Pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang

pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang

Perang Vietnam, juga disebut Perang Indocina Kedua, adalah sebuah perang yang terjadi antara 1957 dan 1975 di Vietnam. Perang ini merupakan bagian dari Perang Dingin antara dua kubu ideologi besar, yakni Komunis dan SEATO.

Dua kubu yang saling berperang adalah Republik Vietnam (Vietnam Selatan) dan Republik Demokratik Vietnam (Vietnam Utara). Amerika Serikat, Korea Selatan, Thailand, Australia, Selandia Baru dan Filipina (yang bantuan militer oleh Taiwan dan Spanyol) bersekutu dengan Vietnam Selatan, sedangkan Uni Soviet, Tiongkok, Korea Utara, Mongolia dan Kuba mendukung Vietnam Utara yang berideologi komunis.

Berdasarkan penjelasan tersebut, pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang yang tepat adalah B. • 40 Soal Pilihan Ganda + Jawabannya Sejarah Kelas 12 Bab 1 Respon Internasional Terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia • Soal Essay Sejarah Kelas 12 Bab 1 Respon Internasional Terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia • Soal Pilihan Ganda + Jawabannya Sejarah Kelas 12 Bab 2 Perkembangan Iptek dalam Era Globalisasi • 50 Soal Pilihan Ganda + Jawabannya Sejarah Kelas 12 Bab 3 Peran Aktif Bangsa Indonesia pada masa Perang Dingin • Soal Pilihan Ganda dan Essay Sejarah Kelas 12 Bab 4 Organisasi Regional dan Global dan Pengaruhnya Terhadap Bangsa Indonesia • 50 Soal Pilihan Ganda + Jawabannya Sejarah Kelas 12 Bab 5 Sejarah Kontemporer Dunia • Soal Pilihan Ganda + Essay Sejarah Kelas 12 Bab 6 Konflik-konflik di Berbagai Belahan Dunia ANC (African Natonal Congress) adalah salah satu gerakan organisasi bentuk perlawanan penduduk Afrika kepada orang yang berkulit putih.

Perjuangan ANC berubah setelah pemerintah Afrika Selatan mengeluarkan National Land yang isinya Orang kulit hitam dilarang membeli tanah atau hidup di wilayah orang kulit putih sebagai penyewa/penggarap bagi hasil Glassnost merupakan salah satu kebijakan yang diperkenalkan Gorbachev.

Glasnost di Uni Soviet membiarkan rakyat memiliki hak milik atas suatu barang dan perusahaan swasta, membiarkan rakyat menyuarakan pendapat di media massa, membiarkan media menampilkan berita beragam yang dibutuhkan rakyat, dan membiarkan memasukkan unsur kebebasan agama dalam kehidupannya. Sebelum mengalami perpecahan, Uni Soviet merupakan negara yang memiliki wilayah terluas di dunia, sekarang Uni Soviet telah mengalami keruntuhan.

Runtuhnya Uni Soviet membawa dampak yang besar bagi dunia internasional. Dampak runtuhnya Uni Soviet antara lain banyak negara-negara pecahan Uni Soviet langsung memerdekakan diri menjadi negara demokrasi, berakhirnya Perang Dingin antara Blok Barat dengan Blok Timur, berakhirnya rezim komunis di Eropa Timur dan Amerika Serikat tampil sebagai Di Ottawa (Kanada) pada bulan Februari 1990, Empat menteri luar negeri dari pemenang perang Dunia II dan kedua menteri luar negeri dari Jerman Barat dan Jerman Timur bertemu.

Pertemuan itu lebih dikenal dengan Rumusan “Dua plus empat ”. Rumusan Dua Plus Empat diadakan untuk Penyatuan Jerman Barat dan Jerman Timur • 40 Soal Pilihan Ganda + Jawabannya Sejarah Kelas 12 Bab 1 Respon Internasional Terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia • Soal Essay Sejarah Kelas 12 Bab 1 Respon Internasional Terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia • Soal Pilihan Ganda + Jawabannya Sejarah Kelas 12 Bab 2 Perkembangan Iptek dalam Era Globalisasi • 50 Soal Pilihan Ganda + Jawabannya Sejarah Kelas 12 Bab 3 Peran Aktif Bangsa Indonesia pada masa Perang Dingin • Soal Pilihan Ganda dan Essay Sejarah Kelas 12 Bab 4 Organisasi Regional dan Global dan Pengaruhnya Terhadap Bangsa Indonesia • 50 Soal Pilihan Ganda + Jawabannya Sejarah Kelas 12 Bab 5 Sejarah Kontemporer Dunia • Soal Pilihan Ganda + Essay Sejarah Kelas 12 Bab 6 Konflik-konflik di Berbagai Belahan Dunia • Rangkuman Sejarah Kelas 12 Bab 1 Respon Internasional Terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia • Rangkuman Sejarah Kelas 12 Bab 2 Perkembangan Iptek dalam Era Globalisasi • Rangkuman Sejarah Kelas 12 Bab 3 Peran Aktif Bangsa Indonesia pada masa Perang Dingin • Rangkuman Sejarah Kelas 12 Bab 4 Organisasi Regional dan Global dan Pengaruhnya Terhadap Bangsa Indonesia • Rangkuman Sejarah Kelas 12 Bab 5 Sejarah Kontemporer Dunia • Rangkuman Sejarah Kelas 12 Bab 6 Konflik-konflik di Berbagai Belahan Dunia
Runtuhnya Vietnam Selatan - Vietnam Selatan atau Republik Vietnam adalah negara antikomunis yang berdiri dari tahun 1954 hingga 1976 di kawasan Vietnam.

Perpecahan Vietnam berawal dari politik Prancis yang mendirikan negara-negara boneka di kawasan Indochina dalam rangka melawan kekuatan Ho Chi Minh. Salah satu negara bonekanya yaitu Vietnam Bao Dai. Bao Dai adalah Raja Anam dari dinasti yang sejak lama memerintah Annam. Namun, sebagian besar rakyat enggan mengakui Bao Dai sebagai raja.

Walaupun demikian pemerintahan Bao Dai, diakui serta didukung oleh Amerika Serikat dan Inggris pada 7 Januari 1950. Sementara itu, pihak Rusia dan RRCina mengakui Republik Demokrasi Vietnam pimpinan Ho Chi Minh pada 31 Januari 1950. Perjanjian di Genewa pada 20 Juli 1954 menghasilkan keputusan pembagian wilayah Vietnam atas Vietnam Utara dan Vietnam Selatan. Namun, tokoh pergerakan Vietnam, Ho Ci Minh, tidak mau menerima hasil perjanjian Genewa.

Pembentukan Vietnam Selatan dianggapnya sebagai penghalang tercapaian persatuan seluruh Vietnam. Bipolarisasi kekuasaan yang terjadi di Vietnam berakibat pada terjadinya perang saudara. Perang terjadi antara Vietnam Utara yang didukung Republik Rakyat Cina dan Vietnam Selatan yang didukung oleh Amerika Serikat.

Perang ini dikenal dengan sebutan Perang Vietnam. Perang Vietnam yang beralngsung pada tahun 1957 hingga 1975. Perang ini merupakan bagian dari Perang Dingin antara dua kubu ideologi besar, yakni Komunis dan Liberal. Dua kubu yang saling berperang, yaitu Republik Vietnam (Vietnam Selatan) di satu pihak dan Repbulk Demokratik Vietnam (Vietnam Utara) di pihak lain. AS,Korsel,Thailand,Australia,Selandia Baru dan Filipina bersekutu dengan Vietnam Selatan, sedangkan Uni Soviet dan RRCina mendukung Vietnam Utara yang berideologi Komunis.

Perang Vietnam berakhir setelah jatuhnya ibukota Vietnam Selatan, ke tangan Tentara Rakyat Vietnam atau yang disebut oleh pasukan AS sebagai Vietcong.

Pada 29 April 1975 pasukan Vietnam Utara yang dipimpin oleh Jenderal Van Dien Dung melancarkan serangan artileri berat ke ibu kota Vietnam Selatan, Saigon. Pasukan Vietnam Selatan yang dipimpin oleh Jenderal Nguyen Van Toan tidak mampu mengahadapi serangan yang diarahkan ke arah objek-objek vital di Saigon itu. Pasukan Vietnam Utara bahkan dapat mengibarkan bendera mereka di Istana Kepresidenan Vietnam Selatan. Jatuhnya kota Saigon mengakhiri pemerintahan Vietnam Selatan.

Pada tanggal 30 April 1975, Presiden Baru Vietnam Selatan, Duong Van Minh menyatakan menyerah tanpa syarat kepada Vietcong. Nama kota saigon kemudian diganti menjadi Ho Chi Minh City, sesuai dengan nama Presiden Vietnam Utara (Republik Demokratik Vietnam). Menjelang jatuhnya kota Saigon, Amerika Serikat melakukan evakuasi besar-besaran bagi warga negaranya dan penduduk Vietnam Selatnan yang terkait pemerintahan Vietnam Selatan. Banyaknya warga negara yang dievakuiasi memicu digelarnya operasi evakuasi dengan menggunakan helikopter terbesar dalam sejarah yang disebut operasi Frequent Wind.

Setelah jatuhnya pemerintah Vietnam Selatan, kedua negara ini secara resmi bersatu pada tanggal 2 Juli 1976 menjadi sebuah negara bernama Republik Sosialis Vietnam atau yang biasanya dikenal sebagai Vietnam.

Refrensi dari buku Sejarah Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. perang vietnam disebut juga perang indochina ke 2 perang ini merupakan bagian dari perang dingin dan perang ideologi antara komunis dan liberal.dua kubu yg saling berperang adalah republik vietnam(vietnam selatan),republik demokratik vietnam(vietnam utara).

Amerika SerikatKorea SelatanThailandAustraliaSelandia Baru dan Filipina bersekutu dengan Vietnam Selatan, sedangkan USSR dan Tiongkok mendukung Vietnam Utara yang merupakan negara komunis. Vietnam dijajah oleh Tiongkok sejak tahun 110 SM sampai mencapai kemerdekaan pada tahun 938. Setelah bebas dari belenggu penjajahan TiongkokVietnam tidak berhenti menentang serangan pihak asing.

Latar Belakang Pada abad ke-19, Vietnam menjadi wilayah jajahan Perancis. Perancis menguasai Vietnam setelah melakukan beberapa perang kolonial di Indochina mulai dari tahun 1840-an. Ekspansi kekuasaan Perancis disebabkan keinginan untuk menyaingi kebangkitan Britania Raya dan kebutuhan untuk mendapatkan hasil bumi seperti rempah-rempah untuk menggerakkan industri di Perancis untuk menyaingi penguasaan industri Britania Raya. Semasa pemerintahan Perancis, golongan rakyat Vietnam dibakar semangat nasionalisme dan ingin kemerdekaan dari Perancis.

Beberapa pemberontakan dilakukan oleh banyak kelompok-kelompok nasionalis, tetapi usaha mereka gagal. Pada tahun 1919, semasa Perjanjian Versailles dirundingkan, Ho Chi Minh meminta untuk bersama-sama membuat perundingan agar Vietnam dapat merdeka. Permintaannya ditolak dan Vietnam dan seluruh Indochina terus menjadi jajahan Perancis. Kelompok Viet Minh akhirnya mendapat dukungan populer dan berhasil mengusir Perancis dari Vietnam.

Selama Perang Dunia II, Vietnam dikuasai oleh Jepang. Pemerintah Perancis Vichy bekerjasama dengan Jepang yang mengantar tentara ke Indochina sebagai pasukan yang berkuasa secara de facto di kawasan tersebut. Pemerintah Perancis Vichy tetap menjalankan pemerintahan seperti biasa sampai tahun 1944 ketika Perancis Vichy jatuh setelah tentara sekutu menaklukan Perancis dan jendral Charles de Gaulle diangkat sebagai pemimpin Perancis.

Setelah pemerintah Perancis Vichy tumbang, pemerintah Jepang menggalakkan kebangkitan pergerakan nasionalis di kalangan rakyat Vietnam. Pada akhir Perang Dunia II, Vietnam diberikan kemerdekaan oleh pihak Jepang. Ho Chí Minh kembali ke Vietnam untuk membebaskan negaranya agar tidak dijajah oleh kekuasaan asing.

pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang

Ia menerima bantuan kelompok OSS (yang akan berubah menjadi CIA nantinya). Pada akhir Perang Dunia II, pergerakan Viet Minh di bawah pimpinan Ho Chí Minh berhasil membebaskan Vietnam dari tangan penjajah, tetapi keberhasilan itu hanya untuk masa yang singkat saja.

Pihak Jepang menangkap pemerintah Perancis dan memberikan Vietnam satu bentuk “kemerdekaan” sebagai sebagian dari rancangan Jepang untuk "membebaskan" bumi Asia dari penjajahan barat. Banyak bangunan diserahkan kepada kelompok-kelompok nasionalis.

Pada Januari 1950, China dan Uni Soviet mengakui Viet Minh Republik Demokratik Vietnamyang berbasis di Hanoisebagai pemerintah Vietnam. Bulan berikutnya Amerika Serikat dan Inggris mengakui Negara Perancis yang didukung Vietnam di Saigonyang dipimpin oleh mantan Kaisar Bảo Đàikarena pemerintah Vietnam Pecahnya Perang Korea pada Juni 1950 meyakinkan banyak Washington. pembuat kebijakan bahwa perang di Indocina adalah contoh dari ekspansi komunis diarahkan oleh Kremlin.

RRC penasehat militer mulai membantu Viet Minh pada bulan Juli 1950. RRC senjatakeahliandan buruh mengubah Viet Minh dari pasukan gerilya menjadi tentara reguler. Pada bulan September 1950, Amerika Serikat menciptakan Bantuan Militer dan Advisory Group ( maag ) untuk menyaring permintaan Perancis untuk bantuannasihat tentang strategidan melatih tentara Vietnam pada tahun 1954Amerika Serikat telah disediakan 300.000 senjata kecil dan menghabiskan US $ 1 miliar untuk mendukung upaya militer Perancismemikul 80 persen dari biaya perang.

. Ada juga pembicaraan antara Perancis dan Amerika di mana kemungkinan penggunaan tiga senjata nuklir taktis dianggapmeskipun laporan tentang bagaimana serius ini dianggap dan oleh siapa bahkan sekarang kabur dan kontradiktif. Salah satu versi dari rencana untuk Vulture Operasi diusulkan membayangkan mengirim 60 B - 29s dari pangkalan militer AS di wilayah tersebutdidukung oleh sebanyak 150 pejuang diluncurkan dari US Seventh Fleet operatoruntuk mengebom Viet Minh posisi komandan Vo Nguyen Giap itu.

Rencana tersebut mencakup opsi untuk menggunakan hingga tiga senjata atom pada posisi Minh Viet. Laksamana Arthur W. RadfordKetua Gabungan AS Kepala Pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perangmemberikan pilihan ini nuklir dukungannya.

AS B - 29sB- 36sdan B -47 bisa dieksekusi serangan nuklirkarena bisa kapal induk dari Armada Ketujuh. Operator AS berlayar ke Teluk Tonkindan penerbangan pengintaian Dien Bien Phu dilakukan selama negosiasi. Menurut Wakil Presiden AS Richard Nixonrencana melibatkan Kepala Staf Gabungan menyusun rencana untuk menggunakan tiga senjata nuklir taktis kecil dalam mendukung Perancis [ 86 ] Nixonyang disebut " elang " di Vietnam.Menyarankan bahwa Amerika Serikat mungkin harus " menempatkan anak laki-laki Amerika di " Presiden AS Dwight D.

Eisenhower membuat Amerika partisipasi bergantung pada dukungan Inggristapi London menentang usaha tersebut. Pada akhirnyayakin bahwa risiko politik melebihi manfaat mungkin, Eisenhower memutuskan untuk intervensi. Eisenhower adalah seorang jenderal bintang lima.

Dia waspada mendapatkan Amerika Serikat terlibat dalam perang darat di Asia. Pertempuran Dien Bien Phu menandai berakhirnya keterlibatan Perancis di Indocina.

Pasukan Giap Viet Minh menyerahkan Perancis kekalahan militer yang menakjubkandan pada tanggal 7 Mei 1954, Perancis Uni garnisun menyerah. Dari 12.000 tahanan Perancis yang diambil oleh Viet Minhhanya 3.000 selamat.

Pada Konferensi JenewaPerancis merundingkan perjanjian gencatan senjata dengan Viet Minhdan independensi yang diberikan kepada KambojaLaosdan Vietnam. Konferensi Jenewa1954 Vietnam sementara dipartisi di paralel ke-17dan di bawah ketentuan Persetujuan Jenewawarga sipil itu harus diberi kesempatan untuk bergerak bebas antara kedua negara sementara untuk jangka waktu 300 hari.

Pemilihan di seluruh negeri yang akan diadakan pada tahun 1956 untuk membentuk pemerintahan bersatu. Sekitar satu juta orang utaraterutama Katolik minoritasmelarikan diri ke selatankarena takut penganiayaan oleh komunis [ 94 ] menyusul kampanye propaganda Amerika menggunakan slogan-slogan seperti " The Perawan Maria menuju selatan "[ 95 ] dan dibantu oleh AS didanai $ 93.000.000 relokasi Programyang termasuk mengangkut pengungsi dengan Armada Ketujuh.

Diperkirakan bahwa sebanyak dua juta lebih akan meninggalkan telah mereka tidak dihentikan oleh Viet Minh. The utara, pengungsi terutama Katolik itu dimaksudkan untuk memberikan kemudian ngo Đình rezim diem konstituen anti - komunis yang kuat. Diem kemudian melanjutkan untuk staf jabatan kunci pemerintahannya sebagian besar dengan Katolik utara dan tengah.

Selain umat Katolik yang mengalir ke selatanhingga 130.000 " Regroupees Revolusioner " pergi ke utara untuk "persatuan kembali" mengharapkan untuk kembali ke selatan dalam waktu dua tahun [ 99 ] The Viet Minh meninggalkan sekitar 5.000 hingga 10.000 kader di selatan sebagai. a " substruktur politik-militer dalam obyek irredentism nya. " Para tentara Prancis terakhir adalah meninggalkan Vietnam pada bulan April 1956.

RRC menyelesaikan penarikan dari Vietnam Utara pada sekitar waktu yang sama. Sekitar 52.000 warga sipil Vietnam pindah dari selatan ke utara. Antara 1953 dan 1956pemerintah Vietnam Utara melembagakan berbagai reformasi agrariatermasuk " pengurangan sewa " dan " reformasi tanah ". Ini adalah kampanye melawan pemilik tanah. Dokumen Politbiro dideklasifikasi mengkonfirmasi bahwa 1 dari 1.000 Vietnam Utara (yaitusekitar 14.000 orang) minimum kuota yang ditargetkan untuk eksekusi selama awal " sewa pengurangan " kampanyejumlah tewas dalam beberapa tahapan yang jauh lebih radikal " reformasi tanah " adalah mungkin berkali-kali greater.Landlords yang sewenang-wenang diklasifikasikan sebagai 5,68 % dari populasitetapi sebagian besar adalah dikenakan hukuman kurang parah daripada eksekusi.

Catatan resmi dari waktu menunjukkan bahwa 172.008 " tuan tanah " dieksekusi selama " landreform "di antaranya 123.266 ( 71,66 % ) kemudian ditemukan salah diklasifikasikan. Berbagai perkiraan sebelumnya disarankan oleh sumber-sumber independen.

Pada tahun 1956para pemimpin di Hanoi mengaku " ekses " dalam melaksanakan program ini dan dikembalikan sejumlah besar tanah kepada pemilik aslinya. Selatansementara itu, merupakan Negara Vietnamdengan Bảo Đài sebagai Kaisar dan LSM Đình diem ( ditunjuk pada bulan Juli 1954) sebagai perdana menterinya.

Baik pemerintah Amerika Serikat maupun Negara Ngo Dinh Diem terhadap Vietnam menandatangani apapun pada Konferensi Jenewa 1954. Sehubungan dengan pertanyaan reunifikasidelegasi Vietnam non - komunis keberatan keras untuk setiap pembagian Vietnamnamun kalah ketika Perancis menerima usulan dari Viet Minh delegasi Pham Van Dongyang mengusulkan bahwa Vietnam akhirnya bersatu dengan pemilihan bawah pengawasan " komisi lokal ".

