Sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu

sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu

MENU • Beranda • Sosiologi • Sosiologi Hukum • Sosiologi Klasik • Sosiologi Pedesaan • Sosiologi Perkotaan • Sosiologi Pendidikan • Sosiologi Politik • Sosiologi Menurut Para Ahli • Sosiologi Agama • Kajian Sosiologi • Sosiologi Umum • Sosiologi Perguruan Tinggi • Sosiologi SMA • Tokoh Sosiologi • Globalisasi • Penelitian Sosial • Lainnya • Antropologi • Ekonomi • Masyarakat dan Penduduk • Sosial • Karya Tulis • Budaya • Contact Us • Disclaimer • Privacy Policy • Daftar Isi • Sosiologi • Ciri Sosiologi • Teoretis • Empiris • Nonetis • Kumulatif • Cabang Ilmu Sosiologi • Sebarkan ini: • Posting terkait: Sosiologi Knowledge sebagai salah satu aspek penting dalam ilmu sosiologi memberikan pemahaman bahwa sosiologi adalah science (ilmu pengetahuan).

Alasannya karena sosiologi lahir dari keganduhan terhadap berbagai dampak masalah sosial yang dialami oleh masyarakat. Disisi lainnya, sejarah lahirnya ilmu sosiologi ini tak luput dari perkembangan ilmu filsafat, lantaran setiap teori sosiologi dan tokohnya banyak yang lahir dari ilmu filasat. Misalnya saja seperti Karl Mark, Aristoteles, Plato, dan lainnya Ciri Sosiologi Berikut inilah ciri khas dari sosiologi sebagai ilmu pengetahuan, diantaranya; • Teoretis Artinya teoriritis dalam ilmu sosiologi berusaha memberikan teori yang berasal dan abstraksi hasil observasi dan penelitian sosial sehingga menunjukkan pernyataan terhadap serangkaian proporsi secara logis untuk menjelaskan hubungan sebab akibat kehidupan dalam manusia.

Misalnya saja dalam pandangan yang dikemukakan leh Karl Mark mengenai berbagai jenis kelas sosial yang mengakibatkan adanya konflik dalam masyarakat. Terusma masyarakat proletar dan borjuis. Kajian ini didasari pada teori dan penelitian sosial yang dilakukan. • Empiris Makna sosiologi bersifat empiris artinya sosiologi merupakan ilmu berdasarkan hasil observasi logis terhadap fakta sosial, bukan berdasarkan hasil spekulasi semata. Alasan ini diungkapkan karena sosiologi dalam perkembangannya selalu memberikan langkah penelitian yang sistematis dan sesuai dengan realita.

Misalnya saja adanya penelitian bahwa masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang ramah dan hidup dalam sejuta perbedaan, baik dalam arti suku, agama, makna budaya, dan lain sebagainya. Bahkan atas dasar inipula dikenal sebagai masyarakat multikultural. • Nonetis Ciri khas sosiologi sebagai ilmu pengetahuan yang nonetis artinya sosiologi tidak bertujuan menilai baik atau buruknya suatu fakta, tetapi bertujuan menjelaskan fakta secara analitis.

Selain itu, Sosiologi hanya bertugas mengu ngkapkan atau menerangkan tindakan sosial sebagai bagian dan fakta sosial. Misalnya saja adalah adanya konflik sosial yang pernah terjadi di Kaliamantan, yaitu Masyarakat Dayak dan Madura.

Konflik ini dalam sosiologi tidak dilakukan pengkajian mana masyarakat yang benar dan yang salah. Akan tetapi cukup pada pemahaman mengenai adanya sebab dan dampak sosial yang terjadi akbiat konflik tersebut. Misalnya adalah tentang adanya teori yang dikemukakan oleh Darwin yang mengatakan bahwa manusia sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu berasal dari kera. Kajian ini telah terbantahkan karena struktur hidup dan pola pikir manusia berbeda jauh dengan kera.

Cabang Ilmu Sosiologi Berikut inilah cabang-cabang dalam ilmu sosiologi; • Sosiologi Industri • Sosiologi Ekonomi • Sosiologi Kesehatan • Sosiologi Militer • Sosiologi Politik • Sosiologi Pendidikan • Sosiologi Budaya • Sosiologi Agama • Sosiologi Perkotaan • Sosiologi Pedesaan • Sosiologi Hukum • Sosiologi sastra • Sosiologi Pertanian Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa sejalan dengan adanya perkembangan pengetahuan dalam masyarakat serta hadirnya berbagai unsur-unsur sosial dalam kemasyarakatan, sosiologi dipersempit kembali menjadi ilmu pengethuan terapan, yang membawahi berbagai bidang-bidang dalam cabang ilmu sosiologi.

Demikinalah tulisan mengenai ciri sosiologi bersifat empiris, teoritis, kumulatif, dan nonetis beserta contohnya yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan wawasan dan juga pengetahuan. Posting terkait: • 15 Contoh Kelompok Sosial di Masyarakat Pada Umumnya • 12 Faktor Penghambat Perubahan Sosial dan 2 Contohnya • 7 Faktor Penyebab Perubahan Sosial Internal dan Eksternal di Masyarakat Posting pada Sosiologi Ditag ciri dan hakekat sosiologi, Ciri Sosiologi, Ciri Sosiologi Menurut Para Ahli, Ciri Sosiologi Sebagai Ilmu Pengetahuan, Ciri-Ciri Ciri Sosiologi, Contoh dari Ciri Sosiologi, Karekteristik Ilmu Sosiologi, sosiologi bersifat empiris, sosiologi bersifat kumulatif, sosiologi bersifat nonetis, sosiologi bersifat teoritis Navigasi pos Kategori • Antropologi • Budaya • Ekonomi • Geografi • Globalisasi • Kajian Sosiologi • Karya Tulis • Kategori Tingkatan • Kehidupan Sehari-Hari • Lainnya • Masyarakat dan Penduduk • Penelitian Sosial • Sejarah • Sosial • Sosiologi • Sosiologi Agama sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu Sosiologi Hukum • Sosiologi Keluarga • Sosiologi Klasik • Sosiologi Menurut Para Ahli • Sosiologi Pedesaan • Sosiologi Pendidikan • Sosiologi Perguruan Tinggi • Sosiologi Perkotaan • Sosiologi Politik • Sosiologi SMA • Sosiologi Umum • Teori Sosiologi • Tokoh Sosiologi 5.

Sosiologi mempunyai empat ciri ilmu, salah satunya adalah ilmu sosiologi selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di lapangan.

sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu

Ciri sosiologi tersebut dikenal dengan istilah …. A. Teroritis B. Empiris C. Komulatif D. Non etis E. Khayalan Jawaban : A Pembahasan: Sosiologi mempunyai empat ciri ilmu, antara lain: Empiris, yaitu didasarkan pada observasi (pengamatan) yang hasilnya tidak bersifat spekulasi (menduga-duga). Teoritis, yaitu selalu sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di lapangan, dan abstraksi tersebut merupakan kerangka dari unsur-unsur yang tersusun secara logis dan bertujuan menjalankan hubungan sebab akibat sehingga menjadi teori.

Kumulatif, yaitu disusun atas dasar teori-teori yang sudah ada, kemudian diperbaiki, diperluas sehingga memperkuat teori-teori yang lama. Non etis, yaitu pembahasan suatu masalah tidak mempersoalkan baik atau buruk masalah tersebut, tetapi lebih bertujuan untuk menjelaskan masalah tersebut secara mendalam. 6. Objek sosiologi yang menjelaskan tentang gejala-gejala kehidupan sosial dan proses hubungan antar manusia yang mempengaruhi kesatuan hidup manusia itu sendiri merupakan objek sosiologi .

A. Material B. Formal C. Primer D. Sekunder E. Campuran Jawaban : A Pembahasan : Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan mempunyai beberapa objek: Objek Materal: ialah objek yang menjelaskan tentang segala yang dapat mempengaruhi kesatuan hidup manusia.

Objek ini bersifat nyata dan dapat digambarkan secara detail di dalam fenomena sosial. Objek Formal: Objek formal sosiologi lebih ditekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat. Dengan demikian objek formal sosiologi adalah hubungan manusia antara manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat.

Objek Budaya: Objek budaya salah satu faktor yang dapat memengaruhi hubungan satu dengan yang lain. Objek Agama: Pengaruh dari objek agama ini dapat menjadi pemicu dalam hubungan sosial, dan banyak juga hal-hal ataupun dampak yang memengaruhi hubungan manusia. 7. Sosiologi dapat digunakan dalam kajian yang lebih luas yaitu meliputi perencanaan suatu program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Maka fungsi sosiologi adalah . A. Pembangunan dan analisis B. Pembangunan dan penelitian C. Penelitian dan kontrol sosial D. Penelitian dan analisis E. Pembangunan dan kontrol sosial Jawaban : B Pembahasan: Sosiologi merupakan ilmu terapan yang bisa digunakan di berbagai bidang kehidupan seperti ekonomi, psikologi, budaya bahkan untuk pembangunan. Manfaat sosiologi dalam pembangunan, sosiologi berupaya memberikan data sosial yang diperlukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembangunan yang berasal dari hasil penelitian yang telah dilakukan.

