Contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah

contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah

Biologi X 216 1. Saling Ketergantungan antara Komponen Penyusun Ekosistem Saling ketergantungan antara komponen penyusun ekosistem tersebut terbagi menjadi: a.

saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik; b.

contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah

saling ketergantungan antarkomponen biotik: 1 saling ketergantungan antara makhluk hidup sejenis interspesies; 2 saling ketergantungan antara makhluk hidup yang berbeda jenis antarspesies. a. Saling Ketergantungan antara Komponen Biotik dan Komponen Abiotik Peran dan fungsi komponen biotik dan komponen abiotik dalam suatu ekosistem telah banyak dibahas di bagian depan bab ini.

Selanjutnya, pada subbab ini akan dibahas tentang hubungan saling ketergantungan antardua komponen penyusun ekosistem tersebut. Sebagai contoh adalah aktivitas cacing tanah yang dapat menyuburkan tanah karena contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah saat berada dalam tanah, cacing meninggalkan bekas berupa rongga udara.

Rongga udara tersebut dapat membantu tumbuhan dalam memperoleh oksigen untuk bernapas. Selain contoh di atas, ada beberapa contoh yang lain, misalnya, bintil akar kacang tanah yang mengandung bakteri Rhizobium yang dapat contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah menyuburkan tanah karena dapat menangkap nitrogen, oksigen yang dihasilkan pada fotosintesis yang menyejukkan udara, dan air yang sangat diperlukan oleh tumbuhan dalam proses fotosintesis.

Selain itu, keberadaan air banyak dipengaruhi oleh tumbuhan karena tumbuhan dapat menahan keberadaan air tanah. Dapatkah kalian menyebutkan contoh yang lain? b. Saling Ketergantungan Antarkomponen Biotik Saling ketergantungan antarkomponen biotik ini terjadi antara makhluk hidup yang satu dengan makhluk hidup yang lain dalam suatu ekosistem. Saling ketergantungan antarkomponen biotik ini dibagi lagi menjadi saling ketergantungan antara makhluk hidup yang sejenis dan saling ketergantungan antara makhluk hidup yang tidak sejenis.

Contoh saling ketergantungan yang terjadi antara makhluk hidup yang sejenis, misalnya, adanya ketergantungan orang utan kepada induknya, bayi kepada ibunya, dan kerja sama semut dalam memperoleh makanan.

Selain itu, saling ketergantungan antarmakhluk hidup sejenis ini terjadi pada saat akan melakukan perkawinan, hewan jantan memerlukan hewan betina, demikian juga hewan betina memerlukan hewan jantan. c a c in g r o n g g a u d a ra Gambar 10.3 Aktivitas cacing tanah yang meninggalkan bekas berupa rongga udara Sumber: Koleksi pribadi Gambar 10.4 Bintil akar kacang tanah yang mengandung bakteri Rhizobium yang dapat mengikat nitrogen Sumber: General Contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah, Book Three, 1977 Gambar 10.5 Ketergantungan anak orang utan pada induknya Sumber: Encarta Encyclopedia, 2006 Di unduh dari : Bukupaket.com 217 Ekosistem Contoh saling ketergantungan yang terjadi antarmakhluk hidup yang berbeda jenis terjadi pada produsen, konsumen, dan dekomposer.

