Berikut adalah contoh gurindam yang tepat

berikut adalah contoh gurindam yang tepat

MENU • Home • SMP • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Kewarganegaraan • IPS • IPA • Penjas • SMA • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Akuntansi • Matematika • Kewarganegaraan • IPA • Fisika • Biologi • Kimia • IPS • Sejarah • Geografi • Ekonomi • Sosiologi • Penjas • SMK • Penjas • S1 • Agama • IMK • Pengantar Teknologi Informasi • Uji Kualitas Perangkat Lunak • Sistem Operasi • E-Bisnis • Database • Pancasila • Kewarganegaraan • Akuntansi • Bahasa Indonesia • S2 • Umum • About Berikut adalah contoh gurindam yang tepat Gurindam adalah jenis puisi lama yang hanya terdiri dari dua baris di dalam satu baitnya.

Pada baris yang pertama akan menyetakan tentang perbuatan dan yang ada dibaris ke dua merupakan suatu akibat yang ditimbulkan dari perbuatan tersebut. Maka baris yang ada di dalam gurindam memiliki hubungan sebab dan juga akibat. Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Gurindam – Pengertian, Ciri, Jenis, Nilai, Cara dan Contoh Contoh Gurindam Berikut ini terdapat beberapa contoh gurindam, terdiri atas: 2.

Contoh Gurindam Berangkai Temukan apa yang dimaksud sahabat Temukan apa yang dimaksud maksiat Janganlah menjadi orang yang memelas Nanti kamu menjadi orang yang malas Barang siapa tinggalkan sholat Akan menuntun ke perbuatan maksiat Barang siapa melakukan perbuatan maksiat Pasti akan disiksa di akhirat Jika bekerja tidak berhati lurus Pikiran akan menjadi tergerus Jika pikiran selalu tergerus Pikiran tak karuan tubuh menjadi kurus Apabila selalu mencela orang Tandanya dia bermain curang Jika Anda bermain curang Tentulah lawan menjadi berang Apabila orang banyak berkata Itu tandanya dia berdusta Dengan orang tua jangan pernah melawan Kalau tidak mau hidup berantakan Jagalah hati jagalah lisan Agar kau tidak hidup dalam penyesalan Sayangilah orang tua dengan sepenuh hati Itulah cara menunjukan bakti Teruslah menyakiti diri sendiri Kelak kau akan mati berdiri Belajar janganlah ditunda-tunda Karena kamu tidak akan kembali muda Jika kamu terus menunda Hilanglah sudah kesempatan berharga Masa lalu biarlah berlalu Masa depan teruslah kau pacu Apabila anak tak diajari ilmu agama Pastilah anak menjadi tercela Lestarikan alam kita sebelum alam menjadi murka Belajarlah demi masa depan Untuk mencapai semua harapan Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Pantun Nasehat Apabila mata terjaga Hilanglah semua dahaga Apabila kuping tertutup handuk Hilanglah semua kabar buruk Apabila mulut terkunci rapat Hilanglah semua bentuk maksiat Apabila tangan tidak terikat rapat Hilanglah semua akal sehat Apabila kaki tidak menapak Larilah semua orang serempak Jika hendak mencapai akhirat Teruslah berdoa dan jangan lupa bertaubat Jika hendak menggapai cita-cita Bekerjalah lebih dari rata-rata Jika hendak hidup bahagia Jangan penah melakukan perbuatan sia-sia Jika hendak mencari cinta sejati Carilah dengan penuh hati-hati Barang siapa tidak takut tuhan Hidupnya tidak akan bertahan Barang siapa tidak pernah puasa Hidupnya akan penuh dosa Barang siapa meninggalkan sholat Berarti dia berbuat maksiat Barang siapa tidak pernah mengeluarkan zakat Hartanya tidak akan mendapat berkat Barang siapa yang mampu melaksanakan haji Tentulah orangnya patut dipuji Apabila dengki sudah merasuki hati Tak akan pernah hilang hingga nanti Apabila kelakuan baik berbudi Hidup menjadi indah tak akan merugi Apabila hidup selalu berbuat baik Tanda dirinya berhati cantik Buat kamu yang suka belajar rumus rumus soal sebelum ujian, kami sarankan untuk mencoba mengakses situs rumus.co.id untuk latihan belajar disana 3.

Contoh Gurindam Nasihat Barang siapa menuntut ilmu Tiada manusia yang akan menipu Barang siapa putus asa Pasti Allah akan murka Barang siapa kuat berusaha Pasti berikut adalah contoh gurindam yang tepat muncul bersama Barang siapa meninggalkan yang lima Pasti hidup tidak sempurna Barang siapa melawan kata ibu dan bapa Kelak hidup akan binasa Barang siapa ikhlas bersahabat Pasti persahabatan terjalin hebat Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Pantun adalah Barang siapa berpegang kepada Al-Qur’an Pasti jiwa tenang tiada keresahan Barang siapa menjalin muafakat Pasti hidup menjadi berkat Barang siapa menjalin cinta Jauhkan diri daripada nafsu buana Barang siapa yang kaya raya Ingatlah kepada yang susah sengsara 4.

Gurindam Cinta Barang siapa ingin bercinta Pastikan diri mesti setia Barang siapa ingin berkasih Pastikan diri itu bersih Barang siapa berkasih sayang Jangan sampai jiwa melayang Barang siapa dilamun cinta pastikan dapat berita gembira Apabila sedang bercinta Cepat-cepat berumah tangga Apabila sudah berumah tangga Jangan di lepas janji dan amanah 5.

Contoh Gurindam Persahabatan Teman adalah mereka semua Selalu ada dalam suka duka Meski hidup kadang sulit Tetep temani saat terhimpit Memberikan semangat untuk maju Mengejar cita dan asa melaju Sahabat adalah diri engkau Sering salah aku walau Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Puisi adalah Tetap mengingatkan dengan setia Agar hidupku tak sia-sia Aku hanya bisa memohon maaf Atas segala salah dan khilaf Telah membuatmu merasa sakit Juga membuatmu dalam sulit Aku berjanji tidak lagi akan Membuatmu dalam kesulitan Kau beri maaf ataupun tidak Tapi kumohon tidak kau tolak Segala salah terlah kuakui Untuk tidak kuulangi lagi 6.

Contoh Gurindam Pendidikan Pendidikan adalah jembatan kehidupan Membawa segala bentuk harapan Menjadi manusia yang berguna Untuk seganap alam semesta Sekolah tidak sekadar belajar Tapi menjadi terpelajar Itulah tujuan terpenting Ketika dunia semakin genting Menjadi manusia yang lebih mengerti Serta menjadi makhluk terpuji Menjadi murid haruslah semangat Kalau sekolah janganlah telat Belajar serius setiap pagi Untuk menjadi makhluk berbudi Membawa buku di dalam tas Selalu hadir di dalam kelas Karena kita adalah siswa Menjadi tumpuan harapan bangsa Selamat belajar wahai kawanku Yakinlah bahwa kita mampu Barang siapa hendak bertanya Maka tanyalah pada ahlinya Barang siapa mencari ilmu Maka carilah ke para guru Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Syair – Pengertian, Contoh, Ciri, Struktur, Isi Dan Jenisnya Jika berguru bersungguh-sungguh Keberhasilan akan kau rengkuh Jika cendekia janganlah angkuh Nanti dirimu akan terjatuh Jikalau engkau berguru kitab Maka haruslah taati adab Ketika engkau tengah belajar Haruslah tekun dan juga sabar Barang siapa tidak berilmu Bagaikan bangku tidak bertumpu Belajar untuk raih faedah Bukan sekadar raih ijazah Mencari ilmu wajib hukumnya Baik si kanak atau si tua Ilmu jangan hanya dihafalkan Namun juga harus diamalkan Guru yang tak bisa jadi teladan Bagaikan bayang tanpa si badan Guru yang bisa jadi teladan Bagaikan sinar di kegelapan Belajar mesti bertahap Bagai membangun sebuah atap Seorang guru mesti bersabar Kepada murid yang beliau ajar Murid haruslah bersikap baik Kepada guru yang tengah didik Kalau engaku tidak tahu Maka harus cari ilmu Kalau anak tidak dibina Nanti beliau jadi celaka Jika kita berguru agama Maka kita akan bisa mengenal-Nya Jika anak tak dididik dengan sayang Maka nanti beliau jadi pembangkang Jika anak dididik dengan kasih Maka hatinya berikut adalah contoh gurindam yang tepat akan lirih Kepada guru harus beradab Kepada rekan jangan biadab Jika anak tidak punya teladan Maka nanti beliau ‘kan kelimpungan Jika anak tidak sanggup satu bimbingan Maka nanti beliau ‘kan kebingungan Ilmu mesti harus diamalkan Agar ilmu tidak terlupakan Jangan hanya pintar saja di benak Namun juga harus pintar di tindak Orang yang cendekia tanpa amal Bagai pohon rindang berbuah banal Belajar jangan hanya mendamba hasil Namun mesti pelahan bagai mencicil Hidup akan jadi tidak keruan Jika tidak punya ilmu pedoman Belajar dengan penuh kesungguhan Akan mendapat kemenangan Segala ilmu yang didapatkan Mesti diajarkan dan diamalkan Jangan berani engkau berfatwa Jika kau memang bukan ahlinya Si murid akan terus melawan Jika dididik dengan bentakan Didiklah anak dengan teladan Bukan sekadar dengan ucapan Belajarlah dengan tulus ikhlas Nanti Tuhan akan memberi balas Demikianlah berikut adalah contoh gurindam yang tepat mengenai Contoh Gurindam – Pendidikan, Persahabatan, Nasihat & Cinta semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Sebarkan ini: • • • • • Posting pada Bahasa Indonesia Ditag apa nama baris 1 dan 2, apa yang dimaksud dengan syair, apa yang dimaksud puisi baru, ciri ciri gurindam brainly, ciri ciri karmina, ciri ciri mantra, ciri ciri syair, ciri ciri talibun, ciri syair, contoh gurindam 12, contoh gurindam 3 bait, contoh gurindam agama, contoh gurindam berangkai, contoh gurindam brainly, contoh gurindam cinta, contoh gurindam dan maknanya, contoh gurindam dan maknanya brainly, contoh gurindam jenaka, contoh gurindam nasihat orang tua, contoh gurindam berikut adalah contoh gurindam yang tepat, contoh gurindam pendidikan brainly, contoh gurindam pendidikan dan maknanya, contoh gurindam persahabatan, contoh gurindam romantis, contoh gurindam saran, contoh gurindam sindiran, contoh karmina, contoh mantra, contoh pantun beserta maknanya, contoh puisi gurindam, contoh seloka dan maknanya, contoh syair, contoh syair dan maknanya, contoh syair pendidikan, gurindam 12, gurindam adalah brainly, gurindam buatan sendiri, gurindam contoh, gurindam kebersihan, gurindam nasihat, gurindam pendidikan, gurindam pergaulan, gurindam seringkali berisi, gurindam teka teki, jelaskan asal-usul pantun, jelaskan maksud kedua bait puisi tersebut, jenis jenis gurindam, jenis jenis gurindam brainly, macam macam gurindam, macam macam syair, makalah gurindam, pengertian syair, pengertian talibun, perbedaan puisi gurindam dan pantun, perbedaan tiap gurindam, pertanyaan tentang gurindam, puisi gurindam, sebutkan ciri-ciri puisi rakyat, sejarah gurindam, setiap bait terdiri atas berapa baris, struktur gurindam, suku kata gurindam, syair berasal dari, talibun Navigasi pos • Contoh Teks Editorial • Contoh Teks Laporan Hasil Observasi • Teks Negosiasi • Teks Deskripsi • Contoh Kata Pengantar • Kinemaster Pro • WhatsApp GB • Contoh Diksi • Contoh Teks Eksplanasi • Contoh Teks Berita • Contoh Teks Negosiasi • Contoh Teks Ulasan • Contoh Teks Eksposisi • Alight Motion Pro • Contoh Alat Musik Ritmis • Contoh Alat Musik Melodis • Contoh Teks Cerita Ulang • Contoh Teks Prosedur Sederhana, Kompleks dan Protokol • Contoh Karangan Eksposisi • Contoh Pamflet • Pameran Seni Rupa • Contoh Seni Rupa Murni • Contoh Paragraf Campuran • Contoh Seni Rupa Terapan • Contoh Karangan Deskripsi • Contoh Paragraf Persuasi • Contoh Paragraf Eksposisi • Contoh Paragraf Narasi • Contoh Karangan Narasi • Teks Prosedur • Contoh Karangan Persuasi • Contoh Karangan Argumentasi • Proposal • Contoh Cerpen • Pantun Nasehat • Cerita Fantasi • Memphisthemusical.Com Contoh Gurindam – Hai pembaca Senipedia, kembali lagi bersama Admin di sini.

