Ampicillin 500 mg obat apa

ampicillin 500 mg obat apa

DATA OBAT - Deskripsi: Ampisilina ampicillin 500 mg obat apa golongan penisilina semisintetik yang berasal dari inti penisilina yaitu asam 6-amino penisilinat (6-APA) dan merupakan antibiotik spektrum luas yang bersifat bakterisid.

Secara klinis efektif terhadap kuman gram-positif yang peka terhadap penisilina G dan bermacam-macam kuman gram-negatif, diantaranya: 1.Kuman gram-positif seperti S. pneumoniae, enterokokus dan stafilokokus yang tidak menghasilkan penisilinase. 2.Kuman gram-negatif seperti gonokokus, H. influenzae, beberapa jenis E. coli, Shigella, Salmonella dan P. mirabilis. Komposisi: Tiap captab mengandung Ampisilina Trihidrat setara dengan Ampisilina Anhidrat 500 mg. Indikasi: Ampisilina digunakan untuk pengobatan : Infeksi saluran pernafasan,seperti pneumonia faringitis, bronkitis, laringitis.

Infeksi saluran pencernaan, seperti shigellosis, salmonellosis. Infeksi saluran kemih dan kelamin, seperti gonore (tanpa komplikasi), uretritis, sistitis, pielonefritis. Infeksi kulit dan jaringan kulit. Septikemia, meningitis. Dosis: Untuk pemakaian oral dianjurkan diberikan ½ sampai 1 jam sebelum makan. Cara pembuatan suspensi, dengan menambahkan air matang sebanyak 50 ml, kocok sampai serbuk homogen. Setelah rekonstitusi, suspensi tersebut harus digunakan dalam jangka waktu 7 hari.

Pemakaian parenteral baik secara i.m. ataupun i.v. dianjurkan bagi penderita yang tidak memungkinkan untuk pemakaian secara oral. Cara pembuatan larutan injeksi : Kemasan Cara pemakaian Penambahan air untuk injeksi Vial 0,5 g i.m./i.v. 1,5 ml Vial 1,0 g i.m./i.v. 2,0 ml Posologi Terapi oral Dewasa dan anak-anak dengan berat badan lebih dari 20 kg : Infeksi saluran pernafasan : 250 - 500 mg setiap 6 jam. Infeksi saluran pencernaan, saluran kemih dan kelamin : 500 mg setiap 6 jam.

Anak-anak dengan berat badan 20 kg atau kurang : 50 - 100 mg/kg BB sehari diberikan dalam dosis terbagi setiap 6 jam. Pada infeksi yang berat dianjurkan diberikan dosis yang lebih tinggi. Terapi parenteral Dewasa dan anak-anak dengan berat badan lebih dari 20 kg : Infeksi saluran pernafasan, kulit dan jaringan kulit : 250 - 500 mg setiap 6 jam.

ampicillin 500 mg obat apa

Infeksi saluran pencernaan, saluran kemih dan kelamin : 500 mg setiap 6 jam. Septikemia dan bakterial meningitis : 150 - 200 mg/kg BB sehari dalam dosis terbagi setiap 3 - 4 jam, diberikan secara i.v. selama 3 hari selanjutnya secara i.m. Anak-anak dengan berat badan 20 kg atau kurang : Infeksi saluran pernafasan, kulit dan jaringan kulit : 25 - 50 mg/kg BB sehari dalam dosis terbagi setiap 6 jam.

Infeksi saluran pencernaan, saluran kemih dan kelamin : 50 - 100 mg/kg BB sehari dalam dosis terbagi setiap 6 jam. Septikemia dan bakterial meningitis : 100 - 200 mg/kg BB sehari dalam dosis terbagi setiap 3 - 4 jam, diberikan secara i.v. selama 3 hari selanjutnya secara i.m.

ampicillin 500 mg obat apa

Bayi berusia 1 minggu atau kurang : 25 mg/kg BB secara i.m./i.v. setiap 8 - 12 ampicillin 500 mg obat apa. Bayi berusia lebih dari 1 minggu : 25 mg/kg BB secara i.m./i.v. setiap 6 - 8 jam. Kemasan: Ktk 100 No. Registrasi: GKL8920909904A1 Produksi: PT Indofarma TBK Tersedia di apotik dan toko obat terdekat. (tbs/tbs) MOST POPULAR • 1 Anak di Jatim Meninggal Diduga karena Hepatitis Misterius, Ini Gejala Awalnya • 2 Eks Bos WHO Bicara soal Potensi Hepatitis 'Misterius' Jadi Pandemi • 3 Kemenkes Buka Suara Kasus Anak Jatim Meninggal Diduga Hepatitis Misterius • 4 Ciri-ciri Hepatitis Akut pada Anak, Orangtua Wajib Tahu!

• 5 Hasil Kolonoskopi Diungkap, Begini Kondisi Raja Salman Usai Masuk RS • 6 Dijalani Raja Salman, Apa Itu Kolonoskopi yang Bisa Deteksi Kanker Usus Besar? • 7 Caisar Diduga Nyabu Saat Live TikTok, Begini Ciri-ciri Pemakai Sabu • 8 Benarkah Long COVID 'Biang Kerok' Hepatitis Misterius? Ini Penjelasan Pakar IDI • 9 Hepatitis Akut 'Misterius' Menular Lewat Pernapasan dan Pencernaan, Begini Mencegahnya • 10 Mengenal Cacar Monyet: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan • SELENGKAPNYA Ampicillin adalah obat antibiotik yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri pada berbagai bagian tubuh, seperti saluran pernapasan, saluran pencernaan, saluran kemih, kelamin, telinga, dan jantung.

Ampicilin hanya dapat digunakan dengan resep dokter. Ampicillin termasuk ke dalam antibiotik golongan penisilin. Obat ini bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab infeksi. Obat ini tidak dapat digunakan untuk mengobati infeksi virus, seperti flu dan pilek. Merek dagang ampicillin: Ambiopi, Ampicillin, Ampicillin Trihydrate, Binotal, Phapin, Sanpicillin, Viccillin Apa itu Ampicillin? Jenis obat Antibiotik penisilin Golongan Obat resep Manfaat Mengobati infeksi bakteri Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak Ampicillin untuk ibu hamil dan menyusui Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Ampicillin dapat sedikit terserap ke dalam ASI. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat ini saat sedang menyusui. Bentuk obat Kaplet, kapsul, sirop kering, suspensi, dan serbuk injeksi Peringatan Sebelum Menggunakan Ampicillin Ampicllin adalah antibiotik yang tidak boleh digunakan sembarangan dan harus atas resep dokter.

Sebelum menggunakan ampicillin, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut: • Jangan menggunakan ampicillin jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap obat ini dan obat golongan penisilin. • Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap obat beta laktam lain, seperti sefalosporin • Jangan menjalani vaksinasi dengan vaksin hidup, seperti vaksin tifus atau BCG ketika menggunakan ampicillin. Hal ini karena, ampicilin dapat menurunkan efektivitas vaksin hidup. • Beri tahu dokter jika Anda menderita asma, diabetes, demam kelenjar atau gangguan ginjal.

• Beri tahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat-obatan lain, seperti obat, obat herbal, atau suplemen. Terutama jika Anda sedang menjalani pengobatan dengan allopurinol, chloramphenicol, chloroquine, erythromycin, methotrexate, tetracycline, atau warfarin. • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan. • Ampicillin dapat menurunkan efektivitas ampicillin 500 mg obat apa KB. Konsultasikan dengan dokter mengenai pilihan alat kontrasepsi yang bisa digunakan selama menjalani pengobatan dengan obat ini.

• Jika terjadi reaksi alergi obat atau overdosis setelah menggunakan ampicillin, segera temui dokter. Dosis dan Aturan Pakai Ampicillin Ampicillin diresepkan oleh dokter. Dosis akan disesuaikan dengan usia, berat badan, dan kondisi pasien. Berikut dosis umum ampicillin berdasarkan tujuan pengobatannya: Tujuan: Mengobati meningitis dan infeksi aliran darah • Dewasa: 150–200 mg/kgBB per hari yang diberikan setiap 6–8 jam sekali melalui suntikan IV/intravena (melalui pembuluh darah).

Dapat dilanjutkan dengan dosis 6–12 g per hari melalui suntikan IM/intramuskular (melalui otot). • Anak-anak: 150–200 mg/kgBB per hari yang diberikan setiap 3–4 jam sekali melalui suntikan IV. Dapat dilanjutkan dengan suntikan IM Tujuan: Mengobati infeksi saluran ampicillin 500 mg obat apa • Dewasa dan anak-anak dengan berat badan <40 kg: 50–100 mg/kgBB per hari setiap 6–8 jam sekali melalui suntikan IV atau suntikan IM.

• Dewasa dan anak-anak dengan berat badan >40 kg: 500 mg setiap 6 jam sekali melalui obat minum, suntikan IV, atau suntikan IM. Tujuan: Mengobati tifus dan paratifus • Dewasa: 1–2 g setiap 6 jam sekali selama 2 minggu pada penderita infeksi akut dan 4–12 minggu pada pembawa penyakit tersebut ( carrier) Tujuan: Mengobati gonore yang tidak menyebabkan komplikasi • Dewasa: 2 g yang dikombinasikan dengan 1 g probenecid diberikan dengan dosis tunggal.

