Hilang penciuman

hilang penciuman

Anosmia adalah hilangnya kemampuan indra penciuman. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara mengembalikan indra penciuman yang hilang akibat anosmia. Cara ini mudah dan praktis, sehingga dapat dilakukan sendiri di rumah. Anosmia terjadi saat indra penciuman tidak dapat mencium sesuatu, seperti aroma hilang penciuman atau bau yang menyengat.

Ada beberapa penyebab anosmia, mulai dari hidung tersumbat karena pilek, polip hidung, hingga COVID-19. Pada penderita pilek, anosmia umumnya akan hilang saat hawa dingin mereda. Sementara pada penderita COVID-19, anosmia akan bertahan sedikit lebih lama dan dapat diatasi dengan melakukan beberapa cara mengembalikan indra penciuman, mulai dari latihan penciuman hingga pemberian obat-obatan.

Cara Mengembalikan Indra Penciuman Akibat Anosmia Anosmia dapat mereda dengan sendirinya dalam hitungan minggu atau bulan dan ada pula yang bersifat permanen. Meski demikian, ada beberapa cara mengatasi anosmia yang bisa Anda coba di rumah untuk mengembalikan indra penciuman dengan lebih cepat, di antaranya: 1. Latihan penciuman Hilang penciuman penciuman dilakukan dengan mengandalkan ingatan tentang aroma untuk mengaktifkan kembali saraf-saraf penciuman.

Latihan ini melibatkan penciuman berulang dari beberapa aroma, seperti lemon, mawar, cengkeh, dan kayu putih. Masing-masing aroma dihirup dalam-dalam selama 15–20 detik. Saat menghirupnya, usahakan untuk mengingat seperti apa aroma dari bahan-bahan tersebut.

Membayangkan bau pada suatu objek diduga dapat melatih kerja ujung saraf indra penciuman. Cara mengembalikan indra penciuman yang satu ini dapat Anda lakukan 2–3 kali sehari setidaknya selama 3 bulan. Penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan indra penciuman pada penderita COVID-19 yang mengalami anosmia setelah melakukan latihan ini. 2. Konsumsi teh jahe Teh jahe juga dapat Anda gunakan untuk mengatasi anosmia.

hilang penciuman

Jahe sendiri memiliki aroma khas dan menyengat yang dapat membantu Anda dalam melatih indra penciuman. Selain itu, minum teh jahe saat hidung tersumbat dapat meredakan peradangan pada saluran pernapasan sekaligus mengurangi pembentukan lendir yang menyumbat saluran hidung.

Cara membuat teh jahe sangat mudah. Anda cukup menyeduh satu sendok makan jahe mentah yang telah diiris dan ditumbuk ke dalam dua cangkir air panas selama sekitar 15 menit. Setelah itu, teh jahe siap untuk dinikmati. 3.

hilang penciuman

Irigasi hidung Jika anosmia disebabkan oleh infeksi atau alergi, Anda bisa mencoba metode irigasi hidung untuk mengembalikan indra penciuman. Metode ini dilakukan menggunakan larutan garam yang dapat dibeli secara bebas di apotek atau membuatnya sendiri dengan mencampur setengah sendok teh garam dan setengah sendok teh soda kue ke dalam 1 cangkir air matang.

Selanjutnya, masukkan larutan air garam ke dalam botol semprot atau botol irigasi. Nah, berikut ini adalah cara membersihkan bagian dalam hidung menggunakan larutan air garam: • Miringkan kepala ke salah satu sisi tubuh. • Semprotkan larutan garam ke dalam salah satu lubang hidung secara perlahan ke arah yang berlawanan dengan sisi miring kepala. • Biarkan larutan air garam mengalir keluar dari lubang hidung lainnya atau mulut. • Ulangi cara ini untuk lubang hidung yang lain dan lakukan beberapa kali dalam sehari guna mengembalikan indra penciuman.

4. Konsumsi obat-obatan tertentu Jika anosmia tak kunjung hilang penciuman, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dokter akan meresepkan obat-obatan untuk mengembalikan indra penciuman Anda, seperti: • Dekongestan • Antihistamin • Semprotan hidung steroid • Antibiotik Penelitian menunjukkan bahwa latihan penciuman yang disertai dengan semprotan hidung steroid, berupa budesonide, dapat meningkatkan kemampuan penciuman dibandingkan dengan membersihkan bagian dalam hidung menggunakan larutan air garam.

