Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah

tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah

tirto.id - Permukaan bumi terbentuk dan mengalami perubahan selama beberapa waktu. Bentuk permukaan bumi yang tidak rata timbul karena pengaruh tekanan dari dalam dan luar permukaan bumi.

Adanya bentang alam seperti pegunungan, daratan, dan perbukitan adalah bukti bahwa bentuk permukaan bumi sangat beragam. Tenaga endogen (dari dalam bumi) dan tenaga eksogen (dari luar bumi) dapat didefinisikan sebagai dua tekanan geomorfik utama yang menyebabkan pergerakan bumi dan membentuk permukaan bumi. Ketika perubahan dari dalam maupun luar bumi terus terjadi, perubahan fisika dan kimia pada permukaan bumi mengakibatkan pembentukan medan yang tidak rata. Pengertian Tenaga Endogen Tenaga endogen atau disebut juga tenaga konstruktif adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi.

Mengutip Modul Geografi Kelas X, proses endogen merupakan dinamika di dalam litosfer sebagai akibat proses fisika dan kimia berupa tekanan terhadap lapisan-lapisan batuan pembentuk litosfer atau aktivitas magma. Tenaga endogen dapat berupa tekanan vertikal dan horizontal. Tekanan vertikal menimbulkan tonjolan di permukaan bumi, sedangkan tekanan horizontal memunculkan lipatan-lipatan muka bumi, retakan, dan pematahan lapisan-lapisan litosfer sampai membentuk sesar.

Macam-macam Tenaga Endogen Menurut Modul Geografi Ramah Dengan Alam, tenaga endogen dibagi menjadi tiga, yakni tektonisme, vulkanisme, dan seisme. 1. Tektonisme Tektonisme adalah tenaga dari dalam bumi yang mengakibatkan perubahan letak (dislokasi) atau perubahan bentuk (deformasi) pada lapisan kulit bumi. Berdasarkan luas dan waktu terjadinya, gerakan tektonisme dibedakan menjadi dua macam, yaitu gerak epirogenetik dan gerak orogenetik.

a. Gerak Epirogenetik Gerak epirogenetik adalah gerakan pada lapisan kulit bumi yang relatif lambat dan terjadi dalam waktu yang lama, serta meliputi daerah yang luas. Gerak epirogenetik terdiri atas epirogenetik positif dan negatif.

1) Epirogenetik positif, yaitu gerak turunnya daratan sehingga permukaan air laut seolah-olah naik. Sebagai contoh, turunnya pulau-pulau di Indonesia bagian timur (Kepulauan Maluku dari pulau-pulau barat daya sampai Pulau Banda).

2) Epirogenetik negatif, yaitu gerak naiknya daratan sehingga permukaan air seolah-olah turun. Contohnya, peristiwa naiknya Pulau Buton dan Pulau Timor. b.

tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah

Gerak Orogenetik Gerak orogenetik atau biasa disebut proses pembentukan pegunungan adalah gerakan pada lapisan kulit bumi yang relatif cepat dan terjadi dalam waktu yang singkat. Gerak orogenetik mencakup tekanan horizontal dan tekanan vertikal yang menyebabkan terbentuknya lipatan dan patahan. 1). Lipatan, terbagi menjadi lima bentuk, yakni sebagai berikut. • Lipatan tegak: terbentuk karena kekuatan sama yang mendorong dari dua sisi secara seimbang.

• Lipatan miring: terbentuk karena kekuatan tenaga pendorong di salah satu sisi lebih kuat sehingga salah satu sisinya tampak lebih curam. • Overfoult: terbentuk pada saat tekanan bekerja di salah satu sisi dengan lebih kuat.

Kemudian, sisi itu akan terlipat sesuai arah lipatan. • Recumbent Folt: terbentuk pada saat lipatan yang satu menekan sisi yang lain, menyebabkan sumbu lipat hampir datar. • Overtrust: terbentuk saat tenaga tekan menekan satu sisi dengan kuatnya sehingga menyebabkan lipatan menjadi retak.

2). Patahan, terbagai menjadi dua macam, antara lain slenk atau graben dan horst. • Slenk atau graben: patahan ini mendorong bagian yang lemah ke atas dan bagian lainnya ke bawah sehingga slenk atau graben seolah memperlihatkan adanya lapisan bumi yang anjlok.

• Horst: patahan ini mendorong bagian tengah yang lemah terdorong ke atas sehingga memperlihatkan adanya lapisan bumi yang timbul ke atas. 2. Vulkanisme Vulkanisme ialah peristiwa keluarnya magma ke permukaan bumi. Berkaitan juga dengan proses pembentukan gunung api, yakni pergerakan magma dari dalam litosfer yang menembus lapisan yang lebih atas hingga bahkan hingga ke permukaan bumi.

Terdapat dua bentuk gerakan magma, yaitu instrusi magma dan ekstrusi magma. a. Instrusi magma: terobosan magma ke dalam lapisan litosfer, tetapi tidak mencapai permukaan bumi.

Dibedakan menjadi lima, yakni sebagai berikut. • Batholit: dapur magma. • Instrusi datar: magma yang masuk ke antara dua lapisan batuan, mendatar dan paralel dengan lapisan batuan tersebut. • Lakolit: magma yang menembus di antara lapisan bumi paling atas.

Berbentuk seperti lensa cembung atau kue serabi. • Gang (korok) : batuan hasil instrusi magma yang menyusup dan membeku di sela-sela lipatan (korok). • Diatrema: lubang (pipa) di antara dapur magma dan kepundan gunung api yang berbentuk silnder memanjang. b. Ekstrusi magma: keluarnya magma dari dalam bumi hingga ke permukaan bumi. Material hasil dari ekstrusi magma, meliputi: • Lava: magma yang menembus dan mengalir ke permukaan bumi.

• Lahar: campuran antara lava dan material lain yang ada di permukaan bumi seperti pasir, kerikil, dan debu dengan air sampai membentuk lumpur. • Eflata atau piroklastika: material padat berupa lapili, kerikil, debu vulkanik, dan bom. • Ekshalasi (gas): material berupa gas asam arang, yakni sumber uap air dan zat lemas ( fumarole), sumber gas belerang ( solfatar), dan gas asam arang ( mofet).

