Rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian

rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian

Apa saja komponen-komponen yang menyusun sebuah rangkaian listrik? Ini pelajaran fisika, tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) / Madrasah Tsanawiyah (MTs).

rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian

Rangkaian listrik adalah suatu jalur yang membantu mengalirnya elektron muatan negatif dari sumber arus listrik. Rangkaian listrik ini juga sering disebut sebagai sirkuit listrik. Apa yang kamu ketahui tentang arus listrik? Berdasarkan susunan bebannya, rangkaian listrik dapat dibedakan menjadi 3, rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian rangkaian seri, rangkaian paralel, dan rangkaian campuran.

Baca: perbedaan rangkaian listrik seri dan paralel. Resisitor memiliki besar resistansi yang berbeda-beda sesuai dengan bahan pembuatnya. Semakin besar nilai resistor, maka akan semakin besar arus listrik yang dihambatnya.

• Kapasitor (C) Dilansir dari How Stuff Works, kapasitor adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan aliran elektron (muatan listrik) dan bisa melepaskannya nanti.

Besar kapasitas penyimpanan muatan listrik suatu kapasitor disebut dengan kapasitansi dan memiliki satuan farad. • Induktor Induktor adalah komponen elektronika yang berfungsi menyimpan energi magnet. Kemampuan induktor dalam menyimpan medan magnet disebut dengan induktansi dengan satuan henry (H). • Dioda Dioda merupakan komponen elektronika yang berfungsi untuk menyearahkan arus.

Kemampuan menyearahkan arus, membuat dioda sering digunakan untuk mengontrol arus listrik. SOAL DAN JAWABAN SBO Tv set iii SEPTEMBER 2022 KELAS 6 SOAL 1. Sebutkan komponen-komponen listrik dan fungsinya!

two. Buatlah rangkaian listrik sederhana secara seri dengan 3 lampu, baterai, kabel, dan 1 saklar. 3. Sebutkan keuntungan dan kerugian rangkaian listrik secara seri! JAWABAN 1. Komponen listrik : • Sumber energi (baterai) : Sebagai sumber energi / arus listrik. • Penghantar : Untuk menyalurkan energi listrik dari satu titik ke titik lainnya.

• Sekring : Memutuskan aliran listrik jika terjadi kelebihan beban atau konsleting. • Saklar : Memutus dan menyambungkan aliran listrik. Rangkaian Seri iii. Keuntungan rangkaian seri : • Membutuhkan kabel yang lebih sedikit • Mudah merangkainya Kelemahan rangkaian seri : • Semakin banyak lampu, semakin redup • Salah satu lampu mati, yang lain ikut mati ————————————– Itulah jawaban dari soal SBO Goggle box yang berbunyi “Sebutkan komponen-komponen listrik dan fungsinya!”, semoga bermanfaat.

• Click to share on Twitter (Opens in new window) • Click to share on Facebook (Opens in new window) • Click to share on Pinterest (Opens in new window) • Click to share on Telegram (Opens in new window) • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) Komponen-komponen Listrik Dalam Rangkaian Listrik Sederhana Coba kalian amati lingkunganmu di malam hari! Cahaya lampu bersinar menerangi jalan, tempat hiburan, rumah, dan taman-taman hiburan.

Kondisi tersebut bisa kita nikmati berkat adanya sebuah penemuan yaitu listrik. Listrik telah membawa banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat di dunia.

Tapi tahukah kalian siapa tokoh yang berhasil menciptakan mesin pembangkit listrik? Michael Faraday adalah salah satu penemu yang berperan dalam mengubah wajah dunia. Dia merupakan tokoh penemu arus listrik. Michael Faraday lahir pada tahun 1791 di Newington Inggris. Dia hanyalah orang yang berasal dari keluarga miskin dan hanya sebentar merasakan pendidikan di sekolah. Dengan perjuangan keras dan semangat pantang menyerah, ia akhirnya berhasil membuat alat sederhana pertama yang dapat menghasilkan gelombang elektromagnetik.

Tahukah kalian bagaimana perjalanan arus listrik hingga sampai ke rumahmu? Arus listrik dihasilkan oleh generator raksasa pada pusat pembangkit listrik. Pembangkit listrik adalah alat yang digunakan untuk menghasilkan listrik atau daya listrik dalam skala besar dengan menggunakan berbagai tenaga atau sumber energi. Beberapa contoh pembangkit listrik yang ada di Indonesia diantaranya adalah: • Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata yang berada di Jawa Barat PLTA Cirata merupakan PLTA terbesar di Asia Tenggara.

• Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton yang berada di daerah Probolinggo, Jawa Timur. • Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Tarahan yang berada di Lampung. • Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Kupang di Nusa Tenggara Timur. Serta masih banyak lagi pusat pembangkit listrik yang lainnya. Dari pusat-pusat pembangkit listrik, arus listrik disalurkan melalui jaringan listrik tegangan tinggi berupa jaringan kabel pada menara-menara tinggi yang menuju gardu-gardu penerima di berbagai daerah.

Dari gardu-gardu penerima, arus listrik disalurkan ke rumah-rumah penduduk dan tempat lain yang memerlukan.

rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian

Arus listrik yang diterima rumah, biasanya disalurkan menggunakan rangkaian kabel yang dihubungkan dengan komponen-komponen listrik lainnya di dalam rumah. Rangkaian listrik di dalam rumah, dapat berupa rangkaian seri ataupun rangkaian pararel.

Rangkaian seri adalah rangkaian alat-alat listrik yang disusun berurutan tanpa cabang. Rangkaian pararel adalah rangkaian alat-alat listrik yang dihubungkan secara berjajar dengan satu atau beberapa cabang.

