Kuda nil

kuda nil

kuda nil Wikipedia id Etymology [ edit ] From kuda ( “ horse ” ) +‎ nil ( “ Kuda nil river ” ), calque of Dutch nijlpaard. Pronunciation [ edit ] • IPA ( key): [ˈkud̪a ˈnɪl] Noun [ edit ] kuda nil ( plural kuda-kuda nil, first-person possessive kuda nil ku, second-person possessive kuda nil mu, third-person possessive kuda nil nya) • hippopotamus • 1988, Ensiklopedi Indonesia.

Seri fauna: Serangga, page 421. Kuda nil agak berisik dan senantiasa memperdengarkan suara menggeram yang terutama menyebar jauh di atas air. (please add an English translation of this quote) Further reading [ edit ] • “ kuda nil” in Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring, Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, 2016.

• Eesti • Esperanto • Română • Tiếng Việt • 中文 • This page was last edited on 10 March 2021, at 23:30. • Text is available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License; additional terms may apply. By using this site, you agree kuda nil the Terms of Use and Privacy Policy.

kuda nil

• Privacy policy • About Wiktionary • Disclaimers • Mobile view • Developers • Statistics • Cookie statement • • Kuda nil adalah salah satu hewan endemik benua Afrika yang terkenal. Hewan ini memiliki penampilan yang sangat khas, dengan tubuh besar, kaki pendek, serta mulut yang bisa terbuka sangat lebar.

Sesuai namanya, mereka juga dikenal berhabitat di sekitar sungai, tak hanya Sungai Nil tapi juga sungai-sungai lain di Afrika. Selain fakta-fakta tersebut, masih ada fakta-fakta unik lain tentang kuda nil yang bisa kita pelajari.

Beberapa di antaranya mungkin akan membuatmu terkejut, lho. Ini dia 10 fakta unik tentang kuda nil yang jarang diketahui. kuda nil kerdil (tass.com) Kuda nil yang hidup saat ini ternyata terdiri dari dua spesies. Selain kuda nil ( Hippopotamus amphibious) yang biasa kita kenal, ada pula spesies kuda nil kerdil ( Choeropsis liberiensis) yang lebih jarang diketahui. Dilansir Animalia, ukuran kuda nil kerdil mencapai panjang 1,75 meter dan berat 275 kg.

Ukuran tersebut sudah cukup besar, tapi masih kalah jauh dibanding kuda nil, yang panjangnya bisa mencapai 5 meter dan berat 4,5 ton. Persebaran kuda nil kerdil juga jauh lebih sempit, yaitu hanya di sekitar Afrika Barat, tak seperti kuda nil yang tersebar di hampir seluruh Afrika kecuali Afrika Utara.

kuda nil sebenarnya tidak bisa berenang (mallorylindsay.com) Kuda nil terkenal sebagai hewan yang sangat suka berada di air. Menurut National Geographic, mereka bisa menghabiskan hingga 16 jam di air dalam sehari. Tapi tak seperti yang dikira banyak orang, kuda nil ternyata gak bisa berenang. Tubuh mereka berat, dan kaki mereka terlalu pendek untuk menciptakan gaya yang kuda nil kuat untuk mengambang.

Lalu kenapa kuda nil kuda nil berada di air tanpa tenggelam? Laman San Diego Zoo mengatakan bahwa kuda nil sebenarnya "berjalan" di dasar sungai dangkal, menggunakan jari kakinya untuk mendorong tubuhnya bergerak. Jika masuk ke perairan yang dalam, kuda nil pasti akan tenggelam. potret kuda nil di kebun binatang tidur di dalam air (hindustantimes.com) Kuda nil adalah hewan yang memang dirancang untuk menghabiskan waktu lama di air.

Mereka memiliki membran bening khusus di matanya yang berfungsi kuda nil pelindung dari kotoran di dalam air. Lubang hidung mereka juga bisa menutup dengan sendirinya, dan mereka bisa menahan napas hingga 5 menit.

Bahkan, kuda nil bisa tidur di dalam air! Itu karena mereka memiliki refleks khusus yang bisa membuat mereka naik ke permukaan air, mengambil napas, lalu kembali ke dalam air tanpa terbangun sama sekali. Luar biasa! potret kuda nil berlari (newscientist.com) Selain dikira perenang hebat, kuda nil juga sering disangka tak bisa berlari cepat. Dugaan itu wajar karena mereka memiliki tubuh yang besar dan berat serta kaki yang pendek. Tapi siapa sangka bahwa ternyata kuda nil sanggup berlari di darat dengan kecepatan melebihi rata-rata manusia.

Ya, kecepatan kuda nil saat berlari bisa mencapai 30 km/jam. Sementara, kecepatan lari rata-rata pria dewasa adalah 10 km/jam, seperti dilansir Healthline. Maka, kecuali kamu adalah atlet lari cepat, jangan coba-coba adu lari dengan kuda nil karena kemungkinan besar kamu akan kalah! Kuda nil nil memiliki mulut yang lebar dan gigi yang panjang. (nationalgeographic.com) Salah satu ciri khas kuda nil nil adalah mulutnya yang lebar serta giginya yang besar. Guinness World Record menetapkan kuda nil sebagai hewan darat dengan mulut terbesar.

Kuda nil bisa membuka mulutnya hampir 180 derajat, hingga mencapai lebar sekitar 1,2 meter! Sementara gigi kuda nil juga adalah salah satu yang terbesar di antara hewan darat.

Hanya gajah yang bisa mengungguli mereka, karena gading gajah sebenarnya merupakan modifikasi gigi seri kuda nil bisa mencapai panjang 2 meter. Sementara panjang gigi kuda nil pun tak kalah menakjubkan, yaitu bisa sampai 122 cm.

Lanjutkan membaca artikel di bawah Editor’s picks • 5 Fenomena Langit April 2022, Sering Melibatkan Planet! • 10 Cara Alami Bangun Sahur di Bulan Ramadan, Tanpa Alarm • 8 Fakta Sejarah Tradisi Membangunkan Sahur di Indonesia Baca Juga: 8 Danau Unik di Tanzania, Mengandung Alkali hingga Ditinggali Kuda Nil kuda nil memakan bangkai sesama spesiesnya (dailymail.co.uk) Dengan gigi yang sangat besar, kuda nil bakal jadi predator yang sangat berbahaya seandainya mereka adalah karnivor.

Untungnya, mereka merupakan herbivor pemakan tumbuhan. Akan tetapi, terkadang mereka juga bisa menjadi kanibal. National Geographic melaporkan bahwa ilmuwan pernah mengamati kuda nil memakan bangkai sesamanya sendiri. Hal itu biasanya terjadi saat kondisi ekstrem. Misalnya saat kekeringan parah, sehingga kuda nil melakukan kanibalisme untuk mendapatkan nutrisi yang cukup. potret kuda nil sedang makan (worldatlas.com) Karena memiliki badan yang sangat besar, banyak orang mengira bahwa kuda nil adalah hewan yang rakus.

Menurut San Diego Zoo, jumlah makanan kuda nil dalam sehari memang cukup banyak, yaitu bisa mencapai 40 kg. Tapi jika dibanding dengan berat tubuhnya, jumlah itu sebenarnya terbilang minim. Jumlah itu hanya sekitar 1,5 persen dari berat tubuh kuda nil. Sebagai perbandingan, seekor sapi bisa memakan makanan seberat 2,5 persen berat tubuhnya setiap kuda nil.

Bahkan manusia pun bisa makan hingga 2 persen berat tubuhnya per hari. Jelas bahwa kuda nil ternyata tak serakus yang dikira banyak orang. https://www.youtube.com/embed/V9Mfe3H45_E Kuda nil bukanlah hewan yang terkenal dengan suaranya.

Banyak orang tahu seperti apa suara gajah atau singa, tapi suara kuda nil umumnya tak banyak diketahui. Menurut Live Science, kuda nil bisa mengeluarkan suara dengusan, deruman, atau gerutu yang keras, seperti dalam video di atas. Seberapa keras? Ternyata intensitas suara yang mereka keluarkan bisa mencapai 115 desibel.

Itu setara dengan suara speaker di konser musik rock dari jarak 4,5 meter.

kuda nil

Artinya, suara kuda nil bisa berbahaya bagi pendengaran manusia. Kuda nil memiliki ritual kawin yang unik. (scientificamerican.com) Banyak jenis hewan yang memiliki ritual unik dalam menarik perhatian lawan jenis untuk kawin.

Kuda nil pun demikian, tapi ritual yang mereka lakukan terbilang tak sekadar unik, tapi juga menjijikkan. Kuda nil jantan menarik perhatian betina dengan cara buang kotoran di depan mereka! Bahkan sambil buang kotoran, si jantan juga akan memutar-mutar ekornya supaya kotorannya terpencar kemana-mana. Jika si betina tertarik, ia pun akan melakukan ritual yang sama, yaitu membelakangi si jantan dan buang kotoran di hadapannya. Unik tapi menjijikkan, ya!

Kuda nil adalah mamalia darat paling mematikan di dunia. (stuff.co.nz) Afrika adalah benua yang penuh dengan berbagai hewan buas yang berbahaya. Banyak hewan mamalia besar yang bisa membunuh manusia, mulai dari singa, badak, hingga gajah. Namun dari antara semuanya, ternyata yang paling mematikan bagi manusia adalah kuda nil. Laman BBC melaporkan bahwa kuda nil membunuh rata-rata 500 orang per tahun kuda nil Afrika.

Dengan ukuran super besar serta gigitan yang kuat, kuda nil memang adalah hewan kuda nil sangat berbahaya. Mereka juga bisa agresif, terutama saat bersama anak-anaknya.

Kalau suatu saat kamu bertemu langsung, kamu harus sangat hati-hati dengan mereka! Kuda nil adalah hewan kuda nil terkenal, tapi tetap ada beberapa fakta baru yang bisa kita pelajari soal mereka.

Dunia satwa memang penuh misteri dan menakjubkan! Baca Juga: 5 Hal Menarik dari Kuda Nil, Hewan Berwajah Lucu yang Ganas Berita Terpopuler • Hamas Mulai Bangkit, Menkeu Israel: Ini Semua Kesalahan Netanyahu • 10 Potret Liburan Ayu Ting Ting dan Keluarga ke Jogja, Ayah Rozak Hits • 10 Potret Baby Ameena dalam Berbagai Ekspresi, Gemasnya Kebangetan • Kamu Workaholic?

Waspadai 7 Tanda Kamu Terlalu Keras ke Diri Sendiri • Kemenag Sebut Kriteria Jemaah Haji Reguler yang Berangkat Tahun Ini • 10 Fakta Elon Musk, Orang Terkaya di Dunia yang Baru Membeli Twitter • PPKM Seluruh Indonesia Berakhir Hari Ini, Pemerintah Akan Umumkan Evaluasi • BMKG: Waspada, Suhu Panas Terik Terjadi hingga Pertengahan Mei • 9 Potret Atta Halilintar di Singapura, Berlibur sambil Momong Anak!
Kuda nil atau juga disebut hippopotamus adalah merupakan hewan mamalia yang memiliki tubuh besar, kebanyakan herbivora, mamalia semi-herbivora, satwa asli dari sub-Sahara Afrika.

