Cpns polri adalah

cpns polri adalah

tirto.id - Pendaftaran online seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 telah dibuka dari tanggal 30 Juni 2021 hingga 21 Juli 2021. Pada penerimaan CPNS tahun ini, Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) menerima CPNS dengan empat formasi.

cpns polri adalah

Keempat formasi tersebut diantaranya: Putra-putri lulusan terbaik dengan predikat “Dengan Pujian/Cumlaude” perguruan tinggi dalam dan luar negeri, Penyandang Disabilitas, Putra/Putri Papua dan Papua Barat, serta Umum.

Berikut cpns polri adalah daftar formasi pada seleksi CPNS POLRI 2021 Formasi Khusus Lulusan terbaik Berpredikat “Dengan Pujian/Cumlaude) - Ahli Pertama Apoteker (14 orang) Kualifikasi pendidikan Apoteker - Ahli Pertama Dokter Umum (33 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 profesi Kedokteran Umum - Ahli Pertama Dokter Gigi (10 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 profesi Dokter Gigi - Ahli Pertama Medik Veteriner (1 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Profesi Dokter Hewan - Ahli Pertama Dokter Spesialis Anak (1 orang) Kualifikasi pendidikan Spesialis Anak/Dokter Spesialis Anak - Ahli Pertama Dokter Spesialis Anestesi (4 orang) Kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis Bedah Anak - Ahli Pertama Dokter Spesialis Bedah Anak (1 orang) Kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis Bedah Anak - Ahli Pertama Dokter SPesialis Jantung (1 orang) Kualifikasi pendidikan Spesialis 1 Jantung/ Spesialis Jantung/ Dokter Spesialis Kedokteran Jantung - Ahli Pertama Dokter Spesialis Jiwa (1 orang) Kualifikasi pendidikan Spesialis Jiwa/ Spesialis 1 Kedokteran Jiwa - Ahli Pertama Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (1 orang) Kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis Kandungan/ Spesialis Kandungan/Spesialis 1 kandungan - Ahli Pertama Dokter Spesialis Penyakit Dalam (1 orang) Kualifikasi cpns polri adalah Spesialis 1 Penyakit Dalam/ Dokter Spesialis Penyakit Dalam - Ahli Pertama Dokter Spesialis THT (1 orang) Kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis THT/ Spesialis THT - Ahli Pertama Penyuluh Kesehatan Masyarakat (1 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Kesehatan Masyarakat - Ahli Pertama Perawat (4 orang) Kualifikasi pendidikan Ners - Ahli Pertama Pranata Laboratorium Kesehatan (1 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Analis Kesehatan - Analis Kesehatan (7 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Analis Kesehatan - Ahli Pertama Analis Hukum 95 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Hukum - Ahli Pertama Pranata Komputer (6 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Informatika/ S-1 teknik Informatika/ S-1 Komputer/ S-1 Ilmu Komputer/ S-1 Komputer Programmer/ S-1 Teknik Komputer - Analis data Sertifikasi Industri Kimia (1 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Teknik Industri/ S-1 Industri - Analis Keuangan (3 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Akuntansi - Analis Kimia (1 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Komia - Analis Laporan keuangan (1 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Akuntansi/ S-1 manajemen/ S-1 Administrasi/ S-1 teknik Informatika - Analis pembinaan Profesi keuangan (5 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Akuntansi.

cpns polri adalah

Formasi Khusus Disabilitas - Terampil Pranata Laboratorium Kesehatan (1 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Analis Kesehatan - Pengelola Data (11 orang) Kualifikasi pendidikan D-III teknik Informatika/ D-III Komputer - Pengelola Data (2 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Teknik Informatika/ D-III Komputer - Terampil Pranata Komputer (4 orang) Kualifikasi pendidikan D-III teknik Informatika/ D-III Komputer - Pranata Teknologi Informasi Komputer (1 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Teknik Informatika/ D-III Teknik Komputer - Ahli Pratama Pranata Komputer (1 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Informatika/ S-1 Teknik Informatika/ S-1 Komputer/ S-1 Ilmu Komputer/ S-1 Komputer Programmer/ S-1 Teknik Komputer - Analis Aplikasi dan Pengelolaan data Sistem keuangan (1 orang) Kualifikasi pendidikan Cpns polri adalah Informatika/ S-1 Teknik Informatika/ S-1 Komputer/ S-1 Ilmu Komputer/ S-1 Komputer Programmer/ S-1 Teknik Komputer.

Formasi Khusus Putra/Putri Papua dan Papua Barat - Ahli Pertama Dokter (1 orang) Kualifikasi pendidikan Dokter Umum - Pengelola Data (2 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Teknik Informatika/D-III Komputer Formasi umum Pada formasi ini akan menerima sebanyak 907 orang.