Rangkaian listrik, baik rangkaian seri maupun pararel dapat ditemukan penggunaannya pada peralatan yang menggunakan sumber listrik dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya lampu, televisi, mesin cuci, dan lain-lain. Suatu rangkaian listrik umumnya terdiri dari beberapa komponen listrik. Komponen-komponen Listrik dalam Rangkaian Listrik Sederhana diantaranya: • Sumber listrik Sumber listrik adalah alat yang berfungsi menghasilkan arus listrik atau energi listrik. Contohnya: Baterai, Accumulator, dan Generator • Penghantar/Konduktor Listrik Penghantar/Konduktor listrik adalah alat yang berfungsi menghantarkan atau menyalurkan arus listrik atau energi listrik.

Contohnya: kabel listrik. Benda yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik disebut dengan Konduktor. Misalnya: tembaga, besi, aluminium. Benda yang tidak dapat menghantarkan arus listrik dengan baik disebut dengan Isolator.

Misalnya: plastik, kayu, kertas. • Alat-alat Listrik Alat-alat listrik berfungsi untu mengubah energi listrik menjadi energi lain yang dibutuhkan manusia.

Contoh: Saklar, Steker, Sekring, End kontak, dan Fitting Contoh rangkaian seri yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah lampu senter. Lampu senter hanya menggunakan satu lampu yang dihubungkan dengan sumber listrik, yaitu baterai. Oleh sebab itu, lampu senter akan menyala sangat terang namun baterainya akan cepat habis. Berikut adalah beberapa komponen listrik yang digunakan dalam lampu senter: • Baterai Fungsi baterai adalah sebagai sumber arus listrik • Lampu reflektor Fungsi lampu reflektor adalah mengumpulkan cahaya sehingga cahaya lampu senter tampak lebih terang.

• Switch/saklar on off Fungsi saklar adalah menghubungkan kawat pada last baterai dengan kawat pada dasar lampu bohlam • Lempeng logam Fungsi lempeng logam adalah sebagai penghantar arus listrik dari baterai ke lampu bohlam. Jika komponen-komponen itu dirangkaikan maka menyebabkan lampu senter menyala karena adanya arus listrik yang mengalir pada rangkaian listrik yang terpasang pada senter.

Apa Saja Komponen Yang Menyusun Sebuah Rangkaian Listrik Source: https://lovelyristin.com/apa-saja-komponen-komponen-yang-menyusun-sebuah-rangkaian-listrik-dan-jelaskan-fungsinya Terbaru • Cara Minum Susu Prenagen Esensis Folavit Dan Natur E • Seorang Peternak Ayam Mempunyai 100 M Kawat Berduri • Tidak Menyimpan Nomor Tapi Bisa Melihat Status Wa • Kelompok Ternak Kamdomain_7 Di Purwosari Girimulyo Kulon Progo • Cara Memakai Masker Rambut Makarizo Hair Energy • Cara Menghapus Pintasan Di Layar Utama Xiaomi • Nama Kepala Dinas Peternakan Provinsi Di Yogyakarta • Cara Memindahkan Foto Dari Cd Ke Hp • How to Hack Cctv Camera Using Cmd Pdf Kategori • Aplikasi • Berkebun • Bisnis • Budidaya • Cara • News • Pelajaran • Serba-serbi • SIM Keliling • Soal • Ternak • Uncategorized Namun, berbeda dengan arus, tegangan di antara kaki-kaki hambatan yang disusun secara seri memiliki nilai yang berbeda-beda, bergantung pada nilai hambatan tersebut.

1. Ciri-Ciri Rangkaian Seri Berdasarkan uraian di atas, maka ciri-ciri khusus rangkaian seri antara lain sebagai berikut: • Komponennya disusun secara berurutan atau berderet • Arus listrik mengalir tanpa melalui cabang • Arus listrik yang mengalir di berbagai titik dalam rangkaian besarnya sama • Tegangan listrik disetiap hambatan nilainya berbeda-beda 2.

Kelebihan dan Kekurangan Rangkaian Seri Dari sisi penerapan, rangkaian seri memiliki kelebihan atau keutungan, yaitu: • Kuat arus listrik yang mengalir pada tiap bagian besarnya sama. • Cara pembuatannya mudah karena bentuknya sederhana. • Rangkaian seri tidak membutuhkan terlalu banyak komponen karena pemasangannya secara sejajar.

• Rangkaian seri membutuhkan kabel yang lebih sedikit sehingga lebih murah. Oleh karena itu, rangkaian seri pada lampu tepat digunakan pada ruangan atau area yang yang berukuran besar seperti misalnya gedung perkantoran, gedung sekolah atau kampus, hotel dan juga bangunan besar lainnya karena penerapannya yang sangat murah dan praktis. 2.2. Kekurangan/Kerugian Rangkaian Seri Namun, disamping memiliki kelebihan, rangkaian seri juga memiliki beberapa rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian atau kerugian, yaitu: • Rangkaian seri jika salah satu alat listrik dilepas atau rusak maka arus listrik akan terputus.

• Rangkaian seri memerlukan daya listrik lebih banyak sehingga boros listrik, akibatnya baterai cepat habis. • Rangkaian seri yang digunakan pada lampu akan menghasilkan nyala lampu yang agak redup dan tidak stabil, semakin banyak lampu makin redup. 3.

Rumus Rangkaian Seri Rangkaian paralel memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan, antara lain sebagai berikut: 2.1. Kelebihan/Keuntungan Rangkaian Paralel • Hambatan kecil sehingga nyala lampu lebih terang. • Masing-masing komponen dapat bekerja secara bebas tanpa dipengaruhi komponen lain.