Kuda Nil adalah salah satu dari dua spesies yang masih ada dalam keluarga Hippopotamidae, yang lainnya adalah pygmy hippopotamus (Choeropsis liberiensis atau Hexaprotodon liberiensis).

kuda nil

Nama ini berasal dari bahasa Yunani kuno yang berarti “kuda sungai.” Setelah gajah dan badak, keduanya pertama kalinya ditemukan di Negara Afrika. Kuda nil adalah jenis mamalia darat yang memiliki tubuh terbesar ketiga dan yang paling berat adalah jenis artiodactyl. kuda nil Terlepas dari kemiripan fisik mereka dengan babi dan hewan berkuku genap terestrial lainnya, kerabat terdekat Hippopotamidae atau kuda nil yang hidup adalah cetacean (paus, lumba-lumba, porpoise, dan lain-lain) yang mana mereka berpisah sekitar 55 juta tahun yang lalu.

Kuda nil dapat dikenali dari torsonya yang berbentuk seperti tong, mulut terbuka lebar yang memperlihatkan gading yang besar, tubuh yang hampir tidak berambut, dan kaki berbentuk kolumnar dan memiliki ukuran besar. Kuda nil dewasa rata-rata memiliki bobot sekitar 1.500 kg (3.310 lb) dan 1.300 kg (2.870 lb) untuk jantan dan betina. Meskipun bentuknya kekar dan kakinya pendek, mereka mampu berlari hingga 30 km/jam (19 mph) pada jarak pendek.

Kuda nil hidup dan berkembang di sungai, danau, dan rawa-rawa, di mana sang jantan memimpin hamparan sungai dan kelompok lima sampai tiga puluh betina dan kuda kuda nil muda. Pada siang hari, mereka mendinginkan diri dengan tetap berada di air atau lumpur, reproduksi dan persalinan keduanya terjadi di dalam air.

Mereka muncul saat senja untuk merumput di padang rumput. Meski kuda nil beristirahat di air satu sama lain, merumput adalah kegiatan soliter dan kuda nil tidak hidup di darat.

Kuda nil adalah salah satu hewan paling berbahaya di dunia karena sangat agresif dan tidak dapat diprediksi. Namun sayangnya laju perkembangan kuda nil kini terancam punah karena disebabkan oleh hilangnya habitat dan semakin maraknya perburuan untuk diambil daging dan gigi taring dan juga gading mereka.

Daftar Isi • Klasifikasi • Lima Spesies kuda nil • Evolusi • Spesies yang punah • Ciri-ciri fisik • Sebagai spesies yang diperkenalkan • Perilaku dan sejarah hidup • Jarak sosial • Reproduksi • Kuda kuda nil dan manusia • Serangan pada manusia • Di kebun binatang • Penggambaran budaya Klasifikasi Kuda nil adalah jenis genus dari keluarga Hippopotamidae.

Kuda nil pigmi adalah anggota sebuah genus berbeda di Hippopotamidae, baik Choeropsis atau Hexaprotodon. Hippopotamidae kadang-kadang dikenal sebagai hippopotamid. Terkadang, Hippopotaminae subfamili digunakan. Hippopotamidae diklasifikasikan bersama dengan ungulata berujung genap lainnya dalam urutan Artiodactyla. Artiodaktil lainnya termasuk unta, sapi, rusa dan babi, meskipun kuda nil tidak terkait erat dengan kelompok-kelompok hewan ini.

Lima Spesies kuda nil 1. Kuda nil utara besar atau kuda nil Sungai Nil H. a. amphibius – (subspesies nominasi) yang membentang dari Mesir, di mana mereka sekarang punah, ke selatan Sungai Nil sampai Tanzania dan Mozambik.

2. Kuda nil Afrika Timur H. a. kiboko – di Kenya di wilayah Danau Besar Afrika dan di Somalia di Tanduk Afrika.

3. Kuda nil tanjung atau hippopotamus Afrika Selatan H. a. capensis dari Zambia ke Afrika Selatan. 4. Kuda nil Afrika Barat atau Tchad hippopotamus H. a. tschadensis – di seluruh Afrika Barat, seperti namanya, Chad, wajahnya sedikit lebih pendek dan lebih lebar, dengan orbit yang menonjol.

5. Kuda nil Angola H. a. constrictus – di Angola, Republik Demokratik Kongo selatan dan Namibia, dinamai karena penyempitan preorbitalnya yang lebih dalam.

Subspesies yang disarankan tidak pernah banyak digunakan atau divalidasi oleh ahli biologi lapangan; kuda nil morfologis yang dijelaskan cukup kecil sehingga bisa dihasilkan dari variasi sederhana dalam sampel non-representatif. Analisis genetik telah menguji keberadaan yang diduga tiga subspesies ini. Sebuah studi yang meneliti DNA mitokondria dari biopsi kulit yang diambil dari 13 lokasi pengambilan sampel, mempertimbangkan keragaman genetik dan struktur di antara populasi kuda nil di seluruh benua.

Para penulis menemukan diferensiasi genetik yang rendah, tetapi signifikan, di antara H. a. amphibius, H. a. capensis, dan H. a. kiboko. Baik H. a. tschadensis atau H. a. constrictus telah diuji.

Evolusi Hingga tahun 1909, para naturalis mengelompokkan kuda nil dengan babi, berdasarkan pola molar. Beberapa baris bukti, pertama dari protein darah, kemudian dari sistematika molekuler dan DNA [dan catatan fosil, menunjukkan bahwa kerabat terdekat mereka yang hidup adalah cetacea -paus dan lumba-lumba.

Nenek moyang kuda nil dan paus umum bercabang dari Ruminantia dan sisanya dari ungulata berkuku genap; garis keturunan cetacean dan kuda nil terpecah tak lama kemudian. Teori terbaru tentang asal usul Hippopotamidae menunjukkan bahwa kuda nil dan paus memiliki nenek moyang semiotomatis yang bercabang dari artiodactyl lain sekitar 60 juta tahun yang lalu.

Kelompok leluhur yang dihipotesiskan ini kemungkinan terpecah menjadi dua cabang sekitar 54 juta tahun yang lalu. Garis keturunan evolusi yang kasar dapat ditelusuri dari spesies Eosen dan Oligosen: Anthracotherium dan Elomeryx hingga spesies Miocene Merycopotamus dan Libycosaurus dan anthracotheres terbaru di Pliocene. Merycopotamus, Libycosaurus, dan Hippopotamidae dapat dianggap membentuk clade, dengan Libycosaurus lebih dekat hubungannya dengan kuda nil.

Nenek moyang mereka hidup di Miosen, sekitar 20 juta tahun yang lalu. Hippopotamidae karena itu sangat bersarang di dalam keluarga Anthracotheriidae. Hippopotamidae diyakini telah berevolusi di Afrika; kuda nil tertua yang diketahui adalah genus Kenyapotamus, yang hidup di Afrika dari 16 hingga 8 juta tahun yang lalu. Sementara spesies kuda nil menyebar di Asia dan Eropa, tidak ada kuda nil yang pernah ditemukan di Amerika, meskipun berbagai genera antracothere beremigrasi ke Amerika Utara selama Oligosen awal.

Dari 7,5 hingga 1,8 juta tahun yang lalu, leluhur kuda nil modern, Archaeopotamus, tinggal di Afrika dan Timur Tengah. Sementara catatan fosil kuda nil masih kurang dipahami, dua genera modern, Hippopotamus dan Choeropsis (kadang-kadang Hexaprotodon), mungkin telah menyimpang sejauh 8 juta tahun yang lalu. Ahli taksonomi tidak setuju apakah pygmy hippopotamus modern adalah anggota Hexaprotodon – genus kuda nil tampaknya paraphyletic, juga merangkul banyak kuda nil Asia yang sudah punah, yang lebih dekat hubungannya dengan Hippopotamus – atau Choeropsis, genus yang lebih tua.

Spesies yang punah Tiga spesies kuda nil Malagasi punah di Madagaskar, salah satunya dalam 1.000 tahun terakhir. Kuda nil Malagasi lebih kecil dari kuda nil modern. Bukti fosil menunjukkan banyak kuda nil Malagasi diburu oleh manusia, faktor yang mungkin menyebabkan kepunahan mereka. Pada tahun 1976, penduduk desa menggambarkan seekor hewan hidup yang disebut kilopilopitsofy, yang mungkin merupakan kuda nil Malagasi. Tiga spesies kuda nil, kuda nil Eropa (Hippopotamus antiquus), Hippopotamus major dan Hippopotamus gorgop, tersebar di seluruh benua Eropa dan Kepulauan Inggris.

Ketiga spesies ini punah sebelum glasiasi terakhir. Leluhur kuda nil Eropa menemukan jalan mereka ke kuda nil pulau di Laut Mediterania. Dari jumlah tersebut, kuda nil kerdil Siprus bertahan hingga akhir zaman Pleistosen atau Holosen awal. Bukti dari situs arkeologi, Aetokremnos, terus menimbulkan perdebatan tentang apakah spesies itu ditemukan atau tidak, dan kepunahan yang diakibatkan perburuan oleh manusia. Ciri-ciri fisik Kuda nil adalah salah satu mamalia darat terbesar yang hidup, hanya lebih kecil dari gajah dan beberapa badak.

Di antara megafauna Afrika yang masih ada, di belakang dua spesies gajah Afrika, mereka rata-rata lebih kecil dari kuda nil putih tetapi lebih besar berdasarkan massa tubuh daripada badak hitam dan jerapah. Berat rata-rata kuda nil dewasa adalah sekitar 1.500 kg (3.310 lb) dan 1.300 kg (2.870 lb) untuk pejantan dan betina, pejantan kuda nil sangat besar dapat mencapai 2.000 kg (4.410 lb) dan pejantan luar biasa dengan berat 2.660 kg (5.860 lb), 3.200 kg (7.050 lb), dan 4.500 kg (9.920 lb) (dalam penangkaran) telah dilaporkan.

Kuda nil jantan tampak terus tumbuh di sepanjang hidup mereka, sementara betina mencapai berat maksimum pada sekitar usia 25. Kuda nil memiliki tubuh berbentuk tong dengan kaki pendek dan moncong panjang. Struktur kerangka mereka bersifat graviportal: diadaptasi untuk membawa beban yang sangat besar, dan gravitasi spesifiknya memungkinkan mereka untuk tenggelam dan bergerak di sepanjang dasar sungai.

Kuda nil nil memiliki kaki kecil (relatif terhadap megafauna lainnya) karena air tempat mereka hidup mengurangi beban berat. Meskipun mereka adalah hewan besar, kuda nil dapat berlari dengan kecepatan 30 km/jam (19 mph) di darat tetapi biasanya berderap. Mereka tidak mampu melompat tetapi memanjat tebing curam. Meskipun semi-statis dan memiliki kaki berselaput, kuda nil dewasa bukan perenang yang sangat baik juga tidak bisa melayang.

