebih maksimum, peserta diharapkan bisa latihan dengan rutin, terarah maupun berulang kali, seperti : latihan kekuatan, kelincahan, kecepatan, ataupun daya tahan tubuh, berikut beberapa aturan didalam olahraga ini ialah : • Saat peserta terdiri dari 8 orang lebih, maka umumnya tiap peserta diberikan hak agar melempar 3 kali.

Lalu juri dapat menentukan 8 pelempar yang dianggap paling baik agar dapat masuk final. • Ukuran pelemparan akan dilaksanakan dengan lemparan dimana ditarik dengan sumber dari bekas tempat jatuhnya cakram, tepat di paling dekat dengan tepi dalam balok. • Pelemparan cakram diharuskan agar mengawali suatu sikap berdiri serta peserta wajib siap berada pada lingkaran. • Peserta tidak diperkenankan menginjak garis lingkaran, bahkan sampai meninggalkan lingkaran tersebut sebelum posisi berdirinya dianggap sah lewat setengah lingkaran pada bagian dalam kepada si juri.

Baca Juga : Ukuran Kertas A6 Ada berapakah juri didalam permainan lempar cakram ? Dalam setiap ajang kompetisi perlombaan tentu akan selalu terdapat 5 orang juri didalamnya, dimana dapat menyebutnya masing – masing sebagai juri 1 sampai dengan juri 5. Demikianlah pembahasan artikel di atas, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu pengetahuan baru bagi para pembaca.

Related posts: • Contoh Seni Rupa 2 Dimensi • Fungsi Umum dan Khusus Pancasila • Contoh Hipotesis Dalam Penelitian Posted in Umum Tagged alat lempar cakram, alat lempar lembing, dalam permainan lempar cakram juri berjumlah, harga alat olahraga tolak peluru, harga lempar cakram, harga lempar lembing, harga tongkat estafet, lapangan lempar cakram, lempar lembing, lontar martil, makalah lempar cakram beserta gambar, makalah lempar cakram doc, peralatan lempar cakram, peraturan lempar cakram brainly, posisi badan awal lempar cakram, sarana dan prasarana lempar cakram, sebutkan prinsip-prinsip dasar lempar cakram, sejarah lempar cakram brainly, tujuan lempar cakram Artikel Terbaru • Contoh Seni Rupa 2 Dimensi • Manfaat Minyak Bumi Bagi Manusia • Macam-Macam Batuan Metamorf • Rotasi dan Revolusi Bumi • Ciri – Ciri Iklim Tropis • Ciri – Ciri Iklim Subtropis • Contoh Teks Eksposisi • Contoh Kata Pengantar Buku • Rumus Logaritma sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram Sifat Logaritma Matematika • Rumus Trigonometri dan Fungsi Trigonometri Matematika Melempar adalah olahraga lemparan (cakram, mati, peluru dan tombak).

Dalam hal ini, disk adalah benda kayu dalam bentuk piring dengan bingkai sabuk besi. Dengan demikian, lempar cakram adalah salah satu nomor dalam atletik yang menggunakan benda kayu dalam bentuk pita besi atau bahan bundar datar lainnya. Melempar cakram adalah salah satu yang paling populer dalam atletik. Dalam kompetisi Olimpiade sejak 708 Sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram, lempar cakram adalah bagian dari pentathlon.

Pertama, cakram itu terbuat dari batu yang terendam tipis, dan kemudian dari perunggu, yang dicetak dan ditempa. Metode melempar pada awalnya ditiru oleh nelayan yang melemparkan jala mereka berulang-ulang.

Kemudian lemparan dengan postur tubuh yang miring ditemukan, dan tubuh itu sedikit dimajukan ke depan. Teknik Dasar dan Gaya Permainan Lempar Cakram Untuk membuat awalan ini, terdiri dari yang berikut: A. Teknik Posisi yang Baik Berdiri di samping, lemparkan arah. Kaki-kaki diperpanjang ke lebar tubuh, sedikit ditekuk dan merosot. Berat terletak di kedua kaki.

B. Teknik Fokus Untuk Membuat Awalan Stabil kemudian cakram memutar ke sisi kanan belakang, lalu ke kiri. Gerakan ini diulangi 2-3 kali dengan rotasi berikutnya dari awalan.

Cara untuk melakukan ini adalah sebagai berikut: Tangan yang memegang cakram berputar ke kanan dan kemudian berputar ke kanan dengan tubuh, tangan kiri juga mengikuti gerakan kanan, sedikit menekuk ke depan dada, kaki kanan sedikit ditekuk, dan beratnya terutama di kaki kanan, kaki kiri mengikuti gerakan dengan sedikit mengangkat tumit.

Kemudian cakram diputar ke kiri, diikuti oleh tubuh, diputar ke kiri, tangan kiri juga dipindahkan ke kiri, berat dipindahkan ke kaki kiri, kaki kanan melorot, dan tumit sedikit terangkat. Selanjutnya, gerakan ayunan disk ke kanan dan belakang diulangi lagi, seperti dijelaskan di atas.

Gaya Memegang Cakram Metode memegang disk tergantung pada lebar tangan dan panjang jari. Beberapa metode penyimpanan disk yang umum digunakan meliputi: • Untuk yang memiliki jari pendek, cara memegang disc adalah sebagai berikut: posisi jari sama dengan yang pertama, hanya tepi disk yang lebih besar ke ujung jari. Pena itu sendiri tidak terlalu ketat.

