Teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut

teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut

Halo Sahabat Ahzaa selamat datang kembali di blog AhzaaNet. Pada kesempatan kali ini, kita akan berlatih soal mapel seni budaya kelas 7 SMP/ MTs semester 2 bab 10 Seni rupa tentang membuat ragam hias dengan bahan buatan. Sebagai bahan materi dalam latihan soal ini yang disarikan dari buku paket Seni Budaya kelas 7 SMP/ MTs bab 10, beberapa cakupan materi adalah sebagai berikut, • mengidentifikasi keunikan beragam penerapan ragam hias pada bahan kayu • mendeskripsikan keunikan beragam penerapan ragam hias pada bahan kayu • mengekspresikan diri melalui penerapan ragam hias flora, fauna, dan/ atau geometris pada bahan kayu • mengomunikasikan hasil karya penerapan ragam hias flora, fauna, dan/ atau geometris pada bahan kayu secara lisan.

sentralsoal.com - Selamat datang di situs sentral soal. Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan kumpulan contoh soal materi membuat ragam hias pada bahan buatan dilengkapi dengan kunci jawaban dalam mata pelajaran Seni Budaya kelas VII revisi terbaru.

Harapannya, contoh soal yang admin bagikan kali ini dapat membantu Bapak, Ibu Guru, dan peserta didik dalam mencari referensi seputar contoh soal materi membuat ragam hias pada bahan buatan dilengkapi dengan kunci jawaban dalam mata pelajaran Seni Budaya kelas VII revisi.

Gambar: freepik.com 1. Prosedur awal dalam pembuatan menerapkan ragam hias pada bahan kayu dengan teknik gambar/lukis adalah . A. Selesaikan pewarnaan hingga tuntas B. Siapkan papan kayu, pensil gambar, kuas, palet dan cat C. Buatlah sketsa gambar ragam hias pada papan kayu yang sudah diamplas D. Warnai gambar ragam hias dengan cat berwarna muda menuju tua 2.

Susunan pola hias menggunakan motif hias dengan cara dan kaidah tertentu pada suatu ruang atau bidang sehingga menghasilkan bentuk yang menarik dan indah disebut . D. pola hias B. ragam hias C. struktur hias D. gambar hias 3. Perhatikan pernyataan berkut ini! 1) Bentuk dasar hiasan yang akan menjadi pola yang diulang-ulang dalam suatu kerajinan tekstil 2) gubahan dari berbagai motif tumbuhan yang di buat sedemikian rupa 3) gambar tumbuhan yang selalu dimodifikasi dengan dari bahan-bahan keras 4) motif ragam hias dapat diperoleh dari flora, fauna,alam benda dan bentuk figuratif Pernyataan diatas yang termasuk kategori ragam hias terdapat pada nomor .

A. 1, 3, dan 2 B. 2, 3, dan 4 C. 1, 2, dan 4 D. 1, 3, dan 4 4.

teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut

Berikut ini yang bukan merupakan jenis ragam hias, yaitu . D. flora B. fauna C. geometris D. statis 5. Penerapan ragam hias pada bahan tekstil dapat dilakukan dengan cara . A. membatik, menenun, mengukir B. menenun, membordir, menyulam, membatik C.

menyulam dan membatik D. menenun, membordir, menyulam ,membatik dan memahat 6. Serat tekstil berasal dari tiga unsur utama, kecuali . D. serat alam B. serat buatan C. serat temuan D. serat galian 7.

Batik adalah hasil karya seni ragam hias yang penerapannya digunakan sebagai pakaian. Maka ragam hias tersebut mempunyai fungsi . A. estetik B`. seni terapan atau seni pakai C. religius D. hiasan 8. Bentuk dasarnya adalah segitiga sama kaki dan sering diaplikasikan sebagai hiasan pinggir batik disebut motif . D. motif tumpal B. motif meander C. motif kawung D.

motif pilin 9. Kain yang memiliki sifat menyerap air, mudah kusut, lentur, dan dapat disetrika dalam temperatur panas yang tinggi adalah jenis kain . A. Wol B. Katun C. Sutera D. Tekstil 10. Teknik untuk menggambar di atas bahan dengan bentuk yang kita kehendaki disebut . D. bordir B. tenun ikat C.

sablon D. songket 11. Kain yang memiliki sifat lembut, licin, berkilap, lentur, kuat, banyak menyerap air dan memiliki rasa sejuk apabila digunakan, adalah jenis kain . A. Wol B. Katun C. Sutera D. Tekstil 12. Terdapat empat jenis alat pahat, kecuali .

D. penguku B. pengilon C. kol D. penyilat 13. Pewarna yang dihasilkan dari ekstrak akar-akaran, daun, buah, kulit kayu dan kayu.

misalnya soga dan kesumba disebut Pewarna . A. Sintetis B. Alami ( natural) C. Buatan D. Original 14. Pahat yang berguna untuk membersihkan pada sudut sela-sela ukiran dan meraut bagian-bagian yang diperlukan disebut pahat .

D. penguku B. penyilat C. kol D. pengot 15. Menerapkan ragam hias pada bahan alam, seperti kayu, bamboo, dan batu dapat dilakukan dengan dua cara yaitu .

A. Teknik gambar/lukis dan Teknik ukir/pahat B. Teknik cetak saring dan Teknik cetak tinggi C. Teknik cetak dan Teknik kontruksi D.

Teknik batik dan Teknik tenun 16. Motif ragam hias Padjajaran dapat dilihat pada Makam Sunan . D. Bonang B. Gunung Jati C.

Kalijaga D. Giri 17. Karya kerajinan sebagai benda pakai dan karya kerajinan sebagai benda hias, merupakan . A. Fungsi produk kerajinan dari bahan lunak B. Tujuan produk keagamaan dari bahan lunak C. Fungsi produk kerajinan dari bahan kasar D. Fungsi produk kerajinan dari bahan buatan 18. Perbedaan sulam dan bordir terletak pada . D. motifnya B. bahannya C. alatnya D. modelnya 19. Warna cokelat atau soga dihasilkan dari kulit pohon, kecuali . A. jambal B. tageran C. tinggi D. mengkudu 20.

Bentuk ragam hias Majapahit untuk ragam pokok berbentuk seperti . A. tanda tanya B. tanda seru C. titik Teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut. huruf S 21. Berikut ini adalah alat yang digunakan untuk melukis ragam hias di atas bahan kayu, kecuali . A. cat akrilik B. kuas dan palet C. bahan kayu D. screen 22. Membuat ragam hias pada bahan buatan adalah suatu aktivitas ….dalam wujud gambar hiasan yang diterapkan pada bahan buatan.