Tujuan: Mencegah infeksi Streptococcus tipe B intrapartum • Dewasa: Dosis awal 2 g injeksi IV, diikuti dengan dosis lanjutan 1 g injeksi IV setiap 4 jam sekali sampai waktu persalinan Tujuan: Mengobati infeksi bakteri lain, seperti bronkitis, endokarditis, gastroenteritis, infeksi listeria, infeksi streptokokus perinatal, otitis media, infeksi saluran empedu, atau peritonitis • Dewasa: 0,25–1 g setiap 6 jam sekali • Anak-anak usia ampicillin 500 mg obat apa tahun: Setengah dari dosis orang dewasa Cara Menggunakan Ampicillin dengan Benar Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam menggunakan ampicillin.

Ampicillin dalam bentuk suntik dan infus hanya boleh diberikan oleh dokter atau petugas medis di bawah pengawasan dokter. Ampicillin yang dimasukkan ke dalam infus diberikan melalui intravena, sedangkan ampicillin injeksi diberikan secara intravena atau intramuskular Ampicillin dalam bentuk obat minum perlu dikonsumsi 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan.

Telan obat dengan bantuan segelas air putih. Jika diresepkan ampicillin sirop kering, campurkan serbuk dengan air putih sesuai petunjuk penggunaan. Sebelum dikonsumsi, kocok botol obat yang berisi suspensi cair atau sirop kering yang sudah tercampur dengan air. Gunakan pipet atau sendok takar yang terdapat dalam kemasan agar dosisnya tepat.

Gunakan obat ini pada waktu yang sama tiap harinya agar lebih efektif. Bagi Anda yang lupa menggunakan ampicillin, disarankan untuk segera melakukannya begitu teringat, jika jeda dengan jadwal penggunaan berikutnya tidak terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis. Jangan menghentikan penggunaan obat sembarangan. Gunakan obat sesuai dengan durasi yang diresepkan oleh dokter walaupun gejala yang diderita sudah membaik. Berhenti menggunakan obat sebelum waktunya dapat meningkatkan risiko bakteri menjadi kebal terhadap obat ini.

Simpan ampicillin dalam bentuk kaplet, kapsul, dan sirop kering di tempat bersuhu ruangan, terhindar dari sinar matahari langsung dan suhu lembab. Simpan ampicillin dalam bentuk sirop kering yang sudah dicampur dengan air dan suspensi cair di kulkas dengan suhu 2–8°C. Buang sisa obat yang sudah dilarutkan jika tidak habis dalam waktu dua minggu.

Interaksi Ampicillin dengan Obat Lain Jika digunakan dengan obat-obatan lain, ampicillin dapat menyebabkan interaksi berikut ini: • Penurunan efektivitas vaksin hidup, seperti vaksi tifus, vaksin BCG, atau vaksin kolera • Peningkatan risiko terjadinya perdarahan bila digunakan dengan warfarin • Peningkatan risiko munculnya ruam kulit jika digunakan dengan allopurinol • Penurunan efektivitas ampicillin jika digunakan bersama chloroquine, doxycycline, chloramphenicol, erythromycin, atau tetracycline • Penurunan kadar ampicillin jika digunakan bersama obat golongan proton pump inhibitor, seperti lansoprazole atau omeprazole • Penurunan efektivitas pil KB • Peningkatan kadar methotrexate Efek Samping dan Bahaya Ampicillin Ampicillin dapat menimbulkan beberapa efek samping, di antaranya: • Diare • Mual • Muntah Lakukan pemeriksaan ke dokter jika keluhan di atas tidak membaik dan bertambah.

ampicillin 500 mg obat apa

Segera temui dokter jika mengalami reaksi alergi obat yang ditandai dengan bengkak pada kelopak mata dan bibir, muncul ruam yang terasa gatal, dan kesulitan bernapas, atau timbul efek samping serius, seperti: • Diare yang berlanjut dengan tinja berdarah • Kram perut • Gejala infeksi, seperti demam, menggigil, batuk, dan sakit tenggorokan • Perubahan pada lidah, seperti black hairy tongue atau luka pada lidah
Pengertian Ampicillin Ampicillin adalah obat antibiotik yang tersedia dalam bentuk kaplet, sirup kering, dan serbuk injeksi.

Obat ini digunakan untuk menangani infeksi bakteri. Cara kerjanya adalah dengan memengaruhi pembentukan dinding sel bakteri. Infeksi yang umum ditangani oleh obat ini meliputi infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, meningitis, salmonelosis, otitis media, infeksi Haemophillus influenza, endokarditis, dan lain-lain.

Penggunaan Ampicillin dengan dosis yang tidak tepat dapat membuat bakteri menjadi kebal terhadap obat ini, sehingga efektivitasnya menurun. Artikel Lainnya: Pentingnya Mengenal dan Mencegah Resistensi Antibiotik Keterangan Ampicillin Sebelum penggunaan, perhatikan keterangan obat Ampicillin berikut ini: • Ampicillin Kaplet • Golongan: Obat Keras. • Kelas Terapi: Antibiotik. • Kandungan: Ampicillin 500 mg. • Bentuk: Kaplet. • Satuan Penjualan: Strip. • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Kaplet.

• Farmasi: Kimia Farma; Rama Emerald Multi Sukses; Sampharindo Perdana; Novapharin; Pharma Laboratories; Phyto Kemo Agung Farma; Indofarma. • Merk dagang yang beredar di Indonesia: Rampicillin, Etabiotic, Broadapen, Novapen, Ambiopin. • Harga: Rp4.000 – Rp20.000/ Strip. • Ampicillin Sirup Kering • Golongan: Obat Keras.

• Kelas Terapi: Antibiotik. • Kandungan: Ampicillin 125 mg/ 5 ml. • Bentuk: Sirup Kering. • Satuan Penjualan: Botol. • Kemasan: Box, Botol @ 60 ml. • Farmasi: Phapros; Novapharin; Errita Pharma; Shamparindo Perdana; Phyto Kemo Agung Farma; Lucas Djaja; Rama Emerald Multi Sukses; Kimia Farma. • Merk dagang yang beredar di Indonesia: Pencil, Yubipen, Novapen Sirup, Aktoralin. • Harga: Rp4.500 – Rp15.000/ Botol. • Ampicillin Serbuk Injeksi • Golongan: Obat Keras.

• Kelas Terapi: Antibiotik. • Kandungan: Ampicillin 500 mg; Ampicillin 1 gram. • Bentuk: Serbuk Injeksi • Ampicillin 500 mg obat apa Penjualan: Vial. • Kemasan: Box, 10 Vial @ 1 gram dan 500 mg.

• Farmasi: Bernofarm; Phapros. • Merk dagang yang beredar di Indonesia: Penbiotic, Viccillin, Phapin, Sanpicillin. • Harga: Rp75.000 – Rp150.000/ Box. Artikel Lainnya: Tak Semua Penyakit Perlu Antibiotik, Ini Aturannya Kegunaan Ampicillin Fungsi Ampicillin adalah untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri berikut: • Infeksi saluran pernapasan.

• Infeksi saluran pencernaan. • Infeksi saluran kemih. • Meningitis. • Demam tifoid. • Otitis media. • Infeksi Haemophillus influenza. • Salmonelosis. • Endokarditis. Dosis & Cara Penggunaan Ampicillin Ampicillin adalah obat keras yang harus berdasarkan resep dokter. Secara umum, aturan penggunaan obat Ampicillin adalah sebagai berikut: • Ampicillin Kaplet • Infeksi saluran pernapasan: 1/2–1 kaplet, tiap 6 jam.

• Infeksi saluran kemih, infeksi saluran pencernaan, infeksi kelamin: 1 tablet, tiap 6 jam. • Anak-anak dengan BB 20 kg atau kurang: 50–100 mg/kgBB per hari, tiap 6 jam. • Ampicillin Sirup Kering • Infeksi saluran pernapasan: 2-4 sendok takar (10-20 ml), tiap 6 jam. • Infeksi saluran kemih, infeksi saluran pencernaan, infeksi kelamin: 4 sendok takar (20 ml), tiap 6 jam.

• Anak-anak dengan BB 20 kg atau kurang: 50–100 mg/kgBB sehari, tiap 6 jam. • Ampicillin Serbuk Injeksi • Mencegah intrapartum terhadap infeksi Streptococcus grup B: 2 g sebagai dosis awal, kemudian 1 g tiap 4 jam sampai waktu melahirkan. • Meningitis: 2 g, tiap 6 jam sekali. • Septicemia: 150-200 mg/kgBB per hari. Diberikan melalui injeksi intravena (melalui pembuluh darah) selama 3 hari, lalu dilanjutkan melalui intramuskular (melalui otot) tiap 3-4 jam sekali.

• Infeksi yang rentan: 500 mg tiap 6 jam, melalui injeksi intravena atau intramuskular. Cara Penyimpanan Ampicillin • Ampicillin Kaplet dan Serbuk Injeksi: Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celsius.

• Ampicillin Sirup yang dilarutkan: Simpan pada suhu antara 2-8 derajat Celsius (buang sesudah 2 minggu). Artikel Lainnya: Ini Alasan Mengapa Anda Tidak Boleh Berbagi Antibiotik Efek Samping Ampicillin Efek samping penggunaan Ampicillin yang dapat terjadi meliputi: • Diare. • Ruam dan kemerahan pada kulit. • Trombositopenia. • Eosinofilia. • Leukopenia.