[ 106 ] Amerika Serikat membalas dengan apa yang dikenal sebagai " Rencana Amerika" dengan dukungan dari Vietnam Selatan dan Inggris. [ 107 ] ini disediakan untuk pemilihan unifikasi di bawah pengawasan Amerika bangsanamun ditolak oleh delegasi Soviet. Amerika Serikat bersedia menerima reunifeddipimpin komunis Vietnam jika hasil dari pemilu bebas dan adil : " Sehubungan dengan pernyataan yang dibuat oleh perwakilan dari Negara Vietnam, Amerika Serikat menegaskan kembali posisi tradisional bahwa masyarakat berhak untuk menentukan masa depan mereka sendiri dan bahwa ia tidak akan bergabung dalam pengaturan apapun yang akan menghambat ini ".

Presiden Eisenhower menulis pada tahun 1954 bahwa " saya tidak pernah berbicara atau berhubungan dengan orang yang berpengetahuan dalam urusan Indocina yang tidak setuju pemilu yang diadakan pada saat pertempuranmungkin delapan puluh persen dari populasi akan memilih untuk Ho Komunis Chi Minh sebagai pemimpin mereka daripada Kepala Negara Bao Dai. Memangkurangnya kepemimpinan dan dorongan pada bagian dari Bao Dai adalah faktor dalam perasaan umum di kalangan Vietnam bahwa mereka tidak ada untuk memperjuangkan.

" [ 110 ] Menurut Pentagon Papersbagaimanapun1954-1956 " Ngo Dinh Diem benar-benar mencapai mukjizat " di Vietnam Selatan : [ 111 ] " ini hampir pasti bahwa tahun 1956 proporsi yang mungkin telah memilih Ho - dalam pemilihan bebas terhadap Diem - akan menjadi jauh lebih kecil dari delapan puluh persen. pada tahun 1957pengamat independen dari IndiaPolandiadan Kanada mewakili Control Commission International ( ICC ) menyatakan bahwa adil, objektif pemilu yang tidak mungkin di bagian utara Vietnam karena pengaruh komunis.

Dari April sampai Juni 1955Diem dieliminasi oposisi politik di selatan dengan meluncurkan operasi militer terhadap dua kelompok agamaCao Dai dan Hoa Hao Ba Cut [ rujukan?

]. Kampanye ini juga difokuskan pada kelompok kejahatan terorganisir Xuyen Binh yang bersekutu dengan anggota polisi rahasia partai komunis dan memiliki beberapa elemen militer [ rujukan?

]. Sebagai oposisi berbasis luas untuk taktik yang keras dipasangDiem semakin berusaha untuk menyalahkan komunis. [ Tidak dalam kutipan yang diberikan ] Dalam sebuah referendum mengenai masa depan Negara Vietnam pada 23 Oktober 1955Diem dicurangi jajak pendapat diawasi oleh Ngo Dinh saudaranya Nhu dan dikreditkan dengan 98,2 persen suaratermasuk 133 % di Saigon.

Penasihat Amerika-nya telah direkomendasikan margin kemenangan lebih sederhana " 60 sampai 70 persen. " Diembagaimanapunmelihat pemilu sebagai ujian otoritas. Tiga hari kemudiandia menyatakan Vietnam Selatan menjadi negara merdeka yang dikenal sebagai Republik Vietnam ( ROV )dengan dirinya sebagai presiden. Demikian jugaHo Chi Minh dan pejabat komunis lain selalu memenangkan setidaknya 99 % suara di Vietnam Utara " pemilu ". [ 117 ] The domino teori, yang berpendapat bahwa jika satu negara jatuh ke komunismemaka semua negara-negara sekitarnya akan mengikutipertama kali diusulkan sebagai kebijakan oleh pemerintahan Eisenhower.

[ 118 ] Itudan masihumumnya hipotesis bahwa itu diterapkan ke Vietnam. John F. Kennedymaka Senator ASmengatakan dalam sebuah pidatonya di American Friends of Vietnam : " BurmaThailandIndiaJepangFilipina dan jelas Laos dan Kamboja di antara mereka yang keamanan akan terancam jika Red Tide Komunisme meluap ke Vietnam.

" era Kennedy tahun1961-1963 Dalam pemilihan presiden tahun 1960 ASSenator John F. Kennedy mengalahkan wakil presiden Richard Nixon. Meskipun Eisenhower memperingatkan Kennedy tentang Laos dan VietnamEropa dan Amerika Latin " tampak lebih besar daripada Asia pada pandangannya. " [ 135 ] Dalam pidato pelantikannyaKennedy membuat janji ambisius untuk " membayar harga apapunmenanggung beban apapunbertemu kesulitan apapun, mendukung teman apapun, menentang musuh apapun, untuk menjamin kelangsungan hidup dan keberhasilan kebebasan.

" Pada bulan Juni 1961, ia pahit tidak setuju dengan Soviet Nikita Khrushchev utama ketika mereka bertemu di Wina untuk membahas isu-isu AS - Soviet kunci. The Kennedy administrasi dasarnya tetap berkomitmen untuk Dingin kebijakan luar negeri Perang diwarisi dari Truman dan Eisenhower administrasi. Pada tahun 1961AS memiliki 50.000 tentara yang berbasis di Koreadan Kennedy menghadapi krisis tiga bagian - kegagalan Invasi Teluk Babipembangunan Tembok Berlindan penyelesaian yang dinegosiasikan antara pemerintah pro-Barat dan Laos Pathet Lao gerakan komunis [ 137 ] ini dibuat Kennedy percaya bahwa kegagalan lain di pihak Amerika Serikat untuk mendapatkan kontrol dan menghentikan ekspansi komunis fatal akan merusak kredibilitas AS dengan sekutunya dan reputasinya sendiri.

. Kennedy sehingga bertekad untuk " menarik garis di pasir " dan mencegah kemenangan komunis di Vietnam. Dia mengatakan kepada James Reston dari The New York Times setelah pertemuan Wina dengan Khrushchev" Sekarang kita punya masalah membuat kekuatan kita kredibel dan Vietnam tampak seperti tempat.

" [ 1 Pada bulan Mei tahun 1961, Wakil Presiden Lyndon B. Johnson mengunjungi Saigon dan antusias menyatakan Diem yang " Winston Churchill Asia. Ditanya mengapa ia membuat komentarJohnson menjawab" Diem satu-satunya anak laki-laki kami tiba di luar sana.

Johnson meyakinkan Diem bantuan lebih dalam cetakan sebuah kekuatan tempur yang bisa menolak komunis. Kebijakan Kennedy terhadap Vietnam Selatan beristirahat pada asumsi bahwa Diem dan pasukannya akhirnya harus mengalahkan gerilyawan sendiri. Ia menentang penyebaran pasukan tempur Amerika dan mengamati bahwa " untuk memperkenalkan pasukan AS dalam jumlah besar di sana saat inisementara itu mungkin memiliki dampak militer awalnya menguntungkanhampir pasti akan menyebabkankonsekuensi yang merugikan politik dan militerdalam jangka panjang yang merugikan.

" [ 141 ] kualitas dari Vietnam militer Selatanbagaimanapun, tetap miskin. Bad kepemimpinan, korupsidan promosi politik semua memainkan peran dalam melemahkan ARVN. Frekuensi serangan gerilya naik karena pemberontakan berkumpul uap. Sedangkan dukungan Hanoi untuk NLF turut berperanVietnam Selatan pemerintah inkompetensi merupakan inti dari krisis.

Vietnam SelatanDaerah Militer1967 Salah satu isu utama Kennedy diangkat adalah apakah ruang angkasa Soviet dan program rudal telah melampaui orang-orang dari Amerika Serikat. Meskipun Kennedy menekankan jarak paritas rudal dengan Sovietdia juga tertarik menggunakan pasukan khusus untuk perang melawan pemberontakan di negara-negara Dunia Ketiga terancam oleh pemberontakan komunis.

Meskipun mereka awalnya ditujukan untuk digunakan di belakang garis depan setelah invasi konvensional EropaKennedy percaya bahwa taktik gerilya yang digunakan oleh pasukan khusus seperti Baret Hijau akan efektif dalam " sikat api " perang di Vietnam.

Kennedy penasihat Maxwell Taylor dan Walt Rostow merekomendasikan bahwa pasukan AS dikirim ke Vietnam Selatan menyamar sebagai pekerja bantuan banjir.

Kennedy menolak ide tetapi meningkatkan bantuan militer lagi. Pada bulan April tahun 1962, John Kenneth Galbraith memperingatkan Kennedy dari " bahaya kita akan mengganti Perancis sebagai kekuatan kolonial di wilayah tersebut dan berdarah sebagai Perancis lakukan.

" [ 143 ] Pada tahun 1963, ada 16.000 personil militer Amerika di Vietnam Selatannaik dari Eisenhower 900 penasehat [ 144 ]. Program Strategis Hamlet telah dimulai pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang tahun 1961.

Ini gabungan Program Vietnam AS- Selatan berusaha untuk memukimkan kembali penduduk pedesaan ke kamp-kamp dibentengi. Tujuannya adalah untuk mengisolasi penduduk dari pemberontakmenyediakan program pendidikan ulang dan perawatan kesehatandan memperkuat pegangan pemerintah di pedesaan. [ Rujukan?] Hamlets Strategisbagaimanapundengan cepat disusupi oleh para gerilyawan. [ Rujukan? ] Para petani kesal karena tercerabut dari desa-desa leluhur mereka.

[ rujukan? ] pada bagianini adalah karena Kolonel Pham Ngoc Thaofavorit Diem yang berperan penting dalam menjalankan programternyata adalah seorang agen komunis yang menggunakan Katolik untuk mendapatkan posting berpengaruh dan kerusakan ROV dari dalam [ rujukan?

pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang

]. Pada 23 Juli 1962empat belas negaratermasuk ChinaVietnam SelatanUni SovietVietnam Utara dan Amerika Serikatmenandatangani perjanjian menjanjikan netralitas Laos. [ 145 ] Mengusir dan Pembunuhan Ngo Dinh Diem Lihat juga : Peran Kennedy1960 Vietnam Selatan kudeta1962 Vietnam Selatan Independence Palace pengebomanHuế phat Djan penembakan dan Xa Loi Pagoda penggerebekan Artikel utama : Kabel 243Penangkapan dan pembunuhan Ngo Dinh DiemBuddha krisisKrulak Mendenhall misiMcNamara Taylor misi1963 South kudeta Vietnamdan Reaksi 1963 South kudeta Vietnam Sebuah konvoi tank AS selama perang Vietnam.

Kinerja kompeten dari tentara Vietnam Selatan dicontohkan oleh tindakan gagal seperti Pertempuran Ap Bac pada tanggal 2 Januari 1963 di mana sekelompok kecil Viet Cong mengalahkan jauh lebih besar dan lebih baik dilengkapi kekuatan Vietnam Selatanbanyak petugas yang tampak enggan bahkan untuk terlibat dalam pertempuran [ 146] ARVN dipimpin dalam pertempuran itu oleh Diem yang terbesar umum, Huynh Van Caokomandan Korps IV.

. Cao adalah seorang Katolik yang telah dipromosikan karena agama dan kesetiaan daripada keterampilandan tugas utamanya adalah untuk melestarikan pasukannya untuk mencegah kudetaia sebelumnya telah muntah selama serangan komunis.

Beberapa pembuat kebijakan di Washington mulai menyimpulkan Diem yang mampu mengalahkan kaum komunis dan bahkan mungkin membuat kesepakatan dengan Ho Chi Minh. Dia tampak khawatir hanya menangkis kudetadan menjadi lebih paranoid setelah upaya pada tahun 1960 dan 1962yang ia sebagian disebabkan dorongan AS. Seperti Robert F. Kennedy mencatat" Diem tidak akan membuat konsesi bahkan sedikit pun.

Dia sulit untuk alasan dengan . " [ 147 ] Ketidakpuasan dengan kebijakan Diem meledak setelah Huế phat Djan penembakan umat Buddha mayoritas yang memprotes larangan bendera Buddhis pada Waisakulang tahun Buddha.

Hal ini mengakibatkan protes massa terhadap kebijakan diskriminatif yang memberi hak istimewa kepada Gereja Katolik dan para penganutnya. Diem kakak Ngo Dinh Thuc adalah Uskup Agung Huế dan agresif kabur pemisahan antara gereja dan negara.

Perayaan ulang tahun Thuc tak lama sebelum Waisak telah bankrolled oleh pemerintah dan bendera Vatikan dipajang mencolok. Ada juga laporan dari pagoda Buddha sedang dibongkar oleh paramiliter Katolik di seluruh pemerintahan Diem itu. Diem menolak untuk membuat konsesi untuk mayoritas Buddha atau bertanggung jawab atas kematian. Pada tanggal 21 Agustus 1963, Pasukan Khusus ARVN Kolonel Le Quang Tungsetia kepada Diem adik Ngo Dinh Nhumenggerebek pagoda di Vietnamyang menyebabkan kerusakan dan kehancuran dan meninggalkan korban tewas diperkirakan berkisar menjadi ratusan.

Kennedy dan MacNamara Ngo Dinh Diem setelah ditembak dan dibunuh pada 1963, kudeta. Para pejabat AS mulai membahas kemungkinan perubahan rezim selama pertengahan 1963. Amerika Serikat Departemen Luar Negeri pada umumnya mendukung mendorong kudetasementara Departemen Pertahanan pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang Diem.

Kepala di antara perubahan yang diusulkan adalah penghapusan Diem adik Nhuyang mengendalikan polisi rahasia dan pasukan khusus dipandang sebagai orang di belakang represi Buddha dan lebih umum arsitek aturan keluarga Ngo.

Usulan ini disampaikan kepada kedutaan besar AS di Saigon di Cable 243. Central Intelligence Agency ( CIA ) telah melakukan kontak dengan jenderal berencana untuk menghapus Diem. Mereka diberitahu bahwa Amerika Serikat tidak akan menentang langkah tersebut atau menghukum para jenderal dengan memotong bantuan.

Presiden Diem digulingkan dan dieksekusibersama dengan saudaranyapada tanggal 2 November 1963. Ketika ia diberitahuMaxwell Taylor ingat bahwa Kennedy " bergegas dari ruangan dengan ekspresi kaget dan cemas di wajahnya.

" Ia tidak menyetujui pembunuhan Diem itu. Duta Besar AS untuk Vietnam SelatanHenry Cabot Lodgemengundang para pemimpin kudeta ke kedutaan dan mengucapkan selamat kepada mereka.

Duta Lodge memberitahu Kennedy bahwa " prospek saat ini adalah untuk perang pendek ". Setelah kudetakerusuhan terjadi. Hanoi mengambil keuntungan dari situasi dan meningkatkan dukungan bagi gerilyawan. Vietnam Selatan memasuki masa ketidakstabilan politik yang ekstrimsebagai salah satu pemerintahan militer menggulingkan lain secara berurutan.

Semakinsetiap rezim baru dipandang sebagai boneka Amerikaapapun kegagalan Diemsurat kepercayaan sebagai nasionalis (seperti Robert McNamara kemudian tercermin ) telah sempurna. Penasihat militer AS tertanam pada setiap tingkat angkatan bersenjata Vietnam Selatan. Mereka adalahbagaimanapunhampir sepenuhnya mengabaikan sifat politik pemberontakan. Pemberontakan adalah perjuangan kekuatan politikdi mana keterlibatan militer bukan tujuan utama [ The Kennedy administrasi berusaha untuk memfokuskan kembali upaya AS pada pengamanan dan " menang atas hati dan pikiran " penduduk.

. Pimpinan militer di Washingtonbagaimanapun, adalah bermusuhan dengan adanya peran penasihat AS selain pelatihan pasukan konvensional. Jenderal Paul Harkinskomandan pasukan AS di Vietnam Selatanpercaya diri meramalkan kemenangan dengan Natal 1963. CIA itu kurang optimisbagaimanapun, memperingatkan bahwa " Viet Cong pada umumnya mempertahankan de facto banyak pedesaan dan telah terus meningkatkan intensitas keseluruhan usaha".

Petugas paramiliter dari CIA Khusus Divisi Kegiatan dilatih dan dipimpin Hmong suku di Laos dan Vietnam menjadi.

Pasukan adat berjumlah puluhan ribu dan mereka melakukan misi aksi langsungdipimpin oleh perwira paramilitermelawan pasukan Komunis Pathet Lao dan pendukung Vietnam Utara mereka.

CIA juga berlari Program Phoenix dan partisipasi Komando Bantuan MiliterVietnam - Studi dan Pengamatan Group ( MAC - V SOG )yang awalnya bernama Kelompok Operasi Khusustetapi diubah untuk keperluan penutup Lyndon B.

Johnson eskalasi1963-1969 A AS B - 66 Destroyer dan empat F - 105 Thunderchiefs menjatuhkan bom di Vietnam Utara selama Operasi Rolling Thunder dari Artikel utama: Joint perang di Vietnam Selatan 1963-1969 Informasi lebih lanjut : Peran Amerika Serikat dalam Perang Vietnam : Amerikanisasi Lihat juga : Oposisi terhadap keterlibatan AS dalam Perang VietnamTeluk Tonkin insiden, 1964 South kudeta VietnamSeptember 1964 Vietnam Selatan kudetaDesember 1964 South kudeta Vietnamdan 1965 South kudeta Vietnam Lyndon B.

Johnson ( LBJ )saat ia mengambil alih kursi kepresidenan setelah kematian Kennedyawalnya tidak menganggap Vietnam prioritas dan lebih peduli dengan program sosial yang progresif " Masyarakat Besar " dan. Pembantu presiden Jack Valenti ingat" Vietnam pada waktu itu tidak lebih besar dari kepalan tangan pria di cakrawala. Kami hampir tidak dibahas karena itu tidak layak membahas. " [ 157 ] [ 158 ] Pada 24 November 1963Johnson mengatakan" perang melawan komunisme .

harus bergabung . dengan kekuatan dan tekad. " [ 159 ] janji datang pada saat Vietnam memburukterutama di tempat-tempat seperti Delta Mekongkarena kudeta terakhir melawan Diem [ 160 ] Johnson telah membalikkan kebijakan pelepasan Kennedy dari Vietnam dalam penarikan 1.000 tentara pada akhir tahun 1963 ( NSAM 263 pada tanggal 11 Oktober )[ 161 ] dengan NSAM sendiri 273 (26 November) [ 162.

] [ 163 ] untuk memperluas perang. Militer dewan revolusionerpertemuan sebagai pengganti pemimpin Vietnam Selatan yang kuatterdiri dari 12 anggota dipimpin oleh Jenderal Duong Van Minh - siapa Stanley Karnowseorang jurnalis di tanahkemudian ingat sebagai " model kelesuan. " [ 164 ] Lodgefrustrasi oleh akhir tahunkabel rumah tentang Minh : " Apakah dia akan cukup kuat untuk mendapatkan di atas sesuatu?

" Rezimnya digulingkan pada Januari 1964 oleh Jenderal Nguyen Khanh. [ 165 ] Namun, ada ketidakstabilan gigih dalam militer sebagai beberapa kudeta - tidak semua berhasil - terjadi dalam waktu singkat. Seorang aktivis NLF dugaanditangkap dalam serangan di sebuah pos Amerika dekat perbatasan Kambojadiinterogasi.

Pada tanggal 2 Agustus 1964, USS Maddoxpada misi intelijen di sepanjang pantai utara Vietnamdiduga menembaki dan merusak sejumlah kapal torpedo yang telah menguntit dalam Teluk Tonkin [ 166 ] Serangan kedua dilaporkan dua hari kemudian pada.

USS Turner Joy dan Maddox di wilayah yang sama. Keadaan serangan yang keruh. Lyndon Johnson berkomentar kepada Wakil Menlu George Bola bahwa "orang pelaut di luar sana mungkin telah menembak ikan terbang.

" [ 167 ] Serangan kedua menyebabkan serangan udara balasanmendorong Kongres untuk menyetujui Resolusi Teluk Tonkin pada tanggal 7 Agustus 1964 [ 168 ] ditandatangani oleh Johnsondan memberi presiden kekuasaan untuk melakukan operasi militer di Asia Tenggara tanpa menyatakan perang.

[ 169 ] Meskipun Kongres pada saat itu membantah bahwa ini adalah deklarasi perang skala penuhResolusi Tonkin memungkinkan kekuatan unilateral presiden untuk memulai perang skala penuh jika presiden dianggap perlu.

[ 169 ] pada bulan yang samaJohnson berjanji bahwa ia tidak " . melakukan anak laki-laki Amerika untuk berperang yang saya pikir suami harus diperjuangkan oleh anak-anak dari Asia untuk membantu melindungi tanah mereka sendiri.

" [ 170 ] Sebuah bertanggal NSA dideklasifikasi publikasi pada tahun 2005bagaimanapun, mengungkapkan bahwa tidak ada serangan pada tanggal 4 Agustus [ 171 ] Ini sudah dipertanyakan jauh sebelum ini.