Telapak tangan berarti berada di tengah cakram. • Bagi mereka dengan lengan lebar, berikut ini: jari tengah dan jari telunjuk adalah sama, dan jari-jari sedikit reyot. Jika, pertama, tekanan pada jari dibagi secara merata, kemudian kedua, prioritas diberikan pada tekanan pada jari yang cocok sebelumnya. Tekanan pada jari-jari ini adalah apa yang mengatur rotasi disk ketika dilepaskan dari tangan. • Bagi yang memiliki lengan lebar, cara memegang disk dengan menempatkan sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram disk pada kurva pertama jari.

Jari-jari sedikit tidak rata dengan jarak yang sama antara satu jari dan lainnya. Disk terpasang ke telapak tangan Anda tepat di pusat gravitasi disk atau sedikit di belakangnya. Semakin lama jari-jari, semakin mudah untuk memegang cakram, dan cakram dapat dipegang dengan kuat. Gerakan Saat Melempar Tanpa berhenti dari posisi siap untuk melempar, ini diikuti oleh gerakan melempar cakram. Cara untuk melakukan ini adalah sebagai berikut: • Kaki kanan tidak dapat mengangkat panggul dari posisi yang lebih rendah di atas kaki kanan diperpanjang ke depan, maka tubuh, yang awalnya bersandar, dan teplin berputar ke kanan ke kiri, diikuti oleh pergerakan panggul, yang berputar ke kiri juga.

• Berat dipindahkan dari kaki kanan ke kaki kiri. Setelah tubuh menyelesaikan lemparan penuh (siap melempar) dengan waktu yang tepat, disk akan dibuang ke depan bagian atas. • Lepaskan cakram dagu dengan sudut sekitar 90 °.

sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram

Disk terputus dari pegangan dengan rotasi searah jarum jam, disk diputar oleh tekanan jari telunjuk. Disk dilepaskan ketika disk sedikit di depan bahu. • Disk yang dilepaskan sebelum melewati pundak tidak akan berhasil, karena, dengan pengecualian lemparan, tidak akan jauh dan tidak akan jatuh ke zona lemparan. Sebaliknya, jika rilisnya sedikit terlambat, mencapai tubuh, hasil lemparan tidak akan memuaskan dan akan meninggalkan area lemparan. • Setelah disk dilepaskan, tubuh bersandar ke depan.

Tampilan mengikuti jalur drive. Gerakan Akhir Pada Lempar Cakram Setelah cakram dilepaskan, kaki kanan harus segera digerakkan ke arah wajah dengan sedikit tikungan untuk mencegah tubuh mendorong meninggalkan lingkaran.

sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram

Kaki kiri dipindahkan kembali, dan mata mengikuti jatuhnya cakram. Pemindahan kaki kanan dari belakang ke depan terjadi karena dilakukan dengan tolakan yang kuat, dan beban maksimum, disertai dengan bantuan kaki kiri, yang juga menolak, terjadi selama penerbangan, jadi ini adalah lompatan. Setelah lemparan dibuat dan dinyatakan bahwa cakram tersebut legal untuk jatuh, dari posisi berdiri pelempar meninggalkan lingkungan melalui belahan belakang, daripada berlari atau melompat.

Sejarah Singkat Permainan Lempar Cakram Diyakini bahwa lempar cakram dalam olahraga, yang pernah diperebutkan, dimulai sejak abad ke-5 SM. Olahraga yang selalu hadir di setiap acara olahraga internasional, seperti Olimpiade. Selain itu, lempar cakram adalah olahraga ikonik. Sejak runtuhnya Eropa kuno, olahraga ini telah menghilang dalam kehidupan manusia dan telah menjadi narasi sejarah. Di olimpiade modern pertama hanya pria yang mengikuti. Hingga 1928, akhirnya, wanita dapat berpartisipasi dalam acara olahraga ini dan berpartisipasi dalam Olimpiade.

Prinsip Dasar Lempar Cakram Seperti yang telah kita lihat, ketika melempar disc, ada berbagai gaya, serta trik dalam hal ini. Dengan demikian, kita dapat menarik kesimpulan tentang prinsip-prinsip melempar cakram, yaitu: • Teknik memegang cakram, teknik awalan, teknik lempar cakram dan sikap akhir.

Sementara itu, prinsip penting dalam permainan olahraga ini dapat dibagi menjadi 2, yaitu: Prinsip Dasar yang Harus Dihindari dalam Persaingan • Pelempar memberi beban pada kaki depan mereka dan membiarkannya jatuh.

sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram

• Melempar kaki tidak rileks dan tidak terlalu tegang, sehingga posisinya tidak sempurna atau bahkan salah. • Pelempar melempar sebelum waktunya, dalam banyak kasus pelempar melempar terlalu cepat atau terlalu dini sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram saat pengumuman.

• Pelempar di awal putaran jatuh kembali. • Tubuh terlalu miring ke depan. • Tubuh hanya berputar di tempat yang sama. • Guci melompat terlalu tinggi di atas udara.