3. Seisme Seisme atau gempa adalah getaran yang terjad di permukaan bumi karena pergerakan lempeng bumi (kerak bumi).

Seisme terjadi akibat dari pelepasan energi secara tiba-tiba sehingga menimbulkan gelombang seismik. Berdasarkan penyebabnya, gempa dapat dibedakan menjadi tiga macam, antara lain sebagai berikut. a. Gempa bumi runtuhan ( Fall Earthquake) Gempa bumi runtuhan terjadi karena peristiwa runtuhnya gua-gua besar atau batu-batu raksasa di sisi gunung.

Radius getaran saat gempa bumi runtuhan tidak begitu terasa. b. Gempa bumi vulkanik ( Volcanic Earthquake) Gempa bumi ini diakibatkan oleh aktivitas gunung berapi. Mayoritas gempa bumi vulkanik mendahului erupsi gunung api, tetapi sering terjadi pula secara bersamaan.

Radius getaran gempa bumi vulkanik lebih besar daripada gempa bumi runtuhan. Getaran gempa bumi vulkanik umumnya terasa di daerah yang lebih luas. c. Gempa bumi tektonik ( Tectonic Earthquake) Gempa bumi ini terjadi karena proses tektonik di dalam litosfer yang berupa pergeseran lapisan batuan tua dan kemudian mengakibatkan dislokasi.

Gempa bumi tektonik berkekuatan sangat besar dan meliputi daerah yang sangat luas. Pengaruh Tektonisme, Vulkanisme, dan Seisme dalam Kehidupan Tenaga tektonisme, vulkanisme, dan seisme yang memengaruhi bentuk permukaan bumi memiliki dampak yang bervariasi bagi kehidupan.

Beberapa dampak positif dan negatif dari ketiga macam tenaga endogen tersebut ialah sebagai berikut. 1. Dampak positif tektonisme, yaitu terbentuknya kantong-kantong minyak dan gas alam yang melimpah. Banyak ditemukan di lipatan dan sesar batuan yang kondisinya menguntungkan.

Adapun dampak negatif tektonisme ialah terjadinya peristiwa erosi, longsoran, dan sedimentasi yang mendatangkan kerugian materiel dan nyawa. 2. Vulkanisme memberikan dampak positif yang sangat besar bagi kehidupan, antara lain sebagai sumber energi, sumber mineral dan bahan galian, sebagai daerah pertanian yang subur dan hujan orografis, sekaligus sebagai objek wisata dan olahraga.

Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah samping itu, dampak negatif dari letusan gunung berapi yang disebabkan vulkanisme ialah bencana seperti letusan, tanah longsor, dan semburan gas beracun yang berbahaya bagi manusia. 3. Sama halnya seperti tektonisme dan vulkanisme, seisme juga membawa dampak negatif berupa kerugian materiel dan nyawa, serta perubahan struktur tanah akibat bencana alam yang terjadi.

Namun, di sisi lain, seisme juga membawa pengaruh positif dalam sektor pendidikan. Wilayah dengan latar belakang bencana alam yang pernah terjadi sebelumnya dapat menjadi sasaran peneliti dalam memecahkan suatu persoalan di bidangnya.

Semua peristiwa alam di bumi memang bukan terjadi atas dasar keinginan dan upaya manusia. Namun, sang pencipta mendatangkan peristiwa-peristiwa itu tidak untuk memberikan penderitaan kepada manusia, melainkan agar manusia menjaga dan memanfaatkan bumi beserta isinya dengan bijak.

Manusia menempati Bumi untuk menjalani kehidupannya sehari- hari. kita telah mengetahui bersama bahwasannya Bumi merupakan salah satu anggota planet di tata surya. Planet- planet yang ada di tata surya ini terbentuk atas berbagai macam lapisan. Lapisan- lapisan yang menyusun planet ini kemungkinan berbeda- beda antara satu dengan yang lainnya, namun planet- palent tersebut pastilah disusun atas berbagai unsur (baca: ciri planet).

Sementara untuk Bumi, Bumi merupakan planet yang tersusun atas berbagai macam lapisan. Lapisan- lapisan yang menyusun Bumi ini terdiri atas lapisan- lapisan batuan (baca: batuan penyusun Bumi) dan tanah (baca: jenis tanah). Oleh karena itulah di dalam Bumi terdapat berbagai macam kekuatan yang merupakan kekuatan alamiah.

Kekuatan yang berasal dari dalam Bumi ini tidak dapat kita rasakan karena kita ada di permukaan Bumi (baca: inti Bumi)namun terkadang kekuatan tersebut dapat kita rasakan sampai ke permukaan Bumi. Mengenai tenaga- tenaga di dalam Bumi ini kita perlu untuk mempelajari ya karena terkadang sangat berkaitan dengan beberapa peristiwa yang dapat kita rasakan.

Macam- macam Tenaga di Bumi Bumi merupakan planet yang tersusun atas berbagai macam lapisan. Lapisan- lapisan yang menyusun Bumi ini tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah terdiri atas batuan (baca: batuan penyusun Bumi), tanah ataupun air.

Di dalam Bumi juga terdapat lempeng- lempeng benua (baca: benua terbesar di dunia) yang menyusun Bumi. Apa yang ada di bawah permukaan Bumi ini bisa mengeluarkan berbagai macam tenaga.

Tenaga- tenaga yang dimiliki oleh Bumi ada beberapa jenis. Adapaun tenaga- tenaga yang dimiliki oleh Bumi antara lain adalah tenaga endogen dan tenaga eksogen. Pengertian Tenaga Endogen Sebelum kita membahas atau mempelajari lebih jauh mengenai tenaga endogen, kita akan mengawali pembicaraan dimulai dari pengertian tenaga endogen itu sendiri. Kita pasti sudah sering mendengar mengenai tenaga endogen.

Tenaga endogen ini kita dapat dari pelajaran saat di bangku sekolah. Maka dari itulah mengenai tenaga endogen kita sudah familiar mendengarnya. Pengertian tenaga endogen sendiri merupakan tenaga yang berasal dari dalam Bumi yang dapat menyebabkan perubahan di kulit Bumi atau kerak Bumi.

