Mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa

mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa

Kalimantan merupakan pulau di Indonesia yang tidak rawan gempa hal ini disebabkan karena pulau kalimantan memiliki letak yang jauh dari batas lempeng yang mana Indonesia sendiri berada pada kawasan cincin pasifik yang aktif hal ini dikarenakan bertemuanya empat lempeng tektonik yakni Australia, asia, samudera hindia dan pasifik selain itu kalimantann tidak ada sesar atau patahan aktif yang besar. Pembahasan Gempa bumi adalah suatu peristiwa dimana terjadinya guncangan dibumi yang disebabkan karena adanya tumbukan antara lempeng ( aktivitas tektonik ), patahandan akibat aktivitas gunung api.

Sesar atau yang sering disebut dengan patahan merupakan pergerakan massa batuan yang membuat perpindahan yang signifikan hal ini di bisa di sebabkan oleh proses tektonik lempeng.

mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa

Lempeng merupakan suatu batuan padat yang menyerupai balok yang berukuran sangat besar dan bersifat kaku. Batas lempeng dapat di bedakan dalam tiga jenis menurut cara lempengan tersebut bergerak relatif terhadap satu sama lain. Yaitu • Batas transform (transform boundaries) • Batas divergen/konstruktif (divergent/constructive boundaries) • Batas konvergen/destruktif (convergent/destructive boundaries) Pelajari lebih lanjut Pengertian daerah rawan bencana dan daerah rawan yang rawan bencana brainly.co.id/tugas/2620061 Pentingnya kegiatan mitigasi bencana pada daerah rawan bencana brainly.co.id/tugas/18091270 Halmahera sebagai salah-satu tempat yang rawan gempa brainly.co.id/tugas/6107606 Detail jawaban Kelas : 7 Mapel : Geografi Bab : Keadaan alam indonesia Kode soal : 7.8.5 Kata kunci : Gempa bumi, sesar( patahan), dan batas lembeng.

Kalimantan Jarang Alami Gempa – Indonesia merupakan negara dengan bentuk kepulauan terbesar di dunia ternyata berdiri diatas cincin api pasifik. Hal itu membuat kabar baik dan kabar buruk bagi Indonesia. Kabar baiknya ialah tanah di Indonesia sangat subur dan kaya akan vitamin yang cocok untuk tanaman apa saja. Bahkan sampai dibuat lirik lagu berjudul kolam susu “tongkat kayu dan batu jadi tanaman”. Lagu tersebut memang sesuai dengan realita mengenai kesuburan tanah di Indonesia.

mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa

Kabar buruknya yakni Indonesia sering mengalami bencana alam yang kecil hingga besar. Tercatat banyak sekali rentetan bencana alam yang sudah terjadi sejak dahulu kala.

Tak sedikit korban yang terkena dampaknya. Bencana alam tersebut berupa gunung meletus, gempa, dan tsunami. Namun, tahukah bahwa ada 1 wilayah di Indonesia yang jarang mengalami bencana alam? Wilayah tersebut ialah Pulau Kalimantan yang jarang mengalami gempa dan tsunami. Berikut fakta Kalimantan jarang alami gempa, yuk simak! Sesar Aktif Sedikit Peta Indonesia: Source – Unsplash Pulau Kalimantan diklaim sebagai satu – satunya pulau di Indonesia yang memiliki sesar aktif paling sedikit dibandingkan dengan pulau – pulau lainnya.

Sesar sendiri merupakan patahan atau perpindahan volume batuan di daratan yang berpindah secara signifikan sebagai akibat dari gerakan massa batuan.

Inilah yang nantinya disebut sebagai penyebab dari gempa tektonik. Sesar yang masih aktif berpeluang tinggi untuk menciptakan gempa bumi.

mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa

Di pulau Kalimantan setidaknya ada beberapa sesar yang hingga saat ini masih aktif. Seperti Sesar Maratua, Sesar Mangkalihat, dan Sesar Paternostes yang terletak di Kalimantan Timur. Meskipun mengalami adanya peningkatan aktifitas, sesar – sesar di Kalimantan masih tergolong aman. Struktur Sesar Sudah Berumur Tersier Dataran Luas: Source – Unsplash Selain karena sesar aktif sedikit, sesar yang ada di Pulau Kalimantan sudah berumur tersier. Periode tersier dimulai dari 2,58 hingga 66 juta tahun yang lalu.

