Chordophone adalah

chordophone adalah

Pada pembahasan dibawah ini, akan diuraikan sebanyak #20 soal-soal atau pertanyaan yang dilengkapi dengan jawabannya. Adapun materi chordophone adalah menyangkut contoh soal dan jawaban dibawah yakni materi pelajaran seni budaya dan keterampilan yang isinya terkait dengan karya seni musik. Oleh karena itu uraian berikut ini akan berfokus pada #20 soal + jawaban materi seni budaya tentang seni musik.

Dan yang perlu diperhatikan serta diketahui bahwa pembahasan pada artikel ini menjelaskan secara rinci dan lengkap mengenai soal-soal pelajaran SBKet yang dilengkapi dengan #kunci jawaban yang akurasinya 99.9%. Semoga pembahasan ini dapat bermanfaat dan berguna untuk anda semua, dan berikut penjelasannya. Daftar Isi Artikel • Soal Seni Budaya Kelas 11 Semester 1 • Soal Seni Budaya Kelas 11 dan Kunci Jawaban • Soal Seni Budaya Kelas 11 dan Pembahasannya • Sebarkan ini: • Posting terkait: 1. Unsur fisik yang mendasar dan penting dalam mewujudkan sebuah karya seni rupa dua dimensi adalah… a.

koma b. titik c. garis d. tanda seru e. tada tanya Jawaban: c. garis Pembahasan: Garis adalah unsur fisik yang mendasar dan penting dalam mewujudkan sebuah karya seni rupa.

Garis memiliki dimensi memanjang dan memiliki arah serta sifat-sifat khusus seperti: pendek, panjang, vertikal, horizontal, lurus, melengkung, berombak, dan seterusnya. 2. Aspek yang dianalisis dalam karya seni rupa dengan prinsip estetik, yaitu…. a. keselarasan b. irama c. keseimbangan d. tema e. penekanan Jawaban: d. tema Pembahasan: Aspek yang di analisis dalam karya seni rupa dengan prinsip estetik yaitu keselarasan (harmony), kesebandingan (proportion), irama (rythme), keseimbangan ( balance), dan penekanan (emphasis).

3. Warna yang merupakan hasil pencampuran kedua warna sekunder adalah pengertian dari…. a. warna sekunder b. warna primer c. warna analogus d. warna tersier e. warna komplementer Jawaban: d. warna tersier 4. Arsiran chordophone adalah pendek untuk mendapatkan gambar….

a. bulu b. efek 3D c. melingkar d. kotak e. kurva Jawaban: a. bulu Pembahasan: Arsiran dengan dua garis menyilang untuk menghasilkan efek tiga dimensi. Arsiran dengan teknik melengkung untuk mendapatkan bentuk melingkar, arsiran garis pendek untuk mendapatkan gambar bulu.

5. Arsiran dengan teknik melengkung untuk mendapatkan bentuk… a. bulu b. efek 3D c. melingkar d. kotak e. kurva Jawaban: e. kurva 6. Salah satu bentuk pengembangan teknik menggambar adalah seni…. a. Suara b. musik c. teater d. lukis e. drama Jawaban: d.

lukis Pembahasan: Seni lukis salah satu cabang dari seni ruupa, chordophone adalah dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar. 7. Pada masa seni rupa modern setiap karya ditandatangani dan diberi nomor untuk menandai bahwa karya tersebut adalah… a.

karya salinan b. edisi terbatas c. proses cetak d. karya lukis e. karya seni Jawaban: b. edisi terbatas Pembahasan: Karya-karya yang dicetak dari sebuah plat menciptakan sebuah edisi, pada masa seni rupa modern masing-masing karya ditanda tangani dan diberi chordophone adalah untuk menandai bahwa karya tersebutadalah edidi terbatas.

8. Kaligrafi merupakan tulisan indah yang dalam visualisasinya menggunakan tulisan dan huruf… a. Latin b. Spanyol c. Jawa d. Abjad e. Arab Jawaban: e. Arab Pembahasan: Apabila dilihat dari asalnya, kaligraf berasal dari arab, dan tulisan yang digunkan itu bahasa arab.

Namun tulisan arab itu berkembangnya setelah islam datang pada bangsa arab. 9. Prinsip atau kaidah-kaidah umum yang digunakan dengan menempatkan unsur-unsur fisik disebut unsur… a. nonfisik b. seni rupa c. visual d. seni kriya e. karya seni Jawaban: a. nonfisik Pembahasan: Dalam sebuah seni rupa, unsur fisik dapat secara langsung dilihat dan atau diraba, sedangkan unsur nonfisik adalah prinsip atau kaidah-kaidah umum yang digunakan untuk menempatkan unsur-unsur fisik dalam sebuah karya seni.

10. Dibawah ini yang bukan merupakan cabang-cabang seni adalah…. a. tari b. suara c. rupa d. bela diri e. peran Jawaban: d. bela diri Pembahasan: 1. seni suara (musik) dengan unsur utamanya suara, misalnya: suara manusia (vocal), suara alat musik, dan sebagainya. chordophone adalah. Seni utama dengan unsur utamanya unsur-unsur rupa.

3. Seni tari dengan unsur utamanya gerak 4. Seni sastra dengan unsur utamanya bahasa 5. Seni peran (leater) disajikan dengan acting meliputi unsur bahasa, gerak, dan music. Soal Seni Budaya Kelas 11 dan Kunci Jawaban Berikut, contoh soal PAS Seni Budaya kelas 11 semester satu dengan kunci jawabannya untuk siswa SMA/SMK/MA/MAK/Sederajat.

1. Panjang pendeknya susunan nada-nada melodi dari sebuah lagu yang biasa dilihat dari penggalan-penggalan dinamakan…. a. ritme b. birama c. tempo d. frasa melodi e. tangga nada Chordophone adalah a 2. Kesan permukaan objek yang timbul pada suatu bidang disebut… a.

ruang b. tekstur buatan c. gelap terang d. nirmana e. perspektif Jawaban: b Pembahasan: tekstur asli adalah perbedaan ketinggian permukaan objek yang nyata dan dapat diraba, sedangkan tekstur buatan adalah kesan permukaan objek yang timbul pada suatu bidang karena pengolahan unsur garis, warna, ruang, dan terang-gelap.

3. Berikut yang termasuk teknik/penggunaan warna, kecuali…. a. harmonis b. heraldis c. gelap terang d. monokromatik e. polikkromatik Jawaban: c Pembahasan: dalam berkarya seni rupa terdapat beberapa teknik penggunaan warna yaitu secara harmonis, heraldis, murni, monokromatik, dan polikkromatik 4.

Bahan dasar pembentuk spanram adalah…. a. kayu b. besi c. batu d. karet e. plastik Jawaban: a Pembahasan: kayu digunakan sebagai bahan bingkai (spanram) untuk menempatkan kanvas dan paku untuk mengaitkan kanvas pada permukaan kayu bingkai tersebut. 5. Hal pertama yang harus dilakukan seniman untuk memodifikasi karya adalah…. a. penggunaan bentuk b. imajinasi c. hasil karya d. mencetak e. eksperimen Jawaban: e Pembahasan: dalam kegiatan modifikasi, seseorang selalu bereksperimen serta membayangkan suatu bentuk yang original, maksudnya orang tersebut berusaha mencari bentuk yang belum pernah ada.

6. Applied art disebut juga dengan…. a. aplikasi seni b. penggunaan seni c. seni rupa terapan d. ekspresi seni rupa e. aspek kerupaan Jawaban: c 7. Alat musik yang menggunakan udara sebagai sumber bunyinya disebut…. a. membranophone b. chordophone c. idiophone d. aerophone e. electrophone Jawaban: d Pembahasan: aerophone yang instrumen musik yang sumber bunyinya berasal dari udara yang bergetar baik getaran kayu yang dijepit bibir, lidah dalam instrument tersebut bergetar, maupun getaran dari bibir yang meniup.

Contoh: recorder, seruling, dan saxsophone 8. Alat musik yang menggunakan senar/dawai sebagai sumber bunyinya disebut…. a. membranophone b. chordophone c. idiophone d. aerophone e.

chordophone adalah

electrophone Jawaban: b Pembahasan: chordophone yaitu instrumen musik yang sumber bunyinya berasal dari dawai atau tali baik dengan cara dipetik atau digesek. Senar (dawai) yang ditegangkan sebagai penyebab bunyi. Contoh: piano, gitar, dan mandolin. 9. Alat musik yang menggunakan badan alat musik itu sendiri dinamakan….

a. membranophone b. chordophone c. idiophone d. aerophone e. electrophone Jawaban: c Pembahasan: idiophone yaitu alat instumen musik yang sumber bunyinya berasal dari bagian instrument chordophone adalah itu sendiri.

Contoh: triangle, cabaza, dan marakas. 10. Perbedaan intensitas warna, terang-gelap, dan menggunakan teknik menggambar perspektif adalah suatu teknik…. Dalam karya dua dimensi. a. kesan ruang b. komposisi c. sisi gelap d. perbedaan dimensi e. pengolahan unsur Jawaban: a Pembahasan: pada karya dua dimensi kesan ruang dapat dihadirkan dalam karya dengan pengolahan unsur-unsur kerupaan lainnya, seperti perbedaan intensitas warna, terang-gelap, atau menggunakan teknik menggambar perspektif untuk menciptakan ruang semu (khayal).

Soal Seni Budaya Kelas 11 dan Pembahasannya PETUNJUK UMUM 1. Tulis namamu di sudut chordophone adalah atas 2. Bacalah setiap soal dengan teliti. 3. Kerjakan dulu soal yang kamu anggap mudah. 4. Periksa kembali pekerjaanmu sebelum diserahkan pada pengawas. A. Berilah tanda silang (x) didepan huruf a,b atau c didepan jawaban yang benar ! 1. Unsur fisik yang mendasar dan penting dalam mewujudkan sebuah karya seni rupa dua dimensi adalah… a.

koma b. titik c. garis d. tanda seru e. tada tanya Jawaban: c. garis Pembahasan: Garis adalah unsur fisik yang mendasar dan penting dalam mewujudkan sebuah karya seni rupa. Garis memiliki dimensi memanjang dan memiliki arah serta sifat-sifat khusus seperti: pendek, panjang, vertikal, horizontal, lurus, melengkung, berombak, dan seterusnya. 2. Aspek yang dianalisis dalam karya seni rupa dengan prinsip estetik, yaitu…. a. keselarasan b. irama c. keseimbangan d. tema e. penekanan Jawaban: d. tema Pembahasan: Aspek yang di analisis dalam karya seni rupa dengan prinsip estetik chordophone adalah keselarasan (harmony), kesebandingan (proportion), irama (rythme), keseimbangan ( balance), dan penekanan (emphasis).

3. Warna yang merupakan hasil pencampuran kedua warna sekunder adalah pengertian dari…. a. warna sekunder b. warna primer c. warna analogus d. warna tersier e. warna komplementer Jawaban: d. warna tersier 4.

Arsiran garis pendek untuk mendapatkan gambar…. a. bulu b. efek 3D c. melingkar d. kotak e. kurva Jawaban: a. bulu Pembahasan: Arsiran dengan dua garis menyilang untuk menghasilkan efek tiga dimensi. Arsiran dengan teknik melengkung untuk mendapatkan bentuk melingkar, arsiran garis pendek untuk mendapatkan gambar bulu.

5. Arsiran dengan teknik melengkung untuk mendapatkan bentuk… a. bulu b. efek 3D c. melingkar d. kotak e. kurva Jawaban: e.

kurva 6. Salah satu bentuk pengembangan teknik menggambar adalah seni…. a. Suara b. musik c. teater d. lukis e. drama Jawaban: d. lukis Pembahasan: Seni lukis salah satu cabang dari seni ruupa, dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar.

7. Pada masa seni rupa modern setiap karya ditandatangani dan diberi nomor untuk menandai bahwa karya tersebut adalah… a. karya salinan b. edisi terbatas c. proses cetak d. karya lukis e. karya seni Jawaban: b. edisi terbatas Pembahasan: Karya-karya yang dicetak dari sebuah plat menciptakan sebuah edisi, pada masa seni rupa modern masing-masing karya ditanda tangani dan diberi nomor untuk menandai bahwa karya tersebutadalah edidi terbatas.