Penelitian juga dilakukan untuk memberikan suatu perencanaan atau pemecahan masalah yang komprehensif sesuai dengan target yang ingin dicapai. • Company About Us Scholarships Sitemap Q&A Archive Standardized Tests Education Summit • Get Course Hero iOS Android Chrome Extension Educators Tutors • Careers Leadership Careers Campus Rep Program • Help Contact Us FAQ Feedback • Legal Copyright Policy Academic Integrity Our Honor Code Privacy Policy Terms of Use Attributions • Connect with Us College Life Facebook Twitter LinkedIn YouTube Instagram
Halo Adam, kakak bantu jawab ya!

Jawaban yang tepat adalah ciri teoretis. Yuk, simak penjelasan berikut! Sosiologi merupakan bidang ilmu sosial yang mempelajari tentang masyarakat. Gejala-gejala dan fenomena sosial yang menjadi bagian dari perkembangan masyarakat menjadi objek penelitian langsung dalam bidang ilmu sosiologi.

Sosiologi memiliki ciri-ciri antara lain: 1. Empiris; sosiologi adalah ilmu sosial yang berfokus pada sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu lapangan di masyarakat, untuk mencari tahu realita atau fakta dari permasalahan sosial yang sedang terjadi. 2. Teoretis; ilmu sosiologi berusaha menyusun abstraksi dari hasil pengamatan (observasi) untuk menjelaskan hubungan sebab akibat terjadinya permasalahan sosial.

3. Kumulatif; teori-teori dalam ilmu sosiologi yang telah ada sebelumnya disusun kembali dengan tujuan memperbaiki, memperluas, dan memperkuat teori-teori sebelumnya. 4. Non-etis; ilmu sosiologi tidak mempersoalkan perihal baik dan buruknya sebuah fakta, melainkan bertujuan untuk menjelaskan masalah sosial secara mendalam. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru :) Konflik yang melibatkan serikat buruh dan jajaran direksi perusahaan akhirnya diselesaikan dengan menggelar pertemuan antarperwakilan pihak yang berselisih.

Dari pertemuan tersebut, dicapai kesepakatan dengan persyaratan kedua belah pihak sama-sama menurunkan tuntutan sehingga terjadi titik temu.

sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu

Bentuk akomodasi pada kasus tersebut adalah . a. koersi b. mediasi c. kompromi d. konsiliasi e. ajudikasi Ketimpangan sosial yang terjadi di masyarakat dapat dipengaruhi oleh faktor kesehatan.

sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu

Berikut yang menunjukan faktor pendukung munculnya ketimpangan sosial dilihat dari faktor kesehatan adalah. a. fasilitas kesehatan b. adanya pembatasan pengobatan c. banyaknya wabah penyakit di lingkungan masyarakat d. melimpahnya jumlah tenaga medis e. adanya perbedaan fasilitas kesehatan di masyarakat KOMPAS.com - Sosiologi merupakan studi sistematik mengenai interaksi sosial antarindividu.

Sosiologi fokus pada hubungan-hubungan dan pola interaksi. Dikutip dalam buku Antropologi dan Sosiologi Pendidikan (2021) oleh Erdinson Simbolon, definisi sosiologi menempatkan manusia sebagai makhluk yang aktif dan kreatif.

Sosiologi adalah suatu bidang ilmu sosila yang mempelajari masyarakat. Sosiologi sebagai ilmu yang memenuhi semua unsur ilmu pengetahuan. Sosiologi sebagai ilmu memiliki empat ciri penting. Berikut ciri- ciri sosiologi dan penjelasannya: Sosiologi bersifat teoretis Sosiologi bersifat teoretis artinya ilmu yang disusun berdasarkan data serta hasil observasi yang akurat.

Ciri teoretis menekankan hubungan sebab akibat dari gejala sosial di masyarakat. Sosiologi bersifat teoretis menekankan pada penyusunan abstraksi yang merupakan kerangka dari susunan berbagai unsur logis.

Baca juga: Manfaat Penelitian Sosiologi Sosiologi bersifat kumulatif Artinya sosiologi disusun atas dasar teori yang telah ada, kemudian diperbaiki, dan diperluas untuk memperkuat teori terdahulu. Kata lainnya, teori sosiologi selalu dapat diperiksa dan ditelaah dengan kritis oleh pihak yang ini mengetahuinya atau bersifat obyektif.

Sosiologi bersifat non-etis Artinya pembahasan masalah dalam sosiologi, tidak memperdebatkan baik atau buruknya. Namun, lebih berfokus pada penjelasan secara mendalam tentang bagaimana permasalahan itu dapat terjadi di lingkungan sosial.

Sosiologi bersifat empiris Sosiologi bersifat empiris artinya sikap sosiologi mendasar pada observasi dan akal sehat yang hasilnya tidak bersifat spekulatif. Sosiologi adalah ilmu nyata yang didasarkan pada fakta yang logis, bukan ilmu imajinasi atau khayalan. Dalam buku Sosiologi untuk Mahasiswa Fakultas Hukum (2019) karya J. M. Henny Wiludjeng dan teman-teman, dijelaskan jika sosiologi bersifat empiris berarti gejala sosial diamati, hingga akhirnya menimbulkan kesan di pikiran manusia sebagai hasil penggunaan panca indra.

Baca juga: Apa Saja Obyek Kajian Sosiologi?
Ciri-ciri sosiologi yakni sebagai berikut: • Empiris, artinya sosiologi sebagai ilmu pengetahuan didasarkan pada observasi terhadap kenyataan menggunakan akal sehat dan indra, sehingga hasilnya tidak bersifat spekulatif.

• Teoritis, artinya sosiologi sebagai ilmu pengetahuan selalu berusaha sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu menyusun abstraksi dari hasil pengamatan empiris. Abstraksi merupakan penarikan kesimpulan yang menjelaskan hubungan sebab-akibat dari gejala-gejala sosial yang diteliti.

• Kumulatif, artinya sosiologi membangun argumen yang tidak turun begitu saja di ruang hampa, melainkan disusun atas teori-teori yang sudah ada sebelumnya. Teori-teori tersebut merupakan hasil dari penelitian-penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya. • Non etis, artinya sosiologi membahas suatu permasalahan sosial tanpa mempersoalkan nilainya, yaitu baik atau buruknya suatu persoalan yang dibahas. Sosiologi lebih berkepentingan untuk menjelaskan mengapa suatu fenomena terjadi.

Penjelasan tersebut juga harus logis, mendalam, dan mudah dipahami. Jadi, jawaban dari pertanyaan tersebut yakni Teoritis
Daftar Isi Artikel • Pengertian • Metode-metode sosiologi • SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI • Perkembangan sosiologi di eropa • Sebarkan ini: • Posting terkait: Ciri Sosiologi – Sosiologi merpakan sebuah ilmu pengetahuan karena mengundang beberapa unsur di aas tadi.

Adapun ciri-ciri sosiologi sebgai ilmu pengetahuan adalah sebagai berikut. • Sosiologi bersifat empiris, sosiologi dalam melakukan kajian tentang masyarakat didasarkan pada hasil observasi, tidak spekulatif dan hanya menggunakan akal sehat. • Sosiologi bersifat teoritis. Sosiologi berusaha menyusun abstraksi dari hasil-hasil observasi. Abstraksi adalah kerangka dari unsur-unsur yang di dapat di dalam observasi, disususn secara logis, serta memiliki tujuan untuk menjelaskan hubungan sebab akibat.

• Sosiologi bersifat kumulatif. Teori-teori sosiologi dibentuk berdsasarkan teori-teori yang telah ada sebelumnya dalam arti memperbaiki, memperluas, dan memperhalus teori-teori lama. • Sosilogi bersidat non-etis. Yang dilakukan sosiologi bukan mencar baik buruknya suatu fakta, tetapi menjelaskan fakta-fakta tersebut secara analitis.

Itulah sebabnya para sosiologi tidak bertugas untuk berkhotbah dan mempergunjingkan baik buruknya tingkah laku social suat masyarkat.

sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu

Tokoh pertama yang meletakkan sosiologi sebagai sebuah ilmu adalah emile Durkheim. Durkheim menyatakan bahwa sosiologi memiliki objek kajian yang jelas yaitu fakta social. Dukheim memdefinisikan fakta social ini sebagai sebuah cara bertindak, berpikir dan merasa, yang berbeda di luar individu dan mempunyai kekuatan memaksa yang mengendalikannya.

