Patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan

patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan

KOMPAS.com - Patung sebagai sebuah seni, tentunya mengandung nilai keindahan dan artistik. Dalam pembuatannya, seni patung membutuhkan keahlian dan penguasaan teknik yang baik. Awalnya patung dibuat hanya dalam bentuk tiruan manusia atau hewan. Namun, kini patung juga dibuat dalam bentuk tiruan lainnya, asalkan mengandung nilai keindahan serta unsur artistik.

Pembuatan patung bisa menggunakan berbagai bahan atau media, misalnya kayu, gips, atau bahan lainnya, yang disesuaikan dengan keinginan pembuatnya. Bahan pembuatan patung Dilansir dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), berikut tiga bahan utama yang biasanya digunakan dalam teknik pembuatan patung: • Bahan lunak Patung bisa dibuat dari bahan lunak atau bahan yang mudah dibentuk. Contohnya tanah liat dan plastisin. Untuk patung dari tanah liat, pembuat patung harus memastikan jika bahannya terbebas dari kotoran, seperti rumput, tanah atau lain sebagainya.

Sedangkan untuk patung dari plastisin, pembuatnya harus jeli dalam menentukan tingkat kelunakannya supaya tidak terlalu lunak dan mudah hancur.

Baca juga: 10 Patung Tertinggi di Dunia • Bahan sedang Patung bisa dibuat dari bahan sedang atau yang tidak terlalu lunak atau keras. Contohnya gips dan kayu lunak. Tentunya dalam pemilihan bahan tersebut juga harus memperhatikan tingkat kualitasnya.

patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan

• Bahan keras Patung bisa dibuat dari bahan kayu atau bebatuan. Untuk pembuatan patung dari kayu biasanya dilakukan dengan patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan pahat. Contoh kayu yang biasanya digunakan dalam pembuatan patung, ialah kayu jati, mahoni, sonokeling, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk bebatuan, biasanya menggunakan batu andesit, marmer serta batuan padas. Selain itu, pilihan bahan keras lainnya juga bisa menggunakan kuningan, perunggu, paduan semen serta pasir, dan lain sebagainya.

Teknik pembuatan patung Secara garis besar, ada lima teknik pembuatan patung yang paling sering digunakan. Pemanfaatan teknik ini harus memperhatikan bahan atau medianya serta bentuk patungnya. Artikel Rujukan • Batuan yang terbentuk saat terjadi letusan gunung berapi adalah ….

• Tanah berasal dari …. • Di bumi makhluk hidup tinggal pada lapisan …. • Pencemaran udara disebabkan oleh berbagai polutan. Bahan yang menyebabkan rusaknya lapisan ozon di atmosfer yaitu ….

• Zat yang menyebabkan pencemaran udara adalah …. Artikel Pendidikan • Belajar Trading Valuta Asing (2) • Ilmu Biologi Materi dan Soal (184) • Ilmu Ekonomi Materi Dan Soal (51) • Ilmu Fisika Materi Dan Soal (63) • Ilmu Kimia Materi Dan Soal (52) • Ilmu Sosiologi Materi Dan Soal (24) • Introduction Economy (1) • Keuangan + Perbankan (42) • Matematika Contoh Soal Ujian (2) • Materi Pengetahuan Umum (79) Pengertian Patung: Seni patung merupakan bentuk seni tiga dimensi yang menampilkan nilai keindahan bentuk.

Patung digolongkan sebagai seni tiga dimensi karena memiliki ukuran panjang, lebar dan tinggi atau volume. Seni patung diwujudkan dengan metode subtraktif atau adiktif yang bersifat tiga dimensi atau benda bervolume sehingga dapat dilihat dari berbagai arah. Metoda Subtraktif Karya Seni Patung Metoda subtraktif adalah metoda dengan cara mengurangi bahan, seperti memotong atau menatah dan lain-lain.

Dengan kata lain, patung terwujud akibat adanya bagian lain dari bahan yang dibuang. Metode subtraktif menggunakan media antara lain semen cor, batu- batuan, dan kayu serta media keras lainya, Metoda Adiktif Karya Seni Patung Sedangkan metoda adiktif adalah metoda dengan cara membentuk model lebih dahulu seperti mengecor, dan mencetak. Metode additive menggunakan media lilin, tanah liat atau media lunak lainnya.

Bentuk Patung Berdasarkan bentuk atau corak karya patung dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu : a). Patung Corak Imitatif atau Figuratif, Patung corak imitated atau figurative adalah patung yang dibentuk dengan meniru bentuk yang ada dalam alam kehidupan nyata. Contoh patung corak imitative figurative adalah patung berbentuk manusia, bentuk hewan, atau bentuk tumbuhan yang dibuat sedemikian rupa hingga menyerupai bentuk aslinya.

b). Patung Patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan Deformatif (Dekoratif) Patung deformatif adalah patung yang berbentuk alam yang diolah atau digubah menurut gagasan dan imajinasi pematung c). Patung Corak Nonfigurative (Abstrak) Patung corak non figuratif (abstrak) adalah jenis patung yang bentuknya tidak menyerupai bentuk aslinya. Patung dibuat dengan daya khayal pencipta dan tidak meniru bentuk yang ada di alam.

Arti bentuk dan fungsinya patung nonfiguratif hanya diketahui secara pasti oleh pematungnya.

patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan

Patung jenis ini biasanya hanya menampilkan garis, lekukan atau bagian tertentu dari suatu objek. Jenis Patung Berdasarkan jenisnya, karya patung dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu patung Zonde Bosse dan relief.

a). Patung Zonde Bosse Patung jenis Zonde Bosse merupakan bentuk patung yang berdiri sendiri (kanan kirinya lepas) dan tidak menempel pada satu sisi. b). Patung Relief Patung jenis relief merupakan patung yang menempel pada permukaan dinding. Biasanya patung relief ini menceritakan adegan penting yang terdapat dalam suatu cerita. Contoh Karya Seni Patung Relief Contoh Karya Seni Patung Relief Sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id Fungsi Patung Berdasarkan fungsinya patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan patung dapat dikelompokkan menjadi enam fungsi, yaitu a).Patung Religi, Patung Religi adalah patung yang dibuat untuk tujuan sebagai sarana peribadatan dan bermakna religius bagi sebagian umat beragama.

Patung religi, selain memiliki nilai estetika tujuan, patung religi dibuat untuk sarana beribadah, atau bermakna relijius. Contoh Patung Religi Patung pada zaman dahulu, patung di buat untuk menghormati dewa atau untuk mengenang orang-orang yang yang diagungkan misalnya raja atau pimpinan mereka. Patung juga dianggap memiliki sejarah tinggi atau bahkan yang dianggap sebagai dewa. Contoh Fungsi Patung Religi Arca Prajnaparamita, salah satu arca Jawa kuno terindah di Indonesia.

