Cara agar bayi tidak sungsang

cara agar bayi tidak sungsang

Salah satu kekhawatiran terbesar bagi ibu hamil adalah bayi dalam posisi sungsang. Biasanya posisi tersebut menyebabkan ibu untuk melahirkan secara caesar. Untuk memperbaiki posisi ini ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar bayi tidak sungsang, apa saja?

Normalnya sebelum kelahiran, posisi kepala bayi pada umumnya berada di bawah, sedangkan posisi kepala bayi yang sungsang berada di rahim bagian atas. Sebenarnya, sangat umum bagi bayi untuk berada dalam posisi sungsang sebelum usia kehamilan 35-26 minggu.

Namun, biasanya mereka berganti posisi kepala sebelum bulan terakhir. Bayi yang sungsang tidak berganti posisi hingga waktu kelahiran mereka. Bagaimana cara agar bayi tidak sungsang? Posisi bayi sungsang memaksa ibu untuk melakukan operasi caesar, tetapi tak perlu khawatir, karena ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk memperbaiki posisi bayi agar tidak sungsang.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah cara untuk memperbaiki bayi agar tidak sungsang. Baca juga: Berbahaya untuk Sang Ibu, Yuk Ketahui Penyebab Bayi Sungsang! 1. Melakukan External Cephalic Version (ECV) ECV merupakan prosedur yang dilakukan di rumah sakit, klinik, atau pusat perawatan kelahiran dengan di cara agar bayi tidak sungsang bimbingan ultrasound.

Dokter akan menggunakan tangannya untuk memanipulasi posisi bayi dengan mendorong perut dan abdomen dengan hati-hati. ECV biasanya dilakukan untuk usia kehamilan antara 35-38 minggu, ketika prosedur lain yang telah dilakukan tidak berhasil.

Tanda-tanda vital bayi dipantau sebelum dan sesudah prosedur. Angka keberhasilan yang dimilki oleh prosedur ini adalah 40-70 persen. 2. Forward-learning inversion Posisi forward-learning inversion.

Sumber foto: https://spinningbabies.com/ Ini merupakan salah satu prosedur yang direkomendasikan untuk memperbaiki posisi bayi sungsang, sehingga posisi cara agar bayi tidak sungsang optimal saat mendekati hari kelahirannya. Selama 10-15 menit sebelum tidur atau menonton TV, beristirahat lah dalam posisi yang sering dilakukan oleh anak-anak, yakni dengan berlutut di tepi sofa atau tempat tidur.

Lalu turunkan kepala secara pelan-pelan ke lantai, dan bersandarlah pada siku. Metode ini membantu merilekskan otot-otot panggul dan gaya gravitasi di dalam rahim.

3. Akupuntur dan moksibusi Moksibusi merupakan bentuk pengobatan China yang biasanya dibarengi dengan akupuntur. Akan tetapi teknik ini tidak menggunakan jarum akupuntur. Seorang praktisi menggunakan panas lembut dalam bentuk tongkat mugwort.

Hanya satu ujung dari tongkat tersebut yang menyala dan ujung lainnya yang tidak menyala diaplikasikan dengan lembut ke titik tekanan pada ibu jari wanita hamil. 4. Pelvic tilt Posisi pelvic tilt atau breech tilt. Sumber foto: Tangkapan layar Youtube Breech tilt atau yang biasa dikenal dengan pelvic tilt merupakan salah satu cara lain yang dapat kamu lakukan agar bayi tidak sungsang. Pada umumnya, teknik ini dilakukan dengan cara berbaring di lantai dan mengangkat pinggul, dengan kaki berada di lantai dengan lutut yang ditekuk.

Namun, bagi ibu hamil cara yang paling baik untuk melakukan hal ini adalah dengan berbaring di atas alas yang nyaman, misalnya saja matras, dengan kepala diletakkan di atas bantal dengan kaki terangkat (yang diletakkan di atas kasur, sofa, atau kursi) selama 20 menit.

cara agar bayi tidak sungsang

5. Meletakkan es batu dan benda hangat pada perut Meletakkan es batu dan benda hangat pada perut merupakan cara yang paling mudah untuk memperbaiki posisi bayi agar tidak sungsang. Tempatkanlah kompres es cara agar bayi tidak sungsang perut bagian atas dan kompres hangat di perut bagian bawah. Hal ini dilakukan agar bayi berpindah ke tempat yang lebih hangat sehingga ia akan membalik posisinya. 6. Berenang Selain dapat menyegarkan tubuh, ternyata berenang juga dapat dilakukan untuk memperbaiki posisi bayi yang sungsang lho!

Meskipun belum terbukti, tetapi cara ini dapat membuat tubuh menjadi rileks bagi ibu hamil. Ini merupakan terapi untuk persendian yang lelah serta otot yang pegal yang biasanya dirasakan di akhir kehamilan. Tak hanya itu saja, berenang juga tidak akan menyakiti bayi. 7. Menggunakan metode musik Mengarahkan musik pada perut banyak dilakukan oleh ibu hamil saat ini. Secara teori, mengarahkan lagu ke dasar perut mungkin akan membujuk bayi yang posisi kepalanya berada di dekat tulang rusuk untuk beralih ke posisi bawah yang lebih dekat dengan leher rahim.

Meskipun demikian, tidak ada bukti medis yang membuktikan metode ini untuk memperbaiki posisi bayi sungsang. Oleh karena itu, sebaiknya berkonsultasilah pada dokter untuk mengetahui manfaat dan risiko metode ini. Metode dan cara yang dilakukan agar bayi tidak sungsang memang banyak.

Namun, sebaiknya janganlah sembarangan untuk melakukan cara tersebut. Agar tidak membahayakan janin, sebaiknya berkonsultasilah terlebih dahulu pada dokter sebelum melakukannya. Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini ! Baby+co. Diakses pada 06 Juli 2020.

Breech Baby: Prevention and Management Healthline (2016). Diakses pada 06 Juli 2020. What You Need to Know if Your Baby Is Breech Pregnancy Birth & Baby (2018). Diakses pada 06 Juli 2020. Breech Pregnancy Today’s Parent (2018). Diakses pada 06 Juli 2020. 7 Ways to Turn a Breech Baby Bayi sungsang adalah kondisi ketika bagian bawah tubuhnya yakni pantat atau kaki berada di jalan lahir, dimana seharusnya kepalanyalah yang lebih dulu keluar.

Bayi sungsang bisa membuat proses melahirkan menjadi sulit, sehingga harus melalui operasi caesar. Untuk mengatasi hal ini, biasanya posisi bayi dibalikkan melalui bantuan dokter atau bidan yang berpengalaman. Lihat: [Video] Dokter Ini Berhasil Mengubah Posisi Bayi Sungsang Hanya Dalam 2 Menit Akan tetapi, Bunda juga bisa melakukan hal-hal berikut ini untuk mengembalikan posisi bayi menjadi normal tanpa bantuan medis.

