Tapal kuda lenteng agung

tapal kuda lenteng agung

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menyelesaikan pembangunan flyover tapal kuda di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Dari foto-foto yang diunggah oleh akun media sosial Pemerintah Provinsi DKI Jakarta @dkijakarta terlihat atap rumah warga berganti warna dan dihiasi sejumlah gambar mulai dari bunga hingga ondel-ondel raksasa. Kawasan Jalan Layang Tapal Kuda, Lenteng Agung, Jakarta Selatan (Instagram.com/dkijakarta) Permukiman warga di sekitar kawasan ini dirombak sejak 2 Desember 2020 dan melibatkan ratusan atap sebagai kanvas untuk poles dengan cat berbagai warna.

"Dengan pengecatan tematik menggunakan cat warna-warni yang melibatkan 218 rumah warga di wilayah RW, 01, 02, 03 dan 05," dikutip melalui akun @dkijakarta, Selasa (19/1/2021). Baca Juga: [FOTO] JPO Sudirman Tanpa Atap, Benarkah Lebih Instagramable?

tapal kuda lenteng agung

Kawasan Jalan Layang Tapal Kuda, Lenteng Agung, Jakarta Selatan (Instagram.com/dkijakarta) Anies sebelumnya memerintahkan jajarannya untuk mempercantik atap rumah warga yang ada di sekitar flyover tersebut. Tujuan Anies adalah supaya atap yang terlihat bisa menghasilkan pemandangan yang indah dan seragam. "Fotonya akan gini terus bertahun-tahun ke depan.

Wali kota bicara, rumah-rumah di sini gentengnya di cat-in semua. Jadi kita obrolin dari sekarang. Enak betul warnanya gini, jangan dong, kita yang tentukan warnanya," ujar Anies Anies dalam Rapim Simpang Tak Sebidang yang dikutip dari YouTube Pemprov, Rabu (19/1/2021).

Kawasan Jalan Layang Tapal Kuda, Lenteng Agung, Tapal kuda lenteng agung Selatan (Instagram.com/dkijakarta) Program ini tidak dilakukan sendiri oleh Pemprov DKI Jakarta. Program beautifikasi ini adalah hasil kolaborasi Pemprov DKI dengan beberapa pihak. Jakarta bekerja sama dengan Dewan Kesenian Jakarta yang membuat desain mural raksasa, PT. Propan Raya, perusahaan cat Indonesia, serta warga pemukiman di sekitar flyover tersebut.

Baca Juga: Keren!

tapal kuda lenteng agung

Jakarta Bakal Punya 3 Flyover dan 1 Underpass Baru Akhir 2020 Berita Terpopuler • Hamas Mulai Bangkit, Menkeu Israel: Ini Semua Kesalahan Netanyahu • 10 Potret Liburan Ayu Ting Ting dan Keluarga ke Jogja, Ayah Rozak Hits • Kamu Workaholic? Waspadai 7 Tanda Kamu Terlalu Keras ke Diri Sendiri • 10 Fakta Elon Musk, Orang Terkaya di Dunia yang Baru Membeli Twitter • BMKG: Waspada, Suhu Panas Terik Terjadi hingga Pertengahan Mei • 10 Momen Nagita Slavina Masak Makan Malam buat Teman-teman Artisnya • Libur Lebaran Usai, Jakarta Kembali Terapkan Ganjil Genap Hari Ini • Menko Muhadjir: Biaya Pasien Hepatitis Akut Ditanggung BPJS Kesehatan • 10 Potret Baby Ameena dalam Berbagai Ekspresi, Gemasnya Kebangetan ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAFoto aerial pembangunan jalan layang tapal kuda di kawasan Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, progres pembangunan jalan layang tapal kuda di Lenteng Agung sudah mencapai 75 persen dan ditargetkan selesai pada bulan Desember 2020. JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melalui dinas Bina Marga, tengah tapal kuda lenteng agung uji coba flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, terhitung sejak Minggu (31/1/2021).

Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Hari Nugroho mengungkapkan, uji coba jalan layang berbentuk tapal kuda tersebut berlangsung selama tiga hari sampai Selasa (2/2/2021). Ada perbedaan waktu pelaksanaan uji coba kedua flyover di mana per Senin (1/2/2021) dimulai lebih dini, yakni sejak pukul 06.00 WIB.

Baca juga: Ingat, Jangan Berhenti dan Selfie di Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat "Hari Minggu, tanggal 31 Januari 2021 jam 08.00 sampai dengan 21.00 WIB. Hari Senin jam 06.00 hingga 21.00 WIB, dan Selasa jam 06.00 sampai dengan 21.00 WIB," kata Hari dalam keterangannya, Sabtu (30/1/2021). Hari menjelaskan, kedua flyover nantinya ditutup kembali setelah uji coba agar dapat tapal kuda lenteng agung.

Berikut sejumlah fakta flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung.

tapal kuda lenteng agung

Tujuan pembangunan tapal kuda lenteng agung Flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung dibangun sejak Oktober 2019. Pembangunan flyover tersebut berdasarkan lelang dan telah dimenangkan PT Jakon (flyover Tanjung Barat), PT PP (flyover Lenteng Agung).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, proyek pembangunan kedua jembatan layang tersebut menggunakan anggaran APBD DKI sebesar Rp 140,8 miliar. Pada awalnya, Anies menargetkan flyover tersebut dapat tuntas pada akhir 2020 sehingga bisa digunakan pada 2021. "Mohon doa dan dukungannya agar (proyek pembangunan flyover di Lenteng Agung dan Tanjung Barat) agar segera tuntas sesuai rencana pada akhir tahun 2020 dan dapat mulai kita gunakan pada tahun 2021," kata Anies dalam akun Instagram pribadinya, Selasa (4/8/2020).

Adapun tujuan dari pembangunan kedua flyover tersebut adalah supaya nantinya dapat mengurai kemacetan di perlintasan rel kereta api Lenteng Agung. Tujuan lainnya, seperti dilansir akun Instagram Bina Marga DKI, Sabtu (30/1/2021), adalah menghapus perlintasan sebidang kereta api di daerah tersebut, meminimalisir kecelakaan lalu lintas dengan kereta api, dan mengamankan perjalanan kereta api.

Rancangan dan desain flyover Baik flyover Tanjung barat maupun Lenteng Agung memiliki ketinggian yang sama, yakni masing-masing setinggi 6,5 meter.

tapal kuda lenteng agung

Akan tetapi, ukuran panjang kedua jembatan layang itu berbeda. Flyover Tanjung Barat mempunyai panjang total 1.120 meter, dengan rincian sisi selatan 470 meter, sisi utara 580 meter dengan lebar 8 meter. Baca juga: Uji Coba Hari Ini, Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Dibuka Pukul 06.00 WIB Berita Terkait Catat, Waktu Pelaksanaan Uji Coba Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Uji Coba Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat, Pengendara Dilarang Berhenti dan Berfoto Mural di Genteng Rumah Sekitar Flyover Lenteng Agung Selesai, Ada Gambar Ondel-ondel Pengecatan Atap Rumah di Sekitar Flyover Lenteng Agung Terkendala Cuaca Pemkot Jaksel Dapat CSR 8.000 Liter Cat untuk Genteng Rumah di Sekitar Flyover Tapal Kuda Berita Terkait Tapal kuda lenteng agung, Waktu Pelaksanaan Uji Coba Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Uji Coba Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat, Pengendara Dilarang Berhenti dan Berfoto Mural di Genteng Rumah Sekitar Flyover Lenteng Agung Selesai, Ada Gambar Ondel-ondel Pengecatan Atap Rumah di Sekitar Flyover Lenteng Agung Terkendala Cuaca Pemkot Jaksel Dapat CSR 8.000 Liter Cat untuk Genteng Rumah di Sekitar Flyover Tapal Kuda Viral Video Petugas Perbaikan ATM Tak Berdaya Dikeroyok 3 Pria, gara-gara Tak Bayar Parkir https://regional.kompas.com/read/2021/02/01/06561691/viral-video-petugas-perbaikan-atm-tak-berdaya-dikeroyok-3-pria-gara-gara-tak https://asset.kompas.com/crops/vn96geheC_kNsmwRdD0sni9EtOc=/26x68:775x568/195x98/data/photo/2021/02/01/601743140d294.jpg
Jakarta, IDN Times - Jalan layang Lenteng Agung dan Tanjung Barat, Jakarta Selatan yang dikenal dengan sebutan flyover tapal kuda telah mulai diuji coba untuk umum selama tiga hari mulai Minggu (31/1/2021).