Itu artinya sesar tersebut sudah cukup lama dan membuat segmentasinya banyak yang sudah tidak aktif lagi dalam memicu gempa. Sebenarnya di Pulau Kalimantan terdapat 3 sesar utama yakni sesar Tarakan, sesar Mangkalihat dan Sesar Meratus.

Setiap sesar itu memiliki panjang lebih dari 100 km yang berpotensi menimbulkan gempa 7 SR. Jauh dari Tumbukan Lempeng Ombak Tinggi: Source – Unsplash Pulau Kalimantan memang tidak berdiri secara langsung diatas lempeng.

Hal itulah yang membuat pulau ini jauh dari bahaya bencana alam. Perlu diketahui Indonesia berdiri diatas pertemuan 3 lempeng yakni, lempeng Indo – Australia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Eurasia. Pergerakan lempeng inilah yang nantinya mengakibatkan terbentuknya gunung berapi, gempa bumi dan tsunami.

Suplai energi yang membangun medan tegangan terhadap zona kerak Bumi yang merupakan asal gempa di Kalimantan tidak setara dengan akumulasi medan tegangan zona kerak Bumi yang lebih dekat zona tumbukan lempeng, disebabkan letaknya yang jauh dari zona tumbukan.

Sedikitnya Gunung Api Aktif Pegunungan: Source – Unsplash Fakta menarik Kalimantan jarang alami gempa selanjutnya ialah sedikitnya gunung berapi di tanah borneo. Gempa memang tidak hanya aktifitas lempeng, melainkan terjadi akibat aktifitas gunung berapi. Karena tidak dilalui secara langsung cincin api pasifik, membuat gunung api yang ada di Kalimantan juga tidak begitu banyak.

Gunung berapi sebenarnya terbentuk dari proses subduksi yakni ketika lempeng tektonik bergeser, dan membuat satu lempeng terdorong ke bawah lempeng lainnya.

Jika berada di lautan maka akan membuat rantai pulau vulkanik. Apabila terjadi di daratan maka akan membuat gunung berapi. Tidak Sepenuhnya Aman Perairan Tenang: Source – Unsplash Meskipun jauh dari penyebab gempa itu sendiri, bukan berarti Tanah Kalimantan terbebas dari ancaman bencana.

Bencana yang saat ini menjadi momok ialah banjir dan longsor yang ada dimana – mana. Hal itu dikarenakan adanya pembabatan hutan secara massal yang digunakan untuk berbagai keperluan. Sehingga resapan dari air hujan tidak bisa ditampung sepenuhnya.

Penemuan terbaru mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa para peneliti juga menyebutkan Kalimantan juga dapat terjadi tsunami. Hal itu dapat terjadi apabila ada longsor yang cukup besar di bawah laut di Selat Makassar. Sehingga akan membanjiri Teluk Balikpapan dan daerah sekitarnya. Kesimpulan Sampai saat ini memang belum ada teknologi secanggih apapun yang mampu memprediksi gempa.

Bahkan BMKG menyebutkan selalu berhati – hati dalam memberikan informasi kepada masyarakat terhadap mitigasi bencana. Meski begitu, pemerintah setempat tetap memberikan wawasan dan mitigasi bencana apabila sewaktu – waktu apabila terjadi aktivitas bawah laut di sekitar Kalimantan.

