Berpura pura bahagia

berpura pura bahagia

Konon, dinegeri China pada jaman yang sudah sangat lalu, ada seorang bangsawan sangat kaya dan berpengaruh. Dia memiliki seorang Ibu yang sangat galak dan jahat, dan berkuasa. Bangsawan ini akhirnya memilih seorang wanita cantik sebagai istrinya.

Istri bangsawan ini terus ditekan dan diteror oleh sang ibu mertua. Pagi sampai malam berpura pura bahagia mengerjakan pekerjaan yang tidak ada habisnya. Kesalahan kecil dimaki maki, tidak ada hari hari nikmat lenggang sama sekali.

Tak tertahankan wanita ini pergi ke seorang tabib dengan sembunyi2. Diceritakannya semua kesengsaraannya, dan niatnya membunuh ibu mertuanya yang sangat jahat. “Anak muda, kalau sudah bulat tedadmu. Masukkan obat ini sesendok kecil kedalam sup ibu mertuamu setiap pagi. Dalam dua bulan dia akan mati, tanpa terlihat tanda keracunan.” Dibayarnya dengan sangat mahal racun itu. Sejak itu setiap pagi dibuatkannya sup ayam kegemaran ibu mertua, dilayaninya dengan baik2, diberinya sesendok obat itu.

Wanita ini takut ketahuan, kalau sampai nanti meninggal, dia dituduh. Maka dia memperlakukan sebaik mungkin ibu mertua ini dan tidak pernah menunjukkan sikap bermusuhan sedikitpun.

Betapapun jahat dan bengisnya sang ibu mertua, tetap dia bersikap manis dan baik.

berpura pura bahagia

Pikirnya “Toh penderitaan ini hanya untuk dua bulan. Tidak boleh ada orang tahu aku tidak suka dengan ibu mertuaku. Ibu mertua yang tidak sadar keracunan, pelan2 mulai menyukai menantu ini. Dia kagum akan kesabarannya. Menantu yang selalu terlihat tersenyum apapun yang dia perintahkan kepadanya. Sementara itu, sang bangsawan ternyata juga bukan orang yang sangat baik, sering memarahi dan menekan istrinya ini.

Sering pula dia tidak mau pulang dan mabok. Ternyata, ibu mertua mulai membela menantunya, ditegurnya sang anak, dan dibelanya menantu ini. Dan waktu telah berjalan terus. Suatu saat ketika mabok, sang suami menampar dan menendangnya karena kesalahan kecil yang terjadi. Ibu mertuanya langsung kontan naik pitam dan membela menantunya dengan sangat keras menegur bahkan menghukum bangsawan ini.

Wanita ini mulai bingung, mertuanya jadi baik, suaminya ternyata galak. Bila mertuanya mati, siapa yang akan membelanya. Padahal sudah kurang seminggu lagi Ibu mertuanya akan meninggal. Kembalikah dia ke tabib itu, dan menceritakan segalanya. Dia ingin membeli obat pemunah racun yang diberikan setiap pagi pada mertuanya.

Diserahkannya uang yang sangat banyak kepada tabib itu dan memohon obat pemunahnya. Setelah uang disimpan sang tabib, tabib berkata: “Anak muda, sebenarnya yang aku berikan kepadamu hanyalah tepung kanji biasa.

Aku tahu kau akan menyesalinya, jadi sebenarnya tidak perlu racun apapun. Ibu mertuamu tidak keracunan.” Hikmah: Cara Bahagia Dalam kehidupan ini, kadang kita harus memalsukan diri dan berpura pura, untuk hal-hal yang baik. Didalam kepositipan yang baik, kadang-kadang kepura-puraan kita berpura pura bahagia menjadi sebuah kebiasaan dan kenyataan yang benar dan menguntungkan.

Bahkan sebuah riset tentang kebahagiaan memberikan bukti bahwa kalau kita berpura pura bahagia terus menerus, tanpa sadar kita akan menjadi benar-benar bahagia. Cara bahagia ada berbagai macam. Perlu untuk sesekali memaksakan diri membuat segala sesuatunya terlihat menyenangkan hingga bahagia bisa muncul pelan-pelan. Meski dengan batasan-batasan tertentu, sebagai manusia kita juga perlu mengakui ketidakmampuan dengan memasrahkan segala hal kepada yang di atas.

Salam Berpura pura bahagia Ada banyak alasan yang membuat seseorang tetap tersenyum meski tengah berada di situasi yang menyedihkan. Mungkin saja tidak ingin membuat orang lain ikut bersedih atau selalu ingin menunjukkan hal bahagia saja di hadapan semua orang. Hal ini memang tidak bisa dipungkiri karena pada dasarnya berbagi kebahagiaan memang lebih mudah dibanding berbagi kesedihan.

Namun, memilih tetap tersenyum di balik perasaan sedih merupakan tindakan pura-pura bahagia. Alih-alih memberikan berpura pura bahagia positif, pura-pura bahagia ini malah mendatangkan bahaya. Apa saja bahaya sering pura-pura bahagia?

Simak selengkapnya di bawah ini. Memperburuk Suasana Hati Memperburuk Suasana Hati/pexel.com Pura-pura bahagia di balik rasa sedih yang membelenggu akan memperburuk suasana hatimu. Menampilkan sesuatu yang bukan sebenarnya sama artinya kamu tengah berbohong pada diri sendiri. Alhasil hal ini malah akan berimbas pada semakin memburuknya suasana hati.

Sejalan dengan itu, sebuah penelitian yang terbit dari Academy Management Jurnal berpura pura bahagia bahwa berpura-pura bahagia di tengah rasa kesedihan merupakan tindakan yang menekan pikiran negatif. Adanya tekanan ini membuat pikiran negatif semakin kuat. Adapun pikiran negatif di sini dianalogikan sebagai rasa kesedihan yang tengah dirasakan.

Untuk itu, jujur dalam mengekspresikan perasaan yang tengah dirasakan akan berpura pura bahagia baik untuk dilakukan. Merasa Tertekan Merasa tertekan/pexel.com Selalu menghadirkan senyuman di tengah suasana hati yang sedang sedih ataupun kecewa akan membuat kamu merasa tertekan.

Bagaimana tidak, rasa sedih yang sedang terpendam tersebut tidak bisa kamu bagi ke siapapun sehingga orang menganggap kamu sedang baik-baik saja. Bukannya mendapat support, kamu lebih berkemungkinan untuk diajak happy yang tentunya semakin menekan perasaanmu. Menimbulkan stress/pexel.com Selalu ingin terlihat bahagia merupakan sebuah obsesi yang terkadang sering dilakukan sebagian orang. Hal ini bisa muncul karena selalu berharap ekspektasi akan selalu menjadi kenyataan.

Namun sayangnya proses kehidupan tidak demikian. Ada kalanya seseorang harus merasakan pahitnya kegagalan yang selama ini diekspektasikan sebagai sebuah keberhasilan. Dalam keadaan ini, tentu saja rasa terpukul akan berpura pura bahagia. Memilih pura-pura bahagia di atas rasa terpukul ini justru akan menimbulkan stress. Hal ini sesuai dengan pendapat seorang psikolog asal Denmark yang menyatakan bahwa obsesi terhadap kebahagiaan bisa menimbulkan stres karena kenyataan tidak sesuai dengan ekspektasi yang sudah dibangun.

Untuk itu, sebaiknya emosi yang dihadirkan juga perlu keseimbangan. Apabila sedang bersedih, maka cobalah untuk menerima dan mengekspresikannya. Jangan dipaksakan untuk tetap tersenyum demi penilaian orang lain bahwa kamu sedang baik-baik saja. Membuat Rasa Tidak Puas Akan Hidup Merasa tidak puas/pexel.com Rasa tidak puas dalam hidup akan muncul ketika kamu terus terusan memaksakan diri untuk terlihat bahagia. Hal ini dikarenakan kamu semakin lupa tentang arti bersyukur.

