Dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota

dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota

Pembahasan mengenai Kronologi Perang Dunia 2 akan diuraikan secara detail pada artikel ini. Perang Dunia II sendiri merupakan kelanjutan dari Perang Dunia I. Pada Perang Dunia I, Jerman dikalahkan oleh pihak Sekutu. Perjanjian Versailles semakin memperburuk kekalahan Jerman. Adolf Hittler berusaha membangkitkan kembali Jerman melalui Partai Nazi untuk membalas kekalahannya di Perang Dunia I.

Baca juga sejarah Nazi di Jerman. Latar belakang Perang Dunia II Perang Dunia II dilatarbelakangi oleh berbagai macam latar belakang. Latar belakang dari Perang Dunia II yakni sebagai berikut: • Liga Bangsa-Bangsa tidak berhasil merealisasikan terciptanya perdamaian dunia. Hal ini memancing ketegangan baru yang memunculkan tiga blok, yaitu Blok Prancis (demokrasi), Blok Jerman (fasis), dan Blok Rusia (komunis). • Lahirnya imperialisme Jerman yang menginginkan Eropa Tengah, Italia ke Laut Tengah, dan Etiopia.

Jepang sendiri mengumumkan “Kemakmuran Bersama di Asia Timur Raya”. Hal ini tentu saja bersinggungan dengan imperialisme Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat. Lahirnya keinginan imperialisme Jerman dan Jepang dikarenakan perlombaan persenjataan antar negara merangsang kebutuhan-kebutuhan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan bahan bakunya.

• Perbedaan ideologi diantara ketiga blok yang tidak mungkin berjalan secara bersamaan, sehingga satu sama lain pasti saling menghancurkan. Nasionalisme yang terlalu tinggi dan kuatnya dukungan militer hanya menyebabkan munculnya negara yang terlalu mengistimewakan bangsanya. • Perundingan Versaillers menyatakan bahwa Rusia Timur (wilayah Jerman) dilepaskan dari Jerman dengan membat koridor Polandia (jalan keluar ke laut) di tengah-tengahnya.

Kota Danzig terletak di tengah koridor ini dan dijadikan kota merdeka oleh Liga Bangsa-Bangsa. Penduduk Kota Danzig adalah bangsa Jerman. Hal ini menyebabkan Hitler menuntut kota ini, tetapi ditolak oleh Polandia.

Polandia bahkan menggerlar perundingan dengan Inggris, Perancis, Yunani, dan Rumania untuk menjamin kemerdekaan masing-masing. Jerman pun membuat perjanjian dengan Rusia pada 23 Agustus 1939. Pada perjanjian tersebut dinyatakan bahwa Rusia tidak akan menyerang Jerman dan begitupun sebaliknya. Pada tanggal 1 September 1939, Jerman menyerang Polandia hingga meletuslah Perang Dunia II. Selanjutnya setelah 2 hari, Inggris dan Prancis mengumumkan perang melawan Jerman. Kronologi Perang Dunia 2 Perang Dunia II terjadi di tiga benua, yakni Afrika, Asia, dan Eropa.

Perang ini berlangsung pada tanggal 1 September 1939 – 14 Agustus 1945. Perang ini menyebabkan banyak negara menderita kehancuran dan hidup dalam penjajahan negara lain. Lebih dari lima puluh juta orang tewas dalam perang ini. Perang Dunia II dibagi ke dalam tiga fase, yakni: • Fase Permulaan Penyerbuan pasukan Jerman ke Polandia pada tanggal 1 September 1939 dikenal dengan nama Blitzkrieg atau Perang Kilat.

Hal ini menjadi penanda dimulainya Perang Dunia II. Adolf Hitler memimpin Tentara Nazi dan berhasil menguasai wilayah Eropa dengan menggunakan strategi ini. Ciri khas dari strategi yang digunakan adalah penggunaan tank dan panser untuk mendukung pergerakan pasukan. Jerman melancarkan serangan ke Denmark dan Norwegia dan berhasil menduduki kedua negara tersebut. Jerman berhasil menguasai Belanda pada Mei 1940, sehingga Ratu Wilhelmina mengungsi ke Inggris.

Italia mengumumkan perang melawan Perancis dan Inggris serta dilanjutkan menyerbu Prancis pada 10 Juni 1940. Jerman berhasil menduduki Prancis pada Juni 1940, sehingga menyebabkan tentara Prancis di bawah pimpinan Charles de Gaulle mengungsi ke Inggris. Jerman melanjutkan serangannya di front Barat dengan berusaha menguasai Inggris. Namun, usaha ini gagal karena Inggris memiliki angkatan perang yang lebih baik dibandingkan negara Eropa daratan. Selain itu, Inggris pun mendapatkan bantuan dari Amerika Serikat.

Hal ini menyebabkan Jerman, Italia, dan Jepang menandatangani pakta pertahanan militer pada tanggal 27 September 1940. Pakta tersebut berisi kesepakatan untuk saling menolong jika salah satu dari ketiga negara tersebut diserang oleh negara lain.

Selain itu, terjadi pula peperangan di front Timur yang berpusat di wilayah yang memisahkan Jerman dan Uni Soviet. Jerman menyerang ke arah Timur untuk menguasai Uni Soviet pada 22 Juni 1941. Hal ini hanya membuat Jerman mengalami kerugian besar karena hubungan Uni Soviet dengan Inggris dan Prancis malah menjadi lebih dekat.

• Fase Titik Balik Kedekatan hubungan Uni Soviet dengan Inggris dan Prancis akhirnya merugikan Jerman, Italia, dan Jepang. Sekutu semakin bertambah kuat dengan bergabungnya Uni Soviet. Kekalahan demi kekalahan akhirnya dirasakan oleh Jerman, Italia, dan Jepang. Jepang kalah dalam pertempuran Laut Karang pada 7 Mei 1942. Jerman kalah dalam pertempuran di El-Alamien, dekat Alexandria, dari pasukan Inggris yang dipimpin oleh Robert Montgomery dan Alexander. Jerman pun kalah melawan Rusia setelah dikalahkan Tentara Uni Soviet yang dipimpin oleh Marsekal Syukof dalam pertempuran di Stalingrad.

• Fase Akhir Jerman harus keluar dari Rusia sejak dipukul mundur dari Stalingard tanggal 19 November 1942. Tentara Rusia menyerbu Polandia dan daerah Balkan yang dikuasai Jerman. Pasukan Uni Soviet berhasil merebut kembali wilayah Rumania, Bulgaria (18 September 1944), Yugoslavia (12 Oktober 1944), dan Hongaria (13 Februari 1945).

Baca juga sejarah Perang Balkan. Italia akhirnya menjadi sasaran Sekutu dengan pengiriman pasukan di bawah pimpinan Jenderal Dwight D. Eisenhower. Pasukan ini masuk melalui Sicilia dan Napoli. Jerman gagal mempertahankan Italia dan Mussolini akhirnya terbunuh.

dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota

Italia pun menyerah kepada Sekutu pada bulan Mei 1944. Pasukan Eisehower dan pasukan Montgomery menyerbu Normandia pada 6 Juni 1944. Serangan ini tidak mampu diatasi oleh Jenderal Rommel dan Rundstedt.

Perancis pun berhasil direbut dari kekuasaan Jerman dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota Agustus 1944. Sekutu menyerbu Jerman menuju Berlin, sedangkan pasukan Syukof menyerbu Berlin dari sebelah Timur.

Goring berhasil ditangkap, sedangkan Hitler dan Gobbels bunuh diri. Laksamana Domitz menyerah tanpa syarat pada 8 Mei 1945. Jerman pun dinyatakan menyerah tanpa syarat. Jerman akhirnya bersedia menandatangani perjanjian perdamaian di Postdam pada 2 Agustus 1945. Sekutu terus melancarkan aksinya dengan berhasilnya pasukan Amerika Serikat mengalahkan Kaigun Jepang. Jenderal Mac Arthur dan Laksamana Chester Nimitz berhasil menduduki Filipina (1944) dan Iwojima serta Okinawa (1945).

Amerika Serikat akhirnya menjatuhkan bom atom di atas Kota Hiroshima dan Nagasaki. Jepang pun ditaklukkan dan menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada 14 Agustus 1945.

Jepang bersedia menandatangani perjanjian di atas kapal perang USS Missouri di Teluk Tokyo pada 2 September 1945. Berakhirnya Perang Dunia II Akhir dari Perang Dunia II ditandai dengan menyerahnya Italia, Jerman, dan Jepang kepada Sekutu.

Setelah itu, kedua belah pihak mengadakan perjanjian-perjanjian perdamaian. Perjanjian perdamaian yang dilaksanakan, yaitu: • Konferensi Postdam Konferensi Postdam diadakan antara Skeutu dengan Jerman pada 2 Agustus 1945. Pada konferensi ini dinyatakan bahwa Jerman dibagi dalam 4 daerah pendudukan, yaitu bagian timur oleh Rusia, bagian barat oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis.

Berlin dibagi menjadi 4 bagian, yaitu Berlin Barat oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis sedangkan Berlin Timur oleh Rusia. Kota Danzig, Jerman sebelah timur, Sungai Oder, dan Neisse diserahkan kepada Polandia.

Angkatan Perang Jerman didemiliterisasi, yakni dengan mengurangi jumlah tentara dan peralatan militernya. Tokoh-tokoh NAZI atau penjahat perang dihukum di bawah pengawasan internasional. Jerman pun harus membayar kerugian perang kepada Sekutu. • Perjanjian San Fransisco Perjanjian ini berlangsung antara Sekutu dan Jepang pada tahun 1945 di Jepang.

Perjanjian ini disahkan pada 8 Septmber 1951. Namun, Rusia tidak berkenan menandatangani perjanjian ini karena tidak mengakuinya. Perjanjian ini menyatakan bahwa Kepulauan Jepang di bawah pengawasan Amerika Serikat.

Kepulauan Kurile dan Sakhalin Selatan diserahkan kepada Rusia, sedangkan Mantsyuria dan Taiwan diberikan kepada Tiongkok. Tokoh fasis atau penjahat perang diadili dan dihukum di bawah pengawasan internasioanl. Sama halnya dengan Jerman, Jepang pun harus membayar kerugian perang kepada Sekutu.

Dampak Perang Dunia II Perang Dunia II dikenal sebagai perang terdahsyat yang banyak memakan korban jiwa. Dampak negative akibat perang ini pun terjadi dalam berbagai bidang. Dampak tersebut diantaranya adalah: • Munculnya dua negara adidaya, yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet.

• Negara-negara Eropa (Inggris, Prancis, Italia, dan Jerman) perannya memudar dalam pergulatan politik dunia. • Terciptanya sejarah Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet akibat perebutan kekuasaan untuk menguasai dunia diantara keduanya.

• Pecahnya beberapa negara seperti Korea, Vietnam, dan Jerman akibat Perang Dingin. Baca juga sejarah Perang Vietnam. • Terbentuknya NATO dan Pakta Warsawa. • Bantuan modal dari Amerika Serikat untuk negara-negara Eropa, seperti Truman Doctrine (Turki dan Yunani), Marshal Plan (Eropa), Point Four Truman (Asia).

• Bantuan Colombo Plan dari Inggris untuk membentuk kerjasama ekonomi dan kebudayaan. • Terbentuknya Perserikatan Bangsa-Bangsa tanggal 24 Oktober 1945. Baca juga sejarah berdirinya PBB. Namun, ternyata berakhirnya Perang Dunia II secara tidak langsung memberikan ruang bagi sejarah kemerdekaan Indonesia.

Keberhasilan Jepang mengalahkan Belanda pada 1942 menyebabkan pengambilalihan Indonesia dari Belanda ke Jepang. Jepang mengutamakan kebijakan yang memperkuat kekuatan militer. Hal ini bertujuan untuk mendukung kemenangannya dalam menghadapi Sekutu. Kabar mengenai menyerahnya Jepang kepada Sekutu tanggal 14 Agustus 1945 menjadikan Indonesia dalam keadaan vacuum of power.

Jepang tidak lagi memiliki kuasa atas Indonesia dan Sekutu belum datang. Hal ini menandai berakhirnya masa penjajahan Jepang di Indonesia. Rakyat Indonesia pun segera memanfaatkan momen ini untuk memproklamasikan kemerdekaan. Inilah penjelasan mengenai kronologi Perang Dunia 2. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda.

Semoga bermanfaat. Kemudian terjadilah peristiwa proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945 di kediaman Ir. Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur, No. 56. Menindaklanjuti peristiwa proklamasi tersebut, pada tanggal 18 Agustus 1945 disahkannya UUD 1945 yang menandai terbentuknya NKRI dibawah pimpinan Presiden Ir.

Soekarno dan Wakil Presiden Moh. Hatta.
• Аԥсшәа • Acèh • Адыгабзэ • Afrikaans • Alemannisch • Алтай тил • አማርኛ • Pangcah • Aragonés • Ænglisc • العربية • ܐܪܡܝܐ • الدارجة • مصرى • অসমীয়া • Asturianu • Atikamekw • Авар • Kotava • अवधी • Aymar aru • Azərbaycanca • تۆرکجه • Башҡортса • Basa Bali • Boarisch • Žemaitėška • Bikol Central • Беларуская • Беларуская (тарашкевіца) • Български • भोजपुरी • Bislama • Banjar • Bamanankan • বাংলা • བོད་ཡིག • বিষ্ণুপ্রিয়া মণিপুরী • Brezhoneg • Bosanski • ᨅᨔ ᨕᨘᨁᨗ • Буряад • Català • Chavacano de Zamboanga • Mìng-dĕ̤ng-ngṳ̄ • Нохчийн • Cebuano • Chamoru • ᏣᎳᎩ • Tsetsêhestâhese • کوردی • Corsu • Nēhiyawēwin / ᓀᐦᐃᔭᐍᐏᐣ • Qırımtatarca • Čeština • Kaszëbsczi • Словѣньскъ / ⰔⰎⰑⰂⰡⰐⰠⰔⰍⰟ • Чӑвашла • Cymraeg • Dansk • Deutsch • Thuɔŋjäŋ • Zazaki • Dolnoserbski • डोटेली • ދިވެހިބަސް • ཇོང་ཁ • Eʋegbe • Ελληνικά • Emiliàn e rumagnòl • English • Esperanto • Español • Eesti • Euskara • Estremeñu • فارسی • Fulfulde • Suomi • Võro • Na Vosa Vakaviti • Føroyskt • Français • Arpetan • Nordfriisk • Furlan • Frysk • Gaeilge • Gagauz • 贛語 • Kriyòl gwiyannen • Gàidhlig • Galego • گیلکی • Avañe'ẽ • गोंयची कोंकणी / Gõychi Konknni • Bahasa Hulontalo • 𐌲𐌿𐍄𐌹𐍃𐌺 • ગુજરાતી • Gungbe • Gaelg • Hausa • 客家語/Hak-kâ-ngî • Hawaiʻi • עברית • हिन्दी • Fiji Hindi • Hrvatski • Hornjoserbsce • Kreyòl ayisyen • Magyar • Հայերեն • Արեւմտահայերէն • Interlingua • Interlingue • Igbo • Iñupiak • Ilokano • ГӀалгӀай • Ido • Íslenska • Italiano • ᐃᓄᒃᑎᑐᑦ/inuktitut • 日本語 • Patois • La .lojban.

• Jawa • ქართული • Qaraqalpaqsha • Taqbaylit • Адыгэбзэ • Kabɩyɛ • Kongo • Gĩkũyũ • Қазақша • ភាសាខ្មែរ • ಕನ್ನಡ • 한국어 • Перем коми • Къарачай-малкъар • Ripoarisch • Kurdî • Коми • Kernowek • Кыргызча • Latina • Ladino • Lëtzebuergesch • Лакку • Лезги • Lingua Franca Nova • Luganda • Limburgs • Ligure • Ladin • Lombard • Lingála • ລາວ • Lietuvių • Latgaļu • Latviešu • Madhurâ • मैथिली • Basa Banyumasan • Мокшень • Malagasy • Олык марий • Māori • Minangkabau • Македонски • മലയാളം • Монгол • ꯃꯤꯇꯩ ꯂꯣꯟ • ဘာသာ မန် • मराठी • Кырык мары • Bahasa Melayu • Malti • Mirandés • မြန်မာဘာသာ • Эрзянь • مازِرونی • Dorerin Naoero • Nāhuatl • Napulitano • Plattdüütsch • Nedersaksies • नेपाली • नेपाल भाषा • Li Niha • Nederlands • Norsk nynorsk • Norsk bokmål • Novial • ߒߞߏ • Nouormand • Sesotho sa Leboa • Diné bizaad • Chi-Chewa • Occitan • Livvinkarjala • Oromoo • ଓଡ଼ିଆ • Ирон • ਪੰਜਾਬੀ • Pangasinan • Kapampangan • Papiamentu • Picard • Deitsch • Pälzisch • पालि • Norfuk / Pitkern • Polski • Piemontèis • پنجابی • Ποντιακά • پښتو • Português • Pinayuanan • Runa Simi • Rumantsch • Romani čhib • Ikirundi • Română • Armãneashti • Tarandíne • Русский • Русиньскый • Ikinyarwanda • संस्कृतम् • Саха тыла • ᱥᱟᱱᱛᱟᱲᱤ • Sardu • Sicilianu • Scots • سنڌي • Davvisámegiella • Sängö • Srpskohrvatski / српскохрватски • ၽႃႇသႃႇတႆး • සිංහල • Simple English • Slovenčina • سرائیکی • Slovenščina • Gagana Samoa • Anarâškielâ • ChiShona • Soomaaliga • Shqip • Српски / srpski • Sranantongo • SiSwati • Sesotho • Seeltersk • Sunda • Svenska • Kiswahili • Ślůnski • Sakizaya • தமிழ் • Tayal • ತುಳು • తెలుగు • Tetun • Тоҷикӣ • ไทย • ትግርኛ • Türkmençe • Tagalog • Setswana • Lea faka-Tonga • Tok Pisin • Türkçe • Seediq • Xitsonga • Татарча/tatarça • ChiTumbuka • Twi • Reo tahiti • Тыва дыл • Удмурт • ئۇيغۇرچە / Uyghurche • Українська • اردو • Oʻzbekcha/ўзбекча • Tshivenda • Vèneto • Vepsän kel’ • Tiếng Việt • West-Vlams • Volapük • Walon • Winaray • Wolof • 吴语 • Хальмг • IsiXhosa • მარგალური • ייִדיש • Yorùbá • Vahcuengh • Zeêuws • 中文 • 文言 • Bân-lâm-gú • 粵語 • IsiZulu • ^ Diet Nasional Jepang belum secara resmi memberlakukan undang-undang yang menyatakan bahwa bahasa Jepang adalah bahasa resmi negara.

[4] Jepang (日本国, Nipponkoku) adalah sebuah negara kepulauan di Asia Timur. Letaknya di ujung barat Samudra Pasifik, di sebelah timur Laut Jepang, dan bertetangga dengan Tiongkok, Korea Selatan, dan Rusia. Pulau-pulau paling utara berada di Laut Okhotsk, dan wilayah paling selatan berupa kelompok pulau-pulau kecil di Laut Tiongkok Timur, tepatnya di sebelah selatan Okinawa yang bertetangga dengan Taiwan.

Jepang terdiri dari 6.852 pulau [13] dan menjadikannya sebagai negara kepulauan. Pulau-pulau utama dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota utara ke selatan adalah Hokkaido, Honshu (pulau terbesar), Shikoku, dan Kyushu.

Sekitar 97% wilayah daratan Jepang berada di keempat pulau terbesarnya. Sebagian besar pulau di Jepang bergunung-gunung, dan sebagian di antaranya merupakan gunung berapi. Gunung tertinggi di Jepang adalah Gunung Fuji yang merupakan sebuah gunung berapi. Penduduk Jepang berjumlah 128 juta orang, dan berada di peringkat ke-10 negara berpenduduk terbanyak di dunia.

Tokyo secara de facto adalah ibu kota Jepang, dan berkedudukan sebagai sebuah prefektur. Tokyo Raya adalah sebutan untuk Tokyo dan beberapa kota yang berada di prefektur sekelilingnya.

Sebagai daerah metropolitan terluas di dunia, Tokyo Raya berpenduduk lebih dari 30 juta orang. Menurut mitologi tradisional, Kerajaan Jepang didirikan oleh Kaisar Jimmu pada abad ke-7 SM. Kaisar Jimmu memulai mata rantai monarki Jepang yang tidak terputus hingga kini.

Meskipun begitu, sepanjang sejarahnya, kebanyakan masa kekuatan sebenarnya berada di tangan Shogun, Samurai, Daimyo dan memasuki zaman modern, di tangan perdana menteri.

Menurut Konstitusi Jepang tahun 1947, Jepang adalah negara kesatuan monarki konstitusional di bawah pimpinan Kaisar Jepang dan Parlemen Jepang. Sebagai negara maju di bidang ekonomi, [14] Jepang memiliki produk domestik bruto terbesar nomor dua setelah Amerika Serikat, dan masuk dalam urutan tiga besar keseimbangan kemampuan berbelanja.

Jepang merupakan anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, G8, Organisasi untuk Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi, dan Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik. Jepang memiliki kekuatan militer yang memadai lengkap dengan sistem pertahanan modern seperti AEGIS serta skuat armada besar kapal perusak. Dalam perdagangan luar negeri, Jepang berada di peringkat ke-4 negara pengekspor terbesar dan peringkat ke-6 negara pengimpor terbesar di dunia. Sebagai negara maju, penduduk Jepang memiliki standar hidup yang tinggi (peringkat ke-8 dalam daftar negara menurut indeks pembangunan manusia) dan angka harapan hidup tertinggi di dunia menurut perkiraan PBB.