Contoh, kita haur menggunakan tangan kanan kettika bersalaman, kita harus menghormati orang yang lebih tua dan mengucapkan salam ketika bertemu dengan orang lain.

Sementra untuk metodologi, Durkheim mengemukakan konsep bebas nilai (value free). Menurut konsep ini, seorang sosiolog dalam melakukan penelitian terhadap masyaraka perlu melakukan batasan antara yang diteliti dan yang menelitti. Dengan demikian, hasil penelitian yang diperoleh dapatt bersifat objektif.

Seperti layaknya ilmu raksasa dan para sosiolog adalah ilmuwan yang mengamati dan bereksperimen sehingga dapat bermanfaatt bagi masyarakat.

Metode-metode sosiologi Mengenai motode ilmiah, sosiologi mengenal dua macam meode ilmiah, yakni metode kualitatif dan kuantitatif. • Metode kkualitatif mengutamakan cara kerjanya dengan mendeskripsikan hasil penelitian berdasarkan penelitian berdasarkan penilaian-penilaian terhadap data yang diperoleh.

Metode ini dipakai apabila data hasil penelitian tidak dapat diukur dengan angka. • Metode kuantitatif mengutamakan keterangan berdasarkan angka-angka atau gejala-gejala yang diukur dengan skala, indeks, table, atau uji statistic. Mengenai kedua metode ini akan kita pelajari lebih mendalam dikelas XII. Sementara itu, langkah-langkah utama dalam sebuah penelitian sosiologi adalah sebagai berikut ini : • Mendefinisikan masalah.

• Merumuskan masalah dan menentukan runga lingkup penelitian. • Merummuskan hipotesa yang relevan dengan masalah yang dijukan.

• Memilih metode pengumpulan data. • Menafsirkan data • Menarik kesimpulan. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Perkembangan sosiologi di eropa Setelah mengetahui bahwa sosiologi merupakan sebuah ilmu pengetahuan, anda mungkin bertanya bagamana dari filsafat social.

Ilmu ini membahas tentang masyarakat. .namun saat itu, pembahasan tentang masyarakat hanya berkisar pada hal-hal yang manrik perhatian umum saja, seperti perang, ketegangan atau konflik social, dan kekuasaan dalam kelas-kelas penguasa. Dalam perkembangan selanjutnya, pembahasan tentang masyarakat, meningka pada cakupan yang leib mendalam yakni menyangkut susunan kehidupan yang diharapkan dan norma-norma yang harus ditaati oleh seluruh anggota masyarakat, sejak itu, berkembanglah satu kajian baru tenang masyrakat yang disebu sosiologi.

Menurut berger dan berger, sosiologi berkembang menjadi ilmu yang berdiri sendiri karena adanya ancaman terhadap tatanan social yang selama ini dianggap sudah seharusnya demikian nyata dan benar.

L Laeyendecker mengidentifikasi ancaman tersebut meliputi : • terjadinya dua revolusi, yakni revolusi industri dan revolusi Prancis, • tumbuhnya kapitalisme pada akhir abad ke-15, • perubahan di bidang sosial dan politik, • perubahan yang terjadi akibat gerakan reformasi yang dicetuskan Martin Luther, • meningkatnya individualisme, • lahirnya ilmu pengetahuan modern, • berkembangnya kepercayaan pada diri sendiri.

Menurut Laeyendecker, ancaman-ancaman tersebut menyebabkan perubahan-perubahan jangka panjang yang ketika itu sangat mengguncang masyarakat Eropa dan seakan membangun- kannya setelah terlena beberapa abad. Auguste Comte, seorang filsuf Prancis, melihat peruhahan- perubahan tersebut tidak saja bersifat positif seperti berkembangnya demokratisasi dalam masyarakat, tetapi juga berdampak negatif. Salah satu dampak negatif tersebut adalah terjadinya konflik antarkelas dalam masyarakat.

Menurut Comte, konflik konflik tersebut terjadi karena hilangnya norma atau pegangan (normless) bagi masyarakat dalam bertindak. Comte berkaca dari apa yang terjadi dalam masyarakat Prancis ketika itu (abad ke-19). Setelah sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu Revolusi Prancis, masyarakat Prancis dilanda konflik antarkelas Comte melihat hal itu terjadi karena masyarakat tidak lagi mengetahui bagaimana mengatasi perubahan akibat revolusi dan hukum-hukum apa saja yang dapat dipakai untuk mengatur tatanan sosial masyarakat.

Oleh karena itu, Comte menyarankan agar semua penelitian tentang masyarakat ditingkatkan menjadi suatu ilmu yang berdiri sendiri.

Comte membayangkan suatu penemuan hukum-hukum yang dapat mengatur gejala-gejala sosial. Namun, Comte belum berhasil mengembangkan hukum-hukum sosial tersebut menjadi sebuah ilmu. la hanya memberi istilah bagi ilmu vang akan lahir itu dengan istilah sosiologi Sosiologi baru berkembang menjadi sebuah ilmu setelah Emile Durkheim mengembangkan metodologi sosiologi melalui bukunya Rules of Sociological Method. Meskipun demikian, atas jasanya terhadap lahirnya sosiologi, Auguste Comte tetap disebut sebagai Bapak Sosiologi Meskipun Comte menciptakan istilah sosiologi, Herbert Spencer-lah yang mempopulerkan istilah tersebut melalui buku Principles of Sociology Di dalam buku tersebut, Spencer mengembangkan sistem penelitian tentang masyarakat.

La menerapkan teori evolusi organik pada masyarakat manusia dan mengembangkan teori besar tentang evolusi sosial yang diterima secara luas di masyarakat.

Menurut Comte, suatu organ akan lebih sempurna jika organ itu bertambah kompleks karena ada diferensiasi (proses pembedaan) di dalam bagian- bagiannya. Spencer melihat masyarakat sebagai sebuah sistem yang tersusun atas bagian-bagian yang saling bergantung sebagaimana pada organisme hidup. Evolusi dan perkembangan sosial pada dasarnya akan berarti jika ada peningkatan diferensiasi dan integrasi, peningkatan pembagian keria, dan suatu transisi dari homogen ke heterogen dari kondisi yang sederhana ke yang kompleks.

Setelah buku Spencer tersebut terbit, sosiologi kemudian berkembang dengan pesat ke seluruh dunia, termasuk Indonesia Perkembangan Sosiologi di Indonesia Sosiologi di Indonesia sebenarnya telah berkembang sejak zaman dahulu.

Walaupun tidak mempelajari sosiologi sebagai ilmu pengetahuan, para pujangga dan tokoh bangsa Indonesia telah banyak memasukkan unsur-unsur sosiologi dalam ajaran-ajaran mereka. Sri Paduka Mangkunegoro IV, misalnya, telah memasukkan unsur tata hubungan manusia pada berbagai golongan yang berbeda (intergroup relation) dalam ajaran Wulang Reh.

Selanjutnya, Ki Hadjar Dewantara yang dikenal sebagai peletak dasar pendidikan nasional Indonesia banyak mempraktikkan konsep- [16.19, 9/11/2019] Abror: konsep penting sosiologi seperti kepemimpinan dan kekeluargaan dalam proses pendidikan di Taman Siswa yang didirikannya. Hal yang sama dapat juga kita selidiki dari berbagai karya tentang Indonesia yang ditulis oleh beberapa orang Belanda seperti Snouck Hurgronje dan Van Volenhaven sekitar abad 19.

Mereka menggunakan unsur- unsur sosiologi sebagai kerangka berpikir untuk memahami masyarakat Indonesia. Snouck Hurgronje, misalnya, menggunakan pendekatan sosiologis untuk memahami masyarakat Aceh yang hasilnya dipergunakan oleh penmerintab Belanda untuk menguasai daerah tersebut.

Dari uraian di atas terlihat bahwa sosiologi di Indonesia pada awalnya, yakni sebelum Perang Dunia II hanya dianggap sebagai ilmu pembantu bagi ilmu-ilmu pengetahuan lainnya. Dengan kata lain, sosiologi belum dianggap cukup penting untuk dipelajari dan digunakan sebagai ilmu pengetahuan, yang terlepas dari ilmu-ilmu pengetahuan yang lain. Secara formal, Sekolah Tinggi Hukum (Rechtsshogeschool) di Jakarta pada waktu itu menjadi satu-satunya lembaga perguruan tinggi yang mengajarkan mata kuliah sosiologi di Indonesia walaupun hanya sebagai pelengkap mata kuliah ilmu hukum.

Namun, seiring perjalanan waktu, mata kulialh tersebut kemudian ditiadakan dengan alasan bahwa pengetahuan tentang bentuk dan susunan masyarakat beserta proses-proses yang terjadi di dalamnya tidak diperlukandalam pelajaran hukum.