Pada kesempatan kali ini, saya telah merangkum materi mengenai Gurindam secara lengkap, mulai dari pengertian, ciri-ciri jenis hingga Contoh Gurindam Pendidikan, Agama, cinta dan tema lainnya. Sebelumnya, saya juga telah menerbitkan materi mengenai Contoh Gurindam, namun saya bagi ke dalam beberapa artikel untuk tiap jenis.

Kamu bisa membacanya pada bahasan sebelum ini. Nah, artikel ini ialah sajian lengkap dan gabungan dari semua yang telah saya terbitkan. Daftar Isi • Pengertian Gurindam • Ciri-Ciri Gurindam • Jenis Gurindam • Contoh Gurindam • Contoh Gurindam Pendidikan • Contoh Gurindam Agama • Contoh Gurindam Cinta • Contoh Gurindam Nasehat • Penutup • Related posts: Pengertian Gurindam Sejatinya, materi pembelajaran mengenai Gurindam telah kita dapat di masa Sekolah Dasar dulu, masuk dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia atau Pendidikan Kesenian.

Namun meskipun begitu, wajar saja jika saat ini kita sudah lupa, mengingat waktu yang sudah berjalan lama. Menurut Wikipedia, definisi Gurindam adalah jenis Puisi Melayu Kuno, yang terdiri dari berikut adalah contoh gurindam yang tepat bait, di mana tiap-tiap baitnya berisi 2 baris kalimat yang bersahak a-a-a-a atau b-b-b-b.

Di Indonesia, Gurindam berasal dari orang Hindu, yang akhirnya dimasukkan dalam sastra Hindu.

berikut adalah contoh gurindam yang tepat

Pada awalnya, Gurindam disebut dengan nama “Kirindam”, yang diambil dari bahasa India, dengan arti “perumpamaan / mula-mula amsal”. Baris pertama dalam Gurindam berisi masalah atau sebab, sedangkan baris kedua diisi jawaban atau akibat.

Keberadaan Gurindam di Indonesia sejatinya telah ada sejak pertengahan abad ke-18. Seorang raja muda di Riau bernama Raja Ali Haji (1844-1857), menjadi pengarang gurindam yang sangat terkenal, melalui ciptaannya berjudul “Gurindam Dua Belas”.

Ciri-Ciri Gurindam Sebelum masuk pada bahasan ini yakni mengenai Contoh Gurindam, baiknya ketahui dulu beberapa ciri-cirinya. Tak ubahnya seperti Jenis Karya Sastra lain pada umumnya, Karakteristik Gurindam juga dibagi menajdi beberapa macam, diantaranya adalah : • Tiap baris dalam tiap bait, mengandung sajak a-a-a-a atau b-b-b-b • Hanya terdiri dari 2 baris, tidak kurang dan tidak pula lebih • Jumlah kata perbaris hanya sekitar 10 kata saja • Gurindam identik dengan nasehat dalam tiap tema nya, baik tentang pendidikan, agama, cinta dan lainnya • Baris 1 dan 2 berisi sebab dan akibat • Baris 1 disebut masalah pembicaraan, baris 2 berupa isi.

Jenis Gurindam Contoh Gurindam yang selama ini pernah kita baca, ternyata dibagi menjadi 2 macam, yakni Gurindam Berangkai dan berkait. Berikut penjelasan beserta contohnya : • Gurindam Berangkai : adalah jenis Gurindam yang memiliki suku kata sama pada tiap awal barisnya, baik baris pertama maupun kedua.

Contoh : Lakukan apa yang menurutmu bagus, Lamukan dengan cara yang lurus. Hidup di dunia hanya sekali, Hidup jadi manusia penuh arti. • Gurindam Berkait : Yakni bentuk gurindam yang memiliki kaitan antara baris satu dan dua. Jenis ini sama halnya dengan contoh yang banyak kita temukan, atau paling banyak digunakan orang. Contoh : Rajinlah kamu melaksanakan shalat, Agar selamat dunia akhirat. Tuntutlah ilmu di waktu muda, Untuk bekal di hari tua. Contoh Gurindam Nah, setelah mengetahui pengertian, ciri-ciri dan jenisnya di atas, sekarang kita masuk ke pembahasan inti, yakni mengenai contoh Gurindam pendidikan, agama, cinta, lucu dan tema lainnya.

Contoh Gurindam Pendidikan Pendidikan adalah salah satu elemen penting dalam kehidupan manusia. Dunia semakin hari semakin maju ialah akibat dari tingkat pendidikan tiap-tiap orang, yang semakin kedepan dan modern. Untuk itu, perlu adanya penyemangat dan motivasi tiap saat agar manusia bisa menghargai pendidikan. Berikut, beberapa Contoh Gurindam tentang Pendidikan untuk kamu : Barang siapa semangat berikut adalah contoh gurindam yang tepat, Tentu hidup akan di jalan yang benar.

Tuntutlah ilmu sepanjang masa, Meski sampai ke negeri Cina. Jangan malas membaca buku, Karena buku gudangnya ilmu. Belajar adalah wajib hukumnya, Agar jadi manusia yang lebig berguna. Kalau kita malas belajar, Kelak masa depan akan hambar. Kalau kita tak mau di didik, Maka akan susah jadi cerdik. Tuntutlah ilmu sampai nanti, Agar hidup semakin berarti. Tuntutlah ilmu dunia dan akhirat, Untuk bekal setelah kiamat. Malas belajar tidaklah baik, Tanda kita susah di didik.

Banyak sedikit ilmu didapatkan, Jangan lupa untuk diamalkan. Jangan mendidik berikut adalah contoh gurindam yang tepat kasar, Nanti murid malas belajar. Menuntut ilmu wajib hukumnya, Dalam pendidikan maupun agama. Jika belajar dengan sungguh-sungguh, Maka masa depan akan direngkuh. Banyak ilmu janganlah angkuh, Nanti kamu bisa terjatuh.

Jangan putus asa dalam belajar, Jadilah murid yang penyabar.

berikut adalah contoh gurindam yang tepat

Belajar yang rajin selagi sehat, Agar menjadi orang yang hebat. Belajar rajin saat bahan kuat, Kalau sakit tak dapat berbuat. Mari semangat datang ke sekolah, Dengan perasaan penuh gairah. Barang siapa bersungguh-sungguh, Pasti mendapat nilai sepuluh. Ilmu yang banyak akan percuma, Jika tidak pernah diamalkannya. Ilmu akan lebih bermanfaat, Jika dipraktekkan dengan semangat. Jadilah manusia yang berarti, Dengan belajar setiap hari. Belajar serius setiap pagi, Untuk menjadi makhluk berbudi.

Membawa buku di dalam tas, Selalu hadir di dalam kelas.

berikut adalah contoh gurindam yang tepat

Berikut adalah contoh gurindam yang tepat ini hanya sementara, Tuntutlah ilmu dengan bijaksana. Berikut adalah contoh gurindam yang tepat Gurindam Agama Mayoritas manusia di bumi ini pasti memiliki kepercayaan, yang menjadi pedoman dan pengarah ia dalam menjalani hidup, misalnya agama Islam.

Tentunya, apa yang tertera dalam agama tersebut, baik aturan, norma dan nilai, pasti diterapkan dalam kehidupannya. Berikut, beberapa Contoh Gurindam tentang Agama di bawah ini : Barang siapa gemar bersedekah, Pastilah rezekinya penuh berkah. Barang siapa shalat tepat waktu, Hatinya pasti bahagia selalu. Barang siapa menghormati orang tua, Hidup damai dan sejahtera.

Barang siapa menyayangi yang muda, Pasti dirinya dihormati pula Barang siapa rajin baca Al-Qur’an, Hidupnya pasti diberkahi Tuhan. Jangan langgar perintah dari-Nya, Agar hidupmu selamat sentosa. Rajin-rajinlah mengerjakan Sholat, Agar selamat dunia dan akhirat. Cintai sesuatu karena Allah, Pasti hasilnya akan jadi berkah.

Barang siapa rajin bekerja, Maka diampuni dosa-dosanya. Jangan lupa membayar zakat, Untuk bekal di akhirat. Jangan sungkan belajar agama, Agama adalah pelita jiwa. Sering-seringlah mengucap istighfar, Agar terhindar dari sikaaan Padang Mahsyar. Laksanakan setiap perintah Tuhan, Untuk mendapat segala keringanan. Jangan kamu melakukan musrik, Jika tak ingin hidup yang rumit. Hormatilah kedua ibu dan bapak, Untuk penyelamat di hari kelak. Jangan pernah jauhi Tuhan, Jika ingin mendapatkan kebahagiaan.

Barang siapa mentaati Allah, Pasti hidupnya akan berkah. Barang siapa berkata jujur, Pasti usahanya takkan tungkur. Barang siapa berlaku adil, Didepan siapapun akan terampil. Barang siapa menjaga amanah, Pastilah rezekinya akan berkah.

Jangan suka berkata dusta, Karena Allah dan manusia tidak suka. Jangan berikut adalah contoh gurindam yang tepat berjalan ke masjid, Karena pahalanya menembus langit. Jangan lupa do’akan orangtua, Karena itulah pintu hidup bahagia. Jangan suka membentak orangtua, Nanti hidupmu jadi sengsara. Jangan pernah melakukan penipuan, Karena itu sangat disukai setan.