Sehingga untuk warga Kalimantan sejatinya perlu untuk membekali diri mengenai adanya potensi bencana alam.

mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa

Nah itulah informasi mengenai Pulau Kalimantan yang jarang mengalami gempa, menarik bukan? Kamu bisa mendapatkan ilmu mengenai sejarah, sains dan teknologi hanya di Bicara Indonesia, sampai jumpa di artikel berikutnya! Sumber : • Fakta Seputar Cincin Api Pasifik, Daerah Rawan Gempa dan Letusan Gunung Api – Detik • Aktivitas Gempa di Pulau Kalimantan Paling Rendah – BMKG • aktivitas tektonik • daerah indonesia • gempa pulau kalimantan • kalimantan • kalimantan jarang gempa Apa yang Terjadi Jika Kita Kentut di Luar Angkasa?

Apa yang Terjadi Jika Kita Kentut di Luar Angkasa? – Hi guys, selamat datang kembali di Bicara Indonesia. By the way sudah sejak puluhan Tahun yang lalu NASA sudah mengirimkan Astronot keluar angkasa.

Ketika astronot berada di luar angkasa, banyak sekali hal yang tidak boleh dilakukan oleh para astronot disana. Salah satunya mereka tidak Boleh kentut di luar angkasa sembarangan? Hmm memangnya apa yang akan terjadi jika kita kentut diluar angkasa ya?

Kentut Di Luar Angkasa Well, mungkin jika di Bumi ketika kalian kentut, resiko yang akan kalian dapat adalah sanksi sosial dari orang orang disekitar kalian, karena kentut kalian […] Mengeksplorasi Planet Ceres Bagian 2 Hai sobat Bicara, Selamat datang kembali di Bicara Indonesia.

Pada kesempatan kali ini Bicara akan mengajak kalian mengeksplorasi Planet Ceres untuk kedua kalinya. Buat kalian yang belum sempat baca artikel Mengenai Planet Ceres bagian pertama, kalian bisa klik disini ya.

Yuk langsung aja kita eksplorasi ceres. Planet Ceres Ceres adalah sebuah objek langit yang pada saat ini disebut sebagai planet katai. Objek ini bisa kita temukan di sabuk asteroid yang berada di antara planet Mars dan Jupiter. Jarak Ceres dari Matahari adalah 415 Juta kilometer, Sedangakan jarak Ceres dari Bumi kemungkinan adalah 265 juta Km. Pada jaman dahulu planet ceres […] Ini Alasan Perempuan Cerewet, Mitos atau Fakta?

Perempuan seringkali di identikkan dengan seseorang yang banyak omong atau ‘cerewet’. Di bandingkan laki-laki, mereka lebih sering berbicara tentang banyak hal terutama dengan teman perempuannya. Setuju nggak nih, sob?

mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa

Nah, sebenarnya apakah cerewet nya perempuan itu hanya mitos belaka atau memang sudah menjadi fakta yang ilmiah? Mari kita ulas bersama. 1.

mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa

Perempuan Mampu Bicara Lebih Awal Ternyata, sedari kecil perempuan sudah bisa memahami bahasa lebih cepat di bandingkan dengan laki-laki. Baca Juga:5 Perbedaan Otak Laki-laki dan Perempuan10 Mitos Di Indonesia yang Dipercaya Hingga Kini!7 Mitos Jawa Tentang Kehamilan yang Sulit Diterima Akal Menurut penelitian yang di lakukan pada tahun 2005 […] 3 Lokasi Stargate, Pintu Ke Mana Saja di Alam Semesta Obsesi manusia terhadap alternate universe tampaknya tidak kunjung usai.

Ditambah dengan adanya stargate, portal yang dikabarkan bisa membawa siapa saja yang masuk ke dalamnya dapat bepergian ke manapun dan kapanpun di alam semesta ini. Mirip seperti pintu ke mana saja milik Doraemon versi orang dewasa, pintu ini bisa dibilang merupakan wormhole yang juga favorit para penggemar fiksi ilmiah. Namun, apakah stargate itu sebenarnya? Apakah portal ini nyata? Di mana kita bisa menemukannya?