A. Berimajinasi B. Berapresiasi C. Berkreasi D. Berpikir 23. Daerah yang terkenal dengan penghasil batik adalah . D. Madiun B. Pekalongan C. Banyuwangi D. Pati 24. Berikut ini yang tidak termasuk bahan buatan sebagai objek yang digambari ragam hias adalah…. A. Fiberglass B. Tripleks C. Tekstil D. Logam 25. Langkah pertama yang dilakukan sebelum mengukir kayu adalah . A. memberikan warna B. membuat sketsa C. menyiapkan alat dan bahan menggambar D. memilih bentuk ragam hias sebagai objek karya 26.

Bahan buatan adalah bahan yang dibuat oleh., baik secara manual maupun secara masinal. A. Tumbuhan B. Manusia C. Hewan D. Alam 27. Bahan lunak dibedakan menjadi dua berdasarkan sumbernya yaitu . A. Bahan lunak peternakan dan buatan B. Bahan lunak pertanian dan perkebunan C. Bahan lunak buatan dan alami D. Bahan lunak racikan dan kombinasi 28.

Tekstel atau kain pada umumnya dibuat dari serat yang dipintal menjadi . A. Tetoron B. Benang C. Dakron D. Nilon 29. Motif tertua dalam motif ragam hias karena sudah dikenal sejak zaman prasejarah adalah .

A. Motif realis B. Motif abstrak C. Motif dekoratif D. Motif geometris. 30. Serat . diperoleh dari kapas yang dipintal sehingga menjadi benang dan serat sutera yang diperoleh dari kepongpong ulat sutera. A. Dakron B. Nilon C. Katun D. Wol 31.

Menerapkan ragam hias pada bahan kayu dengan teknik ukir/pahat dapat dilakukan dengan langkah matuti. Langkah matuti adalah . A. Pahat bagian dasar ukiran B. Pahat tegak seluruh gambar ragam hias C. Pahat miring seluruh gambar hias D. Pahat dan perindah bagian pokok ragam hias 32. Berikut ini yang tidak termasuk bahan buatan logam yang terbuat dari bijih logam yang dilebur dan dicetak dalam bentuk lembaran adalah .

A. Emas B. Perak C. Perunggu D. Alumunium 33. Cara pembentukan dengan tangan langsung seperti coil, lempengan atau pijat jari merupakan teknik pembuatan .

A. Lilin B. Bahan lunak C. Ragam hias D. Tanah liat 34. Bahan buatan dari bahan tanah liat yang dibentuk dan dibakar dalam lembaran dua dimensi dan benda tiga dimensi adalah . A. Kaca B. Tekstil C. Tripleks D. Keramik 35. Kerajinan yang terbuat dari bahan tanah liat sering dikenal dengan kerajinan keramik, yaitu . A. Kerajinan tanah liat B. Kerajinan serat alam C. Kerajinan kulit D. Kerajinan tanah liat 36. Napthol, indigosol, procion dan rapid adalah bahan buatan untuk pewarna .

A. Kaca B. Tekstil C. Tripleks D. Keramik 37. Dibawah ini yang termasuk persyaratan tanah liat, kecuali . A. Plastisitas B.

Homogen C. Bebas dari gelembung udara D. Bentuk indah 38. Bahan alam untuk pewarna tekstil bisa berasal dari akar pohon, batang, daun, dan buah. Warna kuning dapat diperoleh dari . A. Jahe B. Jeruk C. Kunyit D. Ginseng 39. Teknik pembuatan produk dari bahan lunak, kecuali adalah . A. Membentuk B. Membordir C. Menganyam D. Mengukur 40.

Alat untuk menerapkan ragam hias pada bahan kaca, keramik, tripleks, dan plastik adalah . A. Canting B. Lilin batik C. Kuas dan palet D. Bahan pewarna buatan 41. Bahan untuk karya kerajinan yang diolah menjadi lunak. Merupakan pengertian dari . A. Bahan lunak alami B. Bahan lunak racikan C. Bahan lunak kombinasi D. Bahan lunak buatan 42. Menerapkan ragam hias pada bahan alam adalah suatu teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut berkreasi dalam wujud gambar hiasan yang diterapkan pada bahan .

A. Tripleks B. Buatan C. Tekstil D. Alam 43. Bahan lunak yang diperoleh dari alam sekitar dan cara pengolahannya juga secara alami tidak dicampur maupun di kombinasi dengan bahan buatan disebut . A. Bahan lunak asli B. Bahan lunak alami C. Bahan buatan D. Bahan lunak buatan 44.

Berikut ini yang tidak termasuk penggunaan berbagai bahan alam sebagai objek yang digambari ragam hias adalah . A. Bamboo B. Tekstil C. Kayu D. Batu 45.

teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut

Contoh dari bahan lunak alami adalah . A. Tanah liat, serat alam dan kulit B. Gerabah, vas bunga, guci C. Tas, dompet, topi D. Kulit sapi, tas, kardus 46. Penerapan pada bahan alam adalah penggunaan berbagai bahan alam seperti kayu, bamboo, dan batu sebagai objek yang digambari . A. Alam benda B. Ragam hias C. Flora D. Fauna 47. Salah satu ciri kerajinan berbahan lunak adalah .

A. Mudah didapat B. Harganya murah C. Bentuknya bagus D. Mudah dibentuk 48. Berikut ini yang tidak termasuk bahan kayu yang diperoleh dari tumbuhan yang memiliki batang keras adalah . A. Sonokeling B. Mahoni C.

Pinang D. Jati 49. Beberapa cara untuk menghadapi persaingan usaha antara lain, kecuali . A. Amati pasar dan kenali pesaing B. Ciptakan produk yang berbeda C. Mematok harga semurah mungkin D. Tonjolkan keunggulan produk 50. Alat untuk menerapkan ragam hias pada bahan alam, seperti kayu, bamboo, dan batu adalah .

A. Pahan, ketam, dan gergaji B. Palu, ketam dan gergaji C. Pahat, palu, dan gergaji D. Pahat, palu, dan ketam 51. Berikut adalah motif pada kerajinan dari bahan lunak, kecuali . A`. Motif realis B. Motif aeometris C. Motif dekoratif D. Motif natural 52. Berikut teknik penambahan ragam hias pada media tekstil, kecuali . D. membatik B. menyulam C.

menenun D. mengayam 53. Dibawah ini contoh produk kerajinan dari bahan lunak, kecuali . A.Kerajinan abstrak B. Kerajinan tangan C. Kerajinan gips D. Kerajinan kulit 54. Objek menggambarkan bisa diambil dari . A. pengamatan B. alam C. bentuk imajinatif D. pengamatan, pengalaman, alam dan bentuk imajinatif 55. Membentuk dengan teknik coil dapat dilakukan pada bahan .

teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut

A. Tanah liat dan Bubur kertas B. Serat alam dan Kulit C. Gibs dan Lilin D. Sabun dan Tanah liat 56. Sel atau jaringan serupa dengan benang atau pita panjang yang berasal dari hewan atau tumbuhan yang digunakan untuk membuat kertas, tekstil, dan sikat disebut .