Jika beberapa cara mengembalikan indra penciuman di atas tidak mampu mengatasi anosmia yang Anda alami, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, terlebih jika sudah menyebabkan malnutrisi dan penurunan berat badan karena tidak nafsu makan, sesak napas, atau depresi. Lakukan cara ini saat kehilangan indra penciuman! Kehilangan indra penciuman atau anosmia menjadi salah satu gejala Covid-19 yang sering dikeluhkan.

Namun, meski orang yang terinfeksi Covid-19 benar-benar kehilangan penciuman, mereka nggak sepenuhnya kehilangan kemampuan tersebut. Ada dua bau yang nggak bisa dikenali pasien Covid-19, yaitu aroma peppermint dan minyak kelapa. Anosmia ini merupakan gejala dini infeksi Covid-19. Lalu bagaimana caa mengembalikan indra penciuman yang hilang karena Covid-19?

Cara Mengembalikan Indra Penciuman yang Hilang Hilang penciuman perlu khawatir, cara mengembalikan indra penciuman bisa kamu lakukan dengan perawatan di rumah. Simak cara lengkapnya di bawah ini, ya. 1. Melatih penciuman Source: Freepik.com Orang yang memiliki gejala anosmia bisa melatih diri dengan mencium bau aroma.

Hal ini bisa kamu lakukan dengan menghirup perlahan selama 20 detik dan diulang 3 kali sehari dalam kurun waktu 6 minggu. Benda yang memiliki aroma khas dapat kamu jadikan sebagai objek pelatihan penciuman. Tapi kamu jangan memilih benda beraroma bau busuk, seperti sampah, karet terbakar yang justru akan memunculkan kerusakan pada indra penciuman.

Berikut aroma yang bisa kamu gunakan untuk latihan. • Hilang penciuman • Jeruk • Minyak kayu putih • Vanila • Cengkih • Daun mint 2. Cara mengembalikan indra penciuman, konsumsi hilang penciuman Source: Freepik.com Jahe punya aroma khas yang menyengat, lho.

Kamu bisa memanfaatkannya untuk dijadikan sebagai objek pelatihan penciuman. Gunakan jahe bubuk atau mentah. Nggak hanya itu, kamu juga dapat mencoba teh jahe dalam pengobatan alami anosmia. Caranya gunakan teh celup jahe yang sudah jadi maupun membuatnya sendiri dari hilang penciuman mentah. Kupas dan potong-potong jahe mentah, seduh satu sendok makan jahe mentah dengan dua cangkir berisi air panas selama sekitar 15 menit, lalu konsumsi secara rutin.

CEK HUNIAN KOST AMAN DAN NYAMAN SAAT PANDEMI 3. Manfaatkan bawang putih Source: Sehatq.com Bawang putih memiliki efektivitas antivirus yang dapat meningkatkan imunitas tubuh. Nah, konsumsi bawang putih dapat mengembalikan indra perasa yang hilang di sekitar jalur napas dan rongga mulut. Ada cara simpel yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah.

hilang penciuman

Simak berikut ini: • Hancurkan 4-5 siung bawah putih. Lalu tambahkan ke dalam air mendidih. • Rebus selama 2 menit, masukkan sedikit garam. • Minumlah racikan tersebut saat masih panas. Konsumsi dua kali dalam sehari agar indra penciuman kamu kembali. BACA JUGA: Sudah Negatif, Gejala Covid-19 Masih Ada? Ini 5 Fakta Long Covid yang Perlu Kamu Ketahui 4. Cara mengembalikan indra penciuman, konsumsi cabai Source; Klikdokter.com Nggak hanya jahe dan bawang putih, cabai juga mengandung vitamin c dan hilang penciuman yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Rempah-rempah satu ini dianggap efektif membersihkan hidung tersumbat, serta meningkatkan fungsi indra penciuman. Pastikan konsumsinya dengan mencampur cabai ke dalam secangkir air, lalu tambahkan bahan pemanis seperti madu. Tentu dapat membantu kamu memulihkan kondisi hilang penciuman yang sedang terpapar Covid-19.