Jarang ditemukan di perairan dalam; tetapi jika ada di sana, hewan itu bergerak dengan lompatan seperti lumba-lumba dari dasar. Mata, telinga, dan lubang hidung kuda nil ditempatkan tinggi di atap tengkorak mereka. Ini memungkinkan organ-organ ini tetap berada di atas permukaan sementara bagian tubuh lainnya terendam.

Testis jantan turun hanya sebagian dan skrotum tidak ada. Selain itu, penis menarik ke dalam tubuh saat tidak ereksi. Alat kelamin dari kuda nil betina tidak biasa karena vagina bergerigi dan dua divertikula besar menonjol dari ruang depan vulval. Fungsi ini tidak diketahui. Rahang kuda nil ditenagai oleh masseter besar dan digastrik yang berkembang dengan baik; yang terakhir ini berada di belakang yang pertama ke hyoid.

Engsel rahang terletak cukup jauh ke belakang sehingga memungkinkan hewan untuk membuka mulutnya di hampir 180°. Lipatan sedang dari otot orbicularis oris memungkinkan kuda nil mencapai gape semacam itu tanpa merobek jaringan apa pun. Kuda nil gigitan seekor kuda nil betina dewasa telah diukur sebagai 8.100 newton (1.800 lbf). Gigi kuda nil menajamkan diri saat kuda nil menggiling bersama. Gigi taring bawah dan gigi seri bawah diperbesar, terutama pada kuda nil, dan tumbuh terus menerus.

Gigi seri dapat mencapai 40 cm (1 kaki 4 in), sedangkan gigi taring mencapai hingga 50 cm (1 kaki 8 in).

Gigi taring dan gigi seri digunakan untuk pertempuran dan tidak memainkan peran dalam makan. Kuda nil mengandalkan bibir tanduk lebar mereka untuk menggenggam dan menarik rumput yang kemudian digiling oleh molar. Kuda nil dianggap sebagai pseudoruminant; mereka memiliki perut tiga bilik kuda nil kompleks tetapi tidak “mengunyah makanan.” Tidak seperti kebanyakan hewan semiotatik lainnya, kuda nil memiliki rambut yang sangat sedikit.

Kulitnya setebal 6 cm (2 in), memberikan perlindungan besar terhadap spesies sejenis dan pemangsa. Sebaliknya, lapisan lemak subkutannya tipis. Bagian atas hewan berwarna keunguan, abu-abu hingga biru-hitam, sedangkan bagian bawah dan area di sekitar mata dan telinga bisa berwarna kecoklatan-merah muda.

[Kulit mereka mengeluarkan zat tabir surya alami yang berwarna merah. Sekresi ini kadang-kadang disebut sebagai “keringat darah,” tetapi bukan darah atau keringat. Sekresi ini awalnya tidak berwarna dan berubah menjadi merah oranye dalam beberapa menit, akhirnya menjadi coklat. Dua pigmen berbeda telah diidentifikasi dalam sekresi, satu merah (asam hipposudoric) dan satu oranye (asam norhipposudoric).

Kedua pigmen ini adalah senyawa yang sangat asam. Mereka menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit, dan penyerapan cahaya mereka memuncak dalam kisaran ultraviolet, menciptakan efek tabir surya. Semua kuda nil, bahkan mereka yang memiliki diet berbeda, mengeluarkan pigmen, sehingga tidak tampak bahwa makanan adalah sumber pigmen.

Sebagai gantinya, hewan dapat mensintesis pigmen dari prekursor seperti asam amino tirosin. Namun demikian, tabir surya alami ini tidak dapat mencegah kulit binatang dari retak jika tetap keluar dari air terlalu lama. Sekresi ini membantu mengatur suhu tubuh kuda nil dan bertindak sebagai sumber antibiotik. Umur kuda nil biasanya kuda nil tahun. kuda nil Donna the Hippo adalah kuda nil tertua yang hidup di penangkaran.

Dia tinggal di Kebun Binatang Mesker Park di Evansville, Indiana di AS [ hingga kematiannya pada 2012 pada usia 61 tahun. Persebaran dan status Hippopotamus amphibius tersebar luas di Afrika Utara dan Eropa selama zaman Eemian kuda nil Pleistosen akhir hingga sekitar 30.000 tahun yang lalu.

Bukti arkeologis ada dari keberadaannya di Levant, yang berasal dari kurang dari 3.000 tahun yang lalu. Spesies ini umum di wilayah Nil Mesir selama jaman dahulu, tetapi sejak itu telah punah. Pliny the Elder menulis bahwa, pada masanya, lokasi terbaik di Mesir untuk menangkap hewan ini adalah di Saite; hewan itu masih dapat ditemukan di sepanjang cabang Damietta setelah Penaklukan Arab pada tahun 639. Laporan pembantaian hewan kuda nil terakhir di Provinsi Natal dibuat pada akhir abad ke-19.

Kuda nil masih ditemukan di sungai dan kuda nil di Republik Demokratik Kongo utara, Uganda, Tanzania, dan Kenya, di utara hingga ke Ethiopia, Somalia dan Sudan, di barat ke Gambia, dan selatan ke Afrika Selatan.

Bukti genetik menunjukkan bahwa kuda nil biasa di Afrika mengalami ekspansi populasi yang ditandai selama atau setelah Pleistosen, dikaitkan dengan peningkatan badan air pada akhir era. Temuan ini memiliki implikasi konservasi yang penting karena populasi kuda nil di seluruh benua saat ini terancam oleh hilangnya akses ke air tawar. Kuda nil juga tunduk pada perburuan dan perburuan liar yang tidak diatur. Pada bulan Mei 2006, kuda nil diidentifikasi sebagai spesies yang rentan dalam Daftar Merah IUCN yang disusun oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN), dengan perkiraan populasi antara 125.000 dan 150.000 ekorkuda nil, penurunan antara 7% dan 20 % sejak studi IUCN tahun 1996.

Zambia (40.000) dan Tanzania (20.000–30.000) memiliki populasi terbesar. Populasi kuda nil menurun paling dramatis di Republik Demokratik Kongo. Pada 2005, populasi di Taman Nasional Virunga telah turun menjadi 800 kuda nil 900 ekor dari sekitar 29.000 ekor pada pertengahan 1970-an. Penurunan ini disebabkan oleh gangguan yang disebabkan oleh Perang Kongo Kedua. Para pemburu diyakini adalah pemberontak Mai-Mai, tentara Kongo yang dibayar rendah, dan kelompok-kelompok milisi lokal.

Alasan perburuan termasuk kepercayaan bahwa kuda nil berbahaya bagi masyarakat, serta keuntungan finansial. Namun pada tahun 2016, populasi kuda nil Virunga tampaknya telah meningkat, mungkin karena penegakan dan kerja sama yang lebih besar antara nelayan dan otoritas taman nasional. Penjualan daging kuda nil ilegal, tetapi penjualan di pasar gelap sulit dilacak oleh petugas Taman Nasional Virunga.

Daging kuda nil dianggap sebagai makanan khas di beberapa daerah Afrika tengah dan gigi telah menjadi pengganti gading gajah yang bernilai tinggi. Sebagai spesies yang diperkenalkan Pada akhir 1980-an, raja obat-obatan Kolombia Pablo Escobar memelihara empat ekor kuda nil di kebun binatang pribadi di kediamannya di Hacienda Nápoles, 100 kilometer (62 mil) timur Medellín, Kolombia. Mereka dianggap terlalu sulit untuk ditangkap dan dipindahkan setelah kematian Escobar, dan karenanya ditinggalkan di tanah yang tidak dijaga.

Pada tahun 2007, hewan-hewan itu berlipat ganda menjadi 16 ekor dan telah menjelajahi daerah itu untuk mencari makanan di Sungai Magdalena yang berdekatan. Pada tahun 2013, National Geographic Channel membuat film dokumenter tentang mereka yang berjudul Cocaine Hippos. Pada awal 2014, 40 ekor kuda nil dilaporkan ada di Puerto Triunfo, Antioquia dari empat asli milik Escobar, dan pada tahun 2018 populasi yang tumbuh diperkirakan kuda nil ekor.

Pada bulan Desember 2019, diperkirakan ada 65-80 individu dengan jangkauan mereka meliputi hampir 2.000 km2 (770 sq mi) di Antioquia, Bolívar, Boyacá, Cundinamarca dan Santander; diperkirakan bahwa populasi akan meningkat menjadi 150 individu dalam satu dekade dan jangkauannya pada akhirnya dapat mencakup lebih dari 13.500 km2 (5.200 sq mi).

Proyeksi populasi memperkirakan bahwa mungkin ada ribuan dalam beberapa dekade. Sebagai hewan intriduksi non-asli, sebagian besar konservasionis menganggapnya bermasalah dan invasif di Kolombia, karena mereka memiliki potensi untuk mengubah kuda nil, memakan banyak tanaman dan menggusur spesies asli seperti manatee India Barat, berang-berang Neotropis, caiman dan kura-kura berkacamata.

Kura-kura berkepala katak Dahl yang terancam punah dan kura-kura Sungai Magdalena sebagian besar terbatas pada lembah Sungai Magdalena, seperti juga banyak ikan yang terancam. Pada tahun 2020, sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat nutrisi dan cyanobacteria di danau-danau Kolombia yang dihuni oleh kuda nil. Cyanobacteria dapat menyebabkan lonjakan racun dan kematian fauna air. Meskipun besarnya terbatas dari perubahan yang diamati, itu terlihat karena populasi spesies masih cukup kecil.

[Selain itu, mereka dapat mewakili ancaman serius bagi nelayan dan penduduk lokal lainnya. Ada serangan terhadap manusia, tetapi pada tahun 2017 tidak ada kuda nil terbunuh atau terluka parah oleh kuda nil Kolombia.

Berbeda dengan oposisi oleh sebagian besar pelestari lingkungan, beberapa ahli ekologi berpendapat bahwa mereka harus tetap dan bahkan mungkin memiliki efek positif pada lingkungan lokal.

Telah diduga bahwa nutrisi yang mereka perkenalkan ke air dan membunuh ikan yang sesekali disebabkan oleh mereka secara keseluruhan positif, tetapi ini didasarkan pada sebuah penelitian di Afrika asli mereka. Sebagai alternatif, kuda nil yang diperkenalkan bisa menjadi bentuk proyek pembangunan kembali Pleistosen, menggantikan spesies seperti Toxodon yang menjadi punah pada zaman prasejarah, tetapi pembuatan kembali Pleistosen sendiri sangat kontroversial.

Yang lain berpendapat bahwa kuda nil Kolombia harus dianggap sebagai populasi yang aman, terisolasi dari ancaman yang dihadapi kuda nil Afrika, dan bahwa mereka dapat bermanfaat bagi industri ekowisata lokal. Pada tahun 2009, dua kuda nil dewasa dan satu anak kuda nil meninggalkan kawanan mereka dan, setelah menyerang manusia dan membunuh sapi, salah satu kuda nil dewasa (disebut “Pepe”) dibunuh oleh para pemburu di bawah otorisasi pihak berwenang setempat.