Contoh Gurindam Cinta Ibarat kata pepatah, “hidup tanpa cinta, bagai taman tak berbunga”. Begitulah adanya, tanpa kehadiran cinta dalam hidup, maka akan terasa hampa.

Nah, ketika cinta hadir, maka jagalah ia dengan baik. Berikut, beberapa contoh Gurindam Tentang Cinta untuk kamu : Membina cinta berlapang dada, Pastilah bertemu dengan bahagia. Cintai seseorang dengan tulus, Berpikir positif itu harus. Tak ada manusia yang sempurna, Namun hampir sempurna karena cinta. Ketulusan cinta hantarkan kebahagiaan, Yang akan didapat setiap insan.

Jangan jadikan cinta pelepas nafsu, Pasti akan menyakiti kalbu. Jika ingin asmara bahagia, Hilangkan egois di dalam dada. Cintanya ibu sepanjang zaman Cinta anak sepanjang penggalan Kadang cinta memang buta, Tidak memang siapa insannya. Percuma saja punya cinta, Kalau itu cuma pura-pura. Cinta ayah tempat berteduh, Menjadi petunjuk menjadi penyuluh. Jangan mencintai karena harta, Cintai tulus terlihat dari matanya.

Jangan berikut adalah contoh gurindam yang tepat karena uang, Pasti kebahagiaan akan melayang. Jangan mencintai hanya karena tampang, Pasti kisah indah takkan panjang. Jangan mencinta karena jabatan, Jabatan hilang ditelan zaman. Jangan mencinta karena pangkat, Karena tak di bawa sampai akhirat. Kalau ingin menemukan cinta sejati, Jangan lupa selalu perbaiki diri. Yang baik untuk yang baik, Maka jadikan dirimu yang terbaik. Barang siapa menghargai cinta, Kelak hidup akan penuh warna.

Barang siapa bisa menghargai wanita, Maka surga lebih dekat padanya. Kalau ingin kebahagiaan sepenuhnya, Segera perbaiki akhlak dan tata Krama. Jangan sungkan menyatakan cinta, Agar kebahagiaan berikut adalah contoh gurindam yang tepat tiba. Barang siapa mempermainkan hati, Karma akan menimpanya berikut adalah contoh gurindam yang tepat.

Barang siapa memainkan wanita, Kelak sengsara datang padanya. Jika ingin cinta yang setia, Jadikan dirimu penuh guna. Cinta orangtua tiada akhir, Bagaikan air yang mengalir. Contoh Gurindam Nasehat Pada hakikatnya, gurindam memang identik dengan nasehat-nasehat untuk kehidupan, baik nasehat untuk menuntut ilmu, mendekatkan diri kepada Tuhan dan tema lainnya. Nah, di bawah ini adalah beberapa contoh Gurindam tentang Nasehat untuk kamu semua : Janganlah engkau berputus asa, Nanti Allah bisa murka.

Barang siapa rajin berusaha, Pasti hidupnya akan jaya. Barang siapa membentak orangtua, Hidupnya pasti takkan bahagia. Barang siapa ikhlas bersahabat, Pasti persahabatan terjalin hebat. Barang siapa berpegang kepada Al-Qur’an, Pasti jiwa tenang tiada keresahan. Menjadi murid haruslah semangat, Kalau sekolah janganlah telat. Barang siapa mencari ilmu, Maka carilah ke para guru. Jika anak tidak punya teladan, Maka nanti beliau ‘kan kelimpungan. Hidup akan jadi tidak keruan, Jika tidak punya ilmu pedoman.

Belajarlah dengan tulus ikhlas, Nanti Tuhan akan memberi balas. Barang siapa menjalin muafakat, Pasti hidup menjadi berkat. Barang siapa menjalin cinta, Jauhkan diri daripada nafsu buana. Barang siapa menuntut ilmu, Tiada manusia yang akan menipu. Barang siapa putus asa, Pasti Allah akan murka. Barang siapa kuat berusaha, Pasti kejayaan muncul bersama. Untuk ulasan selengkapnya mengenai Contoh Gurindam, silakan Klik Disini.

Penutup Demikianlah, ulasan kali ini mengenai Pengertian Gurindam, ciri-ciri, jenis dan Contoh Gurindam Pendidikan, cinta, nasehat, agama dan lain-lain. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.

Terima kasih. ( Ref). Related posts: • 75+ Contoh Gurindam Cinta • 75+ Contoh Gurindam Agama • 75+ Contoh Gurindam Pendidikan Posted in Gurindam Tagged Ciri-Ciri Gurindam, Contoh Gurindam, Contoh Gurindam Agama, Contoh Gurindam Cinta, Contoh Gurindam Nasehat, Contoh Gurindam Pendidikan, Jenis Gurindam, Pengertian Gurindam Tulisan Terbaru • ANIME BTS - 50+ GAMBAR FUN ART BTS TAMPAK SEPERTI ASLINYA • CARA DOWNLOAD DRAMA KOREA + SUBTITLE INDO • Pantun Malam Minggu • Pantun Selamat Berbuka Puasa • 30+ ANIME 3D TERBAIK, TAMPAK SEPERTI ASLINYA • Pantun Hari Raya Idul Fitri • Pantun Selamat Malam • Pantun Motivasi Hidup • Situs Freelancer Indonesia • Pantun Motivasi Sukses
Apasih sebenarnya Gurindam itu?

Gurindam awalnya berasal dari bahasa Tamil yaitu dari sebuah kata “ kirindam” yang berarti sebuah perumpamaan. Secara definisi, Gurindam dapat diartikan sebagai sebuah karya sastra lama yang berbentuk seperti puisi yang tersusun dari dua baris kalimat dengan sajak atau rima yang sama, biasanya Gurindam itu sendiri tersusun lebih dari satu bait. Pada baris pertama sebuah Gurindam berisi tentang persoalan ataupun syarat. Sedangkan pada baris kedua, berisi sebuah jawaban dari persoalan yang ada pada baris pertama.

Gurindam juga diidentifikasikan sebagai pantun nasehat. Padahal, pada dasarnya kedua karya sastra ini sangat jauh berbeda. Pada Gurindam terdiri dari dua larik saja didalam satu bait, sedangkan pada Pantun bisa lebih dari empat larik dalam satu bait. Berikut ini adalah beberapa ciri khas gurindam yang dapat membedakannya dari karya sastra yang lain. Daftar Isi Artikel : • Ciri-Ciri Gurindam • Tujuan Dari Gurindam • Contoh Gurindam • 1.

Contoh Gurindam Pendidikan • 2. Contoh Gurindam Nasihat • 3. Contoh Gurindam Kasih Sayang • Share this: Ciri-Ciri Gurindam Berdasarkan penjelasan diatas, dibawah ini terdapat beberapa ciri khas dari Gurindam yang dapat membedakannya dengan karya sastra yang lainnya yaitu, sebagai berikut ini : • Pada GUrindam tiap barisnya bersajak A-A, B-B, dan seterusnya.

• Gurindam juga hanya terdiri dari dua baris, tidak lebih dari tiap baitnya. • Gurindam itu sendiri memiliki jumlah kata dari per baris hanya sekitar 10 kata saja. • Gurindam biasanya berisi sebuah nasehat hidup. • Di setiap baris Gurindam mempunyai hubungan antara sebab-akibat. • Baris kedua dari Gurindam biasanya berupa isi. Tujuan Dari Gurindam Berdasarkan dari isinya, Gurindam dapat dianggap sebagai puisi yang digunakan sebagai tujuan pendidikan dan juga hiburan.

Selain itu, Gurindam juga dapat berfungsi sebagai sebuah gambaran masyarakat yang dapat digunakan untuk memancarkan sebuah kreativitas dan estetika serta daya intelektual dari masyarakat Melayu lama dalam menangani hal-hal kehidupan mereka.

Contoh Gurindam Dibawah ini terdapat beberapa contoh dari Gurindam yang dapat membantu kita untuk memahaminya yaitu, diantaranya sebagai berikut : Guru yang tidak bisa jadi teladan Bagaikan bayangan tanpa badan Guru yang mampu jadikan teladan Bagaikan cahaya dari kegelapan Belajar itu harus bertahap Bagaikan mendirikan sebuah atap Seorang guru harus bersabar Dengan murid yang sedang dia ajar Murid itu haruslah bersikap baik Kepada guru yang sedang mendidik Jika anak tidak dididik dengan kasih sayang Maka ketika besar akan jadi pembangkang 2.

Contoh Gurindam Nasihat Barang siapa yang menuntut ilmu Tidak ada manusia yang akan tertipu Barang siapa yang mudah putus asa Pasti Allah akan murka padanya Barang siapa yang giat berusaha Pasti kejayaan akan muncul bersama Barang siapa meninggalkan yang lima Pasti hidupnya tidak akan sempurna Barang siapa yang berpegang kepada Al-Quran Pasti jiwa akan tenang tiada kegelisahan 3.

Contoh Gurindam Kasih Sayang Cinta bagaikan bintang kejora Sinar pancarannya kasih mesra Cintanya ibu itu sepanjang zaman Cintnya anak sepanjang penggalan Cinta kasih akan bersemi Jika setia akan tetap abadi Jika Cinta harta cinta pula dunia Jika berlebihan akan rusaklah ia Jika bekerja tidak dengan hati lurus Pikiran kita akan terus tergerus F.A.Q Gurindam berasal dari bahasa Tamil yang berarti?

Gurindam berasal dari bahasa Tamil yaitu berasal dari kata “ kirindam” yang berarti sebuah perumpamaan. Perbedaan antara Gurindam dan Pantun Karmina yaitu?

Pada Karmina setiap barisnya terdiri dari 8-10 suku kata, baris pertama berisi sampiran, baris ke 2 merupakan berikut adalah contoh gurindam yang tepat dari pantun tersebut, Karmina berasal dari indonesia.

Sedangkan pada Gurindam setiap barisnya terdiri dari 10-14 suku kata, baris 1 dan 2 merupakan hubungan dari sebab-akibat, Gurindam berasal dari India. Sebutkan Jenis-jenis Gurindam?

Jenis-jenis Gurindam yaitu Gurindam Berangkai dan Gurindam Berikat. Sekian pembahasan dari artikel ini, semoga bermanfaat dan menjadi pengetahuan baru untuk kita semua. Baca Artikel Terkait Lainnya : Materi Terbaru • Skema Pergerakan Flagela Sel Sperma • Neuroglia • Fungsi Medula Oblongata • Pengertian Porifera • Anatomi Anus • Contoh Cerita Fabel • Pengertian Mulut • Fungsi Cerebellum • Pengertian Usus Besar • Prinsip Kultur Jaringan • Vesica Urinaria • Fungsi Laring • Proses Pembentukan Sel Darah Merah • Tendon Adalah • Kata Kerja Bahasa Arab (فعل) Brilio.net - Gurindam peru dipahami oleh setiap orang.