. " Teluk Tonkin insiden"menulis Louise Gerdes" adalah contoh yang sering dikutip dari cara di mana Johnson menyesatkan rakyat Amerika untuk memperoleh dukungan bagi kebijakan luar negerinya di Vietnam. " [ 172 ] George C. Herring berpendapatbagaimanapunbahwa McNamara dan Pentagon " tidak sengaja berbohong tentang serangan yang dituduhkan, tapi mereka jelas dalam suasana hati untuk membalas dan mereka tampaknya telah dipilih dari bukti yang tersedia bagi mereka bagian-bagian yang menegaskan apa yang mereka ingin percaya.

" [ 173 ] " Dari kekuatan sekitar 5.000 pada awal tahun 1959 jajaran Viet Cong tumbuh menjadi sekitar 100.000 pada akhir tahun 1964 . Antara 1961 dan 1964 kekuatan Angkatan Darat meningkat dari sekitar 850.000 menjadi hampir satu juta orang. " [ 151 ] The nomor untuk tentara AS yang dikerahkan ke Vietnam pada periode yang sama yang cukup berbeda, 2.000 pada tahun 1961meningkat pesat hingga 16.500 pada tahun 1964 [ 174 ] pada awal tahun 1965, 7559 Vietnam Selatan dusun telah dihancurkan oleh Viet Cong [ 175 ].

. Seorang Marinir dari Batalyon 13 Marinirbergerak seorang aktivis NLF dugaan ke belakang selama pencarian dan jelas operasi dipegang oleh batalyon 15 mil ( 24 km ) sebelah barat dari Da Nang Air Base.

Dewan Keamanan Nasional merekomendasikan eskalasi tiga tahap pemboman Vietnam Utara. Pada 2 Maret 1965menyusul serangan terhadap sebuah barak Marinir AS di Pleiku[ 176 ] Operasi Flaming Dart ( dimulai ketika Soviet Premier Alexei Kosygin berada di sebuah kunjungan kenegaraan ke Vietnam Utara )Operasi Rolling Thunder dari dan Operasi Arc Cahaya dimulai.

[ 177 ] kampanye pembomanyang akhirnya berlangsung tiga tahundimaksudkan untuk memaksa Vietnam Utara untuk menghentikan dukungannya bagi Front Nasional untuk Pembebasan Vietnam Selatan ( NLF ) dengan mengancam untuk menghancurkan pertahanan udara Vietnam Utara dan infrastruktur industri. Selainitu bertujuan memperkuat semangat para Vietnam Selatan.

[ 178 ] Antara Maret 1965 dan November 1968" Rolling Thunder dari " dibanjiri utara dengan juta ton rudalroket dan bom. [ 179 ] Bom tidak terbatas Vietnam Utara.

Kampanye udara lainnyaseperti Operasi Komando Hunt, ditargetkan bagian yang berbeda dari NLF dan prasarana VPA. Ini termasuk Chi Minh trail Hoyang berlari melalui Laos dan Kamboja. Tujuan menghentikan Vietnam Utara dan NLF tidak pernah tercapai. Sebagai salah satu petugas mencatat " ini adalah perang politik dan itu panggilan untuk pembunuhan diskriminasi.

Senjata terbaik . akan menjadi pisau . Yang terburuk adalah pesawat terbang. " [ 180 ] Kepala Staf Angkatan Udara Amerika Serikat Curtis LeMaybagaimanapuntelah lama menganjurkan pengeboman saturasi di Vietnam dan menulis tentang komunis bahwa " kita akan membom mereka kembali ke Zaman Batu ". [ 181 ] Eskalasi dan perang darat Berkas :1965 - 02-08 Showdown di Vietnam.ogv Newsreel Film Universal tentang serangan terhadap pangkalan udara AS dan respon AS.

1965 Petani dicurigai sebagai Vietkong di bawah penahanan militer AS1966 Setelah beberapa serangan atas merekadiputuskan bahwa Angkatan Udara AS basis membutuhkan perlindungan lebih. Vietnam Selatan militer tampaknya tidak mampu menyediakan keamanan. Pada 8 Maret 19653.500 Marinir AS dikirim ke Vietnam Selatan.

Hal ini menandai awal dari perang tanah Amerika. Opini publik AS sangat mendukung penyebaran. [ 182 ] Dalam pernyataan yang sama dengan yang dibuat untuk Perancis hampir dua dekade sebelumnyaHo Chi Minh memperingatkan bahwa jika Amerika " ingin membuat perang selama dua puluh tahun kemudian kita akan melakukan peperangan selama dua puluh tahun. Jika mereka ingin membuat perdamaian, kita akan membuat damai dan mengundang mereka untuk minum teh. " [ 183 ] Sebagai mantan Deputi Pertama Menteri Luar Negeri Tran Quang Co telah mencatattujuan utama perang adalah untuk menyatukan kembali Vietnam dan mengamankan kemerdekaannya.

[ rujukan? ] Beberapa berpendapat bahwa kebijakan Republik Demokratik Vietnam ( DRV ) tidak untuk menggulingkan pemerintah non - komunis lainnya di Asia Tenggara. [ 184 ] Namun, Pentagon Papers memperingatkan "masa berbahaya Vietnam ekspansionisme .

Laos dan Kamboja akan menjadi mudah hasil-hasil untuk Vietnam seperti . ThailandMalayaSingapuradan bahkan Indonesiabisa saja berikutnya. " [ 185 ] Tugas Marinir ' defensif. Penyebaran awal dari 3.500 pada bulan Maret meningkat menjadi hampir 200.000 pada Desember [ 186 ] Militer AS telah lama dididik dalam perang ofensif.

. Terlepas dari kebijakan politikkomandan AS institusional dan psikologis tidak cocok untuk misi pertahanan.

[ 186 ] Pada bulan Desemberpasukan ARVN mengalami kerugian besar pada Pertempuran Bình gia[ 187 ] dalam pertempuran bahwa kedua belah pihak dipandang sebagai suatu DAS. Pasukan sebelumnya komunis telah dimanfaatkan tabrak lari taktik gerilyanamun pada Binh Gia mereka telah mengalahkan kekuatan ARVN kuat dalam perang konvensional [ 188 ] Tellinglypasukan Vietnam Selatan lagi-lagi dikalahkan pada bulan Junidi Pertempuran đồng Xoai.

. [ 189 ] Tentara AS mencari sebuah desa untuk NLF Tarif Desersi yang meningkatdan moral anjlok. Jenderal William Westmoreland diberitahu Admiral US Grant Sharp, Jrkomandan pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang Pasifik Amerika Serikatbahwa situasi kritis.

[ 186 ] Dia berkata" Saya yakin bahwa pasukan AS dengan energi merekamobilitasdan daya tembak berhasil dapat melakukan perlawanan ke NLF [ Front Nasional untuk Pembebasan Vietnam Selatan ].

" [ 190 ] dengan rekomendasi iniWestmoreland menganjurkan keberangkatan agresif dari sikap defensif Amerika dan meminggirkan dari Vietnam Selatan. Dengan mengabaikan unit ARVNkomitmen AS menjadi terbuka [ 191 ] Westmoreland diuraikan rencana tiga poin untuk memenangkan perang. : Tahap 1. Komitmen AS (dan dunia bebas lainnya ) memaksa diperlukan untuk menghentikan tren kalah pada akhir 1965. Tahap 2. Pasukan AS dan sekutu -mount tindakan ofensif besar untuk merebut inisiatif untuk menghancurkan gerilyawan dan pasukan musuh terorganisir.

Fase ini akan berakhir ketika musuh telah dikenakan turundilemparkan pada defensifdan didorong kembali dari daerah-daerah utama. Tahap 3. Jika musuh bertahanjangka waktu 12-18 bulan setelah Tahap 2 akan diperlukan untuk kehancuran akhir dari pasukan musuh yang tersisa di daerah pangkalan terpencil.

[ 192 ] Rencana tersebut telah disetujui oleh Johnson dan menandai keberangkatan yang mendalam dari desakan pemerintahan sebelumnya bahwa pemerintah Vietnam Selatan bertanggung jawab untuk mengalahkan gerilyawan. Westmoreland diprediksi kemenangan pada akhir tahun 1967. [ 193 ] Johnson tidak, bagaimanapunberkomunikasi perubahan dalam strategi media.

Sebaliknya, ia menekankan kontinuitas. [ 194 ] Perubahan kebijakan AS tergantung pada pencocokan Vietnam Utara dan NLF dalam kontes gesekan dan moral. Para penentang terkunci dalam siklus eskalasi. [ 195 ] Gagasan bahwa pemerintah Vietnam Selatan bisa mengelola urusan sendiri itu disimpan. [ 195 ] Soviet Premier Alexei Kosygin dengan Presiden AS Lyndon B.

Johnson pada Konferensi KTT Glassboro mana dua wakil mendiskusikan kemungkinan penyelesaian damai. Satu tahun tur unit dirampas tugas kepemimpinan yang berpengalaman. Sebagai salah satu pengamat mencatat " kita tidak berada di Vietnam selama 10 tahuntapi selama satu tahun 10 kali.

" [ 180 ] Akibatnyaprogram pelatihan yang dipersingkat. Vietnam Selatan dibanjiri barang-barang manufaktur. Sebagai Stanley Karnow menulis" utama PX [ Post Exchange ]terletak di pinggiran Saigon dari Cholonhanya sedikit lebih kecil dari New York Bloomingdale itu . " [ 196 ] The American penumpukan mentransformasi ekonomi dan memiliki efek mendalam pada masyarakat Vietnam Selatan. Sebuah lonjakan besar dalam korupsi disaksikan. The Ho Chi Minh Trail berjalan melalui Laos1967 Washington mendorong sekutu SEATO untuk menyumbang pasukan.

Australia, Selandia BaruRepublik KoreaThailanddan Filipina [ 197 ] semua setuju untuk mengirim pasukan. Sekutu utamabagaimanapunterutama NATO negara Kanada dan Inggrismenolak permintaan pasukan Washington [ 198 ] AS dan sekutunya mount operasi yang kompleksseperti operasi hidung belangAttleboroCedar Fallsdan Junction City. Namun, pemberontak komunis tetap sulit dipahami dan menunjukkan fleksibilitas taktis yang besar. Sementara itu, situasi politik di Vietnam Selatan mulai stabil dengan datang ke kekuasaan perdana menteri Marsekal Nguyễn Cao Kỳ dan Kepala boneka dari NegaraJenderal Nguyễn Văn Thieupada pertengahan 1965 di kepala junta militer.

Ini mengakhiri serangkaian kudeta yang terjadi lebih dari sekali dalam setahun. Pada tahun 1967Thieu menjadi presiden dengan Ky sebagai wakilnyasetelah pemilu dicurangi. Meskipun mereka nominal pemerintahan sipilKy seharusnya untuk mempertahankan kekuasaan yang sesungguhnya melalui tubuh militer di balik layar. NamunThieu outmanoevred dan absen Ky dengan mengisi barisan dengan jenderal dari sekutunya.

Thieu juga dituduh membunuh loyalis Ky melalui kecelakaan militer dibikin. Thieucuriga dan ragu-ragutetap presiden sampai tahun 1975setelah memenangkan pemilihan satu orang pada tahun 1971. [ 199 ] Pemerintahan Johnson mempekerjakan " kebijakan keterbukaan minimum " [ 200 ] dalam berurusan dengan media. Petugas informasi militer berusaha untuk mengelola liputan media dengan menekankan cerita yang menggambarkan kemajuan dalam perang. Seiring waktukebijakan ini merusak kepercayaan masyarakat terhadap pernyataan resmi.

Seperti liputan media tentang perang dan bahwa Pentagon menyimpangyang disebut kesenjangan kredibilitas dikembangkan. [ 200 ] The Tet Offensive Artikel utama: Tet Offensive Seorang tentara AS mempersiapkan untuk memasuki sebuah terowongan Vietkong. Pada akhir tahun 1967 Komunis memikat pasukan Amerika ke daerah-daerah pedalaman di Dak Untuk dan di Khe Sanh dasar tempur Marinir di Provinsi Quang Tri pada di mana Amerika Serikat adalah lebih dari bersedia untuk berjuang karena bisa melepaskan senjata besar-besaran tanpa hambatan oleh warga sipil.

Namunpada tanggal 31 Januari 1968, NVA dan NLF mematahkan gencatan senjata yang secara tradisional disertai ( Tahun Baru Imlek ) liburan TET dengan meluncurkan pertempuran terbesar dari perangSerangan Tetdengan harapan memicu pemberontakan nasional.

[ 201 ] lebih dari 100 kota diserang oleh lebih dari 85.000 pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang musuh termasuk serangan terhadap markas Jenderal Westmoreland dan Kedutaan Besar ASSaigon.

[ 202 ] Marinir AS dalam Operasi Allen Brook pada tahun 1968 .

pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang

Meskipun AS dan pasukan Vietnam Selatan yang awalnya terkejut oleh skala serangan perkotaanmereka merespon dengan cepat dan efektifmenebangi jajaran NLF tersebut. Di bekas ibu kota Huếgabungan dan pasukan NVA NLF merebut Benteng Imperial dan banyak kota dan membantai lebih dari 3.000 warga sipil tak bersenjata Huế. [ 203 ] Hal ini menyebabkan Pertempuran Huế mana pasukan Amerika dipekerjakan senjata besar-besaran yang menewaskan 80 persen dari kota di reruntuhan [ 204 ] lebih jauh ke utaradi Quang Tri City, anggota Divisi Kavaleri 1 Air dan 1 ARVN Divisi Infanteri menewaskan lebih dari 900 NVA dan Vietkong tentara di dan sekitar kota (untuk sejarah fotografi lihat ).

. Namun, di seluruh Vietnam Selatan1.000 orang Amerika2.100 ARVNs14.000 warga sipildan 32.000 NVA dan Vietkong terbaring mati. [ 201 ] Tapi Serangan Tet telah lainkonsekuensi yang tidak diinginkan. Jenderal Westmoreland telah menjadi wajah publik perang. Dia tampil di sampul majalah Time tiga kali dan diberi nama Man ​​1965 of the Year. [ 205 ] Waktu menggambarkan dia sebagai " personifikasi berotot dari pertempuran pria Amerika .

( yang ) diarahkan penumpukan bersejarahmenarik up rencana pertempurandan diresapi . orang di bawah dia dengan pandangan idealis sendiri tujuan dan tanggung jawab AS.

" [ 205 ] Marinir AS berperang di Huế Pada November 1967 Westmoreland dipelopori hubungan berkendara publik untuk administrasi Johnson untuk meningkatkan dukungan publik lesu. [ 206 ] Dalam pidato sebelum National Press Club katanya titik dalam perang telah dicapai " di mana akhirnya datang ke pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang.

" [ 207 ] Dengan demikianmasyarakat terkejut dan bingung ketika prediksi Westmoreland yang palsu oleh Tet [ 206 ] The American media, yang sebagian besar telah mendukung upaya ASmenyalakan administrasi Johnson untuk apa yang telah menjadi peningkatan kesenjangan kredibilitas.

. Meskipun Serangan Tet adalah kemenangan penting bagi pasukan sekutudalam hal korban dan menguasai wilayahitu adalah kekalahan suara bila ditinjau dari sudut pandang konsekuensi strategis : itu menjadi titik balik dalam keterlibatan Amerika dalam Perang Vietnam karena itu memiliki dampak yang mendalam pada dukungan domestik konflik.

[ 201 ] Meskipun kegagalan militer untuk pasukan Vietnam Utara, Tet Offensive menjadi kemenangan politik bagi mereka dan mengakhiri karir presiden Lyndon B. Johnsonyang menolak untuk mencalonkan diri kembali - pemilu tahu rating dukungan merosot 48-36 persen.

[ 206 ] Sebagai James Witz mencatatTet " bertentangan dengan klaim kemajuan . yang dibuat oleh pemerintahan Johnson dan militer. " [ 206 ] Serangan itu merupakan kegagalan intelijen pada skala Pearl Harbor [ 197 ] [ 208 ] Wartawan Peter Arnettdalam sebuah artikel yang disengketakanmengutip seorang perwira ia menolak untuk mengidentifikasikan[ 209 ] mengatakan dari Ben Tre ( diletakkan menjadi puing-puing oleh serangan AS) [ 210 ] itu. " menjadi perlu untuk menghancurkan desa untuk menyimpannya ".

[ 211 ] NLF / NVA dibunuh oleh personel Angkatan Udara AS selama serangan perimeter Tan Son Nhut Air Base selama Serangan Tet Walter Cronkite mengatakan dalam sebuah editorial" Untuk mengatakan bahwa kita lebih dekat dengan kemenangan hari ini adalah untuk percayadalam menghadapi buktioptimis yang telah salah di masa lalu. Untuk menunjukkan kita berada di tepi kekalahan adalah untuk menghasilkan pesimisme tidak masuk akal.

untuk mengatakan bahwa kita terperosok dalam kebuntuan tampaknya satu-satunya realistis, namun tidak memuaskankesimpulan. " [ 212 ] [ 213 ] Setelah laporan editorial CronkitePresiden Lyndon Johnson dilaporkan telah berkata," Jika aku sudah kehilangan Cronkiteaku sudah kehilangan Amerika Tengah. " [ 214 ] [ 215 ] Westmoreland menjadi Kepala Staf Angkatan Darat Maret 1968sama seperti semua perlawanan akhirnya ditundukkan. Langkah itu secara teknis promosi. Namunposisinya menjadi tidak dapat dipertahankan karena serangan tersebut karena permintaannya untuk 200.000 tentara tambahan telah bocor ke media.

Westmoreland digantikan oleh wakilnya Creighton Abramsseorang komandan kurang cenderung untuk pernyataan media publik. [ 216 ] Pada tanggal 10 Mei 1968meskipun ekspektasi rendahpembicaraan damai dimulai antara Amerika Serikat dan Republik Demokratik Vietnam. Negosiasi mandek selama lima bulansampai Johnson memberikan perintah untuk menghentikan pemboman Vietnam Utara. Kandidat DemokratWakil Presiden Hubert Humphreyberlari melawan Republik mantan wakil presiden Richard Nixon.

[ Penjelasan lebih lanjut diperlukan] Sebagai sejarawan Robert Dallek menulis" eskalasi Lyndon Johnson perang di Vietnam dibagi menjadi Amerika berperang kamp . biaya 30.000 nyawa rakyat Amerika pada saat ia meninggalkan kantor(dan ) menghancurkan presiden Johnson .

" [ 217 ] Penolakannya untuk mengirim lebih banyak pasukan AS ke Vietnam dipandang sebagai pengakuan Johnson bahwa perang itu hilang. [ 218 ] Hal ini dapat dilihat bahwa penolakan adalah pengakuan diam-diam bahwa perang tidak bisa dimenangkan oleh eskalasi, setidaknya tidak dengan biaya yang dapat diterima oleh rakyat Amerika.

[ 218 ] Sebagai Menteri Pertahanan Robert McNamara mencatat" ilusi berbahaya kemenangan oleh Amerika Serikat karena itu mati. " [ 219 ] Keluar dari Amerika : 1973-1975 Amerika Serikat mulai secara drastis mengurangi dukungan pasukan mereka di Vietnam Selatan selama tahun-tahun terakhir " Vietnamisasi ". Banyak tentara AS telah dihapus dari daerahdan pada tanggal 5 Maret 1971, Amerika Serikat kembali 5th Grup Pasukan Khususyang merupakan unit pertama Amerika dikerahkan untuk Vietnam Selatanmantan basisnya di Fort BraggNorth Carolina.

[ 245 ] [ A 4 ] Berdasarkan Perjanjian Perdamaian Parisantara Vietnam Utara Menteri Luar Negeri Le Duc Tho dan Menteri Luar Negeri AS Henry Kissingerdan enggan ditandatangani oleh Vietnam Selatan Presiden Thieupasukan militer AS mundur dari Vietnam Selatan dan tahanan ditukar.

Vietnam Utara diizinkan untuk terus memasok pasukan komunis di Selatantapi hanya sebatas bahan yang dikonsumsi menggantikan. Belakangan tahun itu Hadiah Nobel Perdamaian diberikan kepada Kissinger dan Thotetapi negosiator Vietnam menolak itu mengatakan bahwa perdamaian sejati belum ada.

Para pemimpin komunis berharap bahwa ketentuan gencatan senjata akan mendukung pihak mereka. Tapi Saigondidukung oleh lonjakan bantuan AS yang diterima sebelum gencatan senjata mulai berlakumulai memutar kembali Vietcong. Kaum komunis menanggapi dengan strategi baru disepakati dalam serangkaian pertemuan di Hanoi pada bulan Maret 1973, sesuai dengan memoar Trần Văn Trà.