2. Saling Ketergantungan antara Produsen, Konsumen, dan Dekomposer Parts » sma10bio Biologi AriSulistyorini » Menetapkan Bentuk Penelitian Merencanakan Penelitian Ilmiah » Merumuskan Tujuan Penelitian Mengidentifikasi dan Merumuskan Masalah » Studi Kepustakaan Menyusun Hipotesis » Taraf Perlakuan Pengendalian Faktor Lain Pengulangan » Menganalisis Data Menarik Kesimpulan Mempublikasikan Hasil » Bersikap Ilmiah sma10bio Biologi AriSulistyorini » Objek Biologi Ruang Lingkup Biologi » Tingkat Molekul Tingkat Sel » Tingkat Jaringan Tingkat Organ » Tingkat Individu atau Makhluk Hidup Tingkat Populasi Tingkat Ekosistem » Manfaat Biologi bagi Kehidupan Manusia » Mikroskop Bagian-Bagian Mikroskop Mikroskop, Bagian-Bagian Mikroskop, dan Cara Menggunakan Mikroskop » Tujuan dan Manfaat Klasifikasi » Proses Klasifikasi Makhluk Hidup » Tata Nama Binomial sma10bio Biologi AriSulistyorini » Sistem Dua Kingdom Sistem Tiga Kingdom » Sistem Empat Kingdom Sistem Lima Kingdom » Bentuk Virus Bagian Tubuh Virus » Ciri-Ciri Virus Cara Hidup Virus » Siklus Litik Perkembangbiakan Virus Replikasi Virus » Siklus Lisogenik Perkembangbiakan Virus Replikasi Virus » Virus yang Menguntungkan Peran Virus dalam Kehidupan » Archaebacteria Archaebacteria dan Eubacteria » Eubacteria Archaebacteria dan Eubacteria » Ciri-Ciri Bakteri Struktur Tubuh Bakteri » Berdasarkan Cara Memperoleh Makanannya » Ciri-Ciri Ganggang Biru Cara Reproduksi Ganggang Biru » Filum Euglenophyta Protista Menyerupai Tumbuhan Ganggang atau Algae » Filum Ganggang Hijau Chlorophyta » Filum Ganggang Cokelat Phaeophyta Filum Ganggang Pirang atau Keemasan Chrysophyta » Filum Ganggang Merah Rhodophyta Filum Ganggang Api Pyrrhophyta » Rhizopoda atau Sarcodina Berkaki Semu » Kelompok Flagellata atau Mastigophora Bercambuk Kelompok Ciliata Berambut Getar » Ciri-Ciri Jamur Reproduksi Jamur » Saccharomycota Penicillium sp.

Ascomycota » Peranan Jamur bagi Kehidupan Manusia » Ciri-Ciri Lumut Kerak Reproduksi Lumut Kerak Peran Lumut Kerak bagi Kehidupan Manusia » Keanekaragaman Hayati pada Tingkat Gen Keanekaragaman Hayati pada Tingkat Spesies atau Jenis » Keanekaragaman Hayati pada Tingkat Ekosistem » Keanekaragaman Tumbuhan di Indonesia » Keanekaragaman Hewan di Indonesia » Manusia sebagai Perusak Keanekaragaman Hayati » Manusia sebagai Pemelihara Keanekaragaman Hayati » Perlindungan Alam Upaya-Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati di Indonesia » Pengawetan Hutan Upaya-Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati di Indonesia » Kelas Hepaticopsida Lumut Hati » Kelas Anthoceropsida Lumut Tanduk Kelas Bryopsida Lumut Sejati » Cara Berkembang Biak Tumbuhan Paku » Tumbuhan Berbiji Terbuka Gymnospermae » Kelas Calcarea Kelas Hexactinellida » Kelas Hydrozoa Kelas Scyphozoa » Kelas Anthozoa Kelas Ctenophora » Kelas Turbellaria Plathyhelminthes Cacing Pipih » Kelas Trematoda Plathyhelminthes Cacing Pipih » Enterobius vermicularis Cacing Kremi Ascaris lumbricoides Cacing Askaris Ancylostoma duodenale Cacing Tambang » Kelas Polychaeta Kelas Oligochaeta » Kelas Amphineura Kiton Kelas Gastropoda Hewan Berkaki Perut » Kelas Cephalopoda Hewan Berkaki Kepala Kelas Scaphopoda Siput Gading Gajah Kelas Pelecypoda Hewan Berkaki Pipih » Crustacea Udang-udangan Insecta Serangga » Chilopoda Lipan Arachnoidea Laba-laba » Hewan Berkulit Duri Echinodermata » Ikan Pisces Katak Amphibia » Hewan Melata Reptilia Burung Aves » Individu Komunitas Ekosistem Satuan-Satuan dalam Ekosistem » Konsumen Dekomposer Pengurai Komponen Biotik » Komponen Abiotik Komponen Penyusun Ekosistem » Saling Ketergantungan antara Komponen Biotik dan Komponen Abiotik Saling Ketergantungan Antarkomponen Biotik » Rantai Makanan Saling Ketergantungan antara Produsen, Konsumen, dan Dekomposer » Piramida Makanan Daur Biogeokimia » Simbiosis Bentuk Interaksi Makhluk Hidup » Pengaruh Kegiatan Manusia terhadap Keseimbangan Lingkungan » Sumber dan Penyebaran Bahan Pencemaran » Pencemaran Air Jenis Pencemaran Lingkungan » Pencemaran Udara Jenis Pencemaran Lingkungan Show more Oleh: Dewi Markiah, Guru SMP Negeri 3 Tanah Grogot, Paser, Kalimantan Timur KOMPAS.com - Setiap komponen di lingkugan terdapat hubungan saling ketergantungan.