Prinsip Dasar Persaingan Saat Bertanding • Rotasi sempurna sangat disarankan untuk melakukan rotasi besar antara tubuh bagian bawah dan atas. • Drive harus didorong untuk melewati lingkaran. • Pelempar harus dapat mencapai jarak yang cukup ketika disk membeku dalam lingkaran. • Pelempar harus mendarat dengan jari kanannya, diikuti dengan gerakan memutar bertahap.

• Pelempar harus mendarat dengan kaki kanan mereka dan harus tepat di tengah lingkaran, serta dengan kaki kiri sedikit ke kiri garis lemparan. Demikian Pembahasan kita pada kali ini di edmodo.id tentang Lempar Cakram. Nantikan Artikel Menaraik Lainya, tetap bersama kami.

Terimaksih Semoga Membawa Manfaat. Postingan Terbaru • Zaman Praaksara • Diferensiasi Sosial • Arti Mimpi Menangkap Belut • Alat Optik • Caping Penghasil Uang • Radiasi Benda Hitam • FGD Adalah • Jenis Jenis Patung • Konsolidasi Adalah • Jurnal Penjualan • Arti Mimpi Tentang Sapi • Arti Mimpi Melihat Pantai • Arti Mimpi Melihat Badai • Kapak Corong • Contoh Pelanggaran HAM
Contents • 1 √ Penjelasan Teknik Dasar Lempar Cakram • 1.1 Pengertian Lempar Cakram • 1.2 Teknik Dasar Lempar Cakram Dan Penjelasannya • 1.2.1 Teknik Memegang Cakram • 1.2.2 Teknik Awalan • 1.2.3 Teknik Melempar • 1.2.4 Sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram Akhiran • 1.3 Share this: √ Penjelasan Teknik Dasar Lempar Cakram Teknik Dasar Lempar Cakram Dan Penjelasannya – Lempar cakram adalah salah satu dari cabang olahraga atletik seperti halnya tolak peluru dan juga lempar lembing.

Dalam lempar cakram, terdapat 4 jenis teknik dasar yang harus di kuasai dengan baik dan benar, mulai dari teknik cara memegang cakram, teknik awalan, teknik melempar cakram dan yang terakhir teknik akhiran. Dan tentunya, setiap teknik yang tersebut mempunyai aturan atau cara melakukannya yang berbeda beda pula. Untuk itu pada kesempatan kali ini admin akan menjelaskan mengenai Teknik Dasar Lempar Cakramlangsung saja simak ulasan berikut ini secara seksama.

Pengertian Lempar Cakram Sebelum kita membahas lebih jauh terkait teknik dasar lempar cakram. Akan lebih baik apabila kita mengenal dan mengerti terlebih dahulu apa yang di maksud dengan olahraga lempar cakram ini.

Secara singkat, lempar cakram adalah bagian dari olahraga atletik dengan teknik melempar menggunakan benda yang berbentuk piring yang terbuat dari kayu. Untuk ukuran dan juga berat cakram, bagi atlet putri dan juga putra ada perbedaan.

Atlet putri menggunakan cakram yang mempunyai berat 1 kg dan dengan garis tengah 180 – 182mm. Sementara itu untuk atlet putra, menggunakan cakram yang mempunyai berat 2 kg dan dengan garis tengah 219 – 221 mm. Baca Juga : Wing Chun : 4 Teknik Dasar Wing Chun Teknik Dasar Lempar Cakram Dan Penjelasannya Teknik Memegang Cakram Tahapan teknik awal yang harus anda kuasai yaitu teknik atau cara memegang cakram dengan baik dan juga benar.

Tekniknya yang benar, pada saat memegang cakram dengan diletakan pada tangan sebelah kiri dan telapak tangan kanan di letakakan pada bagian tengah cakram. Empat jari sedikit di buka atau di lebarkan dengan menutupi bagian cakram, sementara ibu jari di biarkan dalam kondisi yang bebas.

Teknik Awalan Teknik awalan atau juga di sebut dengan tahap persiapan ini sangat penting. Karena nantinya dapat menentukan hasil lemparan yang dilakukan. Jadi, apabila posisi atlet benar, maka akan dapat menghasilkan lemparan yang baik juga.

Untuk dapat menguasai teknik awalan, harus memperhatikan beberapa posisi penting yang harus dilakukan seperti cara memegang cakram dengan benar pada tahap awalan dengan meletakan cakram pada tangan kiri yang menghadap ke arah atas. Sedangkan tangan kanan di letakan di atas bagian atas dengan posisi seperti menutupi dari atas. Tahap awalan ketika melempar cakram dilakukan dengan gerakan berputar. Terdapat 3 macam putaran yang harus di kuasai, yaitu 1 1 / 4 putaran, 1 1 / 2 putaran dan 1 3 / 4 putaran.

Tahap awalan ini merupakan awal menyamping. Teknik Melempar Teknik berikutnya yang harus dikuasai yaitu teknik adalah melempar cakram atau gaya lempar cakram. Tahap ini berkaitan dengan gaya melempar cakram yang dapat digunakan pada saat melakukan lemparan.

Pada tahap ini, pertama – tama posisi kaki di buka hingga selebar bahu. Kedua tangan yang memegang cakram di luruskan, kemudian ayunkan dengan memutar atau sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram tubuh ke arah kanan. Lakukan gerakan mengayun cakram beberapa kali hingga benar, kemudian lakukan lemparan.

