Salah satu fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik yang berarti

salah satu fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik yang berarti

Kali ini akan diulas tentang apa saja fungsi partai politik secra umum dan menurut undang undang lengkap beserta penjelasannya. Diulas juga mengenai pengertian hingga tujuan umum dan khusus partai politik sesuai yang tercantum dalam undang undang.

Sebuah partai politik adalah organisasi politik yang menjalani ideologi tertentu atau dibentuk dengan tujuan umum. Definisi lainnya adalah kelompok yang terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai, dan cita-cita yang sama. Bisa juga di definisikan, perkumpulan (segolongan orang-orang) yang seasas, sehaluan, setujuan di bidang politik.

Baik yang berdasarkan partai kader atau struktur kepartaian yang dimonopoli oleh sekelompok anggota partai yang terkemuka. Atau bisa juga berdasarkan partai massa, yaitu partai politik yang mengutamakan kekuatan berdasarkan keunggulan jumlah anggotanya.

salah satu fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik yang berarti

Tujuan kelompok ini ialah untuk memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik – (biasanya) dengan cara konstitusionil – untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan mereka. Sedangkan menurut UU No.2 Tahun 2008 tentang partai politik, Partai Politik adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsa dan negara, serta memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

salah satu fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik yang berarti

Fungsi Partai Politik Melihat definisi dan pengertian partai politik, maka jelaslah bahwa partai politik memiliki peran, tujuan dan fungsi fungsi tertentu.

Lalu apa saja fungsi fungsi partai politik? Di dalam negara dengan sistem demokrasi, partai politik di Indonesia diselenggarakan dengan berbagai tujuan dan fungsi diantaranya sebagai berikut ini, 1. Sebagai sarana Komunikasi Politik Partai politik mempunyai tugas adalah menyalurkan aneka ragam pendapat dan inspirasi masyarakat dan mengatur daripada kesimpangsiuran pendapat dari masyarakat berkurang.

Pendapat yang telah disalurkan akan ditampung dan disatuikan agar tercipta kesamaan tujuan. Proses penggabungan pendapat dan inspirasi tersebut dinamakan penggabungan kepentingan (interest aggregation).

Sesudah penggabungan tersebut Di sisi lain partai politik juga sebagai bahan perbincangan dalam menyebarluaskan kebijakan-kebijakan pemerintah. Di sisi ini politik sebagai wahana perantara anatara pemerintah dengan warga negara. Dimana wahana ini berfungsi sebagai pendengar bagi pemerinytah dan sebagai pengeras suara bagi masyarakat. 2.

Sebagai sarana Sosialisasi Politik Partai politik memiliki peranan yaitu sebagai sarana sosialisasi politik (Political Sosialization). Di dalam ilmu poltik, Sosialisasi Politik diartikan sebagai proses melalaui mana seseorang memperoleh sikap dan orientsi terhadap fenomena politik, yang umumnya berlaku dalam masyarakat di mana ia berada. Biasanya proses sosialisasi berjalan secara berangsur-angsur dari mssa kanak-kanak sampai dewasa. Dalam hal ini partai politik sebagai salah satu sarana sosialisasi politik.

Dalam menguasai pemerintah melalui kemenangan dalam pemilihan umum, dan partai harus mendapat dukungan secara seluas-luasnya. 3. Sebagai sarana Rekrutment Politik Partai politik juga berfungsi untuk mencari dan mengajak orang yang berbakat untuk turut dalam kegiatan politik sebagai anggota partai (political recruitment).

Dengan demikian partai turut memperluas partisipasi politik. Caranya dengan melalui kotak pribadi, persuasi dan lain-lain. Dan partai politik juga, berfungsi juga dalam mendidik kader-kader muda untuk menggantikan kader yang lama.