Bila salah satu komponen mengalami gangguan, akan berakibat pada komponen lainnya. Suatu ekosistem dikatakan seimbang apabila setiap komponennya, baik komponen abiotik maupun biotik (produsen dan konsumen) seimbang.

Hubungan komponen biotik dengan abiotik Kehidupan komponen biotik dipengaruhi oleh komponen abiotiknya. Sedangkan keadaan komponen abiotik ditunjang oleh komponen biotik. Oleh karena itu terjadi hubungan saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik. Contoh hubungan itu adalah sebagai berikut: Komponen biotik memengaruhi komponen abiotik Contohnya adalah tumbuhan hijau dalam proses fotosintesis menghasilkan oksigen, sehingga kadar oksigen meningkat dan suhu lingkungan menjadi sejuk.

Jadi tumbuhan hijau (komponen biotik) mampu memengaruhi komposisi udara dan suhu lingkungan (komponen abiotik). Komponen abiotik memengaruhi komponen biotik Contohnya adalah cahaya, tanah, air, udara, dan unsur hara (komponen abiotik) memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan (komponen biotik). Baca juga: Biotik: Arti, Fungsi dan Komponen Hubungan antara sesama komponen biotik Contoh hubungan saling ketergantungan antara sesama komponen biotik adalah sebagai berikut: Saling ketergantungan intraspesies Saling ketergantungan intraspesies (makhluk hidup sejenis), contohnya sekumpulan lebah saling bekerja sama mengumpulkan madu sebagai cadangan makanan di sarangnya.
Komponen Biotik Dan Abiotik – Dalam hal ini ekosistem tersusun atas 2 komponen utama yakni komponen biotik dan komponen abiotik.

Yang kedua komponen ini saling melakukan interaksi satu sama lain untuk mencapai keseimbangan. Nah bagi kalian yang belum mengetahui apa itu komponen biotic dan abiotik, berikut ini kami telah merangkum seluk beluk pembahasannya, mulai dari pengertian biotik dan abiotik, contoh biotik dan abiotik serta hubungan antar keduanya, silahkan disimak dibawah. • 1.ii.1 Udara • 1.2.2 Air • 1.two.3 Cahaya Matahari • 1.2.4 Tanah • 1.two.5 Suhu • ane.iii Share this: Komponen Biotik Dan Abiotik Secara bahasa, biotic berarti hidup, adapun dirunut dari istilahnya, pengertin komponen biotik diartikan sebagai komponen-komponen penyusun ekosistem yang berupa makhluk hidup.