Kamu tidak menginginkan suatu kesedihan sehingga memilih untuk berbohong pada diri sendiri. Sejatinya, baik itu rasa sedih dan bahagia merupakan bagian dari garis-garis kehidupan yang terkadang memang tidak bisa dikontrol. Untuk itu, bersyukur dengan segala kondisi yang sedang dihadapi sudah seharusnya dilakukan. Meski demikian, caranya tidaklah dengan membohongi diri sendiri. Cobalah menerima kesedihan dan tidak menipu diri sendiri dengan senyum kepalsuan. Lupa akan jati diri/pexel.com Satu hal lagi yang cukup berdampak dari tindakan berpura-pura bahagia adalah lupa akan jati diri.

Hal ini dapat timbul karena kamu akan lupa letak kebahagiaan yang sesungguhnya. Kamu akan semakin sulit membedakan, mana kebahagiaan yang asli dan mana yang palsu. Ini semua dikarenakan terlalu sering menipu diri sendiri dengan menampilkan hal-hal yang tidak sebenarnya.

Apabila kamu sudah melupakan jati diri, maka ini akan berimbas buruk pada proses kehidupan yang kamu jalani. Oleh sebab itu, terimalah semua perasaan yang muncul dalam hidupmu. Jangan takut untuk mengekspresikannya. Sejatinya, kesedihan adalah hal yang normal dalam hidup ini.

Semangat.
Percayalah bahwa tidak semua manusia dapat mengutarakan perasaan hatinya dengan mudah. Terkadang ada beberapa dari kita yang justru memilih untuk menutupi rapat-rapat setiap hal apapun yang sedang kita rasakan. Hal ini tentu saja sangatlah wajar,guys. Mengingat tidak semua orang menginginkan beberapa teman terdekatnya atau bahkan keluarganya mengetahui tentang masalahnya.

Atau dengan alasan lain, agar tidak dikasihani terkadang beberapa orang memilih berpura pura bahagia terlihat bahagia walaupun sebenarnbya mereka sedang berpura-pura bahagia.

Namun percayalah, sepandai-pandainya kamu menutupinya akan ada gerak dan tingkah lakumu yang seolah mengisyaratkan bahwa kamu sedang tidak baik-baik saja. Kamu sedang berpura-pura terlihat bahagia di lingkungan sekitarmu. Social Media by Hans Vivek via https://unsplash.com Hal yang paling umum terjadi dan seakan kini telah menjadi sebuah kebiasaan masyarakat +62 pada umumnya adalah mengungkapakan perasaan melalui media sosial.

Entah dengan kamu akan menulis atau memposting seseuatu yang menurut dirimu sendiri itu akan sangat aneh dan lebay jika dibaca lagi, namun kamu tetap melakukannya. Apa yang kamu cari dalam sebuah postingan lebay dan kekanak-kanakanmu? Hanya kamu sendiri yang tahu. 2. Kamu menjadi pribadi yang sering berkelit ketika orang lain mengetahui bahwa kamu sedang berpura-pura Fake by Christian Gertenbach via https://unsplash.com Dalam berbagai kesempatan, disadari atau tidak kamu adalah tipikal orang yang justru asyik tertawa dan tersenyum sendiri tanpa alasan yang jelas.

Sebetulnya dalam situasi tertentu guys, seseorang akan cenderung melepaskan tawa dalam keadaan terpaksa hanya untuk menutupi kerapuhan hati yang sebenarnya. 4. Seringkali merasa lega ketika hidup orang lain lebih susah darimu Social by Luke Porter via https://unsplash.com Ketika kamu sedang dihinggapi perasaan sedih karena adanya masalah yang membebani hidupmu, terkadang berita buruk ataupun masalah hidup yang menimpa orang lain lebih parah dari persoalan hidupmu justru akan membuatmu sedikit lega.

Hal ini menjadi pertanda bahwa selama ini kamu salah menutupi masalah sendiri karena merasa masalahmulah yang selalu lebih besar dan malu untuk diceritakan. 5. Matamu akan selalu berkata meskipun kamu pandai menutupinya Eyes by Soroush Karimi via https://unsplash.com Guys, percayalah.

Sepandai-pandainya kamu menutupi beban hidupmu ataupun masalahmu, mata tidak akan pernah berbohong sekalipun lidahmu pandai berkelit. Lewat matalah seseorang dapat mengetahui apakah lawan bicaranya sedang berkata jujur ataupun tidak. Meski kamu menutupinya dengan lebih banyak berbicara ataupun bercanda, namun matamu selalu memiliki sinar yang berbeda.

Sinar matamu akan selalu redup meskipun kamu tengah tertawa. Sinar matamu selalu mengisyaratkan bahwa kamu memiliki masalah yang sedang kamu pendam. Guys, memang menutupi masalah dan berpura-pura untuk terlihat ataupun menjadi bahagia mungkin adalah pilihan yang logis bagi mereka yang berkepribadian introvert ataupun tidak ingin permasalahan dalam hidupnya diketahui oleh banyak orang.

berpura pura bahagia

Terlebih bila hal tersebut menyangkut dengan urusan aib. Namun ada kalanya kamu harus menjadi dirimu sendiri saat kamu tengah ditimpa oleh masalah. Memang tidak ada salahnya kamu berpura-pura terlihat bahagia ataupun berpura-pura menjadi bahagia selama kamu tidak meneladaninya sepanjang hidupmu, tapi setidaknya jangan sampai kamu kehilangan jati dirimu berpura pura bahagia ketika kamu terlalu sering berpura-pura bahagia. Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya Brilio.net - Setiap manusia pasti pernah merasakan kesedihan.

Namun, tak semua orang mau menunjukkan kesedihan tersebut. Sebagian orang bahkan memendam perasaan sedihnya sampai bertahun-tahun dan berusaha menutupi kesedihan yang ia rasakan. Kesedihan ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Mulai dari dibuat kecewa, patah hati, merasa tidak dihargai oleh orang yang dicintai, dan masih banyak faktor yang lainnya. Karena tak ingin orang lain tahu bahwa kamu sedang sedih, kamu pun mencari cara supaya bisa tertawa.

Tak jarang kamu harus pura-pura bahagia dengan keadaan yang sedang kamu hadapi saat ini. Pura-pura bahagia lama-kelamaan tentu akan menyiksa diri. Tapi keadaanlah yang memaksamu untuk terlihat bahagia dalam segala momen. Jika situasi ini tengah kamu alami, kata-kata pura-pura bahagia berpura pura bahagia mewakili perasaanmu. Berikut 99 kata-kata pura-pura bahagia dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Jumat (3/9). 1. "Senyum selalu lebih mudah daripada menjelaskan mengapa kamu bersedih." ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI 3.

"Saat terluka ada obatnya. Saat sepi ada yang menemani. Saat kau meninggalkanku datang seorang pengganti. Dunia ini memang penuh dengan kebahagiaan." 4.

"Pura-pura bahagia itu sangat sulit." 5. "Sejujurnya aku lelah berpura pura menjadi kuat." 6. "Kusimpan kesedihan di antara kebahagiaan." 7. "Ada yang pura-pura tegar. Ada yang pura-pura baik. Ada yang pura-pura senyum, tapi hatinya sedih." 8. "Aku hanya berpura-pura mengacuhkanmu, mengabaikanmu, namun dalam hati kecilku, aku sungguh-sungguh merindukanmu." 9. "Sesuatu yang sulit ketika kamu harus berpura-pura tersenyum, hanya karena tak ingin dia tahu, dia adalah alasan kamu bersedih." 10.

"Kalau merasa sedih, sedihlah, jangan berpura-pura tidak sedih. Kalau memang bahagia, bahagialah. Hidup terlalu singkat untuk dilewati dengan berpura-pura kuat." 11. "Tak perlu berpura-pura untuk membuatku bahagia, aku ingin kamu apa adanya." 12. berpura pura bahagia hal terbaik yang harus dilakukan adalah berpura-pura hal itu tidak terjadi." 13.

berpura pura bahagia

"Berbahagialah demi orang yang kamu sayang sekalipun kamu tidak bahagia." 14. "Terkadang, kita harus berhenti berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja." 15.