Sumber: id.wikipedia.org Patung juga menjadi simbol orang-orang yang di teladani dan dimoyangkan kebaikannya. Bahkan patung dijadikan sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, sehingga patung dijadikan sebagai Simbol Tuhan. b). Patung Monumen, Patung monument adalah patung yang dibuat untuk memperingati atau mengenang suatu peristiwa dan kejadian, atau jasa untuk seseorang pahlawan di masa lampau.

Contoh Patung Monumen Monumen Nasional, Sumber: id.wikipedia.org c). Patung Arsitektur, Patung arsitektur adalah patung yang dibuat untuk menunjang suatu konstruksi bangunan dan mempunyai nilai estetika atau keindahan.

d). Patung Dekorasi, Patung dekorasi adalah patung yang dibuat dengan tujuan untuk menghiasi suatu bangunan atau lingkungan taman, baik taman rumah, taman kota, ataupun taman bermain. Contoh Patung Dekorasi Contoh Fungsi Patung Dekorasi Patung Hias taman rumah, Sumber: tokopedia.com e).

Patung Seni, Patung seni adalah patung yang dibuat sebagai karya seni murni untuk estetika, yaitu karya yang patung yang hanya dinikmati keindahan bentuknya. f). Patung Kerajinan, Patung Kerajinan yaitu patung yang dibuat sebagai hasil kerajinan, biasanya berupa souvenir dalam berbagai bahan dan ukuran yang dijual di tempat tempat wisata atau toko cindera mata, patung jenis ini biasanya dibuat oleh para pengrajin.

Contoh Patung Kerajinan Butsit adalah alat bantu untuk membuat patung yang terbuat dari kayu dan kawat, jenisnya patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan butsir kayu dan butsir kawat. Contoh Butsir Kawat Kayu Karya Patung b). Meja Putar Karya Patung Meja putar, adalah meja untuk membuat patung dan dapat di Gerakan denagan cara diputar, fungsinya untuk memudahkan dalam mengontrol bentuk dari berbagai arah.

Contoh Meja Putar Karya Patung c). Pahat dan Palu Kayu Patung Pahat dan palu kayu adalah alat untuk memahat agar dapat mengurangi atau membentuk bahan seperti batu atau kayu menjadi patung. Contoh Pahat Palu Kayu Patung d). Cetakan Patung Cetakan berfungsi untuk mencetak bahan menjadi patung. e). Sendok Adukan Patung Sendok Adukan berfungsi untuk mengambil adonan dan menempelkan pada kerangka patung.

f). Bahan Patung Bahan dalam pembuatan patung meliputi banyak hal mulai dari kayu, logam, batu, tanah, karet, plastik, fiber, gypsum, dan lain sebagainya.

patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan

Setiap bahan memiliki berbagai karakteristik yang berbeda dalam penggunaannya yang berperan dalam menghasilkan karya seni berkualitas tinggi. • Pembuatan patung berbahan tanah liat memerlukan butsir dan sudip untuk mengambil dan menambal atau menambahkan bahan serta menghaluskan permukaan yang sulit dijangkau secara langsung oleh tangan. • Patung berbahan kayu dalam pembuatannya memerlukan pisau tatah, kapak, martil, gergaji serta ampelas.

• Patung yang dibuat dari bahan batu memerlukan alat berupa pahat baja, martil besi, dan gerinda. • Patung cetak dari bahan logam memerlukan alat pemanas logam berupa kompor, pengecor, alat cetak dan gerinda.

• Patung pahat dari bahan logam berupa pelat memerlukan alat berupa martil, tatah patah dan gerinda. • Patung berbahan semen alat yang diperlukan pisau, cetok, tatah. Teknik Membuat Karya Seni Patung Beberapa Teknik karya seni patung diantaranya adalah: a). Teknik Pahat Teknik pahat adalah Teknik membuat karya patung dengan cara mengurangi bahan menggunakan sebuah alat yang disebut pahat.

Misalnya, membuat patung patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan relief dengan bahan dasar kayu dan batu. Alat yang digunakan adalah pahat dan palu b). Teknik Butsir Teknik butsir adalah Teknik membuat patung dengan cara dengan mengurangi dan menambah bahan.

Misalnya, membuat keramik dengan bahan dasar tanah liat. Alat yang digunakan adalah sudip atau butsir. c). Teknik Cor Teknik cor adalah Teknik membuat karya seni patung dengan membuat alat cetakan terlebih dahulu, kemudian adonan berupa semen, gips, dan sebagainya dituang ke dalam cetakan.

Bentuk Patung yang dihasikan sesuai dengan rongga cetakan.

patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan

Alat yang digunakan adalah cetakan. d). Teknik Las Teknik las adalah Teknik membuat karya seni patung dengan cara menggabungkan bahan satu ke bahan lain untuk mendapatkan bentuk tertentu. Misanya, membuat patung kontemporer dengan bahan dasar logam, atau besi. Alat yang digunakan adalah mesin las. e). Teknik Cetak Teknik cetak adalah Teknik membuat karya seni patung dengan gara membuat cetakan terlebih dahulu.

Misalnya, membuat keramik dan patung dengan bahan dasar tanah liat dan semen. Kadang, walaupun sangat jarang, digunakan pula bahan berharga seperti emas, perak, jade, dan gading. Bahan yang lebih umum dan tidak terlalu mahal digunakan untuk tujuan yang lebih luas, termasuk kayu, keramik, dan logam. Membuat Karya Seni Patung Tahap Membuat Patung Bahan Lunak Teknik yang digunakan adalah teknik menekan, atau pijat dan langkah- langkah pengerjaanya adalah sebagai berikut: a).

Membuat model patung dengan gambar yang dibuat sendiri atau dari gambar yang sudah ada b). Menyiapkan tanah liat/ plastisin. Butsir, air, dan meja putar, c). Menempatkan tanah liat atau plastisin di atas meja putar, meja putar dipakai untuk memudahkan dalam membentuk sedikit demi sedikit sambil meja di putar. d). Menekan nekan bahan hingga mendekati bahan yang diinginkan, agar 1ebih mudah dengan cara di basahi air sedikit demi sedikit. Jika bahan dianggap kurang dapat di tambah, dan sebaiknya bila berlebihan bisa dikurangi.

e). Setelah terbentuk secara globa1, Sempurnakan bentuk dengan alat bantu butsir dan sempurnakan dengan pembentukan lebih detail atau sempurna dan dihaluskan. Tahap Membuat Patung Bahan Keras Teknik ini dengan cara di pahat patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan di ukir, langkah langkahnya sebagai berikut: a). Membuat model patung dcngan gambar yang dibuat sendiri atau dari gambar yang sudah ada di majalah atau dari Koran b).