Ketika foto kuda nil mati dipublikasikan, itu menyebabkan kontroversi yang besar di antara kelompok-kelompok hak hewan baik di dalam negeri maupun di luar negeri, dan rencana pemusnahan lebih lanjut berhenti. Metode alternatif telah dipertimbangkan, tetapi tidak terbukti, atau sulit dan mahal. Kuda nil jantan liar ditangkap, dikebiri dan dibebaskan lagi, tetapi biayanya sekitar US $ 50.000. Pada tahun 2020, tidak ada rencana oleh pemerintah setempat untuk mengelola populasi, tetapi studi lebih lanjut tentang efeknya terhadap habitat telah dimulai.

Karena populasi yang tumbuh cepat, ahli konservasi telah merekomendasikan bahwa rencana pengelolaan perlu dikembangkan dengan cepat. Perilaku dan sejarah hidup Kuda nil berbeda dari semua mamalia darat besar lainnya, yang memiliki kebiasaan semiakuatik, dan menghabiskan hari-hari mereka di danau dan sungai. Mereka dapat ditemukan di sabana dan kawasan hutan.

Habitat yang tepat membutuhkan air yang cukup untuk berendam dan merumput di dekatnya. Kepadatan hewan yang lebih besar mendiami perairan yang tenang dengan sebagian besar pantai yang landai dan mulus.

Kuda nil jantan dapat ditemukan dalam jumlah yang sangat kecil di perairan cepat di ngarai berbatu. Kuda nil sebagian besar hidup di habitat air tawar, namun populasi di Afrika Barat sebagian besar menghuni perairan muara dan bahkan dapat ditemukan di laut. Kecuali makan, sebagian besar kehidupan kuda nil terjadi di air.

Kuda nil meninggalkan air saat senja dan melakukan perjalanan ke pedalaman, kadang-kadang hingga 15 km (9 mil) untuk merumput di rerumputan pendek, sumber makanan utama mereka. Mereka menghabiskan empat hingga lima jam merumput dan dapat mengonsumsi 68 kg (150 lb) rumput setiap malam.

Seperti kebanyakan herbivora, kuda nil mengkonsumsi tanaman lain jika disajikan bersama mereka, tetapi makanan mereka di alam hampir seluruhnya terdiri atas rumput, dengan konsumsi tanaman air yang minimal. Kuda nil dilahirkan dengan usus steril, dan membutuhkan bakteri yang diperoleh dari kotoran ibu mereka untuk mencerna tumbuh-tumbuhan.

Kadang-kadang, kuda nil telah difilmkan makan bangkai, biasanya di dekat air. Ada laporan lain tentang makan daging, dan bahkan kanibalisme dan pemangsaan. Anatomi perut kuda nil tidak cocok untuk karnivora, dan makan daging kemungkinan disebabkan oleh perilaku menyimpang atau stres gizi. Buang air besar kuda nil menciptakan endapan allochthonous dari bahan organik di sepanjang dasar sungai. Deposito ini memiliki fungsi ekologi yang tidak jelas.

Sebuah studi tahun 2015 menyimpulkan bahwa kotoran kuda nil menyediakan nutrisi dari bahan daratan untuk ikan dan invertebrata air, sementara sebuah studi 2018 menemukan bahwa kotoran mereka dapat menjadi racun bagi kehidupan air dalam jumlah besar, karena penyerapan oksigen terlarut kuda nil badan air. Karena ukuran dan kebiasaan mereka mengambil jalur yang sama untuk makan, kuda nil dapat memiliki dampak signifikan pada tanah yang dilaluinya, baik dengan menjaga tanah bersih dari tumbuh-tumbuhan dan menekan tanah.

Dalam periode waktu yang lama, kuda nil dapat mengalihkan jalur rawa dan saluran. Kuda nil dewasa bergerak dengan kecepatan hingga 8 km/jam (5 mph) di dalam air; biasanya muncul kembali untuk bernafas setiap tiga hingga lima menit. Kuda nil muda harus bernafas setiap dua atau tiga menit. Proses berselancar dan bernapas tidak disadari: seekor kuda nil yang tidur di bawah air akan naik dan bernafas tanpa bangun. Seekor kuda nil menutup lubang hidungnya saat tenggelam ke dalam air. Seperti halnya ikan dan kura-kura di terumbu karang, kuda nil kadang-kadang mengunjungi stasiun pembersihan dan memberi sinyal, dengan membuka mulut lebar-lebar, kesiapan mereka untuk dibersihkan dari parasit oleh spesies ikan tertentu.

Kuda nil adalah contoh mutualisme, di mana kuda nil mendapat manfaat dari pembersihan sementara ikan menerima makanan. Kuda nil menghabiskan hingga 16 jam sehari di dalam air sebagai cara untuk tetap dingin. Kuda nil hidup berdampingan dengan berbagai predator besar. Buaya Nil, singa, dan hyena tutul diketahui memangsa kuda nil muda. Namun karena agresi dan ukurannya, kuda nil dewasa biasanya tidak dimangsa oleh hewan lain. Kasus di mana kawanan singa besar berhasil memangsa kuda nil dewasa telah dilaporkan; namun predasi ini jarang terjadi.

Singa kadang-kadang memangsa kuda nil dewasa di Taman Nasional Gorongosa dan anak kuda nil kadang dimangsa di Virunga. Buaya sering menjadi target agresi kuda nil, mungkin karena mereka sering menghuni habitat riparian yang sama; buaya bisa secara agresif terluka atau dibunuh oleh kuda nil.

Pada gilirannya, di luar kasus pembunuhan anak kuda nil yang jarang dijaga, buaya Nil yang sangat besar telah diverifikasi untuk sesekali memangsa kuda nil “setengah dewasa” dan secara anekdot mungkin kuda nil betina dewasa. Agregasi buaya juga terlihat mengirim kuda nil jantan yang masih hidup yang sebelumnya terluka dalam perkawinan perkelahian dengan pejantan lainnya.

Jarak sosial Mempelajari interaksi pejantan dan betina sudah lama menjadi rumit karena kuda nil tidak dimorfik secara seksual; jadi betina dan jantan muda hampir tidak bisa dibedakan di lapangan. Meskipun kuda nil beristirahat dekat satu sama lain, mereka tampaknya tidak membentuk ikatan sosial kecuali antara ibu dan anak betina, dan mereka bukan hewan sosial.

Alasan mereka berkerumun berdekatan tidak diketahui. Kuda nil hanya teritorial dalam air, di mana seekor pejatan memimpin hamparan kecil sungai, rata-rata panjangnya 250 m (270 yd), dan berisi 10 betina. Pod terbesar dapat berisi lebih dari 100 ekor kuda nil. Kuda nil yang lebih muda kuda nil dalam rentang jantan, selama mereka berperilaku patuh terhadap jantan.

Wilayah kuda nil ada untuk menetapkan hak kawin. Di dalam pod, kuda nil cenderung terpisah berdasarkan jenis kelamin. Bujangan duduk di dekat bujangan lainnya, betina dengan betina lain, dan jantan sendirian. Ketika kuda nil muncul dari air untuk merumput, mereka melakukannya secara individual. Kuda nil menandai wilayah mereka dengan buang air besar. Saat menyimpan feses, kuda nil memutar ekornya untuk mendistribusikan kotoran mereka ke area yang lebih luas. “Menguap” berfungsi sebagai tampilan ancaman.

Saat berkelahi, pejantan menggunakan gigi seri untuk memblokir serangan satu sama lain dan gigi taring besar mereka untuk menimbulkan cedera. Ketika kuda nil menjadi over-populasi atau habitat berkurang, pria kadang-kadang mencoba membunuh bayinya, tetapi perilaku ini tidak umum di bawah kondisi normal. Insiden kanibalisme kuda nil telah didokumentasikan, tetapi ini diyakini sebagai perilaku kuda nil yang tertekan atau sakit.

Kuda nil tampaknya berkomunikasi secara vokal, melalui geraman dan bellow, dan mereka dapat mempraktikkan ekolokasi, tetapi tujuan vokalisasi ini saat ini tidak diketahui. Kuda nil memiliki kemampuan unik untuk menjaga kepala mereka sebagian di atas air dan mengirimkan teriakan yang berjalan melalui air dan udara; individu merespons di atas dan di bawah air.

Kuda nil juga akan mengekspresikan ancaman dan alarm dengan pernafasan. Reproduksi Kuda nil betina mencapai kematangan seksual pada lima hingga enam tahun dan memiliki masa kehamilan delapan bulan.

Sebuah studi tentang sistem endokrin mengungkapkan bahwa kuda nil betina dapat mulai pubertas paling cepat tiga atau empat tahun. Pejantan mencapai kematangan sekitar 7,5 tahun. Sebuah studi tentang perilaku reproduksi kuda nil di Uganda menunjukkan bahwa konsepsi puncak terjadi selama akhir musim hujan di musim panas, dan kelahiran puncak terjadi menjelang awal musim hujan di akhir musim dingin.

Ini karena siklus oestrous betina; seperti kebanyakan mamalia besar, spermatozoa kuda nil jantan aktif sepanjang tahun. Studi kuda nil di Zambia dan Afrika Selatan juga menunjukkan bukti kelahiran yang terjadi pada awal musim hujan. Setelah hamil, kuda nil betina biasanya tidak akan memulai ovulasi lagi selama 17 bulan. Perkawinan terjadi di dalam air, dengan betina yang tenggelam hampir sepanjang pertemuan, kepalanya muncul secara berkala untuk menarik napas.

Kuda nil betina mengisolasi diri untuk melahirkan dan kembali dalam 10-14 hari. Anak kuda nil dilahirkan di bawah air dengan berat antara 25 dan 50 kg (55 dan 110 lb) dan panjang rata-rata sekitar 127 cm (4,17 kaki), dan harus berenang ke permukaan untuk mengambil napas pertama.

Ibu kuda nil biasanya melahirkan hanya satu anak, meskipun kembar juga terjadi. Anak muda sering bertumpu pada punggung ibu mereka ketika air terlalu dalam untuk mereka, dan mereka berenang di bawah air untuk menyusu.

Mereka menyusu di darat ketika sang ibu meninggalkan air. Ibu kuda nil sangat melindungi anak mereka dan menjaga jarak dengan yang lain. Namun, anak kuda nil kadang-kadang ditinggalkan di tempat pengasuhan yang dijaga oleh kuda nil atau beberapa kuda nil dewasa.

Anak kuda nil di tempat pengasuhan terlibat dalam pertarungan bermain. Menyapih dimulai antara enam dan delapan bulan setelah kelahiran, dan sebagian besar anak kuda nil sepenuhnya disapih setelah satu tahun. Seperti banyak mamalia besar lainnya, kuda nil digambarkan sebagai ahli strategi K, dalam hal ini biasanya hanya memproduksi satu bayi besar yang berkembang setiap beberapa tahun (daripada banyak anak yang kecil dan kurang beberapa kali per tahun seperti yang biasa terjadi pada mamalia kecil seperti tikus).