• Rangkaian paralel bila salah satu lampu atau alat listrik dilepas/rusak/padam, maka lampu/alat listrik yang lain tidak ikut mati atau tetap menyala/berfungsi. 2.2. Kelemahan/Kekurangan/Kerugian Rangkaian Paralel • Biaya lebih mahal karena memerlukan banyak kabel • Kurang efisien dalam menghantarkan arus listrik • Rangkaian lebih rumit karena terdiri dari banyak percabangan 3.

Rumus Rangkaian Paralel Kemudian, arus listrik mengalir di dalam baterai dari kutub negatif menuju kutub positif. Hal ini menunjukkan bahwa di luar sumber tegangan, arus listrik mengalir dari kutub positif ke kutub negatif. Sebaliknya, di dalam sumber tegangan, arus listrik mengalir dari kutub negatif ke kutub positif. Pada rangkaian tertutup lampu akan dapat menyala. • Lampu hias (rangkaian seri) • Senter (rangkaian seri) • Lampu rumah (rangkaian paralel) 10.

Eko membuat rangkaian listrik sederhana yang tersusun dari kabel, dua buah baterai, dan dua buah lampu. ketika lampu A dilepas, B tetap menyala. berdasarkan peristiwa tersebut, Eko membuat rangkaian listrik.

14. Dua buah resistor masing-masing besarnya 6 Ohm dan 12 Ohm disusun paralel dan dihubungkan dengan sumber tegangan 12 volt. Hitunglah: • Hambatan total pengganti • Kuat arus listrik yang keluar dari sumber tegangan • Tegangan pada masing-masing resistor • Kuat arus listrik pada masing-masing resistor Ditanyakan: • Perbandingan kuat arus (I) tiap hambatan (I 1 : I 2 : I 3 : I 4) Penyelesaian: I 1 : I 2 : I 3 : I 4 = V/ R 1 : V/ R 2 : V/ R 3 : V/ R 3 = V/ 15 : V/ 10 : V/ 6 : V/ 5 = 1/ 15 : 1/ 10 : 1/ 6 : 1/ 5 = 2/ 30 : 3/ 30 : 5/ 30 : 6/ 30 I 1 : I 2 : I 3 : I 4 = 2 : 3 : 5 : 6 Jadi, perbandingan kuat arus tiap hambatan adalah 2 : rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian : 5 : 6.

16. Pada sebuah rangkaian listrik kabel berfungsi sebagai konduktor konduktor adalah? • Rangkaian seri disusun berurutan, sedangkan rangkaian paralel disusun sejajar. • Arus listrik rangkaian seri besarnya sama, sedangkan arus listrik rangkaian paralel besarnya tidak sama. • Tegangan rangkaian seri besarnya tidak sama, sedangkan tegangan rangkaian paralel besarnya sama. • Hambatan total rangkaian seri besar, sedangkan hambatan total rangkaian paralel kecil.

• Rangkaian seri tidak memiliki cabang, sedangkan rangkaian paralel memiliki cabang. 19. Lampu lalu lintas memiliki prinsip kerja dari rangkaian listrik?
Penerangan dalam rumah biasanya menggunakan lampu listrik. Lampu-lampu listrik tersebut dapat menyala karena adanya energi listrik yang mengalir dalam rangkaian listrik. Rangkaian Listrik merupakan suatu kumpulan alat-alat listrik yang saling di hubungkan atau dirangkai dengan sumber tegangan menjadi satu kesatuan yang memiliki fungsi dan kegunaan tertentu.

Secara umum ada dua jenis rangkaian listrik yaitu rangkaian seri dan rangkaian paralel. Rangkaian listrik yang digunakan di rumah biasanya menggunakan rangkaian paralel. Kedua jenis rangkaian listrik tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Keuntungan rangkaian seri adalah hemat kabel, dan rangkaiannya sederhana sehingga membuatnya pun mudah. Kerugiannya pada saat salah satu lampu mati, yang lain juga mati. Begitu juga pada nyala lampunya, tidak terang (redup). Energinya juga boros, karena digambarkan 1R+1R+1R. Sementara rangkaian paralel adalah 1/R+1/R+1/R. Sementara keuntungan dan kerugian rangkaian paralel adalah kebalikan dari kerugian dan keuntungan seri. 1. Rangkaian Listrik Seri Rangkaian listrik seri adalah rangkaian alat listrik yang disusun secara berurutan.

Dalam rangkaian jenis ini, jika salah satu lampu padam, lampu yang lain akan ikut padam. Arus listrik yang mengalir di kedua lampu mempunyai besar yang sama. Adapun tegangan listrik pada kedua lampu mempunyai sifat sebagai berikut. • Jika kedua lampu mempunyai ciri sama, tegangan listrik bernilai sama.

• Jika kedua lampu mempunyai ciri yang berbeda, tegangan listrik akan berbeda. 2. Rangkaian Rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian Paralel Rangkaian listrik paralel adalah rangkaian alat listrik yang disusun secara bertingkat atau sejajar. Dalam rangkaian jenis ini, jika salah satu lampu padam, lampu yang lain akan tetap menyala. Tegangan listrik pada kedua lampu bernilai sama.

Arus listrik pada kedua lampu mempunyai sifat sebagai berikut. • Jika kedua lampu mempunyai ciri sama, arus listrik bernilai sama. • Jika kedua lampu mempunyai ciri yang berbeda, arus listrik akan berbeda. Benda Konduktor dan Isolator Listrik Benda konduktor adalah benda-benda yang dapat mengantarkan listrik dari sumber listrik.

Sebaliknya, benda isolator adalah benda-benda yang tidak bisa mengalirkan listrik dari sumber listrik. Contoh benda yang termasuk konduktor listrik adalah benda logam seperti besi, baja, timah, tembaga, dan kuningan. Sedangkan benda yang termasuk isolator listrik adalah kaca, plastik, kain, dan kayu kering.