8. Kaligrafi merupakan tulisan indah yang dalam visualisasinya menggunakan tulisan dan huruf… a. Latin b. Spanyol c. Jawa d. Abjad e. Arab Jawaban: e. Arab Pembahasan: Apabila dilihat dari asalnya, kaligraf berasal dari arab, dan tulisan yang digunkan itu bahasa chordophone adalah. Namun tulisan arab itu berkembangnya setelah islam datang pada bangsa arab. 9. Prinsip atau kaidah-kaidah umum yang digunakan dengan menempatkan unsur-unsur fisik disebut unsur… a. nonfisik b. seni rupa c. visual d.

seni kriya e. karya seni Jawaban: a. nonfisik Pembahasan: Dalam sebuah seni rupa, unsur fisik dapat secara langsung dilihat dan atau diraba, sedangkan unsur nonfisik adalah prinsip atau kaidah-kaidah umum yang digunakan untuk menempatkan unsur-unsur fisik dalam sebuah karya seni. 10. Dibawah ini yang bukan merupakan cabang-cabang seni adalah…. a. tari b. suara c. rupa d. bela diri e. peran Jawaban: d. bela diri Pembahasan: 1. seni suara (musik) dengan unsur utamanya suara, misalnya: suara manusia (vocal), suara alat musik, dan sebagainya.

2. Seni utama dengan unsur utamanya unsur-unsur rupa. 3. Seni tari dengan unsur utamanya gerak 4. Seni sastra dengan unsur utamanya bahasa 5.

Seni peran (leater) disajikan dengan acting meliputi unsur bahasa, gerak, dan music. 11. Karya seni rupa pelita yang ditutupi tudung berbentuk bulat atau kotak dan terbuat dari kertas disebut… a. damar kurung b. bende c. bando d. keris e. sarkofogus Jawaban: a. damar kurung Pembahasan: a. Tiang kayu merupakan bangunan simbol yang menjadi pusat upacara atau ritual tersebut. b. Singo merupakan sebuah patung berbentuk kepala master, singo melambangkan kesuburan dan penjaga manusia dari marabahaya.

c. Keris merupakan senjata khas dari Jawa Tengah biasanya sebagai aksesoris upacara adat. d. sarkofagus merupakan patung yang berfungsi sebagai peti mati (sarkofagus) di kawasan samosir, Sumatra utara. Sarkofagus yang memiliki nama lain parholin ini berfungsi sebagai tempat menyimpan tulang-tulang bagi jenazah masyarakat batak yang berasal dari golongan ningrat. 12. Tahapan dalam berkarya akan berbeda-beda sesuai dengan karakteristik berikut, kecuali….

a. bahan b. teknik c. alat d. media e. wujud Jawaban: e. wujud 13. Teknik yang digunakan untuk mengarsir bayangan pada obyek adalah…. a. arsir gradasi b. mozaik warna c. gradasi warna d. perubahan tekstur e. keruncingan maksimal Jawaban: a. arsir gradasi 14. Unsur seni rupa yang paling sederhana adalah… a. koma b. titik c. garis d.

tanda seru e. tanda tanya Jawaban: b. titik Pembahasan: Unsur seni rupa, terdiri sebagai berikut. a. Titik merupakan unsur rupa yang paling sederhana.

b. Garis terbentuk oleh rangkaian titik-titik yang terjalin menjadi satu. c. Bidang terbentuk oleh pertemuan beberapa garis. d. Bentuk terbentuk oleh pertemuan bidang-bidang (terbentuk ruang/volume). e. Warna merupakan unsur rupa yang terbuat dari pigmen (zat warna). f. Tekstur merupakan nilai permukaan suatu benda (halus/kasar). 15. Nilai estetis dalam memandang keindahan karya seni rupa berada pada wujud karya seni itu sendiri sebagai keindahan tampak kasat mata termasuk dalam kategori… a.

yudikatif b. subjektif c. objektif d. predikat e. interaktif Jawaban: c. objektif Pembahasan: Nilai estetis pada sebuah karya seni rupa dapat bersifat objektif dan subjektif.nilai estetis objektif memandang keindahan karya seni rupa berada pada wujud karya seni itu chordophone adalah artinya keindahan tampak kasat mata.

16. Seni rupa dua dimensi merupakan salah satu pembagian jenis seni rupa menurut…. a. pandangan chordophone adalah b. matra c. fungsi d. aliran e.

chordophone adalah

teknik Jawaban: b. matra Pembahasan: Matra itu adalah dimensi (ukuran, bentuk), jenis matra seni rupa ada dua macam, yaitu seni rupa datar dengan dua ukuran (dwimatra) dan seni rupa tiga dimensi (trimatra). 17. Berikut yang bukan tujuan diciptakannya karya seni rupa adalah sebagai sarana…. a. pribadi b. ekspresi c. rekreasi d. komunikasi e. memperjelek ruangan Jawaban: e. memperjelek ruangan 18.

Salah satu jenis karya seni terapan, yaitu seni kriya yang disebut juga…. a. seni kerajinan b. prakarya c. kerajinan tangan d. pekerjaan tangan e. hasta karya Chordophone adalah c. kerajinan tangan Pembahasan: Kerajinan tangan adalah profesi yang memerlukan keahlian khusus.

Kerajinan tangan telah dikenal di zaman pertengahan di mana para ahli dipekerjakan untuk membuat kebutuhan sehari-hari seperti sepatu, pakaian, perabotan, dan bahkan bangunan. 19. Masyarakat Nusantara berkarya dengan berlandaskan kepercayaan dan keyakinan mereka.

Dari sudut ekspresi, persamaan yang tampak adalah… a. sering menggambarkan batu b. selalu hidup berpindah-pindah c. selalu membuat obyek binatang d. adanya kecenderungan untuk membuat abstraksi dari setiap objek yang digambar e. selalu bergotong royong Jawaban: d.

adanya kecenderungan untuk membuat abstraksi dari setiap objek yang digambar 20. Membuat karya seni rupa tiga dimensi secara tidak langsung dapat dilakukan dengan menirukan objek yang akan dibuat melalui media berikut, kecuali… a. gambar b. foto c. majalah d. komputer e. orang Jawaban: e. orang Pembahasan: Dalam membuat karya seni rupa tiga dimensi secara tidak langsung dapat dilakukan dengan menirukan objek yang akan dibuat melalui media gambar/foto/majalah/komputer.

21. Berikut chordophone adalah rumus tangga nada mayor yang benar…. a. 1 – ½ – 1 – 1 – 1 – 1 – ½ b. 1 – 1 – ½ – 1 – 1 – ½ c. 1 – 1 – chordophone adalah – ½ – 1 – 1 – ½ d. 1 – 1 – 1 – 1 – ½ – 1 – ½ Jawaban: b. 1 – 1 – ½ – 1 – 1 – ½ Pembahasan: – 22. Alat musik yang menggunakan selaput tipis sebagai sumber bunyi disebut….

a. membranophone b. chordophone c. idiophone d. aerophone e. electrophone Jawaban: a. membranophone Pembahasan: – 23. Chordophone adalah yang termasuk contoh-contoh alat musik chordophone adalah… a. cello, sasando, dan harmonica b. boning, drum, dan tifa c. gitar, kecapi, dan bass d. siter, rebab, dan conga e. piano, harmonika, dan flute Jawaban: c.

gitar, kecapi, dan bass Pembahasan: Chordofon, yaitu instrument music yang sumber bunyinya berasal dari dawai atau tali baik dengan cara dipetik atau digesek. Senar (dawai) yang ditegangkan sebagai penyebab bunyi. Contoh: piano, gitar, mandolin, kecapi dan bass 24. Berikut yang bukan termasuk alat-alat musik berjenis idiophone adalah… a. angklung b. recorder c. drum d. suling e. gitar Jawaban: a. angklung Pembahasan: Ideofon yaitu alat instrumen musik yang sumber bunyinya berasal dari bagian instrument music itu sendiri.

Contoh: triangle, cabaza, dan marakas. 25. Alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup disebut…. a. membranophone b. chordophone c. idiophone d. aerophone e. electrophone Jawaban: d. aerophone 26. Alat musik yang dimainkan dengan menggunakan listrik disebut… a.

membranophone b. chordophone c. idiophone d. aerophone e.

chordophone adalah

electrophone Jawaban: e. electrophone 27. Alat musik citar atau sehtar berasal dari daerah… a. Persia b. Afrika c. Amerika d. Arab e. Indonesia Jawaban: a. Persia 28. Tangga nada music daerah Nusantara didominasi tangga nada…. a. pentatonis b. minor c. mayor d. diatonis e. semua jawaban salah Chordophone adalah a.

pentatonis 29. Recorder dimainkan dengan cara… a. ditiup b. dipetik c. dipukul d. digesek e. ditekan Jawaban: a. ditiup 30. Melodi, ritme, dan harmoni yang untuk memahaminya cukup dengan bahasa rasa merupakan pengertian dari… a.

nada b. irama c. ritme d. lagu e. musik Jawaban: e. musik Pembahasan: Musik adalah melodi, ritme, dan harmoni yang untuk memahaminya cukup dengan bahasa rasa.

Oleh karena itu, jangan heran chordophone adalah bayi yang masih dalam bualan sudah dapat menikmati nyanyian yang didengarkan ibunya, meskipun tidak tahu bahasanya. 31. Indra penikmat cabang seni musik adalah… a. pendengaran b. penglihatan c. peradaban d. pengalihan dan pendengaran e.

penglihatan dan peradaban Jawaban: a. pendengaran Pembahasan: Indra yang berfungsi dalam menikmati musik adalah pendengaran. Pendengaran (telinga), sebagai telinga termasuk indra dari tubuh kita dan yang dapat menikmati seni musik.

32. Mendengarkan lagu yang terdengar hanya suara music disebut…. a. instrument b. nada c. irama d. birama e. pernadaan Jawaban: a.

instrument Pembahasan: Suatu komposisi atau rekaman musik tanpa lirik atau music vocal dalam bentuk apapun: semua musik dihasilkan melalui alat musik. Secara spesifik, istilah ini dgunakan jika merujuk pada musik popular. 33. Lagu yang dinyanyikan oleh satu orang disebut…. a. solo b. duet c. trio d. kuartet e. unisono Jawaban: a. solo Pembahasan: Musik vocal dapat dibedakan atas solo (tunggal), duet (berdua), trio (bertiga), kwartet (berempat), kuinten (berlima), sektek (berenam), dan octet (berdelapan).

Sedangkan lagu yang dinyanyikan hanya satu orang chordophone adalah disebut solo vocal (solo). 34. Ritme adalah… a. Irama yang mengesankan gerak b. keselarasan antarbenda c. kesatuan antarunsur d. keseimbangan antarunsur e.

kesederhanaan bentuk Jawaban: a. Irama yang mengesankan gerak Pembahasan: – 35. Orang yang menulis lagu dalam bentuk notasi dan meneruskan kepada orang lain untuk memainkannya disebut….

a. penyair b. musisi c. artis d. penyanyi e. komponis Jawaban: b. musisi Pembahasan: Seorang musikus (musisi) juga seseorang yang menulis musik (pencipta lagu/penulis lagu), baik untuk dirinya sendiri maupun diserahkan ke orang lain. Orang yang menulis musik disebut komponis. Biasanya bagian itu dihapus bila mereka juga memainkan atau menyanyikan musik yang ditulisnya.

Tetapi mereka tetaplah komponis karena mereka menulis musik.

chordophone adalah

36. Musik berat menggunakan sistem nada-nada…. a. frekuensi b. diantonis c. matematik d. kromatis e. amatematik Jawaban: c. matematik Pembahasan: Dalam sejarah musik terdapat dua rumpun musik yang berbeda yaitu musik barat dan musik timur. Musik barat menggunakan sistem nada-nada yang matematik.

Dimana nada-nadanya disusun berdasarkan frekuensi yang tetap dalam 7 nada (diantos) yang kemudian berkembang menjadi chordophone adalah nada (kromatis).

Sedangkan musik timur menggunakan sistem nada amatematik, yaitu tangga nada pentatonic yang nada-nadanya disusun dalam jarak yang tidak sama untuk satu oktafnya. 37. Alat music yang sering diutamakan pada zaman prasejarah adalah… a. seruling b. kendhang c. gitar d. biola e. piano Jawaban: a. seruling Pembahasan: Musik prasejarah hanya dapat berteori berdasarkan temuan dari situs arkeologi paleolitik, seruling merupakan alat musik yang sering diutamakan pada zaman prasejarah dan bentuknya seperti shakuhachi yang berasal dari jepang.

Seruling Divje Babe yang terbuat dari tulang paha beruang gua yang diperkirakan sudah dipakai sekitar 40.000 tahun yang lalu. Berbagai jenis seruling dan alat musik yang terbuat dawai atau chordophone adalah telah ada sejak zaman peradaban lembah sungai indus.