[15] Dalam bidang teknologi, Jepang maju di bidang telekomunikasi, permesinan, dan robotika. Daftar isi • 1 Etimologi • 2 Sejarah • 2.1 Prasejarah • 2.2 Zaman Klasik • 2.3 Zaman Pertengahan • 2.4 Zaman Modern • 3 Geografi • 4 Politik • 4.1 Parlemen • 4.2 Keluarga kekaisaran • 4.3 Hubungan luar negeri dan militer • 4.4 Pembagian administratif • 5 Ekonomi • 6 Demografi • 6.1 Pendidikan • 6.2 Peringkat internasional • 7 Budaya • 8 Referensi • 9 Bacaan selanjutnya • 10 Lihat pula • 11 Pranala luar Etimologi [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Nama-nama Jepang (negara) Jepang disebut Nippon atau Nihon dalam bahasa Jepang.

Kedua kata ini ditulis dengan huruf kanji yang sama, yaitu 日本 (secara harfiah: asal-muasal matahari). [16] Sebutan Nippon sering digunakan dalam urusan resmi, termasuk nama negara dalam uang Jepang, prangko, dan pertandingan olahraga internasional.

Sementara itu, sebutan Nihon digunakan dalam urusan tidak resmi seperti pembicaraan sehari-hari. Kata Nippon dan Nihon berarti "negara/negeri matahari terbit".

dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota

Nama ini disebut dalam korespondensi Kekaisaran Jepang dengan Dinasti Sui di Tiongkok, dan merujuk kepada letak Jepang yang berada di sebelah timur daratan Tiongkok. Sebelum Jepang memiliki hubungan dengan Tiongkok, negara ini dikenal sebagai Yamato ( 大和). [17] Di Tiongkok pada zaman Tiga Negara, sebutan untuk Jepang adalah negara Wa ( 倭). Dalam Bahasa Tionghoa dialek Shanghai yang termasuk salah satu dialek Wu, aksara Tionghoa 日本 dibaca sebagai Zeppen ([ zəʔpən]).

Dalam dialek Wu, aksara 日 secara tidak resmi dibaca sebagai [ niʔ] sementara secara resmi dibaca sebagai [ zəʔ]. Dalam beberapa dialek Wu Selatan, 日本 dibaca sebagai [ niʔpən] yang mirip dengan nama dalam bahasa Jepang. Kata Jepang dalam bahasa Indonesia kemungkinan berasal dari bahasa Tionghoa, tepatnya bahasa Wu. Bahasa Melayu Klasik juga menyebut negara ini sebagai Jepang (namun ejaan bahasa Malaysia memakai ejaan Jepun).

Kata Jepang dalam bahasa Melayu ini kemudian dibawa ke Dunia Barat oleh pedagang dari Kerajaan Portugis, [18] yang mengenal sebutan ini ketika berada di Malaka pada abad ke-16.

Mereka lah yang pertama kali memperkenalkan nama bahasa Melayu tersebut ke Eropa. Dokumen tertua dalam bahasa Inggris yang menyebut tentang Jepang adalah sepucuk surat dari tahun 1565, yang di dalamnya bertuliskan kata Giapan.

[19] [20] Sejarah [ sunting - sunting sumber ] Sebuah bejana dari periode Jomon Pertengahan ( 3000- 2000 SM). Penelitian arkeologi menunjukkan bahwa Jepang telah dihuni manusia purba setidaknya 600.000 tahun yang lalu, pada masa Paleolitik Bawah.

Setelah beberapa zaman es yang terjadi pada masa jutaan tahun yang lalu, Jepang beberapa kali terhubung dengan daratan Asia melalui jembatan darat (dengan Sakhalin di utara, dan kemungkinan Kyushu di selatan), sehingga memungkinkan perpindahan manusia, hewan, dan tanaman ke Kepulauan Jepang dari wilayah yang kini merupakan Republik Rakyat Tiongkok dan Semenanjung Korea.

Zaman Paleolitik Jepang menghasilkan peralatan bebatuan yang telah dipoles yang pertama di dunia, sekitar tahun 30.000 SM. Dengan berakhirnya zaman es terakhir dan datangnya periode yang lebih hangat, kebudayaan Jomon muncul pada sekitar 11.000 SM, yang bercirikan gaya hidup pemburu-pengumpul semi-sedenter Mesolitik hingga Neolitik dan pembuatan kerajinan tembikar terawal di dunia.

Diperkirakan bahwa penduduk Jomon merupakan nenek moyang suku Proto-Jepang dan suku Ainu masa kini. Dimulainya periode Yayoi pada sekitar 300 SM menandai kehadiran teknologi-teknologi baru seperti bercocok tanam padi di sawah yang berpengairan dan teknik pembuatan perkakas dari besi dan perunggu yang dibawa serta migran-migran dari Tiongkok atau Korea.

Dalam sejarah Tiongkok, orang Jepang pertama kali disebut dalam naskah sejarah klasik, Buku Han yang ditulis Pada tahun 111 Masehi. [21] Setelah periode Yayoi disebut periode Kofun pada sekitar tahun 250 Masehi, yang bercirikan didirikannya negeri-negeri militer yang kuat. Menurut Catatan Sejarah Tiga Negara, negara paling berjaya di kepulauan Jepang waktu itu adalah Yamataikoku.

Zaman Klasik [ sunting - sunting sumber ] Bagian sejarah Jepang meninggalkan dokumen tertulis dimulai pada abad ke-5 dan abad ke-6 Masehi, saat sistem Tulisan Tionghoa, Agama Buddha, dan kebudayaan Tionghoa lainnya dibawa masuk ke Jepang dari Kerajaan Baekje di Semenanjung Korea.

Jepang dapat mengusir dua kali invasi Mongol ke Jepang (1274 dan 1281) Perkembangan selanjutnya, yaitu Agama Buddha di Jepang dan seni rupa yang sebagian besar dipengaruhi oleh Budaya Tiongkok. [22] Walaupun awalnya kedatangan Agama Buddha ditentang penguasa yang menganut Agama Shinto, kalangan yang berkuasa akhirnya ikut memajukan agama Buddha di Jepang, dan menjadi agama yang populer di Jepang sejak Periode Asuka.

[23] Melalui perintah Reformasi Taika pada tahun 645, Jepang menyusun ulang sistem pemerintahannya dengan mencontoh dari Tiongkok.

Hal ini membuka jalan bagi filsafat Konfusianisme Tiongkok untuk menjadi dominan di Jepang hingga abad ke-19. Periode Nara yang berlangsung pada abad ke-8 Masehi menandai sebuah negeri Jepang dengan kekuasaan yang tersentralisasi. Ibu kota dan istana Kerajaan berada di Heijo-kyo (kini Nara). Pada Periode ini, Jepang secara terus menerus mengadopsi praktik administrasi pemerintahan dari Tiongkok.

Salah satu pencapaian terbesar sastra Jepang pada Periode Nara adalah selesainya buku sejarah Jepang yang disebut Kojiki (古事記) dan Nihon Shoki (日本書紀). [24] Patung Buddha di Todaiji, Nara, yang dibuat pada tahun 752.

Pada tahun 784 Masehi, Kaisar Kammu memindahkan ibu kota ke Nagaoka-kyō, dan berada di sana hanya selama 10 tahun. Setelah itu, ibu kota dipindahkan kembali ke Heian-kyō (kini Kyoto). Kepindahan ibu kota ke Heian-kyō mengawali Periode Heian yang merupakan masa keemasan kebudayaan klasik asli Jepang, terutama di bidang seni, puisi dan Sastra Jepang.

Hikayat Genji karya Murasaki Shikibu dan lirik lagu kebangsaan Jepang Kimi ga Yo berasal dari periode Heian. [25] Zaman Pertengahan [ sunting - sunting sumber ] Sekelompok orang-orang Portugis dari periode Nanban, abad ke-17.

Abad pertengahan di Jepang merupakan zaman feodalisme yang ditandai oleh perebutan kekuasaan antarkelompok penguasa yang terdiri dari ksatria yang disebut samurai. Pada tahun 1185, setelah menghancurkan Klan Taira yang merupakan klan saingan Klan Minamoto, Minamoto no Yoritomo diangkat sebagai Shogun, dan menjadikannya pemimpin militer yang berbagi kekuasaan dengan Kaisar.

Pemerintahan militer yang didirikan Minamoto no Yoritomo disebut Keshogunan Kamakura karena pusat pemerintahan berada di Kamakura (di sebelah selatan Yokohama masa kini). Setelah wafatnya Minamoto no Yoritomo, klan Hōjō membantu keshogunan sebagai shikken, yakni semacam adipati bagi para shogun.

Keshogunan Kamakura berhasil menahan serangan Kerajaan Mongol dari wilayah Tiongkok. Meskipun secara politik terbilang stabil, Keshogunan Kamakura akhirnya digulingkan oleh Kaisar Go-Daigo yang memulihkan kekuasaan di tangan kaisar.

Kaisar Go-Daigo akhirnya digulingkan Ashikaga Takauji pada 1336. [26] Keshogunan Ashikaga gagal membendung kekuatan penguasa militer dan tuan tanah feodal ( daimyo) dan pecah perang saudara pada tahun 1467 ( Perang Ōnin) yang mengawali masa satu abad yang diwarnai peperangan antarfaksi yang disebut masa negeri-negeri saling berperang atau periode Sengoku.

[27] Pada abad ke-16, para pedagang dan misionaris Serikat Yesuit dari Portugal tiba untuk pertama kalinya di Jepang, dan mengawali pertukaran perniagaan dan kebudayaan yang aktif antara Jepang dan Dunia Barat ( Perdagangan dengan Nanban).

Orang Jepang menyebut orang asing dari Dunia Barat sebagai namban yang berarti orang barbar dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota selatan. Salah satu kapal segel merah Jepang (1634) yang dipakai berdagang di Asia.

Oda Nobunaga menaklukkan daimyo-daimyo pesaingnya dengan memakai teknologi Eropa dan senjata api. Nobunaga hampir berhasil menyatukan Jepang sebelum tewas terbunuh dalam Peristiwa Honnōji 1582. Toyotomi Hideyoshi menggantikan Oda Nobunaga, dan mencatatkan dirinya sebagai pemersatu Bangsa Jepang pada tahun 1590. Toyotomi Hideyoshi berusaha menguasai Semenanjung Korea, dan dua kali melakukan invasi ke Korea, namun gagal setelah kalah dalam pertempuran melawan pasukan Dinasti Joseon yang dibantu kekuatan Dinasti Ming.

Setelah Hideyoshi wafat, pasukan Hideyoshi ditarik dari Semenanjung Korea pada tahun 1598. [28] Sepeninggal Hideyoshi, putra Hideyoshi yang bernama Toyotomi Hideyori mewarisi kekuasaan sang ayah. Tokugawa Ieyasu memanfaatkan posisinya sebagai adipati bagi Hideyori untuk mengumpulkan dukungan politik dan militer dari daimyo-daimyo lain. Setelah mengalahkan klan-klan pendukung Hideyori dalam Pertempuran Sekigahara tahun 1600, Ieyasu diangkat sebagai shogun pada tahun 1603.

Pemerintahan militer yang didirikan Ieyasu di Edo (kini Tokyo) disebut Keshogunan Tokugawa. Keshogunan Tokugawa curiga terhadap kegiatan misionaris Gereja Katolik, dan melarang segala hubungan dengan orang-orang Eropa.

Hubungan perdagangan dibatasi hanya dengan pedagang Belanda di Pulau Dejima, Nagasaki. Pemerintah Tokugawa juga menjalankan berbagai kebijakan seperti undang-undang buke shohatto untuk mengendalikan daimyo di daerah. Pada tahun 1639, Keshogunan Tokugawa mulai menjalankan kebijakan sakoku ("negara tertutup") yang berlangsung selama dua setengah abad yang disebut periode Edo.

Walaupun menjalani periode isolasi, orang Jepang terus mempelajari ilmu-ilmu dari Dunia Barat. Di Jepang, ilmu dari buku-buku Barat disebut rangaku (ilmu belanda) karena berasal dari kontak orang Jepang dengan enklave orang Belanda di Dejima, Nagasaki.

Pada periode Edo, orang Jepang juga memulai studi tentang Jepang, dan menamakan "studi nasional" tentang Jepang sebagai kokugaku. [29] Zaman Modern [ sunting - sunting sumber ] Kekaisaran Jepang terdiri dari sebagian besar Asia Timur dan Asia Timur Raya pada tahun 1942.

Pada 31 Maret 1854, kedatangan Komodor Matthew Perry dan " Kapal Hitam" Angkatan Laut Amerika Serikat memaksa Jepang untuk membuka diri terhadap Dunia Barat melalui Persetujuan Kanagawa. Persetujuan-persetujuan selanjutnya dengan negara-negara Barat pada masa Bakumatsu membawa Jepang ke dalam krisis ekonomi dan politik. Kalangan samurai menganggap Keshogunan Tokugawa sudah melemah, dan mengadakan pemberontakan hingga pecah Perang Boshin tahun 1867- 1868. Setelah Keshogunan Tokugawa ditumbangkan, kekuasaan dikembalikan ke tangan kaisar ( Restorasi Meiji) dan sistem domain dihapus.

Semasa Restorasi Meiji, Jepang mengadopsi sistem politik, hukum, dan militer dari Dunia Barat. Kabinet Jepang mengatur Dewan Penasihat Kaisar, menyusun Konstitusi Meiji, dan membentuk Parlemen Kekaisaran.

dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota

Restorasi Meiji mengubah Kekaisaran Jepang menjadi negara industri modern dan sekaligus kekuatan militer dunia yang menimbulkan konflik militer ketika berusaha memperluas pengaruh teritorial di Asia. Setelah mengalahkan Tiongkok dalam Perang Tiongkok-Jepang dan Rusia dalam Perang Rusia-Jepang, Jepang menguasai Taiwan, separuh dari Sakhalin, dan Korea.

[30] Pada awal abad ke-20, Jepang mengalami " demokrasi Taisho" yang dibayang-bayangi bangkitnya ekspansionisme dan militerisme Jepang. Semasa Perang Dunia I, Jepang berada di pihak Sekutu yang menang, sehingga Jepang dapat memperluas pengaruh dan wilayah kekuasaan. Jepang terus menjalankan politik ekspansionis dengan menduduki Manchuria pada tahun 1931.

Dua tahun kemudian, Jepang keluar dari Liga Bangsa-Bangsa setelah mendapat kecaman internasional atas pendudukan Manchuria. Pada tahun 1936, Jepang menandatangani Pakta Anti-Komintern dengan Jerman Nazi, dan bergabung bergabung bersama Jerman dan Italia membentuk Blok Poros pada tahun 1941 [31] Pada tahun 1937, invasi Jepang ke Manchuria memicu terjadinya Perang Tiongkok-Jepang Kedua (1937-1945) yang membuat Jepang dikenakan embargo minyak oleh Amerika Serikat [32] Pada 7 Desember 1941, Jepang menyerang pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbor, dan menyatakan perang terhadap Amerika Serikat, Inggris, dan Belanda.

Serangan Pearl Harbor menyeret AS ke dalam Perang Dunia II. Setelah kampanye militer yang panjang di Samudra Pasifik, Jepang kehilangan wilayah-wilayah yang dimilikinya pada awal perang. Amerika Serikat melakukan pengeboman strategis terhadap Tokyo, Osaka dan kota-kota besar lainnya.

Setelah AS menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang akhirnya menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada 15 Agustus 1945 ( Hari Kemenangan atas Jepang). [33] Tōkaidō Shinkansen dan Seri 0, jalur dan kereta kecepatan tinggi pertama di dunia (foto tahun 1967). Perang membawa penderitaan bagi rakyat Jepang dan rakyat di wilayah jajahan Jepang.

Berjuta-juta orang tewas di negara-negara Asia yang diduduki Jepang di bawah slogan Kemakmuran Bersama Asia. Hampir semua industri dan infrastruktur di Jepang hancur akibat perang. Pihak Sekutu melakukan repatriasi besar-besaran etnik Jepang dari negara-negara Asia yang pernah diduduki Jepang. [34] Pengadilan Militer Internasional untuk Timur Jauh yang diselenggarakan pihak Sekutu mulai 3 Mei 1946 berakhir dengan dijatuhkannya hukuman bagi sejumlah pemimpin Jepang yang terbukti bersalah melakukan kejahatan perang.

Pada tahun 1947, Jepang memberlakukan Konstitusi Jepang yang baru. Berdasarkan konstitusi baru, Jepang ditetapkan sebagai negara yang menganut paham pasifisme dan mengutamakan praktik Demokrasi liberal.

Pendudukan Amerika Serikat terhadap Jepang secara resmi berakhir pada tahun 1952 dengan ditandatanganinya Perjanjian San Francisco. [35] Walaupun demikian, pasukan Amerika Serikat tetap mempertahankan pangkalan-pangkalan penting di Jepang, khususnya di Okinawa. Perserikatan Bangsa-Bangsa secara secara resmi menerima Jepang sebagai anggota pada tahun 1956. Seusai Perang Dunia II, Jepang mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat, dan menempatkan Jepang sebagai kekuatan ekonomi terbesar nomor dua di dunia, dengan rata-rata pertumbuhan produk domestik bruto sebesar 10% per tahun selama empat dekade.

Pesatnya pertumbuhan ekonomi Jepang berakhir pada awal tahun 1990-an setelah jatuhnya ekonomi gelembung. [36] Geografi [ sunting - sunting sumber ] Kepulauan Jepang seperti yang dilihat dari satelit Jepang memiliki lebih dari 3.000 pulau yang terletak di pesisir Lautan Pasifik di timur benua Asia.

Istilah Kepulauan Jepang merujuk kepada empat pulau besar, dari utara ke selatan, Hokkaido, Honshu, Shikoku, dan Kyushu, serta Kepulauan Ryukyu yang berada di selatan Kyushu. Sekitar 70% hingga 80% dari wilayah Jepang terdiri dari pegunungan yang berhutan-hutan, [37] [38] dan cocok untuk pertanian, industri, serta permukiman.

Daerah yang curam berbahaya untuk dihuni karena risiko tanah longsor akibat gempa bumi, kondisi tanah yang lunak, dan hujan lebat. Oleh karena itu, permukiman penduduk terpusat di kawasan pesisir.

Jepang termasuk salah satu negara berpenduduk terpadat di dunia. [39] Sakurajima adalah gunung berapi teraktif di Jepang Gempa bumi berkekuatan rendah dan sesekali letusan gunung berapi sering dialami Jepang karena letaknya di atas Lingkaran Api Pasifik di pertemuan tiga lempeng tektonik. Gempa bumi yang merusak sering menyebabkan tsunami. Setiap abadnya, di Jepang terjadi beberapa kali tsunami.

[40] Gempa bumi besar yang terjadi akhir-akhir ini di Jepang adalah Gempa bumi Chūetsu 2004 dan Gempa bumi besar Hanshin tahun 1995. Keadaan geografi menyebabkan Jepang memiliki banyak sumber mata air panas, dan sebagian besar di antaranya telah dibangun sebagai daerah tujuan wisata. [41] Jepang berada di kawasan beriklim sedang dengan pembagian empat musim yang jelas.

Walaupun demikian, terdapat perbedaan iklim yang mencolok antara wilayah bagian utara dan wilayah bagian selatan. [42] Pada musim dingin, Jepang bagian utara seperti Hokkaido mengalami musim salju, namun sebaliknya wilayah Jepang bagian selatan beriklim subtropis.

Iklim juga dipengaruhi tiupan angin musim yang bertiup dari benua Asia ke Lautan Pasifik pada musim dingin, dan sebaliknya pada musim panas. Iklim Jepang terbagi atas enam zona iklim: • Hokkaido: Kawasan paling utara beriklim sedang dengan musim dingin yang panjang dan membekukan, serta musim panas yang sejuk.

Presipitasi tidak besar, namun salju banyak turun ketika musim dingin. • Laut Jepang: Di pantai barat Pulau Honshu, tiupan angin dari barat laut membawa salju yang sangat lebat.

Pada musim panas, kawasan ini lebih sejuk dibandingkan kawasan Pasifik. Walaupun demikian, suhu di kawasan ini kadang kala dapat menjadi sangat tinggi akibat fenomena angin fohn. • Dataran Tinggi Tengah: Wilayah ini beriklim pedalaman dengan perbedaan suhu rata-rata musim panas- musim dingin yang sangat mencolok. Perbedaan suhu antara malam hari dan siang hari juga sangat mencolok. • Laut Pedalaman Seto: Barisan pegunungan di wilayah Chugoku dan Shikoku menghalangi jalur tiupan angin musim, sehingga kawasan ini sepanjang tahun beriklim sedang.

• Samudra Pasifik: Kawasan pesisir bagian timur Jepang mengalami musim dingin yang sangat dingin, namun tidak banyak turun salju. Sebaliknya, musim panas menjadi begitu lembap akibat tiupan angin musim dari tenggara. • Kepulauan Ryukyu: Kepulauan di barat daya Jepang termasuk Kepulauan Ryukyu beriklim subtropis, hangat sewaktu musim dingin dan suhu yang tinggi sepanjang musim panas. Presipitasi sangat tinggi, terutama selama musim hujan. Taifun sangat sering terjadi.

Suhu tertinggi yang pernah tercatat di Jepang adalah 40,9 °C (105,6 °F) pada 16 Agustus 2007. [43] Musim hujan dimulai lebih awal di Okinawa, yakni sejak awal Mei.

Garis depan musim hujan bergerak ke utara, namun berakhir di Jepang utara sebelum mencapai Hokkaido. Di sebagian besar wilayah Honshu, awal musim hujan dimulai pertengahan Juni dan berlangsung selama enam minggu.

Taifun sering terjadi sepanjang September dan Oktober. Penyebabnya adalah tekanan tropis di garis khatulistiwa yang bergerak dari barat daya ke timur laut, dan sering membawa hujan yang sangat lebat. [42] Politik [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Pemerintah Jepang Parlemen [ sunting - sunting sumber ] Jepang menganut sistem negara monarki konstitusional yang sangat membatasi kekuasaan Kaisar Jepang.