5. Membersihkan saluran hidung Source: CNNIndonesia.com Salah satu cara terakhir ini, yaitu membersihkan bagian dalam atau saluran hidung. Kamu bisa menggunakan larutan air asin yang dapat membantu memulihkan indra penciuman.

Sama seperti mencuci hidung dengan larutan garam, alternatif lain dengan menggunakan nasal spray. Semprotkan obat steroid dalam jumlah sedikit. Ini dapat dilakukan jika kamu memiliki sinusitis atau polip nasal.

hilang penciuman

Itulah cara yang bisa kamu lakukan untuk mengembalikan indra penciuman saat terpapar Covid-19. Tetap waspada dan jaga kesehatan! Cari kost yang aman? Rukita Pembangunan Gajah Mada Buat kamu yang bingung mencari kost aman dan nyaman, ada Rukita Pembangunan Gajah Mada bisa jadi solusi untukmu. Selain hilang penciuman, unit Rukita satu ini juga berada di lokasi strategis.

Terletak di kampus Trisakti dan Untar, Rukita Pembangunan Gajah Mada sangat ideal untuk mahasiswa dan karyawan. Dekat banget dengan transportasi publik, seperti stasiun Tanah Abang, Djuanda, juga TransJakarta. KLIK DI SINI UNTUK CEK RUKITA PEMBANGUNAN GAJAH MADA Unit coliving Rukita tersebar di banyak area strategis di Jakarta, Depok, Bekasi, dan Tangerang. Untuk kamu yang ingin tahu unit Rukita lainnya, bisa mengakses www.rukita.co atau hubungi Nikita (customer service Rukita) di +62 811-1546-477.

Jangan lupa juga follow Instagram Rukita di @Rukita_Indo dan Twitter @Rukita_ID untuk berbagai rekomendasi seru dan info promo menarik lainnya. Kamu punya tips ampuh lain untuk menyembuhkan Covid-19?
KOMPAS.com - Kehilangan penciuman menjadi salah satu gejala Covid-19 yang banyak dialami.

hilang penciuman

Sejak saat itu, semakin banyak orang yang peduli dengan kondisi ini. Hilangnya kemampuan indra penciuman disebut anosmia. Kondisi ini bisa sangat menyiksa karena kemampuan mencium bau sangat penting bagi kita, entah untuk mencium aroma masakan, mengenali bau gosong atau terbakar, hingga mencium aroma parfum. Namun, kehilangan penciuman tak hanya disebabkan oleh Covid-19. Ketahui sejumlah kondisi yang dapat menjadi penyebab kehilangan penciuman: 1. Hidung tersumbat Menurut ahli saraf integratif dan penulis Sound Medicine: How to Use the Ancient Science of Sound to Heal the Body, Kulreet Chaudhary, MD, penyebab indra penciuman hilang yang paling umum adalah hidung tersumbat dan penyumbatan hilang penciuman akibat akumulasi peradangan dan racun di dalam sinus.

Jika penyebab kehilangan penciuman dan yang kita alami bukan akibat pilek atau alergi, itu mungkin akibat masalah pencernaan atau stres.

hilang penciuman

"Penyebab pencernaan yang buruk dapat bermacam-macam dan melibatkan stres berlebih, terlalu banyak bekerja, kebiasaan makan yang buruk, mikrobioma yang tidak seimbang, hingga konsumsi makanan olahan yang berlebihan," katanya. Menurut Chaudhary, perawatan terbaik untuk mengatasi kondisi tersebut termasuk memperbaiki sistem pencernaan untuk meredakan akumulasi peradangan di sinus.

Baca juga: Latihan Penciuman Atasi Anosmia akibat Covid-19, Cuma Perlu 20 Detik 2. Merokok Secara umum, polusi adalah penyebab anosmia.

Asap tembakau adalah bentuk polusi paling terkonsentrasi yang paling banyak dialami orang.

hilang penciuman

Kondisi itu dapat merusak kemampuan seseorang untuk mengidentifikasi bau sekaligus mengurangi indra perasa kita. “Studi menunjukkan bahwa panas asap rokok dan bahan kimianya dapat (menghancurkan) neuron yang bertanggung jawab untuk bau,” kata ahli THT dan bedah kepala dan leher dari Chicago, Jordan Teitelbaum.