India memiliki salah satu tradisi musik tertua di dunia yang berasal dariKitab Weda. Pengumpulan paling awal dan terbesar alat musik prasejarah ditemukan di Cina antara 7000 dan 6600 SM. 38. Kumpulan music tertulis dalam tulisan kuno yang digali dari Hurrian di Kota Ugarit yang diperkirakan telat ada sekitar 1400 SM disebut….

a. renaissance chordophone adalah. barok c. notasi d. liturgi e. Hurrian songs Jawaban: e. Hurrian songs Pembahasan: Hurrian/Hurrian songs adalah kumpulan musik tertulis dalam tulisan kuno yang digali dari Hurrian di Kota Ugarit yang diperkirakan telah ada sekitar 1400 SM. 39. Berikut yang tidak termasuk dalam ciri-ciri music abad pertengahan adalah…. a. peranan paduan suara yang menyanyikan lebih dari satu suara semakin berkembang b.

ditemukannya notasi dan pencatatan nada c. masuknya music keduniawiaan bersuara satu d. berkembangnya musik polyphoni e. sedikitnya komponis muncul dalam sejarah Jawaban: e. sedikitnya komponis muncul dalam sejarah Pembahasan: Ciri-ciri musik abad pertengahan, antara lain sebgai berikut. a. Peranan paduan suara yang menyanyikan lebih dari satu suara semakin berkembang.

b. Ditemukannya notasi dan pencatatan nada. c. Masuknya musik keduniawiaan bersuara satu. d. Berkembangnya musik polyphoni (lagu bersuara banyak) e. Berkembangnya chordophone adalah keagamaan dan untuk pertama kalinya nama-nama komponismuncul dalam sejarah. 40. Musik rennaissance adalah musik klasik yang digubah pada sekitar tahun….

a. 1287 b. 150 c. 1600 d. 1287 e. 1471 Jawaban: b. 150 Pembahasan: Musik Rennaissance adalah musik klasik yang digubah pada Zaman Rennaissance, sekitar tahun 1450 sampai dengan 1600. Penentuan batas awal zaman musik ini sulit dilakukan karena tidak terdapat perubahan besar dalam musik pada abad ke – 15, selain juga bahwa musik dalam perkembangannya mendapatkan ciri-ciri “Rennaissance” secara bertahap.

Zaman ini berlangsung sesudah zaman pertengahan dan sebelum zaman Barok. Beberapa komponis dari zaman ini adalah Giovanni Pierluigi da Palestina, Orlande deLassus, dan William Byrd, Giovani Gabrieli, Galilei, Jean Baptiste Lully, Josquin des Pres, dan Martin Luther King. Posting terkait: • Soal Tema 4 Kelas 2 • Soal Tema 5 Kelas 2 • Soal Tema 6 Kelas 2 Posting pada BANK SOAL Ditag contoh soal seni budaya kelas 11 semester 1, contoh soal seni budaya kelas 11 semester 2, contoh soal seni budaya kelas 11 semester 2 essay, contoh soal seni budaya kelas 11 semester 2 tentang pameran, contoh soal seni budaya kelas 11 tentang musik barat, kisi kisi soal seni budaya kelas 11 semester 1, kumpulan soal seni budaya kelas 11, soal dan jawaban seni budaya kelas 11 semester 2, soal essay seni budaya kelas 11 semester 1, soal essay seni budaya kelas 11 semester 2, soal pat seni budaya kelas 11 semester 2, soal pat seni budaya kelas 11 semester 2 kurikulum 2013, soal pts seni budaya kelas 11 chordophone adalah 1, soal seni budaya kelas 11 essay, soal seni budaya kelas 11 semester 1 kurikulum 2013, soal seni budaya kelas 11 semester 2, soal seni budaya kelas 11 semester 2 kurikulum 2013, soal seni budaya kelas 11 semester 2 tentang musik, soal seni budaya kelas 11 semester 2 tentang pameran, soal seni budaya kelas 11 tentang musik, soal seni budaya kelas 11 tentang musik barat, soal seni budaya kelas 11 tentang teater, soal uas seni budaya kelas 11 semester 1, soal uts seni budaya kelas 11 semester 1 kurikulum 2013, soal uts seni budaya kelas 11 semester 2 Post Terbaru • Program Kerja Osis • 16 Prospek Kerja Agribisnis • √ Larutan Non Elektrolit : Pengertian, Contoh dan Penjelasannya chordophone adalah Motto OSIS • Prospek Kerja Teknik Industri dan Gajinya • Sinopsis Novel Dia Adalah Kakakku • Sinopsis Novel Sepotong Hati yang Baru • Sinopsis Novel Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah • Sinopsis Novel Sunset Bersama Rosie • Sinopsis Novel Selamat Tinggal
Daftar Isi • Alat Chordophone adalah Tradisional Sumatera Utara • Jenis Alat Musik Tradisional Sumatera Utara • 1.

Doli-doli • Doli-doli Gahe • Doli-doli Hagita • 2. Druri Dana • 3. Aramba • 4. Garantung • 5. Faritia • 6. Gonrang • 7. Ole-ole chordophone adalah 8. Ogung • Sub-etnis suku Toba • Sub-etnis Karo • Sub-Etnis Mandialing dan Angkola-Keprok • Sub-Etnis Simalungun • Sub-Etnis Pakpak • 9.

Gordang Sambilan • 10. Gendang Singanaki • 11. Gendang Singindungi • 12. Gung dan Penganak • 13. Hasapi • 14. Genderang Sisibah • 15.

chordophone adalah

Taganing • 16. Balobat • 17. Sarune • Kesimpulan Alat musik tradisional Chordophone adalah Utara begitu beragam, mulai dari alat musik tiup, pukul hingga alat musik yang digesek. Artikel ini akan memberikan gambaran mengenai nama dan jenis alat musik Sumatera Utara. Sumatera Utara merupakan provinsi multietnis yang dihuni oleh Suku Batak, Nias, Siladang dan Melayu sebagai penduduk asli wilayah ini.

Provinsi yang terkenal karena luasnya lahan perkebunan dan pertanian menjadi sebuah tempat untuk beradu nasib dimulai dari etnis Tionghoa, Jawa, Arab hingga India. Namun siapa sangka dengan banyaknya budaya yang masuk akibat percampuran penduduk yang begitu beragam, Sumatera Utara masih chordophone adalah teguh mempertahankan kebudayaan aslinya.

Sebagai contoh alat musik tradsional Sumatera Utara yang masih terjaga dengan jenisnya yang cukup beragam.

Walaupun alat musik tradisional Sumatera Utara memiliki kemiripan dengan alat musik tradisional di daerah lain, jika kita teliti lebih dalam terdapat perbedaan yang cukup segnifikan. Di antaranya seperti bahan dasar, cara memainkan, tehnik pembuatan dan sebagainya menjadi faktor penting sebagai pembeda dari alat musik yang lain. Baca juga: 10 Alat Musik Harmonis Tradisional dan Modern Alat Musik Tradisional Sumatera Utara Alat musik tradisional Sumatera Utara pada umumnya kebanyakan adalah alat musik berjenis gendang dan gong.

Namun jenis tersebut bukan berarti sama dengan jenis gendang dan gong dari Jawa. Terdapat keunikan dan karakteristik seperti nilai mistis yang terkandung pada alat musik tradisional ini sebagai pembeda yang dipengaruhi oleh latar belakang budaya suku-suku di Sumatera Utara. Baca juga: Alat Musik Sumatera Barat Jenis Alat Musik Tradisional Sumatera Utara Banyak sekali suku-suku yang terdapat pada provinsi ini, sebut saja suku Batak yang memiliki sub suku yang cukup beragam.

Semua sub suku tersebut memiliki perbedaan pada salah satu alat musik yang sama. Menarik bukan? Di sini kita akan membahas perbedaan-perbedaan tersebut. Berikut ini 17 jenis alat musik yang terdapat di Sumatera Utara ini, di antanya: 1.

Doli-doli Doli-doli merupakan alat musik tradisional khas yang berasal dari Nias. Alat musik ini hanya terbuat dari bahan-bahan yang berasal dari alam seperti, kayu, bambu dan batang pohon. Sekilas alat musik tradisional satu ini mirip dengan Kolintang, namun chordophone adalah memiliki ukuran yang lebih kecil jika kita bandingkan dengan kolintang.

Bilah chordophone adalah pun tidak sebanyak yang dimiliki kolintang. Doli-doli dimainkan dengan chordophone adalah dipukul menggunakan dua batang kayu. Terdapat dua buah jenis doli-doli, di antaranya : Doli-doli Gahe Doli-doli ini adalah jenis yang cukup sederhana, hanya menggunakan 4 buah kayu yang mempunyai nada yang berbeda dan diletakan di atas pangkuan paha atau lutut dengan posisi duduk dan dimainkan dengan tonkat pendek.

Doli-doli gahe biasanya hanya dimainkan di ladang hanya untuk sekedar melepas penat sebelum atau setelah bekerja. Doli-doli Hagita Doli-doli hagita adalah versi doli-doli yang lebih maju atau versi upgrade dari gahe. Doli-doli ini di rangkai dan di tempatkan di atas sebuah rankaian yang dibentuk khusus terbuat dari kayu. Bilah yang digunakan untuk menghasilkan bunyi atau nada pun lebih banyak, 6 – 8 bilah yang mempunyai nada berbeda-beda.

Alat musik tradisional doli-doli seringkali dimainkan bersamaan dengan alat musik tradisional lainya, seperti lagia, fondrahi, gondra, tutuhao, nduridana, ndurimbewe, faritia dan lain-lain. Doli-doli dimainkan pada upaca adat atau religi. Namun alat musik ini bisa juga digunakan pada saat merasa sedih dan pada saat keaadaan duka cita.

chordophone adalah

Baca juga: Alat Musik Ritmis 2. Druri Dana Druri dana adalah alat musik tradisional yang memiliki bentuk menyerupai Angklung. Berbeda dengan doli-doli yang terbuat dari bahan dasar kayu, druri dana terbuat dari bahan bambu dan dibentuk sedemikian rupa kemudian di rangkai.

Terdapat dua cara untuk memainkan alat musik satu ini. Dipukul dan digoyangkan layaknya angklung. Ketika saat bambu saling beradu druri dana menghasilkan suara atau bunyi yang sangat khas. Alat musik ini diyakini berasal dari pulau Nias.

3. Aramba Aramba adalah alat musik khas tradisional yang berasal dari Nias dan masih satu keluarga dengan Gong. Alat musik ini terbuat dari bahan logam berjenis kuningan atau perunggu. Konon, banyak sejarahwan berkata bahwa aramba berasal dari Jawa hasil dari proses pertukaran atau barter. Tetapi tidak ada bukti pasti mengenai hal tersebut, semua itu masih menjadi perdebatan beberapa pihak. Aramba terbagi menjadi 3 jenis berdasarkan bentuk dan fungsinya, di antaranya: • Aramba yang berukuran kecil atau standar.

Biasanya aramba jenis ini memiliki ukuran berdiameter 40-50 cm. • Fatao. Aramba dengan ukuran sedang, namun seringkali digunakan untuk mengiringi upacara pernikahan. • Hongo. Aramba jenis ini memiliki ukuran relatif besar, berdiameter sekitar 60-90 cm yang digunakan oleh kaum bangsawan. Aramba dimainkan dengan cara dipukul pada bagian tengah yang menonjol layaknya gong. Bunyi yang dihasikan pun berbeda, semakin kecil bunyi yang dihasilkan akan lebih keras.

Sedangkan aramba berukuran besar akan menghasikan bunyi yang berdengung layaknya gong pada umumnya. Baca juga: Alat Musik Gamelan 4. Garantung Garantung ialah alat musik tradisional khas yang berasal dari sub Suku Batak Toba, Sumatera Utara. Dikutip dari Teibunnews.com, Suku Batak memiliki lebih dari 400 marga. Alat musik ini terbuat dari bahan kayu, terdiri dari 7 wilahan yang digantungkan di atas kotak yang berfungsi sebagai chordophone adalah resonator.

Garantung termasuk ke dalam kelompok alat musik xylophone yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan dua buah stik kiri dan kanan. Ada istilah yang disebut mamalu atau memukul lima bilah nada yang berfungsi sebagai pembawa ritem variable pada lagu-lagu tertentu. 5. Faritia Selain aramba, ada satu lagi alat musik yang menyerupai gong yaitu faritia. Faritia adalah alat musik tradisional khas Sumatera Utara yang terbuat dari bahan logam berjenis kuningan atau perunggu.