Karya sastra satu ini sudah mulai asing terdengar karena kepopulerannya yang mulai tergantikan. Namun, dalam dunia pendidikan mempelajari teks gurindam sangat penting. Sebagai generasi muda, seharusnya perlu melindungi karya-karya sastra lampau supaya tetap bisa dinikmati generasi selanjutnya meskipun zaman terus berkembang. Sebab, mempelajari gurindam sama halnya dengan mempertahankan kebudayaan. Gurindam hampir mirip dengan puisi maupun pantun, bahkan sering kali disalahartikan dengan pantun.

Jika pantun memiliki empat baris, gurindam hanya memiliki dua baris. Namun, gurindam juga memiliki makna dan nasihat yang mendalam serta baik untuk kehidupan. Yuk, simak contoh teks gurindam berbagai tema serta pengertian dan ciri-cirinya, dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Senin (14/2).

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI foto: freepik.com Istilah gurindam berasal dari bahasa Sankrit atau Sansekerta, "Kirindam" yang memiliki arti adalah perumpamaan. Gurindam merupakan karya sastra lama yang dipengaruhi sastra Hindu dalam bahasa Tamil (India).

Gurindam adalah salah satu jenis puisi yang memadukan antara sajak dan peribahasa. Gurindam memiliki jumlah dua baris dengan rima a-a. Dalam gurindam berisi ajaran yang berkaitan dengan nasihat keagamaan dan budi pekerti. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian gurindam adalah sajak dua baris yang mengandung petuah atau nasihat (misalnya baik-baik memilih kawan, salah-salah bisa jadi lawan).

Baris pertama gurindam berisi tentang masalah atau persoalan. Sedangkan pada baris kedua berisi jawaban atas masalah atau persoalaan di baris pertama. Biasanya dalam baris pertama dan kedua memilik hubungan sebab-akibat. 2. Ciri-ciri gurindam. foto: freepik.com Setelah memahami pengertian dari gurindam, kamu juga perlu mengerti ciri-ciri gurindam. Berikut ciri-ciri dari gurindam yang perlu kamu perhatikan. a. Gurindam memiliki dua baris pada setiap baitnya. b. Setiap baris memiliki 10 sampai 14 kata.

c. Selanjutnya, setiap baris dalam satu bait gurindam menunjukkan adanya hubungan sebab-akibat. d. Dalam setiap baris gurindam mempunyai rima A-A, B-B, C-C, D-D dan seterusnya. e. Pada baris kedua gurindam merupakan isi kesimpulan atau maksud. f. Isi kesimpulan atau maksud gurindam berbentuk nasihat, budi pekerti atau sebagainya. 3. Contoh teks gurindam. foto: freepik.com Setelah kamu mengetahui pengertian dan ciri-ciri gurindam, berikut ini merupakan contoh dari gurindam.

Contoh teks gurindam pendidikan. 1. Jika berilmu janganlah angkuh Nanti dirimu akan terjatuh 2. Jadi orang pintar memang perlu Tapi juga harus bijak selalu 3. Ilmu jangan hanya dihafalkan Namun juga harus diamalkan 4. Jika hidup tidak berilmu Hidup akan sesat selalu 5. Belajar itu tidak kenal usia Teruslah belajar sampai tua Contoh teks gurindam nasihat.

6. Apabila dengki sudah merasuki hati Tak akan hilang hingga nanti 7. Lakukan kebaikan selalu Kebaikan kan menghampirimu 8.

Jika bertindak pikirlah dulu Supaya sesal tak membelenggu 9. Percuma punya banyak teman Jika tidak berbuat kebaikan 10. Jika engkau ingin dipercaya orang Sikap juujur haruslah dipegang 11. Percuma orang punya banyak harta Kalau tidak beramal pada sesama Contoh teks gurindam cinta. 12. Percuma saja punya cinta Kalau itu cuma pura-pura 13. Jika jadi sepasang kekasih Harus saling sayang dan kasih 14.

Cintanya ibu sepanjang zaman Cinta anak sepanjang peninggalan 15. Cinta itu memang suci Karena datangnya dari hati 16. Ada kalanya cinta itu buta Bila pentingkan nafsu semata Contoh teks gurindam agama.

17. Barang siapa meninggalkan yang lima Pasti hidup tidak sempurna 18. Ibadah dilakukan jangan lupa Kalau ingin masuk surga 19. Barang siapa putus asa pasti Allah akan murka 20. Jadi insan harus beriman Selalu tebarkan kebajikan 21. Percuma hidup punya harta Kalau tidak pernah ibadah kepada-Nya (brl/red) • Rekomendasi kuliner khas kampung halaman di ShopeeFood, bikin laper • 9 Contoh teks pembawa acara formal dan nonformal • 7 Contoh teks biografi bahasa Inggris serta penjelasan dan strukturnya • Selain ketupat, 4 makanan kekinian cocok temani silaturahmi Idul Fitri • 5 Contoh teks ulasan buku lengkap dengan penjelasan dan strukturnya • 9 Contoh teks tanggapan, beserta ciri-ciri dan strukturnya • Rekomendasi kuliner khas kampung halaman di ShopeeFood, bikin laper • 7 Contoh teks ulasan film beserta penjelasan dan strukturnya • Pekerjaan apa yang cocok buatmu berdasarkan tipe kepribadian MBTI?

• Kepribadianmu bisa terungkap dari menu makan malam yang kamu pilih (brl/red)
paket-wisatabromo.com -Hai kamu-kamu yang suka baca dan tulis puisi, ini lho ada aturan penulisan puisi Rakyat dan contohnya yang tepat Ikutin, Yuk. Hayo. Aturan penulisan puisi rakyat dan contohnya yang tepat ini perlu lho untuk diperhatikan.

Sehingga kamu dapat membuat puisi rakyat dengan benar. Apa yang dapat kamu bayangkan jika diminta membuat puisi rakyat sedangkan kamu tidak tahu aturannya? Bingung bukan? Pasti bingung dong. Oleh karena itu, kamu harus tahu aturan penulisan puisi rakyat sebelum kamu menulisnya.

Tul kan? Nah, kamu akan aku ajak memahami aturan penulisan puisi rakyat yang tepat sehingga kamu bisa membuatnya dengan mudah. Oke? Aturan Penulisan Puisi Rakyat yang Tepat untuk Diketahui Kamu masih ingat puisi rakyat itu apa saja? Ingat dong, pantun yang paling populer di masyarakat, kemudian syair yang berasal dari Arab. Kemudian gurindam yang terkenal dengan gurindan 12 Raja Ali Haji. Berikut ini adalah aturan penulisan puisi rakyat yang meliputi pantun, syair, dan gurindam.

Aturan penulisan pantun Pengertian pantun yaitu jenis puisi lama yang setiap baitnya terdiri dari empat baris. Sedangkan aturan penulisannya sebagai berikut. 1. Membuat topik atau tema Ups, tema dalam penulisan pantun merupakan hal yang sangat penting, lho, maka jangan abai ya. Hal ini karena dengan tema pantun-pantun yang dibuat oleh kamu-kamu akan lebih terarah kepada sesuatu maksud yang diharapkan.

Jika menggunakan tema yang sempit kita akui memang sedikit mengekang kreativitas peserta didik dalam menulis pantun. Oleh karena itu, pendidik harus lebih bijaksana dalam memilih tema yang mengandung atau mencakup berbagai permasalahan keseharian. Tema yang cocok diberikan misalnya saja berkaitan dengan masalah politik, sosial budaya, percintaan, dan kehidupan keluarga.

2. Membuat isinya Untuk membuat isi pantun harus diingat bahwa pantun terdiri atas empat baris. Dua baris pertama sampiran dan dua baris berikutnya ialah isi. Jadi, soal sampiran tersebut dapat disusun dalam dua baris kalimat, yang setiap baris kalimatnya terdiri 3. Membuat Sampiran Sebuah pantun yang baik, suku akhir kata kedua sampiran pertama bersajak dengan suku akhir kata kedua dari isi yang pertama. Apalagi suku akhir kata keempat dari sampiran pertama seharusnya bersajak dengan suku akhir kata keempat isi pertama.

Karena di sinilah nilai persajakan dalam pantun itu yaitu baris pertama berikut adalah contoh gurindam yang tepat dengan baris ketiga dan baris kedua sama dengan baris keempat. terdiri atas empat perkataan dan berkisar antara 8 sampai 12 suku kata.

Langkah-langkah membuat pantun Mau tahu langkah membuat pantun? Ini lho langkahnya. Langkah penulisan pantun yaitu 1. Menentukan tema 2. Buat dua baris, baris 3 dan 4 untuk isi pantun 3. Perhatikan suku kata akhir isi pantun 4. Buat dua baris sampiran pantun Contoh Pantun yaitu Pagi-pagi menanam kembang Disiram selalu setiap hari Ayah ibumu membanting tulang Buktikan suksesmu di hari nanti Aturan Penulisan Syair Sedangkan aturan penulisan syair sebagai berikut.

1. Setiap bait terdiri atas empat baris. 2. Jumlah suku kata dalam setiap baris antara 8-14 suku kata. 3. Semua barisnya adalah isi 4.

berikut adalah contoh gurindam yang tepat

Rima (persamaan bunyi atau persajakannya) adalah berikut adalah contoh gurindam yang tepat. 5. Syair tidak mempunyai sampiran, layaknya pantun. 6. Makna dari syair ditentukan oleh bait-bait selanjutnya. 7. Bahasa pada syair berbentuk kiasan. Berikut ini adalah Contoh Syair Pada zaman dahulu kala Tersebutlah sebuah cerita Sebuah negeri yang aman sentosa Dipimpin sang raja nan bijaksana Negeri bernama Pasir Luhur Tanahnya luas lagi subur Rakyat teratur hidupnya makmur Rukun raharja tiada terukur Raja bernama Darmalaksana Tampan rupawan elok parasnya Adil dan jujur penuh wibawa Gagah perkasa tiada tandingnya.

Aturan Penulisan Gurindam Berikut ini adalah aturan penulisan gurindam 1. Gurindam harus terdiri dua baris dalam satu bait. 2. tiap baris memiliki jumlah kata sekitar 10-14 kata. 3. tiap baris memiliki rima sama/bersajak AA,BB,CC,dan seterusnya. 4. merupakan satu kesatuan yang utuh.

5. baris pertama memiliki soal, masalah dan penyajian. 6. baris kedua berisi jawaban akibat dan masalah/penyajian pada baris pertama. Berikut ini adalah Contoh Gurindam Jika hendak mengenal orang yang berilmu Bertanya dan belajar tiada jemu. Berikut ini adalah contoh gurindam lainnya Jika hendak mengenal orang mulia, lihatlah kepada kelakuan dia. Baca: Pedoman Mudah Menulis Gurindam dan Contohnya yang Perlu Diketahui Demikianlah pembahasan mengenai aturan penulisan puisi Rakyat yang tepat untuk diketahui.