Sebagai kepala negara seremonial, kedudukan Kaisar Jepang diatur dalam konstitusi sebagai "simbol negara dan dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota rakyat". Kekuasaan pemerintah berada di tangan Perdana Menteri Jepang dan anggota terpilih Parlemen Jepang, sementara kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat Jepang.

[44] Kaisar Jepang bertindak sebagai kepala negara dalam urusan diplomatik. Parlemen Jepang adalah parlemen dua kamar yang dibentuk mengikuti sistem Inggris. Parlemen Jepang terdiri dari Majelis Rendah dan Majelis Tinggi. Majelis Rendah Jepang terdiri dari 480 anggota dewan.

Anggota majelis rendah dipilih secara langsung oleh rakyat setiap 4 tahun sekali atau setelah majelis rendah dibubarkan. Majelis Tinggi Jepang terdiri dari 242 anggota dewan yang memiliki masa jabatan 6 tahun, dan dipilih langsung oleh rakyat. Warganegara Jepang berusia 20 tahun ke atas memiliki hak untuk memilih. [14] Kabinet Jepang beranggotakan Perdana Menteri dan para menteri.

Perdana Menteri adalah salah seorang anggota parlemen dari partai mayoritas di Majelis Rendah. Partai Demokrat Liberal (LDP) berkuasa di Jepang sejak 1955, kecuali pada tahun 1993. Pada tahun itu terbentuk pemerintahan koalisi yang hanya berumur singkat dengan partai oposisi. Partai oposisi terbesar di Jepang adalah Partai Demokratis Jepang. [45] Perdana Menteri Jepang adalah kepala pemerintahan. Perdana Menteri diangkat melalui pemilihan di antara anggota Parlemen.

[46] Bila Majelis Rendah dan Majelis Tinggi masing-masing memiliki calon perdana menteri, maka calon dari Majelis Rendah yang diutamakan. Pada praktiknya, perdana menteri berasal dari partai mayoritas di parlemen. Menteri-menteri kabinet diangkat oleh Perdana Menteri. Kaisar Jepang mengangkat Perdana Menteri berdasarkan keputusan Parlemen Jepang, [47] dan memberi persetujuan atas pengangkatan menteri-menteri kabinet.

[48] Perdana Menteri memerlukan dukungan dan kepercayaan dari anggota Majelis Rendah untuk bertahan sebagai Perdana Menteri. Keluarga kekaisaran [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Keluarga kekaisaran Jepang Kaisar Naruhito adalah Kaisar Jepang yang sekarang. Kaisar Naruhito naik takhta sebagai kaisar ke-126 setelah ayahandanya, Kaisar Akihito turun takhta pada 1 Mei 2019. Kaisar Naruhito menikah dengan Putri Mahkota Masako yang berasal dari kalangan rakyat biasa, dan dikaruniai anak perempuan bernama Aiko ( Putri Toshi).

Adik Kaisar Naruhito bernama Pangeran Akishino yang menikah dengan Kiko Kawashima yang juga berasal dari rakyat biasa. Pangeran Akishino memiliki dua anak perempuan, yaitu ( Putri Mako dan Putri Kako), serta anak laki-laki bernama Pangeran Hisahito. Hubungan luar negeri dan militer [ sunting - sunting sumber ] Kapal pengangkut helikopter kelas Hyuga milik Angkatan Laut Bela Diri Jepang Jepang memiliki hubungan ekonomi dan militer yang erat dengan Amerika Serikat, dan menjalankan kebijakan luar negeri berdasarkan pakta keamanan Jepang-AS.

[49] Sejak diterima menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1956, Jepang telah sepuluh kali menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, termasuk tahun 2009-2010.

[50] Jepang adalah salah satu negara G4 yang sedang mengusulkan perluasan anggota tetap Dewan Keamanan PBB. [51] Sebagai negara anggota G8, APEC, ASEAN Plus 3, dan peserta Konferensi Tingkat Tinggi Asia Timur, Jepang aktif dalam hubungan internasional dan mempererat persahabatan Jepang dengan negara-negara lain di seluruh dunia.

Pakta pertahanan dengan Australia ditandatangani pada Maret 2007, [52] dan dengan India pada Oktober 2008. [53] Pada tahun 2007, Jepang adalah negara donor Bantuan Pembangunan Resmi (ODA) terbesar kelima di dunia. [54] Negara penerima bantuan ODA terbesar dari Jepang adalah Indonesia, dengan total bantuan lebih dari AS$29,5 miliar dari tahun 1960 hingga 2006. [55] Jepang bersengketa dengan Rusia mengenai Kepulauan Kuril [56] dan dengan Korea Selatan mengenai Batu Liancourt. [57] Kepulauan Senkaku yang di bawah pemerintahan Jepang dipermasalahkan oleh Republik Rakyat Tiongkok dan Taiwan.

[58] Pasal 9 Konstitusi Jepang berisi penolakan terhadap perang dan penggunaan kekuatan bersenjata untuk menyelesaikan persengketaan internasional.

Pasal 9 Ayat 2 berisi pelarangan kepemilikan angkatan bersenjata dan penolakan atas hak keterlibatan dalam perang. [59] [60] Jepang memiliki Pasukan Bela Diri yang berada di bawah Kementerian Pertahanan, dan terdiri dari Angkatan Darat Bela Diri Jepang (JGSDF), Angkatan Laut Bela Diri Jepang (JMSDF), dan Angkatan Udara Bela Diri Jepang (JASDF). Pada tahun 1991, kapal penyapu ranjau Angkatan Laut Bela Diri Jepang ikut membersihkan ranjau laut di Teluk Persia (lepas pantai Kuwait) bersama kapal penyapu ranjau dari dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota negara.

[61] [62] Atas permintaan Pemerintahan Transisi PBB di Kamboja (1992-1993), Jepang mengirimkan pengamat gencatan senjata, pemantau pemilihan umum, polisi sipil, dan dukungan logistik seperti perbaikan jalan dan jembatan. [63] Di Irak, pasukan nontempur Jepang membantu misi kemanusiaan dan kegiatan rekonstruksi infrastruktur mulai Desember 2003 hingga Februari 2009.

[62] [64] [65] Pembagian administratif [ sunting - sunting sumber ] Informasi lebih lanjut: Daftar prefektur di Jepang, Daftar wilayah di Jepang, Kota (Jepang), Daftar kota di Jepang dan Daftar desa di Jepang Jepang terdiri dari 47 prefektur, masing-masing diawasi oleh gubernur, birokrasi legislatif dan administratif. Setiap prefektur dibagi lagi menjadi kota, kota dan desa.

[66] Negara ini sedang mengalami reorganisasi administrasi dengan menggabungkan banyak kota besar, kota kecil dan desa dengan satu sama lain. Proses ini akan mengurangi jumlah wilayah administratif sub-prefektur dan diharapkan dapat memotong biaya administrasi. [67] Bursa Efek Tokyo, bursa saham terbesar ketiga di dunia. Sejak periode Meiji (1868-1912), Jepang mulai menganut ekonomi pasar bebas dan mengadopsi kapitalisme model Inggris dan Amerika Serikat.

Sistem pendidikan Barat diterapkan di Jepang, dan ribuan orang Jepang dikirim ke Amerika Serikat dan Eropa untuk belajar. Lebih dari 3.000 orang Eropa dan Amerika didatangkan sebagai tenaga pengajar di Jepang. [68] Pada awal periode Meiji, pemerintah membangun jalan kereta api, jalan raya, dan memulai reformasi kepemilikan tanah. Pemerintah membangun pabrik dan galangan kapal untuk dijual kepada swasta dengan harga murah.

Sebagian dari perusahaan yang didirikan pada periode Meiji berkembang menjadi zaibatsu, dan beberapa di antaranya masih beroperasi hingga kini. [68] Pertumbuhan ekonomi riil dari tahun 1960-an hingga 1980-an sering disebut "keajaiban ekonomi Jepang", yakni rata-rata 10% pada tahun 1960-an, 5% pada tahun 1970-an, dan 4% pada tahun 1980-an.

[68] Dekade 1980-an merupakan masa keemasan ekspor otomotif dan barang elektronik ke Eropa dan Amerika Serikat sehingga terjadi surplus neraca perdagangan yang mengakibatkan konflik perdagangan. Setelah ditandatanganinya Perjanjian Plaza 1985, dolar AS mengalami depresiasi terhadap yen. Pada Februari 1987, tingkat diskonto resmi diturunkan hingga 2,5% agar produk manufaktur Jepang bisa kembali kompetitif setelah terjadi kemerosotan volume ekspor akibat menguatnya yen.

Akibatnya, terjadi surplus likuiditas dan penciptaan uang dalam jumlah besar. Spekulasi menyebabkan harga saham dan realestat terus meningkat, dan berakibat pada penggelembungan harga aset. Harga tanah terutama menjadi sangat tinggi akibat adanya "mitos tanah" bahwa harga tanah tidak akan jatuh. [36] Ekonomi gelembung Jepang jatuh pada awal tahun 1990-an akibat kebijakan uang ketat yang dikeluarkan Bank of Japan pada 1989, dan kenaikan tingkat diskonto resmi menjadi 6%.

[36] Pada 1990, pemerintah mengeluarkan sistem baru pajak penguasaan tanah dan bank diminta untuk membatasi pendanaan aset properti. Indeks rata-rata Nikkei dan harga tanah jatuh pada Desember 1989 dan musim gugur 1990. [36] Pertumbuhan ekonomi mengalami stagnasi pada 1990-an, dengan angka rata-rata pertumbuhan ekonomi riil hanya 1,7% sebagai akibat penanaman modal yang tidak efisien dan penggelembungan harga aset pada 1980-an. Institusi keuangan menanggung kredit bermasalah karena telah mengeluarkan pinjaman uang dengan jaminan tanah atau saham.

Usaha pemerintah mengembalikan pertumbuhan ekonomi hanya sedikit yang berhasil dan selanjutnya terhambat oleh kelesuan ekonomi global pada tahun 2000. [69] Jepang adalah perekonomian terbesar nomor dua di dunia setelah Amerika Serikat, Jepang bersama Jerman dan Korea Selatan adalah 3 negara yang pernah mencatatkan diri sebagai negara-negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat sepanjang sejarah dunia, [70] dengan PDB nominal sekitar AS$4,5 triliun.

[70], dan perekonomian terbesar ke-3 di dunia setelah AS dan Republik Rakyat Tiongkok dalam keseimbangan kemampuan berbelanja. [71] Industri utama Jepang adalah sektor perbankan, asuransi, realestat, bisnis eceran, transportasi, telekomunikasi, dan konstruksi.

[72] Jepang memiliki industri berteknologi tinggi di bidang otomotif, elektronik, mesin perkakas, baja dan logam non-besi, perkapalan, industri kimia, tekstil, dan pengolahan makanan. [69] Sebesar tiga perempat dari produk domestik bruto Jepang berasal dari sektor jasa. Abeno Harukas Osaka (kiri), gedung tertinggi di Jepang, dan Tokyo Skytree (kanan), struktur tertinggi di Jepang. Hingga tahun 2001, jumlah angkatan kerja Jepang mencapai 67 juta orang.

[73] Tingkat pengangguran di Jepang sekitar 4%. Pada tahun 2007, Jepang menempati urutan ke-19 dalam produktivitas tenaga kerja. [74] Menurut indeks Big Mac, tenaga kerja di Jepang mendapat upah per jam terbesar di dunia.

Toyota Motor, Mitsubishi UFJ Financial, Nintendo, NTT DoCoMo, Nippon Telegraph & Telephone, Canon, Matsushita Electric Industrial, Honda, Mitsubishi Corporation, dan Sumitomo Mitsui Financial adalah 10 besar perusahaan Jepang pada tahun 2008.

[75] Sejumlah 326 perusahaan Jepang masuk ke dalam daftar Forbes Global 2000 atau 16,3% dari 2000 perusahaan publik terbesar di dunia (data tahun 2006). [76] Bursa Saham Tokyo memiliki total kapitalisasi pasar terbesar nomor dua di dunia. Indeks dari 225 saham perusahaan besar yang diperdagangkan di Bursa Saham Tokyo disebut Nikkei 225. [77] Dalam Indeks Kemudahan Berbisnis, Jepang menempati peringkat ke-12, dan termasuk salah satu negara maju dengan birokrasi paling sederhana.

Kapitalisme model Jepang memiliki sejumlah ciri khas. Keiretsu adalah grup usaha yang beranggotakan perusahaan yang saling memiliki kerja sama bisnis dan kepemilikan saham. Negosiasi upah ( shuntō) berikut perbaikan kondisi kerja antara manajemen dan serikat buruh dilakukan setiap awal musim semi. Budaya bisnis Jepang mengenal konsep-konsep lokal, seperti Sistem Nenkō, nemawashi, salaryman, dan office lady. Perusahaan di Jepang mengenal kenaikan pangkat berdasarkan senioritas dan jaminan pekerjaan seumur hidup.

[78] [79] Kejatuhan ekonomi gelembung yang diikuti kebangkrutan besar-besaran dan pemutusan hubungan kerja menyebabkan jaminan pekerjaan seumur hidup mulai ditinggalkan. [80] [81] Perusahaan Jepang dikenal dengan metode manajemen seperti The Toyota Way. Aktivisme pemegang saham sangat jarang. [82] Dalam Indeks Kebebasan Ekonomi, Jepang menempati urutan ke-5 negara paling laissez-faire di antara 41 negara Asia Pasifik.

[83] Mobil hibrida Toyota Prius. Produk otomotif dan elektronik adalah komoditas ekspor unggulan Jepang. Total ekspor Jepang pada tahun 2005 adalah 4.210 dolar AS per kapita.

Pasar ekspor terbesar Jepang tahun 2006 adalah Amerika Serikat 22,8%, Uni Eropa 14,5%, Tiongkok 14,3%, Korea Selatan 7,8%, Taiwan 6,8%, dan Hong Kong 5,6%. Produk ekspor unggulan Jepang adalah alat transportasi, kendaraan bermotor, elektronik, mesin-mesin listrik, dan bahan kimia. [69] Negara sumber impor terbesar bagi Jepang pada tahun 2006 adalah Tiongkok 20,5%, AS 12,0%, Uni Eropa 10,3%, Arab Saudi 6,4%, Uni Emirat Arab 5,5%, Australia 4,8%, Korea Selatan 4,7%, dan Indonesia 4,2%.

Impor utama Jepang adalah mesin-mesin dan perkakas, minyak bumi, bahan makanan, tekstil, dan bahan mentah untuk industri. [69] Jepang adalah negara pengimpor hasil laut terbesar di dunia (senilai AS$ 14 miliar).

[84] Jepang berada di peringkat ke-6 setelah RRT, Peru, Amerika Serikat, Indonesia, dan Chili, dengan total tangkapan ikan yang terus menurun sejak 1996. [85] [86] Pertanian adalah sektor industri andalan hingga beberapa tahun seusai Perang Dunia II.

Menurut sensus tahun 1950, sekitar 50% angkatan kerja berada di bidang pertanian. Sepanjang "masa keajaiban ekonomi Jepang", angkatan kerja di bidang pertanian terus menyusut hingga sekitar 4,1% pada tahun 2008. [87] Pada Februari 2007 terdapat 1.813.000 keluarga petani komersial, namun di antaranya hanya kurang dari 21,2% atau 387.000 keluarga petani pengusaha. [88] Sebagian besar angkatan kerja pertanian sudah berusia lanjut, sementara angkatan kerja usia muda hanya sedikit yang bekerja di bidang pertanian.

[89] [90] Diperkirakan oleh pengamat ekonomi bahwa, Jepang bersama Korea Selatan, India dan RRT akan benar-benar mendominasi dunia pada tahun 2030 dan mematahkan dominasi barat atas perekonomian dunia. Demografi [ sunting - sunting sumber ] Kuil Shinto Itsukushima Situs Warisan Dunia UNESCO. Populasi Jepang diperkirakan sekitar 127,614 juta orang (perkiraan 1 Februari 2009).

[91] Masyarakat Jepang homogen dalam etnis, budaya dan bahasa, dengan sedikit populasi pekerja asing. Di antara sedikit penduduk minoritas di Jepang terdapat orang Korea Zainichi, [92] Tionghoa Zainichi, orang Filipina, orang Brazil-Jepang, [93] dan orang Peru-Jepang. [94] Pada 2003, ada sekitar 136.000 orang Barat yang menjadi ekspatriat di Jepang. [95] Kewarganegaraan Jepang diberikan kepada bayi yang dilahirkan dari ayah atau ibu berkewarganegaraan Jepang, ayah berkewarganegaraan Jepang yang wafat sebelum bayi lahir, atau bayi yang lahir di Jepang dengan ayah/ibu tidak diketahui/tidak memiliki kewarganegaraan.

[96] Suku bangsa yang paling dominan adalah penduduk asli yang disebut suku Yamato dan kelompok minoritas utama yang terdiri dari penduduk asli suku Ainu [97] dan Ryukyu, ditambah kelompok minoritas secara sosial yang disebut burakumin.

[98] Pada tahun 2006, tingkat harapan hidup di Jepang adalah 81,25 tahun, dan merupakan salah satu tingkat harapan hidup tertinggi di dunia. [99] Namun populasi Jepang dengan cepat menua sebagai dampak dari ledakan kelahiran pascaperang diikuti dengan penurunan tingkat kelahiran. Pada tahun 2004, dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota 19,5% dari populasi Jepang sudah berusia di atas 65 tahun.

[100] Perubahan dalam struktur demografi menyebabkan sejumlah masalah sosial, terutama kecenderungan menurunnya populasi angkatan kerja dan meningkatnya biaya jaminan sosial seperti uang pensiun. Masalah lain termasuk meningkatkan generasi muda yang memilih untuk tidak menikah atau memiliki keluarga ketika dewasa.

[101] Populasi Jepang dikhawatirkan akan merosot menjadi 100 juta pada tahun 2050 dan makin menurun hingga 64 juta pada tahun 2100.

[100] Pakar demografi dan pejabat pemerintah kini dalam perdebatan hangat mengenai cara menangani masalah penurunan jumlah penduduk. [101] Imigrasi dan insentif uang untuk kelahiran bayi sering disarankan sebagai pemecahan masalah penduduk Jepang yang semakin menua. [102] [103] Perkiraan tertinggi jumlah penganut agama Buddha sekaligus Shinto adalah 84-96% yang menunjukkan besarnya jumlah penganut sinkretisme dari kedua agama tersebut. [14] [104] Walaupun demikian, perkiraan tersebut hanya didasarkan pada jumlah orang yang diperkirakan ada hubungan dengan kuil, dan bukan jumlah penduduk yang sungguh-sungguh menganut kedua agama tersebut.

[105] Professor Robert Kisala (dari Universitas Nanzan) memperkirakan hanya 30% dari penduduk Jepang yang mengaku menganut suatu agama. [105] Taoisme dan Konfusianisme dari Tiongkok juga memengaruhi kepercayaan dan tradisi Jepang. Agama di Jepang cenderung bersifat sinkretisme dengan hasil berupa berbagai macam tradisi, seperti orang tua membawa anak-anak ke upacara Shinto, pelajar berdoa di kuil Shinto meminta lulus ujian, pernikahan ala Barat di kapel atau gereja Kristen, sementara pemakaman diurus oleh kuil Buddha.

Penduduk beragama Kristen hanya minoritas sejumlah (2.595.397 juta atau 2,04%). [106] Kebanyakan orang Jepang mengambil sikap tidak peduli terhadap agama dan melihat agama sebagai budaya dan tradisi. Bila ditanya mengenai agama, mereka akan mengatakan bahwa mereka beragama Buddha hanya karena nenek moyang mereka menganut salah satu sekte agama Buddha. Selain itu, di Jepang sejak pertengahan abad ke-19 bermunculan berbagai sekte agama baru ( Shinshūkyō) seperti Tenrikyo dan Aum Shinrikyo (atau Aleph).

Lebih dari 99% penduduk Jepang berbicara bahasa Jepang sebagai bahasa ibu. [91] Bahasa Jepang adalah bahasa aglutinatif dengan tuturan hormat (kata honorifik) yang mencerminkan hierarki dalam masyarakat Jepang. Pemilihan kata kerja dan kosakata menunjukkan status pembicara dan pendengar. Menurut kamus bahasa Jepang Shinsen-kokugojiten, kosakata dari Tiongkok berjumlah sekitar 49,1% dari kosakata keseluruhan, kata-kata asli Jepang hanya 33,8% dan kata serapan sekitar 8,8%.

[107] Bahasa Jepang ditulis memakai aksara kanji, hiragana, dan katakana, ditambah huruf Latin dan penulisan angka Arab. Bahasa Ryukyu yang juga termasuk salah satu keluarga bahasa Japonik dipakai orang Okinawa, tetapi hanya sedikit dipelajari anak-anak. [108] Bahasa Ainu adalah bahasa mati dengan hanya sedikit penutur asli yang sudah berusia lanjut di Hokkaido.

dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota

{INSERTKEYS} [109] Murid sekolah negeri dan swasta di Jepang hanya diharuskan belajar bahasa Jepang dan bahasa Inggris. [110] 2010 Census Peringkat Prefektur Pop. Peringkat Prefektur Pop. Tokyo Yokohama 1 Tokyo Tokyo 13.839.910 11 Hiroshima Hiroshima 1.174.209 Osaka Nagoya 2 Yokohama Kanagawa 3.689.603 12 Sendai Miyagi 1.045.903 3 Osaka Osaka 2.666.371 13 Kitakyushu Fukuoka 977.288 4 Nagoya Aichi 2.263.907 14 Chiba Chiba 962.130 5 Sapporo Hokkaido 1.914.434 15 Sakai Osaka 842.134 6 Kobe Hyōgo 1.544.873 16 Niigata Niigata 812.192 7 Kyoto Kyoto 1.474.473 17 Hamamatsu Shizuoka 800.912 8 Fukuoka Fukuoka 1.463.826 18 Kumamoto Kumamoto 734.294 9 Kawasaki Kanagawa 1.425.678 19 Sagamihara Kanagawa 717.561 10 Saitama Saitama 1.222.910 20 Shizuoka Shizuoka 716.328 Pendidikan [ sunting - sunting sumber ] Auditorium Yasuda di Universitas Tokyo Pendidikan dasar dan menengah, serta pendidikan tinggi diperkenalkan di Jepang pada 1872 sebagai hasil Restorasi Meiji.