Jakarta - Kehilangan indra penciuman bisa menjadi salah satu tanda terserang penyakit. Umumnya gejala ini bisa dirasakan saat kamu sedang terkena penyakit saluran pernapasan. Lantas hilang penciuman itu gejala apa? Hilang indra penciuman atau anosmia merupakan salah satu gejala COVID-19. Namun, orang yang terkena flu biasa juga terkadang bisa mengalami kehilangan indra penciuman.

Bedanya, pasien COVID-19 umumnya mengalami gejala ini secara tiba-tiba dan kondisinya bisa lebih parah. Pasalnya, saat kehilangan indra penciuman, hidung hilang penciuman biasanya tidak tersumbat atau meler seperti pasien yang mengidap flu. Para ahli pun menduga hal ini terjadi karena virus Corona COVID-19 menyerang sel saraf yang terlibat langsung dengan sensasi penciuman. Prof Carl Philpott, seorang peneliti utama dari University of East Anglia melakukan tes penciuman dan rasa pada 30 relawan.

Ada 10 pasien yang mengidap COVID-19, sementara lainnya mengidap flu yang lumayan berat, dan 10 orang lain dalam kondisi sehat tanpa gejala pilek atau flu.

Baca juga: 8 Daftar Gejala Virus Corona Baru, Termasuk Cegukan dan Parosmia Hasil penelitian menunjukkan, pasien COVID-19 yang mengalami gejala ini kurang bisa mengenali bau dan mereka sama sekali tidak bisa membedakan rasa pahit atau manis. "Tampaknya ada ciri-ciri pembeda yang membedakan virus corona dari virus pernapasan lainnya," ujar Prof Philpott. "Ini sangat menarik karena itu berarti tes bau dan rasa dapat digunakan untuk membedakan antara pasien COVID-19 dan hilang penciuman dengan pilek atau flu biasa," lanjutnya.

Ia pun hilang penciuman, tes bau dan rasa ini bisa dilakukan sendiri di rumah dengan menggunakan produk, seperti kopi, hilang penciuman putih, jeruk, lemon, atau gula. Namun, dia menekankan bahwa tes swab masih menjadi cara mendeteksi yang paling akurat.

"Indra penciuman dan rasa kembali dalam beberapa minggu pada kebanyakan orang yang pulih dari virus Corona," tambahnya. Apa penyebab seseorang bisa mengalami hilang indra penciuman dan apakah gejala ini bisa sembuh?

Klik halaman selanjutnya. Berita Terkait • WHO: Angka Kematian Tak Langsung Pasien COVID-19 RI Tertinggi Ketiga di Dunia • DKI Jakarta Tertinggi, Ini Sebaran 227 Kasus Baru COVID-19 RI 8 Mei • Update Corona RI 8 Mei: Tambah 227 Kasus Baru, 10 Meninggal • DKI Paling Tinggi, Ini Sebaran 218 Kasus Baru COVID-19 RI 7 Mei • Ini Jenis Masker Paling Mempan Cegah Corona Jika Mudik Naik Transportasi Umum • Riset Temukan Efektivitas Vaksin COVID-19 Lebih Lemah pada Orang Obesitas • China Klaim Wabah COVID-19 di Shanghai 'Terkendali', Tetap Lanjut Lockdown • DKI Jakarta Terbanyak, Ini Sebaran 245 Kasus Baru COVID-19 RI 6 Mei MOST POPULAR • 1 Anak di Jatim Meninggal Diduga karena Hepatitis Misterius, Ini Gejala Awalnya • 2 Kemenkes Buka Suara Kasus Anak Jatim Meninggal Diduga Hepatitis Misterius • 3 Eks Bos WHO Bicara soal Potensi Hepatitis 'Misterius' Jadi Pandemi • 4 Dijalani Raja Salman, Apa Itu Kolonoskopi yang Bisa Deteksi Kanker Usus Besar?