Semoga bermanfaat, ya. Standar Kompetensi : 14. Mengungkapkan tanggapan terhadap pembacaan puisi lama. Kompetensi Dasar terkandung dalam : 14.1 Membahas cirri-ciri dan nilai-nilai yang gurindam. 14.2 Menjelaskan keterkaitan gurindam dengan kehidupan sehari-hari. Indikator : 1. 2. 3. 4. 5. 6. Menjelaskan pengertian gurindam. Menjelaskan cirri-ciri gurindam. Macam-macam gurindam. Contoh gurindam. Nilai-nilai yang terkandung dalam gurindam.

Keterkaitan gurindam dengan kehidupan sehari-hari. 1. Pengertian gurindam Gurindam adalah karya sastra lama yang berbentuk puisi yang terdiri dari dua baris kalimat yang memiliki rima atau sajak yang sama. Gurindam sendiri memiliki lebih dari satu bait yang terdiri dari 2 baris tiap baitnya.

Baris pertama pada gurindam merupakan baris syarat, masalah, persoalan atau perjanjian dan baris kedua merupakan jawaban atau akibat dari masalah atau hal yang terjadi pada baris pertama.

Dilihat dari bentuknya, gurindam hampir sama dengan pantun kilat (karmina). Bedanya, karmina terdiri atas sampiran dan isi, sedangkan gurindam tidak memiliki sampiran dan merupakan sebuah kalimat yang memiliki hubungan sebab akibat. Gurindam sangat berbeda dengan pantun. Gurindam hanya memiliki 2 larik pada satu bait pantun sedangkan pantun memiliki 4 baris dalam tiap bait.

Di dalam gurindam, kalimat antar larik/baris saling berkaitan. Sebenarnya gurindam merupakan satu kalimat majemuk utuh yang memiliki hubungan sebab akibat. 2. Ciri-ciri gurindam 1. Gurindam terdiri dari dua baris tiap baitnya.

2. Tiap baris memiliki jumlah kata sekitar 10-14 kata. 3. Tiap baris memiliki hubungan sebab akibat. 4.

Tiap baris memiliki rima atau bersajak A-A, B-B, C-C, dan seterusnya. 5. Isi atau maksud dari gurindam ada pada baris kedua. 6. Isi gurindam biasanya berupa nasehat-nasehat, filosofi hidup atau katakata mutiara.

3. Macam-macam gurindam Jika dilihat dari barisnya, ada 2 macam bentuk guridam, yaitu gurindam berkait dan gurindam berangkai. Di bawah ini adalah pengertian dan contohcontoh gurindam. 1. Gurindam Berkait Gurindam berkait adalah gurindam yang bait pertama berhubungan dengan bait berikutnya dan juga pada bait seterusnya. Contoh: Sebelum berbicara pikir dahulu Agar tak melukai hati temanmu kalau berbicara semaumu tentulah banyak orang berikut adalah contoh gurindam yang tepat membencimu Barang siapa tidak memiliki agama Pastilah sesat hidupnya di dunia.

Barang siapa yang hidupnya tidak ingin sesat di dunia dan akhirat Maka cepat-cepatlah bertaubat sebelum terlambat 2. Gurindam berangkai Gurindam berangkai adalah bentuk gurindam berikut adalah contoh gurindam yang tepat memiliki kata yang sama di setiap baris pertama baitnya.

Contoh: Temukan apa yang dimaksud sahabat Temukan apa yang dimaksud maksiat Janganlah menjadi orang yang memelas Nanti kamu menjadi orang yang malas 4. Contoh gurindam GURINDAM 12 Karya Raja Ali Haji Pasal Pertama (1) Gurindam 12 Barang siapa tiada memegang agama Segala-gala tiada boleh dibilang nama • Maksudnya adalah setiap manusia harus memiliki agama karena agama sangat penting bagi kehidupan manusia, orang yang tidak mempunyai agama akan buta arah menjalankan hidupnya Barang siapa mengenal yang empat Maka yaitulah orang yang ma’rifat • Untuk mencapai kesempurnaan didalam menjalani hidup, manusia harus mengenal empat zat yang menjadikan manusia mula-mula Pasal Kedua (2) Gurindam 12 Barang siapa mengenal yang tersebut Tahulah ia makna takut • Semakin seorang dekat dan mengetahui tentang agamanya pasti manusia tersebut akan takut dan orang tersebut harus menjalani Perintah-perintah-Nya dan wajib kita laksanakan Barang siapa mengenal Allah SWT Suruh dan tegaknya tiada ia menyalah • Orang yang mengenal Allah SWT, harus melakukan perintahNya dan menjauhi larangan-Nya, tidak akan melanggar aturannya Barang siapa meninggalkan sembahyang Seperti rumah tiada bertiang • Orang yang tidak sembahyang bagaikan rumah yang tidak mempunyai tiang, shalat merupakan pegangan hidup Barang siapa berikut adalah contoh gurindam yang tepat diri Maka telah mengenal akan Tuhan yang bahri • Orang yang bergama tidak akan memiliki identitas diri dan tidak akan dekat dengan allah swt.

Barang siapa meninggalkan puasa Tidaklah mendapat dua termasa • Orang yang meninggalkan ibadah puasa akan kehilangan dunia dan akhirat, berarti Allah tidak akan menjaga orang itu Barang siapa mengenal dunia Tahulah ia barang yang terpedaya • Kita dapat mengetahui kebesaran Allah lewat manusia, makhluk ciptaan-Nya yang paling sempurna. Manusia yang berorientasi pada kebahagiaan atau hanya mencari kebahagiaan di dunia saja, sebenarnya ia akan tertipu dan menyadarinya bahwa di dunia itu hanya sesaat Barang siapa meninggalkan zakat Tiadalah hartanya beroleh berkat • Harta dari orang yang tidak membayar zakat tidak diridhai oleh Allah Barang siapa mengenal akhirat Tahulah ia dunia mudharat • Di dunia ini kita hanya hidup sesaat, setelah kita wafat setiap manusia akan dimintakan pertanggung jawabannya di akhirat nanti.

Barang siapa meninggalkan haji Tiadalah ia menyempurnakan janji • Orang yang tidak naik haji (apalagi jika ia mampu) tidak menyempurnakan janjinya sebagai orang Islam Pasal Ketiga (3) Gurindam 12 Apabila terpelihara mata Sedikitlah cita-cita • mata harus di pergunakan sebaik-baiknya jangan sampai kita meliahat apa yang dilarang oleh allah swt Apabila terpelihara kuping Khabar yang jahat tiadalah damping • Telinga harus dijauhkan dari segala macam bentuk gunjingan dan hasutan Apabila terpelihara lidah Niscaya dapat dari padanya faedah • Orang yang menjaga omongannya akan mendapatkan manfaat.

Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan Daripada segala berat dan ringan • Jangan mengambil barang yang bukan hak kita Apabila perut terlalu penuh Keluarlah fi’il yang tidak senonoh • Nafsu harus dijaga supaya tidak melakukan perbuatan yang dilarang Anggota tengah hendaklah ingat Di situlah banyak orang yang hilang semangat • Hidup harus dijalani penuh semangat Hendaklah peliharakan kaki Daripada berjalan yang membawa rugi • Jangan merugikan diri dengan melakukan hal-hal yang mubajir dan maksiat.

Melangkahlah dijalan yang benar dan di ridhoi Pasal keempat (4) Gurindam 12 Hati itu kerajaan di dalam tubuh Jikalau zalim segala anggota tubuh pun rubuh • Jagalah hati dari perbuatan yang di larang oleh agama Apabila dengki sudah bertanah Datanglah daripadanya beberapa anak panah • Hati yang dengki hanya akan merugikan diri sendiri Mengumpat dam memuji hendaklah pikir Di situlah banyak orang yang tergelincir • Berbicara harus dipikir supaya tidak celaka karenanya Pekerjaan marah jangan dibela Nanti hilang akal di kepala • Amarah adalah perbuatan siasia, jaga lah amarah kita Jika sedikitpun berbuat bohong Boleh diumpamakan mulutnya itu pekung • Orang yang pernah berbohong, sedikit apa pun dustanya, akan terus tampak di mata orang lain Tanda orang yang amat celaka Aib dirinya tiada ia sangka • Orang yang paling celaka adalah orang yang tidak menyadari kesalahannya sendiri sampai harus dikatakan oleh orang lain Bakhil jangan diberi singgah Itulah perompak yang amat gagah • Sifat pelit akan menguras hartanya sendiri, berarti berikut adalah contoh gurindam yang tepat menjadi dermawan justru harta kita akan bertambah Barang siapa yang sudah besar Janganlah kelakuannya membuat kasar • Jagalah setiap perbuatan kita Barang siapa perkataan kotor Mulutnya itu umpama ketor • Kelakuan dan kata-kata hendaklah selalu halus dan bersih.

Di manakah salah diri Jika tidak orang lain yang berperi • Jika kita berbuat kesalahan kita harus minta maaf Pekerjaan takbur jangan direpih Sebelum mati didapat juga sepih • Jangan mengambil pekerjaan yang haram Pasal Kelima (5) Gurindam 12 Jika hendak mengenal orang berbangsa Lihat kepada budi dan bahasa • Orang yang mulia dan berbangsa dapat kita lihat dari perilaku dan tutur katanya Jika hendak mengenal orang yang berbahagia Sangat memeliharakan yang siasia • Orang yang bahagia adalah orang yang berhemat dan tidak melakukan perbuatan yang sia-sia Jika hendak mengenal orang mulia Lihatlah kepada kelakuan dia • Untuk mengetahui apakah orang itu mulia maka lihatlah sikapnya Jika hendak mengenal orang yang berilmu Bertanya dan belajar tiadalah jemu • Orang yang pandai tidak pernah jemu untuk belajar dan memetik pelajaran dari hidupnya di dunia Jika hendak mengenal orang yang berakal Di dalam dunia mengambil bekal • Orang yang berakal adalah orang yang teleh mempersipkan bekal waktu hidp di dunia ini Jika hendak mengenal orang yang baik perangai Lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai • Jika ingin mengetahui sift baik dari seseorang maka lihatlah saat di bergaul dengan masyarakat Pasal Keenam (6) Gurindam 12 Cahari olehmu akan sahabat Yang boleh dijadikan obat • sahabat yang setia dan dapat membantu kita Cahari olehmu akan guru Yang boleh tahukan tiap seteru • Carilah guru yang serba tahu dan tidak menyembunyikan hal-hal buruk Cahari olehmu berikut adalah contoh gurindam yang tepat isteri Yang boleh menyerahkan diri • Istri yang patut diambil adalah istri yang berbakti Cahari olehmu berikut adalah contoh gurindam yang tepat kawan Pilih segala orang yang setiawan • Carilah teman yang setia diasaat kita senang maupun susah Cahari olehmu akan abdi Yang ada baik sedikit budi • pengikut, pembantu, budak yang baik untuk diambil adalah abdi yang berbudi.

