Mbak yos

mbak yos

Dream - Iwan Fals begitu sukses dalam karirnya, kehidupan pribadinya pun nggak kalah menarik perhatian netizen. Termasuk soal rumah tangganya dengan Rosiana atau yang akrab disapa Mbak Yos yang jarang tersorot. Dari pernikahannya itu, mereka dikaruniai 3 orang anak bernama Mbak yos Rambu Anarki, Annisa Cikal Rambu Bassae dan Raya Rambu Rabbani. Selama 4 dekade bersama, rumah tangga Iwan Fals dan Mbak Yos jauh dari kabar miring.

Yuk kita intip sederet momen kebersamaan Iwan Fals dan sang istri. Indonesian soap opera, produced by Tripar Multivision and first aired on September 25, 2016 Tuyul & Mbak Yul Reborn Genre Musical Comedy Drama Created by Raam Punjabi Directed by Taka Rich Starring Megi Irawan Pamela Bowie Bhavesh Balchandani Harshita Ojha Vaishali Thakkar Ruhanika Dhawan Faisal Khan Mbak yos Thakur Shakti Arora Shaheer Sheikh Shah Rukh Khan Kiesha Alvaro Rony Dozer Jessica Torsten Theme music composer Nathanael P Winarto Opening theme Tuyul & Mbak Yul Ending theme Tuyul & Mbak Yul Country of origin Indonesia Original mbak yos Indonesian No.

of seasons 1 No. of episodes 118 Production Executive producers Gobind Punjabi Anita Whora Producer Raam Punjabi Production locations Jakarta, Indonesia Running time One hour (10:00-11:00am Indonesian Western Time) Production company Tripar Multivision Plus Release Original network antv Picture format SDTV ( 480i) Audio format Stereo Dolby Digital 5.1 First shown in September 25, 2016 Original release September 25, 2016 ( 2016-09-25) – January 27, 2017 ( 2017-01-27) Tuyul & Mbak Yul Reborn is an Indonesian soap opera produced by Tripar Multivision Plus.

It first aired on ANTV on September 25, 2016. [1] The comedy film based on Tuyul & Mbak Yul: Reborn series originally planned in 2019 by Tripar Multivison Plus, due to the COVID-19 pandemic in 2020, the Tuyul & Mbak Yul The Movie shooting had to be temporarily canceled.

Contents • 1 Synopsis • 2 Cast • 3 Guest stars • 4 References • 5 External links Synopsis [ edit ] Ucil ( Megi Irawan) who chose to retire took the money man. In his flight from King Toyol, Ucil saved by Yuli alias Mbak Yul ( Pamela Bowie). Ucil pursued two executioners, but have friends who protect her, Kentung mbak yos Rony Dozer). Rocky ( Stuart Collin) were chatty and jealous. Cast [ edit ] • Megi Irawan as Ucil • Pamela Bowie as Yulia • Stuart Collin as Rocky • Asep Jaya as Asep • Ery Makmur as Kenting • Rony Dozer as Kentung • Rurin Nirmala as Ibu Guru • Aga Dirgantara as Aji • Jessica Torsten as Jessy • Sayudi as Ucul • Mueng Engingeng as Ocol • Nesya Chandria as Laras • Keisha Alvaro as Radit • Naguita Aurora as Mimi • Arzenda as Udin • Boim Imoet as Mr.

Raja Tuyul Guest stars [ edit ] • Bhavesh Balchandani • Harshita Ojha • Vaishali Thakkar • Ruhanika Dhawan • Faisal Khan • Mrunal Thakur • Shakti Arora References [ edit ] Hidden categories: • CS1 Indonesian-language sources (id) • Articles with short description • Short description with empty Wikidata description • Pages using infobox television with unnecessary name parameter • Pages using infobox television with incorrectly formatted values • Official website not in Wikidata Edit links • This page was last edited on 15 April 2022, at 13:52 (UTC).

• Text is available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License 3.0 ; additional terms may apply. By using this site, you agree to the Terms of Use and Privacy Policy. Wikipedia® is a registered trademark of the Wikimedia Foundation, Inc., a non-profit organization.

mbak yos

• Privacy policy • About Wikipedia • Disclaimers • Contact Wikipedia • Mobile view • Developers • Statistics • Cookie statement • •
Biografi dan Profil Lengkap Iwan Fals– Virgiawan Listanto atau yang lebih dikenal dengan Iwan Fals adalah salah satu Musisi legendaris Indonesia. Pria kelahiran Jakarta, 3 September 1961 merupakan penyanyi dengan aliran musik Balada, Pop, Rock, dan Country.

mbak yos

Iwan Fals sangat terkenal melalui lagunya yang menggambarkan suasana sosial kehidupan Indonesia terutama Jakarta di akhir tahun 1970-an hingga sekarang. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti lagu Wakil Rakyat dan Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (seperti lagu Siang Seberang Istana dan Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia atau kadang-kadang di luar Indonesia (seperti lagu Ethiopia) mendominasi tema lagu yang dibawakannya dan banyak disukai pecinta musik di Indonesia.

Selain menyanyikan lagunya, ia juga menyanyikan lagu sejumlah pencipta lain. 2.3 OI (Orang Indonesia) Profil Singkat Iwan Fals Nama Lengkap : Virgiawan Listanto Nama Panggung : Iwan Fals Lahir : Jakarta, 3 September 1951 Pekerjaan : Penyanyi, Aktor Tahun Aktif : 1975 – sekarang Pasangan : Hj.

Rosana (1980-sekarang) Anak : Galang Rambu Anarki (Lahir 1 Januari 1982, Meninggal 25 April 1997) Annisa Cikal Rambu Bassae (Lahir Tahun 1985) Raya Rambu Rabbani (Lahir 22 Januari 2003) Orang Tua: Harsoyo (ayah) Lies Suudijah (Ibu) Pendidikan: SMP N mbak yos Bandung, Jawa Barat SMAK BPK Bandung STP (Sekolah Tinggi Publisistik) Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Agama : Islam Biografi Lengkap Iwan Fals Kehidupan Pribadi dan Keluarga Iwan Fals Iwan Fals merupakan putra dari pasangan Harsoyo dan Lies yang lahir dengan nama asli Virgiawan Listanto di Jakarta, 3 September 1951.

Masa kecil Iwan Fals dihabiskan di Bandung, kemudian ia ikut saudaranya di Jeddah, Arab Saudi selama 8 bulan. Bakat musiknya makin terasah saat ia berusia 13 tahun, dimana Iwan banyak menghabiskan waktu dengan mengamen di Bandung. Bermain gitar dilakukannya sejak ia masih mbak yos bahkan ia mengamen untuk melatih kemampuan bergitar dan mencipta lagu.

Pada tahun 1980, Iwan menikahi Rosana yang akrab disapa “Mbak Yos”. Dari pernikahan tersebut, mereka dikarunia 3 anak yaitu (alm) Galang Rambu Anarki (1 Januari 1982 – April 1997), Annisa Cikal Rambu Bassae (1985) dan Raya Rambu Rabbani (22 Januari 2003). Galang mengikuti jejak ayahnya terjun di bidang musik. Namun musik yang ia bawakan berbeda dengan trademark ayahnya. Galang menjadi gitaris kelompok BUNGA dan sempat merilis satu album perdana menjelang kematiannya tahun 1997.

Galang Rambu Anarki meninggal pada April 1997 secara mendadak yang membuat aktivitas bermusik Iwan Fals sempat vakum selama beberapa tahun. Galang kemudian dimakamkan di pekarangan rumah Iwan Fals di desa Kp. Leuwinanggung No. 19 Tapos, Depok, Jawa Barat. Mbak yos Galang, Iwan sering menyibukkan diri dengan melukis dan berlatih bela diri. Pada tahun 1999, Iwan berkolaborasi dengan Farid Bento. Pada tahun 2002, Iwan mulai aktif lagi membuat album. Dia pun mulai bangkit dengan munculnya album Suara Hati yang di dalamnya terdapat lagu Hadapi Saja yang bercerita tentang kehilangan Galang.

Pada lagu tersebut, istri Iwan Fals (Ros) juga ikut menyumbangkan suaranya. Sejak meninggalnya Galang Rambu Anarki, warna dan gaya bermusik Iwan Fals terasa berbeda. Ini terlihat dari lirik lagunya yang mendalam dan religius. Perjalanan Karier Iwan Fals Saat duduk dibangku SMP, Iwan menjadi gitaris dalam paduan suara sekolah. Kemudian, datang ajakan dari seorang produser untuk mengadu nasib di Jakarta.

Ia menjual sepeda motornya untuk biaya membuat master. Mbak yos rekan-rekannya, Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul, Iwan rekaman album pertama. Namun mbak yos tersebut gagal di pasaran dan Iwan kembali menjalani profesi sebagai pengamen.