Juga menghindari operasi caesar. 1. Posisi telentang Berbaringlah di lantai yang telah dialasi karpet atau matras yoga. Letakkan sebuah bantal di bawah pinggul Bunda agar posisi perut lebih tinggi dari kepala. Bila kepala bunda terasa tak nyaman, bisa juga menggunakan bantal di kepala, dengan catatan menambah jumlah bantal di bawah pinggul agar posisinya tetap lebih tinggi dari kepala.

Kemudian bernapaslah dalam-dalam dan perlahan. Usahakan badan menjadi serileks mungkin, tahan posisi ini selama 15 menit. Lakukan sebanyak tiga kali setiap hari. Hasilnya akan lebih efektif jika perut Bunda dalam keadaan kosong dan bayi sedang aktif. 2. Posisi berlutut dengan kedua tangan Letakkan kedua lutut dan telapak tangan di lantai, kemudian doronglah bagian panggul ke atas sehingga rahim lebih tinggi dari kepala (posisi seperti bersujud). Dalam posisi ini, bergoyanglah ke depan dan ke belakang secara pelan.

Lakukan selama 5-15 cara agar bayi tidak sungsang. Pastikan Bunda memakai alas yang nyaman agar tangan dan lutut tidak langsung bersentuhan dengan lantai. Bunda juga bisa memakai penyangga agar lebih nyaman.

cara agar bayi tidak sungsang

Lakukan sebanyak dua kali dalam sehari. 3. Posisi push-up Posisi ini lebih sulit dilakukan, karena itu Bunda harus minta bantuan suami atau asisten rumah tangga untuk menolong bunda. Caranya, luruskan badan menghadap ke lantai. Letakkan kaki lebih tinggi dari kepala, di atas kursi atau bantal yang disusun tinggi.

Minta bantuan pada pendamping Bunda untuk memegangi agar Bunda tidak terjatuh, letakkan juga bantalan di bawah perut Bunda agar perut tidak langsung menyentuh lantai saat Bunda merasa lelah menahan posisi ini. Tahan posisi ini selama 30 detik, lalu ulangi sampai tiga kali. 4. Posisi duduk Duduk tegak dengan memeluk kedua lutut akan membuka area pelvis sehingga memudahkan bayi untuk bergerak mendekati jalan lahir. 5. Menggunakan suara musik atau suara ayah Saat bayi sudah siap lahir, dia akan merespon suara yang didengarnya dari dalam kandungan.

Pasanglah musik klasik yang bisa merangsang bayi Anda bergerak ke arah suara. Meminta suami untuk berbicara kepada sang bayi juga bisa membantu. Pastikan suami Bunda berbicara dekat dengan bagian bawah rahim Bunda sehingga kepala bayi akan bergerak mendekatinya.

6. Menggunakan benda dingin Beberapa ahli menganggap jika bayi merasakan sensasi dingin ia akan cara agar bayi tidak sungsang tidak nyaman dan bergerak menjauhinya. Oleh karena itu, ambillah sayuran beku atau es batu yang dibungkus kain.

Tempatkan di bagian atas rahim Bunda, hal ini akan membuat bayi berputar ke arah sebaliknya. Sebelum memasuki ruang bersalin, Bunda harus memastikan posisi bayi sungsang atau tidak. Kemudian diskusikanlah dengan dokter cara terbaik untuk melahirkan si buah hati.

cara agar bayi tidak sungsang

Ini 5 Perlengkapan Setelah Melahirkan yang Wajib Bunda Miliki Bunda masih bisa melahirkan secara normal meski bayi dalam posisi sungsang. Tentu saja dengan catatan dokter yang menangani cukup berpengalaman dan kondisi Bunda dan bayi juga memungkinkan untuk melahirkan secara normal.

Semoga bermanfaat ya, Bun. Referensi: tribunnews.com, whattoexpect.com Baca juga: id.theasianparent.com/dokter-berhasil-mengubah-posisi-bayi-sungsang • Kehamilan • Tips Kehamilan • Trimester Pertama • Trimester Kedua • Trimester Ketiga • Melahirkan • Menyusui • Tumbuh Kembang • Bayi • Balita • Prasekolah • Praremaja • Usia Sekolah • Parenting • Pernikahan • Berita Terkini • Seks • Keluarga • Kesehatan • Penyakit • Info Sehat • Vaksinasi • Kebugaran • Gaya Hidup • Keuangan • Travel • Fashion • Hiburan • Kecantikan cara agar bayi tidak sungsang Kebudayaan • Lainnya • TAP Komuniti • Beriklan Dengan Kami • Hubungi Kami • Jadilah Kontributor Kami Tag Kesehatan
Advertisement Posisi janin menjelang kelahiran yang ideal adalah kepala yang berada di bawah dan menuju jalur lahir.

Namun ada juga posisi janin dengan kaki atau bokong yang justru berada di jalan lahir. Posisi tersebut dinamakan bayi sungsang dan tentu butuh perhatian lebih.

Bila terdeteksi bahwa janin berada pada posisi sungsang, Anda perlu bersiap karena persalinan umumnya akan lebih sulit dan berisiko bagi ibu maupun janin. Jika diperlukan, dokter juga bisa saja melakukan beberapa cara mengatasi bayi sungsang sebelum hari kelahiran tiba. Baca Juga • Ini Alasan Mengapa Luka Bekas Operasi Terasa Gatal • Jika Dibiarkan, Infeksi Rahim Bisa Berpengaruh pada Kesuburan • Cermati Efek Operasi Caesar pada Ibu dan Bayi Cara mengatasi bayi sungsang sebelum persalinan Sebenarnya, posisi bayi yang sungsang bisa diketahui jauh-jauh hari sebelum masa persalinan tiba.

Untuk itulah, pemeriksaan kehamilan rutin sebaiknya Anda jalani.

cara agar bayi tidak sungsang

Setelah melewati usia kehamilan minggu ke-35, akan lebih sulit bagi Si Kecil untuk berputar posisi karena tubuhnya yang semakin membesar, sehingga dapat menyebabkan kehaliran bayi sungsang. Agar bayi tidak sungsang saat melahirkan, jika tidak ada kondisi lain, seperti perdarahan, lilitan tali pusar, atau kurangnya cairan ketuban, beberapa jenis tindakan di bawah ini mungkin saja ditawarkan oleh dokter: 1.