• Agranulositosis. Overdosis Penggunaan Ampicillin yang berlebihan dapat menimbulkan gejala-gejala berikut: • Mual. • Muntah. • Diare. Bila terjadi overdosis, bawa pasien segera ke rumah sakit. Artikel Lainnya: Jangan Konsumsi Ini Saat Anda Minum Antibiotik Kontraindikasi Tidak boleh diberikan kepada orang yang hipersensitif terhadap Ampicillin dan antibiotik golongan penicillin lainnya.

Interaksi Obat Ini adalah interaksi obat yang dapat terjadi pada penggunaan Ampicillin: • Dapat mengurangi efektivitas kontrasepsi oral. • Dapat memengaruhi international normalized ratio saat menggunakan warfarin dan fenindion. • Dapat mengurangi keefektivitas vaksin tifoid oral. • Dapat mengurangi ekskresi metotreksat. • Dapat mengurangi ekskresi jika diberikan bersamaan dengan probenesid dan sulfinpirazon.

• Penyerapan berkurang jika diberikan bersamaan dengan klorokuin. • Antibakteriostatik, dapat memengaruhi aksi bakterisidal Ampicillin. Kategori Kehamilan Kategori B: Penelitian pada hewan tidak menunjukkan risiko janin. Namun pada wanita hamil, penelitian masih sangat terbatas. Peringatan Menyusui Ampicillin dapat terserap ke dalam ASI.

Gunakan dengan hati-hati dan konsultasikan kepada dokter sebelum menggunakan obat ini. Daftar isi • Apa itu Ampicillin? • Manfaat Ampicillin • Dosis Ampicillin • Dosis Dewasa Ampicillin • Dosis Anak-anak Ampicillin ampicillin 500 mg obat apa Efek Samping Ampicillin • Detail Ampicillin • Pertanyaan Seputar Ampicillin • Contoh Obat Ampicillin (Merek Dagang) Apa itu Ampicillin?

Untuk mengetahui informasi lebih jelas mengenai indikasi ampicillin hingga pengaruhnya pada kehamilan dan menyusui, berikut adalah data detailnya [2,3]: Indikasi Obat infeksi bakteri Kategori Ampicillin 500 mg obat apa Keras Konsumsi Anak-anak dan dewasa Kelas Antibiotik – Penisilin Bentuk Kapsul oral, oral untuk suspensi, bubuk parenteral untuk injeksi atau infus Kontraindikasi Hipersensitif terhadap ampicillin atau penisilin lainnya.

Peringatan Pasien dengan riwayat alergi β-laktam, gangguan ginjal, serta kehamilan dan menyusui Kategori Obat pada Kehamilan & Menyusui Kategori Kehamilan B: Penelitian pada hewan membuktikan jika tidak ada tanda bahaya pada janin atau risiko bayi menyusui selama penggunaan obat.

Namun, penggunaannya tetap harus dibawah pengawasan dokter. Manfaat Ampicillin Ampicillin adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati atau mencegah infeksi bakteri pada [1,2,3,4]: • Telinga, hidung, tenggorokan, paru-paru • Kulit, kandung kemih alat kelamin • Kandung kemih, pneumonia, gonore • Meningitis, atau infeksi perut atau usus Dosis Ampicillin Obat ampicillin diberikan kepada pasien sesuai dengan kategori dan indikasi pasien [2]: Dosis Dewasa Ampicillin Intra-artikular ⇔ Suplemen dalam terapi sistemik untuk pengobatan infeksi yang rentan → 500 mg setiap hari Intraperitoneal ⇔ Suplemen dalam terapi sistemik untuk pengobatan infeksi yang rentan → 500 mg setiap hari Intrapleural ⇔ Suplemen dalam terapi sistemik untuk pengobatan infeksi yang rentan → 500 mg setiap hari Intravena ⇔ Meningitis → 2 g tiap 6 jam Oral/Diminum ⇔ Infeksi saluran empedu, Bronkitis, Endokarditis, Gastroenteritis, Listeriosis, Otitis media, Infeksi streptokokus Perinatal, Peritonitis → 0,25-1 g tiap 6 jam ⇔ Demam tifoid dan paratifoid → 1-2 g tiap 6 jam selama 2 minggu pada infeksi akut dan 4-12 minggu pada karier.

⇔ Gonore tanpa komplikasi → 2 g dengan 1 g probenesid sebagai dosis tunggal, dianjurkan untuk diulang pada pasien wanita. ⇔ Infeksi saluran kemih → 500 mg tiap 8 jam Parenteral ⇔ Infeksi yang rentan → 500 mg tiap 6 jam, via IM atau injeksi IV lambat selama 3-5 menit atau melalui infus ⇔ Keracunan darah → 150-200 mg/kg sehari.

Dimulai dari pemberian IV minimal 3 hari, lalu dilanjutkan dengan inj IM tiap 3-4 jam. Pengobatan dilanjutkan setidaknya selama 48-72 jam setelah menjadi asimtomatik atau bila ada bukti pemberantasan bakteri. Dosis Anak-anak Ampicillin Intra-artikular ⇔ Suplemen dalam terapi sistemik untuk pengobatan infeksi yang rentan → <10 tahun separuh dari dosis rutin orang dewasa Intraperitoneal ⇔ Suplemen dalam terapi sistemik untuk pengobatan infeksi yang rentan → <10 tahun separuh dari dosis rutin orang dewasa Intrapleural ⇔ Suplemen dalam terapi sistemik untuk pengobatan infeksi yang rentan → <10 tahun separuh dari dosis rutin orang dewasa Intravena ⇔ Meningitis → 150 mg/kg sehari dalam dosis terbagi Oral/Diminum ⇔ Infeksi saluran empedu, Bronkitis, Endokarditis, Gastroenteritis, Listeriosis, Otitis media, Infeksi streptokokus Perinatal, Peritonitis → <10 tahun separuh dari dosis rutin orang dewasa Parenteral ⇔ Infeksi yang rentan → <10 tahun separuh dari dosis rutin orang dewasa ⇔ Keracunan darah → 150-200 mg/kg sehari.

Dimulai dari pemberian IV minimal 3 hari, lalu dilanjutkan dengan injeksi IM tiap 3-4 jam. Pengobatan dilanjutkan setidaknya selama 48-72 jam setelah menjadi asimtomatik atau bila ada bukti pemberantasan bakteri. Efek Samping Ampicillin Efek samping penggunaan ampicillin menyebabkan efek GI ( diare, mual), dan ruam [1,2,3,4].

Info Efek Ampicillin Tenaga Medis ampicillin 500 mg obat apa Dermatologis • Sangat umum (10% atau lebih): Ruam, pruritus, eksantema, gatal • Umum (1% hingga 10%): Ruam morfin • Jarang (0,1% hingga 1%): Edema angioneurotik, vaskulitis alergi, dermatitis eksfoliatif, eritema multiforme eksudatif, urtikaria, sindrom Stevens-Johnson, nekrolisis epidermal toksik • Frekuensi tidak dilaporkan: Ruam makulopapular eritematosa (termasuk gatal ringan), ruam makula, purpura, ruam makulopapular, reaksi kulit, ruam kulit lainnya, eritematosa eritematosa, pustulosis eksantematosa umum akut • Gastrointestinal • Sangat umum (10% atau lebih): Diare, mual, muntah, perut kembung/meteorisme, tinja lunak, sakit perut • Jarang (0,1% hingga 1%): Glositis, stomatitis, enterokolitis, kolitis pseudomembran • Frekuensi tidak dilaporkan: Kandidiasis/moniliasis oral, lidah berbulu hitam, diare terkait Clostridium difficile, kolitis hemoragik, sakit mulut/lidah, pankreatitis, gastritis, kram perut umum • Lokal • Umum (1% hingga 10%): Ampicillin 500 mg obat apa lokal • Frekuensi tidak dilaporkan: Flebitis di tempat pemberian IV, nyeri di tempat pemberian IM • Lain • Umum (1% sampai 10%): Pembengkakan dan nyeri, eksantema dan enanthem di daerah mulut • Jarang (0,1% hingga 1%): Infeksi jamur/bakteri resisten (terutama selama penggunaan yang berkepanjangan dan/atau berulang), demam akibat obat-obatan • Frekuensi tidak dilaporkan: Demam • Hipersensitivitas • Jarang (0,1% hingga 1%): Reaksi alergi yang serius (mis., Serum sickness, alergi nefritis) • Jarang (0,01% hingga 0,1%): Syok anafilaksis yang mengancam jiwa • Frekuensi tidak dilaporkan: Anafilaksis, reaksi seperti serum sickness, reaksi hipersensitivitas (termasuk ruam urtikaria, eritema multiforme, dermatitis eksfoliatif, edema, hipotensi, demam, Stevens-Johnsonpemfigoid bulosa, miokarditis hipersensitivitas, nekrolisis epidermal toksik, erupsi obat tetap) • Hematologi • Jarang (0,1% hingga 1%): Trombositopenia, purpura trombositopenik, leukopenia, anemia, eosinofilia, agranulositosis, anemia hemolitik • Sangat jarang (kurang dari 0,01%): Granulocytopenia, pansitopenia, waktu perdarahan lama, waktu protrombin berkepanjangan • Frekuensi tidak dilaporkan: Waktu tromboplastin parsial aktif yang berkepanjangan, kelainan agregasi trombosit, neutropenia, Henoch Schonlein purpura, aplasia sel darah merah • Sistem saraf • Jarang (0,01% hingga 0,1%): Sakit kepala, pusing, mioklonus, kejang • Ampicillin 500 mg obat apa tidak dilaporkan: Ensefalopati, mengantuk, hiperrefleksia, kedutan mioklonik, kejang, koma • Ginjal • Jarang (0,1% hingga 1%): Nefritis interstisial akut • Sangat jarang (kurang dari 0,01%): gagal ginjal akut dengan ekskresi kristal urin • Frekuensi tidak dilaporkan: nefritis interstisial, nefropati, glomerulonefritis • Hati • Jarang (0,1% hingga 1%): Peninggian transaminase • Frekuensi tidak dilaporkan: Hepatitis, ikterus kolestatik, AST tinggi, transaminase meningkat sedang (sementara), ALT tinggi, kolestasis • Genitourinari • Jarang (0,1% hingga 1%): Crystalluria • Frekuensi tidak dilaporkan: Kandidiasis/moniliasis vagina • Pernapasan • Jarang (0,1% hingga 1%): Edema laring • Frekuensi tidak dilaporkan: Laryngeal stridor • Muskuloskeletal • Frekuensi tidak dilaporkan: Arthralgia • Metabolik • Frekuensi tidak dilaporkan: Anoreksia Detail Ampicillin Informasi lebih detail mengenai penyimpan, cara kerja, interaksi dengan obat, interaksi dengan makanan, pengaruh hasil lab serta overdosis dari ampicillin tercantum dalam tabel berikut ini [2]: Penyimpanan Simpan di antara 20-25°C.