Beberapa contoh komponen biotik misalnya hewan tumbuhan, monera, fungsi, virus, bakteri dan manusia. Komponen biotik berkembang biak dan bertahan hidup dalam lingkungan abiotik. Kebalikan dari pengertian biotik, pengertian komponen abiotik diartikan sebagai komponen-komponen penyusun ekosistem yang berupa benda-benda mati.

contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah

Beberapa contoh komponen abiotik misalnya tanah, suhu, sinar matahari, air, udara dan lain sebagainya. Komponen abiotik sangat mempengaruhi jenis dan pola hidup komponen biotik dalam suatu satuan ekosistem. Nah berikut ini penjelasan mengenai pengaruh interaksi komponen biotik dan abiotik tersebut secara lebih lengkap.

contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah

Komponen Biotik Manusia ialah salah satu contoh komponen biotik. Selain manusia, hewan, tumbuhan dan mikroorganisme juga tergolong ke dalam komponen ini. Asalkan suatu makhluk menunjukan ciri-ciri hidup, maka makhluk tersebut dikategorikan sebagai contoh komponen biotik.

Adapun berdasarkan kemampuannya dalam memperoleh makanan, komponen biotik digolongkan menjadi iii tingkatan yaitu tingkat autotrof “produsen”, heterotrof “konsumen” dan pengurai “decomposer”.

contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah

Organisme Autotrof “Produsen” Organisme autotrof disebut juga produsen ialah organisme yang dapat menghasilkan makanannya sendiri. Produsen membuat makanan dengan menyerap senyawa dan zat-zat anorganik untuk kemudian diubah menjadi senyawa organic melalui proses fotosintesis.

contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah

Ciri khusus organisme yang tergolong autotrof ialah adanya klorofil dalam tubuhnya, seperti pada tumbuhan tingkat tinggi. Dalam interaksi komponen biotik dan abiotik, organisme autot rof merupakan awal dari terciptanya keseimbangan ekosistem. Organisme Heterotrof “Konsumen” Organisme heterotrof disebut juga konsumen ialah organisme yang menggunakan bahan-bahan organik yang berasal dari organisme lain sebagai sumber energi dan makanannya.

Organisme autotrof tidak dapat menghasilkan makanannya sendiri. Contoh komponen biotik misalnya manusia dan hewan yang berperan baik sebagai karnivora, herbivora maupun omnivora. Pengurai “Dekomposer” Pengurai atau decomposer ialah organisme contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah merubah bahan-bahan organik dari organisme yang sudah mati menjadi senyawa anorganik melalui proses dekomposisi.

Contoh komponen biotik ini misalnya jamur, bakteri, ganggang, cacing dan lain sebagainya. Beberapa pengurai yang menggunakan sisa bahan organik hasil dekomposisi disebut juga detritivor, contoh organisme ini misalnya kutu kayu.

Ketiga tingkatan komponen biotik mulai dari organisme autotrof, organisme heterotrof dan pengurai, semuanya saling berinteraksi satu sama lain untuk membentuk suatu gejala alam abiotik seperti polar rantai makanan, piramida makanan dan lain sebagainya. Komponen Abiotik Komponen abiotik ialah komponen penyusun ekosistem yang berupa makhluk mati.

Komponen abiotik memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan komponen biotik. Nah berikut ialah beberapa contoh komponen abiotik serta penjelasannya.

Udara Contoh komponen abiotik yang pertama adalah udara. Udara merupakan sekumpulan gas yang menyusun atmosfer bumi. Sekumpulan gas tersebut tersusun atas oksigen (21,9%), Nitrogen (78,1%), karbon dioksida (0,03%), dan gas lain dalam jumlah yang sedikit.

Udara memiliki pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan komponen biotik, contohnya kandungan oksigen di udara yang menunjang respirasi manusia atau kandungan karbondioksida yang menunjang fotosintesis bagi organisme autotrof. Air Volume air di bumi mencapai jumlah one,4 milyar km3. Book tersebut berasal dari air laut (97%), air tawar (0,75%), dan gunung es (ii%). Volume air di bumi akan bersifat tetap karena adanya siklus hidrologi.