Setelah mendapat juara di festival musik country, Iwan ikut festival lagu humor. Arwah Setiawan (almarhum), lagu-lagu humor milik Iwan sempat direkam bersama Pepeng, Krisna, Nana Krip dan diproduksi oleh ABC Records. Najun juga gagal dan hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu saja. Hingga akhirnya, Iwan bekerja sama dengan Musica Studio. Sebelum ke Musica, Iwan sudah rekaman sekitar 4-5 album.

mbak yos

Di Musica, lagu-lagu Iwan baru digarap lebih serius. Iwan tetap menjalani profesinya sebagai pengamen. Iwan mengamen dengan mendatangi rumah-rumah, kadang di Pasar Kaget atau Blok M. Ternyata, album Sarjana Muda miliknya banyak diminati dan Iwan mulai mendapatkan berbagai tawaran untuk bernyanyi. Ia sempat masuk televisi setelah tahun 1987. Waktu siaran acara Manasuka Siaran Niaga di TVRI, lagu Oemar Bakri sempat ditayangkan di TVRI.

Saat anak kedua Iwan, Cikal lahir pada tahun 1985, kegiatan mengamen langsung dihentikan. Selama Orde Baru, banyak jadwal acara konser Iwan yang dilarang dan dibatalkan oleh aparat pemerintah, karena lirik lagunya yang kritis. Saat bergabung dengan kelompok SWAMI dan merilis album bertajuk SWAMI pada 1989, nama Iwan semakin melambung dengan mencetak hits Bento dan Bongkar yang sangat fenomenal. Perjalanan karir Iwan Fals terus naik saat mbak yos bergabung dengan Kantata Takwa pada 1990 yang di dukung penuh oleh pengusaha Setiawan Djodi.

Konser Kantata Takwa saat itu hingga sekarang dianggap sebagai konser musik yang terbesar dan termegah sepanjang sejarah musik Indonesia. OI (Orang Indonesia) Pada tanggal 16 Agustus 1999, para penggemar fanatik Iwan Fals mendirikan sebuah yayasan yang dinamakan Yayasan Orang Indonesia atau lebih dikenal dengan sebutan Oi. Yayasan ini mewadahi aktifitas para penggemar Iwan Fals.

Selain Oi, fans keluarga besar iwan fals yaitu Fals Mania FC-SI (Fama) dan Komunitas Tiga Rambu (K3R). Demikian artikel tentang” Biografi dan Profil Lengkap Mbak yos Fals – Musisi Legendaris Indonesia“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.

• Biografi dan Profil Lengkap Via Vallen – Ratu Pop Dangdut Koplo Indonesia • Biografi dan Profil Lengkap Agnes Mo – Penyanyi Berbakat Indonesia • Biografi dan Profil Mbak yos Virgoun – Penyanyi Pelantun Lagu Surat Cinta Untuk Starla • Biografi dan Profil Lengkap Payung Teduh – Band Indie Terkenal Indonesia • Biografi Dan Profil Lengkap Raisa Adriana Beserta Riwayat Perjalanan Karirnya • Biografi Dan Profil Lengkap Isyana Sarasvati – Penyanyi Muda Berbakat Indonesia Categories Artis Post navigation Artikel Terbaru • Biografi dan Profil Lengkap Stefano Jantje Lilipaly – Pemain Timnas Indonesia Naturalisasi Belanda • Biografi dan Profil Lengkap Ihsan Maulana Mustofa – Atlet Bulu Tangkis Indonesia • Biografi dan Profil Lengkap Anthony Sinisuka Ginting – Pebulutangkis Indonesia • Biografi dan Profil Lengkap Jonatan Christie – Pebulutangkis Muda Indonesia • Biografi dan Profil Lengkap Marcus Fernaldi Gideon – Pemain Bulu Tangkis Ganda Putra Indonesia • Biografi dan Profil Lengkap Kevin Sanjaya Sukamuljo – Pemain Bulu Tangkis Ganda Putra Indonesia Biodata Iwan Fals Nama Lahir Virgiawan Listanto Nama Panggung Iwan Fals Tempat, Tanggal Lahir Jakarta, 3 September 1961 Warga Negara Indonesia Profesi Penyanyi, Aktor Pasangan Rosana (m.

1982) Orangtua Harsoyo (Ayah), Lies Suudijah (Ibu) Iwan Fals merupakan seorang penyanyi solo legendaris Indonesia. Ia dikenal akan karya karyanya yang kerap menggambarkan kritik terhadap potret sosial di negara ini.

Debutnya dimulai dengan merilis sebuah album yang bertajuk Perjalanan pada tahun 1979. Karya karyanya itu dianggap mampu mewakilkan suara masyarakat. Ia selalu aktif dan tak pernah takut menyuarakan pendapat dan kritikannya lewat musik.

Bahkan, ia kerap mendapat pencekalan atas sebagian besar lagu yang ditulisnya tersebut.

mbak yos

Akibat sikap kritis yang melekat dari dirinya, beberapa kali ia keluar masuk penjara. Saat hendak menggelar tur 100 kota untuk keperluan promosi pada tahun 1989, aparat keamanan pun membatalkannya secara sepihak tanpa alasan jelas. Sebelum aktif seterkenal sekarang, kehidupan masa kecil yang dijalani cukup berbeda dengan anak-anak lain seusianya dulu. Ia sempat turun ke jalanan menjadi seorang pengamen.

Hal itu dilakukan lantaran dirinya ingin melatih ketrampilan bermusiknya. Prestasinya di bangku sekolah pun sangat bertolak belakang dengan profesinya saat ini. Tercatat ia pernah meraih juara II untuk Karate tingkat Nasional dan pada tahun 1989, ia juga berhasil menyabet juara IV untuk kategori yang sama.

Di kampus STP (sekolah Tinggi Publisistik) tempat ia menuntut ilmu, dirinya pernah masuk pelatnas dan melatih karate. Iwan juga pernah menjadi kolumnis untuk berbagai tabloid olahraga. Untuk mengenal profil Iwan Fals lebih dalam, mbak yos ulasan tentang biografi Iwan Fals lengkap berikut ini. Profil Iwan Fals Siapa tak kenal Iwan Fals?

Nampaknya banyak orang yang sudah tahu seluk beluk biografi Iwan Fals lengkap. Secara, kiprahnya di dunia hiburan Indonesia tak bisa dibilang sebentar. Banyak yang menganggap profil Iwan Fals adalah seorang legenda musik tanah air. Lewat lagu-lagunya yang sebagian besar berupa kritik sosial mampu mewakili suara hati rakyat. Ia tak pernah takut menyuarakan pendapat dan kritikannya lewat musik. Bahkan, mbak yos kerap mendapat pencekalan atas lagu-lagunya tersebut. Akibatnya, beberapa kali ia keluar masuk penjara.

Saat hendak menggelar tur 100 kota untuk keperluan promosi pada 1989, aparat keamanan pun membatalkannya secara sepihak tanpa alasan jelas. Ia pun pernah mengalami musibah berat yang menimpa keluarganya. Pada April 1997, putranya, Galang Rambu Anarki ditemukan meninggal pada usia 15 tahun di kamarnya. Pihak keluarga memberi pernyataan, bahwa Galang meninggal karena serangan mbak yos akut. Namun, ada rumor yang berhembus bahwa Galang meninggal karena overdosis. Menangkal kabar tersebut, istri Iwan Fals pun mengatakan bahwa kondisi Galang saat itu memang sakit-sakitan.

Iwan pun menambahkan kalau fisik dan pencernaan Galang memang agak lemah. Sepeninggal Galang, musisi kelahiran 3 September 1961 ini sempat vakum dari dunia musik selama beberapa tahun. Kemudian, ia mulai kembali aktif di dunia musik pada tahun 2002.

Sebelum menjadi dikenal banyak orang seperti sekarang ini, tentu saja sudah banyak lika-liku yang ia hadapi. Dan itu menjadi salah satu alasan masih banyak orang yang mengidolakannya sampai sekarang. Potret Keluarga Harmonis Dari kiri ke kanan: Iwan Fals, Rosana (istri), Rayya (anak), Cikal (anak) Sumber: Instagram.com/iwanfals/ Membicarakan biografi Iwan Fals lengkap sepertinya ada yang kurang jika belum membahas tentang keluarganya.

Keluarga ini terkenal sangat harmonis. Membina rumah tangga bersama sang istri, Rosana sejak tahun 1980, ia dikaruniai tiga orang anak.

Yaitu, Galang Rambu Anarki, Annisa Cikal Rambu Bassae, dan Raya Rambu Rabbani. Ketiga nama anak-anaknya tersebut terlihat sangat unik dan penuh makna. Masing-masing pasti tersemat nama Rambu yang artinya tanda atau petunjuk.

mbak yos

Dari arti tersebut, diharapkan supaya mereka bisa menjadi petunjuk bagi dirinya sendiri maupun bagi kehidupan orang-orang di sekitarnya. 1. Peran Hebat Sang Istri Membahas informasi tentang sang istri juga merupakan bagian dari biografi Iwan Fals lengkap. Seperti yang kita tahu dari profil Iwan Fals, pernikahan Iwan dan Rosana nampaknya selalu berjalan mulus tanpa persoalan yang berarti.

mbak yos

Tapi, mereka pun pernah mengalami cobaan yang amat berat ketika putra sulungnya meninggal dunia. Apalagi Galang meninggal dalam usia yang masih sangat belia. Tahun pertama pasca kepergiannya, keluarga ini pun selalu diliputi kesedihan yang mendalam.