Sedangkan, suspensi oral yang dilarutkan simpan antara 2-8°C (buang setelah 14 hari) Cara Kerja Deskripsi: Ampicillin mencegah sintesis dinding sel bakteri dengan mengikat 1 atau lebih protein pengikat penisilin (PBP). Sehingga langkah transpeptidasi akhir dari sintesis peptidoglikan di dinding sel bakteri dapat terhambat. Bakteri melisis karena aktivitas enzim autolitik dinding sel berlangsung, sedangkan perakitan dinding sel terhenti.

Farmakokinetik: Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan (50%). Makanan dapat mengurangi kecepatan dan tingkat penyerapan dengan waktu untuk konsentrasi plasma puncak kira-kira 1-2 jam. Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI dalam jumlah yang relatif kecil.

Pengikatan protein plasma sekitar 20%. Metabolisme: Dimetabolisme sampai batas tertentu menjadi asam penisilloat. Ekskresi: Melalui urin sebagai obat tidak berubah (oral: kira-kira 20-40%; parenteral: kira-kira 60-80%) dalam 6 jam dan feses (sedikit) dengan waktu paruh plasma sekitar 1-1,5 jam. Interaksi dengan obat lain → Mengurangi kemanjuran OC → Mengubah INR saat menggunakan warfarin dan phenindione → Mengurangi kemanjuran vaksin tifoid oral → Mengurangi ekskresi metotreksat → Pengurangan ekskresi dengan probenesid dan sulfinpyrazone, menyebabkan peningkatan risiko toksisitas → Allopurinol meningkatkan reaksi kulit yang diinduksi ampicillin, penyerapan berkurang dengan klorokuin → Antibakteriostatik (misalnya eritromisin, kloramfenikol, tetrasiklin) dapat mengganggu aksi bakterisidal ampicillin Interaksi dengan makanan Makanan menurunkan tingkat dan tingkat penyerapan Overdosis ⇔ Gejala: Mual, muntah dan diare ⇔ Cara Mengatasi: Pengobatan simtomatik dan suportif serta dapat dikeluarkan dari sirkulasi dengan hemodialisis Pengaruh pada hasil lab Dapat mengganggu tes diagnostik untuk glukosa urin menggunakan tembaga sulfat, antiglobulin langsung ( tes Coombs’), tes untuk protein urin atau serum dan tes menggunakan bakteri (misalnya tes Guthrie untuk fenilketonuria menggunakan Bacillus subtilis) Pertanyaan Seputar Ampicillin Kapan saya tidak boleh menggunakan obat ini?

Jangan minum ampicillin jika mengalami reaksi alergi (misalnya ruam, sesak napas, mata bengkak) terhadap antibiotik penisilin (misalnya amoksisilin, cloxacillin, penisilin V, sultamisilin) ​​dan antibiotik sefalosporin (misalnya cefaclor, cefalexin, cefuroxime) [1]. Apa yang harus saya ketahui sebelum menggunakan ampicillin? Dokter harus mengetahui apabila pasien memiliki riwayat penyakit ginjal, demam kelenjar, mononukleosis menular, leukemia limfatik, infeksi HIV, diabetes, maupun sedang hamil atau menyusui [2].

ampicillin 500 mg obat apa

Bisakah saya meminumnya dengan obat lain? Beri tahu dokter jika pasien menggunakan obat untuk asam urat, obat kanker, obat malaria, warfarin (obat pengencer darah), antibiotik lain, atau pil KB. Sebab ampicillin dapat membuat pil KB kurang efektif [3]. Instruksi diet khusus apa yang harus saya ikuti? Hindari alkohol [2]. Apa yang harus saya perhatikan saat menggunakan ampicillin?

Pantau fungsi ginjal, hati, dan hematologis secara berkala, serta amati tanda dan gejala anafilaksis selama dosis pertama [2]. Contoh Obat Ampicillin (Merek Dagang) Dibawah ini adalah obat bermerek yang mengandung ampicillin didalamnya [1,2]: Brand Merek Dagang Ambiopi Viccillin Sanpicillin Forte Ampi Binotal Opicillin Polypen Xepacillin Bintapen Corsacillin
Apa Itu Obat Ampicillin?

Ampicillin merupakan jenis obat antibiotik penisilin yang mempunyai khasiat mengatasi infeksi berbagai bakteri dalam tubuh seperti infeksi saluran kemih, saluran pernapasan dan infeksi telinga. Ampicillin merupakan obat ampicillin 500 mg obat apa yang tergolong kedalam beta laktam tepatnya termasuk ke dalam keluarga penisillinum. Keluarga penisillinum mempunyai kandungan spektrum yang luas dan terhadap berbagai bakteri negatif ataupun bakteri positif.

Cara kerja ampicillin yaitu menghambat kegiatan enzim transpeptidase, enzim transpeptidase merupakan zat yang dibutuhkan untuk proses sintesis dinding sel pada bakteri. Ampicillin merupakan obat antibiotik untuk infeksi saluran kemih sehingga hanya berfungsi mengatasi atau mencegah tidak untuk ampicillin 500 mg obat apa atau mematikan infeksi yang disebabkan bakteri. Jika Anda akan mengonsumsi ampicillin maka harus sesuai dengan dosis yang ditentukan, karena mengonsumsi antibiotik yang berlebih akan berakibat buruk terhadap kesehatan.

Ampicillin dapat digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit seperti pneumonia, bronchitis, infeksi saluran kemis, infeksi saluran pencernaan, infeksi selaput, dll.

Obat ampicillin ini tersedia dalam berbagai bentuk mulai dari obat cair, kapsul dan juga obat suntik. Obat ampicillin tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang mempunyai alergi terhadap penisilin.

Kontraindikasi dan Hal-hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menggunakan Obat Ampicillin Tidak semua orang dapat mengonsumsi ampicillin karena beberapa orang akan mengalami kontraindikasi saat akan mengonsumsi ampicillin.

Terjadinya kontraindikasi disebabkan karena kondisi kesehataan pasien, ada beberapa jenis penyakit yang dapat menyebabkan kontraindikasi saat menggunakan obat ampicillin. Berikut ini beberapa kondisi yang menyebabkan terjadinya kontraindikasi penggunaan ampicillin diantaranya yaitu sebagai berikut. • Orang yang menderita atau mempunyai riwayat ampicillin 500 mg obat apa atau alergi terhadap jenis obat antibiotik beta laktam tepatnya alergi terhadap cephalosporin dan juga penicillin.

• Pasien yang menderita penyakit mononucleosis • Orang yang baru menerima atau akan melakukan vaksin tiroid oral. • Alergi terhadap berbagai kandungan yang ada pada obat ampicillin ataupun pada obat antibiotik penisilin seperti amoksisilin dan doksisiklin. • Jika Anda menderita gangguan ginjal dan juga demam kelenjar maka konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter dan berhati-hatilah saat mengonsumsinya.

• Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan lain tepatnya obat yang mengandung allopurinol methotrexate probenesid atau obat yang mengandung sulfat seperti cotrimoxazole dan juga obat-obatan tetrasiklin seperti doxycycline, monocycline, dll maka beri tahu dokter terlebih dahulu karena jika mengonsumsi ampicillin bersamaan dengan obat-obat tersebut maka akan menimbulkan interaksi yang merugikan untuk tubuh.

Jika Anda akan mengonsumsi ampicillin akan tetapi sedang hamil atau sedang merencakan kehamilan maka Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Selain itu jika Anda menggunakan pil kontrasepsi maka pil kontrasepsi tersebut tidak akan bekerja secara sempurna jika mengonsumsi nya bersamaan dengan mengonsumsi ampicillin. Jika pada saat Anda mengonsumsi ampicillin terdapat berbagai reaksi alergi atau bahkan menandakan overdosis maka segera kunjungi dokter dan periksakan diri Anda.