Untuk membuktikan sebuah benda termasuk konduktor atau isolator listrik dapat dilakukan dengan percobaan sederhana. Sediakan benda-benda berikut. • Batu baterai • Lampu 5 watt • Kabel • Klip kertas logam, plastik, karet, kertas, kain, kapas, uang logam, batu, seng, dan kaca.

rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian

Cara kerja: • Buatlah rangkaian listrik seri. Pastikan lampu dapat menyala. • Gantilah klip kertas logam dengan plastik, karet, kertas, kain, kapas, uang logam, batu, seng, dan kaca. Kemudian, amati keadaan lampu. Dua buah baterai sebagai sumber listrik dihubungkan ke lampu dengan rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian kabel yang disambung dengan klip kertas dari logam. Lampu tersebut akan menyala karena arus listrik mengalir dari baterai ke lampu. Dalam hal ini, klip kertas disebut sebagai konduktor karena mampu mengalirkan listrik.

Berikut ini video mengenai rangkaian listrik dan paralel. Jika klip kertas logam diganti dengan karet dan sedotan plastik, lampu tidak menyala. Hal ini menunjukkan bahwa karet dan sedotan plastik tidak dapat menghantarkan listrik. Oleh karena itulah, karet dan sedotan plastik digolongkan sebagai bahan isolator.

Membuat Rangkaian Listrik 1. Alat dan Bahan : • Tempat baterai 2 buah • Papan triplek/hardboard (sebagai alas) • Batu baterai 1,5 volt sebanyak 2 buah • Lampu bohlam 3 buah • Viting ( tempat dudukan bohlam) 3 buah • 3 buah saklar • Kabel kecil secukupnya (pada KIT IPA sudah ada) 2.

Cara Membuat : • Pasang baterai pada tempat baterai, letakan kedua tempat baterai berjajar dengan posisi kutub negatif berhadapan dengan kutub positif (seri) hubungkan kedua baterai menggunakan kabel.

• Masukan lampu bohlam ke dalam viting, pasang berjajar di depan tempat baterai. • Pasangkan saklar diantara tempat baterai dan lampu (di tengah-tengah) • Sambungkan kabel dengan viting (bagian berulir pada lampu biasanya kutub negatif, kutub positinya berada di bagian bawah lampu) • Hubungkan kutub negatif baterai dengan saklar, kemudian saklar dihubungkan dengan kutub positif baterai.

• Hubungkan kutub positif lampu dengan kutub negatif (-) baterai. Lakukan sama terhadap kedua lampu yang lain. Komponen sebuah rangkaian listrik atau rangkaian elektronik dapat dihubungkan dengan berbagai cara. Dua tipe paling sederhana adalah rangkaian seri dan parallel. Rangkaian yang disusun secara sejajar disebut rangkaian paralel, sedangkan rangkaian yang disusun secara berderet dan berurutan disebut rangkaian seri.

Komponen yang tersusun seri akan terhubung melalui satu jalur, sehingga aliran arus listrik akan mengalir ke semua komponen. [1] [ii] Pada rangkaian paralel, tegangan yang melewati tiap komponen adalah sama, dan total arus adalah jumlahan arus yang melewati tiap komponen. [1] Anggap sebuah rangkaian sederhana yang terdiri dari 4 lampu dan satu baterai 6 V.

Jika keempat lampu terhubung seri, maka arus yang melewati tiap lampu sama dan voltage driblet turun 1.5 V setiap lampu, yang mungkin tidak cukup untuk menyalakan semua lampu. Jika keempat lampu terhubung paralel, arus yang melalui tiap lampu akan digabungkan, sedangkan voltage driblet turun melalui tiap lampu dan semuanya bisa menyala.

Rangkaian listrik paralel adalah suatu rangkaian listrik, di mana semua input komponen berasal dari sumber yang sama.Semua komponen satu sama lain tersusun paralel. Hal inilah yang menyebabkan susunan paralel dalam rangkaian listrik menghabiskan biaya yang lebih banyak (kabel penghubung yang diperlukan lebih banyak).

Selain kelemahan tersebut, susunan paralel memiliki kelebihan tertentu dibandingkan susunan seri.

rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian

Adapun kelebihannya adalah jika salah satu komponen dicabut atau rusak, maka komponen yang lain tetap berfungsi sebagaimana mestinya. R total = R 1 + R 2 + ⋯ + R n {\displaystyle R_{\text{total}}=R_{1}+R_{2}+\cdots +R_{due north}} Konduktansi listrik berkebalikan dengan hambatan. Total konduktansi pada rangkaian seri dari resistor dapat dihitung dari persamaan berikut: 1 Grand t o t a l = one G one + 1 G 2 + ⋯ + i G n {\displaystyle {\frac {1}{G_{\mathrm {full} }}}={\frac {1}{G_{ane}}}+{\frac {1}{G_{ii}}}+\cdots +{\frac {i}{G_{n}}}}.

Untuk kasus khusus dengan 2 resistor dipasang seri, total konduktansi sama dengan: G total = G i G two G 1 + G 2. {\displaystyle G_{\text{total}}={\frac {G_{i}G_{2}}{G_{1}+G_{two}}}.} Induktor [sunting - sunting sumber ] Induktor juga mengikuti hukum yang sama: L t o t a l = L 1 + 50 two + ⋯ + L n {\displaystyle L_{\mathrm {total} }=L_{1}+L_{2}+\cdots +L_{n}} Namun, dalam beberapa kasus sulit untuk menghindari induktor yang berdekatan untuk saling mempengaruhi, karena medan magnet dari satu elemen akan terhubung dengan elemen lainnya.

rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian

Pengaruh ini didefinisikan pada induktansi-saling 1000. Jika two induktor dipasang seri, ada kemungkinan besarnya induktansi sama tergantung dari medan magnet dari kedua induktor mempengaruhi satu sama lain.