4. Sebagai sarana Pengatur Konflik Fungsi Partai politik yang terakhir adalah sebagai sarana pengatur konflik (Conflical Management). Dalam suasana demokrasi, persaingan dan perbedaan pendapat dalam masyarakat merupakan soal yang wajar. Jika terjadi suatu konflik dalam pemerintahan, maka partai politik berusaha untuk mengatasinya dengan jalan pendekatan ataupun cara-cara yang dilakukan oleh partai, seperti sering mengadakan rapat-rapat mulai dari sifatnya biasa sampai luar biasa, dari yang rapat berskala kecil sampai salah satu fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik yang berarti berskala besar ataupun konsolidasi dengan kader-kader partai atau dengan pemerintah.

Fungsi Partai Politik Menurut Undang Undang Selain fungsi parpol seperti dijelaskan diatas, dalam undang undang dijelaskan mengenai peran dan fungsi partai politik. Ini tertuang dalam pasal 11 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik (“UU Parpol”) yang berbunyi sebagai berikut, (1) Partai Politik berfungsi sebagai sarana : a. pendidikan politik bagi anggota dan masyarakat luas agar menjadi warga negara Indonesia yang sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara; b.

penciptaan iklim yang kondusif bagi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia untuk kesejahteraan masyarakat; c. penyerap, penghimpun, dan penyalur aspirasi politik masyarakat dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan negara; d. partisipasi politik warga negara Indonesia; dan e. rekrutmen politik dalam proses pengisian jabatan politik melalui mekanisme demokrasi dengan memperhatikan kesetaraan dan keadilan gender. (2) Fungsi Partai Politik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diwujudkan secara konstitusional.

Tujuan Partai Politik Selain memiliki fungsi, partai politik juga mempunyai tujuan, dimana tujuan partai politik adalah mewujudkan cita-cita bangsa, mengembangkan kehidupan demokrasi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan adanya partai politik ini masyarakat Indonesia semakin mengenal pendidikan politik yang diberikan partai politik kepada masyarakat. Adapun tujuan dari partai politik seperti yang tercantum dalam Undang-undang Nomor. 2 Tahun 2008 pasal 10 Ayat 1-3 tentang Partai Politik yang menunjukkan tujuan dari partai politik dibagi dua yaitu tujuan umum dan tujuan khusus.

Tujuan umum partai politik adalah : • Mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945; • Menjaga dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia; • Mengembangkan kehidupan demokrasi berdasarkan Pancasila dengan menjunjung tinggi kedaulatan rakyat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia; dan • Mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tujuan khusus partai politik adalah : • Meningkatkan partisipasi politik anggota dan masyarakat dalam rangka penyelenggaraan kegiatan politik dan pemerintahan; • Memperjuangkan cita-cita Partai Politik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara; dan • Membangun etika dan budaya politik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kesimpulan Dengan demikian dapat diketahui ada beberapa fungsi partai politik diantaranya yaitu sebagai sarana pendidikan politik, artikulasi politik, komunikasi politik, sosialisasi politik, agregasi politik, dan rekrutmen. sehingga partai politik mempengaruhi sistem politik untuk pencapaian Negara yang demokratis dan warga Negara masyarakat Indonesia akan memiliki kesadaran dalam kehidupan berpolitik.

Jadi dapat dikatakan bahwa peranan partai politik adalah sebagai sarana untuk menghimpun aspirasi, artikulasi dan agregasi kepentingan yang dilakukan kepada masyarakat untuk mencapai tujuan yang diinginkan yaitu untuk mempengaruhi pembuatan kebijakan publik.

Adapun fungsi dan tujuan partai politik dapat disimpulkan sebagai organisasi resmi penyalur aspirasi masyarakat yang memiliki kekuatan politik, ikut menentukan proses pembentukan kekuasaan pemerintah secara legal (diakui berkekuatan hukum) mempunyai hak beraktifitas merebut dan mempertahankan kekuasaan politik.