D. kain B. nilon C. tula D. serat 57. Bahan di bawah ini, manakah yang termasuk bahan serat alam alami . A. Plastik B. Bubur kertas C. Benang D. Eceng gondok 58. Sifat bahan tekstil yang terbuat daris serat wol adalah . D. nyaman B. hangat C. ringan D. menyerap keringat 59. Bahan pewarna buatan memiliki sifat tahan terhadap sinar matahari. Berikut ini yang tergolong jenis pewarna sintetis atau pewarna buatan adalah .

A. Remasol, Indigosol ndan daun jati B. Remazol., indigosol dan napthol C. Indigosol, wanatek dan daun suji D.

Cat sablon, remazol 60. Teknik tenun menggunakan benang emas atau benang perak disebut teknik . A. songket B.

tenun ikat C. sablon D. bordir 61. Berikut ini yang termasuk contoh motif geometris adalah . A. meander, tumpal, kawung, swastika, pilin B. meander, tumpal, kawung, swastika, pilin C. meander, tumpal, kawung, batik D.

meander, kawung, lukis, batik 62. Berikut bahan pewarna alami yang berasal dari tanaman, kecuali . A. antosianin B. karotenoid C. betalains D. cochineal 63. Sifat dan cirri warna buatan (sintetis) adalah . A. Warna mudah luntur B. Warna Cepat pudar jika kena sinar matahari C. Warna tidak mudah luntur D. Warna kusam 64. Pewarna sistetis yang banyak digunakan untuk pewarna kain batik karena memiliki daya serap yang baik adalah .

A. indigosol B. napthol C. procion D. rapid 65. Dibawah ini, manakan yang bukan contoh kerajinan dari tanah liat . A. Sendal B. Gerabah C. Vas bunga D. Guci 66. Warna merah yang alami dapat dihasilkan dari . A. daun nila B. kulit pohon tegeran C. indigo ditumpangi soga D. pohon mengkudu 67. Dibawah ini adalah syarat-syarat yang harus dimiliki tanah liat agar mudah dibentuk, kecuali .

A. Plastisitas B. Homogen C. Ekonomis D. Bebas dari gelembung udara 68. Kain sutra terbuat dari serat . A. alam B. galian C. buatan D. logam 69. Sumber daya produksi kerajinan berbahan lunak, kecuali . A. Materials B. Markets C. Skills D. Men and women 70.

teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut

Pewarna alami tidak diperoleh dari . A. kulit soga B. kesumba C. mengkudu D. napthol 71. Aneka produk kerajinan dari bahan lunak yaitu, kecuali . A. Kerajinan tanah liat B. Kerajinan serat alam C. Kerajinan kulit D. Kerajinan tangan (Kriya) 72. Prosedur terakhir dalam melukis bahan dari kayu adalah . A. menyiapkan alat lukis B. menyiapkan bahan kayu C. melukis sesuai dengan pola ragam hias D. memberi cat pelapis 73. Pembentukan dengan cara tanah liat di pelintir menjadi bentuk bulat dan memanjang disebut teknik .

A. Lempengan B. Pijat C. Cast D.Pilin atau coil 74. Berikut ini adalah prosedur mengukit pada bahan kayu, kecuali . A. menyiapkan alat dan bahan menggambar ragam hias ukiran B. memilih bentuk ragam hias sebagai objek berkarya C. membuat ukiran langsung pada bahan kayu D. menghaluskan bagian-bagian ukiran dengan menggunakan amplas agar permukaan ukiran lebih halus 75. Berikut yang tidak termasuk pembuatan produk kerajinan dari bahan lunak adalah . A. Membentuk B.

Menganyam C. Menenun D. Tumpang tindih 76. Berikut ini yang teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut termasuk pernyataan yang benar mengenai ragam hias adalah . A. Ragam hias dapat diterapkan pada bahan tekstil dan bahan kayu B.

Ragam hias berfungsi untuk menambah keindahan C. Ragam hias memiliki simbol dan makna tertentu D. Ragam hias hanya ditemukan di etnis tertentu di Indonesia 77. Aktivitas mental dan fisik yang dituangkan dalam bentuk goresan tangan pada media kayu dinamakan . A. mengukir B. menggambar C. menoreh D. menggores 78. Di bawah ini adalah motif ragam yang dikembangkan sejak zaman dahulu pada perabotan, kecuali . A. figuratif B. geometris C. binatang dan tumbuhan D.

modern 79. Pahat kol digunakan untuk mengerjakan . A. bagian yang lengkung, melingkar, membentuk cembung, ikal dan pecahan aris atau cawen B. siku- siku tepi ukiran dengan dasaran dan mengerjakan bagian yang lurus C. mengerjakan bagian-bagian yang cekung yang tidak dapat dikerjakan oleh pahat kuku D. membersihkan sudut sela-sela ukiran dan meraut bagian yang diperlukan 80.

Teknik yang digunakan untuk membuat ragam hias pada kayu adalah . A. mencetak B. mengukir C. menuang D. merakit 81. Merupakan bahan mineral yang tidak larut dengan air dalam waktu yang lama jika sudah menjadi padat, yaitu . A. gips B.tanah liat C. Kulit D. Serat alam 82. Selain sebagai keindahan, ragam hias juga bernilai simbolis, artinya . A. menyimbolkan benda-benda yang menjadi bahan rujukan karya B. menandakan usia dari karya itu sendiri C.

berkaitan dengan nilai agama dan kepercayaan tertentu D. menyatakan asal dari ragam hias tersebut 83. Untuk membuat siku-siku tepi ukiran dengan dasaran dan mengerjakan bagian yang lurus digunakan . A. pahat kuku B. pahat lurus C. pahat kol D. pahat pengot 84. Pembuatan ragam hias pada bahan kayu seperti tameng dan topeng dilakukan dengan cara .

A. digambar lalu diukir B. diukir lalu diberi warna C. diukir saja D. digambar lalu diberi warna 85. Pijat, lilin, putar, dan cetak merupakan 4 cara yang digunakan dalam teknik . A. Jahit B. Bentuk C. Ukir D. Tenun 86. Teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut .

A. mengukir B. mengecor C. menuang D. merakit 87. Salah satu alternative pemanfaatan sisa-sisa kertas adalah dibuat . A. Kerajinan tanah liat B. Kerajinan bubur kertas C. Kerajinan kulit D.kerajinan gips 88. Untuk mengerjakan bagian yang lengkung, melingkar, membentuk cembung, ikal dan pecahan aris atau cawen digunakan . A. pahat kuku B. pahat lurus C. pahat kol D. pahat pengot 89. Langkah malesi dalam menerapkan ragam hias pada bahan kayu dengan teknik ukir/pahat adalah . A. Pahat bagian dasar ukiran B.

Pahat tegak seluruh gambar ragam hias C. Pahat miring seluruh gambar ragam hias D. Pahat dan perindah bagian pokok ragam hias 90. Untuk membersihkan pada sudut sela-sela ukiran dan meraut bagian-bagian yang diperlukan menggunakan . A. pahat kuku B. pahat lurus C. pahat kol D. pahat pengot
Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Kayu - serupa.id Tutup • Donasi Pencarian untuk: Cari • Beranda • Seni • Fundamental Seni • Teori Seni • Praktik Seni • Desain • Sejarah • Aliran Seni Rupa • Sejarah Seni • Pendidikan • Filsafat • Informatika • Semua Kategori • Semua Artikel • Tentang • Kebijakan Privasi • Kontak Tutup 6.1 Artikel Terkait Menerapkan ragam hias pada bahan kayu merupakan salah satu budaya masyarakat Indonesia yang telah digeluti dari masa ke masa.

Setiap etnis di Indonesia memiliki ragam hias pada kayu yang dapat dijumpai pada kursi, meja, tempat tidur, kusen, dan benda kayu lainnya. Fungsi ragam hias di nusantara tidak hanya untuk menambah keindahan saja, melainkan memiliki simbol atau makna pula.

teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut

Penerapan Ragam Hias pada Bahan Kayu Dari sejak dulu kayu telah digunakan untuk membuat perabot rumah tangga seperti peti, kursi, hingga lemari.

Masyarakat nusantara juga kerap menggunakan kayu sebagai bagian dari bangunan, misalnya tiang, jendela, dan pintu. Banyak dari perabot atau bagian bangunan yang terbuat dari kayu tersebut diberi sentuhan ragam hias.

Jadi masyarakat Indonesia telah menerapkan ragam hias pada bahan kayu dari sejak dulu. Penerapan ragam hias tersebut dilakukan dengan teknik mengukir, melukis, hingga gabungan dari keduanya. Selain digunakan sebagai hiasan, terdapat pula ragam hias pada benda-benda yang dibuat untuk memiliki nilai simbolis. Simbol tersebut biasanya terkait dengan kepercayaan, agama, atau adat istiadat setempat.

Beberapa daerah di Indonesia yang memiliki ragam hias khas pada bahan kayu meliputi: Sumatera, Kalimantan, Jawa, Papua, dan Bali.

Contoh Penerapan Ragam Hias Mengingat betapa kuatnya nilai dan tradisi menerapkan ragam hias pada bahan kayu di Indonesia, rasanya menjadi salah satu tugas kita pula untuk meneruskannya. Karena hal ini akan mengharumkan bangsa serta menjadi daya saing tinggi bagi bangsa Indonesia agar dapat tampil di kancah seni internasional. Kita dapat memulainya dengan sesederhana mempelajari contoh penerapan ragam hias yang biasa diaplikasikan.

Ragam hias diterapkan pada permukaan bahan kayu yang berbentuk bidang dua dan tiga dimensi. Penerapan ragam hias pada bahan kayu ini dilakukan dengan menggambar atau mengukir. Penerapan ragam hias pada bahan kayu juga terdapat pada benda-benda berupa senjata dan tameng yang difungsikan sebagai benda kerajinan.

Selain itu, tidak jarang juga banyak yang menerapkan ragam hias pada topeng. Ragam hias tersebut dikerjakan dengan teknik atau cara digambar kemudian diberi warna. Teknik Penerapan Ragam Hias pada Bahan Kayu Penerapan ragam hias pada bahan kayu teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut dilakukan dengan cara mengukir dan menggambar (melukis) atau gabungan keduanya.

Mengukir dalam hal ini adalah membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat. Alat untuk Mengukir Ragam Hias di Atas Bahan Kayu Teknik akan melibatkan alat yang tepat agar kita dapat mengaplikasikannya dengan baik.

Beberapa alat yang dapat digunakan untuk menerapkan ragam hias pada bahan kayu adalah sebagai berikut. Pahat Pahat adalah alat pengurang bahan keras (seperti kayu) yang memiliki mata tajam dan digunakan dengan cara dipukul atau diketuk-ketuk. Terdapat dua jenis mata pahat yang digunakan, yaitu mata pahat mendatar dan mata pahat melengkung. Penggunaan pahat harus disesuaikan dengan bentuk ragam hias yang akan diukir.

Sementara itu dari bentuk dan fungsinya, terdapat empat jenis pahat, yakni: • Pahat Kuku (Pahat Penguku), Pahat ini berbentuk lengkung seperti kuku manusia.

Fungsi pahat penguku adalah untuk mengerjakan bagian yang lengkung, melingkar, membentuk cembung, cekung, ikal, dan pecahan aris maupun pecahan cawen. • Pahat Lurus (Pahat Penyilat), Pahat ini berbentuk lurus. Fungsi dari pahat lurus adalah untuk mengerjakan bagian yang lurus atau rata. Pahat ini juga dapat digunakan untuk membuat dasaran dan membuat siku-siku tepi ukiran dengan dasaran. • Pahat Lengkung Setengah Bulatan (Pahat Kol) Bentuk pahat mata pahat kol melengkung dengan belahan setengah bulatan.

Pahat ini digunakan untuk mengerjakan bagian-bagian cekung yang tidak dapat dikerjakan dangan pahat kuku. • Pahat Miring (Pahat Pengot) Bentuk Mata pahat pengot berbentuk miring meruncing dan tajam sebelah.

Pahat ini berfungsi untuk membersihkan pada sudut sela-sela ukiran dan meraut bagian-bagian yang diperlukan. Alat Pemukul Pahat merupakan salah satu alat utama yang digunakan dalam mengukir pada kayu. Oleh karena itu, kita juga membutuhkan alat pemukul agar dapat menggunakannya. Alat pemukul yang digunakan dalam kegiatan mengukir umumnya terbuat dari kayu meskipun ada juga yang menggunakan palu besi dan batu.

Menggambar Ragam Hias Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ragam hias diterapkan baik pada ukiran benda dua dimensi maupun tiga dimensi. Bentuk nyatanya adalah pengaplikasian ukiran kayu pada batang maupun pada papan. Selain itu, kayu sebagai bahan alami sangatlah banyak jenisnya. Ada kayu yang memiliki serat halus dan ada yang kasar. Oleh karena itu, mengukir kayu harus memperlihatkan alur seratnya.

