Nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina, ini yang akan dilakukan

nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina, ini yang akan dilakukan nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina, ini yang akan dilakukan

MOSKWA, KOMPAS.com - Di tengah serbuan ke Ukraina, Presiden Vladimir Putin telah menempatkan pasukan nuklir Rusia dalam siaga "khusus", sehingga meningkatkan kekhawatiran di seluruh dunia. Tetapi para analis berpendapat tindakan Putin semestinya ditafsirkan sebagai peringatan kepada negara-negara lain agar tidak lebih banyak terlibat di Ukraina, dibandingkan menafsirkannya sebagai tanda bahwa Putin ingin menggunakan senjata nuklir.

Senjata nuklir telah ada selama hampir 80 tahun.

nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina, ini yang akan dilakukan

Banyak negara menempatkan senjata nuklir sebagai deterensi atau strategi pencegahan demi menjamin keamanan nasional mereka. Baca juga: Putin Perintahkan Pasukan Nuklir dalam Siaga Tinggi, Sebut Barat Tak Bersahabat Berapa banyak senjata nuklir yang dimiliki Rusia?

Jumlah senjata nuklir yang disajikan dalam tulisan ini adalah perkiraan, tetapi menurut Federasi Ilmuwan Amerika, Rusia memiliki 5.977 hulu ledak nuklir--perangkat yang memicu ledakan nuklir--meskipun angka ini termasuk sekitar 1.500 hulu ledak yang sudah dipensiunkan dan akan dibongkar. Dari sekitar 4.500 sisanya, mayoritas diperkirakan berupa senjata nuklir strategis seperti rudal balistik atau roket yang bisa menargetkan sasaran dari jarak jauh.

Inilah senjata-senjata yang biasanya dikaitkan dengan perang nuklir. Sedangkan selebihnya bisa dibilang berskala lebih kecil, lebih tidak merusak dan digunakan pada jarak pendek di medan perang atau laut.

Namun angka itu bukan berarti Rusia memiliki ribuan senjata nuklir jarak jauh yang siap digunakan.

nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina, ini yang akan dilakukan

Para ahli memperkirakan sekitar 1.500 hulu ledak Rusia tengah "disiapkan", yang artinya telah ditempatkan di pangkalan rudal atau di kapal selam.

Bagaimana jika dibandingkan dengan negara lain? Ada sembilan negara yang memiliki senjata nuklir, yakni China, Perancis, India, Israel, Korea Utara, Pakistan, Rusia, AS, dan Inggris. Baca juga: 9 Negara Pemilik Senjata Nuklir di Dunia Berita Terkait Rusia Serang PLTN Ukraina, AS Aktifkan Tim Respons Insiden Nuklir Invasi Rusia Diyakini Tak Akan Terjadi jika Ukraina Masih Punya Senjata Nuklir Rangkuman Seminggu Perang Rusia Vs Ukraina: Awal Invasi, Perlawanan Kiev, hingga Ancaman Nuklir Kepala Pengawas Nuklir PBB Berkunjung ke Teheran, Bisa Jadi Kunci Kesepakatan Nuklir Iran Media Rusia Sebut Ukraina Buat Senjata Nuklir, Disebut "Bom Kotor" Berita Terkait Rusia Serang PLTN Ukraina, AS Aktifkan Tim Respons Insiden Nuklir Invasi Rusia Diyakini Tak Akan Terjadi jika Ukraina Masih Punya Senjata Nuklir Rangkuman Seminggu Perang Rusia Vs Ukraina: Awal Invasi, Perlawanan Kiev, hingga Ancaman Nuklir Kepala Pengawas Nuklir PBB Berkunjung ke Teheran, Bisa Jadi Kunci Kesepakatan Nuklir Iran Media Rusia Sebut Ukraina Buat Senjata Nuklir, Disebut "Bom Kotor" Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, bereaksi dengan ancaman Rusia menggunakan senjata nuklir di penyerangan Ukraina.