Ciri khas yang dimiliki oleh tenaga endogen ini bahwasannya tenaga endogen mempunyai sifat membentuk permukaan Bumi menjadi tidak rata. Sehingga suatu permukaan Bumi bisa saja terjadi karena tenaga endogen itu sendiri. Daerah yang pada awalnya rata bisa menjadi tidak rata, dan sebaliknya, daerah yang mulanya tidak rata bisa menjadi rata. Sebagai hasil dari tenaga endogen ini bisa berupa gunung, bukit ataupun pegunungan. Dari sinilah kita mengetahui bahwa hasil dari tenaga endogen ini bisa berupa cembungan maupun berupa cekungan.

Tenaga Endogen Tenaga endogen merupakan tenaga yang berasal dari dalam Bumi. Tenaga endogen ini bersumber dari magma (baca: perbedaan intrusi magma dan ekstrusi magma) yang bersifat membangun atau konstrukstif. Tenaga yang dimiliki oleh Bumi ini banyak sekali macamnya, dan begitu pula tenaga endogen ini.

Adapun beberapa macam tenaga endogen adalah sebagai berikut: • Vulkanisme Jenis dari tenaga endogen yang pertama adalah intrusi magma. Vulkanisme merupakan sebutan bagi gejala alam yang terjadi akibat adanya kegiatan magma yang terkandung di dalam perut Bumi.

Vulkanisme merupakan peristiwa yang berhubungan dengan magma yang keluar dan mencapai permukaan Bumi melalui retakan- retakan yang terdapat di dalam kerak Bumi ataupun melalui pita sentral yang disebut juga dengan kepundan atau diatrema. Magma yang keluar ke permukaan Bumi disebut dengan lava. Sementara itu apabila sudah mengalir, material tersebut disebut dengan lahar.

Magma- magma ini dapat bergerak naik karena mempunyai suhu yang tinggi dan juga mengandung gas- gas yang memiliki cukup energi yang mendorong yang berada di atasnya. Penjelasan mengenai magma ini bisa naik ke atas dimulai dengan litosfer yang terdapat magma yang menempati suatu kantong yang disebut juga dengan dapur magma.

Kedalaman dari dapur magma inilah yang menyebabkan perbedaan kekuatan letusan gunung berapi (baca: dampak letusan gunung berapi). Semakin dalam dapur magma dari permukaan Bumi, maka semakin kuat letusan yang ditimbulkannya. Lama atau tidaknya aktivitas gunung berapi ini ditentukan oleh besar atau kecilnya volume dapur magma.

Dari aktivitas vulkanisme ini kita akan mendapatkan beberapa hasil. Adapun hasil- hasil yang didapatkan dari aktivitas vulkanisme ini antara lain adalah sebagai berikut: • Benda padat atau efflata, seperti debu, pasir, lapili atau batu kerikil, batu- batu besar atau bom dan batu apung. • Benda cair atau effusive, yakni bahan cair yang dikeluarkan oleh tenaga vulkanisme yang berupa lava, lahar panas, maupun lahar dingin. Telah dijelaskan sebelumnya bahwa lava merupakan magma yang keluar hingga mencapai ke permukaan Bumi.

tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah

Lahar panas merupakan lahar yang berasal dari letusan gunung berapi yang memiliki danau atau kawah. Sementara lahar dingin merupakan lahar yang berasal dari bahan- bahan letusan yang sudah mengendap dan kemusian mengalir dengan deras menuruni lereng gunung. Berbicara mengenai gunung berapi yang mempunyai kawah, di Indonesia terdapat gunung tersebut, dan yang paling terkenal adalah kawah gunung Bromo yang ada di Jawa Timur.

tempat ini memiliki pemandangan yang sangat indah dan seringkali dijadikan tempat wisata bagi masyarakat yang ada di Seluruh Indonesia. • Benda gas atau ekshalasi. Setelah benda padat dan juga benda cair, salah satu benda yang pasti terdapat ketika gunung meletus adalah benda gas atau yang bisa disebut dengan ekshalasi. Benda gas yang dikeluarkan oleh tenaga vulkanisme antara lain solfatar, fumarol, dan juga mofet.

Solfatar merupakan benda gas hidrogen sulfida atau H2S yang keluar dari suatu lubang yang terdapat di gunung berapi tersebut. Fumarol adalah uap air panas.

Mofet merupakan gas asam arang atau karbondioksida atau CO2. Contoh dari gas ini adalah gas yang terdapat di gunung Tangkuban Perahu dan juga Dataran Tinggi Dieng. • Tektonisme jenis tenaga endogen yang kedua adalah tektonisme. Tektonisme ini mirip dengan vulkanisme, namun ada perbedaan diantara keduanya. Adapun pengertian dari tektonisme adalah tenaga yang bersumber dari dalam Bumi yang berupa tekanan dengan arah lotrecht maupun arah horizontal yang pada akhirnya akan mengakibatkan terjadinya dislokasi atau perubahan letak.

tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah

Tenaga endogen jenis tektonik ini ternyata juga dibedakan lagi menjadi beberapa macam. Adapun beberapa macam dari tenaga tektonik ini adalah sebagai berikut: • Gerak epirogenetik – Gerak ini disebut juga dengan gerak pembentuk kontinen atau benua. Pengertian gerak ini adalah proses yang mengakibatkan naik atau turunnya lapisan kulit Bumi yang disebabkan oleh tenaga tektonik yang relatif lambat dengan arah vertikal dan berlangsung cukup lama dan terjadi di suatu daerah yang luas.

Gerak epirogenetik ini dibedakan lagi menjadi dua macam, yaitu epirogenetik positif dan epirogenetik negatif. Gerak epirogenetik positif merupakan gerakan yang mengakibatkan lapisan kulit Bumi menjadi turun, sehingga permukaan laut akan menjadi terlihat naik. Sebaliknya, gerak epirogenetik negatif merupakan gerakan yang mengakibatkan lapisan kulit Bumi menjadi naik, sehingga permukaan laut akan menjadi terlihat menurun. • Gerak orogenetik – Gerakan orogenetik ini merupakan gerakan lempeng tektonik yang lebih cepat dan juga mencakup wilayah yang sempit yang terdapa di dalam kulit Bumi.