Kapasitor [sunting - sunting sumber ] Kapasitor mengikuti hukum berkebalikan. Full kapasitansi yang dipasang seri sama dengan dari jumlah kebalikan masing-masing elemen: 1 C t o t a l = 1 C 1 + one C 2 + ⋯ + 1 C n {\displaystyle {\frac {1}{C_{\mathrm {total} }}}={\frac {1}{C_{1}}}+{\frac {ane}{C_{two}}}+\cdots +{\frac {1}{C_{n}}}}. Rangkaian paralel [sunting - sunting sumber ] 1 R t o t a l = ane R ane + 1 R 2 + ⋯ + 1 R n {\displaystyle {\frac {1}{R_{\mathrm {total} }}}={\frac {1}{R_{i}}}+{\frac {1}{R_{2}}}+\cdots +{\frac {1}{R_{n}}}}.

Jumlah kebalikan hambatan total rangkaian paralel sama dengan jumlah dari kebalikan hambatan tiap- tiap komponen (resistor). Catatan [sunting - sunting sumber ] • ^ a b Resnick rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian al. (1966), Chapter 32, Example 1. • ^ Smith, R.J. (1966), page 21 Referensi [sunting - sunting sumber ] • Resnick, Robert and Halliday, David (1966), Physics, Vol I and Two, Combined edition, Wiley International Edition, Library of Congress Catalog Card No.

66-11527 • Smith, R.J. (1966), Circuits, Devices and Systems, Wiley International Edition, New York. Library of Congress Itemize Card No. 66-17612 • Williams, Tim, The Circuit Designer’s Companion, Butterworth-Heinemann, 2005 ISBN 0-7506-6370-7.

Arus Listrik Mengalir Tanpa Melalui Cabang Disebut Rangkaian Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Rangkaian_seri_dan_paralel Terbaru • Cara Minum Susu Prenagen Esensis Folavit Dan Natur E • Seorang Peternak Ayam Mempunyai 100 M Kawat Berduri • Tidak Menyimpan Nomor Tapi Bisa Melihat Status Wa • Kelompok Ternak Kamdomain_7 Di Purwosari Girimulyo Kulon Progo • Cara Memakai Masker Rambut Makarizo Hair Energy • Cara Menghapus Pintasan Di Layar Utama Xiaomi • Nama Kepala Dinas Peternakan Provinsi Di Yogyakarta • Cara Memindahkan Foto Dari Cd Ke Hp • How to Hack Cctv Camera Using Cmd Pdf Kategori • Aplikasi • Berkebun • Bisnis • Budidaya • Cara • News • Pelajaran • Serba-serbi • SIM Keliling • Soal • Ternak • Uncategorized
Apa kabar adik-adik?

Semoga kalian selalu dalam keadaan sehat. Materi fisika kita kali ini akan membahas tentang salah satu jenis rangkaian listrik, yaitu rangkaian seri. Materi rangkaian seri ini dipelajari oleh siswa SD kelas 6, SMP kelas 9, dan SMA kelas 12. Sebagaimana yang dipahami, rangkaian listrik adalah susunan komponen listrik yang dihubungkan dengan sumber listrik sehingga menghasilkan arus listrik. Berdasarkan susunannya, rangkaian listrik dibedakan menjadi tiga (3) jenis, yaitu rangkaian seri, paralel, dan campuran (seri-paralel).

Semuanya akan kita bahas satu per satu dalam materi terpisah. Pada kesempatan kali ini, materi akan kita fokuskan pada rangkaian seri. Baiklah, kita mulai saja materinya. 1. Pengertian Rangkaian Seri Berdasarkan uraian di atas, maka ciri-ciri khusus rangkaian seri antara lain sebagai berikut: • Komponennya disusun secara berurutan atau berderet • Arus listrik mengalir tanpa melalui cabang • Arus listrik yang mengalir di berbagai titik dalam rangkaian besarnya sama • Tegangan listrik disetiap hambatan nilainya berbeda-beda 3.

Kelebihan dan Kekurangan Rangkaian Seri Dari sisi penerapan, rangkaian seri memiliki kelebihan atau keutungan, yaitu: • Kuat arus listrik yang mengalir pada tiap bagian besarnya sama.

rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian

• Cara pembuatannya mudah karena bentuknya sederhana. • Rangkaian seri tidak membutuhkan terlalu banyak komponen karena pemasangannya secara sejajar. • Rangkaian seri membutuhkan kabel yang lebih sedikit sehingga lebih murah. Oleh karena itu, rangkaian seri pada lampu tepat digunakan pada ruangan atau area yang yang berukuran besar seperti misalnya gedung perkantoran, gedung sekolah atau kampus, hotel dan juga bangunan besar lainnya karena penerapannya yang sangat murah dan praktis.

3.2. Kekurangan/Kerugian Rangkaian Seri Namun, disamping memiliki kelebihan, rangkaian seri juga memiliki beberapa kekurangan atau kerugian, yaitu: • Rangkaian seri jika salah satu alat listrik dilepas atau rusak maka arus listrik akan terputus. • Rangkaian seri memerlukan daya listrik lebih banyak sehingga boros listrik, akibatnya baterai cepat habis. • Rangkaian seri yang digunakan pada lampu akan menghasilkan nyala lampu yang agak redup dan tidak stabil, semakin banyak lampu makin redup. 4. Cara Membuat Rangkaian Seri Alat dan Bahan: • Tang pengupas kabel • 3 Buah Lampu • 3 Buah Baterai 12 volt • Kabel • Saklar Langkah Pembuatan: • Susun 3 baterai seperti pada gambar di atas • Susun 3 lampu secara berderet, hubungkan semua lampu dengan kabel secukupnya.