"Pura-pura bahagia itu baik, bukan karena munafik. Tapi untuk menghibur diri saat kita tahu bukan kita yang dia mau." 16. "Sulit untuk berpura-pura mencintai seseorang saat tidak merasakannya, tapi lebih sulit berpura-pura bahwa kamu tidak mencintai seseorang saat kamu benar-benar merasakannya." 17. "Berpura-pura bahagia saat bersedih hanyalah bukti seberapa kuat kamu sebagai pribadi." 18.

"Hal tersulit ketika kamu berpura-pura kuat adalah orang-orang mulai berpikir bahwa kamu pasti akan baik-baik saja meski disakiti." 19.

"Berakting pura-pura bahagia adalah yang paling berat." 20. "Karena pura-pura bahagia itu butuh pengorbanan yang diawali dengan membohongi perasaan sendiri." 21. "Ternyata selama ini kamu itu Purbalingga. Pura-pura bahagia padahal nggak." 22. "Orang lain hanya melihat berpura pura bahagia bahagia padahal ada hati yang sedang terluka." 23. "Ketika keadaan mengharuskan untuk menangis, tak usah berpura pura tegar, karena tak semua air mata berarti lemah." 24.

"Jangan lupa bahagia, karena pura-pura itu menyakitkan." 25. "Tidurlah, karena pura-pura bahagia itu juga harus butuh banyak istirahat." 26. "Berakting pura-pura bahagia adalah yang paling berat." 27.

"Aku mendoakan semoga engkau bahagia. Hanya itu kebaikan yang bisa aku lakukan." 28. "Entahlah. Aku tak begitu mengerti tentang masa depan. Biarlah kunikmati hari ini agar aku pun bahagia seperti mereka." 29. "Tertawa dan senyumku menutupi kesedihanku." 30.

"Batinmu bukan baja, jadi berhenti pura-pura bahagia. Itu nggak baik walaupun harus." Kata-kata pura-pura bahagia setelah putus cinta. foto: freepik.com 31. "Terkadang aku hanya berpura-pura melupakanmu." 32. "Aku berpura-pura membencimu, tapi sebenarnya aku benar-benar merindukanmu." 33. "Sebenarnya tak ada berpura pura bahagia yang baik-baik saja, saat tiba-tiba ditinggalkan oleh orang yang dia sayang." 34. "Aku akan berpura-pura bahagia agar tak ada yang tahu hatiku terluka.

Sampai nanti, ketika aku lupa perihnya kecewa, dan aku lupa kau pernah ada." 35. "Ternyata, pura-pura bahagia terus itu melelahkan banget ya. Aku capek. Sekeras apa pun berusaha memikirkan banyak topik untuk nutupin ini, pada akhirnya rasa ini akan selalu muncul.

Huft. Saatnya 'rehat'." - Fikri 36. "Pura-pura bahagia itu mudah, yang sulit itu menerima kenyataannya." 37. "Catatan untuk diri sendiri: Dia bukan siapa-siapamu, pura-pura bahagia aja walaupun itu sakit gak karuan." - itscikoo_ 38. "Saat sendirian sering nangis ngerasa hidup terlalu berat tapi, waktu rame tiba-tiba jadi orang yang paling happy.

Sepintar itu aku pura pura bahagia." - Rika Silalahi 39. "Terima kasih untuk kamu yang sudah tersenyum di depan banyak orang walaupun di balik semua itu ada hati yang tersakiti karena sebenarnya pura-pura bahagia itu butuh tenaga." - hatejoyp 40.

"Bahagia adalah pilihan. Bahagia itu kita yang menciptakan. Menjadi bahagia, merupakan suatu tujuan. Tapi, memaksakan diri untuk pura-pura bahagia itu menyakitkan." 41. "Pura-pura bahagia itu lebih menyakitkan dan menderita daripada pura-pura sedih.Pura-pura bahagia itu lebih menyakitkan dan menderita daripada pura-pura sedih." - berpura pura bahagia 42. "Tak semua tawa berarti bahagia. Sering kali, tawa adalah penutup hati yang tengah terluka." 43. "Masa lalu memang menyimpan banyak kenangan, namun itu bukan alasan untuk tidak terus melangkah ke depan." 44.

"Biarkan yang lalu menjadi kenangan dan pengalaman, karena masa depan masih menanti perjuangan dan kemantapan diri kita." 45. "Kenangan hadir untuk disimpan menjadi pelajaran berharga dalam kehidupan." 46. "Mengenang masa lalu hanya akan membuat langkahmu tersendat. Simpan dan jadikan mereka sebagai pengalaman." 47. "Jangan terlalu memikirkan masa lalumu, karena yang ada hanyalah kenangan." 48. "Bahagia itu bukan karena tidak ada masalah, tapi karena kemampuan untuk menghadapi masalah." berpura pura bahagia.

"3 Cara hidup bahagia: Energi, antusias, dan empati." 50. "Apalah artinya sempurna, bila ada yang sederhana namun mampu membuat bahagia." 51. "Cinta tidak hanya bertumpu pada satu pihak. Tinggalkan masa lalu dan raih kehidupan baru." 52. "Yakinkan diri dan buktikan pada dunia bahwa kamu adalah seseorang yang berharga." 53. "Tidak ada satu pihak yang boleh meragukanmu.

Termasuk pikiranmu sendiri." 55. "Cinta yang pergi akan datang kembali dengan sesuatu yang menenangkan hati." 56.

berpura pura bahagia

"Jangan pertahankan seseorang yang menjadikanmu kehilangan rasa bahagia." 57. "Dahulu aku pernah menyembunyikanmu dalam bait-bait puisi, berpura pura bahagia dalam rimanya yang pasi. Dahulu." - Helvy Tiana Rosa 58. "Dengan terus melangkah, cepat atau lambat, semua beban kenangan akan tertinggal di belakang." - Tere Liye 59. "Senja tak pernah salah, hanya kenangan yang membuatnya basah." - Wira Nagara 60.

"Derita masa lalumu itu terlalu jauh untuk menyentuhmu hari ini, tapi pengulangan kenangan berpura pura bahagia rasa sakitnyalah yang bisa melemahkanmu". - Mario Teguh 61. "Keheningan mengapungkan kenangan, mengembalikan cinta yang hilang, menerbangkan amarah, mengulang manis keberhasilan dan indah kegagalan. Hening menjadi cermin yang membuat kita berkaca-suka atau tidak pada hasilnya." - Dewi Lestari 62. "Tidak ada yang benar-benar bisa melenyapkan kenangan lalu. Kita hanya bisa menimbunnya dengan kenangan baru yang lebih besar nilainya." - Ilham Gunawan 63.

"Jika kau tak kunjung datang, barangkali kau memang ditakdirkan sebatas kisah yang hanya layak tersimpan sebagai kenangan." - Boy Candra 64. "Hay mantan lihatlah sekarang aku lebih bahagia darimu!" 65.

"Pergilah, aku bahagia melihatmu bahagia." Kata-kata pura-pura bahagia dengan sederhana.

berpura pura bahagia

foto: freepik.com 66. "Bahagia bukan dia yang hebat dalam segalanya, namun dia yang mampu temukan hal sederhana dalam hidupnya dan tetap bersyukur." 67. "Bahagia itu mudah, hanya perlu hidup sederhana dan apa adanya." 68. "Bahagia itu sederhana, apa yang membuatmu tersenyum, jangan lepaskan." 69. "Bahagia itu sangat sederhana, selalu menghargai apa pun yang telah diraih walau sekecil apa pun." 70. "Bahagia itu sederhana, bersyukur dengan apa yang kita miliki, bukan dengan apa yang orang lain miliki." 71.