(Sumber: AP Photo/Olivier Matthys) Penulis : Haryo Jati - Editor : Desy Afrianti BRUSSELS, KOMPAS.TV - Pemimpin NATO langsung bereaksi dengan ancaman Rusia gunakan senjata nuklir dalam penyerangan ke Ukraina. Mereka akan menyetujui untuk menempatkan lebih banyak pasukan di Eropa Timut untuk mencegah Rusia menyerang anggota aliansi mereka.

nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina, ini yang akan dilakukan

Selain itu, NATO juga akan mengirim peralatan ke Ukraina untuk bertahan melawan serangan kimia natau biologis termasuk nuklir. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, pada pertemuan NATO di Brussels, Rabu (23/3/2022). Baca Juga: Balas Dendam, Usai 12 Diplomat Rusia di PBB Ditendang, Giliran Putin Usir Diplomat AS Stoltenberg mengungkapkan pemimpin NATO telah setuju untuk memberikan lebih banyak bantuan ke Ukraina.

“Penggunaan senjata kimia akan benar-benar mengubah sifat konflik, dan itu akan menjadi pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan memiliki konsekuensi yang luas,” tuturnya dilansir dari Al-Jazeera. “Saya berharap para pemimpin akan setuju untuk memperkuat postur NATO di semua domain, dengan peningkatan besar di bagian timur aliansi di darat, di udara dan di laut,” kata Stoltenberg.

Namun, ia menolak mengatakan apakan serangan seperti itu akan menjadi garis merah yang mungkin menyeret NATO ke dalam perang. Ukraina dan NATO meyakini Rusia akan meluncurkan serangan kimia seperti yang mereka lakukan di Suriah, melalui sekutunya, Pemerintahan Basar Al-Assad. LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021 PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK Nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021 SEBANYAK 22 KG ORGAN Nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021 SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19
HOME • • Y20 INDONESIA • RAMADANSATU • NASIONAL • Hukum • Nusantara • Sosial • Pendidikan • Lingkungan • Hankam • POLITIK • DUNIA • Asia • Amerika • Eropa • Timur Tengah • Afrika • MEGAPOLITAN • Pelayanan Publik • Aktualitas • Hukum & Kriminalitas • EKONOMI • Makro • Pasar Modal • Bisnis • Bank • Properti • Infrastruktur • FOKUS • LAINNYA • BOLA • Inggris • Spanyol • Italia • UEFA • Indonesia • Internasional • MOTOGP 2022 • OTOMOTIF • Mobil • Motor • Tips Otomotif • OLAHRAGA • Bulutangkis • Basket • Tenis • Motogp • F-1 • Tinju • Lainnya • GAYA HIDUP • Kuliner • Wisata • Mode • HIBURAN • Film • Musik • Seleb • Seni • KESEHATAN • Aktualitas Kesehatan • Tips • DIGITAL • Digital Life • Gadget • Sains • BERITA GRAFIK • PEMDA • Kota Semarang • Provinsi Jateng • FIGUR • OPINI Moskow, Beritasatu.com - Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan kekuatan nuklir yang dimiliki Beruang Merah untuk bersiaga, Minggu (27/2/2022).

Putin mengingatkan kepada dunia bahwa dia masih memiliki kekuatan untuk menggunakan senjata pemusnah massal (weapons of mass destruction) dalam bentuk senjata nuklir.

nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina, ini yang akan dilakukan

Putin menyatakan akan menggunakan senjata nuklir setelah mengeluhkan respons dari negara Eropa anggota NATO terkait invasi Rusia ke Ukraina. BACA JUGA Video: Tanpa Senjata, Rakyat Ukraina "Pukul Mundur" Tank Rusia Ancaman Putin muncul dalam pertemuan tingkat tinggi yang disiarkan ke masyarakat Rusia melalui tayangan video.

Dalam tayangan tersebut, Putin terlihat ditemani dua petinggi militer, Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan Panglima Tentara Rusia Jenderal Valery Gerasimov. "Petinggi negara NATO mengeluarkan pernyataan agresif terhadap negara kami," tegas Putin.

Hal itu dilontarkan Putin sehari setelah Jerman dan beberapa negara Eropa lainnya menyatakan akan mengirimkan dengan cepat senjata serta bantuan militer lain guna membantu Ukraina melawan invasi yang dilakukan Rusia.

Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB, Dmitriy Polyanskiy, hari Kamis, (24/3/2022) mengatakan Rusia tidak mengabaikan kemungkinan negaranya akan menggunakan senjata nuklir dalam konfliknya dengan Ukraina jika diprovokasi oleh NATO.

(Sumber: France24) Penulis : Edwin Shri Bimo - Editor : Vyara Lestari NEW YORK, KOMPAS.TV - Seorang diplomat senior Rusia tidak mengabaikan kemungkinan negaranya akan menggunakan senjata nuklir dalam konfliknya dengan Ukraina jika diprovokasi oleh NATO, Kamis (24/3/2022).