Mbak yos Mbak Yos, panggilan akrab sang istri, cobaan tersebut adalah cobaan yang paling berat dalam kehidupan keluarganya. Tapi, untungnya Mbak Yos adalah tipikal orang yang selalu berusaha untuk lebih dekat dengan Tuhan. Hal ini menjadi solusi jika sewaktu-waktu kesedihan tersebut datang menghampirinya. Tak lama setelah kepergian Galang, Iwan pun kehilangan ayah dan seorang saudaranya secara berturut-turut. Di sinilah Mbak Yos sangat berperan untuk menghibur suaminya agar tak terlarut dalam rasa duka.

Setelah cobaan itu datang, Mbak Yos merasa lebih dekat dengan Iwan. Menurut pelantun tembang Ibu ini, ia merasa lebih tegas, tapi untuk urusan agama, Mbak Yos lebih kuat darinya. Sekian lama menjalani kehidupan bersama, membuat Mbak Yos semakin bisa memahami suaminya, walaupun dulu dan sekarang suaminya tak terlalu banyak berubah.

Cobaan demi cobaan yang menghampirinya justru membuat hubungan keduanya semakin kuat. Jika di awal pernikahan dulu sering berbeda pendapat, sekarang mulai tumbuh persamaan. Sosok sang istri sangat penting bagi perjalanan kariernya. Mbak Yos merupakan manajer pribadinya semenjak meninggalnya Galang.

Ia kemudian mendirikan Iwan Fals Manajemen (IFM) untuk kemajuan karier sang suami. Baca juga: Kenal Lebih Dekat Dengan Anak Anak Cristiano Ronaldo 2. Kasih Sayang untuk Anak-Anaknya Berikutnya yang akan dibahas dari biografi Iwan Mbak yos Lengkap adalah tentang putra putrinya.

Salah satu putranya mengikuti jejak sang ayah dalam bermusik. Mbak yos, musik yang ia geluti jauh berbeda dengan ciri khas ayahnya.

Ia adalah Galang, yang menjadi gitaris dari band Bunga dan sempat merilis mbak yos album sebelum kepergiannya. Nama Galang Rambu Anarki pun Iwan jadikan sebagai judul dari salah satu lagu dalam albumnya yang bertajuk Opini yang dirilis pada 1982.

Tak heran, banyak sekali yang bukan hanya mengidolakan profil Iwan Fals sebagai penyanyi, tapi juga tentang bagaimana ia berhasil membina keluarga yang banyak menjadi panutan keluarga lain. Menurutnya, faktor yang membuat keluarganya tetap harmonis adalah dengan saling mendukung satu sama lain. Keluarga selalu jadi perhatian utama baginya. Bahkan, sosok yang diidolakan penyanyi Afgan ini mempercayakan keluarganya untuk menjalankan perusahaan impresariat PT Tiga Rambu.

Perusahaan tersebut merupakan induk dari Fals Record, Komunitas Tiga Rambu, dan Iwan Fals Manajemen. Anak keduanya, Cikal, ditunjuk untuk menjadi Direkturnya. Cikal pun mengatakan bahwa status sebagai keluarga bukan berarti memudahkannya dalam mengurus jalannya perusahaan keluarga ini.

mbak yos

Sosok sang ayah yang menjadi idola bagi banyak orang pun turut menjadi pertimbangannya dalam memutuskan menjalin kontrak dengan sebuah produk. Menurutnya, sebisa mungkin manfaat dari setiap kerja sama yang dijalin juga dirasakan oleh orang lain, terutama untuk penggemar ayahnya. Selain nama Galang Rambu Anarki, nama Cikal pun diabadikan oleh Iwan Fals sebagai judul album dan judul lagu yang dirilis tahun 1991. Sebelumnya, Cikal juga pernah dibuatkan lagu berjudul Annisa pada 1986. Pada tanggal 22 Januari 2003, Iwan dan sang istri kembali dikaruniai anak laki-laki yang diberi nama Rayya Rambu Robbani.

Kehadirannya seolah menjadi pelipur lara setelah ditinggal oleh anak sulungnya. Anak bungsunya ini pun juga mempunyai peran yang besar bagi Iwan dalam memberi inspirasi dalam dunia bermusiknya. Baca juga: Lewat Instagram Ernest Prakasa ini Kita Kepoin Keluarganya Yuk! Perjalanan Karier Sumber: Instagram.com/iwanfals/ Nama asli musisi Iwan Fals adalah Virgiawan Listanto, ia merupakan putra dari pasangan Kolonel Anumerta Sucipto dan Lies Suudijah.

Ia menghabiskan masa kecilnya di Bandung. Kemudian pindah mengikuti saudaranya ke Jeddah, Arab Saudi selama 8 bulan. Ia mulai mengasah bakat musiknya sejak berusia 13 tahun. 1. Awal Bermusik Saat usia 13 tahun, ia sering menghabiskan waktunya untuk mengamen di kota Bandung.

Hal ini juga dijadikan sarana untuk mengasah kemampuannya untuk menguasai gitar dan menciptakan lagu. Kemampuannya bermain musiknya pun membuat ia didapuk menjadi gitaris untuk paduan suara di sekolahnya. Kala itu, ketika masih duduk di bangku SMP, ia mendapat tawaran untuk bermusik di Jakarta. Kemudian ia melakukan rekaman untuk album pertamanya yang dilakukan bersama rekan-rekannya, yaitu Toto Gunarto, Helmi Bahfen, dan Bambang Bule.

Kerjasama bersama rekan-rekannya ini akhirnya menjadi sebuah grup yang dinamakan Amburadul dan melakukan rekaman di Istana Music Records Jakarta. Tapi, debut album bertajuk Perjalanan yang dirilis pada 1979 tersebut tak bisa dibilang berhasil di lapangan.

Kasetnya tak terlalu laku di pasaran. Iwan Fals pun memutuskan untuk kembali turun ke jalanan. Tak lantas menyerah, ia pun beberapa kali mengikuti ajang festival musik di sekitar awal era 1980-an.

Ia pun berhasil menyabet juara di festival musik country. Setelah itu, ia kembali mengikuti festival musik lainnya yaitu festival lagu humor yang diselenggarakan oleh Lembaga Humor Indonesia.

Lagu Iwan Fals bergenre humor ini sempat direkam bersama Pepeng, Krisna, dan Nana Krip. Proyek ini diproduksi oleh ABC Records. Membahas perjalan bermusiknya merupakan bagian dari biografi Iwan Fals lengkap. Tetapi, seolah mengulang pengalaman sebelumnya, rekaman ini pun tidak sukses di pasaran. Hanya kalangan tertentu saja yang mau menikmatinya. Akhirnya, ia melakukan rekaman di Musica Studio dan musiknya mulai digarap secara serius.

Misalnya saja pada album Iwan Fals, Sarjana Muda yang rilis pada 1981 silam, yang ditangani oleh Willy Soemantri. Tapi setelah kelahiran anak keduanya pada 1985, ia pun memutuskan untuk menghentikan kegiatan mengamennya. Ia sempat mucul di acara televisi pada tahun 1987. Saat itu mbak yos mucul dalam acara Manasuka Siaran Niaga yang disiarkan di TVRI dan membawakan lagu Oemar Bakri. 2. Isu Pencekalan Selama periode Orde Baru, ia banyak mendapat cekalan dari pemerintah.

Banyak acara konsernya yang dilarang dan dibatalkan. Hal ini disebabkan lantaran lirik-lirik lagunya dianggap berpotensi memprovokasi kerusuhan. Beberapa lagunya bisa dikategorikan sebagai lagu yang terlalu keras dan kritis pada saat itu. Sampai perusahaan rekaman yang menaunginya tak berani memasukkan lagu-lagunya untuk dijual secara bebas. Iwan pun mengakui kalau ia sendiri juga tak tertarik untuk memasukkan lagu-lagu tersebut ke dalam albumnya.

Rekaman lagu-lagu yang tak dijual pun sempat diputar di stasiun radio 8EH Institut Teknologi Bandung. Lagu tersebut juga dinyanyikannya dalam beberapa konser pelantun lagu Ibu ini. Akibatnya, ia berulang kali harus berurusan dengan pihak keamanan karena lagunya dianggap dapat mengganggu stabilitas negara. Beberapa konsernya di era 1980-an juga sempat disabotase dengan cara aliran listrik dipadamkan dan pernah juga dibubarkan secara paksa.

Baca juga: Kisah Perjalanan Cinta Raffi Ahmad dan Nagita Slavina 3. Meroket Lewat Single Hits Semenjak bergabung dengan kelompok SWAMI dan merilis album pada 1989, namanya semakin meroket.

Ia berhasil mencetak hits dengan lafu Iwan Fals Bento dan Bongkar yang sangat fenomenal, bahkan sampai sekarang. Bagi yang belum terlalu mengetahui biografi Iwan Fals lengkap, kariernya semakin menanjak ketika ia bergabung dengan Kantata Takwa pada 1990 silam. Di sana ia juga didukung oleh pengusaha Setiawan Djodi.

Konser-konser Kantata Takwa sampai sekarang dianggap sebagai konser musik terbesar dan termegah dalam sejaran musik tanah air. Bersama SWAMI ia berhasil memproduksi dua album yang bertajuk SWAMI dan SWAMI II. Setelah kontraknya dengan SWAMI berakhir, ia masih merilis album-album solo mbak yos kolaborasi. Sempat vakum setelah anak sulungnya meninggal pada 1997, ia pun kembali aktif mbak yos mulai tahun 2002 yang ditandai dengan munculnya album Suara Hati. Selain lagu-lagu bertemakan kritikan sosial, Iwan Fals pun juga membuat lagu yang bertemakan mbak yos.