Inversi Salah satu cara mengatasi bayi sungsang yang sering dianjurkan dokter adalah inversi ibu hamil. Cara mengubah posisi bayi sungsang ini dilakukan dengan menempatkan tubuh ibu sedemikian rupa agar pinggul lebih tinggi. Posisi ini diyakini bisa membetulkan posisi sungsang karena merangsang janin berputar, agar posisi kepala bayi di bawah. Anda bisa mulai mengubah posisi bayi sungsang dengan mengangkat panggul setinggi 30 cm. Untuk melakukannya, Anda perlu berada dalam posisi telentang dengan lutut ditekuk dan kedua kaki menapak.

Lakukan gerakan ini sebanyak tiga kali sehari selama 10-15 menit. Anda juga dianjurkan menggunakan cara agar bayi tidak sungsang sebagai penyangga panggul agar tidak terkena cedera atau nyeri.

Untuk meninggikan pinggul, Anda bisa melakukannya melalui bermacam-macam cara. Mulai dari menaruh bantal di bawah pinggul, menungging, atau menyelam beberapa saat dalam kolam renang. Baca juga:Â Ini Cara Mengetahui Posisi Janin dengan Meraba Perut Menyelam beberapa saat di kolam renang mungkin efektif untuk mengubah posisi bayi sungsang 2.

External v ersion Cara mengubah posisi bayi sungsang juga bisa dilakukan secara manual. Dokter akan memanipulasi janin dengan tangannya melalui bagian luar perut Anda. Sebagai contoh, dokter dapat perlahan-lahan melakukan gerakan agar bayi tidak sungsang dengan menggeser bokong dan kaki janin melalui satu tangan, sementara tangan lainnya mendorong kepala janin ke bawah.

External v ersion biasanya disarankan oleh ahli ketika kehamilan berusia 36 hingga 38 minggu. Saat melakukan gerakan ini, dokter akan meminta bantuan asisten.

Kondisi janin pun akan selalu dipantau dengan saksama. Misalnya, menggunakan alat deteksi detak jantung maupun ultasonografi (USG).

Pemantauan ini berfungsi mencegah komplikasi atau kondisi yang tidak diinginkan. Selain risiko komplikasi tersebut, keberhasilan cara mengatasi bayi sungsang dengan external version ini pun dikabarkan hanya sekitar 50 persen. Karena itu, Anda dan pasangan dihimbau untuk mempertimbangkan dan mendiskusikannya dengan dokter kandungan terlebih dulu. Saat ini, banyak praktik illegal yang berani melakukan tindakan ini, sebaiknya jika Anda berencana melakukannya bukan di dokter kandungan maka segera urungkan niat Anda pasalnya, tindakan ini dapat membahayakan janin Anda.

Baca juga: Penyebab Bayi Sungsang dan Segala Hal yang Perlu Diketahui 3. Terapi hipnosis Cara mengubah posisi bayi sungsang lainnya adalah dengan terapi hipnosis dengan metode sugesti alam bawah sadar.

Terapi hipnosis ini bisa membuat ibu menjadi rileks dan lebih tenang. Menurut penelitian, posisi bayi bisa diubah ke bawah rahim dengan melakukan terapi ini saat usia kehamilan memasuki minggu ke-37 sampai ke-40.

4. Terapi akupuntur Akupuntur juga menjadi salah satu cara mengatasi bayi sungsang yang direkomendasikan ahli. Cara ini dilakukan dengan metode moksibusi atau membakar daun ramuan tertentu dan menggabungkannya dengan metode lain seperti External Cephalic Version (EVC). Terapi ini diyakini mampu merangsang pergerakan bayi dalam kandungan agar bisa kembali ke posisi normal.

Namun, Anda sebaiknya berkonsutlasi pada dokter terlebih dahulu sebelum melakukan terapi akupuntur ini. 5. Terapi suara Meski belum teruji secara klinis, Anda juga bisa menggunakan suara untuk membantu mengubah posisi janin dalam kandungan.

Janin umumnya sudah bisa mendengar suara dari luar rahim sejak usia kehamilan memasuki minggu ke-15. Anda bisa membujuk bayi agar bergerak ke posisi yang seharusnya atau merangsang pergerakannya dengan suara musik.

Baca Juga • Mengenal Gerakan Bayi Sungsang dan Ciri-cirinya, Ibu Hamil Wajib Tahu • Ciri Infeksi pada Luka Caesar bagian Dalam, Ibu Wajib Tahu (Plus Mencegahnya!) • Pemulihan Pasca Operasi Caesar, Ini yang Terjadi pada Tubuh Ibu Cara mengubah posisi bayi sungsang dengan gerakan tubuh ibu hamil Posisi tubuh tertentu pada ibu hamil diyakini bisa membantu mengatasi bayi sungsang dalam rahim.

Sejumlah gerakan atau posisi yang direkomendasikan adalah: 1. Breech tilt Posisi ini dilakukan dengan membaringkan tubuh telentang di atas papan keras yang cukup lebar dan kuat.

Papan tersebut kemudian disanggah di ujungnya dengan alat bantu sehingga memberikan kemiringan dan menempatkan bagian pinggul lebih tinggi hingga 30.5 sampai 45.7 cm. 2. Duduk menekuk lutut ke dada Cara ini dilakukan dengan duduk sambil menekuk lutut hingga menempel ke dada dan paha menempel pada perut. Lakukan dengan lembut dan jangan memaksakan lutut agar benar-benar menempel pada dada.

Lakukan semampu Anda saja. 3. Posisi nungging Latihan posisi menungging juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi bayi sungsang.

Cara ini dilakukan dengan menempelkan lulut pada alas kemudian gerakan bahu dan tangan ke depan. Posisikan dada mengarah ke lantai dan selipkan bantal tipis di bawah dada sebagai penyangga.

Sementara untuk menopang berat badan, Anda bisa meminta bantuan suami atau orang lain menyangga berat badan Anda dengan kain yang kuat.

Baca juga:Â Menungging Agar Posisi Kepala Bayi di Bawah, Efektifkah? Metode melahirkan bayi sungsang Ketika cara mengatasi bayi sungsang tidak memberikan pengaruh positif dan posisi bayi tetap sungsang, dokter akan mendiskusikan pilihan metode melahirkan dengan Anda serta pasangan. Untuk menolong kelahiran bayi sungsang, ada beberapa metode persalinan yang mungkin bisa direkomendasikan oleh dokter kandungan.

Saran ini umumnya akan disesuaikan dengan kondisi ibu hamil secara keseluruhan maupun kondisi janin. Apa sajakah cara melahirkan bayi dengan posisi sungsang yang bisa dianjurkan tersebut? 1. Kelahiran n ormal Apakah bayi sungsang bisa dilahirkan dengan metode kelahiran normal alias keluar melalui vagina? Jawabannya, mungkin saja dilakukan. Namun persalinan normal tersebut harus benar-benar atas rekomendasi dokter.