[111] Sejak 1947, program wajib belajar di Jepang mewajibkan setiap warga negara untuk untuk bersekolah selama 9 tahun di Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (dari usia 6 hingga 15 tahun). {/INSERTKEYS}

dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota

Di kalangan penduduk berusia 15 tahun ke atas, tingkat melek huruf sebesar 99%, laki-laki: 99%; perempuan: 99% (2002). [112] Hampir semua murid meneruskan ke Sekolah Menengah Atas, dan menurut MEXT sekitar 75,9% lulusan sekolah menengah atas pada tahun 2005 melanjutkan ke universitas, akademi, sekolah keterampilan, atau lembaga pendidikan tinggi lainnya.

[113] Pendidikan di Jepang sangat kompetitif, [114] khususnya dalam ujian masuk perguruan tinggi. Dua peringkat teratas universitas di Jepang ditempati oleh Universitas Tokyo dan Universitas Keio.

[115] Dalam peringkat yang disusun Program Penilaian Pelajar Internasional dari OECD, pengetahuan dan keterampilan anak Jepang berusia 15 tahun berada di peringkat nomor enam terbaik di dunia.

[116] Peringkat internasional [ sunting - sunting sumber ] • Indeks Pembangunan Manusia - peringkat ke-19 dan 4 besar di Asia • Indeks Kebebasan Pers - peringkat ke-11 • PDB - peringkat ke-3 • Indeks Kualitas Hidup - peringkat ke-17 • Indeks Persepsi Korupsi - peringkat ke-17 • Indeks Kebebasan Ekonomi - peringkat ke-17 • Laporan Daya Saing Global - peringkat ke-7 • Peringkat dunia FIFA - peringkat 28 • Total Perdagangan Internasional - peringkat 2 Budaya [ sunting - sunting sumber ] Kinkaku-ji atau 'Kuil Emas Pavilion' di Kyoto dan Situs Warisan Dunia UNESCO.

Budaya Jepang mencakup interaksi antara budaya asli Jomon yang kukuh dengan pengaruh dari luar negeri yang menyusul. Mula-mula Tiongkok dan Korea banyak membawa pengaruh, bermula dengan perkembangan budaya Yayoi sekitar 300 SM.

Gabungan tradisi budaya Yunani dan India, memengaruhi seni dan keagamaan Jepang sejak abad ke-6 Masehi, dilengkapi dengan pengenalan agama Buddha sekte Mahayana. Sejak abad ke-16, pengaruh Eropa menonjol, disusul dengan pengaruh Amerika Serikat yang mendominasi Jepang setelah berakhirnya Perang Dunia II. Jepang turut mengembangkan budaya yang original dan unik, dalam seni ( ikebana, origami, ukiyo-e), kerajinan tangan ( pahatan, tembikar, persembahan (boneka bunraku, tarian tradisional, kabuki, noh, rakugo), dan tradisi ( permainan Jepang, onsen, sento, upacara minum teh, taman Jepang), serta makanan Jepang.

Kini, Jepang merupakan salah sebuah pengekspor budaya pop yang terbesar. Anime, manga, mode, film, kesusastraan, permainan video, dan musik Jepang menerima sambutan hangat di seluruh dunia, terutama di negara-negara Asia yang lain. Pemuda Jepang gemar menciptakan trend baru dan kegemaran mengikut gaya mereka memengaruhi mode dan trend seluruh dunia.

Pasar muda-mudi yang amat baik merupakan ujian untuk produk-produk elektronik konsumen yang baru, di mana gaya dan fungsinya ditentukan oleh pengguna Jepang, sebelum dipertimbangkan untuk diedarkan ke seluruh dunia.

Chakinzushi, sushi yang dibungkus telur dadar tipis. Baru-baru ini Jepang mula mengekspor satu lagi komoditas budaya yang bernilai: olahragawan. Popularitas pemain bisbol Jepang di Amerika Serikat meningkatkan kesadaran warga negara Barat tersebut terhadap segalanya mengenai Jepang.

Orang Jepang biasanya gemar memakan makanan tradisi mereka. Sebagian besar acara TV pada waktu petang dikhususkan pada penemuan dan penghasilan makanan tradisional yang bermutu.

Makanan Jepang mencetak nama di seluruh dunia dengan sushi, yang biasanya dibuat dari berbagai jenis ikan mentah yang digabungkan dengan nasi dan wasabi. Sushi memiliki banyak penggemar di seluruh dunia. Makanan Jepang bertumpu pada peralihan musim, dengan menghidangkan mi dingin dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota sashimi pada musim panas, sedangkan ramen panas dan shabu-shabu pada musim dingin.

Referensi [ sunting - sunting sumber ] • ^ "Explore Japan National Flag and National Anthem". Diakses tanggal January 29, 2017. • ^ "National Symbols". Diarsipkan dari versi asli tanggal February 2, 2017. Diakses tanggal January 29, 2017. • ^ "History of Tokyo". Diakses tanggal 29 Januari 2017.

Periode Edo berlangsung selama hampir 260 tahun sampai Restorasi Meiji pada tahun 1868, ketika Keshogunan Tokugawa berakhir dan pemerintahan kekaisaran dipulihkan. Kaisar pindah ke Edo, yang berganti nama menjadi Tokyo. Dengan demikian, Tokyo menjadi ibu kota Jepang • ^ 法制執務コラム集「法律と国語・日本語」 (dalam bahasa Japanese). Legislative Bureau of the House of Councillors.

Diakses tanggal January 19, 2009. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui ( link) • ^ Dentsu Communication Institute, Japan Research Center: Sixty Countries' Values Databook (世界60カ国価値観データブック) (2000). • ^ Menurut legenda, Jepang didirikan oleh Kaisar Jimmu, Sang Kaisar Pertama.

• ^ "Facts about Japan, General Information". Diakses tanggal January 29, 2017. • ^ "Population Estimates Monthly Report May 2021)". Statistics Bureau of Japan. May 20, 2021. • ^ "2015 Population Census: Basic Complete Tabulation on Population and Households" (PDF). Statistics Bureau of Japan. October 2016. Diakses tanggal January 2, 2020.

• ^ a b "World Economic Outlook database: April 2021". International Monetary Fund. April 2021. • ^ "Income inequality". OECD. Diarsipkan dari versi asli tanggal September 18, 2019. Diakses tanggal May 21, 2020. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ "Human Development Report 2020" (PDF) (dalam bahasa Inggris). United Nations Development Programme.

December 15, 2020. Diakses tanggal December 15, 2020. • ^ [Jepang http://fpcj.jp/old/e/mres/publication/ff/pdf_07/01_land.pdf " Facts and Figures of Japan 2007 01: Land"] Periksa nilai -url= ( bantuan) (PDF). Foreign Press Center Japan. Diarsipkan (PDF) dari versi asli tanggal 2009-07-31. Diakses tanggal 2009-07-04. line feed character di -url= pada posisi 7 ( bantuan) • ^ a b c "World Factbook; Japan". CIA. 2007-03-15. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-12-25. Diakses tanggal 2007-03-27.

• ^ United Nations World Population Propsects: 2006 revision Diarsipkan 2013-07-21 di Wayback Machine. – Table A.17 for 2005-2010 • ^ Schreiber, Mark (26 November 2019).

"You say 'Nihon,' I say 'Nippon,' or let's call the whole thing 'Japan'?". The Japan Times. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-06-13. Diakses tanggal 20 May 2020. • ^ "Re: にほん or にっぽん". www.sf.airnet.ne.jp. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-06-15. Diakses tanggal 2009-10-23. • ^ Word Histories and Mysteries: From Abracadabra to Zeus. Houghton Mifflin Harcourt. October 13, 2004. ISBN 978-0-547-35027-1. • ^ Luīs Fróis, "Of the Ilande of Giapan" (February 19, 1565), published in Richard Willes, "The History of Travayle in the West and East Indies" (London 1577), cited in "Travel Narratives from the Dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota of Discovery", by Peter C.

Mancall, pp. 156–57. • ^ Batchelor, Robert K. (January 6, 2014). London: The Selden Map and the Making of a Global City, 1549–1689. University of Chicago Press. hlm. 76, 79. ISBN 978-0-226-08079-6. In Richard Wille's 1577 book "The History of Travalye in the West and East Indies" • ^ Brown, Delmer M.; Hall, John Whitney; Jansen, Marius B.; Shively, Donald H.; Twitchett, Denis (1988).

The Cambridge History of Japan: Volume 1 (dalam bahasa Inggris). Cambridge University Press. hlm. 275. ISBN 978-0-521-22352-2. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-01-29. Diakses tanggal 2020-06-27. • ^ Delmer M. Brown (ed.), ed. (1993). The Cambridge History of Japan. Cambridge University Press. hlm. 140–149. Pemeliharaan CS1: Teks tambahan: editors list ( link) • ^ William Gerald Beasley (1999). The Japanese Experience: A Short History of Japan.

University of California Press. hlm. 42. ISBN 0520225600. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-04-13. Diakses tanggal 2007-03-27. • ^ Conrad Totman (2002). A History of Japan. Blackwell. hlm. 64–79. ISBN 978-1405123594. • ^ Conrad Totman (2002). A History of Japan. Blackwell. hlm. 122–123. ISBN 978-1405123594. • ^ George Sansom (1961). A History of Japan: 1334–1615. Stanford. hlm. 42. ISBN 0-8047-0525-9.

• ^ George Sansom (1961). A History of Japan: 1334–1615. Stanford. hlm. 217. ISBN 0-8047-0525-9. • ^ Stephen Turnbull (2002). Samurai Invasion: Japan's Korean War. Cassel. hlm. 227. ISBN 978-0304359486. • ^ Hooker, Richard (1999-07-14). "Japan Glossary; Kokugaku". Washington State University. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-08-28. Diakses tanggal 2006-12-28.

• ^ Jesse Arnold. "Japan: The Making of a World Superpower (Imperial Japan)". vt.edu/users/jearnol2. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-04-09. Diakses tanggal 2007-03-27. • ^ Kelley L. Ross. "The Pearl Harbor Strike Force". friesian.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-02-24. Diakses tanggal 2007-03-27. • ^ Roland H. Worth, Jr. (1995). No Choice But War: the United States Embargo Against Japan and the Eruption of War in the Pacific.

dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota

McFarland. ISBN 0-7864-0141-9. • ^ "Japanese Instrument of Surrender". educationworld.net. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-12-31. Diakses tanggal 2006-12-28. • ^ When Empire Comes Home: Repatriation and Reintegration in Postwar Japan by Lori Watt Diarsipkan 2009-03-04 di Wayback Machine., Harvard University Press • ^ Joseph Coleman (2006-03-06). " '52 coup plot bid to rearm Japan: CIA". The Japan Times. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-07-17.

Diakses tanggal 2007-04-03. • ^ a b c d Kobayashi, Kayo (2005). 日本の経済: Japanese Economy, The. IBC Publishing. ISBN 4-8968-4147-6. • ^ " "Japan "". Microsoft Encarta Online Encyclopedia. 2006. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-12-16. Diakses tanggal 2006-12-28. • ^ "Japan Information—Page 1". WorldInfoZone.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-09-02. Diakses tanggal 2006-12-28.

• ^ "World Population Prospects". UN Department of Economic and Social Affairs. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-08-19. Diakses tanggal 2007-03-27. • ^ "Tectonics and Volcanoes of Japan". Oregon State University. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-02-04. Diakses tanggal 2007-03-27. • ^ "Attractions: Hot Springs". JNTO. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-03-02. Diakses tanggal 2007-04-01. • ^ a b "Essential Info: Climate". JNTO. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-02-18.

Diakses tanggal 2007-04-01. • ^ "Gifu Prefecture sees highest temperature ever recorded in Japan - 40.9". Japan News Review Society. 2007-08-16. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-08-18. Diakses tanggal 2007-08-16. • ^ "The Constitution of Japan". House of Councillors of the National Diet of Japan. 1946-11-03. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-03-17. Diakses tanggal 2007-03-10. • ^ "A History of the Liberal Democratic Party". Liberal Democratic Party of Japan.

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-10-17. Diakses dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota 2007-03-27. • ^ http://www.houko.com/00/01/S21/000.HTM#s5 Diarsipkan 2009-03-13 di Wayback Machine. Konstitusi Jepang Bab 5, Kabinet (第5章 内閣) • ^ http://www.houko.com/00/01/S21/000.HTM#s1 Diarsipkan 2009-03-13 di Wayback Machine. Konstitusi Jepang Bab 1 Pasal 6, Kaisar (第1章 天皇) • ^ http://www.houko.com/00/01/S21/000.HTM#s1 Diarsipkan 2009-03-13 di Wayback Machine.

Konstitusi Jepang Bab 1 7 Butir 5, Kaisar (第1章 天皇) • ^ Michael Green. "Japan Is Back: Why Tokyo's New Assertiveness Is Good for Washington". Real Clear Politics. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-05-01. Diakses tanggal 2009-03-08. • ^ "Japan: non-permanent member of the Security Council". United Nations. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-02-16.

Diakses tanggal 2009-03-10. • ^ Nile Gardiner, Ph.D. and Brett D. Schaefer. "U.N. Security Council Expansion Is Not in the U.S. Interest". Heritage Foundation. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-09-18. Diakses tanggal 2009-03-10. • ^ "MOFA: Japan-Australia Joint Declaration on Security Cooperation".

www.mofa.go.jp. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-04-14. Diakses tanggal 2020-04-14. • ^ "MOFA: Joint Declaration on Security Cooperation between Japan and India (October 22, 2008)". www.mofa.go.jp. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-04-14. Diakses tanggal 2020-04-14. • ^ "Debt Relief is down: Other ODA rises slightly". Organisation for Economic Co-Operation and Development. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-09-19.

Diakses tanggal 2009-03-10. • ^ "Sejarah Bantuan ODA Jepang di Indonesia". Situs Bantuan ODA Jepang di Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-01-12. Diakses tanggal 2009-03-10. • ^ "Japan's island row with Russia". BBC News.

2006-08-16. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-02-21. Diakses tanggal 2009-03-10. • ^ "Seoul and Tokyo hold island talks". BBC News. 2006-04-20. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-11-30. Diakses tanggal 2009-03-10. • ^ "The Basic View on the Sovereignty over the Senkaku Islands".

Kementerian Luar Negeri Jepang. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-09-30. Diakses tanggal 2009-03-10. • ^ "The Constitution of Japan".

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-12-14. Diakses tanggal 2009-03-12. • ^ Kosechi, Soseki. "Mengkaji Kembali Revisi Konstitusi Jepang". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-01-12. Diakses tanggal 2009-03-12.

• ^ "Section 3. Japan's Response to the Post-Gulf Crisis Problems". Diplomatic Bluebook 1991: Japan's Diplomatic Activities. Kementerian Luar Negeri Jepang. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-12-11. Diakses tanggal 2009-03-10. • ^ a b "航空自衛隊イラク復興支援派遣撤収業務隊による撤収業務の終結に関する命令の発出について". Kementerian Pertahanan. 2009-02-10. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-10-12.

Diakses tanggal 2009-03-10. • ^ "Japan's Participation in UN Peacekeeping Operations: International Peace Cooperation Assignment in Cambodia". Secretariat of the International Peace Cooperation Headquarters, Cabinet Office. 2009-02-10. Diakses tanggal 2009-03-10.

[ pranala nonaktif permanen] • ^ "Prime Minister Encourages Japan Air Self-Defense Force (JASDF) to be Dispatched to Iraq". Kantor Perdana Menteri Jepang. 2003-12-24. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-03-10.

Diakses tanggal 2009-03-10. • ^ "2009年2月16日付防衛省人事発令" (PDF). Kementerian Pertahanan. 2009-02-16. Diarsipkan (PDF) dari versi asli tanggal 2012-03-08. Diakses tanggal 2009-03-10. • ^ McCargo, Duncan (2000). Contemporary Japan. Macmillan. hlm. 84–85. ISBN 0333710002. • ^ Mabuchi, Masaru (May 2001). " Municipal Amalgamation in Japan" (PDF).

World Bank. Diarsipkan (PDF) dari versi asli tanggal 2015-11-06. Diakses tanggal December 28, 2006. • ^ a b c "Japan: Patterns of Development". country-data.com. 1994. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-12-03.

Diakses tanggal 2006-12-28. Parameter -month= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ a b c d "World Factbook; Japan—Economy". CIA. 2006-12-19. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-12-25. Diakses tanggal 2006-12-28. • ^ a b "World Economic Outlook Database; country comparisons". IMF. 2006-09-01.

dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-06-04. Diakses tanggal 2007-03-14. • ^ "NationMaster; Economy Statistics". NationMaster. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-03-14. Diakses tanggal 2007-03-26. • ^ er 6 Manufacturing and Construction Diarsipkan 2009-11-13 di Wayback Machine., Statistical Handbook of Japan, Ministry of Internal Affairs and Communications • ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-09-27. Diakses tanggal 2009-03-09.

• ^ "Groningen Growth and Development Centre". University of Groningen. 27 Jul 2016. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-04-10. Diakses tanggal 2020-04-14. • ^ Japan 500 2008 Diarsipkan 2009-02-11 di Wayback Machine., Financial Times Diakses pada 8 Maret 2009] • ^ "The Forbes 2000 - Forbes.com". www.forbes.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-08-29. Diakses tanggal 2020-04-14. • ^ Market data. Diarsipkan 2007-10-11 di Wayback Machine. New York Stock Exchange (2006-01-31).

Diakses pada 2007-08-11. • ^ "Japan's Economy: Free at last". The Economist. 2006-07-20. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-10-11. Diakses tanggal 2007-03-29. • ^ "The State and Change in the "Lifetime Employment" in Japan: From the End of War Through 1995".

dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota

Research Institute of Economy, Trade and Industry (RIETI). November 2004. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-06-13. Diakses tanggal 2007-03-29. • ^ "Life-time Employment (終身雇用)". exBuzzWords. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-02-07.

Diakses tanggal 2007-03-28. Parameter -firstname= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan); Parameter -lastname= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ "Going hybrid". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-09-30. Diakses tanggal 2020-04-14 – via The Economist. • ^ Activist shareholders swarm in Japan Diarsipkan 2009-02-02 di Wayback Machine., The Economist • ^ Japan Diarsipkan 2008-12-19 di Wayback Machine., Index of Economic Freedom • ^ "The State of World Fisheries and Aquaculture 2006" (PDF).

FAO Fisheries and Aquaculture Department FAO. 2007. ISBN 978-92-5-105568-7. Diarsipkan (PDF) dari versi asli tanggal 2009-02-20. Diakses tanggal 2009-03-02. • ^ "Yearbooks of Fishery Statistics: World fisheries production, by capture and aquaculture, by country (2006)" (PDF).

Fisheries and Aquaculture Department FAO. 2006. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2013-05-18. Diakses tanggal 2009-03-08. Parameter -month= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ The World Almanac and book of facts 2008. World Almanac Books. 2008. hlm. 94. ISBN 1-60057-072-0. • ^ "Employed person by occupation and sex (労働力調査 長期時系列データ 職業別就業者数)". Statistics Bureau, Director General for Policy Planning (Statistical Standards) 総務省統計局.

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-02-28. Diakses tanggal 2009-03-09. • ^ Zaidan Hōjin Yano Tsuneta Kinenkai, 財団法人矢野恒太記念会 (2008). p.134 Tabel 13-6 dan catatan kaki. "Definisi keluarga petani komersial ( hambai nōka) adalah keluarga dengan luas tanah lebih dari 3.000 m² atau pendapatan kotor lebih dari \500.000 per tahun; definisi keluarga petani pengusaha ( shugyō nōka) adalah keluarga yang berpenghasilan utama dari pertanian, dan memiliki kepala keluarga berumur di bawah 65 tahun yang bekerja di lahan pertanian lebih dari 60 hari per tahun." • ^ Zaidan Hōjin Yano Tsuneta Kinenkai 財団法人矢野恒太記念会 (2008) p.136 Tabel 13-8.

Report of Survey on Movement of Agriculture Structure. • ^ Pada tahun 1990, keluarga petani komersial yang memiliki kepala keluarga berusia di atas 65 tahun mencapai 19,5%.

Angka ini bertambah menjadi 32,4% pada tahun 2007. "Main Indicators Relating to Agriculture, Forestry and Fisheries (農林水 産業関連主要指標(1)土地と人口 Land and population)". Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang (MAFF). Diakses tanggal 2009-03-09. [ pranala nonaktif permanen] • ^ a b "人口推計月報". Biro Statistik Jepang.

2009. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-12-21. Diakses tanggal 2009-08-08. Parameter -month= yang dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Japan-born Koreans live in limbo Diarsipkan 2011-04-30 di Wayback Machine. The New York Times. 2 April 2005. • ^ An Enclave of Brazilians Is Testing Insular Japan Diarsipkan 2011-04-30 di Wayback Machine. The New York Times. 1 November 2008. • ^ 'Home' is where the heartbreak is for Japanese-Peruvians Diarsipkan 2010-01-06 di Wayback Machine.

Asia Times. 16 Oktober 1999. • ^ Registered Foreigners in Japan by Nationality Diarsipkan 2005-08-24 di Wayback Machine. Stat.go.jp. • ^ "国籍Q&A".