Dalam pandangan mereka, yang perlu diketahui hanyalah perumusan peraturannya dan sistem-sistem untukmenafsirkannya. Sementara, penyebab terjadinya sebuah peraturan dan tujuan sebuah peraturan dianggap tidaklah penting.

Setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, sosiologi di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Adalah Soenario Kolopaking yang pertama kali memberikan kuliah sosiologi dalam bahasa Indonesia pada 1ahun 1948 di Akademi Imu Politik Yogyakarta (sekarang menjadi Fakultas llmu Sosial dan Politik UGM) Akibatnya, sosiologi mulai mendapat tempat dalam insan akademisi di Indonesia apalagi setelah semakin terbukanya kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk menuntut ilmu di luar negeri sejak tahun 1950.

Banyak para pelajar Indonesia yang khusus memperdalam sosiologi di luar negeri, kemudian mengajarkan ilmu itu di Indonesia. Buku sosiologi dalam bahasa Indonesia pertama kali diterbitkan oleh Djody Gondokusumo dengan judul Sosiologi Indonesia yang memuat beberapa pengertian mendasar dari sosiologi.

Kehadiran buku ini mendapat sambutan baik dari golongan terpelajar di Indonesia mengingat situasi revolusi yang terjadi saat itu. Buku in seakan mengobati kehausan mereka akan ilmu yang dapat membantu mereka dalam usaha memahami perubahan-perubahan yang terjadi demikian cepat dalam masyarakat Indonesia saat itu.

Selepas itu, muncul buku sosiologi yang diterbitkan oleh Bardosono yang sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu sebuah diktat kuliah sosiologi yang ditulis oleh seorang mahasiswa. Selanjulnya bermunculan buku-buku sosiologi baik yang tulis oleh orang Indonesia maupun vang merupakan terjemahan dari hahasa asing. Sebagai contoh, buku Soeial Changes in Yogyakarta karya Selo Soemardjan yang terbit pada tahun 1962.

Tidak kurang pentingnya, tulisan-tulisan tentang masalah-masalah sosiologi yang tersebar di berbagai majalah, koran, dan jurnal. Selain itu, muncul pula fakultasilmu sosial dan politik berbagai universitas di Indonesia di mana sosiologi mulai dipelajari secara lebih mendalam bahkan pada beberapa universitas, didirikan jurusan sosiologi yang diharapkan dapat mempercepat dan memperluas perkembangan sosiologi di Indonesia Lihat Juga : Harga Ready Mix Posting terkait: • Pengertian sosiologi • Definisi Sosiologi • Pengertian Nilai Sosial Posting pada SOSIOLOGI Ditag apakah yang dimaksud dengan sosialisasi, ciri ciri sosiologi beserta pengertiannya, ciri ciri sosiologi brainly, ciri ciri sosiologi sebagai ilmu pengetahuan sosial ditunjukkan oleh nomor, ciri sosiologi ditunjukkan oleh pernyataan nomor, contoh empiris dalam kehidupan sehari-hari, contoh sosiologi bersifat empiris, definisi sosiologi pendidikan, fokus dari kajian sosiologi adalah, fungsi sosiologi, hakikat sosiologi, hakikat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan, ilmu sosiologi mempunyai ciri, jelaskan hakikat sosiologi, jelaskan peran sosiologi dalam masyarakat, jelaskan tujuan mempelajari sosiologi, manfaat sosiologi, metode sosiologi, nonetif, objek kajian sosiologi, objek studi sosiologi, pengertian sosiologi menurut para ahli, pengertian sosiologi secara umum, penyebab munculnya ilmu sosiologi, peran sosiologi, sejarah ilmu sosiologi, sifat dan hakikat sosiologi, sifat dasar sosiologi, sifat hakikat sosiologi, sosiologi bersifat netral, terdapat beberapa ciri sosiologi salah satunya adalah, tujuan sosiologi, tuliskan empat ciri ciri sosiologi sebagai ilmu pengetahuan Post Terbaru • Program Kerja Osis • 16 Prospek Kerja Agribisnis • √ Larutan Non Elektrolit : Pengertian, Contoh dan Penjelasannya • Motto OSIS • Prospek Kerja Teknik Industri dan Gajinya • Sinopsis Novel Dia Adalah Kakakku • Sinopsis Novel Sepotong Hati yang Baru • Sinopsis Novel Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah • Sinopsis Novel Sunset Bersama Rosie • Sinopsis Novel Selamat TinggalKata siapa s osiologi membosankan?

Justru sangat menarik lho, Squad. Pada mata pelajaran ini, kamu akan mempelajari berbagai hubungan yang dilakukan manusia sebagai anggota masyarakat. Nah, sudah sebanyak apa kamu belajar s osiologi untuk menghadapi UN? Yuk, lihat dulu pembahasan latihan soal UN Sosiologi 2018 berikut ini! 1. Topik : Konsep dan Objek Kajian Sosiologi Sosiologi mempunyai empat ciri ilmu, salah satunya adalah ilmu sosiologi selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di lapangan.

Ciri sosiologi tersebut dikenal dengan istilah …. • teoritis • empiris • kumulatif • non etis • khayalan Jawaban: A Pembahasan: Sosiologi mempunyai empat ciri ilmu, antara lain: • Empiris, yaitu didasarkan pada observasi (pengamatan) yang hasilnya tidak bersifat spekulasi (menduga-duga). • Teoritis, yaitu selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di lapangan, dan abstraksi tersebut merupakan kerangka dari unsur-unsur yang tersusun secara logis dan bertujuan menjalankan hubungan sebab akibat sehingga menjadi teori.

• Kumulatif, yaitu disusun atas dasar teori-teori yang sudah ada, kemudian diperbaiki, diperluas sehingga memperkuat teori-teori yang lama. • Non etis, yaitu pembahasan suatu masalah tidak mempersoalkan baik atau buruk masalah tersebut, tetapi lebih bertujuan untuk menjelaskan masalah tersebut secara mendalam.

Sedangkan khayalan bukan merupakan ciri-ciri ilmu sosiologi 2. Topik : Konsep dan Objek Kajian Sosiologi Objek sosiologi yang menjelaskan tentang gejala-gejala kehidupan sosial dan proses hubungan antar manusia yang mempengaruhi kesatuan hidup manusia itu sendiri merupakan objek sosiologi . • material • formal • primer • sekunder • campuran Jawaban: A Pembahasan : Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan mempunyai beberapa objek: • Objek Material : ialah objek yang menjelaskan tentang segala yang dapat mempengaruhi kesatuan hidup manusia.

Objek ini bersifat nyata dan dapat digambarkan secara detail di dalam fenomena sosial. • Objek Formal : Objek formal sosiologi lebih ditekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat.

Dengan demikian objek formal sosiologi adalah hubungan manusia antara manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. • Objek Budaya : Objek budaya salah satu faktor yang dapat memengaruhi hubungan satu dengan yang lain. • Objek Agama : Pengaruh dari objek agama ini dapat menjadi pemicu dalam hubungan sosial, dan banyak juga hal-hal ataupun dampak yang memengaruhi hubungan manusia.

3. Topik : Konsep dan Objek Kajian Sosiologi Sosiologi dapat digunakan dalam kajian yang lebih luas yaitu meliputi perencanaan suatu program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Maka fungsi sosiologi adalah. • pembangunan dan analisis • pembangunan dan penelitian • penelitian dan kontrol sosial • penelitian dan analisis • pembangunan dan kontrol sosial Jawaban: B Pembahasan: Sosiologi merupakan ilmu terapan yang bisa digunakan di berbagai bidang kehidupan seperti ekonomi, psikologi, budaya sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu untuk pembangunan. Manfaat sosiologi dalam pembangunan, sosiologi berupaya memberikan data sosial yang diperlukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembangunan yang berasal dari hasil penelitian yang telah dilakukan.

Penelitian juga dilakukan untuk memberikan suatu perencanaan atau pemecahan masalah yang komprehensif sesuai dengan target yang ingin dicapai. 4. Topik : Konsep dan Objek Kajian Sosiologi Seorang pemimpin upacara bendera menyiapkan peserta upacara setelah diberi instruksi oleh pembina upacara. Dari contoh di atas interaksi terjadi karena memenuhi syarat ….

• para peserta upacara saling mengenal • kontak dan pertemuan • pengertian dan komunikasi • kontak dan sugesti • kontak dan komunikasi Jawaban: E Pembahasan: Menurut Soerjono Soekanto, interaksi sosial sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu mungkin terjadi tanpa adanya dua syarat, yaitu kontak sosial dan komunikasi: • Kontak dalam pengertian sosiologi, kontak sosial sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu selalu terjadi melalui interaksi atau hubungan fisik, sebab orang bisa melakukan kontak sosial dengan pihak lain tanpa menyentuhnya, misalnya bicara melalui telepon, radio, atau surat elektronik.

