Tujuan dari gerakan spionase adalah

tujuan dari gerakan spionase adalah

Spionase merupakan isu yang sensitif untuk dibahas. Dimana pada umumnya kegiatan dalam gerakan ini bertujuan agar pelaku khusunya arti negara asing mendapatkan keuntungan dan mengungguli negara pesaing. Selain itu, spionase dilakukan karena suatu bentuk negara dianggap terlalu membahayakan eksistensi negaranya.

Oleh karena sebab itulah spionase merupakan salah satu makna ancaman terhadap negara di samping dari sabotase. Spionase menyebabkan kekacauan dan lemahnya sendi-sendi penting negara. Upaya spionase dilakukan oleh negara asing atau individu. Pelaku biasanya terdiri dari intelijen yang bertugas sebagai penyusup atau agen yang memberikan informasi rahasia.

Daftar Isi • Spionase • Pengertian Spionase • Pengertian Spionase Menurut Para Ahli • Ciri Spionase • Dilakukan secara rahasia • Bertujuan mengambil informasi penting negara atau perusahaan (non publik) • Dilakukan oleh orang yang ahli dalam bidangnya • Memiliki banyak wajah • Penyebab Spionase • Untuk menetralisir keunggulan militer • Guna merusak target ekonomi penting terkait persaingan bebas • Guna mendapatkan rahasia politik negara • Menargetkan pembangkang • Dampak Spionase • Terancamnya kedaulatan negara • Maraknya intervensi asing di dalam negeri • Lemahnya perekonomian negara • Membahayakan keamanan nasional • Putusnya hubungan internasional • Contoh Spionase • Spionase Israel pada Iran • Spionase Iran pada Amerika Serikat • Spionase Korea Utara pada Korea Selatan • Spionase Cina pada Australia • Spionase Amerika Serikat pada Jerman • Sebarkan ini: • Posting terkait: Spionase Spionase pada hakekatnya berasal dari bahasa Perancis yang artinya mengintai, memata-matai, mencari dengan tujuan dari gerakan spionase adalah.

Hal yang diintai adalah informasi penting terkait perkembangan negara atau pemerintahan. Spionase terdiri dari banyak macam diantaranya adalah spionase industri, spionase pemasaran atau ekonomi, serta spionase pertahanan dan tujuan dari gerakan spionase adalah. Pengertian Spionase Spionase adalah proses memperoleh informasi militer, politik, komersial, atau rahasia lainnya melalui mata-mata, agen rahasia, atau perangkat pemantauan ilegal, sehingga spionase terkadang dibedakan dari kategori pengumpulan intelijen yang lebih luas karena sifatnya yang agresif dan ilegalitasnya.

Pengertian Spionase Menurut Para Ahli Adapun menurut pendapat para ahli, definisi atas spionase. Antara lain; • Miriam Webster, Pengertian spionase adalah praktik penggunaan mata-mata dalam mendapatkan informasi mengenai rencana dan kegiatan khusunya dari sistem pemerintahan atau perusahaan. tujuan dari gerakan spionase adalah Aivd, Definisi gerakan spionase adalah mengumpulkan informasi mengenai perkembangan negara-negara lain secara diam-diam.

Informasi yang dikumpulkan adalah mengenai situasi politik, ekonomi, pengetahuan, teknologi, dan rahasia dagang negara lain. • Cambridge Dictionary, Definisi spionase adalah pengumpulan dan pelaporan informasi rahasia khusunya terkait politik, militer, bisnis dan industri rahasia. Spionase biasanya dilakukan menggunakan mata-mata karena dilakukan secara diam-diam dalam suatu negara atau organisasi. • CPNI, Arti spionase yaitu proses mendapatkan informasi yang biasanya tidak tersedia oleh umum.

Menggunakan sumber daya manusia yang ahli (agen) atau upaya teknis (misalnya saja meretas sistem komputer). Kegiatan ini juga melibatkan upaya dalam mempengaruhi pembuat kebijakan dan pembentuk opini guna menguntungkan kepentingan kekuatan asing. • Handar S., Makna spionase merupakan kegiatan memata-matai yang melibatkan pemerintah atau individual saja guna mendapatkan informasi rahasia penting tanpa izin pemiliknya. Ciri Spionase Karakteristik yang ada dalam spionase, antara lain sebagai berikut; • Dilakukan secara rahasia Spionase sejatinya dilakukan secara sembunyi dan terselubung.

Spionase ini tidak menggunakan sumber terbuka seperti media masa, konferensi pers, acara diplomatik, pameran dagang maupun kontak terbuka dengan wakil pemerintah. • Bertujuan mengambil informasi penting negara atau perusahaan (non publik) Tujuan dari spionase adalah mengambil dan memantau informasi penting terkait perkembangan politik, ekonomi dan militer suatu negara.

Sehingga negara asing bisa melakukan intervensi kebijakan luar negeri, komerisal dan militer. • Dilakukan oleh orang yang ahli dalam bidangnya Spionase menggunakan perlengkapan canggih atau memerlukan pemikiran yang cerdas. Sehingga spionase lekat dengan menggunakan teknologi informasi melalui target penelitian ilmiah, pertahanan, penerbangan, elektronik serta bidang lainnya. • Memiliki banyak wajah Pelaku spionase bisa beroperasi di bawah perlindungan non resmi guna menyembunyikan fakta bahwa mereka bekerja kepada intelijen.

Pelaku juga bisa berpura-pura sebagai pebisnis, mahasiswa, jurnalis dan sebagainya. Selain itu, pelaku juga bisa berperan dalam operasi khusus dengan nama dan kebangsaan palsu. Pelaku juga bisa menjadi sebuah jaringan. Terdapat agen yang secara diam-diam memberikan informasi kepada intelijen. Meskipun tidak menjadi mata-mata, namun memiliki beberapa instruksi dasar dalam upaya spionase.

Penyebab Spionase Adapun yang menjadi penyebab adanya spionase dalam suatu negara, antara lain sebagai berikut; • Untuk menetralisir keunggulan militer Mendapatkan informasi militer negara dengan mencari rincian teknis sistem persenjataan. Selain itu, informasi yang ingin didapat adalah mengenai keberadaan pasukan, masalah pertahanan dan sebagainya. Gunanya adalah membantu musuh menemukan titik lemah sehingga bisa meluncurkan serangan mendadak pada target yang sudah ditentukan.

• Guna merusak target ekonomi penting terkait persaingan bebas Perusakan sistem ekonomi negara mencakup pengambilan informasi produk dan rencana perusahaan. Pelaku spionase tertarik pada penemuan baru yang menguntungkan politik atau militernya. Rahasia ini akan menguntungkan perekonomian atau militer beberapa negara. Konsekuensi dari spionase perekonomian yaitu organisasi yang menjadi sasaran bisa dipermalukan dan diganggu pelaku spionase.

Dalam arti lain, spionase dilakukan agar pelaku dapat mengausai pasar dengan menerapkan keunggulan dan inovasi yang dimiliki lawan.

• Guna mendapatkan rahasia politik negara Rahasia politik mencakup urusan politik dan keamanan, negosiasi, informasi ekonomi krusial serta rincian perkembangan kebijakan dalam negara. Tujuan didapatkannya informasi ini adalah untuk mendapatkan keuntungan dalam bidang hubungan internasional dan operasi intelijen. • Menargetkan pembangkang Beberapa pemerintah asing sudah menargetkan gerakan pemberontakan dan individu yang dipandang sebagai ancaman terhadap kontrol negara.

Pemberontak asing biasanya sudah tinggal dalam negara yang bersangkutan bertahun-tahun. Terkadang mereka mendorong munculnya revolusioner.

tujuan dari gerakan spionase adalah

Dampak Spionase Dampak Spionase Akibat adanya spionase, antara lain sebagai berikut; • Terancamnya kedaulatan negara Spionase menyebabkan informasi yang pada awalnya bersifat rahasia bisa tersebar luas kepada publik. Rahasia yang disebarluaskan bisa mengakibatkan munculnya potensi konflik sekaligus terancamnya kedaulatan negara.