Pada ayunan terakhir, lepaskan cakram ke udara dengan membentuk sudut lemparan lemparan 45 derajat. Baca Juga : √ Lari Jarak Jauh │ Pengertian, Sejarah, Teknik dan Peraturan Teknik Akhiran Untuk teknik yang terakhir, yaitu teknik akhiran yang berhubungan dengan sikap dan juga gaya yang dilakukan sesudah melakukan lemparan. Adapun posisi yang benar, yaitu tubuh mengikuti gerakan memutar untuk menjaga keseimbangan supaya tubuh tidak ikut terlempar. Perlu di perhatikan, bahwa jangan mencoba atau berusaha melawan putaran karena dapat menyebabkan terjatuh atau hilang keseimbangan.

Demikianlah ulasan mengenai √ Penjelasan Teknik Dasar Lempar Cakram semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terimakasih banyak untuk kunjungannya ya. Baca Juga : • √ Manfaat Pemanasan Sebelum Berolahraga sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram √ Ukuran Matras Yang Biasa Digunakan Dalam Senam Lantai • √ Pencak Silat │4 Macam Teknik Dasar Tendangan Dalam Pencak Silat • √ Kebugaran Jasmani │ Pengertian, Fungsi, Manfaat, Tujuan, Beserta Komponennya Share this: • Facebook • Tweet • WhatsApp Posted in ATLETIK, OLAHRAGA Tagged gaya lempar cakram, jelaskan cara melakukan lempar cakram brainly, jelaskan cara melakukan perlombaan lempar cakram, makalah lempar cakram, sebutkan berbagai kombinasi gerak dasar lempar cakram, sebutkan prinsip-prinsip dasar lempar cakram, sejarah singkat lempar cakram, teknik dasar lempar cakram brainly Post navigation
• Aplikasi Pendidikan Daftar Aplikasi Pendidikan Bermanfaat • Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi negara kita • Biologi Biologi adalah ilmu mengenai kehidupan • Ekonomi Ekonomi adalah platform dimana sektor industri melekat diatasnya • Fisika Fisika adalah ilmu mengenai alam • Geografi Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang Bumi • Inggris Bahasa Inggris adalah bahasa yang paling banyak digunakan • IPS IPS adalah penyederhanaan dari disiplin ilmu-ilmu sosial • Matematika Matematika adalah ilmu tentang logika • PAI PAI adalah pendidikan mengenai agama Islam • Penjasorkes Penjasorkes adalah Pendidikan Jasmani dan Kesehatan • PKN PKN adalah pendidikan agar menjadi warga negara yang baik • Sejarah Sejarah adalah ilmu yang mempelajari masa lampau • Seni Budaya Seni budaya adalah keahlian dalam mengekspresikan ide • Sosiologi Sosiologi adalah ilmu yang tentang perilaku sosial • TIK TIK adalah berbagai aspek yang melibatkan teknologi Daftar Isi • Pengertian • Sejarah • Gaya Lempar Cakram • 1.

Lempar Cakram Gaya Samping • 2. Lempar Cakram Gaya Belakang • Teknik Dasar Lempar Cakram • 1. Teknik Memegang Cakram • 2. Teknik Awalan Lempar Cakram • 3. Teknik Melempar Cakram • 4. Sikap Akhir Lempar Cakram • Cakram • Lapangan Lempar Cakram • Peraturan Lempar Cekram • 1. Untuk Juri • 2. Aturan dalam bermain • Prinsip Dasar Lempar Cakram • Hal Penting Pada Saat Bertanding • Hal Yang Harus Dihindari Saat Bertanding Pengertian Lempar cakram merupakan salah satu dari cabang olahraga atletik nomor lempar.

Yang dimana sang atlet harus melemparkan cakram sebanyak maksimal 3 kali dalam setiap perlombaan. Untuk memperoleh jarak lempar terjauh pada lapangan khusus lempar cakram dengan beberapa peraturan yang mengikat. Sementara cakram itu sendiri ialah sebuah benda yang terbuat dari bahan dasar kayu berbentuk piring berbingkai sabuk besi (Didi Sugandi, 1986 : 51).

Sehingga dapat disimpulkan bahwa lempar cakram ini adalah salah satu dari nomor lomba atletik lempar yang menggunakan sebuah benda kayu berbentuk piring bersabuk besi. Atau bahan lain yang berbentuk bulat pipih yang dilemparkan. Baca juga: Lompat tinggi Sejarah Menurut catatan sejarah, lempar cakram merupakan salah satu dari nomor atletik lempar. Yang mana dapat kita jumpai dalam sebuah buku karangan Homerus berjudul “Odyssy” pada zaman purba.

Dalam buku tersebut disebutkan bahwa gerakan dasar dari atletik adalah jalan, lari, lompat dan lempar yang telah diketahui sejak zaman kuno. Tak lain, manusia pada zaman kuno tersebut melakukan gerakan jalan, lari, lompat dan juga lempar. Yang semata-mata hanya untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya di alam liar.

Sebab, dimasa itu hidup mereka sangatlah tergantung dengan efesiensi jasmaninya.

sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram

Jika mereka kurang tanggap dalam berjalan, berlari, melompat, atau bahkan melempar. Maka mereka nantinya akan tewas karena kelaparan atau menjadi mangsa hewan buas. Atau juga dapat menjadi salah satu korban bencana alam. Jadi dapat disimpulkan bahwa manusia sejak zaman dahulu sudah menyadari akan manfaat sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram dari: • berjalan jauh • kecepatan lari • ketangkasan • melempar.