Air merupakan contoh komponen abiotik ekosistem yang perannya sangat vital bagi kehidupan di bumi. Air digunakan untuk berbagai keperluan mahluk hidup, mulai dari untuk fotosintesis, menunjang metabolisme jaringan, dan lain sebagainya. Ketersediaan air merupakan faktor yang sangat mempengaruhi keadaan komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem.

Cahaya Matahari Cahaya matahari, baik dari intensitas maupun kualitasnya dapat sangat mempengaruhi kehidupan suatu ekosistem. Intensitas cahaya matahari yang begitu tinggi pada daerah ekosistem gurun misalnya, telah memaksa organisme gurun untuk beradaptasi secara morfologi, fisiologi, dan tingkah laku. Selain itu, cahaya matahari juga membantu organisme autotrof dalam melakukan fotosintesisnya. Tanah Tanah terbentuk dari proses pelapukan batuan yang berlangsung dalam jangka waktu yang sangat lama.

Tanah tersusun atas 4 komponen utama, yaitu bahan mineral, bahan organik, air, dan udara. Tanah menjadi media tumbuh bagi organisme autotrof. Tanah juga digunakan contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah heterotrof sebagai tempat mencari makanan. Suhu Suhu merupakan komponen abiotik yang sering menjadi pembantas keragaman hayati dari sebuah ekosistem.

Perbedaan suhu antar suatu tempat dipengaruhi banyak faktor. Faktor utamanya adalah radiasi sinar matahari, garis lintang, dan ketinggian tempat. Pada suhu udara yang sangat rendah, organisme tertentu melakukan adaptasi morfologi dengan menebalkan bulu tubuh serta adaptasi tingkah laku dengan melakukan hibernasi. Selain keempat contoh tersebut, masih ada banyak komponen abiotik lainnya yang berpengaruh besar terhadap keadaan suatu ekosistem.

Beberapa di antaranya antara lain kelembaban, pH, kandungan garam mineral, dan lain sebagainya. Masing-masing komponen abiotik ini sebetulnya selain mempengaruhi kehidupan komponen biotik juga saling berinteraksi satu sama lain.

Komponen biotik dan abiotik membentuk suatu kesatuan ekosistem yang saling melengkapi. Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Komponen Biotik Dan Abiotik dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Contoh Interaksi Antara Komponen Abiotik Dengan Biotik Adalah Brainly Source: https://www.ruangbiologi.co.id/komponen-biotik-dan-abiotik/ Terbaru • Cara Pasang Elcb 3 Phase Yang Benar • Cara Membuat Lamaran Kerja via Email Pdf Di Hp • Ketersediaan Air Dan Listrik Untuk Usaha Peternakan Menurut • Cara Membuat Kartu Undangan Dari Kertas Karton • Cara Membuat Pesawat Dari Stik Es Krim • Jurnal Saintek Peternakan Dan Perikanan Unsulbar • Cara Menyambung Kabel Listrik 3 Ke 2 • Jual Kandang Ternak Burung Perkutut Yogyakarta • Cara Menulis Alamat Paket Ke Luar Negeri Kategori • Aplikasi • Berkebun • Bisnis • Budidaya • Cara • News • Pelajaran • Serba-serbi • SIM Keliling • Soal • Ternak • Uncategorized Pertanyaan soal : Contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah Jawaban : Jawaban yang benar untuk menjawab soal “Contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah” diatas adalah aktivitas cacing yang menyuburkan tanah.