Keduanya sama-sama sukses dan mendapat apresiasi yang bagus dari para pecinta musik. 4. Produktif Menciptakan Karya Inspirasional Kepopuleran Iwan Fals tak hanya berhenti pada 2002 saja. Masih banyak penggemar yang masih terus setia menemani perjalanan kariernya. Menjelang pemilihan presiden 2004 silam, ia merilis sebuah album yang bertajuk Manusia 1/2 Dewa. Ia sengaja memanfaat momen tersebut untuk mengeluarkan album ini.

Karena, materi yang diusung sarat akan pesan moral, kritik, dan harapan yang ia tujukan untuk sang presiden terpilih. Ia menyenandungkan apa saja yang selama ini menjadi kegelisahannya.

Namun, peredaran album ini mengalami beberapa kendala. Salah satunya adalah kontroversi mengenai judul dan pemilihan cover albumnya yang dinilai menyinggung umat Hindu. Setelah itu, ia juga terbilang produktif mengeluarkan beberapa album.

Sebut saja album yang bertajuk In Love (2005), 50;50 (2007), Untukmu Terkasih (2009), Keseimbangan (2010), Tergila-gila (2011), dan Raya (2013). Pada 2017, ia telah berjanji kepada sang anak, Cikal, untuk merampungkan album berikutnya.

Ia memilih nama istrinya, Rosana, sebagai tajuk untuk albumnya. Tak jauh berbeda dengan album-album sebelumnya, ia juga tak lupa menyisipkan pesan-pesan yang berisi kritikan, alam, dan menyinggung tentang sejarah budaya. Mengulik biografi Iwan Fals lengkap memang sangatlah menarik. Apalagi jika membahas perjalanan bermusiknya dari nol sampai bisa mendulang kepopuleran seperti sekarang ini.

Tak hanya kritis, ia juga menunjukkan sisi humanis, patriotis, humoris, agamis, dan romantis dalam setiap karya-karyanya. Hal itulah yang membuatnya sangat berkarakter dan berbeda dengan musisi lain pada umumnya.

Baca juga: 5 Video Lagu Ayu Ting Ting Paling Asyik Buat Teman Goyang Banyak Belajar dari Biografi Iwan Fals Lengkap Setelah mengulas biografi Iwan Fals lengkap, kita jadi lebih tahu tentang profil Iwan Fals dan segala informasi tentangnya yang selama ini mungkin terlewatkan dan beberapa keunggulan Iwan Fals dalam menciptakan sebuah karya. Untuk menjadi sukses seperti sekarang, banyak sekali lika liku yang harus dihadapi oleh legenda musik yang juga pernah berkolaborasi dengan Isyana Sarasvati ini.

Perjalanannya tak serta merta mulus. Perjuangan hidupnya patut diapresiasi. Selain dalam dunia musik, sosoknya di dalam keluarga pun sangat menginspirasi.

Profil Iwan Fals adalah potret sosok populer yang tak terlena dalam ketenarannya. Ia tetap dikenal membumi dan sangat sayang dengan keluarganya. Hal inilah yang patut untuk kita contoh. Nah, itulah ulasan biografi Iwan Fals lengkap yang berhasil kami rangkum. Selain profil Iwan Fals, kamu juga bisa baca profil artis lain, seperti Raisa Andriana atau artis muda berbakat, Maudy Ayunda.

Ada juga artis luar negeri yang juga sama-sama menginspirasi, sebut saja Selena Gomez atau Song Joong Ki. Penulis Elsa Dewinta Elsa Dewinta adalah seorang editor di Praktis Media. Wanita yang memiliki passion di dunia content writing ini merupakan lulusan Universitas Sebelas Maret jurusan Public Relations. Baginya, menulis bukanlah bakat, seseorang bisa menjadi penulis hebat karena terbiasa dan mau belajar.

Editor Nurul Aprilianti Meski memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Pertanian dari Institut Pertanian Bogor, wanita ini tak ragu "nyemplung" di dunia tulis-menulis.

Sebelum berkarier sebagai Editor dan Content Writer di Praktis Media, ia pun pernah mengenyam pengalaman di berbagai penjuru dunia maya. Seleb Indonesia • Ini Dia Deretan Artis Tercantik di Indonesia yang Bakal Bikin Kamu Terpesona • Profil & Biodata Afgansyah Reza • Profil & Biodata Agnes Mbak yos • Profil & Biodata Al Ghazali • Profil & Biodata Aliando Syarief • Profil & Biodata Amanda Manopo • Profil & Biodata Ammar Zoni • Profil & Biodata Anji Manji • Profil & Biodata Arbani Yasiz • Profil mbak yos Biodata Ariel Tatum • Profil & Biodata Armada Band • Profil & Biodata Aura Kasih • Profil & Biodata Ayu Ting Ting • Profil & Biodata Bastian Steel • Profil & Biodata Chelsea Islan • Profil & Biodata Deddy Corbuzier • Profil & Biodata Dewi Persik • Profil & Biodata Didi Kempot • Profil & Biodata Ernest Prakasa • Profil & Biodata Giorgino Abraham • Profil & Biodata Iqbaal Ramadhan • Profil & Biodata Irish Bella • Profil & Biodata Isyana Sarasvati • Profil & Biodata Iwan Fals • Profil & Biodata Mbak yos Hayat mbak yos Profil & Biodata Jefri Nichol • Profil & Biodata Jessica Mbak yos • Profil & Biodata Jihan Audy • Profil & Biodata Judika • Profil & Biodata Julia Perez • Profil & Biodata Kartika Putri • Profil & Biodata Lengkap Bryan Domani • Profil & Biodata Gus Azmi Askandar • Profil & Biodata Megan Domani • Profil & Biodata Luna Maya • Profil & Biodata Marion Jola • Profil & Biodata Maudy Ayunda • Profil & Biodata Mikha Tambayong • Profil & Biodata Nagita Slavina • Profil & Biodata Natasha Wilona • Profil dan Biodata Nella Kharisma • Profil & Biodata Nikita Mirzani • Profil & Biodata Nissa Sabyan • Profil & Biodata NOAH Band • Profil & Biodata Pevita Pearce • Profil & Biodata Prilly Latuconsina • Profil & Biodata Raffi Ahmad • Profil & Biodata Raisa Andriana • Profil & Biodata Raline Shah • Profil & Biodata Ranty Maria • Profil & Biodata Rizky Febian • Profil & Biodata Rizky Nazar • Profil & Biodata Siti Badriah • Profil & Biodata Stefan William • Profil & Biodata Syahrini • Profil & Biodata Vanesha Prescilla • Profil mbak yos Biodata Verrell Bramasta • Profil & Biodata Via Vallen • Profil & Biodata Virgoun • Profil & Biodata Virzha • Profil & Biodata Young Lex • Profil dan Biodata Zaskia Gotik • Profil & Biodata Tulus Seleb Internasional • Profil & Biodata Adele • Profil & Biodata Ariana Grande • Profil & Biodata Bae Suzy (Eks Miss A) • Profil & Biodata BLACKPINK • Profil & Biodata Bruno Mars • Profil & Biodata BTS • Profil & Biodata Camila Cabello • Profil & Biodata Charlie Puth • Profil & Biodata Coldplay • Profil & Biodata Cristiano Ronaldo • Profil & Biodata DJ Alan Walker • Profil & Biodata Dua Lipa • Profil & Biodata Ed Sheeran • Profil & Biodata EXO • Profil & Biodata GFriend • Profil & Biodata Gong Yoo • Profil & Biodata GOT7 • Profil & Biodata iKON • Profil & Biodata ITZY • Profil & Biodata IU • Profil & Biodata IZONE • Profil & Biodata Ji Chang Wook • Profil & Biodata Justin Bieber • Profil & Biodata Kim Ji Won • Profil & Biodata Kim So Hyun • Profil & Biodata Kim Soo Hyun • Profil & Biodata Kim Woo Bin • Profil & Biodata Lee Dong Wook • Profil & Biodata Lee Jong Suk • Profil & Biodata Lee Min Ho • Profil & Biodata Lengkap Daniel Padilla • Profil & Biodata Lionel Messi • Profil & Biodata Mohamed Salah • Profil & Biodata Momoland • Profil & Biodata Nam Joo Hyuk • Profil & Biodata NCT • Profil & Biodata Neymar Jr • Profil & Biodata Park Bogum • Profil & Biodata Park Seo Joon • Profil & Biodata Park Shin Hye • Profil & Biodata Red Velvet • Profil & Biodata Selena Gomez • Profil & Biodata SEVENTEEN • Profil & Biodata Shahrukh Khan • Profil & Biodata Shawn Mendes • Profil & Biodata SNSD • Profil & Biodata Song Hye Kyo • Profil & Biodata Song Joong Ki • Profil & Biodata Stray Kids • Profil & Biodata Super Junior • Profil & Biodata Taylor Swift • Profil & Biodata The Chainsmokers • Profil & Biodata TWICE • Profil & Biodata TXT • Profil & Biodata Valentino Rossi • Profil & Biodata Wanna One • Profil & Biodata Westlife • Profil & Biodata Winner • Profil & Biodata Zayn Malik
Penajam (ANTARA) - Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Organisasi Kemasyarakatan Orang Indonesia Rosana Listanto atau yang akrab dipanggil Mbak Yos menegaskan, seluruh anggota Oi mbak yos memahami AD/ART organisasi.