Kuda nil dan manusia Bukti paling awal dari interaksi manusia dengan kuda nil berasal dari pemotongan tanda daging pada tulang kuda nil di Formasi Bouri sekitar 160.000 tahun yang lalu.

Lukisan dan ukiran batu kemudian menunjukkan kuda nil yang diburu telah ditemukan di pegunungan Sahara tengah tertanggal 4.000-5.000 tahun yang lalu di dekat Djanet di Tassili n’Ajjer Mountains.

Bangsa Mesir kuno mengakui kuda nil sebagai penghuni buas Sungai Nil dan representasi di makam para bangsawan menunjukkan bahwa hewan-hewan itu diburu. Kuda nil juga dikenal oleh orang Yunani dan Romawi. Sejarawan Yunani, Herodotus, menggambarkan kuda nil dalam The Histories (ditulis sekitar 440 SM) dan naturalis Romawi, Pliny the Elder, menulis tentang kuda nil dalam ensiklopedianya Naturalis Historia (ditulis sekitar tahun 77 M).

Orang-orang Yoruba disebut hippo erinmi, yang berarti “gajah air.” Prajurit Zulu lebih suka berani seperti kuda nil, karena bahkan singa tidak dianggap cocok dengan keberaniannya. Mereka akan menyebut kepala mereka: “Een-gonyama Gonyama!

Invooboo! Yah-bo! Yah-bo! Invooboo!” yang diterjemahkan sebagai “Dia adalah singa. Ya, dia lebih baik daripada singa – dia adalah kuda nil.” Serangan pada manusia Kuda nil dianggap sangat agresif dan sering dilaporkan menyerang kapal.

Perahu kecil dapat dengan mudah dibalikkan kuda nil kuda nil dan penumpangnya dapat terluka atau terbunuh oleh binatang ini atau tenggelam. Dalam satu kasus tahun 2014 di Niger, sebuah kapal dibalikkan oleh kuda nil dan 13 orang terbunuh. Karena kuda nil sering terlibat dalam perusakan tanaman di dekatnya jika ada kesempatan, manusia juga bisa menghadapi konflik dengan mereka pada kesempatan ini, dengan potensi kematian di kedua sisi.

Di kebun binatang Kuda nil kuda nil lama menjadi binatang kebun binatang yang populer. Kebun binatang kuda nil pertama dalam sejarah modern adalah Obaysch, yang tiba di Kebun Binatang London pada tanggal 25 Mei 1850, di mana dia menarik hingga 10.000 pengunjung sehari dan menginspirasi lagu populer, “Hippopotamus Polka.” Kuda nil umumnya berkembang biak dengan baik di penangkaran; tingkat kelahirannya lebih rendah daripada di alam liar, tetapi hal ini disebabkan oleh kebun binatang yang ingin membatasi kelahiran, karena kuda nil relatif mahal untuk dipelihara.

Seperti banyak binatang kebun binatang, kuda nil secara tradisional ditampilkan dalam pameran beton. Dalam kasus kuda nil, kandang biasanya memiliki genangan air dan rumput. Pada kuda nil, pameran kebun binatang semakin mencerminkan habitat asli.

Misalnya, Hippoquarium Kebun Binatang Toledo memiliki kolam 360.000-US-galon (1.400.000 l). Pada tahun 1987, Kebun Binatang Toledo menyaksikan kelahiran bawah air pertama oleh kuda nil yang ditawan.

Pameran ini sangat populer, kuda nil menjadi logo Kebun Binatang Toledo. Penggambaran budaya Kuda nil merah mewakili Set Dewa Mesir Kuno; paha adalah “kaki falus Set,” melambangkan kejantanan. Perwakilan Set, Tawaret, juga dipandang sebagai bagian kuda nil dan merupakan dewi perlindungan dalam kehamilan dan persalinan, karena orang Mesir kuno mengakui sifat perlindungan kuda nil nil betina terhadap anak mudanya.

Orang Ijaw di Delta Niger mengenakan topeng binatang air seperti kuda nil ketika mempraktikkan pemujaan roh air mereka dan gading kuda nil digunakan dalam ritual ramalan Yoruba.

Behemoth dari Kitab Ayub, 40: 15–24 dianggap berdasarkan kuda nil. Kuda nil telah menjadi subyek berbagai cerita rakyat Afrika. Menurut cerita San; ketika Sang Pencipta menugaskan masing-masing hewan tempat di alam, kuda nil ingin hidup di air, tetapi ditolak karena takut mereka akan memakan semua ikan.

Setelah mengemis dan memohon, kuda nil akhirnya diizinkan untuk hidup di air dengan syarat bahwa mereka akan makan rumput sebagai ganti ikan dan akan membuang kotoran mereka sehingga dapat diperiksa apakah ada tulang ikan. Dalam kisah Ndebele, kuda nil awalnya memiliki rambut yang panjang dan indah, tetapi dibakar oleh seekor kelinci yang cemburu dan harus melompat ke kolam terdekat.

kuda nil

Kuda nil kehilangan sebagian besar rambutnya dan terlalu malu untuk meninggalkan air. Sejak Obaysch mengilhami “Hippopotamus Polka,” kuda nil telah menjadi hewan populer dalam budaya Barat karena penampilannya yang gemuk dan banyak yang menganggapnya lucu.

Kisah kuda nil seperti Huberta, yang menjadi selebriti di Afrika Selatan pada 1930-an karena trekking di seluruh negeri; atau kisah Owen dan Mzee, seekor kuda nil dan kura-kura yang mengembangkan ikatan intim; telah menghibur orang-orang yang telah membeli buku hippo, barang dagangan, dan banyak boneka hippo.

Kuda nil disebutkan dalam lagu Natal kebaruan “I Want a Hippopotamus for Christmas” yang menjadi hit bagi bintang anak Gayla Peevey pada tahun 1953. Mereka juga tampil dalam lagu “The Hippopotamus” dan “Hippo Encore” oleh Flanders dan Swann, dengan refrain terkenal “Mud, Mud, Glorious Mud.” Mereka bahkan menginspirasi permainan papan yang populer, Kuda nil juga merupakan karakter kartun yang populer, di mana perawakan gemuknya digunakan untuk efek lucu.

Misalnya, film Disney Fantasia menampilkan tarian balerina hippo ke opera La Gioconda, dan Hanna-Barbera menciptakan Peter Potamus. Karakter “Happy Hippos” diciptakan pada tahun 1987 oleh desainer Prancis André Roche untuk disembunyikan di “telur Kinder Surprise” dari perusahaan cokelat Italia Ferrero SpA.

Cara Merawat Ikan Maru (Emperor Snakehead atau Channa marulioides) • Terbaru • Mengapa Kucing Memainkan Mangsanya Sebelum Membunuhnya? • Bisakah Anjing Memakan Nangka? Ini Penjelasannya • 5 Kuda nil Autisme Anjing dan Perawatannya kuda nil Fakta-fakta Menarik Tentang Ikan Cichlid untuk Anda Tahu • Ikan Texas Cichlid, Ikan Cantik yang Agresif • Bolehkah Kucing Diberi Makan Semangka?

• Mengenal Harrier, Ras Anjing Langka Mirip Beagle • Penjelasan Mengenai Katarak pada Kucing dan Solusinya • Apakah Kucing Bisa Tersenyum Saat Bahagia?

Fakta Kucing • Apakah Acar Aman Diberikan untuk Anjing? • Archives Archives • • Afrikaans • አማርኛ • Aragonés • Ænglisc • العربية • مصرى • Asturianu • Авар • Kotava • Azərbaycanca • تۆرکجه • Башҡортса • Беларуская • Български • Bamanankan • বাংলা • བོད་ཡིག • Brezhoneg • Català • Mìng-dĕ̤ng-ngṳ̄ • Нохчийн • Cebuano • ᏣᎳᎩ • Čeština • Cymraeg • Dansk • Dagbanli • Deutsch • Thuɔŋjäŋ • ދިވެހިބަސް • Eʋegbe • Ελληνικά • English • Esperanto • Español • Eesti • Euskara • فارسی • Suomi • Võro • Français • Gaeilge • Gàidhlig • Galego • ગુજરાતી • עברית • हिन्दी • Hrvatski • Kreyòl ayisyen • Magyar • Հայերեն • Interlingua • Ido • Íslenska • Italiano • 日本語 • Jawa • ქართული • Taqbaylit • Адыгэбзэ • Kabɩyɛ • Қазақша • Kalaallisut • ಕನ್ನಡ • 한국어 • Kurdî • Kernowek • Latina kuda nil Lëtzebuergesch • Лакку • Lingua Franca Nova • Lingála • ລາວ • Lietuvių • Latviešu • Malagasy • Македонски • മലയാളം • Монгол • मराठी • Bahasa Melayu • မြန်မာဘာသာ • नेपाली • नेपाल भाषा • Nederlands • Norsk nynorsk • Norsk bokmål • Sesotho sa Leboa • Diné bizaad • Occitan • ଓଡ଼ିଆ • Polski • پنجابی • پښتو • Português • Runa Simi • Română • Русский • ᱥᱟᱱᱛᱟᱲᱤ • Scots • Srpskohrvatski / српскохрватски • සිංහල • Simple English • Slovenčina • Slovenščina • ChiShona • Soomaaliga • Shqip • Српски / srpski • Sunda • Svenska • Kiswahili • தமிழ் • తెలుగు • ไทย • Tagalog • Türkçe • ChiTumbuka • Тыва дыл • Удмурт • Українська • اردو • Tiếng Việt • Winaray • 吴语 • ייִדיש • 中文 • Bân-lâm-gú • 粵語 • IsiZulu Linnaeus, 1758 Distribusi kuda nil Kuda nil [2] atau kuda nil air [3] ( Hippopotamus amphibius) adalah mamalia dari keluarga Hippopotamidae yang berukuran besar, omnivora, dan berasal dari Afrika kuda nil.

Kuda nil adalah hewan darat terbesar ketiga setelah gajah dan badak putih. Kuda nil merupakan serapan dari Bahasa Belanda, nijlpaard, yang merupakan gabungan dari kata Nijl yang berarti "sungai Kuda nil dan kata paard yang berarti "kuda". Hipopotamus berasal dari bahasa Latin: hippopotamus, yang berasal dari bahasa Yunani: ἱπποπόταμος, translit. hippopótamos, yang merupakan gabungan kata dari ίππος íppos "kuda" dan ποταμός potamós "sungai", sehingga secara harfiah berarti "kuda sungai".

Daftar isi • 1 Keadaan fisik • 2 Habitat • 3 Kehidupan • 4 Referensi kuda nil 5 Pranala luar Keadaan fisik [ sunting - sunting sumber ] Kuda nil mempunyai tubuh yang besar dan berat, serta kulit kelabu gelap. Mereka juga memiliki gading besar yang biasa mereka gunakan untuk mempertahankan diri dari predator.