Cacing sebagai komponen biotik dan tanah sebagai komponene abiotik.
• Gabungan antara komponen biotik dan komponen abiotik dinamakan . • Komponen biotik dan abiotik yang membantu proses penyerbukan tumbuhan adalah • Hubungan saling ketergantungan antara makhluk hidup dan lingkungannya disebut • Berikut ini merupakan contoh faktor biotik yang mempengaruhi faktor abiotik yaitu • Berikut ini merupakan contoh faktor abiotik yang mempengaruhi faktor biotik yaitu • Soal pilihan ganda tentang gejala alam biotik dan abiotik smk • Keadaan sekitar yang didiami seseorang baik biotik maupun abiotik adalah pengertian dari • Contoh komponen abiotik dalam suatu ekosistem yang benar adalah • Komponen biotik yang mempunyai daya perusak tertinggi terhadap keseimbangan lingkungan adalah • Komponen biotik yang khas pada ekosistem air tawar adalah • Beberapa komputer yang saling dihubungkan dan dapat saling bertukar data disebut • Dibawah ini yang merupakan komponen abiotik yang tidak dapat dipengaruhi makhluk hidup adalah • Kelompok komponen abiotik yang merupakan pembatas kehidupan bagi tumbuhan adalah • Berikut ini yang bukan merupakan komponen abiotik adalah • Berikut ini yang tidak termasuk komponen abiotik ekosistem adalah • Dua ekor kijang yang saling beradu kekuatan terpental akibat saling mendorong satu sama lain • Contoh gejala alam kebendaan pada objek abiotik adalah • Sekumpulan komputer yang dapat saling berhubungan antara satu dan lainnya adalah • Komponen-komponen yang harus ada dalam hubungan internasional antara lain • Komponen-komponen yang dijumlahkan dalam pencatatan transaksi pendapatan antara lain
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20 Cacing tanah (komponen biotik) dapat menyuburkan tanah (komponen abiotik) merupakan contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dengan komponen abiotik.

Cacing tanah adalah cacing berbentuk tabung dan tersegmentasi dalam filum Annelida. Mereka umumnya ditemukan hidup di tanah, memakan bahan organik hidup dan mati. Sistem pencernaan berjalan melalui panjang tubuhnya. Cacing tanah melakukan respirasi melalui kulitnya.

contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah

Cacing tanah adalah cacing berbentuk tabung dan tersegmentasi dalam filum Annelida. Mereka umumnya ditemukan hidup di tanah, memakan bahan organik hidup dan mati. Sistem pencernaan berjalan melalui panjang tubuhnya. Cacing tanah melakukan respirasi melalui kulitnya.

contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah

Dari hasil penelitian Sudarmi (1999) diketahui tiga spesies cacing tanah yang karakteristik hidupnya berasal dari tumpukan sampah organik pasar yaitu spesies Megascolex sp, Peryonix sp dan Drawida sp. Cacing jenis ini mempunyai ukuran panjang bervariasi, berkisar antara beberapa milimeter hingga 15 cm bahkan lebih.ERROR: The request could not be satisfied 403 ERROR The request could not be satisfied.

The Amazon CloudFront distribution is configured to block access from your country. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation.

Generated by cloudfront (CloudFront) Request ID: xygOYGRi-mdEUeOXsmugHja02a5cFBHfGbEL9zNQ5ffqoYnn3UvkBA==
Oke sobat Artikel kali ini admin akan menjelaskan tentang Contoh Hubungan Biotik dan Abiotik Yang Saling BergantunganKomponen biotik memengaruhi komponen abiotik, Komponen abiotik memengaruhi komponen biotik, Saling ketergantungan intraspesies, Saling ketergantungan antarspesies, Rantai Makanan, Jaring-Jaring Makanan, Piramida Makanan.

Ruang lingkup faktor abiotik dan biotik membentang di seluruh biosfer, atau jumlah global semua ekosistem. Faktor-faktor tersebut dapat memiliki relevansi bagi seorang individu dalam suatu spesies, komunitas atau seluruh penduduk.

Misalnya, penyakit adalah faktor biotik yang mempengaruhi kelangsungan hidup individu dan masyarakat. Suhu merupakan faktor abiotik dengan relevansi yang sama.