Uji coba efektivitas flyover untuk mengurangi kemacetan khususnya di hari kerja dilakukan pada hari kedua dan ketiga, setelah itu akan dievaluasi mengenai tingkat kemanfaatan jalan layang tersebut.

tapal kuda lenteng agung

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa flyover tapal kuda ini merupakan yang pertama di Jakarta. Proyek yang dimulai November 2018 ini diharapkan bisa mengurai kemacetan di perlintasan kereta api di Lenteng Agung. Seperti apa penampakan flyover tapal kuda saat diuji coba untuk umum?

Berikut kumpulan fotonya. Foto aerial jalan layang tapal kuda Lenteng Agung saat uji coba lalu lintas di kawasan Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (31/1/2021) (ANTARA FOTO/Galih Pradipta) Selain proyek flyover tapal kuda Lenteng Agung, Pemprov DKI Jakarta juga masih melanjutkan sejumlah proyek di tengah pandemik COVID-19 ini.

Proyek tersebut antara lain underpass Senen, Jakarta Pusat, Flyover Tanjung Barat, Jakarta Selatan, dan Flyover Cakung, Jakarta Timur. Baca Juga: Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung Diuji Coba Mulai Hari Ini Berita Terpopuler • Hamas Mulai Bangkit, Menkeu Israel: Ini Semua Kesalahan Netanyahu • 10 Potret Liburan Ayu Ting Ting dan Keluarga ke Jogja, Ayah Rozak Hits • Kamu Workaholic?

Waspadai 7 Tanda Kamu Terlalu Keras ke Diri Sendiri • 10 Fakta Elon Musk, Orang Terkaya di Dunia yang Baru Membeli Twitter • BMKG: Waspada, Suhu Panas Terik Terjadi hingga Pertengahan Mei • 10 Momen Nagita Slavina Masak Makan Malam buat Tapal kuda lenteng agung Artisnya • Libur Lebaran Usai, Jakarta Kembali Terapkan Ganjil Genap Hari Ini • Menko Muhadjir: Biaya Pasien Hepatitis Akut Ditanggung BPJS Kesehatan • 10 Potret Baby Ameena dalam Berbagai Ekspresi, Gemasnya Kebangetan JAKARTA - Flyover Lenteng Agung -Tanjung Barat, Jakarta Selatan akhirnya akan diujicobakan selama tiga hari terhitung mulai besok, Minggu (31/1/2021).

Flyover tapal kuda diharapkan dapat mengurai kemacetan di wilayah tersebut. Hal itu diinformasikan Dinas Bina Marga DKI Jakarta melalui akun Instagramnya @binamargadki, Sabtu (30/1/2021).

Baca juga: Pemprov DKI Pamer Cantiknya Flyover Lenteng Agung, Warganet: Peresmiannya Kapan? "Hallo warga masyarakat Jakarta. Wah akhirnya Fly over Tanjung Barat dan Lenteng Agung Jakarta Selatan akan diujicoba atau open traffic tapal kuda lenteng agung tiga hari, yaitu Minggu, 31 Januari 2021, jam 08.00-21.00 WIB; Senin 1 Februari 2021, jam 06.00-21.00 WIB dan Selasa 2 Februari 2021, jam 06.00-21.00 WIB," tulis akun Instagram Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Sabtu (30/1/2021).

