Jin qorin baik atau jahat

jin qorin baik atau jahat

JIN merupakan sosok yang tak kasat mata. Kehadirannya, terkadang tak kita hiraukan. Bahkan, kita pun tak menyadari bahwa dalam diri kita terdapat jin yang selalu mendampingi kita. Ialah Qarin, jin pendamping manusia selama hidup di dunia. Banyak kejadian yang dikisahkan oleh manusia tentang hantu atau roh orang yang sudah meninggal.

Kita bisa melihat di acara-acara televisi dewasa ini yang mengemasnya dengan sajian yang menarik. Seseorang bercerita bahwa suatu ketika ditemui oleh si Fulan. Ternyata diketahui bahwa si Fulan tersebut baru saja meninggal dunia.

Kisah-kisah sejenis ini sangatlah banyak ragam kejadiaannya. Misalnya saja, mengenai seseorang yang kerasukan. Maka, kebanyakan manusia mengira bahwa roh orang yang sudah meninggal itu bergentayangan. Bahkan, peristiwa-peristiwa yang bersangkutan dengan kejadian orang yang baru meninggal tersebut sampai membuat segolongan aliran berkeyakinan bahwa orang yang sudah meninggal itu akan menitis kembali.

Mereka menyebutkan bukti-bukti kejadian yang berkaitan dengan peristiwa kematian, dan juga hasil dari cerita-cerita seperti tersebut di atas. BACA JUGA: Inilah 17 Gejala Gangguan Jin yang Harus Diwaspadai Pasti jin qorin baik atau jahat ini sudah tak asing lagi bagi kita. Tahukah Anda biasanya ketika seseorang kerasukan dan mengaku dirinya adalah sosok orang yang telah meninggal, itu bukanlah setan?

Ya, yang merasuki tubuh seseorang itu merupakan sahabat almarhum/almarhumah yang tidak lain adalah Qorin atau jin pendamping yang selalu mendampinginya sewaktu hidup. Jadi, ia tahu betul apa yang dilakukan almarhum/almarhumah sewaktu hidup. Siapakah Qarin itu sebenarnya? Apakah ia jin pendamping yang baik atau jahat bagi orang yang di dampinginya?

Mengapa Qarin tidak meninggal menyusul orang yang didampinginya ke alam baka (kekal)? Secara bahasa “Qarin” berarti teman atau pasangan, karena itu Qarin sering di artikan sebagai teman yang selalu mendampingi kita dimana saja kita berada. Layaknya teman, ada yang baik dan ada yang buruk. Begitu juga dengan Qarin, ia kadang memiliki pengaruh baik pada kita kadang juga memiliki pengaruh buruk pada kita.

jin qorin baik atau jahat

Tetapi pengaruh kita sebagai manusia lebih tinggi dibandingkan pengaruh Qarin terhadap kita. Qarin sudah ada sejak kita lahir. Karena itu, ada yang mengistilahkan Qarin itu pasangan kembar kita. Hanya saja ia bentuknya ghaib dan tak terlihat. Sebagai pasangan yang selalu mengikuti kita kemana saja, sudah pasti ia tahu betul apa yang kita kerjakan semasa hidup.

jin qorin baik atau jahat

Sehingga Qarin bisa menyampaikan keinginan-keinginan yang ingin di sampaikan almarhum/almarhumah saat hidupnya yang belum sempat terucap. Ibn Mas’ud menceritakan, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, bersabda, “Tidaklah salah seorang dari kalian melainkan ada pendampingnya dari golongan jin.” Mereka bertanya, “Juga padamu, ya Rasulullah?” “Ya, juga bagiku, hanya saja aku telah mendapat perlindungan dari Allah sehingga aku selamat.

Ia tidak memerintahkan aku kecuali kebaikan,” (HR. Muslim). Ath-Thabarani juga mengisahkan riwayat dari Syuraik bin Thariq. Ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, “Tidak ada seseorang di antara kalian melainkan ada baginya seorang setan.” Mereka bertanya, “Juga bagimu, ya Rasulullah?” “Ya, juga bagiku, tetapi Allah melindungiku sehingga aku selamat,” (HR.

Ibnu Hibban). Konon jin (Qarin) yang mendampingi nabi itu bernama Habib al-Huda dan ia beragama Islam. Disinyalir jin nabi ini masih hidup hingga sekarang. Dan tinggal di Baqi’. Di sana jin qorin baik atau jahat memiliki majelis dakwah, yang kerap kali didatangi oleh jin-jin lainnya yang beragama Islam. Jadi, layaknya manusia, jin juga memiliki tempat untuk belajar dan mengajar. Seperti halnya manusia, Qarin juga ada yang beragama Islam, Ateis, Kristen dan Yahudi. Konon Qarin yang non muslim ini bertengger di bahu kiri pada orang yang didampinginya.

Sebaliknya Qarin yang Muslim berada di bahu kanan. Dia selalu membantunya untuk taat kepada Allah. Jika kita lupa shalat, dia mengingatkan dan membangunkan kita.

Dia tidak pernah meninggalkan orang yang didampinginya kecuali ia sedang menggauli istrinya.

jin qorin baik atau jahat

Ketika sang suami istri sudah masuk kamar dan pintu di tutup, maka Qarin pun dengan sekejap sudah berada di Mekkah untuk shalat di sana dan balik lagi dengan sekejap ke rumah muslim tersebut.

Sa’id al-Jariri mengomentari ayat yang berbunyi, “Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (al-Quran), kami adakan baginya setan,” (QS. Az-Zukhruf: 36). Ia berkomentar, “Telah sampai berita kepada kami bahwa orang kafir apabila dibangkitkan pada hari kiamat, setan akan mendorong dengan tangannya, hingga ia tidak bisa melawannya, sampai Allah menempatkannya di api neraka, dan ketika itu ia berkata, ‘Aduhai, semoga (jarak) antaraku dan kamu seperti jarak antara timur dan barat’,” (QS.

Az-Zukhruf: 38). Sementara, orang mukmin akan diwakilkan padanya malaikat sampai ia diadili di antara manusia dan menempatkannya dalam surga. Demikianlah, orang yang berpaling dari petunjuk yang lurus, yaitu al-Quran dan sunah, maka baginya akan diadakan oleh Allah yaitu setan, yang akan menyesatkannya.