Beberapa pengrajin memilih untuk berusaha menutupi tekstur serat tersebut, namun yang lain justru membiarkannya karena dianggap sudah indah dengan sendirinya. Yang jelas, pada akhirnya persiapan adalah nomor satu. Sebelum kayu diukir, terlebih dahulu harus dibuatkan gambar ragam hiasnya.

Membuat torehan pada kayu dengan menggunakan ragam hias tertentu merupakan aktivitas dalam mengukir. Sebelum mengukir, sebaiknya kamu harus mengenal terlebih dahulu alat dan bahan serta prosedur kerjanya. Kegiatan mengukir pada bahan kayu memiliki prosedur sebagai berikut. • Menyiapkan alat dan bahan menggambar ragam hias ukiran. • Memilih bentuk ragam hias sebagai objek berkarya. • Membuat sketsa ragam hias pada bahan kayu.

• Memberikan warna pada hasil gambar (Tim Kemdikbud, 2017, hlm. 135). Melukis Ragam Hias di Atas Bahan Kayu Kayu pada dasarnya dapat diberi warna dengan berbagai macam cat, misalnya cat minyak atau cat akrilik yang berbasis air. Oleh karena itu, produk dari bahan kayu dapat diberi hiasan ragam hias dengan teknik melukis.

Berikut adalah contoh prosedur untuk melukis ragam hias pada produk dari bahan kayu. • Menyiapkan bahan dan alat melukis (cat akrilik/ cat tembok, kuas, dan palet). • Menyiapkan bahan kayu (papan kayu). • Membuat rancangan gambar ragam hias pada kertas. • Memindahkan gambar rancangan pada permukaan bahan kayu. • Menerapkan cat untuk menyelesaikan gambar ragam hias. • Memberikan lapisan vernis atau cat transparan pada permukaan kayu (Tim Kemdikbud, 2017, hlm. 135). Referensi • Tim Kemdikbud.

(2017). Seni Budaya VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Artikel Terkait Batalkan balasan Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai * Komentar * Nama * Email * Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya. Beritahu saya akan tindak lanjut komentar melalui surel. Beritahu saya akan tulisan baru melalui surel. • Motivasi/Motivation dalam Manajemen (Teori-Praktik) • Directing (Pengarahan) – Pengertian, Prinsip-Prinsip & Jenis • Controlling, Pengendalian, atau Pengawasan & Evaluasi • Kepemimpinan: Pengertian, Unsur, Prinsip, Tingkat & Gaya • Staffing dan Actuating dalam Manajemen • Perilaku Organisasi: Pengertian, Sifat, Karakteristik & Pengembangan Trending • Model Pembelajaran Inquiry Learning (Penjelasan Lengkap) Semua Kategori • Aliran Seni Rupa (13) • Bahasa Indonesia (75) • Biografi (8) • Budaya (4) • Desain (20) • Filsafat (8) • Fundamental Seni (15) • Ilmu Pengetahuan Alam (33) • Ilmu Pengetahuan Sosial (37) • Informatika (29) • Inspirasi (21) • Linguistik (10) • Manajemen (10) • Metode Penelitian (11) • Pendidikan (73) • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (37) • Prakarya dan Kewirausahaan (19) • Praktik Seni (10) • Sastra (33) • Sejarah (16) • Sejarah Seni (25) • Seniman Indonesia (5) • Seniman Mancanegara (3) • Teori Seni (86) Langganan UTS Dua (2/II) atau ujian tengah semester II merupakan ujian yang diadakan pada pertengahan semester.

Yang membedakan dengan UTS I adalah bahwa komponen UTS 2 ini merupakan faktor yang teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut dalam penentuan kenaikan kelas siswa. Dengan demikian, UTS II ini harus dipersiapkan dengan sebaik mungkin agar tujuan belajar para peserta didik dapat tercapai. Untuk dapat mempersiapkan ujian tengah semester 2 mapel Seni Budaya ini, kami menyediakan contoh soal UTS II yang disertai dengan kunci jawaban.

Desain dibuat sedemikian rupa sehingga para siswa dapat belajar secara lebih mudah dengan cara memetakan materi belajar serta mengasah pemahaman siswa terhadap materi yang telah diserap.

Materi Mapel Seni Budaya kelas 7 SMP/MTs yang diujikan pada UTS 2 ini terdiri atas seni rupa dan seni musik yang dimulai dari Bab Sembilan sampai dengan Bab 12. Bagi yang belum mempunyai buku Seni Budaya, berkas dapat diunduh pada tautan sebagai berikut: Download Buku Siswa SMP/MTs Kelas VII (7) Seni Budaya Kurikulum 2013 Revisi 2017 Pendekatan kurikulum dalam contoh soal ini adalah Kurikulum 2013.

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa setiap sekolah hendaknya telah mengimplementasikan Kurikulum 2013 ini paling lambat tahun 2019. Dengan demikian, anggapan dari kami adalah bahwa mulai tahun 2017 hendaknya sekolah sudah mulai mengimplementasikan kurikulum ini untuk SMP/MTs Kelas Tujuh. Berikut adalah kutipan dari contoh Soal-Jawab Siap UTS II Seni Budaya SMP/MTs Kelas 7 tersebut (Jawaban telah disedikan pada berkas yang didownload): BACA JUGA • Download Contoh Soal dan Kunci Jawaban Ujian Tengah Semester Dua (2/II)/UTS 2/II Mapel IPS SMP/MTs Kelas Tujuh (VII/7) Kurikulum 2013 • Contoh Soal-Jawab UTS II Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas 7 • Soal-Jawab Siap UTS II Seni Budaya SMP/MTs Kelas 7 • Soal-Jawab Siap UTS II PPKn SMP/MTs Kelas VII/7 • Soal-Jawab Siap UTS II PAI dan Budi Pekerti SMP/MTs Kelas 7 • Contoh Soal-Jawab UTS II PJOK SMP/MTs Kelas 7/VII • Soal-Jawab Siap UTS/PTS II SMP/MTs Kelas 7 Bahasa Inggris K13 • Soal-Jawab Siap UTS/PTS 2 Prakarya SMP/MTs Kelas 7 • Soal-Jawab UTS/PTS 2 Matematika SMP/MTs Kelas 7 Kurikulum 2013 Berikut adalah kutipan contoh soal-jawab UTS II Seni Budaya Kelas 7 tersebut: 24.

Alat musik yang dapat digunakan sebagai melodi pokok suatu lagu atau untuk mengiringi lagu disebut dengan alat musik A. Melodis B. Harmonis C. Ritmis D. Teknis 25. Di bawah ini yang termasuk alat musik harmonis A. Gitar B. Kendang dan ketipung C. Drum D. Terompet 26. Chordofone adalah alat musik yang sumber bunyinya adalah A.