Kuda nil mempunyai ciri khas tubuh yang besar, mulut dan gigi yang sangat besar, empat kaki yang pendek dan gemuk, serta badan yang hampir tidak berambut. Kuda nil dewasa mempunyai berat 1.5 sampai 3 ton. Meskipun bertubuh besar dan berkaki pendek, kuda nil mampu berlari dengan cepat. Untuk jarak pendek, mereka mampu berlari secepat 30 km/jam, lebih cepat dari kecepatan lari manusia pada umumnya.

Kuda nil memiliki watak agresif dan dianggap salah satu hewan paling berbahaya di Afrika. Kerabat kuda nil yang paling dekat adalah kelompok Cetacea, seperti paus, lumba-lumba dan pesut.

Selain itu kuda nil juga berkerabat dengan babi dan hewan-hewan berkuku genap lainnya. Habitat [ sunting - sunting sumber ] Kuda nil tinggal di Afrika subsahara. Mereka tinggal di dan dekat air tawar, seperti danau dan sungai. Kira-kira terdapat 125 ribu hingga 150 ribu kudanil di Afrika, dan yang terbanyak berada di Zambia dan Tanzania.

Kuda nil juga merupakan hewan yang populer di kebun binatang. Ancaman terhadap kuda nil diantaranya hilangnya habitat, dan perburuan liar.

Kuda nil diburu untuk diambil daging dan gigi taringnya. Kehidupan [ sunting - sunting sumber ] Kuda nil adalah hewan herbivora. Pada siang hari, kuda nil berada air atau di lumpur untuk tetap dingin. Kuda nil air, kuda nil hidup secara berkelompok, dan menguasai wilayah tertentu. Kuda nil juga tidur, bereproduksi dan melahirkan di air.

Pada petang dan malam hari, kuda nil keluar dari air dan memakan rumput. Di darat, kuda nil kuda nil berkelompok dan tidak memiliki wilayah teritorial. Referensi [ sunting - sunting sumber ] • ^ Hippopotamus amphibius • ^ "Arti kata Kuda nil". Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud. KBBI Daring. Diakses tanggal 14 November 2021. • ^ "Arti kata badak air". Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud. KBBI Daring.

Diakses tanggal 14 November 2021. Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] • Hippos: Wildlife summary dari African Wildlife Foundation • IUCN Hippo Specialist Group Diarsipkan 2011-04-16 di Wayback Machine. • hippos of Lake Edward Diarsipkan 2008-10-03 di Wayback Machine. blog about the last significant group kuda nil Hippos in Virunga National Park, DRC. Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Hippopotamus. Wikimedia Commons memiliki media mengenai Hippopotamus amphibius.

Wikispecies mempunyai informasi mengenai Hippopotamus. Kategori tersembunyi: • Halaman dengan argumen ganda di pemanggilan templat • Artikel dengan format mikro 'spesies' • Semua regnum animalia • Semua filum chordata • Semua kelas mammalia • Artikel mengandung aksara Latin • Artikel mengandung aksara Yunani • Templat webarchive tautan wayback • Pranala Commons dari Wikidata • Semua artikel rintisan • Rintisan bertopik hewan • Semua artikel rintisan November 2021 • Semua rintisan spesies • Artikel spesies November 2021 • Halaman ini terakhir diubah pada 14 November 2021, pukul 00.01.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
11.

Kuda nil adalah satwa yang sangat vokal Fakta tentang Kuda Nil 1. Terdapat dua spesies kuda nil Dua spesies kuda nil diklasifikasikan dalam keluarga Kuda nil, tetapi termasuk dalam dua genera yang berbeda. Spesies pertama adalah kuda nil biasa (Hippopotamus amphibious), dengan jumlah lebih banyak dan bisa ditemukan di habitat air di seluruh Afrika sub-Sahara. Spesies yang kedua adalah kuda nil kerdil yang berukuran lebih kecil (Choeropsis liberiensis), dengan jumlah kurang dari 2500 ekor di alam liar dan dianggap terancam punah.

Kuda nil kerdil hidup di hutan hujan di Sierra Leone, Liberia, dan Pantai Gading. 2. Paus dan lumba-lumba adalah kerabat dekat kuda nil Terlepas dari namanya dalam bahasa Inggris (Hippopotamus), yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti “kuda sungai”, kuda nil tidak terkait dengan kuda.

Kuda nil termasuk dalam ordo Artiodactyla yang terdiri dari hewan berkuku genap seperti babi, unta, dan rusa, serta cetacea (paus dan lumba-lumba). Kuda nil dan paus memiliki nenek moyang sama yang hidup sekitar 55 juta tahun yang lalu.

kuda nil

Setelah itu, kuda nil dan cetacea bercabang menjadi spesies tersendiri. Baca juga: Berilium (Be): Fakta, Sifat, Kegunaan & Efek Kesehatannya Bahkan saat ini kuda nil berbagi banyak ciri dengan cetacea, seperti kulit yang hampir tidak berbulu dan melahirkan di bawah air.

Para ilmuwan juga menemukan bahwa kuda nil membuat suara klik saat bergerak di bawah air, mirip dengan echolocation pada cetacea. 3. Kuda nil sangat berbahaya hingga buaya nil memilih menghindar Kuda nil adalah mamalia paling mematikan di Afrika, bahkan lebih berbahaya bagi manusia daripada singa atau gajah.

Korban kuda nil sering kali adalah nelayan atau pelaut yang diserang dari bawah air. Kuda nil mampu membalikkan perahu, menginjak-injak dan menyeret korban ke air serta menggigit dengan kekuatan luar biasa.

Serangan kuda nil bisa mengamputasi anggota badan, menyebabkan patah tulang, dan merobek jaringan lunak tubuh. Pada tahun 2014, 13 orang di Niger tewas ketika seekor kuda nil membalikkan perahu mereka. Sedangkan pada tahun 2018, seekor kuda nil menyerang seorang wanita Amerika yang sedang bersafari di Zimbabwe setelah menjungkirbalikkan kanonya.

Pada peristiwa tersebut, korban berhasil selamat dengan mengalami patah kaki. 4. Kuda nil adalah salah satu hewan terbesar di bumi Selain gajah dan badak, kuda nil merupakan salah satu hewan terbesar bumi. Rata-rata, kuda nil dewasa dapat mencapai berat hingga 3.500 kg, dengan betina bisa memiliki berat sekitar 1.500 kg.

Saat lahir, bayi kuda nil memiliki berat sekitar 30 kg, tetapi tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk bertambah berat badan. Dalam waktu kurang dari 3,5 tahun, kuda nil dianggap mulai memasuki kuda nil dewasa. 5. Kuda nil tidak bisa berenang Meskipun orang Yunani menyebut satwa ini sebagai “kuda sungai” dan meskipun kuda nil hampir selalu terlihat di air, mereka sebenarnya tidak bisa berenang atau mengapung.

Kuda nil sering menghabiskan waktu berjam-jam di sungai dan danau, terkadang hanya dengan mata yang terlihat, tetapi sebenarnya mereka berada di perairan dangkal. Saat berada di air, kuda nil tidak sedang berenang atau mengapung, melainkan berdiri di dasar sungai.

Baca juga: 9 Fakta dan Informasi Menarik tentang Sungai Nil Sebagian besar aktivitas mencari makan dilakukan kuda nil pada kuda nil hari karena merupakan hewan nokturnal.

kuda nil

Namun, pada siang hari yang panas mereka harus menemukan cara untuk melindungi diri dari terik sinar matahari. Lumpur dan air bertindak sebagai sarana untuk membuat tubuh kuda nil tetap dingin. 6. Kuda nil bisa menahan nafas hingga lima menit Meskipun tidak bisa berenang, kuda nil bisa menahan napas untuk waktu yang lama.

Saat menahan napas, selaput tebal akan menutupi mata dan lubang hidung kuda nil sehingga menciptakan segel pelindung kedap air.

Kuda nil akan melakukan hal ini ketika merasakan adanya bahaya atau merasa terancam oleh sesuatu di lingkungan kuda nil. Mereka mungkin pindah ke area lain atau tetap diam sampai merasa aman sebelum kembali muncul ke permukaan. Menariknya, kuda nil bahkan bisa tidur di bawah air menggunakan insting refleksif yang sama.

7. Kulit kuda nil mudah terbakar matahari Kulit sensitif adalah alasan utama kuda nil menghabiskan begitu banyak waktu berendam di air.

kuda nil

Tapi yang menarik, tubuh kuda nil dirancang untuk mampu membuat tabir surya mereka sendiri Hewan ini berevolusi untuk bisa mengeluarkan semacam keringat berwarna merah muda yang berfungsi melindungi tubuh.

Kuda nil sebenarnya tidak memiliki kelenjar keringat. Zat berminyak seperti keringat ini berasal dari pori-pori dan bertindak untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan mencegah infeksi. 8. Kuda nil kuda nil hamil selama 8 bulan Sama seperti manusia, kuda nil betina memiliki masa kehamilan yang cukup lama.

Kuda nil betina hamil selama sekitar 237 hari atau setara dengan kira-kira 8 bulan. Sebagai kuda nil, mamalia dengan waktu kehamilan terlama kuda nil gajah yaitu selama lebih dari 600 hari.

Kuda nil hanya melahirkan satu bayi dalam satu waktu dengan anak kuda nil akan tetap berada di sisi induknya selama hampir satu tahun untuk menyusu. 9.

Anak kuda nil bisa menyusu di bawah air Kuda nil adalah pemakan tumbuhan, tetapi selama usia tahun pertama, anak kuda nil menyusu dari induk mereka. Begitu lahir, anak kuda nil berada dekat dengan induknya sampai mampu bertahan hidup sendiri di alam liar.

Anak kuda nil juga sering terlihat menunggangi punggung induk mereka. Menariknya, satwa ini telah beradaptasi sehingga memungkinkan anak kuda nil menyusu baik di darat maupun di air.

Mata dan lubang hidung anak kuda nil bisa menutup untuk mencegah air tertelan dan mereka dapat mempertahankan posisi ini selama beberapa menit. Terlepas dari rumor, susu kuda nil tidak berwarna merah muda. Seperti kebanyakan mamalia lainnya, susu kuda nil berwarna kuning keputihan. 10. Kuda nil kawin di dalam air Kuda nil kawin setiap dua tahun dan sebagian besar ritual perkawinan berlangsung di dalam air. Kuda nil jantan maupun betina menggunakan vokalisasi, bahasa tubuh, dan bahkan air seni dan kotoran untuk menunjukkan minat atau penolakan.