- Ahli Pertama Administator Kesehatan (1 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Kesehatan Masyarakat - Ahli Pertama Apoteker (27 orang) Kualifikasi pendidikan Apoteker - Ahli Pertama Dokter Umum (67 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Profesi Kedokteran Umum - Ahli Pertama Dokter Gigi (20 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Profesi Dokter Gigi - Ahli Pertama Medik Veteriner (1 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Profesi Dokter Hewan - Ahli Pertama Dokter Spesialis Anak (3 orang) Kualifikasi pendidikan Spesialis Anak/ Dokter Spesialis Anak - Ahli Pertama Dokter Spesialis Anestesi (7 orang) Kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis Anestesi - Ahli Pertama Dokter Spesialis Bedah (1 orang) Kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis Bedah - Ahli Pertama Dokter Spesialis Bedah Anak (1 orang) Kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis Bedah Anak - Ahli Pertama Dokter Spesialis Gizi Klinis (1 orang) Kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis Gizi Klinik - Ahli Pertama Dokter Spesialis Jantung (1 orang) Kualifikasi pendidikan Spesialis 1 Jantung/ Spesialis Jantung / Dokter Spesialis Kedokteran Jantung - Ahli Pertama Dokter Spesialis Kandungan (2 orang) Kualifikasi pendidikan Spesialis Jiwa/ Cpns polri adalah 1 Kedokteran Jiwa - Ahli Pertama Dokter Spesialis Kandungan (1 orang) Kualifikasi Pendidikan Dokter Spesialis Kandungan/ Spesialis Kandungan/ Spesialis 1 Kansungan - Ahli Pertama Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (1 orang) Kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis Kandungan/ Spesialis Kandungan/ Spesialis 1 Kandungan - Ahli Pertama Dokter Spesialis Patologi Anatomi (1 orang) Kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis Patologi Anatomi - Ahli Pertama Dokter Spesialis Penyakit Dalam (2 orang) Kualifikasi pendidikan Spesialis 1 penyakit Dalam/ Dokter Spesialis Penyakit Dalam - Ahli Pertama Dokter Spesialis THT (2 orang) Kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis THT/ Spesialis THT - Ahli Pertama Dokter Sub Spesialis Anestesi (1 orang) Kualifikasi pendidikan Dokter Sub Spesialis Anestesi - Ahli Pertama Penyuluhan Kesehatan Masyarakat (1 orang) Kualifikasi pendidikan s1 Kesehatan Masyarakat (Promosi Kesehatan) / D-IV Promosi Kesehatan - Ahli Pertama Perawat (7 orang) Kualifikasi pendidikan Ners - Ahli Pertama Pranata Laboratorium Kesehatan (2 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Analis Kesehatan / D-IV Analis Kesehatan - Analis Kesehatan (13 orang) Cpns polri adalah pendidikan S-1 Analis Kesehatan - Terampil Asisten Apoteker (29 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Farmasi - Terampil Bidan (60 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Bidan / D-III Kebidanan - Terampil Fisioterapis (19 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Fisioterapi - Terampil Nutrisionis (6 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Gizi - Terampil Perawat (294 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Perawat/ D-III Keperawatan - Terampil Terapis Gigi dan Mulut (30 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Perawat Gigi - Terampil Perekam Medis (8 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Rekam Medik - Terampil Pranata Laboratorium Kesehatan (7 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Analis Kesehatan - Terampil Radiografer (8 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Radiologi - Terampil Refraksionis Optisien (2 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Refraksionis Optisien - Terampil Teknisi Elektromedis (10 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Elektromedik - Akupunturis (2 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Akupuntur - Ahli Pertama Analis Hukum (10 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Hukum - Ahli Pertama Pranata Komputer (12 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Informatika/ S-1 Teknik Informatika/ S-1 Komputer/ S-1 Ilmu Komputer/ S-1 Komputer Programmer/ S-1 Teknik Komputer - Terampil Pranata Komputer (35 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Teknik Informatika/ D-III Komputer - Analis Aplikasi dan Pengelolaan Data Sistem Keuangan (1 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Informatika/ S-1 Teknik Informatika/ S-1 Komputer/ S-1 Ilmu Komputer/ S-1 Komputer Programmer/ S-1 Teknik Komputer - Analis Data Sertifikasi Industri Kimia (1 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Teknik Industri/ S-1 Industri - Analis Keuangan (7 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Akuntansi/ D-IV Akuntansi - Analis Kimia (2 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Kimia - Analis Laporan Keuangan (1 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Akuntansi/ S-1 Manajemen/ S-1 Administrasi/ S-1 Teknik Informatika - Analis Pembinaan Profesi Keuangan (8 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Akuntansi/ D-IV Akuntansi - Analis Sejarah (1 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Sejarah/ S-1 perpustakaan - Operator Sandi dan Telekomunikasi (14 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Teknik Informatika/ D-III Telekomunikasi/ D-III Teknik Komputer/ D-III Teknik Cpns polri adalah Komunikasi - Pengelola Akuntansi (1 orang) Kualifikasi pendidikan D-III keuangan/ D-III Administrasi Keuangan/ D-III Ekonomi Akuntansi/ D-III Ekonomi Manajemen/ D-III Akuntansi - Pengelola Anggaran (3 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Akuntansi - Pengelola Data (92) Kualifikasi pendidikan D-III Teknik Informatika/ D-III Komputer - Pengelola data Keamanan dan Ketertiban (4 cpns polri adalah Kualifikasi pendidikan D-III Teknik Informatika - Pengelola Keuangan (20 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Keuangan/ D-III Administrasi Keuangan/ D-iii Ekonomi Akuntansi/ D-III Ekonomi Manajemen/ D-III Akuntansi - Pengelola Teknologi Informasi (3 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Teknik Informatika/ D-III Komputer - Pengolah data (20 orang) Kualifikasi Pendidikan D-III Teknik Informatika/ D-III Komputer cpns polri adalah Pengolah Data (2 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Teknik Informatika/ D-III Komputer - Penyusun Kurikulum Modul dan Bahan Ajar (1 orang) Kualifikasi pendidikan S-1 Kurikulum Pendidikan - Pranata Alat Persandian (2 orang) Kualifikasi pendidikan D-III teknik Informatika/ D-III Telekomunikasi/ D-III Teknik Komputer/ D-III Teknik Elektro Komunikasi - Pranata Teknologi Informasi Komputer (1 orang) Cpns polri adalah pendidikan D-III Teknik Informatika/ D-III Komputer - Teknisi Alat Elektro dan Alat Komunikasi (1 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Komunikasi/ D-III Sistem Informasi/ D-III Teknik Informasi/ D-III Teknik Informasi Komunikasi - Teknisi jaringan Instalasi (1 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Jaringan Komputer/ D-III Teknik Komputer dan jaringan/ D-III Teknik Komputer/ D-III Komputer - Teknisi Jaringan Teknologi Informasi Komputer (4 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Teknik Komputer/ D-III Teknik Informasi/ D-III Manajemen Informatika/ D-III Komputer/ D-III Jaringan Komputer - Teknisi Mesin (2 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Mesin - Teknisi Nautika (2 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Nautika - Verifikator Kuangan (16 orang) Kualifikasi pendidikan D-III Keungan/ D-III Administrasi Keuangan/ D-III Ekonomi Akuntansi/ D-III Ekonomi Manajemen/ D-III Akuntansi Surat Lamaran Surat lamaran merupakan sarah satu berkas yang penting dalam proses mencari kerja.

Pada seleksi CPNS POLRI memberikan format khusus yang dapat diunduh pada laman http://cpns.polri.go.id. Pada surat lamaran tersebut terdapat beberapa hal yang harus diisi, diantaranya: - Tanggal saat melamar - Perihal atau kesimpulan dari isi surat - Kepada siapa surat lamaran ditujukan.

Pada surat lamaran untuk CPNS POLRI, ditujukan kepada “Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia u.p. As SDM Kapolri di Jakarta” - Tuliskan jabatan apa yang ingin anda lamar serta dimana rencana penempatan yang diinginkan - Lampiran berkas administrasi yang dibutuhkan - Tanda tangan, nama terang yang disertai materai Rp10.000. Surat Pernyataan Surat pernyataan merupakan surat yang menjadi bukti bahwa jika nantinya diterima, calon pendaftar harus melaksanakan hal-hal yang terdapat dalam surat tersebut.