• Komunikasi merupakan syarat terjadinya interaksi sosial.

sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu

Hal terpenting dalam komunikasi yaitu adanya kegiatan saling menafsirkan perilaku (pembicaraan, gerakan-gerakan fisik, atau sikap) dan perasaan-perasaan yang disampaikan.

5. Topik : Konsep dan Objek Kajian Sosiologi Game online adalah contoh perkembangan dari tekonologi yang dapat membawa dampak negatif bagi para pelajar. Dampak negatif tersebut berupa perubahan sikap pelajar yang menjadi malas untuk belajar dan lebih mengutamakan bermain tanpa mengenal waktu.

Upaya yang tepat untuk mengatasi masalah penyimpangan sosial ini adalah . • mengurangi pekerjaan rumah pada anak sehingga anak dapat bermain dengan leluasa • membatasi waktu bermain anak dan penggunaan teknologi yang tidak diperlukan • mengurangi pengawasan terhadap anak • menghukum anak yang malas dengan hukuman fisik • melaporkan anak kepada orang tuanya Jawaban: B Pembahasan: Kontrol sosial merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku.

Kurangnya kontrol sosial terhadap anak yang menyebabkan ia beraktivitas di dalam dunia maya terlalu sering akan berdampak kepada aktivitas anak yang kurang sehat secara sosial. Oleh karena itu, memberikan batas waktu bermain anak dan penggunaan teknologi yang tidak diperlukan merupakan upaya yang tepat untuk mengatasi penyimpangan yang dilakukan anak karena terlalu sering bermain game online.

6. Topik : Kehidupan Sosial, Permasalahan dan Solusinya Penataan perabot rumah rutin dilakukan Ibu Ami sebulan sekali. Hal ini dilakukan agar rumah terlihat lebih indah dipandang dan nyaman dihuni. Menurut Prof. Notonegoro, sikap yang ditunjukkan oleh Ibu Ami termasuk dalam jenis nilai …. • material • vital • estetika • moral • kebenaran Jawaban: C Pembahasan: Nilai merupakan kumpulan sikap dan perasaan yang diwujudkan melalui perilaku sosial yang dianggap baik ataupun buruk dan bersifat abstrak.

Menurut Prof. Notonegoro, nilai terbagi menjadi beberapa jenis, seperti nilai material, nilai vital, dan nilai kerohanian. Kemudian, nilai kerohanian terbagi lagi menjadi beberapa, salah satunya nilai estetika atau keindahan. Nilai estetika atau keindahan merupakan nilai-nilai yang bersumber dari unsur rasa manusia. Contohmya, penataan perabot rumah yang dilakukan Ibu Amy agar rumah lebih indah dipandang dan nyaman dihuni.

7. Topik : Kehidupan Sosial, Permasalahan dan Solusinya Kata "mandi" yang telah diajarkan oleh kedua orang tua kepada anak, biasanya diucapkan dengan tidak jelas pada anak yang masih balita seperti "ndi". Makna kata mandi tersebut juga belum sepenuhnya dipahami oleh anak, tetapi lama kelamaan anak akan memahami secara sempurna seiring dengan perkembangannya.

Dalam fase ini anak berada dalam tahapan . • play stage • game stage • generalized others • preparatory stage • organized others Jawaban: D Pembahasan: Tahap pertama yang dilalui oleh seseorang dalam proses sosialisasi adalah tahap persiapan. Dalam bahasa Inggris tahap persiapan ini disebut dengan preparatory stage. Tahap ini akan berlangsung sejak seorang manusia lahir di dunia dan juga ketika seorang anak mulai mempersiapkan diri untuk mengenal dunia sosialnya, termasuk juga ketika ingin memperoleh pemahaman tentang diri sendiri.

Kemudian, seorang anak diajarkan bagaimana cara makan, mengucapkan kata atau berbicara, bagaimana cara mandi, dsb oleh orang tuanya dalam tahap ini. Pada tahap ini jugai seorang anak akan mulai melakukan proses peniruan yang tidak sempurna.

8. Topik : Kehidupan sosial, permasalahan dan solusinya Mendampingi anak dalam menonton acara televisi sangat perlu untuk dilakukan. Selain itu, penting bagi orang tua untuk mengarahkan anak menonton tayangan sesuai usia mereka. Acara edukasi adalah salah satu acara yang dianjurkan bagi anak.

Hal ini sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu televisi sebagai media sosialisasi dapat. • membentuk pola pikir dan menambah wawasan • komunikasi sosial dan budaya • membentuk perilaku negatif pada anak • sarana hiburan setelah belajar • media interaksi tidak langsung Jawaban: A Pembahasan : Dengan menyaksikan televisi, seseorang dapat memperoleh informasi-informasi aktual yang terjadi di manapun secara cepat dan lebih jelas.

Namun televisi juga mempunyai dampak negatif dalam kehidupan. Hal ini sangat terasa pada anak-anak yang jiwanya masih sangat labil dan masih dalam proses pencarian jati diri. Karena itu mendampingi anak dan mengarahkan mereka pada acara televisi sesuai usia mereka akan mendorong pola pikir dan pengetahuan dan menjauhkan mereka dari tayangan televisi yang mengandung kekerasan dan pornografi.

sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu

9. Topik : Kehidupan Sosial, Permasalahan dan Solusinya Struktur dalam sosiologi diartikan sebagai sesuatu yang terdiri atas bagian yang saling tergantung dan membentuk suatu pola tertentu. Pola-pola tersebut terdiri atas pola perilaku individu atau kelompok, institusi, maupun masyarakat.

Secara garis besar struktur sosial dalam masyarakat dibedakan menjadi dua macam, yaitu…. • intragenerasi dan antargenerasi • stratifikasi dan diferensiasi • stratifikasi dan vertikal • diagonal dan diferensiasi • elevator dan horizontal Jawaban: B Pembahasan: Secara garis besar struktur sosial dalam masyarakat dibedakan menjadi dua macam, yaitu diferensiasi sosial dan struktur sosial. Diferensiasi sosial adalah pembedaan masyarakat ke dalam kelompok-kelompok tertentu secara horizontal.

Sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu stratifikasi sosial diartikan sebagai pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat (hierarkis). 10. Topik : Kehidupan sosial, permasalahan dan solusinya Direktur perusahaan umumnya mengenakan setelan jas, kemeja, dan dasi saat bekerja.

Lain halnya para pegawai yang mengenakan seragam tertentu saat bekerja. Hal ini menunjukkan bahwa stratifikasi berfungsi sebagai . • alat mencapai jabatan yang tinggi di perusahaan • alat solidaritas mekanik dalam masyarakat • alat distribusi hak-hak istimewa dalam masyarakat • sarana untuk mendapatkan keuntungan yang banyak • menentukan lambang status/kedudukan Jawaban: E Pembahasan: Stratifikasi sosial adalah pelapisan (tingkatan) sosial yang terbentuk di masyarakat akibat adanya sesuatu yang dihargai ( prestise ).

Salah satu fungsi stratifikasi dapat menentukan lambang status/kedudukan dalam masyarakat. Artinya, tingkatan sosial tertentu di masyarakat memiliki lambang tertentu yang menggambarkan status sosial yang melekat pada seseorang berkaitan dengan tingkah laku, cara berpakaian, dan bentuk rumah. Misalnya, direktur yang mengenakan setelan jas, kemeja, dan dasi. Sementara, para pegawai mengenakan seragam kerja mereka.

11. Topik : Kehidupan sosial, permasalahan dan solusinya Sekelompok pemuda yang biasa berkumpul di terminal untuk mabuk-mabukan ditangkap polisi karena sering membuat resah para calon penumpang karena perilaku mereka yang tidak terkendali.

Kelompok sosial ini termasuk. • inconvenient aggregations • panic crowds • spectator crowds • acting mobs • immoral crowds Jawaban : E Pembahasan : Kelompok sosial terdiri dari kelompok yang terbentuk secara disengaja dan kelompok yang terbentuk secara tidak disengaja. Kelompok yang tergabung dari beberapa individu secara tidak disengaja salah satunya adalah kerumunan.

Immoral crowds adalah kerumunan yang berlawanan dengan norma-norma hukum. Kerumunan ini bertindak secara emosional dalam mencapai suatu tujuan tertentu dengan menggunakan kekuatan fisik dan bertentangan dengan norma-norma yang berlaku.

Misalnya, sekelompok pemuda yang mabuk-mabukan di terminal sehingga perilakunya tidak terkendali membuat resah para calon penumpang angkot. 12.

sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu

Topik : Kehidupan sosial, permasalahan dan solusinya Ketua RT mempertemukan dua orang warga yang sedang berselisih sejak sebulan terakhir karena permasalahan sampah dan meminta mereka untuk saling memaafkan. Karena Ketua RT termasuk warga senior maka dua orang berselisih mengikuti keputusan Pak RT.