Berikut kita kupas satu persatu 3 lokasi yang diduga sebagai stargate yang ada di bumi.Baca Juga:Apa yang Terjadi Sebelum Big Bang?Inilah yang Terjadi Jika Dua Black Hole Saling […] Fenomena Media Sosial Yang Mengubah Dunia. Panik Saat Terblokir! Halo Guys! Ketemu lagi dengan Bicara, yang kali ini akan bercerita tentang fenomena media sosial yang mengubah dunia.

Mau tau seperti apa sih isi ceritanya? Yuk kita ikuti saja ceritanya sampai habis. Dijamin pasti menarik! Fenomena Media Sosial memiliki peranan besar dalam kehidupan. Jejaring sosial ini pun sudah menjadi bagian hidup utama bagi masyarakat dunia. Seakan dapat dikatakan bahwa tidak ada orang yang bisa hidup tanpa Media Sosial. Dan suka atau tidak suka, keberadaanya pun telah mengubah perilaku sosial kita sebagai masyarakat.

Sebagian perubahan itu bisa negatif, tapi sebagian besar merupakan hal yang positif.Baca Juga:Permainan Uji Nyali Yang Trending di […] Inilah 8 Kota Terpanas di Indonesia Kota terpanas di Indonesia – Mungkin Anda saat ini tinggal di kota terpanas di Indonesia. Ya, setidaknya ada delapan kota terpanas di negeri ini. Yuk, simak selengkapnya di sini!

mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa

Seperti diketahui, Indonesia adalah salah satu negara tropis yang beriklim hangat. Bisa di katakan, negara kita kaya akan sinar matahari, di samping curah hujan. Dari mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa banyak kota di Indonesia, ada sejumlah kota yang memiliki cuaca yang sangat panas. Bahkan ada yang pernah mencapai suhu 39 derajat celcius.

Kota mana saja?Baca Juga:Fakta Kota Paling Aneh di Dunia Yang Dihuni Manusia5 Kota Kuno yang Ditemukan Di Dasar Laut5 Kota Terkecil Di Dunia […]
Padang (ANTARA News) - Pakar gempa dari Universitas Andalas, Dr.

Badrul Mustapa Kemal, menyatakan tiga daerah di Indonesia tidak rawan gempa yakni Kalimantan, Belitung, dan Kepulauan Riau. "Beberapa daerah di Indonesia rawan gempa bumi, namun tiga daerah yang tidak rawan gempa bumi, yakni Kalimantan, Belitung dan Kepulauan Riau," katanya di Padang, Minggu.

Daerah yang rawan gempa bumi tsunami serta rawan letusan gunung api terjadi di sepanjang "ring of fire" mulai dari Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Banda, hingga Maluku. "Daerah rawan bencana gempa dan tsunami Indonesia hampir semuanya berada pada daerah yang tingkat populasinya sangat padat, tetapi yang jelas kita harus tetap waspada akan terjadinya bencana ini," katanya. Menurut dia, kondisi geologi Indonesia merupakan pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menjadikan kawasan Indonesia ini memiliki kondisi geologi yang sangat kompleks dan rawan bencana.

Posisi Indonesia yang berada di pertemuan dua lempeng tektonik Australia dan Asia itu sangat rawan, karena lempeng-lempeng itu aktif dan dinamis, terus bergerak. Ia menyatakan lempeng Asia bergerak ke selatan/tenggara dan lempeng Australia bergerak ke barat laut. Indonesia berada di "sabuk" pertemuan itu. "Indonesia dikepung tiga lempeng tektonik dunia, Indonesia juga merupakan jalur `The Pasicif Ring of Fire` (Cincin Api Pasifik) yang merupakan jalur rangkaian gunung api aktif di dunia," katanya.

Masyarakat Kota Padang, katanya, sebenarnya siap untuk menghadapi isu gempa itu, karena itu warga tidak perlu sampai meninggalkan kota Padang. "Dimana pun kita berada bencana pasti ada, namun kalau sudah takut yang berlebihan dan tidak bisa lagi bertahan di Kota Padang. Kalau ingin aman dari gempa maka tempat pindah ya tiga daerah tersebut," katanya. Ia menyayangkan banyaknya warga Kota Padang yang pindah keluar kota Padang pascagempa 30 September 2010, ditambah isu gempa yang terus merebak di Kota Padang.