Loading. Tidak seperti manusia, Qarin tidak dapat mati hingga hari kiamat. Sebab ia merupakan bangsa jin. Seperti bangsa jin lainnya, ia pun tidak bisa mati kecuali saat datangnya hari kiamat. Maka dari itu, ketika yang didampinginya meninggal, Qarin kerap kali menampakkan wujudnya seperti diri orang yang dulu didampinginya. Biasanya Qarin itu berperilaku persis seperti orang yang didampinginya. Jika orang yang didampinginya adalah orang yang saleh maka ia akan berperilaku persis seperti orang itu, meskipun orang itu sudah meninggal.

Karena itu kerap kali kita mendengar kisah-kisah tentang orang saleh yang sudah meninggal dunia, tetapi kita masih melihatnya sedang mengaji di masjid, beribadah dan sebagainya. BACA JUGA: Sama-Sama Diperintahkan Menyembah Allah, Inilah Kisah Jin yang Diceritakan dalam Alquran Sebagian orang menilai itu karena karomahnya. Padahal itu adalah Qarin yang dulu mendampinginya ia akan persis melakonkan perilaku orang yang didampinginya saat masih hidup. Bagi orang kita orang awam akan timbul pertanyaan, “Apakah jin pendamping muslim itu juga pasti muslim?” Jawabnya tidak mesti.

Kadang-kadang jin pendamping seorang muslim itu adalah jin muslim, tetapi ada juga jin Kafir, Ateis, penyembah berhalah, Kristen maupun Yahudi. Jin pedamping yang muslim, sangat mencintai orang muslim yang didampinginya dalam derajat yang tidak dapat dibayangkan oleh manusia. Dia melindungi manusia yang didampinginya dari berbagai bahaya, dan membantu untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah. Untuk melindungi diri dari jin Qorin maka banyaklah berdzikir dan memohon perlindungan kepada Allah.

Jika kita sungguh-sungguh melakukan hal ini, insya Allah, akan datang perlindungan dari Yang Maha Kuasa. [] Pertanyaan : بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ Ahsanallahu ilaikum ustadz.

Afwan saya ingin bertanya, saya pernah membaca artikel tentang jin. Apakah benar di sisi setiap manusia ada jin pendamping yang disebut jin Qorin? Jazaakallahu khairan ustadz (Ditanyakan oleh Fulanah,Sahabat Bias T09 G-42) Jawaban : وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ بِسْـمِ اللّهِ Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du. Ya, Qorin itu ada. Sebagian menyebutnya dengan khodam.

Dalilnya firman Alloh ta’la : قَالَ قَرِينُهُ رَبَّنَا مَا أَطْغَيْتُهُ وَلَكِنْ كَانَ فِي ضَلالٍ بَعِيدٍ “Berkata (jin qorin) yang menyertai manusia ; “Wahai Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh” (QS Qof : jin qorin baik atau jahat Ibnu Katsir rohimahulloh menukilkan perkataan Ibnu Abbas rodhiallohu ‘anhu tentang makna ayat tersebut, هو الشيطان الذي وكل به “Yang menyertai manusia adalah setan yang ditugasi untuk menyertai manusia” (Tafsir Ibnu Katsir : 7/403) Namun cukup bagi kita untuk mengimaninya, tanpa perlu berinteraksi atau bahkan sampai meminta bantuan kepadanya, sembari terus berusaha menjalankan ketaatan pada Alloh Ta’ala.

Wallahu A’lam, Wabillahittaufiq. Dijawab dengan ringkas oleh: Ustadz Rosyid Abu Jin qorin baik atau jahat حفظه الله sumber: https://bimbinganislam.com/jin-qorin-benar-ada-atau-cuma-mitos-belaka/
Qorin adalah jin yang ditugasi untuk mendampingi setiap manusia dengan tugas menggoda dan menyesatkannya.

Karena itu, qorin termasuk setan dari kalangan jin. Syaikh Muhammad Ibnu Shalih al-Utsaimin ditanya, “Apa itu qorin?” Beliau menjawab: “Qorin adalah setan yang ditugasi untuk menyesatkan manusia dengan izin Allah. Dia bertugas memerintahkan kemungkaran dan mencegah yang ma’ruf.

Sebagaimana yang Allah firmankan الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلًا وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ- “Setan menjanjikan kefakiran untuk kalian dan memerintahkan kemungkaran.

Sementara Allah menjanjikan ampunan dan karunia dari-Nya. Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 268) Akan tetapi, jika Allah memberikan karunia kepada hamba-Nya berupa hati yang baik, jujur, selalu tunduk kepada Allah, lebih menginginkan akhirat dan tidak mementingkan dunia maka Allah akan menolongnya agar tidak terpengaruh gangguan jin ini, sehingga dia tidak mampu menyesatkannya”.

(Majmu’ Fatawa, 17:427) =Apa Yang Di Lakukan Jin Qorin Terhadap Manusia???= Jin qarin pekerjaanya selalu mendorong manusia untuk mengajak kejahatan, ia senantiasa membisikkan was-was untuk melalaikan solat, mengajak perbuatan maksiat, Jin qorin juga menyuruh manuntuk malas dalam membaca al-Quran, menyuruh mengerjakan syahwat, dan sebagainya. Allah Subhanahu Wata’ala berfirman: وَمَنْ يَعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمَنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ- “Dan barangsiapa yang tidak mengindahkan pengajaran (Al-Quran yang diturunkan oleh Allah) Yang maha Pemurah, Kami akan adakan baginya Syaitan (yang menghasut dan menyesatkannya), lalu menjadilah Syaitan itu (Qarin) temannya yang tidak terpisah daripadanya.” (Az-Zukhruf 43:36) Dalam tafsir Ibn Katsir dinyatakan bahwasanya Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, Mujahid, Qatadah dan beberapa ulama lainnya mengatakan, “Yang menyertai manusia adalah setan yang ditugasi untuk menyertai manusia.” (Tafsir Ibnu Katsir, 7:403) Untuk mengimbangi usaha qarin ini Allah utuskan malaikat.

Ia akan membisikkan hal-hal kebenaran dan mengajak kepada kebaikan. Maka terdoronglah kepada setiap manusia membuat pilihan mengikut pengaruh mana yang lebih kuat, pengaruh kejahatan atau pengaruh kebaikan. Walau bagaimanapun tidak semua orang islam mampu mengalahkan pengaruh bisikan jin qarin yang jahat. Hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ وَقَدْ وُكِّلَ بِهِ قَرِينُهُ مِنَ الْجِنِّ ».

قَالُوا وَإِيَّاكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « وَإِيَّاىَ إِلاَّ أَنَّ اللَّهَ أَعَانَنِى عَلَيْهِ فَأَسْلَمَ فَلاَ يَأْمُرُنِى إِلاَّ بِخَيْرٍ “Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap orang di antara kalian telah diutus untuknya seorang qorin (pendamping) dari golongan jin, Para sahabat bertanya, “Termasuk Anda, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Termasuk saya, hanya saja Allah membantuku untuk menundukkannya, sehingga dia masuk Islam.