Menyiapakan balok kayu sesuai ukuran dan rencana yang diinginkan, setelah itu pindahkan gambar/ pola di atas permukaan balok kayu. c). Lakukan pemotongan dengan gergaji untuk mengurangi kalau masih terlau besar, dan lakukan pembentukan sedikit demi sedikit dengan alat hingga mendekati bentuk global.

d). Buatlah bentuk global yang lebih detail, bandingkan dengan gambar rencana. e). Lanjutkan dengan membuat yang lebih detail /sempurna dan haluskan dengan amplas. f). Di finishing dengan cat melamin atau akrilik Tahap Membuat Patung Teknik Butsir Teknik butsir merupakan teknik membuat patung yang sederhana dengan menggunakan bahan lunak, seperti tanah liat, plastisin, dan lainnya. Bahan tersebut bersifat plastis dan mudah dibentuk sesuai keinginan.

Tahapan proses pembuatan patung dengan teknik butsir adalah : a). Menyiapkan bahan tanah liat atau plastisin b). Menyiapkan alat utama butsir kawat dan butsir kayu, tali pemotong, pisau, dan alat pendukung lainnya c).

Menyiapkan meja putar (bila ada) d). Menyiapkan gambar rancangan patung e). Menempatkan tanah liat atau plastisin di atas meja/ meja putar secara bertahap, sedikit demi sedikit f). Membuat bentuk global (mengglobal) patung yang akan dibuat, misalnya bentuk binatang.

Dalam proses ini bahan dapat ditambahkan dan dikurangi sambil membentuk secara global g). Menyempurnakan bentuk h). Memberikan sentuhan akhir dengan pembentukan detail hingga bentuknya selesai • Gunung Api: Jenis Erupsi Intrusi Ekstrusi Magma 1). Lava 2). Lahar 3). Eflata dan Piroklastika 4). Ekhalasi • Satelit LANDSAT dan Vaguard milik Amerika merupakan satelit buatan yang berfungsi untuk …., • 15+ Contoh Soal: Jenis Skala Numerik Verbal Grafik Peta Diperbesar Diperkecil • Seni Rupa Dua Dimensi: Pengertian, Unsur, Prinsip, Bahan Alat Teknik, Contoh Soal, • 1 • 2 • 3 • 4 • 5 • 6 .• 20 • >> Daftar Pustaka: • Sumardjo, J., 2000, “Filsafat Seni”, Penerbit Patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan, Bandung.

• Soedarsono, sp., 1990, “Tinjauan seni. Sebuah pengantar untuk apresiasi seni”, Suku Dayar Sana, Yogyakarta. • Hadiatmojo, Supardi, 1990, “Sejarah Seni Rupa Eropa”, IKIP Semarang Press, Semarang.

• Agus, 1986, “Seni, Desain dan Teknologi”, Pustaka, Bandung. • Setiawati, Puspita, 2004, “Kupas Tuntas Teknik Proses Membatik”, Absolut, Yogyakarta.

• Wartono, Teguh, 1984, “Pengantar Pendidikan Seni Rupa”, Penerbit Yayasan Kanisius, Yogyakarta. • Darmawan, Budiman, 1988, “Penuntun Pelajaran Seni Rupa”, Ganeca Exact, Bandung. • Sumardjo J., 2010, “Filsafat Seni”, Penerbit PT. Gramedia, Jakarta • Sahman, Humar, 1993, “Mengenal Dunia seni Rupa”, IKIP Semarang, Semarang • Rinkasan Rangkuman Seni Tiga Dimensi Karya Patung • Patung merupakan bentuk seni tiga dimensi yang menampilkan keindahan bentuk. Patung digolongkan sebagai seni tiga dimensi karena memiliki ukuran panjang, lebar dan tinggi (volume), sehingga bentuknya dapat dinikmati dari segala arah.

• Berdasarkan bentuknya, patung terbagi menjadi dua jenis yaitu Patung Figuratif dan Patung Non Figuratif. • Berdasarkan jenisnya, patung terbagi menjadi dua kelompok yaitu Patung Zonde Bosse dan Patung Relief. • Berdasar teknik pembuatannya patung dapat dibuat dengan beberapa teknik, yaitu Teknik Butsir, Teknik Modeling, Teknik Merakit, Teknik Cor, Teknik Las, Teknik Cetak, dan Teknik Pahat. • Berdasar fungsinya patung dibedakan dalam beberapa fungsi, yaitu Patung Religi, Patung Monumen, Patung Arsitektur, Patung Dekorasi, Patung Seni, dan Patung Kerajinan.

• Secara umum tahap pembuatan patung meliputi tahapan awal, berupa penemuan gagasan atau mencari sumber gagasan; tahap pravisual, yaitu tahap pemberian bentuk nyata; dan tahap visualisasi, yaitu tahap mewujudkan bentuk. Diposkan pada - - Kategori Materi Pengetahuan Umum Tag Alat, Bahan, Bahan Membuat Patung, Bentuk Patung, Butsir, Cetakan Patung, dan Teknik Membuat Patung, Fungsi Patung, Jenis Patung, Metoda Subtraktif Karya Seni Patung, Pahat dan Palu Kayu, Patung, Patung Arsitektur, Patung Corak Deformatif (Dekoratif), Patung Corak Imitatif atau Figuratif, Patung Corak Nonfigurative (Abstrak), Patung Dekorasi, Patung Kerajinan, Patung Metoda Subtraktif Aditif Imitatif Figuratif Deformatif, Patung Monumen, Patung Relief, Patung Religi, Patung Seni, Patung Teknik Butsir, Patung Teknik Cetak, Patung Teknik Cor, Patung Teknik Las, Patung Teknik Pahat, Patung Zonde Bosse, Pengertian Bentuk Jenis Fungsi Alat Bahan Contoh, Pengertian Contoh Butsir Kawat Kayu Karya Patung Meja Putar Karya Patung, Pengertian Contoh Karya Seni Patung Relief, Pengertian Contoh Meja Putar Karya Patung, Pengertian Contoh Metoda Adiktif, Pengertian Contoh Patung Arsitektur, Pengertian Contoh Patung Corak Deformatif (Dekoratif), Pengertian Contoh Patung Corak Imitatif atau Figuratif, Pengertian Contoh Patung Corak Nonfigurative (Abstrak), Pengertian Contoh Patung Dekorasi, Pengertian Contoh Patung Kerajinan, Pengertian Contoh Patung Metoda Subtractif Aditif, Pengertian Contoh Patung Metoda Subtraktif Metoda Adiktif Karya Seni Patung, Pengertian Contoh Patung Monumen, Pengertian Contoh Patung Religi, Pengertian Contoh Patung Zonde Bosse, Pengertian Fungsi Contoh Butsir, Pengertian Fungsi Contoh Cetakan Patung, Pengertian Fungsi Contoh Pahat Palu Kayu Patung, Pengertian Fungsi Contoh Patung Teknik Butsir, Pengertian Fungsi Contoh Patung Teknik Cetak Membuat Karya Seni Patung, Pengertian Fungsi Contoh Patung Teknik Cor, Pengertian Fungsi Contoh Patung Teknik Las, Pengertian Fungsi Contoh Patung Teknik Pahat, Pengertian Fungsi Contoh Sendok Adukan, Pengertian Patung, Sendok Adukan Patung, Seni Karya Patung: Pengertian Contoh Jenis Teknik Subtraktif Aditif Imitatif Nonfiguratif Deformatif, Seni Patung, Seni Rupa Karya Patung, Tahap Membuat Patung Bahan Keras, Tahap Membuat Patung Bahan Lunak, Tahap Membuat Patung Teknik Butsir, Teknik Membuat Karya Seni Patung
Patung merupakan salah satu karya seni yang banyak dihargai oleh para pecinta seni di dunia.