"Kami minta semua anggota Oi harus benar-benar memahami AD/ART (anggaran dasar dan anggaran rumah tangga)," tegas Ketum BPP Oi Mbak Yos istri Iwan Fals tersebut. Penegasan itu disampaikan Mbak Yos saat konferensi video pada Musyawarah Wilayah II Badan Pengurus Wilayah Ormas Oi Kalimantan Timur yang digelar di Kabupaten Penajam Paser Utara, Sabtu.

AD/ART lanjut ia, merupakan konstitusinya sebuah organisasi, di dalamnya terdapat aturan yang wajib ditaati oleh setiap anggota. Mbak Yos mbak yos berpesan agar badan pengurus Oi wilayah serta kabupaten/kota menjalankan semua program dengan pilar SOPAN (seni, olahraga, pendidikan, akhlak dan niaga) karena SOPAN adalah jati diri Oi. "Oi itu nyawanya mbak yos SOPAN, program-program SOPAN harus dijalankan.

Mari bersama menjaga serta membangun Oi dengan SOPAN," ujarnya. Dedi Sudarya terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Badan Pengurus Wilayah Ormas Oi Kalimantan Timur periode 2020-2024, menggantikan ketua sebelumnya Andre Wibowo dalam Musyawarah Wilayah II tersebut.

Musyawarah Wilayah II Badan Pengurus Wilayah Ormas Oi Kalimantan Timur yang dilaksanakan di Hotel Aqila itu dihadri peserta dari Badan Pengurus Kota/Kabupaten atau BPK Oi se-Kalimantan Timur. "Oi salah satu organisasi yang mendukung dan memegang peranan penting dalam pembangunan, karena anggotanya berasal dari berbagai kalangan," kata Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Ahmad. Keberadaan Ormas Oi tambahnya, diharapkan menjadi mitra pemerintah sehingga berkembang menjadi organisasi yang dapat berkontribusi terhadap proses pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Selain Plh Sekretaris Daerah yang hadir sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Wilayah II Badan Pengurus Wilayah Ormas Oi Kalimantan Timur, juga hadir sejumlah pejabat Kabupaten Penajam Paser Utara.
• Swami • Kantata Takwa Situs web iwanfals .co .id Virgiawan Liestanto, terkenal dengan nama panggungnya Iwan Fals (lahir 3 September 1961) adalah seorang penyanyi, musisi, pencipta lagu, dan kritikus yang menjadi salah satu legenda di Indonesia.

Gaya bermusiknya telah dikatakan sebagai pop, rock, country, dan folk pop dan liriknya banyak menceritakan masa-masa kelam era 1970 hingga 1980-an di bidang politik. [1] Iwan Fals masuk ke dalam mbak yos The Immortals: 25 Artis Indonesia Terbesar Sepanjang Masa versi majalah Rolling Stone Indonesia. [2] Daftar isi • 1 Karier • 2 Biografi • 2.1 Keluarga • 3 Pendidikan • 4 Diskografi • 4.1 Fans Keluarga Besar Iwan Fals • 4.2 Album • 4.3 Single • 4.4 Single Hits yang dibawakan penyanyi lain • 4.5 Album Kompilasi • 4.6 Lagu yang tidak beredar • 5 Filmografi • 6 Prestasi dan pengakuan • 7 Penghargaan dan nominasi • 8 Referensi • 9 Pranala luar Karier Lewat lagu-lagunya, ia 'memotret' suasana sosial kehidupan Indonesia pada akhir tahun 1970-an hingga sekarang, kehidupan dunia pada umumnya, dan kehidupan itu sendiri.

Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana, Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. Namun, Iwan Fals tidak hanya menyanyikan lagu ciptaannya sendiri tetapi juga sejumlah pencipta lain. Iwan yang juga sempat aktif di kegiatan olahraga, pernah meraih gelar Juara II Karate Mbak yos Nasional dan Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989, sempat masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya, STP (Sekolah Tinggi Publisistik).

Iwan juga sempat menjadi kolumnis di beberapa tabloid olahraga. Kharisma seorang Iwan Fals sangat besar. Dia sangat dipuja oleh kaum 'akar rumput'. Kesederhanaannya menjadi panutan para penggemarnya yang tersebar di seluruh nusantara.

Para penggemar fanatik Iwan Fals bahkan mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan seruan OI. Yayasan ini mewadahi aktivitas para penggemar Iwan Fals.

Hingga sekarang kantor cabang OI dapat ditemui di setiap penjuru nusantara dan beberapa bahkan sampai ke mancanegara. [ butuh rujukan] Biografi Masa kecil Iwan Fals dihabiskan di Bandung, kemudian di Jeddah, Arab Saudi, selama 8 bulan. Bakat musiknya makin terasah di usianya yang ke-13 tahun, saat Iwan banyak menghabiskan waktunya dengan mengamen di Bandung. Bermain gitar dilakukannya sejak masih muda atau belum tua bahkan ia mengamen untuk melatih kemampuannya bergitar dan mencipta lagu.

Ketika di SMP, Iwan menjadi gitaris dalam paduan suara sekolah. Selanjutnya, datang ajakan untuk mengadu nasib di Jakarta dari seorang produser. Ia lalu menjual sepeda motornya untuk biaya membuat master. Iwan rekaman album pertama bersama rekan-rekannya, Toto Gunarto, Helmi Bahfen, dan Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul, namun album tersebut gagal di pasaran dan Iwan kembali menjalani profesi sebagai pengamen.

Album ini sekarang menjadi buruan para kolektor serta fans fanatik Iwan Fals. Setelah dapat juara di festival musik country, Iwan ikut festival lagu humor. Arwah Setiawan (almarhum), lagu-lagu humor milik Iwan sempat direkam bersama Pepeng, Krisna, dan Nana Krip serta diproduksi oleh ABC Records, tetapi juga gagal dan hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu saja. Sampai mbak yos, perjalanan Iwan bekerja sama dengan Musica Studio.

Sebelum ke Musica, Iwan sudah rekaman sekitar 4-5 album. Di Musica, barulah lagu-lagu Iwan digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya, musiknya ditangani oleh Willy Soemantri.

Iwan tetap menjalani profesinya sebagai pengamen. Ia mengamen dengan mendatangi rumah-rumah satu demi satu, kadang di Pasar Kaget atau Blok M. Album Sarjana Muda ternyata banyak diminati dan Iwan mulai mendapatkan berbagai tawaran untuk bernyanyi. Ia kemudian sempat masuk televisi setelah tahun 1987. Mbak yos acara Mana Suka Siaran Niaga disiarkan di TVRI, lagu Oemar Bakri sempat ditayangkan. Ketika anak kedua Iwan, Cikal lahir tahun 1985, kegiatan mengamen langsung dihentikan.

Selama Orde Baru, banyak jadwal acara konser Iwan yang dilarang dan dibatalkan oleh aparat pemerintah, karena lirik-lirik lagunya dianggap dapat memancing kerusuhan. Pada awal kariernya, Iwan Fals banyak membuat lagu yang bertema kritikan terhadap pemerintah. Beberapa lagu itu bahkan bisa dikategorikan terlalu keras pada masanya, sehingga perusahaan rekaman yang memayungi Iwan Fals enggan atau lebih tepatnya tidak berani memasukkan lagu-lagu tersebut dalam album untuk dijual bebas.

Belakangan Iwan Fals juga mengakui kalau pada saat itu dia sendiri juga tidak tertarik untuk memasukkan lagu-lagu ini ke dalam album. [ butuh rujukan] Rekaman lagu-lagu yang tidak dipasarkan tersebut kemudian sempat diputar di stasiun radio 8EH Institut Teknologi Bandug. Iwan Fals juga pernah menyanyikan lagu-lagu tersebut dalam beberapa konser musik, yang mbak yos dia berulang kali harus berurusan dengan pihak keamanan dengan alasan lirik lagu yang dinyanyikan dapat mengganggu stabilitas negara.

[ butuh rujukan] Beberapa konser musiknya pada tahun 80'an juga sempat disabotase dengan cara memadamkan aliran listrik dan pernah juga dibubarkan secara paksa hanya karena Iwan Fals membawakan lirik lagu yang menyindir penguasa saat itu. Pada bulan April tahun 1984 Iwan Fals harus berurusan dengan aparat keamanan dan sempat ditahan dan diinterogasi selama 2 minggu gara-gara menyanyikan lirik lagu Demokrasi Nasi dan Pola Sederhana juga Mbak Tini pada sebuah konser di Pekanbaru.

Sejak kejadian itu, Iwan Fals dan keluarganya sering mendapatkan teror. [ butuh rujukan] Hanya segelintir fans fanatik Iwan Fals yang masih menyimpan rekaman lagu-lagu ini, dan sekarang menjadi koleksi yang sangat berharga. Saat bergabung dengan kelompok SWAMI dan merilis album bertajuk SWAMI pada 1989, nama Iwan semakin meroket dengan mencetak hits Bento dan Bongkar yang sangat fenomenal.