Bentuk akomodasi yang diperankan oleh ketua RT adalah. • mediasi • koersi • konsolidasi • arbitrasi • ajudikasi Jawaban: D Pembahasan : Penyelesaian konflik dimaksudkan untuk meredam ketegangan konflik yang bersitegang. Arbitrasi merupakan suatu pengendalian atau penyelesaian konflik yang menunjuk pihak ketiga untuk memutuskan konflik atau pertentangan tersebut. Dalam bentuk ini, pihak yang bertikai berusaha untuk mencari pihak ketiga untuk mengendalikan konflik tersebut.

Dalam soal, pihak ketiga yang menyelesaikan konflik adalah Ketua RT. 13. Topik : Kehidupan Sosial, Permasalahan dan Solusinya Konflik intoleransi umumnya begitu kuat karena terprovokasi oleh sentimen agama. Kondisi inilah yang kemudian sering dimanfaatkan kelompok radikal, untuk terus melontarkan propaganda radikalisme.

Banyak orang terpengaruh informasi sesat, yang pada akhirnya dijadikan dasar untuk melakukan tindakan yang bersifat destruktif. Salah satu penyebab banyaknya informasi sesat di masyarakat adalah ….

• banyaknya pengguna smartphone memiliki pendidikan rendah • rendahnya kemampuan berpikir kritis mahasiswa • banyaknya ormas radikal • pers semakin bebas dan media online semakin tidak terkendali sehingga informasi yang valid dan tidak bercampur menjadi satu • kurang menghargai kekayaan kelompok lain Jawaban: D Pembahasan: Pers semakin bebas dan media online semakin tidak terkendali sehingga informasi yang valid dan tidak bercampur menjadi satu.

Akibatnya, ujaran kebencian begitu masif terjadi di mana-mana. Seseorang bisa dengan mudah membenci orang lain, hanya karena berbeda pendapat. Kondisi inilah yang kemudian sering dimanfaatkan kelompok radikal, untuk terus melontarkan propaganda radikalisme. 14. Topik : Kehidupan sosial, permasalahan dan solusinya Konflik yang terjadi antara Palestina dan Israel membuat seluruh masyarakat Palestina bersatu untuk melawan masyarakat Israel. Faktor pendorong integrasi sosial pada ilustrasi tersebut adalah .

• adanya toleransi terhadap kebudayaan berbeda • terjadinya amalgamasi • memiliki unsur kebudayaan yang sama sekali berbeda • sikap masyarakat yang mengagungkan budaya sendiri • adanya musuh bersama dari luar Jawaban: E Pembahasan: Integrasi adalah proses sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat sehingga menjadi satu kesatuan. Salah satu faktor pendorong integrasi sosial, yaitu adanya musuh bersama dari luar.

Konflik yang terjadi antara Palestina dengan Israel membuat seluruh masyarakat Palestina bersatu untuk melawan Israel. Dalam keadaan konflik (perang), berbagai kelompok dan golongan yang berbeda dalam masyarakat Palestina akan melepaskan atribut perbedaanya dan bersama-sama menghadapi musuh mereka. 15. Topik : Kehidupan sosial, permasalahan dan solusinya Jika di masa lalu banyak pengangguran disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan yang ditempuh, serta sedikitnya ketersediaan lapangan pekerjaan.

Dewasa ini di Indonesia terjadi sebaliknya, pengangguran yang terjadi sebagian besar dari angkatan kerja yang sudah menempuh tingkat SLTA, maupun tingkat Perguruan Tinggi. Pengangguran ini sering disebut dengan pengangguran terdidik. Jumlah terbesar pengangguran terdidik di Indonesia ada di kota-kota besar. Salah satu cara agar berkurangnya pengangguran terdidik.

sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu

• menumbuhkan jiwa kewirausahaan melalui pelatihan softskill ataupun seminar nasional • membuka lowongan CPNS di setiap provinsi • menekan pertumbuhan penduduk yang cepat dengan program KB • pemerintah membuka job fair rutin di kota-kota besar untuk menjaring tenaga kerja • terbatasnya daya serap di sektor formal dan banyaknya sarjana Jawaban : A Pembahasan : Salah satu manfaat pendidikan kewirausahaan melalui pelatihan softskill dapat menumbuhkan bahkan meningkatkan kemampuan menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda melalui berpikir kreatif dan inovatif.

Hal ini bertujuan agar para tenaga kerja terdidik tidak hanya memiliki kecakapan dalam hal akademis, tetapi memiliki jiwa kewirausahaan untuk dapat mengembangkan suatu usaha yang bernilai guna.

Dengan demikian, pengangguran terdidik yang ada di kota-kota besar dapat diminimalisasi. sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu. Topik : Masyarakat Multikultural dan Perubahan Sosial Kita harus menyadari bahwa kehidupan masyarakat Indonesia sangat majemuk dalam suku bangsa dan budaya. Keberagaman suku bangsa dan budaya itu akan berdampak negatif, berupa timbulnya pertentangan antarbudaya jika tidak benar-benar ditangani secara tepat.

Peran masyarakat dan pemerintah dalam menjaga kelestarian keberagaman budaya yaitu . • menghidupkan budaya nasional yang semakin tenggelam digusur budaya asing • hubungan harmonis antarelite dan golongan budayawan • menolak perubahan sosial sehingga tidak terjadi perubahan nilai dan norma sosial • mengembangkan sikap etnosentrisme di masyarakat • mengatur masyarakat dalam mengembangkan kebudayaan Jawaban: A Pembahasan: Peran masyarakat dan pemerintah dalam menjaga kelestarian keberagaman budaya dapat dilakukan dengan menghidupkan budaya nasional yang semakin tenggelan digusur budaya asing agar generasi muda mengenal budaya nasional dan proses pewarisan budaya dapat terus terlaksana.

Menghidupkan budaya nasional dengan cara: • Membangun sarana, lembaga, pusat-pusat penelitian, pengkajian, penyajian, dan pendidikan kebudayaan. • Membangkitkan dan mengembangkan pembendaharaan kebudayaan nasional. • Menghasilkan tenaga terdidik melalui jalur pendidikan formal maupun non formal yang akan mempunyai profesi di bidang kebudayaan antara lain sebagai seniman pelaku, pencipta, dan pamong pengembang kebudayaan nasional.

• Mendorong pendidikan seni budaya melalui jalur nonformal yang diselenggarakan dalam bentuk kegiatan-kegiatan pendidikan kebudayaan di lingkungan keluarga dan masyarakat. 17. Topik : Masyarakat Multikultural dan Perubahan Sosial Naufal Raziq, bocah asal Aceh berusia 15 tahun mampu menghasilkan energi listrik yang berasal dari pohon kedondong. Ia menjelaskan, untuk memproduksi listrik dari pohon kedondong hanya dibutuhkan tembaga, logam, dan kain atau tisu.

Kain atau tisu dipakai untuk melapisi tembaga dan logam. Jika dikembangkan dengan baik akan bisa menjadi energi alternatif di masa depan. Faktor perubahan dari ilustrasi tersebut adalah. • budaya luar • penemuan baru • kondisi alam • peperangan • konflik Jawaban : B Pembahasan : Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi sebagai suatu variasi dari cara hidup yang telah diterima karena adanya perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi, sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu adanya difusi atau penemuan-penemuan baru dalam masyarakat.

Penemuan baru menjadi salah satu faktor internal dalam perubahan sosial jika hasil penemuan tersebut didayagunakan. Manakala suatu pengetahuan baru dimanfaatkan untuk mengembangkan teknologi, biasanya akan disusul oleh perubahan yang besar. Berdasarkan pernyataan pada soal, Naufal Raziq berhasil menemukan alternatif sumber energi listrik dengan menggunakan pohon kedondong. Penemuan tersebut bila dikembangkan dengan baik akan bisa menjadi energi alternatif di masa depan.

Hal ini menunjukkan bahwa penemuan baru dapat menyebabkan terjadinya perubahan sosial pada bidang tertentu. 18. Topik : Masyarakat Multikultural dan Perubahan Sosial Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat mempermudah berbagai kehidupan manusia.

Di bawah ini contoh perkembangan Iptek yang dimanfaatkan dalam bidang pendidikan adalah …. • penggunaan aplikasi yang membantu proses belajar melalui smartphone • peningkatan hasil produksi padi dengan bantuan traktor • peningkatan pendapatan nasional karena kegiatan ekspor barang meningkat • terbukanya lapangan pekerjaan baru • memudarnya budaya lokal karena tergantikan oleh budaya luar Jawaban: A Pembahasan: Perubahan sosial dapat terjadi pada berbagai kehidupan manusia, seperti tekonologi, sosial, budaya, politik, dan pendidikan.