Gerakan ini pada umumnya diikuti dengan proses pelengkungan atau warping dan juga lipatan atau folding karena disebabkan oleh tekanan tektonik yang mempunyai arah mendatar pada lapisan batuan yang lentur. Hal ini pada akhirnya akan menghasilkan pegunungan patahan dan juga pegunungan lipatan.

tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah

Lipatan atau fold sendiri merupakan suatu penampangan lipatan Bumi dan hasil dari tenaga tektonik yang menekan dari arah horizontal dan tekanan vertikal pada bagian permukaan Bumi yang elastis. Bagian dari lipatan ini yang menurun disebut dengan sinklinal, dan bagian yang terangkat disebut dengan antiklinal.

tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah

Sementara patahan adalah bentuk kulit Bumi yang retak ata patah akibat tekanan dengan arah horozontal dan juga arah vertikal akibat tenaga tektonik pada permukaan kulit Bumi yang tidak elastis. Bagian patahan yang telah bergeser disebut dengan faoult atau sesar. Hasil dari tenaga tektonik yang menekan kulit Bumi contohnya adalah sesar naik atau turun, graben dan horst, serta sesar mendatar. • Gempa Bumi Jenis tenaga endogen yang selanjutnya adalah gempa Bumi (baca: akibat gempa bumi).

Gempa Bumi merupakan tenaga yang seringkali kita rasakan. Bahkan gempa bumi merupakan suatu bencana alam yang seringkali datang menyerang Indonesia. Indonesia memang merupakan negara yang rawan sekali dengan gempa. Gempa- gempa yang terjadi di Idonesia ini terkadang merupakan gempa yang lembut dan tidak terlalu besar, namun terkadang juga merupakan gempa yang sangat besar dan bisa memporak porandakan semua bangunan yang ada di permukaan Bumi, bahkan hingga berpotensi menimbulkan tsunami (baca: penyebab tsunami dan ciri-ciri akan terjadi tsunami).

Itulah penjelasan dari ketiga macam macam tenaga endogen. Ketiga macam tenaga endogen tersebut trejadi karena kekuatan dari dalam Bumi dan dapat kita rasakan hingga di permukaan Bumi. Hal ini terkadang bisa menyebabkan bencana alam, namun terkadang juga tidak.
Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi. Berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah… a. pelapukan batuan b. daerah lipatan c. gempa bumi d. daerah patahan e. letusan gunung berapi Pembahasan Kondisi relief muka Bumi tidaklah rata.

Ada keragaman yang terus berubah dari waktu ke waktu yang disebabkan oleh tenaga pembentuk muka Bumi yang disebut sebagai tenaga geologi. Tenaga geologi tersebut terdiri dari dua jenis yakni tenaga endogen dan tenaga eksogen. Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang bersifat membangun (konstruktif). Tenaga endogen merupakan kekuatan yang mendorong terjadinya pergerakan kerak Bumi. Tenaga endogen dikelompokkan menjadi tiga yaitu tektonisme (gerakan lempeng), vulkanisme (aktivitas gunung api), dan seisme (gempa).

Tenaga eksogen adalah tenaga pembentuk muka bumi yang berasal dari luar yakni berupa tenaga air, angin, sinar matahari maupun tenaga dari makhluk hidup. Sifat dari tenaga eksogen adalah merusak atau merombak permukaan Bumi yang sudah dibentuk oleh tenaga endogen. Tenaga eksogen dikelompokkan menjadi: pelapukan (batuan), pengikisan (erosi), pengendapan (sedimentasi), dan amblesan.

Berdasarkan uraian tersebut, maka jawaban yang tepat adalah A. Related posts: • Ancaman berdimensi politik yang bersumber dari dalam negeri dalam bentuk pola perjuangan tidak bersenjata dan sering ditempuh untuk menarik simpati masyarakat adalah …. • Hal yang perlu dicantumkan pada bab pendahuluan sebuah karya tulis ilmiah adalah … • Sebutkan upaya penyelesaian masalah sosial budaya masyarakat Indonesia! Categories • Bahasa Indonesia • Bahasa Indonesia ( SMA) • Bahasa Indonesia (SMP) • Bahasa Inggris • Bahasa Inggris (SMA) • Biologi (SBMPTN) • Biologi (SMA) • Biologi (SMP) • Ekonomi • Ekonomi (SMP) • Geografi • Geografi (SBMPTN) • Geografi (SMA) • IPA Terpadu • IPS Terpadu • SBMPTN • SD • Sejarah • Sejarah (SBMPTN) • Sejarah (SMA) • SMA • SMP • Sosiologi • Sosiologi (SBMPTN) • Sosiologi (SMA) MENU • Home • Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah Kami • Profil Kontributor • Kebijakan Privasi • Kontak Kami • Geografi • Geografi Ekonomi • Geografi Fisik • Geografi Kota • Geografi Kependudukan • Geografi Lingkungan • Sumber Daya Alam • Perpetaan • Astronomi • Laut dan Pesisir • Meteorologi • Ekonomi • Kewarganegaraan • Bahasa • Bahasa Indonesia • Sejarah • Pengetahuan Umum • Tenaga endogen adalah salah satu dari 2 tenaga di bumi yang mempengaruhi bentuk permukaan bumi.

Bersama dengan tenaga eksogen, tenaga ini membentuk dan mempengaruhi bentang alam di permukaan bumi. Pernahkah kalian berfikir mengapa permukaan bumi memiliki bentuk yang beraneka ragam?

tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah

Ada daerah yang berbukit, ada daerah yang datar, bahkan ada daerah yang berjurang-jurang. Ternyata, hal tersebut disebabkan oleh dinamika antara gaya eksogen dan endogen! Interaksi antara kedua gaya inilah yang membuat permukaan bumi memiliki bentang alam yang tidak rata. Pada kesempatan ini, kita akan membahas secara mendalam mengenai apa itu tenaga endogen, jenis-jenisnya, serta dampak dari tenaga endogen.

tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah

Daftar Isi • Pengertian Tenaga Endogen • Apakah Tenaga Endogen Selalu Konstruktif? • Jenis-Jenis Tenaga Endogen • Tektonisme • Vulkanisme • Seisme • Dampak dari Tenaga Endogen • Dampak Positif Tenaga Endogen • Sebagai Sumber Tenaga Listrik Geothermal • Sebagai Media Pariwisata, Pendidikan, dan Riset • Dapat Menyingkap Sumber Daya Tambang dan Migas • Meningkatkan Kesuburan Tanah • Dampak Negatif Tenaga Endogen • Bencana Gempa Bumi • Bencana Letusan Gunung Api • Bencana Tsunami • Referensi Pengertian Tenaga Endogen Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam perut bumi dan akan mempengaruhi permukaan bumi.