"Bukanlah hal yang benar untuk mengancam Rusia dan mencoba mengganggu. Jadi ketika Anda berurusan dengan kekuatan nuklir, tentu saja, Anda harus menghitung semua kemungkinan akibat dari perilaku Anda," ujar Dmitry Polyanskiy, Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB kepada Sky News dalam sebuah wawancara di New York yang dikutip Associated Press.

Polyanskiy juga membantah Rusia menargetkan warga sipil atau melakukan kejahatan perang di Ukraina. "Saya tidak berpikir kami melakukan kejahatan perang di Ukraina," kata Polyanskiy, seraya menekankan dia tidak berhak menilai hal tersebut.

"Saya tidak ada (disana). Kamu tidak ada (disana). Kamu melihat video-video itu. Kamu melihat banyak video yang (bisa saja) dianggap sebagai berita palsu," bantahnya. Amerika Serikat (AS) sebelumnya menetapkan pasukan Rusia melakukan kejahatan perang di Ukraina, dan akan bekerja untuk mengadili mereka yang dianggap sebagai pelanggar kejahatan perang, kata Menlu AS Antony Blinken. Blinken mengutip bukti serangan tanpa pandang bulu atau disengaja terhadap warga sipil dan penghancuran gedung apartemen, sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan dan situs lainnya.

Baca Juga: NATO Bereaksi dengan Ancaman Rusia Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina, Ini yang Akan Dilakukan Menlu AS Antony Blinken berbicara kepada pers 17 Maret 2022 di Kemlu AS. Pemerintah Amerika Serikat hari Rabu (23/3/2022) melalui menteri luar negeri resmi menyatakan pasukan Rusia telah melakukan kejahatan perang di Ukraina (Sumber: Saul Loeb/Pool via AP) AS bukan negara anggota Pengadilan Kejahatan Internasional atau International Criminal Court ICC.

Namun, ia masih dapat membantu penuntutan serta membantu mengumpulkan bukti atas pasukan Rusia di Ukraina, menggunakan aset dan kemampuan yang sudah dikerahkannya untuk melacak dan memantau apa yang telah terjadi dalam konflik. Inggris juga meningkatkan dukungannya untuk penyelidikan Pengadilan Kriminal Internasional atas kejahatan perang di Ukraina dengan uang tunai dan staf spesialis saat menjadi tuan rumah pertemuan koalisi negara-negara yang mendukung penyelidikan.

LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021 PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021 SEBANYAK 22 Nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021 SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19
Moskow: Terjadinya perang antara Rusia dengan Ukraina memicu kekhawatiran pecahnya perang nuklir.

Namun Rusia menegaskan hanya akan menggunakan senjata nuklir dalam konteks konflik Ukraina jika menghadapi "ancaman eksistensial”. "Kami memiliki konsep keamanan dalam negeri, dan ini bersifat publik. Anda dapat membaca semua alasan penggunaan senjata nuklir," kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada CNN International, Selasa 22 Maret 2022.

“Jadi kalau itu ancaman eksistensial bagi negara kita, maka bisa digunakan sesuai dengan konsep kita,” imbuhnya. Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini? • Happy • Inspire • Confuse • Sad Baca: AS Sebut Rusia Kehilangan 10 Persen dari Total Pasukannya di Ukraina. Komentar Peskov muncul ketika pewawancara Christiane Amanpour mendorongnya apakah dia ‘yakin’ bahwa Presiden Vladimir Putin tidak ini yang akan dilakukan menggunakan opsi nuklir dalam konteks Ukraina.

Beberapa hari setelah pasukan Rusia menginvasi Ukraina, Putin mengumumkan pada 28 Februari bahwa ia telah menempatkan pasukan nuklir strategis negara itu dalam siaga tinggi dalam sebuah langkah yang memicu kekhawatiran global. Ditanya tentang pernyataan Peskov, dan sikap nuklir Rusia secara lebih luas, juru bicara Pentagon John Kirby menyebut retorika Moskow tentang potensi penggunaan senjata nuklir "berbahaya." "Itu bukan cara yang harus dilakukan oleh tenaga nuklir yang bertanggung jawab," katanya kepada wartawan.

Kirby menekankan bahwa pejabat Pentagon "belum melihat apa pun yang akan mengarahkan kita untuk menyimpulkan bahwa kita perlu mengubah postur pencegahan strategis kita." "Kami memantau ini sebaik mungkin setiap hari," tambahnya.