Karen itu, dia tidak memerintahkan kepadaku kecuali yang baik.” (HR. Muslim (2814)). Imam An-Nawawi rahimahullah mengatakan, “Dalam hadis ini terdapat peringatan keras terhadap godaan jin qorin dan bisikannya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi tahu bahwa dia bersama kita, agar kita selalu waspada sebisa mungkin.” (Syarh Shahih Muslim, 17:158) Namun ada orang-orang Islam mampu menguasai dan menjadikan ‘pengaruh qarinnya lemah tidak berdaya’.

Caranya dengan membaca “Bismillah” sebelum melakukan sebarang pekerjaan, membaca tawwudz, memperbanyak berzikir, membaca al-Quran, taat melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

=Dua Bisikan Yang Menyertai Manusia= عن عبد الله بن مسعود قال : قال رسول الله صلى الله عليه و سلم إن للشيطان لمة بابن آدم وللملك لمة فأما لمة الشيطان فإيعاد بالشر وتكذيب بالحق وأما لمة الملك فإيعاد بالخير وتصديق بالحق (اخرجه الترمذي) “Dari Abdullah Ibnu Mas’ud Radhiyallahu Anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya: “Sesungguhnya syetan membisk-bisikkan kepada anak Adam, begitu pula malaikat. Adapun bisikan syetan adalah mangajak keburukan dan mendustakan kebenaran.

Adapun bisikan malaikat adalah mengajak kebaikan dan membenarkan yang haq”. (Shahih lighairihi HR Tirmidzi, di shahihkan al-albani) Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Munajid menjelaskan, “Berdasarkan perenungan terhadap berbagai dalil dari Alquran dan sunah dapat disimpulkan jin qorin baik atau jahat tidak ada tugas bagi jin qorin selain menyesatkan,ia juga mengganggu, dan membisikkan was-was.

Godaan jin qorin ini akan semakin melemah, sebanding dengan kekuatan iman pada disi seseorang.” (Fatawa Islam, al as’ilah wa ajwibah, no. 149459) =Apakah Qorin Menyertai Manusia- Setelah Manusia Meninggal?= Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah ditanya “Apakah qorin ini akan terus menyertai manusia, sampai menemaninya di kuburan? jawabnya, “Tidak. Zahir hadis –Allahu a’lam– menunjukkan bahwa dengan berakhirnya usia manusia,maka jin ini akan meninggalkannya.

Karena tugas yang dia emban telah berakhir.

jin qorin baik atau jahat

Ketika manusia mati maka akan terputus semua amalnya, kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim (1631)). (Majmu’ Fatawa, 17:427) =Cara Melindungi Diri Dari Jin Qorin= Banyaklah berdzikir dan memohon perlindungan kepada Allah.

Jika kita sungguh-sungguh melakukan hal ini, insya Allah, akan datang perlindungan dari Sang Kuasa. Allah berfirman: وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ – “Apabila setan menggodamu maka mintalah perlindungan kepada Allah.

Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. Al-A’raf: 200) Dalam Tafsir As-Sa’di dinyatakan, “Kapanpun, dan dalam keadaan apapun, ketika setan menggoda Anda, dimana Jin qorin baik atau jahat merasakan adanya bisikan, menghalangi Anda untuk melakukan kebaikan, mendorong Anda untuk berdosa,atau membangkitkan semangat Anda untuk maksiat maka berlindunglah kepada Allah, sandarkan diri Anda kepada Allah, mintalah perlindungan kepada-Nya.

Sesungguhnya Dia Maha Mendengar terhadap apa yang anda ucapkan dan Maha Mengetahui niat Anda, kekuatan dan kelemahan Anda. Dia mengetahui kesungguhan Anda dalam bersandar kepada-Nya, sehingga Dia akan melindungi Anda dari godaan dan was-was setan.(Taisir Karimir Rahman, Hal.313) Sumber: (Majmu’ Fatawa karya Syeikh Ibnu Sholeh al-Utsaimin dan Taisir Karimir Rahman Karya Syeikh as-Sa’di.) walloohu a’lam Jin Qorin Pertanyaan: Assalamu’alaikum Apa jin qorin itu?

Apakah dia itu setan? Apakah jin qorin itu adalah jin qorin baik atau jahat yang selalu buruk? Mohon penjelasannya.

Terima kasih wassalamu’alaikum Dari: Risa Anggita Jawaban: Siapa itu Qorin? Qorin adalah jin yang ditugasi untuk mendampingi setiap manusia dengan tugas menggoda dan menyesatkannya. Karena itu, qorin termasuk setan dari kalangan jin. Syaikh Ibnu Utsaimin ditanya, “Apa itu qorin?” Beliau menjawab, “Qorin adalah setan yang ditugasi untuk menyesatkan manusia dengan izin Allah. Dia bertugas memerintahkan kemungkaran dan mencegah yang ma’ruf.

Sebagaimana yang Allah firmankan, الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُم بِالْفَحْشَآءِ وَاللهُ يَعِدُكُم مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلاً وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ “Setan menjanjikan kefakiran untuk kalian dan memerintahkan kemungkaran.

Sementara Allah menjanjikan ampunan dan karunia dari-Nya. Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 268)Akan tetapi, jika Allah memberikan karunia kepada hamba-Nya berupa hati yang baik, jujur, selalu tunduk kepada Allah, lebih menginginkan akhirat dan tidak mementingkan dunia maka Allah akan menolongnya agar tidak terpengaruh gangguan jin ini, sehingga dia tidak mampu menyesatkannya.

( Majmu’ Fatawa, 17:427) Dalil Adanya Jin Qorin Di antara dalil yang menunjukkan adanya qorin: a. Firman Allah قَالَ قَرِينُهُ رَبَّنَا مَا أَطْغَيْتُهُ وَلَكِنْ كَانَ فِي ضَلالٍ بَعِيدٍ “ Yang menyertai manusia berkata : “Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh.” (QS. Qaf: 27) Dalam tafsir Ibn Katsir dinyatakan bahwasanya Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, Mujahid, Qatadah dan beberapa ulama lainnya mengatakan, “Yang menyertai manusia adalah setan yang ditugasi untuk menyertai manusia.” (Tafsir Ibnu Katsir, 7:403) b.

Hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap orang di antara kalian telah diutus untuknya seorang qorin (pendamping) dari golongan jin.” Para sahabat bertanya, “Termasuk Anda, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, وَإِيَّايَ إِلاَّ أَنَّ اللَّه أَعَانَنِي عَلَيْهِ فَأَسْلَمَ فَلا يَأْمُرنِي إِلاَّ بِخَيْرٍ “Termasuk saya, hanya saja Allah membantuku untuk menundukkannya, sehingga dia masuk Islam.

Karen itu, dia tidak memerintahkan kepadaku kecuali yang baik.” (HR. Muslim) Tugas jin Qorin Nabi shallallahu ‘alaihi wa jin qorin baik atau jahat bersabda, ما منكم من أحد إلاوقد وكل به قرينه من الجن “Setiap orang di antara kalian telah diutus untuknya seorang qorin (pendamping) dari golongan jin.” (HR. Muslim) Imam An-Nawawi mengatakan, “Dalam hadis ini terdapat peringatan keras terhadap godaan jin qorin dan bisikannya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi tahu bahwa dia bersama kita, agar kita selalu waspada sebisa mungkin. ( Syarh Shahih Muslim, 17:158) Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Munajid menjelaskan, “Berdasarkan perenungan terhadap berbagai dalil dari Alquran dan sunah dapat disimpulkan bahwa tidak ada tugas bagi jin qorin selain menyesatkan, mengganggu, dan membisikkan was-was.

Godaan jin qorin ini akan semakin melemah, sebanding dengan kekuatan iman pada disi seseorang.” (Fatawa Islam, tanya jawab, no. 149459) Apakah qorin juga menyertai manusia setelah dia meninggal? Syaikh Ibnu Utsaimin menjelaskan, “Apakah qorin ini akan terus menyertai manusia, sampai menemaninya di kuburan? jawabnya, Tidak. Zahir hadis – Allahu a’lam– menunjukkan bahwa dengan berakhirnya usia manusia, maka jin ini akan meninggalkannya. Karena tugas yang dia emban telah berakhir.

jin qorin baik atau jahat

Ketika manusia mati maka akan terputus semua amalnya, kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mendoakannya. (HR. Muslim). ( Majmu’ Fatawa, 17:427) Cara Melindungi Jin qorin baik atau jahat dari Jin Qorin Banyaklah berdzikir dan memohon perlindungan kepada Allah.

Jika kita sungguh-sungguh melakukan hal ini, insyaaAllah, akan datang perlindungan dari Sang Kuasa. Allah berfirman, وَإِمَّا يَنَزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللهِ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ “ Apabila setan menggodamu maka mintalah perlindungan kepada Allah.

Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. Al-A’raf: 200) Dalam Tafsir As-Sa’di dinyatakan, “Kapanpun, dan dalam keadaan apapun, ketika setan menggoda Anda, dimana Anda merasakan adanya bisikan, menghalangi Anda untuk melakukan kebaikan, mendorong Anda untuk berdosa, atau membangkitkan semangat Anda untuk maksiat maka berlindunglah kepada Allah, sandarkan diri Anda kepada Allah, mintalah perlindungan kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar terhadap apa yang anda ucapkan dan Maha Mengetahui niat Anda, kekuatan dan kelemahan Anda.

Dia mengetahui kesungguhan Anda dalam bersandar kepada-Nya, sehingga Dia akan melindungi Anda dari godaan jin qorin baik atau jahat was-was setan. ( Taisir Karimir Rahman, Hal.313) Allahu a’lam Ditulis oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah) Artikel www.KonsultasiSyariah.com Materi terkait: 1.

Bahasa Kaum Jin. 2. Jika Suami Paranormal. 3. Diusili Makhluk Gaib. 4. Dapatkah Manusia Melihat Jin?. 5. Tempat Roh Setelah Kematian. Pembahasan ini terkait Jin Qorin. 🔍 Istawu Wa'tadilu, Tahun Baru Masehi Menurut Islam, Arti 313 Ldii, Aturan Puasa Daud, Sunnah Qobliyah, Zodiak Menurut Tanggal Lahir POPULAR CATEGORIES • FIKIH 1490 • AQIDAH 931 • Ibadah 790 • Sholat 599 • Halal Haram 552 • Pernikahan 517 Recent Posts • Bolehkah Ayah Mencium Anak Perempuannya yang Sudah Dewasa?

• Apakah Jual Beli Kurma Secara Online Termasuk Riba? • Hukum Shalat di Antara Tiang-tiang dalam Shalat Jama’ah • Hukum Meminjam Uang di Pinjaman Online (Pinjol) • Apa yang Dilakukan Masbuk ketika Masuk ke Shaf? jin qorin baik atau jahat Sembuh Sakit karena Bersedekah
ALLAH SWT menciptakan manusia sekaligus bersama pendampingnya.

Namun dalam hal ini maksudnya bukan suami/ istri, melainkan pendamping (jin qorin) yang senantiasa mendampinginya dari kalangan Jin serta Malaikat. Allah Ta’ala menjelaskan dalam Al-Qur’an bahwa manusia memiliki 2 jenis qorin yakni, syaitan (jin qorin) yang memerintahkan kepada keburukan dan malaikat yang memerintahkan kepada kebaikan.

Dan yang menyertai dia (Malaikat) berkata: “Inilah (catatan amalnya) yang tersedia pada sisiku(QS. Qaf: 23) قَالَ قَرِينُهُ رَبَّنَا مَا أَطْغَيْتُهُ وَلَٰكِنْ كَانَ فِي ضَلَالٍ بَعِيدٍ Yang menyertai dia (syaithon) berkata (pula): “Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh”(QS.

Qaf: 27) Oleh karenanya wajar bila setiap waktu akan terjadi perang antara kebenaran dan kebathilan dalam diri seseorang. Ini disebabkan oleh kehadiran si jin qorin tersebut salah satunya. Di dalam kitab sahih disebutkan bahwa Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam bersabda, “Tiada seorang pun dari kamu melainkan disertai pendamping (qarin/teman setan) yang mendampinginya.

Mereka bertanya, “Juga termasuk engkau, ya Rasulullah?” Beliau Saw. menjawab: “Ya, hanya saja Allah membantuku dalam menghadapinya; akhirnya ia masuk Islam, maka ia tidak memerintahkan kepadaku kecuali hanya kebaikan.” “Sesungguhnya setan itu mengalir ke dalam tubuh anak Adam melalui aliran darahnya.” (HR Bukhari dan Muslim) Loading. Ibnu abbas berkata, “setan bercokol di atas hati anak Adam. Maka apabila ia lupa dan lalai kepada Allah setan menggodanya; dan apabila ia ingat kepada Allah maka setan itu bersembunyi.” Al-Mu’tamir ibnu Sulaiman telah meriwayatkan dari ayahnya, bahwa pernah diceritakan kepadanya, “Sesungguhnya setan yang banyak menggoda itu selalu meniup hati anak Adam manakala ia sedang bersedih hati dan juga manakala sedang senang hati.