Flyover ini dibangun dengan tujuan mengurangi kemacetan lalu lintas, meminimalisir kecelakaan lalu lintas dengan kereta api, menghapus perlintasan sebidang kereta api, serta mengamankan perjalanan kereta api. "Harapannya dengan dua fly over tersebut dapat mengurai kemacetan yang selama ini terjadi," katanya. Baca juga: Cantiknya Warna-warni Atap Rumah Sekitar Flyover Tapal Kuda Flyover tapal kuda dibangun sejak Oktober 2019 oleh dua kontraktor dengan anggaran sebesar Rp85 miliar.

PT Jakarta Konstruksi yang menangani Flyover Tanjung Barat. Bangunan itu mempunyai total panjang 1.120 meter, di sisi selatan 470 meter, sisi utara 580 meter dengan lebar 8 meter dan tinggi 6,5 meter. Flyover berbentuk huruf U itu dibangun di putaran balik depan kampus IISIP Lenteng Agung dan Poltangan di Jalan Tanjung Barat Raya.

Sementara, Flyover Lenteng Agung dibangun oleh PT PP. Bangunan ini mempunyai panjang total 880 meter dengan rincian sisi barat depan IISIP 430 meter dan sisi timur 450 meter.
BAKAL ada pemandangan berbeda dari fly over Tapal Kuda yang bakal diresmikan 2021 di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Jika dilihat dari atas, pemandangan Instagramble akan memanjakan tapal kuda lenteng agung traveler.

Pemerintah Kota Jakarta Selatan berinisiatif untuk mengecat atap rumah warga Lenteng Agung di sekitar fly over ikonik tersebut. Petugas Penyedia Sarana Prasarana Umum (PPSU) melakukan pengerjaan pengecatan tersebut. (Instagram wibisono.ari) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mukhlisin memaparkan, pengecatan dilakukan dalam kurun waktu satu bulan.

Pengecatan ini dilakukan untuk mempercantik area di sekitar Tapal Kuda, agar semakin ikonik dengan pengecatan tematik. "Desain yang dibuat melibatkan profesional di bidangnya sehingga akan menghasilkan sebuah karya yang artistik”, kata Mukhlisin lewat keterangan resminya. Dilansir Okezone dari Antara, Lurah Lenteng Agung Bayu Pasca Soengkono menambahkan, terdapat 168 rumah dari empat RW yang akan dicat, yakni RW 1, 2, 3 dan 5. Bukan asal cat, atap warga bakal dicat dengan tambahan desain mural Instagramable.

tapal kuda lenteng agung

"Rumah-rumah tersebut terletak di area yang terlihat dari fly over Tapal Kuda," ujar Bayu. Program ini dapat terlaksana berkat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Dewan Kesenian Jakarta yang telah membuat desain warna-warninya. Proses pengecatan ini bakal menghabiskan 8.000 liter cat.

Baca Juga: Natal, Jangan Lupa Cicipi 5 Kuliner Manado hingga Ambon Perwakilan Propan Raya Yuwono Imanto mengatakan, tak heran jika fly over tersebut bakal jadi kebanggaan warga Jakarta nantinya. Ia pun sangat menyukai konsep ini. "Kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah diharapkan diharapkan dapat menambah keterampilan PPSU ke depannya," pungkas dia.
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut belum tentu ada pelebaran jalan di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

tapal kuda lenteng agung

Menurut Ariza, pelebaran jalan hanya satu opsi untuk mengatasi macet di Lenteng Agung. "Pasti kita akan carikan solusinya.

tapal kuda lenteng agung

Di antaranya, umpamanya pelebaran ya, mengatur arus lalu lintas, solusinya macam-macam, diantaranya pelebaran," ucap Ariza kepada wartawan di Balai Kota Tapal kuda lenteng agung Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jumat (9/4/2021). Ariza percaya flyover tapal kuda bisa menyelesaikan masalah macet di Lenteng Agung.