Perkembangan Iptek yang terjadi sebagai wujud perubahan sosial dapat memudahkan kehidupan manusia, seperti memudahkan proses pembelajaran melalui internet. Penggunaan aplikasi belajar melalui komputer ataupun smartphone untuk membantu siswa dalam belajar merupakan contoh dari pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan. 19. Topik : Masyarakat Multikultural dan Perubahan Sosial Negara Amerika Serikat banyak melakukan investasi seperti peminjaman dana pembangunan untuk Indonesia sebagai negara berkembang.

Peminjaman dana pembangunan yang dilakukan Amerika di Indonesia adalah globalisasi dalam bentuk . • globalisasi perdagangan • globalisasi pembiayaan • globalisasi produksi • globalisasi pembanguna • globalisasi produksi Jawaban: B Pembahasan: Usaha investasi asing dari negara maju ke negara berkembang dalam bentuk peminjaman dana pembangunan adalah salah satu bentuk dari globalisasi ekonomi dalam hal pembiayaan.

Tujuannya adalah agar negara maju bisa mendapat akses lebih mudah untuk memasuki negara berkembang dalam bentuk pemanfaatan sumber daya alam dan penanaman modal asing seperti mendirikan perusahaan di negara berkembang.

sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu

Globalisasi ini tidak hanya membawa keuntungan bagi Indonesia dalam melakukan pembangunan, akan tetapi dapat memberikan kerugian apabila peminjaman dana investasi tidak segera dilunasi karena hutang yang dimiliki Indonesia akan semakin besar.

20. Topik : Penelitian Sosial Dalam mewawancarai responden, Bayu belum mengetahui secara pasti data apa yang akan diperoleh, sehingga dia lebih banyak mendengarkan jawaban responden. Setelah mendengarkan jawaban responden, Bayu kemudian menganalisis jawaban responden terlebih dahulu sebelum memberikan pertanyaan selanjutnya.

sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu

Teknik yang digunakan oleh Bayu adalah. • wawancara bebas • wawancara terstruktur • observasi non partisipan • observasi sistematik • observasi eksperimental Jawaban: A Pembahasan : Wawancara tidak terstruktur merupakan wawancara yang bebas ketika peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang telah tersusun secara sistematis dan lengkap dalam pengumpulan data.

Pada wawancara tidak terstruktur, peneliti belum mengetahui secara pasti data apa yang akan diperoleh, sehingga peneliti lebih banyak mendengarkan apa yang diceritakan oleh informan atau responden. Setelah mendengarkan jawaban responden, peneliti kemudian menganalisis jawaban responden terlebih dahulu sebelum memberikan pertanyaan selanjutnya. Ayo, terus semangat persiapkan dirimu menghadapi UN mendatang dengan melihat video belajar beranimasi, melatih pemahaman dengan latihan soal, dan mengulang materi dengan rangkuman infografis di ruangbelajar.
Latihan Soal 1 Tertutupnya Jalan MH Thamrin oleh kerumunan massa buruh yang menuntut kenaikan upah minimum saat merayakan Hari Buruh merupakan salah satu bentuk contoh konkret collective behavior yang berdasarkan teori … • Convergence • Emergent norm • Contagion • Value Added • Deindividuation Pembahasan: Jawaban: A • Social Contagion Theory (Teori Penularan sosial) menyatakan bahwa orang akan mudah tertular perilaku orang lain dalam situasi sosial massa.

mereka melakukan tindakan meniru/imitasi. • Emergence Norm Theory: menyatakan bahwa perilaku didasari oleh norma kelompok, maka dalam perilaku kelompok ada norma sosial mereka yang akan ditonjolkannya.

Bila norma ini dipandang sesuai dengan keyakinannya, dan berseberangan dengan nilai / norma aparat yang bertugas, maka konflik horizontal akan terjadi. • Convergency Theory: menyatakan bahwa kerumunan massa akan terjadi pada suatu kejadian dimana ketika mereka berbagi (convergence) ide dan kepercayaan pemikiran yang sama dalam menginterpretasi suatu kejadian. Orang akan mengumpul bila mereka memiliki minat yang sama dan mereka akan terpanggil untuk berpartisipasi.

Tuntutan buruh kepada pemerintah untuk menaikkan upah minimum merupakan ide yang melandasi perilaku kolektif mereka. Latihan Soal 2 Kumulatif sebagai salah satu sifat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan dilakukan oleh ilmuan sosial melalui aktivitas berupa…. • Peniadaan baik dan buruk secara statis • Kritik dan dekonstruksi teori lama • Penyebaran ideologi komunisme • Penentangan keras terhadap para pemilik modal dalam skala global • Meningkatkan social awareness kepada seluruh individu Pembahasan: Jawaban: B Kumulatif memiliki makna berupa penambahan muatan tertentu dalam suatu hal.

Oleh karena itu, sosiologi sebagai ilmu pengetahuan terus memperbaharui teori-teorinya melalui kritik terhadap kelemahan dan irelevansi teori lama. Melalui kritik tersebut, ilmuan mampu mendekonstruksi teori lama sekaligus membentuk teori baru yang lebih relevan dengan realita sosial terkini.

Latihan Soal 3 Penelitian sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu para sosiolog menyatakan bahwa penyebab banjir karena banyak warga membuang sampah ke sungai maupun mendirikan bangunan di bantaran kali. Kebiasaan ini membuat pendangkalan dasar sungai sehingga tidak mampu menampung lebih banyak air. Dalam penelitian terbaru menyatakan penyebab banjir juga karena sebesar 80% waduk saat ini dalam kondisi rusak, terlalu dangkal, atau telah diubah menjadi area perumahan.

Pernyataan tersebut menunjukkan sosiologi memiliki ciri. • Teoritis dan kumulatif • Kumulatif sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu empiris • Empiris dan non etis • Non etis dan teoritis • Teoritis dan empiris Pembahasan: Jawaban: A Penelitian awal yang dilakukan adalah teoritis karena peneliti menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di lapangan terhadap penyebab banjir, dan abstraksi tersebut merupakan kerangka dari unsur-unsur yang tersusun secara logis dan bertujuan menjalankan hubungan sebab akibat menjadi teori.

Kemudian penelitian susulan yang dilakukan adalah kumulatif disusun karena menyatakan penyebab banjir tidak hanya sampah tapi juga karena waduk yang sudah tidak berfungsi.

Latihan Soal 4 Sosiologi termasuk ilmu sosial dikarenakan mempelajari…. • manusia dari segi budaya dan perilakunya • gejala alam baik hayati maupun nonhayati • manusia dengan alam secara alamiah • perilaku dan fungsi mental manusia secara ilmiah • hubungan antarmanusia dan dampak dari hubungan tersebut Pembahasan: Jawaban: E Sosiologi merupakan ilmu sosial yang terkhusus ilmu tentang berkawan (Socius = Kawan; Logos = ilmu)yang secara langsung merupakan ilmu tentang bagaimana manusia berinteraksi dengan manusia lain dalam lingkungan sosialnya, serta bagaimana interaksi tersebut membentuk sebuah pola yang menjadi nilai dan norma.

Nilai dan norma adalah dampak dari adanya interaksi antarmanusia. Sehingga jawaban yang tepat ialah E. hubungan antarmanusia dan dampak dari hubungan tersebut. Latihan Soal 5 Konsepsi dasar dari sejarah kehidupan manusia menurut Karl Marx adalah…. • Patriarkhi • Social justice • Materalisme • Modal sosial • Kesejahteraan bersama Pembahasan: Jawaban: C Karl Marx berpendapat bahwasannya dasar dari seluruh asal muasal kehidupan manusia di dunia adalah perihal pemenuhan kebutuhan hidup secara material, yaitu melalui barang dan jasa yang nyata-nyata dapat diterima oleh panca indera.

Materi menjadi hal paling mendasar bagi manusia untuk terus melangsungkan kehidupan di dunia, sehingga antar manusia saling berebut materi agar bisa melangsungkan kehidupannya masingmasing. Dari persaingan kepemilikan materi tersebutlah, Karl Marx menciptakan perspektif konflik Latihan Soal 6 Yang dimaksud sosiologi bersifat non-etis sebagai ilmu pengetahuan tentang masyarakat adalah.

• Tidak memberikan sanksi secara hukum bagi mereka yang melanggar norma kehidupan • Tidak meramalkan kejadian-kejadian sosial yang terjadi di masa depan • Tidak memberikan ukuran yang jelas terhadap perilaku masyarakat • Tidak melihat objek masyarakat sebagai sesuatu yang nyata dan apa adanya • Tidak menilai apakah suatu fenomena sosial baik atau buruk Pembahasan: Jawaban: E Sosiologi bersifat non-etis, yaitu sosiologi tidak menilai baik buruknya serta benar atau salah suatu fenomena sosial tetapi menganalisis sempurna secara objektif.