Biasanya, prosedur ini akan diizinkan jika Anda sudah pernah melahirkan cara agar bayi tidak sungsang normal. Persalinan normal juga bisa dijalani ketika Anda mengandung janin kembar, dan hanya salah satunya yang berada di posisi sungsang. Kasus lainnya yang mungkin terjadi adalah ketika proses melahirkan berjalan begitu cepat sebelum Anda sempat tiba di rumah sakit.

Meski begitu, Anda harus menyadari bahwa melahirkan bayi sungsang melalui persalinan normal memiliki risiko tersendiri. Selain dapat menyebabkan cedera lebih parah pada vagina, bayi juga bisa tersangkut.

Komplikasi ini mungkin terjadi mengingat ukuran kepala bayi yang lebih besar dari bagian kaki dan bokongnya. Melahirkan bayi sungsang secara normal pun hanya dapat dilakukan dengan bantuan tenaga medis profesional yang sudah ahli dalam menangani kasus ini.

Di samping itu, fasilitas untuk operasi Caesar juga harus tersedia sebagai bentuk antisipasi. Bayi sungsang bisa dilahirkan dengan operasi caesar 2.

Operasi caesar Jika Anda memang baru pertama melahirkan atau dokter merasa persalinan normal berisiko tinggi, proses persalinan kemungkinan besar harus dilakukan dengan metode caesar. Operasi caesar diketahui mampu mengurangi risiko cedera, komplikasi, hingga cara agar bayi tidak sungsang pada bayi sungsang.

Ketika menghadapi proses persalinan yang sulit dan lama, tidak hanya sang ibu yang menderita. Janin juga dapat mengalami stres bahkan kehilangan nyawa. Maka dari itu, jangan menganggap bahwa metode caesar hanya akal-akalan dokter atau pihak rumah sakit untuk mengeruk keuntungan. Anda harus ingat bahwa tanggung jawab mereka adalah menyelamatkan ibu dan bayi. Melahirkan dengan operasi caesar dipilih semata demi mewujudkan hal tersebut.

Apapun cara melahirkan yang nantinya akan dipilih, Anda sebaiknya berdiskusi dan berkonsultasi dengan dokter maupun pasangan sebelum memutuskannya. Dengan ini, risiko yang membayangi Anda dan calon buah hati dapat diminimalkan. Catatan dari SehatQ Meskipun mengkhawatirkan, Anda tidak perlu panik ketika janin dinyatakan sungsang.

cara agar bayi tidak sungsang

Masih ada cara-cara mengatasi bayi sungsang yang berpotensi dalam membetulkan posisi janin sebelum waktu kelahiran tiba. Meski demikian, prosedur-prosedur tersebut harus dilakukan dengan bantuan dokter kandungan.

Jangan pernah mencobanya sendiri tanpa berkonsultasi terlebih dulu. Jika posisi janin tetap tidak berubah, dokter akan memberikan pilihan metode persalinan bayi sungsang pada Anda, lengkap dengan keuntungan dan risikonya. Jika Anda ingin berkonsultasi pada dokter seputar cara mengubah posisi bayi sungsang, Anda dapat chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Cara agar bayi tidak sungsang aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store. Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/breech-baby Diakses pada 10 Februari 2020 Baby Center.

https://www.babycenter.com/0_breech-birth_158.bc Diakses pada 10 Februari 2020 Patient Info. https://patient.info/doctor/breech-presentations Diakses pada 10 Februari 2020 Medlineplus. https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000623.htm Diakses pada 10 Februari 2020 Parents. https://www.parents.com/pregnancy/giving-birth/labor-and-delivery/breech-presentation/ Diakses pada 10 Februari 2020 Bayi di dalam rahim disebut sungsang ketika posisi kepala berada di atas sedangkan pantat nya berada di bawah.

Untuk melahirkan normal, posisi kepala bayi harus berada di bawah. Posisi sungsang pada bayi dapat menyebabkan kecacatan saat lahir meskipun persentase nya sangat kecil. Penyebab Bayi Sungsang Posisi sungsang pada bayi sampai sekarang masih belum diketahui apa penyebab pastinya. Tetapi menurut para peneliti ada kondisi – kondisi yang mungkin menjadi faktor penyebab bayi sungsang.

Kondisi – kondisi tersebut adalah bentuk rahim yang tidak normal, volume air ketuban, plasenta berada di lokasi yang tidak biasa, dan ukuran bayi yang terlalu kecil atau terlalu besar. Cara Agar Bayi Tidak Sungsang Ada beberapa cara agar bayi dalam kandungan tidak sungsang. Dengan melakukan senam hamil, bisa mengembalikan posisi bayi dalam keadaan normal secara alami.

Beberapa posisi yang penting dilakukan dalam senam hamil ini antara lain adalah posisi telentang, posisi berlutut dengan kedua tangan, posisi push – up, dan posisi duduk. Selain senam hamil, dengan mendengarkan suara musik atau suara ayah sang bayi juga bisa membantu dalam mengembalikan posisi bayi.

Bayi akan bereaksi pada suara yang didengar. Bila bayi mendengar suara musik atau suara ayah, maka ia cara agar bayi tidak sungsang bergerak menuju arah suara. Itulah penyebab dan beberapa cara agar bayi dalam rahim tidak sungsang.

Tetapi jika bayi masih dalam keadaan sungsang, segera konsultasi dengan dokter kandungan Anda. Jangan pernah melakukan pijat tradisional atau meminta bantuan dukun untuk membenarkan posisi bayi. Post navigation Next Next post: Cara Mensterilkan Botol susu dengan baik dan benar Recent Posts • Will be Asian Ship Order Brides to be Free to Meet up with?

• Beda P3K dan CPNS • 7 Daftar Tempat Wisata di Mojokerto Yang Populer • Sugars Baby School – Would it be For Realistic? • Khasiat dari Cara Mengobati Kaki Kena Paku dengan Bawang Merah
Setiap ibu hamil selalu mendambakan kondisi bayi senantiasa sehat dan persalinan lancar. Namun, posisi bayi sungsang dalam kandungan dapat membuat Bunda merasa cemas dan. Pertanyaan terbesarnya adalah apa penyebab bayi sungsang dan bagaimana cara mengatasinya?

cara agar bayi tidak sungsang

Pengertian Bayi Sungsang Menurut para ahli, pada usia kehamilan 28-34 minggu, buah hati dalam kandungan masih bisa bergerak dengan bebas. Namun, pada usia sekitar 34 minggu, seharusnya janin sudah tumbuh membesar dan tidak bisa lagi leluasa bergerak sehingga menetap pada satu posisi. Jika posisi bayi melintang atau kepala masih di atas, inilah yang disebut bayi sungsang.