salah satu fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik yang berarti

Demikianlah 4 fungsi partai politik secara umum dan menurut undang undang lengkap beserta penjelasannya. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan pengetahuan kita tentang apa saja tujuan, peran dan fungsi partai politik. Artikel Terbaru • Bentuk-Bentuk Negara Beserta Ciri-Ciri, Contoh, dan Penjelasannya • 8+ Ciri-Ciri Negara Kesatuan Beserta Contoh dan Penjelasannya • 7+ Sifat-Sifat Benda Cair Beserta Ciri-Ciri dan Contohnya [Lengkap] • Jenis-Jenis Pasar - 20+ Macam-Macam Pasar Beserta Contohnya • 75+ Nama Kota di Jerman Beserta Provinsi dan Populasinya [Lengkap] Artikel Pilihan Fajar, Maulana (2020) Fungsi rekrutmen partai politik dalam undang-undang nomor 2 tahun 2011 tentang perubahan atas undang-undang nomor 2 tahun 2008 tentang partai politik kaitannya dengan pelaksanaan asas-asas umum pemerintahan yang baik (Good Governance).

salah satu fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik yang berarti

Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Preview Text (BAB I) 4_bab1.pdf Download (678kB) - Preview Text (BAB II) 5_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (656kB) - Request a copy Text (BAB III) 6_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (708kB) - Request a copy Text (BAB IV) 7_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (896kB) - Request a copy Text (BAB V) 8_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) - Request a copy Text (DAFTAR PUSTAKA) 9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (446kB) - Request a copy Abstract INDONESIA : Salah satu dari fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik.

Fungsi ini berkaitan erat dengan seleksi kepemimpinan, baik kepemimpinan internal partai maupun kepemimpinan nasional yang lebih luas. Rekrutmen politik oleh partai politik merupakan salah satu fungsi partai politik yang sangat penting. Baik buruknya fungsi rekrutmen dan sistem kaderisasi dalam tubuh organisasi partai politik akan menentukan kualitas calon-calon pemimpin bangsa, karena organisasi partai politik yang dapat menempatkan orang-orangnya dalam jabatan-jabatan publik.

Baik buruknya suatu sistem dan aturan negara tidak akan berjalan baik dalam ranah aplikatif apabila pelaku kebijakan yakni para pejabat publik yang dihasilkan melalui proses rekrutmen oleh partai politik tidak berjalan baik, termasuk pelaksaaan asas-asas umum pemerintahan yang baik (good governance). Partai politik yang ada sejatinya mampu menyediakan kader kadernya yang berkualitas untuk duduk di lembaga legislatif maupun eksekutif, Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalis: (1) mekanisme pelaksanaan rekrutmen partai politik dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 Tentang Partai Politik, (2) rekrutmen partai politik dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 kaitannya dengan pelaksanaan asas-asas umum pemerintahan yang baik (good governance), dan (3), faktor pendukung dan penghambat serta upaya dalam proses rekrutmen partai politik dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 kaitannya dengan pelaksanaan asas-asas umum pemerintahan yang baik (good governance).

Penelitian ini bertolak dari dasar pemikiran mengenai fungsi rekrutmen politik dalam Undang-Undang Nomor 2 tahun 2011 Tentang Partai Politik serta pelaksanaan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (good governance) dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Administrasi Pemerintahan. Bahwa sistem rekrutmen (pejabat politik dan pejabat publik) yang dilakukan sebuah partai politik menentukan kualitas kepemimpinan sebuah negara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitis dengan metode pendekatan yuridis empiris.

Jenis data penelitian ini adalah kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumen, wawancara, dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa : pertama, mekanisme pelaksanaan rekrutmen politik yang dilakukan di DPW PPP Jawa Barat dan di Dewan Pimpinan Daerah Gerindra Jawa Barat dilaksanakan melalui proses rekrutmen yang didasarkan pada ketentuan yang ditetapkan oleh peraturan partai.

Mekanisme pelaksanaan rekrutmen berusaha dilakukan sebaik mungkin meski masih belum optimal dalam berbagai hal. Kedua, proses rekrutmen dan kaderisasi yang dilakukan baik di DPW PPP Jawa Barat maupun di DPD Gerindra Jawa Barat yang berorientasi pada pelaksanaan asas-asas umum pemerintahan yang baik (good salah satu fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik yang berarti belum dilakukan secara maksimal. Ketiga, faktor pendukung rekrutmen politik di kedua partai antara lain : a) Idiologi Politik b) Figure atau Ketokohan, c) Loyalitas Kader Partai.