Kondisi yang dihasilkan adalah konflik serta kerusuhan. Bahkan bisa menyebabkan wilayah negara untuk melepaskan diri dari negaranya. Sehingga wilayah tersebut akan dengan mudah dikendalikan oleh asing. • Maraknya intervensi asing di dalam negeri Kemungkinan terbesara spionase adalah munculnya intervensi asing yang bisa melumpuhkan sendi penting negara. Misalnya menimbulkan kekacauan politik, saling menyerang satu sama lain serta melemahkan perekonomian negara.

tujuan dari gerakan spionase adalah

Hal yang paling tampak adalah ketika intervensi negara tujuan dari gerakan spionase adalah mempengaruhi kebijakan dalam negeri. Kebijakan tersebut akan menguntungkan negara asing. • Lemahnya perekonomian negara Seperti yang kita tahu bahwa spionase mengakibatkan perekonomian negara terganggu, kalah saing dalam pasar bebas serta mudahnya monopoli perdagagan oleh negara asing. Perusahaan asing semakin berkembang pesat menjadi pusat ekonomi mengalahkan badan usaha milik negara.

• Membahayakan keamanan nasional Informasi penting yang didapat oleh pelaku spionase salah satunta adalah informasi pertahanan dan militer. Ketika kekuatan dan rahasia militer dicuri atau diketahui musuh, maka mereka akan dengan mudah menyerang. Pelaku spionase biasa melakukan adu domba yang membuat penduduk saling curiga.

Penduduk saling tidak percaya, bahkan bisa menimbulkan perang saudara. • Putusnya hubungan internasional Spionase mengakibatkan putusnya hubungan atau kerjasama internasional yang sudah terjalin. Beberapa pihak merasa dirugikan atas tindakan yang dilakukan secara mendesak sehingga pemerintah harus bertindak tegas.

Dampak dari putusnya hubungan internasional adalah kerja sama yang menguntungkan khusunya dalam bidang ekonomi dapat terhenti atau gagal. Contoh Spionase Adapun beragam contoh yang bisa disebutkan dalam spionase, antara lain sebagai berikut; • Spionase Israel pada Iran Pada tahun 2017 Mahkamah Tujuan dari gerakan spionase adalah Iran memvonis hukuman mati kepada akademisi Iran karena bertindak sebagai mata-mata Israel.

Tersangka merupakan dokter medis dan dosen di Institut Karolinska, Stockholm. Tersangka divonis melakukan spionase, yaitu memberikan informasi kepada Israel untuk tujuan dari gerakan spionase adalah membunuh beberapa ilmuan nuklir senior. Ilmuan tersebut sedang mengembangkan energi nuklir. Pada akhirnya, tersangka mengaku bahwa ia telah menjadi mata-mata dan memberikan informasi kepada intelijen Mossad dari Israel.

Informasi berupa rencana dan personil nuklir Iran didapat dari menginfeksi sistem komputer Kementerian Pertahanan dengan virus. • Spionase Iran pada Amerika Serikat Iran melakukan cyber espionage atau serangan siber dengan melumpuhkan bank terbesar Amerika Serikat. Spionase yang dilakukan Iran membuat situs bank Amerika Serikat menjadi down.

Melalui injeksi malware, Iran menyusup ke server dan mengambil data dari beberapa bank. Tujuan dari adanya spionase ini adalah untuk melumpuhkan atau mencari data keuangan Amerika Serikat. • Spionase Korea Utara pada Korea Selatan Melalui serangan cyber espionage, Korea Utara menghapus data dan informasi dari penyimpanan perangkat komputer guna mencuri rahasia militer Korea Selatan.

Berdasarkan periset Amerika, Korea Utara menggunakan malware dalam melakukan spionase. Pada malware tersebut terdapat beberapa kata kunci yang dicari oleh Korea Utara antara lain “pasukan AS di Korsel”, “latihan perang”, dan “rahasia”. • Spionase Cina pada Australia Australia memperkuat undang-undangnya berkaitan dengan intervensi asing.

Alasannya adalah semakin kuatnya aksi spionase Cina dalam urusan politik dalam negeri Australia. Spionase dilakukan dengan meretas informasi penting Australia seperti “kerja sama”, “hubungan luar negeri”, “posisi diplomatik”, “militer”, dan “ekonomi”. Akibat spionase yang dilakukan, Cina bisa menyerang dan turut campur tangan politik dalam negeri Australia. Misalnya penyuapan pejabat tinggi PBB. • Spionase Amerika Serikat pada Jerman Pihak Amerika Serikat telah melakukan penyadapan tepon.

Selain itu, Amerika Serikat nelalui mata-matanya yang bernama Rouseff meretas surat elektronik ( e-mail). Dia mengungkapkan ketidaksenangannya atas penundaan kunjungan kenegaraan Amerika Serikat. Spionase yang dilakukan menyebabkan kecurigaan dan rasa tidak percaya Jerman kepada Amerika Serikat. Kemudian, Jerman segera berpikir ulang mengenai kesepakatan perdagangan bebas antara Uni Eropa dengan Amerika Serikat Itulah tadi penjelasan serta pengulasan yang bisa diberikan kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian spionase, ciri, penyebab, dampak, dan contohnya yang ada di berbagai negara dunia.

Semoga bisa memberikan wawasan dan referensi mendalam. Trimakasih, Posting terkait: • 12 Ciri Makar dan Dampaknya bagi Negara • Pengertian Demokrasi, Ciri, Jenis, dan Prinsipnya • Pengertian Perwakilan Diplomatik, Macam, Tugas, dan Contohnya Posting pada Kajian, Menurut Ahli, Negara Ditag akibat spionase, ciri spionase, contoh spionase, dampak spionase, pengertian spionase, penyebab tujuan dari gerakan spionase adalah, spionase, spionase adalah, spionase menurut para ahli Navigasi pos Kategori • Ciri • Contoh • Dampak • Faktor • Fungsi • Globalisasi • Hukum • Ilmu Sosial • Indonesia • Internasional • Kajian • Kelebihan • Kelemahan • Macam • Manfaat • Masyarakat • Menulis • Menurut Ahli • Negara • Pancasila • Pemerintah • Penelitian • Pengetahuan • Pers • Politik • PPKN • Sosial • Tujuan • UUD Bagi Anda para penggemar film James Bond, 007, tentu sudah akrab dengan istilah dan kegiatan spionase.

Berkaca dari film tersebut spionase menjadi aksi yang mengisahkan mengenai kegiatan intelijen dalam usaha untuk memperoleh informasi rahasia militer.

Penjelasan Singkat Tentang Spionase Ada beragam penjelasan mengenai spionase. Penjelasan pertama dikutip dari buku Intelijen dan Pilkada: Pendekatan Strategis Menghadapi Dinamika Pemilu yang ditulis oleh Septi Anriani, bahwa spionase banyak dikisahkan dari Rusia.

Hal itu dikisahkan dari cerita Frederick Yang Agung dan dikembangkan William Stichber. Selain dari buku sejarah tersebut, spionase juga memiliki istilah sejarah dari Prancis. Secara bahasa spionase adalah bahasa serapan dari espionnage yang berarti suatu praktik pengintaian, memata-matai untuk mengumpulkan informasi mengenai sebuah organisasi atau lembaga yang dianggap rahasia tanpa mendapatkan izin dari pemilik yang sah dari informasi tersebut.

Meski spionase merupakan bagian dari kegiatan intelijen, namun spionase memiliki perbedaan dengan bentuk pengumpulan informasi intelijen lainnya adalah bahwa spionase bisa mengumpulkan informasi dengan mengakses tempat di mana informasi tersebut disimpan atau orang yang mengetahui mengenai informasi tersebut dan akan membocorkannya melalui berbagai dalih.

Pada umumnya, spionase diangap sebagian bagian dari upaya institusional (misal, pemerintahan atau badan intelijen). Istilah spionase pada mulanya dianggap sebagai suatu keadaan memata-matai musuh potensial atau aktual, terutama untuk tujuan militer, tetapi kini telah berkembang untuk memata-matai perusahaan, yang dikenal secara spesifik sebagai spionase industrial. Ada sejumlah negara, yang secara rutin memata-matai baik musuh maupun aliansi mereka, walaupun mereka memiliki kebijakan untuk tujuan dari gerakan spionase adalah berkomentar akan hal ini.

Selain mempekerjakan agen-agen pemerintah sendiri, banyak yang juga menyewa perusahaan swasta untuk mengumpulkan informasi seperti SCG International Risk dan yang lainnya. Penjelasan Spionase Menurut Para Ahli Ada sejumlah pengertian dari para ahli mengenai spionase, antara lain: 1.

Pengertian dari AIVD ( Algemene Inlichtingen- en Veiligheidsdienst) Menurut AIVD (Badan Intelijen dan Keamanan Belanda), spionase adalah aktivitas mengumpulkan informasi tentang perkembangan negara lain secara diam-diam. Adapun informasi yang dikumpulkan adalah yang berhubungan dengan politik, ekonomi, teknologi, IPTEK, dan rahasian perdagangan. 2. Pengertian dari CPNI ( Centre for the Protection of National Infrastructure) Mengutip penjelasan CPNI (Pusat Perlindungan Infrastruktur Nasional Inggris), bahwa spionase adalah suatu proses mendapatkan informasi yang tidak tersedia untuk umum dengan memanfaatkan agen rahasia atau peretasan komputer.