Beberapa faktor memiliki relevansi yang lebih besar untuk seluruh ekosistem. Faktor abiotik dan biotik bergabung untuk menciptakan sistem atau, lebih tepatnya, sebuah ekosistem, yang berarti sebuah komunitas hidup dan tak hidup yang dipertimbangkan sebagai satu unit.

Dalam hal ini, faktor-faktor abiotik berkisar dari pH tanah dan air, jenis nutrisi yang tersedia dan bahkan panjang hari. Faktor biotik seperti adanya autotrof atau organisme sebagai nutrisi seperti tanaman, dan keragaman konsumen juga mempengaruhi seluruh ekosistem. Pengaruh Faktor biotik adalah hal-hal yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi organisme dalam lingkungan hidup. Ini termasuk organisme itu sendiri, organisme lain, interaksi antara organisme hidup dan bahkan limbah mereka.

Faktor biotik lainnya termasuk parasitisme, penyakit, dan predasi (tindakan salah satu makan hewan lain). Contohnya adalah tumbuhan hijau dalam proses fotosintesis menghasilkan oksigen, sehingga kadar oksigen meningkat dan suhu lingkungan menjadi sejuk. Jadi tumbuhan hijau (komponen biotik) mampu memengaruhi komposisi udara dan suhu lingkungan (komponen abiotik).

2. Komponen abiotik memengaruhi komponen biotik. Biotik adalah makhluk hidup yang ada di dalam setiap ekosistem. Setiap makhluk hidup memiliki penaranan dalam keseimbangan ekosistem. Dalam interaksi antara biotik dan bitik dalam ekosistem, terdapat 6 jenis interaksi dalam ekosistem. Yaitu intraspesifik, interspesifik, simbiosis, antibiosis, aleopati, dan netral. 1. Intraspesifik Intraspesifik adalah jenis interaksi yang terjadi antar makhluk hidup dalam satu spesies yang sama di dalam satu ekosistem.

Dalam interaksi intraspesifik, biasanya terjadi pada mahluk hidup yang hidup berkoloni. Makhluk hidup yang berkoloni, biasanya memiliki sistem pembagian kerja pada setiap makhluk hidup yang ada dalam koloni tersebut. Pembagian tugas dalam koloni ini bersifat mutlak, dan tidak dapat di ganti. Di setiap koloni akan memiliki pemimpin yang juga memiliki tugas masing- masing.

Contoh interaksi intraspesifik adalah interaksi yang terjadi pada koloni semut.

contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah

Semut adalah salah satu hewan yang hidup dalam kelompok yang memiliki keteraturan yang ketat. Pembagian kerja dalam koloni semut sangat jelas dan tegas. Dalam koloni semut terdapat semut pekerja yang bertugas mencari makan, semut pejuang yang bertugas menjaga sarang.

Selain itu terdapat ratu semut.

contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah

Ratu semut adalah salah satu semut yang memiliki sayang untuk terbang. Ratu semut bertugas bertelur untuk melahirkan banyak semut pekerja. Selain semut, ada koloni lebah. Koloni lebah juga memiliki pembagian kerja. Di dalam koloni lebah terdapat lebah pekerja, lebah prajurit serta ratu lebah. 2. Interspesifik Interspesifik adalah jenis interaksi yang terjadi antara jenis makhluk hidup yang berbeda dalam satu komunitas.

Dalam komunitas, setiap makhluk hidup dapat saling berinteraksi. Interaksi ini tidak harus terjadi hanya dalam satu spesies. Tapi juga dapat terjadi antara spesien makhluk hidup yang berbeda jenis. Dalam interaksi interspesifik, dibedakan menjadi 2, yaitu predasi dan kompetisi. Predasi adalah salah satu bentuk interaksi dimana hewan memangsa hewan lain. Hewan yang memangsa biasa di sebut sebagai hewan predator. Hewan predator juga berperan dalam penyeimbang ekosistem.