Karya seni patung tersebut masuk dalam jenis seni rupa 3 dimensi dan dapat dilihat dari berbagai macam arah. Bentuknya yang tiga dimensi membuat patung memerlukan tempat maupun ruangan untuk berdiri. Ada berbagai macam cara yang bisa digunakan untuk menikmati keindahan patung, salah satunya dilihat dari berbagai macam sisi harus tetap menarik. Membuat patung bukan hal sederhana dan bisa dilakukan oleh semua orang.

Bahkan untuk bisa menguasai pembuatan patung, kamu harus belajar dan mengambil pendidikan seni patung dulu loh. Teknik Seni Patung Salah satu hal yang membuat seni patung susah untuk dipelajari adalah teknik yang digunakan.

Ada berbagai macam teknik yang bisa digunakan untuk membuat sebuah patung yang menarik. Berikut ini dua teknik pembuatan patung yang bisa dicoba. Membuat Patung dari Bahan Lunak Teknik pertama yang bisa kamu gunakan adalah membuat patung dari bahan lunak.

Bahan lunak yang digunakan merupakan material yang empuk dan mudah dibentuk, seperti tanah liat, lilin, sabun, dan lain sebagainya. Berikut ini langkah-langkah tepat untuk membuat patung dari bahan lunak ya. • Pertama, kamu harus membuat sketsa terlebih dahulu untuk patung yang akan dibentuk. dibentuk. Pastikan untuk membuat sketsa sesuai dengan kemampuan masing-masing. • Siapkan berbagai macam kebutuhan alat dan bahan untuk membuat patung dari bahan lunak ya.

• Kemudian, kamu bisa meletakkan tanah liat di atas meja, putar sedikit demi sedikit sambil membentuk global atau kasar. • Cobalah untuk memijat dengan bentuk global. Ketika memijat jangan lupa selalu bahasa tangan dengan air sedikit demi sedikit. • Menghaluskan dan sempurnakan bagian patung dengan butsir sehingga bentuk menjadi lebih detail dan dapat disempurnakan lagi.

Beberapa patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan tersebut terlihat sederhana tetapi ketika praktek langsung saya sendiri cukup sulit. Butuh ketelitian dan kesabaran untuk membuat patung dari bahan lunak agar bisa terbentuk secara sempurna. Membuat Patung dari Bahan Keras Seni patung yang terbuat dari bahan keras ini banyak ditemui di sekitar kita. Bahan keras merupakan bahan-bahan yang terdiri dari material kayu dan bebatuan.

Biasanya kayu yang digunakan, seperti kayu jati dan kayu ulin. Sedangkan untuk bahan batu yang digunakan, seperti granit, marmer, dan lain sebagainya. Berikut ini beberapa langkah membuat patung dari bahan keras. • Pertama kamu harus membuat model patung dari gambar.

Kamu bisa membuat model sesuai dengan imajinasimu atau sudah memiliki model tertentu. • Kamu bisa menyiapkan balok kayu sesuai ukuran yang diinginkan. Jika menggunakan batu maka sediakan bongkahan batu yang sesuai dengan ukuran. • Setelah itu pindahkan gambar atau pola diatas permukaan bahan.

• Lakukan pemotongan dengan menggunakan alat yang sesuai.

patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan

• Kamu bisa membentuk global yang lebih detail. • Setelah memberikan bentuk global pada bahan pembuat patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan, kamu bisa menyempurnakan dan menghaluskan menggunakan Amplas.

• Melakukan finishing dengan cat melamin atau akrilik. Membuat patung dari bahan keras memang jauh lebih sulit. Jika di bahan lunak, kemudian ada kesalahan masih bisa diubah bentuk. Tetapi jika dari bahan kayu semuanya harus pas dan tidak boleh ada kesalahan.

Naufal MuAt Follow - Seni adalah keindahan yang sulit diungkapkan dan dijelaskan - Home Teknik Pembuatan Patung Teknik Pembuatan Patung January 24, 2022 7 min read Teknik Pembuatan Patung – Jika Anda mendengar tentang patung, Anda dapat membayangkan bahwa patung-patung pahlawan telah banyak ditemukan di tempat-tempat bersejarah. Padahal saat ini patung tidak dibuat hanya sebagai simbol atau untuk mengenang pahlawan dan tempat bersejarah. Tidak hanya itu, sejak zaman dahulu, patung juga sudah digunakan sebagai hiasan tambahan di dalam rumah.

Lalu, pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana teknik pembuatan patung menjadi sebuah objek seni yang utuh, bukan?

Sayangnya teknik pembuatan patung tidaklah mudah. Menerapkan teknik dalam membuat patung membutuhkan keterampilan dan peralatan khusus. Patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan buat Anda yang penasaran dengan teknik pembuatan patung, yuk simak ulasannya di bawah ini!

Daftar Isi • Apa Itu Seni Patung? • Teknik-Teknik Pembuatan Patung • 1. Teknik Cor • a. Teknik penuangan sekali pakai • b. Teknik berulang • c. Teknik menempa • 2. Teknik Cetak • a. Teknik cetak datar • b. Teknik cetak tinggi • c. Teknik cetak dalam • d.

Teknik sablon • e. Teknik cetak printing • 3. Teknik Modeling • 4. Teknik Membentuk • 5. Teknik Pahat • 6. Teknik Butsir • 7. Teknik Las • 8. Teknik Pilin • Jenis-Jenis Patung • 1. Bentuk & Posisi Patung • a. Patung Zonde • b. Patung Free Standing • c. Patung Buste • d. Patung Torso • e. Patung Kepala • 2. Fungsi Berdasarkan Jenis Patung • a.

Patung Religi. • b. Patung Monumen • c. Patung Dekorasi • d. Patung Seni • e. Patung Kerajinan • f. Patung Arsitektur • 3. Jenis-Jenis Corak Patung • a. Corak Imitatif (realis/representatif). • b. Corak Deformatif. • c. Corak Non Abstrak. Apa Itu Seni Patung? Karya seni rupa tiga dimensi yang dapat disentuh dengan tangan adalah patung Sedangkan pengertian patung menurut KBBI adalah tiruan dari bentuk orang, binatang, patung, dll.