Pada umumnya, aksi spionase akan melibatkan upaya untuk mempengaruhi pembuat kebijakan dan pembentuk opini guna memberikan keuntungan bagai kekuatan asing.

3. Makna Spionase dari Kamus Miriam Webster Dilansir dari kamus Bahasa Inggris Miriam Webster, pengertian spionase adalah suatu praktik memata-matai suatu sistem pemerintahan atau perusahaan untuk mendapatkan informasi rahasia mengenai rencana dan kegiatan khusus. 4. Cambdridge Dictionary Dilansir dari pengertian kamus Bahasa Inggris, Cambridge Dictionary, arti spionase adalah aktivitas pengumpulan dan pelaporan informasi rahasia, khususnya terkait militer, politik, bisnis, dan industri.

Spionase umumnya dilakukan dengan menggunakan agen rahasia atau mata-mata di dalam suatu organisasi atau negara. Tujuan Kegiatan Spionase Ada sejumlah tujuan dalam kegiata spionase, berikut penjelasannya: 1. Mengulik Rahasia Negara Di setiap negara, ada rahasia politik yang mencakup hal-hal berkaitan informasi politik, keamanan, informasi ekonomi krusial, informasi kebijakan dalam negara, dan lain-lain. Dengan mengetahui informasi rahasia politik suatu negara maka pihak pelaku spionase akan memiliki keuntungan di bidang hubungan internasional dan operasi intelijen.

2. Menetralisir Kemampuan Militer Kegiatan spionase sering dibuat di bidang militer untuk mengumpulkan informasi rahasia rincian teknis sistem persenjataan, jumlah pasukan, dan sistem pertahanan suatu negara. Dengan mengetahui informasi rahasia di bidang militer maka pelaku spionase dapat menemukan titik lemahnya. • Wabah Hepatitis Akut Disebut Efek Vaksin Covid-19? Ini Penjelasan Ahli • Heboh BBM Air Nikuba, Ahli Sebut Sulit Proses Air Menjadi Energi • Elektabilitas Tiga Capres 2024 Makin Tinggi, Ini Harta Kekayaannya • Fakta Terkini Hepatitis Akut, Gejala hingga Dugaan Penyebabnya • Kasus Baru Covid-19 Mencapai 218 Orang, Ini Sebarannya
• Afrikaans • العربية • Asturianu • Azərbaycanca • Беларуская • Беларуская (тарашкевіца) • Български • বাংলা • བོད་ཡིག • Bosanski • Català • کوردی • Čeština • Cymraeg • Dansk • Deutsch • Ελληνικά • English • Esperanto • Español • Eesti • Euskara • فارسی • Suomi • Français • Gaeilge • Galego • עברית • हिन्दी • Hrvatski • Magyar • Հայերեն • Ido • Íslenska • Italiano • 日本語 • Jawa • ქართული • Қазақша • ಕನ್ನಡ • 한국어 • Къарачай-малкъар • Kurdî • Кыргызча • Lëtzebuergesch • Lietuvių • Latviešu • Монгол • Bahasa Melayu • Nedersaksies • Nederlands • Norsk nynorsk • Norsk bokmål • Polski • پنجابی • Português • Română • Русский • Саха тыла • Sicilianu • Scots • سنڌي • Srpskohrvatski / српскохрватски • Simple English • Slovenčina • Slovenščina • Shqip • Српски / srpski • Svenska • తెలుగు • ไทย • Tagalog • Türkçe • Українська • اردو • Tiếng Việt • Winaray • 吴语 • ייִדיש • 中文 • Bân-lâm-gú • 粵語 Untuk kegunaan lain, lihat Pengkhianatan (disambiguasi).

Pemata-mataan atau Spionase ( bahasa Prancis: espionnage) adalah suatu praktik pengintaian, memata-matai untuk mengumpulkan informasi mengenai sebuah organisasi atau lembaga yang dianggap rahasia tanpa mendapatkan izin dari pemilik yang sah dari informasi tersebut. Yang membedakan spionase dengan bentuk pengumpulan informasi intelijen lainnya adalah bahwa spionase bisa mengumpulkan informasi dengan mengakses tempat di mana informasi tersebut disimpan atau orang yang mengetahui mengenai informasi tersebut dan akan membocorkannya melalui berbagai dalih.

Spionase biasanya dianggap sebagai bagian dari upaya institusional (misal, pemerintahan atau badan intelijen). Istilah spionase pada mulanya dianggap sebagai suatu keadaan memata-matai musuh potensial atau aktual, terutama untuk tujuan tujuan dari gerakan spionase adalah, tetapi kini telah berkembang untuk memata-matai perusahaan, yang dikenal secara spesifik sebagai spionase industrial.

Banyak negara secara rutin memata-matai baik musuh maupun aliansi mereka, walaupun mereka memiliki kebijakan untuk tidak berkomentar akan hal ini. Selain mempekerjakan agen-agen pemerintah sendiri, banyak yang juga menyewa perusahaan swasta untuk mengumpulkan informasi seperti SCG International Risk dan yang lainnya.

Kamus Hukum Black ( 1990) mendefinisikan spionase sebagai: ". mengumpulkan, mengirimkan, atau menghilangkan . informasi yang berhubungan dengan pertahanan nasional." Mata-mata [ sunting - sunting sumber ] Untuk organ mata, lihat Mata. Mata-mata (disebut juga agen rahasia atau agen intelijen) adalah seseorang yang bekerja untuk mengumpulkan rahasia-rahasia sebagaimana dijelaskan di atas.

Istilah pejabat intelijen juga digunakan untuk merujuk kepada anggota angkatan bersenjata, polisi, atau agen intelijen swasta yang bekerja khusus mengumpulkan, memadukan, dan menganalisis informasi dan data intelijen dengan tujuan untuk menyediakan pertimbangan bagi pemerintahan mereka atau organisasi lainnya.

Secara umum, para pejabat intelijen dapat bepergian ke negara-negara lain untuk merekrut dan "menjalankan" agen intelijen, yang akan memata-matai pemerintahan mereka sendiri. Risiko spionase sangat bervariasi. Seorang pejabat dapat dituduh melanggar hukum negara yang dimata-matai dan dapat dideportasi atau bahkan dipenjarakan.

Seorang agen yang memata-matai negaranya sendiri dapat dipenjarakan karena spionase atau bahkan dihukum atas dasar pengkhianatan. Spionase dalam fiksi [ sunting - sunting sumber ] Sejak abad ke-20, informasi mengenai spionase mulai banyak diketahui masyarakat. Sejak itu pula cerita tujuan dari gerakan spionase adalah bermunculan dalam literatur maupun film. Contoh yang paling terkenal adalah James Bond, tokoh dalam novel karangan Ian Fleming yang menjadi tokoh film yang amat sukses.

Lihat pula [ sunting - sunting sumber ] • Intelijen • Halaman ini terakhir diubah pada 21 April 2022, pukul 00.49. • Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku.

Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • • Halo, kaka bantu jawab yaa:) Jawabannya: Untuk memata-matai serta mengumpulkan informasi tentang sebuah tujuan dari gerakan spionase adalah yang dianggap rahasia tanpa mendapatkan izin dari pemilik yang sah, mengganggu stabilitas negara, serta mengganggu perekonomian negara.

Yuk simak penjelasan berikut ini! Istilah “spionase” berfokus pada aktivitas memata-matai/mengintai dan mengumpulkan informasi suatu organisasi tanpa seijin organisasi tersebut. spionase berasal dari bahasa Prancis “espionage” yang artinya pengintaian.

Aktivitas spionase juga bisa membocorkan kepihak lain dengan tujuan tertentu. Karakteristik spionase yaitu dilakukan secara rahasia, tujuannya untuk mengambil informasi penting negara, dilakukan oleh orang yang ahli dibidangnya, serta memiliki banyak wajah. Jadi, kesimpulannya adalah untuk memata-matai serta mengumpulkan informasi tentang sebuah organisasi yang dianggap rahasia tanpa mendapatkan izin dari pemilik yang sah, mengganggu stabilitas negara, serta mengganggu perekonomian negara.