Perjalanan karier Iwan Fals terus menanjak ketika dia bergabung dengan Kantata Takwa pada 1990 yang didukung penuh oleh pengusaha Setiawan Djodi. Konser-konser Kantata Takwa saat itu sampai sekarang dianggap sebagai konser musik yang terbesar dan termegah sepanjang sejarah musik Indonesia.

[ butuh rujukan] Setelah kontrak dengan SWAMI yang menghasilkan dua album (SWAMI dan SWAMI II) berakhir, dan di sela Kantata (yang menghasilkan Kantata Takwa dan Kantata Samsara), Iwan Fals masih meluncurkan album-album solo maupun bersama kelompok seperti album Dalbo yang dikerjakan bersama sebagian mantan personel SWAMI. Sejak meluncurnya album Suara Hati pada 2002, Iwan Fals telah memiliki kelompok musisi pengiring yang tetap dan selalu menyertai dalam setiap pengerjaan album maupun konser.

Menariknya, dalam seluruh alat musik mbak yos digunakan baik oleh Iwan fals maupun band-nya pada setiap penampilan di depan publik tidak pernah terlihat merek maupun logo. Seluruh identitas tersebut selalu ditutupi atau dihilangkan. Pada panggung yang menjadi dunianya, Iwan Fals tidak pernah mengizinkan ada logo atau tulisan sponsor terpampang untuk menjaga idealismenya yang tidak mau dianggap menjadi wakil dari produk tertentu. [ butuh rujukan] Keluarga Iwan lahir dari pasangan Lies Suudijah asal Tasikmalaya (ibu) dan (alm) Kolonel Anumerta Sucipto asal Purwokerto merupakan anak petinggi pabrik Gula di Kalibagor, Banyumas Jawa Tengah.

(ayah). Iwan menikahi Rosana yang akrab disapa "Mbak Yos" pada tahun 1980, hasil dari pernikahannya Iwan memiliki mbak yos anak yaitu, (alm) Galang Rambu Anarki ( 1 Januari 1982 - April 1997), Annisa Cikal Rambu Bassae ( 1985), dan Raya Rambu Rabbani ( 22 Januari 2003). Galang mengikuti jejak ayahnya terjun di bidang musik. Walaupun demikian, musik yang ia bawakan berbeda dengan yang telah menjadi trademark ayahnya. Galang kemudian menjadi gitaris kelompok BUNGA dan sempat merilis satu album perdana menjelang kematiannya tahun 1997.

Setelah Meninggalnya Galang Rambu Anarki lalu Iwan Fals Mendirikan Sebuah Ormas Berbentuk Fans yaitu OI (Orang Indonesia) Nama Galang juga dijadikan salah satu lagu Iwan, berjudul Galang Rambu Anarki pada album Opini, yang bercerita tentang kegelisahan orang tua menghadapi kenaikan harga-harga barang sebagai imbas dari kenaikan harga BBM pada awal tahun 1982 yaitu pada hari kelahiran Galang ( 1 Januari 1982).

Nama Cikal sebagai putri kedua juga diabadikan sebagai judul album dan judul lagu Iwan Fals yang terbit tahun 1991. Sebelumnya, Cikal juga pernah dibuatkan lagu dengan judul Anisa pada tahun 1986. Rencananya lagu ini dimasukkan dalam album Aku Sayang Kamu, namun dibatalkan.

Lirik lagu ini cukup kritis sehingga perusahaan rekaman batal menyertakannya. Pada cover album Aku Sayang Kamu terutama cetakan awal, pada bagian penata musik masih tertulis kata Anissa. Galang Rambu Anarki meninggal pada bulan April 1997 secara mendadak yang membuat aktivitas bermusik Iwan Fals sempat vakum selama beberapa tahun. Galang dimakamkan di pekarangan rumah Iwan Fals di desa Kp. Leuwinanggung No. 19 Tapos, Depok Jawa Barat. Sepeninggal Galang, Iwan sering menyibukkan diri dengan melukis dan berlatih bela diri.

Pada tahun 1999, Iwan berkolaborasi dengan Farid Bento. Pada tahun 2002, Iwan mulai aktif lagi membuat album setelah sekian lama menyendiri. Dia pun mulai bangkit dengan munculnya album Suara Hati yang di dalamnya terdapat lagu Hadapi Saja yang bercerita tentang kehilangan Galang. Pada lagu ini istri Iwan Fals (Ros) juga ikut menyumbangkan suaranya. Sejak meninggalnya Galang Rambu Anarki, warna dan gaya bermusik Iwan Fals terasa berbeda. Dia tidak segarang dan tidak seliar dahulu.

Lirik-lirik lagunya lebih mendalam dan religius. [ butuh rujukan] Iwan Fals juga sempat membawakan lagu-lagu bertema cinta baik karangannya sendiri maupun dari orang lain. Pada tanggal 22 Januari 2003, Iwan Fals dianugerahi seorang anak lelaki yang diberi nama Raya Rambu Rabbani. Kelahiran putra ketiganya ini seakan menjadi pengganti almarhum Galang Rambu Anarki dan banyak memberi inspirasi dalam dunia musik seorang Iwan Mbak yos. [ butuh rujukan] Di luar musik dan lirik, penampilan Iwan Fals juga berubah total.

Saat putra pertamanya meninggal dunia, Iwan Fals mencukur habis rambut panjangnya hingga gundul. Sekarang dia berpenampilan lebih bersahaja, rambut berpotongan rapi mbak yos juga kumis dan jenggotnya dihilangkan. Dari sisi pakaian, dia lebih sering menggunakan kemeja yang dimasukkan pada setiap kesempatan tampil di depan publik, sangat jauh berbeda dengan penampilannya dahulu yang lebih sering memakai kaus oblong bahkan bertelanjang dada dengan rambut panjang tidak teratur dan kumis tebal.

Peranan istrinya juga menjadi penting sejak putra pertamanya tiada. Rosana menjadi manajer pribadi Iwan Fals yang mengatur segala jadwal kegiatan dan kontrak. Dengan adanya Iwan Fals Manajemen (IFM), Fals lebih profesional dalam berkarier. Pendidikan • SMPN 5 Bandung, Jawa Barat mbak yos SMAK BPK Bandung • STP (Sekolah Tinggi Publisistik, sekarang IISIP) • Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Diskografi Iwan Fals pada cover majalah Rolling Stone Mei 2007 Tidak seluruh album yang dikeluarkan Iwan Fals berisi lagu baru.

Pada tahun-tahun terakhir, Iwan Fals sering mengeluarkan rilis ulang lagu-lagu lamanya, baik dengan aransemen asli maupun dengan aransemen ulang. Pada tahun-tahun terakhir ini pula Iwan Fals lebih banyak memilih berkolaborasi dengan musisi muda berbakat. Banyak lagu Iwan Fals yang tidak dijual secara bebas. Lagu-lagu tersebut menjadi koleksi ekslusif para penggemarnya dan kebanyakan direkam secara live. Beberapa lagu Iwan Fals yang tidak dikomersialkan seperti lagu 'Pulanglah' yang didedikasikan khusus untuk almarhum Munir ternyata sangat digemari yang akhirnya direkam ulang dan dimasukkan ke dalam mbak yos 50:50 yang beredar pada tahun 2007.