• 5 Benarkah Long COVID 'Biang Kerok' Hepatitis Misterius? Ini Penjelasan Pakar IDI • 6 Hepatitis Akut 'Misterius' Menular Lewat Pernapasan dan Pencernaan, Begini Mencegahnya • 7 Mengenal Cacar Monyet: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan • 8 Masih Misterius, IDAI Ungkap Kemungkinan Cara Penularan Hepatitis Akut • 9 Tips Curi-curi Waktu untuk Bercinta di Pagi Hari • 10 Post Holiday Blues Bikin Tak Semangat Bekerja?

hilang penciuman

Psikolog Sarankan Ini • SELENGKAPNYA
Jakarta, CNBC Indonesia - Kondisi hilangya penciuman atau anosmia adalah salah satu gejala yang dialami oleh beberapa penderita virus Corona. Hal ini ternyata disebabkan oleh virus Corona yang melewati sawar darah otak atau penghalang antara pembuluh darah dan sistem saraf. Virus yang melewati hilang penciuman darah otak tersebut dapat memengaruhi sistem dan jaringan saraf yang berfungsi untuk mendeteksi bau.

Virus kemudian akan mengganggu sistem saraf dan menyebabkan hilangnya kemampuan penderita untuk mencium bau. Meski penderita virus Corona bisa sembuh dari gejala anosmia dalam waktu beberapa hari atau minggu, tetapi ada pula yang kehilangan indra penciuman sampai jangka waktu lama. Hingga saat ini pun, para peneliti belum menemukan seberapa banyak orang yang kehilangan indera penciumannya secara total. Akan tetapi, Anosmia dapat berdampak pada kenyamanan penderita dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Bahkan, banyak dari mereka yang tidak nafsu makan, lantaran tak bisa merasakan makanan yang dikonsumsi. Apa yang harus dilakukan jika mengalami Anosmia? Mengutip detikcom, salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi anosmia adalah dengan melakukan latihan atau terapi mencium. Terapi ini dengan cara mengendus bau yang sama secara terus-menerus. Contohnya, mengendus bau parfum favorit secara terus-menerus agar tubuh dapat kembali mendeteksi serta hilang penciuman bau tersebut.

INFORMASI Hilang penciuman >>> KLIK DI SINI
Hal ini menjadi salah satu gejala yang membutuhkan waktu hilang penciuman untuk kembali pulih. Dream – Kehilangan indera penciuman adalah salah satu gejala yang dialami beberapa pasien akibat virus covid-19. Ada pula pasien lain yang menunjukan gejala hilangnya indera perasa saat tubuhnya mulai terpapar virus corona.

Gejala hilangnya indera penciuman atau dikenal dengan istilah Anosmia menjadi indikator yang unik bagi virus baru seperti covid-19. Gejala ini dapat dirasakan sebelum demam menyerang atau bahkan anosmia menjadi satu-satunya gejala yang muncul.

5 Doa Sakaratul Maut yang Diriwayatkan dari Hadis, Penting untuk Dibaca! Hal ini menjadi salah satu gejala yang membutuhkan waktu lama untuk kembali pulih. Diperkirakan hingga 6-7 minggu setelah seseorang di diagnosis.

Selain itu, adapula yang dibarengi dengan kehilangan indra perasa. Keduanya sama-sama menjadi gejala yang kemunculannya masih diteliti hingga saat ini. Peristiwa ini membuat otak menjalani semacam ‘rewiring’ yaitu kembali belajar mengenali bau atau rasa sesuatu. Saat ini, belum ada obat khusus yang dapat menyembuhkan gejala ini. Hal ini juga berdampak pada masalah psikologis yang dirasakan seseorang.

hilang penciuman

Karena semakin lama gejala ini berlangsung, maka semakin banyak masalah psikologis yang dapat muncul.

Lalu, bagaimana cara agar seseorang bisa sembuh dari gejala kehilangan indra penciuman dan perasa ini? Berikut penjelasan lengkapnya.

hilang penciuman

10 Potret Rumah Teuku Ryan Suami Ria Ricis di Aceh, Ternyata ‘Sultan’ di Kampungnya Dalam beberapa kasus, kehilangan indera penciuman dan perasa ini juga dapat disebabkan oleh pertambahan usia. Atau bisa juga disebabkan oleh penyakit lain seperti alergi, infeksi, hingga ketidakseimbangan hormon. Meskipun kehilangan indera penciuman dan perasa ini adalah hal yang biasa terjadi, namun dalam kasus virus corona, ini adalah gejala pertama yang terjadi. 10 Potret Rumah Yusuf Mansur yang Super Mewah, Halaman Belakang Hilang penciuman Real Surga Dunia Sebuah studi yang diterbitkan di Chemical Senses, pada bulan Juni menemukan hampir 8 persen dari 4 ribu pasien covid-19, mengalami kehilangan indera penciuman dan perasa pada waktu yang hampir bersamaan.