Terima kasih sudah bertanya di Roboguru, semoga membantu:)
Apa pengertian spionase? Istilah “spionase” merujuk pada aktivitas memata-matai/ mengintai dan mengumpulkan informasi suatu organisasi tanpa seijin organisasi tersebut.

Nah, di artikel ini akan dibahas secara lengkap hal-hal yang berhubungan dengan spionase. Adapun beberapa hal yang dijelaskan adalah sebagai berikut: • Pertama, apa arti spionase, baik secara umum maupun menurut beberapa ahli. • Kedua, akan dijelaskan apa tujuan aktivitas spionase. • Ketiga, akan dijelaskan beberapa ciri ancaman spionase. • Keempat, beberapa dampak aktivitas spionase terhadap korban. • Kelima, beberapa contoh aktivitas spionase yang terungkap. Jika kamu ingin mengetahui lebih jauh apa itu spionase, maka kamu akan tertarik membaca artikel ini sampai akhir.

Daftar isi • Pengertian Spionase Adalah • Pengertian Spionase Menurut Para Ahli • Tujuan Aktivitas Spionase • Ciri-Ciri Ancaman Spionase • Dampak Aktivitas Spionase • Contoh Aktivitas Spionase • Kesimpulan Pengertian Spionase Adalah Secara umum, pengertian spionase adalah suatu aktivitas mengintai atau memata-matai suatu organisasi/ lembaga dengan tujuan untuk mengambil informasi penting/ rahasia tanpa seijin organisasi tersebut. Sedangkan menurut Kamus Hukum Black ( Black Law), arti spionase adalah suatu aktivitas mengumpulkan, mengirimkan, atau menghilangkan suatu informasi penting/ rahasia yang berhubungan dengan pertahanan nasional suatu negara.

Secara etimologis, istilah “spionase” berasal dari bahasa Prancis “ espionage” yang artinya pengintaian. Dalam hal ini, aktivitas spionase bukan hanya mengintai dan mengumpulkan informasi rahasi, tetapi juga dapat membocorkannya ke pihak lain atau umum dengan tujuan tertentu. Awalnya tindakan spionase dilakukan untuk menemukan informasi rahasia di bidang politik atau militer suatu negara. Namun, saat ini aksi spionase juga banyak terjadi di bidang industrial atau perusahaan (spionase industrial).

Baca juga: Pengertian Sabotase Pengertian Spionase Menurut Para Ahli Agar lebih paham apa itu spionase, maka kita bisa merujuk pada pendapat beberapa ahli berikut: 1.

AIVD (Algemene Inlichtingen- en Veiligheidsdienst) Menurut AIVD (badan intelijen dan keamanan Belanda), spionase adalah aktivitas mengumpulkan informasi tentang perkembangan negara lain secara diam-diam. Adapun informasi yang dikumpulkan adalah yang berhubungan dengan politik, ekonomi, teknologi, IPTEK, dan rahasian perdaganan. 2. CPNI (Centre for the Protection of National Infrastructure) Menurut CPNI (Pusat Perlindungan Infrastruktur Nasional Inggris), pengertian spionase adalah suatu proses mendapatkan informasi yang tidak tersedia untuk umum dengan memanfaatkan agen rahasia atau peretasan komputer.

Aksi spionase biasanya juga akan melibatkan upaya untuk mempengaruhi pembuat kebijakan dan pembentuk opini guna memberikan keuntungan bagai kekuatan asing.

3. Miriam Webster Menurut kamus bahasa Inggris Miriam Webster, pengertian spionase adalah suatu praktik memata-matai suatu sistem pemerintahan atau perusahaan untuk mendapatkan informasi rahasia mengenai rencana dan kegiatan khusus. 4. Cambridge Dictionary Menurut kamus bahasa Inggris Cambridge Dictionary, arti spionase adalah aktivitas pengumpulan dan pelaporan informasi rahasia, khususnya terkait militer, politik, bisnis, dan industri. Spionase umumnya dilakukan dengan menggunakan agen rahasia atau mata-mata di dalam suatu organisasi atau negara.

Baca juga: Pengertian Ancaman Tujuan Aktivitas Spionase Secara sekilas tujuan spionase telah disebutkan dalam definisinya. Namun, sebenarnya apa sih tujuan spesifik dari aktivitas spionase?

Berikut penjelasan ringkasnya: 1. Mendapatkan Rahasia Politik Negara Setiap negara memiliki rahasia politik yang mencakup hal-hal berkaitan informasi politik, keamanan, informasi ekonomi krusial, informasi kebijakan dalam negara, dan lain-lain. Dengan tujuan dari gerakan spionase adalah informasi rahasia politik suatu negara maka pihak pelaku spionase akan memiliki keuntungan di bidang hubungan internasional dan operasi intelijen.

tujuan dari gerakan spionase adalah

2. Menetralisir Keunggulan Militer Aktivitas spionase sering ditujukan pada bidang militer untuk mengumpulkan informasi rahasia rincian teknis sistem persenjataan, jumlah pasukan, dan sistem pertahanan suatu negara. Dengan mengetahui informasi rahasia di bidang militer maka pelaku spionase dapat menemukan titik lemahnya. 3. Mengganggu Perekonomian Negara Aktivitas spionse ada juga yang bertujuan untuk menggangu atau merusak perekonomian suatu negara. Hal tersebut dilakukan dengan mengambil informasi rahasia mengenai produk dan rencana perusahaan di masa depan.

Pelaku spionase bisa juga mencuri ide penting dan melakukan inovasi lebih dulu sehingga selalu menguasai pasar karena lebih unggul dibanding negara lain. 4. Mengganggu Stabilitas Negara Bukan rahasia lagi bahwa ada pemerintah asing yang melakukan spionase di suatu negara dan mengupayakan gerakan pemberontakan di negara tersebut. Tujuan dari aksi ini tentu saja untuk mengganggu stabilitas negara lain sehingga dapat dikendalikan. Ciri-Ciri Ancaman Spionase Aktivitas spionase tidak akan terlihat secara kasat mata oleh masyarakat umum.

Deteksi terhadap aksi spionase hanya dapat tujuan dari gerakan spionase adalah oleh badan intelijen suatu negara yang telah terlatih. Berikut ini merupakan beberapa karakteristik ancaman spionase: 1. Bertujuan Mengambil Informasi Rahasia Ciri utama dari spionase adalah memiliki tujuan untuk mengambil informasi rahasia/ penting dari suatu organisasi atau negara.

Dengan begitu, maka pelaku spionase dapat melakukan intervensi terhadap kebijakan luar negeri, komersial, dan militer suatu negara. 2. Dilakukan Secara Tersembunyi Aktivitas spionase sejatinya dilakuksen secara rahasia dan terselubung. Itulah sebabnya sebagian besar aksi spionase tidak terungkap atau tidak diketahui masyarakat umum.

Sumber informasi yang digunakan oleh pelaku spionase tidak berasal dari sumber terbuka, tapi dari agen terlatih yang disusupkan ke dalam organisasi atau negara tertentu. 3. Dilakukan Oleh Ahli Spionase hanya dapat dilakukan oleh orang-orang tertentu yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata.

Selain itu, spionase juga menggunakan perlengkapan dengan teknologi canggih. 4. Memiliki Banyak Wajah Pelaku spionase bisa beroperasi di bawah perlindungan organisasi non resmi untuk menyembunyikan fakta bahwa mereka bekerja untuk intelijen. Dengan kata lain, pelaku spionase bisa berperan sebagai siapa saja, mulai dari mahasiswa, pengusaha, jurnalis, dan berbagai profesi lainnya.

Dampak Aktivitas Spionase Aktivitas spionase yang dilakukan organisasi atau negara akan menimbulkan berbagai dampak, baik bagi korban maupun pelaku spionase. Berikut ini adalah beberapa dampak yang diakibatkan adanya spionase: 1. Kedaulatan Negara Terancam Informasi rahasia yang terungkap ke publik dapat menimbulkan konflik di berbagai lapisan masyarakat. Hal ini bisa berpotensi menimbulkan kerusuhan yang akan mengancam kedaulatan suatu negara.

2. Intervensi Asing di Dalam Negeri Intervensi negara asing terhadap suatu negara dapat terjadi karena informasi rahasia telah diketahui. Tujuan dari gerakan spionase adalah tersebut dapat menimbulkan kekacauan politik di suatu negara. 3. Perekonomian Melemah Aktivitas spionase dapat mengakibatkan pihak korban kalah bersaing dengan negara lain di pasar bebas sehingga terjadi monopoli perdagangan oleh negara asing.