"Bahagia itu sederhana, hanya saja standar kebahagiaan kita yang terlalu tinggi, makanya sulit bahagia." 72. "Bahagia itu sederhana, jauhi larangan-Nya, jalankan perintah-Nya." 73. "Bahagia itu sederhana, ketika kamu mencoba lalu berhasil." 74. "Bahagia itu sederhana, ketika kenyataan sesuai dengan apa yang kita harapkan." 75. "Bahagia itu sederhana, ketika sampai dan berada dalam rumah. Tenang dan tenteram." 76. "Bahagia itu sederhana, kurangi berpura pura bahagia, penuhi kebutuhan dan perbanyaklah bersyukur." 77.

"Bahagia itu sederhana, masih diberikan waktu untuk berkumpul bersama orang-orang yang kita cintai." 78. "Bahagia itu sederhana, saat kita bisa melihat senyuman orang tua." 79. "Bahagia itu sederhana, sesederhana hari-hari yang kita lalui bersama dilingkupi tawa yang terbalut dalam rasa semesta, cinta." 80. "Bahagia itu sederhana, sesederhana kamu mengucapkan bahagia." 81. "Bahagia itu sederhana, sesederhana melihat orang yang kita sayangi bahagia." 82.

"Bahagia itu sederhana, tersenyum dan selalu bersyukur." 83. "Bahagia itu sederhana, yaitu ketika kita menjadi alasan orang tua tersenyum." 84. Kebahagiaan akan benar-benar terasa jika dibagikan." 85. "Kebahagiaan bukan tujuan, melainkan sesuatu yang didapatkan berpura pura bahagia menjalani hidup dengan baik." 86. "Kebahagiaan tidak ada pada benda yang kita miliki. Kebahagiaan ada di dalam diri kita." 87. "Lebih indah hidup sederhana tapi apa adanya, daripada hidup mewah dengan utang di mana-mana." 88.

"Tiga rahasia meraih kebahagiaan adalah sabar, syukur, dan ikhlas." 89. "Ucapkanlah syukur setiap saat, sebab bahagia tidak akan pernah datang untuk seseorang yang tidak dapat menghargai apa yang sudah dimiliki." berpura pura bahagia.

"Banyaknya harta yang kamu miliki bukanlah suatu penentu seberapa besar kebahagiaanmu, namun kebahagiaan sejatinya merupakan suatu sifat menerima pada apa yang telah Allah berikan kepadamu." 91. "Kita harus berusaha agar dapat hidup sederhana, namun dampaknya tidak sederhana." 92. "Kebahagiaan adalah ketika apa yang kamu pikirkan, apa yang kamu katakan, dan apa yang kamu lakukan selaras." (Mahatma Gandhi) 93.

"Kebahagiaan bergantung pada diri kita sendiri." (Aristoteles) 94. "Kebahagiaan terbesar yang dapat kamu miliki adalah mengetahui bahwa kamu tidak selalu membutuhkan kebahagiaan." (William Saroyan) 95. "Kebahagiaan tidak lebih dari kesehatan yang baik dan memori yang buruk." (Albert Schweitzer) 96. "Kebanyakan orang lebih suka yakin mereka sengsara, daripada mengambil risiko bahagia." (Robert Anthony) 97.

"Bukan seberapa banyak yang kita miliki, tetapi seberapa banyak yang kita nikmati, yang membuat kebahagiaan." (Charles Spurgeon) 98. "Terkadang kegembiraanmu adalah sumber senyummu, tapi terkadang senyummu bisa menjadi sumber kegembiraanmu." (Thich Nhat Hanh) 99. "Kita tidak tertawa karena kita bahagia.

Kita bahagia karena kita tertawa." (William James) (brl/red) • Rekomendasi kuliner khas kampung halaman di ShopeeFood, bikin laper • 111 Kata-kata galau berpura pura bahagia Jawa dan artinya, menyentuh hati • 135 Kata-kata mutiara tentang kecewa, bijak dan bikin hati tenang • Selain ketupat, 4 makanan kekinian cocok temani silaturahmi Idul Fitri • 140 Kata-kata sedih buat mantan terindah, bikin baper • 120 Kata-kata sedih menyentuh hati, ungkapan pas saat galau • Rekomendasi kuliner khas kampung halaman di ShopeeFood, bikin laper • 50 Kata-kata sedih penyesalan akan masa lalu, jadi pengingat terbaik (brl/red)
Daftar Isi • Berpura pura bahagia Pura-Pura Bahagia Itu Sakit • 1.

Jangan Lupa Bahagia • 2. Pura-pura Bahagia Itu Berat • 3. Pura-pura Bahagia Itu Sakit • 4. Hati yang Tersakiti • 5. Bahagia Itu Pilihan • Kata-kata Pura-pura Bahagia Bahasa Inggris • 1. Smile • 2. New Happy Smile • 3. Sometimes • 4. This Life • 5. Feel Sad • Kata-kata Pura-pura Bahagia Ketika Ditinggalkan Kekasih • 1. Kepergianmu • 2. Terlihat Bahagia • 3. Melawan Air Mata • 4.

Hal yang Sulit • 5. Hal yang Sangat Menyakitkan • Kata-kata Pura-pura Bahagia yang Bijak • 1. Seberapa Kuat? • 2. Pura-pura Itu adalah Kesia-siaan • 3. Hal yang Keliru • 4. Jika Merasa Sedih • 5. Tersenyumlah Kata-kata Pura-pura Bahagia – Dalam menjalani kehidupan tidak jarang kita pura-pura bahagia untuk menutupi sesuatu.

Tujuannya cukup sederhana agar orang lain tidak mengetahui kesedihan kita. Pura-pura bahagia dapat ditunjukan dengan kata-kata, mimik muka, tingkah laku dan lain sebagainnya.

Pura-pura bahagia dan baik itu bukanlah kebiasaan baik karena yang dilakukan dan ditunjukan tidak sesuai dengan hati. Namun, apakah kalian pernah melakukannya? Rasanya hampir setiap orang pernah ada dalam posisi pura-pura bahagia, entah itu karena cinta atau yang lainnya. Bagi kalian yang sedang mengalami kesulitan dan kegundahan, lebih baik jangan dipendam dalam kesendirian.

Artikel berikut mengumpulkan kata pura-pura bahagia yang bisa kalian gunakan sebagai hiburan atau untuk caption, status Instagram dan Whatsapps. Semoga setidaknya dengan kumpulan perkataan ini, bisa mewakili perasaan kalian sehingga bisa mengekspresikan apa yang kalian rasakan mengenai pura-pura bahagia.

Artikel Terkait: • Kata kata motivasi kerja • Kata kata jodoh Kata-kata Pura-Pura Bahagia Itu Sakit 1. Jangan Lupa Bahagia Jangan lupa bahagia, karena pura-pura itu menyakitkan. Semua sepakat rasanya bahwa pura-pura itu memang menyakitkan, terlebih bila dilakukan terus menerus. Kebahagiaan seolah menutupi kesedihan, padahal hati tentu tidak dapat berbohong, rasa sakit tetap saja akan menjadi sakit.

Rasa sakit itu tidak mungkin jadi rasa bahagia, meskipun ditutup dan disembunyikan tentu tidak akan bisa. 2. Pura-pura Bahagia Itu Berat Berakting pura-pura bahagia adalah yang paling berat. Pura pura bahagia itu berat, mengapa demikian? Berpura pura bahagia harus menutupi perasaan lain yang ada dalam dada. Kalau pun mau bahagia, jangan sampai hanya pura-pura dan berhohong pada diri sendiri. 3. Pura-pura Bahagia Itu Sakit Catatan untuk diri sendiri: Dia bukan siapa-siapamu, pura-pura bahagia aja walaupun itu sakit gak karuan.

Ada seseorang yang selalu menunjukkan semuanya baik baik saja, meskipun pada kenyataanya tidaklah demikian dan bahkan bisa jadi begitu menyakitkan.

Ada yang pura-pura bahagia demi melihat orang lain bahagia sehingga diri sendiri menjadi korban. Ada juga yang berpura-pura bahagia karena tidak ingin terlihat orang lain memiliki masalah, akhirnya hal tersebut menjadi beban.