• Ambil kabel dengan panjang secukupnya, kupas semua bagian ujung kabel menggunakan tang pengupas kabel, sambungkan ujungnya ke kutub lampu pertama yang masih kosong, ujung yang lainnya disambungkan ke satu kutub saklar. • Ambil kabel dengan panjang secukupnya, sambungkan satu ujungnya ke kutub saklar yang masih kosong, ujung kabel yang lain sambungkan ke kutub positif baterai pertama.

• Ambil kabel dengan panjang secukupnya, sambungkan satu ujungnya ke kutub lampu ketiga yang masih kosong, ujung kabel yang lain sambungkan ke kutub negatif baterai ketiga. • Rangkaian seri siap Penjelasan:
Hai adik-adik kelas 6 SD, berikut ini Osnipa akan membahas materi Komponen-komponen Listrik Dalam Rangkaian Listrik Sederhana.

Pembahasan akan fokus kepada Jelaskan menurut pemahamanmu, siapakah Michael Faraday itu? Jelaskan perjalanan arus listrik mulai dari pusat pembangkit listrik hingga sampai ke rumah penduduk dan berbagai tempat yang memerlukan!

Apa perbedaan antara rangkaian listrik seri dan rangkaian listrik pararel? Sebutkan dan jelaskan komponen-komponen listrik pada rangkaian listrik sederhana! Komponen-komponen Listrik Dalam Rangkaian Listrik Sederhana Coba kalian amati lingkunganmu di malam hari! Cahaya lampu bersinar menerangi jalan, tempat hiburan, rumah, dan taman-taman hiburan. Kondisi tersebut bisa kita nikmati berkat adanya sebuah penemuan yaitu listrik. Listrik telah membawa banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat di dunia.

rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian

Tapi tahukah kalian siapa tokoh yang berhasil menciptakan mesin pembangkit listrik? Michael Faraday adalah salah satu penemu yang berperan dalam mengubah wajah dunia. Dia merupakan tokoh penemu arus listrik. Michael Faraday lahir pada tahun 1791 di Newington Inggris. Dia hanyalah orang yang berasal dari keluarga miskin dan hanya sebentar merasakan pendidikan di sekolah. Dengan perjuangan keras dan semangat pantang menyerah, ia akhirnya berhasil membuat alat sederhana pertama yang dapat menghasilkan gelombang elektromagnetik.

Tahukah kalian bagaimana perjalanan arus listrik hingga sampai ke rumahmu? Arus listrik dihasilkan oleh generator raksasa pada pusat pembangkit listrik. Pembangkit listrik adalah alat yang digunakan untuk menghasilkan listrik atau daya listrik dalam skala besar dengan menggunakan berbagai tenaga atau sumber energi. Beberapa contoh pembangkit listrik yang ada di Indonesia diantaranya adalah: • Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata yang berada di Jawa Barat PLTA Cirata merupakan PLTA terbesar di Asia Tenggara.

• Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton yang berada di daerah Probolinggo, Jawa Timur. • Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Tarahan yang berada di Lampung.

• Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Kupang di Nusa Tenggara Timur. Serta masih banyak lagi pusat pembangkit listrik yang lainnya. Dari pusat-pusat pembangkit listrik, arus listrik disalurkan melalui jaringan listrik tegangan tinggi berupa jaringan kabel pada menara-menara tinggi yang menuju gardu-gardu penerima di berbagai daerah. Dari gardu-gardu penerima, arus listrik disalurkan ke rumah-rumah penduduk dan tempat lain yang memerlukan.

Arus listrik yang diterima rumah, biasanya disalurkan menggunakan rangkaian kabel yang dihubungkan dengan komponen-komponen listrik lainnya di dalam rumah. Rangkaian listrik di dalam rumah, dapat berupa rangkaian seri ataupun rangkaian pararel. Rangkaian seri adalah rangkaian alat-alat listrik yang disusun berurutan tanpa cabang.

Rangkaian pararel adalah rangkaian alat-alat listrik yang dihubungkan secara berjajar dengan satu atau beberapa cabang. Rangkaian listrik, baik rangkaian seri maupun pararel dapat ditemukan penggunaannya pada peralatan yang menggunakan sumber listrik dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya lampu, televisi, mesin cuci, dan lain-lain. Suatu rangkaian listrik umumnya terdiri dari beberapa komponen listrik.

Komponen-komponen Listrik dalam Rangkaian Listrik Sederhana diantaranya: • Sumber listrik Sumber listrik adalah alat yang berfungsi menghasilkan arus listrik atau energi listrik. Contohnya: Baterai, Accumulator, dan Generator • Penghantar/Konduktor Listrik Penghantar/Konduktor listrik adalah alat yang berfungsi menghantarkan atau menyalurkan arus listrik atau energi listrik.

Contohnya: kabel listrik. Benda yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik disebut dengan Konduktor. Misalnya: tembaga, besi, aluminium. Benda yang tidak dapat menghantarkan arus listrik dengan baik disebut dengan Isolator. Misalnya: plastik, kayu, kertas. • Alat-alat Listrik Alat-alat listrik berfungsi untu mengubah energi listrik menjadi rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian lain yang dibutuhkan manusia.