Hal tersebut pada akhirnya membuat perusahaan asing mengalahkan badan usaha milik negara atau pengusaha lokal. 4. Ancaman Terhadap Keamanan Negara Spionase yang mengumpulkan informasi rahasia di bidang militer dan keamanan suatu negara tentu saja akan menjadi ancaman besar terhadap keamanan negara tersebut. Misalnya pelaku spionase mengetahui kelemahan kerukunan masyarakat di suatu negara adalah rasa fanatisme beragama yang berlebihan.

Pelaku spionase dapat melakukan adu domba antar dua agama yang berbeda sehingga menimbulkan perang saudara. 5. Putusnya Hubungan Internasional Aktivitas spionase yang terungkap pada akhirnya akan membuat hubungan kerjasama internasional dua negara akan putus. Dengan putusnya hubungan internasional antar dua negara maka berbagai kerjasama antar negara tersebut di berbagai bidang akan terhenti. Contoh Aktivitas Spionase Dalam melakukan operasi intelijen, pelaku spionase akan banyak merekrut “orang dalam” sebagai mata-mata (agen telik sandi) agar lebih mudah mendapatkan informasi dan data.

Dengan begitu, pelaku spionase dapat melancarkan aksinya. Berikut ini adalah contoh aksi spionase: 1. Spionase M16 di Iran M16 merupakan badan intelijen Inggris yang seringkali melakukan manuver di negara lain yang berbuah keuntungan bagi negara Inggris.

Salah satu aksi spionase yang pernah dilakukan M16 adalah di negara Iran. Pada masa kepemimpinan Mohammed Mossadeq, pemerintah Iran melakukan nasionalisasi tambang minyak dimana pada waktu itu kepemilikannya ada di tangan seorang menteri Inggris.

Dengan berbagai triknya, M16 melakukan berbagai aksi spionase yang mengakibatkan runtuhnya pemerintahan Mohammed Mossadeq. 2. Spionase CIA di Indonesia Pemberontakan PRRI/ Permesta pada tahun 1957 silan ternyata mendapat bantuan dari CIA.

Hal ini terungkap setelah seorang tentara Amerika bernama Allen Lawrence Pope tertangkap oleh TNI. Dari sejumlah dokumen yang disita dari Pope, diketahui bahwa ia menyusup dalam gerakan pemberontakan di Indonesia untuk menggulingkan presiden Soekarno. 3.

tujuan dari gerakan spionase adalah

Spionase ASIS di Indonesia ASIS adalah badan intelijen Australia yang pernah melakukan upaya penyadapan telepon terhadap ponsel Susilo Bambang Yudhoyono dan istrinya, Ani Yudhoyono.

Selain SBY dan istrinya, upaya penyadapan ponsel juga dilakukan terhadap Boediono, Hatta Rajasa, dan Dino Patti Djalal. Informasi tersebut diketahui pemerintah Indonesia setelah Edward Snowden (CIA) membocorkan dokumen Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA).

Kesimpulan Di atas telah dijelaskan secara ringkas dan lengkap mengenai pengertian spionase, tujuan, ciri-ciri, dampak, dan beberapa contoh aktivitas spionase. Dari penjelasan tersebut dapat kita pahami bahwa spionase sangat berbahaya bagi para korbannya karena informasi rahasia terbongkar oleh pihak lain yang dapat mengakibatkan dampak buruk.
KOMPAS.com - Spionase merupakan kegiatan dari intelijen yang tujuan dari gerakan spionase adalah untuk mencari informasi rahasia milik lembaga, perusahaan, atau negara.

Kegiatan intelijen ini bisa dilakukan dengan bantuan manusia sebagai agen, atau sarana teknis, seperti meretas sistem komputer.

tujuan dari gerakan spionase adalah

Pengertian spionase Istilah spionase berasal dari bahasa Prancis, espionnage, berarti pengintaian atau memata-matai. Menurut Muhammad Ridha Albaar dalam buku Etika Profesi Informatika (2021), spionase adalah praktik pengumpulan informasi rahasia mengenai lembaga, organisasi, perusahaan, atau negara, tanpa mendapat izin sah dari pemilik informasi tersebut.

Spionase juga bisa diartikan sebagai kejahatan mata-mata, yang dilakukan dengan mengawasi seseorang, perusahaan, pemerintah, atau lainnya. Dilansir dari situs Cambridge Dictionary, espionage atau spionase adalah upaya penemuan rahasia, terutama informasi politik atau militer negara lain, atau informasi industri suatu bisnis.

Baca juga: Ancaman Integrasi Nasional Bidang Hankam Tujuan spionase Dikutip dari situs Legal Information Institute - Cornell University, tujuan spionase adalah mengumpulkan informasi rahasia atau mendeteksi kesalahan, kemudian mentransfer informasi tersebut ke organisasi atau negara lain.

Hal yang membedakan spionase dengan pengumpulan informasi lainnya adalah spionase dilakukan dengan mengakses langung tempat penyimpanan informasi, atau mencari tahu lewat orang yang mengetahui informasi tersebut, dan akan membocorkannya melalui berbagai dalih. Menurut L. Ya Esty Pratiwi dan Zeztio Fatima Martins Correia dalam jurnal Hukum Siber: Praktik Spionase dalam Kedaulatan Negara dan Hubungan Diplomasi Berdasarkan Ketentuan Hukum Internasional (2020), umumnya spionase dianggap sebagai bagian dari upaya institusional.

Awalnya, spionase digunakan untuk tujuan militer. Misalnya, memata-matai musuh potensial yang dianggap bisa membahayakan suatu negara.Daftar isi • Pengertian Spionase • Penyebab Dilakukannya Spionase • Ciri-ciri Tindakan Spionase • Contoh Tindakan Spionase • Dampak Pelaksanaan Spionase Di era globalisasi seperti ini, tentunya banyak sekali bentuk ancaman yag mengancam keutuhan sebuah negara.

Baik ancaman dalam bentuk militer, politik, ekonomi dan sebagainya. Yang tentunya apabila dibiarkan saja dapat menjadi faktor penyebab adanya disintegrasi bangsa. Salah satu ancaman keutuhan yang seringkali terjadi tanpa sepengetahuan kita adalah spionase.

Spionase merupakan tindakan yang dilakukan oleh sebuah negara untuk memata matai keadaan negara lain. Seringkali ditujukan pada negara tujuan dari gerakan spionase adalah menjadi sainganya. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan apa yang dimiliki oleh negara pesaing. Baik dalam segi ekonomi, politik, dan sebagainya. Untuk menambah pengetahuan kita mengenai pelaksanaan spionase. Berikut merupakan pemaparan mendetail mengenai ancaman disintegrasi berupa spionase ini.

Pengertian Spionase Pengertian Secara Umum Spionase sendiri berasal dari bahasa Perancis yang berarti mengintai, memata matai, dan juga mengamati. Apabila disimpulkan, spionase diartikan sebagai sebuah tindakan yang dilakukan dengan memata matai dan juga mengamati sesuatu. Tindakan spionase ini seringkali dilakukan oleh negara negara yang berkonflik.

Yang mana tujuan dari gerakan spionase adalah yang bertindak sebagai pelaku, menginginkan sebuah informasi penting mengenai negara lawannya. Untuk itu, mendapatkan informasi itu mereka menugaskan seorang intel yang sudah terlatih untuk melakukan penyelidikan.

Banyak sekali bentuk dari spionase ini sebenarnya, tidak selalu mengenai kondisi politik. Contohnya adalah spionase industri, spionase ekonomi, ataupun spionase pertahanan dan keamanan.

Informasi yang nantinya diperoleh dari tindakan ini tentunya sangat ilegal. Sebab negara sasaran tidak mengetahui bahwa informasi penting mengenai negaranya telah dicuri secara diam diam.

Yang mana dalam pelaksanaannya dapat menggunakan bantuan teknologi dan peralatan yang canggih. Pengertian Menurut Para Ahli Untuk memahami lebih lanjut mengenai makna dari spionase ini, berikut ada beberapa pendapat para ahli dan juga sumber terpercaya mengenai spionase. • Menurut Miriam Webster, spionase adalah praktik penggunaan mata-mata yang mana pelaksanaannya ditujukan mendapatkan informasi mengenai rencana dan kegiatan. Seringkali yang erat kaitanya dengan dari sistem pemerintahan atau perusahaan.

• Menurut Cambridge Dictionary, spionase adalah pengumpulan dan pelaporan informasi yang sifatnya sangat rahasia khusunya yang terkait tujuan dari gerakan spionase adalah permasalahan politik, militer, bisnis dan industri rahasia.