Prosedur Minum Obat Ampicillin Jika Anda akan mengonsumsi obat ampicillin pastikan untuk mengetahui prosedur minum obat ampicillin yang tepat. Sebelum mengonsumsi ampicillin pastikan untuk selalu membaca petunjuk keterangan yang ada pada kemasan ampicillin dan juga ikutin sesuai apa yang dianjurkan oleh dokter pada saat akan mengonsumsi ampicillin. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter jika Anda mempunyai alergi terhadap kategori obat antibiotik penisilin.

• Konsumsi ampicillin dengan keadaan perut kosong. Karena respon tubuh dalam menyerap ampicillin akan berjakan lebih baik ketika perut dalam keadaan kosong atau dengan kata lain ampicillin mempunyai daya serap lebih sedikit ketika orang yang mengonsumsinya mempunyai keadaan perut yang telah terisi atau telah makan.

• Waktu terbaik mengonsumsi ampicillin yaitu 1 jam sebelum makan atau dapat mengonsumsinya 2 jam setelah makan dan konsumsi dengan segelas air putih. • Konsumsi obat ampicillin sebanyak 4 kali/ hari atau 6 jam sekali, sesuaikan berdasarkan anjuran dokter Anda. • Jika lupa melewatkan waktu mengonsumsi ampicillin maka disarankan untuk mengonsumsinya ketika ingat akan tetapi pastikan pada saat akan mengonsumsinya jauh dari waktu selanjutnya.

Sangat tidak dianjurkan untuk menggandakan dosis karena obat jenis antibiotik jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan efektivitas antibiotik menurun. • Konsumsi obat ampicillin hingga seluruh dosis habis, meskipun gejala sudah tak terasa jika dosis belum habis maka lanjutkan penggunaan ampicillin hingga habis.

Karena berhenti mengonsumsi ampicillin terlalu cepat dapat membuat bakteri akan tumbuh kembali. Obat antibiotik bekerja sangat efektif ketika kandungan obat ampicillin stabil pada tubuh.

ampicillin 500 mg obat apa

Prosedur minum obat ampicillin yang paling tepat yaitu ikuti semua arahan dokter ataupun apoteker. Jika Anda mempunyai keluhan segeralah konsultasikan kepada dokter. Agar ampicillin bekerja dengan tepat maka konsumsilah obat ampicillin secara teratur. Dosis Meminum Obat Ampicillin Dosis penggunaan ampicillin berbeda-beda. Ada beberapa faktor yang menyebabkan dosis penggunaan obat berbeda-beda diantaranya yaitu umur, penyakit lainnya yang sedang di derita, kondisi kesehatan, tingkat keparahan penyakit yang diderita dan respon tubuh terhadap penggunaan obat.

Berikut ini beberapa dosis yang dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit akan tetapi dosis dibawah ini tidak untuk dijadikan satu-satunya rujukan oleh Anda, dosis yang terbaik yaitu dosis yang dianjurkan oleh dokter Anda. • Dosis untuk orang dewasa yang terserang infeksi bakteri (melalui suntik) Untuk infeksi saluran pernafasan dan jaringan lunak sebanyak 250 hingga 500 mg atau setiap 6 jam sekali.

Sedangkan untuk infeksi saluran pencernaan yaitu sebanyak 500 mg atau intravena sebanyak 6 jam sekali dan untuk urethritis yang disebabkan N. Gonorrhoeae yaitu sebanyak 500 mg. • Dosis untuk orang dewasa terserang infeksi bakteri (melalui oral) Dosis yang digunakan untuk mengobati infeksi saluran pencernaan yaitu sebnayak 500 mg atau dikonsumsi 4 kali/ hari dan untuk penderita gonore yaitu sebanyak 2 hingga 3,5 gram dengan disertai probenezid sebanyak 1 gram dan dikonsumsi hanya satu kali (tidak dilakukan berulang).

Sedangkan dosis untuk mengobati infeksi saluran pernafasan yaitu sebanyak 250 mg atau 4 kali/hari. • Meningitis : dosis yang digunakan 150 hingga 200 mg/kg dilakukan melalui injeksi intravena, waktu yang digunakan yaitu setiap 4 jam sekali. • Gastroenteritis : dosis untuk oral yang digunakan yaitu sebanyak 500 mg.

• Pencegahan bakteri endokarditis : dosis yang digunakan melalui suntik yaitu 2 g injeksi dan dilakukan sekitar 30 hingga 60 menit sebelum dilakukannya operasi gigi. • Bronchitis, faringitis dan pneumonia : dosis yang digunakan yaitu sebanyak 250 mg dan dikonsumsi setiap 6 jam sekali melalui oral sedangkan untuk injeksi intramuskular sebanyak 250 hingga 500 mg sama setiap 6 jam sekali. • Infeksi saluran kemih : dosis yang digunakan melalui oral yaitu sebnayak 500 mg.

• Infeksi kulit karena bakteri dan jaringan lunak : dosis yang digunakan melalui oral yaitu sebanyak 250 – 500 mg atau dilakukan setiap 6 jam dan untuk injeksi intravena sebanyak 1 hingga 2 g setiap 4 atau 6 jam sekali disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit.

Selain dosis yang ditentukan diatas untuk setiap penyakit mempunyai dosis yang berbeda-beda, Anda dapat berkonsultasi langsung kepada dokter mengenai dosis yang akan digunakan.

Dosis yang digunakan untuk anak-anak harus ditanyakan langsung kepada dokter dan disesuaikan berdasarkan umur, berat badan dan juga kondisi kesehatan anak tersebut.

Ciri – Ciri Obat Ampicillin Ampicillin merupakan jenis obat yang masuk ke dalam kelompok beta laktam tepatnya termasuk ke dalam penisillinum. Penisillinum berasal dari asam 6-mino penisilinat atau tepatnya berasal dari inti penisilina.

Ampicillin mengandung sifat bakterisid terhadap bakteri-bakteri gram positif ataupun negatif. Ampicillin mempunyai cara kerja menghambat atau melawan tahap tiga hingga tahap akhir dari proses pembentukan dinding sel bakteri sehingga dengan begitu bakteri mati dan tidak berkembang biak dengan cepat. Menurut medis ampicillin sangat efektif melawan berbagai bakteri gram positif seperti bakteri S.

Pneumoniae, stafilokokus dan enterokokus. Selain itu efektif melawan berbagai bakteri gram negatif seperti H. Influenza, gonokokus, berbagai jenis bakteri E.

Coli, Salmonella dan berbagai bateri yang menyebabkan gangguan saluran pernafasan. Ampicillin tergolong ke dalam obat resep atau obat rujukan dari dokter, sehingga Anda tidak dapat bebas membeli ampicillin harus ada surat pengantar dokter.

Ampicillin tersedia dalam berbagai bentuk mulai dari kapsul, tablet, obat cair dalam bentuk syrup dan obat suntik. Dosis yang terkadung pada obat ampicillin dinataranya yaitu untuk bentuk tablet dan kapsul sebanyak 200 mg, 500 mg dan juga 1000 ampicillin 500 mg obat apa. Sedangkan dalam bentuk obat cair atau syrup yaitu dengan dosis 125 mg/5 ml dan syrup forte dengan dosis 250 mg/5 ml. Manfaat dari obat ampicillin diantaranya yaitu mengobati berbagai infeksi saluran pernapasan (ISPA), infeksi saluran kemih, infeksi saluran pencernaan, infeksi paru-paru, infeksi ginekologikan dan juga infeksi telinga.

Ampicillin dapat dikonsumsi oleh orang dewasa maupun anak asalkan sesuai dengan anjuran dokter. Apa yang Terjadi Jika Overdosis Ampicillin ? Penggunaan obat ampicillin dalam dosis yang berlebihan atau dosis tinggi dengan jangka waktu yang ampicillin 500 mg obat apa tentunya akan menyebabkan overdosis.

Gejala-gejala yang ditimbulkan dari overdosis obat ampicillin diantranya yaitu mual, muntah bahkan hingga kejang-kejang. Jika Anda mengonsumsi ampicillin dalam dosis yang tinggi dan menimbulkan berbagai gejala diatas maka cara yang dapat dilakukan untuk menangani overdosis tersebut yaitu segera kunjungi rumah sakit terdekat dan lakukan berbagai pemeriksaan untuk memastikan apakah Anda overdosis atau tidak.

Jika Anda terlanjur overdosis maka cara yang dapat dilakukan untuk menetralkan kandugan ampicillin dalam tubuh yaitu dengan melakukan hemodialisis.

Cara Penyimpanan Obat Ampicillin • Cara menyimpan obat ampicillin sama halnya dengan cara menyimpan obat lainnya yaitu simpanlah pada tempat yang mempunyai suhu ruangan. • Simpanlah obat ampicillin di tempat yang jauh dari sinar cahaya matahari dan juga hindari menyimpan obat ampicillin di tempat yang lembab.

• Hindari menimpan obat ampicillin di kamar mandi ataupun pada tempat es jangan membekukan obat ampicillin. Akan tetapi mungkin saja beberapa jenis merek dagang obat ampicillin mempunyai cara penyimpanan yang berbeda, untuk itu perhatikan instruksi cara penyimpanan obat yang berada pada belakang kemasan produk.