Rusia memiliki persediaan hulu ledak nuklir nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina di dunia, dan hanya mendapat dukungan minimal di seluruh dunia atas serangannya terhadap tetangga bekas Sovietnya. Para pejabat pertahanan Barat mengatakan, setelah pengumuman Putin pada Februari bahwa mereka tidak melihat tanda-tanda signifikan dari mobilisasi kekuatan nuklir Rusia. Termasuk pengebom strategis, misil dan kapal selamnya. Tetapi Moskow juga telah memperingatkan bahwa jika Amerika Serikat dan sekutu NATO memasok Ukraina dengan jet tempur, itu dapat meningkatkan dan memperluas perang, berpotensi menempatkan Rusia dalam konfrontasi langsung dengan saingan bersenjata nuklir di Barat.

Awal bulan ini Beatrice Fihn, yang memimpin Kampanye Internasional untuk Menghapuskan Senjata Nuklir, memperingatkan Putin menggunakan "pemerasan" nuklir untuk mencegah masyarakat internasional ikut campur dalam invasinya ke Ukraina.

nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina, ini yang akan dilakukan

"Ini adalah salah satu momen paling menakutkan dalam hal senjata nuklir," katanya. Ditanya lebih lanjut tentang serangan Rusia di Ukraina, Peskov mengatakan, tidak berniat menduduki tetangganya dan menegaskan negaranya tidak menyerang warga sipil. “Tujuan utama dari operasi adalah untuk menyingkirkan potensi militer Ukraina,” tegas Peskov. "Inilah mengapa militer kita hanya menargetkan sasaran militer dan objek militer di wilayah Ukraina.

Bukan sipil," ucapnya. Ucapan dari Peskov harus dibuktikan dengan jelas. Bukti foto dan video yang tersebar luas mendukung tuduhan kelompok hak asasi manusia bahwa pasukan Rusia telah menyerang banyak sasaran sipil di negara bekas Soviet itu.
BRUSSELS - Rusia, di tengah invasinya ke Ukraina, telah menyatakan siap untuk menggunakan senjata nuklir jika keberadaannya terancam.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg langsung bereaksi atas retorika berbahaya Moskow tersebut. "Rusia harus memahami bahwa itu tidak akan pernah memenangkan perang nuklir," kata Stoltenberg kepada koresponden Sky News Mark Stone, Kamis (24/3/2022). Baca juga: Jika Terancam, Rusia Akan Gunakan Senjata Nuklir Bos NATO juga mengatakan Moskow harus menghentikan retorika nuklirnya yang berbahaya dan tidak bertanggung jawab.

Beberapa hari setelah invasi Rusia ke Ukraina dimulai, Presiden Vladimir Putin ini yang akan dilakukan para komandan militernya untuk menempatkan pasukan pencegah nuklirnya dalam siaga tinggi.

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Masuk Babak Baru, Fase Paling Berbahaya Sebelumnya, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan senjata nuklir siap digunakan Rusia jika keberadaannya terancam. Menurutnya, itu merupakan kebijakan keamanan Moskow. "Jika itu adalah ancaman eksistensial bagi negara kami, maka itu (senjata nuklir) dapat digunakan sesuai dengan konsep kami," katanya.MOSKOW - Rusia mengumbar ancaman perang nuklir ketika perangnya dengan Ukraina terus berkecamuk.

Menurut Moskow, senjata nuklirnya mampu melenyapkan negara-negara NATO hanya dalam waktu 30 menit. Ancaman itu dilontarkan Direktur Jenderal Korporasi Antariksa Negara Rusia (Roscosmos), Dmitry Rogozin. Rogozin, yang pernah menjabat sebagai wakil Perdana Menteri untuk Pertahanan, mengatakan pada hari Minggu bahwa hanya perlu setengah jam bagi Rusia untuk menghancurkan negara-negara NATO, tetapi bersikeras itu tidak boleh dibiarkan terjadi.

Rogozin mengatakan di saluran Telegram-nya: “Dalam perang nuklir, negara-negara NATO akan dihancurkan oleh kami dalam waktu setengah jam." “Tapi kami tidak boleh membiarkannya, karena konsekuensi dari pertukaran serangan nuklir akan ini yang akan dilakukan keadaan Bumi kita," ujarnya, seperti dikutip express.co.uk, Senin (9/5/2022).