Spionase biasanya dilakukan menggunakan mata-mata terlatih karena dilakukan secara diam-diam dalam suatu negara atau organisasi. • Menurut CPNI, spionase yaitu proses mendapatkan informasi yang sifatnya tidak tersedia oleh umum. Yang mana dalam pelaksanaannya menggunakan bantuan sumber daya manusia yang ahli (agen) atau upaya teknis (misalnya saja meretas sistem komputer).

Dalam prosesnya spionase ini juga melibatkan berbagai upaya yang ditujukan untuk mempengaruhi pembuat kebijakan dan pembentuk opini guna menguntungkan kepentingan kekuatan asing. • Menurut Handar S., spionase merupakan kegiatan memata-matai yang melibatkan pemerintah atau individual saja guna mendapatkan informasi rahasia penting tanpa izin pemiliknya.

Penyebab Dilakukannya Spionase Spionase merupakan tindakan yang sifatnya terpaksa harus dilakukan untuk memenuhi tujuan tertentu.

tujuan dari gerakan spionase adalah

Suatu pihak yang sudah kehabisan cara akan memilih untuk melakukan ini. Yang tentunya sangat mempermudah mereka untuk menyusun strategi yang tepat. Tentunya ada banyak hal yang melatarbelakangi dilaksanakanya spionase tujuan dari gerakan spionase adalah. Berikut merupakan faktor faktor penyebab spionase. • Spionase dilakukan untuk menyamakan kekuatan di bidang militer Saat melakukan konfrontasi militer tentunya pihak lawan membutuhkan sedikitnya informasi ilegal mengenai strategi ataupun senjata yang akan digunakan oleh musuhnya.

Untuk itu sangat diperlukan adanya tindakan memata matai. • Bertujuan untuk merusak target ekonomi yang berkaitan dengan persaingan bebas Tindakan spionase yang dilakukan ini dilatarbelakangi dengan adanya keinginan untuk merusak perekonomian pihak tertentu.

Yang nantinya pihak yang berperan sebagai pelaku akan mencuri informasi penting yang berkaitan dengan produk dan tata perencanaan yang dilakukan oleh perusahaan. Dalam hal ini pihak pelaku sangat ingin mencuri berbagai ide dan juga inovasi pihak lawan. Yang tentunya hal tersebut nantinya membawa keuntungan baginya. Dengan inovasi pihak lawan, mereka berharap dapat menguasai mekanisme yang ada di pasar. • Untuk mendapatkan rahasia politik suatu negara Spionase seringkali digunakan oleh negara untuk mendapatkan keutungan politik.

Tentunya tindakan spionase ini sangat berpengaruh dalam jalinan hubungan internasional. • Menghancurkan organisasi atau kelompok pemberontak Tindakan spionase ini tidak hanya digunakan untuk kepentingan golongan saja, melainkan juga kepentingan bersama. Seperti contohnya, spionase yang digunakan untuk membongkar jaringan atau kelompok yang sifatnya radikal. Tentunya eksistensi dari organisasi ini sangat mengancam keutuhan negara. Dan tentunya juga dapat membahayakan kepentingan semua masyarakat.

Oleh karenanya, untuk mengetahui rencana, tujuan, dan strategi yang digunakan oleh organisasi itu pemerintah melakukan spionase. Yang mana tujuan dari gerakan spionase adalah pelaksanaannya juga ditujukan untuk menghancurkan dan melawan mereka.

Ciri-ciri Tindakan Spionase Adapun beberapa karakter khusus yang dimiliki oleh spionase. Yang tentunya sangat membantu kita dalam memahami ciri dari spionase itu sendiri. Berikut merupakan ciri ciri dari spionase. • Dilakukan secara rahasia Spionase hakikatnya merupakan tindakan tersembunyi yang dilakukan untuk mendapatkan informasi yang sifatnya ilegal. Untuk itu harus dilakukan dengan diam diam atau rahasia.

• Ditujukan untuk mengambil suatu informasi penting Pelaksanaanya yang dilakukan dengan diam diam dan memata matai, tentunya sangat bertujuan untuk mendapatkan sebuah hal penting. Yang mana hal itu tidak ditujukan sebagai konsumsi umum, melainkan hanya dibutuhkan oleh pihak pihak tertentu saja.

tujuan dari gerakan spionase adalah

• Dilakukan oleh orang yang ahli Agar tindakan spionase dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan rencananya. Pihak terkait harus melibatkan pihak pihak tertentu yang sudah ahli dalam hal ini, seperti intelegen, mata mata khusus ataupun lain sebagainya. Yang tentunya mereka telah memiliki cara dan strategi khusus untuk menimalisir terbongkarnya informasi.

• Memiliki banyak identitas Ahli yang ditugaskan untuk melakukan upaya spionase tentunya sangat dilindungi dan juga ditutupi identitasnya oleh negara. Untuk mencegah terbongkarnya identitas orang tersebut, negara dapat membuatkan berbagai identitas manipulasi untuk melindungi intel tersebut.

Contoh Tindakan Spionase Adapun beberapa tindakan yang mencerminkan spionase. • Iran yang melakukan cyber espionage atau seringkali disebut dengan serangan siber terhadap pihak Amerika. Terutama ditujukan kepada bank terbesar di Amerika Serikat. Serangan siber dari Iran ini dilakukan tujuan dari gerakan spionase adalah tujuan untuk membuat situs bank yang dimiliki oleh Amerika Serikat menjadi down.

• Korea utara juga melakukan serangan siber terhadap korea selatan. Yang mana dalam tindakanya, Korea Utara berupaya untuk dapat menghapus data dan juga informasi penting yang ada di dalam penyimpanan perangkat komputer. Yang tidak lain tidak bukan ditujukan untuk mencuri semua rahasia militer yang dimiliki oleh Korea Selatan. • Cina yang semakin kuat melakukan spionase terhadap Australia. Yang mana tindakan spionase itu ditujukan untuk merentas segala bentuk informasi penting Australia yang erat kaitannya dengan urusan politik.

Dampak Pelaksanaan Spionase Tindakan ilegal dan rahasia ini tentunya memiliki dampak yang besar bagi negara dan juga lingkungan sekitarnya. Berikut merupakan dampak dari dilakukannya spionase.

• Bocornya informasi penting yang berkaitan dengan kepentingan negara • Terancamnya kedaulatan sebuah negara • Terjadinya intervensi yang dilakukan pihak asing • Ketidakstabilan aspek kehidupan berbangsa dan bernegara • Sangat membahayakan pertahanan dan keamanan suatu negara • Putusnya hubungan internasional yang sudah terjalin antar negara • Membawa begitu banyak kerugian bagi negara yang dijadikan sebagai objek spionase.

Related Posts • Ideologi Kapitalisme: Sejarah – Ciri dan Negara yang Menganutnya • Disintegrasi Bangsa: Pengertian – Contoh dan Cara Mencegahnya • 7 Perbedaan Kepemimpinan Otokratis dan Kepemimpinan Demokratis yang Wajib Kamu Tau • Suku Tionghoa: Sejarah – Ciri Khas dan Kebudayaannya • Macam-macam Ideologi dan Pengertiannya
Spionase terdengar asing di telinga.

Bisa jadi pula bagi sebagian orang kata spionase terdengar sangat ramah dan menempel di gendang telinga. Kata spionase ditemukan dalam hal atau bidang yang berhubungan dengan dunia militer. Berikut akan dibahas mengenai spionase. Pengertian Spionase Di dunia ini terdapat banyak negara. Negara satu dengan negara lainnya tentunya mempunyai keunikan dan ciri khas masing-masing.

tujuan dari gerakan spionase adalah

Keunikan suatu negara tersebut dapat membangkitkan ketertarikan negara lain. Karena hal itu, suatu negara bisa saja mengembangkan perjanjian yang dapat mendorong kerjasama antar masing-masing negara.

Kerjasama tersebut dapat dimulai dari berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, budaya, dan sosial. Kerjasama dalam hal itu pula dapat mendatangkan hal positif bagi masing-masing negara. Pertemanan dalam bentuk perjanjian atau kerjasama yang saling memberikan keuntungan bagi kedua negara tersebut biasanya akan disampaikan secara resmi oleh kepala negara atau bagian pemerintahan.

Akan tetapi, jika hal tersebut dilakukan dengan cara yang tidak resmi tentunya akan merugikan negara yang bersangkutan. Aksi tersebut seperti melakukan aktivitas yang tersembunyi misalnya. Dalam hal ini dikenal dengan sebutan spionase. Bagi masyarakat mungkin asing akan kata spionase. Spionase dapat dimaknai sebagai sebuah aktivitas atau tindakan rahasia yang dilakukan terhadap suatu negara. Orang yang melakukan spionase dikenal sebagai spy atau mata-mata. Tindakan yang dilakukan oleh seorang mata-mata adalah tindakan yang merugikan.