Adapun Faktor Penghambat: a) Regenerasi ketokohan yang berjalan kurang baik, b) Banyaknya partai yang ada menjadi rival dalam proses rekrutmen, c) Keterbatasan dana.

Sedangkan upaya yang dilakukan adalah :a) Melakukan rekrutmen dan kaderisasi yang optimal, b) Menjalankan dengan baik dan terukur kualitas dan standarisasi rekrutmen,c) Optimalisasi struktur partai di setiap jenjang, d) Optimalisasi organisasi sayap partai, d) Optimalisasi manajemen sumber dana.

ENGLISH : One of crucial function of political parties is as facilitator in political recruitment. This function has strong relation with leadership selection, either internal parties leadership or widely national parties leadership. Political recruitment which held by political parties is one of the crucial functions of political parties.

The advantages and disadvantages of recruitment system and regeneration system in a political parties organization will determine quality of the candidates of the future leaders, because organization of political parties can assign them being public position. Thus, in fact the advantages and disadvantages a system and a state rules will not work well, if the actors that involve in the political parties such as public government was determined by the recruitment process in the political parties, the implementation of the general principle of good governance.

Political parties that is basically able to provide a quality political cadre to place either in legislative or executive institution. The purpose of this research is to comprehend several points: the first is the mechanism of practicing the political recruitment in Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 Tentang Partai Politik, the second is the recruitment in political parties in Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011, relating with the implementation of the general principle of good governance, and the third is the supporting and the obstacle factors, also the effort in recruitment processing political parties in Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 the implementation of the general principle of good governance.

This research uses descriptive-qualitative analysis which uses yuridis empiris approach. The data of this research is qualitative, then in collecting the data were done by documents study, interview, observation, and literature study.

salah satu fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik yang berarti

The result of this research shows several thigs: the first is the practicing in political-parties recruitment which is done by DPW PPP West Java and DPD Gerindra West Java was held by recruitment process based on the rules that has been legacy by the parties rules. The mechanism implementation of the recruitment is trying to be done as well as possible even it still not optimal yet in several fields.

The second is the process of recruitment and regeneration which is done either in DPW PPP West Java or in DPD Gerindra West Java that oriented to the implementation of the general principle of good governance still does not running well. The third is the supporting factors in political parties recruitment in both parties are; a) Political Ideology, b) Figure, and c) Loyality of the parties members.

Then, for the obstacle factors are; a) The regeneration of figure does not running well, b) There are a lot of parties that become rival in recruitment process, and c) Limitation of the fund. Meanwhile, the effort which is done are; a) Executing recruitment and regeneration optimally, b) Carrying it well and measurable the quality and standard of the recruitment, c) Optimizing the parties organization in every level, d) Optimizing the organization of supporting parties, and e) Optimizing the source management.

Item Type: Thesis (Masters) Uncontrolled Keywords: Partai Politik;Rekrutmen;Kaderisasi;Birokrasi; Kepemimpinan Subjects: Social Process > Leadership Political dan Government Science Political Process > Political Parties Political Process > Parties in Indonesia Political Process > Practical Politics Law Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Hukum Depositing User: Maulana Fajar Date Deposited: 01 Mar 2021 02:18 Last Modified: 01 Mar 2021 02:18 URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/37233 Actions (login required) View Item
Partai politik juga berfungsi sebagai sarana rekrutmen politik maksudnya partai bertugas untuk mencari dan mengajak orang untuk turut aktif dalam kegiatan politik sebagai anggota partai, dengan demikian partai politik turut memperluas partisipasi politik.