Biasanya pada setiap kemasan obat terdapat instruksi cara penyimpanan yang tepat atau Anda juga dapat menanyakan kepada apoteker. • Simpan obat ampicillin pada tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak dan juga dari hewan peliharaan. • Jangan lah membuang atau menyiram obat ampicillin ke dalam saluran pembungan air atau toilet, karena hal tersebut dapat mencemari saluran air dan dapat mengganggu habitat yang ada di saluran pembuangan air.

Untuk cara pembungan obat ampicillin dapat konsultasikan kepada apoteker bagaimana cara pembunagan obat yang aman agar tidak mencemari lingkungan. Efek Samping Obat Ampicillin Hampir setiap obat mempunyai efek samping termasuk ampicillin. Sama halnya dengan efek samping obat lainnya efek samping dari ampicillin dibagi menjadi dua kategori yaitu efek samping ringan dan efek samping serius.

Efek samping ringan meliputi sakit kepala, lidah bengkak atau berwarna hitam dan berbulu, sariawan, vagina gatal dan juga ampicillin 500 mg obat apa hingga muntah. Selain efek samping ringan tersebut ada beberapa efek samping yang mengharuskan Anda segera memeriksa diri ke dokter, efek samping serius yang ditimbulkan ampicillin 500 mg obat apa obat ampicillin diantaranya yaitu : • Terasa demam disertai sakit tenggorokan dan sakit kepala • Terasa demam dengan disertai tubuh menggigil, tubuh terasa nyeri-nyeri dan ngilu • Diare dengan disertai berdarah • Ruam kulit seperti kulit mengelupas dan juga kulit memerah • Produksi buang air kecil menjadi sedikit atau tidak seperti biasanya • Terjadi agitasi yaitu mudah tersinggung, agresif dan mudah marah.

• Bahkan efek samping yang sangat serius yaitu kejang-kejang. Jika Anda mengalami beberapa gejala dari efek samping tersebut maka segeralah periksa diri ke dokter.

Akan tetapi tidak semua orang yang mengonsumsi ampicillin dapat mengalami efek samping tersebut. Jika Anda khawatir terhadap efek samping dari obat ampicillin maka konsultasi terlebih dahulu sebelum menggunakan obat ampicillin.

Sekian pembahasan mengenai ampicillin, semoga artikel ini dapat memberikan wawasan mengenai obat ampicillin. Related Posts • Colme Ear Drop – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping • Azatadine – Obat Apa – Fungsi – Cara Pakai – Dosis – Efek Samping • Erycoat Forte – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping • Cefophar – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping • Amfepramone – Obat Apa – Fungsi – Dosis – Efek Samping Recommended Post • Usai Libur Panjang, Ini 6 Persiapan Untuk Memulai Diet Lagi • Usai Lebaran, Begini 3 Cara Hilangkan Lemak Perut Dengan Cepat • Apakah Hepatitis Misterius di Indonesia Terkait Covid-19 dan Vaksinnya?

• 3 Tips Berkeringat Lebih Banyak Saat Berolahraga Cepat • Hepatitis Akut Sebabkan 3 Anak Meninggal, Masyarakat Perlu Waspadai Gejalanya!
Amoxillin 500 mg adalah antibiotik golongan penicillin yang digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan bagian atas dan bawah, infeksi saluran kemih, infeksi saluran pencernaan, serta infeksi kulit dan jaringan lunak.

Amoxillin 500 mg mengandung zat aktif amoxicillin, suatu antibiotik yang mempunyai spektrum sedang, aktif terhadap bakteri gram negatif maupun gram positif.

Amoksisilin adalah antibiotik golongan beta laktam yang termasuk keluarga penicillin semisintetik yang stabil dalam suasana asam. Amoksisilin bekerja dengan cara menghambat sintesis dinding sel bakteri sehingga lintas hubungan antara rantai polimer peptidoglikan linier yang membentuk komponen utama dari dinding sel bakteri menjadi terganggu. Aktivitas bakterisida Amoxicillin mirip dengan ampicillin. Antibiotik ini diserap dengan baik dan cepat dalam saluran pencernaan (tidak terpengaruh oleh keberadaan makanan).

Hal ini menyebabkan kadar plasma puncak bisa dicapai dalam waktu 1 jam setelah pemberian. Mengenai Amoxillin 500 mg Golongan Resep dokter Kemasan Amoxillin 500 mg dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut : • Dos 100 kapsul 500 mg Kandungan Setiap kemasan Amoxillin 500 mg mengandung zat aktif sebagai berikut : • Amoxicillin trihidrat setara amoxicillin 500 mg / kapsul Manfaat Amoxillin 500 mg Kegunaan Amoxillin 500 mg adalah untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang peka terhadap amoxicillin seperti Staphylococcus, Streptococcus, Diplococcus pneumoniae, Bacillus anthracis, Enterococcus, Corynebacterium diphtheriae, Salmonella sp, Shigella sp, H.

influenzae, Proteus mirabilis, E. coli, N. gonorrhoeae, dan N. meningitidis. Berikut adalah beberapa kondisi di mana Amoxillin 500 mg lazim digunakan : • Untuk mengobati infeksi pada saluran pernafasan seperti amandel, sinusitis, radang tenggorokan, faringitis, otitis media, bronkitis, bronkiektasis, dan pneumonia.

• Infeksi saluran kemih (ISK) : Pielonefritis, sistitis, uretritis, gonore. • Infeksi kulit dan jaringan lunak : luka, selulitis, furunkulosis, pioderma. • Obat ini juga digunakan untuk mencegah endokarditis yang disebabkan bakteri pada orang-orang berisiko tinggi saat perawatan gigi, untuk mencegah infeksi oleh Streptococcus pneumoniae dan infeksi bakteri lainnya. Efek samping Amoxillin 500 ampicillin 500 mg obat apa Berikut adalah beberapa efek samping Amoxillin 500 mg : • Kebanyakan efek samping Amoxillin 500 mg yang muncul adalah efek samping pada saluran pencernaan seperti mual, muntah, dan antibiotik kolitis.

Kadang-kadang diare juga dapat terjadi. • Reaksi hipersensitif juga bisa terjadi berupa ruam eritematosa makulopapular, urtikaria, ruam kulit, dan serum sickness.

ampicillin 500 mg obat apa

Perawatan medis harus segera diberikan jika tanda-tanda pertama dari reaksi hipersensitivitas muncul karena jika seseorang mengalami reaksi hipersensitivitas terhadap amoxicillin, dapat mengalami shock anafilaktik yang bisa berakibat fatal. • Efek samping yang jarang seperti perubahan mental, sakit kepala ringan, insomnia, kebingungan, kecemasan, kepekaan terhadap cahaya dan suara, dan berpikir tidak jelas.

• Efek samping hematologi pernah dilaporkan. Efek samping ini biasanya reversibel, akan segera hilang jika penggunaan obat dihentikan. Dosis Amoxillin 500 mg Amoxillin 500 mg diberikan dengan dosis berikut : • Infeksi moderat Dosis dewasa dan anak-anak ≥ 20 kg : 250 mg - 500 mg setiap 8 jam Dosis anak dengan berat badan < 20 kg : 20 - 40 mg / kg berat badan / hari dalam dosis terbagi setiap 8 jam • Infeksi yang lebih berat dosis bisa ditingkatkan • Pasien yang menjalani dialisis peritoneal dosis maksimum : 500 mg / hari • Penderita Gonococcus urethritis : 1 x sehari 3000 mg Dosis anak-anak > 8 kg (sebaiknya gunakan sediaan Amoxillin syrup) Dosis anak di bawah 6 bulan (sebaiknya digunakan sediaan Drops) • Untuk pasien dengan fungsi ginjal yang buruk, monitor kadar obat dalam plasma dan urine harus dilakukan selama menggunakan Amoxillin 500 mg.

Interaksi Amoxillin 500 mg Obat-obat dengan kandungan zat aktif amoxicillin termasuk Amoxillin 500 mg berinteraksi dengan obat-obat lain sebagai berikut : • Penggunaan bersamaan antara amoxicillin dan probenesid dapat meningkatkan kadar amoxicillin dalam darah.

• Perpanjangan protrombin time secara tidak normal telah diketahui pada penggunaan amoxicillin bersamaan dengan antikoagulan oral misalnya warfarin dan dabigatran. Jika obat-obat antikoagulan diresepkan bersamaan dengan amoxicillin, pemantauan yang ketat harus dilakukan.

Jika diperlukan penyesuaian dosis antikoagulan harus dilakukan. • Allopurinol meningkatkan potensi terjadinya ruam jika diberikan bersamaan dengan ampicillin 500 mg obat apa.

• Antibiotik amoxicillin bisa mempengaruhi flora usus, yang menyebabkan penurunan kemampuan usus untuk reabsorpsi estrogen sehingga menurunkan efektivitas obat kontrasepsi oral yang mengandung estrogen.

• Antibiotik-antibiotik golongan kloramfenikol, makrolid, sulfonamid dan tetracycline disinyalir menurunkan efektivitas antibiotik penicillin termasuk amoxicillin. Perhatian Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan Amoxillin 500 mg adalah sebagai berikut : • Sebelum menggunakan Amoxillin 500 mg, Anda harus yakin tidak memiliki alergi terhadap antibiotik golongan betalaktam misalnya kelas penicillin atau cephalosporin.