Perbedaan yang sangat mencolok ialah pada ukuranya, ukuran yang dimiliki faritia relatif lebih kecil dibandingkan dengan gong sekitar 20-30 cm. Alat musik tradisional ini termasuk ke dalam kategori idiophone (alat musik yang menghasilkan suara dari getaran). Dimainkan dengan cara dipukul pada bagian tengah nya yang menonjol. Pemukul yang digunakan disebut dengan nama s imalambuo atau kayu duria.

Bila dipukul faritia mengeluarkan chordophone adalah yang sangat chordophone adalah. 6. Gonrang Gonrang berarti gendang dalam bahasa daerah Sumatera Utara. Alat musik satu ini memang mirip sekali dengan alat musik gendang, terbuat dari bahan kayu yang dilubangi pada bagian tengahnya. Pada lubang tersebut dilapisi selaput yang terbuat dari kulit lembu yang berfungsi sebagai membran, tempat sumber suara. Gonrang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tangan dan berfungsi sebagai pengatur ritme pada sebuah pertunjukan.

Gonrang terdiri dari beberapa buah dan ditata rapi dengan cara disenderkan atau diikat pada sebuah tiang atau bambu. Alat musik tradisional Sumatera Utara ini biasa dimainkan pada acara-acara tertentu saja seperti, upaca adat, penyambutan tamu, pernikahan, dan juga upacara kematian. 7. Ole-ole Ole-ole bukanlah alat musik pertunjukan melainkan alat musik yang dimainkan chordophone adalah atau solo. Ole-ole sangatlah sederhana, kita bisa membuat ole-ole sendiri chordophone adalah rumah jika rumah kalian berdekatan dengan sawah.

Ole-ole terbuat dari satu ruas batang tanaman padi, pada bagian ruasnya dipecah-pecah yang nantinya digunakan sebagai penggetar udara atau sumber bunyi pada ole-ole. Biasanya, pembuat melilitkan daun kelapa yang masih muda yang bertujuan untuk tempat resonansi atau mengeraskan suara. Alat musik tradisional ini tidak memiliki tangga nada yang pasti, karena lubang yang diberikan pada alat musik ini tergantung pada si pembuat sampai nada-nada yang dikehendaki tercapai.

Jadi ole-ole buatan seseorang belum tentu sama dengan yang lainya. Ole-ole dimainkan hanya sekedar untuk melepas penat dan bosan pada seseorang. Seringkali juga digunakan di tengah sawah pada saat musim panen tiba untuk chordophone adalah para petani. 8. Ogung Ogung merupakan alat musik sekaligus alat komunikasi bagi masyarkat Batak. Alat ini termasuk pada salah satu bagian Gondang Sabangunan yang terdiri dari Taganing, Ogung, Sarune dan Hesek.

Sejarah yang dimiliki ogung masih menjadi misteri, ada yang menyebutkan berasal dari masyarakat suku Batak itu sendiri, ada juga yang menyebutkan bukanlah alat musik asli orang Batak namun berasal dari pulau Jawa dan India.

Ogung terbuat dari bahan logam berjenis besi, kuningan atau perunggu yang berdiameter antara 16-65 cm dan lebar 2,5-10 cm. Pada bagian pencu chordophone adalah bagian tengah yang menonjol adalah tempat memukul ogung menggunakan alat pemukul yang terbuat dari kayu.

Ogung memiliki banyak sekali jenis, karena sub-etnis suku Batak yang memiliki latar budaya chordophone adalah berbeda. Setiap sub suku tersebut memiliki ogung dengan versi-versi mereka sendiri. Berikut macam-macam ogung pada setiap subetnis: Sub-etnis suku Toba • Ogung Panggora, yang memiliki arti “yang berseru, memberi efek chordophone adalah karean memang bunyi yang dihasilkan menggelegar dan keras dibandingkan dengan ogung lainya.

• Ogung Ihutan, dinamai ihutan yang berarti “yang mengikuti” karena memang memiliki tugas untuk mengikuti bunyi ogung oloan. Terdapat nama lain untuk ogung ini, yaitu panglusi yang berarti jawaban. • Ogung Oloan, berfungsi sebagai menambah variasi bunyi dan menambah ritme tambahan. Oloan memiliki nada rendah dan menghasilkan bunyi yang beritme konstan sehingga diikuti oleh ogung lainya. Ogung oloan memiliki arti “diikuti” yang disebut sebagai pemimpin semua ogung.

• Ogung Jeret. Sub-etnis Karo • Ogung Gung, Jenis ogung berukuran besar. • Ogung Penganak, Jenis ogung yang berukukran lebih kecil dari Gung (anak ogung).

Sub-Etnis Mandialing dan Angkola-Keprok • Ogung Jantan (lak-laki). • Ogung Dadaboru (perempuan). • Ogung Pamulosi. • Ogung Panongahi. • Ogung Pandoali. Sub-Etnis Simalungun • Ogung Sibanggalan. • Ogung Sietekan. • Ogung Mong-mongan.

Sub-Etnis Pakpak • Ogung Takudep. • Ogung Poi. • Ogung Pongpong. Ogung chordophone adalah dimainkan secara ensambel atau dimainkan bersama-sama. Dimainkan pada acara-acara seperi upacara adat, upacara kematian dan perkawinan. Baca juga: Alat Musik Kolintang 9. Gordang Sambilan Gordang berarti gendang dan Sambilan berarti sembilan. Dari pengertian tersebut kita dapat menyimpulkan alat musik tradisional satu ini ialah alat musik gendang yang terdiri dari 9 buah dan dimainkan bersama-sama.

Setiap gordang yang dimainkan memiliki diameter dan panjang yang berbeda-beda sehingga bunyi dan nada chordophone adalah dihasilkan pun berbeda pula. Gordang ini dimainkan oleh enam orang dan setiap orang memegang beberapa gordang yang memiliki penamaan yang berbeda, diantaranya: • 2 buah gordang yang disebut taba-taba. • 1 buah gordang yang disebut tepe-tepe. • 1 buah gordang yang disebut kudong-kudong. • 1 buah gordang yang disebut kudong-kudong nabalik. • 1 buah gordang yang disebut pasilion.

• 3 buah buah gordang yang disebut jangat. Pada zaman dahulu gordang sembilan hanya dimainkan pada acara-acara sakral saja. Namun seiring perkembangan zaman ansambel musik tradisional ini dimainkan pada acara pernikahan, penyambutan tamu, hari besar dan sebagainya.

10. Gendang Singanaki Satu lagi alat musik tradisional yang termasuk ke dalam keluarga gendang. Gendang singanaki terbuat dari bahan kayu dan kulit binatang. Gendang khas yang berasal dari Suku Batak Karo ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat pukul khusus dan memiliki bentuk yang relatif ramping dibandingkan dengan gendang dari jawa.

Gendang Singanaki memiliki 2 buah gendang, yaitu gendang penganaki dan anak gendang yang bernama garantung/enek-enek. Gendang singanaki berfungsi sebagai pembuat ritme dalam satu ensambel musik gendang lima sendalanen yang dimainkan bersamaan dengan sarune. Alat musik satu ini seringkali dimainkan pada acara adat yang berkaitan dengan religi dan pesta muda-mudi (guro-guro aron). Baca juga: Alat Musik Pukul 11.

Gendang Singindungi Sebenarnya gendang singindungi hampir sama dengan gendang singanaki entah itu dari bahan, ukuran dan cara pembuatanya. Namun terdapat pada gendang kecil yang disebut garantung yang diikat pada sisi badan singanaki, sedangkan gendang singindungi tidak memiliki itu.

Gendang singingdungi dapat menghasilkan nada atau bunyi yang naik turun dengan teknik permainan tertentu. Chordophone adalah memiliki dua palu-palu yang berguna sebagai alat pukul sepanjang 14 cm. 12. Gung dan Penganak Gung dan penganak adalah alat musik yang berfungsi sebagai pengatur ritme musik tradisional Karo. Alat musik ini tidak jauh berbeda dengan gong yang berasal dari Jawa namun terdapat pada perbedaan pada ukuranya.

Untuk penganak memiliki ukuran yang chordophone adalah kecil, berdiameter 15,6 cm dengan pencu 4 cm dan lebar 2,8 cm. Sedangkan untuk gung, mempunyai diameter 65 cm dengan pencu 15 cm dan lebar 10 cm. Keduanya dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat pukul yang sudah dilapisi karet atau bahan yang empuk agar menghasilkan suara yang tidak kasar.

13. Hasapi Hasapi adalah alat musik tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Suku Batak Toba yang terbuat dari bahan kayu dan memiliki dawai atau senar. Hasapi seringkali disebut chordophone adalah nama Kecapi Batak atau Hapetan. Hasapi memiliki dua buah jenis yaitu hasapi ende dan hasapi doal, keduanya hampir sama namun terdapat perbedaan pada bentuk dan fungsinya, yakni: • Hasapi chordophone adalah (pluked lute dua senar) berfungsi sebagai instrumen pembawa elodi dan merupakan instrumen utama dalam ansambel gondang hasapi.

• Hasapi doal (pluked flude dua senar) berfungsi sebagai pembawa ritem konstan dan memiliki ukuran lebih besar dibandingkan hasapi ende. Hasapi dimainkan dengan cara dipetik atau mamatik menggunakan tangan.

Hasapi termasuk kedalam keluarga chordophone dan memiliki 1 atau 2 chordophone adalah. Sekilas bentuknya menyerupai alat musik Betawi yaitu gambus, namun sebetulnya sangatlah jauh berbeda. Baca juga: Alat Musik Madura 14. Genderang Sisibah Genderang sisibah merupakan ensambel alat musik yang disebut merkata genderang terdiri dari sembilan buah sibah atau gendang yang dimainkan oleh 8-9 pemain yang disebut pande.

Bagi masyarakat suku Pakpak, kehadiran alat musik ini merupakan pengabsahan akan status upacara yang dilaksanakan yaitu upacara sukacita atau kerje mbaik dengan tingkata yang terbesar dan tertinggi atau males bulung seimbernaik.

Penghadiran ensambel ini hanya pada acara-acara tertentu yaitu upacara adat perkawinan, peresmuan rumah baru, pesta mejan chordophone adalah lain sebagainya.

Tidak semua orang dapat menghadirkan Genderang Sisibah ini pada kerja mbaik, males bulung simbernaik. Orang yang diperkenankan menghadirkan ensambel musik ini ialah orang yang telah melaksanakan syarat-syarat tertentu pada kepercayaan masyarakat sekitar. 15. Taganing Taganing adalah alat musik tradisional yang terdiri dari 5 buah gendang atau disebut juga drum set melodis ( drum-chime).

Alat musik ini termasuk kedalam kelompok alat musik membranophone yang terbuat dari kayu dan selaput membran yang disimpan dan dirangkai pada sebuah rak khusus. Setiap gendang mempunyai ukuran yang berbeda-beda dan di rangkai berdasarkan ukuran nya. Ukurang chordophone adalah yang paling besar di simpan di bagian paling kanan, sehingga semakin ke kiri semakin kecil ukuranya. Nada yang dihasilkan pun semakin ke kiri semakin tinggi nadanya. Taganing dimainkan oleh dua orang menggunakan chordophone adalah buah stik yang disebut palu-palu.

Taganing berfungsi sebagai pembawa melodi dan juga sebagai pembawa ritem variable dalam beberapa lagu, sebagai dirigen yang memberikan aba-aba, dan memberikan semangat pada semua musisi yang terlibat. 16. Balobat Balobat adalah alat musik tradisional yang berasal dari Suku Karo, Sumatera Utara.

Alat musik satu ini adalah alat musik tiup yang terbuat dari bahan berupa seruas pucuk bambu yang berukuran sejengkal jari tangan. Alat musik tradisional ini memiliki bentuk menyerupai suling dan dapat dimainkan secara solo atau juga ansambel. Terdapat enam buah lubang yang digunakan untuk mengatur nada atau bunyi yang dihasilkan. Tangga nada yang digunakan dapat menggunakan tangga nada lagu minor ataupun mayor.

17. Sarune Sarune adalah alat musik tradisional yang masih satu keluarga dengan Serunai dari Sumatera Barat. Sarune berasal dari Suku Batak Toba yang dimainkan dengan cara ditiup. Sarune terbuat dari logam yang memiliki 6 buah lubang yang digunakan untuk mengatur nada. Sarune difungsikan sebagai pengiring melodi dan dimainkan bersamaan dengan gondrong, sipitu-pitu, mongmongan dan sitalasavak pada acara-acara adat. Terdapat dua buah macam jenis Sarune, di antaranya: • Sarune etek dengan reed tunggal atau singgle reed.