Fans Keluarga Besar Iwan Fals • Fals Mania FC-SI (Fama) • Ormas Oi (Oi) • Komunitas Tiga Rambu (K3R) Album • Amburadul (1975) • Yang Muda Yang Bercanda I (1978) • Yang Muda Yang Mbak yos II (1978) • Canda Dalam Nada (1978) • Canda Mbak yos Ronda (1979) • Perjalanan (1979) • 3 Bulan (1980) • Sarjana Muda (1981) • Opini (1982) • Sumbang (1983) • Barang Antik (1984) • Sugali (1984) • KPJ (Kelompok Penyanyi Jalanan) (1985) • Sore Tugu Pancoran (1985) • Aku Sayang Kamu (1986) • Ethiopia (1986) • Lancar (1987) • Wakil Rakyat (1987) • 1910 (1988) • Mata Dewa (1989) • Antara Aku, Kau Dan Bekas Pacarmu (1989) • Swami I (1989) • Kantata Takwa (album) (1990) • Cikal (1991) • Swami II (1991) • Belum Ada Judul (1992) • Hijau (1992) • Dalbo (1993) • Anak Wayang (1994) • Orang Gila (1994) • Lagu Pemanjat (bersama Trahlor) (1996) • Kantata Samsara (1998) • " Mata Hati "(1999) • Best of the Best Iwan Fals (2000) • Suara Hati (2002) • In Collaboration with (2003) • Manusia Setengah Dewa (2004) • Iwan Fals in Love (2005) • 50:50 (2007) • Untukmu Terkasih (2009) - mini album • Keseimbangan - Iwan Fals (2010) • Tergila-gila (2011) • Kantata Barock (2012) • Raya (2013) • Palestina (2014) • SATU (album Iwan Fals) mbak yos • Rosana (2020) • Pun Aku (2021) Single • Serenade (bersama Ritta Rubby) (1984) • Kemesraan (bersama artis Musica) (1988) • Percayalah Kasih (bersama Jockie Surjoprajogo dan Vina Panduwinata) • Terminal (bersama Franky S.) (1994) • Mata Hati mbak yos Ian Antono) (1995) • Orang Pinggiran (bersama Franky S.) (1995) • Katakan Kita Rasakan (bersama artis Musica) • Di Bawah Tiang Bendera (bersama artis Musica) (1996) • Haruskah Pergi (bersama Indra Lesmana dan Import Musik) (2006) • Selancar (bersama Indra Lesmana dan Import Musik) (2006) • Tanam Tanam Siram Siram (Kampanye Indonesia Menanam) (2006) • Marilah Kemari (Tribute to Titiek Puspa) (2006) • Aku Milikmu (Original Soundtrack Lovers/Kekasih) (2008) • Para Penerka (diciptakan bersama Ariel) [3] • Yang Terlupakan (bersama NOAH) • Aji Mumpung (bersama Ubay Nidji- Nidji) • Ijinkan Aku Menyayangimu (bersama Geisha) • Tak Seimbang (bersama Geisha) • Satu-satunya (bersama D'masiv) • Entah (bersama D'masiv) • Pesawat Tempur (bersama Nidji ( Nidji) • Hidup Lebih Hebat (bersama Nidji ( Nidji) • Abadi (bersama all artist Musica) • Kemesraan (bersama all artist Musica) • Bagimu (bersama syarikat idola remaja) • Kinari ( Rapijali: Book Soundtrack) (2021) Single Hits yang dibawakan penyanyi lain • Maaf (dibawakan oleh Ritta Rubby) (1986) • Belailah (dibawakan oleh Ritta Rubby) (1986) • Trauma (dibawakan oleh God Bless) (1988) • Damai yang Hilang (dibawakan oleh God Bless) (1988) • Orang dalam Kaca (dibawakan oleh God Bless) (1988) • Pak Tua (dibawakan oleh grup band Elpamas) (1991) • Oh (dibawakan oleh Fajar Budiman) (1994) • Nyanyian Laut (dibawakan Nicky Astria) • Menangis (dibawakan oleh Franky S.) • Bunga Kehidupan (dibawakan oleh artis Musica) • Air Mata Api (dibawakan oleh Superman Is Dead) (2012) • Serenade dibawakan mbak yos Steven N Coconut Treez dan berubah judul menjadi Sere Album Kompilasi * Tragedi • 1.

Ada Lagi Yang Mati • mbak yos. Kuli Jalan • 3. Puing • 4. Columbia • 5.Timur Tengah 1 • 6. Azan Subuh Masih Ditelinga • 7. Timur Tengah II • 8. Libur Kecil kaum Kusam • 9. Berandal Malam Dibangku Terminal • 10. Nelayan • 11. Ethiopia • 12. Celoteh Camar Tolol • 13. 1910 * Banjo & Harmonika • 1.

mbak yos

Oemar Bakri • 2. Obat Awet Muda • 3. Ambulans Zig Zag • mbak yos. Barang Antik • 5. Isi Rimba Tak Ada tempat Berpijak • 6. Tarmijah & Problemanya • 7. Ujung Aspal Pondok Gede • 8. Opiniku • 9. Tince Sukarti Binti Mahmud • 10. Berapa • 11. Nenekku Okem • 12. Tante Lisa • 13. Kota • 14. Lancar • 15. Kuli Jalan • Celoteh-celoteh • Celoteh-celoteh 2 • Country • Tembang Cinta (1990) • Akustik • Akustik Ke-2 (1997) • Salam Reformasi (1998) • Salam Reformasi 2 (1999) • Prihatin (2000) Lagu yang tidak beredar • Demokrasi Nasi (1978) • Semar Mendem (1978) • Pola Sederhana (Anak Cendana) (1978) • Mbak Tini (1978) • Siti Sang Mbak yos (1978) • Kisah Sapi Malam (1978) • Mince Makelar (1978) • Luka Lama (1984) • Anissa (1986) • Biarkan Indonesia Tanpa Koran (1986) • Oh Indonesia (1992) • Imelda Mardun (1992) • Maumere (1993) • Joned (1993) • Mesin Mbak yos Pembunuh (1994) • Suara dari Jalanan (1996) • Demokrasi Otoriter (1996) • Pemandangan (1996) • Jambore Wisata (1996) • Aku Tak Punya Apa-Apa (1997) • Cerita Lama Tiananmen (1998) • Serdadu dan Kutil (1998) • 15 Juta (1998) • Mencari Kata-Kata (1998) • Malam Sunyi (1999) • Sketsa Setan yang Bisu mbak yos • Indonesiaku (2001) • Kemarau (2003) • Lagu Sedih (2003) • Kembali ke Masa Lalu (2003) • Harapan Tak Boleh Mati (2004) • Saat Minggu Masih Pagi (2004) • Repot Nasi/Sami Mawon (2005) • Hari Raya Bumi (2007) • Berita Cuaca (2008) • Paman Zam • Kapal Bau Pesing • Makna Hidup Ini • Selamat Tinggal Ramadhan • Nyatakan Saja • Berputar Putar • Air dan Batu • Lagu Pegangan • Semut Api dan Cacing Kecil • Kata-Kata • Peniti Benang • Pukul Dua Malam • Curiga • Penjara • Belatung • Dulu Sekarang dan Selama Nya • Bunga Kayu Di Beranda • Nyanyian Sopir • Bunga Hitam • Aku Bergelora • Suara dari Jalanan • Pepaya • Ibuku Matahariku • Si Gembala Sapi (Babadotan) • Harapan Tak Boleh Mati • Oh • Bersatulah • Join In Jeans & Jackets • Indonesia Pusaka • Pondokku • Reformasi • Tuhan • Kasih Jangan Kau Pergi (Ft.

Bunga) • Gila (Ft. Bunga) • Maling Budiman • Serpihan Surga Pagar Alam • Tanah Air Udara dan Api (live) • Komunitas Tiga Rambu (live) • Birokrasi Semut • Rumi Sang Pencerah (Juni 2011) • Hentikan!

(2011) • Isyarat (2011) • Gugusan Bintang (2011) • Garong Wan Takuup (2011) • Cenis Cenos (1990) • Polteng "Polisi Tengik" (2012-Lagu Jamming bersama Komunitas OI yang belum sempat direkam) Filmografi • Damai Kami Sepanjang Hari (1985) • Kantata Takwa (film) (1990) • Kekasih (2008) - cameo Prestasi dan pengakuan • Juara I Festival Musik Country (1980). mbak yos Gold record, lagu Oemar Bakri, PT Musica Studio's. • Silver record, penyanyi & pencipta lagu Ethiopia, PT Musica Studio's.

• Penghargaan prestasi artis HDX 1987 - 1988, pencipta lagu Buku Ini Aku Pinjam. • Penyanyi Pujaan, BASF, (1989). • The best selling, album Mata Dewa, BASF, 1988 - 1989. • Konser Dengan Penonton Terbesar Sepanjang Masa Tahun (1991) di Stadion Utama Gelora Bung Karno senayan.

Tercatat 150.000 Penonton Memadati Stadion. Bahkan Ada yang Naik ke Atap Stadion. • Penyanyi rekaman pria terbaik, album Anak Wayang, BASF Award XI, 18 April 1996. • Presents This Certificate To Iwan Fals In Recognition Of The Contribution To Cultural Exchange Between Korea and Indonesia, mbak yos September 1999. • Video mbak yos terbaik lagu Entah, Video Musik Indonesia periode VIII - 2000/2001.

• Triple Platinum Award, Album Best Of The Best Iwan Fals, PT Musica Studio's - Juni 2002. • Pada 29 April 2002 Iwan Fals di Nobatkan Sebagai Asian Heroes yaitu Sebagai Salah Satu “Pahlawan Besar Asia”, • Pemenang video klip terbaik edisi - Juli 2002, lagu Kupu-Kupu Hitam Putih, Video Musik Indonesia, periode I- 2002/2003.

• Penghargaan album In Collaboration with, angka penjualan di atas 150.000 unit, PT Musica Studio's - Juni 2003. • Triple Platinum Award, album In Collaboration with, angka penjualan di atas 450.000 unit, PT Musica Studio's - November 2003.

• Penghargaan M Indonesia 2003, Most Favourite Male. • SCTV Music Award 2004, album Ngetop! (pop) In Collaboration with. • SCTV Music Award 2004, Penyanyi Pop Ngetop. • Anugrah Planet Muzik 2004. • Generasi Biang Extra Joss - 2004. • SCTV Music Award 2005, album pop solo ngetop Iwan Fals In Love. • With Mbak yos Compliment Of Metro TV. • Partisipasi dalam acara konser Salam Lebaran 2005, PT Gudang Garam Indonesia. • 6 Album Iwan Fals Swami, Sarjana Muda, Kantata Takwa, Mata Dewa, Orang Gila, Aku Sayang Kamu!

Masuk dalam 150 Album Indonesia Terbaik Sepanjang Masa pada Tahun (2007) • Diabadikan oleh majalah Rolling Stone Indonesia sebagai salah satu dari The Immortals: 25 Artis Indonesia Terbesar Sepanjang Masa pada tahun 2008 • Mendapatkan Talk Less Do More Award sebagai salah satu Class Music Heroes 2009.