Artinya, tenaga ini berasal jauh dari dalam perut bumi, dari kerak bumi, mantel, dan inti bumi.

tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah

Karena berasal dari dalam perut bumi, tentu saja sumber tenaga endogen ini adalah dari pergerakan magma di dalam lapisan bumi. Pergerakan ini nantinya akan menghasilkan aktivitas vulkanisme, tektonisme, dan aktivitas seisme lainnya. Tenaga endogen juga merupakan penggerak gerakan-gerakan lempeng bumi.

Pergerakan lempeng inilah yang nantinya akan membentuk benua-benua mulai dari superbenua zaman dahulu yaitu Pangaea, hingga benua-benua yang kita kenal sekarang. Apakah Tenaga Endogen Selalu Konstruktif?

Anggapan yang umumnya ada di orang-orang adalah, tenaga endogen selalu konstruktif, sedangkan tenaga eksogen senantiasa destruktif dan bersifat menghancurkan. Namun, jika kita lihat secara garis besarnya, hal ini tidak selalu benar lho teman-teman! Banyak contoh tenaga endogen yang bersifat destruktif di kehidupan kita sehari hari.

Contohnya adalah gempa yang bisa menghancurkan bangunan atau letusan gunung berapi yang bisa merusak lingkungan sekitarnya. Namun, memang harus disadari bahwa tenaga endogen juga memiliki banyak aspek konstruktif. Gempa bumi dapat menyingkap sumber daya alam di dalam tanah, letusan gunung berapi dapat menyuburkan tanah, dan pergerakan lempeng tektonik dapat menciptakan pulau atau bahkan benua baru.

Jenis-Jenis Tenaga Endogen Seperti yang sudah kita bahas diatas, tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam planet bumi. Oleh karena itu, tenaga ini bersumber dari pergerakan magma bumi dan dinamika antar lapisan bumi.

Secara umum, terdapat 3 jenis tenaga endogen yang kerap kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika jenis tenaga tersebut antara lain adalah Tektonisme Tektonisme adalah gerakan-gerakan di permukaan bumi yang disebabkan oleh dinamika pada kerak bumi dan lapisan astenosfer dibawahnya. Pergerakan ini disebabkan oleh adanya arus konveksi yang terjadi di daerah mantel bumi. Secara umum, terdapat 3 jenis gerakan tektonik lempeng yang perlu kita ketahui dan pahami dengan baik yaitu • Gerakan Konvergen • Gerakan Divergen • Gerakan Transform Ketiga jenis gerakan ini akan mempengaruhi bentang alam yang terbentuk di permukaan bumi.

Gerakan konvergen cenderung akan menyebabkan vulkanisme dan pembentukan pegunungan. Gerakan divergen akan cenderung menyebabkan rekahan dan palung atau jurang di lokasi divergensinya. Sedangkan, gerakan transform akan menyebabkan sesar transform serta gempa-gempa kecil.

Vulkanisme Vulkanisme adalah proses keluarnya magma dari dalam perut bumi ke permukaan bumi. Keluarnya magma ini dapat terjadi lewat berbagai proses-proses yang berbeda-beda. Magma dapat keluar dalam jumlah banyak dan dalam waktu yang singkat lewat letusan gunung berapi.

tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah

Magma juga dapat keluar secara perlahan-lahan lewat proses rekahan-rekahan di permukaan bumi. Terkadang, material dari dalam perut bumi seperti lahar panas, sulfur, dan juga air panas dikeluarkan lewat geyser, fumarole, dan solfatara.

Oleh karena itu, vulkanisme memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kondisi bentang alam di permukaan bumi. Seisme Guncangan-guncangan yang kerap dirasakan di permukaan bumi, atau sering disebut sebagai gempa bumi termasuk kedalam fenomena seisme.

Fenomena ini memiliki banyak sekali implikasi di permukaan bumi, terutama aspek kebencanaannya. Secara umum, terdapat 3 hal yang dapat menyebabkan terjadinya fenomena seisme yaitu • Pergerakan lempeng tektonik • Aktivitas vulkanisme • Runtuhan-runtuhan di kerak bumi (terban) Ketiga hal tersebut dapat memicu terjadinya getaran di permukaan bumi. Namun, skala dari gempa bumi tidak hanya dipengaruhi oleh faktor pemicunya, tetapi kedalaman dari gempa tersebut.

Gempa yang dangkal bisa jadi akan menghasilkan getaran yang lebih kuat dibandingkan dengan gempa dalam. Selain itu, komposisi tanah di suatu wilayah juga akan mempengaruhi kekuatan dari gempa yang terjadi. Fenomena penguatan gelombang gempa ini dikenal sebagai amplifikasi gempa.

Lalu, ada pula fenomena likuifaksi dimana gelombang gempa membuat lapisan tanah yang berair menjadi seakan seperti lumpur. Tenaga endogen kerap dianggap sebagai tenaga yang membentuk permukaan bumi secara konstruktif. Namun, konstruktif ini tidak selalu bermanfaat bagi kehdiupan manusia seperti yang akan kita lihat dibawah ini. Secara umum, dampak dari tenaga endogen dapat kita pisahkan menjadi 2 jenis dampak, yaitu dampak positif dan dampak negatif. Berikut ini adalah penjabaran dari dampak positif serta negatif tenaga ini.

Dampak Positif Tenaga Endogen Tenaga endogen memiliki banyak dampak yang dapat dianggap positif pada kehidupan kita sehari-hari. Berikut ini adalah beberapa dampak positif yang dapat kita rasakan • Sebagai sumber tenaga listrik geothermal • Pergerakan lempeng tektonik dapat menyingkap sumber daya tambang dan migas • Membantu menciptakan ekosistem yang stabil bagi flora dan fauna • Sebagai media pariwisata, pendidikan, dan riset mengenai alam • Aktivitas gunung api dapat meningkatkan kesuburan tanah Jika kita lihat, banyak sekali dampak positif dari tenaga endogen pada kehidupan kita sehari-hari.