Kuda nil jantan akan bersaing dan melawan jantan lain untuk mendapatkan pasangan yang diinginkannya. Itu sebab, biasanya hanya kuda nil yang dominan dan kuat yang bisa kawin dengan sukses.

kuda nil

11. Kuda nil adalah satwa yang sangat vokal Kuda nil sangat berisik dan menggunakan serangkaian suara untuk berkomunikasi satu sama lain dalam kelompok mereka.

kuda nil

Suara-suara yang dikeluarkan kuda nil cukup bervariasi dan digambarkan seperti suara klakson, geraman, rengekan, dan derit. Kadang-kadang, suara kuda nil juga menyerupai suara tawa manusia. Di darat, suara hewan ini bisa terdengar hingga jarak 1,5 km. Namun, kuda nil juga diketahui bersuara saat berada di bawah air. Tidak banyak yang dipahami tentang arti setiap jenis suara atau mengapa mereka melakukannya, tetapi seperti hewan lain, suara adalah cara kuda nil menyebarkan pesan.

Suara bisa digunakan untuk memperingatkan tentang bahaya, memberi isyarat waktu untuk bergerak atau kuda nil, atau memanggil anak-anak mereka.[] Terbaru • 14 Fakta tentang Bintang Laut, Tidak Punya Darah Hingga Cara Makan yang Unik • 11 Fakta Menarik tentang Kuda Nil, Mamalia Paling Mematikan di Afrika • Binatang Mematikan: 15 Hewan Paling Berbahaya Penyebab Kematian Manusia • 16 Fakta Menarik tentang Hyena (Dubuk), Si Predator Antagonis • 12 Fakta tentang Abraham Lincoln, Presiden AS Penghapus Perbudakan
Kuda nil ( Hippopotamus amphibius) adalah mamalia darat semiakuatik yang berukuran besar.

Dilansir African Wildlife Foundation, kuda nil merupakan mamalia darat dengan ukuran terbesar ketiga setelah gajah dan badak putih. Meskipun berbadan besar, tetapi hewan ini mampu bergerak lincah.

National Geographic melaporkan, kuda nil memiliki keterampilan berenang yang baik serta mampu berlari dengan kecepatan manusia untuk jarak pendek apabila sedang merasa terancam. Selain itu, masih banyak fakta unik mengenai mamalia ini yang sayang untuk dilewatkan sebagai berikut. ilustrasi seekor kuda nil (pexels.com/Onkel Ramirez) Salah satu metode yang dapat digunakan untuk membedakan kuda nil jantan dan betina adalah dengan melihat ukuran tubuh karena hewan ini mengalami sexual dimorphism.

Hewan jantan selalu berukuran lebih besar dari betina. Dilansir Animal Diversity Web, selisih berat badan kuda nil jantan dan betina bisa mencapai 200 kilogram.

Kuda nil terberat yang tercatat memiliki berat badan hingga 4,5 ton. ilustrasi seekor kuda nil yang sedang berendam di air (pexels.com/Pixabay.com) Mengapa kuda nil gemar berendam di dalam air?

Jawabannya adalah karena mereka perlu mendinginkan diri di hari kuda nil panas. African Wildlife Foundation melaporkan, ternyata hewan raksasa ini tidak memiliki kelenjar keringat, sehingga tidak bisa melepas panas dan mendinginkan tubuh dengan cara berkeringat. Sebagai gantinya, kuda nil dapat memproduksi zat khusus untuk proteksi kulit. Baca Juga: Lebih Kecil dan Langka, Ini 6 Fakta Menarik Kuda Nil Kerdil ilustrasi kawanan kuda nil yang sedang berendam di air (pexels.com/Francesco Ungaro) Dilansir Animal Diversity Web, kuda nil adalah hewan polygynous yang memungkinan satu pejantan untuk mengawini beberapa betina sekaligus dalam kawanannya.

Jika pembuahan berhasil, makan kuda nil betina akan menjalani periode kebuntingan selama sekitar 324 hari. Betina hanya akan melahirkan satu ekor anak untuk setiap kebuntingan. African Wildlife Foundation melaporkan, bayi kuda kuda nil tersebut biasanya terlahir dengan kuda nil badan hanya sekitar 55 kilogram, sangat kecil jika dibandingkan dengan berat dewasa.

ilustrasi seekor kuda nil sedang berjalan di perairan yang tenang (pexels.com/Antony Trivet) Kuda nil merupakan mamalia semiakuatik yang punya kebiasaan untuk beraktivitas di darat mau pun di air.

Kebiasaan kuda nil ternyata berperan untuk membentuk sebuah ekosistem yang signifikan. Dilansir Animal Diversity Web, ada dua dampak positif yang muncul dari kebiasaan kuda nil.

Pertama, jalur yang dibuat kuda nil sewaktu naik ke darat akan lebih bersih dan cekung, sehingga air hujan bisa langsung mengalir ke sungai atau kubangan. Kedua, beberapa cekungan bekas pijakan yang terisi air juga bermanfaat untuk tempat persembunyian ikan saat musim kemarau.

ilustrasi seekor kuda nil sedang berendam di air (pexels.com/Edwin Lopez) Kabar baiknya, kuda nil termasuk hewan yang bisa hidup dalam jangka waktu lama, baik di alam atau di penangkaran. Animal Diversity Web melaporkan, hewan ini bisa mencapai umur 55 tahun. Kuda nil tertua yang hidup di penangkaran diketahui mencapai usia 61 tahun. Meskipun punya harapan hidup yang panjang, sayangnya hewan ini menghadapi berbagai ancaman yang membahayakan nyawa.

Faktor utama penyebab penurunan populasi tersebut adalah perburuan dan perusakan habitat, seperti dilansir African Wildlife Foundation. Keberadaan kuda nil di alam tentu bukan tanpa alasan. Keserakahan manusia dalam memburu fauna dan merusak habitatnya ini bukan sesuatu yang pantas dilanggengkan.

Oleh sebab itu, mari selalu dukung upaya konservasi kuda nil agar hewan ini tetap ada, kini dan nanti. Baca Juga: 10 Fakta Kuda nil Nil yang Jarang Diketahui, Ternyata Gak Bisa Berenang Berita Terpopuler • Hamas Mulai Bangkit, Menkeu Israel: Ini Semua Kesalahan Netanyahu • 10 Potret Liburan Ayu Ting Ting dan Keluarga ke Jogja, Ayah Rozak Hits • 10 Potret Baby Ameena dalam Berbagai Ekspresi, Gemasnya Kebangetan • Kamu Workaholic?

Waspadai 7 Tanda Kamu Terlalu Keras ke Diri Sendiri • Kemenag Sebut Kriteria Jemaah Haji Reguler yang Berangkat Tahun Ini • 10 Fakta Elon Musk, Orang Terkaya di Dunia yang Baru Membeli Twitter • PPKM Seluruh Indonesia Berakhir Hari Ini, Pemerintah Akan Umumkan Evaluasi • BMKG: Kuda nil, Suhu Panas Terik Terjadi hingga Pertengahan Mei • 9 Potret Atta Halilintar di Singapura, Berlibur sambil Momong Anak!MENU • Home • SMP • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Kewarganegaraan • IPS • IPA • Penjas • SMA • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Akuntansi • Matematika • Kewarganegaraan • IPA • Fisika • Biologi • Kimia • IPS • Sejarah • Geografi • Ekonomi • Sosiologi • Penjas • SMK • Penjas • S1 • Agama • IMK • Pengantar Teknologi Informasi • Uji Kualitas Perangkat Lunak • Sistem Operasi • E-Bisnis • Database • Pancasila • Kewarganegaraan • Akuntansi • Bahasa Indonesia • S2 • Umum • About Me 4.11.

Sebarkan ini: Kuda nill adalah adalah salah satu hewan yang termasuk kedalam keluarga hippopotamidae dengan tubuh besar dan juga kuat, dimana menobatkan kuda nil kedalam hewan darat berukuran besar ketiga setelah gajah, badak. kuda nil memiliki ciri ciri khas yakni memiliki berat badan yang bisa mencapai tiga ton bahkan lebih Ciri Khusus Kuda Nil Untuk ciri khusus kuda nil hewan ini termasuk mamalia dari faamili Hippopotamidae, hewan ini berukuran besar dan hidup di Afrika.

Kuda nil ini memiliki tubuh yang besar dan kuat, kulit kuda nil berwarna kelabu gelap. Kuda nil juga memiliki gading yang besar yang berfungsi untuk melindungi dari peredator. Mamalia air ialah jenis binatang menyusui yang sebagian besar hidupnya dilakukan di air. Memiliki kelenjar susu, yang betina menghasilkan susu sebagai sumber makanan anaknya. Ada yang memiliki rambut, tubuh endoterm atau berdarah panas. Memiliki otak yang mengatur sistem peredaran darah, termasuk jantung yang berruang empat.

Memiliki tiga tulang pendengaran dalam setiap telinga dan satu tulang dentari disetiap sisi rahang bawah. Mamalia memiliki integumen yang terdiri dari tiga lapisan, paling luar adalah epidermis yang tengah ialah dermis dan paling dalam ialah hipodermis. 2. Memiliki Kulit Yang Tebal Ciri ciri selanjutnya yakni memiliki kulit yang tebal sehingga memungkinkan kuda nil terhindar dari berbagai macam luka akibat serangan dari hewan hewan yang ingin memangsanya kuda nil selain itu juga kulit kuda nil berfungsi untuk menyaring sinar matahari langsung ketubuh.

3. Memiliki Gigi Yang Kuat Selanjutnya yakni kuda nil memiliki gigi yang kuat meskipun gigi yang dimiliki oleh kuda nil tidaklah tajam tetapi kenyataanya giginya bisa digunakan untuk menghancurkan segala macam yang ia makan. 4. Dapat Berenang Ciri ciri keempat yakni kuda nil dapat berenang didalam air bahkan ia sangat ahli dalam menyelam dimana saat ia menyelam cukup lama dimana bisa mencapai lima menit, tentu hal tersebut menjadi kelebihan dari hewan mamalia yang satu ini.

5. Dapat Berlari Cepat Salah satu ciri yang jarang dimiliki oleh hewan darat yang berukuran besar adalah berlari dengan cepat tetapi tidak dengan kuda nil karena ia memiliki kelebihan untuk berlari dengan cepat. 6. Termasuk Kedalam Herbivora Ciri ciri keenam adalah termasuk kedalam herbivora atau bisa disebut dengan hewan pemakan tumbuhan dimana untuk makan favorit dari kuda nil adalah buah semangka. 7. Habitat Kuda Nil Untuk habitat asli dari kuda nil adalah berasal dari negara afrika dimana ia biasa hidup didaerah yang dekat dengan air tawar seperti sungai dan danau, ia juga sangat suka tempat yang berlumpur.

8. Telinga, Mata Dan Hidung Yang menjadi ciri khas dari kuda nill adalah memiliki telinga, mata dan hidung berada pada atas kepala. 9. Berkembang Biak Secara Vivipar Selanjutnya yang menjadi ciri khasnya yakni berkembang biak dengan cara vivipar atau dengan cara melahirkan dimana biasanya saat melahirkan kuda nil akan melahirkan satu atau dua anak saja. Habitat Kuda Nil Ada beberapa habitat kuda nil yang diantaranya yaitu: • Air Kuda nil ini menghabiskan sebagai besar waktu mereka dalam air, sehingga mereka biasanya tinggal dekat dengan lambat bergerak Afrika danau atau sungai.