Patung dapat dibagi menjadi beberapa bentuk, antara lain: • Naturalis: Suatu bentuk yang merupakan tiruan dari alam, di mana gambar kira-kira berukuran sama dengan yang ditirunya.

• Figuratif: Bentuk pahatan yang merupakan esensi alam, disederhanakan (deformasi) dan kompleks.

patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan

• Abstrak: Abstrak murni, terdiri patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan esensi geometris, non-geometris, simbolik, dan filosofis. Seperti halnya seni lukis, seni pembuatan patung juga memiliki gaya tersendiri, yang meliputi: • Simbolisme: Bentuk patung yang berarti simbol.

• Robot Art: Patung yang dilihat secara kaku dan statis. • Konstruktivisme: Penggambaran patung dengan bentuk geometris. • Mobile Sculpture Art: Patung yang dapat dipindah-pindahkan atau dipindahkan. Dalam Teknik pembuatan patung, perhatikan juga garis, warna, bentuk, ruang, dan tekstur. Ini untuk membuat patung yang indah. Lalu apa saja yang harus diperhatikan saat membuat patung? Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membuat patung.

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Patung: • Keseimbangan berdasarkan kecantikan • Ciri-ciri patung • Anda dapat menikmati keindahannya • Proporsi patung yang sesuai Nah, itulah pengetahuan dasar tentang patung teman-teman. Seperti teknik pembuatan patung serta bentuk dan posisi patung. Teknik pembuatan patung juga tidak bisa sembarangan, patung harus memiliki proporsi yang sesuai. Teknik-Teknik Pembuatan Patung 1. Teknik Cor Sumber: 1.bp.blogspot.com Teknik cor merupakan teknik yang sering digunakan saat membuat patung.

Saat menggunakan teknik ini, yang perlu Anda perhatikan adalah menyiapkan wadah cetakan terlebih dahulu. Anda bisa membeli wadah cetakan ini di penyedia alat cetak patung atau membuat cetakan ini sendiri. Langkah selanjutnya adalah menyiapkan bahan-bahan yang akan digunakan untuk membuat patung tersebut. Bahan yang dapat digunakan dan cocok untuk teknik ini adalah perak, perunggu, dan emas.

Jadi pertama-tama, benda tersebut akan dilebur terlebih dahulu. Setelah meleleh, akan dituangkan ke dalam peralatan cetak yang telah disiapkan sebelumnya. Saat menggunakan teknik cor ini, ada 3 jenis teknik yang bisa digunakan untuk mempermudah pembuatannya. 3 jenis teknik ini patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan digunakan ketika seseorang menggunakan teknik cor ini. a. Teknik penuangan sekali pakai Sumber: gstatic.com Teknik ini digunakan ketika desain patung sangat rumit sehingga pengrajin akhirnya menggunakan alat cetak sekali pakai.

Karena bila digunakan kedua kalinya tidak akan mungkin. Bahan yang sering digunakan untuk teknik ini adalah logam. b. Teknik berulang Sumber: adahobi.com Teknik kedua ini juga sering digunakan, namun biasanya diprioritaskan hanya untuk membuat patung untuk hiasan yang bentuknya tidak serumit bentuk patung yang menggunakan teknik tuang sekali pakai.

Teknik ini terbilang mudah karena menggunakan 2 alat cetak yang bisa dibongkar pasang dan bisa digunakan berulang kali. c. Teknik menempa Sumber: detik.com Teknik yang terakhir adalah teknik menempa. Teknik ini dilakukan dengan cara memukul berulang kali bahan yang sudah disiapkan, sebelum teknik ini dilakukan biasanya para pengrajin terlebih dahulu memanaskan bahan tersebut sampai benar-benar panas dan dapat dipukul hingga membentuk benda yang diinginkan.

Bahan yang digunakan dalam teknik ini adalah besi dan tembaga. Benda yang dihasilkan dari teknik ini adalah keris, pedang, dan alat-alat lain yang dapat dibentuk dengan teknik ini. 2. Teknik Cetak Sumber: makintahu.com Teknik cetak hampir memiliki kesamaan dengan teknik cor. Teknik cetak ini sendiri terbagi menjadi menjadi 5 jenis, yaitu: a.

Teknik cetak datar Sumber: indonesian.fiberlasercuttingmachines.com Cetak datar adalah teknik yang digunakan untuk membuat patung dengan cetakan datar dan memiliki permukaan yang rata. Hasil yang didapat dari proses flat printing adalah kaca. b. Teknik cetak tinggi Sumber: dkv.binus.ac.id Teknik cetak tinggi adalah teknik yang menggunakan cetakan dengan ukuran tinggi dan permukaan yang timbul timbul.

Hasil yang didapat adalah cap jika ingin menggunakan proses pencetakan yang tinggi. c. Teknik cetak dalam Sumber: wirausahabrilian.bri.co.id Teknik cetak dalam adalah teknik pembuatan patung dengan menggunakan cetakan yang memiliki bentuk cekung, sehingga gambar yang dihasilkan timbul timbul dan memiliki permukaan bagian dalam.

Contoh hasil inner print adalah plat motor. d. Teknik sablon Sumber: binus.ac.id Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan proses sablon yang satu ini.

Umumnya cetakan ini tidak digunakan untuk membuat patung, karena cetakannya menggunakan konsep buka tutup. Pada kesempatan ini akan dijelaskan tentang teknik sablon secara rinci dan bisa dijadikan sebagai sumber pengetahuan kita semua.

e. Teknik cetak printing Sumber: maxipro.co.id Hampir memiliki kesamaan seperti teknik cetak sablon.

patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan

Ketika menggunakan teknik cetak ini, tidak akan ada patung yang dibuat. Karena teknik ini menggunakan alat printing yang hanya dapat menghasilkan sebuah bentuk 2 dimensi. contohnya seperti gambar. 3. Teknik Modeling Sumber: 1.bp.blogspot.com Teknik modeling adalah teknik yang penerapannya membuat desain model terlebih dahulu sebelum patung benar-benar terbentuk. Dalam teknik ini, model biasanya dituangkan dalam sebuah gambar.

Dalam teknik modeling, bahan yang digunakan dalam pembuatan patung berbeda dengan teknik cetak dan teknik cor, yaitu dengan menggunakan bahan plastis seperti tanah liat atau plastisin.

4. Teknik Membentuk Sumber: pinhome.id Selain teknik cor, cetak, dan modeling, teknik selanjutnya yang bisa Anda gunakan dalam teknik pembuatan patung adalah teknik membentuk.