民事局. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-11-21. Diakses tanggal 2009-08-08. • ^ Fogarty, Philippa (2008-06-06). "Recognition at last for Japan's Ainu". BBC News. BBC. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-11-08. Diakses tanggal 2008-06-07. • ^ The Invisible Race Diarsipkan 2012-12-16 di Wayback Machine. Time. 8 Januari 1973. • ^ "The World Factbook: Rank order—Life expectancy at birth".

CIA. 2006-12-19. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-01-20. Diakses tanggal 2006-12-28. • ^ a b "Statistical Handbook of Japan: Chapter 2—Population". Japan Ministry of Internal Affairs and Communications. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-04-11.

Diakses tanggal 2006-12-28. • ^ a b Ogawa, Naohiro. "Demographic Trends and Their Implications for Japan's Future" Diarsipkan 2010-01-14 di Wayback Machine. The Ministry of Foreign Affairs of Japan. Transkrip wawancara pada 7 Maret 1997. Diakses pada 14 Mei 2006. • ^ Hidenori Sakanaka (2005-10-05).

"Japan Immigration Policy Institute: Director's message". Japan Immigration Policy Institute. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-09-29. Diakses tanggal 2007-01-05. • ^ French, Howard. "Insular Japan Needs, but Resists, Immigration".

Diarsipkan 2007-12-02 di Wayback Machine. " The New York Times" (2003-07-24). Diakses pada 2007-02-21. • ^ Bureau of Democracy, Human Rights, and Labor (2006-09-15). "International Religious Freedom Report 2006". U.S. Department of State. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-01-23. Diakses tanggal 2007-12-04. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ a b Kisala, Robert (2005).

Robert Wargo, ed. The Logic Of Nothingness: A Study of Nishida Kitarō. University of Hawaii Press. hlm. 3–4. ISBN 0824822846. • ^ "Religious Juridical Persons and Administration of Religious Affairs, [[Agency for Cultural Affairs]" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi asli tanggal 2008-09-09. Diakses tanggal 2009-08-08. • ^ Shinsen-kokugojiten (新選国語辞典), Kyōsuke Kindaichi, Shogakukan, 2001, ISBN 4-09-501407-5 • ^ 言語学大辞典セレクション:日本列島の言語 ( Selection from the Encyclopædia of Linguistics: The Languages of the Japanese Archipelago).

dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota

"琉球列島の言語" ( The Languages of the Ryukyu Islands). 三省堂 1997 • ^ "15 families keep ancient language alive in Japan". UN. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-01-06. Diakses tanggal 2007-03-27. • ^ Lucien Ellington (2005-09-01). "Japan Digest: Japanese Education". Indiana University. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2006-04-27. Diakses tanggal 2006-04-27.

• ^ Lucien Ellington (2003-12-01). "Beyond the Rhetoric: Essential Questions About Japanese Education". Foreign Policy Research Institute. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-04-05. Diakses tanggal 2007-04-01. • ^ "East Asia/Southeast Asia :: Japan — The World Factbook - Central Intelligence Agency". www.cia.gov. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-12-25.

Diakses tanggal 2009-03-07. • ^ "School Education" (PDF). MEXT. Diarsipkan dari versi asli ( PDF) tanggal 2008-01-02. Diakses tanggal 2007-03-10. • ^ Kate Rossmanith (2007-02-05). "Rethinking Japanese education". The University of Sydney. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-01-13.

Diakses tanggal 2007-04-01. • ^ "The World University Rankings". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-06-04. Diakses tanggal 2009-08-29. • ^ OECD’s PISA survey shows some countries making significant gains in learning outcomes Diarsipkan 2009-12-15 di Wayback Machine., OECD, 04/12/2007. Range of rank on the PISA 2006 science scale Diarsipkan 2009-12-29 di Wayback Machine. Bacaan selanjutnya [ sunting - sunting sumber ] • Conrad Totman, 2000.

'A History of Modern Japan. Blackwell Publishers.' • C.H. Kwan. 2001. 'Yen Bloc: Toward Economic Integration in Asia.' Brookings Institution Press. • Bernson, Mary Hammond and Elaine Magnusson, eds. Modern Japan: An Idea Book for K-12 Teachers. Multicultural Education Resource Serial. Olympia, WA: Office of the State Superintendent of Public Instruction, 1984.

ED 252 486. • Cogan, John J. and Donald O. Schneider, eds. Perspectives on Japan: Dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota Guide for Teachers. Washington, DC: National Council for the Social Studies, 1983. ED 236 090. • East Meets West: Mutual Images. Stanford, CA: California Center for Research in International Studies, l980. ED 196 765. • Kaderabeck, Leslie. The Japanese Automobile Worker: A Microcosm of Japan's Success. 1985. ED 263 041.

• Murphy, Carole. A Step by Step Guide for Planning a Japanese Cultural Festival. 1983. ED 238 748. • Wojtan, Linda S. Free Resources for Teaching about Japan.

Bloomington, IN: Midwest Program for Teaching about Japan, Indiana University, 1986. ED 270 3891. Lihat pula [ sunting - sunting sumber ] Portal Jepang • Hubungan luar negeri Dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota • Kalender Jepang • Militer Jepang • Transportasi di Jepang • Daftar masakan Jepang • Daftar kata serapan dari bahasa Jepang dalam bahasa Indonesia • Daftar wilayah metropolitan di Jepang menurut populasi Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] Cari tahu mengenai Japan pada proyek-proyek Wikimedia lainnya: Definisi dan terjemahan dari Wiktionary Gambar dan media dari Commons Berita dari Wikinews Buku dari Wikibuku Pemerintah • Kantei.go.jp, situs resmi Perdana Menteri Jepang dan Kabinetnya • Kunaicho.go.jp, • National Diet Library • Public Relations Office Wisata • Japan National Tourist Organization • Panduan perjalanan Jepang dari Wikivoyage Informasi Umum • Jepang di CIA World Factbook.

• Jepang Diarsipkan 2009-04-21 di Wayback Machine. dari UCB Libraries GovPubs • Jepang di Curlie (dari DMOZ) • Jepang dari BBC News • Jepang dari US Energy Information Administration • Jepang dari OECD • Prakiraan Pengembangan Jepang dari International Futures • Pra sejarah • Paleolitik • Sejarah kuno • Jōmon • Yayoi • Kofun • Zaman purba • Asuka • Nara • Heian • Setelah zaman purba • Kamakura • Muromachi • Azuchi–Momoyama • Edo • Sejarah Modern • Sakoku • Bakumatsu • Kekaisaran Jepang • Meiji • Taishō • Shōwa • Pascaperang • Pascapendudukan • Heisei Menurut topik • Afganistan • Arab Saudi • Armenia 1 • Azerbaijan 1 • Bahrain • Bangladesh • Bhutan • Brunei • Filipina • Georgia 1 • India • Indonesia • Irak • Iran • Israel • Jepang • Kamboja • Kazakhstan 3 • Kirgizstan • Korea Selatan • Korea Utara • Kuwait • Laos • Lebanon • Maladewa • Malaysia • Mesir 3 • Mongolia • Myanmar • Nepal • Oman • Pakistan • Qatar • Rusia 3 • Singapura • Siprus 1 • Sri Lanka • Suriah • Tajikistan • Thailand • Timor Leste 2 • Tiongkok • Turki 3 • Turkmenistan • Uni Emirat Arab • Uzbekistan • Vietnam • Yaman • Yordania Negara dengan pengakuan terbatas Kategori tersembunyi: • Halaman dengan argumen formatnum non-numerik • Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui • CS1 menggunakan skrip berbahasa Jepang (ja) • Halaman dengan rujukan yang menggunakan parameter yang tidak didukung • CS1 sumber berbahasa Inggris (en) • Galat CS1: karakter tidak terlihat • Halaman dengan galat URL • Templat webarchive tautan wayback • Pemeliharaan CS1: Teks tambahan: editors list • Artikel dengan pranala luar nonaktif • Artikel dengan pranala luar nonaktif permanen • Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list • Halaman yang menggunakan pranala magis ISBN • Halaman dengan argumen ganda di pemanggilan templat • Artikel mengandung aksara Jepang • Pages using infobox country or infobox former country with the symbol caption or type parameters • Artikel dengan mikroformat hAudio • Artikel mengandung aksara Tionghoa • Artikel berpranala Curlie • Artikel Wikipedia dengan penanda GND • Artikel Wikipedia dengan penanda ISNI • Artikel Wikipedia dengan penanda VIAF • Artikel Wikipedia dengan penanda BNE • Artikel Wikipedia dengan penanda BNF • Artikel Wikipedia dengan penanda LCCN • Artikel Wikipedia dengan penanda NDL • Artikel Wikipedia dengan penanda NKC • Artikel Wikipedia dengan penanda NLA • Artikel Wikipedia dengan penanda NLI • Artikel Wikipedia dengan penanda SELIBR • Artikel Wikipedia dengan penanda FAST • Artikel Wikipedia dengan penanda HDS • Artikel Wikipedia dengan penanda MusicBrainz area • Artikel Wikipedia dengan penanda NARA • Artikel Wikipedia dengan penanda RERO • Artikel Wikipedia dengan penanda SUDOC • Artikel Wikipedia dengan penanda TDVİA • Artikel Wikipedia dengan penanda Trove • Artikel Wikipedia dengan penanda WORLDCATID • Artikel Wikipedia dengan penanda ganda • Halaman ini terakhir diubah pada 8 Mei 2022, pukul 16.51.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • • Kerajaan Kutai 400–1635 Kerajaan Tarumanagara 450–900 Kerajaan Kalingga 594–782 Kerajaan Melayu 671–1375 Kerajaan Sriwijaya 671–1183 Kerajaan Sunda 662–1579 Kerajaan Galuh 669–1482 Kerajaan Mataram 716–1016 Kerajaan Bali 914–1908 Kerajaan Kahuripan 1019–1045 Kerajaan Janggala 1045–1136 Kerajaan Kadiri 1045–1221 Kerajaan Singasari 1222–1292 Kerajaan Majapahit 1293–1478 Penyebaran Islam 800–1600 Kesultanan Peureulak 840–1292 Kerajaan Aru 1225–1613 Kesultanan Ternate 1257–1914 Kesultanan Samudera Pasai 1267–1521 Kesultanan Gorontalo 1300–1878 Kesultanan Gowa 1320–1905 Kerajaan Pagaruyung 1347–1833 Kerajaan Kaimana 1309–1963 Kesultanan Brunei 1368–1888 Kesultanan Melaka 1405–1511 Kesultanan Sulu 1405–1851 Kesultanan Cirebon 1445–1677 Kesultanan Demak 1475–1554 Kesultanan Bolango 1482–1862 Kesultanan Aceh 1496–1903 Kesultanan Banten 1526–1813 Kesultanan Banjar 1526–1860 Kerajaan Kalinyamat 1527–1599 Kesultanan Johor 1528–1877 Kesultanan Pajang 1568–1586 Kesultanan Mataram 1586–1755 Kerajaan Fatagar 1600–1963 Kesultanan Bima 1620–1958 Kesultanan Sumbawa 1674–1958 Kesultanan Kasepuhan 1679–1815 Kesultanan Kanoman 1679–1815 Kesultanan Siak 1723–1945 Kesunanan Surakarta 1745–1946 Kesultanan Yogyakarta 1755–1945 Kesultanan Kacirebonan 1808–1815 Kesultanan Deli 1814–1946 Kesultanan Lingga 1824–1911 • l • b • s Masa pendudukan Jepang di Nusantara yang saat itu masih bernama Hindia Belanda dimulai pada tahun 1942 dan berakhir pada tanggal 17 Agustus 1945 seiring dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno dan M.

Hatta. Pada Mei 1940, awal Perang Dunia II, Belanda diduduki oleh Jerman Nazi. Hindia Belanda mengumumkan keadaan siaga dan mengalihkan ekspor untuk Kekaisaran Jepang ke Amerika Serikat dan Inggris.

Negosiasi dengan Jepang yang bertujuan untuk mengamankan persediaan bahan bakar pesawat gagal pada Juni 1941, dan Jepang memulai penaklukan hampir seluruh wilayah Asia Tenggara pada bulan Desember di tahun yang sama. [1] Pada bulan yang sama, faksi dari Sumatra menerima bantuan Jepang untuk mengadakan revolusi terhadap pemerintahan Belanda.

Pasukan Belanda yang terakhir dikalahkan Jepang pada Maret 1942. Pengalaman dari penguasaan Jepang di Nusantara sangat bervariasi, tergantung tempat seseorang tinggal dan status sosial orang tersebut. Bagi yang tinggal di daerah yang dianggap penting dalam peperangan, mereka mengalami siksaan, terlibat perbudakan seks, penahanan tanpa alasan dan hukuman mati, dan kejahatan perang lainnya. Orang Belanda dan campuran Indonesia-Belanda merupakan target sasaran dalam penguasaan Jepang.

Selama masa pendudukan, Jepang juga membentuk badan persiapan kemerdekaan yaitu BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau 独立準備調査会 ( Dokuritsu junbi chōsa-kai) dalam bahasa Jepang. Badan ini bertugas membentuk persiapan-persiapan pra- kemerdekaan dan membuat dasar negara dan digantikan oleh PPKI atau (独立準備委員会, Dokuritsu Junbi Iinkai) yang bertugas menyiapkan kemerdekaan.

Daftar isi • 1 Latar belakang • 2 Organisasi yang Didirikan di Zaman Jepang • 3 Film propaganda • 4 Sosial Budaya • 4.1 Sistem Stratifikasi Sosial pada Zaman Jepang • 5 Perlawanan rakyat terhadap Jepang • 6 Garis waktu • 6.1 1941 • 6.2 1942 • 6.2.1 Januari • 6.2.2 Februari • 6.2.3 Maret • 6.2.4 April • 6.2.5 Mei • 6.2.6 Juni • 6.2.7 Juli • 6.2.8 Agustus, September, Oktober • 6.2.9 November, Desember • 6.3 1943 • 6.4 1944 • 6.5 1945 • 6.5.1 Januari-April • 6.5.2 Mei • 6.5.3 Juni • 6.5.4 Juli • 7 Periode menjelang Kemerdekaan RI • 8 Pasca-Kemerdekaan • 9 Sekutu • 10 Dampak Pendudukan Jepang Dalam Berbagai Aspek Kehidupan Bangsa Indonesia • 10.1 Aspek Politik • 10.2 Aspek Ekonomi dan Sosial • 10.3 Aspek Kehidupan Militer • 11 Dampak Positif dan Negatif Pendudukan Jepang di Indonesia • 11.1 Dampak Positif Pendudukan Jepang • 11.2 Dampak Negatif Pendudukan Jepang • 12 Referensi • 13 Pranala luar • 14 Daftar pustaka Latar belakang [ sunting - sunting sumber ] Bulan Oktober 1941, Jenderal Hideki Tojo menggantikan Konoe Fumimaro sebagai Perdana Menteri Jepang.

[2] Sebenarnya, sampai akhir tahun 1940, pimpinan militer Tambelang tidak menghendaki melawan beberapa negara sekaligus, namun sejak pertengahan tahun 1941, mereka melihat bahwa Amerika Serikat, Inggris, dan Belanda harus dihadapi sekaligus apabila mereka ingin menguasai sumber daya alam di Asia Tenggara. Apalagi setelah Amerika melancarkan embargo minyak bumi yang sangat dibutuhkan untuk industri di Jepang maupun untuk keperluan perang.

Laksamana Isoroku Yamamoto, Panglima Angkatan Laut Jepang, mengembangkan strategi perang yang sangat berani, yaitu mengerahkan seluruh kekuatan armadanya untuk dua operasi besar. Seluruh potensi Angkatan Laut Jepang mencakup 6 kapal induk (pengangkut pesawat tempur), 10 kapal perang, 18 kapal penjelajah berat, 20 kapal penjelajah ringan, 4 kapal pengangkut perlengkapan, 112 kapal perusak, 65 kapal selam serta 2.274 pesawat tempur. Kekuatan pertama, yaitu 6 kapal induk, 2 kapal perang, 11 kapal perusak serta lebih dari 1.400 pesawat tempur, tanggal 7 Desember 1941, akan menyerang secara mendadak basis Armada Pasifik Amerika Serikat di Pearl Harbor di kepulauan Hawaii.

Sedangkan kekuatan kedua, sisa kekuatan Angkatan Laut yang mereka miliki, mendukung Angkatan Darat dalam Operasi Selatan, yaitu penyerangan atas Filipina dan Malaya/ Singapura, yang akan dilanjutkan ke Jawa. Kekuatan yang dikerahkan ke Asia Tenggara adalah 11 Divisi Infanteri yang didukung oleh 7 resimen tank serta 795 pesawat tempur.

dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota

Seluruh operasi direncanakan selesai dalam 150 hari. Admiral Chuichi Nagumo memimpin armada yang ditugaskan menyerang Pearl Harbor. [3] Pada pagi 7 Desember 1941, 360 pesawat terbang yang terdiri dari pembom pembawa torpedo serta sejumlah pesawat tempur diberangkatkan dalam dua gelombang.

Pengeboman Pearl Harbor ini berhasil menghancurkan 188 pesawat dan merusak delapan kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat. Selama dua jam pengeboman, 2.402 orang Amerika tewas dan 1.283 lainnya luka-luka. [4] Namun tiga kapal induk Amerika selamat, karena pada saat itu tidak berada di Pearl Harbor. Tanggal 8 Desember 1941, Kongres Amerika Serikat menyatakan perang terhadap Jepang.

[5] Tiga hari kemudian, Jerman menyatakan perang terhadap Amerika Serikat. Kondisi ini menjadikan Amerika Serikat tergabung dengan pasukan Sekutu dan terlibat pertempuran di Eropa dan Asia Pasifik.

[4] Perang Pasifik ini berpengaruh besar terhadap gerakan kemerdekaan negara-negara di Asia Timur, termasuk Indonesia. Tujuan Jepang menyerang dan menduduki Hindia Belanda adalah untuk menguasai sumber-sumber alam, terutama minyak bumi, guna mendukung potensi perang Jepang serta mendukung industrinya. Jawa dirancang sebagai pusat penyediaan bagi seluruh operasi militer di Asia Tenggara, dan Sumatra sebagai sumber minyak utama.

Organisasi yang Didirikan di Zaman Jepang [ sunting - sunting sumber ] • Pembela Tanah Air (PETA) • Gakkutotai (laskar pelajar) • Heiho (barisan cadangan prajurit) • Seinendan (barisan pemuda) • Fujinkai (barisan wanita) • Putera (Pusat Tenaga Rakyat) • Jawa Hokokai (Himpunan kebaktian Jawa) • Keibodan (barisan pembantu polisi) • Jibakutai (pasukan berani mati) • Kempetai (barisan polisi rahasia) Film propaganda [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: [[: Daftar Film Propaganda Jepang]] Sejak awal datang ke Indonesia pada tahun 1942 hingga melenggang keluar Indonesia pada tahun 1945, Jepang banyak memproduksi film-film propaganda.

Kala itu, tidak sedikit masyarakat Indonesia yang terpengaruh. Terlebih dengan bumbu dan gorengan semangat anti-sekutu—yang mana Belanda termasuk di dalamnya—dan telah lama menjajah Indonesia. Ketika sekutu masuk ke Indonesia, film-film propaganda produksi Jepang ini disita.

Pada Agustus 2020, Nederlandsch Instituut voor Beeld en Geluid merilis film-film propaganda Jepang hasil sitaan sekutu yang diproduksi selama Perang Pasifik ketika Hindia-Belanda diduduki oleh Jepang ke Wikimedia Commons. Berikut beberapa film propaganda Jepang yang telah tersedia di Wikimedia Commons : Tonari Gumi (Acte 1) Sosial Budaya [ sunting - sunting sumber ] Sistem Stratifikasi Sosial pada Zaman Jepang [ sunting - sunting sumber ] Sistem stratifikasi sosial pada zaman Jepang menempatkan golongan bumiputera di atas golongan Eropa maupun golongan Timur Asing, kecuali Jepang.

Hal ini karena Jepang ingin mengambil hati rakyat Indonesia untuk membantu mereka dalam perang Asia Timur Raya. Perlawanan rakyat terhadap Jepang [ sunting - sunting sumber ] Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu. Cari sumber: "Sejarah Nusantara" 1942–1945 – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR Peristiwa Cot Plieng, Aceh 10 November 1942 Pemberontakan dipimpin seorang ulama muda Tengku Abdul Jalil, guru mengaji di Cot Plieng, Lhokseumawe.

[6] Usaha Jepang untuk membujuk sang ulama tidak berhasil, sehingga Jepang melakukan serangan mendadak di pagi buta sewaktu rakyat sedang melaksanakan salat Subuh. Dengan persenjataan sederhana/seadanya rakyat berusaha menahan serangan dan berhasil memukul mundur pasukan Jepang untuk kembali ke Lhokseumawe. Begitu juga dengan serangan kedua, berhasil digagalkan oleh rakyat. Baru pada serangan terakhir (ketiga) Jepang berhasil membakar masjid sementara pemimpin pemberontakan (Teuku Abdul Jalil) berhasil meloloskan diri dari musuh, namun akhirnya tertembak saat sedang salat.

Peristiwa Singaparna Perlawanan fisik ini terjadi di pesantren Sukamanah Singaparna Tasikmalaya, Jawa Barat di bawah pimpinan KH. Zainal Mustafa, tahun 1943. Dia menolak dengan tegas ajaran yang berbau Jepang, khususnya kewajiban untuk melakukan Seikerei setiap pagi, yaitu memberi penghormatan kepada Kaisar Jepang dengan cara membungkukkan badan ke arah matahari terbit.