Pada intinya semua tentang pilihan masing-masing. 4. Hati yang Tersakiti Terima kasih untuk kamu yang sudah tersenyum di depan banyak orang walaupun dibalik semua itu ada hati yang tersakiti karena sebenarnya pura-pura bahagia itu butuh tenaga. Di balik senyuman yang indah terkadang ada hati yang sakit, senyuman hanya penghias dan kepura-puraan semata, supaya tidak ada orang yang tahu bahwa sedang sakit.

Padahal, terkadang malam hari menjadi momen untuk berkeluh kesah berpura pura bahagia merefleksikan diri. Pura-pura bahagia itu butuh lebih dari tenaga, membutuhkan kekuatan dan ketegaran hati yang tak terhingga.

5. Bahagia Itu Pilihan Bahagia adalah pilihan. Bahagia itu kita yang menciptakan.

berpura pura bahagia

Menjadi bahagia, merupakan suatu tujuan. Tapi, memaksakan diri untuk pura-pura bahagia itu menyakitkan. Hidup dan semuanya adalah pilihan, senantiasa memberikan pilihan untuk manusia, dan manusia bebas memilihnya dengan konsekuensi masing-masing. Begitu pun bahagia dapat dipilih karena bahagia itu berpura pura bahagia adalah pengondisian jiwa seorang. Namun terkadang, bahagia itu rasanya susah untuk didapat dan pada akhirnya hanya bisa pura-pura bahagia saja.

Padahal seperti kata-kata di atas, pura-pura bahagia itu menyakitkan, butuh tenaga dan energi untuk melakukannya. Semoga kita menjadi seorang yang mau jujur terhadap diri sendiri, bagaimanapun keadaannya diterima dengan ikhlas. Harapannya dengan demikian, akan menjadi seorang yang tangguh dan lebih baik di masa mendatang.

Kata-kata Pura-pura Bahagia Bahasa Inggris Sumber: Calm Sage 1. Smile Behind a smile could save thousands of injuries, but I want you to smile with me without hiding anything.

Makna: Di balik senyum bisa menyimpan ribuan luka, tetapi aku ingin kamu tersenyum denganku tanpa menyembunyikan apa pun. Manusia itu adalah mahluk yang amat misterius, dalam senyum saja kiranya masih banyak luka, pandai menyembunyikan sesuatu, dan rela berkorban menahan sakit untuk orang lain. Daripada berlaku demikian, lebih baik rebahan saja dan istirahat, barangkali dapat mengembalikan semangat.

berpura pura bahagia. New Happy Smile Do not keep constantly drowning in grief. Smile, smile to pick happiness, do not wait for the new happy smile. Makna: Jangan terus tenggelam dalam kesedihan. Tersenyumlah, tersenyumlah untuk memilih kebahagiaan, jangan menunggu untuk senyum bahagia yang baru. Kata-kata atau quotes yang sangat indah, selain kita jangan pura-pura bahagia, sebaiknya kita juga jangan tenggelam dalam kesedihan.

Sedih boleh saja, asalkan jangan berlarut-larut, sebab jika kesedihan berlarut akan membuat kondisi jiwa semakin buruk Hal yang dapat membuat segalanya lebih baik saat sedih ialah dengan tersenyum dan bersyukur kepada sang kuasa. 3. Sometimes Sometimes I choose to look happy because I don’t want to explain why I am sad to them who even can’t understand what I feel. Makna: Terkadang aku memilih untuk terlihat bahagia karena aku tidak ingin menjelaskan mengapa aku sedih kepada mereka yang bahkan tidak dapat memahami apa yang berpura pura bahagia rasakan.

Ada sebagian orang yang memilih untuk menyembunyikan kesedihan dengan alasan karena orang lain pun ketika tahu tidak akan mengerti dengan kesedihan kita.

Orang yang seperti ini pada umumnya mereka orang-orang yang tertutup, memilih untuk menyelesaikan masalah dan kesedihan sendiri. Tentu tidak ada yang salah dengan hal ini, sebab manusia mahluk bebas berkehendak asal tidak ada yang dirugikan, semua hanya tentang pilihan. 4. This Life No one is very tough in this life. They just feel the sadness but they sometimes pretend to smile.

Makna: Tidak ada yang sangat tangguh dalam hidup ini. Mereka hanya merasakan kesedihan tetapi terkadang mereka berpura-pura tersenyum. Manusia itu mahluk lemah, sedih dan bahagia menjadi satu yang sering sekali menghiasi kehidupan. Pura-pura bahagia terkadang menjadi kata-kata pilihan untuk menunjukan kesakitan yang ditutupi. Pura-pura bahagia dan pura-pura tersenyum adalah sebuah kata yang berbeda, begitu pun dengan maknanya, ketika pura-pura tersenyum akan menguatkan jiwa, akan tetapi jika pura-pura bahagia tidak akan demikian.

5. Feel Sad People who looks tough is not the one who never feels sad. They just behave like nothing is wrong, but their heart is hurt and screwed. Makna: Orang yang terlihat tegar bukanlah orang yang tidak pernah merasa sedih. Mereka hanya berperilaku seolah-olah tidak ada yang salah, tetapi hati mereka terluka dan kacau. Memang benar seperti kata-kata di atas bahwa orang yang terlihat tegar berpura pura bahagia mereka yang tidak memiliki masalah. Namun mereka menyembunyikan kesedihan itu agar tidak ada yang tahu bersedih, dalam kata lain pura pura bahagia.

Kata-kata Pura-pura Bahagia Ketika Ditinggalkan Kekasih Sumber: Adobe Stock 1. Kepergianmu Jika kau pikir kepergianmu membuatku lebih baik, engkau sangat salah. Karena aku hanya bersembunyi di balik kepura-puraan, agar kau percaya aku terlihat tegar.

berpura pura bahagia

Tidak sedikit orang yang nampak tegar saat ditinggalkan oleh sang kekasih, namun percayalah ketegaran atau kebahagian itu hanya pura pura belaka. Saat ditinggal oleh sang kekasih justru hati menjerit, akan tetapi ditutupi oleh dengan kata-kata indah dan pura-pura bahagia seakan tegar.

Cinta memang sesuatu yang dapat membolak-balik perasaan seseorang. 2. Terlihat Bahagia Kadang kamu memilih untuk terlihat bahagia karena tak ingin menjelaskan mengapa kamu bersedih pada mereka yang bahkan tak berusaha untuk mengerti.

Tidak semua orang mengerti dengan kondisi yang sedang dihadapi, bahkan beberapa orang bisa jadi malah menambah beban dan masalah. Maka terkadang kita harus memilih untuk pura-pura bahagaia meskipun jika dilihat kata-kata tersebut tidak baik.

Berpura pura bahagia beberapa orang sudah sepantasnya kita menunjukan bahwa kita adalah orang yang bahagia dan kuat. 3. Melawan Air Mata Senyuman paling indah adalah senyuman seseorang dalam berjuang melawan air mata. Melakukan hal yang demikian ini tidak mudah, bahkan dapat kita katakan amat sulit. Sebab tersenyum dan melawan air mata itu ibarat menghidupkan api menggunakan kayu bakar basah, perlu perjuangan dan tekad yang kuat. Namun percayalah itu akan membuat keadaan lebih baik, bahkan senyum itu dapat mengalahkan segalanya.

4. Hal yang Sulit Sesuatu yang sulit ketika kamu harus berpura-pura tersenyum, hanya karena tak ingin dia tahu, dia adalah alasan kamu bersedih. Dalam sebuah hubungan terkadang kita harus menyembunyikan kesedihan kepada pasangan, tentunya tujuannya agar pasangan tidak ikut bersedih juga.

berpura pura bahagia

Ini sebenarnya merupakan salah satu bentuk ketulusan cinta dan menunjukkan betapa besarnya rasa cinta seseorang, hingga tidak ingin berbagi perasaan yang tidak menyenangkan agar tidak membebani orang yang dicintai.