Tuts B. Dawai C. Logam D. Kayu 27. Jumlah dawai pada gitar akustik adalah A. Empat B. Lima C. Enam D. Tujuh 28. Dawai empat pada gitar akustik bernada dasar A. A B. B C. C D. D 29.

Tanda kunci dalam notasi musik hanya dikenal tiga jenis saja, yaitu A. A, B, C B. B, C, D C. A, G, E D. C, G, F 30. Alat musik orkestra yang merupakan warisan budaya Indonesia adalah sebagai berikut A. Gamelan B. Gong C. Perkusi D. Gitar dua belas dawai 31.

Penerapan ragam hias pada kayu dilakukan dengan teknik sebagai berikut: A. Membatik B. Menyulam C. Melukis D. Merangkai 32.

teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut

Mengukir adalah A. Membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat B. Membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk patung pada permukaan tembok C. Membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias pada permukaan batu D. Membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan gergaji 33. Alat utama untuk mengukir adalah A. Gergaji bundar B. Gergaji bengkok C. Pahat dan pemukul D.

Alat penyambung kayu 34. Berikut yang bukan merupakan jenis pahat adalah A. Pahat kuku B. Pahat lengkung C. Pahat tajam D.

Pahat miring 35. Di bawah ini adalah kota yang terkenal dengan kerajinan ukirnya A. Maumere B. Medan C. Banda Aceh D. Jepara Soal Isian 1. Bahan tekstil dibuat dengan menjalin. Benang pakan dan lungsi 2. Kain wol dibuat dari . Bulu domba 3. Jenis bahan tekstil yang memiliki sifat lembut, licin, mengkilap, dan lentur adalah Sutera 4. Naptol adalah jenis pewarna . Buatan 5. Tahap akhir dalam kegiatan mengukir adalah Memberikan warna pada hasil gambar 6.

Tahap awal dalam kegiatan melukis ragam hias pada permukaan kayu adalah Menyiapkan bahan dan alat melukis 7. Lagu kanon biasanya dilakukan dengan cara saling Susul menyusul 8.

Apa yang harus dilakukan agar mutu suara menjadi baik Demikian tulisan tentang Download Contoh Soal dan Kunci Jawaban Ujian Tengah Semester II Mapel Seni Budaya Kelas Tujuh (VII/7) SMP/MTs Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2017/2018 Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!
Bagian pertama adalah soal pilihan ganda sejumlah 40 soal, sedangkan bagian kedua adalah uraian dengan 5 soal yang sudah lengkap dengan kunci jawaban.

Soal ini sangat bermanfaat dan dapat dijadikan referensi tambahan oleh Peserta Didik dalam memahami materi yang ada. Serta dapat dijadikan acuan oleh Guru Mata Pelajaran dalam menyusun soal Penilaian Akhir Tahun. • Pahat kuku : untuk mengerjakan bagian yang lengkung, melingkar, membentuk cembung, cekung, ikal, dan pecahan aris maupun pecahan cawen • Pahat Lurus : Untuk mengerjakan bagian lurus atau rata.

Pahat ini juga digunakan untuk membuat dasaran dan membuat siku - siku tepi ukiran dan dasaran • Pahat Lengkung : untuk mengerjakan bagian - bagian cekung yang tidak dapat dikerjakan oleh pahat kuku • Pahat miring ( pahat pengot) : untuk membersihkan sela - sela ukiran dan meraut bagian - bagian yang diperlukan
sentralsoal.com - Selamat datang di sentral soal.

Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan kumpulan contoh soal ragam hias dilengkapi dengan kunci jawaban terbaru dalam mata pelajaran seni budaya kelas 7 revisi K13. Harapannya, contoh soal yang admin bagikan kali ini dapat membantu Bapak, Ibu Guru, dan peserta didik dalam mencari referensi kumpulan contoh soal ragam hias dilengkapi dengan kunci jawaban terbaru dalam mata pelajaran seni budaya.

1. Objek bunga dan buah termasuk ke dalam bagian dari . A. Flora B. Figuratif C. Fauna D. Alam Benda 2. Berikut ini yang bukan termasuk pernyataan yang benar mengenai ragam hias adalah . A. Ragam hias dapat diterapkan pada bahan tekstil dan bahan kayu B.

Ragam hias berfungsi untuk menambah keindahan C. Ragam hias memiliki simbol dan makna tertentu D. Ragam hias hanya ditemukan di etnis tertentu di Indonesia 3. Suatu bentuk dasar dari hiasan yang pada umumnya dijadikan pola secara berulang-ulang pada suatu hasil karya seni atau kerajinan disebut . A. Ragam Hias B. Ragam Lukis C.

Ragam Rupa D. Ragam Budaya 4. Di bawah ini adalah motif ragam yang dikembangkan sejak zaman dahulu pada perabotan, kecuali . A. figuratif B. geometris C. binatang D. modern 5. Yang mempengaruhi motif ragam hias di Indonesia adalah . A. Pengalaman, alam benda B. Lingkungan alam, flora, fauna dan manusia C. Pengamatan D. Alam Benda 6. Teknik yang digunakan untuk membuat ragam hias pada kayu adalah .

A. mencetak B. mengukir C. menuang D. merakit 7. Dalam menggambar motif ragam hias menggambar manusia, termasuk jenis motif gambar . A. Flora B. Fauna C. Geometris D. Figuratif 8. Selain sebagai keindahan, ragam hias juga bernilai simbolis, artinya .

A. menyimbolkan benda- benda yang menjadi bahan rujukan karya B. menandakan usia dari karya itu sendiri C. berkaitan dengan nilai agama dan kepercayaan tertentu D. menyatakan asal dari ragam hias tersebut 9. Yang dimaksud dengan gambar motif geometris, adalah . A. Gambar yang berbentuk distilasi dari tumbuh-tumbuhan B. Gambar yang berbentuk distilasi dari hewan C.

Gambar yang berbentuk dari garis lurus, patah, berlian, tumpal dan lain-lain D. Gambar yang berbentuk distilasi dari manusia 10. Daerah yang memiliki ragam hias khas dari bahan kayu adalah . A. Jawa B. Kalimantan C. Papua D. semua jawaban benar 11. Berikut ini merupakan aturan yang harus di perhatikan dalam menggambar ragam hias, kecuali . A. Pola bentuk ragam hias yang akan di gambar B. Ukuran pola gambar yang akan di buat C.