Pasal Ketujuh (7) Gurindam 12 Apabila banyak berkata-kata Di situlah jalan masuk dusta • Orang yang banyak bicara memperbesar kemungkinan berdusta Apabila banyak berlebih-lebihan suka Itu tanda hampirkan duka • Terlalu mengharapkan sesuatu akan menimbulkan kekecewaan yang mendalam saat sesuatu itu tidak seperti yang diharapkan Apabila kita kurang siasat Itulah tanda pekerjaan hendak sesat • Setiap pekerjaan harus ada persiapannya Apabila anak tidak dilatih Jika besar bapanya letih • Anak yang tidak di didik semasa kecilnya akan menyebabkan saat anak itu sudah tumbuh dewasa akan membangkan orang tua Apabila banyak mencacat orang Itulah tanda dirinya kurang • Jangan suka menghina orang lain Apabila perkataan yang lemah lembut Lekaslah segala orang mengikut • Perkataan yang lemah-lembut akan lebih didengar orang daripada perkataan yang kasar Apabila perkataan yang amat kasar Lekaslah orang sekalian gusar • Perkataan orang yang kasar membuat orang yang berada didekatnya resah Apabila pekerjaan yang amat benar Tidak boleh orang berbuat onar • Orang yang benar jangan disalahkan (difitnah atau dikambinghitamkan).

Pasal Kedelapan (8) Gurindam 12 Barang siapa khianat akan dirinya Apalagi kepada lainnya • orang yang ingkar dan aniaya terhadap dirinya sendiri tidak dapat dipercaya Apabila orang yang banyak tidur Sia-sia sajalah umur • Pergunakan lah waktu sebaikbaiknya Kepada dirinya ia aniaya Orang itu jangan engkau percaya • jangan percaya terhadap orang yang suka menganiyaya orang lain Apabila mendengar akan kabar Menerimanya itu hendaklah sabar • Jika menerima kabar duka atau kabar yang kurang menyenangkan maka kita harus sabar dan menerima dengan lapang dada Lidah suka membenarkan dirinya Daripada yang lain dapat kesalahannya • Jangan suka menyalahkan orang lain, dan mengganggpa bahwa diri kita paling benar Apabila mendengar akan aduan Membicarakannya itu hendaklah cemburuan • Jangan mudah terpengaruh akan omongan orang lain Daripada memuji diri hendaklah sabar Biar daripada orang datangnya kabar • Pujian tidak usah dibuat sendiri tapi tunggulah datangnya dari orang lain Orang yang suka menampakkan jasa Setengah daripadanya syirik mengaku kuasa • Jangan menginginkan imbalan dari setiap jasa yang telah kita perbuat Kejahatan diri disembunyikan Kebajikan diri diamkan • Sifat-sifat jelek dalam diri kita jangan ditampakkan, begitu pula kebaikan-kebaikan yang telah kita perbuat Ke’aiban orang jangan dibuka Ke’aiban diri hendaklah sangka • Jangan membuka aib atau keburukan dari orang lain, kesalahan diri sendiri harus disadari Pasal ke Sembilan (9) Gurindam 12 Tahu pekerjaan tak baik tetapi dikerjakan Bukannya manusia yaitulah syaitan • Manusia yang sudah mengetahui bahwa pekerjaan yang di larang oleh allah swt, maka manusia tersebut tidak dapat di katakan manusia Kejahatan seorang perempuan tua Itulah iblis punya penggawa • Kejahatan seorang perempuan tua bagaikan pimpinan setan Kepada segala hamba-hamba raja Di situlah syaitan tempatnya manja • Jangan menjilat pada raja Kebanyakan orang yang mudamuda Di situlah syaitan tempat bergoda • Semasa muda jagalah iman kita jangan sampai tergoda oleh rayuan setan Perkumpulan laki-laki dengan perempuan Di situlah syaitan punya jamuan • Jika terdapat seorang lelaki dan seorang perempuan maka disitu pulalah setan berada untuk menggangu iman orang tersebut Adapun orang tua yang hemat Syaitan tak suka membuat sahabat • Orang yang semasa mudanya tidak menyia-nyiakan waktu dan selalu melangkah di jalan allah swt, maka setan akan menjauhi orang tersebut Jika berikut adalah contoh gurindam yang tepat muda kuat berguru Dengan syaitan jadi berseteru • orang muda yang gemar belajar dijauhi oleh setan.

Pasal ke Sepuluh (10) Gurindam 12 Dengan bapa jangan derhaka Supaya Allah tidak murka • Jangan durharka terhadap bapa Dengan ibu hendaklah hormat Supaya badan dapat selamat • Setiap anak harus hormat dan patuh terhadap ibunya karena surga di telapak kaki ibu dan ibu mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan anaknya Dengan anak janganlah lalai Supaya boleh naik ke tengah balai • Jagalah anak karena anak merupakan titipan tuhan Dengan kawan hendaklah adil Supaya tangannya jadi kapil • Bersikap adilah pada sesama teman Pasal ke-11 (sebelas) Gurindam 12 Hendaklah berjasa Kepada yang sebangsa • Bejasa lah bagi negara dan bangsa, optimalkan setiap kemampuan yang kita punya sehingga kita bisa mengharumkan nama bangsa Hendak jadi kepala Buang perangai yang cela • Jadilah pemimpin yang tidak mempunyai sikap tercela Hendaklah memegang amanat Buanglah khianat • Jagalah setiap kepercayaan yang telah diberikan oleh orang lain Hendak marah Dahulukan hujjah • Amarah sebaiknya ditahan untuk mendahulukan berikut adalah contoh gurindam yang tepat (hajat).

Hendak dimalui Jangan memalui • Jangan mendahulukan diri sendiri, berarti kita harus antri Hendak ramai Murahkan perangai • Bila ingin disukai orang-orang, kita harus membentuk sikap yang menyenangkan Pasal ke-12 (Dua Belas) Gurindam 12 Raja mufakat dengan menteri Seperti kebun berpagarkan duri • Hubungan raja dengan menteri adalah saling menjaga satu sama lain, dan harus bekerjasama Betul hati kepada raja Tanda jadi sebarang kerja • Raja yang baik atau raja yang mendapat petunjuk dari Allah adalah raja yang adil terhadap rakyatnya Hukum adil atas rakyat Tanda raja beroleh inayat • Hukum harus didasari oleh hak asasi manusia Kasihkan orang yang berilmu Tanda rahmat atas dirimu • Orang yang berilmu akan dikaruniai oleh Allah dan dihormati orang lain Hormat akan orang yang pandai Tanda mengenal kasa dan cindai • Hormatilah setiap manusia Ingatkan dirinya mati Itulah asal berbuat bakti • Bila manusia mengingat kematiannya nanti, berikut adalah contoh gurindam yang tepat akan lebih berbakti pada Allah Akhirat itu terlalu nyata Kepada hati yang tidak berikut adalah contoh gurindam yang tepat •.

Orang yang tidak buta hatinya tahu kalau akhirat itu benar-benar ada. Tamatlah gurindam yang dua belas pasal karangan Raja Ali Haji pada tahun Hijrah Nabi kita seribu dua ratus enam puluh tiga (1263) kepada tiga likur hari bulan Rajab Selasa lima Negeri Riau Pulau Penyengat. 5. Nilai-nilai yang terkandung dalam gurindam Nilai – nilai Gurindam • Nilai moral : nilai yang berkaitan dengan akhlak/budi pekerti/susila atau baik buruknya tingkah laku.

• Nilai sosial/kemasyarakatan : nilai yang berkaitan dengan norma yang ada dalam masyarakat. • Nilai religius/keagamaan : nilai yang berkaitan dengan tuntunan agama. • Nilai pendidikan/edukatif : nilai yang berkaitan dengan pengajaran atau pengubahan tingkah laku dari tidak bisa menjadi bisa. 6. Keterkaitan gurindam dalam kehidupan sehari-hari Relevansi gurindam dengan kehidupan sehari-hari karena gurindam diciptakan untuk menggambarkan sesuatu yang telah, sedang, akanboleh, tidak boleh atau seharusnya terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, gurindam sangat berkaitan dengan sesuatu yang terjadi atau mungkin akan terjadi dalam kehidupan nyata. Selain itu, nasihat-nasihat di dalam gurindam sangat berguna dalam kehidupan masyarakat hingga sekarang, bukti terdapat dalam contoh gurindam dibawah ini: Apabila dengki sudah bertanah Datanglah daripadanya beberapa anak panah Gurindam tersebut mempunyai makna yaitu janganlah memendam perasaan dengki terlalu dalam karena akan merugikan diri sendiri.

Selain itu terdapat contoh gurindam yang lain: Mengumpat dan memuji hendaklah pikir Disitulah banyak orang tergelincir Bait diatas memiliki makna berhati-hatilah jika hendak mengumpat dan memuji orang lain, berpikir dahulu sebelum bertindak jika tidak ingin merugi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa gurindam masih mempunyai relevansi dengan kehidupan sehari-hari. Gurindam memang diciptakan untuk menggambarkan sesuatu yang telah, sedang, akanboleh, tidak boleh atau seharusnya terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, nasihatnasihat di dalam gurindam sangat berguna dalam kehidupan masyarakat hingga sekarang, seperti makna gurindam berhati-hatilah jika hendak mengumpat dan memuji orang lain, berpikir dahulu sebelum bertindak jika tidak ingin merugi. SOAL 1. Bacalah gurindam berikut dengan saksama 2.

Marilah kita tekun menabun 3. Agar hidup terus tersambung 4. 5. Maksud isi gurindam tersebut adalah… 6. a. Rajinlah menabung, bila memiliki uang lebih pinjamkanlah kepada orang lain yang lebih membutuhkan. 7.

b. Rajinlah menabung agar uang tidak terus-menerus digunakan untuk berikut adalah contoh gurindam yang tepat. 8. c. Bila kita rajin menabung, uang tabungan tersebut dapat digunakan untuk membantu orang lain.

9. d. Bila kita rajin menabung, kita dapat terus menyambung tali silaturahmi dengan keluarga lainnya. 10. e. Bila kita rajin menabung, kebutuhan hidup di masa yang akan datang dapat terpenuhi. 11. 12. Perhatikan gurindam di bawah ini ! 13. 14. Bila terkena penyakit kikir 15. . 16. 17. Isi yang tepat untuk mengisi bagian gurindam yang rumpang di atas adalah. 18. A. Tuan muda hidup kembali 19. B. Mulia namanya sepanjang masa 20. C. Tentu berikut adalah contoh gurindam yang tepat kelak tersesat 21.

D. Supaya terelak silang sengketa 22. E. Sanak saudara lari menyingkir 23. 24. Perhatikan ciri – ciri dibawah ini! 25. i. Sajak akhir berirama a – a 26. ii. Satu bait terdiri dari 2 baris 27. iii. Berasal dari Tamil (India) 28. iv.

Satu bait terdiri dari 4 baris 29. v. Berasal dari Arab 30. 31. Dari ciri – ciri diatas, manakah yang tidak termasuk ciri – ciri gurindam adalah. 32. A. i, ii, dan v 33. B. i, iii, dan v 34. C. ii dan iv 35. D. iv dan v 36. E. iv 37. 38. Perhatikan kutipan gurindam berikut dengan saksama! 40. Barang siapa khianat akan 41. Dirinya apalagi kepada lainnya 42. Kepada dirinya ia aniaya 43.