Terdapat dua surat pernyataan yang harus diisi oleh calon pendaftar CPNS POLRI 2021, diantaranya: Surat Pernyataan 1 - Menuliskan nama, tempat tanggal lahir, agama, serta alamat - Tanggal surat ditulis - Tanda tangan serta nama terang yang diberi materai Rp10.000. Surat Pernyataan 2 - Nama, tempat/tanggal lahir, pendidikan, jurusan, jabatan yang dilamar, alamat - Tanggal surat ditulis - Tanda tangan serta nama terang yang diberi materai Rp10.000.

Suara.com - Bagi anda yang memiliki ketertarikan untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) khususnya pada instansi kepolisian anda dapat mendaftarkan diri anda untuk mengikuti tes CPNS Polri 2021. Berikut ini info seputar formasi hingga syarat CPNS Polri 2021.

cpns polri adalah

Sebelumnya, beredar kabar bahwa pendaftaran CPNS Polri 2021 mulai dibuka pada 31 Mei 2021 sampai 21 Juni 2021. Namun BKN sebagai badan resmi yang menyelenggarakan CPNS 2021 telah mengumumkan bahwa CPNS 2021 ditunda. Kejelasan kapan CPNS 2021 dibuka belum diketahui, sebab BKN tidak memberikan tanggal pasti.

cpns polri adalah

Formasi CPNS Polri 2021 Formasi CPNS adalah jalur yang disediakan oleh kementrian dan dibuka bagi calon peserta untuk menjadi pegawai negeri sipil. Ada beberapa formasi yang dibuka pada tes CPNS Polri tahun 2021, yakni: Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2021 Batal Dibuka Hari Ini, Singkawang Tunggu Instruksi Pusat • S1 profesi dokter umum • S1 dokter gigi • S1 apoteker • D-III keperawatan • D-III farmasi • D-III kebidanan • D-III analisis Kesehatan • D-III computer • D-III teknologi informatika khusus penyandang disabilitas Persyaratan CPNS Polri Adapun beberapa persyaratan cpns polri adalah harus anda penuhi untuk dapat mengikuti tes CPNS Polri 2021, berikut adalah persyaratannya: • Penduduk Asli Indonesia Syarat paling mendasar adalah anda tercatat sebagai warga negara Indonesia dan dapat dibuktikan melalui kepemilikan KTP • Bersih dari Catatan Kriminal Syarat yang kedua adalah anda diwajibkan untuk bersih dari segala jenis cpns polri adalah kriminal, yang artinya anda tidak pernah tercatat memiliki catatan kriminal maupun dipenjara.

Hal ini dapat anda buktikan dengan melampirkan surat keterangan keterangan catatan kepolisian (SKCK) cpns polri adalah Tidak Memiliki Catatan Buruk pada Pekerjaan Selain bersih dari catatan kriminal persyaratan untuk mendaftarkan diri pada CPNS Polri 2021 adalah anda tidak pernah tercatat • Berusia minimal 21 tahun dan maksimal 35 tahun • Memiliki postur badan minimal 157 cm bagi pria dan 150 cm bagi wanita • Bagi pendaftar calon perawat memiliki minimal Pendidikan minimal D3 dan sudah tersertifikasi secara kompetensi seperti BCLS dan BTLS • Sudah mendapatkan surat penyetaraan yang disetujui dan dikeluarkan secara resmi oleh DIrjen Dikti bagi calon lulusan perguruan tinggi yang ada di luar negeri, dengan syarat IPK minimal 2,75 untuk lulusan D-III, 3,00 untuk S1 dan 3,20 untuk lulusan S2 • TIdak terdaftar dalam organisasi-organisasi yang dilarang di Indonesia • Tidak sedang menjabat sebagai PNS, TNI maupun Polri Dokumen Wajib Pendaftaran CPNS Polri 2021 Di bawah adalah beberapa dokumen yang harus anda siapkan ketika akan mendaftarkan diri anda pada CPNS Polri 2021: • Kartu Tanda Penduduk Asli (KTP) • Kartu Keluarga (KK) • Pas Foto 4x6 • Swafoto (Selfie) • Ijazah Asli • Transkrip Nilai Asli • Surat Lamaran CPNS Polri • Surat Pernyataan CPNS Polri Tahapan Seleksi CPNS Polri 2021 Baca Juga: Informasi Terkini CPNS Kemenhub 2021: Formasi, Syarat dan Jadwal • Pendaftaran Online CPNS di portal SSCN BKN • Seleksi Administrasi CPNS Polri • Verifikasi Berkas Asli CPNS Polri • Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Computer Assisted Test (CAT) • Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) • Integrasi nilai SKD dengan SKB CPNS Polri • Pengumuman Kelulusan Akhir CPNS Polri • Pemberkasan dan penetapan NIP CPNS baru Polri Semoga dengan adanya informasi ini dapat mempermudah bagi anda yang berminat untuk mendaftarkan diri pada tes CPNS Polri 2021.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Syarat Daftar CPNS Polri – Untuk yang ingin menjadi PNS Polri ini adalah persyaratan lamaran untuk menjadi CPNS Polri. Persyaratannya terdiri dari persyartan umum dan persyaratan khusus.

1.Untuk persyaratan Umum daftar CPNS Polri. • adalah seorang WNI, taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, serta taat pada Pancasila, UUD 1945 dan NKRI • memiliki jasmani dan rohani yang sehat; • berkelakuan baik dengan bukti Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK); • tidak pernah diberhentikan atau berhenti dari PNS/Anggota TNI/Polri; • posisi bukansebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) • cpns polri adalah seorang pengurus, anggota/simpatisan organisasi yang dilarang di tanah air.

2) Untuk persyaratan Khusus daftar PNS Polri Untuk persyaratan khusus daftar CPNS Polri dikelompokan pada 4 formasi yang akan diikuti yaitu persyaratan khusus untuk formasi umum, formasi cumlaude, formasi papua barat dan formasi disabilitas. a.Persyaratan khusus CPNS Polri pada Formasi Umum • punya kualifikasi Pendidikan yang sesuai dengan yang cpns polri adalah jabatan dan berasal dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan program studi yang memiliki akreditasi berasal dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi atau BAN-PT.

• Pada kualifikasi pendidikan tenaga kesehatan, bisa didapatkan lewat Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan Indonesia yang disingkat LAM-PTKes/Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan (Pusdiknakes) sesuai dengan waktu ijazah itu diterbitkan; • Memiliki Nilai IPK paling rendah 2.75 disertai fotokopi ijazah beserta transkrip nilai yang dilegalisir Dekan atau yang sederajat.