Karena, seorang mata-mata akan menyelinap masuk ke suatu negara layaknya memakai topeng. Ia tidak akan menunjukkan diri sebenarnya dan mencari informasi mengenai data-data penting dari negara yang ditargetkan. Contoh Kasus Spionase di Indonesia Indonesia dihiasi dengan pulau dan lautan yang indah. Tidak hanya dua hal itu, Indonesia pun kaya akan keindahan daratan serta sumber daya alamnya.

Indonesia yang indah pernah tujuan dari gerakan spionase adalah mendapatkan mata-mata dari negara lain. Kasus spionase di Indonesia diantaranya yaitu Allen Pole, Uni Soviet, dan penyadapan yang dilakukan Australia. Allen Pole adalah seorang mata-mata yang masuk ke gerakan pemberontakan di Indonesia. Aktivitas spionase yang ditutupinya memiliki tujuan untuk menjatuhkan Soekarno. Demi mendapatkan tujuan itu, Allen Pole berencana menjatuhkan bom ke pasukan Angakatan Bersenjata Republik Indonesia.

Namun, aksinya gagal karena pesawat bom yang dikerahkan Allen Pole dilumpuhkan oleh Angkatan Udara Republik Indonesia. Uni Soviet melakukan aksi spionase untuk mengambil secara diam-diam data kelautan Indonesia. Pada aksi yang dilakukan, Alexandre Finenko melibatkan seorang perwira tentara Indonesia yaitu Soesdarjanto.

Kasus spionase yang dilakukan oleh Australia yaitu aktivitas penyadapan terhadap telepon selular milik Susilo Bambang Yudhoyono. Australia melakukan spionase untuk melihat diam-diam mengenai keadaan militer Indonesia.

Related Posts • 4 Daerah Otonomi Khusus di Indonesia Beserta Penjelasannya • Pendaftaran Tanah: Pengertian – Tujuan dari gerakan spionase adalah Hukum dan Syaratnya • Hubungan Internasional Indonesia: Makna – Fungsi dan Dampaknya • Lembaga Administrasi Negara: Sejarah – Tugas dan Wewenang • Perumusan Pancasila: Sejarah – Tokoh dan Prosesnya
• Home • Daftar Isi • SMA • Sosiologi • Materi • Soal • Hasil Ulangan • Classroom • Kelas XI • Kelas XII • Kamus • Antropologi • Bahasa • Ekonomi • Filsafat • Geografi • Hukum • Pendidikan • Penelitian • Politik • Psikologi • Sejarah • Sosiologi • Teknologi • Lainnya • Ebook • Sosiologi • Filsafat • Filsafat Islam • Bahasa • Sejarah Indonesia • Sejarah Dunia • Sejarah Islam • Geografi • Politik • Ekonomi • Psikologi • Pendidikan • Penelitian • Tokoh • Teori • Tokoh • Web Mitra Spionase A.

Pengertian Spionase Spionase dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah penyelidikan secara rahasia terhadap data kemiliteran dan data ekonomi negara lain; segala sesuatu yang berhubungan dengan seluk-beluk spion; pemata-mataan.

Istilah “spionase” dari bahasa Prancis “ espionage” yang artinya pengintaian. Spionase secara umum adalah suatu aktivitas mengintai atau memata-matai suatu organisasi/ lembaga dengan tujuan untuk mengambil informasi penting/ rahasia tanpa seizin organisasi tersebut. Aktivitas spionase tidak hanya mengintai dan mengumpulkan informasi rahasia, tetapi juga dapat membocorkannya ke pihak lain atau umum dengan tujuan tertentu.

Awalnya tindakan spionase dilakukan untuk menemukan informasi rahasia di bidang politik atau militer suatu negara. Namun, saat ini aksi spionase juga banyak terjadi di bidang industrial atau perusahaan (spionase industrial). Spionase Menurut Para Ahli 1. Kamus Hukum Black (Black Law), spionase adalah suatu aktivitas mengumpulkan, mengirimkan, atau tujuan dari gerakan spionase adalah suatu informasi penting/ rahasia yang berhubungan dengan pertahanan nasional suatu negara.

2. Miriam Webster, spionase adalah praktik penggunaan mata-mata yang mana pelaksanaannya ditujukan mendapatkan informasi mengenai rencana dan kegiatan. Sering kali yang erat kaitannya dengan dari sistem pemerintahan atau perusahaan. 3. Cambridge Dictionary, spionase adalah pengumpulan dan pelaporan informasi yang sifatnya sangat rahasia khususnya yang terkait dengan permasalahan politik, militer, bisnis dan industri rahasia.

Spionase biasanya dilakukan menggunakan mata-mata terlatih karena dilakukan secara diam-diam dalam suatu negara atau organisasi. 4. Handar S., spionase merupakan kegiatan memata-matai yang melibatkan pemerintah atau individual saja guna mendapatkan informasi rahasia penting tanpa izin pemiliknya. 5.

AIVD (Algemene Inlichtingen- en Veiligheidsdienst), spionase adalah aktivitas mengumpulkan informasi tentang perkembangan negara lain secara diam-diam. Adapun informasi yang dikumpulkan adalah yang berhubungan dengan politik, ekonomi, teknologi, IPTEK, dan rahasia perdagangan. 6. CPNI (Centre for the Protection of National Infrastructure), spionase adalah suatu proses mendapatkan informasi yang tidak tersedia untuk umum dengan memanfaatkan agen rahasia atau peretasan komputer.

Aksi spionase biasanya juga akan melibatkan upaya untuk mempengaruhi pembuat kebijakan dan pembentuk opini guna memberikan keuntungan bagai kekuatan asing. B. Tujuan Spionase 1. Mendapatkan Rahasia Politik Negara. Setiap negara memiliki rahasia politik yang mencakup hal-hal berkaitan informasi politik, keamanan, informasi ekonomi krusial, informasi kebijakan dalam negara, dan lain-lain. Dengan tujuan dari gerakan spionase adalah informasi rahasia politik suatu negara maka pihak pelaku spionase akan memiliki keuntungan di bidang hubungan internasional dan operasi intelijen.

2. Menetralisir Keunggulan Militer. Aktivitas spionase sering ditujukan pada bidang militer untuk mengumpulkan informasi rahasia rincian teknis sistem persenjataan, jumlah pasukan, dan sistem pertahanan suatu negara. Dengan mengetahui informasi rahasia di bidang militer maka pelaku spionase dapat menemukan titik lemahnya. 3. Mengganggu Perekonomian Negara. Aktivitas spionase ada juga yang bertujuan untuk mengganggu atau merusak perekonomian suatu negara.

Hal tersebut dilakukan dengan mengambil informasi rahasia mengenai produk dan rencana perusahaan di masa depan. Pelaku spionase bisa juga mencuri ide penting dan melakukan inovasi lebih dulu sehingga selalu menguasai pasar karena lebih unggul dibanding negara lain. 4. Mengganggu Stabilitas Negara.

Bukan rahasia lagi bahwa ada pemerintah asing yang melakukan spionase di suatu negara dan mengupayakan gerakan pemberontakan di negara tersebut. Tujuan dari aksi ini tentu saja untuk mengganggu stabilitas negara lain sehingga dapat dikendalikan. C. Ciri Spionase Karakteristik yang ada dalam spionase di antaranya, 1. Dilakukan secara rahasia.

Spionase sejatinya dilakukan secara sembunyi dan terselubung. Spionase ini tidak menggunakan sumber terbuka seperti media masa, konferensi pers, acara diplomatik, pameran dagang maupun kontak terbuka dengan wakil pemerintah. 2. Bertujuan mengambil informasi penting negara atau perusahaan (non publik).

Tujuan dari spionase adalah mengambil dan memantau informasi penting terkait perkembangan politik, ekonomi dan militer suatu negara. Sehingga negara asing bisa melakukan intervensi kebijakan luar negeri, komersial dan militer.

tujuan dari gerakan spionase adalah

3. Dilakukan oleh orang yang ahli dalam bidangnya. Spionase menggunakan perlengkapan canggih atau memerlukan pemikiran yang cerdas. Sehingga spionase lekat dengan menggunakan teknologi informasi melalui target penelitian ilmiah, pertahanan, penerbangan, elektronik serta bidang lainnya. 4. Memiliki banyak wajah. Pelaku spionase bisa beroperasi di bawah perlindungan non resmi guna menyembunyikan fakta bahwa mereka bekerja kepada intelijen.