Contoh: Saklar, Steker, Sekring, Stop kontak, dan Fitting Contoh rangkaian seri yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah lampu senter. Lampu senter hanya menggunakan satu lampu yang dihubungkan dengan sumber listrik, yaitu baterai. Oleh sebab itu, lampu senter akan menyala sangat terang namun baterainya akan cepat habis. Berikut adalah beberapa komponen listrik yang digunakan dalam lampu senter: • Baterai Fungsi baterai adalah sebagai sumber arus listrik • Lampu reflektor Fungsi lampu reflektor adalah mengumpulkan cahaya sehingga cahaya lampu senter tampak lebih terang.

• Switch/saklar on off Fungsi saklar adalah menghubungkan kawat pada terminal baterai dengan kawat pada dasar lampu bohlam • Lempeng logam Fungsi lempeng logam adalah sebagai penghantar arus listrik dari baterai ke lampu bohlam.

Jika komponen-komponen itu dirangkaikan maka menyebabkan lampu senter menyala karena adanya arus listrik yang mengalir pada rangkaian listrik yang terpasang pada senter. Soal Latihan Komponen-komponen Listrik Dalam Rangkaian Listrik Sederhana 1.

Jelaskan menurut pemahamanmu, siapakah Michael Faraday itu? Pembahasan: Alternatif 1: Michael Faraday adalah seorang tokoh yang menemukan arus listrik. Dia lahir pada tahun 1791 di Inggris. Walaupun dia berasal dari keluarga miskin dan hanya sebentar bersekolah, dengan semangat kerja keras ia akhirnya berhasil membuat alat yang dapat menghasilkan gelombang elektromagnet.

Penemuannya tersebut kini dapat mengubah wajah dunia. Alternatif 2: Michael Faraday adalah seorang ilmuwan yang lahir di Inggris pada tahun 1791.

Di berasal dari keluarga miskin dan hanya sebentar merasakan pendidikan di sekolah. Berkat semangat pantang menyerah, dan kerja kerasnya ia kini dikenal oleh seluruh dunia sebagai penemu arus listrik. 2.

rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian

Jelaskan perjalanan arus listrik mulai dari pusat pembangkit listrik hingga sampai ke rumah penduduk dan berbagai tempat yang memerlukan! Pembahasan: Arus listrik dihasilkan oleh generator raksasa pada pusat pembangkit listrik. Dari pusat-pusat pembangkit listrik, arus listrik disalurkan melalui jaringan listrik tegangan tinggi berupa jaringan kabel pada menara-menara tinggi yang menuju gardu-gardu penerima di berbagai daerah. Dari gardu-gardu penerima, arus listrik disalurkan ke rumah-rumah penduduk dan tempat lain yang memerlukan.

3. Apa perbedaan antara rangkaian listrik seri dan rangkaian listrik pararel? Pembahasan: Rangkaian seri adalah rangkaian alat-alat listrik yang disusun berurutan tanpa cabang.

Sedangkan rangkaian pararel adalah rangkaian alat-alat listrik yang dihubungkan secara berjajar dengan satu atau beberapa cabang. 4. Sebutkan dan jelaskan komponen-komponen listrik pada rangkaian listrik sederhana! Pembahasan: komponen-komponen listrik pada rangkaian listrik sederhana: a. Sumber listrik Sumber listrik adalah alat yang berfungsi menghasilkan arus listrik atau energi listrik. Contohnya: Baterai, Accumulator, dan Generator b. Penghantar/Konduktor Listrik Penghantar/Konduktor listrik adalah alat yang berfungsi menghantarkan atau menyalurkan arus listrik atau energi listrik.

Contohnya: kabel listrik. c. Alat-alat Listrik Alat-alat listrik berfungsi untu mengubah energi listrik menjadi energi lain yang dibutuhkan manusia. Contoh: Saklar, Steker, Sekring, Stop kontak, Fitting 5. Apa saja komponen-komponen yang terdapat pada lampu senter? Sebutkan dan jelaskan fungsi dari tiap-tiap komponen tersebut!

Pembahasan: Komponen-komponen listrik yang digunakan dalam lampu senter diantaranya: (1) Baterai, berfungsi sebagai sumber arus listrik (2) Lampu reflektor, berfungsi untuk mengumpulkan cahaya sehingga cahaya lampu senter tampak lebih terang. (3) Switch/saklar on off, berfungsi menghubungkan kawat pada terminal baterai dengan kawat pada dasar lampu bohlam (4) Lempeng logam, berfungsi sebagai penghantar arus listrik dari baterai ke lampu bohlam.

Demikian pembahasan mengenai Komponen-komponen Listrik Dalam Rangkaian Listrik Sederhana. Semoga bermanfaat.Artikel Fisika kelas 12 akan membahas penjelasan mengenai rangkaian listrik. Khususnya perbedaan rangkaian seri dan paralel, baik rumus kuat arus, tegangan, dan hambatan, maupun kelebihan dan kekurangan keduanya.

rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian

-- Hayo, siapa yang suka mainan lampu? Anak zaman sekarang, kalo udah ngomongin lampu hias, pasti langsung kebayang jenis lampu yang satu ini deh: lampu tumblr. Entah kenapa juga dinamain kayak gitu. Apakah ada hubungannya sama nama media sosial yang udah diblokir itu? Lampu tumblr untuk menghias kamar (sumber: thenakedsoul.co) Selain bisa ngebuat kamar kita jadi hits jadi kayak kamar-kamar di Instagram, bersyukurlah karena lampu tersebut disusun dengan rangkaian seri.

Hah? Maksudnya apa tuh rangkaian seri? Begini. Bandingkan lampu-lampu tersebut dengan instalasi lampu yang ada di rumah kamu. Kalau kamu perhatikan, biasanya, instalasi lampu di rumah menerapkan sistem satu saklar untuk satu lampu.

Artinya, lampu-lampu di rumah kamu disusun menggunakan rangkaian paralel. Sekarang bayangkan kalau kamu harus mematikan/menyalakan lampu tumblr semuanya satu per satu. Bisa-bisa gempor tangan kita.