Dibawah ini, kita akan mencoba untuk membahas secara lebih detail setiap poin tersebut. Sebagai Sumber Tenaga Listrik Geothermal Panas bumi yang dihasilkan oleh dinamika magma di dalam perut bumi dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik.

Salah satu jenis pembangkit listrik yang memanfaatkan hal ini adalah pembangkit listrik tenaga panas bumi atau geothermal. Panas bumi ini nanti akan dimanfaatkan untuk memanaskan air menjadi uap panas. Kemudian, uap tersebut dapat digunakan untuk menggerakkan turbin yang ada pada pembangkit listrik.

Energi panas bumi ini merupakan salah satu jenis sumber daya alam yang terbarukan. Sebagai Media Pariwisata, Pendidikan, dan Riset Bentang alam yang ada diciptakan oleh tenaga-tenaga endogen sangatlah bervariasi. Oleh karena itu, variasi ini dapat dimanfaatkan sebagai media pariwisata, pendidikan, dan riset oleh manusia. Bentang alam yang indah dapat digunakan sebagai wahana relaksasi dan petualangan bagi para manusia.

Selain itu, keunikan bentang alam beserta flora dan fauna yang ada juga dapat dimanfaatkan sebagai wahana pendidikan dan riset untuk mengembangkan ilmu mengenai bumi. Dapat Menyingkap Sumber Daya Tambang dan Migas Pergerakan lempeng bumi dapat menyebabkan tersingkapnya sumber daya alam berupa barang tambang dan migas.

Logam, minyak bumi, mineral, dan batu bara yang tersimpan di dalam bumi dapat bergerak ke atas ketika tersingkap oleh aktivitas tektonik lempeng. Penyingkapan ini dapat mempermudah manusia dan penambang untuk mengeksploitasi sumber daya tersebut.

Karena, mereka tidak harus mengebor dan membuat tambang-tambang yang dalam dan mahal untuk mengeksploitasi mineral bumi. Meningkatkan Kesuburan Tanah Aktivitas vulkanisme yang terjadi pada kawasan sekitar gunung api dapat mengeluarkan mineral dan zat hara lewat letusan-letusan kecilnya. Sehingga, hal ini dapat menyebabkan peningkatan kesuburan tanah dan produktivitas pertanian di sekitar gunung api.

Indonesia sebagai salah satu pulau yang dilewati oleh sirkum pasifik dan mediterania memiliki banyak sekali gunung api. Oleh karena itu, lapisan tanah di Indonesia menjadi cukup tebal dan sangat subur. Hal ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan keanekaragaman hayati di Indonesia sangat tinggi. Keanekaragaman ini dapat dilihat dari persebaran flora dan fauna di Indonesia yang sangat menarik. Dampak Negatif Tenaga Endogen Meskipun begitu, tenaga endogen juga memiliki banyak dampak negatif pada kehidupan di muka bumi.

Berikut ini adalah beberapa dampak negatif yang dapat dirasakan • Bencana gempa bumi • Bencana letusan gunung api • Bencana tsunami Secara umum, hampir semua dampak negatif dari tenaga endogen ini adalah keberadaan bencana alam yang berhubungan dengan sumber-sumber tenaga yang ada.

Bencana Gempa Bumi Gempa bumi merupakan salah satu dampak tenaga seisme yang sangat merusak. Hal ini terjadi karena gempa bumi menghasilkan getaran-getaran yang dapat menghancurkan bangunan dan mengganggu aktivitas manusia di permukaan bumi. Selain itu, gempa bumi juga kerap memutus jalur pipa gas/minyak dan jalur-jalur kabel yang ditanam jauh didalam tanah.

Hal ini penting mengingat mayoritas negara di dunia sekarang menggunakan kabel fiber optic untuk terhubung dengan internet. Bencana Letusan Gunung Api Letusan gunung api, meskipun sangat bermanfaat bagi kesuburan tanah di wilayah sekitar, sangat berbahaya bagi siapapun yang tinggal disekitarnya.

Hal ini terjadi karena lahar dan lava yang dikeluarkan oleh gunung api dapat menghancurkan rumah dan apapun yang dilewatinya. Fenomena letusan gunung api ini dapat terjadi dengan sangat cepat dan tiba-tiba sehingga sulit untuk memitigasi dan mengurangi dampaknya. Oleh karena itu, dalam menjalankan proses perencanaan, aspek kebencanaan harus senantiasa diperhatikan dan dipertimbangkan.

Bencana Tsunami Bencana tsunami atau gelombang air besar merupakan salah satu dampak dari tenaga endogen gempa bumi dan pergerakan lempeng tektonik. Jika terjadi pergeseran lempeng dan gempa bumi di lautan, maka sangat mungkin terbentuk tsunami.

Tsunami ini sangat berbahaya tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir karena dapat menghancurkan rumah dan bangunan-bangunan lainnya.

Selain itu, sangat sulit pula untuk memitigasi bencana ini, salah satu cara yang saat ini digunakan adalah membangun tembok laut dan pertahanan pantai untuk mengurangi energi dari Tsunami.

Referensi Geomorphic Processes – National Council of Educational Research and Training Kategori • Astronomi (2) • Bahasa Indonesia (32) • Ekonomi (23) • Geografi (6) • Geografi Ekonomi (16) • Geografi Fisik (21) • Geografi Kependudukan (8) • Geografi Kota (15) • Geografi Lingkungan (9) • Kewarganegaraan (25) • Laut dan Pesisir (4) • Meteorologi (15) • Pengetahuan Umum (89) • Perpetaan (12) • Sejarah (46) • Sumber Daya Alam (5)
Breaking News • Tuliskan dua keberagaman yang terdapat di lingkungan masyarakat!