"Padahal, tempat mereka pindah tersebut seperti Jakarta atau daerah lainnya juga merupakan daerah rawan gempa," katanya.

(ZON/K004) Pewarta: Editor: Kunto Wibisono COPYRIGHT © ANTARA 2010 Mungkin anda suka Kilas NusAntara Siang 3 menit lalu Anies apresiasi PNS optimalkan layanan saat libur Lebaran 9 menit lalu Akhiri WFH, karyawan di Kanada boleh bawa peliharaan ke tempat kerja 18 menit lalu BPS: Nilai tukar petani April 2022 turun, dipicu kenaikan harga sawit 28 menit lalu BPS catat inflasi cukup tinggi pada April, capai 0,95 persen 9 Mei 2022 12:31 Volume keberangkatan KA masih tinggi saat arus balik Lebaran 2022 9 Mei 2022 12:29 Berbeda dengan pulau-pulau besar di Indonesia lain, Kalimantan tidak berdekatan dengan tubrukan lempengan yang menyebabkan gempa.

Sebagai contoh, Sumatera dan Jawa. Dua pulau ini menjadi tempat dua petak tanah raksasa bertemu. Akibatnya, akhir-akhir ini sering terkena gempa karena sekitar 200 kilometer di lepas pantai barat pulau Sumatera dan Jawa. Pertemuan lempengan tak terlihat mata karena tenggelam di bawah Samudera Hindia. Dua petak tanah tersebut adalah lempeng Eurasia yang berada di utara ditabrak oleh lempeng Indo-Australia yang berada di selatan. Selanjutnya pada Indonesia bagian timur, dua lempeng tektonik ini ditubruk lagi mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa Lempeng Samudra Pasifik dari arah timur.

Salah satu korban paling parah dari tubrukan tiga lempeng ini adalah Pulau Sulawesi. Di sebelah utara Papua juga terbentuk zona penunjaman akibat tubrukan Lempeng Samudra Pasifik terhadap Lempeng India-Australia. Pada bagian kepala burung, Papua, juga terbentuk sesar (patahan di permukaan bumi) mendatar yang dikenal dengan nama Sesar Sorong.

“Jadi Indonesia daerah Barat dan Timur adalah zona gempa semua, kecuali sekitar Kalimantan,” kata konsultan beberapa perusahaan minyak ini. Menurut Rovicky, pusat gempa dapat berasal dari laut dan juga dari darat. Hal itu disebabkan karena terjadinya pergeseran lempeng yang terjadi kira-kira 7-10 sentimeter per tahunnya. Pergeseran lempeng di daerah laut dapat mengakibatkan goncangan dan pergeseran tanah di darat.

Karena tidak ada tubrukan lempeng di lautnya, maka gempa yang kemungkinan terjadi di daratan Kalimantan pun hanya sedikit. “Gempa tektoniknya Kalimantan itu pasif, kalau yang lain aktif,” katanya. MITRA TARIGAN Berita Terkait Bangunan Jakarta Perlu Perketat Ketahanan Gempa Benarkah Gempa Aceh Pemicu Gempa Meksiko? Aceh Diguncang Gempa, Rapat Pilkada Bubar Gempa Masih Mengancam Banten Ada Potensi Gempa Besar di Lokasi Gempa Pandeglang Gempa Banten, Warga Berhamburan Keluar Rumah Gempa 5,7 SR, Kantor DPRD Morowali Rusak Berat Alat Deteksi Tsunami di Banyuwangi Dicuri Gedung Penyelamat Diabaikan Warga Aceh Saat Gempa Gempa 6,4 SR, Sirene Simeulue Tak Berbunyi Gempa Kembali Guncang Simeulue Aceh
Beberapa waktu belakangan, wilayah Pulau Sulawesi dilanda oleh gempa bumi.