[7] Kewajiban Seikerei ini jelas menyinggung perasaan umat Islam Indonesia karena termasuk perbuatan syirik/menyekutukan Tuhan. Selain itu diapun tidak tahan melihat penderitaan rakyat akibat tanam paksa. Saat utusan Jepang akan menangkap, KH. Zainal Mustafa telah mempersiapkan para santrinya yang telah dibekali ilmu bela diri untuk mengepung dan mengeroyok tentara Jepang, yang akhirnya mundur ke Tasikmalaya.

Jepang memutuskan untuk menggunakan kekerasan sebagai upaya untuk mengakhiri pembangkangan ulama tersebut. Pada tanggal 25 Februari 1944, terjadilah pertempuran sengit antara rakyat dengan pasukan Jepang setelah salat Jumat. [8] Meskipun berbagai upaya perlawanan telah dilakukan, namun KH. Zainal Mustafa berhasil juga ditangkap dan dibawa ke Tasikmalaya kemudian dibawa ke Jakarta untuk menerima hukuman mati dan dimakamkan di Ancol.

[9] Peristiwa Indramayu, April 1944 Peristiwa Indramayu terjadi bulan April 1944 disebabkan adanya pemaksaan kewajiban menyetorkan sebagian hasil padi dan pelaksanaan kerja paksa yang telah mengakibatkan penderitaan rakyat yang berkepanjangan. [10]Pemberontakan ini dipimpin oleh Haji Madriyas dan kawan-kawan di desa Karang Ampel, Sindang, Kabupaten Indramayu. Pasukan Jepang sengaja bertindak kejam terhadap rakyat di kedua wilayah (Lohbener dan Sindang) agar daerah lain tidak ikut memberontak setelah mengetahui kekejaman yang dilakukan pada setiap pemberontakan.

Pemberontakan Teuku Hamid Teuku Hamid adalah seorang perwira Giyugun, bersama dengan satu pleton pasukannya melarikan diri ke hutan untuk melakukan perlawanan. Ini terjadi pada bulan November 1944. Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah Jepang melakukan ancaman akan membunuh para keluarga pemberontak jika tidak mau menyerah.

Kondisi tersebut memaksa sebagian pasukan pemberontak menyerah, sehingga akhirnya dapat ditumpas. Di daerah Aceh lainnya timbul pula upaya perlawanan rakyat seperti di Kabupaten Berenaih yang dipimpin oleh kepala kampung dan dibantu oleh satu regu Giyugun (perwira tentara sukarela), namun semua berakhir dengan kondisi yang sama yakni berhasil ditumpas oleh kekuatan militer Jepang dengan sangat kejam. Pemberontakan Peta • Perlawanan PETA dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota Blitar (29 Februari 1945) Perlawanan ini dipimpin oleh Syodanco Supriyadi, Syodanco Muradi, dan Dr.

Ismail. [11] Perlawanan ini disebabkan karena persoalan pengumpulan padi, rōmusha maupun Heiho yang diperlakukan secara paksa dan di luar batas perikemanusiaan. Sebagai putera rakyat para pejuang tidak tega melihat penderitaan rakyat. Di samping itu sikap para pelatih militer Jepang yang angkuh dan merendahkan prajurit-prajurit Indonesia. Perlawanan PETA di Blitar merupakan perlawanan yang terbesar di Jawa.

Tetapi dengan tipu muslihat Jepang melalui Kolonel Katagiri (Komandan pasukan Jepang), pasukan PETA berhasil ditipu dengan pura-pura diajak berunding. Empat perwira PETA dihukum mati dan tiga lainnya disiksa sampai mati. Sedangkan Syodanco Supriyadi tidak diketahui keberadaannya hingga akhirnya dinyatakan menghilang. [12] • Perlawanan PETA di Meureudu- Pidie, Aceh (November 1944) Perlawanan ini dipimpin oleh Perwira Gyugun Teuku Hamid. Latar belakang perlawanan ini karena sikap Jepang yang angkuh dan kejam terhadap rakyat pada umumnya dan prajurit Indonesia pada khususnya.

• Perlawanan PETA di Gumilir, Cilacap (April 1945) Perlawanan ini dipimpin oleh pemimpin regu ( Bundanco), Kusaeri bersama rekan-rekannya. Perlawanan yang direncanakan dimulai tanggal 21 April 1945 diketahui Jepang sehingga Kusaeri ditangkap pada tanggal 25 April 1945. Kusaeri divonis hukuman mati tetapi tidak terlaksana karena Jepang terdesak oleh Sekutu.

Perlawanan Pang Suma Perlawanan rakyat yang dipimpin oleh Pang Suma berkobar di Kalimantan Barat. Pang Suma adalah pemimpin suku Dayak yang besar pengaruhnya di kalangan suku-suku di daerah Tayan dan Meliau. Perlawanan ini bersifat gerilya untuk mengganggu aktivitas Jepang di Kalimantan. Momentum perlawanan Pang Suma diawali dengan pemukulan seorang tenaga kerja Dayak oleh pengawas Jepang, satu di antara sekitar 130 pekerja pada sebuah perusahaan kayu Jepang.

Kejadian ini kemudian memulai sebuah rangkaian perlawanan yang mencapai puncak dalam sebuah serangan balasan Dayak yang dikenal dengan Perang Majang Desa, dari April hingga Agustus 1944 di daerah Tayan-Meliau-Batang Tarang (Kab.

Sanggau). Sekitar 600 pejuang kemerdekaan dibunuh oleh Jepang, termasuk Pang Suma. Perlawanan Koreri di Biakdi Irian Barat tahun 1943 Perlawanan ini dipimpin oleh L. Rumkorem, pimpinan Gerakan Koreri yang berpusat di Biak. Perlawanan ini dilatarbelakangi oleh penderitaan rakyat yang diperlakukan sebagai budak belian, dipukuli, dan dianiaya.

Dalam perlawanan tersebut rakyat banyak jatuh korban, tetapi rakyat melawan dengan gigih. Akhirnya Jepang meninggalkan Pulau Biak. Perlawanan di Pulau Yapen Selatan Perlawanan ini dipimpin oleh Nimrod. Ketika Sekutu sudah mendekat maka memberi bantuan senjata kepada pejuang sehingga perlawanan semakin seru. Nimrod dihukum pancung oleh Jepang untuk menakut-nakuti rakyat. Tetapi rakyat tidak takut dan muncullah seorang pemimpin gerilya yakni S.

Papare. Perlawanan di Tanah Besar Papua Perlawanan ini dipimpin oleh Simson. Dalam perlawanan rakyat di Papua, terjadi hubungan kerja sama antara gerilyawan dengan pasukan penyusup Sekutu sehingga rakyat mendapatkan modal senjata dari Sekutu.

Gerakan bawah tanah Sebenarnya bentuk perlawanan terhadap pemerintah Jepang yang dilakukan rakyat Indonesia tidak hanya terbatas pada bentuk perlawanan fisik saja tetapi Anda dapat pula melihat betnuk perlawanan lain/gerakan bawah tanah seperti yang dilakukan oleh: • Kelompok Sutan Syahrir di daerah Jakarta dan Jawa Barat dengan cara menyamar sebagai pedagang nanas di Sindanglaya.

• Kelompok Sukarni, Adam Malik dan Pandu Wiguna. Mereka berhasil menyusup sebagai pegawai kantor pusat propaganda Jepang Sendenbu (sekarang kantor berita Antara). • Kelompok Syarif Thayeb, Eri Sudewo dan Chairul Saleh. Mereka adalah kelompok mahasiswa dan pelajar. • Kelompok Mr. Achmad Subardjo, Sudiro dan Wikana. Mereka adalah kelompok gerakan Kaigun (AL) Jepang. Mereka yang tergabung dalam kelompok di bawah tanah, berusaha untuk mencari informasi dan peluang untuk bisa melihat kelemahan pasukan militer Jepang dan usaha mereka akan dapat Anda lihat hasilnya pada saat Jepang telah kalah dari Sekutu, kelompok pemudalah yang lebih cepat dapat informasi tersebut serta merekalah yang akhirnya mendesak golongan tua untuk secepatnya melakukn proklamasi.

Garis waktu [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Garis waktu sejarah Indonesia 1941 [ sunting - sunting sumber ] • 6 Januari, Belanda menangkap Thamrin, Douwes Dekker dan beberapa tokoh nasionalis lain. Thamrin meninggal di tahanan lima hari kemudian. Douwes Dekker diasingkan ke Suriname.

• 11 Januari - Tim perundingan Jepang yang baru dan lebih agresif di bawah Yoshizawa tiba di Batavia. • Februari - Tekanan Jepang yang kian meningkat terhadap pemerintah Hindia Belanda untuk "bergabung dengan Wilayah Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya" ditolak Van Mook.

• 14 Mei - Jepang mengirimkan sebuah ultimatum kepada pemerintah Hindia Belanda, menuntut agar pengaruh dan kehadiran Jepang dibiarkan di wilayah ini. • 6 Juni - Perundingan antara Belanda dan Jepang gagal. Pemerintah Hindia Belanda menjawab bahwa tidak akan ada konsesi yang akan diberikan kepada Jepang, dan bahwa semua produk strategis (termasuk minyak dan karet) telah dikontrakkan untuk dikapalkan ke Inggris dan Amerika Serikat.

• 11 Juli - Volksraad membentuk sebuah milisi Indonesia. • 25 Juli - Jepang mengumumkan pembentukan sebuah "protektorat" atas Indochina. • 26 Juli - Semua aset Jepang di Hindia Belanda dibekukan. • 30 Juli - Pemerintah Belanda di pembuangan menjanjikan untuk mengadakan konferensi tentang Indonesia setelah perang. • 30 November - Angkatan Laut Belanda di Hindia mulai dimobilisasi. • 5 Desember - Pemerintah Hindia Belanda mengirim permintaan kepada Australia untuk mengirimkan pasukannya ke Ambon dan Timor.

Pesawat-pesawat Angkatan Udara Australia dan personilnya tiba pada 7 Desember. • 8 Desember - Jepang menyerang Malaya, mendarat di ujung selatan Thailand dan utara Malaya. Jepang mulai menyerang Filipina. Belanda, di antara bangsa-bangsa lainnya, perang terhadap Jepang. • 10 Desember - Kapal-kapal perang Inggris, Prince of Wales dan Repulse ditenggelamkan dalam perbedaan beberapa jam saja satu sama lain di lepas pantai Malaya.

• 16 Desember - Orang-orang Aceh yang anti Belanda mengadakan hubungan dengan pasukan-pasukan Jepang di Malaya. • 17 Desember – Pasukan yang dipimpin oleh Australia mendarat di Timor Portugis. Diktator Portugal Salazar memprotes. • 17 Desember - Jepang melakukan serangan udara atas Ternate. • Jepang mendarat di Sarawak. • 22 Desember – Pasukan invasi utama Jepang mendarat di Filipina.

• Hatta menulis sebuah artikel surat kabar yang menyerukan agar bangsa Indonesia melawan Jepang. • 24 Desember - Jepang menyerang pasukan-pasukan Inggris di Kuching, Sarawak. 1942 [ sunting - sunting sumber ] Januari [ sunting - sunting sumber ] • 2 Januari - Jepang merebut kota Manila. • 3 Januari - Jepang merebut Sabah. • 6 Januari - Jepang merebut Brunei. • 6 Januari – Serangan udara Jepang pertama atas Ambon. • 10 Januari - Jepang mulai menginvasi Indonesia di Borneo ( Tarakan) dan Celebes ( Manado).

• 11 Januari - Jepang merebut Tarakan. • 12 Januari - Van Mook melakukan perjalanan darurat ke Amerika Serikat, meminta tambahan pasukan, dan agar Hindia Belanda tidak dilupakan dalam pertahanan Sekutu. • 13 Januari - Jepang merebut Manado. • 15 Januari - Jen. Wavell dari Inggris mengambil alih komando atas ABDACOM, komando gabungan Sekutu pertama (Australia, Inggris, Belanda, Amerika) di dalam perang.

• 16 Januari – Agen-agen Aceh kembali dari Malaya dengan janji-janji dukungan Jepang dalam melawan Belanda. • 23 Januari - Jepang merebut Balikpapan meskipun terdapat serangan balasan dari Belanda dan A.S. • 25 Januari - Jepang merebut Kendari di Celebes. • 30 Januari - Jepang menyerang Ambon. Pasukan-pasukan KNIL dan Australia menghancurkan pasokan agar tidak jatuh ke tangan Jepang. Kota Ambon direbut dalam tempo 24 jam.

Pertempuran berlanjut hingga 2 Februari. Sejumlah 90 persen pasukan pertahanan Australia menjadi korban, banyak di antaranya yang dibantai pada Februari setelah ditawan.

• Pasukan Inggris mengevakuasi Malaya dan lari ke Singapura. Februari [ sunting - sunting sumber ] • 1 Februari - Jepang merebut Pontianak. • 3 Februari - Jepang mengebom Surabaya. [13] • 4 Februari – Pertempuran Selat Makassar (pertempuran laut antara Kalimantan dan Sulawesi): Angkatan Udara dan Laut Jepang memaksa Sekutu untuk mundur hingga ke Cilacap. Jepang maju hingga ke Celebes. • 6 Februari - Jepang mulai mengebom Palembang. • 8 Februari - Jepang mulai melakukan serangan utama atas Singapura.

• 9 Februari - tiga divisi tentara Jepang mendarat di Singapura. [14] • 10 Februari - Jepang merebut Makassar. • 13 Februari - Jepang mengerahkan pasukan terjung payung ke Palembang. Dalam tiga hari,Palembang jatuh ke tangan Tentara Jepang. [15] • 15 Februari - Singapura jatuh; 130.000 pasukan di bawah komando Inggris ditawan sebagai tawanan perang.

• 18 Februari - Van Mook, di Australia, memohon agar pasukan Sekutu melakukan serangan. Bali diduduki Jepang.

• 19 Februari – Pertempuran Selat Badung (pertempuran laut antara Bali dan Lombok): sebuah satuan kecil pasukan Jepang memukul mundur pasukan Belanda dan Australia. Jepang mendarat di Bali. Serangan udara pertama Jepang atas Darwin, Australia. • 20 Februari - Jepang mendarat di Timor dan tanggal 24 Februari tentara Jepang telah menguasai Timor.

• 23 Februari – Revolusi melawan Belanda dimulai di Aceh dan Sumatra Utara, dengan dukungan Jepang. • Belanda memindahkan Soekarno ke Kota Padang; Soekarno lolos dalam kekacauan sementara Belanda melakukan evakuasi.

• Belanda mengevakuasi Sjahrir dan Hatta dari Banda lewat udara beberapa dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota sebelum Jepang mulai mengebom pulau itu.

• Jepang mengklaim Timor; pasukan-pasukan Australia terus melakukan perang gerilya. • 27 Februari Pertempuran Laut Jawa: Dalam pertempuran di Laut Jawa dekat Dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota yang berlangsung selama tujuh jam, Angkatan Laut Sekutu dihancurkan, kapal-kapal perusak Amerika lolos ke Australia.

Sekutu kehilangan lima kapal perangnya, sedangkan Jepang hanya menderita kerusakan pada satu kapal perusaknya (Destroyer). Rear Admiral Karel Willem Frederik Marie Doorman, Komandan Angkatan Laut Hindia Belanda, yang baru dua hari sebelumnya, tanggal 25 Februari 1942 ditunjuk menjadi Tactical Commander armada tentara Sekutu ABDACOM, tenggelam bersama kapal benderanya De Ruyter.

• 28 Februari Tanggal 28 Februari 1942, Tentara Angkatan Darat ke-16 di bawah pimpinan Letnan Jenderal Hitoshi Imamura mendarat di tiga tempat di Jawa. Pertama adalah pasukan Divisi ke-2 mendarat di Merak, Banten, kedua adalah Resimen ke-230 di Eretan Wetan, dekat Indramayu dan yang ketiga adalah Divisi ke-48 beserta Resimen ke-56 di Kragan. Ketiganya segera menggempur pertahanan tentara Belanda. Setelah merebut Pangkalan Udara Kalijati (sekarang Lanud Suryadarma), Letnan Jenderal Imamura membuat markasnya di sana.

Imamura memberikan ultimatum kepada Belanda, bahwa apabila tidak menyerah, maka tentara Jepang akan menghancurkan tentara Belanda. Maret [ sunting - sunting sumber ] Pada Maret 1942, pasukan-pasukan Sekutu di Jawa diberitahukan oleh mata-mata bahwa suatu kekuatan Jepang sejumlah 250.000 sedang mendekati Bandung, sementara kenyataannya kekuatannya hanya sepersepuluh jumlah itu.

Informasi yang keliru itu mungkin merupakan bagian dari alasan mengapa Sekutu menyerah di Jawa. Belanda sesungguhnya memindahkan kaum Komunis yang ditahan di kamp-kamp penjara di Hindia Belanda, sebagian dari mereka sejak 1926, ke penjara-penjara di Australia ketika Jepang tiba. • 1 Maret - Pertempuran Selat Sunda: Pasukan invasi Jepang mendarat di Banten.

• Pasukan invasi Jepang mendarat di sebelah barat Surabaya. • Serangan udara Jepang atas Medan. • 5 Maret - Jepang menduduki Boyolali. [16] • 7 Maret - Jepang merebut Cilacap. • 7 Maret - Rangoon jatuh ke tangan Jepang. • 8 Maret - Jepang menguasai Surabaya ditandai dengan pengibaran bendera Jepang di atas Jembatan Wonokromo. [13] • 9 Maret - Gubernur Jenderal Hindia-Belanda Tjarda menyerah tanpa syarat kepada Jepang [17] [18] ditandai dengan penandatanganan dokumen kapitulasi, [19] Pada 9 Maret 1942, Gubernur Jenderal Jonkheer Tjarda van Starkenborgh Stachouwer bersama Letnan Jenderal Hein ter Poorten, Panglima Tertinggi Tentara India-Belanda datang ke Kalijati dan dimulai perundingan antara Pemerintah Hindia Belanda dengan dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota Tentara Jepang yang dipimpin langsung oleh Letnan Jenderal Imamura.

Imamura menyatakan, bahwa Belanda harus menandatangani pernyataan menyerah tanpa syarat. Letnan Jenderal ter Poorten, mewakili Gubernur Jenderal menanda-tangani pernyataan menyerah tanpa syarat. Dengan demikian secara de facto dan de jure, seluruh wilayah bekas Hindia Belanda sejak itu berada di bawah kekuasaan dan administrasi Jepang. Hari itu juga, tanggal 9 Maret Jenderal Hein ter Poorten memerintahkan kepada seluruh tentara Hindia Belanda untuk juga menyerahkan diri kepada balatentara Kekaisaran Jepang.

Para penguasa yang lain, segera melarikan diri. Dr. Hubertus Johannes van Mook, Wakil Gubernur Jenderal untuk Hindia Belanda bagian timur, Dr. Charles Olke van der Plas, Gubernur Jawa Timur, melarikan diri ke Australia. Jenderal Ludolf Hendrik van Oyen, perwira Angkatan Udara Kerajaan Belanda melarikan diri dan meninggalkan isterinya di Bandung. Tentara KNIL yang berjumlah sekitar 20.000 di Jawa yang tidak sempat melarikan diri ke Australia ditangkap dan dipenjarakan oleh tentara Jepang.

Sedangkan orang-orang Eropa lain dan juga warganegara Amerika Serikat, diinternir. Banyak juga warga sipil tersebut yang dipulangkan kembali ke Eropa. Secara resmi Jepang telah menguasai Indonesia sejak tanggal 8 Maret 1942, ketika Panglima Tertinggi Pemerintah Hindia Belanda menyerah tanpa syarat di Kalijati, Subang.

Jepang tanpa banyak menemui perlawanan yang berarti berhasil menduduki Indonesia. Bahkan, bangsa Indonesia menyambut kedatangan balatentara Jepang dengan perasaan senang, perasaan gembira dan disambut baik karena akan membebaskan bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan bangsa Belanda.

• 11 Maret - Perlawanan Aceh terlibat dalam pertempuran dengan Belanda yang sedang mengundurkan diri. • 12 Maret - Jepang mendarat di Peureulak, Kureng Raya, dan Sabang (Aceh). [20] • 12 Maret - Jepang tiba di Medan. [21] • 17 Maret - Jepang memasuki Kota Padang [22] [23] Soekarno, yang gagal diungsikan Belanda ke Australia karena kedatangan Jepang, untuk beberapa minggu tinggal di Sumatera Barat. [24] [22] • 28 Maret - Pasukan Belanda terakhir di Sumatra menyerah di Kutatjane, di selatan Aceh.

• Jepang melarang semua kegiatan politik dan semua organisasi yang ada. Volksraad dihapuskan. Bendera merah-putih-biru dilarang. • Tentara Ke-16 menguasai Jawa dan Madura (markas besar di Batavia/Jakarta); Tentara Ke-25 menguasai Sumatra (markas besar di Singapura.

Tanggal 1 Mei 1943 pindah ke Bukittinggi); Armada Ekspedisi Selatan Ke-2 menguasai Indonesia timur (markas besar di Makassar). April [ sunting - sunting sumber ] Pada April 1942, sekitar 200 tentara Sekutu yang telah melarikan diri ke bukit-bukit di Jawa Timur dan terus berperang, ditangkap oleh Jepang di bawah perintah Imamura. Mereka dikumpulkan dan dimasukkan ke kandang-kandang ternak dari bambu, dibawa dengan kereta-kereta api terbuka ke Surabaya, lalu dibawa ke laut dan dilemparkan ke ikan-ikan hiu, sementara masih berada di dalam kandang-kandang bambu itu.

Imamura dinyatakan bersalah atas kekejaman ini oleh sebuah peradilan militer Australia setelah perang. • 7 April – Tiga orang pegawai Radio Hindia Belanda dihukum mati karena memainkan lagu kebangsaan Belanda pada 18 Maret, setelah menyerahnya Belanda.

• 7 April - Jepang merebut Ternate. • ABDACOM dibubarkan. Inggris dan Amerika membagi tanggung jawab perang: Inggris akan mencoba untuk merebut kembali Malaya dan Sumatra serta Burma. Sisanya di Pasifik dan Indonesia menjadi tanggung jawab AS (yang bekerja sama dengan Australia).