Cara Mengatasi Bayi Sungsang Saat ini, metode kesehatan sudah semakin canggih dan memungkinkan untuk operasi Caesar yang lebih aman. Namun, posisi bayi sungsang akan menyulitkan jika Bunda ingin menjalani persalinan dengan cara normal.

Tak perlu khawatir, Bun. Ada beberapa cara untuk menstimulasi buah hati agar bisa bepindah ke posisi normal. Bunda bisa memperbanyak gerakan seperti bersujud, menungging. Namun, Bunda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan untuk gerakan yang aman ya. Berikut beberapa jenis gerakan yang paling umum dilakukan untuk mengubah posisi bayi sungsang. • Posisi Merangkak dengan Tumpuan Gerakan ini pada dasarnya mirip bersujud, tetapi dilakukan dengan posisi lutut lebih tinggi.

Bunda dapat berlutut tepi tempat tidur atau kursi sebagai tumpuan agar kaki sedikit lebih tinggi dari kepala. Kemudian, perlahan Bunda dapat membungkukkan badan hingga siku dapat bertumpu di permukaan lantai. Posisi ini menciptakan cara agar bayi tidak sungsang kemiringan di antara perut agar posisi kepala bayi bisa segera turun ke cara agar bayi tidak sungsang lahir normal dengan bantuan gravitasi.

• Tidur Terbalik Gerakan ini hampir sama dengan posisi sebelumnya, hanya saja Bunda menghadap atas. Bunda dapat tiduran dengan posisi telentang di lantai dengan kedua kaki di atas tempat tidur atau sofa. Kemudian angkat pinggul Bunda sehingga menciptakan sudut kemiringan. Gunakan tumpukan bantal untuk menopang leher dan di bawah pinggul Bunda. • Tidur Miring Bunda selalu direkomendasikan untuk tidur miring daripada telentang. Hal ini juga berpengaruh terhadap posisi kelahiran buah hati.

Dengan tidur menyamping, buah hati dalam kandungan memiliki lebih banyak ruang untuk bergerak. Hal ini dapat sangat membantu bayi berputar ke posisi kelahiran normal. • Memutar Posisi Bayi dari Luar Bayi sungsang dalam kandungan dapat dibantu untuk berputar ke posisi kelahiran normal dengan metode ECV atau external cephalic version.

Metode ini dilakukan dengan menekan perut Bunda dan mengarahkan posisi kepala buah hati ke jalur kelahiran. Cara ini hanya dapat dilakukan dengan bantuan dokter spesialis kandungan dan tidak boleh dilakukan sembarangan. Dokter akan mengarahkan posisi kepala bayi ke bawah menggunakan pantauan layar monitor USG. • Hipnosis Kerry Tuschhoff, pengembang Hypnobabies, menyebutkan hipnosis sangat baik mengatasi sungsang.

Hal ini dikarenakan Bunda dan buah hati bisa saling bekerja sama dan berkomunikasi. Metode ini menggunakan musik lembut untuk melemaskan otot-otot dan menggunakan sugesti hipnosis yang efektif agar buah hati mengubah posisinya ke jalan kelahiran normal. Ini adalah salah satu cara aman untuk mengatasi bayi sungsang tanpa efek samping membahayakan. Nah, itulah beberapa cara mengatasi bayi sungsang.

Untuk menerapkan metode penanganan tepat, sebaiknya Bunda konsultasikan dengan tenaga medis terlatih dan dokter kandungan.

cara agar bayi tidak sungsang

Semakin cepat bayi sungsang dideteksi, semakin mudah mengambil perawatan terbaik agar persalinan berjalan lancar.
Kehamilan yang sehat tentunya menjadi dambaan setiap orang. Perlu Anda ketahui bahwa kondisi kandungan yang sehat akan membuat proses persalinan lancar. Pada dasarnya untuk menjaga kehamilan supaya dalam keadaan sehat hingga menjelang persalinan adalah hal yang mudah. Dalam hal ini yang perlu Anda perhatikan adalah asupan makanan yang bergizi, pemeriksaan rutin dan menghindari aktivitas berbahaya agar bayi tidak sungsang.

Pencegahan sejak dini agar janin tidak sungsang bisa dilakukan dengan cara rutin memeriksakan kandungan ke dokter. Dengan begitu maka jika ada hal yang janggal bisa ditangani dengan cepat sejak dini. Secara umum sungsang diartikan sebagai kondisi bayi dengan posisi bokong dibawah dan kepala bayi terletak jauh dari jalan lahir. Berikut Tips Agar Posisi Janin Tidak Sungsang Dalam mencegah terjadinya sungsang dan agar posisi kepala janin berada dibawah menjelang persalinan, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan yaitu sebagai berikut: Baca Juga : • Inilah Tanda Ciri Hamil 1 Minggu yang Harus Diketahui • Rekomendasi Produk Susu untuk Ibu Hamil yang Dianjurkan • Senam hamil Aktivitas yang bisa mencegah terjadinya posisi bayi sungsang yaitu cara agar bayi tidak sungsang rutin mengikuti kegiatan senam hamil.

Contohnya yaitu yoga ataupun senam kolam. Manfaat dari melakukan senam kolam yaitu untuk memberikan ruang dan keleluasaan pada bayi dalam bergerak.

Selain itu, manfaat senam ini yaitu untuk membuat otot bagian perut lebih rileks. • Pijat Anda bisa melakukan pemijatan lembut pada bagian perut dengan menggunakan kedua tangan untuk memberikan stimulus pada bayi sungsang sehingga kembali ke posisi yang normal. Pijatan tersebut harus dilakukan searah jarum jam. • Pikiran positif Hindari aktivitas dan hal-hal yang bisa memicu stres. Ibu hamil hendaknya selalu berpikiran posistif untuk mencegah janin di dalam kandungan dari gangguan yang bisa menghambat persalinan.

Dengan selalu berpikiran positif maka diharapkan akan mencegah terjadinya bayi sungsang. • Lakukan posisi sujud Metode sujud merupakan salah satu cara yang paling efektif dalam mencegah terjadinya bayi sungsang.

Lakukan metode ini secara rutin dan teratur dengan cara yang benar. Lakukan minimal 2 kali dalam sehari pada pagi dan sore hari. Baca Juga : • Yuk, Kenali Rekomendasi Produk Susu Hamil untuk Trimester 1 Harus Diketahui • Kenali Nutrisi Pada Susu Ibu Hamil Paling Tepat • Musik Memperdengarkan musik dengan alunan nada yang lembut dinilai ampuh untuk membantu perkembangan janin di dalam kandungan.