Memang, untuk saat ini efek flyover tersebut masih belum terlihat. Baca juga: 2 Lahan Warga Lenteng Agung Kena Pelebaran untuk JPO Flyover Tapal Kuda "Tapal kuda itu bukan sering macet, justru dibuat untuk mengurangi macet, memudahkan dan mempercepat, memang karena jalannya menyempit itu terjadi kemacetan sedikit, ini dalam proses nanti akan dilebarkan. Ke depan, ini macet karena orang kan mau naik mau turun itu kan mengurangi kecepatan sehingga menimbulkan kemacetan," ujarnya.

Baca juga: Bina Marga: Macet Lenteng Agung Berkurang Bila JPO Tapal Kuda Selesai Mei "Lajur memang agak menyempit di area bawah JPO karena masih ada pengerjaan kaki JPO sisi barat," kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Hari Nugroho kepada detikcom, Kamis (8/4).

Kaki JPO sisi barat berada di Jl Lenteng Agung Raya dari Depok arah Pasar Minggu. Di ruas ini, kemacetan sering terjadi.

JPO berada tepat di tengah flyover tapal kuda Lenteng Agung. "Nanti setelah selesai konstruksi kaki Tapal kuda lenteng agung, saya rasa kemacetan bakal berkurang," kata Hari.Jalan layang tapal kuda di Lenteng Agung dan Tanjung Barat akan dibuat instagramable.

TEMPO.CO, Jakarta - Jalan layang tapal kuda di Lenteng Agung dan Tanjung Barat akan dibuat instagramable. Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Heru Suwondo mengatakan bakal ada taman dan tata pencahayaan yang menarik di jembatan layang tersebut. "Kehadiran fly over Lenteng Agung dan Tanjung Barat nantinya akan menambah keindahan di wilayah Jakarta Selatan," kata Heru. Heru menyebutkan, jembatan layang Lenteng Agung dan Tanjung Barat dibangun oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga dimulai sejak akhir 2019 lalu.

Jalan layang Lenteng Agung terdiri atas dua buah jalan layang berbentuk tapal kuda yang saling terbalik, memiliki panjang 880 meter dengan biaya pembangunan sebesar Rp143,55 miliar. Sedangkan jalan layang Tanjung Barat juga terdiri dari dua buah jalan layang berbentuk tapal kuda yang saling terbalik, memiliki panjang total 1.120 meter dengan biaya pembangunan Rp163,26 miliar.

tapal kuda lenteng agung

Foto udara pembangunan jalan layang tapal kuda di kawasan Lenteng Agung, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020. Jalan layang itu dibangun untuk memecah kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Lenteng Agung dan Jagakarsa. TEMPO/Hilman Fathurrahman W "Kedua jalan fly over ini didesain menarik dengan mengambil bentuk seperti tapal kuda yang saling membelakangi," ujarnya.

Menurut Heru, Dinas Bina Marga DKI Jakarta membangun STS (simpang tak sebidang) baik itu jalan layang maupun underpass sedemikian rupa sehingga terlihat artistik dan bagus. Pembangunan STS yang artistik tersebut telah dilakukan beberapa tahun terakhir, terlihat seperti JPO di GBK, dan Jelambar.

Termasuk di wilayah Jakarta Selatan ada JPO Pasar Minggu dan underpass di Kartini. "Sudin Bina Marga Jakarta Selatan juga meminta secara khusus agar fly over yang dibangun ini juga istimewa sehingga menambah daya tarik Kota Jakarta Selatan," kata Heru. Heru mengatakan kehadiran jalan layang Lenteng Agung dan Tanjung Barat tidak hanya untuk mengurai kemacetan di perlintasan kereta api di wilayah tersebut, namun juga menambah keindahan wisata di Kota Jakarta Selatan. Seperti halnya simpang susun Semanggi yang dilengkapi tata pencahayaan yang dapat disesuaikan dengan tema yang diinginkan Pemprov DKI, maka jalan tapal kuda lenteng agung Lenteng Agung dan Tanjung Barat juga akan dibuat tata pencahayaan yang bisa diubah sesuai tema.