Berpura pura bahagia ada yang menyebutkan berlaku demikian itu memiliki arti sumber kesedihan itu adalah pasangan, seperti dalam kata-kata di atas. 5. Hal yang Sangat Menyakitkan Tidak ada yang paling menyakitkan kecuali harus pura-pura bahagia melihat orang yang disayang menyayangi orang lain.

Pernah mengalami hal seperti kata-kata di atas? Dimana berpura pura bahagia bahagia melihat orang yang kita sayang malah menyayangi orang lain. Namu jangan selalu tinggal dalam kenangan pahit tersebut, sejatinya jodoh sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Saatnya move on dan fokus memperbaiki diri karena jodoh terkadang adalah cermin kehidupan dan kualitas diri.

Kata-kata Pura-pura Bahagia yang Bijak Sumber: Forbes 1. Seberapa Kuat? Berpura-pura bahagia saat bersedih hanyalah bukti seberapa kuat kamu sebagai pribadi.

Sudah pasti tidak semua orang setuju dengan kata-kata di atas, bahwa pura-pura bahagia merupakan bukti dari seberapa kuat diri kita. Akan tetapi yang perlu menjadi catatan, orang yang kuat itu jarang terlihat sedih, bahkan mereka kerap menularkan kebahagian dan energi positif untuk orang lain. Orang tersebut biasa sangat tegar melangkah di setiap perjalan hidupnya, sekalipun terkadang berat.

2. Pura-pura Itu adalah Kesia-siaan Teruslah berpura-pura sampai kau sadar bahwa kepura-puraan adalah jalan menuju kesia-siaan. Kata di atas mengindikasikan bahwa orang yang berpura-pura pada akhirnya akan sadar, ternyata hal tersebut adalah kesia-siaan.

Manusia itu adalalah mahluk yang terus belajar serta memiliki insting, tanpa diberitahu sebenarnya pada akhirnya ia akan tahu sendiri. 3. Hal yang Keliru Hal tersulit ketika kamu berpura-pura kuat adalah orang-orang mulai berpikir bahwa kamu pasti akan baik-baik saja meski disakiti.

Seseorang yang selalu berpura-pura kuat terkadang terlihat seperti tidak memiliki perasaan dan kelemahan di mata orang lain. Padahal, sebenarnya tidak demikian, orang tersebut justru terkadang lebih mudah terluka dan tersakiti. 4. Jika Merasa Sedih Kalau merasa sedih, sedihlah, jangan berpura-pura tidak sedih. Kalau memang bahagia, bahagialah. Hidup terlalu singkat untuk dilewati dengan berpura-pura kuat Kata-kata di atas merupakan sebuah nasehat untuk tidak pura-pura bahagia berpura pura bahagia sedih sehingga kita tampil apa adanya.

Hal ini bisa menjadi pilihan untuk kalian dalam menjalani hidup, termasuk pertemanan dan percintaan. Kematian adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, maka jangan sia-siakan kehidupan yang berharga ini dengan berpura-pura bahagia. 5. Tersenyumlah Jangan menunggu bahagia untuk tersenyum tetapi tersenyumlah untuk bahagia.

Ini adalah nasehat yang sangat luar biasa, dimana jangan pernah menunggu bahagia berpura pura bahagia tersenyum, justru jadikan senyuman untuk menjadi seorang yang bahagia. Sebetulnya telah banyak orang yang melakukan ini, menciptakan kebahagiaan dengan senyuman. Bagaimana menurut kalian tentang kata-kata pura-pura bahagia di atas? Semoga menjadi sesuatu yang dapat diambil manfaatnya oleh kita.

Tentunya kebahagiaan yang terbaik adalah perasaan bahagia yang sesungguhnya, bukan sesuatu yang direkayasa atau hanya sebuah kepura-puraan. Semoga kita semua bisa selalu jujur dengan perasaan sendiri dan memiliki sahabat atau support system yang bisa diandalkan supaya tidak perlu selalu berpura-pura tersenyum bahagia. Kalian juga dapat melakukan kegiatan lain yang menyenangkan seperti liburan, barangkali dapat membantu kalian merasakan kebahagiaan sesungguhnya.

berpura pura bahagia

Baca juga: • Kata Kata Bijak Bahasa Inggris • Kata Kata Keindahan Alam Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti.
Isi: • Langkah • Tips • Peringatan Apakah Anda merasa sedikit (atau sangat) tertekan?

Jika itu bukan masalah umum, maka tidak apa-apa - setiap orang menjadi kecil hati dari waktu ke waktu. Dengan berpura-pura bahagia, Anda dapat mengatasi situasi yang membuat Anda tertekan untuk saat ini dan menghindari pertanyaan canggung dari orang lain.Ini juga merupakan cara yang bagus untuk mulai memperbaiki suasana hati Anda dengan hanya berfokus pada keinginan untuk bahagia daripada menjadi depresi. Langkah Metode 1 berpura pura bahagia 3: Terlihat Bahagia • Tersenyum.

Saat Anda tersenyum, endorfin dilepaskan ke otak Anda, yang pada gilirannya membantu Anda merasa lebih baik. • Memikirkan sesuatu yang lucu bisa membantu. • Bahkan senyuman yang dipaksakan membuat Anda merasa lebih baik; Berhati-hatilah agar tidak terlihat seperti seringai! • Dalam beberapa kasus, Anda dapat tersenyum jika menyadari bahwa Anda tertawa di depan seseorang yang membuat Anda kesal, orang tersebut akan merasa gelisah jika dia ingin Anda tidak bahagia.

• Tertawa. Tonton sesuatu yang lucu online atau baca sesuatu yang pendek dan lucu. Atau, pikirkan tentang apa yang membuat Anda bahagia, apakah itu lelucon yang diceritakan seseorang, orang yang membuat Anda banyak tertawa, atau ingatan yang baik. Seperti halnya senyuman, tertawa dapat membantu mengangkat semangat Anda.

• Berpura pura bahagia musik untuk melepaskan sebagian perasaan Anda. • Percayai diri sendiri dan jangan putus asa. Kita semua menderita masalah dalam kehidupan pribadi dan pekerjaan kita. Selalu yakinkan diri Anda bahwa Anda adalah orang yang paling bahagia, pada awalnya ini tidak biasa, tetapi ini membantu.

berpura pura bahagia

Kurang percaya diri menyebabkan penyakit yang sangat merugikan, selain itu, tidak ada yang mau menjalani hidup yang penuh dengan penderitaan karena masalah hingga nafas terakhir.

Metode 2 dari 3: Bersikap Proaktif • Jalankan bisnis Anda seperti biasa. Seringkali, perasaan buruk datang dari perasaan terbebani oleh apa pun yang harus Anda lakukan. Memikirkannya tidak akan berhasil, jadi cobalah untuk melibatkan diri dalam hal-hal yang mengganggu Anda dan Anda akan mulai merasa lebih baik saat melakukannya. • Lakukan hal-hal kecil yang membuat Anda merasa lebih baik. Ketuk pensil Anda di atas meja, gerakkan jari-jari Anda di tepi kursi, bermimpi, regangkan, berpura pura bahagia lembut.

Apa pun yang Anda lakukan di hari biasa, lakukan yang ini. • Lakukan apa yang kamu suka. Dengan menjaga kesopanan, Anda menghabiskan banyak upaya karena itu, Anda bahkan merasa kurang bahagia. Ketika Anda terlibat dalam apa yang Anda sukai, perasaan yang muncul karena memiliki dan menikmati diri sendiri akan tulus dan tidak dipaksakan. Beri diri Anda ruang dan waktu, lakukan hal-hal ini lebih sering dan Anda tidak perlu berpura-pura bahagia! • Cobalah untuk menghabiskan waktu sendiri untuk sementara waktu.

Liburan kecil dan Anda akan menemukan diri Anda lagi. Ini akan membantu Anda mengatasi emosi dan menangani pertanyaan yang lebih sulit. Buat jurnal pribadi; ini pasti berguna. Metode 3 dari 3: Bagikan Perasaan Anda • Cobalah berbicara dengan seseorang. Terkadang, Anda perlu berhenti berpura-pura bahagia dan mulai melepaskan kesedihan atau amarah Anda.