• Sarune bolon dengan reed ganda atau double chordophone adalah. Kesimpulan Nah, itu dia 17 jenis alat musik tradisional dari provinsi Sumatera Utara. Terdapat banyak jenis alat musik seperti gendang dan gong, namun setiap jenisnya memiliki karakteristik dan keunikanya masing-masing entah itu dari segi kegunaan, bahan dan nilai-nilai mistis yang terdapat didalamnya.

Bahkan beberapa alat musik ada juga terdapat di daerah lain, sebagai contoh sarune dikenal juga sebagai alat musik khas Sulawesi Utara. Semoga dengan informasi yang kita sajikan ini, kita dapat menambah wawasan mengenai kebudayaan Indonesia karena gerakan kecil seperti itu adalah sebuah bentuk pelestarian budaya Indonesia yang semakin ditinggalkan.

Baca juga: • 13 Alat Musik Ritmis Lengkap dengan Pengertian, Fungsi dan Cara Memainkannya • Alat musik tradisional Indonesia yang mendunia • 47 Jenis Alat Musik Tradisional Chordophone adalah Syahya Rembulan Temukan pilihan rumah seperti pada perumahan Golden City Bekasi dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome.

Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti. • Acèh • العربية • Asturianu • تۆرکجه • Basa Bali • Български • Banjar • Mìng-dĕ̤ng-ngṳ̄ • Cebuano • Čeština • Dansk • Deutsch • Zazaki • English • Esperanto • Español • Euskara • فارسی • Suomi • Français • Nordfriisk • Galego • Bahasa Hulontalo • 客家語/Hak-kâ-ngî • עברית • हिन्दी • Ilokano • Italiano • 日本語 • Jawa • ქართული • 한국어 • Lietuvių • Madhurâ • Basa Banyumasan • Minangkabau • Македонски • മലയാളം • Монгол • मराठी • Bahasa Melayu • မြန်မာဘာသာ • Nederlands • Polski • پنجابی • Português • Русский • ᱥᱟᱱᱛᱟᱲᱤ • Srpskohrvatski / српскохрватски • Slovenčina • Српски / srpski • Sunda • Svenska • ไทย • Türkçe • Татарча/tatarça • Українська • اردو • Tiếng Việt • Winaray • 吴语 • 中文 • Bân-lâm-gú • 粵語 • Agama Islam 74,11% Kristen 19,90% - Protestan 16,67% - Katolik 3,23% Hindu 5,84% Buddha 0,11% Konghucu 0,01% Lainnya 0,03% [2] [3] • Bahasa Indonesia (resmi) Dayak (dominan) — Dayak Bakumpai — Dayak Ngaju, Banjar, Bugis, Jawa, Madura, Melayu — Melayu Kotawaringin • IPM 71,25 ( 2021) tinggi [4] Zona waktu UTC+07:00 chordophone adalah WIB) Kode pos Daftar • 0513 - Muara Teweh • 0522 - Ampah (Dusun Tengah, Barito Timur) • 0525 - Buntok • 0526 - Tamiang Layang • 0528 - Purukcahu • 0531 - Sampit • 0532 - Pangkalan Bun, Kumai • 0536 - Palangkaraya, Kasongan • 0537 - Kuala Kurun • 0538 chordophone adalah Kuala Pembuang • 0539 - Kuala Kuayan (Mentaya Hulu, Kotawaringin Timur) Kode ISO 3166 ID-KT Pelat kendaraan KH Kode Kemendagri 62 APBD Rp 4.412.108.656.900,- (2018) PAD Rp 1.400.710.256.900,- (2018) DAU Rp 1.614.203.045.000,- ( 2020) [5] Lagu daerah Peta Administrasi Provinsi Kalimantan Tengah Kalimantan Tengah (disingkat Kalteng) adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di Pulau Kalimantan.

Ibu kotanya adalah Kota Palangka Raya. Berdasarkan sensus tahun 2010, provinsi ini memiliki populasi 2.202.599 jiwa, yang terdiri atas 1.147.878 laki-laki dan 1.054.721 perempuan. Data BPS Kalimantan Tengah tahun 2021 menunjukkan penduduk provinsi ini tahun 2020 bertambah menjadi 2.670.00 (Laki-laki 1.385.700 jiwa dan perempuan 1.284.300 jiwa). [2] Kalimantan Tengah mempunyai 13 kabupaten dan 1 kota. [2] Populasi historis Tahun Jumlah Pend.

±% 1971 701.936 — 1980 954.353 +36.0% 1990 1.396.486 +46.3% 1995 1.627.453 +16.5% 2000 1.801.965 +10.7% 2010 2.212.089 +22.8% 2020 2.670.000 +20.7% Source: Badan Pusat Statistik 2020 Daftar isi • 1 Sejarah • 2 Kondisi dan sumber daya alam • 2.1 Kondisi alam • 2.2 Keanekaragaman hayati • 2.3 Sumber daya alam • 3 Demografi • 3.1 Suku Bangsa • 3.2 Agama • 3.3 Pendidikan • 4 Pemerintahan • 4.1 Daftar gubernur • 4.2 Forum Koordinasi Pimpinan Daerah • 4.3 Dewan Perwakilan • 4.4 Daftar kabupaten dan kota • 4.5 Daftar kecamatan, desa, dan kelurahan • 5 Pertahanan dan Keamanan • 6 Media • 6.1 Televisi • 6.2 Media Online • 6.3 Media Cetak • 7 Perekonomian • 7.1 Tenaga kerja • 7.2 Potensi perikanan • 7.3 Pertambangan chordophone adalah 7.4 Transportasi • 7.4.1 Jarak Palangka Raya dengan ibu kota kabupaten • 8 Seni dan budaya • 8.1 Seni musik • 8.2 Seni vokal • 8.3 Tarian • 8.4 Seni Kriya • 8.5 Upacara adat • 8.6 Pakaian pengantin • 9 Lihat pula • 10 Referensi • 11 Pranala luar Sejarah Menurut legenda suku Dayak yang berasal dari Panaturan Tetek Tatum yang ditulis oleh Tjilik Riwut mengisahkan orang pertama yang menempati bumi atau menginjakan kakinya di Kalimantan adalah Raja Bunu.

Pada abad ke-14 Maharaja Supayaryanata, gubernur Majapahit memerintah di Kerajaan Negara Dipa (Amuntai) yang berpusat di Candi Agung dengan wilayah mandalanya dari Tanjung Silat sampai Tanjung Puting dengan daerah-daerah yang disebut Sakai, yaitu daerah batang sungai Barito, Tabalong, Balangan, Pitap, Alai, Amandit, Labuan Amas, Biaju Kecil (Kapuas-Murung), Biaju Besar (Kahayan), Sebangau, Mendawai, Katingan, Sampit dan Pembuang dengan kepala-kepala daerahnya masing-masing yang disebut Mantri Sakai (Kepala Distrik), sedangkan wilayah Kotawaringin pada masa itu merupakan kerajaan tersendiri.

[6] Kerajaan Negara Dipa dilanjutkan oleh Kerajaan Negara Daha dengan raja pertamanya Miharaja Sari Babunangan Unro miharaja= maharaja. Raja tersebut telah mengantar salah seorang puteranya yang bernama Raden Sira Panji Kesuma alias Uria Gadung (Uria= Aria) untuk memegang kekuasaan wilayah Tanah Dusun [atau Barito Raya] yang berkedudukan di JAAR – SANGGARWASI. Pada abad ke-16, Kalimantan Tengah masih termasuk dalam wilayah mandala Kesultanan Banjar, penerus Chordophone adalah Daha yang telah memindahkan chordophone adalah kota ke hilir sungai Barito tepatnya di Chordophone adalah, dengan wilayah mandalanya yang semakin meluas meliputi daerah-daerah dari Tanjung Sambar sampai Tanjung Aru.

Pada abad ke-16, berkuasalah Raja Maruhum Panambahan yang beristrikan Nyai Siti Biang Lawai, seorang puteri Dayak anak Patih Rumbih dari Biaju. Tentara Biaju kerapkali dilibatkan dalam revolusi di istana Banjar, bahkan dengan aksi pemotongan kepala ( ngayau) misalnya saudara muda Nyai Biang Lawai bernama Panglima Sorang yang diberi gelar Nanang Sarang membantu Raja Maruhum menumpas pemberontakan anak-anak Kiai Di Podok.

Selain itu orang Biaju (sebutan Dayak pada zaman dulu) juga pernah membantu Pangeran Dipati Anom (ke-2) untuk merebut tahta dari Sultan Ri'ayatullah. Raja Maruhum menugaskan Dipati Ngganding untuk memerintah di negeri Kotawaringin.

Dipati Ngganding digantikan oleh menantunya, yaitu Pangeran Dipati Anta-Kasuma putra Raja Maruhum sebagai raja Kotawaringin yang pertama dengan gelar Ratu Kota Waringin. Pangeran Dipati Anta-Kasuma adalah suami dari Andin Juluk binti Dipati Ngganding dan Nyai Tapu binti Mantri Kahayan. Di Kotawaringin Pangeran Dipati Anta-Kasuma menikahi wanita setempat dan memperoleh anak, yaitu Pangeran Amas dan Putri Lanting.

[6] Pangeran Amas yang bergelar Ratu Amas inilah yang menjadi raja Kotawaringin, penggantinya berlanjut hingga Raja Kotawaringin sekarang, yaitu Pangeran Ratu Alidin Sukma Alamsyah. Kontrak pertama Kotawaringin dengan VOC-Belanda terjadi pada tahun 1637. [7] Menurut laporan Radermacher, pada tahun 1780 telah terdapat pemerintahan pribumi seperti Kyai Ingebai Suradi Raya kepala daerah Mendawai, Kyai Ingebai Sudi Ratu kepala daerah Sampit, Raden Jaya kepala daerah Pembuang dan kerajaan Kotawaringin dengan rajanya yang bergelar Ratu Kota Ringin [8] Berdasarkan traktat 13 Agustus 1787, Sultan Batu dari Banjarmasin menyerahkan daerah-daerah di Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Barat dan sebagian Kalimantan Selatan (termasuk Banjarmasin) kepada VOC, sedangkan Kesultanan Banjar sendiri dengan wilayahnya yang tersisa sepanjang daerah Kuin Utara, Martapura, Hulu Sungai sampai Distrik Pattai, Distrik Sihoeng dan Mengkatip menjadi daerah protektorat VOC, Belanda.

Sesuai traktat 1 Januari 1817, Sultan Sulaiman dari Banjar menyerahkan Kalimantan Timur, Kalimatan Tengah, sebagian Kalimantan Barat dan sebagian Kalimantan Selatan (termasuk Banjarmasin) kepada Hindia Belanda. CONTRACT MET DEN SULTAN VAN BANDJERMASIN 4 Mei 1826. / B 29 September 1826 No.

10, Sultan Adam al-Watsiq Billah dari Banjar menegaskan kembali penyerahan wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Barat dan sebagian Kalimantan Selatan kepada pemerintahan kolonial Hindia Belanda. [9] [10] Secara de facto wilayah pedalaman Kalimantan Tengah tunduk kepada Hindia Belanda semenjak Perjanjian Tumbang Chordophone adalah pada tahun 1894. Selanjutnya kepala-kepala daerah di Kalimantan Tengah berada di bawah Hindia Belanda.

[11] Sekitar tahun 1850, daerah Tanah Dusun (Barito Raya) terbagi dalam beberapa daerah pemerintahan yaitu: Kiaij Martipatie, Moeroeng Sikamat, Dermawijaija, Kiaij Dermapatie, Ihanjah dan Mankatip. [12] [13] Sejak tahun 1845, Hindia Belanda membuat susunan pemerintahan untuk daerah zuid-ooster-afdeeling van Borneo [meliputi daerah sungai Kahayan, sungai Kapuas Murung, sungai Barito, sungai Negara serta Tanah Laut] selain Residen terdapat juga Rijksbestierder alias Kepala Pemerintahan Pangeran Ratoe Anom Mangkoeboemi Kentjana.

Di dalam hierarki pemerintahan tersebut terdapat nama kepala suku Dayak seperti Tumenggung Surapati dan Toemenggoeng Nicodemus Djaija Negara. [14] [15] Berdasarkan Staatsblad van Nederlandisch Indië tahun 1849, daerah-daerah di wilayah ini termasuk dalam zuid-ooster-afdeeling menurut Bêsluit van den Minister van Staat, Gouverneur-Generaal van Nederlandsch-Indie, pada 27 Agustus 1849, No.