• Saat mengajukan lamaran CPNS memiliki usia minimal 18 (delapan belas) tahun dan maksimal 35 (tiga puluh lima) tahu; • mempunyai cpns polri adalah badan minimal 157 cm utnuk putra dan 150 cm untuk putri • Tidak sedang hamil saat proses seleksi disertai surat keterangan dokter; • bisa menggunakan komputer; • Untuk formasi tenaga kesehatan diwajibkan ada STR atau Surat Tanda Registrasi yang masih berlaku; • bagi formasi pelaksana/terampil pranata komputer dengan kualifikasi Informatika/D-III Teknik Komputer dan Jaringan dan D-III Teknik Komputer memiliki sertifikat MikroTik Certified Network Associate (MTCNA) dan Cisco Certified Network Associate (CCNA).

• untuk formasi Pelaksana/Terampil Pustakawan kualifikasi D-III Perpustakaan, formasi Analis Manajemen Perkantoran S-1 Perkantoran, formasi pengadministrasi keuangan D-III Keuangan/ D-III Administrasi Keuangan/D-III Ekonomi akuntansi/D-III Ekonomi Manajemen/D-III Akuntansi, formasi Analis Keuangan S-1 Akuntansi/D-IV Akuntansi, formasi pranata kearsipan D-III Arsip, formasi analis penganggaran S-1/D-IV Ekonomi Pembangunan/S-1 Manajemen/S-1 Akuntansi diutamakan punya sertifikat kursus komputer; • untuk formasi Analis Hukum S-1 Hukum punya sertifikat/surat tanda selesai magang dari kantor bantuan hukum/pengacara yang kantornya telah terdaftar di Kemenkumham.

b.Syarat Pendaftaran CPNS Polri Formasi Cumlaude • peserta punya pendidikan sesuai dengan yang disyaratkan oleh jabatan, lulus dengan predikat cumlaude dari perguruan tinggi terakreditasi A/unggul dan program studi yang terakreditasi A. • untuk lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri harus nmendapatkan penyetaraan ijazah dan surat keterangan predikat kelulusannya setara cumlaude dari kementerian. • Saat mendaftar CPNS memiliki umur minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun.

• memiliki tinggi badan minimal untuk putra 157 cm dan putri 150 cm • Saat seleksi tidak sedang hamil dengan surat keterangan dokter; • bisa memakai komputer; • formasi tenaga kesehatan dilengkapin dengan Surat Tanda Registrasi.

• untuk formasi Pelaksana/Terampil Pranata Komputer Informatika/D-III Teknik Komputer dan Jaringan dan D-III Teknik Komputer punya sertifikat Cisco Certified Network Associate (CCNA) dan MikroTik Certified Network Associate (MTCNA).

• bagi formasi pelaksana/terampil pustakawan D-III Perpustakaan, formasi pranata kearsipan D-III Arsip, formasi analis penganggaran S-1/D-IV Ekonomi Pembangunan/S-1 Manajemen/S-1 Akuntansi, cpns polri adalah pengadministrasi keuangan D-III Keuangan/ D-III Administrasi Keuangan/D-III Ekonomi akuntansi/D-III Ekonomi Manajemen/D-III Akuntansi,formasi analis keuangan S-1 Akuntansi/D-IV Akuntansi, wajib punya sertifikat kursus komputer; • untuk pendaftar dengan formasi Analis Hukum S-1 Hukum wajib punya surat tanda selesai magang di kantor bantuan hukum terdaftar di Kemenkumham.

c) Formasi Khusus Papua dan Papua Barat. • peserta punya kualifikasi pendidikan uang dipersyaratkan jabatan, dari Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta dengan program studi yang terakreditasi.

• memiliki IPK paling rendah 2,50 dariPerguruan Tinggi Negeri/Swasta • persyaratan pelamar formasi khusus Papua dan Papua Barat adalah keturunan Papua atau Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak/ibu) asli Papua dan Papua Barat, buktinya memiliki Surat Akta Kelahiran dan diperkuat dengan Surat Keterangan dari Kepala Desa atau Kepala Suku. • Saat melamar CPNS memiliki umur paling rendah 18 tahun dan maksimal 35 (tahun dihitung pada saat • memiliki tinggi badan minimal untuk pria 155 cm dan putri 150 cm.

Artikel Syarat Daftar Cpns polri adalah Polri ini disadur dari persyaratan pendaftaran PNS Polri T.A. 2019.

cpns polri adalah

Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.

Cari sumber: "Calon Pegawai Negeri Sipil" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR Calon Pegawai Negeri Sipil (disingkat CPNS) adalah pegawai yang baru lulus tes seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil tahap pertama. Calon Pegawai Negeri Sipil belum mengikuti kewajiban untuk memenuhi syarat sebagai Pegawai Negeri Sipil dengan gaji 100%. Mereka digaji dengan persentase sejumlah 80% berdasarkan SK CPNS yang telah ditentukan dengan berpedoman pada undang-undang yang berlaku di Indonesia.

cpns polri adalah

Saat berstatus sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil, kompetensi dan kinerja mereka dinilai berdasarkan formasi pada saat mereka dinyatakan lulus seleksi menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil. Jika mereka belum memenuhi kriteria penilaian tahap kedua, status calon dapat ditunda dengan ketentuan waktu tertentu. Jika belum memenuhi persyaratan berdasarkan waktu yang telah ditentukan, mereka dinyatakan gugur atau dibatalkan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil. Persyaratan menjadi Pegawai Negeri Sipil [ sunting - sunting cpns polri adalah ] Sebelum menjadi Pegawai Negeri Sipil, mereka diwajibkan memenuhi beberapa kriteria di bawah ini: • Mengikuti diklat prajabatan sekarang dikenal dengan sebutan latsar (latihan dasar), dan memiliki sertifikat yang menyatakan kelulusan mereka dalam kegiatan tersebut.

• Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari rumah sakit pemerintah. • Pencapaian daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (DP3) dengan predikat nilai minimum yang telah ditentukan. Setelah memenuhi kewajiban yang berupakan tes seleksi tahap ketiga tersebut, Calon Pegawai Negeri Sipil akan mendapatkan status Pegawai Negeri Sipil dengan gaji 100% setelah menerima SK PNS sebagai pengganti SK CPNS yang telah mereka miliki sebelumnya.