• Lagunya bersama {Swami} yang berjudul [Bongkar] menerima penghargaan 150 lagu terbaik sepanjang masa versi Majalah Rolling Stone peringkat 1. • Penghargaan Satyalancana Kebudayaan Pemerintah Republik Indonesia (2010) • Iwan Fals Dianugrahi mbak yos Satyalencana Kebudayaan 2010.

Mereka dinilai berjasa mengembangkan dan melestarikan budaya. • Soegeng Sarjadi Awards on Good Governance Katagori Masyarakat Sipil yang Memberikan Banyak sumbangsih pemikirannya lewat lagu-lagu pro demokrasi (2012) • Iwan Fals Didaulat Menjadi Duta Desa Indonesia oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (2015) [4]. Penghargaan dan nominasi Penghargaan Tahun Kategori Karya yang dinominasikan Hasil Anugerah Musik Indonesia 2000 Artis Solo/Duo/Grup/Kolaborasi Balada/Country Terbaik "Ku Menanti Seorang Kekasih" Menang Album Balada/Country Terbaik Best of the Best Iwan Fals Menang 2002 Artis Solo/Duo/Grup/Kolaborasi Balada/Country Terbaik "Kupu-Kupu Hitam Putih" Menang Pencipta Lagu Balada/Country Terbaik "Kupu-Kupu Hitam Putih" Ditampilkan oleh Iwan Fals Menang Album Balada/Country Terbaik Suara Hati Menang 2003 Artis Solo Pria Pop Terbaik mbak yos Bukan Pilihan" Menang Legend Award Penerima 2004 Album Terbaik-Terbaik Manusia Setengah Dewa Nominasi Karya Produksi Terbaik-Terbaik "Manusia Setengah Dewa" Nominasi Karya Produksi Balada/Country Terbaik Menang 2006 Karya Produksi Terbaik-Terbaik "Ijinkan Aku Menyayangimu" Nominasi Artis Solo Pria Pop Terbaik Nominasi 2008 Album Pop Terbaik 50:50 Nominasi Artis Solo Pria Pop Terbaik "Masih Bisa Cinta" Nominasi Karya Produksi Reggae Terbaik "Mabuk Cinta" Nominasi 2012 Artis Solo Pria Pop Terbaik "Untukmu Terkasih" Nominasi Karya Produksi Kolaborasi Terbaik "Tergila-gila" (bersama Blackout) Nominasi 2013 Duo/Grup/Kolaborasi Pop Terbaik "Belum Ada Judul" (bersama Laduni) – (OST.

Mama Cake) Nominasi 2014 Album Terbaik-Terbaik RAYA Nominasi Artis Solo Pria Pop Terbaik "Raya" Menang Karya Produksi Alternatif/Lintas Bidang Terbaik Nominasi 2016 Album Terbaik-Terbaik SATU (bersama Noah, Nidji, Geisha & d'Masiv) Nominasi Album Pop Mbak yos Nominasi Kolaborasi Pop Terbaik "Tak Seimbang" (bersama Geisha) Nominasi Duo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik "Yang Terlupakan" (bersama Noah) Menang 2021 Lifetime Achievement Award Penerima Indonesian Choice Awards 2014 Penerima Referensi • ^ Berita terbaru Iwan Fals Kapanlagi.com 2016=03-31.

Diakses tanggal 2016-04-7 • ^ Majalah Rolling Stone Indonesia (2008). The Immortals: 25 Artis Indonesia Terbesar Sepanjang Masa. Jakarta: PT a&e media. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Ariel dan Iwan Fals berkolaborasi dalam lagu Sang Penerka • ^ ":: Iwan Fals Didaulat Jadi Duta Desa Indonesia ::". Diakses tanggal 2011-03-31.

Pranala luar Wikimedia Commons memiliki media mengenai Iwan Fals. • Situs web resmi mbak yos Canda Dalam Nada • Canda Dalam Ronda • Perjalanan • 3 Bulan • Sarjana Muda • Opini • Sumbang • Barang Antik • Sugali • KPJ • Sore Tugu Pancoran • Aku Sayang Kamu • Ethiopia • Lancar • Wakil Rakyat • 1910 • Mata Dewa • Antara Aku, Kau Dan Bekas Pacarmu • Cikal mbak yos Belum Ada Judul • Hijau • Dalbo • Anak Wayang • Orang Gila • Suara Hati • In Collaboration with • Manusia Setengah Dewa • Iwan Fals in Love • 50:50 • Untukmu Terkasih • Keseimbangan • Tergila-gila • Raya Bersama Swami Kategori tersembunyi: • Halaman dengan rujukan yang menggunakan parameter yang tidak didukung • Articles with hCards • Pages using infobox person with unknown parameters • Semua orang hidup • Semua artikel biografi • Artikel biografi April 2022 • Artikel dengan pernyataan yang tidak disertai rujukan • Artikel dengan pernyataan yang tidak disertai rujukan April 2022 • Pranala kategori Commons ada di Wikidata • Situs web resmi berbeda dengan Wikidata dan Wikipedia • Artikel Wikipedia dengan penanda VIAF • Artikel Wikipedia dengan penanda NTA • Artikel Wikipedia dengan penanda MusicBrainz • Artikel Wikipedia dengan penanda WORLDCATID • Halaman ini terakhir diubah pada 27 April 2022, pukul 04.25.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •Dream - Iwan Fals begitu sukses dalam karirnya, kehidupan pribadinya pun nggak kalah menarik perhatian netizen. Termasuk soal rumah tangganya dengan Rosiana atau yang akrab disapa Mbak Yos yang mbak yos tersorot.

Dari pernikahannya itu, mereka dikaruniai 3 orang anak bernama Galang Rambu Anarki, Annisa Cikal Rambu Bassae dan Raya Rambu Rabbani. Selama 4 dekade bersama, rumah tangga Mbak yos Fals dan Mbak Yos jauh dari kabar miring. Yuk kita intip sederet momen kebersamaan Iwan Fals dan sang istri.

mbak yos

Editor's Pick • Doa sebelum Adzan dan setelahnya Beserta Syarat-syarat Sah Adzan yang Penting Diketahui • Coba Masker Buah Alami Demi Kulit Lebih Lembut • Fakta-Fakta Sosok Ars-Vita Alamsyah, Muslimah Indonesia Anak Buah Elon Musk • Benarkah Wajah jadi Lebih Glowing Saat Kasmaran?

• Shireen dan Zaskia Sungkar Tampil Kompak Pakai Outfit Monokrom, bak Kembar Identik
Liputan6.com, Mbak yos Siapa yang tak kenal dengan salah satu musisi legendaris Indonesia Iwan Fals ini? Berkarya sejak tahun 1975, pemilik nama lengkap Virgiawan Listanto masih eksis hingga saat ini.

44 Tahun berkarya di dunia musik, mbak yos kelahiran Jakarta ini telah menelurkan puluhan lagu dan album. Lewat lagu-lagunya, Iwan selalu bercerita tentang kehidupan sosial ataupun tentang kasih sayang. Dibalik kesuksesan pria 57 tahun ini, ada wanita hebat di belakangnya, ialah Rosana atau akrab disapa Mbak Yos. Bertemu saat duduk di kampus Institut Kesenian Jakarta, pelantun lagu "Bento" ini akhirnya resmi meminang Mbak Yos pada tahun 1980.

Kehidupan Iwan dan Mbak Yos terasa lengkap akan kehadiran tiga buah hatinya, Galang Rambu Anarki, Annisa Cikal Rambu Bassae dan Raya Rambu Rabbani.

Sayangnya, putra sulungnya Galang terlebih dahulu berpulang saat usianya 15 tahun pada 1997 silam. Hampir 40 tahun bersama, hubungan pernikahan Iwan dan Mbak Yos justru jauh dari gosip miring.

Lewat akun instagram pribadinya Iwan kerap kali membagikan momen manis serta caption romantis dengan istri yang sekaligus manajer pribadinya ini. Penasaran bagaimana potret harmonisnya pasangan ini?

Berikut Liputan6.com rangkum dari akun instagram Iwan Fals, 6 potret harmonis Iwan Fals dan istri, Rabu (28/8/2019).
Nasi Kuning Karakter nampaknya akan semakin populer dan disukai anak-anak, mungkin karena menambah selera dalam penyajiannya.

Biasanya untuk acara anak-anak, misalnya ulang tahun, syukuran, dll. Karakter yang dipakai bermacam-macam, dari bentuk bintang, bulan, mobil, atau tokoh kartun. misalnya spongebob, hello kitty, teletubbies, dan ada juga berbentuk binatang lucu. Kami selalu menyajikan yang terbaik, hidangan / sajian makanan untuk anda.

Walaupun dengan paket hemat, tanpa mengurangi bumbu dan rasa. Dan itulah yang menjadi komitmen sebagai penyedia catering Jogja sehingga pelanggan tidak kecewa.

Kami melayani khusus daerah Jogja Kota, Sleman, Bantul, Godean, Moyudan, Sayegan, Jl Wates, Sedayu, Sentolo, Wates, dan lain sekitarnya. Kami Siap mengantarkan pesanan sesuai yang diinginkan.




2022 www.videocon.com