Tetapi apabila ia sedang ingat kepada Allah, maka setan bersembunyi ketakutan.” Bagaimana menyikapi perkara soal setan atau jin qorin yang tak bisa diindra ini? Foto: Pinterest Pertama, tidak boleh menyepelekan atau berlebihan sebab rasa was-was dan takut kepada makhluk tersebut.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah mengingatkan, “Aku tegaskan kepadamu, jika engkau takut kepada jin, maka para jin akan berbuat jahat kepadamu. Oleh karena itu kebanyakan orang yang diganggu jin adalah karena dia takut kepada jin.” Dalam urusan rumah tangga, adakalanya manusia lengah dengan tipu daya setan (jin qorin) yang senang mencerai beraikan keutuhan rumah tangga. Karena program terbesar iblis adalah mencerai beraikan suami dan istri.

BACA JUGA: Apakah Malaikat akan Mati sebagaimana Manusia dan Jin? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya iblis meletakkan singgasananya di atas air, kemudian dia mengutus bala tentaranya, maka yang akan menjadi pasukan yang paling dekat dengan dia adalah yang paling banyak fitnahnya.

Lalu ada yang datang dan berkata, ‘Saya telah berbuat ini dan itu’. Maka iblis berkata, ‘Engkau tidak berbuat apa-apa’. Kemudian ada yang datang lagi dan berkata, ‘Saya tidak meninggalkan seorang pun kecuali telah aku pisahkan antara dia dengan istrinya’. Maka iblis mendekatkan dia padanya dan mengatakan, ‘Engkaulah sebaik-baik pasukanku’.” (Muslim, no.2167) Kedua, sebagai makhluk yang lemah dan terbatas kita butuh kepada zat yang maha kuat dan tidak terbatas. Sehingga dengan selalu mengingat Allah dan menyertakanNya (dzikrullah) di setiap keadaan, baik dalam hati, lisan, perbuatan serta amalan badan.

Allah Ta’ala akan menjaga dan melindungi jin qorin baik atau jahat dari tipu daya musuh Allah yang terkutuk alias setan atau jin qorin ini. InsyaAllah. Na’udzubillah min asy-syaithoni ar-rajiim. Wallahu a’lam. []
Pasti kejadian seperti ini sudah tak asing lagi bagi kita, bukan? Sesungguhnya itu bukanlah setan, melainkan sosok yang merasuk ke dalam tubuhnya itu adalah sahabat almarhum/almarhumah yang tidak lain adalah Qorin atau jin pendamping yang selalu mendampinginya sewaktu hidup.

Jadi ia tahu betul apa yang dilakukan almarhum/almarhumah sewaktu hidup. Siapakah Qarin itu sebenarnya? Apakah ia jin pendamping yang baik atau jahat bagi orang yang di dampinginya? Mengapa qarin tidak meninggal menyusul orang yang didampinginya ke alam baka (kekal)? Secara bahasa ”qarin” berarti teman atau pasangan.karena itu Qarin sering di artikan sebagai teman yang selalu mendampingi kita kapan saja kita berada.

Layaknya teman, ada yang baik dan ada yang buruk. Begitu juga dengan Qarin, ia kadang memiliki pengaruh baik pada kita kadang juga memiliki pengaruh buruk pada kita. Tetapi pengaruh kita sebagai jin qorin baik atau jahat lebih tinggi dibandingkan pengaruh qarin terhadap kita.

Qarin sudah ada sejak kita lahir. Karena ituada yang mengistilahkan qarin itu pasangan kembar kita. Hanya saja ia bentuknya ghaib dan tak terlihat.

Sebagai pasangan yang selalu jin qorin baik atau jahat kita ke mana saja, sudah pasti ia tahu betul apa yang kita kerjakan semasa hidup. Seingga qarin bisa menyampaikan keinginan-keinginan yang ingin di sampaikan alkmarhum/almarhumah saat ihdupnya yang belum sempat terucap. Keberadaan qarin dlm tubuh kita di pertegas oleh hadist nabi riwayat Abdulah bin Mas’ ud. Dalam hadist tersebut disebutkan bahwa Rasullulah SAW bersabda: “Tidak ada seorangpun diantara kalian yang tidak di tunjuknya jin pendamping (Qarin).

Para sahabat bertanya: “termasuk anda, ya Rosulullah? Ya” Jawab nabi. “ Hanya saja aku mendapat pertolongan Allah, sehingga jin pendampingku masuk islam, dan ia tidak pernah mengajak ku kecuali yang baik-baik”. Konon jin (Qarin) yang mendampingi nabi itu bernama Habib al-Huda dan ia beragama islam.

Disinyalir jin nabi ini masih hidup hingga sekarang. Dan tinggal di baqi’. Disana ia memiliki majelis dakwah, yang kerap kali di datangi oleh jin-jin lainnya yang beragama islam. Jadi layaknya manusiajin juga memiliki tempat untuk belajar dan mengajar. BACA: Misteri 4 Nabi yang Belum Mati Namun Tidak Hidup di Jagat Raya Dalam al-quran sendiri perkataan qarin disebutkan dalam surat Zukhruf (43) : 36 Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (AL-QUR’AN), kami adakan bagionya setan (yang menyesatkan), maka setan itulah yang menjadi qarin, dan sesungguhnya merka benar-benar menghalangi mereka dari jalan dan mereka menyangka bahwa mereka mendapatkan petunjuk.

Menurut Prof. Dr. Quraish Shihab dalam tafsir Al-Mishbah, penggunaan bentuk tunggal bagi kata qarin dalam ayat di atas mengisyaratkan bahwa setiap orang yang enggan mengikuti tuntunan agama akan memiliki qarin.

Ini terjadi bagi perorangan, bukannya sekelompok yang memperoleh satu qarin secara bersama-sama. Artinya dalam setiap tubuh manusia pasti ada qarinnya. Ia akan mempengaruhi orang yang di dampinginya itu kepada jalan yang sesat. Bagi yang tidak memiliki iman, akan tersesat. Sebaliknya, bagi seseorang yang beriman maka akan dapat menepis godaan qarinnya. Kata qarin juga disebut dalam surat Qaf (50) ayat 27. “Dan yang menyertai dia berkata (pula) “Ya Tuhan Kami, aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan.” Menurut Quraish shihab, surat Qaf (50) ayat 23, membicarakan tentang keadaan orang-orang kafir di hari kiamat yang telah menjadi korban godaan qarin.