Sehingga sebagian orang berpendapat bahwa atletik merupakan cabang olahraga yang tertua di dunia. Bangsa Belanda pun sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram atletik sebagai “Atletik is a moerder der sporten” yang berarti atletik adalah induk dari seluruh cabang olahraga.

Meski gerakan dasar atletik telah dikenal semenjak adanya manusia di muka bumi. Namun untuk perlombaan atletik sendiri khususnya lempar cakram baru terjadi pada zaman purba. Kurang lebih 1000 tahun sebelum masehi. Hal tersebut dikuatkan dengan adanya bukti di dalampujangga Yunani yang ditulis Homeros mengenai hal yang berkaitan dengan atletik.

Di dalam bukunya juga menceritakan tentang petualangan Odysseus yang terdampar disebuah kepulauan yang bernama Phaeacia, dengan rajanya yang bernama Alcinaus. Dalam pulau itu, Odysseus dibawa untuk menghadap sang raja, sehingga diadakan penyambutan yang meriah.

Dalam penyambutan itulah diadakan serangkaian perlombaan yang diikuti oleh para pemuda Phaeacia. Dengan mempertujukan kemahirannya pada lomba lari cepat, gulat, lompat, tinju,serta lempar cakram. Setelah serangkaian perlombaan rampung, raja Aleinaus meminta Odysseus agar memberikan demonstrasi cara lempar cakram yang benar. Pada awalnya Odysseus menolak secara halus permintaan sang raja. Namun karena sang raja menjelaskan bahwa permintaan beliau bertujuan agar pemuda Phaeacia dapat menyaksikan bagaimana cara melempar cakram yang sempurna.

Maka permintaan sang raja pun terpaksa dipenuhi. Tanpa melepaskan pakaian perangnya yang terbuat dari logam, Odysseus kemudian bangkit meminta ijin kepada sang raja. Lalu kemudian masuk gelanggang mengambil cakram yang terberat dan menggunakan gaya termanis melempar cakram itu. Cakram melucur dan jatuh jauh berdasarkan jarak yang dicapai atlet-atlet dari Phaeacia (Sunaryo Basuki, 1979 : 24).

Dari kutipan buku tersebut dapat diketaui bahwa bangsa Yunani purba telah mengenal atletik. Disini terlihat adanya nomor lari, lompat,serta lempar cakram yang merupakan nomor atletik yang kita kenal hingga sekarang.

Gaya Lempar Cakram Gaya yang digunakan pada saat melakukan lempar cakram ditentukan pada awalan yang akan digunakan. Awalan tersebut ditandai dengan posisi tubuh pelempar saat melakukan persiapan. Dan dalam posisi awalan tersebut terdapat dua gaya dalam melempar cakram, diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Lempar Cakram Gaya Samping Advertisement Gaya samping adalah dimana gaya dari sang atlet pada waktu persiapan menghadap ke arah samping / searah dengan tangan yang nantinya akan digunakan untuk memegang cakram.

Pada umumnya, samping yang digunakan adalah samping kanan, karena sebagian besar, atlet lempar cakram menggunakan tangan kanan untuk melempar. Dengan menggunakan gaya ini, atlet dapat mengambil ancang-ancang dengan dua cara. Yaitu membuat ayunan dari arah samping ke depan beberapa kali.

Untuk mengukur sudut kemudian pada ayunan kesekian ia akan melepaskan cakram sejauh mungkin ke depan. 2. Lempar Cakram Gaya Belakang Pada dasarnya, gaya cakram belakang ini hampir sama degan yang digunakan oleh gaya samping.

Hanya saja yang membedakan kedua gaya tersebut adalah dalam posisi tubuh saat memulai awalan. Menggunakan gaya ini tentunya mempunyai keuntungan sendiri. Dimana jarak untuk menciptakan momentum lempar lebih luas. Sehingga akan secara teoritis akan memperoleh lemparan yang lebih jauh.

Meski demikian, gaya ini lebih sulit dilakukan daripada gaya sebelumnya. Serta cenderung mempunyai resiko yang lebih besar.

Karena pada saat atlet menghadap ke belakang ia tidak dapat menentukan titik lempar sebaik yang ada pada gaya sisi samping. Terdapat dua cara yang dapat dilakukan untuk melakukan gaya belakang, yaitu: • Sang atlet akan membuat gerakan setengah lingkaran kemudian melepaskan cakramnya, dan • Atlet membuat satu putaran penuh kemudian melepaskan cakramnya.

Sebagaimana yang ada pada gaya samping. Para atlet profesional cenderung akan menggunakan cara kedua guna mendapatkan hasil dari jarak lempar yang jauh dan tentu saja cara tersebut sangatlah sulit. Teknik Dasar Lempar Cakram 1. Teknik Memegang Cakram Teknik dasar dalam lempar cakram yang pertama di pelajari yaitu teknik memegang cakram dengan tepat dan benar. Berikut adalah cara untuk melakukannya: • Letakkan cakram di telapak tangan kiri agar lebih mudah untuk memegangnya.