8. [16] Daerah-daerah di Kalteng tergolong sebagai negara dependen dan distrik dalam Kesultanan Banjar. [17] Sebelum abad XIV, daerah Kalimantan Tengah termasuk daerah yang masih murni, belum ada pendatang dari daerah lain. Saat itu satu-satunya alat transportasi adalah perahu.

Tahun 1350 Kerajaan Hindu mulai memasuki daerah Kotawaringin. Tahun 1365, Kerajaan Hindu dapat dikuasai oleh Kerajaan Majapahit. Beberapa kepala suku diangkat menjadi Menteri Kerajaan.

Tahun 1520, pada waktu pantai di Kalimantan bagian selatan dikuasai oleh Kesultanan Demak, agama Islam mulai berkembang di Kotawaringin. Tahun 1615 Kesultanan Banjar mendirikan Kerajaan Kotawaringin, yang meliputi daerah pantai Kalimantan Tengah.

Daerah-daerah tersebut ialah: Sampit, Mendawai, dan Pembuang. Sedangkan daerah-daerah lain tetap bebas secara otonom menjalankan hukum adat Dayak-Kaharingan, dipimpin langsung oleh para kepala suku, bahkan banyak dari antara mereka yang menarik diri masuk ke pedalaman.

Di daerah Pematang Sawang Pulau Kupang, dekat Kapuas, Kota Bataguh pernah terjadi perang besar. Perempuan Dayak bernama Nyai Undang memegang peranan dalam peperangan itu.

Nyai Undang didampingi oleh para satria gagah perkasa, di antaranya Tambun, Bungai, Andin Sindai, dan Tawala Rawa Raca. Di kemudian hari nama pahlawan gagah perkasa Chordophone adalah Bungai, menjadi nama Kodam XI Tambun Bungai, Kalimantan Tengah.

Tahun 1787, dengan adanya perjanjian antara Sultan Banjar dengan VOC, berakibat daerah Kalimantan Tengah, bahkan nyaris seluruh daerah, dikuasai VOC. Sekitar tahun 1835 misionaris Kristen mulai beraktivitas secara leluasa di selatan Kalimantan. Pada 26 Juni 1835, Barnstein, penginjil pertama Kalimantan tiba dan mulai menyebarkan agama Kristen di Banjarmasin. Pemerintah lokal Hindia Belanda malahan merintangi upaya-upaya misionaris [18] Pada tanggal 1 Mei 1859 pemerintah Hindia Belanda membuka pelabuhan di Sampit.

[19] Tahun 1917, Pemerintah Penjajah mulai mengangkat masyarakat setempat untuk dijadikan petugas-petugas pemerintahannya, dengan pengawasan langsung oleh para penjajah sendiri. Sejak abad XIX, penjajah mulai mengadakan ekspedisi masuk pedalaman Kalimantan dengan maksud untuk memperkuat kedudukan mereka.

Chordophone adalah penduduk pribumi, tidak begitu saja mudah dipengaruhi dan dikuasai. Perlawanan kepada para penjajah mereka lakukan hingga abad XX. Perlawanan secara frontal, berakhir tahun 1905, setelah Sultan Mohamad Chordophone adalah gugur sebagai kusuma bangsa di Sungai Menawing dan dimakamkan di Puruk Cahu.

Tahun 1835, Agama Kristen Protestan mulai masuk ke pedalaman. Hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945, para penjajah tidak mampu menguasai Kalimantan secara menyeluruh. Penduduk asli tetap bertahan dan mengadakan perlawanan. Pada Agustus 1935 terjadi pertempuran antara suku Dayak Punan yaitu Oot Marikit dengan kaum penjajah. Pertempuran diakhiri dengan perdamaian di Sampit antara Oot Marikit dengan menantunya Pangenan atau Panganon dengan Pemerintah Belanda.

Orang-orang Portugis dari Makau sudah berdagang ketika VOC-Belanda tiba di Banjarmasin pada tahun 1679 dengan maksud mengamankan perdagangan itu dan mengusir pedagang negara Makao dari pasar itu. Ambisi para pedagang negara Portugis yang terlibat dalam pasar ini lebih besar daripada yang dibayangkan oleh VOC-Belanda. Kompeni mengetahui bahwa karena perebutan kekuasaan internal, Sultan Dipati Anom (Raden Kasuma Lelana) ditantang oleh kedua keponakannya, dua putra Sultan Ratu Anom (Raden Kasuma Alam gelar Sultan Saidullah 1), yakni Suria Angsa dan Suria Negara, dan bantuan Portugis tersebut telah chordophone adalah sebagai pemberontak melawan Sultan Dipati Anom (Raden Kasuma Lelana gelar Pangeran Suria Nata 2).

Portugis dari Macao memulai upaya pertama mereka untuk memonopoli produksi lada Banjarmasin. Kebijakan intervensi Portugis dan mendukung penggulingan Sultan Dipati Anom akhirnya berhasil dengan Suria Angsa menjadi Sultan dan Portugis memperoleh hak-hak komersial.

Hak-hak komersial ini tidak sama dengan monopoli tetapi cukup mengecewakan VOC-Belanda, yang sudah tidak senang dengan kerusuhan politik Banjarmasin yang tak berkesudahan, bahwa Perusahaan (Kompeni) berhenti berdagang di Banjarmasin pada tahun 1681; VOC-Belanda yakin bahwa dapat mengamankan stok lada tambahan dari peningkatan produksi lada di Palembang dan Banten. [20] Chordophone adalah masa kekuasaan Sultan Saidillah sekitar tahun 1685, Portugis mengirim seorang pastur bernama Ventigmilia.

[21] Jenderal Macau seperti Andrea Coelo Viera, Aloysius Francesco Cottigno, maupun Kapten Kapal Emmanuelle Araugio Graces, sama-sama ingin menjadi sponsor perjalanan pastor Antonio Ventimiglia ke tanah Borneo. Penjelajahannya dimulai per tanggal 16 Januari 1688 dari Macau. Pada tanggal 2 Februari 1688, Antonio Ventimiglia tiba di Banjarmasin dengan kapal Potugis (sekutu Sultan Suria Angsa dari Banjar), untuk mengembangkan agama Katolik di udik negeri Banjar di sepanjang sungai Barito dan akhirnya ia meninggal di udik pada tahun 1691.

[22] [23] Cay Deponattee (Kiai Dipanata), seorang pria dengan karakter kejujuran terbesar di antara mereka, mengatakan kepada Daniel Beeckman, bahwa beberapa tahun yang lalu datang ke bagian-bagian itu seorang pendeta Portugis, atau biarawan, yang dengan perilakunya yang sopan dan cara-caranya yang menawan telah memperoleh banyak manfaat bagi agama Kristen, tetapi tidak puas untuk berkhotbah di antara mereka, dia harus pergi ke pedesaan di antara orang-orang pedalaman yang biadab, yang disebut Byajos, yang oleh mereka dia dibunuh dengan kejam.

[24] [25] Chordophone adalah Hermogenes Ugang, pada abad ke 17, seorang misionaris Roma Katholik bernama Antonio Ventimiglia pernah datang ke Banjarmasin. Dengan perjuangan gigih dan ketekunannya hilir-mudik mengarungi sungai besar di Kalimantan dengan perahu yang telah dilengkapi altar untuk mengurbankan Misa, ia berhasil membaptiskan tiga ribu orang Ngaju menjadi Katholik.

Pekerjaan dia dipusatkan di daerah hulu Kapuas (Manusup) dan pengaruh pekerjaan dia terasa sampai ke daerah Bukit. Namun, atas perintah Sultan Banjarmasin, Pastor Antonius Ventimiglia kemudian dibunuh. Alasan pembunuhan adalah karena Pastor Ventimiglia sangat mengasihi orang Ngaju, sementara saat itu orang-orang Ngaju mempunyai hubungan yang kurang baik dengan Sultan Surya Alam/Tahliluulah, karena orang Biaju (Ngaju) pendukung Gusti Ranuwijaya penguasa Tanah Dusun-saingannya Sultan Surya Alam/Tahlilullah dalam perdagangan lada.

[26] Dengan terbunuhnya Pastor Ventimiglia maka beribu-ribu umat Katholik orang Ngaju yang telah dibaptiskannya, kembali kepada iman asli milik leluhur mereka. Yang tertinggal hanyalah tanda-tanda salib yang pernah dikenalkan oleh Pastor Ventimiglia kepada mereka.

Namun tanda salib tersebut telah kehilangan arti yang sebenarnya. Tanda salib hanya menjadi benda fetis (jimat) yang berkhasiat magis sebagai penolak bala yang hingga saat ini chordophone adalah dengan sebutan lapak lampinak dalam bahasa Dayak atau cacak burung dalam bahasa Banjar. Pada masa penjajahan, suku Dayak di daerah Kalimantan Tengah, sekalipun telah bersosialisasi dengan pendatang, namun tetap berada dalam lingkungannya sendiri.

Tahun 1919, generasi muda Dayak yang telah mengenyam pendidikan formal, mengusahakan kemajuan bagi masyarakat sukunya dengan mendirikan Serikat Dayak dan Koperasi Dayak, yang dipelopori oleh Hausman Babu, M. Lampe, Philips Sinar, Haji Abdulgani, Sian, Lui Kamis, Tamanggung Tundan, dan masih banyak lainnya. Serikat Dayak dan Koperasi Dayak, bergerak aktif hingga tahun 1926. Sejak saat itu, Suku Dayak menjadi lebih mengenal keadaan zaman dan mulai bergerak.

Tahun 1928, kedua organisasi chordophone adalah dilebur menjadi Pakat Dayak, yang bergerak dalam bidang sosial, ekonomi dan politik.

chordophone adalah

Mereka yang terlibat chordophone adalah dalam kegiatan tersebut ialah Hausman Babu, Anton Samat, Loei Kamis. Kemudian dilanjutkan oleh Mahir Mahar, C. Luran, H. Nyangkal, Oto Ibrahim, Philips Sinar, E.S. Handuran, Amir Hasan, Christian Nyunting, Tjilik Riwut, dan masih banyak lainnya.

Pakat Dayak meneruskan perjuangan, hingga bubarnya pemerintahan Belanda di Indonesia. Tahun 1945, Persatuan Dayak yang berpusat di Pontianak, kemudian mempunyai cabang di seluruh Kalimantan, dipelopori chordophone adalah Johanes Chrisostomus Oevaang Oeray, F.C. Palaunsuka, A. Djaelani, T. Brahim, F.D. Leiden. Pada tahun 1959, Persatuan Dayak bubar, kemudian bergabung dengan PNI dan Partindo. Akhirnya Partindo Kalimantan Barat meleburkan diri menjadi IPKI.

Di daerah Kalimantan Timur berdiri Persukai atau Persatuan Suku Kalimantan Indonesia di bawah pimpinan Kamuk Tupak, W. Bungai, Muchtar, R.

Magat, dan masih banyak lainnya. Tahun 1942, Kalimantan Tengah disebut Afdeeling Kapoeas-Barito yang terbagi 6 divisi. chordophone adalah Provinsi Borneo saat masa awal kemerdekaan, tahun 1945. Kondisi dan sumber daya alam Kondisi alam Bagian Utara terdiri Pegunungan Muller Swachner dan perbukitan, bagian Selatan dataran rendah, rawa dan paya-paya. Berbatasan dengan tiga Provinsi Indonesia, yaitu Kalimantan Timur, Selatan dan Barat serta Laut Jawa.

Wilayah ini beriklim tropis lembap yang dilintasi oleh garis equator. Keanekaragaman hayati Banyak yang belum diketahui, dengan ragam wilayah pantai, gunung/bukit, dataran rendah dan paya, segala macam vegetasi tropis mendominasi alam daerah ini. Orangutan merupakan hewan endemik yang masih banyak di Kalimantan Tengah, khususnya di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting yang memiliki areal mencapai 300.000 ha di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Seruyan.

Terdapat beruang, landak, owa-owa, beruk, kera, bekantan, trenggiling, buaya, kukang, paus air tawar (tampahas), arwana, manjuhan, biota laut, penyu, bulus, burung rangkong, betet/beo dan hewan lain yang bervariasi tinggi.

Sumber daya alam Hutan mendominasi wilayah 80%. Hutan primer tersisa sekitar 25% dari luas wilayah. Lahan yang luas saat ini mulai didominasi kebun Kelapa Sawit yang mencapai 700.000 ha (2007). Perkebunan karet dan rotan rakyat masih tersebar hampir diseluruh daerah, terutama di Kabupaten Kapuas, Chordophone adalah, Pulang Pisau, Gunung Mas dan Kotawaringin Timur.