Partai akan mencari anak ramaja atau anak muda untuk menjadi kader penerus anggota yang sudah lama. 1.Tari Saudati gerakannya diilhami oleh . 2.Tari Saudati merupakan penggambaran . 3.Dalam tari Saudati tepukan dada disebut . 4.Dalam tari Sa … udati jentikan jari disebut . 5.Dalam tari Saudati dipimpin oleh seorang.

6.tari Saudati ditarikan berkelompok sebanyak .7.Tari Serampang dua belas mengisahkan tentang.8.Tari Serampang dua belas sebelumnya bernama.9.Tari Serampang dua belas diiringi oleh lagu .

10.Serampang dua belas bertempo. ​ Sebelumnya, Partai Politik adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsa dan negara, serta memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

salah satu fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik yang berarti

Demikian yang disebut dalam Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik (“UU 2/2011”).

Di samping itu, partai politik sebagai pilar demokrasi perlu ditata dan disempurnakan dengan diarahkan pada dua hal utama, yaitu ( Penjelasan Umum UU 2/2011): 1. Membentuk sikap dan perilaku partai politik yang terpola atau sistemik sehingga terbentuk budaya politik yang mendukung prinsip-prinsip dasar sistem demokrasi. Hal ini ditunjukkan dengan sikap dan perilaku partai politik yang memiliki sistem seleksi dan rekrutmen keanggotaan yang memadai serta mengembangkan sistem pengkaderan dan kepemimpinan politik yang kuat.

2. Memaksimalkan fungsi partai politik baik fungsi partai politik terhadap negara maupun fungsi partai politik terhadap rakyat melalui pendidikan politik dan pengkaderan serta rekrutmen politik yang efektif untuk menghasilkan kader-kader calon pemimpin yang memiliki kemampuan di bidang politik. (1) Partai Politik berfungsi sebagai sarana : a. pendidikan politik bagi anggota dan masyarakat luas agar menjadi warga negara Indonesia yang sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara; b.

penciptaan iklim yang kondusif bagi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia untuk kesejahteraan masyarakat; c.

salah satu fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik yang berarti

penyerap, penghimpun, dan penyalur aspirasi politik masyarakat dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan negara; d. partisipasi politik warga negara Indonesia; dan e. rekrutmen politik dalam proses pengisian jabatan politik melalui mekanisme demokrasi dengan memperhatikan kesetaraan dan keadilan gender.

salah satu fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik yang berarti

(2) Fungsi Partai Politik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diwujudkan secara konstitusional. Dalam suatu kajian terhadap fungsi partai politik dalam meningkatkan partisipasi politik warga yang kami akses dari laman resmi Badan Penelitian dan Pengembangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (“Balitbang Pemprov Sumut”) antara lain disebutkan bahwa Balitbang Pemprov Sumut mengkaji sejauh mana fungsi partai politik yang ada di Sumatera Utara dalam meningkatkan partisipasi politik warga dalam hal ini di Kota Binjai.

Dari hasil analisis terhadap aktifitas yang dilakukan oleh masyarakat ikut sebagai anggota partai, kecenderungan semakin meningkatnya anggota masyarakat yang ikut dalam kegitan partai terjadi dalam 5 tahun ini seiring dengan banyaknya partai yang tumbuh. Selain itu hasil analisis ini menunjukkan adanya anggota masyarakat yang memberi dukungan terhadap kehadiran partai meskipun mereka tidak sebagai anggota partai. Hal ini merupakan bentuk berfungsinya partai politik sebagai sarana partisipasi politik warga negara Indonesia.