• 19 April - Jepang merebut Hollandia (kini Jayapura). • 29 April - Jepang membentuk Gerakan 3A. Mei [ sunting - sunting sumber ] • 9 Mei - Jepang menduduki Lombok. • 13 Mei - Jepang menduduki Sumbawa. • 16 Mei - Jepang menduduki Sumba. Juni [ sunting - sunting sumber ] • 17 Juni – Pemerintah Belanda di pengungsian di London membentuk dewan konsultatif untuk urusan-urusan Hindia Belanda.

Juli [ sunting - sunting sumber ] Pilihan satu-satunya yang dimiliki Soekarno dan Hatta adalah pura-pura bekerja sama dengan Jepang. Tujuan akhirnya, sudah tentu, bukanlah untuk mendukung Jepang, melainkan untuk mendapatkan kemerdekaan untuk Indonesia. Belakangan, Belanda yang kembali akan mencoba untuk menuduh Soekarno sebagai kolaborator Jepang guna mendapatkan dukungan Inggris dalam menghadapi republik Indonesia yang baru terbentuk.

Sjahrir memimpin gerakan di bawah tanah dari rumah kakak perempuannya di Cipanas, dekat Bogor. Informasi sering kali dan dengan diam-diam dibagikan Soekarno, yang mendapatkannya dari lingkaran dalam Jepang, dan Sjahrir. • Satuan sisa-sisa tentara KNIL dikirim ke Kai, Aru dan Kepulauan Tanimbar. • Jepang mengumpulkan Soekarno, Hatta, dan Sjahrir di Jakarta.

• Soekarno, Hatta, Sjahrir bertemu secara rahasia: Soekarno untuk mengumpulkan massa untuk kemerdekaan, Hatta untuk menangani hubungan-hubungan diplomatik, Sjahrir untuk mengkoordinasi kegiatan-kegiatan bawah tanah. • Soekarno menerima tawaran Jepang untuk menjadi pemimpin pemerintah Indonesia, tetapi bertanggung jawab kepada militer Jepang. • 30 Juli - Jepang menduduki Kep.

Kai dan Aru, setelah sejumlah perlawanan di Kai. • 31 Juli - Jepang merebut Kep. Tanimbar sejumlah perlawanan oleh KNIL dan detasemen-detasemen Australia di Saumlaki. Agustus, September, Oktober [ sunting - sunting sumber ] • 29 Agustus - Jepang mulai memindahkan sejumlah pasukan dari Sumatra dan Jawa ke Kep. Solomon. • September, orang-orang Muslim Indonesia menolak untuk memberi hormat kepada Kaisar Jepang di Tokyo. Peristiwa di Sukamanah, Singaparna Tasikmalaya-Jawa Barat bukti nyata penolakan tersebut.

Haji Zaenal Mustafa mengangkat senjata kepada Jepang walaupun kemudian berhasil ditumpas dan dia dihukum mati di Ancol. Sebagai penghormatan, nama Haji Zaenal Mustafa menjadi nama jalan terpenting di Tasikmalaya.

• Oktober, Kemajuan militer Jepang di Pasifik terhenti; para komandan Jepang disuruh mengembangkan sentimen-sentimen pro-Jepang di wilayah-wilayah pendudukan. • 16 Oktober – Tentara ke-16 Jepang mengirimkan pasukan-pasukan pengawal ke Lombok, Sumba dan Timor.

Pada mulanya, propaganda Jepang kedengaran seperti perbaikan dibandingkan dengan pemerintahan Belanda. Setelah itu, pasukan-pasukan Jepang mulai mencuri makanan dan menangkapi orang untuk dijadikan pekerja paksa, sehingga pandangan bangsa Indonesia terhadap mereka mulai berbalik.

Militer Jepang membuat tiga kesalahan besar terhadap bangsa Indonesia: • kerja paksa: banyak laki-laki Indonesia diambil dari tengah keluarga mereka dan dikirim hingga ke Burma untuk melakukan pekerjaan pembangunan dan banyak pekerjaan berat lainnya dalam kondisi-kondisi yang sangat buruk. Ribuan orang mati atau hilang. • pengambilan paksa: tentara-tentara Jepang dengan paksa mengambil makanan, pakaian dan berbagai pasokan lainnya dari keluarga-keluarga Indonesia, tanpa memberikan ganti rugi.

Hal ini menyebabkan kelaparan dan penderitaan semasa perang. • perbudakan paksa terhadap perempuan: banyak perempuan Indonesia yang dijadikan "wanita penghibur" bagi tentara-tentara Jepang. Selain itu, Jepang menahan banyak warga sipil Belanda di kamp-kamp tahanan dalam kondisi-kondisi yang sangat buruk, dan memperlakukan tahanan perang militer di Indonesia dalam keadaan yang buruk pula. Namun, kejahatan-kejahatan perang di tempat yang sangat serius pada kenyataannya tidak seburuk dengan apa yang dilakukan di Tiongkok atau Korea pada masa yang sama.

Sejumlah komandan, seperti misalnya Jenderal Hitoshi Imamura di Jawa, secara terbuka dikritik di koran-koran Jepang karena terlalu lunak. Bahkan ada sejumlah perwira Jepang yang bersimpati dengan gagasan kemerdekaan Indonesia, dan yang bahkan memberikan dukungan mereka kepada tokoh-tokoh dan organisasi politik Indonesia, hingga kepada Soekarno sendiri.

November, Desember [ sunting - sunting sumber ] • November, Pemberontakan di Aceh diredam oleh Jepang. • Jenderal Imamura digantikan oleh Jenderal Harada.

• 7 Desember - Ratu Wilhelmina dari kerajaan Belanda, di pengasingan berpidato menjanjikan perbaikan hubungan kembali dengan jajahan setelah perang selesai. • 27 Desember - Jepang membuka kamp interniran pertama untuk perempuan Belanda di Ambarawa.

1943 [ sunting - sunting sumber ] • Januari, Jepang menangkap Amir Sjarifuddin untuk mematahkan gerakan perlawanannya. Sjarifuddin dijatuhi hukuman mati, tetapi Soekarno mengintervensi dan membelanya atas nama pribadi. • 9 Februari - Jepang mengirim tambahan pasukan ke Tanimbar, Kepulauan Kai dan Irian Barat. • 10 Februari - Gerilyawan Australia ditarik dari Timor Portugis setelah setahun berperang di dalam hutan. • Maret - Rōmusha tiba di Pekanbaru untuk pembangunan jalur kereta api Pekanbaru-Muaro.

• 9 Maret - Jepang membentuk Putera ( Pusat Tenaga Rakyat), sebuah sayap organisasi politik. Soekarno menjadi ketuanya, Hatta dan Ki Hadjar Dewantara salah satu anggotanya.

• Jepang membentuk sayap militer lokal, disebut Heiho untuk menjadi unit reguler Jepang. Tentara Heiho dari Indonesia adalah kombinasi antara sukarelawan dan milisi. Tentara Jepang membedakan perlakuan terhadap Heiho dan tentara Jepang. • 1 Mei - Markas Tentara Ke-25 di Singapura pindah ke Bukittinggi. • Juli - Jepang menangkap sekitar 1000 pejuang di Kalimantan Selatan • 7 Juli - Perdana Menteri Jepang Hideki Tojo menjanjikan pemerintahan otonomi terbatas bagi Indonesia dalam pidatonya di Gambir.

• 13 Agustus - Amerika melancarkan serangan bom dari Australi terhadap Balikpapan. • Jepang mulai mengambil alih perkebunan gula untuk menguasai produksi gula.

Para manajer Eropa dikirim kamp interniran. Di sekitar waktu ini, banyak Gereja Kristen Protestan didirikan oleh orang Indonesia setelah pendeta dan misionaris Dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota dikirim ke kamp interniran Jepang.

• September, pemberontakan melawan Jepang berhasil ditumpas di Kalimantan Selatan dan Barat. • 8 September - Perintah dari Markas Besar Militer Jepang di Saigon untuk membentuk " Giyugun" (angkatan bersenjata lokal) di sepanjang Asia Tenggara. Pada akhir peperangan, sekitar dua juta orang Indonesia telah direkrut untuk menjadi Giyugun atau menjadi Heiho. Jepang merasa perlu merekrut orang lokal untuk pertahanan, karena tentara Jepang terus ditarik untuk perang dengan Sekutu di Pasifik.

• 3 Oktober - Jepang membentuk Giyugun di Sumatra dan Jawa. Pasukan di Jawa disebut PETA ( Pembela Tanah Air). Banyak tokoh yang tergabung dalam PETA, termasuk Soedirman dan Soeharto. Aktivis kemerdekaan menganggap pelatihan militer tidak begitu mendukung kekuatan Jepang dibanding persiapan untuk kemungkinan kemerdekaan. Pada pertengahan 1945, ada 120.000 pejuang tergabung dalam PETA.

Kelompok ini yang kemudian akan membentuk inti Angkatan Bersenjata Indonesia. [25] • 24 Oktober - Payung organisasi MIAI berganti nama menjadi Masyumi (Majelis Syurah Muslimin Indonesia). • Jepang mulai melancarkan kerja paksa terhadap penduduk desa ( rōmusha), ribuan orang mati dan hilang. Jepang mulai menjarah beras. • Brigade Angkatan Laut Belanda di pengasingan mulai pelatihan pada Camp Lejeune, North Carolina, dengan tujuan akhir merebut kembali Hindia Belanda.

• 3 November - Hatta berpidato menghimbau orang Indonesia untuk bergabung dengan PETA. • 10 November - Soekarno, Hatta, dan Kyai Bagus Hadikusumo berangkat ke Tokyo untuk bertemu dengan Kaisar Jepang. Ini adalah pertama kali Soekarno bepergian ke luar negeri.

• Desember - Barisan Hizbullah dibentuk oleh Jepang, sebuah angkatan perang pemuda Muslim yang berhubungan dengan Masyumi. 1944 [ sunting - sunting sumber ] • Januari, Putera digantikan oleh Jawa Hokokai. Soekarno menjadi pemimpinnya. • 19 April - Sekutu menjatuhkan bom di Sabang, Aceh. • 22 April - Sekutu menguasai Hollandia (sekarang Jayapura). • 9 Mei - Komandan Jepang memutuskan meninggalkan Irian Barat.

• 17 Mei - Serangan udara Sekutu di Surabaya. • 21 Mei - Tentara Amerika mendarat di Biak. • 4 Juni - Jepang melancarkan serangan balik ke Biak. • Agustus, Barisan Pelopor yang dibentuk oleh sayap pemuda Jawa Hokokai (setelah kemerdekaan berganti nama menjadi Barisan Benteng).

• 11 Agustus - Serangan udara Sekutu di Palembang. • 28 Agustus - Ambon luluh lantak akibat serangan udara Sekutu. • 7 September - Jenderal Koiso menjanjikan Indonesia akan merdeka dalam waktu yang tidak lama lagi. • 8 September - tentara Amerika berhasil mengusir Jepang dari Biak. • 15 September - Sekutu mendarat di Morotai. Otoritas Jepang mulai mengorganisir dewan regional (dengan kekuasaan sebagai penasihat saja). • Oktober, tentara Australia mulai melancarkan serangan bom ke Balikpapan.

Jepang mengorganisir sebuah Dewan Penasehat Pusat, serupa dengan Volksraad, namun tanpa kekuasaan legislatif. • November, Gubernur Militer Kumashaki Harada digantikan oleh Shigeichi Yamamoto. Pakubuwono XII menjadi Susuhunan Surakarta. 1945 [ sunting - sunting sumber ] Makam Kalibanteng, tempat dimakamkannya banyak warga sipil Belanda yang meninggal di kamp interniran Jepang. Januari-April [ sunting - sunting sumber ] • 14 Februari - tentara Peta di Blitar menyerang gudang senjata Jepang.

• 1 Maret - Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), sebuah komite untuk mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia, diumumkan pembentukannya oleh Jepang. Anggota-anggotanya antara lain Soekarno, Hatta, Wahid Hasyim, dan lain-lain. Pemimpinnya adalah Dr. Radjiman Wedyodiningrat. • April, Laksamana Maeda, pimpinan intelijen Angkatan Laut di Indonesia, mendukung perjalanan pidato keliling Soekarno dan Hatta ke Makassar.

• 30 April - Tentara Australia dan Belanda mendarat di Tarakan. Mei [ sunting - sunting sumber ] • 3 Mei - Gerilyawan Aceh menyerang pos Jepang di Pandrah, berhasil membunuh seluruh tentara Jepang. • 29 Mei - Diselenggarakan sidang pertama BPUPKI yang berlangsung sampai 1 Juni. Soepomo berpidato tentang integrasi nasional dan melawan individualisme perorangan.

Muhammad Yamin mengusulkan bahwa negara baru tersebut juga sekaligus mengklaim Sarawak, Sabah, Malaya, Timor Portugis, dan seluruh wilayah Hindia Belanda sebelum perang.

Yamin juga menyarankan bahwa Indonesia baru harus mengabaikan hukum internasional dan mendeklarasikan semua area samudra antara pulau-pulau sebagai perairan teritorial. Kontroversi terus berlanjut di antara peserta sidang BPUPKI mengenai aturan Islam dalam Indonesia yang baru. Juni [ sunting - sunting sumber ] • Maeda mendukung perjalanan Soekarno dan Hatta ke Bali dan Banjarmasin untuk berpidato. • 1 Juni - Soekarno menjelaskan tentang doktrin " Pancasila" di depan BPUPKI.

• 10 Juni - Tentara Australia mendarat di Brunei, tentara Belanda mendarat di Sumatra Utara. • 22 Juni - Sebuah komisi khusus dipimpin Soekarno dibentuk untuk memecahkan perselisihan atas peran Islam dalam Republik yang baru, dan setuju dengan menghadiahkan bahasa kompromi, yang kemudian dikenal sebagai Piagam Jakarta.

Bahasa kompromi ini menyebutkan bahwa hanya yang beragama Islam yang diwajibkan untuk mengikuti Hukum Islam. • 24 Juni - Tentara Sekutu mendarat di Halmahera. Juli [ sunting - sunting sumber ] • Militer Jepang mengadakan pertemuan di Singapura. Merencanakan pengalihan kekuasaan Indonesia kepada pimpinan pejuang kemerdekaan Indonesia. • 1 Juli - Tentara Australia menguasai Balikpapan, pesawat Amerika menjatuhkan bom di Watampone.

• 8 Juli - Sekolah Tinggi Islam didirikan di Jakarta (sekarang menjadi Universitas Islam Indonesia (UII)) yang berpusat di Yogyakarta seiring perpindahan ibu kota Indonesia ke Yogyakarta saat Agresi Militer Belanda ke-II) • 10 Juli- 17 Juli - Diselenggarakan sidang kedua BPUPKI untuk membicarakan rancangan undang-undang dasar untuk Indonesia.

Hatta melakukan kritik terhadap pernyataan Yamin, dan menyarankan Irian Barat sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam Indonesia. Soekarno mendukung Yamin. Haji Agus Salim menyarankan agar rakyat yang berada di bawah bekas kekuasaan Dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota dan Portugis dapat memilih apakan akan bergabung dengan Indonesia atau tidak. Mayoritas anggota memilih bahwa Indonesia harus memasukkan Malaya, Sarawak, Sabah dan Timor Portugis, seluruh wilayah Hindia Belanda sebelum perang.

• 11 Juli - Amerika melancarkan serangan udara di Sabang. Periode menjelang Kemerdekaan RI [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Proklamasi Kemerdekaan Indonesia • Pada 6 Agustus 1945, 2 bom atom dijatuhkan ke dua kota di Jepang, Hiroshima dan Nagasaki oleh Amerika Serikat. Ini menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya.

Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya. • 7 Agustus - BPUPKI berganti nama menjadi PPKI ( Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). • Pada 9 Agustus 1945 Soekarno, Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat diterbangkan ke Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang menuju kehancuran tetapi Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada 24 Agustus.

• Sementara itu, di Indonesia, Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio pada tanggal 10 Agustus 1945, bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI, dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang.

Saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air pada tanggal 14 Agustus 1945, Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan. Namun Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah, dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar, dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap. • 15 Agustus - Jepang menyerah kepada Sekutu. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Belanda.

• Para pemuda pejuang, termasuk Chaerul Saleh, yang tergabung dalam gerakan bawah tanah kehilangan kesabaran, dan pada dini hari tanggal 16 Agustus 1945 mereka menculik Soekarno dan Hatta, dan membawanya ke Rengasdengklok, yang kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok.

Di sini, mereka kembali meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan Jepang, apa pun risikonya.

Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta, bertemu dengan Jenderal Moichiro Yamamoto dan bermalam di kediaman Laksamana Muda Maeda Tadashi. Dari komunikasi antara Hatta dan tangan kanan komandan Jepang di Jawa ini, Soekarno dan Hatta menjadi yakin bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu, dan tidak memiliki wewenang lagi untuk memberikan kemerdekaan.

• Mengetahui bahwa proklamasi tanpa pertumpahan darah telah tidak mungkin lagi, Soekarno, Hatta dan anggota PPKI lainnya malam itu juga rapat dan menyiapkan teks Proklamasi yang kemudian dibacakan pada pagi hari tanggal 17 Agustus 1945. Tentara Pembela Tanah Air, kelompok muda radikal, dan rakyat Jakarta mengorganisasi pertahanan di kediaman Soekarno. Selebaran kemudian dibagi-bagikan berisi tentang pengumuman proklamasi kemerdekaan.

Adam Malik juga mengirim pesan singkat pengumuman Proklamasi ke luar negeri. Pasca-Kemerdekaan [ sunting - sunting sumber ] Rapat kedua KNIP yang diketuai oleh Sutan Syahrir pada tanggal 25-26 November 1945 18 Agustus - PPKI membentuk sebuah pemerintahan sementara dengan Soekarno sebagai Presiden dan Hatta sebagai Wakil Presiden.

Piagam Jakarta yang memasukkan kata "Islam" di dalam sila Pancasila, dihilangkan dari mukadimah konstitusi yang baru. Republik Indonesia yang baru lahir ini terdiri 8 provinsi: Sumatra, Kalimantan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, Maluku, dan Sunda Kecil. Pada 22 Agustus Jepang mengumumkan mereka menyerah di depan umum di Jakarta. Jepang melucuti senjata mereka dan membubarkan PETA Dan Heiho.

Banyak anggota kelompok ini yang belum mendengar tentang kemerdekaan. 23 Agustus - Soekarno mengirimkan pesan radio pertama ke seluruh negeri Indonesia. Badan Keamanan Rakyat, angkatan bersenjata Indonesia yang pertama mulai dibentuk dari bekas anggota PETA dan Heiho.

Beberapa hari sebelumnya, beberapa batalion PETA telah diberitahu untuk membubarkan diri. 29 Agustus - Rancangan konstitusi bentukan PPKI yang telah diumumkan pada 18 Agustus, ditetapkan sebagai UUD 45. Soekarno dan Hatta secara resmi diangkat menjadi Presiden dan Wakil Presiden. PPKI kemudian berubah nama menjadi KNIP ( Komite Nasional Indonesia Pusat).

KNIP ini adalah lembaga sementara yang bertugas sampai pemilu dilaksanakan. Pemerintahan Republik Indonesia yang baru, Kabinet Presidensial, mulai bertugas pada 31 Agustus. Sekutu [ sunting - sunting sumber ] Sesuai dengan perjanjian Wina pada tahun 1942, bahwa negara-negara sekutu bersepakat untuk mengembalikan wilayah-wilayah yang kini diduduki Jepang pada pemilik koloninya masing-masing bila Jepang berhasil diusir dari daerah pendudukannya.

Menurut Sekutu sebagai pihak yang memenangkan Perang Dunia II, Lord Mountbatten sebagai Komandan Tertinggi Sekutu di Asia Tenggara adalah orang yang diserahi tanggung jawab kekuasaan atas Sumatra dan Jawa. Tentara Australia diberi tanggung jawab terhadap Kalimantan dan Indonesia bagian Timur. Pada 23 Agustus 1945 tentara Belanda mendarat di Sabang, Aceh. 15 September 1945, tentara sekutu tiba di Jakarta, ia didampingi Dr Charles van der Plas, wakil Belanda pada Sekutu. Kehadiran tentara sekutu ini, diboncengi NICA (Netherland Indies Civil Administration - pemerintahan sipil Hindia Belanda) yang dipimpin oleh Dr Hubertus J van Mook.

Dampak Pendudukan Jepang Dalam Berbagai Aspek Kehidupan Bangsa Indonesia [ sunting - sunting sumber ] Aspek Politik [ sunting - sunting sumber ] Kebijakan pertama yang dilakukan Dai Nippon (大日本、だいにっぽん、Jepang Raya) adalah melarang semua rapat dan kegiatan politik. Pada tanggal 20 Maret 1942, dikeluarkan peraturan yang membubarkan semua organisasi politik dan semua bentuk perkumpulan. Pada tanggal 8 September 1942 dikeluarkan UU no. 2 Jepang mengendalikan seluruh organisasi nasional. Selain itu, Jepang pun melakukan propaganda untuk menarik simpati bangsa Indonesia dengan cara: • Menganggap Jepang sebagai saudara tua bangsa Asia ( Hakko Ichiu) • Melancarkan semboyan 3A (Jepang cahaya Asia, Jepang pelindung Asia, Jepang pemimpin Asia) • Melancarkan simpati lewat pendidikan berbentuk beasiswa pelajar.