Qarin itu mempertunjukan kepada Allah tentang orang yang telah berhasil di godanya yaitu jin qorin baik atau jahat orang kafir, dan ia pantas disiksa di neraka. Allah pun lalu melemparkan orang-orang kafir itu kepada neraka seperti yang terlukis dalam ayat berikutnya dari surat Qaf ayat 24: “Allah berfirman: Lemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala” Tetapi Qarin sendiri tak pernah mau bertanggung jawab atas dosa yang dipikul manusia atau siksaan yang diterima oleh orang yang sesat sehingga di masukan ke neraka.

ini terlihat dari penjelasan ayat berikutnya dari surat Qaf ayat 27 tersebut. Qarin mengelak bahwa itu bukan merupakan perbuatannya. Seperti halnya manusiaqarin juga ada yang beragama islam, ateis, kristen dan yahudi.

Konon qarin yang non muslim ini bertengger di bahu kiri pada orang yang di dampinginya. Sebaliknya Qarin yang Muslim berasa di bahu kanan, Dia selalu membantunya untuk taat kepada Allah. Jika kita lupa shalat, dia mengingatkan dan membangunkan kita. Dia tidak pernah meninggalkan orang yang di dampinginya kecuali ia sedang menggauli istrinya. Ketika sang suami isteri sudah masuk kamar dan pintu di tutup, maka Qarin pun dengan sekejap sudah berada di Mekkah untuk shalat di sana dan balik lagi dengan sekejap ke rumah muslim tersebut.

BACA: Cerita Mistis dari Penemuan Sepasang Pedang di Aceh Tidak seperti manusia, Qarin tidak dapat mati hingga hari kiamat sebab ia merupakan bangsa jin. Seperti bangsa jin lainnya, ia pun tidak bisa mati kecuali saat datangnya hari kiamat. Maka dari itu, ketika yang didampinginya meninggal, Qarin kerap kali menampakkan wujudnya seperti diri orang yang dulu didampinginya.

Biasanya Qarin itu berperilaku persis seperti orang yang di dampinginya. Jika orang yang didampinginya adalah orang yang saleh maka ia akan berperilaku persis seperti orang itu, meskipun orang itu sudah meninggal. Karena itu kerap kali kita mendengar kisah-kisah tentang orang saleh yanng sudah meninggal dunia, tetapi kita masih melihatnya sedang mengaji di masjid, beribadah dan lain sebagainya.

Sebagian orang menilai itu karena karomahnya. Padahal itu adalah jin Qarin yang dulu mendampinginya.

jin qorin baik atau jahat

Jin Qarin akan persis melakonkan perilaku orang yang didampinginya saat masih hidup. Dalil tentang Adanya Jin Pendamping Ibn Mas’ud menceritakan, Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, bersabda yang artinya: “Tidaklah salah seorang dari kalian melainkan ada pendampingnya dari golongan jin.” Mereka bertanya, “Juga padamu, ya Rasulullah?” “Ya, juga bagiku, hanya saja aku telah mendapat perlindungan dari Allah sehingga aku selamat.

Ia tidak memerintahkan aku kecuali kebaikan.” (HR Muslim). Ath-Thabarani mengisahkan riwayat dari Syuraik bin Thariq.

Ia berkata, Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, yang artinya: “Tidak ada seseorang di antara kalian melainkan ada baginya seorang setan.” Mereka bertanya, “Juga bagimu, ya Rasulullah?” “Ya, juga bagiku, tetapi Allah melindungiku sehingga aku selamat .”(HR. Ibnu Hibban). Ibn Mas’ud meriwayatkan, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, yang artinya: “Setiap anak Adam mempunyai kelompok, dan bagi malaikat ada kelompok dengan anak Jin qorin baik atau jahat.

Kelompok setan mengajak kepada kejahatan dan mendustakan yang hak, adapun kelompok malaikat mengajak kepada kebaikan dan membenarkan yang hak. Barang siapa yang mendapatkan yang demikian itu, maka ketahuilah bahwa itu dari Allah dan pujilah Allah, dan barang siapa yang mendapatkan selain itu, maka mintalah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk, kemudian ia membaca asy-syaithanu ya’idukumul-faqra wa ya’murukum bil-fahsya’.” (HR. Tirmizi).

jin qorin baik atau jahat

Sa’id al-Jariri mengomentari ayat yang berbunyi, “ Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Alquran), kami adakan baginya setan.” (QS.

Az-Zukhruf: 36). Ia berkomentar, “Telah sampai berita kepada kami bahwa orang kafir apabila dibangkitkan pada hari kiamat, jin qorin baik atau jahat akan mendorong dengan tangannya, hingga ia tidak bisa melawannya, sampai Alloh menempatkannya di api neraka, dan ketika itu ia berkata, ‘Aduhai, semoga (jarak) antaraku dan kamu seperti jarak antara timur dan barat.’ (QS.

Az-Zukhruf: 38). Sementara, orang mukmin akan diwakilkan padanya malaikat sampai ia diadili di antara manusia dan menempatkannya dalam surga. BACA: Misteri Perjalanan Isra Miraj Abadullah Bin Mas’ud mengatakan bahwa: Rasulullah saw bersabda; “Tidak ada seorangpun diantara kalian yang tidak ditunjuk untuknya Jin pendamping (Qarin)”. Para sahabat bertanya; “Termasuk anda ya Rasulullah ?, “Ya” jawab Nabi, Hanya saja aku mendapat pertolongan Allah,sehingga Jin pendampingku masuk Islam, dan dia tidak pernah mengajakku kecuali yang baik-baik”.

Jin pendamping (Qarin) Rasulullah saw, adalah bernama Habib al-Huda, beragama Islam dan menurut para ulama sampai sekarang beliau masih hidup, beliau tinggal di Baqi’. Di Baqi’, beliau mempunyai majelis pengajaran tafsir dan hadis-hadis Rasulullah saw yang didatangi oleh jin-jin muslim. Hal ini bisa saja terjadi sebab umur rata2 Jin panjang bisa mencapai ratusan dan ribuan tahun.

Bagi orang kita orang awam akan timbul pertanyaan: Apakah Jin pendamping muslim itu juga pasti muslim?

jin qorin baik atau jahat

Jawabnya tidak mesti. Kadang-kadang Jin pendamping seorang muslim itu adalah jin muslim, tetapi ada juga jin kafir, ateis, penyembah berhalah, kristen, yahudi.