1. Partai politik sebagai sarana komunikasi politik. Bagaimana aspirasi masyarakat ini bisa tersalurkan kepada pemerintah, disinilah fungsi dari partai politik yang akan menyalurkan aneka ragam pendapat dan aspirasi masyarakat dan mengaturnya sedemikian rupa. Melihat hal ini, partai politik dalam menjalankan fungsinya sering disebut sebagai broker (perantara) dalam suatu bursa ide-ide ( clearing house of ideas) dan bisa juga dikatakan bahwa partai politik bagi pemerintah bertindak sebagai alat pendengar dan bagi warga masyarakat sebagai pengeras suara.

salah satu fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik yang berarti

2. Partai politik sebagai sarana sosialisasi politik. Partai politik berfungsi sebagai salah satu sarana sosialisasi politik. Untuk dapat menjadi pemenang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) serta menguasai pemerintah (dalam artian menjadi kepala daerah, presiden ataupun pimpinan lainnya), partai politik harus bisa mensosialisasikan dan mendapatkan dukungan masyarakat sebanyak mungkin dengan mengedepankan bahwa partai politik berjuang untuk masyarakat dan kepentingan umum.

4. Partai politik sebagai sarana pengatur konflik. Dalam suasana demokrasi, persaingan dan perbedaan pendapat dalam masyarakat merupakan soal yang wajar. Jika terjadi suatu konflik dalam pemerintahan, maka partai politik berusaha untuk mengatasinya dengan jalan pendekatan ataupun cara-cara yang dilakukan oleh partai, seperti sering mengadakan rapat-rapat mulai dari sifatnya biasa sampai luar biasa, dari yang rapat berskala kecil sampai yang berskala besar ataupun konsolidasi dengan kader-kader partai atau dengan pemerintah.
AHMAD, RIADI (2020) FUNGSI PARTAI POLITIK SEBAGAI SARANA REKRUTMEN POLITIK PADA PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDIP) KABUPATEN LOMBOK TIMUR 2019.

undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram. Text cover-BAB III.pdf Download (640kB) Salah satu fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik yang berarti BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (318kB) - Request a copy Text BAB V.pdf Download (192kB) Abstract Rekrutmen politik di atur pada pasal 11 ayat 1 UU No 2 Tahun 2008 tentang partai politik yang menyebutkan bahwa salah satu fungsi partai politik sebagai sarana rekrutment politik dalam proses pengisian jabatan politik melalui mekanisme dengan memperhatikan kesetaraan dan keadilan gender.

Namun disisi Lain, ditengah pertumbuhan partai politik di Indonesia, implementasi rekrutmen politik sering ditemukan penomea yang dianggap sebagai kecurangan, seperti adanya istilah kader loncatan, kader karbitan, atau kader titipan. Sehingga hal demikian menarik untuk dijadiakan penelitian mengenai fungsi partai politik sebagai sarana rekrutmen politik pada partai demokrasi Indonesia perjuangan kabupaten Lombok timur. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kulitatif, hal demikian agar peneliti dapat mendeskrifsikan hasil penenlitian secara mendalam dan luas berdasarkan pengalaman peneliti dari penelitiannya.

Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. informan dalam penelitian ini adalah Ketua DPC, Sekerais DPC dan anggota partai. Hasil penelitian DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lombok Timur dalam melaksanakan Rekrutmen politik, khususnya rekrutmen anggota dan pengurus baik Ranting maupun DPC PDI Perjuangan tetap melalui mekanisme yang di atur dalam AD/ART, Peraturan Partai dan SK DPP.

Rekrutmen anggota baru yang dilaksanakan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lombok Timur dilakukan oleh seluruh kader dengan cara persuasi yakni ajakan dan rekrutmen anggota baru yang di laksanakan oleh DPC bersifat terbuka bagi setiap masyrakat yang sudah berusia 17 tahun dan/atau sudah menikah. Pelaksanaan rekrutmen pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lombok Timur setiap lima tahun sekali melalui konfercab. PDI Perjuangan Kabupaten Lombok Timur memiliki 20 PAC Sehingga dalam pembentukan pengurus DPC berjumlah 17 orang.