Background atau latar belakang D. Mewarnai gambar 12. Pembuatan ragam hias pada bahan kayu seperti tameng dan topeng dilakukan dengan cara . A. digambar lalu diukir B.

diukir lalu diberi warna C. diukir saja D. digambar lalu diberi warna 13. Suatu bentuk dasar dari hiasan yang pada umumnya dijadikan pola secara berulang-ulang pada suatu hasil karya seni atau kerajinan disebut . A. ragam hias B. ragam lukis C. ragam rupa D. ragam budaya 14. Teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut . A. mengukir B. mengecor C. menuang D. merakit 15.

Yang mempengaruhi ragam hias di Indonesia adalah faktor berikut ini, kecuali . A. lingkungan alam B. flora dan fauna Teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut. budaya masing-masing daerah D. pendapatan masyarakat 16. Untuk mengerjakan bagian yang lengkung, melingkar, membentuk cembung, ikal dan pecahan aris atau cawen digunakan .

A. pahat kuku B. pahat lurus C. pahat kol D. pahat pengot 17. Berikut ini termasuk dalam bentuk motif ragam hias, kecuali . A. geometris B. flora C. fauna D. building 18. Untuk membersihkan pada sudut sela- sela ukiran dan meraut bagian - bagian yang diperlukan menggunakan .

A. pahat kuku B. pahat lurus C. pahat kol D. pahat pengot 19. Bentuk ragam hias figuratif biasanya menggunakan objek . A. hewan B. tumbuhan C. manusia D. fauna 20. Untuk membuat siku- siku tepi ukiran dengan dasaran dan mengerjakan bagian yang lurus digunakan . A. pahat kuku B. pahat lurus C. pahat kol D. pahat pengot 21. Nama lain dari ragam hias flora adalah . A. vegetal B. animal C. building D. manusia 22. Pahat kol digunakan untuk mengerjakan .

A. bagian yang lengkung, melingkar, membentuk cembung, ikal dan pecahan aris atau cawen B. siku- siku tepi ukiran dengan dasaran dan mengerjakan bagian yang lurus C.

mengerjakan bagian-bagian yang cekung yang tidak dapat dikerjakan oleh pahat kuku D. membersihkan sudut sela- sela ukiran dan meraut bagian yang diperlukan 23. Bahan dan alat yang dibutuhkan dalam menggambar motif hias, antara lain.

A. Kertas gambar, krayon, pensil warna, pensil B. Kuas, penghapus C. Palet, kuas, pensil D. Kertas gambar, kuas, palet. 24. Berikut ini bahan jenis alat pemukul yang digunakan untuk kegiatan mengukir, kecuali .

A. kayu B. batu C. besi D. gipsum 25. Dalam menggambar motif ragam hias menggambar manusia, termasuk jenis motif gambar . A. flora B.

fauna C. geometris D. figuratif 26. Langkah pertama yang dilakukan sebelum mengukir kayu adalah . A. memberikan warna B. membuat sketsa C. menyiapkan alat dan bahan menggambar D.

memilih bentuk ragam hias sebagai objek karya 27. Penyederhanaan bentuk motif ragam hias, disebut. A. stilasi B. deformasi C. dekorasi D. variasi 28. Berikut ini adalah alat yang digunakan untuk melukis ragam hias di atas bahan kayu, kecuali . A. cat akrilik B. kuas dan palet C. bahan kayu D.

screen 29. Berikut ini yang harus diperhatikan dalam menggambar ragam hias, kecuali . A. variasi B. proporsi C. komposisi D. harmonisasi 30. Perhatikan langkah- langkah berikut ini! 1) Membuat rancangan gambar ragam hias pada kertas 2) Memberikan lapisan vernis atau cat transparan pada permukaan kayu 3) Memindahkan gambar rancangan pada permukaan bahan kayu 4) Menyiapkan bahan dan alat melukis 5) Menerapkan cat untuk menyelesaikan gambar ragam hias 6) Menyiapkan bahan kayu (papan kayu) Urutan yang benar dalam membuat ragam hias pada bahan kayu adalah .

A. (4) - (6) - (5) - (3) - (1) - (2) B. (4) - (6) - (1) - (3) - (2) - (5) C. (4) - (6) - (3) - (1) - (5) - (2) D. (4) - (6) - (1) - (3) - (5) - (2) 31. Tujuan menggambar ragam hias bagi sebagian masyarakat Indonesia, kecuali . A. Sebagai penghormatan kepada nenek moyang B. Untuk mencari keselamatan hidup C. Agar menarik dan indah dilihat D. Agar dapat mengenalkan budaya indonesia 32. motif hias yang dikembangkan dari bentuk-bentuk geometris dan kemudian digayakan sesuai dengan selera dan imajinasi pembuatnya disebut.

A. Ragam hias Flora B. Ragam Hias Fauna C. Ragam Hias Geometrsi D. Ragam Hias Figuratif 33. Objek manusia yang digambarkan dengan mendapatkan penggayaan bentuk, disebut ragam hias . A. Geometris B. Animal C. Vegetal D. Figuratif 34. Motif ragam hias dapat dijumpai pada hasil karya berupa. A. lukisan, batik, sulam dan origami B. makrame, sulam, anyaman dan gambar C. patung, anyaman, tenun dan lukisan D. batik, ukiran, anyaman dan tenun 35.

teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut

Bentuk karya seni rupa yang sudah berkembang sejak zaman prasejarah adalah . A. simetris B. batik C. ragam hias/ornamen D. 3 dimensi 36. Ragam hias flora, fauna dapat dijumpai pada. A. Kuil B. Vihara C. Arsitektur rumah adat daerah D. Mesjid 37. Ragam hias biasa disebut dengan .

A. lukisan B. ornamen C. motif D. 2 dimensi 38. Ragam Hias berupa motif flora, fauna, dan geometris yang diterapkan diatas kai dengan menggunakan canting dan bahan malam kemudian diwarnai dan dilorod adalah. A. Batik Tulis B. Batik Jumputan C. Batik Lukis D. Batik cap 40. Ragam hias yang diterapkan pada kayu dan batu dibuat dengan teknik.

A. Disulam B. Dicetak C. Dijahit D. Dipahat 41. Ragam hias figurative biasanya terdapat pada bahan . A. Tekstil/Kayu B. Banner C. Spanduk D. Kertas 42.

Ragam hias pada kain dibuat dengan teknik, kecuali. A. Diukir B. Dilukis/ditulis C. Dibordir D. Disulam 43. Motif ragam hiasa fauna di daerah dapat dijumpai pada, kecuali . A. Batik, Ukiran B. Sulaman, Anyaman C. Tenun, Kain Bordir D. Kayu 44. Menggambar Ragam Hias dapat dilakukan dengan stilasi. Stilasi disebut juga dengan istilah . A. Penambahan B. Penilaian C. Penggayaan D. Pembuatan 45. Dibawah ini merupakan objek menggambar, kecuali . A. Flora B.