Selain itu, metode ini ternyata bisa mencegah posisi sungsang dan bayi senantiasa dalam keadaan normal. • Tempelkan benda dingin Cara lain dalam mencegah bayi dalam kandungan sungsang yaitu menggunakan benda dingin yang ditempelkan pada perut. Ketika benda tersebut ditempelkan maka bayi akan menjauhinya sehingga posisinya akan kembali pada kondisi normal dan bagian kepalanya menuju ke jalan lahir. • Menggunakan cahaya Anda bisa mengarahkan cahaya senter pada bagian perut tepat ke bagian kepala bayi.

Kemudian gerakan cahaya tersebut kearah jalan lahir sehingga akan menarik janin untuk mengikuti cahaya tersebut.Semua ibu yang sedang mengandung pasti mengharapkan bayi di dalam kandungannya sehat dan normal sehingga nantinya ibu bisa melahirkan dengan mudah dan lancar. Cara agar bayi tidak sungsang, tidak jarang keinginan ibu tersebut terkendala dengan posisi bayi yang belum benar saat menjelang hari H melahirkan, misalnya posisi bayi sungsang.

Ada beberapa ciri bayi sungsang yang bisa dikenali cara agar bayi tidak sungsang ‘alarm’ bagi ibu hamil untuk segera berkonsultasi dengan dokter dan melakukan cara-cara untuk mengubah posisi bayi. (Baca juga: Penyebab Bayi Sungsang) Posisi sungsang adalah posisi dimana kepala bayi berada di atas sedangkan kaki atau ari-ari bayi berada di bagian bawah sehingga menutup jalan lahir.

Posisi sungsang ini membuat bayi lebih sulit dilahirkan secara normal. Posisi sungsang pada bayi memiliki resiko lebih tinggi jika dilakukan persalinan normal dibandingkan posisi bayi yang normal. Ada bahaya melahirkan bayi sungsang, yang karenanya jika bayi berada pada posisi sungsang, ibu akan diberi saran oleh dokter untuk melahirkan dengan operasi caesar. Bagi ibu hamil yang mengalami ini pasti merasakan kekhawatiran yang lebih besar dibanding ibu hamil lainnya.

Bayangan harus melahirkan dengan cara caesar terasa lebih menakutkan. Wajar saja, masa penyembuhan dan pemulihan dari persalinan caesar lebih lama dibandingkan operasi normal. Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan juga pasti lebih besar. Hal ini membuat semua ibu hamil pasti menginginkan untuk bisa melahirkan secara normal. Baca juga: • Melahirkan Normal atau Caesar • Bahaya Operasi Caesar Yang ke 4 Kali • Bahaya Operasi Caesar Sebenarnya ibu bisa melakukan beberapa tips agar bayi tidak sungsang.

Ibu bisa mengusahakan supaya posisi bayi berubah sembari menunggu hari H melahirkan. Karena ibu pasti tahu bahwa di dalam kandungan, bayi seperti berenang di dalam air ketuban yang membuatnya masih bisa berputar-putar. Oleh karena itu, yuk coba beberapa cara agar bayi tidak sungsang berikut: • Hypnobirthing Hypnobirthing adalah teknik memberi sugesti di diri ibu hamil tentang persepsi negatif persalinan untuk menjadikan persepsi tersebut positif.

Dengan hypnobirthing, ibu hamil bisa mengubah pikiran negatifnya tentang melahirkan menjadi pikiran yang positif. Ibu yang melakukan hypnobirthing akan lebih bisa mengontrol emosinya bahkan cenderung bersikap tenang menghadapi persalinan.

Bahkan, menurut beberapa orang, hypnobirthing merupakan salah satu cara agar persalinan normal tidak sakit. Jika ibu bisa tenang menghadapi proses persalinan, ibu bisa mengajak janin yang dikandungnya untuk melakukan hal yang sama. Ibu bisa mengajak janin ‘bekerja sama’ demi kelancaran proses persalinan. Maka, ibu hamil, cobalah untuk mengajak bicara bayi di dalam kandungan Anda untuk mengubah posisinya. Sugestikan pada diri Anda bahwa bayi bisa merasakan apa yang Anda minta.

Percayalah, ada hubungan batin antara ibu dan bayinya, bahkan sebelum dilahirkan! (Baca juga: Tips Melahirkan Normal) • Berolahraga, terutama berenang Berenang merupakan salah satu olahraga yang memiliki rendah resiko bagi ibu hamil.

Berenang tidak memberi tekanan besar pada tubuh ibu hamil karena aman dari terkilir dan tidak terlalu memberatkan persendian ibu hamil sehingga berenang sangat disarankan untuk ibu hamil yang ingin tetap berolahraga. Berenang sangat bermanfaat untuk dilakukan oleh ibu hamil karena bisa memperkuat pernapasan, menguatkan otot dan stamina ibu hamil yang akan melahirkan.

Bahkan, bagi ibu hamil yang posisi bayinya sungsang, berenang bisa membantu mengubah posisi bayi di dalam kandungan. Baca juga: • Manfaat Berenang Bagi Ibu Hamil • Berenang Saat Hamil • Bahaya Berenang bagi Ibu Hamil Bagi ibu hamil yang ingin berenang, sebaiknya mengenakan pakaian renang untuk ibu hamil yang nyaman dan tidak terlalu sempit. Sesuaikan juga gerakan renang dengan kandungan Anda, jangan terlalu keras dan memaksakan diri.

Sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan Anda. • Melakukan yoga Yoga merupakan olahraga yang sedang hits di kalangan ibu hamil. Pada dasarnya, yoga aman bagi ibu hamil karena termasuk olahraga yang low impact yang tidak terlalu memberatkan tubuh.

Sama seperti berenang, yoga bagus untuk melatih pernapasan ibu dan melatih kekuatan otot dasar panggul sehingga sangat bermanfaat untuk mempersiapkan persalinan. Bahkan, yoga bisa jadi merupakan obat asma untuk ibu hamil yang alami karena bisa membantu memperkuat pernapasan.

cara agar bayi tidak sungsang

Sebaiknya, jika Anda ingin melakukan yoga saat hamil, Anda didampingi oleh instruktur terlatih dan berpengalaman untuk menjaga keamanan gerakan yoga. Sebaiknya dipertimbangkan juga apakah Anda memang sudah terbiasa melakukan gerakan yoga, sehingga gerakan yang dilakukan pun menyesuaikan kemampuan Anda.

• Ikut senam hamil secara rutin Senam hamil sangat bermanfaat untuk membantu menghindari bayi sungsang. Senam hamil bisa membuat otot perut lebih rileks sehingga bayi bisa bergerak dengan lebih bebas di perut. Anda bisa mengikuti senam hamil yang dilakukan di kolam renang karena bisa lebih merilekskan tubuh Anda, khususnya bagian perut Anda. Anda juga bisa melakukan gerakan knee chest yaitu gerakan seperti menungging ke arah samping.