Baca juga: CIA: Tak Ada Bukti Rusia Akan Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina "NATO mengobarkan perang melawan kami. Itu tidak menyatakannya, tetapi itu tidak mengubah apa pun. Sekarang sudah jelas bagi semua orang," lanjut bos Roscosmos tersebut. “Batalyon nasional Ukraina dan Angkatan Bersenjata Ukraina adalah bahan habis pakai, umpan meriam untuk NATO, mereka hanya operator yang dilatih oleh instruktur NATO yang menekan tuas dan tombol senjata NATO," paparnya.
MOSKOW - Rusia mengumbar ancaman perang nuklir ketika perangnya dengan Ukraina terus berkecamuk.

Menurut Moskow, senjata nuklirnya mampu melenyapkan negara-negara NATO hanya dalam waktu 30 menit.

nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina, ini yang akan dilakukan

Ancaman itu dilontarkan Direktur Jenderal Korporasi Antariksa Negara Rusia (Roscosmos), Dmitry Rogozin. Rogozin, yang pernah menjabat sebagai wakil Perdana Menteri untuk Pertahanan, mengatakan pada hari Minggu bahwa hanya perlu setengah jam bagi Rusia untuk menghancurkan negara-negara NATO, tetapi bersikeras itu tidak boleh dibiarkan terjadi.

Rogozin mengatakan di saluran Telegram-nya: “Dalam perang nuklir, negara-negara NATO akan dihancurkan oleh kami dalam waktu setengah jam." “Tapi kami tidak boleh membiarkannya, karena konsekuensi dari pertukaran serangan nuklir akan memengaruhi keadaan Bumi kita," ujarnya, seperti dikutip express.co.uk, Senin (9/5/2022). Baca juga: CIA: Tak Ada Bukti Rusia Akan Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina "NATO mengobarkan perang melawan kami.

Itu tidak menyatakannya, tetapi itu tidak mengubah apa pun. Sekarang sudah jelas bagi semua orang," lanjut bos Roscosmos tersebut. “Batalyon nasional Ukraina dan Angkatan Bersenjata Ukraina adalah bahan habis pakai, umpan meriam untuk NATO, mereka hanya operator yang dilatih oleh instruktur NATO yang menekan tuas dan tombol senjata NATO," paparnya.

Menanggapi pengumuman Presiden Vladimir Putin pada 24 Februari tentang "operasi militer khusus" di Ukraina, Rogozin mencatat bahwa itu telah melampaui makna aslinya.

nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina, ini yang akan dilakukan

Dia mengatakan, "Sekarang adalah perang untuk kebenaran nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina hak Rusia untuk hidup sebagai negara tunggal dan merdeka." Lihat Juga: Membongkar Siasat Uni Eropa dalam Mencari Pengganti Gas Rusia Denial of responsibility! The World News is a platform for publishing news.

Any user can add any publication. In each material the author and a hyperlink to the primary source are specified. All trademarks belong to their rightful owners, all materials to their authors. If you are the owner of the content and do not want us to publish your materials, please contact us by email abuse@theworldnews.net. The content will be deleted within 24 hours. 46% Pemudik Lebaran 2022 Belum Kembali ke Jakarta 0:0 Комментарии Jadwal Lengkap Piala Thomas dan Uber 2022 Hari Ini: Jonatan Christie Dkk Lawan Thailand, Malaysia vs Inggris 0:0 Комментарии Kumur Air Garam Hangat, Pengobatan Pertama ketika Gusi Sedang Bengkak 0:0 Комментарии Kunjungi Korban Kenjeran Waterpark, Menko PMK: Semoga Kejadian Ini Tak Terulang Lagi 0:0 Комментарии Gempa M3,4 Guncang Tanggamus, BMKG: Hati-hati Gempa Susulan 0:0 Комментарии Ramalan Zodiak Hari Ini 9 Mei: Libra Terus Seimbangkan Hidupmu, Scorpio Jauhi Pengeluaran Tak Perlu 0:0 Комментарии Ini yang akan dilakukan Golkar-Demokrat Berkoalisi Disarankan Usung Anies-AHY 0:0 Комментарии 'Kebangkitan Sayap Kanan di Eropa tidak Boleh Diremehkan' 0:0 Комментарии Alcaraz juarai Madrid Open usai bekuk Zverev 0:0 Комментарии Prakiraan Cuaca Jabar 9 Mei 2022 Hampir Semua Daerah Potensi Hujan Terutama Pantura 0:0 Комментарии Risty Tagor Pasrah Jika Harus Kembali Menjanda 0:0 Комментарии KPK laksanakan apel pagi usai libur Lebaran 0:0 Комментарии Rombongan Pesepatu Roda Berselancar di Tengah Jalan, Wagub DKI: Akan Kami Tindaklanjuti 0:0 Комментарии 4 Cara Cek Penerima BSU Rp 1 Juta, Tidak Jadi Cair April 2022 0:0 Комментарии Kemarin, kapal karam hingga 76.706 kendaraan masuk Jakarta H+5 lebaran 0:0 Комментарии Sejarah Juara Pertama di GP Miami, Max Verstappen: Ini Luar Biasa!