"Kalau sekarang di Semanggi karena temanya HUT RI, lampunya sudah berganti warna merah putih," kata Heru. Selain dilengkapi pencahayaan yang dapat diubah sesuai tema, jalan layang Lenteng Agung dan Tanjung Barat juga dilengkapi dengan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang ramah untuk lansia serta disabilitas. Sehingga jalan layang tidak hanya bisa digunakan untuk kendaraan yang ingin putar balik atau melintas, tapi juga bisa digunakan bagi pejalan kaki dengan melintasi JPO yang dilengkapi lift.

"Selain untuk memperlancar lalu lintas, menghindari kecelakaan di wilayah tersebut, kita sudah mengakomodir masyarakat yang ingin menyeberang rel, walau jalur di bawah tapal kuda lenteng agung ditutup, bisa menggunakan JPO yang ada liftnya," kata Heru. Saat ini perkembangan pengerjaan pembangunan jalan layang Lenteng Agung sudah mencapai 79 persen, sedangkan jalan layang Tanjung Barat sudah 66 persen.

Sesuai kalender kerja, proyek tersebut diperkirakan selesai November 2020. Artikel Asli
PMJ NEWS - Kecelakaan sepeda motor terjadi di atas Flyover Tapal Kuda Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Insiden tabrakan itu mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka. Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Selatan, AKP Sigit mengatakan kecelakaan terjadi pada Selasa (14/3/2022), melibatkan Honda Vario yang dikemudikan Z (46) dan Suzuki Addres yang dikemudikan AA (41).

Tepatnya di Flyover Tapal Kuda tiba-tiba muter balik dan dari arah belakang datang kendaraan sepeda Suzuki Address, yang kemudian menabrak maka terjadilah kecelakaan lalu lintas," ungkap Sigir saat dikonfirmasi.

tapal kuda lenteng agung

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Adapun empat orang yang terluka di antaranya tapal kuda lenteng agung pemotor dan dua penumpang. Mereka terluka di bagian tangan dan wajah. "Pengemudi Vario, Z dan pemboncengnya, M dan anaknya PZ luka lecet di tangan dan wajah.

Pengemudi Addres, AA luka di bagian wajah,” tuturnya. "(Korban) dibawa ke Rumah Sakit Sibroh, Jagakarsa dan untuk AA yang mengalami luka di bibir atas dan tangan kanan dibawa ke RSUD Pasar Minggu," imbuhnya.
By BangBul Jan 4, 2021 betawi, betawipedia, flyover, jakarta, lenteng agung Kota tanpa ikon, ibarat atlet tak pernah bertanding: apa gunanya melatih diri tapi tak pernah berlaga?

Syukur-syukur bisa jadi juara, selain terkenal seantero jagad, juga bisa mendulang hadiah. Kalaupun kalah, sedikitnya mendapat pujian dari pendukungnya. Nah tapal kuda lenteng agung tak pernah tanding, siapa mau peduli? Maka, harap maklum kalau banyak penyelenggara kota kini berlomba-lomba membuat ikon untuk kotanya. Perkara lain tak kalah penting, bisa mempermudah akses penduduk, itu bisa jadi alasan utama.

Terpenting, ikon ini juga mengambarkan kalau pajak yang dibayarkan penduduk kota, diwujudkan dalam bentuk nyata. Seperti misalnya, fly over di Lenteng Agung atau yang biasa disebut LA, Jakarta Selatan yang baru saja selesai Desember 2020 lalu.

Selain digunakan sebagai pemecah kebuntuan lalu lintas yang kerap membuat macet daerah itu, bentuknya yang unik juga bisa menjadi ikon baru Ibu Kota. Flyover ini dinamakan Tapal Kuda, kenapa? Bila mengintip dari atas drone melalui channel YouTube bernama aaina drone channel maka kita akan melihat secara jelas bahwa flyover ini mirip sekali sepatu kuda.