Berdasarkan ketentuan pada undang-undang nomor 8 tahun 1974 tentang pokok-pokok kepegawaian, sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 43 tahun 1999 menyatakan cpns polri adalah Calon Pegawai Negeri Sipil yang telah menjalani masa percobaan sekurang-kurangnya 1 tahun dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil setelah memenuhi kewajiban dan persyaratan yang telah ditentukan.

Perbandingan dengan Polri dan TNI [ sunting - sunting sumber ] Status Calon Pegawai Negeri Sipil disetarakan dengan proses saat calon cpns polri adalah, calon bintara, calon perwira menuju status mereka menjadi anggota Polri dan TNI.

Berikut ini perbandingan kepangkatan Pegawai Negeri Sipil dengan Polri dan TNI: • Calon Pegawai Negeri Sipil golongan I setara dengan calon tamtama. Ini adalah proses menuju golongan kepangkatan terendah dalam ketentaraan dan kepolisian maupun sipil. • Calon Pegawai Negeri Sipil golongan II setara dengan calon bintara.

Ini adalah proses menuju golongan kepangkatan yang lebih rendah dari perwira dalam ketentaraan dan kepolisian. • Calon Pegawai Negeri Sipil golongan III setara dengan calon perwira. Ini adalah proses menuju golongan kepangkatan yang lebih tinggi dari bintara dalam ketentaraan dan kepolisian. Secara wewenang dan bidang kerja, status Calon Pegawai Negeri Sipil tidak berbeda cpns polri adalah Polri dan TNI. Gaji pokok yang diterima oleh ketiga calon pegawai negeri yang ada di Indonesia tersebut juga tidak berbeda.

Di saat menjadi Pegawai Negeri Sipil, status mereka juga berlaku seperti status pada kepolisian dan ketentaraan. Seringkali Pegawai Negeri Sipil tidak menyadari hal tersebut, dikarenakan kekurangan pengetahuan dan sosialisasi mengenai informasi tersebut.

Malah sebaliknya, kepolisian dan ketentaraan jauh lebih memahami apa yang tidak diketahui Pegawai Negeri Sipil mengenai status kepegawaian Pegawai Negeri Sipil. Lihat pula [ sunting - sunting sumber ] • Pegawai negeri • Diklat prajabatan • Halaman ini terakhir diubah pada 7 Februari 2022, pukul 22.51.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
Latest: • Tinjau Arus Balik di BakauheniKapolri Minta Masyarakat Manfaatkan WFH dan Libur Sekolah • Kapolri Tinjau Langsung Tol Cikampek, Pastikan One Way-Contraflow Berjalan Lancar • Kapolri Pastikan Polisi akan Berikan Pelayanan Maksimal Hadapi Arus Balik Lebaran • Sudah Tepat, DPR Minta Imbauan Kapolri Soal WFH Cegah Macet Arus Balik Ditindaklanjuti • Arus Balik, Kapolri Pastikan Siapkan Strategi Urai Kepadatan di Jalan Tol dan Pelabuhan Bakauheni PDF Persyaratan pendaftaran PNS Polri (Berdasarkan persyaratan pendaftaran PNS Polri T.A.

2010) Persyaratan umum : • Warga Negara Indonesia (WNI). • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. • Berusia serendah-rendahnya 18 (delapan belas) tahun atau setinggi-tingginya 35 (tiga puluh lima) tahun. • Usia sampai dengan 40 (empat puluh) tahun bagi peserta yang memiliki masa pengabdian selama 5 (lima) tahun berturut-turut pada Instansi Pemerintah, dengan melampirkan Keputusan/Surat Keputusan yang mencantumkan nilai nominal/honor yang diterima setiap bulannya yang disahkan oleh Pejabat Eselon II (minimal berpangkat Kombes Pol).

• Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan. • Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri/Pegawai Swasta. • Tidak berkedudukan sebagai Pegawai Negeri/Calon Pegawai Negeri. • Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Pemerintah.

• Tidak menjadi pengurus dan atau anggota partai politik. • Mempunyai pendidikan, kecakapan, keahlian dan keterampilan yang diperlukan di lingkungan Polri.

• Berkelakuan baik. • Sehat jasmani dan rohani. • Terdaftar sebagai pencari kerja di Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) dengan melampirkan Kartu Tanda Pencari Kerja. Persyaratan khusus : • Bagi calon yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri/Swasta harus sudah lulus Ujian Negara (dengan melampirkan tanda lulus/ijazah yang dilegalisasir), dengan nilai rata-rata IPK minimal : a) S2 atau S1 Profesi : 2,30 (dua koma tiga nol).

b) S1 atau D-IV : 2,50 (dua koma lima nol). c) D-IIII : 2,75 (dua koma tujuh lima). • Bagi calon pelamar formasi golongan II/a dengan jabatan Operator Kapal Motor atau Operator Radio Komunikasi yang akan ditempatkan di perbatasan dengan negara tetangga baik laut maupun darat, berasal dari penduduk lokal kabupaten/kota yang telah berdomisili minimal 5 (lima) tahun yang dibuktikan dengan Cpns polri adalah Tanda Penduduk (KTP) setempat, Kartu Keluarga (KK) atau ijazah SLTA/Sederajat.

• Bagi calon yang akan melamar formasi golongan II/a dengan jabatan Pengadministrasi Umum yang akan menjadi personel Satuan Korp Musik Polri harus : a) memiliki ijazah dari Sekolah Musik (SMK Musik). b) tinggi badan minimal 160 (seratus enam puluh) Cm dengan berat badan ideal.

Persyaratan administrasi : Berkas persyaratan administrasi pelamaran CPNS Polri Sumber Pelamar Umum yang dikirimkan melalui pos/jasa pengiriman lainnya, terdiri dari : • Surat lamaran (ditulis tangan dengan huruf kapital/balok dan tinta hitam) bermaterai Rp 6.000,- dengan menyebutkan Nama Jabatan dan Tempat/Unit kerja yang dilamar, bagi pelamar CPNS Polri golongan/ruang : a) III/b, III/a, II/c atau II/a untuk jabatan Pengadministrasi Umum, lamaran ditujukan Kepada Yth.

KAPOLRI u.p. Asisten Sumber Daya Manusia b) II/a untuk jabatan Operator Kapal Motor atau Operator Radio Komunikasi, lamaran ditujukan kepada Yth.