hilang penciuman

Para ilmuan pun mencoba mendeteksi perubahan indera penciuman dan perasa ini untuk mendiagnosis infeksi covid-19 lebih cepat. Penyebab Hilangnya Indera Penciuman dan Perasa © Freepik Menurut para ahi, salah satu alasan mengapa covid-19 dapat menyebabkan hilangnya kemampuan indera penciuman dan perasa adalah Karen viral load bereplikasi atau berkembang biak di saluran pernapasan bagian atas.

Sehingga menyebabkan penurunan fungsi hidung dan juga mengalangi kemampuan indera perasa. 8 Potret Rumah Veronica Tan Janda Ahok yang Tajir Melintir, Mewahnya Kebangetan! Namun, beberapa orang percaya bila gejala ini muncul maka bisa menjadi pertanda pemulihan yang positif. Saat indera penciuman pulih dan beregenerasi dari serangan virus, dibutuhkan beberapa saat sebelum mendapatkan kembali indera penciuman hilang penciuman normal. Pengertian Surga Firdaus dan Golongan Manusia yang Kelak Menempatinya Bila anosmia sudah membuat seseorang kesulitan untuk makan, maka hal ini perlu menjadi hal yang dikhawatirkan.

Karena membuat penderita kehilangan nafsu makan. Bahkan sekedar minum air putih, dapat terasa begitu menyakitkan. Sebagian besar penderita mendapatkan kembali fungsi indera penciuman dan perasanya setelah satu hingga dua bulan sejak didiagnosis.

Namun, dalam beberapa kasus justru dapat berlangsung selama berbulan-bulan. Hilang penciuman 7 Manfaat Bunga Melati untuk Kecantikan Alami Perempuan Indonesia Penderita covid-19 dapat memulihan kembali indera penciuman dan perasanya setelah pulih.

hilang penciuman

Bagi mereka yang mengalami gejala tersebut dalam waktu lama, terapi non-farmasi, seperti pelatihan penciuman dapat dilakukan. Ini dapat membantu mereka untuk kembali makan dan minum secara teratur. Dengan 'pelatihan penciuman' pasien diminta untuk mengendus makanan, wewangian, dan minyak tertentu, hilang penciuman minyak kayu putih, jeruk, lemon, atau produk beraroma tinggi lainnya.

Hal ini dilakukan selama 30 detik sebanyak dua kali sehari selama beberapa minggu. Untuk membantu otak mengenali baud an rasa secara akurat. Minyak esensial dan wewangian alami tertentu juga memiliki kemampuan ampuh untuk mengembalikan indera penciuman agar bekerja lebih efisien dan memperbaiki ketidakseimbangan. Namun, bagi mereka yang masih kesulitan mengonsumsi makanan biasa, dapat dibantu dengan smoothie atau jus. Ini penting untuk tetap mendapatkan nutrisi selama pemulihan berlangsung.

(Sumber: timesofindia.indiatimes.com) Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat. Editor's Pick • Doa sebelum Adzan dan setelahnya Beserta Syarat-syarat Sah Adzan yang Penting Diketahui • Coba Masker Buah Alami Demi Kulit Lebih Lembut • Fakta-Fakta Sosok Ars-Vita Alamsyah, Muslimah Indonesia Anak Buah Elon Musk • Benarkah Wajah jadi Lebih Glowing Saat Kasmaran?

• Shireen dan Zaskia Sungkar Tampil Kompak Pakai Outfit Monokrom, bak Kembar IdentikMungkin banyak yang ingin tahu apakah flu biasa bisa hilang indra penciuman ? Mengutip hilang penciumangejala flu antara lain meliputi demam, batuk, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, menggigil, sakit kepala, dan hilangnya indra penciuman. Dengan demikian flu biasa dapat menghilangkan indra penciuman.

cara mengatasi anosmia(hilang Indra penciuman)hidung mampet,flu,pilek,dg cara cuci hidung




2022 www.videocon.com