Karena predatorlah yang memiliki kemampuan mengatur jumlah populasi dalam satu ekosistem. Contoh interaksi predasi adalah singa yang memakan zebra, elang yang memakan kelinci, atau ular memakan tikus. Kompetisi adalah jenis interaksi antar spesies, dimana antara spesies ini saling berkompetisi dalam memperebutkan makanan. Kompetisi tidak hanya terjadi dalam dunia hewan predator. Tapi juga terjadi dalam dunia hewan herbifora. Seperti zebra dan kuda yang bersaing untuk mendapatkan rumput atau singa yang merebut makanan hasil buruan hyena.

Selain itu kompetisi juga terjadi dalam satu spesies seperti kompetisi merebut betina, atau kompetisi merebut wilayah kekuasaan. 3. Simbiosis Simbiosis mutualisme adalah interaksi antara 2 spesies dalam satu ekosistem, dimana interkasi ini memberi keuntungan kepada kedua belah pihak.

Salah satu contoh dari simbiosis ini adalah hubungan antara burung jalak dan kerbau. Burung jalak memakan kutu yang ada di tubuh kerbau, sehingga menguntungkan kerbau dan burung jalak.

Serta hubungan antara lebah dan bunga. Dimana bunga memberi makan pada lebah, dan lebah membantu bunga dalam proses penyerbukan. Simbiosis komensalisme adalah simbiosis yang menguntungkan salah satu pihak, tapi tidak merugikan pihak lain. Salah satu contoh simbiosis ini adalah hubungan antara ikan hiu dan ikan remora.

Ikan remora berenang di balik perut ikan hiu untuk mencari perlindungan sekaligus mencari makan. Dan ikan hiu tidak mendapatkan keuntungan apapun. Interkasi antibiosis adalah interkasi yang terjadi antara 2 makhluk hidup, dimana salah satu mahkluk hidup mengeluarkan racun untuk membunuh dan melumpuhkan makhluk lain.

Dalam interaksi ini dapat dikatakan makhluk hidup tersebut menghambat pertumbuhan hewan lain dengan mengeluarkan racun di sekitar tubuh mereka dan di sekitar wilayah mereka.

contoh saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik adalah

Salah contoh interaksi antibiosis adalah hubungan antara jamur penicillium dan bakteri. Jamur penicillium mengeluarkan zat antibiotik yang mematikan bakteri yang hidup di sekitarnya. 5. Aleopati Interaksi aleopati memiliki kemiripan dengan interaksi antibiosis.

Kedua jenis ini sama- sama menghasilkan racun yang mampu mematikan atau menghambat pertumbuhan makhluk hidup lain. Interaksi aleopati biasanya hanya terjadi dalam dunia tumbuhan. Tumbuhan yang melakukan interaksi alepoati akan memenangkan kompetisi dalam mencari makan ataupun cahaya matahari.

Contoh interaksi aleopati adalah pohon kamboja yang mengeluarkan racun di sekitar tubuhnya. Racun ini menyebabkan tanah menjadi tidak subur, dan mematikan rumput di sekitarnya. Selain itu ada pohon walnut. Pohon walnut tidak pernah di tumbuhin oleh rumput dan benalu, karena kulit pohon walnut mengeluarkan racun yang mampu membunuh tumbuhan lain.

6. Netral Interaksi netral adalah hubungan antara dua jenis makhluk hidup yang tidak saling merugikan dan juga tidak saling menguntungkan. Hal ini akibat dari kebutuhan dua makhluk tersebut berbeda walau tinggal dalam satu ekosistem yang sama.

Contoh dari interaksi ini adalah antara semut dan kupu- kupu yang berada dalam satu bunga.

BIOLOGI SMP - HUBUNGAN SALING KETERGANTUNGAN DI ANTARA KOMPONEN BIOTIK




2022 www.videocon.com