Jin pendamping (qarin) yang non muslim ini, bertengger dibahu kiri pada orang yang didampinginya, dan dia adalah pendukung kejahatan. Tetapi pengaruh manusia terhadap jin lebih besar ketimbang pengaruh jin terhadap manusia.

Jin Pedamping yang muslim, sangat mencintai orang muslim yang didampinginya dalam derajat yang tidak dapat dibayangkan oleh manusia. Dia melindungi manusia yang didampinginya dari berbagai bahaya, dan membantu untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah. Ketika anda lupa sholat dia membantu mengingatkan dan membangunkan anda. Dia tidak pernah meninggalkan orang muslim yang didampinginya kecuali orang tsb sedang menggauli istrinya.

Ketika sang suami isteri sudah masuk kamar dan pintu ditutup, maka Qarin dengan sekejap sudah berada di Mekkah untuk sholat disana, dan balik lagi dalam waktu sekejap kerumah orang muslim tersebut.

Untuk melindungi diri dari Jin Qorin maka banyaklah berdzikir dan memohon perlindungan kepada Allah. Jika kita sungguh-sungguh melakukan hal ini, Insya Allah, akan datang perlindungan dari Yang Maha Kuasa. Amin. TOPIK LAINNYA SANG HYANG NUR CAHYANING NIRWANA menurut Islam, Ciri keturunan Aji Saka, ciri ciri keturunan gajah mada, Pasukan ghaip satria piningit, khasiat bambu sabdo palon, Sejarah burung perkutut Menurut Islam, nama patih pajajaran, Siapa Sang Hyang Nur CAHYANING NIRWANA menurut Islam, kelemahan nyi blorong, Ciri KETURUNAN PonorogoPerbedaan jin khodam dan qorin jelas ada.

Seseorang bisa diikuti jin khodam antara lain karena diikhtiarkan. Sedangkan jin qorin tidak perlu diikhiarkan karena tiap orang pada dasarnya sudah memiliki. Kalangan paranormal menyebut untuk mendapatkan jin khodam, bisa melalui beberapa cara, salah satunya dengan puasa dan wirid atau amalan penarik khusus khodam tertentu kehendaki.

Baca juga: Penyebab Seseorang Diikuti Jin Khodam, Sebaiknya Dihindari Jin Khodam Istilah khodam berasal dari kata Khodim [arab: خادم] yang artinya pembantu. Jin khodam berarti jin pembantu. Orang jawa bilang, prewangan. Disebut khodam, karena jin ini berinteraksi dengan rekan dekatnya di kalangan manusia, dan sedia untuk membantunya.

Sehingga terkadang dia bisa melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh umumnya manusia. Tentu saja, dengan bantuan jin prewangan yang menjadi rekannya. Hal yang mesti disadari adalah bahwa mustahil jin mau membantu manusia secara cuma-cuma. Jin membantu, karena manusia mau mengabdi kepada jin. Harus pula disadari bahwa tidak ada manusia yang menguasai jin, selain Nabi Sulaiman as. Allah kisahkan dalam Al-Quran, salah satu doa Sulaiman, قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ Sulaiman berdoa: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kekuasaan yang tidak dimiliki oleh seorangpun sesudahku.

Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pemberi”. ( QS Shad: 35 ) Salah satu di antara kekuasaan Sulaiman, yang tidak mungkin dimiliki orang lain adalah bisa mengendalikan dan menguasai jin. Sehingga semua jin menjadi tunduk dan patuh kepada Sulaiman. Baca juga: Jin Qorin Nabi Muhammad Masuk Islam, Jin Qorin Umat Nabi Jadi Pengganggu Jin Qorin Setiap manusia diikuti jin dan jin itu disebut jin qorin.

Jin tersebut mempengaruhi manusia untuk berbuat jahat. Kecuali jin qorin yang mengiringi Nabi Muhammad SAW. Dia masuk Islam, sehingga mengajak beliau untuk berbuat baik. Dalam hadis dari Ibnu Mas’ud radhiallahu’anhu, Nabi SAW bersabda: مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ وَقَدْ وُكِّلَ بِهِ قَرِينُهُ مِنَ الْجِنِّ “Setiap orang jin qorin baik atau jahat antara kalian telah diutus untuknya seorang qorin (pendamping) dari golongan jin.” Para sahabat bertanya, “Termasuk Anda, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Termasuk saya, hanya saja Allah membantuku untuk menundukkannya, sehingga dia masuk Islam.

Karena itu, dia tidak memerintahkan kepadaku kecuali yang jin qorin baik atau jahat (HR. Muslim 7286 & Ibnu Hibban 6417, dan yang lainnya). Hadits inilah yang menjadi dalil ulama untuk menyatakan bahwa jin yang kafir, bisa saja masuk Islam. Seperti yang dialami oleh jin yang mendampingi Nabi SAW. Qorin termasuk setan dari kalangan jin. Syaikh Ibnu Utsaimin ditanya dalam kitabnya berjudul Majmu’ Fatawa, “Apa itu qorin?” Beliau menjawab, “Qorin adalah setan yang ditugasi untuk menyesatkan manusia dengan izin Allah.

Dia bertugas memerintahkan kemungkaran dan mencegah yang ma’ruf. Sebagaimana yang Allah firmankan, الشَّيْطَانُ jin qorin baik atau jahat الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُم بِالْفَحْشَآءِ وَاللهُ يَعِدُكُم مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلاً وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ “ Setan menjanjikan kefakiran untuk kalian dan memerintahkan kemungkaran.

jin qorin baik atau jahat

Sementara Allah menjanjikan ampunan dan karunia dari-Nya. Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.” ( QS. Al-Baqarah: 268 ) Akan tetapi, jika Allah memberikan karunia kepada hamba-Nya berupa hati yang baik, jujur, selalu tunduk kepada Allah, lebih menginginkan akhirat dan tidak mementingkan dunia maka Allah akan menolongnya agar tidak terpengaruh gangguan jin ini, sehingga dia tidak mampu menyesatkannya.

Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia, janganlah kamu membicarakan perbuatan dosa, permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Tetapi bicarakanlah tentang perbuatan kebajikan dan jin qorin baik atau jahat.

Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikumpulkan kembali. (QS. Al-Mujadilah Ayat 9) • jin qorin • jin dan setan • gangguan ghaib • godaan setan • setan • Bolehkah Menggabungkan Puasa Syawal dan Puasa Sunnah Senin-Kamis Sekaligus? • Berwisata dengan Tujuan Ibadah akan Lebih Bermakna, Yuk Amalkan! • Amalan Agar Hilang Sumpek dan Dimudahkan Segala Urusan • Kisah Abdullah Bin Ubay Sebarkan Api Kebencian terhadap Kaum Muhajirin • Niat dan Tata Cara Sholat Idul Fitri Lengkap Arab dan Latin • Doa Akhir Bulan Ramadhan Lengkap Arab dan Latin • Mengharukan!