Fauna C. Geometris D. Alam benda 46. Istilah lain dari ragam hias flora adalah. A. Animal/hewan B. Vegetal/tumbuhan C. Geometris D. Figuratif/Manusia 47. Kegiatan Seni Rupa yang melibatkan gagasan imajinasi media dua dan tiga dimensi dengan memperhatikan proporsi, komposisi, keseimbangan dan gelap terang disebut.

A. Mengukir B. Memahat C. Menggambar D. Merajut 48. Motif meander, tumpal, Kawung, swastika dan pilin adalah motif dasar ragam hias. A. Flora B. Figuratif C. Fauna D. Geometris 49.

Motif ragam hias berupa gajah berasal dari daerah. A. Lampung B. Bangka C. Palangkaraya D. Riau 50. Penggunaan ragam hias motif figuratif dapat dijumpai di daerah. A. Bali dan Sulawesi B. Sumatra dan Bali C. Jawa, Bali dan Papua D. Sulawesi dan Papua 51. Dalam pembuatan ragam hias diperlukan pewarna yang terdiri dari warna kuning, merah dan biru disebut.

A. Warna tersier B. Warna Harmoni C. Warna skunder D. Warna Primer 52. Dalam Menggambar ragam hias harus memperhatikan 4 prinsip diantaranya adalah. A. Komposisi, Proporsi, keseimbangan dan harmonisasi B. Komposisi, keseimbangan, kesatuan, dan garis C.

Warna, keseimbangan, irama dan bentuk D. Harmonisasi, proporsi, komposisi dan bentuk 53. Bentuk dasar hiasan yang biasanya menjadi pola yang diulang-ulang dalam suatu karya kerajinan atau seni adalah definisi. A. Ragam Hias B. Benda hias C. Benda pakai D. Hiasan 54. Ragam hias figuratif dapat diterapkan pada bahan. A. Keramik dan rotan B. Tekstil dan kayu C. Kayu dan plastik D. Batu dan tanah 56. Ragam hias disebut juga ornamen. Ornamen berasal dari kata "ornare" yang berarti menghias dan berasal dari bahasa.

A. Latin B. Yunani C. Romawi D. Inggris 57. Garis, bentuk, warna termasuk [.] dalam menggambar ragam hias A. Rupa-rupa B. Jenis-jenis C. Prinsip-prinsip D`. Unsur-unsur 58. Ragam hias fauna disebut. A. Figural/manusia B. Vegetal/tumbuhan C. Geometris D. Animal/hewan 59. Ragam hias daerah Indonesia yang banyak menggunakan bentuk hewan sebagai objek ragam hias adalah. A. Cirebon B. Yogyakarta C. Bandung D. Bangka 60. Ragam hias berupa objek burung cendrawasih berasal dari daerah. A. Papua B. Kalimantan C.

Sulawesi D. JawaJelaskan 3 teknik penerapan ragam hias pada bahan kayu Jelaskan 3 teknik penerapan ragam hias pada bahan kayu teknik ragam hias pada kayu - 3 teknik penerapan ragam teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut pada bahan kayu : 1.

Melukis yaitu ragam hias yang bertujuan untuk menghias suatu karya yg sudah jadi dengan cara menorehkan gambar atau model yang diinginkan baru kemudian diwarnai menggunakan cat atau politur.

teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut

2. Mengukir yaitu ragam hias yang dilakukan dengan cara membuat tonjolan dan cekungan dipermukaan kayu yang nantinya akan membentuk suatu gambar atau pola. 3. Gabungan antara melukis atau mengukir yang menggabungkan keduanya menjadi satu.

teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut

setelah media diukir barulah media tersebut diwarnai sedemikian rupa agar jadi lebih menarik. Teknik Berkarya Ragam Hias pada Bahan Kayu Berkarya dengan bahan kayu dapat dilakukan dengan cara mengukir dan menggambar atau melukis.

teknik membentuk tonjolan dan cekungan berbentuk ragam hias tertentu pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat disebut

Mengukir dalah membuat sayatan pada permukaan kayu dengan menggunakan alat pahat. Kegiatan melukis berarti membuat gambar ragam hias dan kemudian diberi warna.

a. Menggambar ragam hias ukiran di atas bahan kayu Bentuk kayu ada yang berupa batang dan ada juga yang berbentuk papan. Kayu banyak jenisnya. Ada kayu yang memiliki serat halus dan kasar. Mengukir harus memperhatikan alur seratnya.

Sebelum kayu diukir, terlebih dahulu harus dibuatkan gambar hiasnya. Membuat torehan pada kayu yang menggunakan ragam hias tertentu merupakan aktivitas dalam mengukir. Alat utama untuk mengukir, yaitu mata pahat mendatar dan mata pahat melengkung. Penggunaan pahat harus disesuaikan dengan bentuk ragam hias yang akan diukir. Alat pemukul yang digunakan dalam kegiatan mengukir pada umumnya terbuat dari kayu meskipun ada jugayang menggunakan palu besi.

Sebelum mengukir, sebaiknya kamu harus mengenal terlebih dahulu alat dan bahan serta prosedur kerjanya. Kegiatan mengukir pada bahan kayu memiliki prosedur sebagai berikut: Menyiapkan alat dan bahan menggambar ragam hias ukiran Memilih bentuk ragam hias pada bahan kayu Membuat sketsa ragam hias pada bahan kayu Mulai mengukir di bagian dasar luar sketsa ragam hias Mulai mengukir sketsa ragam hias Membentuk garis dan lekukan Merapikan atau membersihkan bagian ukiran yang belum sempurna b.

Melukis ragam hias di atas bahan kayu Bahan kayu sebagai media dalam melukis ragam hias memiliki sifat yang banyak menyerap cat. Penggunaan cat sebaiknya diulang-ulang agar warna yang diinginkan terlihat lebih sempurna. Pengulangan pengecatan dapat dilakukan setelah cat sebelumnya sudah kering.

Kegiatan melukis pada bahan kayu memiliki prosedur sebagai berikut: Menyiapkan alat dan bahan melukis Meyiapkan bahan kayu Membuat sketsa ragam hias pada bahan kayu Memberikan warna pada sketsa Biarkan kering Beri cat secara berulang-ulang agar warna terlihat lebih sempurna Setelah warna terlihat sempurna, beri cat pelapis (vernis) Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang teknik ragam hias pada kayuharapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda.

Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Mengenal Roncean Bunga Melati dalam Pernikahan Adat Solo. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya. buka mesin jahit : http://lets-sekolah.blogspot.co.id/2021/08/teknik-berkarya-ragam-hias-pada-bahan.html

Latihan Soal PAT/UKK SENI BUDAYA Kelas 7 Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Kunci Jawabannya




2022 www.videocon.com