Banyak ragam potensi sumber alam, antara lain yang sudah diusahakan berupa tambang batubara, emas, zirkon, besi. Terdapat pula tembaga, kaolin, batu permata dan lain-lain. Demografi Suku Bangsa Tiga etnis dominan di Kalimantan Tengah yaitu etnis Dayak (45,98%), Jawa (21,93%) dan Banjar (21,28%). [28] Kawasan utama etnis Dayak yaitu daerah hulu dan pedalaman, Kawasan utama etnis Jawa yaitu daerah transmigrasi dan Kawasan utama etnis Banjar yaitu daerah pesisir, perbatasan Kalimantan Selatan dan perkotaan.

Suku Dayak adalah suku terbesar di Kalteng. Beberapa subetnis Dayak yang terdapat di Kalteng yaitu Ngaju (mendiami daerah aliran sungai Kapuas, Kahayan, Chordophone adalah Manuhing, Barito dan Katingan. ), Bakumpai (mendiami tepian daerah aliran sungai Barito ), Maanyan (mendiami bagian timur Kalteng seperti Barito Timur dan Barito Selatan), Ot Danum (mendiami daerah utara Kalteng), Siang Murung (mendiami Timur Laut Kalteng/Kabupaten Murung Raya), Chordophone adalah (mendiami sepanjangan tepian aliran Sungai Teweh), Lawangan (mendiami bagian timur Kalteng/Barito Timur), Dusun (mendiami wilayah aliran sungai Barito dari Barito Selatan sampai Murung Raya), dan subetnis lainnya.

Orang Dayak di Kalteng umumnya berprofesi sebagai petani dan pegawai pemerintahan. Suku Jawa merupakan suku terbesar kedua di Kalteng. Di beberapa kabupaten, seperti Kotawaringin Barat, Seruyan dan Pulang Pisau, etnis Jawa adalah penduduk mayoritas. Orang Jawa di Kalteng umumnya berprofesi sebagai petani, pegawai, TNI/Polri, pedagang makanan dan pekerja tambang/sawit. Kesenian Jawa seperti kuda lumping, reog, wayang kulit dan bahasa Jawa masih bertahan di kantong-kantong transmigrasi di Kalteng.

Besarnya proporsi orang Jawa di Kalteng karena banyaknya transmigrasi asal Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur yang masuk ke Kalteng. Suku Banjar merupakan suku terbesar ketiga di Kalteng.

Di Kalteng, orang Banjar banyak berada di wilayah perkotaan seperti Palangka Raya, Kotawaringin Timur, Kabupaten Barito Timur dan Kapuas yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Selatan. Orang Banjar di Kalteng umumnya bekerja sebagai pedagang dan wiraswasta, sehingga kuliner, masakan dan bahasa Banjar cukup dominan di Kalteng. Berbagai upacara adat Banjar, seperti pada upacara pernikahan, chordophone adalah (tasmiyah), batamat Al Qur'an, baayun mulud dan sebagian kesenian Banjar, seperti sinoman hadrah dan maulid habsyi masih sering ditampilkan di Kalteng.

Suku Melayu merupakan suku terbesar keempat di Kalteng yang menempati pesisir Sukamara dan Kotawaringin Barat, perbatasan Kalimantan Barat juga sebagian wilayah di Kabupaten Lamandau. Melayu di Kalteng biasa disebut Chordophone adalah Kotawaringin atau Teringin yang adat budayanya tidak jauh berbeda dengan orang Melayu di Kalbar & Suku Banjar di Kalimantan Selatan.

Suku Madura merupakan suku terbesar kelima di Kalteng. Di Kalteng, orang Madura yang juga banyak berprofesi sebagai pedagang di pasar tradisional banyak mendiami daerah Kotawaringin Barat dan Kotawaringin Timur. Setelah konflik etnis tahun 2001, sebagian warga Madura sudah berangsur-angsur kembali ke Kalteng. Komposisi Suku Bangsa di Kalimantan Tengah selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut chordophone adalah [29] Nomor Suku bangsa Jumlah (2010) [28] Konsentrasi (2010) 1 Asal Kalimantan (di luar Dayak) 588.650 26,67% 2 Jawa 478.434 21,68% 3 Banjar 464.260 21,03% 4 Dayak 450.682 20,42% 5 Melayu 86.322 3,91% 6 Madura 42.668 1,93% 7 Sunda 28.565 1,29% 8 Asal NTT 15.370 0,70% 9 Batak 12.324 0,56% 10 Bugis 8.040 0,36% 11 Bali 7.362 0,33% 12 Tionghoa 5.130 0,23% 13 Suku-suku lainnya 19.560 0,89% Total 2.207.367 100,00% Pada dasarnya bahasa yang digunakan secara luas di Kalimantan Tengah adalah Bahasa Dayak dan Bahasa Indonesia.

Persebaran Bahasa Banjar ke Kalimantan Tengah karena besarnya jumlah perantauan Suku Banjar asal Kalimantan Selatan sehingga Bahasa Banjar digunakan sebagai bahasa perdagangan dan bahasa sehari-hari. [30] Masyarakat Suku Jawa di lokasi transmigrasi umumnya menuturkan Bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari.

Bahasa Dayak yang dominan digunakan oleh Suku Dayak di Kalimantan Tengah, di antaranya Bahasa Ngaju yang digunakan di daerah sungai Kahayan dan Kapuas. [31] Bahasa Bakumpai dan Bahasa Maanyan dituturkan oleh penduduk di sepanjang daerah aliran sungai Barito dan sekitarnya dan Bahasa Ot Danum yang digunakan oleh suku Dayak Ot Danum di hulu sungai Kahayan dan sungai Kapuas.

Agama Agama yang dipeluk masyarakat Kalimantan Tengah berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kalimantan Tengah 2019, yaitu: [32] Nomor Agama Jumlah Konsentrasi Keterangan 1 Islam 1.897.722 chordophone adalah dipeluk oleh Suku Banjar, Jawa, Melayu, Madura, Sunda, serta sebagian Kecil Suku Dayak dan Batak.

2 Kristen Protestan 430.661 16,75% dipeluk oleh sebagian besar Suku Dayak, Batak, Minahasa, Flores, Papua 3 Kristen Katolik 80.119 3,12% dipeluk oleh sebagian besar Suku Dayak, Batak, Minahasa, Flores, Papua 4 Hindu/ Kaharingan 158.181 6,15% Kaharingan adalah kepercayaan suku Dayak Kalimantan Tengah yang pada Sensus 2010 digabungkan dalam kelompok Lainnya.

Penganut Agama Kaharingan tersebar di daerah Kalimantan Tengah dan banyak terdapat di bagian hulu sungai, antara lain hulu sungai Kahayan, sungai Katingan dan hulu sungai lainnya. [33] Dan Kaharingan sudah masuk kedalam agama Hindu yang umumnya dianut oleh orang Bali 5 Buddha 2.798 0,11% dipeluk oleh orang Tionghoa 6 Konghucu 208 0,01% dipeluk oleh orang Tionghoa 7 Lainnya 1.050 0,04% Pendidikan Geliat dunia pendidikan di Kalimantan Tengah sekarang sedang berkembang dengan pesat.

Hal tersebut ditandai dengan bermunculannya berbagai chordophone adalah pendidikan serta keberadaan beberapa Universitas dan Sekolah Tinggi. Universitas Negeri Palangka Raya dan Untama merupakan Universitas-universitas Negeri yang ada di Kalimantan Tengah, selain itu terdapat Universitas Muhammadiyah serta beberapa perguruan tinggi lainnya yang ikut memberikan sumbangan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kalimantan Tengah, seperti Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Tambun Bungai serta Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Palangka Raya.

Tak lupa pula berbagai Universitas maupun Sekolah Tinggi rintisan yang terdapat di Kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah. Pemerintahan Daftar gubernur Artikel utama: Daftar gubernur Kalimantan Tengah No. Foto Gubernur Mulai jabatan Akhir jabatan Masa Ket. Wakil Gubernur 1 R.T.A. Milono 1 Januari 1957 30 Juni 1958 1 [ket. 1] — 2 Tjilik Riwut 30 Juni 1958 17 Februari 1967 2 [ket.

2] Reinout Sylvanus (1961—67) 3 Reinout Sylvanus 17 Februari 1967 3 Oktober 1978 — 4 Willy Ananias Gara 3 Oktober 1978 7 Oktober 1983 4 — Eddy Sabara 7 Oktober 1983 23 Januari 1984 — 5 Gatot Amrih 23 Januari 1984 21 Januari 1989 5 Victor Phaing (1986–91) 6 Suparmanto 21 Januari 1989 23 Januari 1994 6 [35] H. J. Andries (1991–96) 7 Warsito Rasman 17 Juli 1994 Juli 1999 7 Elieser Gerson (1996–99) — Rappiudin Hamarung (Penjabat) Juli 1999 8 Maret 2000 — Siswanto Adi 8 Asmawi Agani 8 Maret 2000 23 Maret 2005 8 [36] Nahson Taway — Sodjuangon Situmorang (Penjabat) 23 Maret 2005 4 Agustus 2005 — — 9 Agustin Teras Narang 4 Agustus 2005 3 Agustus 2010 9 ( 2005) Achmad Diran 4 Agustus 2010 4 Agustus 2015 10 ( 2010) — Hadi Prabowo (Penjabat) 5 Agustus 2015 25 Mei 2016 — — 10 Sugianto Sabran 25 Mei 2016 25 Mei 2021 11 ( 2016) Said Ismail 25 Mei 2021 Petahana 12 ( 2020) Edy Pratowo Keterangan • ^ Gubernur Pembentuk Provinsi Kalteng [34] • ^ Gubernur Kalteng Pertama - Babat Alas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah • Gubernur: H.

Sugianto Sabran • Wakil Gubernur: H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M. • Sekretaris Daerah: (Pj.) Drs. H. Nuryakin, M.Si • Ketua DPRD: Wiyatno, S.P.

• Kapolda: Irjen. (Pol.) Drs. Nanang Avianto, M.Si. • Danrem 102/Pjg: Kolonel. Inf. Yudianto Chordophone adalah, S.E., M.M. • Kepala Kejaksaan Tinggi: Iman Wijaya, S.H., M.Hum., • Ketua Pengadilan Tinggi: Dr. Zainuddin, S.H., M.Hum. • Ketua Pengadilan Tinggi Agama: Dr. H. Samparaja, S.H., M.H • Wakil Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara: Andry Asani, S.H., M.H. Dewan Perwakilan Artikel utama: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Tengah DPRD Kalimantan Tengah beranggotakan 45 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali.

Pimpinan DPRD Kalimantan Tengah terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik pemilik jumlah kursi dan suara terbanyak. Anggota DPRD Kalimantan Tengah yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 28 Agustus 2019 oleh Ketua Pengadilan Tinggi Palangkaraya, Mohammad Hatta, di Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Tengah.

[37] [38] [39] Komposisi anggota DPRD Kalimantan Tengah periode 2019-2024 terdiri dari 11 partai politik dimana PDI Perjuangan adalah partai politik pemilik kursi terbanyak yaitu 12 kursi. Pada Pemilu 2014, DPRD Kalimantan Tengah menempatkan 45 orang wakilnya yang tersebar ke dalam beberapa fraksi, dengan perolehan suara mayoritas diraih oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. [40] [41] [42] Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kalimantan Tengah periode pertama yang pada awalnya dilantik pada tahun 1958 dan kemudian disesuaikan jumlah anggotanya pada 1959 hingga terbentuknya DPRD Gotong Royong.

[43] [44] Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode 1958-1959 1959-1961 Masyumi 3 3 Partai Dayak 3 3 PNI 2 2 PSII 1 1 PKI 2 1 NU 2 1 PKT 1 1 PPTI 1 1 SKDI 1 1 KKB 1 1 Jumlah Anggota 17 15 Jumlah Partai 10 10 Daftar kabupaten dan kota Artikel utama: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kalimantan Tengah Provinsi Kalimantan Tengah terdiri dari 13 kabupaten, 1 kota, 136 kecamatan, 139 kelurahan dan 1.432 desa.