Paling baru, pada dini hari ini (15/1/2021), terjadi gempa susulan di Majene, Sulawesi Barat. Gempa berkekuatan 6,2 SR tersebut membuat sejumlah bangunan roboh dan memakan tiga korban jiwa. Bahkan kantor Gubernur Sulawesi Barat pun turut ambruk, sejumlah warga mengungsi.

Sebagai negara kepulauan yang terletak di antara tiga lempeng tektonik, gempa bumi menjadi hal yang sangat biasa di Indonesia. Namun apakah anda tahu, bahwa ada satu daerah yang jarang atau mungkin tak pernah mengalami gempa bumi? Pulau Kalimantan. Pulau terbesar di nusantara ini disebut-sebut sebagai tempat yang paling aman dari bencana alam.

Kenapa Kalimantan Tidak Ada Gempa? Dilansir dari CNNIndonesia.com, peneliti geologi kegempaan LIPI Danny Hilman menuturkan bahwa Kalimantan relatif lebih aman dari pulau lain di Indonesia karena berada jauh dari batas lempeng bumi. Tak hanya itu, Pulau Kalimantan juga tidak memiliki gunung berapi aktif. Kondisi inilah kenapa Kalimantan tidak ada gempa bumi tektonik maupun vulkanik. Meskipun begitu, Kalimantan tidak sepenuhnya bebas dari gempa. BMKG menyatakan Pulau Kalimantan merupakan wilayah di Indonesia dengan aktivitas gempa paling rendah.

Artinya, pulau ini memang punya catatan gempa dan sesar aktif. Namun demikian, semua gempa di Kalimantan tak memiliki potensi yang merusak dan menimbulkan banyak korban jiwa.

mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa

Kondisi geografis ini sangat jauh berbeda dari Pulau Sulawesi yang sering dilanda gempa bumi. Terdapat empat sesar aktif di Sulawesi, yaitu sesar Palu-Koro; sesar Saddang; sesar Gorontalo; dan sesar Matano. Sesar Palu-Koro adalah yang paling aktif di seluruh Indonesia. Kekuatan getarannya sangat besar, mencapai tiga kali lipat dibanding pergerakan sesar biasa. Kalimantan memiliki tiga sesar aktif, yaitu sesar Tarakan; sesar Meratus; dan sesar Mangkalihat.

Setiap sesar memiliki panjang sekitar 100 Km dan potensi gempa berkekuatan 7 SR. Sebagian besar sesar dalam kondisi tak aktif lagi dalam memicu gempa bumi. Yang patut diwaspadai adalah area utara Pulau Kalimantan, mengingat tragedi gempa di Sabah pada 2015. Pada tahun 2015 lalu, kawasan Sabah, Malaysia dilanda gempa bumi yang berkekuatan 6 SR dan menyebabkan longsoran di Gunung Kinabalu serta kerusakan infrastruktur di Kota Ranau.

Gempa tersebut berasal dari sesar Tarakan yang ternyata terhubung dengan sesar Palu-Koro. Wilayah yang relatif lebih aman terletak di Kalimantan bagian tengah, timur, dan barat.
KOMPAS.com - Gempa tektonik dua kali mengguncang sisi utara daratan Pulau Kalimantan tepatnya di Tarakan, Kalimantan Utara, Kamis (30/12/2021).

Gempa pertama terjadi pada pukul 01.09 WIB dan berkekuatan 4,4 SR. Gempa kedua terjadi malam hari pukul 23.02 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,5.

mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa

Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) mengunggah informasi gempa tersebut dalam akun Instagram @infobmkg. Beberapa dari komentar yang masuk menanyakan mengapa gempa bisa terjadi di Kalimantan. "Baru tahu Kalimantan ada gempa," tulis salah seorang pengguna. "Sama, baru tahu juga," timpal akun lainnya.

Lalu, bagaimana potensi gempa bumi di Pulau Kalimantan? Benarkah pulau Kalimantan aman dari gempa? Baca juga: Cek, Bocoran Fitur Baru Instagram pada 2022 Penjelasan BMKG BMKG menjelaskan, pemahaman itu tidak tepat. Kepala Bidang Mitigasi Gempa dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, Kalimantan terdapat banyak sumber gempa, seperti Sesar Meratus, Sesar Mangkalihat, Sesar Tarakan, Sesar Maratua, Sesar Sampurna, dan Sesar paternoster.