Orang itu jangan engkau percaya 55. Kesatuan larik dalam sajak yang melukiskan ide/gagasan utuh disebut. 56. a. Rima 57. b. Bait 58. c. Irama 59. d. Diksi 60. e. Ide pokok 44.

61. 45. Pesan moral yang terkandung dalam kutipan gurindam tersebut adalah …. 46. A. Orang yang suka khianat akan mendapat celaka, baik dunia dan akhirat. Oleh karena itu, jauhilah perbuatan yang tidak terpuji itu. 47. B. Orang yang suka berkhianat tidak akan mampu meningkatkan derajatnya. Bahkan, dia sama saja menyiksa dan menganiaya dirinya sendiri. 48. C. Barang siapa yang mengkhianati dirinya sendiri pasti akan berkhianat kepada orang lain.

Oleh karena itu, orang semacam ini tidak perlu dipercaya. 49. D. Barang siapa yang suka berkhianat, dia akan mendapat siksa yang pedih, di dunia tidak dipercayai orang, di akhirat kelak akan mendapat siksa. 50. E. Pengkhianatan kepada diri sendiri dan orang lain akan membuahkan malapetaka.

Oleh karena itu, jangan jadi pengkhianat. 62. Pengulangan bunyi berselang, baik di dalam larik maupun pada akhir sajak yang berdekatan disebut… 63. a. Rima 64. b. Bait 65. c. Irama 66. d. Diksi 67. e. Ide pokok 68. 69. Pantun yang jumlah baris dalam setiap baitnya lebih dari 2 baris disebut… 70.

a. Syair 71. b. Mantra 72. c. Gurindam 39. 51. 52. 53. 54. 73. 74. d. Talibun e. Puisi 75. 76. Cermati contoh gurindam berikut! 77. Apabila banyak mencatat orang 78. Itulah tanda dirinya kurang 79. 80. Isi gurindam di atas adalah …. 81. A. Orang yang biasanya mencacat orang lain biasanya bodoh 82. B. Perkataan seseorang yang sangat menyakitkan orang lain 83.

C. Orang yang suka mencacat biasanya dalam diri orang tersebut banyak kekurangannya 84. D. Orang yang berbudi baik adalah orang yang tidak suka mencacat orang lain 85. E. Seseorang yang mencacat orang lain adalah pecundang a. Mempunyai sampiran dan isi b.

Terdiri dari baris – baris dalam satu bait c. Memiliki hubungan sebab akibat d. Tidak selesai dalam satu bait e. Tidak diketahui pembuatnya 89. Bacalah kutipan gurindam berikut! 90. Kurang fikir kurang siasat 91.

Tentu dirimu kelak tersesat 86. 87. Cermati gurindam berikut! Jika kena penyakit kikir Sanak saudara lari menyingkir Maksud isi gurindam tersebut adalah……. a. Keluarga orang yang berpenyakit kikir akan dikucilkan oleh tetangganya. b. Orang yang berpenyakit kikir harus meninggalkan keluarganya. c. Orang yang bersifat kikir akan dijauhi oleh sanak saudara dan kerabatnya. d. Bila bertemu dengan orang yang berpenyakit kikir segeralah lari menghindar.

e. Jangan berteman dengan orang yang berketurunan kikir. 88. Hati – hati memilih temansalah salah menjadi lawan Berdasarkan bentuknyapuisi tersebut termasuk gurindamsebab . 92. 93. 94. Maksud isi kutipan gurindam tersebut adalah … 95. A. Sifat cermat dalam berbuat membawa kesuksesan.

96. B. Berpikir dalam bertindak, belum tentu selamat. 97. C. Tiada guna menyesal bila sudah tersesat. 98. D. Sifat terlalu hatihati akan baik hasilnya. 99. E. Sifat kurang cermat berpikir akan membawa kerugian. 100. 101. Cermatilah gurindam berikut!

102. 103. kawan 104. setiawan Cahari olehmu Pilih segala orang 105. 106. Maksud isi gurindam tersebut adalah ….

107. A. Carilah kawan di antara para setiawan. 108. B. Carilah kawan dengan memilih para setiawan. 109. C. Berkawanlah dengan kesetiaan yang sejati 110. D. Berkawanlah dengan orang yang setia. 111. E. Kawan adalah semua orang yang setia. 112. 113. Perhatikan gurindam tersebut Hati itu kerajaan di dalam tubuh Jikalau zalim segala anggotapun rubuh Isi gurindam di atas adalah.

a.Baik buruknya hati menentukan baik buruknya perbuatan b. Baik buruknya perbuatan menentukan baik buruknya hati cKezaliman adalah pangkal segala kejahatan d. Hati yang kotor menyebabkan rubuhnya anggota tubuh e.

Kezaliman adalah segala bentuk kejahatan 114. 115. Bacalah berikut! kutipan gurindam 116. 117. Apabila terpelihara mata 118. Sedikitlah citacita 119. 120. Apabila terpelihara kuping 121.

Kabar yang jahat tiadalah damping 124. A. Mata dan kuping haruslah dijaga. 125. B. Mata sedikit melihat, kuping banyak mendengar. 126. C. Mata dan kuping kita digunakan bersamasama. 127. D. Mata dan kuping harus digunakan sebaikbaiknya. 128. E. Mata melihat, kuping mendengarkan. 129. 130. Berikut ini yang merupakan gurindam adalah . a. Selasih di rimba Jambi Rotan ditarik orang pauh Putus akarnya di jerami Kasih pun baru dimulai Tuan bawa berjalan jauh Itu menghina hati kami. 131.

b. Tapi malam kemarau belah teriakan siamang bertalu-talu*) Menopan ke jantung penghuni mengentali deru Musim hujan datang! Musim hujan datang! 132. c. Bersandar pada tari warna pelangi Kau depanku bertudung sutra senja Di hitam matamu kembang mawar dan melati Harum rambutmu mengalun bergelut senda 133. 122. 123. Maksud kutipan gurindam tersebut adalah… d.

Dahulu parang sekarang besi 134. Dahulu sayang sekarang benci 152. e. Barang siapa mengenal diri 153. 135. 136. Maka telah mengenal Tuhan yang bahri Maksud dari gurindam di atas adalah ….

a. Orang yang gegabah dalam bertindak dan bertutur kata akan celaka. 137. 138. Bacalah gurindam berikut ini dengan cermat! b. Agar kita tidak dimusuhi teman, hendaknya selalu memiliki strategi. 154. c. Orang yang ceroboh akan dijauhi teman dan sahabat.

155. 139. Dengan ibu hendaklah hormat 140. Supaya badan dapat selamat 141. Makna gurindam di atas adalah . 142. A. kita harus berbuat baik terhadap ibu 143. B. ibu harus selalu dihormati oleh anak-anaknya 144. C. jangan suka menyakiti hati ibu agar selamat akherat 145. D. agar selamat di dunia maka harus berbuat baik pada ibu 146. E. berbuat baiklah pada ibu agar selamat dunia dan akherat. Bacalah gurindam berikut dengan saksama! 147. 148. Kurang fikir, kurang siasat, 149. Tentu dirimu kelak tersesat.

150. Fikir dahulu sebelum berkata, Supaya terelak silang sengketa.

berikut adalah contoh gurindam yang tepat

151. d. Kata-kata yang jelek sering menimbulkan pertengkaran. 156. e. Jika kita ingin selamat, hendaknya selalu berbuat baik. 157. 158. Cermati gurindam di bawah ini dengan saksama!

berikut adalah contoh gurindam yang tepat

159. Hendaklah peliharakan kaki. 160. Daripada berjalan yang membawa rugi 161. Maksud gurindam di atas adalah . 162. A. Janganlah terlalu menjaga perkataan dan perbuatan yang kurang terpuji. 163. B. Sebagai manusia hendaknya menjaga perkataan yang baik-baik saja. 164. C. Lebih baik tak usah berjalan-jalan jika hanya membawa koreksian belaka. 165. D. Lebih baik menjaga perkataan dan perbuatan daripada menyesal kemudian. 166. E. Lebih baik sedikit perkataan tapi tetap memperhatikan warganya.

167. Cermatilah gurindam berikut! 168. Dengan bapak jangan durhaka 169. Supaya Allah tidak murka 170. Dengan ibu hendaklah hormat 171. Supaya badan dapat selamat 172. Maksud kutipan gurindam tersebut adalah. 173. a. Seseorang akan bahagiaa hidupnya bila patuh dan berbakti kepada orang tua.

174. b. Allah akan memurkai seseorang yang durhaka kepada bapaknya. 175. c. Kesuksesan seseorang sering dikaitkan dengan kepatuhan kepada ibunya. 176. d. Berikut adalah contoh gurindam yang tepat yang sukses hidupnya akan selalu memuliakan kedua orang tuanya. 177. e. Seseorang akan selamat dan disayang Tuhan bila menghargai ibunya 178. 179. Orang malas jatuh sengsara 180.

Dikemudian hari banyak perkara 181. 182. Maksud gurindam di atas adalah. 183. a. Orang yang malas bekerja akan menyengsarakan orang lain 184. b. Orang yang malas berkerja akan memalukan keluarganya 185. c. Orang yang malas berkerja lebih senang di rumah saja 186. d. Orang yang malas berkerja akan menjadi beban negara dan bangsa 187. e. Orang yang malas berkerja akan sengsara dikemudian hari 188. 189. Mereka selalu saja bermusuhan tidak pernah rukun. Sekarang mereka harus menanggung segala akibat dari perbuatannya.

Gurindam yang sesuai dengan ilustrasi di atas adalah…. a. Kurang pikir kurang siasat, tentu kelak dirimu tersesat. b. Siapa menggemari silangsengketa, kelaknya pasti berdukacita.

c. Membuat perkara amatlah mudah, jika terjadi timbullah gundah. d. Fikir dahulu sebelum berkata, supaya terelak silang-sengketa. e. Kalau diri kena perkara, turut susah sanak saudara. 190. 191. Apabila kita tidak berhati-hati dan tidak waspada dalam melakukan suatu pekerjaan maka akan celaka. Gurindam yang sesuai dengan isi nasihat di atas adalah… a.

Kurang fikir kurang siasat, tentu dirimu kelak tersesat. b. Jika diturut kehendak hati, kelak boleh menjadi mati. c. Apabila terpelihara lidah, niscaya dapat daripadanya paedah. d. Jika hendak mengenal orang berilmu, belajar dan bertanya tiada jemu. e. Mengumpat dan memuji hendaklah pikir, di situlah banyak orang yang tergelincir. 211. C. Struktur kalimat dan kesengsaraan tokoh. 212. D.

Penggunaan kata maka dan istana sentris berikut adalah contoh gurindam yang tepat. E. Kesaksian tokoh dan kemustahilan. 192. 193. Jenis puisi yang larik/barisnya saling berkaitan disebut…. 194. a. pantun 195. b. syair 196. c. gurindam 197. d. puisi bebas 198. e. karmina 199. 200. Jenis persajakkan gurindam adalah… a. a b a b b. a a a a c. a b d. a a e. b a pada 202. Gendang gendut tali kecapi kenyang perut senang hati 203.