[ 248 ] Sebagai komandan tertinggi Vietcong ituTRA berpartisipasi dalam beberapa pertemuan ini. Dengan pemboman AS ditangguhkanbekerja pada Ho Chi Minh Trail dan struktur logistik lainnya bisa dilanjutkan tanpa hambatan.

Logistik akan ditingkatkan sampai Korea Utara berada dalam posisi untuk melancarkan invasi besar-besaran dari Selatanyang diproyeksikan untuk musim kemarau 1975-1976. TRA menghitung bahwa tanggal ini akan menjadi kesempatan terakhir Hanoi untuk menyerang sebelum pasukan Saigon bisa terlatih. [ 248 ] Peta Amerika Serikatmenunjukkan kemenangan Nixon di pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang negara ( red ) atas McGovern.

Menuntut penarikan segera pasukan AS dari Vietnam1972 Kampanye Presiden George McGovern kehilangan 49 dari 50 negara untuk Richard Nixon. Di November 1972 PemiluDemokrat calon George McGovern kehilangan 49 dari 50 negara untuk presiden incumbent Richard Nixon. Pada 15 Maret 1973Presiden Nixon tersirat bahwa Amerika Serikat akan melakukan intervensi militer jika sisi komunis melanggar gencatan senjata. Reaksi publik dan kongres untuk balon percobaan Nixon adalah tidak menguntungkan dan pada bulan April Nixon menunjuk Graham Martin sebagai duta besar AS untuk Vietnam.

Martin adalah seorang wartawan kedua dibandingkan dengan duta besar AS sebelumnya dan pengangkatannya adalah sinyal awal bahwa Washington telah menyerah pada Vietnam.

[ Rujukan? ] Selama sidang konfirmasi nya pada Juni 1973Menteri Pertahanan James R. Schlesinger menyatakan bahwa ia akan merekomendasikan dimulainya kembali pemboman AS di Vietnam Utara jika Vietnam Utara melancarkan serangan besar melawan Vietnam Selatan.

Pada tanggal 4 Juni 1973, Senat AS mengesahkan Amandemen Kasus - Gereja untuk melarang intervensi tersebut. [ 249 ] Guncangan harga minyak Oktober 1973 menyebabkan kerusakan yang signifikan bagi perekonomian Vietnam Selatan. Vietcong kembali beroperasi ofensif ketika musim kemarau dimulai dan pada bulan Januari 1974 telah merebut kembali wilayah itu hilang selama musim kemarau sebelumnya. Setelah dua bentrokan yang menewaskan 55 tentara Vietnam Selatan tewasPresiden Thieu diumumkan pada tanggal 4 Januari bahwa perang telah dimulai kembali dan bahwa Perdamaian Accord Paris tidak lagi berlaku.

Sudah ada lebih dari 25.000 korban Vietnam Selatan selama periode gencatan senjata. [ 250 ] Gerald Ford, mengambil alih sebagai presiden AS pada 9 Agustus 1974 setelah presiden Nixon mengundurkan diri karena skandal Watergate. Pada saat iniKongres memotong bantuan keuangan ke Vietnam Selatan dari $ 1 miliar per tahun menjadi $ 700 juta.

Pemilu paruh waktu AS pada tahun 1974 dibawa dalam Kongres baru yang didominasi oleh Demokrat yang bahkan lebih bertekad untuk menghadapi presiden pada perang. Kongres segera sebagai pembatasan dalam pendanaan dan kegiatan militer untuk secara bertahap sampai 1975 dan berujung pada sebuah cutoff total pendanaan pada tahun 1976. Keberhasilan 1973-1974 ofensif musim kemarau terinspirasi TRA untuk kembali ke Hanoi pada bulan Oktober 1974 dan memohon untuk serangan yang lebih besar pada musim kemarau berikutnya.

pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang

Kali initra bisa bepergian di jalan raya bisa dilalui dengan berhenti memicu teratur, perubahan besar dari hari-hari ketika Ho Chi Minh Trail adalah sebuah gunung perjalanan berbahaya. [ 251 ] Giapmenteri pertahanan Vietnam Utaraenggan untuk menyetujui rencana Trà ini. Sebuah serangan yang lebih besar mungkin memicu reaksi AS dan mengganggu dorongan besar direncanakan untuk 1976. Trà mengajukan banding atas kepala Giap untuk sekretaris pertama Le Duanyang menyetujui operasi.

Rencana Trà menyerukan serangan terbatas dari Kamboja ke Phuoc Panjang Province. Pemogokan ini dirancang untuk memecahkan masalah logistik lokalmengukur reaksi pasukan Vietnam Selatan, dan menentukan apakah AS akan kembali ke keributan gambar 2.pemebeasan tawanan AS Baru-baru ini merilis tawanan perang Amerika dari Vietnam Utara kamp-kamp penjara1973 Pada 13 Desember 1974pasukan Vietnam Utara menyerang Route 14 di Phuoc Panjang Province. Phuoc Binhibukota provinsijatuh pada tanggal 6 Januari 1975.

Ford putus asa meminta Kongres dana untuk membantu dan kembali memasok Selatan sebelum diserbu. Kongres menolak.

Jatuhnya Phuoc Binh dan kurangnya respon Amerika meninggalkan Vietnam Selatan elit demoralisasi. Kecepatan keberhasilan ini menyebabkan Politbiro untuk menilai kembali strateginya. Diputuskan bahwa operasi di Dataran Tinggi Tengah akan diserahkan kepada Jenderal Văn tien Dũng dan bahwa Pleiku harus disitajika memungkinkan. Sebelum ia berangkat ke SelatanDũng ditujukan oleh Le Duan : ".

Telah kita pernah kondisi militer dan politik begitu sempurna atau keuntungan strategis yang besar seperti yang kita miliki sekarang " [ 252 ] Pada awal 1975, Vietnam Selatan memiliki tiga kali lebih banyak artileri dan dua kali jumlah tank dan mobil lapis baja sebagai oposisi. Mereka juga memiliki 1.400 pesawat dan keunggulan numerik dua - ke-satu di pasukan tempur atas musuh-musuh mereka Komunis [ 253 ] Namunkenaikan harga minyak berarti bahwa sebagian besar ini tidak dapat digunakan.

. Mereka menghadapi terorganisir dengan baik, sangat ditentukan dan baik - didanai Vietnam Utara. Banyak dari materi Korut dan dukungan keuangan berasal dari blok komunis. Dalam Vietnam Selatanterjadi peningkatan kekacauan. Ditinggalkannya oleh militer Amerika telah membahayakan ekonomi yang bergantung pada dukungan keuangan AS dan kehadiran sejumlah besar tentara AS. Vietnam Selatan menderita dari resesi global yang diikuti embargo minyak Arab berikut inilah galeri perang vietnam
• Afrikaans • Alemannisch • አማርኛ • Aragonés • العربية • مصرى • Asturianu • Azərbaycanca • تۆرکجه • Башҡортса • Žemaitėška • Беларуская • Беларуская (тарашкевіца) • Български • বাংলা • Brezhoneg • Bosanski • Буряад • Català • Mìng-dĕ̤ng-ngṳ̄ • کوردی • Qırımtatarca • Čeština • Cymraeg • Dansk • Deutsch • Ελληνικά • English • Esperanto • Español • Eesti • Euskara • فارسی • Suomi • Võro • Føroyskt • Français • Frysk • Gaeilge • Gàidhlig • Galego • Avañe'ẽ • 客家語/Hak-kâ-ngî • עברית • हिन्दी • Fiji Hindi • Hrvatski • Magyar • Հայերեն • Interlingua • Ilokano • Ido • Íslenska • Italiano • 日本語 • Jawa • ქართული • Қазақша • ភាសាខ្មែរ • 한국어 • Kurdî • Кыргызча • Latina • Lëtzebuergesch • Лезги • Limburgs • Lombard • ລາວ • Lietuvių • Latviešu • Македонски • മലയാളം • Монгол • मराठी • Bahasa Melayu • Mirandés • မြန်မာဘာသာ • Plattdüütsch • नेपाली • नेपाल भाषा • Nederlands • Norsk nynorsk • Norsk bokmål • Occitan • Ирон • ਪੰਜਾਬੀ • Polski • پنجابی • پښتو • Português • Rumantsch • Română • Русский • Русиньскый • Саха тыла • Sardu • Sicilianu • Scots • Srpskohrvatski / српскохрватски • සිංහල • Simple English • Slovenčina • Slovenščina • Soomaaliga • Shqip • Српски / srpski • Svenska • Kiswahili • தமிழ் • తెలుగు • ไทย • Tagalog • Türkçe • Татарча/tatarça • Українська • اردو • Oʻzbekcha/ўзбекча • Vèneto • Vepsän kel’ • Tiếng Việt • Winaray • 吴语 • მარგალური • ייִדיש • Vahcuengh • 中文 • 文言 • Bân-lâm-gú • 粵語 Perang Vietnam (Chiến tranh Việt Nam) Bagian dari Peperangan Indochina dan Perang Dingin Searah jarum jam, dari kiri atas: Operasi tempur AS di Ia Drang, pasukan Ranger ARVN mempertahankan Saigon selama serangan Tet pada tahun 1968, dua A-4C Skyhawks setelah insiden Teluk Tonkin, pasukan ARVN kembali merebut Quảng Trị selama serangan Paskah tahun 1972, warga sipil melarikan diri dari pertempuran Quảng Trị 1972, dan pemakaman 300 korban Pembantaian di Huế.

Tanggal 1 November 1955 [A 1] – 30 April 1975 ( 1975-4-30) (19 tahun, 5 bulan, 4 minggu dan 1 hari) Lokasi Vietnam Selatan, Vietnam Utara, Kamboja, Laos Hasil Kemenangan Vietnam Utara • Mundurnya pasukan Amerika dari Indochina • Pemerintah komunis mengambil alih kekuasaan di Vietnam Selatan, Kamboja dan Laos • Vietnam Selatan dicaplok oleh Vietnam Utara Perubahan wilayah Reunifikasi bagian Utara dan Selatan Vietnam menjadi Republik Sosialis Vietnam.

Pihak terlibat Vietnam Selatan Amerika Serikat Korea Selatan Thailand Australia Filipina Selandia Baru Republik Khmer Kerajaan Laos Dukungan militer: Republik Tiongkok [1] [2] Dukungan lainnya • Cekoslowakia [7] [8] • Bulgaria [9] • Jerman Timur [10] • Romania [11] • Polandia [12] [13] • Hongaria [13] • Swedia [14] [15] Tokoh dan pemimpin Ngô Đình Diệm † Nguyễn Văn Thiệu Nguyễn Cao Kỳ Cao Văn Viên Ngô Quang Trưởng John F.

Kennedy Lyndon B. Johnson Richard Nixon Robert McNamara William Westmoreland Creighton Abrams Frederick C. Weyand Park Chung-hee Thanom Kittikachorn Robert Menzies Harold Holt John McEwen John Gorton William McMahon Ferdinand Marcos Keith Holyoake Jack Marshall Norman Kirk … dan lainnya Ho Chi Minh Lê Duẩn Võ Nguyên Giáp Văn Tiến Dũng Lê Trọng Tấn Phạm Văn Đồng Hoàng Văn Thái Trần Văn Trà Nguyễn Văn Linh Nguyễn Hữu Thọ … dan lainnya Kekuatan ≈1,830,000 (1968) Vietnam Selatan: 850,000 (1968) 1,500,000 (1974–75) [20] Amerika Serikat: 536,100 (1968) [21] [22] Korea Selatan: 50,003 Thailand: 11,586 Australia: 7,672 Filipina: 2,061 Selandia Baru: 552 [23] ≈461,000 Vietnam Utara: 287,465 (Januari 1968) [24] Viet Cong: 108,000–114,000 (perkiraan pada 1964) [23] Tiongkok: 170,000 (1965–69) [25] [26] [27] Korea Utara: 200 [28] Korban Vietnam Selatan 195,000–430,000 warga sipil tewas [29] [30] [31] 220,357 [32]–313,000 personel militer tewas [33] 1,170,000 terluka [34] Amerika Serikat 58,315 tewas; [35] 153,303 terluka [A 2] Korea Selatan 5,099 tewas; 10,962 terluka; 4 hilang Australia 500 tewas; 3,129 terluka [40] Thailand 351 tewas; 1,358 terluka [41] Selandia Baru 37 tewas; 187 terluka [42] Filipina 9 tewas; [43] 64 terluka [44] Total kematian: 479,668–807,311 Total terluka: ≈1,340,000+ [34] Vietnam Utara & Viet Cong 65,000 warga sipil tewas [30] 444,000 [30]–1,100,000 personel militer tewas atau menghilang [45] 600,000+ terluka [46] Tiongkok ≈1,100 tewas and 4,200 terluka [27] Korea Utara 14 tewas [47] Total kematian: 510,114–1,166,114 Total terluka: ≈604,200 Total korban tewas warga sipil Vietnam: 627,000–2,000,000 [30] [48] [49] Total korban tewas Vietnam : 966,000 [29]–3,812,000 [50] Korban tewas Perang Saudara Kamboja: 240,000–300,000* [51] [52] [53] Korban tewas Perang Saudara Laos: 20,000–62,000* Korban tewas militer non-Indochina (sum): 65,425 Total kematian (sum): 1,291,425–4,211,451 Untuk rincian lebih lanjut, pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang Korban Perang Vietnam dan Kerugian pesawat dalam Perang Vietnam * mengindikasikan jumlah perkiraan, lihat Korban di bawah Perang Vietnam, juga disebut Perang Indocina Kedua, adalah sebuah perang yang terjadi antara 1957 dan 1975 di Vietnam.

Perang ini merupakan bagian dari Perang Dingin antara dua kubu ideologi besar, yakni Komunis dan SEATO. Dua kubu yang saling berperang adalah Republik Vietnam (Vietnam Selatan) dan Republik Demokratik Vietnam (Vietnam Utara). Amerika Serikat, Korea Selatan, Thailand, Australia, Selandia Baru dan Filipina (yang bantuan militer oleh Taiwan dan Spanyol) bersekutu dengan Vietnam Selatan, sedangkan Uni Soviet, Tiongkok, Korea Utara, Mongolia dan Kuba mendukung Vietnam Utara yang berideologi komunis.

Jumlah korban yang meninggal diperkirakan lebih dari 280.000 jiwa di pihak Vietnam Selatan dan lebih dari 1.000.000 jiwa di pihak Vietnam Utara. Perang ini mengakibatkan eksodus besar-besaran warga Vietnam ke negara lain, terutamanya Amerika Serikat, Australia dan negara-negara Barat lainnya, sehingga di negara-negara tersebut bisa ditemukan komunitas Vietnam yang cukup besar.

Setelah berakhirnya perang ini, kedua Vietnam tersebut pun bersatu pada tahun 1976 dan Vietnam menjadi negara komunis. Salah satu korban paling terkenal dari Perang Vietnam ini adalah Kim Phuc.

Daftar isi • 1 Nama-nama perang • 2 Latar belakang • 3 Pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang negara-negara lain • 3.1 Pro-Hanoi • 3.1.1 Korea Utara • 3.2 Pro-Saigon • 3.2.1 Filipina • 4 Senjata • 4.1 Komunikasi radio • 5 Lihat pula • 6 Catatan • 7 Catatan kaki • 8 Referensi • 8.1 Sumber sekunder • 8.2 Sumber primer • 8.3 Historiografi • 9 Pranala luar Nama-nama perang [ sunting - sunting sumber ] Informasi lebih lanjut: Terminologi Perang Vietnam Berbagai nama telah digunakan untuk konflik ini.

Perang Vietnam adalah yang paling sering digunakan, terutama dalam bahasa Inggris. Perang ini juga dikenal sebagai Perang Indochina Kedua dan Konflik Vietnam. Karena di Indochina sudah pernah terjadi beberapa konflik, konflik tertentu ini disebut dengan nama protagonis utama untuk membedakannya dari nama lain. [54] Dalam bahasa Vietnam, perang ini umumnya dikenal sebagai Kháng chiến chống Mỹ (Perang Perlawanan Terhadap Amerika).

Perang ini juga dikenal dengan nama Chiến tranh Việt Nam (Perang Vietnam). [55] Organisasi militer utama yang terlibat dalam perang, di satu sisi, Tentara Republik Vietnam (ARVN) dan militer AS, dan di sisi lain, Tentara Rakyat Vietnam (PAVN) (lebih umum dikenal dengan Tentara Vietnam Utara, atau NVA, dalam sumber-sumber berbahasa Inggris), dan Front Nasional untuk Pembebasan Vietnam Selatan (NLF, lebih dikenal sebagai Viet Cong dalam sumber bahasa Inggris), pasukan gerilya komunis Vietnam Selatan.

[56] Latar belakang [ sunting - sunting sumber ] Vietnam dijajah oleh Tiongkok sejak tahun 110 SM sampai mencapai kemerdekaan pada tahun 938. Setelah bebas dari belenggu penjajahan Tiongkok, Vietnam selalu menentang dan mengecam serangan pihak asing. Pada abad ke-19, Vietnam menjadi wilayah jajahan Prancis. Prancis menguasai Vietnam setelah melakukan beberapa perang kolonial di Indochina mulai dari tahun 1840-an. Ekspansi kekuasaan Prancis disebabkan keinginan untuk menyaingi kebangkitan Britania Raya dan kebutuhan untuk mendapatkan hasil bumi seperti rempah-rempah untuk menggerakkan industri di Prancis untuk menyaingi penguasaan industri Britania Raya.

Semasa pemerintahan Prancis, golongan rakyat Vietnam dibakar semangat nasionalisme dan ingin merdeka dari Prancis. Beberapa pemberontakan dilakukan oleh banyak kelompok-kelompok nasionalis, tetapi usaha mereka gagal.

Pada tahun 1919, semasa Perjanjian Versailles dirundingkan, Ho Chi Minh meminta untuk bersama-sama membuat perundingan agar Vietnam dapat merdeka. Permintaan tersebut ditolak dan Vietnam beserta seluruh Indochina terus menjadi jajahan Prancis.

Kelompok Viet Minh akhirnya mendapat dukungan populer dan berhasil mengusir Prancis dari Vietnam. Selama Perang Dunia II, Vietnam dikuasai oleh Jepang. Pemerintah Prancis Vichy bekerjasama dengan Jepang yang mengantar tentara ke Indochina sebagai pasukan yang berkuasa secara de facto di kawasan tersebut.

Pemerintah Prancis Vichy tetap menjalankan pemerintahan seperti biasa sampai tahun 1944 ketika Prancis Vichy jatuh setelah tentara sekutu menaklukan Prancis dan jendral Charles de Gaulle diangkat sebagai pemimpin Prancis. Setelah pemerintah Prancis Vichy tumbang, pemerintah Jepang menggalakkan kebangkitan pergerakan nasionalis di kalangan rakyat (Vietnam).

Pada akhir (Perang Dunia II), (Vietnam) diberikan kemerdekaan oleh pihak (Jepang). (Ho Chí Minh) kembali ke Vietnam untuk membebaskan negaranya agar tidak dijajah oleh kekuasaan asing. Ia menerima bantuan kelompok OSS yang akan berubah menjadi CIA nantinya.

Pada akhir (Perang Dunia II), pergerakan (Viet Minh) di bawah pimpinan (Ho Chí Minh) berhasil membebaskan Vietnam dari tangan penjajah, tetapi keberhasilan itu hanya untuk masa yang singkat saja.

Pihak Jepang menangkap pemerintah Prancis dan memberikan Vietnam suatu bentuk “kemerdekaan” sebagai sebagian dari rancangan Jepang untuk "membebaskan" bumi Asia dari penjajahan barat.

Banyak bangunan diserahkan kepada kelompok-kelompok nasionalis. Perang Vietnam merupakan perang terlama Amerika Serikat di Asia Tenggara. Keterlibatan negara-negara lain [ sunting - sunting sumber ] Pro-Hanoi [ sunting - sunting sumber ] — Richard Holbrooke, 1985 [57] Korea Utara [ sunting - sunting sumber ] Sebagai hasil dari keputusan Partai Buruh Korea pada bulan Oktober 1966, di awal tahun 1967 Korea Utara mengirim satu skuadron tempur ke Vietnam Utara untuk mendukung skuadron tempur Vietnam Utara ke-921 dan ke-923 yang melindungi Hanoi.

Mereka masih berperang hingga tahun 1968, dan 200 pilot dilaporkan telah bertugas. [58] Selain itu, setidaknya dua resimen artileri anti-pesawat juga dikirim. Korea Utara juga mengirimkan senjata, amunisi dan dua juta set seragam untuk rekan-rekan mereka di Vietnam Utara.