"Itu semua masih memicu gempa hingga saat ini," kata Daryono. Berita Terkait 7 Daerah yang Larang Perayaan Malam Tahun Baru 2022 Catat, Ini Sederet Aturan yang Berlaku di Malam Tahun Baru 2022 Benarkah Daging Merah Membahayakan Jantung? Ikhtisar Covid-19 di Indonesia 2021: PPKM hingga Jatuh Bangun Melawan Varian Covid-19 Cek, Bocoran Fitur Baru Instagram pada 2022 Berita Terkait 7 Daerah yang Larang Perayaan Malam Tahun Baru 2022 Catat, Ini Sederet Aturan yang Berlaku di Malam Tahun Baru 2022 Benarkah Daging Merah Membahayakan Jantung?

mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa

Ikhtisar Covid-19 di Indonesia 2021: PPKM hingga Jatuh Bangun Melawan Varian Covid-19 Cek, Bocoran Fitur Baru Instagram pada 2022 Gambar Happy New Year 2022 dan Link Twibbon Ucapan Tahun Baru https://www.kompas.com/tren/read/2021/12/31/150000165/gambar-happy-new-year-2022-dan-link-twibbon-ucapan-tahun-baru https://asset.kompas.com/crops/4in7ev1nOaHu7wbt0Mi9290RThU=/125x112:1300x896/195x98/data/photo/2021/12/31/61ce537f4cfd8.pngJakarta - Indonesia adalah negara yang rawan gempa.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan hanya Kalimantan yang relatif aman dari gempa. "Ini perlu saya sampaikan, karena memang Indonesia rawan gempa hampir seluruh wilayah, kecuali Kalbar, Kalsel, Kalteng tidak rawan gempa, lainnya rawan gempa, mulai dari ancaman pertemuan lempeng tektonik atau subduksi," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Graha BNPB, Jl Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (16/12/2017).

Baca juga: Ini Rincian Data Kerusakan di Jabar-Jateng Akibat Gempa 6,9 SR Dengan banyaknya potensi, sayangnya, mitigasi gempa di Indonesia masih minim. Indonesia bagian timur menjadi wilayah yang paling minim fasilitas mitigasi gempa. "Indonesia bagian timur yang paling rawan gempa dan tsunami tapi penelitian gempa di timur, untuk infrastrukturnya, sirene sensograf masih sangat terbatas, itu yang menyebabkan ketika gempa korban masih banyak di wilayah tersebut," ujar Sutopo.

(tor/tor)
Kalimantan Disebut-sebut Pulau Paling Aman dari Ancaman Gempa Bumi, Benarkah? Ini Jawabannya TRIBUNJABAR.ID - Pada 2019 lalu, Presiden Jokowi mengumumkan ibu kota negara akan pindah ke pulau Kalimantan. Jokowi memilih Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur resmi menjadi ibu kota baru Indonesia.

mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa

Hal tersebut dia sampaikan dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (26/8/2019) lalu. "Lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur," kata Presiden Jokowi.

Baca juga: Jadi Penyebab Utama Kecelakaan Akibat Gempa, Lakukan Cara Berikut Ini Ketika Terjadi Guncangan Saat pengumuman, Presiden Jokowi juga menyampaikan beberapa alasan mengapa dua lokasi ini dipilih. "Kenapa di Kalimantan Timur?” ujar Presiden Jokowi.

mengapa wilayah kalimantan tidak berpotensi menjadi daerah rawan gempa

“Pertama, risiko bencana alam minimal, baik bencana banjir, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan, maupun tanah longsor.” Kedua, lokasi tersebut dinilai strategis. Jika ditarik koordinat, lokasinya berada di tengah-tengah wilayah Indonesia.

Waspada Indonesia Negeri Rawan Gempa & Tsunami




2022 www.videocon.com