Latihan Soal 7 Berikut tokoh yang termasuk dalam “Tritnitas Sosiologi”, kecuali…. • Karl Marx • Auguste Comte • Max Weber • Emile Durkeim • Tidak ada trinitas sosiologi Pembahasan: Jawaban: B “Trinitas Sosiologi” merupakan istilah yang merujuk pada teori-teori Sosiologi periode Klasik yang dibangun oleh tiga tokoh besar pendiri Sosiologi, antara lain Karl Marx, Max Weber, dan Emile Durkheim.

Melalui pemikiran ketiga tokoh tersebut, berkembanglah teori-teori dan metodologi sosial hingga saat ini. Adapun tokoh-tokoh sosiolog lain tidak termasuk dalam ‘trinitas’ tersebut.

Latihan Soal 8 Sosiologi mempunyai empat ciri ilmu, salah satunya adalah ilmu sosiologi selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di lapangan. Ciri sosiologi tersebut dikenal dengan istilah … • teoritis • empiris • kumulatif • non etis • khayalan Pembahasan: Jawaban: A Sosiologi mempunyai empat ciri ilmu, antara lain: • Empiris, yaitu didasarkan pada observasi (pengamatan) yang hasilnya tidak bersifat spekulasi (menduga-duga).

• Teoritis, yaitu selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di lapangan, dan abstraksi tersebut merupakan kerangka dari unsur-unsur yang tersusun secara logis dan bertujuan menjalankan hubungan sebab akibat sehingga menjadi teori. • Kumulatif, yaitu disusun atas dasar teori-teori yang sudah ada, kemudian diperbaiki, diperluas sehingga memperkuat teori-teori yang lama.

• Non etis, yaitu pembahasan suatu masalah tidak mempersoalkan baik atau buruk masalah tersebut, tetapi lebih bertujuan untuk menjelaskan masalah tersebut secara mendalam. Sedangkan khayalan bukan merupakan ciri-ciri ilmu sosiologi Latihan Soal 9 Objek sosiologi yang menjelaskan tentang gejala-gejala kehidupan sosial dan proses hubungan antar manusia yang mempengaruhi kesatuan hidup manusia itu sendiri merupakan objek sosiologi . • material • formal • primer • sekunder • campuran Pembahasan: Jawaban: A Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan mempunyai beberapa objek: 1.

Objek Material ialah objek yang menjelaskan tentang segala yang dapat mempengaruhi kesatuan hidup manusia. Objek ini bersifat nyata dan dapat digambarkan secara detail di dalam fenomena sosial. 2. Objek Formal Objek formal sosiologi lebih ditekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat.

Dengan demikian objek formal sosiologi adalah hubungan manusia antara manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat.

3. Objek Budaya Objek budaya salah satu faktor yang dapat memengaruhi hubungan satu dengan yang lain. 4. Objek Agama Pengaruh dari objek agama ini dapat menjadi pemicu dalam hubungan sosial, dan banyak juga hal-hal ataupun dampak yang memengaruhi hubungan manusia.

Latihan Soal 10 Teori sosiologi disusun atas teori yang sudah ada dan senantiasa mengalami perubahan karena diperbaiki, diperluas dan diperdalam.

Maka dari itu, ilmu sosiologi senantiasa mengalami penyempurnaan sebagai disiplin ilmu. Hal ini menunjukkan ciri-ciri sosiologi yaitu • Kumulatif • Teoritis • Empiris • Non etis • Dinamis Pembahasan: Jawaban: A Terdapat empat ciri sosiologi sebagai ilmu, (1) Empiris, hasil penelaahan tidak bersifat spekulatif (menduga-duga). (2) Teoritis, yaitu selalu berusaha menyusun abstraksi (perwujudan) dari hasil observasi.

Abstraksi merupakan kerangka pemikiran yang tersusun secara logis (masuk akal) dan bertujuan untuk menjelaskan hubungan sebab aibat, sehingga abstraksi tersebut menjadi sebuah teori. (3) Kumulatif, yaitu Teori sosiologi disusun atas teori yang sudah ada dan senantiasa mengalami perubahan karena diperbaiki, diperluas dan diperdalam.

sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu

(4), tidak memandang baik dan buruk fakta yang ada. Dari penjelasan empat cirri-ciri sosiologi ini, dapat diketahui bahwa jawaban yang tepat adalah A. Kumulatif. Latihan 11 Sebelum dikenal seperti saat ini, mulanya sosiologi dinamai oleh Comte dengan sebutan . • Anthropology • Social science • Psikologi sosial • Socialism • Communism Pembahasan: Jawaban: B Pada tahun 1830, Comte mengemukakan istilah awal social physics untuk menamakan sebuah disiplin ilmu yang mempelajari seluk-beluk suatu masyarakat.

Namun, istilah ini sudah digunakan oleh statistik sosial Belgia Adophe Quetelet, sehingga social physics diubah menjadi sociology. Adapun antropologi merupakan suatu cabang keilmuan yang berbeda dengan sosiologi, sementara sosialisme dan komunisme lebih condong kepada sebuah ideologi daripada suatu cabang keilmuan. Latihan 12 Melalui sosiologi, kita dapat mengetahui nilai, norma serta kaidah-kaidah yang berlaku dalam masyarakat sebagai acuan kita berperilaku.

Sehingga manfaat mempelajari sosiologi sebagai berikut, Kecuali : • Sosiologi dapat membantu kita untuk mengontrol atau mengendalikan setiap tindakan dan perilaku kita dalam kehidupan bermasyarakat.

• Mempelajari sosiologi, kita menjadi lebih peka, kritis serta rasional menghadapi gejala-gejala sosial yang terjadi. • Sosiologi mampu mengkaji status dan peran kita sebagai anggota masyarakat. • Sosiologi membantu mengendalikan perkembangan zaman dan arus globalisasi sehingga laju ekonomi lebih stabil • Sosiologi dapat memberikan pengetahuan mengenai pola-pola interaksi sosial yang terjadi dalam masyarakat. Pembahasan: Jawaban : C Jawaban C tidak berkaiatan dengan sosiologi karena lebih mengacu pada perekonomian, sedangkan sosiologi lebih berkaitan dengan interaksi sosial karena Sosiologi adalah pengetahuan atau ilmu tentang sifat masyarakat, perilaku masyarakat, dan perkembangan masyarakat.

Latihan Soal 13 Menurut Emile Durkheim, pokok bahasan sosiologi adalah fakta-fakta sosial. berikut ini yang termasuk contoh fakta sosial adalah …. • keluarga dengan kekayaan melimpah akan mempengaruhi gaya hidup anak-anaknya • sebagai seorang anak sekolah, Rabia harus datang tepat waktu, menggunakan seragam dan hormat kepada Guru • kemiskinan yang terjadi dalam masyarakat disebabkan pengaruh pembangunan yang tidak merata • Rio dan ayahnya gemar menanam tanaman di rumahnya • Anjani diduga bunuh diri dikarenakan depresi tidak bisa masuk kuliah Pembahasan: Jawaban : B Fakta sosial (Durkheim) merupakan salah satu objek kajian sosiologis.

Fakta sosial menerangkan bahwa cara bertindak, berfikir, dan berperasaan dalam lingkungan sosial berada diluar individu yang sifatnya memaksa dan mengendalikan secara eksternal. Latihan Soal 14 Fenomena santet yang sempat mengemuka untuk dimasukkan dalam KUHP beberapa waktu yang lalu, tidak sesuai dengan sifat ilmu sosiologi .

Fenomena santet yang sempat mengemuka untuk sosiologi mempunyai empat ciri ilmu salah satunya adalah ilmu dalam KUHP beberapa waktu yang lalu, tidak sesuai dengan sifat ilmu sosiologi . • empiris • non etis • teoritis • kumulatif • normative Pembahasan: Jawaban : A Fenomena santet tidak sesuai dengan sifat ilmu sosiologi, yaitu empiris. empiris artinya sosiologi didasarkan pada metode ilmiah di dalam observasinya sehingga hasilnya tidak spekulatif.

santet bersifat supranatural, maka santet sulit ditelaah secara ilmiah Latihan Soal 15 Kelahiran Sosiologi dilatarbelakangi oleh peristiwa yang ingin mengubah keadaan dalam masyarakat di Eropa. Sosiologi sebagai ilmu memiliki obyek yaitu …. • fenomena sosial secara umum • pelaksanaan hukum dalam masyarakat • manusia dengan cara memenuhi kebutuhan hidupnya • cara-cara masyarakat dalam menjalankan kekuasaan • manusia dengan kebudayaan yang dihasilkannya Pembahasan: Jawaban: A Kelahiran Sosiologi dilatarbelakangi oleh peristiwa yang ingin mengubah keadaan dalam masyarakat di Eropa.

Sosiologi sebagai ilmu memiliki obyek yaitu fenomena sosial secara umum, seperti interaksi sosial, sosialisasi, perilaku menyimpang, dan sebagainya.

Sosiologi Sebagai Ilmu - Materi Sosiologi Kelas 10 SMA Part 1




2022 www.videocon.com