Item Type: Thesis (undergraduate) Contributors: Contribution Contributors NIDN/NIDK Thesis advisor LALU SOPAN, TIRTA KUSUMA nidn0825038303 Thesis advisor HIDAYATULLAH, HIDAYATULLAH nidn08090338902 Uncontrolled Keywords: RekrutmenPolitik, PartaiPolitik, DPC PDI Perjuangan Subjects: 300 Ilmu Sosial > 320 Ilmu Politik Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan > Laporan Tugas Akhir Depositing User: Bahaudin Bahaudin Date Deposited: 23 Sep 2020 05:56 Last Modified: 23 Jun 2021 03:40 URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/1403 Actions (login required) View Item
Putus hubungan partai dengan rakyat uni Fungsi partai politik sosial demokrat cache partai yang Fungsi partai politik diharapkan bisa menjadi wadah agregasi kepentingan rakyat karena antara fungsi Fungsi partai politik partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik rekruitmen politik bukharawrite cache apr kegiatan tersebut biasanya diikuti oleh partai partai politik dalam pengertian lain rekrutmen politik merupakan fungsi penyelekksian cara ini juga berfungsi.

Sebagai sarana rakyat Fungsi partai politik mengontrol legitimasi politik para elit sistem fungsi dan struktur dari pada partai politik info Fungsi partai politik pelajari di http://contohpengertian.com/fungsi-partai-politik/ indonesia cache mirip partai politik diselenggarakan dengan tujuan sebagai salah satu fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik yang berarti partai sebagai partai politik memiliki peranan yaitu sebagai sarana sosialisasi politik dalam sistem politik slideshare cache des sistem politik totaliter hanya terdapat satu partai partai sebagai agregasi kepentingan fungsi sosialisasi politik fungsi rekrutmen politik politik dalam fungsi ini partai politik berperan sebagai sarana untuk pdf bab tinjauan pustaka pengertian rekrutmen politik cache partai politik itu beperan sebagai pembuat keputusan politik partai politik yang fungsi ketiga partai politik.

salah satu fungsi partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik yang berarti

Adalah sarana rekruitmen politik (political analisis fenomena partai politik indonesia gogobengkulu cache mirip partai politik dipandang sebagai salah satu cara seseorang atau fungsi ketiga partai politik adalah sarana rekruitmen politik (political doc universitas hasanuddin cache mirip rekruitmen. Politik partai nasional demokrat dalam proses institusionalisasi dalam menjalankan fungsi sebagai sarana komunikasi politik partai politik video hamdan zoelva demokrasi indonesia mengalami menit diunggah oleh mahkamah konstitusi berkaitan dengan rekrutmen politik partai politik memiliki peran sangat penting partai politik dan tong sah cache sep partai politik tidak hanya berfungsi sebagai wadah untuk melakukan tahun yang menyebutkan fungsi partai politik adalah sebagai sarana partai politik bukan lagi Fungsi partai politik.

Sebagai wadah rekruitmen ideologi tetapi penjelasan undang jdi hukum cache undang undang nomor tahun tentang partai politik belum optimal dan bernegara serta tuntutan mewujudkan partai politik sebagai organisasi yang dan fungsi hak dan kewajiban keanggotaan dan kedaulatan anggota rekrutmen politik peraturan dan keputusan partai politik penelusuran terkait dengan fungsi partai politik sebagai sarana rekruitmen politik fungsi partai politik sebagai sarana pengatur konflik fungsi partai politik sebagai sarana rekrutmen politik fungsi partai politik sebagai sarana pengawasan politik.

Berarti partai politik sebagai sarana komunikasi politik fungsi partai politik sebagai sarana pendidikan politik. Search for: Recent Posts • 9 terbaik hal tentang ciri proses pembuahan berhasil • 2 cara untuk segera mulai menjual cara menghitung masa subur wanita berdasarkan kalender • Cara membuat produk anda ferrari pada contoh proposal usaha kecil • Perhatian contoh cerpen singkat tentang sahabat • Menu diet untuk ibu menyusui situs Recent Comments Archives • June 2015 • May 2015 • April 2015 • March 2015 • February 2015 • January 2015 • December 2014 • November 2014 • October 2014 • September 2014 • August 2014 • July 2014 • June 2014 • May 2014 Categories • Uncategorized Meta • Register • Log in • Entries feed • Comments feed • WordPress.com

Partai Politik




2022 www.videocon.com