• Hati-hati memberikan Amoxillin 500 mg pada penderita dengan fungsi hati dan ginjal yang rusak. Pemeriksaan terhadap kesehatan fungsi hati, ginjal, dan darah secara berkala perlu dilakukan terutama pada pemakaian obat dalam jangka waktu panjang. • Pemakaian Amoxillin 500 mg bisa menyebabkan terjadinya super infeksi yang biasanya terjadi pada saluran pencernaan (umumnya disebabkan oleh Enterobacter, Pseudomonas, S.aureus Candida). Jika terjadi superinfeksi pengobatan dengan antibiotik ini harus dihentikan dan segera lakukan pengobatan yang tepat.

• Antibiotik golongan penicillin termasuk amoxicillin telah diketahui ikut keluar bersama air susu ibu (ASI). Oleh karena itu, jika Amoxillin 500 mg digunakan untuk ibu menyusui, perlu dikonsultasikan dengan dokter. Untuk menghindari efek sensitivitas Amoxillin 500 mg terhadap bayi, penggunaan antibiotik ampicillin 500 mg obat apa harus dilakukan dengan jarak yang cukup dengan saat menyusui.

• Karena amoxicillin oral tidak mampu menembus cairan cerebrospinal atau sinovial, Amoxillin 500 mg (Amoxicillin) oral tidak bisa digunakan untuk terapi meningitis atau perawatan sendi.

• Karena Amoxicillin bisa memicu ruam kulit (skin rash), pasien penderita leukemia limfatik harus mendapatkan perhatian serius jika menggunakan antibiotik ini. • Tidak untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh virus. • Gunakan obat sesuai dengan anjuran dokter, baik jumlah maupun durasinya. Menghentikan pengobatan di tengah jalan bisa menyebabkan terjadinya resistensi bakteri terhadap antibiotik ini.

• Penggunaan Amoxillin 500 mg harus dihindari pada pasien yang hipersensitif pada amoxicillin dan antibiotik betalaktam lainnya seperti golongan penicillin dan cephalosporin. • Antibiotik ini juga ampicillin 500 mg obat apa untuk bayi lahir dari ibu yang memiliki riwayat hipersensitif pada amoxicillin. Penggunaan Amoxillin 500 mg oleh wanita hamil FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Amoxicillin kedalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut : Penelitian pada reproduksi hewan tidak menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.

Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat yang mengandung Amoxicillin seperti Amoxillin 500 mg selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Ajukan pertanyaan dengan promosi dan dapatkan jawabannya dalam 60 menit 40.000 HealthCoins Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 60 menit dan Anda akan menerima pemberitahuan secepatnya melalui email Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam waktu 60 menit, kami akan mengembalikan 20.000 HealthCoins dan pertanyaan Anda akan diturunkan ke Pertanyaan Reguler.

Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 24 jam sebagai gantinya. Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam 24 ampicillin 500 mg obat apa, kami akan mengembalikan semua HealthCoins. (gratis) Pertanyaan Anda akan diprioritaskan bagi dokter, perawat, dan apoteker yang terverifikasi dalam waktu 2 hari agar Anda bisa mendapatkan jawaban yang lebih banyak Pesan Pengiriman Obat Ini Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO.

Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum. Chat di WhatsApp Standar Pemeriksaan Konten HonestDocs Konten ini ditulis atau ditinjau oleh praktisi kesehatan dan didukung oleh setidaknya tiga referensi dan sumber yang dapat dipercaya.

Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk mengirimkan konten yang akurat, komprehensif, mudah dipahami, terbaru, dan dapat ditindaklanjuti. Anda dapat membaca proses editorial lengkap di sini. Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel kami, Anda dapat memberi tahu kami melalui WhatsApp di 0821-2425-5233 atau email di [email protected] Buka di appLain - Lain • Apakah minyak zaitun rasanya pahit?

• Bagaimana cara membuat kerupuk kulit sapi? • Facial wash untuk kulit apa saja? • Bolehkah omeprazole diminum sesudah makan? • Apakah cardio menurunkan massa otot? • Apakah aman cream temulawak? • Langkah langkah dalam melakukan gerak bergantung pada palang besi? • Kapan posisi janin berubah? • Bagaimana cara membuat masker kulit pisang? • Handbody apa yang bisa menghilangkan bekas koreng yang menghitam? • Bagaimana cara makan kencur? • Kapan bumil boleh berhubungan?

ampicillin 500 mg obat apa

• Batuk dahak putih obatnya apa? • Apa manfaat ampas teh untuk mata? • Kenapa semakin di garuk semakin gatal? • Apakah kikil baik untuk lambung? • Kenapa demam belum turun padahal sudah minum obat? • Apakah daun kelor bisa memutihkan wajah? • Daging sapi untuk sate bagian apa?

ampicillin 500 mg obat apa

• Apa yang menyebabkan perubahan wujud benda baik benda padat cair maupun gas? Pos-pos Terbaru • Apakah minyak zaitun rasanya pahit? • Berapa lama menunggu cat rambut garnier? • Bagaimana cara membuat kerupuk kulit sapi? • Facial wash untuk kulit apa saja? • Haid warna kuning apakah boleh sholat?

• Bagaimana cara menghilangkan jerawat alergi? • Bolehkah omeprazole diminum sesudah makan? • Apakah cardio menurunkan massa otot? • Bahan apa saja yang bisa membuat jerawat hilang? • Batasan minum susu hamil sampai usia kandungan berapa? Etabiotic mengandung zat aktif ampicillin trihydrate yang digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri seperti infeksi saluran kemih, bronkitis, endokarditis (infeksi pada lapisan dalam jantung), gastroenteritis (infeksi pada usus), otitis media (infeksi pada telinga pada bagian tengah), demam tifoid … Daftar Isi • Apa kegunaan obat ampicillin 500 mg?

• Erphatrim trimethoprim 80 mg sulfamethoxazole 400 ampicillin 500 mg obat apa obat apa? • Ampicillin Amankah untuk ibu Hamil? • Apa kegunaan amoxicillin dan ampicillin?

Apa kegunaan obat ampicillin 500 mg? Ampicillin adalah obat antibiotik yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri pada berbagai bagian tubuh, seperti saluran pernapasan, saluran pencernaan, saluran kemih, kelamin, telinga, dan jantung.

Ampicilin hanya dapat digunakan dengan resep dokter. Ampicillin termasuk ke dalam antibiotik golongan penisilinpenisilinPenisilin adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Penyakit yang bisa diatasi dengan penisilin antara lain infeksi saluran pernapasan, infeksi telinga tengah, atau demam reumatik.

Penisilin membunuh bakteri dengan cara menghambat pembentukan dinding sel bakteri.https://www.alodokter.com › penisilinPenisilin – Manfaat, dosis dan efek samping – Alodokter.6 Agu 2020 Erphatrim trimethoprim 80 mg sulfamethoxazole 400 mg obat apa? Digunakan untuk mengobati infeksi, seperti eksaserbasi akut atau sering disebut juga Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK), bronkitis kronisotitis media akut (infeksi telinga tengah), infeksi saluran kemih, pneumonia jirovecii pneumocystis (PJP) atau ampicillin 500 mg obat apa peradangan dan penumpukan cairan pada paru-paru.

Ampicillin Amankah untuk ibu Hamil? Antibiotik yang Aman Dikonsumsi Saat Hamil. Beberapa jenis antibiotik yang tergolong aman untuk ibu hamil adalah amoxicillinamoxicillinAmoxicillin adalah obat antibiotik untuk mengatasi penyakit akibat infeksi bakteri, seperti otitis media, gonore, atau pielonefritis.

Obat ini juga sering digunakan bersama obat proton pump inhibitors (PPIs) untuk menangani tukak lambung yang disebabkan bakteri H. pylori.https://www.alodokter.com › amoxicillinAmoxicillin – Manfaat, dosis dan efek samping – Alodokter, ampicillin, penisilinpenisilinPenisilin adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Penyakit yang bisa diatasi dengan penisilin antara lain infeksi saluran pernapasan, infeksi telinga tengah, atau demam reumatik.

Penisilin membunuh bakteri dengan cara menghambat pembentukan dinding sel bakteri.https://www.alodokter.com › penisilinPenisilin – Manfaat, dosis dan efek samping – Alodokter, clindamycin, erythromycin, dan nitrofurantoin.

Obat antibiotik jenis ini aman untuk Bumil bila memang disarankan dokter dan diminum sesuai anjuran.3 Mei 2020 Apa kegunaan amoxicillin dan ampicillin? Ampisilin dan amoksisilin merupakan antibiotik yang berasal dari golongan yang sama yaitu penisilin yang dapat digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri seperti infeksi saluran napas atau pun infeksi saluran kemih.1 Agu 2018
Golongan obat: Antibiotik Merek dagang: Sanpicillin, Binotal 500, Ampicillin, Ampicillin Trihydrate, Viccillin.

Apa itu obat ampisilin? Ampisilin atau ampicillin adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Obat ini termasuk dalam kelas obat penisilin, yaitu salah satu jenis antibiotik. Sebagai obat antibiotik, fungsi ampisilin untuk membunuh dan menghentikan pertumbuhan bakteri yang menyebabkan berbagai penyakit infeksi.