… • Bahasa Sunda berasal dari Pulau … • Tuliskan delapan contoh interaksi sosial di lingkungan masyarakat! • Contoh kerjasama organisasi internasional oleh Indonesia adalah …. • Tuliskan empat macam interaksi dalam bidang pendidikan! Berikan contohnya! • Berikut ini keragaman budaya di Indonesia, kecuali … • Sikap yang harus dikembangkan dalam mewujudkan persatuan dalam keragaman adalah ….

• Bagaimana sikap yang tepat saat menghadapi kendala pada wirausaha yang dijalankan ? • Kegiatan berikut yang menunjukkan cinta tanah air adalah…. • Apakah MEA itu? Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi.

Berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah… a. pelapukan batuan b. daerah lipatan c. gempa bumi d. daerah patahan e. letusan gunung berapi Pembahasan Kondisi relief muka Bumi tidaklah rata. Ada keragaman yang terus berubah dari waktu ke waktu yang disebabkan oleh tenaga pembentuk muka Bumi yang disebut sebagai tenaga geologi.

Tenaga geologi tersebut terdiri dari dua jenis yakni tenaga endogen dan tenaga eksogen. Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang bersifat membangun (konstruktif). Tenaga endogen merupakan kekuatan yang mendorong terjadinya pergerakan kerak Bumi. Tenaga endogen dikelompokkan menjadi tiga yaitu tektonisme (gerakan lempeng), vulkanisme (aktivitas gunung api), dan seisme (gempa).

Tenaga eksogen adalah tenaga pembentuk muka bumi yang berasal dari luar yakni berupa tenaga air, angin, sinar matahari maupun tenaga dari makhluk hidup. Sifat dari tenaga eksogen adalah merusak atau merombak permukaan Bumi yang sudah dibentuk oleh tenaga endogen. Tenaga eksogen dikelompokkan menjadi: pelapukan (batuan), pengikisan (erosi), pengendapan (sedimentasi), dan amblesan.

Berdasarkan uraian tersebut, maka jawaban yang tepat adalah A. Related posts: • Ancaman berdimensi politik yang bersumber dari dalam negeri dalam bentuk pola perjuangan tidak bersenjata dan sering ditempuh untuk menarik simpati masyarakat adalah ….

• Hal yang perlu dicantumkan pada bab pendahuluan sebuah karya tulis ilmiah adalah … • Sebutkan upaya penyelesaian masalah sosial budaya masyarakat Indonesia!
Permukaan bumi terbentuk karena beberapa faktor.

Adapun faktor tersebut berasal dari tenaga endogen dan eksogen yang merupakan tenaga pembentuk muka bumi dan pengubah bentuk muka bumi menjadi unik. Bentuk muka bumi yang berupa pegunungan, lereng curam, koral di pantai, goa disekitar pantai dan lain sebagainya merupakan hasil dari 2 jenis tenaga tersebut.

Adapun pengertian tenaga endogen adalah energi pembentuk yang asalnya dari dalam yang dapat menyebabkan bumi menjadi berubah dari bentuk sebelumnya.

Sifat utama dari tenaga endogen adalah membangun permukaan bumi yang tadinya rata menjadi berbentuk. Contoh sederhananya adalah di suatu tempat yang tadinya rata dengan tanah kini sudah berubah menjadi perbukitan yang disebabkan oleh tenaga endogen ini.

Adapun contoh dari tenaga endogen pembentuk muka bumi adalah sebagai berikut : 1. Tektonisme Pengertian tektonisme adalah gejala alam dengan ciri adanya pergerakan pada lapisan kerak bumi yang dapat mengakibatkan terjadinya perubahan pada permukaan bumi.

Proses tektonisme ini terjadi tanpa pengaruh dari pergerakan magma. Tektonisme sendiri menyebabkan terjadinya patahan dan lipatan pada struktur permukaan bumi. Salah satu contoh bentuk alam akibat tektonisme adalah terbentuknya lembah.

Tektonisme ini tergolong bencana alam yang tergolong kuat, dalam arti dampaknya sangat besar dalam kehidupan manusia. Artikel terkait : Pengaruh Tektonisme Tterhadap Kehidupan 2.

Lipatan Pengertian lipatan yaitu pergerakan tanah yang sifatnya mendatar dari 2 arah yang berbeda. Pada lipatan terdapat 2 bagian, yaitu bagian antiklinal yang berada di atas dan bagian sinklinal yang berada di bawah atau di lembah. Lipatan sendiri terdiri atas beberapa macam yang didasarkan pada posisi tegaknya sumbu, sedangkan bentuk pelipatannya terdiri atas lipatan rebah, lipatan tegak lurus, lipatan yang condong dan lipatan berbentuk kelopak.

Contoh dari hasil lipatan adalah lipatan pegunungan muda daerah mediterania. Artikel terkait : Macam-macam Lipatan 3. Patahan Patahan merupakan salah satu tenaga endogen yang menyebabkan bentang alam menjadi retak dan juga adanya lapisan batuan penyusun bumi tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah mengalami pematahan.

Contoh dari peristiwa patahan adalah letusan vulkanisme yang menyebakan bagian kulit bumi menjadi sedikit turun dibanding sisi lainnya. Artikel terkait : Bentuk Bentuk Patahan – Jenis-jenis Patahan 4. Intrusi Magma Intrusi magma merupakan salah satu bagian dari vulkanisme. Intrusi magma adalah peristiwa naik dan penyusupan magma di sekitar lapisan batuan yang tidak mencapai permukaan.

Intrusi magma ini terjadi akibat magma yang akan naik ke permukaan bumi tidak memiliki tenaga yang besar seperti ekstrusi magma sehingga hal ini membuat magma tersebut hanya menyusup pada celah-celah batuan dalam kerak bumi. Adapun bentuk batuan beku hasil intrusi magma antara lain adalah batolit, still, lakolit, gang dan apolisa.

Artikel terkait : Proses Intrusi Magma 5. Ekstrusi Magma Ekstrusi magma merupakan aktivitas magma yang keluar menuju permukaan bumi yang disebabkan oleh adanya tekanan yang kuat dari dalam. Proses ekstrusi magma ini selalu berhubungan dengan peristiwa meletusnya gunung berapi.