[59] Kim Il-sung dilaporkan telah mengatakan kepada para pilot untuk "berperang seakan-akan langit Vietnam adalah langit mereka sendiri". [60] Pro-Saigon [ sunting - sunting sumber ] Filipina [ sunting - sunting sumber ] Sekitar 10.450 tentara Filipina dikirim ke Vietnam Selatan.

Mereka pada umumnya terlibat dalam proyek-proyek pengamanan sipil medis dan lainnya. Pasukan ini dioperasikan di bawah penunjukan PHLCAG-V atau Kelompok Aksi Sipil Filipina-Vietnam. Yang lebih penting adalah fakta bahwa pangkalan angkatan laut di Teluk Subic digunakan untuk Armada Ketujuh Amerika Serikat dari tahun 1964 hingga perang berakhir pada tahun 1975.

[61] [62] Pangkalan Angkatan Laut di teluk Pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang dan pangkalan Angkatan Udara di Clark mencapai batas penggunaan maksimal selama perang dan mendukung sekitar 80.000 penduduk setempat untuk bisnis sampingan seperti pembuatan sepatu hingga prostitusi.

[63] Senjata [ sunting - sunting sumber ] Komunikasi radio [ sunting - sunting sumber ] Perang Vietnam adalah konflik pertama di mana pasukan AS memiliki peralatan komunikasi suara aman yang tersedia dalam tingkat taktis. Badan Keamanan Nasional menjalankan program crash untuk menyediakan pasukan AS dengan sekelompok kode peralatan keamanan bernama NESTOR, mengirimkan 17.000 unit pada awalnya.

Hasilnya, sebanyak 30.000 unit kemudian diproduksi. Namun keterbatasan unit, termasuk kualitas suara yang buruk, jangkauan yang kurang, penundaan waktu yang mengganggu dan masalah dukungan logistik menyebabkan hanya satu dari sepuluh unit yang dapat digunakan. [64] :Vol II, p.43 Sementara kebanyakan kalangan militer AS percaya bahwa Viet Cong dan NVA tidak akan mampu mengeksploitasi komunikasi yang tidak aman, interogasi terhadap unit intelijen komunikasi yang tertangkap menunjukkan bahwa mereka mampu memahami jargon dan kode yang digunakan secara realtime dan sering kali mampu untuk memperingatkan pihak mereka tentang tindakan AS yang selanjutnya.

[64] :Vol II, pp. 4, 10 Lihat pula [ sunting - sunting sumber ] • Wanita dalam Perang Vietnam Catatan [ sunting - sunting sumber ] • ^ Keberadaan awal pasukan Amerika di Vietnam dan tanggal mulainya Perang Vietnam adalah bahan perdebatan. Pada tahun 1998, setelah ulasan tingkat tinggi oleh Departemen Pertahanan (DoD) dan melalui upaya keluarga Richard B.

Fitzgibbon, tanggal mulainya Perang Vietnam menurut pemerintah AS secara resmi diubah menjadi tanggal 1 November 1955. [16] Laporan pemerintah AS saat ini mengutip tanggal 1 November 1955 sebagai tanggal dimulainya "Konflik Vietnam", karena tanggal ini merupakan tanggal ketika Kelompok Penasehat Bantuan Militer AS (MAAG) di Indochina (dikerahkan ke Asia Tenggara di bawah Presiden Truman) direorganisasi menjadi unit khusus di negara tertentu, dan merupakan tanggal saat MAAG Vietnam didirikan.

[17] Tanggal mulai lainnya termasuk ketika pasukan Viet Cong di bawah pemerintahan Hanoi di Vietnam Selatan memulai pemberontakan tingkat rendah pada bulan Desember 1956, [18] sedangkan beberapa kalangan menganggap 26 September 1959, saat pertempuran pertama terjadi antara Viet Cong dan tentara Vietnam Selatan, sebagai tanggal mulainya perang.

[19] • ^ Angka sebesar 58.220 dan 303.644 untuk korban tewas dan terluka AS, berasal dari Divisi Analisis Informasi Statistik Departemen Pertahanan (SIAD), Pusat Data Tenaga Kerja Pertahanan, serta dari lembar fakta Departemen Veteran bertanggal bulan Mei 2010; totalnya 153.303 korban luka (WIA), dan tidak termasuk 150.332 orang yang tidak memerlukan perawatan rumah sakit, [36] Laporan CRS ( Congressional Research Service) untuk Kongres, Perang Amerika dan Korban Operasi Militer: Daftar dan Statistik, bertanggal 26 Februari 2010, [37] dan buku Crucible Vietnam: Memoir dari Letnan Infanteri.

[38] Beberapa sumber lain memberikan angka yang berbeda (misalnya film dokumenter tahun 2005/2006, Heart of Darkness: Vietnam War Chronicles 1945-1975 yang dikutip di bagian lain artikel ini memberikan angka 58.159 untuk kematian di pihak AS, [32] dan buku tahun 2007, Vietnam Sons memberikan angka 58,226) [39] Catatan kaki [ sunting - sunting sumber ] • ^ Moïse 1996, hlm.

3–4. • ^ a b c d e f "ALLIES OF THE REPUBLIC OF VIETNAM". Diakses tanggal 24 September 2011. • ^ "Chapter Three: 1957-1969 Early Relations between Malaysia and Vietnam" (PDF). Universitas Malaya Student Repository. hlm. 72. Diakses tanggal 17 October 2015. • ^ "Tunku Abdul Rahman Putra Al-Haj (Profiles of Malaysia's Foreign Ministers)" (PDF).

Institute of Diplomacy and Foreign Relations (IDFR), Ministry of Foreign Affairs (Malaysia). 2008. hlm. 31. ISBN 978-983-2220-26-8. Diarsipkan (PDF) dari versi asli tanggal 16 Oktober 2015. Diakses tanggal 17 Oktober 2015. Tunku secara pribadi telah bertanggung jawab atas dukungan partisan Malaya terhadap rezim Vietnam Selatan dalam berperang melawan Vietcong, dan dalam balasannya terhadap pertanyaan Parlemen pada tanggal 6 Februari 1962, ia telah mendaftarkan semua senjata dan peralatan bekas dari Kepolisian Kerajaan Malaya yang diberikan kepada Saigon.

Ini termasuk total 45.707 senapan tunggal barel, 611 kendaraan lapis baja dan sedikit karaben serta pistol. Dalam tulisannya pada tahun 1975, ia mengungkapkan bahwa "kami secara sembunyi-sembunyi telah memberikan 'bantuan' ke Vietnam sejak awal tahun 1958.

Sumber arsip Amerika yang sudah diterbitkan telah mengungkapkan bahwa kontribusi Malaysia yang sebenarnya untuk perang di Vietnam termasuk sebagai berikut:" lebih dari 5.000 petugas Vietnam dilatih di Malaysia; pelatihan dari 150 tentara AS untuk menangani Anjing Pelacak; daftar yang cukup mengesankan tentang peralatan militer dan senjata yang diberikan kepada Viet-Nam setelah akhir pemberontakan Malaysia (misalnya, 641 pengangkut personel lapis baja, 56.000 senapan); dan sejumlah bantuan sipil (alat transportasi, vaksin kolera, dan bantuan korban banjir)".

Tidak bisa dipungkiri bahwa kebijakan Pemerintah mendukung rezim Vietnam Selatan dengan senjata, peralatan dan pelatihan dianggap oleh beberapa kalangan, terutama Partai-partai oposisi, sebagai bentuk campur tangan dalam urusan internal negara itu dan upaya berani Tunku untuk mempertahankannya tidak cukup meyakinkan, dari sudut pandang kebijakan murni asing.

• ^ The Cuban Military Under Castro, 1989.

pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang

Halaman 76 • ^ Cuba in the World, 1979. Halaman 66 • ^ "Cesky a slovensky svet". Svet.czsk.net. Diakses tanggal 24 Februari 2014. • ^ "Bilaterální vztahy České republiky a Vietnamské socialistické republiky - Mezinárodní vztahy - e-Polis – Internetový politologický časopis".

E-polis.cz. Diakses tanggal 24 Februari 2014. • ^ "Foreign Affairs in the 1960s and 1970s". Library of Congress. 1992. Sepanjang periode tahun 1960-an dan 1970-an, Bulgaria memberi dukungan militer resmi kepada banyak gerakan pembebasan nasional, terutama di Republik Demokratik Vietnam, (Vietnam Utara)… • ^ "Project MUSE - Sailing in the Shadow of the Vietnam War: The GDR Government and the "Vietnam Bonus" of the Early 1970s" (PDF).

• ^ Crump 2015, hlm. 183 • ^ http://www.historycy.org/index.php?showtopic=36539&st=15 Polish military advisers in North Vietnam(in Polish) • ^ a b Radvanyi, Janos (1980). "Vietnam War Diplomacy: Reflections of a Former Iron Curtain Official" (PDF). Paramaters: Journal of the US Army War College. Carlise Barracks, Pennsylvania. 10 (3): 8–15. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2016-10-19. Diakses tanggal 2017-03-08. • ^ "Why did Sweden support the Viet Cong?".

HistoryNet. 25 Juli 2013. Diakses tanggal 20 Juli 2016. • ^ "Sweden announces support to Viet Cong". HISTORY.com. Diakses tanggal 20 Juli 2016. Di Swedia, Menteri Luar Negeri Torsten Nilsson mengungkapkan bahwa Swedia telah memberikan bantuan kepada Viet Pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang, termasuk sekitar $550.000 yang setara dengan pasokan medis.

Bantuan Swedia yang serupa juga diberikan ke warga sipil di Kamboja dan Laos yang terkena dampak oleh pertempuran Indocina. Dukungan ini terutama dititikberatkan di bidang kemanusiaan di alam dan tidak termasuk bantuan militer.

• ^ DoD 1998 • ^ Lawrence 2009, hlm. 20. • ^ Olson & Roberts 1991, hlm. 67. Templat:Cnf • ^ Origins of the Insurgency in South Vietnam, 1954–1960, The Pentagon Papers (Gravel Edition), Volume 1, Bab 5, (Boston: Beacon Press, 1971), Bagian 3, hlm. 314–346; International Relations Department, Mount Holyoke College. • ^ Le Gro, hlm. 28.

• ^ "Vietnam War : US Troop Strength". Historycentral.com. Diakses tanggal 17 Oktober 2009. • ^ "Facts about the Vietnam Veterans Memorial Collection". nps.gov. (mengutip pendaratan pertama pasukan tempur darat Amerika di Vietnam Selatan selama bulan Maret 1965, khususnya Resimen Marinir Ketiga AS, Divisi Marinir Ketiga, dikerahkan ke Vietnam dari Okinawa untuk mempertahankan lapangan udara Da Nang, Vietnam.

Selama puncak keterlibatan militer AS, 31 Desember 1968, rincian pasukan sekutu adalah sebagai berikut: 536.100 personel militer AS, dengan 30.610 personel militer AS telah tewas sampai saat itu; 65.000 personel Free World Forces; 820.000 personel Angkatan Bersenjata Vietnam Selatan (SVNAF), dengan 88.343 telah tewas hingga saat itu.

Pada akhir perang, ada sekitar 2.200 personel militer AS hilang dalam aksi (MIA) dan menjadi tawanan perang (POW). Sumber: Harry G. Summers Jr. Vietnam War Almanac, Facts on File Publishing, 1985.) • ^ a b The A to Z of the Vietnam War. The Scarecrow Press. 2005. ISBN 9781461719038. • ^ Vietnam War After Action Reports, BACM Research, 2009, page 430 • ^ "China admits 320,000 troops fought in Vietnam". Toledo Blade. Reuters. 16 Mei 1989. Diakses tanggal 24 Desember 2013.

• ^ Roy, Denny (1998). China's Foreign Relations. Rowman & Littlefield. hlm. 27. ISBN 978-0847690138. • ^ a b China and Vietnam. • ^ Pham Thi Thu Thuy (1 August 2013). "The colorful history of North Korea-Vietnam relations". NK News. Diakses tanggal 3 Oktober 2016. • ^ a b Charles Hirschman et al., "Vietnamese Casualties During the American War: A New Estimate", Population and Development Review, December 1995. • ^ a b c d Lewy 1978, hlm. 450–3. • ^ Thayer 1985, chap. 12. • ^ a b Aaron Ulrich (editor); Edward FeuerHerd (producer and director) (2005 & 2006).

Heart of Darkness: The Vietnam War Chronicles 1945–1975 (Box set, Color, Dolby, DVD-Video, Full Screen, NTSC, Dolby, Vision Software) Parameter -format= membutuhkan -url= ( bantuan) (Documentary). Koch Vision. Berlangsung pada 321 minutes. ISBN 1-4172-2920-9. Periksa nilai tanggal di: -date= ( bantuan) • ^ Rummel, R.J (1997), "Table 6.1A. Vietnam Democide : Estimates, Sources, and Calculations" (GIF), Freedom, Democracy, Peace; Power, Democide, and War, University of Hawaii System • ^ a b Tucker, Spencer E.

The Encyclopedia of the Vietnam War: A Political, Social, and Military History ABC-CLIO. ISBN 1-85109-961-1 • ^ PR Newswire (2 May 2016). Memorial Day ceremony at The Wall to commemorate eight additions to The Wall and honor all members of America's Armed Forces who have made the ultimate sacrifice.

Siaran pers. • ^ America's Wars (PDF) (Laporan). Department of Veterans Affairs. May 2010. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2014-01-24. Diakses tanggal 2017-03-08. • ^ Anne Leland; Mari–Jana "M-J" Oboroceanu (26 Februari 2010). American War and Military Operations: Casualties: Lists and Statistics (PDF) (Laporan). Congressional Research Service. • ^ Lawrence 2009, hlm. 65, 107, 154, 217 • ^ Kueter, Dale. Vietnam Sons: For Some, the War Never Ended.

AuthorHouse (21 Maret 2007). ISBN 978-1425969318 • ^ "Australian casualties in the Vietnam War, 1962–72 - Australian War Memorial". Awm.gov.au. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-05-16. Diakses tanggal 29 Juni 2013. • ^ The Encyclopedia of the Vietnam War: A Political, Social, and Military History By Spencer C.

Tucker " https://books.google.com/?id=qh5lffww-KsC" • ^ "Overview of the war in Vietnam - VietnamWar.govt.nz, New Zealand and the Vietnam War". Vietnamwar.govt.nz. 16 Juli 1965. Diakses tanggal 29 Juni 2013. • ^ "Chapter III: The Philippines". History.army.mil. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-10-29. Diakses tanggal 24 Februari 2014. • ^ "Asian Allies in Vietnam" (PDF). Embassy of South Vietnam. Maret 1970. Diakses tanggal 18 Oktober 2015.

• ^ Associated Press, 3 April 1995, "Vietnam Says 1.1 Million Died Fighting For North." • ^ Soames, John. A History of the World, Routledge, 2005. • ^ "North Korea fought in Vietnam War". BBC News. 31 Maret 2000. Diakses tanggal 18 Oktober 2015. • ^ Shenon, Philip (23 April 1995). "20 Years After Victory, Vietnamese Communists Ponder How to Celebrate". The New York Times. Diakses tanggal 24 Februari 2011. Pemerintah Vietnam secara resmi menyatakan perkiraan kasar dengan angka 2 juta kematian warga sipil, tetapi tidak membagi kematian antara Vietnam Utara dan Selatan, • ^ "fifty years of violent war deaths: data analysis from the world health survey program: BMJ".

23 April 2008. Diakses tanggal 5 Januari 2013. Dari tahun 1955 sampai 2002, data dari survei menunjukkan bahwa diperkirakan ada 5,4 juta kematian dari kekerasan perang … 3,8 juta di Vietnam • ^ Obermeyer, Murray & Gakidou 2008.

• ^ Heuveline, Patrick (2001). "The Demographic Analysis of Mortality Crises: The Case of Cambodia, 1970–1979". Forced Migration and Mortality. National Academies Press. hlm. 102–04, 120, 124. ISBN 978-0309073349. As best as can now be estimated, over two million Cambodians died during the 1970s because of the political events of the decade, the vast majority of them during the mere four years of the 'Khmer Rouge' regime.

. Subsequent reevaluations of the demographic data situated the death toll for the [civil war] in the order of 300,000 or less. • ^ Banister, Judith; Johnson, E. Paige (1993). "After the Nightmare: The Population of Cambodia".

Genocide and Democracy in Cambodia: The Khmer Rouge, the United Nations and the International Community. Yale University Southeast Asia Studies. hlm. 87. ISBN 978-0938692492.

An estimated 275,000 excess deaths. We have modeled the highest mortality that we can justify for the early 1970s. • ^ Sliwinski, Marek (1995). Le Génocide Khmer Rouge: Une Analyse Démographique [ The Khmer Rouge genocide: A demographic analysis]. Paris: L'Harmattan. hlm. 42–43, 48. ISBN 978-2738435255. • ^ Moore, Harold. G and Joseph L. Galloway We Are Soldiers Still: A Journey Back to the Battlefields of Vietnam (p.

57). • ^ "Asian-Nation: Asian American History, Demographics, & Issues:: The American / Viet Nam War". Diakses tanggal 18 August 2008. The Viet Nam War is also called 'The American War' by the Vietnamese • ^ Tucker, Spencer C. (2011) The Encyclopedia of the Vietnam War: A Political, Social, and Military History ABC-CLIO. ISBN 1-85109-961-1, hlm. xli • ^ U. S. POWER IN ASIA HAS GROWN SINCE VIETNAM oleh Leslie H. Gelb, The New York Times, 18 April 1985 • ^ Asia Times, 18 August 2006, Richard M Bennett Missiles and madness Diarsipkan 2006-09-23 di Wayback Machine.

• ^ Pribbenow, Merle (2003). "The 'Ology War: technology and ideology in the defense of Hanoi, 1967". Journal of Military History. 67 (1): 183. • ^ Gluck, Caroline (7 July 2001). "N Korea admits Vietnam war role". BBC News. Diakses tanggal 19 Oktober 2006. ; lihat juga "North Korea fought in Vietnam War". BBC News. 31 Maret 2000. Diakses tanggal 19 Oktober 2006. ; lihat juga "North Korea honours Vietnam war dead".

BBC News. 12 Juli 2001. Diakses tanggal 19 Oktober 2006. • ^ Anderson, Gerald (January 2009). Subic bay : from Magellan to Pinatubo. CreateSpace Independent Publishing Platform. ISBN 1441444521. • ^ Karnow, Stanley (1990). In Our Image: America's Empire in the Philippines.

Ballantine books. ISBN 0345328167. • ^ Utts, Thomas. GI Joe Doesn't Live Here Anymore: A History of Clark Air Base, America's Mighty Air Force Bastion in the Philippines. University of Michigan. • ^ a b A History of U.S.

Communications Security; the David G. Boak Lectures, National Security Agency (NSA), Volume I, 1973, Volume II 1981, dirilis sebagian pada tahun 2008, porsi tambahan diklasifikasikan pada tanggal 14 Oktober 2015 Referensi [ sunting - sunting sumber ] Sumber sekunder [ sunting - sunting sumber ] Anderson, David L. (2004). Columbia Guide to the Vietnam War.

New York: Columbia University Press. ISBN 0-231-11492-3. Angio, Joe. Nixon a Presidency Revealed (2007) The History Channel television documentary Appy, Christian G. (2006). Vietnam: The Definitive Oral History, Told from All Sides.

London: Ebury Press. ISBN 978-0-091-91011-2. Baker, Kevin. "Stabbed in the Back! The past and future of a right-wing myth", Harper's Magazine (Juni 2006) "Stabbed in the back! The past and future of a right-wing myth (Harper's Magazine)".

Diakses tanggal 11 Juni 2008. Berman, Larry (1989). Lyndon Johnson's War: The Road to Stalemate in Vietnam. New York: W. W. Norton & Company.

ISBN 978-0-393-02636-8. Blaufarb, Douglas S. (1977). The Counterinsurgency Era: U.S. Doctrine and Performance, 1950 to the Present. New York: Free Press. ISBN 978-0-029-03700-3. Blaufarb Douglas S. The Counterinsurgency Era (1977). A history of the Kennedy Administration's involvement in South Vietnam. Brigham, Robert K. Battlefield Vietnam: A Brief History.

A PBS interactive website. Brocheux, Pierre (2007). Ho Chi Minh: a biography. Cambridge University Press. hlm. 198. ISBN 978-0-521-85062-9. Buckley, Kevin. "Pacification's Deadly Price", Newsweek, 19 Juni 1972. Buzzanco, Bob. "25 Years After End of Vietnam War: Myths Keep Us from Coming to Terms with Vietnam", The Baltimore Sun (17 April 2000) "25 Years After End of Vietnam War Myths Keep Us From Coming To Terms With Vietnam".

Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-06-05. Diakses tanggal 11 Juni 2008. Carney, Timothy (1989). "The Unexpected Victory". In Karl D. Jackson, ed., Cambodia, 1975–1978: Rendezvous with Death (pp. 13–35). Princeton, New Jersey: Princeton University Press.

ISBN 978-0-691-07807-6. Church, Peter, ed. (2006). A Short History of South-East Asia. ISBN 978-0-470-82181-7. Cooper, Chester L. (1970). The Lost Crusade: America in Vietnam. ISBN 0-396-06241-5.

a Washington insider's memoir of events. Courtwright, David T. (2005). Sky as Frontier: Adventure, Aviation, and Empire. College Station, Texas: Texas A&M University Press. ISBN 978-1-585-44384-0. Crook, John R. (2008). "Court of Appeals Affirms Dismissal of Agent Orange Litigation". American Journal of International Law. 102 (3): 662–664. JSTOR 20456664. Crump, Laurien (2015).

The Warsaw Pact Reconsidered: International Relations in Eastern Europe, 1955-1969. Oxon: Routledge. ISBN 978-1-315-73254-1. Demma, Vincent H. (1989). "The U.S. Army in Vietnam".

American Military History. Washington, D.C.: US Army Center of Military History. hlm. 619–694. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-01-20. Diakses tanggal 2017-03-07. Dennis, Peter; et al. (2008). The Oxford Companion to Australian Military History (edisi ke-Second).

Melbourne: Oxford University Press Australia & New Zealand. ISBN 978-0-19-551784-2. DoD (6 November 1998). "Name of Technical Sergeant Richard B. Fitzgibbon to be added to the Vietnam Veterans Memorial". Department of Defense (DoD).

Diarsipkan dari versi asli tanggal 20 October 2013. Duiker, William J. (1981). The Communist Road to Power in Vietnam. Westview Press. ISBN 0891587942. Duncanson, Dennis J. (1968). Government and Revolution in Vietnam. Oxford University Press. OCLC 411221. Etcheson, Craig (2005). After the Killing Fields: Lessons from the Cambodian Genocide. New York: Praeger. ISBN 978-0-275-98513-4. Fall, Bernard B. (1967). The Two Viet-Nams: A Political and Military Analysis (edisi ke-2nd).

New York: Praeger. ISBN 978-0-999-14179-3. Fincher, Ernest Barksdale, The Vietnam War (1980). Ford, Harold P. (1998). CIA and the Vietnam Policymakers: Three Episodes, 1962–1968.

OCLC 39333058. Gerdes, Louise I., ed. (2005). Examining Issues Through Political Cartoons: The Vietnam War. Greenhaven Press. ISBN 0-7377-2531-1. Gettleman, Marvin E.; Franklin, Jane; Young, Marilyn Vietnam and America: A Documented History. (1995). Greiner, Bernd (2010). War Without Fronts: The USA in Vietnam. London: Vintage Books. ISBN 9780099532590. Hammond, William. Public Affairs: The Military and the Media, 1962–1968 (1987); Public Affairs: The Military and the Media, 1968–1973 (1995).

Full-scale history of the war by U.S. Army; much broader than title suggests. Healy, Gene (2009). The Cult of the Presidency: America's Dangerous Devotion to Executive Power.

Cato Institute. ISBN 978-1-933995-19-9. Herring, George C. (2001). America's Longest War: The United States and Vietnam, 1950–1975 (edisi ke-4th). New York: McGraw-Hill. ISBN 978-0-072-53618-8. Hitchens, Christopher. The Vietnam Syndrome. Holm, Jeanne (1992). Women in the Military: An Unfinished Revolution (edisi ke-Rev.). Novato, California: Presidio Press. ISBN 978-0-891-41450-6. Karnow, Stanley (1997). Vietnam: A History (edisi ke-2nd).

New York: Penguin Books. ISBN 978-0-140-26547-7. Khong, Yuen Foong (1992). Analogies at War: Korea, Munich, Dien Bien Phu, and the Vietnam Decisions of 1965. Princeton University Press. ISBN 0691078467. Kiernan, Ben (2008). The Pol Pot Regime: Race, Power, and Genocide in Cambodia Under the Khmer Rouge (edisi ke-3rd).

New Haven, Connecticut: Yale University Press. ISBN 978-0-300-14434-5. ———; Owen, Taylor. Bombs over Cambodia (PDF). The Walrus. hlm. 62–69. Kolko, Gabriel (1985). Anatomy of a War: Vietnam, the United States, and the Modern Historical Experience. New York: Pantheon Books. ISBN 978-0-394-74761-3. Kutler, Stanley I., ed. (1996). Encyclopedia of the Vietnam War. New York: Charles Scribner's Sons. ISBN 978-0-132-76932-7. Lawrence, A. T. (2009). Crucible Vietnam: Memoir of an Infantry Lieutenant.

Jefferson, North Carolina: McFarland. ISBN 978-0-786-44517-2. Lawrence, Mark Atwood (2008). The Vietnam War: A Concise International History. Oxford University Press. ISBN 9780195314656. Leepson, Marc ed. (1999). Dictionary of the Vietnam War. New York: Webster's New World. Lewy, Guenter (1978). America in Vietnam. New York: Oxford University Press. ISBN 978-0-195-02732-7. Logevall, Fredrik (2001). The Origins of the Vietnam War.

Harlow: Longman. ISBN 978-0-582-31918-9. ——— (2010). "The Indochina wars and the Cold War, 1945–1975". In Melvyn P. Leffler and Odd Arne Westad, eds., The Cambridge History of the Cold War, Volume II: Crises and Détente (pp. 281–304). Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 978-0-521-83720-0. McGibbon, Ian; ed (2000). The Oxford Companion to New Zealand Military History.

Auckland: Oxford University Press. ISBN 0-19-558376-0. McMahon, Robert J. (1995). Major Problems in the History of the Vietnam War: Documents and Essays. McNamara, Robert S., with James Blight, Robert Brigham, Thomas Biersteker, Herbert Schandler (1999). Argument Without End: In Search of Answers to the Vietnam Tragedy. New York: PublicAffairs. ISBN 978-1-891-62087-4. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) McNeill, Ian (1993).

To Long Tan: The Australian Army and the Vietnam War 1950–1966. St Leonards: Allen & Unwin. ISBN 1-86373-282-9. Milne, David (2008). America's Rasputin: Walt Rostow and the Vietnam War. New York: Hill & Wang. ISBN 978-0-374-10386-6.

Moïse, Edwin E. (1996). Tonkin Gulf and the Escalation of the Vietnam War. Chapel Hill, North Carolina: University of North Carolina Press. ISBN 978-0-807-82300-2. ——— (2002). Historical Dictionary of the Vietnam War. Lanham, Maryland: Scarecrow Press. ISBN 978-0-810-84183-3. Moss, George D. Vietnam (ed. ke-4 2002) textbook. Moyar, Mark (2006). Triumph Forsaken: The Vietnam War, 1954–1965.

New York: Cambridge University Press. ISBN 978-0-521-86911-9. Major General Spurgeon Neel. Medical Support of the U.S. Army in Vietnam 1965–1970 (Department of the Army 1991) official medical history Neale, Jonathan (2001). The American War: Vietnam, 1960–1975. London: Bookmarks. ISBN 978-1-898-87667-0. Nelson, Deborah (2008). The War Behind Me: Vietnam Veterans Confront the Truth about U.S.

War Crimes. Philadelphia, Pennsylvania: Basic Books. ISBN 978-0-465-00527-7. Nulty, Bernard. The Vietnam War (1998) New York: Barnes and Noble. Oberdorfer, Don (2001) [1971].

Tet! The Turning Point in the Vietnam War. Baltimore, Maryland: Johns Hopkins University Press. ISBN 978-0-801-86703-3.

Obermeyer, Ziad; Murray, Christopher J. L.; Gakidou, Emmanuela (2008). "Fifty years of violent war deaths from Vietnam to Bosnia: analysis of data from the world health survey programme". BMJ. 336 (7659): 1482–6. doi: 10.1136/bmj.a137. PMC 2440905. PMID 18566045. Olson, James S.; Roberts, Randy (2008). Where the Domino Fell: America and Vietnam, Where the Domino Fell: America and Vietnam 1945–1995 (edisi ke-5th).

Malden, Massachusetts: Blackwell Publishing. ISBN 978-1-405-18222-5. Palmer, Bruce Jr. The Twenty-Five Year War (1984), narrative military history by a senior U.S.

general. Palmer, Dave R. (1978). Summons of Trumpet: U.S.-Vietnam in Perspective. Novato, California: Presidio Press. ISBN 978-0-891-41550-3. Palmer, Michael G.

(2007). "The Case of Agent Orange". Contemporary Southeast Asia. 29 (1): 172–195. doi: 10.1355/cs29-1h. JSTOR 25798819. Prados, John (2006). "The Road South: The Ho Chi Minh Trail". In Andew Wiest, ed., Rolling Thunder in a Gentle Land (pp.

74–95). Oxford: Osprey Publishing. ISBN 978-1-846-03020-8. Robbins, Mary Susannah (2007). Against the Vietnam War: Writings by Activists. Lanham, Maryland: Rowman & Littlefield Publishers. ISBN 978-0-7425-5914-1. Roberts, Anthea (2005). "The Agent Orange Case: Vietnam Ass'n for Victims of Agent Orange/Dioxin v. Dow Chemical Co". ASIL Pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang.

99 (1): 380–385. JSTOR 25660031. Schandler, Herbert Y. (2009). America in Vietnam: The War That Couldn't Be Won. Lanham, Maryland: Rowman & Littlefield. ISBN 978-0-742-56697-2. Schell, Jonathan. The Time of Illusion (1976). Schulzinger, Robert D. A Time for War: The United States and Vietnam, 1941–1975 (1997).

Sheehan, Neil (1989). A Bright Shining Lie: John Paul Vann and America in Vietnam. New York: Vintage. ISBN 978-0-679-72414-8. Sliwinski, Marek (1995). Le Génocide Khmer Rouge: Une Analyse Démographique. Paris: L'Harmattan. ISBN 978-2-738-43525-5. Sorley, Lewis, A Better War: The Unexamined Victories and Final Tragedy of America's Last Years in Vietnam (1999), based upon still classified tape-recorded meetings of top level US commanders in Vietnam, ISBN 0-15-601309-6 Spector, Ronald.

After Tet: The Bloodiest Year in Vietnam (1992), very broad coverage of 1968.

pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang

Stanton, Shelby L. (2003). Vietnam order of battle (edisi ke-2003). Stackpole Books. ISBN 0-8117-0071-2. Stone, Richard (2007). "Agent Orange's Bitter Harvest". Science. 315 (5809): 176–179. doi: 10.1126/science.315.5809.176. JSTOR 20035179.

pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang

PMID 17218503. Stuart-Fox, Martin (1997). A History of Laos. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 978-0-521-59235-2. Summers, Harry G.

On Strategy: A Critical Analysis of the Vietnam War, Presidio press (1982), ISBN 0-89141-563-7 (225 halaman) Thayer, Thomas C. (1985). War Without Fronts: The American Experience in Vietnam. Boulder, Colorado: Westview Press.

ISBN 978-0-813-37132-0. Tucker, Spencer. ed. Encyclopedia of the Vietnam War (1998) vol 3. reference set; also one-volume abridgement (2001). ——— (1999). Vietnam. London: UCL Press. ISBN 978-1-857-28921-3. • Tucker, Spencer (2011) [1998].

The Encyclopedia of the Vietnam War: A Political, Social, and Military History. ABC-CLIO. ISBN 978-1851099603. Turner, Robert F. (1975). Vietnamese Communism: Its Origins and Development. Stanford, California: Hoover Institution Press.

ISBN 978-0-817-96431-3. Turse, Nick (2013). Kill Anything That Moves: The Real American War in Vietnam. New York: Metropolitan Books. ISBN 978-0-805-08691-1. Vietnam Task Force (1969). Report of the Office of the Secretary of Defense Vietnam Task Force.

Washington, D.C.: Office of the Secretary of Defense. Westheider, James E. (2007). The Vietnam War. Westport, Connecticut: Greenwood Press.

ISBN 978-0-313-33755-0. Willbanks, James H. (2009). Vietnam War almanac. Infobase Publishing. ISBN 978-0-8160-7102-9. Witz, James J. The Tet Offensive: Intelligence Failure in War (1991).

Woodruff, Mark (2005). Unheralded Victory: The Defeat of The Viet Cong and The North Vietnamese. Arlington, Virginia: Presidio Press. ISBN 0-8914-1866-0. Young, Marilyn B. (1991).

The Vietnam Wars, 1945–1990. New York: HarperPerennial. ISBN 978-0-060-92107-1. Xiaoming, Zhang. "China's 1979 War With Vietnam: A Reassessment", China Quarterly. Issue no. 184, (Desember 2005) "CJO – Abstract – China's 1979 War with Vietnam: A Reassessment".

Diakses tanggal 11 Juni 2008. Sumber primer [ sunting - sunting sumber ] Carter, Jimmy. By The President Of The United States Of America, A Proclamation Granting Pardon For Violations Of The Selective Service Act, 4 August 1964 To 28 March 1973 (21 Januari 1977) Central Intelligence Agency. " Laos Diarsipkan 2010-12-29 di Wayback Machine.", CIA World Factbook' Cora Weiss Collection (materials related to war resistance and peace activism movements during the Vietnam War), Lloyd Sealy Library Special Collections, John Jay College of Criminal Justice Eisenhower, Dwight D.

Mandate for Change. (1963) a presidential political memoir Ho, Chi Minh. "Vietnam Declaration of Independence", Selected Works. (1960–1962) selected writings LeMay, General Curtis E. and Kantor, MacKinlay. Mission with LeMay (1965) autobiography of controversial former Chief of Staff of the United States Air Force Kissinger, United States Secretary of State Henry A.

"Lessons on Vietnam", (1975) secret memoranda to U.S. President Ford O'Connell, Kim A. (2006). Primary Source Accounts of the Vietnam War. Berkeley Heights, New Jersey: MyReportLinks.com. ISBN 978-1-598-45001-9.

McCain, John. Faith of My Fathers: A Family Memoir (1999) ISBN 0060957867 Marshall, Kathryn. In the Combat Zone: An Oral History of American Women in Vietnam, 1966–1975 (1987) ISBN 0316547077 Martin, John Bartlow. Was Kennedy Planning to Pull out of Vietnam? (1964) oral history for the John F.

Kennedy Library, tape V, reel 1. Myers, Thomas. Walking Point: American Narratives of Vietnam (1988) ISBN 0195053516 Public Papers of the Presidents, 1965 (1966) official documents of U.S.

presidents. Schlesinger, Arthur M. Jr. Robert Kennedy and His Times. (1978) a first-hand account of the Kennedy administration by one of his principal advisors Sinhanouk, Prince Norodom. "Cambodia Neutral: The Dictates of Necessity." Foreign Affairs. (1958) describes the geopolitical situation of Cambodia Tang, Truong Nhu. A Viet Cong Memoir (1985), revealing account by senior NLF official Terry, Wallace, ed. Bloods: An Oral History of the Vietnam War by Black Veterans (1984) Truong, Như Tảng; David Chanoff, Van Toai Doan (1985).

A Vietcong memoir (edisi ke-1985). Harcourt Brace Jovanovich. ISBN 978-0-15-193636-6. - Total pages: 350 The landmark series Vietnam: A Television History, first broadcast in 1983, is a special presentation of the award-winning PBS history series, American Experience.

The Pentagon Papers (Gravel ed. 5 vol 1971); combination of narrative and secret documents compiled by Pentagon. excerpts U.S. Department of State. Foreign Relations of the United States (multivolume collection of official secret documents) vol 1: 1964 Diarsipkan 2017-05-06 di Wayback Machine.; vol 2: 1965 Diarsipkan 2017-05-06 di Wayback Machine.; vol 3: 1965 Diarsipkan 2017-05-06 di Wayback Machine.; vol 4: 1966 Diarsipkan 2017-05-06 di Wayback Machine.; U.S.

Department of Defense and the House Committee on Armed Services. U.S.-Vietnam Relations, 1945–1967. Washington, D.C. Department of Defense and the House Committee on Armed Services, 1971, 12 volumes. Historiografi [ sunting - sunting sumber ] Hall, Simon, "Scholarly Battles over the Vietnam War", Historical Journal 52 (September 2009), 813–29.

Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] Cari tahu mengenai Perang Vietnam pada proyek-proyek Wikimedia lainnya: Definisi dan terjemahan dari Wiktionary Gambar dan media dari Commons Kutipan dari Wikiquote Buku dari Wikibuku Entri basisdata #Q8740 di Wikidata • A Vietnam Diary's Homecoming Video yang diproduksi oleh serial PBS, History Detectives • Detailed bibliography of Vietnam War • Documents Relating to American Foreign Policy-Vietnam sumber primer tentang keterlibatan AS • Fallout of the War from the Dean Peter Krogh Foreign Affairs Digital Archives • Glossary of Military Terms & Slang from the Vietnam War • Impressions of Vietnam and descriptions of the daily life of a soldier from the oral history of Elliott Gardner, U.S.

Army Diarsipkan 2011-04-30 di Wayback Machine. • "Perspectives," Vietnam magazine. • Stephen H. Warner Southeast Asia Photograph Collection at Gettysburg College Diarsipkan 2012-10-24 di Wayback Machine. • The Effects of Vietnamization on the Republic of Vietnam's Armed Forces, 1969–1972 • Timeline US – Vietnam (1947–2001) Diarsipkan 2011-05-01 di Wayback Machine. dalam proyek Open-Content • The U.S. Army in Vietnam sejarah resmi Angkatan Darat Amerika Serikat • The Vietnam War di The History Channel • UC Berkeley Library Social Activism Sound Recording Project: Anti-Vietnam War Protests • Vietnam Casualties database searchable by first name, last name and location • Vietnam War Bibliography Diarsipkan 2013-01-17 di Wayback Machine.

meliputi sumber daya daring dan yang telah diterbitkan • Vietnam war timeline Diarsipkan 2005-04-03 di Wayback Machine. garis waktu komprehensif dari Perang Vietnam • Virtual Vietnam Archive – Texas Tech University • 1965–1975 Another Vietnam; Unseen images of the war from the winning side - Mashable • Archival collections about the Vietnam War, University Archives and Special Collections, Joseph P. Healey Library, Universitas Massachusetts Boston Templat:Vietnam War graphical timeline • Rencana Morgenthau • Pemberontakan Hukbalahap • Konflik Jamaika • Dekemvriana • Perjanjian persentase • Konferensi Yalta • Perang Gerilya di Negara Baltik • Saudara Hutan • Operasi Priboi • Operasi Rimba • Pendudukan negara-negara Baltik • Prajurit terkutuk • Operasi Unthinkable • Operasi Downfall • Konferensi Potsdam • Skandal Gouzenko • Pembagian Korea • Operasi Masterdom • Operasi Beleaguer • Operasi Blacklist Forty • Krisis Iran 1946 • Perang Saudara Yunani • Insiden Selat Corfu • Krisis Selat Turki • Pernyataan Kembali Kebijakan Terhadap Jerman • Perang Indocina Pertama • Doktrin Truman • Konferensi Hubungan Asia • Krisis Mei 1947 • Rencana Marshall • Comecon • Kudeta Cekoslowakia 1948 • Pemberontakan Al-Wathbah • Perang Palestina 1947–1949 • Perang Saudara di Mandat Britania atas Palestina 1947–1948 • Perang Arab-Israel 1948 • Eksodus Palestina 1948 • Perpecahan Tito–Stalin • Blokade Berlin • Pengkhianatan Barat • Tirai Besi • Blok Timur • Blok Barat • Perang Saudara Tiongkok (kedua) • Kedaruratan Malaya • Subversi Albania 1950-an • Konflik Papua • Tirai Bambu • Perang Korea • McCarthyisme • Perang Aljazair • Revolusi Mesir 1952 • Kudeta Iran 1953 • Pemberontakan Jerman Timur 1953 • Amandemen Bricker • Kudeta Guatemala 1954 • Pembagian Vietnam • Perang Jebel Akhdar • Perang Vietnam • Krisis Selat Taiwan Pertama • Kedaruratan Siprus • Konferensi Tingkat Tinggi Jenewa (1955) • Konferensi Bandung • Unjuk rasa Poznań 1956 • Revolusi Hongaria 1956 • Kekerasan klan Yaman–Aden • Krisis Suez • " We will bury you" • Perang Ifni • Operasi Gladio • Perang Dingin Arab • Krisis Suriah 1957 • Krisis Lebanon 1958 • Revolusi Juli Irak • Krisis Sputnik • Krisis Selat Taiwan Kedua • Pemberontakan Tibet 1959 • Pemberontakan Mosul 1959 • Perdebatan Dapur • Perpecahan Tiongkok-Soviet 1960-an • Krisis Kongo • Pemberontakan Simba • Insiden U-2 1960 • Invasi Teluk Babi • Kudeta Turki 1960 • Perpecahan Soviet–Albania • Konflik Irak–Kurdi • Perang Irak–Kurdi Pertama • Krisis Berlin 1961 • Tembok Berlin • Perang Kotor (Meksiko) • Perang Kolonial Portugal • Perang Kemerdekaan Angola • Perang Kemerdekaan Guinea-Bissau • Perang Kemerdekaan Mozambik • Krisis Rudal Kuba • Perang Tiongkok-India • Pemberontakan Komunis di Sarawak • Revolusi Ramadan Irak • Perang Kemerdekaan Eritrea • Perang Pasir • Perang Saudara Yaman Utara • Kudeta Suriah 1963 • Kebuntuan Israel-Amerika Serikat • Pembunuhan John F.