Teknik pembuatannya adalah teknik pembuatan patung secara bertahap dengan membuat patung. Teknik ini sangat membutuhkan ketelitian dan perasaan yang kuat dari senimannya. Meski membutuhkan perhatian ekstra, teknik ini dapat menghasilkan patung dengan kualitas patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan baik.

5. Teknik Pahat Sumber: kompas.com Teknik pahat adalah teknik pembuatan patung dari bahan keras seperti kayu, batu dan bahan keras lainnya.

Teknik ini membutuhkan banyak ketelitian dan kesabaran. Hal ini dikarenakan teknik pahat yang cukup sulit untuk diterapkan. Setelah melakukan teknik pahat dan patung dibuat, Anda harus mengamplas patung tersebut, agar patung yang dihasilkan bisa lebih halus. Contoh benda yang dibuat dengan teknik ini adalah patung candi dan patung suku Asmat.

Nah, jika Anda penasaran dengan teknik pahat secara lengkap, simak artikel teknik pahat berikut ini. 6. Teknik Butsir Sumber: blue.kumparan.com Teknik butsir tidak melarang pengrajin atau pematung yang menggunakan teknik ini untuk mengurangi atau menambah bahan dalam pembuatan patung. Patung ini sendiri cenderung menggunakan bahan yang lunak sehingga mudah dibentuk. Bahan lunak yang dimaksud adalah tanah liat, alat yang digunakan dalam proses pembuatan patung ini adalah sudip atau butsir patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan sendiri.

Setelah proses pembentukan selesai, langkah selanjutnya adalah mengeringkan hingga patung benar-benar mengeras. Untuk lebih jelasnya bisa kalian simak artikel dibawah ini teknik butsir yang sudah dilengkapi dengan pemaparannya.

7. Teknik Las Sumber: cdn.antaranews.com Teknik selanjutnya adalah teknik las, yaitu teknik pembuatan patung dengan menggabungkan satu bahan dengan bahan lainnya. Dengan teknik ini, pengrajin patung dapat dengan mudah mendapatkan bentuk tertentu sesuai keinginan. Teknik memahat ini umumnya digunakan untuk pahatan dengan bahan yang cukup keras, seringkali logam atau besi.

patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan

8. Teknik Pilin Sumber: i.ytimg.com Teknik pilin adalah teknik yang menggunakan tanah liat sebagai bahan dasarnya, tanah ini nantinya akan dibentuk seperti tali. Caranya adalah dengan tanah dibentuk dengan menekan kedua tangan ke segumpal tanah dan menggerakkan kedua tangan ke arah yang berlawanan saat melakukan teknik ini.

Jangan lupa untuk menambahkan sedikit air ke tanah yang kita bentuk. Agar tanah bisa menempel dan tidak terlalu keras. Hal ini dilakukan terus menerus hingga akhirnya membentuk seperti tali. Untuk panjang dan ukuran bentuknya sesuaikan dengan kebutuhan yang dibutuhkan. Masih belum mengerti? Masih bertanya-tanya apa sih teknik lilin ini? Sebaiknya jangan terlalu lama.

Simak pembahasan lengkap dan mendetail tentang teknik pilin berikut. Jenis-Jenis Patung Yuk, cari tahu fungsi dan berbagai jenis contoh patung. Berdasarkan jenis bentuk, posisi, fungsi, dan corak sebagai berikut: 1. Bentuk & Posisi Patung Jenis patung yang dapat dilihat berdasarkan ukurannya. Berdasarkan bentuknya, seni patung dibagi menjadi dua bagian, yaitu figuratif dan nonfiguratif.

• Patung figuratif adalah jenis patung yang mengambil bentuk objek visual yang realistis atau ada dalam kehidupan nyata. Patung figuratif menggambarkan benda-benda nyata seperti manusia, hewan, tumbuhan dan benda-benda nyata. • Patung non-figuratif adalah jenis patung dalam bentuk objek visual yang tidak realistis.

Karya seni non-figuratif seringkali tidak menggambarkan sesuatu yang dapat dikenali karena penggambarannya yang abstrak. Namun, penggambaran abstrak patung non-figuratif dianggap unik dan dapat mewakili emosi yang kuat serta nilai estetika yang tinggi.

Selain berdasarkan jenis patung yang dapat dilihat berdasarkan ukuran, patung juga dapat dikelompokkan berdasarkan bentuk dan posisinya. Ketahui bentuk dan posisi patung tersebut dalam pembahasan berikut ini. a. Patung Zonde Patung Zonde adalah patung yang menggambarkan manusia dalam berbagai situasi. Seperti tidur, membungkuk, duduk dan berdiri. Misalnya, Patung The Thinker (Prancis: Le Penseur) adalah patung perunggu karya Auguste Rodin, biasanya diletakkan di atas alas patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan.

Karya tersebut menggambarkan sosok laki-laki telanjang dengan ukuran heroik duduk di atas batu. Sumber: kompas.com b. Patung Free Standing Patung free standing (berdiri bebas) adalah patung yang tidak memiliki latar belakang dan dapat dilihat dari berbagai sisi. Contohnya adalah Patung Liberty Pemahat patung adalah Frederic Auguste Bartholdi, dan Gustave Eiffel (desainer Menara Eiffel) merancang struktur penyangga dalamnya. Patung Liberty adalah salah satu lambang AS yang paling terkenal di seluruh dunia, dan melambangkan kemerdekaan dan kebebasan dari tekanan.

Sumber: kompas.com c. Patung Buste Patung buste adalah patung yang menggambarkan tubuh bagian atas manusia. Misalnya,dada,bahu, leher, dan kepala. Contohnya, The Bust of Nefertiti adalah patung batu kapur di cat berusia 3.300 tahun yang menggambarkan Permaisuri Agung Firaun Mesir Kuno Akhenaten, Nefertiti, dan merupakan salah satu karya seni Mesir kuno yang paling banyak disalin. Sumber: time.com Sebagai sosok pagan, Nefertiti telah menjadi salah satu wanita paling terkenal di dunia kuno, dan simbol kecantikan wanita.

Patung tersebut diyakini telah diukir oleh pematung Thutmose pada tahun 1345 SM. d. Patung Torso Patung torso adalah patung yang menggambarkan tubuh dari dada, pinggang, dan panggul.

patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan

Idola batang tubuh tidak memiliki kepala, kaki, dan lengan. Misalnya, The Belvedere Torso adalah patung marmer pria telanjang setinggi 1,59 m, yang diketahui berada di Roma dari tahun 1430-an. Sumber: visitvatican.info Patung ini ditandatangani secara mencolok di bagian depan pangkalan oleh “Apollonius, putra Nestor, Athena”, yang tidak disebutkan namanya dalam sastra kuno.