Bicaralah dengan seseorang yang Anda percayai dan bicaralah. Ini bisa menjadi teman dekat atau anggota keluarga, atau bahkan psikolog. Mengunci perasaan Anda akan membuat Anda merasa lebih sengsara dan membahayakan kesehatan Anda secara keseluruhan dalam jangka panjang. • Bersikaplah baik kepada orang lain. Ini akan membantu Anda merasa lebih baik, bahkan jika Anda merasa tidak enak.

Menjangkau dan membantu orang lain adalah cara yang baik untuk mengalihkan fokus dari keadaan batin Anda dan melihat bagaimana orang lain mengatasi (atau gagal) dan melakukan apa pun yang Anda bisa untuk membantu mereka. • Rasakan secerah matahari.

Kita semua tahu bahwa matahari bukanlah bintang paling terang di alam semesta, melainkan matahari yang membawa cahaya setelah malam yang gelap. Jika Anda tetap berpegang pada contoh ini, Anda tidak akan pernah meragukan diri sendiri. Jangan mengagumi orang sampai mereka menunjukkan jalan yang benar, karena setelah itu Anda harus mendapatkan kembali kebahagiaan Anda, dan orang lain akan berusaha menjadi teladan yang mereka semua tahu akan Anda rasakan.

Ini bukan kamu; ini adalah seseorang yang hebat. • Berpura pura bahagia seberapa sering Anda harus berpura-pura daripada benar-benar merasa bahagia. Ini akan memberi Anda petunjuk tentang bagian mana dari hidup Anda yang pura-pura dan mana yang asli.Jika Anda merasa ada ketidakseimbangan yang sangat besar di antara bagian-bagian ini, maka ini adalah bukti nyata bahwa ada sesuatu yang salah dalam hidup Anda, baik itu pekerjaan, studi, hubungan Anda, atau hal lain.

Jika demikian, maka inilah saatnya untuk lebih memperhatikan sumber rasa sakit Anda dan membuat beberapa kesimpulan tentang mengoreksi, berpura pura bahagia, atau menghilangkannya dari hidup Anda. Tips • Jika seseorang berbicara kepada Anda, angguk saja dan pertahankan ekspresi wajah yang bersinar tanpa perlu berkomentar dan berisiko mengekspos suasana hati negatif Anda yang sebenarnya.

• Ingatlah bahwa suatu hari Anda tidak perlu berpura-pura lagi. • Mimpi: Sebuah perjalanan ke dunia pribadi anda dapat membebaskan anda dari kesedihan dan amarah untuk sementara waktu. • Tidur selama satu jam - tenang. • Tertawa tanpa alasan yang jelas. Ini akan membuat orang berpikir bahwa Anda tidak sedih atau depresi, mereka mungkin berpikir bahwa ini adalah humor gila. • Sangat membantu untuk hanya berbicara dengan seseorang dan mengatasi kemarahan atau kesedihan Anda.

Peringatan • Jika memungkinkan, hindari berbicara dan berinteraksi dengan orang-orang yang terlibat dalam situasi yang menyedihkan. Mungkin yang terbaik adalah menghindari ditemani orang lain secara umum sampai Anda tenang.

• Usahakan agar "senyum" Anda tidak terlihat tersiksa. Ini akan terlihat jelas bagi orang lain, jadi teruslah berlatih atau cobalah untuk tidak tersenyum sama sekali. • Berpura-pura alih-alih menunjukkan perasaan Anda yang sebenarnya mungkin diperlukan untuk sementara waktu, sampai Anda, misalnya, menyelesaikan pertengkaran keluarga yang membuat Anda gila. Namun, kepura-puraan terus-menerus melelahkan dan pasti akan mengarah pada fakta bahwa Anda melepaskan dan melampiaskan frustrasi atau kebencian Anda ketika Anda tidak menduganya.

• Mengunci emosi buruk bagi kesehatan Anda. Awalnya ini mungkin pertanda kekuatan, tapi lama-lama kelakuan ini menjadi kebiasaan buruk, yang sulit dihilangkan, karena Anda sudah meyakinkan diri sendiri bahwa Anda adalah syuhada atau bangsawan yang menderita. Ini tidak benar; kamu pantas mendapatkan yang terbaik. Akhirnya, orang yang kuat berhenti berpura-pura. • Berhati-hatilah dan jangan terlalu senang dengan prestasi seseorang yang semakin meningkat, jika berpura pura bahagia Anda tersinggung olehnya.

Jika orang ini terus sukses, meninggalkan Anda, itu akan berubah menjadi ketidakbahagiaan bagi Anda. Akan menyenangkan untuk menyelesaikan keluhan Anda pada tahap awal, serta mempertimbangkan kembali tujuan hidup Anda.Bagi sebagian orang, menunjukkan wajah sedih atau berkata “I’m not okay” adalah pantangan. Alasannya beragam. Mulai dari takut dikatain galau, baper, hingga alay. Tapi ada juga yang memang enggan membebani orang di sekitar dengan pembawaan yang nggak bahagia.

Apakah kamu salah satunya? Menjadi orang yang terlihat baik-baik saja mungkin berdampak baik untuk orang di sekitar. Tetapi untuk diri sendiri? Belum tentu. Sebab nggak ada orang yang SELALU baik-baik saja.

Setiap orang punya masalah, dan berhak kok untuk mengakui kalau kamu nggak baik-baik saja. Coba cek dulu ciri-ciri di bawah ini.

Kalau terjadi, mungkin kamu termasuk yang jago pura-pura baik-baik saja. Dan itu buruk lo efek ke depannya. 1. Moodswing-mu luar biasa. Kadang rasanya begitu bahagia, lalu mendadak galau secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas moodswing parah via www.pexels.com Perubahan mood bukan sesuatu yang aneh. Wajar dong kalau hari ini cerita banget, eh besok murung. Tapi yang kamu alami adalah moodswing yang ekstrem.

Kamu sering mendadak bahagia dan mendadak galau karena hal yang sepele. Bahkan terkadang, kamu merasa sedih tertekan tanpa tahu penyebabnya apa. Ini sih karena kamu terlalu menekan emosi dalam dirimu. Kamu berusaha keras terlihat baik-baik saja, padahal dalam dirimu ada emosi yang menggelegak. Wajar kalau itu memengaruhi kondisi psikismu.

berpura pura bahagia

Sibuk banget!/Snapwire via www.pexels.com Apakah kamu tipe orang yang “nggak bisa diam”? Nganggur sebentar saja udah bikin kamu kelimpungan. Akhir pekan belum ada rencana udah bikin kamu gelisah nggak berpura pura bahagia. Menjadi orang yang produktif dengan berbagai kegiatan positif memang bagus sih. Tapi cek dulu, apakah alasan kesibukanmu memang benar-benar positif atau hanya untuk mengalihkan pikiran dari hal-hal yang membebani saja?

Kamu tahu ada masalah, dan menghindarinya dengan cara menyibukkan diri. Kalau yang terakhir, mungkin kesibukanmu itu perlu dikaji lagi. 3. Kamu merasa selalu baik-baik saja dan hidupmu tak ada masalah. Ayolah, kamu tahu setiap orang pasti pernah mengalami masalah Selalu bahagia via www.istockphoto.com Kamu selalu merasa hidupmu baik-baik saja. Kamu selalu berpikir bahwa kamu nggak punya masalah. Saat kamu mengalami sesuatu yang nggak menyenangkan, kamu bakal langsung berpikir “Ah, aku aja nih yang terlalu baper”.

Dan saat kamu mengalami kesulitan, kamu hanya akan merasa “Ah, banyak orang yang masalahnya lebih berat. Masalah kayak gini mah sepele”.

Bukannya menyuruhmu untuk mudah mengeluh, tapi ingat bahwa setiap masalahmu juga layak dipikirkan dan diberi perhatian.