Itulah kenapa dinamakan dengan Tapal Kuda. Pengakuan dari beberapa pejabat terkait juga mengatakan bahwa ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Seperti dikutip Kompas.com, Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho mengatakan, jalan layang ( flyover) Tanjung Barat dan Lenteng Agung, Jakarta Selatan nantinya bisa menjadi ikon. Bentuk tapal kuda ini juga tidak sembarangan, karena sebelum membangun jalan layang itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan berbagai kajian dan review yang mendalam. Flyover Tanjung barat mempunyai panjang total 1.120 meter, dengan rincian sisi selatan 470 meter, sisi utara 580 meter dengan lebar 8 meter dan masing-masing flyover setinggi 6,5 meter.

Sementara itu, flyover Lenteng Agung mempunyai panjang total 880 meter, di sisi barat depan Kampus IISIP Jakarta 430 meter dan sisi timur 450 meter.

Pembangunan flyover Tanjung Barat dan Pasar Minggu mulai dilakukan sekitar bulan Oktober 2019 dan ditargetkan selesai pada tahun 2021.

tapal kuda lenteng agung

Pembangunan flyover tersebut berdasarkan lelang dan telah dimenangkan PT Jakon (flyover Tanjung Barat), PT PP (flyover Lenteng Agung). Artikel kerjasama ini ditulis oleh: Hamzah Ali ( www.indowork.id) […] GETPOST.ID, Jakarta- Fly over di Lenteng Agung Jakarta yang dibuat seperti tapal kuda bisa dibilang sebagai ikon baru yang dibutuhkan untuk pemecah kebuntuan lalu lintas yang kerap macet di kawasan tersebut.Jika dilihat dari atas bentuknya memang mirip dengan tapal kuda.

Pengakuan juga didapat dari beberapa pejabat terkait juga mengatakan bahwa ini merupakan yang pertama di Indonesia. Seperti dikutip Kompas.com, Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho mengatakan, jalan layang ( flyover) Tanjung Barat dan Lenteng Agung, Jakarta Selatan nantinya bisa menjadi ikon.Bentuk tapal kuda ini juga tidak sembarangan, karena sebelum membangun jalan layang itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan berbagai kajian dan review yang mendalam.Flyover Tanjung barat mempunyai panjang total 1.120 meter, dengan rincian sisi selatan 470 meter, sisi utara 580 meter dengan lebar 8 meter dan masing-masing flyover setinggi 6,5 meter.Sementara itu, flyover Lenteng Agung mempunyai panjang total 880 meter, di sisi barat depan Kampus IISIP Jakarta 430 meter dan sisi timur 450 meter.

Pembangunan flyover Tanjung Barat dan Pasar Minggu mulai dilakukan sekitar bulan Oktober 2019 dan ditargetkan tapal kuda lenteng agung pada tahun 2021.Flyover ini dilengkapi dengan jembatan penyeberangan orang (JPO) di antara dua sisi tapal kuda. Jembatan yang dilengkapi lift ini juga didesain ikonik dan instagramable tapi juga memperhatikan keselamatan baik pengguna jalan maupun pejalan kaki.Maka, harap maklum kalau banyak penyelenggara kota kini berlomba-lomba membuat ikon untuk kotanya.

Perkara lain tak kalah penting, bisa mempermudah akses penduduk, itu bisa jadi alasan utama. Terpenting, ikon ini juga mengambarkan kalau pajak yang dibayarkan penduduk kota, diwujudkan dalam bentuk nyata.Pembangunan flyover tersebut berdasarkan lelang dan telah dimenangkan PT Jakon (flyover Tanjung Barat), PT PP (flyover Lenteng Agung).Betawipedia.com […]

Video Drone Malam Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung Jakarta




2022 www.videocon.com