Dua Cucu Rasulullah SAW Tidak Punya Baju Lebaran REKOMENDASI • Nabi Adam Saat Wafat Dikafani dan Dikubur Malaikat • Dzulqarnain, Cermin Pemimpin Idola Rakyat • Kisah Nabi Musa dan Anak yang Saleh, Pemilik Sapi Betina • Doa dan Amalan Membuka Pintu Rezeki, Resep Ibnu Qayyim • Mendalami Al-Quran Kini Lebih Mudah dengan Layanan Tafsir Digital • Ketika Malaikat Melempar Dua Jin Utusan Nabi Sulaiman Dari Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Barangsiapa yang mengerjakan shalat Isya' secara berjamaah, itu seperti beribadah setengah malam.

Dan barangsiapa yang mengerjakan shalat Isya' dan Subuh secara berjamaah, maka ia seperti beribadah semalam penuh. (HR. Sunan Abu Dawud No. 468)
Disini Saya akan menjelaskan Tentang jin pendamping atau Qorin itu.

jin qorin baik atau jahat

Pasti sobat semua pernah mendengar yang namanya kerasukan, nah biasanya, orang yang kerasukan ini mengaku bahwa ia adalah sosok seorang yang sudah meninggal, dan sengaja meminjam raga orang lain untuk berkomunikasi dengan orang yang masih hidup, karena konon arwahya masih penasaran karena ada pesan yang belum tersampaikan.

Pasti kejadia ini sudah tak asing lagi bagi kita, Tahukah anda,?? biasanya ketika seseorang kerasukan dan mengaku dirinya adalah sosok orang yg telah meninggal, itu bukanlah setan, melainkan sosok yang merasuk ke dalam tubuhnya itu adalah sahabat almarhum/almarhumah yang tidak lain adalah Qorin atau jin pendamping yang selalu mendampinginya sewaktu hidup.

Jadi ia tahu betul apa yang dilakukan almarhum/almarhumah sewaktu hidup. Siapakah Qarin itu sebenarnya?? apakah ia jin pendamping yang baik atau jahat bagi orang yang di dampinginya?? mengapa qarin tidak meninggal menyusul orang yang didampinginya ke alam baka (kekal)?? secara bahasa”qarin” berarti teman atau pasangan.karena itu qarin sering di artikan sebagai teman yang selalu mendampingi kita kapan saja kita berada.

jin qorin baik atau jahat

Qarin sudah ada sejak kita lahir. Karena ituada yang mengistilahkan qarin itu pasangan kembar kita. Hanya saja ia bentuknya ghaib dan tak terlihat.

Sebagai pasangan yang selalu mengikuti kita kemana sajasudah pasti ia tahu betul apa yang kita kerjakan semasa hidup. Seingga qarin bisa menyampaikan keinginan2 yg ingin di sampaikan alkmarhum/almarhumah saat ihdupnya yang belum sempat terucap. Konon jin (Qarin) yang mendampingi nabi itu bernama Habib al-Huda dan ia beragama islam. Disinyalir jin nabi ini masih hidup hingga sekarang. Dan tinggal di baqi’. Disana ia memiliki majelis dakwah, yang kerap kali di datangi oleh jin-jin lainnya yang beragama islam.

Jadi layaknya manusiajin juga memiliki tempat untuk belajar dan mengajar. Dalam al-quran sendiri perkataan qarin disebutkan dalam surat Zukhruf (43) : 36, barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (AL-QUR’AN), kami adakan bagionya setan (yang menyesatkan), maka setan itulah yang menjadi qarin, dan sesungguhnya merka benar-benar menghalangi mereka dari jalan dan mereka menyangka bahwa mereka mendapatkan petunjuk.

Menurut Prof. Dr. Quraish Shihab dalam tafsir Al-Mishbah, penggunaan bentuk tunggal bagi kata qarin dalam ayat di atas mengisyaratkan bahwa setiap orang yang enggan mengikuti tuntunan agama akan memiliki qarin. Ini terjadi bagi perorangan, bukannya sekelompok yang memperoleh satu qarin secara bersama-sama.

Artinya dalam setiap tubuh manusia pasti ada qarinnya. Ia akan mempengaruhi jin qorin baik atau jahat yang di dampinginya itu kepada jalan yang sesat. Bagi yang tidak memiliki iman, akan tersesat. Sebaliknya, bagi seseorang yang beriman maka akan dapat menepis godaan qarinnya. Kata qarin juga disebut dalam surat Qaf (50) ayat 27. “ Dan yang menyertai dia berkata (pula) “Ya Tuhan Kami ,aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan.”[ Blog Misteri Beda Jin qorin baik atau jahat ] Seperti halnya manusiaqarin juga ada yang beragama islam, ateis, kristen dan yahudi.

Konon qarin yang non muslim ini bertengger di bahu kiri pada orang yang di dampinginya.Sebaliknya Qarin yang Muslim berasa di bahu kanan, Dia selalu membantunya untuk taat kepada Allah.

Jika kita lupa shalat, dia mengingatkan dan membangunkan kita.

jin qorin baik atau jahat

Dia tidak pernah meninggalkan orang yang di dampinginya kecuali ia sedang menggauli istrinya. Ketika sang suami isteri sudah masuk kamar dan pintu di tutup, maka qarin pun dengan sekejap sudah berada di mekkah untuk shalat disana dan balik lagi dengan sekejap ke rumah muslim tersebut. Tidak seperti manusiaqarin tidak dapat mati hingga hari kiamat. Sebab ia merupakan bangsa jin.

Seperti bangsa jin lainnya, ia pun tidak bisa mati kecuali saat datangnya hari kiamat. Maka dari itu, ketika yang di dampinginya meninggal, qarin kerap kali menampakkan wujudnya jin qorin baik atau jahat diri org yang dulu di dampinginya. Biasanya qarin itu berperilaku persis seperti orang yang di dampinginya. Jika orang yang di dampinginya adalah orang yang saleh maka ia akan berperilaku persis seperti orang itu, meskipun orang itu sudah meninggal. Karena itu kerap kali kita mendengar kisah-kisah tentang orang saleh yanng sudah meninggal duniatetapi kita masih melihat nya sedang mengaji di masjid, beribadah dan sebagainya.

Ust.Adi Hidayat, Lc, MA - apa itu Qorin ? (Qarin)




2022 www.videocon.com