Bukannya dikecilkan dan dianggap nggak signifikan. 4. Kamu memaafkan segala hal dengan begitu mudah. Apa pun yang terjadi, kamu bahkan nggak pernah marah Gampang banget maafin/Romlee Fotos via www.pexels.com Nggak ada yang salah dengan menjadi orang pemaaf.

Hati akan cepat lega, karena menyimpan dendam dan benci itu melelahkan juga. Tapi, nggak ada yang salah juga kok dengan mengambil waktu dulu untuk bisa memaafkan seseorang atau sesuatu. Kamu nggak harus terburu-buru, apalagi kalau hal itu benar-benar melukaimu. Nggak berpura pura bahagia memaksa diri baik-baik saja dengan begitu mudah memaafkan seseorang.

Pun, memaafkan bukan berarti melupakan lo. Kamu juga perlu menjaga hatimu supaya nggak terluka lagi ‘kan? capek banget! via pixabay.com Energimu seakan terkuras habis setiap kali pulang kerja atau kuliah. Jangankan melakukan hobi atau bersosialisasi dengan keluarga, kadang kamu bahkan nggak sanggup lagi untuk cuci muka.

Seringkali yang kamu lakukan adalah melempar diri ke kasur, dan langsung tidur. Capek banget! Padahal kayaknya pekerjaanmu biasa saja. Nggak ada aktivitas fisik yang luar berpura pura bahagia, dan harusnya kamu nggak selelah ini juga.

Kalau ini kamu alami, mungkin yang lelah bukan fisikmu, melainkan hatimu. Terlalu sibuk tersenyum dan berpura-pura baik-baik sajakah? 6. Senyum dan tertawa adalah ekspresi default-mu.

Semua orang bilang hidupmu selalu bahagia dan nggak ada sedih-sedihnya ketawa terus/Brooke Cagle via unsplash.com Percaya atau nggak, orang yang paling sering tersenyum dan tertawa adalah orang yang paling jago menyembunyikan luka.

Apakah kamu salah satunya? Sering dibilang kalau hidupmu (terlihat) sangat bahagia dan nggak pernah ada masalah. Jelas hal itu salah. Hidup pasti ada hari-hari sedih dan sulit, tapi kamu begitu jago menyembunyikannya di balik senyum dan tawa.

Setiap orang pasti punya masalah, tapi kamu memilih untuk menyingkir ke pinggir dan menyembunyikannya karena tak ingin minta bantuan orang lain. Berpura-pura baik-baik saja nggak akan membuatmu baik-baik saja lo. Setiap orang pasti mengalami hari yang berat, masalah yang pelik, dan itu biasa.

berpura pura bahagia

Justru, mengakui masalah itu ada adalah satu step untuk menyelesaikannya. Mengakui bahwa kamu nggak baik-baik saja, adalah satu step berpura pura bahagia menyembuhkan dirimu. Jangan sampai kamu mengalami “smiling depression”. Luarnya tertawa bahagia, tapi di dalam remuk redam dan tak berdaya. Yang seperti ini justru berbahaya. Yuk, mulai menghargai setiap emosi dalam diri.
Namanya hidup, rasanya nggak ada kalau cuma enak-enaknya doang, pasti kita bakal mengalami yang berpura pura bahagia masalah dan kesedihan.

Merasa sedih hal yang wajar kok, sebab kita sebagai manusia dianugerahi Tuhan oleh bermacam-macam perasaan. Namun kita sering kali menutupi luka dengan senyuman dan berpura-pura bahagia. Padahal ya, terlalu sering berpura-pura bahagia itu tidak baik, lho.

Berikut 5 bahaya yang bakal kamu dapat. pexels.com/@Simon Robben Bahaya pertama dari pura-pura bahagia yaitu, hanya akan membuat suasana hatimu tambah buruk. Bagaimana tidak? Kamu selalu berusaha menampilkan senyum palsu, berusaha terlihat baik-baik saja di hadapan orang lain padahal keadaanmu jauh terbalik.

Kadang keadaan suka memaksa kita untuk berpura-pura, namun akan menjadi tidak baik apabila kamu sering melakukannya hingga lupa pada kebahagiaan yang sebenarnya. Ingat nggak selamanya kita harus terlihat baik-baik saja, karena pada dasarnya setiap orang pernah mengalami keadaan yang serupa.

unsplash.com/@Jake Melara Bagaimana bisa menikmati hidupmu yang sebenarnya jika terlalu sering berpura-pura bahagia? Pasti kamu bakal sulit menemukan kebahagiaan tersebut. Terlalu sering terlihat baik-baik saja padahal hati hancur berkeping-keping, hanya akan membut hidupmu dipenuhi dengan kepalsuan.

Kesedihan adalah bagian dari perjalanan, dan kadang ada waktu untuk nggak perlu menutupi itu semua. Tak mengapa kalau sekarang tidak sedang baik-baik saja, yang penting kamu tidak menjalani hidupmu dengan penuh tipu-tipu. Baca Juga: Masih Suka Ketipu? Ini 5 Tanda Bahwa Pacar Pura-pura Bahagia Bersama Bahaya selanjutnya dari terlalu sering berpura-pura bahagia, yaitu kamu akan selalu merasa tidak puas pada diri sendiri.

Bagaimana bisa merasa puas, kalau sering menipu dan mengabaikan parasaan supaya terlihat baik-baik saja. Mulai sekarang nikmati saja hidupmu baik susah maupun senang, selain itu jangan lupa untuk bersyukur. Sebab jika bersyukur, kamu jadi bisa menikmati hidupmu yang apa adanya.

pexels.com/@Rodnae Productions Dampak selanjutnya yaitu hanya akan membuatmu berpura pura bahagia stres dan tertekan. Bagaimana kamu nggak stres jika sering berbohong pada diri sendiri, suka menutupi luka dengan kebahagiaan. Tentu itu hanya akan membuatmu tambah tertekan. Oleh karena itu jika merasa sedih, ada kalanya untuk tidak menutupi, ekspresikan perasaan yang kamu rasa supaya masalahmu tidak terpendam sendiri.

Terimalah keadaanmu, jangan paksakan diri hanya demi penilaian orang lain. pexels.com/@Min an Bahaya terakhir jika sering berpura-pura bahagia yaitu, kamu jadi nggak bisa menjadi orang berpura pura bahagia apa adanya. Memang, kita selalu ingin menunjukkan yang baik-baik dan bahagianya saja, tapi tanpa disadari jadi sering memanipulasi keadaan.

Kamu jadi tidak percaya pada kemampuanmu, tidak menjadi orang yang apa adanya, dsb. Kamu pasti nggak mau hidupmu jadi berantakan, ya kan? Oleh karena itu, jadilah diri sendiri. Itulah guys, 5 bahaya jika kamu sering berpura-pura bahagia. Nggak baik-baik saja bukan kesalahan kok, jadi nikmati saja setiap perjalanan hidupmu. Baca Juga: 5 Tips Hidup Lebih Bahagia dengan Sikap Bodo Amat, Jadi Lebih Tenang! Berita Terpopuler • Hamas Mulai Bangkit, Menkeu Israel: Ini Semua Kesalahan Netanyahu • 10 Potret Liburan Ayu Ting Ting dan Keluarga ke Jogja, Ayah Rozak Hits • 10 Potret Baby Ameena dalam Berbagai Ekspresi, Gemasnya Kebangetan • Kamu Workaholic?

Waspadai 7 Tanda Kamu Terlalu Keras ke Diri Sendiri • Kemenag Sebut Kriteria Jemaah Haji Reguler yang Berangkat Tahun Ini • 10 Fakta Elon Musk, Orang Terkaya di Dunia yang Baru Membeli Twitter • PPKM Seluruh Indonesia Berakhir Hari Ini, Pemerintah Akan Umumkan Evaluasi • BMKG: Waspada, Suhu Panas Terik Terjadi hingga Pertengahan Mei • 9 Potret Atta Halilintar di Singapura, Berlibur sambil Momong Anak!




2022 www.videocon.com