Berikut adalah beberapa penyakit infeksi bakteri yang dapat diobati dengan obat ampicillin. • Meningitis. • Pneumonia. • Bronkitis. • Sinusitis. • Infeksi saluran kemih • Otitis media. • Gonore. • Peritonitis • Listeriosis. • Gastroenteritis • Endokarditis • Infeksi saluran empedu. • Septicaemia. • Tipes atau demam tifoid. Selain kegunaan tersebut, ampisilin juga mungkin dokter resepkan untuk mengobati masalah medis lainnya yang tidak tercantum di atas.

Namun yang pasti, obat ini hanya untuk mengobati infeksi bakteri. Artinya, ampicillin tidak bisa digunakan untuk menyembuhkan infeksi akibat virus, seperti pilek dan flu. Penggunaan ampicillin yang tidak perlu atau berlebihan dapat membuat obat ini tidak bekerja secara efektif. Dosis obat ampisilin Obat ampicillin tersedia dalam berbagai bentuk seperti di bawah ini.

• Kapsul 500 mg. • Tablet atau kaplet 500 mg. • Sirup kering 125 mg/mL.

ampicillin 500 mg obat apa

• Serbuk injeksi 250 mg, 500 mg, dan 1 g. Obat bentuk kapsul, tablet/kaplet, dan sirup kering digunakan secara oral atau minum. Sementara yang berbentuk serbuk injeksi perlu dokter atau tenaga medis berikan melalui injeksi atau infus intravena atau injeksi intramuskular. Adapun dosisnya menyesuaikan dengan kegunaan obat ampisilin. Melansir Ampicillin 500 mg obat apa, berikut adalah gambaran dosis obat ampicillin secara oral.

Infeksi saluran empedu, bronkitis, endocarditis, gastroenteritis, listeriosis, otitis media, peritonitis • Dewasa: 0,25 – 1 gram setiap 6 jam. • Anak: <10 tahun setengah dari dosis rutin orang dewasa. Demam tifoid • Dewasa: 1 – 2 gram setiap 6 jam selama dua minggu pada infeksi akut, dan 4-12 minggu pada karier.

Gonore • Dewasa: 2 gram bersama dengan 1 gram obat probenesid sebagai dosis tunggal, dianjurkan untuk diulang pada pasien wanita. Infeksi saluran kemih • Dewasa: 500 mg tiap 8 jam. Sementara itu, gambaran dosis obat ampicillin yang berbentuk serbuk injeksi adalah sebagai berikut. Meningitis • Dewasa: 2 gram tiap 6 jam. • Anak: 150 mg/kg per hari dalam dosis terbagi. Septicaemia • Dewasa: 150-200 mg/kg per hari. Mulai dengan intravena selama minimal 3 hari, kemudian berlanjut dengan injeksi intramuskular setiap 3-4 jam.

Lanjutkan pengobatan setidaknya 48-72 jam setelah gejala hilang atau bila ada bukti pemberantasan bakteri. Durasi pengobatan yang direkomendasikan untuk infeksi akibat streptococcus group A, yaitu setidaknya 10 hari untuk mencegah kemunculan demam rematik akut atau glomerulonefritis akut. • Anak: Sama seperti dosis dewasa. Aturan pakai obat ampisilin Konsumsi obat ampicillin seperti yang tertera dalam label kemasan atau yang dokter resepkan untuk Anda.

Minumlah obat ini saat perut kosong (sekitar 30 menit sebelum atau 2 jam setelah makan) dengan segelas penuh air. Dosis ampicillin dan lamanya waktu pengobatan tergantung pada kondisi medis dan respons Anda terhadap pengobatan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengikuti ketentuan minum obat yang dokter berikan. Lanjutkan penggunaan ampicillin sampai keseluruhan dosis yang ditentukan habis, bahkan jika gejala hilang atau Anda sudah merasa lebih baik setelah beberapa ampicillin 500 mg obat apa.

Berhenti mengonsumsi ampicillin terlalu cepat memungkinkan bakteri untuk terus tumbuh dan dapat mengakibatkan kambuhnya infeksi. Jika Anda melewatkan satu dosis, minumlah segera dosis yang terlewat tersebut.

Bila Anda melewatkan satu dosis obat, tetapi sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis biasa.

Intinya, jangan menggandakan dosis obat Anda. Informasikan dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau semakin memburuk.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum minum ampicillin. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda. Efek samping obat ampisilin Segera ke IGD rumah sakit terdekat jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi setelah mengonsumsi ampicillin, seperti gatal-gatal, kesulitan bernapas, atau pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Anda pun perlu menghubungi dokter jika memiliki salah satu efek samping berikut setelah mengonsumsi ampisilin. • Demam, menggigil, sakit tenggorokan, mata seperti terbakar, nyeri sendi, atau terasa tidak enak badan.

• Ruam kulit merah atau ungu yang melepuh dan mengelupas. • Sakit perut yang parah. • Diare yang berair atau berdarah. • Kulit pucat, tangan dan kaki dingin. • Merasa pusing atau sesak napas. Selain itu, beberapa efek samping ampicillin yang lebih umum juga bisa terjadi, seperti berikut.

• Mual, muntah, sakit perut, atau diare. • Vagina gatal atau keluar keputihan. • Lidah bengkak, hitam, atau “berbulu” ( hairy tongue). • Ruam. Namun, perlu Anda pahami, tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut. Mungkin pula ada beberapa efek samping ampicillin yang tidak disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping antibiotik tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda. Peringatan dan perhatian saat pakai obat ampisilin Sebelum menggunakan ampicillin, beri tahu dokter jika Anda memiliki kondisi berikut. Dokter mungkin perlu menyesuaikan pemberian obat atau dosis sesuai kondisi Anda.

• Alergi terhadap antibiotik ampicillin, penisilin, atau antibiotik cephalosporin, seperti cefaclor, cefadroxil, cefotaxime, ceftazidime, dan lainnya. • Memiliki riwayat penyakit ginjal, alergi, asma, mononucleosis, hay fever, diabetes, atau pernah diare setelah mengonsumsi ampicillin. • Sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil sewaktu mengambil ampicillin, hubungi dokter Anda. Terkait dengan penyimpanan obat, Ampicillin paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap.

Jangan menyimpan di kamar mandi dan jangan pula membekukannya. Perhatikan pula instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan ampicillin dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Jangan membuang obat-obatan ke dalam toilet atau saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan.

Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau sudah tidak Anda perlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda. Apakah obat ampicillin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Ampicillin masuk ke dalam kategori B (tidak berisiko pada beberapa penelitian) risiko kehamilan menurut FDA, organisasi Amerika Serikat yang setara dengan badan POM di Indonesia. Meski begitu, sebaiknya Anda tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini.

Dokter akan mempertimbangkan manfaat dan risiko mengonsumsi obat ini sesuai kondisi Anda. Sementara itu, ibu menyusui sebaiknya tidak mengonsumsi ampicillin, mengingat obat ini dapat masuk ke dalam ASI dan mungkin bisa memengaruhi bayi Anda.

Interaksi obat ampisilin ampicillin 500 mg obat apa obat lain Interaksi obat dapat mengganggu kinerja ampicillin atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Oleh karena itu, selalu beri tahu pada dokter mengenai obat-obatan, suplemen, atau produk herbal yang sedang Anda konsumsi untuk mengurangi kemungkinan tersebut.

Berikut adalah beberapa daftar obat yang dapat berinteraksi dengan ampisilin. • Allopurinol. • Obat antikoagulan (pengencer darah), seperti warfarin dan phenindione. • Methotrexate. • Probenecid. • Sulfinpyrazone. • Chloroquine. • Erythromycin. • Chloramphenicol. • Tetracycline.

ampicillin 500 mg obat apa

• Pil KB. Mungkin ada obat lainnya yang bisa berinteraksi dengan amoksisilin. Tanyakan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut. Ampicillin Pregnancy and Breastfeeding Warnings. Drugs.com. (2021). Retrieved 23 December 2021, from https://www.drugs.com/pregnancy/ampicillin.html Ampicillin.

Drugs.com. (2021). Retrieved 23 December 2021, from https://www.drugs.com/mtm/ampicillin.html Ampicillin: Indication, Dosage, Side Effect, Precaution - MIMS Indonesia. Mims.com. (2021).

Retrieved 23 December 2021, from https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ampicillin?mtype=generic Ampicillin: MedlinePlus Drug Information. Medlineplus.gov. (2021). Retrieved 23 December 2021, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a685002.html AMPISILIN - PIO Nas. Pionas.pom.go.id. (2021). Retrieved 23 December 2021, from http://pionas.pom.go.id/monografi/ampisilin Cek Produk BPOM – BPOM RI.

Cekbpom.pom.go.id. (2021). Retrieved 23 December 2021, from https://cekbpom.pom.go.id//home/produk/od2lpe6vle3iifqr0pcdbqiiv6/all/row/10/page/7/order/4/DESC/search/5/ampicillin KMK No.

HK.01.07-MENKES-350-2020 ttg Formularium Nasional. Farmalkes.kemkes.go.id. (2021). Retrieved 23 December 2021, from http://farmalkes.kemkes.go.id/unduh/kmk-no-hk-01-07-menkes-350-2020-ttg-formularium-nasional/?ind=1603933059802&filename=KMK%20No.%20HK.01.07-MENKES-350-2020%20ttg%20Formularium%20Nasional.pdf&wpdmdl=9094&refresh=618cd08637d5d1636618374

JANGAN ASAL MINUM ANTIBIOTIK, BEGINI ATURANNYA. - KATA DOKTER LAURA




2022 www.videocon.com