KAPOLRI u.p. Kapolda Sumut/NTT/Kalbar/Kaltim/Sulut/Maluku/Papua/Kepri • Pasfoto hitam putih (tidak memakai tutup kepala, kacamata, jaket, rompi, kaos oblong, bando), ukuran 2 X 3 Cm sebanyak 2 (dua) lembar, 3 Cpns polri adalah 4 Cm sebanyak 2 (dua) lembar dan ditulis nama dibelakangnya.

cpns polri adalah

• Fotokopi STTB/Ijazah pendidikan umum terakhir beserta Daftar/Transkrip Nilai yang digunakan untuk melamar, serta disahkan/dilegalisir oleh pejabat yang berwenang : a) Ijazah Pendidikan Tinggi cpns polri adalah dikeluarkan oleh : (1) Universitas atau Institut, dilegalisir oleh Rektor atau Pembantu Rektor I Bidang Akademik/Wakil Rektor I Bidang Akademik atau Dekan atau Pembantu Dekan Cpns polri adalah Bidang Akademik/Wakil Dekan I Bidang Akademik.

(2) Sekolah Tinggi, dilegalisir oleh Ketua atau Pembantu Ketua I Bidang Akademik/Wakil Ketua I Bidang Akademik. (3) Politeknik atau Akademi, dilegalisir oleh Direktur atau Pembantu Direktur I Bidang Akademik/Wakil Direktur I Bidang Akademik.

b) STTB SLTA/Sederajat oleh Kepala Sekolah. c) Ijazah Paket C oleh Kepala Dinas Pendidikan Tingkat setempat (minimal Tingkat Kabupaten/Kota). • Fotokopi Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dari institusi kesehatan resmi milik pemerintah (Puskesmas atau Rumah Sakit, ditanda tangani, diregister, nama jelas dokter yang memeriksa dan distempel), yang disahkan/dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.

• Fotokopi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat,yang terbaru dan disahkan/dilegalisir oleh pejabat yang berwenang. • Fotokopi Akte Kelahiran/Surat Kenal Lahir, yang disahkan/dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.

• Fotokopi Kartu Tanda Pencari Kerja (Kartu kuning) dari Depnakertrans, yangdisahkan/dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.

• Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), yang disahkan/dilegalisir oleh pejabat yang berwenang (Camat/Lurah/Kepala Desa). • Fotokopi sertifikat keahlian/keterampilan/kursus yang dimiliki dan disahkan / dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.

• Semua persyaratan administrasi 1) s.d. 9) tersebut di atas, masing-masing dibuat 1 (satu) buah, dimasukkan ke dalam stopmap folio dan diberi Nama, Kualifikasi Pendidikan, Jurusan serta Kode Pendidikan, dengan ketentuan stopmap folio warna : a) Hijau : untuk pelamar berijazah S2 atau S1 Profesi.

b) Kuning : untuk pelamar berijazah S1 atau D-IV. c) Biru : untuk pelamar berijazah D-III. d) Merah cpns polri adalah untuk pelamar berijazah SMU/SMK. • Asli persyaratan administrasi 1) s.d. 9) tersebut di atasdiserahkan kepada Panitia, setelah pelamar dinyatakan lulus seleksi pengadaan CPNS Polri Sumber Pelamar Umum. Tahapan seleksi : • Tahapan Seleksi : a) Pemeriksaan kelengkapan persyaratan administrasi tahap awal b) Tes Kompetensi Dasar (TKD)/Ujian Tertulis, meliputi : (1) Tes Pengetahuan Umum (TPU).

(2) Tes Bakat Skolastik (TBS). (3) Tes Skala Kematangan (TSK). c) Tes Kompetensi Bidang (TKB)/Uji Kompetensi Bidang secara aplikatif sesuai kualifikasi pendidikan yang dilamar.

d) Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) yang dilaksanakan pada institusi kesehatan resmi pemerintah di luar Polri yang ditunjuk. e) Pemeriksaan keabsahan asli ijazah/STTB SD, SLTP/Sederajat s.d.pendidikan umum terakhir, sesuai kualifikasi pendidikan yang digunakan untuk melamar. f) Pemeriksaan kelengkapan persyaratan administrasi tahap akhir. • Hasil setiap tahapan seleksi akan diberitahukan/diumumkan melalui : a) Internet dengan Website : www.polri.go.id b) Dapat dilihat di Biro Personel Polda setempat melalui Surat Telegram Kapolri yang ditujukan kepada para Kapolda se-Indonesia.

• Pelamar yang dinyatakan lulus/memenuhi persyaratan administrasi, mendapat Nomor Peserta Seleksi Pengadaan CPNS Polri sumber pelamar umum untuk mengikuti tes/seleksi tahap selanjutnya, yang dapat diambil pada tempat dan waktu yang telah ditentukan dalam pengumuman.

cpns polri adalah

• Pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat/lulus dalam tahap seleksi TKB/Uji Kompetensi Bidang, diharuskan untuk: a) Melakukan pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan pada institusi kesehatan resmi pemerintah di luar Polri yang ditunjuk meliputi : Rontgen paru-paru, Lab. darah lengkap, rekam jantung, tidak buta warna, tidak dalam keadaan hamil (bagi wanita), tidak memiliki kelainan/cacat fisik yang dapat mengganggu pekerjaannya dan Surat Keterangan Bebas Narkoba.

b) Menyerahkan asli ijazah/STTB SD, SLTP/Sederajat s.d. pendidikan umum terakhir, sesuai kualifikasi pendidikan yang digunakan untuk melamar, pada tempat dan waktu yang telah ditentukan dalam pengumuman. • Pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat/lulus dalam seluruh tahapan seleksi pengadaan CPNS Polri Sumber Pelamar Umum, harus melengkapi berkas lamarannya dengan menyerahkan : a) Asli persyaratan administrasi yang diserahkan pada saat melamar melalui pos/jasa pengiriman lainnya.

b) Daftar Riwayat Hidup (DRH) lengkap, menggunakan blanko standar Badan Kepegawaian Negara (BKN). c) Surat Pernyataan yang berisi 5 (lima) butir pernyataan berikut ini : (1) Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, karena melakukan tindak pidana.

(2) Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri/Pegawai Swasta. (3) Tidak berkedudukan sebagai Pegawai Negeri/Calon Pegawai Negeri. (4) Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh pemerintah. (5) Tidak menjadi pengurus dan atau anggota partai politik. d) Surat Pernyataan yang berisi 2 (dua) butir pernyataan berikut ini : (1) Bersedia menunaikan baktinya minimal 5 (lima) tahun terhitung saat pengangkatannya sebagai CPNS Polri.