Kennedy • Kedaruratan Aden • Krisis Siprus 1963–1964 • Perang Vietnam • Perang Shifta • Perang Saudara Guatemala • Konflik Kolombia • Kudeta Brasil 1964 • Perang Saudara Dominika • Perang Semak Rhodesia • Perang Perbatasan Afrika Selatan • Transisi ke Orde Baru • Teori domino • Deklarasi ASEAN • Perang Saudara Laos • Kudeta Suriah 1966 • Revolusi Argentina • Konflik Zona Demiliterisasi Korea • Junta militer Yunani 1967–1974 • Tahun-Tahun Timbel (Italia) • Insiden USS Pueblo • Perang Enam Hari • Perang Atrisi • Pemberontakan Dhofar • Perang Al-Wadiah • Perang Saudara Nigeria • Protes 1968 • Mei Prancis • Pembantaian Tlatelolco • Revolusi Kebudayaan • Musim Semi Praha • Krisis politik Polandia 1968 • Pemberontakan Komunis di Malaysia • Invasi Cekoslowakia • Revolusi Ba'athis Irak • Kudeta Libya 1969 • Perang Sepak Bola • Komunisme Goulash • Konflik perbatasan Tiongkok-Soviet • Pemberontakan Komunis di Filipina • Tindakan Perbaikan 1970-an • Détente • Perjanjian Nonproliferasi Senjata Nuklir • September Hitam di Yordania • Gerakan Perbaikan (Suriah) • Konflik Sahara Barat • Revolusi Nikaragua • Perang Saudara Kamboja • Perang Vietnam • Kerusuhan Koza • Realpolitik • Diplomasi ping-pong • Revolusi Perbaikan (Mesir) • Memorandum militer Turki 1971 • Kudeta Sudan 1971 • Perjanjian Empat Negara di Berlin • Perang Pembebasan Bangladesh • Kunjungan Nixon ke Tiongkok 1972 • Konflik perbatasan Yaman Utara-Yaman Selatan 1972 • Perang Yaman 1972 • Pemberontakan Komunis di Bangladesh • Perang Saudara Eritrea • Kudeta Uruguay 1973 • Kudeta Chili 1973 • Perang Yom Kippur • Krisis minyak 1973 • Revolusi Anyelir • Transisi Spanyol • Metapolitefsi • Perundingan pembatasan senjata strategis • Perang Irak-Kurdi Kedua • Invasi Turki ke Siprus • Perang Saudara Angola • Perang Saudara Mozambik • Konflik Oromo • Perang Ogaden • Perang Sahara Barat • Perang Saudara Etiopia • Perang Saudara Lebanon • Perpecahan Tiongkok-Albania • Perang Kamboja–Vietnam • Revolusi Iran • Operasi Condor • Perang Kotor (Argentina) • Kudeta Argentina 1976 • Perang Libya–Mesir • Musim Gugur Jerman • Korean Air Lines Penerbangan 902 • Perang Uganda–Tanzania • Pemberontakan NDF • Konflik Chad–Libya • Perang Yaman 1979 • Pendudukan Masjidil Haram • Revolusi Iran • Revolusi Saur • Perang Tiongkok-Vietnam • Gerakan New Jewel • Pemberontakan Herat 1979 • Tujuh Hari ke Sungai Rhine • Perjuangan melawan penyalahgunaan politik psikiatri di Uni Soviet 1980-an • Perang Soviet-Afganistan • Pemboikotan Olimpiade Musim Panas 1980 dan 1984 • Konflik Peru • Kudeta Turki 1980 • Insiden Teluk Sidra • Konflik Casamance • Perang Semak Uganda • Pemberontakan Pasukan Perlawanan Tuhan • Perang Saudara Eritrea • Perang Perbatasan Etiopia–Somalia 1982 • Perang Ndogboyosoi • Invasi Amerika Serikat ke Grenada • Able Archer 83 • Star Wars • Perang Iran–Irak • Pemberontakan Somalia • Insiden Laut Hitam 1986 • Perang Saudara Yaman Selatan • Perang Toyota • Insiden penyerempetan Laut Hitam 1988 • Perang Saudara Bougainville • Pemberontakan 8888 • Solidaritas • Reaksi Soviet • Contras • Krisis Amerika Tengah • RYAN • Korean Air Lines Penerbangan 007 • Revolusi Kekuatan Rakyat • Glasnost • Perestroika • Perang Nagorno-Karabakh • Perang Saudara Afganistan • Invasi Amerika Serikat ke Panama • Pemogokan Polandia 1988 • Unjuk rasa Tiananmen 1989 • Revolusi 1989 • Keruntuhan Tembok Berlin • Kejatuhan perbatasan Jerman dalam • Revolusi Velvet • Revolusi Rumania 1989 • Revolusi Damai 1990-an • Doktrin Truman • Pembendungan • Doktrin Eisenhower • Teori domino • Doktrin Hallstein • Doktrin Kennedy • Koeksistensi damai • Ostpolitik • Doktrin Johnson • Doktrin Brezhnev • Doktrin Nixon • Doktrin Ulbricht • Doktrin Carter • Doktrin Reagan • Dorong balik • Kedaulatan Puerto Riko pada Perang Dingin Ideologi • Gar Alperovitz • Thomas A.

Bailey • Michael Beschloss • Archie Brown • Warren H. Carroll • Adrian Cioroianu • John Costello • Michael Cox • Nicholas J. Cull • Willem Drees • Robert D. English • Herbert Feis • Robert Hugh Ferrell • André Fontaine • Anneli Ute Gabanyi • John Lewis Gaddis • Lloyd Gardner • Timothy Garton Ash • Gabriel Gorodetsky • Fred Halliday • Jussi Hanhimäki • John Earl Haynes • Patrick J.

Hearden • Tvrtko Jakovina • Tony Judt • Harvey Klehr • Gabriel Kolko • Walter LaFeber • Walter Laqueur • Melvyn Leffler • Geir Lundestad • Mary Elise Sarotte • Vojtech Mastny • Jack F. Matlock Jr. • Thomas J. McCormick • Timothy Naftali • Marius Oprea • David S. Painter • William B. Pickett • Ronald E.

Powaski • Yakov M. Rabkin • Arthur M. Schlesinger Jr. • Ellen Schrecker • Giles Scott-Smith • Shen Zhihua • Athan Theoharis • Andrew Thorpe • Vladimir Tismăneanu • Patrick Vaughan • Alex von Tunzelmann • Odd Arne Westad • William Appleman Williams • Jonathan Reed Winkler • Rudolph Winnacker • Ken Young Lihat pula • Pra-Columbus • Era kolonial ( Tiga Belas Koloni, Sejarah militer Kolonial Amerika) • Revolusi Amerika ( Perang) • Era Federalis • Perang tahun 1812 • Akuisisi teritorial • Perkembangan teritorial • Perang Meksiko–Amerika • Perang Saudara • Era rekonstruksi • Perang Indian • Zaman sepuhan • Gerakan Hak-Hak Sipil Afrika-Amerika (1896–1954) • Perang Spanyol–Amerika • Imperialisme • Perang Dunia I • Gemuruh tahun 1920-an • Depresi Besar • Perang Dunia II ( Situasi dalam negeri) • Perang Dingin • Perang Korea • Perlombaan Angkasa • Gerakan Hak-Hak Sipil Afrika-Amerika (1955–1968) • Gerakan feminis • Perang Vietnam • Pasca-Perang Dingin (1991–sekarang) • Perang melawan terorisme ( Perang Afganistan, Perang Irak) • Garis waktu konservatisme Amerika modern Topik Kategori tersembunyi: • Galat CS1: tanggal • Halaman yang menggunakan rujukan dengan format dan tanpa URL • Templat webarchive tautan wayback • Halaman yang menggunakan pranala magis ISBN • Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list • Artikel Wikipedia dengan penanda GND • Artikel Wikipedia dengan penanda BNE • Artikel Wikipedia dengan penanda BNF • Artikel Wikipedia dengan penanda LCCN • Artikel Wikipedia dengan penanda NDL • Artikel Wikipedia dengan penanda NKC • Artikel Wikipedia dengan penanda MA • Artikel Wikipedia dengan penanda NARA • Halaman ini terakhir diubah pada 14 Februari 2022, pukul 03.11.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
Soal dan Jawaban Materi Sejarah Kontemporer Dunia - Sejarah Kelas 12 SMA/MA:1.

Lahirnya Vietnam Selatan, membuat Vietnam terpecah menjadi dua, yaitu Vietnam Utara dan Vietnam Selatan. Awal berdirinya Vietnam Selatan dilatar belakangi oleh .

A. Usaha Perancis mendirikan negara-negara boneka di kawasan Indocina di akhir Perang Dunia ke II B. Keinginan Ho Chi Minh menjadikan Vietnam Selatan menjadi negara yang merdeka dan utuh. C. Perang Indocina I, yaitu perang antara Vietnam Utara yang didukung oleh Perancis dan Vietnam Selatan didukung oleh Tiongkok D. Keinginan rakyat Vietnam wilayah Selatan untuk berjuang menjadi satu negara yang berdaulat dibantu Amerika Serikat E.

Konflik intern antara pemimpin Vietnam wiyah utara dan Vietnam wilayah Selatan yang tidak pernah selesai. Kunci Jawaban: A 2. Pada tahun 1957-1975 terjadi Perang Vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar Komunis dan Liberal yang dikenal dengan perang . A. Indocina Pertama B. Indocina Kedua C. Indocina ke tiga D. Perang Vietnam E. Perang Komunis Kunci Jawaban: B 3. Dalam masa pemerintahannya Ngo Dinh Diem, Vietnam Selatan mendapatkan dukungan dari Amerika Serikat.

Alasan Amerika Serikat mendukung Vietnam Selatan adalah . A. dianggap berpihak pada kebijakan-kebijakan Amerika B. kekhawatiran Amerika terhadap kekuatan komunis di Vietnam Utara C. ingin menjadikan Vietnam sebagai koleganya di Asia D. Vietnam adalah pasar terbesar bagi hasil produksi Amerika E. Vietnam menjadi kaki tangan Amerika untuk menginvasi Asia Kunci Jawaban: B 4.

Invasi Vietnam Utara atas Vietnam Selatan menyebabkan Saigon, Ibu kota Vietnam Selatan dikuasai seluruhnya oleh Vietnam Utara. Hal ini mengakibatkan . A. Presiden Nguyen Van Thieu mengundurkan diri dan Vietnam pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang di proklamirkan sebagai Republik Sosialis Vietnam dengan Ibu kota Hanoi B.

perang Vietnam semakin melebar hingga dataran Laos dan Kamboja dan Vietnam Selatan didukung Amerika Serikat dan Perancis. C. Amerika serikat dibawah pemerintahan John F.

Kennedy memutuskan untuk mengirimkan bantuan ke Vietnam Selatan sebesar besarnya. D. lahirnya kesepakatan Jenewa tahun 1954 yang memproklamirkan gencatan senjata diantara dua Vietnam. E. lahirnya gagasan menuju kesepakatan perdamaian yang melahirkan The Paris Accords yang mengharuskan Amerika menarik pasukannya.

Kunci Jawaban: A 5. Perang Vietnam yang berlangsung selama 20 tahun menyebabkan runtuhnya Vietnam Selatan. Dampak runtuhnya Vietnam Selatan terhadap kondisi politik dan perkembangan ideologi dikawasan Asia Tenggara adalah . A. Vietnam menjadi salah satu poros komunisme yang disegani oleh Amerika di kawasan Asia B.

Keterlibatan Amerika dan Perancis dalam menyebarkan paham Liberalisme semakin meningkat. C. Dua kekuatan besar Barat dan Timur melakukan intervensi langsung terhadap masalah masalah yang terjadi di Vietnam D.

Amerika Serikat dan Uni Soviet bersaing memberikan pengaruhnya ke negara negara yang ada di Kawasan Asia. E. Vietnam yang sudah menyatu menjadi tempat yang strategis untuk penyebaran paham komunisme dan paham Liberalisme. Kunci Jawaban: A 6. Apartheid adalah sistem pemisahan ras yang diterapkan oleh pemerintah kulit putih di Afrika Selatan.

Latar belakang munculnya masalah Apartheid adalah . A. datangnya bangsa kulit putih dari Eropa B. terdesaknya penduduk pribumi C. adanya pandangan rendah bangsa Eropa terhadap bangsa Afrika D.

terbentuknya koloni-koloni bangsa Eropa di Afrika E. berkembangnya paham-paham baru Kunci Jawaban: C 7. Dari sisi historis, cikal cakal Apartheid sudah muncul jauh sebelum 1948 dan terus membayangi Afrika Selatan sebelum dihapus. Politik Apartheid di Afrika Selatan dikecam oleh dunia internasional karena . A. Berasal dan tata hukum kolonial. B. Afrika selatan negara yang masih berkembang. C.

Bertentangan dengan HAM. D. Mengakibatkan berkurangnya ras kulit putih di Afnika. E. Memperlakukan buruh tanpa aturan kerja yang sesuai Kunci Jawaban: C 8. Dibawah kepemimpinan Daniel F. Manan, Segregasi (Pemisahan Total) Apartheid diberlakukan di Afrika Selatan. Periode pertama dikenal dengan baaskap.

Dalam periode ini yang terjadi di Afrika Selatan adalah . A. Afrika menjadi tanah wilayah kaum kulit putih B. Afrikaner berkuasa dan memiliki supremasi atas kulit putih C. Adanya pemisahan ras D. kaum kulit hitam menjadi pelayan kaum kulit putih E. Adanya wilayah bebas kaum kulit berwarna Kunci Jawaban: B 9.

Gagasan mengenai semua warga kulit hitam dapat menikmati semua hak politik dan menjadi warga negara dari sebuah wilayah yang khusus untuk mereka merupakan bagian dari isi Bantu Self-Government Act 1959. Istilah yang lazim untuk menyebut kondisi ini adalah . A. Pembangunan terpisah B. Negara terpisah C. Segregasi ras D.

Privilege ras E. Wilayah otonom kulit hitam Kunci Jawaban: A 10. Pada masa diberlakukannya politik apartheid, pemerintah mengeluarkan sebuah undang-undang yang melarang pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang kulit hitam membeli tanah di luar areal pemukimannya.

Undang-undang itu disebut . A. Land Act B. Grand apartheid C. Group Act D. Batustan E. Population Registration Act Kunci Jawaban: A 11. Perhatikan data berikut ini : 1) Kekecewaan terhadap Tsar Nicholas II karena korupsi 2) Ketidakpuasan kaum Bolshevik atas keterlibatan Rusia terhadap perang dunia II 3) Sistem komunisme tidak bisa menjadi sarana control 4) Adanya program glassnot dan perestrolika yang digulirkan Gorbachev 5) Mengembalikan ajaran Lenin dan Stalin (Restalinasi) Yang melatar belakangi terbentuknya Uni Soviet terdapat pada nomor .

A. 1) dan 2) B. 1) dan 3) C. 3) dan 4) D. 2) dan 3) E. 4) dan 5) Kunci Jawaban: A 12. Perhatikan pernyataan berikut ini ! 1) Rakyat memiliki hak milik atas suatu barang dan perusahaan swasta 2) Restrukturisasi dalam negara.

3) Rakyat dapat menyuarakan pendapat di media massa 4) Rakyat diberi pilihan secara bebas agar menentukan orang yang tepat menjadi wakilnya sebagai penyambung suaranya di kursi parlemen. Dari pernyataan diatas, yang menjadi terkait dengan Glassnost yang merupakan salah satu kebijakan yang diperkenalkan Gorbachev terdapat nomor . A. 1) dan 2) B. 2) dan 4) C. 1) dan 3) D. 2) dan 3) E.

4) dan 5) Kunci Jawaban: C 13. Soviet yang dikenal sebagai negara super power setelah berakhirnya perang dunia II akhirnya mengalami keruntuhan. Dibawah ini adalah beberapa faktor yang menjadi penyebab runtuhnya Uni Soviet, kecuali . A. Marxisme – Komunisme tidak memiliki kontrol yang efektif terhadap bidang politik dan ekonomi. B. Sistem Marxisme – Komunisme tidak memiliki kelenturan dalam menghadapi perubahan C.

Perubahan system pemerintahan dari sentralisasi ke desentralisasi memberi peluang kepada negara-negara bagian untuk melepaskan diri dari Soviet D. Kaum buruh yang merupakan andalam Marxisme – Komunisme ternyata lebih memilih pihak Kapitalisme E.

Uni Soviet terlalu berfokus pada permusuhan dengan barat yang mebuat sebagian besar pengeluaran dialokasikan untuk kepentingan militer. Kunci Jawaban: E A.

banyak negara-negara pecahan Uni Soviet langsung memerdekakan diri menjadi negara demokrasi B. berakhirnya Perang Dingin antara Blok Barat dengan Blok Timur C. pada tanggal 25 Desember 1991, Mikhail Gorbachev mundur dari jabatannya sebagai presiden D.

berakhirnya rejim komunis di Eropa Timur E. Amerika Serikat tampil sebagai Negara adidaya Kunci Jawaban: C 15. Kondisi perekonomian dan kesejahteraan rakyat di Uni Soviet memburuk. Salah satu penyebab dari kondisi perekonomian yang buruk karena Uni Soviet . A. Menerapkan sistem ekonomi sentralistik B. Mengembangkan kapitalisme C. Memiliki banyak utang luar negeri D. Tidak mempunyai sumber daya alam E. Mengimpor banyak barang dari luar negeri Kunci Jawaban: A 16.

Perhatikan pernyataan berikut ini. 1) Mengawal proses demiliterisasi Jerman 2) Memisahkan Jerman berdasarkan garis ideology 3) Membangun perekonomian Jerman secara bersama sama 4) Menghancurkan Fasisme di Jerman 5) Mencegah berkembangnya Kapitalisme ke Blok Timur.

Dua alasan utama dibaginya Jerman ke dalam empat zona pendudukan pasca kekalahan Nazi Jerman dalam perang dunia II ditunjukkan nomor . A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 3 D. 2 dan 4 E. 3 dan 5 Kunci Jawaban: D 17. Terpecahnya Jerman menjadi dua negara, yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur setelah Perang Dunia II merupakan hasil dari adanya perjanjian . A. Versailles B. Postdam C. Paris D. Berlin E. Bonn Kunci Jawaban: B 18. Usaha pemerintah Jerman Timur untuk mencegah penduduknya melarikan diri ke Jerman Barat adalah .

A. menerapkan kebijakan ketat B. meminta bantuan Uni Soviet C. meruntuhkan tembok Berlin D. membangun tembok Berlin E.

melakukan Berlin Airlift Kunci Jawaban: D 19. Kepala negara Jerman Timur yang memberlakukan kebijakan tembak mati bagi penduduk Jerman Timur yang berusaha menyebrangi perbatasan adalah . A. Egon Krenz B. Vladimir Lenin C. Eric Honocker D. Joseph Broz Tito E. Helmut Kohl Kunci Jawaban: C 20. Kepemimpinan Egon Krenz di Jerman Timur membawa pengaruh besar karena . A. memerintahkan pembangunan tembok Berlin B.

menjalin kerja sama dengan Jerman Barat C. memberikan gagasan penyatuan Jerman D. menanamkan paham komunis E. mencetuskan ide perubahan Kunci Jawaban: C 21. Keberadaan atau eksistensi negara Yugoslavia pernah diakui oleh dunia internasional melalui konferensi perdamaian Paris pada tahun 1919, yang salah satunya berisi perjanjian Versailes.