Sekarang di Museo Pio-Clementino dari Museum Vatikan. Pernah diyakini sebagai patung asli abad ke-1 SM, patung itu sekarang dianggap sebagai salinan dari abad ke-1 SM atau M dari patung yang patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan tua, mungkin berasal dari awal abad ke-2 SM. e. Patung Kepala Patung kepala merupakan patung yang hanya menggambarkan patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan manusia saja. Biasanya patung kepala dibuat untuk menggambarkan karakter seseorang.

Fitur dan ekspresi wajah merupakan hal terpenting dalam patung kepala. Contoh patung kepala yaitu patung monumental Balzac yang dibuat Auguste Rodin, patung Beethoven karya Antoine Bourdelle, patung Sleeping Muse karya Brancusi, patung Large Tragic Head karya Jean Fautrier, dan juga patung Postrait of Oskar Kokoschka karya G. Manzu. Sumber: antimateri.com 2. Fungsi Berdasarkan Jenis Patung Jenis-jenis patung berikut ini dikelompokkan menurut fungsinya.

a. Patung Religi. Anda pasti sering melihat patung religi baik di tempat ibadah maupun di museum. Patung religi dijadikan sebagai sarana bagi manusia untuk beribadah. Selain itu, patung religi memiliki makna religius bagi sebagian umat beragama. Contohnya adalah patung Buddha Tian Tan. Sumber: alicdn.com b. Patung Monumen Patung monumen atau tugu biasanya dibuat untuk mengenang jasa atau memperingati suatu peristiwa.

Tidak hanya itu, patung monumen juga dibuat untuk mengenang kejadian dan peristiwa di masa lalu atau jasa seseorang di masa lalu. Contohnya adalah patung Jalesveva Jayamahe di Surabaya. Sumber: tstatic.net c. Patung Dekorasi Ada banyak jenis dan bentuk patung dekoratif. Patung jenis ini dibuat untuk berbagai kebutuhan, baik untuk penghias bangunan maupun lingkungan taman. Patung-patung dekoratif dapat ditempatkan di taman rumah hingga taman bermain.

Misalnya patung ikan di kolam renang umum. Contoh gambar patung dekorasi sebagai berikut. Sumber: cloudfront.net d. Patung Seni Patung seni dibuat untuk karya seni murni yang dapat mempercantik ruangan atau tempat. Patung ini dibuat untuk estetika yang dapat dinikmati dari karya dan bentuknya. Misalnya patung dengan bentuk binatang. Contoh gambar patung seni sebagai berikut.

Sumber: alicdn.com e. Patung Kerajinan Kerajinan patung biasanya dibuat untuk dijual karena keindahannya memiliki nilai. Selain itu, ada pengrajin yang mengerjakan patung jenis ini. Contoh gambar teknik keajinan sebagai berikut. Sumber: alicdn.com f. Patung Arsitektur Hampir seperti seni patung, arsitektur patung juga dibuat untuk dinikmati bentuknya. Selain itu, patung ini dibuat untuk menunjang suatu konstruksi bangunan dan memiliki nilai estetika.

Contohnya adalah gambar patung berikut ini. Sumber: pixabay.com 3. Jenis-Jenis Corak Patung Berikut adalah jenis-jenis corak patung yang dikelompokkan menurut coraknya masing-masing. a. Corak Imitatif (realis/representatif). Sumber: pengertianku.net Patung ini merupakan tiruan dari bentuk alam (makhluk hidup).

Perwujudan gaya patung ini didasarkan pada fisiko-plastik atau bentuk fisik, anatomi, proporsi dan gerak. b. Corak Deformatif. Sumber: 4.bp.blogspot.com Bentuknya telah banyak berubah dari tiruan alam, menjelma menjadi bentuk baru berdasarkan imajinasi pematung. c. Corak Non Abstrak. Sumber: pinimg.com Corak abstrak dipengaruhi oleh aliran konstruksi, dan pada umumnya meninggalkan banyak bentuk alami untuk penampilannya.

Patung dipandang sebagai suatu bentuk konstruksi, yaitu besi, plat, kawat, kayu, plastik dan lain-lain. Itulah artikel tentang teknik pembuatan patung, pengertian, dan jenis-jenisnya, semoga bermanfaat.

Jika Anda memiliki masukan dan saran, jangan ragu untuk menambahkannya di kolom komentar.
Sikalem – Membuat patung bisa dilakukan dengan media apa saja, namun kamu juga harus tahu bahwa bahan-bahan yang termasuk bahan lunak dalam membuat patung adalah apa yang akan kita bahasa kali ini.

Berdasarkan pembuatan patung itu sendiri, tentunya akan ada beberapa hal dari semua pekerjaan untuk menghasilkan patung yang luar biasa. Teknik membuat patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan sendiri terdiri dari memahat, cor atau cetak, dan membutsir, lantas yang termasuk bahan lunak dalam membuat patung adalah apa saja ya? Mungkin pertanyaan ini merupakan teknik mengecor ya, hal tersebut dapat kita lihat sendiri dari bahannya yang terlihat lunak atau lentur.

Sedangkan, tentu saja ada banyak sekali bahan-bahan yang teksturnya lunak yang dapat digunakan untuk membuat sebuah patung dengan hasil yang sempurna sesuai dengan kemampuan para pembuatnya. Karya seni yang satu ini memang sangat penting untuk kita ketahui, di sekolah saja sudah banyak banget pelajaran tentang karya seni dari beragam, hingga praktek dilakukan.

Sekarang kita kembali pada topik, dapat kamu perhatikan bahan-bahan yang dimaksud diatas, silakan kamu simak dibawah ini.

2 Yang Termasuk Bahan Lunak Dalam Membuat Patung Membuat Patung Dengan Bahan Lunak Seni Patung, Foto : Istimewa Cara membuat patung dengan menggunakan bahan yang lunak umumnya dilakukan dengan proses atau teknik mengecor, juga dengan teknik yang seimbang sesuai dengan jenis bahan yang digunakannya. Sedangkan bahan-bahan yang digunakan pun harus bertekstur lentur. Disisi lain, cara ini tergolong lebih mudah ketimbang dengan cara di pahat, kalau dipahat kita perlu waktu yang sangat lama untuk menghasilkan karya seni patung, sedangkan dengan teknik cor tentu lebih mudah dan tidak perlu memakan waktu lama.

Nah, untuk membuat patung dengan bahan lunak ini kita perlu mengenali bahan-bahan yang termasuk bahan lunak dalam membuat patung adalah apa yang akan kita jelaskan dibawah ini. Kamu bisa mengenali dan mengetahuinya dari beberapa penjalasan yang admin rangkum untuk sebuah pengetahuan seputar karya seni rupa. Baca juga : Kerajinan Dari Bahan Gips Biasanya Berupa Benda Ini Baca juga : Corak Patung yang Berasal Tiruan Dari Bentuk Alam Disebut Corak?