• Menarik simpati umat Islam untuk pergi Haji • Menarik simpati organisasi Islam MIAI. • Melancarkan politik dumping • Mengajak untuk bergabung tokoh-tokoh perjuangan Nasional seperti: Ir. Soekarno, Drs. M. Hatta serta Sutan Syahrir, dengan cara membebaskan tokoh tersebut dari penahanan Belanda. Selain propaganda, Jepang juga melakukan berbagai tindakan nyata berupa pembentukan badan-badan kerjasama seperti berikut: • Putera (Pusat Tenaga Rakyat) dengan tujuan membujuk kaum Nasionalis sekuler dan intelektual agar menyerahkan tenaga dan pikirannya untuk mengabdi kepada Jepang.

• Jawa Hokokai (Himpunan kebaktian Jawa) merupakan organisasi sentral dan terdiri dari berbagai macam profesi (dokter, pendidik, kebaktian wanita pusat dan perusahaan). Penerapan sistem Autarki (daerah yang harus memenuhi kebutuhan sendiri dan kebutuhan perang). Sistem ini diterapkan di setiap wilayah ekonomi. Contoh Jawa menjadi 17 daerah, Sumatra 3 daerah, dan Meinsefu (daerah yang diperintah Angkatan Laut) 3 daerah.

Setelah penyerahan kekuasaan dari Belanda kepada Jepang di Kalijati maka seluruh daerah Hindia Belanda menjadi 3 daerah pemerintahan militer: • Daerah Jawa dan Madura dikuasai oleh Tentara Ke-16 (第十六軍、だいじゅうろくぐん、Dai Jūroku Gun) yang dijuluki dengan Osamu (治、おさむ) dengan markas di Batavia ( Jakarta). • Daerah Sumatra dikuasai oleh Tentara Ke-25 (第二十五軍、だいにじゅうごぐん、Dai Nijūgo Gun) yang dijuluki dengan Tomi (富、とみ) dengan markas di Singapura (tanggal 1 Mei 1943 pindah ke Bukittinggi).

[26] • Daerah Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua dikuasai oleh Armada Ekspedisi Selatan Ke-2 (第二南遣艦隊、だいになんけんかんたい、Dai Ni Nanken Kantai) dengan markas di Makassar. Selain kebijakan politik di atas, pemerintah Militer Jepang juga melakukan perubahan dalam birokrasi pemerintahan, diantaranya adalah pembentukan organisasi pemerintahan di tingkat pusat dengan membentuk Departemen dan pembentukan Cou Sang In/dewan penasehat. Untuk mempermudah pengawasan dibentuk tiga pemerintahan militer yakni: • Pembentukan Angkatan Darat/ Gunseibu, membawahi Jawa dan Madura dengan Batavia sebagai pusat dan dikenal dengan tentara ke enam belas dipimpin oleh Hitoshi Imamura.

• Pembentukan Angkatan Darat/ Rikuyun, yang membawahi Sumatra dengan pusat Bukit Tinggi (Sumatra Barat) yang dikenal dengan tentara ke dua puluh lima dipimpin oleh Jendral Tanabe. • Pembentukan Angkatan Laut/ Kaigun, yang membawahi Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Irian dengan pusatnya Ujung Pandang (Makasar) yang dikenal dengan Armada Selatan ke dua dengan nama Minseifu dipimpin Laksamana Maeda.

Untuk kedudukan pemerintahan militer sementara khusus Asia Tenggara berpusat di Dalat/Vietnam. Aspek Ekonomi dan Sosial [ sunting - sunting sumber ] Pada kedua aspek ini, Anda akan menemukan bagaimana praktik eksploitasi ekonomi dan sosial yang dilakukan Jepang terhadap bangsa Indonesia dan Anda bisa membandingkan dampak ekonomi dan sosial dengan dampak politis dan birokrasi.

Hal-hal yang diberlakukan dalam sistem pengaturan ekonomi pemerintah Jepang adalah sebagai berikut: • Kegiatan ekonomi diarahkan untuk kepentingan perang maka seluruh potensi sumber daya alam dan bahan mentah digunakan untuk industri yang mendukung mesin perang.

Jepang menyita seluruh hasil perkebunan, pabrik, Bank dan perusahaan penting. Banyak lahan pertanian yang terbengkelai akibat titik berat kebijakan difokuskan pada ekonomi dan industri perang.

Kondisi tersebut menyebabkan produksi pangan menurun dan kelaparan serta kemiskinan meningkat drastis. • Jepang menerapkan sistem pengawasan ekonomi secara ketat dengan sanksi pelanggaran yang sangat berat.

Pengawasan tersebut diterapkan pada penggunaan dan peredaran sisa-sisa persediaan barang. Pengendalian harga untuk mencegah meningkatnya harga barang. Pengawasan perkebunan teh, kopi, karet, tebu dan sekaligus memonopoli penjualannya.

dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota

Pembatasan teh, kopi dan tembakau, karena tidak langsung berkaitan dengan kebutuhan perang. Monopoli tebu dan gula, pemaksaan menanam pohon jarak dan kapas pada lahan pertanian dan perkebunan merusak tanah.

• Menerapkan sistem ekonomi perang dan sistem autarki (memenuhi kebutuhan daerah sendiri dan menunjang kegiatan perang). Konsekuensinya tugas rakyat beserta semua kekayaan dikorbankan untuk kepentingan perang. Hal ini jelas amat menyengsarakan rakyat baik fisik maupun material. Pada tahun 1944, kondisi politis dan militer Jepang mulai terdesak, sehingga tuntutan akan kebutuhan bahan-bahan perang makin meningkat.

Untuk mengatasinya pemerintah Jepang mengadakan kampanye penyerahan bahan pangan dan barang secara besar-besaran melalui Jawa Hokokai dan Nagyo Kumiai (koperasi pertanian), serta instansi resmi pemerintah. Dampak dari kondisi tersebut, rakyat dibebankan menyerahkan bahan makanan 30% untuk pemerintah, 30% untuk lumbung desa dan 40% menjadi hak pemiliknya. Sistem ini menyebabkan kehidupan rakyat semakin sulit, gairah kerja menurun, kekurangan pangan, gizi rendah, penyakit mewabah melanda hampir di setiap desa di pulau Jawa salah satunya: Wonosobo (Jateng) angka kematian 53,7% dan untuk Purworejo (Jateng) angka kematian mencapai 224,7%.

Bisa Anda bayangkan bagaimana beratnya penderitaan yang dirasakan bangsa Indonesia pada masa Jepang (bahkan rakyat dipaksa makan makanan hewan seperti keladi gatal, bekicot, umbi-umbian).

Aspek Kehidupan Militer [ sunting - sunting sumber ] Pada aspek militer ini, Anda akan memahami bahwa badan-badan militer yang dibuat Jepang semata-mata karena kondisi militer Jepang yang semakin terdesak dalam perang Pasifik. Memasuki tahun kedua pendudukannya ( 1943), Jepang semakin intensif mendidik dan melatih pemuda-pemuda Indonesia di bidang militer. Hal ini disebabkan karena situasi di medan pertempuran (Asia – Pasifik) semakin menyulitkan Jepang.

Mulai dari pukulan Sekutu pada pertempuran laut di Midway ( Juni 1942) dan sekitar Laut Karang (Agustus ’42 – Februari 1943). Kondisi tersebut diperparah dengan jatuhnya Guadalacanal yang merupakan basis kekuatan Jepang di Pasifik (Agustus 1943).

Situasi di atas membuat Jepang melakukan konsolidasi kekuatan dengan menghimpun kekuatan dari kalangan pemuda dan pelajar Indonesia sebagai tenaga potensial yang akan diikutsertakan dalam pertempuran menghadapi Sekutu. Dampak Positif dan Negatif Pendudukan Jepang di Indonesia [ sunting - sunting sumber ] Masa Pendudukan Jepang di Indonesia adalah masa yang sangat berpengaruh bagi perkembangan Indonesia, selain itu hampir tidak adanya tantangan yang berarti kepada Belanda sebelumnya.

Dalam masanya yang singkat itu, Jepang membawa dampak yang positif dan juga membawa dampak yang negatif bagi bangsa Indonesia pada umumnya. Pada umumnya kebanyakan beranggapan masa pendudukan Jepang adalah masa-masa yang kelam dan penuh penderitaan. Akan tetapi tidak semuanya itu benar, ada beberapa kebijakan pemerintah pendudukan Jepang yang memberikan dampak positif, terutama dalam pembentukan nasionalisme Indonesia dan pelatihan militer bagi pemuda Indonesia.

Dampak Positif Pendudukan Jepang [ sunting - sunting sumber ] Tidak banyak yang mengetahui tentang dampak positifnya Jepang menduduki Indonesia. Ada pun dampak positif yang dapat dihadirkan antara lain: • Diperbolehkannya bahasa Indonesia untuk menjadi bahasa komunikasi nasional dan menyebabkan bahasa Indonesia dikukuhkan sebagai bahasa nasional.

• Jepang mendukung semangat anti-Belanda, sehingga mau tak mau ikut mendukung semangat nasionalisme Indonesia. Antara lain menolak pengaruh-pengaruh Belanda, misalnya perubahan nama Batavia menjadi Jakarta.

• Untuk mendapatkan dukungan rakyat Indonesia, Jepang mendekati pemimpin nasional Indonesia seperti Soekarno dengan harapan agar Soekarno mau membantu Jepang memobilisasi rakyat Indonesia. Pengakuan Jepang ini mengukuhkan posisi para pemimpin nasional Indonesia dan memberikan mereka kesempatan memimpin rakyatnya.

• Dalam bidang ekonomi, didirikannya Kumyai yaitu koperasi yang bertujuan untuk kepentingan bersama. • Mendirikan sekolah-sekolah seperti SD 6 tahun, SMP 3 tahun, dan SMA 3 tahun. • Pembentukan strata masyarakat hingga tingkat paling bawah yaitu rukun tetangga (RT) atau Tonarigumi • Diperkenalkan suatu sistem baru bagi pertanian yaitu line system (sistem pengaturan bercocok tanam secara efisien) yang bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan.

• Dibentuknya BPUPKI dan PPKI untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Dari sini muncullah ide Pancasila. • Jepang membuat program latihan dan mempersenjatai pemuda-pemuda Indonesia demi kepentingan Jepang. Dan oleh para pemuda Indonesia, hal ini dijadikan modal untuk berperang menghadapi Jepang nantinya, serta melawan kembalinya pemerintah kolonial Belanda.

• Dalam pendidikan dikenalkannya sistem Nipon-sentris dan diperkenalkannya kegiatan upacara dalam sekolah. Dampak Negatif Pendudukan Jepang [ sunting - sunting sumber ] Selain membawa dampak positif, Jepang juga membawa dampak negatif yang luar biasa antara lain: • Penghapusan semua organisasi politik dan pranata sosial warisan Hindia Belanda yang sebenarnya banyak diantaranya yang bermanfaat bagi kemajuan ilmu pengetahuan, sosial, ekonomi, dan kesejahteraan warga.

• Rōmusha, mobilisasi rakyat Indonesia (terutama warga Jawa) untuk kerja paksa dalam kondisi yang tidak manusiawi. • Penghimpunan segala sumber daya seperti sandang, pangan, logam, dan minyak demi kepentingan perang oleh Jepang. Akibatnya, banyak rakyat yang menderita kelaparan. • Krisis ekonomi yang sangat parah karena pencetakan uang pendudukan secara besar-besaran sehingga menyebabkan terjadinya inflasi. • Kebijakan self sufficiency (kawasan mandiri) yang menyebabkan terputusnya hubungan ekonomi antar daerah.

• Kebijakan fasis pemerintah militer Jepang yang menyebar polisi khusus dan intelijen di kalangan rakyat sehingga menimbulkan ketakutan. Pemerintah Jepang bebas melanggar hak asasi manusia dengan menginterogasi, menangkap, bahkan menghukum mati siapa saja yang dicurigai atau dituduh sebagai mata-mata atau anti-Jepang tanpa proses pegadilan.

• Pembatasan pers sehingga tidak ada pers dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota independen, semuanya di bawah pengawasan Jepang. • Terjadinya kekacauan situasi dan kondisi keamanan yang parah seperti maraknya perampokan, pemerkosaan dan lain-lain. • Pelarangan terhadap buku-buku berbahasa Belanda dan Inggris yang menyebabkan pendidikan yang lebih tinggi terasa mustahil. • Banyak guru-guru yang dipekerjakan sebagai pejabat-pejabat pada masa itu yang menyebabkan kemunduran standar pendidikan secara tajam.

Referensi [ sunting - sunting sumber ] • ^ Ishak, Muhammad (Maret 2012). "Sistem Penjajahan Jepang di Indonesia". Jurnal Inovasi. 9 (1): 6. ISSN 1693-9034. Parameter -Ps= yang tidak diketahui mengabaikan ( -postscript= yang disarankan) ( bantuan) • ^ Gin 2011, hlm. 26. • ^ Hillstrom 2009, hlm. 34. • ^ a b Aswab Nanda Pratama. "Serangan Pearl Harbor, Peristiwa yang Mengubah Sejarah Dunia. Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-08-29. • ^ "The Kingdom of the Netherlands Declares War with Japan".

ibiblio.org. Diakses tanggal 2020-08-29. • ^ Zulkarnain (2015). "Dinamika mazhab Shafi'i dengan cara Aceh: Studi tentang praktik mazhab dikalangan tokoh agama".

Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusian Ijtihad. 15 (2): 11. doi: 10.18326/ijtihad.v15i2.159-176. [ pranala nonaktif permanen] • ^ Indriyani, Yayuk (Propaganda Jepang Dalam Majalah Soeara Moeslimin Indonesia Tahun 1944-1945). "Juli 2016". e-journal Pendidikan Sejarah AVATARA. 4 (2): 14. Periksa nilai tanggal di: -date= ( bantuan) • ^ Mawardi, Kholid (Juli 2008). "Kolaborasi Manifestasi Komunikasi "Kiai Kampoeng": Komunikasi Politik Kiai NU Masa Pendudukan Jepang". Jurnal Dakwah dan Konunikasi KOMUNIKA.

2 (2): 4. • ^ "Zainal Moestafa, K.H". IKPNI (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-18. • ^ Iryana, Wahyu (19 Agustus 2016). "Protes Sosial Petani Indramayu Masa Pendudukan Jepang (1942-1945)" (PDF). Patanjala. 8 (3): 2.

Parameter -Ps= yang tidak diketahui mengabaikan ( -postscript= yang disarankan) ( bantuan) • ^ agtvnews (2020-02-14). "Jejak Pemberontakan PETA di Blitar". AGTVnews.com. Diakses tanggal 2020-08-23. • ^ "Menteri Pertahanan yang Hilang". • ^ a b Arya W. Wirayuda (2020-01-07).

KOTA DAN JEJAK AKTIVITAS PERADABAN. Airlangga University Press. hlm. 57–58. ISBN 978-602-473-075-8. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Batara Richard Hutagalung (2001). 10 November '45: mengapa Inggris membom Surabaya? : analisis latar belakang agresi militer Inggris. Yayasan Persahabatan 10 November '45. hlm. 68. ISBN 978-979-9437-35-8.

Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Hutagalung, Batara R. (2010-01-01). Serangan Umum 1 Maret 1949 dalam Kaleidoskop Sejarah Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. Lkis Pelangi Aksara. ISBN 978-979-1283-94-6. • ^ Suyono, R. P. (2005). Seks dan kekerasan pada zaman kolonial: penelusuran kepustakaan sejarah.

Gramedia Widiasarana Indonesia. ISBN 978-979-759-071-0. • ^ "9 Maret 1942, Akhir Penjajahan Belanda di Bumi Nusantara". Republika Online. 2018-01-01. Diakses tanggal 2020-08-29. • ^ Sejarah Kebangkitan Nasional Daerah Sumatera Barat. Direktorat Jenderal Kebudayaan. 1978. hlm. 166. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Nibras Nada Nailufar.

"Perjanjian Kalijati, Ketika Belanda Serahkan Indonesia ke Jepang Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-08-29.

• ^ Sejarah Daerah Propinsi Daerah Istimewa ACEH. Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan. Direktorat Jenderal Kebudayaan. 1977. hlm. 148–149. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Gubernur Sumatera dan para gubernur Sumatera Utara. Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah, Propinsi Sumatera Utara. 2006. hlm. 8. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ a b Dari pemberontakan ke integrasi Sumatra Barat dan politik Indonesia, 1926-1998.

Yayasan Obor Indonesia. ISBN 978-979-461-519-5. • ^ Ahmad Husein (1991). Sejarah perjuangan kemerdekaan R.I. di Minangkabau/Riau, 1945-1950. Badan Pemurnian Sejarah Indonesia-Minangkabau. hlm. 43. ISBN 978-979-405-127-6. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Fatimah, Siti (2007). Bgd. Azizchan, 1910-1947: pahlawan nasional dari Kota Padang. Universitas Negeri Padang, PKSBE.

hlm. 54. ISBN 978-979-3458-14-4. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ "Indonesia - Japanese occupation". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-20. • ^ Kahin, Audrey Richey (2005). Dari Pemberontakan ke Integrasi: Sumatra Barat dan Politik Indonesia, 1926–1998. Yayasan Obor Indonesia. hlm. 136. ISBN 979-461-519-6. Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] • (Inggris) Sidang dengan Bung Karno @ YouTube.com • (Jepang) The Heroes of Indonesia @ YouTube.com • (Jepang) Japanese Samurai in Indonesia @ YouTube.com Daftar pustaka [ sunting - sunting sumber ] • Hillstrom, Laurie Collier (2009).

The Attack on Pearl Harbor (Defining Moments). United States of America: Omnigraphics Inc. hlm. 34. ISBN 9780780810693. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • Gin, Ooi Keat (2011).

The Japanese Occupation of Borneo,1941-45 (Routledge Studies in dua kota di jepang yang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945 adalah kota Modern History of Asia). London: Routledge. hlm. 26. ISBN 978-0-203-85054-1. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) Wikimedia Commons memiliki media mengenai Japanese occupation of Indonesia.

• Seni • Film • Tari • Sastra • Musik • Lagu • Masakan • Mitologi • Pendidikan • Olahraga • Permainan tradisional • Busana daerah • Daftar Warisan Budaya Takbenda Indonesia • Arsitektur • Bandar udara • Pelabuhan • Stasiun kereta api • Terminal • Pembangkit listrik • Warisan budaya • Wayang • Batik • Keris • Angklung • Tari Saman • Noken Simbol • Proklamasi Kemerdekaan Indonesia • Revolusi nasional (1945–1950) • Pertempuran Surabaya 10 November 1945 • Periode "Bersiap" (1945–1947) • Agresi Militer Belanda I 1947 • Agresi Militer Belanda II 1948 • Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (1948–1949) • Serangan Umum 1 Maret 1949 dan Serangan Umum Surakarta • Orde Lama (1950–1959) • Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia • Dekret Presiden 5 Juli 1959 • Demokrasi Terpimpin (1959–1965) • Konfrontasi Indonesia-Malaysia • Konflik Papua dan Operasi Trikora • Gerakan 30 September • Transisi ke Orde Baru (1965–1966) • Pembantaian di Indonesia 1965-1966 • Tritura • Supersemar 11 Maret 1966 1966–1998 Kategori tersembunyi: • Halaman dengan argumen ganda di pemanggilan templat • Halaman dengan rujukan yang menggunakan parameter yang tidak didukung • Artikel dengan pranala luar nonaktif • Artikel dengan pranala luar nonaktif permanen • Galat CS1: tanggal • CS1 sumber berbahasa Inggris (en) • Artikel mengandung aksara Jepang • Pages using infobox country or infobox former country with the flag caption or type parameters • Pages using infobox country or infobox former country with the symbol caption or type parameters • Artikel yang tidak memiliki referensi April 2022 • Semua artikel yang tidak memiliki referensi • Pranala kategori Commons ada di Wikidata • Halaman ini terakhir diubah pada 20 April 2022, pukul 21.40.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
Pendidikan Membangun Peradaban Bangsa Oleh: Arnoldus Nggorong POS-KUPANG.COM - Dalam acara “Seminar Pendidikan Nasional Menyongsong 100 Tahun Indonesia Merdeka” Lemhanas di Jakarta pada tanggal 4 September 2013, Arif Rahman, Pakar Pendidikan, Guru Besar Universitas Negeri Jakarta, mengatakan, “Jika negara ingin maju, bukan politik atau ekonomi, melainkan pendidikan yang harus menjadi panglima dalam pembangunan bangsa” ( Kompas, 5/9/2013).

Pernyataan Arif Rahman di atas mengingatkan kita akan salah satu tokoh penting yang amat dikenal dalam Perang Dunia II, bahkan hingga saat ini terutama oleh rakyat Jepang.

Dia adalah Hirohito nan jenius lagi berjiwa besar. Wikipedia mencatat, dia adalah Kaisar Jepang yang ke-124. Dia dikenal dengan nama Kaisar Shōwa (artinya damai, cerah budi) dan menjadi Kaisar dengan masa kekuasaan paling lama di negeri Sakura yakni 1926-1989. Kaisar yang ‘jenius’ dan ‘berjiwa besar’ Dikatakan jenius dan berjiwa besar karena dialah yang amat menentukan nasib rakyatnya pada waktu itu, ketika Jepang menyerah kalah tanpa syarat kepada Sekutu. Jepang bertekuk lutut kepada Amerika dan sekutunya, setelah peristiwa penjatuhan bom atom dengan daya ledak yang amat dahsyat di dua kota yakni Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945).

Bom atom itu pun memakan korban nyawa sangat banyak. Sebagian besar korban adalah warga sipil. Korban tewas di Hiroshima berkisar 90.000 – 146.000 orang, sedangkan di Nagasaki sekitar 39.000 – 80.000 orang.
ERROR: The request could not be satisfied 403 ERROR The request could not be satisfied. The Amazon CloudFront distribution is configured to block access from your country.

We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront (CloudFront) Request ID: t8nOUot0uEPePI3XD6weZ1IHrWceOm-G0MtcmcOnNEYgG5m8Y0fRCg==

Menyerahnya Jepang kepada Sekutu




2022 www.videocon.com