0:0 Комментарии Kinerja 2021 Kinclong, PGUN Incar Penjualan CPO Rp 856 Miliar Tahun Ini 0:0 Комментарии Ukraina: 60 Orang Dikhawatirkan Tewas dalam Serangan Udara Rusia di Sekolah 0:0 Комментарии Ivan Gunawan Rindu Kurus, Netizen: Kamu Sudah Terlalu Makmur 0:0 Комментарии Ini 4 Cara Cegah Infeksi Pada Anak, Orangtua Mesti Tahu 0:0 Комментарии Prabowo Kian Lengket dengan Megawati, Pengamat: Pasti Kaitannya Pilpres 2024 0:0 Комментарии Jadwal Siaran Langsung Timnas Futsal Indonesia di SEA Games 2021, Live di MNCTV dan iNewsTV!

0:0 Комментарии Wagub DKI nilai arogan warga yang bermain sepatu roda di jalan raya 0:0 Комментарии Stok BBM Aman Selama Libur Lebaran 2022, Dirut Pertamina: Tidak Ada Kelangkaan 0:0 Комментарии Viral! Rombongan Pesepatu Roda Berselancar di Tengah Jalan Raya 0:0 Комментарии Debut akhir pekan "Doctor Strange 2" raup Rp2,6 triliun di Amerika 0:0 Комментарии Lokasi dan Jadwal SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 0:0 Комментарии Jelang Kedatangan Bernardo Tavares, Suporter PSM Harapkan Ini 0:0 Комментарии Petarung UFC Wajahnya Rusak Ditendang, Inilah Sosok Tony Ferguson 0:0 Комментарии Pedayung Indonesia mulai perjuangan bidik tujuh emas SEA Games Vietnam 0:0 Комментарии Stefan William Dikabarkan Meninggal Akibat Kecelakaan saat Syuting, Ini Faktanya 0:0 Комментарии Usai Libur Lebaran, Semua Layanan SIM dan STNK se-Indonesia Dibuka Hari Ini 0:0 Комментарии Menhub Minta Pemudik Rayakan Lebaran Ketupat Dulu Baru Balik ke Jakarta 0:0 Комментарии Pangeran Arab Saudi Koma 17 Tahun Tak Kunjung Bangun, Begini Penampakannya 0:0 Комментарии Ramalan Zodiak Hari Ini 9 Mei: Lepaskan Diri dari Stres Leo, Virgo Atur Jadwalmu dengan Baik 0:0 Комментарии Bayern Munchen Mustahil Beli Haaland 0:0 Комментарии PMK Ternak Masuk RI, Presiden Diminta Ambil Langkah Cepat 0:0 Комментарии Hutan Pinus Malino, Antara Kesejukan dan Flying Fox 0:0 Комментарии Hasil Bola Tadi Malam: Manchester City Bantai Newcastle, Real Madrid Ditekuk Atletico 0:0 Комментарии Aksi Ugal-ugalan Komunitas Sepatu Roda Meluncur Di Jalanan Jakarta Berujung Teguran Polisi 0:0 Комментарии Penumpang Turun di Wilayah Daop 8 Surabaya Meningkat 0:0 Комментарии Kemarin, berwisata ke Majalengka sampai Kang Soo-yun meninggal 0:0 Комментарии Lebaran Ketupat dan Launching Sirkuit Motor Cross di Lantan 0:0 Комментарии Jumlah Wisatawan ke Bantul Selama Libur Lebaran Lampaui Target 0:0 Комментарии Gelombang Tsunami Itu Bernama Pemudik 0:0 Комментарии Warga Surabaya Ini Merantau ke Samarinda, Punya Ide Pakai Seragam Pertamina, Sontoloyo!