(2) Bersedia mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan oleh negara apabila yang bersangkutan mengundurkan diri sebagai CPNS Polri bukan karena dinas. e) Fotokopi Keputusan/Surat Keputusan pengalaman bekerja bagi yang sudah pernah bekerja, dan disahkan/dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.
Berita Terpopuler • Hamas Mulai Bangkit, Menkeu Israel: Ini Semua Kesalahan Netanyahu • 10 Fakta Elon Musk, Orang Terkaya di Dunia yang Baru Membeli Twitter • 10 Potret Liburan Ayu Ting Ting dan Keluarga ke Jogja, Ayah Rozak Hits • 10 Momen Nagita Slavina Masak Makan Malam buat Teman-teman Artisnya • [LINIMASA-5] Perkembangan Terkini Vaksinasi COVID-19 Indonesia • 10 Potret Menawan Arlova, Anak Bungsu Andre Taulany, Beranjak Remaja • Libur Lebaran Usai, Jakarta Kembali Terapkan Ganjil Genap Hari Ini • 10 Mei Hari Lupus Sedunia: Cara Merayakannya • 10 Potret Alternatif Pengganti Cpns polri adalah Ini Cpns polri adalah Geleng-geleng Kepalatirto.id - Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) kembali akan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri (CPNS) Sipil 2021.

Proses rekrutmen akan dilakukan serentak dengan lowongan CPNS lainnya dan dilakukan satu atap melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) di laman https://sscasn.bkn.go.id. Hingga saat ini, ada 12 daerah yang telah mengumumkan membuka lowongan CPNS Polri 2021, yaitu Cpns polri adalah Aceh, Bengkulu, Yogyakarta, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.

Berikut ini daftar formasi, jumlah yang diperlukan untuk CPNS Polri 2021. Polda Aceh - Dokter Ahli Pertama (S1 Profesi Dokter Umum) - Dokter Ahli Pertama Gigi (S1 Profesi Dokter Gigi) - Apoteker Ahli Pertama (S1 Apoteker) - Perawat Terampil (D-III Keperawatan) - Asisten Apoteker Terampil (D-III Farmasi) - Bidan Terampil (D-III Kebidanan) - Pranata Lab.

Kesehatan (D-III Analisis Kesehatan) - Pranata Tek. Informasi Komputer (D-III Komputer/D-III Tek. Informatika) untuk cpns polri adalah. Polda Bengkulu - Dokter Spesialis Anastesi - Dokter Umum - S1 Apoteker - D3 Kebidanan - D3 Fisioterapi - D3 Perawat - D3 Pranata Laboratorium - D3 Radiografi - S1/D4 Akuntansi Polda Sumbar - Apoteker - Dokter - Perawat - Analisis Hukum - Pranata Komputer - Analisis Keuangan - Operator Sandi dan Telekomunikasi Polda Jambi - Ahli Pertama Dokter - Ali Pertama Apoteker - Ahli Pertama Perawat - Terampil Fisioterapis - Terampil Nutrisionis - Terampil Perawat - Terampil Rekam Medis - Ahli Pertama Pranata Lab.

Kesehatan - Analisis Keuangan - Analisis Aplikasi dan Pengelolaan Data Sistem Keuangan - Pengelola Data Polda Sumsel Formasi Jabatan Pengelola Data untuk Umum dengan Kualifikasi Pendidikan yang diterima: 1. D III TEKNIK INFORMATIKA 2. D III KOMPUTER Formasi Jabatan: Pengelola Data untuk Disabilitas dengan Kualifikasi Pendidikan yang diterima: 1. D III TEKNIK INFORMATIKA 2. D III KOMPUTER Polda Bali - Terampil Bidan - Terampil Perawat - Terampil Teknisi Elektromedis - Ahli Pertama Pranata Komputer - Ahli Terampil Pranata Komputer - Analis Keuangan - Pengelola Keuangan Polda Kalbar - S1 Apoteker - S1 Dokter Umum - S1 Dokter Gigi - S1 Hukum - S1 Teknik Informatika - S1 Akuntansi - D4 Akuntansi - D3 Farmasi - D3 Kebidanan - D3 Keperawatan - D3 Perawat Gigi dan Mulut Polda Kaltim - S1 Apoteker Ahli Pertama Polda Kalteng - D3 Perawat 50 formasi - D3 Bidan 5 formasi - D3 Komputer 2 formasi Polda Sultra - Ahli Pertama Administrator Kesehatan - Ahli Pertama Dokter - Ahli Pertama Dokter Gigi - Ahli Pertama Perawat - Ahli Pertama Analis Hukum - Analis Pembinaan Profesi Keuangan - Terampil Perawat - Terampil Kebidanan - Pengelola Anggaran - Terampil Pranata Komputer - Pengelola Data - Teknisi Jaringan TIK Pendidikan Polda Sulut - Fisioterapi (D3 Fisioterapi) - Pembinaan Profesi Keuangan (S1 & D4 Akuntansi) - Operator Sandi dan Telekomunikasi (D3 Teknik Informatika, D3 Telekomunikasi, D3 Komputer, D3 Teknik Elektro Komunikasi) - Pengelola Data Keamanan cpns polri adalah Ketertiban (D3 Teknik Informatika) Polda Cpns polri adalah - Apoteker - Asisten Apoteker - Pranata Komputer - Pengelola Keuangan - Verifikasi Keuangan Adapun persyaratan umum CPNS Polri pada 2019 lalu adalah sebagai berikut: 1.

warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia; 2.

cpns polri adalah

sehat jasmani dan rohani; 3. berkelakuan baik dan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK); 4. tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/POLRI; 5.

tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS)/Anggota TNI/POLRI; 6. tidak menjadi pengurus, anggota/simpatisan organisasi terlarang di Indonesia; 7.

usia minimal 21 (dua puluh satu) tahun dan maksimal 35 (tiga puluh lima) tahun per tanggal pendaftaran; 8. tinggi badan serendah-rendahnya: a. pria 157 (seratus lima tujuh) cm; b.

wanita 150 (seratus lima puluh) cm; Cara Daftar CPNS 2021 Pelaksanaan seleksi CPNS tahun ini akan dilaksanakan secara online melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) di link https://sscn.bkn.go.id. Pendaftarannya sendiri akan melalui lima tahapan proses, meliputi: - pendaftaran secara online di SSCN; - seleksi administratif; - verifikasi berkas asli; - seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan computer assisted test (CAT); - seleksi kompetensi bidang (SKB).

Berikut ini contoh soal Wawasan Kebangsaan untuk tes CPNS Polri TNI-POLRI/TAMTAMA DAN BINTARA/PENGETAHUAN KEPOLISIAN/TES PENGETAHUAN HUKUM ACARA PIDANA 1. Pejabat yang diberi wewenang oleh Undang-Undang untuk bertindak sebagai Penuntut Umum serta melaksanakan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap disebut: Pilih jawaban berikut : A.Jaksa B.Penuntut Umum C.Penyidik D.polisi 2.