Mereka lebih suka bahwa badan air memiliki bagian dangkal yang mereka dapat berjalan dalam dan lebih dalam bagian yang mana mereka dapat benar-benar tenggelam.

Kuda nil telah disesuaikan untuk hidup di dalam air, mata, telinga dan hidung mereka berada di atas kepala, memungkinkan mereka untuk menjadi hampir benar-benar tenggelam dan kuda nil memiliki panca indera yang utuh. Mata mereka memiliki membran jelas atas mereka yang membantu hippo menjaga mata terbuka sementara tenggelam.

Mereka juga memiliki kulit yang unik yang harus disimpan basah untuk sebagian besar hari, jika mengering hippo akan menjadi dehidrasi. Alih-laih berkeringat, kuda nil mengeluarkan lendir merah tebal yang melindungi kulit dari matahari dan tetap lembab. Walaupun kuda nil sedang diadaptasi untuk air, tubuh padat mereka mencegah mereka dari menjadi dapat berenang atau kuda nil. Sebaliknya mereka bergerak dengan berjalan kaki pada atau mendorong dari bagian bawah badan air.

Mereka dapat, namun tinggal terendam selama lima menit. • Padang Rumput Kuda nil menghabiskan sebagian besar hari-hari mereka di dalam air, tetapi mereka menghabiskan sebagian besar malam mereka di tanah untuk mencari makanan. Diet mereka hampir seluruhnya terdiri dari rumput dan lalu sedges. Yang sebagai akibatnya, mereka mencari habitat yang tidak hanya memiliki tubuh yang bergerak lambat air, tetapi juga salah satu yang memiliki patch pendek rumput dan lembut pantai rak yang mana mereka dapat beristirahat dekat dengan air.

Mereka cenderung memilih daerah yang akan memenuhi kebutuhan mereka makan, murni padang rumput dan hutan lebih disukai atas padat semak-semak atau hutan. Mereka merumput telah menciptakan fenomena yang disebut hippo rumput mana pendek, hijau rumput terus kuda nil. Fakta Tentang Kuda Nil Berikut ini terapat beberapa fakta menarik tentang kuda nil, antara lain: 1. Kuda Nil ialah ‘Pembunuh’ Jika anda melihat fauna ini di TV, tentunya kita bakal mengira bahwa fauna ini tidak riskan karena melulu bermalas-malasan di air.

Tapi, anda salah. Faktanya, kuda nil ialah salah satu fauna paling mematikan di Afrika. Tiap tahun, diduga lebih dari 300 korban meninggal dampak hewan ini. Sumber lain menuliskan 500 korban tiap tahun.

2. Kuda Nil Dapat Berlari Kencang Lagi, tidak boleh terkecoh dengan penampilan kuda nil. Meski berbadan besar, terlihat bebal dan lamban, kuda nil sangatlah buas dan bisa berlari kencang. Mereka dapat berlari 28-30 km/jam. Dengan kecepatan tersebut, tidak mengherankan andai kuda nil dapat mengejar dan membunuh manusia. 3. Kuda Nil Tidak Pandai Berenang Meski tidak sedikit menghabiskan masa-masa di dalam air, kuda nil nyatanya tidak bisa berenang dengan baik.

Mereka akan terbenam dan terbawa arus andai berendam di aliran sungai yang deras. Itulah kenapa kuda nil lebih suka berendam di perairan yang dangkal dan berarus tenang. 4. Nafsu Makan Kuda Nil Kecil Meski buas dan dapat membunuh manusia, nafsu kuda nil kuda nil relatif kecil bila dikomparasikan dengan besar tubuhnya. Kuda nil kuda nil fauna darat terbesar ketiga di dunia sesudah gajah dan badak putih.

Kuda nil jantan bermutu 1.600-3.200 kilogram, sedangkan betina 650-2.350 kilogram. Namun, mereka makan melulu 1-1,5 persen dari berat badan mereka masing-masing hari. Mereka bahkan dapat kuda nil tanpa santap selama tiga minggu. 5. Kuda Nil Hanya ‘Menguap’ di Kuda nil Pernahkah menyaksikan kuda nil membuka mulut di TV? Sebenarnya, kuda nil membuka mulut bukan menguap secara harfiah.

Itu ialah peringatan guna menandai wilayahnya. Karena kuda nil lebih sering menguras waktu di air, itulah kenapa kuda nil melulu ‘menguap’ di air atau di dekat air.

Tidak melulu itu, mereka pun kerap ‘mendengus’ untuk menyerahkan peringatan supaya kamu atau kuda nil beda tidak mendekat. 6. Kuda Nil Aktif di Malam Hari Kuda nil seringkali keluar dari air sekitar empat hingga lima jam di malam hari. Selama masa-masa tersebut, dia dapat berjalan sepanjang 10 kilometer. Kuda nil memang herbivora dan mempunyai empat bilik perut. Namun, mereka bukan pemamah sejati, laksana antelop atau sapi.

7. Kuda Nil Kebal Penyakit Kuda nil kebal terhadap tidak kuda nil penyakit yang mengganggu sub-Sahara Afrika, yang mengakibatkan mereka bertahan lebih lama dari spesies lainnya.

Mereka bisa bertahan hidup sampai usia 45 tahun. Hal itu terjadi sebab kuda nil menerbitkan zat merah berminyak yang beraksi sebagai pelembap, tabir surya, dan pelindung mereka dari kuman. Hal tersebut juga menciptakan mereka terlihat laksana berkeringat darah. 8. Suara Kuda Nil Sangat Nyaring Pita Suara kuda nil begitu kuat. Mereka dapat menghasilkan suara sebesar 115 Desibel. Itu setara dengan suara konser band metal yang dapat memekakkan telingamu. Terkadang, kuda nil ‘menipu peluit’-nya tersebut pun untuk memberi peringatan.

9. Hanya Ada 2 Spesies Kuda Nil Ada 10.000 spesies burung di dunia, 350 ekor kuda, dan lebih dari 3.000 spesies ular tersebar di semua dunia. Tapi kuda nil? Hanya dua. Pertama, kuda nil standar (Hippopotamus amphibius), yang biasa anda lihat di TV atau media lainnya. Kedua, kuda nil kerdil (Choeropsis liberiensis). Seperti namanya, ukurannya jauh lebih kecil dari kuda nil yang gemuk.

10. Kuda Nil Bukan Berkerabat dengan Kuda atau Babi, Melainkan dengan Paus Sebelumnya, kuda nil dikelompokkan ke dalam famili Suidae, atau sejenis babi. Namun, riset terbaru pada tahun 2015 mengkonfirmasi bahwa kuda nil berkerabat dengan mamalia laut, laksana paus dan lumba-lumba. Demikianlah pembahasan mengenai Kuda Nil adalah: 9 Ciri, Habitat Beserta 10 Fakta Menarik. semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

🙂 🙂 🙂 Baca Juga: • Komponen Dan Manfaat Ekosistem Pantai Dalam Biologi • 7 Ciri-Ciri Fauna Asiatis Dan Australis Lengkap • Penjelasan Adaptasi Pada Hewan Kuda nil Biologi • Penjelasan Amphibia Beserta Ciri, Klasifikasi Dan Peranannya Sebarkan ini: • • • • • Posting pada Biologi Ditag aktivitas kuda, aktivitas kuda nil, alat gerak kuda, apa makanan kuda nil, apakah kuda nil makan daging, apakah makanan kuda nil, badak makan apa, badak makannya apa, badak termasuk hewan pemakan, berat badak, binatang kuda nil, cara beradaptasi kuda nil, cara menyesuaikan diri kuda nil, ciri ciri badak, ciri ciri binatang kuda nil, ciri ciri habitat kuda, ciri ciri habitat kuda nil, ciri ciri kuda nil, ciri ciri kuda nil brainly, ciri ciri kuda nil dalam bahasa inggris, ciri ciri makanan kuda nil, ciri habitat kuda nil, ciri khusus kuda nil, ciri-ciri habitat kadal, fakta tentang kuda nil, gambar kuda nil, gambar kuda nil kartun, gambar kuda nil menguap, gambar makanan kuda nil, gigi kuda nil, habitat asli kuda nil, habitat gajah, habitat kuda darat, habitat kuda nil, habitat kuda kuda nil brainly, habitat zebra, hewan afrika, hewan kuda nil, hippopotamus kuda nil, hukum memakan kuda nil dalam islam, jenis makanan kuda nil, jumlah populasi kuda nil saat ini, kanguru berasal dari benua, karakteristik kuda nil, kebiasaan kuda nil, kenapa kuda nil tidak dimakan buaya, kuda laut dan kadal termasuk hewan, kuda nil berkembang biak dengan cara, kuda nil berkembang biak secara, kuda nil hidup dimana, kuda nil makan manusia, kuda nil makan semangka, kuda nil termasuk kelompok hewan, kuda nil vs buaya, kuda tinggal dimana, kutilang berkembang biak dengan, macam macam makanan kuda nil, makanan anak kuda nil, makanan badak, makanan binatang kuda nil, makanan dari kuda nil, makanan gajah, kuda nil kanguru, makanan kuda laut, makanan kuda nil, makanan kuda nil kecil, makanan rusa, makanan yang bagus buat kuda nil, makanan zebra, makanannya kuda nil, mamalia yang hidup di laut adalah, manfaat hewan kuda nil, manfaat kuda nil, manfaat kuda nil bagi manusia, menggambar kuda nil, musuh kuda nil, nama lain kuda nil, nama makanan kuda nil, penguin kuda nil biak dengan cara, penjelasan tentang kuda nil, penyebab kelangkaan kuda nil, shio kuda nil togel, suara kuda nil, sumber makanan kuda nil, tumbuhan dapat berkembang biak dengan cara, warna kuda nil kartun, zebra tinggal dimana Navigasi pos • Contoh Teks Editorial • Contoh Teks Laporan Hasil Observasi • Teks Negosiasi • Teks Deskripsi • Contoh Kata Pengantar • Kinemaster Pro • WhatsApp GB • Contoh Diksi kuda nil Contoh Teks Eksplanasi • Contoh Teks Berita • Contoh Teks Negosiasi • Contoh Teks Ulasan • Contoh Teks Eksposisi • Alight Motion Pro • Contoh Alat Musik Ritmis • Contoh Alat Musik Melodis • Contoh Teks Cerita Ulang • Contoh Teks Prosedur Sederhana, Kompleks dan Protokol • Contoh Karangan Eksposisi • Contoh Pamflet • Pameran Seni Rupa • Contoh Seni Rupa Murni • Contoh Paragraf Campuran • Contoh Seni Rupa Terapan • Contoh Karangan Deskripsi • Contoh Paragraf Persuasi • Contoh Paragraf Eksposisi • Contoh Paragraf Narasi • Contoh Karangan Narasi • Teks Prosedur • Contoh Karangan Persuasi • Contoh Karangan Argumentasi • Proposal • Contoh Cerpen • Pantun Nasehat • Cerita Fantasi • Memphisthemusical.Com

Kudanil Explorer




2022 www.videocon.com