Saat melakukan gerakan ini, sebaiknya Anda tidak terlalu menekan daerah perut terlalu kuat, cukup atur pernapasan dan lakukan hingga 10 hitungan. Lakukan gerakan ini beberapa kali. (Baca juga: Senam Hamil) • Lakukan gerakan bersujud Posisi sujud bisa membantu mengubah posisi bayi yang sungsang di dalam kandungan. Posisi bersujud bisa merangsang bayi untuk berputar ke posisi yang benar. Maka, sangat baik bagi ibu hamil untuk melakukan posisi bersujud secara rutin.

Lakukan gerakan bersujud ini dalam durasi 5 sampai 10 menit. Anda bisa mengulangi gerakan ini beberapa kali dalam sehari,misalnya 5 hingga 6 kali. Saat sedang melakukan posisi sujud, Anda mungkin akan merasa sesak dan tidak nyaman.

Hal ini normal karena bayi sudah berukuran cukup besar. Oleh karena itu, sebaiknya Anda melakukan gerakan ini sebelum makan untuk mengurangi resiko terlalu sesak. Baca juga: • Dada Sesak saat Hamil • Cara Mengatasi Sesak Nafas Saat Hamil • Menstimulasi bayi dengan cahaya Menurut teori, perkembangan janin 6 bulan sudah sampai pada tahap retina mata yang mulai terbentuk sempurna. Oleh karena itu, pada usia kehamilan 6 bulan, sensitivitas bayi terhadap cahaya meningkat dan dia bisa mengenali adanya cahaya dari permukaan kulit perut ibu.

Maka, Anda bisa mencoba untuk melakukan stimulasi cahaya pada bayi, karena ternyata cahaya yang Anda arahkan ke bagian perut bisa terasa oleh bayi. Anda bisa menggunakan lampu senter untuk melakukan ini, arahkan cahaya senter ke bagian atas perut Anda lalu perlahan-lahan gerakkan cahaya ke bagian bawah perut. Hal ini diharapkan akan menarik perhatian bayi dan merangsangnya untuk mengikuti arah senter ke bagian bawah perut atau jalan lahir. cara agar bayi tidak sungsang Konsumsi makanan atau minuman manis Makanan dan minuman yang manis pasti mengandung banyak glukosa.

Glukosa ini nantinya akan diubah menjadi energi, yang bagi janin di dalam kandungan cara agar bayi tidak sungsang membantunya untuk bisa terus aktif bergerak di dalam rahim. Dengan janin yang aktif bergerak, diharapkan dia akan bisa mengubah posisinya menjadi normal. Namun, disarankan agar Anda sebaiknya memilih makanan dan minuman yang menggunakan pemanis alami, alih-alih pemanis buatan yang sarat bahan kimia.

Hal ini dikarenakan ada bahaya pemanis buatan bagi ibu hamil yang harus dihindari. Baca juga: • Bahaya Pemanis Buatan Bagi Janin dan Ibu Hamil • Bahaya Diabetes Saat Hamil • Bahaya Air Tebu Bagi Ibu Hamil • Dengarkan musik Anda bisa mencoba untuk memutar musik dan mendengarkannya menggunakan headphone, kemudian letakkan headphone tersebut ke bagian bawah perut Anda. Cara ini dianggap bisa merangsang bayi menggunakan rangsangan suara supaya bayi mengubah posisinya dan mengarah ke bagian bawah perut.

(Baca juga: Manfaat Membaca Alquran Bagi Ibu Hamil) • Positive thinking Menurut penelitian, ditemukan bahwa salah satu penyebab bayi memiliki posisi sungsang adalah karena ibu yang mengandungnya mengalami ketegangan. Rasa tegang atau cemas berlebihan pada ibu hamil bisa menyebabkan otot bawah perut atau rahim bagian bawah menjadi lebih sempit.

Akibatnya, bayi mencari posisi yang lebih longgar di bagian atas perut yang akhirnya menyebabkan dia berada pada posisi sungsang. Oleh karena itu, sebaiknya ibu hamil menghindari rasa cemas dan tegang yang berlebihan.

Coba untuk selalu positive thinking dan rileks menghadapi hari H persalinan. Hal ini berguna sebagai cara menghilangkan stress saat hamil. Banyak-banyaknya berdoa memohon kelancara persalinan, makan makanan yang bergizi dan rutin melakukan olahraga. Kecemasan yang berlebihan hanya akan memberi energi negatif bagi Anda dan bayi dalam kandungan Anda. • Stimulasi dengan suhu Memang belum ada penelitian yang bisa membuktikan bahwa rangsangan menggunakan suhu panas dan dingin pada ibu hamil bisa mempengaruhi posisi bayi di dalam kandungan.

Namun, ada beberapa praktik yang mencoba cara ini dan berhasil mengubah posisi bayi sungsang. (Baca Juga: Penyebab Kandungan LemahCara Meningkatkan Berat Badan Janin) Anda bisa mencoba mengompres perut Anda dengan handuk dingin di bagian atas dan handuk panas di bagian bawah perut Anda.

Menurut beberapa orang, cara ini bisa menstimulasi bayi untuk mengubah posisinya. Seharusnya, bayi akan lebih cenderung mengubah posisinya ke bagian perut yang lebih hangat, sehingga jika Anda melakukan stimulasi suhu seperti ini, diharapkan bayi akan cara agar bayi tidak sungsang posisinya ke bagian bawah perut yang lebih hangat.

(Baca Juga: Posisi Tidur Bayi Yang Baik) Jika Anda sudah melakukan cara-cara di atas, tapi belum juga bisa mengubah posisi bayi, maka pertimbangkanlah saran dari dokter kandungan Anda untuk melakukan operasi caesar. Bagaimana pun, keselamatan Anda dan janin lah yang terpenting. Related Posts • 20 Tips untuk Ibu Hamil agar Bayi Cerdas Sejak dalam Kandungan • Tanda Kehamilan Hari Pertama Setelah Berhubungan Tiap Minggu • 3 Jenis Makanan Penyebab Kemandulan yang Wajib Dihindari • 9 Penyebab Bayi Terlambat Lahir dari HPL • Kehamilan Kosong Bisakah Dipertahankan, Bisa atau Tidak ?
Kehamilan adalah salah satu hal yang paling membahagiakan untuk para wanita yang sudah menikah.