Maka dari itu, kita perlu tahu perbedaan rangkaian seri dan paralel. Rangkaian Seri Rangkaian seri merupakan rangkaian listrik yang hambatannya disusun secara bersebelahan. Contohnya, rangkaian pada gambar berikut: Pada rangkaian seri, kuat arus (I) akan mengalir dari sumber energi (baterai) yang ada dari satu hambatan ke hambatan lain melewati satu kabel.

Perhatikan, deh, gambar di atas. Lalu, bayangkan ada aliran listrik yang mengalir mulai dari baterai, menuju hambatan/resistor 1, ke hambatan 2, lalu berputar dan kembali ke baterai. Iya, anggap aja aliran listrik ini kayak aliran air gitu. Setelah membayangkannya, kamu pasti jadi sadar kalau rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian arus listrik yang melewati hambatan 1, nilainya akan sama besar dengan arus yang melewati hambatan 2.

Kok gitu? Ya, kan, alirannya nggak mungkin ke mana-mana lagi. Baca juga: Apakah Teknologi Wakanda Dapat Ditemui di Dunia Nyata? Nah, itu berarti, kuat arus total sama dengan kuat arus yang ada di hambatan 1, maupun hambatan 2. Secara matematis dapat ditulis menjadi: I tot = I 1 = I 2 = I… Di sisi lain, tegangan yang mengalir di hambatan 1, tidak sama dengan yang ada di hambatan 2. Tetapi, apabila seluruh tegangan yang ada di hambatan pada rangkaian itu dijumlahkan, hasilnya akan sama dengan tegangan yang ada di sumber.

Atau dengan kata lain; V tot = V 1 + V 2 + V… Sehingga, hambatan totalnya sama dengan jumlah dari seluruh hambatan yang ada di rangkaian itu. Ingat, ya, maksud dari tanda titik-titik (.) di rumus itu untuk menandakan kalau ada resistor lain.

Jadi, kalau resistor/hambatannya lebih dari 2, tinggal dilanjutin aja. R tot = R 1 + R 2 + R… Rangkaian Paralel Rangkaian paralel adalah rangkaian listrik yang hambatannya disusun secara bertingkat/bercabang. Perhatikan gambar berikut: Nah, kelihatan nggak bedanya dengan rangkaian seri?

Sekarang, bayangkan ada aliran listrik yang berjalan dari baterai, berjalan ke arah ke arah bawah menuju hambatan 1. Sesaat dia berada di persimpangan, si aliran listrik akan "memecah". Ada yang masuk ke resistor 1, ada juga yang berjalan ke resistor 2. Itu artinya, kuat arus di kedua hambatan itu akan berbeda. Ya, rangkaian listrik yang disusun secara berurutan tanpa cabang disebut rangkaian terdapat “percabangan”, kuat arus listrik yang diterima oleh hambatan 1 dan hambatan 2 tidak akan sama.

Alhasil, kuat arus sumber energinya akan sama dengan jumlah dari seluruh kuat arus semua hambatan. Oleh karena itu, kita dapat menuliskannya menjadi: I tot = I 1 + I 2 + I… Di sisi lain, tegangan yang ada pada hambatan 1 dan hambatan 2 akan bernilai sama besar. Maka, kita dapat menuliskannya menjadi: V tot = V 1 = V 2 = V… Lalu, bagaimana cara kita menghitung hambatan listrik untuk rangkaian paralel? Kalau kamu perhatikan, konsep antara seri dan paralel tadi terbalik. Maka, cara mencari hambatannya adalah sebagai berikut: Nah, untuk mengecek kemampuan kita, coba kerjakan soal berikut deh.

Ingat ya, kamu harus menghitung hambatan total di rangkaian paralelnya terlebih dahulu, setelah itu baru jumlahkan dengan hambatan yang ada di rangkaian seri. Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel Setelah mengetahui rumus-rumus yang ada pada rangkaian seri dan paralel, sekarang kita coba ulas yuk.

Kira-kira apa ya perbedaan kedua rangkaian listrik ini? Lalu, apa juga keuntungan dan kerugian jika kita menggunakan rangkaian listrik tersebut. Secara penggunaan, kedua jenis rangkaian ini jelas berbeda. Pada rangkaian seri, karena hambatannya disusun bersebelahan, artinya, apabila satu hambatan tersebut mati, maka hambatan lainnya juga akan ikut mati.

Kamu pasti pernah tahu lampu LED yang biasa digantung dijadiin hiasan itu kan? Dengan menggunakan rangkaian seri, kita dengan memudah mematikan seluruh lampu dengan satu pencetan. Bayangkan kalau kita harus matiin semuanya satu per satu. Bisa-bisa kita ikut mati. Contoh lampu rangkaian seri (sumber: giphy.com) Di sisi lain, rangkaian paralel bisa kita temukan di instalasi lampu rumah kita sendiri. Dengan memasang hambatan pada kabel yang bertingkat/cabang seperti di rangkaian paralel, kita bisa memisahkan saklar untuk masing-masing lampu.

Coba kalau lampu di rumah kamu semuanya menggunakan rangkaian seri. Sekali pencet saklar, semua lampu di rumah nyala. Yang ada malah boros dan nggak efektif kan? Gimana, Squad. Sekarang sudah tahu, kan, apa saja perbedaan rangkaian seri dan paralel? Baik dari segi rumus, maupun manfaatnya.

Kalau kamu ingin mempelajari materi seperti ini dalam bentuk video, tonton aja lewat ruangbelajar!Selain dapat melihat video beranimasi menarik, kamu akan mendapat latihan soal dan rangkuman, lho!

13 Oktober 2020




2022 www.videocon.com