Kemudian, pemegangan menggunakan tangan kiri ini berguna untuk pelempar kanan. • Letakkan tangan kanan di atas cakram di bagian tengah. Buka keempat jari dengan sedikit renggang. Hal ini berfungsi sebagai penutup pada bagian pinggir cakram. • Lalu letakan ibu jari bebas dimana saja pada cakram. 2. Teknik Awalan Lempar Cakram Teknik yang selanjutnya adalah teknik dasar lempar cakram yang berupa teknik awalan. Teknik ini sangat wajib dipelajari untuk semua pelempar cakram dalam mengawali sebuah lemparan.

Dengan awalan yang sempurna maka akan menghasilkan hasil yang optimak. Lempar cakram diawali dengan posisi badan yang memutar.

sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram

Putaran dapat dilakukan dengan 1, 1¼ ataupun 1¾ putaran. Teknik awalan ini memang sangat berpengaruh kepada hasil dari lemparannya. Berikut merupakan cara melakukan teknik awalan lempar cakram yang baik dan benar: • Posisi badan berdiri kearah samping atas pada lemparan.

Lalu, kedua kaki dibuka selebar bahu. Upayakan kaki serileks mungkin dan tekuk sedikit. • Fokuskan gerakan pada awalan berjalan dengan baik kemudian diikuti dengan ayunan cakram kearah samping kanan, belakang dan kiri secara berulang-ulang. Ulangi gerakan tersebut sebanyak 2 sampai 3 kali. • Kemudian putar badan. Perlu kalian ketahui, dalam teknik awalan ini seringkali terjadi kegagalan yang disebabkan oleh pegangan cakram yang kurang atau tidak kuat. Serta tidak melakukan ayunan dengan benar sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram tidak disertai dengan gerakan lanjutan.

• Putaran badan dilakukan secara cepat. Putaran terhadap bagian bawah tubuh mendahului bagian atas tubuh. 3. Teknik Melempar Cakram Teknik dasar selanjutnya ialah teknik dalam melempar cakram yang baik dan benar.

Berikut penjelasan lengkapnya: • Tolakkan pada kaki kanan agar panggul dapat diangkat keatas. Selepas itu dorong kaki kanan ke arah depan dan atas.

• Badan dicondongkan ke arah kanan dan putar ke arah kiri diikuti dengan putaran gerakan panggul ke kiri juga. • Tumpukan badan kepada kaki kiri. Letakan badan kearah lemparan penuh kemudian lempar cakram kearah depan atas. • Cakram dilemparkan setinggi dagu dengan sudut sebesar 90 derajat. Lemparan tersebut dilepaskan dengan putaran searah dengan jarum jam.

Lepaskan cakram pada saat berada dimuka bahu dan dorong menggunakan jari telunjuk. • Jika cakram telah dilemparkan sebelum mencapai muka bahu maka lemparan akan gagal serta akan membuat lemparan jarak dekat dan tidak keluar di daerah yang telah ditentukan. Tetapi jika pelepasan cakram terlambat maka hasil dari lemparannya akan keluar dari daerah lemparan serta hasilnya tidak memuaskan.

• Cakram dilepaskan dengan posisi badan condong kearah depan. Fokus pandangan kearah lemparan atau depan. 4. Sikap Akhir Lempar Cakram Teknik dasar terakhir yang harus kalian pelajari adalah sikap akhir pada saat melakukan lempar cakram, diantaranya adalah sebagai berikut: • Pindahkan kaki kanan ke arah depan dan kaki sedikit ditekuk. Hal tersebut mencegah agar badan tidak keluar daerah lingkaranyang telah ditetapkan.

Arahkan pandangan fokys menuju jatuhnya cakram serta letakkan kaki kiri di belakang. • Posisikan badan berdiri seperti semula serta keluar dari lingkaran hingga melewati bagian belakang.

Upayakan tidak keluar lingkaran dengan cara lari maupun melompat. Cakram Sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram yang telah kita ketahui, dalam bahasa inggris, lempar cakram disebut sebagai Discus Throw. Pada umumnya, cakram yang dilempar memiliki garis tengah sepanjang 220 serta berat dua kg untuk pira. Serta seberat 1 kg untuk wanita. Berikut lebih jelasnya: • Berat cakram untuk putra 2 kg dengan garis tengah 219 – sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram mm.

• Berat cakram untuk putri 1 kg menggunakan garis tengah 180 – 182 mm. Cakram ini dapat terbuat dari bahan dasar kayu yang dibentuk menyerupai piring berbingkai sabuk besi. Namun, adapula cakram yang berbahan dasar karet padat, dan biasanya cakram seperti ini hanya digunakan pada saat latihan saja. Baca juga: Lempar Lembing Lapangan Lempar Cakram Lapangan untuk lempar cakram memiliki bentuk lingkaran, dimana lingkaran tersebut merupakan tempat para atlet untuk melempar cakram.

Jika ditarik dari garis tengah, ukuran lapangannya memiliki panjang 2 garis keluar ke arah depan dengan membentuk sudut 40 derajat. Permukaan dari lapangannya pun haruslah datar, serta tidak licin, dan dapat terbuat dari semen, aspal, atau bahan lainnya yang tidak licin.