Namun saat itu nama negaranya bukan Yugoslavia melainkan . A. Kerajaan Serbia, Kroasia dan Slovenia B. Republik Serbia, Kroasia dan Slovenia C. Kerajaan Federal Serbia, Kroasia dan Slovenia D. Republik Federal Serbia, Kroasia dan Slovenia E. Republik Demokratis Serbia, Kroasia dan Slovenia Kunci Jawaban: A 22.

Ketika Yugoslavia dibentuk sebagai negara sosialis oleh Josiph Broz Tito, terdapat unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan setiap masyarakatnya. Setelah Yoseph Bros Tito meninggal dunia, Yugoslavia menghadapi masalah ekonomi yang mengakibatkan . A. lemahnya pemerintah pusat B. mengalami kesulitan dalam politik C. menurunnya sistem keuangan D. masalah ekonomi menjadi lebih rumit E. terjadi penyatuan etnis Kunci Jawaban: A 23.

Presiden Yugooslavia yang juga ikut memprakarsai berdirinya Gerakan Non Blok adalah . A. Slobodan Milosevic B. Joseph Stalin C. Ivan Ribar D. Mikhail Gorbachev E. Josiph Broz Tito Kunci Jawaban: E 24.

pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang

Penduduk Yugoslavia terdiri atas . A. empat etnis suku bangsa Slav B. lima etnis suku bangsa Slav C. enam etnis suku bangsa Slav D. tujuh etnis suku bangsa Slav E. delapan etnis suku bangsa Slav Kunci Jawaban: C 25. Masalah utama yang membuat berdirinya negara Yugoslavia selalu gagal adalah . A. Banyaknya perbedaan yang ada pada orang-orang Yugoslavia B.

Kurangnya persatuan dan kesatuan C. Ketimpangan sosial pada masyarakat D. Banyaknya keragaman agama E. Adanya pemimpin yang otoriter Kunci Jawaban: A 26. Sekalipun memiliki leluhur yang sama, bangsa Ceko dan bangsa Slowakia memang berbeda. Bangsa Cheko dan Slovania mendirikan sebuah negara bersama setelah . A. Cekoslavia merubah pemerintahannya menjadi pemerintahan yang berbentuk Republik B.

Imperium Austria - Hongaria mengalami kekalahan C. Jerman menjadikan negara Cekoslavia sebagai negara boneka D. menjadi negara komunis dengan pusat ekonomi terencana E. memenangkan dukungan dari humas yang berpengaruh. Kunci Jawaban: E 27. Pada Perang Dunia ke 2 Cekoslovakia jatuh ditangan Jerman dan dijadikan negara Boneka. Tujuan Jerman menjadikan Cekoslovakia negara Boneka adalah . A. tempat menyimpan persenjataannya B. dijadikan negara bebas C. menggantikan kerajaan Poligot D. dijadikan ibu kota E.

dijadikan pusat industri Kunci Jawaban: A 28. Sejak bulan Desember 1990 nama Republik Sosialis Cekoslowakia diubah menjadi Republik Cekoslowakia. Hal ini dilakukan untuk . A. mengubah citra yang terlalu menampakkan komunisme B. menunjukkan awal mula iklim demokrasi di Cekoslovakia C. menunjukkan reformasi di Cekoslovakia D. menciptakan Cekoslovakia yang bebas dari komunisme E.

menjadikan Cekoslovakia sebagai negara anti komunisme Kunci Jawaban: A 29. Perhatikan informasi berikut!

pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang

1) Kesenjangan ekonomi semakin parah, GDP Ceko selalu mengungguli Slowakia 2) Transfer payments dihentikan oleh Ceko pada tahun 1991 3) Bangsa Slowakia menginginkan desentralisasi 4) Partai Nasional Slowakia menghendaki kemerdekaan penuh 5) Partai komunis Cekoslowakia menghendaki kemerdekaan penuh Kondisi politik dan ekonomi Cekoslowakia sebelum terjadinya perpecahan ditunjukkan oleh nomor . A. 1), 2), dan 3) B. 1), 2), dan 4) C. 2), 3), dan 4) D. 2), 3), dan 5) E.

3), 4), dan 5) Kunci Jawaban: APerang Vietnam, juga disebut Perang Indochina Kedua, adalah sebuah perang yang terjadi antara 1957 dan 1975 di Vietnam.

pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang

Perang ini merupakan bagian dari Perang Dingin antara dua kubu ideologi besar, yaitu Komunis dan Liberal. Dua kubu yang saling berperang adalah Republik Vietnam (Vietnam Selatan) dan Republik Demokratik Vietnam (Vietnam Utara).

Amerika Serikat, Korea Selatan, Thailand, Australia, Selandia Baru dan Filipina bersekutu dengan Vietnam Selatan, sedangkan USSR dan Tiongkok mendukung Vietnam Utara yang merupakan negara komunis. Jumlah korban yang meninggal diperkirakan adalah 280.000 di pihak Selatan dan 1.000.000 di pihak Utara. Perang ini mengakibatkan eksodus besar-besaran warga Vietnam ke negara lain, terutamanya Amerika Serikat, Australia dan negara-negara Barat lainnya, sehingga di negara-negara tersebut bisa ditemukan komunitas Vietnam yang cukup besar.

Setelah berakhirnya perang ini, kedua Vietnam tersebut pun pada akhirnya bersatu pada tahun 1976. Salah satu korban paling terkenal dari Perang Vietnam adalah Kim Phuc Latar belakang Vietnam dijajah oleh Tiongkok sejak tahun 110 SM sampai mencapai kemerdekaan pada tahun 938. Setelah bebas dari belenggu penjajahan Tiongkok, Vietnam tidak berhenti menentang serangan pihak asing. Pada abad ke-19, Vietnam menjadi wilayah jajahan Perancis. Perancis menguasai Vietnam setelah melakukan beberapa perang kolonial di Indochina mulai dari tahun 1840-an.

Ekspansi kekuasaan Perancis disebabkan keinginan untuk menyaingi kebangkitan Britania Raya dan kebutuhan untuk mendapatkan hasil bumi seperti rempah-rempah untuk menggerakkan industri di Perancis untuk menyaingi penguasaan industri Britania Raya.

Semasa pemerintahan Perancis, golongan rakyat Vietnam dibakar semangat nasionalisme dan ingin kemerdekaan dari Perancis. Beberapa pemberontakan dilakukan oleh banyak kelompok-kelompok nasionalis, tetapi usaha mereka gagal. Pada tahun 1919, semasa Perjanjian Versailles dirundingkan, Ho Chi Minh meminta untuk bersama-sama membuat perundingan agar Vietnam dapat merdeka.

Permintaannya ditolak dan Vietnam serta seluruh Indochina terus menjadi jajahan Perancis. Kelompok Viet Minh akhirnya mendapat dukungan populer dan berhasil mengusir Perancis dari Vietnam. Selama Perang Dunia II, Vietnam dikuasai oleh Jepang.

Pemerintah Perancis Vichy bekerjasama dengan Jepang yang mengantar tentara ke Indochina sebagai pasukan yang berkuasa secara de facto di kawasan tersebut.

Pemerintah Perancis Vichy tetap menjalankan pemerintahan seperti biasa sampai tahun 1944 ketika Perancis Vichy jatuh setelah tentara sekutu menaklukan Perancis dan jendral Charles de Gaulle diangkat sebagai pemimpin Perancis.

Setelah pemerintah Perancis Vichy tumbang, pemerintah Jepang menggalakkan kebangkitan pergerakan nasionalis di kalangan rakyat Vietnam. Pada akhir Perang Dunia II, Vietnam diberikan kemerdekaan oleh pihak Jepang.

Ho Chí Minh kembali ke Vietnam untuk membebaskan negaranya agar tidak dijajah oleh kekuasaan asing. Ia menerima bantuan kelompok OSS (yang akan berubah menjadi CIA nantinya). Pada akhir Perang Dunia II, pergerakan Viet Minh di bawah pimpinan Ho Chí Minh berhasil membebaskan Vietnam dari tangan penjajah, tetapi keberhasilan itu hanya berlangsung sebentar.

Pihak Jepang menangkap pemerintah Perancis dan memberikan Vietnam satu bentuk “kemerdekaan” sebagai bagian dari rancangan Jepang untuk "membebaskan" bumi Asia dari penjajahan barat. Banyak bangunan diserahkan kepada kelompok-kelompok nasionalis.
Perang Vietnam sering juga disebut Perang Indoncina Kedua yang terjadi antara tahun 1957 dan 1975 di Vietnam. Perang tersebut merupakan bagian dari Perang Dingin antara dua pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang berideologi besar, yakni SEATO dan Komunis.

Hal ini karena sejarah Perang Vietnam tidak terlepas dari sejarah Perang Dingin antar dua kubu besar yang berbeda ideologi. Namun, hal penting yang perlu dipahami adalah penyebab Perang Vietnam dan dampaknya. Penyebab Perang Vietnam Perang Vietnam disebabkan oleh beberapa hal berikut ini: • Penjajahan Prancis terhadap Vietnam Vietnam telah dijajah oleh Tiongkok sejak tahun 110 hingga mencapai kemerdekaan pada tahun 938.

Namun, setelah bebas dari penjajahan Tiongkok, Vietnam menjadi wilayah jajahan Prancis pada abad ke-19. Prancis dapat menguasai Vietnam setelah mulai dari tahun 1840-an melakukan beberapa perang kolonial di Indochina. Penjajahan tersebut didasari oleh keinginan Prancis menyaingi kebangkitan Britania Raya.

Prancis juga membutuhkan hasil bumi seperti rempah-rempah untuk menggerakkan industri di Prancis demi menyaingi industri Britania Raya. Rakyat Vietnam terus melakukan perlawanan terhadap Prancis. Namun, usaha tersebut selalu gagal. Bahkan pada tahun 1919, saat Perjanjian Versailles dirundingkan, Ho Chi Minh meminta untuk bersama-sama membuat perundingan agar Vietnam dapat merdeka. Hal ini ditolak dan Vietnam berserta seluruh Indochina tetap menjadi jajahan Prancis.

Baca juga sejarah Perjanjian Internasional, latar belakang Perjanjian Renville, dan Perjanjian Pangkor. Kelompok Viet Minh mendapat dukungan populer dan berhasil mengusir Prancis dan Vietnam. Selama Perang Dunia 2, Vietnam pun dikuasai oleh Jepang. Setelah pemerintah Prancis Vichy tumbang, pemerintah Jepang pun menggalakkan kebangkitan pergerakan nasionalis di kalangan rakyat Vietnam. Pada akhir Perang Dunia 2, pergerakan Viet Ming di bawah pimpinan Ho Chi Minh berhasil memerdekakan dari tangan penjajah.

Namun, keberhasilan itu hanya untuk masa yang singkat saja. Pihak Jepang menangkap pemerintah Prancis dan Vietnam juga diberikkan satu bentuk kemerdekaan. Hal ini dilakukan Jepang sebagai bagian dari rancangan Jepang untuk “membebaskan” bumi Asia dari penjajahan barat.

Baca juga kronologi Perang Dunia 2, akhir Perang Dunia 2, dan negara yang terlibat Perang Dunia 2 serta penyebab Perang Dingin.

2. Pembagian Vietnam menjadi dua yakni Vietnam Utara dan Vietnam Selatan Penyebab Perang Vietnam juga dilatarbelakangi oleh pembagian Vietnam menjadi Vietnam Utara dan Vietnam Selatan. Pembagian tersebut sesuai dengan Konferensi Jenewa pada tahun 1954 di Swiss.

Vietnam Selatan diurus oleh Negara Vietnam, sedangkan Vietnam Utara diurus oleh Viet Minh. Viet Minh sebagai tokoh pergerakan nasional dari Vietnam menginginkan agar Vietnam menjadi satu negara. Beliau menolak Konferensi Jenewa dan menganggap Vietnam Selatan sebagai penghalang penyatuan seluruh tanah Vietnam. Demi mengalahkan Vietnam Selatan, Ho Chi Minh dibantu oleh negara-negara komunis seperti Cina dan Uni Soviet. Amerika Serikat dan Sekutunya pun langsung bergerak demi menghalangi upaya Vietnam Utara dan sekutu-sekutunya.

Amerika Serikat memiliki kepentingan di Vietnam Selatan, sehingga harus mempertahankan daerah tersebut. Pecahlah Perang Vietnam yang merupakan salah satu dari efek Perang Dingin. Perang Vietnam adalah perang terlama bagi Amerika Serikat di Asia tenggara.

Pihak Amerika Serikat selalu menang dalam berbagai pertempuran di peperangan. Namun, pada kenyataannya Amerika Serikat harus meninggalkan Vietnam. 3. Perbedaan Ideologi Antara Vietnam Utara dan Vietnam Selatan Seperti telah dijelaskan sebelumnya, terdapat perbedaan ideologi antara Vietnam Utara dan Vietnam Selatan. Vietnam Utara menganut paham komunis, sedangkan Vietnam Selatan menganut ideologi yang sama dengan Amerika. Pihak Amerika tidak menyukai Vietnam Utara karena perbedaan ideologi yang dimiliknya.

Amerika tidak menyukai paham komunis, sehingga Amerika pun lebih tertarik untuk bergabung dengan kubu selatan yang bukan berideologi komunis. Apalagi, ideologi Vietnam Selatan hampir sama dengan mereka.

Amerika bersedia membantu pihak Selatan untuk melakukan perlawanan terhadap Utara yang berpaham komunis. Tujuan Amerika tidak disertai dengan taktik, pemikiran, dan emosi yang tepat. Langkah Amerika membantu Vietnam Selatan gagal karena kekeliruan dalam menilai pihak Vietnam Utara yang dinilai lemah dan kalah jumlah. Negara Vietnam akhirnya berdiri menjadi negara berpaham komunis. Hal ini berdasarkan kemenangan pihak Vietnam Utara atas Vietnam Selatan termasuk di dalamnya Amerika.

Dampak Perang Vietnam Dampak dari Perang Vietnam diantaranya adalah: • Berkembangnya paham komunis Kemenangan Vietnam Utara yang berpaham komunis dari Vietnam Selatan menjadikan berkembangnya paham komunis di berbagai negara di Asia Tenggara.

Pengaruh komunis mewabah ke Laos, Kamboja, hingga ke Indonesia. Bahkan dapat dikatakan bahwa terbentuknya PKI dan sejarah terbentuknya PKI adalah kemenangan Vietnam Utara atas Vietnam Selatan. Mereka semakin giat untuk menyebarkan ideologi komunis mereka ke negara-negara tetangganya. Bahkan pemerintah saat itu juga mendirikan sebuah negara boneka yang diberi nama Republik Rakyat Kampuchea.

Negara boneka tersebut memiliki fungsi khusus sebagai wadah untuk memfasilitasi para penebar ajaran komunis. • Terbentuknya gerakan penghambat komunisme Perkembangan komunisme saat itu di wilayah Asia Tenggara dapat dibilang mengkhawatirkan. Apalagi saat itu, mayoritas masyarakat masih berada pada kondisi ekonomi yang tergolong bawah, sehingga sangat mudah menjadi sasaran komunis selanjutnya. Sebagian masyarakat Vietnam pun khawatir akan hal tersebut.

Mereka meyakinkan diri mereka untuk tidak setuju dengan pemerintahan yang tiba-tiba dibentuk. Hal tersebut menjadi kesempatan emas bagi negara-negara anti komunis untuk memberikan dukungan kepada mereka. Aksi terbaik yang dapat dibuktikan adalah dengan diakuinya Pemerintah Koalisi Demokrasi Kampuchea.

Pemerintah tersebut merupakan pemerintah anti komunis yang berada di Vietnam sebagai pemerintahan yang sah untuk memimpin Kamboja dan wakil Vietnam untuk PBB. Hal tersebut sangat diapresiasi oleh PKDK sendiri, dengan terus melanjutkan aksi untuk melawan paham komunis di tanah Vietnam.

• Pertempuran di Kamboja Perbedaan ideologi tersebut memberikan dampak konflik agama, yakni adanya peperangan antar saudara di Vietnam yang terjadi pada negara Kamboja. Pihak yang paling disorot sebagai salah satu pemicu terjadinya perang ini adalah Pasukan Khmer Merah, yang melanjutkan perjuangan perluasan komunis di area Kamboja. Perjuangan pasukan tersebut dihambat oleh Pemerintahan Kamboja yang saat itu disokong oleh negara Cina dan Vietnam yang dibantu oleh negara komunis terbesar di dunia waktu itu.

Perang pun tidak dapat dihindarkan, sehingga terjadi peperangan sekitar tahun 1977 sampai dengan 1979. • Penderitaan warga akibat Agen Oranye Dampak pasca Perang Vietnam pun harus dirasakan masyarakat luas akibat dari racun dengan kode Agent Oranye. Racun tersebut dikeluarkan oleh pihak Amerika Serikat pada perang tanaman atau herb wayfare dengan Vietnam.

Rakyat Vietnam yang tidak mengetahui hal tersebut dan sudah mengonsumsi tumbuhan yang terkontaminasi racun tersebut harus mengalami penurunan kesehatan secara bertahap. Racun yang terdapat dalam Agent Oranye cukup kuat dan dapat mempengaruhi generasi-generasi berikutnya. Anak-anak Vietnam saat itu pun dilanda ketakutan yang luar biasa karena terenggut masa depannya. • Penerimaan bantuan dari Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya Indonesia juga turut serta membantu masyarakat Vietnam dengan menerjunkan pasukan untuk membantu secara langsung dengan memberi bantuan logistik dan dukungan perlindungan.

Tiga pasukan dikirimkan oleh Indonesia ke Vietnam, yaitu Pasukan Garuda IV, V, dan VI. Pasukan-pasukan tersebut memiliki tugas penting untuk melakukan pengawasan dan pengamatan terhadap gencatan senjata yang terjadi pada 1973 dan 1974 dengan arahan dari International Commision for Control and Supervision. Baca juga arti lambang ASEAN dan tujuan dari ASEAN. • Peningkatan jumlah imigran Vietnam di Amerika Setelah tahun 1975, tepatnya setelah 30 April 1975, jumlah imigran Vietnam di Amerika meningkat secara signifikan hingga 150% pada sekitar tahun 80 dan 90an.

Warga Vietnam Amerika menjadi grup minoritas terbesar nomer 4 yang ada di Amerika Serikat. Warga tersebut umumnya menduduki wilayah California, Texas, Louisiana, dan Maryland. • Keberanian warga Vietnam untuk mengejar kebebasan Warga Vietnam Amerika pergi dari tanah kelahiran mereka setelah pihak komunis Vietnam menyerang Vietnam selatan di tahun 1975.

Hal ini menyebabkan eksodus besar-besaran dengan cara mengarungi lautan di kapal-kapal kecil atau berjalan melewati tempat peperangan di Cambodia dan Laos pada tahun 1978 pada tahun 1957-1975 terjadi perang vietnam yang merupakan bagian dari perang dingin antara kubu ideologi besar komunis dan liberal yang dikenal dengan perang 1995.

Mereka berdatangan di Amerika melalui program pemerintah Amerika sebagai solusi dari banyaknya warga Vietnam yang mati di lautan atau hutan-hutan Kambodia, Laos, dan Thailand. Banyak dari mereka yang bertekad untuk mencari kebebasan dari semua agenda politik.

Sebanyak 150.000 warga Vietnam diberangkatkan menuju Amerika dengan izin dari Kedutaan Amerika. Selain itu, sebanyak 150.000 warga Vietnam lainnya melarikan diri menggunakan kapal diantara tahun 1975 hingga 1978. Pada tahun 1978 – 1982, setidaknya ada 700.000 warga Vietnam yang melarikan diri melalui laut dan tidak dapat bertahan hidup di tahun-tahun tersebut. Mereka mempertaruhkan nyawa untuk mendapatkan kebebasan. Tidak sedikit warga Vietnam yang gugur karena badai angin di laut, hiu-hiu, dan pemerkosaan serta pembunuhan yang dilakukan oleh bajak laut.

Mereka memiliki slogan “Freedom or Die” yang berarti “Kebebasan atau Mati”. Setidaknya ada 500.000 warga Vietnam yang berhasil sampai di daratan negara lain dan menunggu dengan harap cemas untuk perizinan mereka tinggal di negara tersebut. Inilah penjelasan mengenai penyebab Perang Vietnam dan dampaknya.

Perang Vietnam tidak hanya berdampak di Vietnam saja, tetapi juga di negara-negara sekitar dan juga Amerika yang ikut terlibat. Semoga bermanfaat.

Mengapa Cina & Vietnam Sesama Komunis Saling Berperang?




2022 www.videocon.com