0:0 Комментарии Misteri Serangkaian Kematian Oligarki Rusia 0:0 Комментарии Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Ada Hujan Angin Kencang Senin Sore 0:0 Комментарии Cerita Mahasiswi Asal Mesir 4 Kali Lebaran di Indonesia: Itu Tidak Akan Pernah Mudah!

0:0 Комментарии Waspada, Minum Rebusan Daun Sirsak Berlebihan Ternyata Memicu Penyakit Berbahaya 0:0 Комментарии Waria Meninggal Saat Sedang Mengamen Diduga Kena Serangan Jantung 0:0 Комментарии Mulai Hari Ini Kemenag Terapkan WFH 50 Persen, Diprioritaskan untuk Pegawai yang Mudik Lebaran 0:0 Комментарии Asal Usul Kelapa Sawit: Berasal dari Afrika dan Baru Muncul di Indonesia Pada 1848 Masehi 0:0 Комментарии Ruben Onsu Mengalami Masalah Saat Pulang dari Eropa ke Jakarta, Astaga 0:0 Комментарии Peringatan Dini BMKG Senin, 9 Mei 2022: Waspada Hujan Lebat Disertai Angin di 28 Wilayah 0:0 Комментарии Prof Suteki: Status Facebook Rektor ITK Berbahaya, Memecah Belah Anak Bangsa 0:0 Комментарии GOT7 akan comeback dengan EP terbarunya pada 23 Mei mendatang 0:0 Комментарии 10 Hal yang Terjadi di Doctor Strange in the Multiverse of Madness 0:0 Комментарии POPULER Regional: Cerita Polisi Hilang Ditemukan di Hutan - Crazy Rich Grobogan Puji Puan Maharani 0:0 Комментарии 5 Arti Mimpi Tenda: Dari Peristiwa Menyenangkan Sampai Asmara 0:0 Комментарии Konsumsi Labu Siam, Siap-siap 5 Khasiat Ini yang Akan Anda Rasakan 0:0 Комментарии Nasib Bule Cantik yang Telanjang di Pohon Sakral di Bali, Ini Pelajaran!

nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina, ini yang akan dilakukan

0:0 Комментарии Pabrik Baja Azovstal: Lambang Perlawanan Ukraina yang Takluk dari Rusia 0:0 Комментарии Kakorlantas pastikan layanan kepolisian dibuka mulai hari ini 0:0 Комментарии Studi: Otak Manusia Berubah Bentuk Saat Berada di Luar Angkasa 0:0 Комментарии Ncuti Gatwa jadi aktor kulit hitam pertama yang perankan "Doctor Who" 0:0 Комментарии Senin Pagi Tidak Ada One Way dan Ganjil Genap Tol Kalikangkung sampai Tol Jakarta-Cikampek 0:0 Комментарии Studi Sebut Pandemi Musngkin akan Lebih Sering Terjadi di Masa Depan, Ini Sebabnya 0:0 Комментарии Menguji Skuter Listrik Yamaha NEO di Amsterdam 0:0 Комментарии Ilmuwan Identifikasi Gelombang Panas Paling Ekstrem secara Global 0:0 Комментарии Kebijakan One Way dan Ganjil Genap dari Tol Kalikangkung-Japek Dihentikan Hari Ini 0:0 Комментарии 3 Pahlawan Nasional Asal Bogor, Ada yang Diabadikan Jadi Nama Jalan 0:0 Комментарии Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku, Khofifah Minta Pasar Hewan di 4 Kabupaten Ditutup 0:0 Комментарии Empat Kali Lebaran Tak Jumpa, Kangen Neng Wirdha pada Elvy Sukaesih Makin Membuncah 0:0 Комментарии Kemarin, pemudik tunda balik hingga "one way" Tol Semarang-Japek 0:0 Комментарии IKN Mendongak 0:0 Комментарии Dinkes Jatim Luruskan Data Pasien Hepatitis Akut 0:0 Комментарии Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini, Sebagian Kota Besar akan Hujan Ringan Hingga Sedang 0:0 Комментарии IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat Usai Libur Lebaran, Cermati Saham ASII hingga JSMR 0:0 Комментарии Milan Kalahkan Ini yang akan dilakukan, Pioli Mulai Percaya Diri Bicara Scudetto Meski 2 Laga Terakhir Sulit 0:0 Комментарии Cuaca Surabaya Hari Ini, Seluruh Kawasan Bakal Diguyur Hujan Saat Malam 0:0 Комментарии Aduh, Mobil Mewah Dokter Tirta Ditabrak Pengendara Motor, Lampu Depan Rusak 0:0 Комментарии Lucinta Luna Ngaku Ketagihan Operasi Plastik, Benarkah Tanda Gangguan Psikologis?