Lingkaran lemparan dikelilingi dengan sangkar atau pagar kawat untuk menjamin keselamatan para petugas, peserta, dan juga penonton. Untuk lebih jelasnya, ukuran dari lapangan lempar cakram adalah sebagai berikut: • Garis tengah lapangan berukuran 2,50 m. Lingkaran untuk melempar pada pertandingan resmi terbuat dari metal ataupun baja.

• Perpanjangan dari garis tengah sepanjang 0,75 m. • Sudut lempar sebesar 40 derajat. • Garis batas lempar (lebar garis lima 5 cm). Peraturan Lempar Cekram 1. Untuk Juri • Juri 1- Untuk juri satu, tugas utamanya merupakan memanggil para peserta.

Sekaligus menjadi pengawas gerakan-gerakan kaki yang mengalami kesalahan. Kesalah tersebut dilakukan sewaktu berada di lingkaran pada waktu pelempar melakukan gerakan putaran. Seperti halnya terdapat di belakang lingkaran lempar. • Juri 2- Untuk juri dua, tugas utamanya merupakan sebagai pengawas gerakan kaki peserta yang salah pada sisi lingkaran.

Seperti halnya pada saat cakram tengah dilepaskan oleh tangan si peserta yang melempar. Juri satu harus selalu siap dan sigap dengan pengeras suara maupun megaphone. Serta sebaiknya agar selalu memegangnya agar mampu memberitahukan kepada seluruh peserta yang menjadi pelempar supaya bersiap.

sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram

Juri dua perlu memegang bendera yang menjadi pertanda / sebagai isyarat. Bahwa apakah sah atau tidak lemparan yang dilakukan oleh peserta. • Juri 3- Tugas utama untuk juri tiga ialah menempatkan alat pengukur sesudah bendera penanda tempat jatuhnya cakram disematkan.

Alat pengukur ini pada umumnya disebut sebagai ujung pita meteran. • Juri 4 dan Juri 5. Keduanya memiliki tugas yang sama, yaitu sebagai pengamat dan setia melihat tempat jatuhnya cakram paling dekat alias jatuhnya cakram pertama. Untuk peserta yang kidal, posisi juri ataupun wasit perlu untuk mengalami perubahan. Agar tetap mampu sinkron dengan keadaan selama pertandingan berlangsung. 2. Aturan dalam bermain Adapun peraturan yang berlaku ketika perlombaan lempar cakram berlangsung yang harus peserta pahami, diantaranya adalah sebagai berikut: • Pelemparan cakram harus diawali dengan sikap berdiri serta pelempar tidak diperbolehkan untuk menginjak garis lingkaran.

Terlebih lagi meninggalkan lingkaran sebelum posisi berdirinya dianggap absah lewat 1/2 lingkaran bagian dalam oleh juri atau panitia. • Pengukuran dalam pelemparan akan dilakukan dengan lemparan yang ditarik dengan sumber menurut bekas dari tempat jatuhnya cakram. Persis dimana paling dekat dengan tepi pada balok. Bila pelempar terdapat 8 orang lebih, maka pelempar biasanya akan diberikan hak untuk melempar 3 kali.

Dan juri selanjutnya memilih 8 pelempar yang paling baik untuk masuk final. Kesempatan melempar menjadi 6 kali dan akan langsung masuk final bila peserta lomba berjumlah di bawah 8 orang. Prinsip Dasar Lempar Cakram Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, bahwa dalam lempar cakram terdapat berbagai gaya dan juga teknik dalam melakukannya.

Sehingga dapat kita tarik kesimpulan adapun prinsip dari lempar cakram yaitu: • teknik memegang cakram, teknik awalan, teknik melempar cakram, serta sikap akhir. Hal Penting Pada Saat Bertanding • Sangat dianjurkan untuk melakukan putaran secara sempurna guna untuk melakukan putaran besar antara tubuh bagian bawah dan juga bagian atas. • Cakram perlu didorong untuk melewati lingkaran. • Pelempar harus dapat mencapai jarak yang cukup pada waktu cakram melayang melintasi lingkaran.

• Pelempar harus mendarat dengan jari-jari kanan kemudian diikuti dengan gerakan memutar secara progresif. • Pelempar sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram mendarat dengan menggunakan kaki kanan serta wajib tepat di titik pusat lingkaran dan juga kaki kiri yang sedikit ke arah kiri dari garis lemparan.

Hal Yang Harus Dihindari Saat Bertanding • Pelempar pada awal putaran jatuh kearah belakang. • Tubuh terlalu membungkuk ke arah depan. • Tubuh hanya berputar di tempat yang sama. • Pelempar melompat terlalu tinggi di atas udara. • Pelempar menumpukan berat badan pada bagian kaki depan dan membiarkannya hingga jatuh. • Kaki pelempar tidak rileks atau terlalu tegang sehingga pada akhirnya penempatan menjadi tidak sempurna atau bahkan salah. • Pelempar melakukan lemparan sebelum waktunya, pada banyak kasus, pelempar melempar terlalu dini atau terlalu cepat dari waktu diumumkan.

Demikianlah sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram singkat mengenai lempar cakram, semoga dapat membantu kegiatan belajar kalian ya.Salam Olahraga,, Teknik Sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram Lempar Cakram merupakan salah satu permainan olahraga yang menggunakan kekuatan tangan yang super sktra karena olahraga ini membutuhkan konsentrasi dan keterampilan untuk melakukan lemparan dan akan menghasilkan nilai yang baik.