204. Pantun di atas adalah… a. Talibun b. Gurindam c. Karmina d. Syair e. Pantun 205. berasal 216. 217. Dengan ibu hendaklah hormat 218. Supaya badan dapat selamat 219. 201. 206. Gurindam bahasa… a. Jepang b. India c. Indonesia d.

Malaysia e. Arab 214. 215. Cermatilah gurindam berikut! dari 207. 208. Karakteristik yang menggambarkan bahwa naskah tersebut karya sastra Melayu Klasik adalah….

209. A. Struktur kalimat dan kesaktian tokoh. 210. B. Istana sentris dan perilaku tokoh. 220. Maksud isi gurindam tersebut adalah …. 221. A. Hormatilah ibumu agar kamu tidak mendapat celaka di jalan.

222. B. Hormatilah kaum ibu agar mereka mendoakan keselamatan bagi kita. 223. C. Patuhilah semua nasihat ibu agar diri kita terhindar dari bencana. 224. D. Berilah hormat pada setiap ibu agar ia memberimu selamat. 225. E. Patuh dan berbaktilah pada ibu agar selamat dunia dan akhirat. 226. 227.1. Jika kena penyakit kikir 2. Sanak saudara lari menyingkir 3. 228. Maksud isi gurindam tersebut adalah … 229. A. Keluarga orang yang berpenyakit kikir akan dikucilkan oleh tetangganya.

230. B. Orang yang berpenyakit kikir harus meninggalkan keluarganya. 231. C. Orang yang bersifat kikir akan dijauhi oleh sanak saudara dan kerabatnya. 232. D. Bila bertemu orang yang berpenyakit kikir segeralah lari menghindarinya.

233. E. Jangan berteman dengan orang yang keluarganya ada yang berpenyakit kikir. 251. e.mantra 234. 254. 235. Barang siapa meninggalkan sembahyang, seperti rumah tiada bertiang.

236. Maksud gurindam di atas adalah…. 237. A. Salat ibarat rumah dan tiang, keduanya saling membutuhkan. 238. B. Orang yang tak salat maka runtuhlah agama pada dirinya. 239. C. Meninggalkan salat membuat jiwa manusia rusak. 240. D. Salat itu sama dengan tiang yang ada pada bangunan atau rumah. 241. E. Salat itu penting seperti pentingnya tiang pada rumah. 242. 243. Berikut dibawah ini nasihat yang bisa terkandung dalam gurindam, kecuali… a.

Ibadah b. Pekerjaan c. Sopan satun d. penyiksaan e. kesehatan 244. 245. Bentuk puisi lama yang direaspi oleh kepercayaan 246. akan dunia gaib disebut. 247. a.gurindam 248. b.seloka 249. c.talibun 250. d.karmina 252. 253. Berikut ini termasuk jenis adalah… a.

Gurindam b. Syair c. Talibun d. Karmina e. Puisi yang puisi tidak lama 255. Jumlah baris pada gurindam adalah… a. 1 baris b. 2 baris c. 3 baris d. 4 baris e. 5 baris 256. 257. Tiap baris pada gurindam memiliki jumlah kata sekitar… a. 10-14 kata b. 2-8 kata c.

8-12 kata d. 5-10 kata e. 15-20 kata 258. 259. Tiap baris pada gurindam memiliki hubungan… a. Sampiran isi b. Sebab akibat c. Isi d. Akibat e. Tidak berhubungan 260. 261. Berikut adalah contoh gurindam yang tepat berkait adalah… a. Gurindam yang bait pertama dan bait selanjutnya saling berkaitan b. Gurindam yang baitnya banyak c. Gurindam yang isinya berkaitan d. Gurindam yang sampirannya berkaitan e.

Gurindam yang terangkai 262. 263. Temukan apa yang dimaksud sahabat Temukan apa yang dimaksud maksiat Janganlah menjadi orang yang memelas Nanti kamu menjadi orang yang malas 264. Gurindam di atas termasuk gurindam… a. Gurindam berkait b. Gurindam berangkai c.

Gurindam nasihat d. Gurindam perintah e. Gurindam social 265. 266. tentu dirimu kelak tersesat. 267. 268. Sebab gurindam yang pas adalah… a. Kurang pikir kurang siasat, b. Cahari olehmu akan sahabat, c. Apabila banyak berkata-kata, d. Apabila banyak gelak tertawa, e. Pulang malam tidak baik, 269. 270. Aspek yang sangat berpengaruh dalam pembacaan gurindam adalah… a.

Busana b.

berikut adalah contoh gurindam yang tepat

Intonasi c. Musik iringan d. Penciptanya e. Maknanya 271. 272. Kalau pandai berkain panjang Serupa dengan kain sarung Lebih dari kain pelikat. Kalau pandai berinduk semang Serupa dengan ibu kandung Siang dan malam dijadikan tongkat. 273. 274. Berdasarkan bentuknya, puisi lama di atas disebut …. a. Syair b. Pantun c. Talibun d. Gurindam e.

Karmina 275. 276. Bakhil jangan diberi singgah, itulah perampok yang amat gagah. Berdasarkan bentuknya, puisi lama di atas disebut . Berdasarkan bentuknya, puisi lama di atas disebut …. a. Syair b. Pantun c. Talibun d. Gurindam e. Karmina 277. Berikut ini 3 aspek yang diperhatikan dalam membaca gurindam adalah… a. aspek lafal, intonasi, ekspresi b. aspek lafal, intonasi, music c. aspek intonasi, busana, music d. aspek music, berikut adalah contoh gurindam yang tepat, intonasi e.

aspek music, busana, penguasaan panggung 278. 279. Cahari olehmu akan sahabat, 280. yang boleh dijadikan obat. 281. Makna gurindam di atas adalah… a. Banyak-banyaklah minum obat b.

Carilah sahabat yang tidak membuat kita terluka dan selalu bahagia c. Carilah sahabat yang mau membelikan kita obat d. Carilah sahabat yang kaya e.

Obat bisa dijadikan sahabat 282. 283. di situlah jalan masuknya dusta. 284. 285. Sebab gurindam di atas adalah… a. Kurang pikir kurang siasat, b. Cahari olehmu akan sahabat, c. Apabila banyak berkata-kata, d. Apabila banyak gelak tertawa, e. Pulang malam tidak baik, 286. 287. Kurang pikir kurang siasat, 296.

297. Diksi adalah… a. Sajak b. Pemilihan kata c.

berikut adalah contoh gurindam yang tepat

Intonasi d. Pencitraan e. Penampilan 298. Dibawah ini yang tidak termasuk cirri-ciri gurindam adalah… a. Terdiri dari 4 baris b. Terdiri dari 8-12 suku kata c. Terdiri dari sampiran dan isi d. Sajaknya a a e. Sajaknya ab ab 288. 299. 289. Akibat gurindam di atas adalah… a. tentu dirimu kelak tersesat. b. Kurang pikir kurang siasat, c. Cahari olehmu akan sahabat, d. Apabila banyak berkata-kata, e. Apabila banyak gelak tertawa, 300.

Dibawah ini gurindam yang bermakna berbuat baiklah pada ibu adalah… a. Janganlah menjadi orang yang memelas Nanti kamu menjadi orang yang malas b. Barang siapa tinggalkan sholat Akan menuntun ke perbuatan maksiat c. Jika pikiran selalu tergerus Pikiran tak karuan tubuh menjadi kurus d.

berikut adalah contoh gurindam yang tepat

Dengan ibu hendaklah hormat 301. Supaya badan dapat selamat\ e. Dengan ibu hendaklah hormat 302. Supaya badan dapat selamat 290. 291. i. Sajak akhir berirama a – a 292. ii. Satu bait terdiri dari 2 baris 293.

iii. Berasal dari Tamil (India) 294. 295. Dari data di atas, termasuk ciri-ciri… a. gurindam b. pantun c. sajak d. syair e. karmina 303. 304. 305.
3. Berikut ini merupakan contoh gurindam yang tepat adalah. * A. Buah duku buah durian Hanya kamu yang kusayang. B. Buah duku buah durian Durian matang enak sekali. C. Jika ingin jadi anak pintar Setiap saat harus belajar. D. Jika ingin menjadi mulia Ingatlah selalu menjadi baik.

ayo 2 soal aja plis ​ pelajaran b indonesia maaf salah SOAL 1 Pancasila sebagai dasar negara berikut adalah contoh gurindam yang tepat tercantum dalam pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan jiwa seluruh rakyat Indonesia. … Jelaskan mengapa Pancasila disebut sebagai jiwa seluruh rakyat Indonesie: SOAL 2 Jelaskan sikap sikap yang harus dimiliki oleh masyarakat Indonesia agar dapat mempertahankan persatuan dalam keberagaman★ Bahasa Indonesia Semester 2 Genap SMP Kelas 7 Berikut adalah contoh gurindam yang tepat … a.

buah salak buah kedongdong rasanya asam sebelum matang b. buah manggis buah nangka c. Barang siapa mencari ilmu Maka carilah ke para guru d. buah nangka manis rasanya anak baik tak boleh menangis baik budinya Pilih jawaban kamu: A B C D E Soal Selanjutnya > Soal / jawaban salah?

klik disini untuk mengoreksi melalui kolom komentar Preview soal lainnya: Majas - Bahasa Indonesia SMP Kelas 9 Cepat sekali kamu pulang ke rumah. Kau tiba di rumah saat semua orang sudah tidur.

A. Ironi B. Sinestesia C. Pars Prototo D. Simile Materi Latihan Soal Lainnya: • Tekanan - IPA SMP Kelas 8 • PTS Bahasa Indonesia SMP Kelas 8 • Pembagian Sederhana - Matematika SD Kelas 2 • PAS TIK SD Kelas 5 • PAS Seni Budaya dan Prakarya Semester 1 Ganjil SD Kelas 6 • Drama - Bahasa Indonesia SMP Kelas 8 • Seni Budaya - SMP Kelas 8 • Tema 8 Subtema 2 SD Kelas 6 • Hakikat Bangsa dan Negara • Himpunan - Matematika SMP Kelas 7 Cara Menggunakan : Baca dan cermati soal baik-baik, lalu pilih salah satu jawaban yang kamu anggap benar dengan mengklik / tap pilihan yang tersedia.

Tips : Jika halaman ini selalu menampilkan soal yang sama secara beruntun, maka pastikan kamu mengoreksi soal terlebih dahulu dengan menekan tombol "Koreksi" diatas. Tentang LatihanSoalOnline.com Latihan Soal Online adalah website yang berisi tentang latihan soal mulai dari soal SD / MI Sederajat, SMP / MTs sederajat, SMA / MA Sederajat hingga umum.

Website ini hadir dalam rangka ikut berpartisipasi dalam misi mencerdaskan manusia Indonesia. Halaman Depan • Hubungi Kami • Kirim Soal • Privacy Policy • •

Gurindam nasihat




2022 www.videocon.com