0:0 Комментарии Medina Zein Didepak dari Dirut Perusahaan Kecantikan Miliknya, Imbas Dugaan Nipu Uya Kuya? 0:0 Комментарии BURT Bakal Panggil Sekjen DPR Soal Lelang Gorden Rumah Dinas Anggota Dewan Senilai Rp 43,5 M 0:0 Комментарии Pentingnya Balancing Motor Agar Berkendara Tetap Aman 0:0 Комментарии Rektor ITK Diberhentikan Sebagai Reviewer LPDP, Fahira Idris Bilang Begini 0:0 Комментарии Selamat!

Jessica Iskandar Melahirkan Anak Kedua, Wajah Sang Bayi Bikin Penasaran 0:0 Комментарии Resmi! Stefano Lilipaly Merapat ke Borneo FC 0:0 Комментарии Presiden Suriah Bashar Assad Temui Ayatollah Ali Khamenei dan Presiden Iran Ebrahim Raisi 0:0 Комментарии Pemudik yang Kembali ke Jakarta Keluhkan Lamanya Pengambilan Bagasi di Terminal 2 Bandara Soetta 0:0 Комментарии Apa yang Dibahas Jokowi dan Megawati di Teuku Umar?

0:0 Комментарии Wuihh. Puluhan Balon Udara Warna Warni Hiasi Langit Pekalongan Sedot Animo Ribuan Warga 0:0 Комментарии Arus Balik Lebaran 2022 Usai, One Way-Gage Tol Kalikangkung-Japek Berakhir 0:0 Комментарии Jadwal Pertandingan Sepak Bola Putra SEA Games 2021, Senin (9/5/2022) 0:0 Комментарии Menanti Gaji ke-13 PNS, Jadi Cair Juli Bu Sri Mulyani? 0:0 Комментарии Sebagian Besar Kasus Hepatitis Akut Menimpa Anak Usia di Bawah 5 Tahun 0:0 Комментарии Kisah Lu Xianren, Berawal Fashion Show di Sawah Kini Jadi Model Internasional 0:0 Комментарии 6 Fakta Elon Musk, Orang Terkaya Dunia Berharta Rp3.527 Triliun tapi Punya Banyak Utang 0:0 Комментарии Serangan Rusia Mematikan, 62 Tewas, Gelombang Pengungsi Tak Terbendung 0:0 Комментарии
Poseidon adalah drone ini yang akan dilakukan air bertenaga nuklir yang dipersenjatai dengan muatan atom dua megaton.

Senjata ini dapat diledakkan "ribuan kaki" di bawah permukaan, dirancang untuk menyebabkan gelombang radioaktif yang akan mencemari segala sesuatu dalam area efek yang luas. Foto : Kementrian Pertahanan Rusia Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengatakan pada 14 Maret 2022, bahwa penggunaan senjata nuklir yang dulu tidak terpikirkan, sekarang bisa saja terjadi.

nato bereaksi dengan ancaman rusia gunakan senjata nuklir di ukraina, ini yang akan dilakukan

Presiden Amerika Serikat Joe Biden juga telah memperingatkan bahwa Putin sedang mempertimbangkan untuk menggunakan senjata kimia dan biologi di Ukraina. Dia menyebut Moskow akan semakin brutal. Pekan lalu Rusia mengatakan telah meluncurkan rudal hipersonik Kinzhal yang dapat mencapai target di mana saja di bumi dalam waktu satu jam. Pada Desember, Putin mengatakan bahwa Rusia adalah pemimpin global dalam rudal hipersonik. Kecepatan, kemampuan manuver dan ketinggian rudal hipersonik membuatnya sulit dilacak dan dicegat.

Rudal Kinzhal adalah bagian dari serangkaian senjata yang diluncurkan pada 2018. Rusia pertama kali menggunakan rudal hipersonik selama di Suriah pada 2016. Baca: 5 Fakta tentang Warga Ukraina yang Mengungsi Sejak Invasi Rusia AL JAZEERA

RUSIA UJICOBA RUDAL ISKANDER BERKEKUATAN NUKLIR




2022 www.videocon.com