Pejabat Peradilan Negara yang diberik wewenang oleh Undang-Undang untuk mengadili disebut: Pilih jawaban berikut : A.Polisi B.jaksa C.penuntut umum D.Hakim cpns polri adalah.

cpns polri adalah

Penyidik tidak diperkenankan memasuki ruang di mana sedang berlangsung sidang MPR, DPR atau DPRD, kecuali dalam hal: Pilih jawaban berikut : A.Tersangka lebih dari seorang B.Tersangka membawa senjata tajam C.Tersangka berteriak-teriak D.Tersangka tertangkap 4.

Untuk penahanan kota, pengurangan masa penahanan dalam pidana yang dijatuhkan, jumlahnya: Pilih jawaban berikut : A.Seperlima dari lamanya waktu penahanan kota B.Sepenuhnya dari lamanya waktu penahanan kota C.Seperempat dari lamanya waktu penahanan kota D.Sama sekali tidak ada pengurangan 5.

Penangkapan dapat dilakukan untuk paling lama Pilih jawaban berikut : A.Dua cpns polri adalah B.Tiga hari C.Dua minggu D.Salah semua TNI-POLRI/TAMTAMA DAN BINTARA/PENGETAHUAN KEPOLISIAN/TES PENGETAHUAN TENTANG KEPOLISIAN 1. Pimpinan tertinggi kepolisian disebut. Pilih jawaban berikut : A.Kapolsek B.Kasat C.Kapolda Cpns polri adalah 2. Undang-Undang yang mengatur tentang Kepolisian adalah. Pilih jawaban berikut : A.Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 B.Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 C.Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2009 D.Keputusan Presiden Nomor 54 Tahun 1987 E.Keputusan Kapolri Nomor 4 Tahun 2004 3.

Lambang Polri bernama. Pilih jawaban berikut : A.Tribrata B.Gatur Prasetya C.Rasta Sewakottama D.Sewakottama Rasta E.Eka Paksi 4. Berikut ini peran dan tuga POLRI sebagai alat negara menurut UU No.2 Tahun 2002 pasal 5 (1), kecuali. Pilih jawaban berikut : A.memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, B.menegakkan hukum, C.memberikan perlindungan dan pengayoman, D.ikut serta melaksanakan ketertiban dunia, E.memberikan pelayanan kepada masyarakat 5.

Berikut adalah unsur pembantu pimpinan dan pelaksana staff POLRI, kecuali. Pilih jawaban berikut : A.Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) B.Deputi KAPOLRI Bidang Operasi (Deops) C.Deputi KAPOLRI Bidang Logistik (Delog) D.Staf Ahli KAPOLRI E.Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) TNI-POLRI/TAMTAMA DAN BINTARA/PENGETAHUAN KEPOLISIAN/TES PENGETAHUAN UMUM 1. Pembahasan dasar negara dikaji pada dua badan, yaitu BPUPKI dan PPKI. Sebagai ketua PPKI adalah. Pilih jawaban berikut : A.Dr.

Radjiman Widiodingrat B.Ir. Soekarno C.Moh. Yamin D.Moh Hatta E.Prof Dr. Soepomo 2. Dalam kehidupan bernegara, Pancasila berperan sebagai. Pilih jawaban berikut : A.Dasar Negara B.Dasar Kenegaraan C.Dasar Beragama D.Dasar Ketatanegaraan E.Dasar Kebhinekaan 3.

Setiap warga negara bebas mengeluarkan pikiran dan pendapat- nya, karenaitu setiap warga negara dapat menyalurkan aspirasi- nya kepada lembaga-lembaga seperti. Pilih jawaban berikut : A.DPR B.MPR C.Mahkamah Konsitutsi D.Pemerintah E.Kepolisian 4. Rumusan Pancasila yang resmi terdapat dalam . Pilih jawaban berikut : A.Pidato Bung Karno B.Pembukaan UUD 1945 C.Proklamasi 17 Agustus 1945 D.Piagam Jakarta E.Batang Tubuh UUD 1945 5.

Pancasila bagi bangsa Indonesia merupakan. Pilih jawaban berikut : A.Sumber hukum B.Falsafah dan dasar negara C.Pandangan hidup D.Semua benar E.Semua salah TNI-POLRI/TAMTAMA DAN BINTARA/PENGETAHUAN KEPOLISIAN/TES SKALA PEMATANGAN 1. Sebentar lagi saya hams mengikuti ujian kenaikan pangkat. Pada ujian yang lalu saya tidak lulus, dan hasilnya tidak memuaskan.

Agar kali kini hasilnya baik saya akan . Pilih cpns polri adalah berikut : A.mengubah cara kerja seperti dengan doa B.menggunakan cara kerja seperti yang dulu tetapi lebih berhati-hati C.

minta saran kepada atasan tentang bagaimana mem- persiapkan diri D.mengandalkan apa yang sudah saya pelajari E.berlatih mengerjakan banyak soal 2. Apabila penilaian kinerja terhadap diri saya buruk maka saya akan.

Pilih jawaban berikut : A.mawas diri B.lebih giat C.mengikuti tes D.bersedih E.tak peduli 3. Ketika saya berhasil menyelesaikan tugas yang diberikan oleh atasan sesuai dengan ketentuan dan batas waktu yang ada pada umumnya saya merasa. Pilih jawaban berikut : A.usaha yang saya lakukan sudah maksimal B.hasil yang di peroleh sesuai dengan usaha yang telah saya lakukan C.hasilnya belum memuaskan D.hasilnya cukup memuaskan E.usaha yang saya lakukan belum optimal 4.

Ketika berhasil dalam tugas, saya akan . Pilih jawaban berikut : A.berusaha semampu saya B.berusaha sekedarnya C.tidak perlu lagi berusaha D.tetap berusaha sekuat tenaga E.berusaha sesuai kondisi 5. Mata pelajaran itu sulit sekali, saya sudah berusaha mengerjakan tetapi tidak berhasil selanjutnya saya akan .

Pilih jawaban berikut : A.bertanya pada teman yang mudah saya hubungi B.mengambil les mata pelajaran tersebut C.bertanya kepada kakak kelas yang pandai D.bertanya pada teman-teman yang pandai E.berkonsultasi cpns polri adalah guru pelajran tersebut

TERBARU !!! JADWAL PENYERAHAN SK CPNS FORMASI 2021 & CPNS POLRI TA. 2021




2022 www.videocon.com