Pelaku juga bisa berpura-pura sebagai pebisnis, mahasiswa, jurnalis dan sebagainya. Selain itu, pelaku juga bisa berperan dalam operasi khusus dengan nama dan kebangsaan palsu. 5. Pelaku juga bisa menjadi sebuah jaringan. Terdapat agen yang secara diam-diam memberikan informasi kepada intelijen.

Meskipun tidak menjadi mata-mata, namun memiliki beberapa instruksi dasar dalam upaya spionase. D. Penyebab Dilakukannya Spionase Spionase merupakan tindakan yang sifatnya terpaksa harus dilakukan untuk memenuhi tujuan tertentu. Tujuan dari gerakan spionase adalah pihak yang sudah kehabisan cara akan memilih untuk melakukan ini.

Yang tentunya sangat mempermudah mereka untuk menyusun strategi tujuan dari gerakan spionase adalah tepat. Berikut beberapa faktor penyebab spionase di antaranya, 1. Spionase dilakukan untuk menyamakan kekuatan di bidang militer Saat melakukan konfrontasi militer tentunya pihak lawan membutuhkan sedikitnya informasi ilegal mengenai strategi ataupun senjata yang akan digunakan oleh musuhnya. Untuk itu sangat diperlukan adanya tindakan memata matai. 2. Bertujuan untuk merusak target ekonomi yang berkaitan dengan persaingan bebas Tindakan spionase yang dilakukan ini dilatarbelakangi dengan adanya keinginan untuk merusak perekonomian pihak tertentu.

Yang nantinya pihak yang berperan sebagai pelaku akan mencuri informasi penting yang berkaitan dengan produk dan tata perencanaan yang dilakukan oleh perusahaan. Dalam hal ini pihak pelaku sangat ingin mencuri berbagai ide dan juga inovasi pihak lawan. Yang tentunya hal tersebut nantinya membawa keuntungan baginya.

Dengan inovasi pihak lawan, mereka berharap dapat menguasai mekanisme yang ada di pasar. 3. Untuk mendapatkan rahasia politik suatu negara Spionase seringkali digunakan oleh negara untuk mendapatkan keuntungan politik. Tentunya tindakan spionase ini sangat berpengaruh dalam jalinan hubungan internasional.

4. Menghancurkan organisasi atau kelompok pemberontak Tindakan spionase ini tidak hanya digunakan untuk kepentingan golongan saja, melainkan juga kepentingan bersama. Seperti contohnya, spionase yang digunakan untuk membongkar jaringan atau kelompok yang sifatnya radikal. Tentunya eksistensi dari organisasi ini sangat mengancam keutuhan negara. Dan tentunya juga dapat membahayakan kepentingan semua masyarakat. Oleh karenanya, untuk mengetahui rencana, tujuan, dan strategi yang digunakan oleh organisasi itu pemerintah melakukan spionase.

Yang mana dalam pelaksanaannya juga ditujukan untuk menghancurkan dan melawan mereka. E. Dampak Spionase Aktivitas spionase yang dilakukan organisasi atau negara akan menimbulkan berbagai dampak, baik bagi korban maupun pelaku spionase di antaranya, 1.

Kedaulatan Negara Terancam. Informasi rahasia yang terungkap ke publik dapat menimbulkan konflik di berbagai lapisan masyarakat. Hal ini bisa berpotensi menimbulkan kerusuhan yang akan mengancam kedaulatan suatu negara.

2. Intervensi Asing di Dalam Negeri. Intervensi negara asing terhadap suatu negara dapat terjadi karena informasi rahasia telah diketahui. Hal tersebut dapat menimbulkan kekacauan politik di suatu negara. 3. Perekonomian Melemah. Aktivitas spionase dapat mengakibatkan pihak korban kalah bersaing dengan negara lain di pasar bebas sehingga terjadi monopoli perdagangan oleh negara asing.

Hal tersebut pada akhirnya membuat perusahaan asing mengalahkan badan usaha milik negara atau pengusaha lokal. 4. Ancaman Terhadap Keamanan Negara.

tujuan dari gerakan spionase adalah

Spionase yang mengumpulkan informasi rahasia di bidang militer dan keamanan suatu negara tentu saja akan menjadi ancaman besar terhadap keamanan negara tersebut. Misalnya pelaku spionase mengetahui kelemahan kerukunan masyarakat di suatu negara adalah rasa fanatisme beragama yang berlebihan. Pelaku spionase dapat melakukan adu domba antar dua agama yang berbeda sehingga menimbulkan perang saudara. 5. Putusnya Hubungan Internasional.

Aktivitas spionase yang terungkap pada akhirnya akan membuat hubungan kerjasama internasional dua negara akan putus.

Dengan putusnya hubungan internasional antar dua negara maka berbagai kerjasama antar negara tersebut di berbagai bidang akan terhenti. F. Contoh Spionase 1. Spionase Israel pada Iran Pada tahun 2017 Mahkamah Agung Iran memvonis hukuman mati kepada akademisi Iran karena bertindak sebagai mata-mata Israel.

Tersangka merupakan dokter medis dan dosen di Institut Karolinska, Stockholm. Tersangka divonis melakukan spionase, yaitu memberikan informasi kepada Israel untuk membantu membunuh beberapa ilmuan nuklir senior.

Ilmuan tersebut sedang mengembangkan energi nuklir. Pada akhirnya, tersangka mengaku bahwa ia telah menjadi mata-mata dan memberikan informasi kepada intelijen Mossad dari Israel. Informasi berupa rencana dan personil nuklir Iran didapat dari menginfeksi sistem komputer Kementerian Pertahanan dengan virus.

2. Spionase Iran pada Amerika Serikat Iran melakukan cyber espionage atau serangan siber dengan melumpuhkan bank terbesar Amerika Serikat.

tujuan dari gerakan spionase adalah

Spionase yang dilakukan Iran membuat situs bank Amerika Serikat menjadi down. Tujuan dari gerakan spionase adalah injeksi malware, Iran menyusup ke server dan mengambil data dari beberapa bank. Tujuan dari adanya spionase ini adalah untuk melumpuhkan atau mencari data keuangan Amerika Serikat. 3. Spionase Korea Utara pada Korea Selatan Melalui serangan cyber espionage, Korea Utara menghapus data dan informasi dari penyimpanan perangkat komputer guna mencuri rahasia militer Korea Selatan.

Berdasarkan periset Amerika, Korea Utara menggunakan malware dalam melakukan spionase. Pada malware tersebut terdapat beberapa kata kunci yang dicari oleh Korea Utara antara lain “pasukan AS di Korsel”, “latihan perang”, dan “rahasia”. 4. Spionase Cina pada Australia Australia memperkuat undang-undangnya berkaitan dengan intervensi asing. Alasannya adalah semakin kuatnya aksi spionase Cina dalam urusan politik dalam negeri Australia. Spionase dilakukan dengan meretas informasi penting Australia seperti “kerja sama”, “hubungan luar negeri”, “posisi diplomatik”, “militer”, dan “ekonomi”.

Akibat spionase yang dilakukan, Cina bisa menyerang dan turut campur tangan politik dalam negeri Australia. Misalnya penyuapan pejabat tinggi PBB. 5. Spionase Amerika Serikat pada Jerman Pihak Amerika Serikat telah melakukan penyadapan telphon.

Selain itu, Amerika Serikat melalui mata-matanya yang bernama Rouseff tujuan dari gerakan spionase adalah surat elektronik (e-mail). Dia mengungkapkan ketidaksenangannya atas penundaan kunjungan kenegaraan Amerika Serikat. Spionase yang dilakukan menyebabkan kecurigaan dan rasa tidak percaya Jerman kepada Amerika Serikat. Kemudian, Jerman segera berpikir ulang mengenai kesepakatan perdagangan bebas antara Uni Eropa dengan Amerika Serikat Dari berbagai sumber Download Ket.

klik warna biru untuk link Lihat Juga Materi Sosiologi SMA 1. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 2. Modernisasi dan Globalisasi (KTSP) 2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2. Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013) 3.

Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.1 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013) 4. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.2 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013) 5. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.3 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013) 6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.1 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016) 7.

Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.2 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016) 8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.3 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016) 9.

Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.4 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016) 10. Materi Ujian Nasional Kompetensi Globalisasi dan Dampaknya 11. Materi Ringkas Globalisasi dan Dampaknya

Riwayat Gerakan Freemason di Indonesia




2022 www.videocon.com