Kehamilan ini sendiri biasanya sangat dijaga karena ada janin di dalam kandungan.

cara agar bayi tidak sungsang

Walau mungkin bunda sedang menanti kelahiran, namun bunda harus mengetahui beberapa gangguan yang sering dialami selama masa kehamilan. Salah satunya adalah bayi sungsang, bayi sungsang ini adalah kondisi dimana posisi bayi di dalam rahim tidak semestinya dan megakibatkan bayi nantinya susah lahir secara normal. Oleh karena itu bagi Anda yang memiliki kehamilan sungsang maka kali ini kami akan memberikan informasi kepada Anda mengenai posisi nungging yang benar agar bayi tidak sungsang dan lahir normal.

Berikut ini adalah informasinya : • Puppy dog (anahatanasa) Posisi nungging pertama yang harus bunda ketahui jika memiliki bayi sungsang adalah puppy dog atau yang sering disebut sebaga anahatanasa.

cara agar bayi tidak sungsang

Gerakan ini sangatlah mudah dan simple untuk diikuti bunda. Jika bunda ingin mengikuti gerakan ini maka langkah pertama lakukan child pose lalu naikkan panggul dan telapak tangan majukan ke depan. Kedua lengan tangan harus lurus ya bunda. Setelah itu bunda meletakkan kening dan juga dagu di lantai, ketika melakukan posisi ini jangan sampai tahan napas ya bunda.

Jika bunda sudah merasa lelah maka berisitrahatlah, gerakan ini bermanfaat untuk menaikkan area pelvis sehingga bisa membuat bayi cara agar bayi tidak sungsang dan memutar posisi kepalanya. • Bridge pose atau pelvic lifts Walau sampai saat ini belum diketahui secara pasti apa penyebab bayi sungsang, namun bunda tetap harus melakukan beberapa gerakan nungging yang bisa mengembalikan posisi kepala bayi.

Bunda harus melakukan gerakan yang disebut sebagai bridge pose atau pelvic lifts. Bunda harus berbaring di tubuh dengan kedua kaki yang dibuka selebar panggul Anda. Kedua lutut ditekuk dengan kedua telapak kaki menempel di pantai, lalu angkatlah panggl ke atas. Jika bunda merasa itu berat maka bunda bisa mengganjalnya dengan tumpukan bantal atau matras. Posisi ini bermanfaat untuk membenarkan posisi kepala bayi. • Viparita karani Cara agar bayi tidak sungsang yang lainnya adalah dengan melakukan gerakan viparita karani.

Dengan melakukan gerakan ini maka bisa membantu untuk memutar posisi kepala bayi di tempat yang seharusnya. Viparita karani ini dilakukan dengan cara berbaring di lantai kemudian menempelkan kedua kaki yang ditekuk di dinding atau mungkin kursi.

cara agar bayi tidak sungsang

Bunda bisa melakukan ini secara rutin tentunya dengan badan yang berbaring di atas matras ya. • Breech lit Karena bahaya melahirkan bayi sungsang itu sangat mengerikan maka bunda harus melakukan breech lit. Breech lit adalah gerakan yang bermanfaat untuk mengatur posisi bayi sehingga bunda bisa melahirkan secara normal. Gerakan ini sangat mudah dibandingkan gerakan nungging lainnya ya bunda.

Karena bunda hanya perlu berbaring di lantai membentuk sudut 45 derajat kemudian meletakkan kedua kaki di kursi Anda. Letakkan bantal di bawah badan Anda sehiingga bunda bisa mendapatkan bayi yang tidak sungsang dengan cepat. • Posisi nungging sujud Posisi nungging yang benar agar bayi tidak sungsang yang kelima adalah dengan menggunakan posisi nunggung dengan sujud ya bunda.

cara agar bayi tidak sungsang

Bunda hanya perlu meletakkan kaki dalam bentuk sujud atau memnungging. Kemudian letakkan kepala di lantai yang tentunya sudah bunda letakkan bantal sebelumnya. Lakukan itu selama beberapa menit sehingga posisi bayi bisa berbalik cara agar bayi tidak sungsang dan menjadi tidak sungsang ya. • Posisi nungging menggunakan bola yoga Tips keenam cara mengembalikan posisi bayi sungsang adalah dengan melakukan posisi nungging menggunakan bola yoga bunda.

Bunda pasti sudah mengetahui bola yoga yaitu bola besar yang biasanya digunakan untuk yoga. Caranya mudah sekali ya bunda, bunda hanya perlu menungging, menahan tubuh dengan kedua kaki yang menempel di lantai. Lalu bunda meletakkan kedua tangan di atas bola yoga seolah-oleh menahan tubuh dengan tangan yang berada di atas bola yoga ini.

Lakukan selama 5 hingga 10 menit. Sesekali tarik dan buang napas, jika bunda menggungkan ini maka posisi sungsang bayi bisa membaik dan menjadi tidak sungsang lagi ya bunda. • Posisi nungging dalam pilates Cara mengatasi bayi sungsang usia 9 bulan adalah dengan melakukan gerakan cara agar bayi tidak sungsang biasanya ada di dalam pilates.

Cara ini sangatlah mudah dan bisa bunda lakukan sendiri di rumah ya. Pertama-tama bunda hanya perlu menyiapkan matras atau tikar.

Kemudian bunda berbaring di atas matras atau karpet itu dalam keadaan terlentang. Setelah itu bunda letakkan kedua tangan di samping kanan dan kiri. Kemudian perlahan letakkan kaki di lantai dan tekan naik hingga perut bunda terangkat.

Tahan posisi itu selama beberapa menit ya bunda. • Posisi nungging dengan tangan dan kepala terkelungkup • Posisi nungging seperti merangkak • Posisi nungging dengan bantal di bawah tangan • Posisi nungging ke samping Itu dia bunda beberapa informasi yang bisa kami sampaikan kepada bunda mengenai posisi nungging yang benar agar bayi tidak sungsang dan lahir normal.

Dengan melakukan posisi yang telah kami sampaikan di atas tadi maka bayi bisa menjadi tidak sungsang ya. Namun sebelumnya kami sarankan agar sebelum bunda melakukan posisi ini berkonsultasi terlebih dahulu dan juga kami meminta agar bunda sebaiknya ditemani oleh suami sebelum melakukan posisi ini sehingga Anda yang mengawasi ya.

Related Posts • Penyebab Setelah Hamil Punggung Belakang Masih Sakit Seperti Hamil Dan Perawatan • Apakah PCOS Berbahaya Jika Tidak Diobati? • 3 Posisi Tidur Yang Baik Bagi Ibu Hamil Bayi Melintang Agar Kembali Pada Posisi Yang Benar • 7 Bahaya Ambeien Saat Melahirkan Normal dan Caesar • 7 Syarat Induksi Persalinan Untuk Ibu Hamil

Posisi Tidur Ibu Hamil Agar Janin Tidak Sungsang




2022 www.videocon.com