Perlu diketahui bahwa semakin dalam suatu dapur magma, maka semakin dahsyat pula letusan magma tersebut, hal ini terjadi karena suhu dan tekanannya menjadi lebih tinggi. Adapun pembagian ekstrusi magma berdasarkan kekuatannya terbagi atas 3 macam, yaitu ekstrusi eksplosif, ekstrusi campuran dan ekstrusi efusif. Sedangkan berdasarkan tempat terjadinya, ekstrusi magma terbagi atas 3 macam pula, yaitu ekstrusi linier, ekstrusi areal dan ekstrusi sentral.

6. Gempa Bumi Runtuhan Gempa bumi runtuhan adalah peristiwa gempa bumi yang disebabkan oleh massa batuan raksasa yang runtuh atau disebabkan oleh gua yang runtuh sehingga timbul getaran, akan tetapi getaran tersebut tidak terlalu kuat seperti gempa vulkanik ataupun tektonik.

tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah

Gempa bumi jenis ini biasanya disebut sebagai gempa bumi terban. Gempa bumi jenis ini dapat ditemui di daerah tambang batu ataupun di gua. Artikel terkait : Macam-macam Gempa Bumi 7. Gempa Bumi Vulkanik Gempa bumi vulkanik adalah gempa yang terjadi akibat pergerakan dari dalam gunung berapi.

Gempa bumi jenis ini akan berlangsung setiap saat ketika gunung berapi akan meletus bahkan hingga sudah meletus. Gempa jenis dapat dikatakan sebagai gempa bumi yang cukup berbahaya mengetahui bahwa gempa ini berhubungan dengan peristiwa meletusnya gunung berapi.

Guncangan dari gempa jenis ini juga terbilang cukup kuat dan hampir sama dengan gempa bumi tektonik. Artikel terkait : Akibat Gempa Bumi 8. Gempa Bumi Tektonik Gempa bumi tektonik adalah gempa yang terjadi akibat aktivitas tektonik dalam lapisan kulit bumi yang berupa patahan ataupun pergeseran pada struktur lapisan batuan dalam posisi tegak ataupun lurus.

Kekuatan gempa tektonik biasanya diukur berdasarkan pada kedalaman pusat gempa dan juga jaraknya dengan daratan. Semakin dalam dan semakin dekat dengan daratan maka semakin terasa pula dampaknya. Gempa bumi jenis ini merupakan jenis gempa bumi yang sering terjadi hingga saat ini mengetahui bahwa lokasi Indonesia berada diantara dua samudera dan dua benua yang dapat menyebabkan wilayah Selatan dari pulau Indonesia sering terjadi gempa bumi.

( baca : Posisi Geografis Indonesia ) Dampak Positif Tenaga Endogen Diatas sudah disinggung bahwa tenaga endogen merupakan tenaga pembentuk muka bumi.

Maka berikut ini adalah beberapa dampak positif dari tenaga endogen tersebut. • Kesuburan Tanah – Akibat dari peristiwa vulkanisme yang berhubungan dengan peristiwa meletusnya gunung berapi inilah yang dapat meningkatkan tanah menjadi subur sehingga dapat ditanami berbagai macam tumbuhan ataupun bahan pangan.

• Keanekaragaman Bentuk – Adanya proses lipatan dan patahan ini menyebabkan munculnya keanekaragaman bentuk baru seperti banyak munculnya sungai baru, bentuk danau yang unik dan dataran baru yang terbentuk.

Selain itu juga dapat dijadikan tempat pariwisata alam karena bentukannya yang unik. ( baca : Gunung Tertinggi di Indonesia ) • Sumber Tambang – Hasil sisa dari letusan gunung berapi yang mengeluarkan pasir serta material seperti bongkahan batu dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambang. Beberapa batuan yang dapat ditambang antara lain adalah batuan granit dan batuan fosfat sebagai bahan industri. • Terjadi Hujan Orografis – Terbentuknya gunung baru yang lebih tinggi dapat mendatangkan hujan orografis yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Salah satu contoh manfaat dari hujan orografis adalah dapat dimanfaatkan sebagai sumber air untuk mencuci pakaian, mencuci kendaraan ataupun dapat diolah lebih lanjut untuk dapat dikonsumsi.

• Pembentukan Logam – Dampak positif lain dari tenaga endogen vulkanisme adalah adanya bahan logam-logam yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan besi, baja dan timah. Bahan-bahan tersebut tentunya sangat bermanfaat dalam bidang pembangunan.Jawaban: : Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam permukaan bumi, sifat dari tenaga ini adalah membangun/konstruktif, sedangkan tenaga eksogen adalah tenaga yang berasal dari luar permukaan bumi dan sifatnya merusak/destruktif Akibat dari tenaga endogen adalah terbentuknya bentangalam tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi berikut bukan termasuk gejala yang disebabkan oleh tenaga endogen adalah seperti lipatan, patahan, aktivitas tektonisme, aktivitas vulkanisme, dan lain sebagainya.

Sedangkan akibat dari tenaga eksogen adalah pelapukan, erosi, sedimentasi (di bentuklahan fluvial), dan lain sebagainya. Penjelasan:
Kondisi relief muka Bumi tidaklah rata.

Ada keragaman yang terus berubah dari waktu ke waktu yang disebabkan oleh tenaga pembentuk muka Bumi yang disebut sebagai tenaga geologi. Tenaga geologi tersebut terdiri dari dua jenis yakni tenaga endogen dan tenaga eksogen. • Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang bersifat membangun (konstruktif). Tenaga endogen merupakan kekuatan yang mendorong terjadinya pergerakan kerak Bumi.

Tenaga endogen dikelompokkan menjadi tiga yaitu tektonisme (gerakan lempeng), vulkanisme (aktivitas gunung api), dan seisme (gempa). • Tenaga eksogen adalah tenaga pembentuk muka bumi yang berasal dari luar yakni berupa tenaga air, angin, sinar matahari maupun tenaga dari makhluk hidup.

Sifat dari tenaga eksogen adalah merusak atau merombak permukaan Bumi yang sudah dibentuk oleh tenaga endogen. Tenaga eksogen dikelompokkan menjadi: pelapukan (batuan), pengikisan (erosi), pengendapan (sedimentasi), dan amblesan. Berdasarkan uraian tersebut, maka jawaban yang tepat adalah A.

Tenaga Endogen Part 1 : TEKTONISME




2022 www.videocon.com