Lansung saja simak pembahasn di bawah ini…? Lempar Cakram adalah salah satu cabang olahraga dengan angka lemparan dan nomor melakukan shot put dan hiu martil dengan lemparan yang mengacu pada alat atau benda.

Permainan ini menggunakan alat yang berbetuk seperti piring dan terbuat dari besi dengan ukuran yang sudah ditentukan sekaligus beratnya.

• Berat cakram 1 kg dengan diameter 180-182 mm • Memiliki berat 2 kg dengan diameter 219-221 mm Baca Juga: Teknik Dasar Bulu Tangkis Sejarah Lempar Cakram Berdasarkan pada catatan dalam sejarah lempar cakram adalah salah satu nomor olah raga yang banyak diketahui dari berbagai kota dan negara pada zaman kuno.

Odyssy telah menyatakan bahwa gerakan dasar atletik pda olahraga ini memang memerlukan tenaga dan kekuatan yang full, bahkan gerakan ini sudah dikenal sejak zaman kemerdekaan. Olahraga lempar cakram berdiri sejak tahun 1976 pada zaman kuno, melompat atau melempar dengan baik dalam zaman prasejarah, manusia telah mengakui keunggulan daya tahan dengan kecepatan berlari.

Baca Juga: Teknik Dasar Lompat Jauh 5 Dasar Teknik Lempar Cakram • Disk dipegang dan diletakan pada telapak tangan kiri untuk membuatnya lebih ketika peluncur dengan menggunakan tangan kanan. • Letakkan tangan kanan di tengah cakram kemudian di peang denga jari yang sedikit terpisah • Kemudian letakkan jari pada CD 2.

Teknik Melemmpar Cakram Cara melakukannya: • Posisi tubuh berdiri tegak dan lakukan lemparan selebar bahu dan sedikit rilekskemudian kaki ditekuk. • Sejajarkan gerakan dengan mulai berlari dengan gerakan pada saat memutar badan. • Tubuh berputar dengan cepat dan badan bagian atas tubuh sedikit condong. 3. Teknik Awalan Teknik awalan ini posisi atlet harus dipertimbangkan agar dapat melakukan teknik awalan dengan baik dan sempurna.

Berikut teknik awalan dan cara melakukannya: • Postur harus siap dan kedua kaki dibukak selebar bahu • Cobalah bangun dengan santai mungkin lalu lari ke arah kanan dan melakukan lemparan. • Putar tubuh dengan gerakan cepat 3. Teknik Akhiran • Gerakkan kaki ke depan dan sedikit ditekuk supaya dapat mencegah tubuh meninggalkan area yang melingkar. • Posisikan tubuh seperti di luar lingkaran untuk sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram lingkaran dengan berlari.

• Dalam kompetisi pada lapangan sebagai lemparan 2,50 m terbuat dari baja • Permukaan lantai harus rata • Memastikan keselamatan atlet, dan penonton • Lapangan adalah 7 m dengan garis mulut 3,3 m.

pada sudut 40 derajat. Baca Juga: Teknik Dasar Lompat Jauh Lapangan Lempar Cakram • Garis tengah berukuran 2,50 m untuk melempar pada pertandingan • Perpanjangan garis tengah sebesar 0,75 m • Lempar sudut 40 derajat • Garis lempar selebar 5CM Peringatan Penting Dari beberapa pembahasn di atas maka kami akan memberikan beberapa peringatan dalam permainan lempar cakram diantaranya adalah sebagai berikut.

• Sangat disarankan agar melakukan rotasi dengan sempurna pada bagian bawah atau bagian atas • Disk harus didorong dengan melewati lingkaran • Peluncur harus mencapai jarak pada atas lingkaran. • Pelempar mendarat dengan jari kanannya • Pelempar mendarat dengan kaki kanannya pada garis lemparan. OK Sobat demikian yang dapat kami sampaikan 8 dasar teknik memanah, semoga apa yang sudah kami sampaikan dapat beguna dan bermanfaat, sekian dan terima kasih. Baca Juga: Teknik Dasar Memanah Share this: • • • • • Posted in Penjas Tagged cara melakukan perlombaan lempar cakram, gaya lempar cakram, jelaskan cara melakukan perlombaan lempar cakram, langkah langkah lempar lembing, lapangan lempar cakram, lempar lembing, lempar martil, lontar martil, peralatan lempar cakram, peraturan lempar cakram, prinsip dasar lempar cakram, sebutkan prinsip prinsip dasar lempar cakram, sebutkan tahapan lompat jauh, teknik dasar lempar cakram, teknik dasar lempar lembing, teknik dasar tolak peluru, teknik lempar cakram, ukuran cakram Tulisan Terbaru • Arti Mimpi Di Cekik Hantu • Arti Mimpi Bercermin • Limbah lunak • Contoh Isi Puisi • Arti Mimpi Bertemu Ulama • Arti Mimpi Di Jodohkan • Arti Mimpi Potong Rambut • Arti Mimpi Gempa Bumi • Arti Mimpi Perang • Arti Mimpi Kehujanan • Arti Mimpi Menangkap Ikan • Arti Mimpi Ulang Tahun • Arti Mimpi Kecelakaan • Arti Mimpi Hamil Muda • Hardware Komputer

Tutorial lempar cakram




2022 www.videocon.com