Yang Termasuk Bahan Lunak Dalam Membuat Patung Foto : Istimewa Yang termasuk bahan lunak dalam membuat patung adalah bahan yang teksturnya lunak atau lentur, seperti tanah liat, bahan gips, bubur kertas, sabun, semen, lilin dan juga plastisin.

Semua bahan diatas sudah seharusnya kamu gunakan untuk membuah patung dengan cara yang sesuai harapan, sedangkan bahan batu dan kayu umumnya dilakukan dengan teknik memahat.

Tapi kalau bahan-bahan diatas, seperti semen bisa dilakukan dengan pengecoran, dan bahan sabun juga misalnya mungkin lebih mudah juga pembuatannya, apalagi bahan tersebut lebih lunak. Proses-proses dilakukan tentu harus sesuai dengan kemampuan si pelaku seni itu sendiri untuk menghasilkan karya yang luar biasa dan karya yang sangat bagus.

Dan kita sudah tahu bahwa yang termasuk bahan lunak dalam membuat patung adalah bahan-bahan yang umumnya bertekstur lunak seperti yang sudah admin berikan diatas, semoga bermanfaat ya sahabat kalem.
Kriteria tanah liat yang baik adalah bersih dari kerikil, akar, dan rumput serta daya susutnya tidak lebih dari 10% agar nantinya tidak pecah ketika patung sudah kering. Selain itu, tanah liat juga harus dalam keadaan yang elastis sehingga mudah untuk dibentuk karena tidak terlalu keras ataupun terlalu lembek.

Anda juga bisa menggunakan bahan plastisin atau lilin untuk membuat patung. Bahan yang satu ini bisa Anda temukan dengan mudah di berbagai toko yang menjual alat kesenian. Tingkat plastisitas lilin juga bermacam-macam.

patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan

Ada yang sangat lembek, cukup lembek, dan juga agak lembek. Anda bisa memilih tingkat plastisitas yang sesuai dengan kebutuhan.Patung ialah benda tiga dimensi kreasi manusia yang dianggap secara eksklusif sebagai satu kreasi seni.

Orang yang membuat patung disebutkan pematung. Arah pembuatan patung untuk hasilkan kreasi seni yang bisa bertahan sepanjang mungkin. Karena itu, patung umumnya dibikin dengan memakai bahan yang bertahan lama dan kerap kali mahal, khususnya dari perunggu dan batu seperti marmer, kapur, dan granit Seni dapat diungkapkan melalui berbagai hal, karena seni merupakan ekspresi dalam jiwa yang di wujudkan melalui berbagai bidang karya seni.

Seperti seni musik, seni lukis, seni rupa dan seni lainnya. Salah satunya adalah patung yang merupakan karya seni tiga dimensi yang diciptakan oleh manusia. Pematung adalah sebutan untuk orang yang menciptakan sebuah patung. Patung dapat kita jumpai diberbagai sudut tempat, biasanya patung terdapat pada sisi jalan raya atau persimpangan yang digunakan sebagai simbol daerah patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan lain sebagainya
Bali terkenal akan destinasi wisata seninya, baik itu seni tari, seni musik, seni lukis, seni ukir, dan seni patung.

Kesenian yang paling mudah dijumpai di pulau dewata tersebut adalah seni patung. Patung adalah salah satu karya seni rupa yang berwujud tiga dimensi karena memiliki tinggi, lebar dan panjang. Nah, apa yang diperlukan dalam pembuatan patung ini?

patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan

Biasanya, patung akan berwujud manusia dan juga binatang, tetapi bentuk patung tidak hanya terbatas kepada itu ada banyak bentuk yang bisa dibuat menjadi patung. Dalam pembuatan karya seni patung ini, diperlukan alat dan bahan yang digunakan perupa seni untuk memudahkan proses pengerjaan karyanya.

Alat Dalam membuat patung dibutuhkan beberapa alat yang dibutuhkan untuk membantu proses pembuatan patung. Alat-alat tersebut diantaranya : • Butsir atau sudip, merupakan alat yang digunakan untuk membentuk patung dengan memotong atau mengurangi bahan dari patung.

Biasanya digunakan untuk membuat patung dari tanah liat. Alat tersebut terbuat dari kayu dan kawat. • Meja putar, biasanya berupa meja berbentuk lingkaran yang dapat berputar dan dapat membantu untuk membentuk patung dari berbagai arah. (Baca juga: Teknik Dalam Berkarya Seni Patung) • Pahat, merupakan alat yang digunakan untuk memahat, mengurangi atau membentuk patung. Alat tersebut berupa sebilah besi yang memiliki ujung yang miring. Biasa digunakan untuk membuat patung berbahan kayu maupun batu.

• Palu, digunakan untuk memukul pahat sehingga bisa membentuk pola patung. Palu bisa juga digunakan untuk memberikan pola kepada patung secara langsung. • Tang digunakan untuk merubah bentuk dari kawat. Kawat digunakan untuk membentuk rangka dari patung yang akan dibuat. • Las digunakan untuk menyambungkan besi yang akan digunakan baik untuk rangka dari patung maupun untuk bahan utama dari patung tersebut.

• Cetakan, adalah alat yang digunakan untuk membuat patung yang memiliki bahan berbentuk adonan. Cetakan sudah memiliki bentuk yang diinginkan bagi pembuatnya.

Bahan Dalam pembuatan patung, terdapat jenis-jenis bahan yang biasa digunakan. Jenis bahan tersebut dapat dibagi menjadi 4 macam antara lain : patung dari bahan lunak umumnya menggunakan bahan Bahan keras. Dapat berupa bebatuan misalnya batu marmer, batu granit, atau beberapa jenis kayu yang keras seperti kayu jati dan kayu ulin. • Bahan sedang, merupakan bahan yang tidak keras dan tidak juga lunak.

Bahan tersebut dapat berupa beberapa jenis kayu, misalnya kayu waru, kayu sengon, kayu randu, dan kayu mahoni. • Bahan lunak, merupakan adalah bahan yang dapat dengan mudah dibentuk menjadi patung, misalnya tanah liat dan plastisin. • Bahan cetak, merupakan bahan yang banyak dipakai dalam membuat patung. Hal ini karena prosesnya cukup mudah yaitu dengan mencetak sesuai bentuk yang diinginkan.

Contoh bahan cetak adalah semen, gypsum, emas, perak, dan pasir. Kelas Pintar Kelas Pintar adalah salah satu partner Kemendikbud yang menyediakan sistem pendukung edukasi di era digital yang menggunakan teknologi terkini untuk membantu murid dan guru dalam menciptakan praktik belajar mengajar terbaik. Related Topics • Bahan Patung • Kelas 9 • Patung • Pembuatan Patung • Seni Budaya • Seni Patung Previous Article

SBdP Tema 1 Kelas 6




2022 www.videocon.com