Pada tahun 2017, jumlah penduduknya diperkirakan mencapai 2.502.630 jiwa dengan total luas wilayah 153.564,50 km². [46] [47] No. Kode Kemendagri Kabupaten/Kota Luas Wilayah (km2) Penduduk (jiwa) 2017 Kecamatan Kelurahan Desa 1 62.04 Kab. Barito Selatan 8.830,00 123.396 6 7 86 2 62.13 Kab. Barito Timur 3.834,00 109.949 10 3 100 3 62.05 Kab.

Barito Utara 8.300,00 152.308 9 10 93 4 62.10 Kab. Gunung Mas 10.805,00 137.662 12 13 114 5 62.03 Kab. Kapuas 14.999,00 409.862 17 17 214 6 62.06 Kab. Katingan 17.500,00 147.939 13 7 154 7 62.01 Kab. Kotawaringin Barat 10.759,00 244.292 6 13 81 8 62.02 Kab.

Kotawaringin Timur 16.796,00 408.029 17 17 168 9 62.09 Kab. Lamandau 6.414,00 77.251 8 3 85 10 62.12 Kab. Murung Raya 23.700,00 105.454 10 9 116 11 62.11 Kab. Pulang Pisau 8.997,00 126.381 8 4 95 12 62.07 Kab.

Seruyan 16.404,00 143.414 10 3 97 13 62.08 Kab. Sukamara 3.827,00 58.143 5 3 29 14 62.71 Kota Palangka Raya 2.399,50 258.550 5 30 - TOTAL 153.564,50 2.502.630 136 139 1432 Pertahanan dan Keamanan Kalimantan Tengah merupakan wilayah KOREM 102/PJG, KODAM XII/Tanjungpura yang bermarkas di Palangka Raya.

Kawasan TNI-AU terdapat di Lanud Iskandar ( Pangkalan Bun). Polda Kalimantan Tengah membawahi 14 Kepolisian Resort (Polres). Media Televisi • JURNAL TV (Dalam Proses Perizinan) • TVRI Kalteng Media Online • Prokalteng • KaltengOke • Inikalteng • Balanganews • Kalteng Today • Borneo News • Kalteng Ekspres • Jurnal Borneo • Media Dayak • Kalamanthana • Berita Sampit • Mata Kalteng • Corong Nusantara Media Cetak • Kalteng Pos • Palangka Post • Tabengan • Radar Sampit Perekonomian Tenaga kerja Penduduk Usia 15 Tahun Lebih Menurut Kegiatan [48] Kegiatan utama Februari 2006 Agustus 2006 Februari 2007 Februari 2008 Penduduk Usia 15 Tahun Lebih 1.387.244 1.398.307 1.411.568 1.438.271 Angkatan Kerja 991.764 944.266 1.100.430 1.077.831 Bekerja 991.764 944.266 1.045.186 1.026.211 Potensi perikanan Potensi perikanan di Kalimantan Tengah sangat besar, khususnya perikanan air tawar.

Hal itu dikarenakan luasnya wilayah perairan tawar seperti sungai, danau dan rawa di Kalimantan Tengah. Potensi laut Kalimantan Tengah 94.500 km2 dengan panjang garis pantai ± 750 km memiliki berbagai jenis ikan pelagis, udang, rajungan, dan lainnya. Pantai laut di selatan Kalimantan Tengah merangkai 7 (tujuh) kabupaten; yaitu Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Pulang Pisau, dengan panjang garis pantai ± 750 km.

chordophone adalah

Sedangkan perairan umum dengan luas ± 2.29 juta Ha dengan potensi sumberdaya ikannya chordophone adalah cukup besar perlu pengelolaan dan pemanfaatan secara baik. Produksi perikanan tangkap tahun 2013 sebesar 101.891,8 ton meningkat sebesar 7,31 % dibandingkan produksi perikanan tangkap tahun 2012 sebesar 94.954,1 ton. Jumlah Rumah Tangga Perikanan (RTP) Tangkap adalah sebanyak 21.770 RTP yang terdiri dari 5.340 RTP Perikanan Laut dan 16.430 RTP Perikanan Darat.

Jumlah produksi perikanan budidaya pada tahun 2013 sebesar 53.519,43 ton mengalami peningkatan sebesar 20,70 % dari produksi tahun 2012 chordophone adalah 42.441,28 ton dengan luas lahan budidaya seluas 6.960,8 Ha.

Jumlah Rumah Tangga Perikanan (RTP) Budidaya pada tahun 2013 sebanyak 20.312 RTP. Pengembangan usaha pengolahan perikanan skala kecil dilakukan melalui peningkatan sarana dan prasarana pengolahan kepada Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR). Pada tahun 2013, jumlah produksi olahan hasil perikanan sebesar 6.149,9 ton meningkat sebesar 0,73 % dari total produksi tahun 2012 sebesar 6.104,8 ton.

Tingkat Konsumsi Ikan di Kalimantan Tengah cukup tinggi yaitu 46,03 kg/kapita/tahun, lebih besar daripada Tingkat Konsumsi Ikan Nasional sebesar 35,62 kg/kapita/tahun. Jumlah Unit Pengolahan di Kalimantan Tengah sebanyak 2.837 UPI chordophone adalah Unit Pemasaran sebanyak 7.994 UPI.

Pertambangan Sebagian besar penduduk di wilayah Katingan, Khususnya Chordophone adalah Katingan Tengah bermata pencaharian sebagai petani dan penambang. Hasil tambang utama yang diperoleh adalah emas dan puya (pasir zirkon) yang berwarna merah.

Masyarakat dalam melakukan penambangan masih bersifat tradisional sehingga hasil yang diperoleh tidak optimal. Transportasi Bandar udara Tjilik Riwut Palangka Raya melayani penerbangan dari dan ke Surabaya dan Jakarta direct, menggunakan pesawat jet jenis Boeing 737-200, 737-300 dan 737-400.

Penerbangan ini dilayani oleh 4 maskapai, yaitu: Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air, dan Wings Air. Bandar udara kesayangan masyarakat Palangka Raya ini memiliki pcn 29 fczu, bisa dilintasi dengan mobil maupun taksi. Jarak Palangka Raya dengan ibu kota kabupaten Berikut adalah beberapa jarak antar kota di kabupaten Kalimantan Tengah; [49] ibu kota kabupaten Darat (km) Keterangan Batas Kalteng-Kalsel - (Anjir Serapat) KLK 142 km TML 276 km 418 km (via Kalsel) BNT 183 km 511 km (via Kalsel) MTW 326 km 605 km (via Kalsel) PRC 411 km 702 km (via Kalsel) KKN 180 km - KSN 88 km - SPT 227 km - KLP 457 km - PBU 449 km - SKR 686 km - Batas Kalteng-Kalbar - (Kudangan) Seni dan budaya Seni musik Perpaduan Rumah Betang dengan Rumah Baanjung menghasilkan Rumah Betang Ba' anjung (Huma Gantung) di Desa Buntoi.

chordophone adalah

Seni musik yang dikenal di daerah ini antara lain: Chordophone • Kacapi • Rebab • Dambus • Sampe Idiophone • Berbagai jenis Gong • Kangkanung Membranophone • Berbagai jenis Kendang (Gandang) • Katambung Seni vokal Seni vokal yang populer di wilayah ini adalah: • Pantun Seloka • Karungut • Kandan • Mansana • Kalalai Lalai • Ngendau • Barayah • Natum • Dodoi • Marung Tarian Jenis-jenis tarian yang terdapat di daerah ini antara lain: • Tari Hugo dan Huda • Tari Putri Malawen • Tari Tuntung Tulus dari Barito Timur • Tari Giring-giring • Tari Manasai • Tari Balian Bawo • Tari Balian Dadas • Manganjan • Tari Kanjan Halu • Tari Deder • Tari Mandau • Tari Kinyah • Tari Jepen Kotawaringin dan Sukamara Seni Kriya Seni kriya yang berkembang di wilayah ini adalah: • Seni pahat patung Sapundu • Seni lukis • Rajah • Anyaman • Seni dari bahan Getah Nyatu • Topeng Sababuka Upacara adat • Wadian • Tampung Tawar (upacara menolak bala) • Marumpak Kutamara (upacara menggiring pengantin lelaki menuju kediaman pengantin wanita) • Upacara Tiwah (upacara memindahkan tulang belulang keluarga yang telah meninggal) • Wara (upacara pemindahan tulang belulang keluarga yang telah meninggal) • Balian (upacara pengobatan) • Lawang Sekepeng (hampir serupa chordophone adalah Marumpak Kutamara) • Potong Pantan (upacara peresmian atau penyambutan tamu kehormatan) • Mapalas (upacara membuang sial atau membersihkan diri dari malapetaka) • Ijambe (upacara pemindahan tulang belulang keluarga yang telah meninggal) Pakaian pengantin • Busana Pengantin Dayak Busana pengantin pria Dayak Kalimantan Tengah memakai celana panjang sampai lutut, selempit perak atau tali pinggang dan tutup chordophone adalah.

Perhiasan yang dipakai adalah inuk atau kalung panjang, cekoang atau kalung pendek dan kalung yang terbuat dari gigi binatang. Pengantin wanita memakai kain berupa rok pendek, rompi, ikat kepala dengan hiasan bulu enggang gading, kalung dan subang. • Busana Pengantin Kotawaringin • ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-04-24. Diakses tanggal 2020-07-04. • ^ a b c d "Provinsi Kalimantan Tengah Dalam Angka 2021" (pdf).

www.kalteng.bps.go.id. hlm. 7, 115, 357. Diakses tanggal 16 April 2021. • ^ "Visualisasi Data Kependuduakan - Kementerian Dalam Negeri 2020". www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 16 April 2021. • ^ "Indeks Pembangunan Manusia Menurut Provinsi 2019-2021". www.bps.go.id. Diakses tanggal 26 November 2021. • ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (PDF).

www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 16 April 2021. Periksa nilai tanggal di: -date= ( bantuan) • ^ a b (Melayu) Ras, Johannes Jacobus (1990).

Hikayat Banjar diterjemahkan oleh Siti Hawa Salleh. Malaysia: Percetakan Dewan Bahasa dan Pustaka. ISBN 9789836212405. ISBN 983-62-1240-X • ^ (Belanda) L. C. van Dijk, Ne©erland's vroegste betrekkingen met Borneo, den Solo-Archipel, Camobdja, Siam en Cochin-China, Scheltema, 1862 • ^ (Inggris) Chordophone adalah New American Encyclopaedia (1865).

"The New American Encyclopaedia: a popular dictionary of general knowledge". 2. D. Appleton. • ^ Hindia-Belanda (1965). Bandjermasin (Sultanate), Surat-surat perdjandjian antara Kesultanan Bandjarmasin dengan pemerintahan2 V.O.C.: Bataafse Republik, Inggeris dan Hindia-Belanda 1635-1860 (PDF).

Arsip Nasional Republik Indonesia, Kompartimen Perhubungan dengan Rakjat. hlm. 228. • ^ Perkara 4. Sri Paduka Sultan Adam salinkan kepada radja dari Nederland segala negeri jang tersebut dibawah ini: Pulau Tatas dan Kuin sampai di subarang kiri Antasan Ketjil dan pulau Burung mulai dari kuala Bandjar subarang kanan sampai di Pantuil dan di Pantuil subarang pulau Tatas lantas ke timur Rantau Kuliling dengan segala sungai2nja Kelajan Ketjil Kelajan Besar dan kampung jang di subarang pulau Tatas sampai di sungai Messa di ulu chordophone adalah Tjina lantas ke darat sampai di sungai Baru sampai di sungai Lumbah dan pulau Bakumpai mulai dari kuala Bandjar subarang kiri mudik sampai di kuala Andjaman di kiri milir sampai kuala Lopak dan segala tanah Dusun semuanja desa2 kiri kanan mudik ka ulu mulai Mengkatip sampai terus negeri Siang dan di ilir sampai di kuala Marabahan dan tanah Dajak Besar Ketjil dengan semuanja desa2nja kiri kanan mulai di kuala Dajak mudik ka ulu sampai terus ke ilir sungai Dajak dengan segala tanah di daratan jang takluk padanja dan chordophone adalah Mendawai Sampit Pembuang semuanja desa2nja dengan segala tanah jang takluk padanja dan tanah Kutaringin Sintang Lawey Djelei semuanja desa2nja dengan segala tanah jang takluk padanja.

Dan Taboniou dan segala tanah Laut sampai di Tandjung Silatan dan ke timur sampai watas dengan Pagatan dan ka oetara sampai di chordophone adalah Maluka mudik sungai Maluka Selingsing Lijang Anggang Banju Irang lantas ke timur sampai di gunung Pamaton sampai watas dengan tanah Pagatan dan negeri jang di chordophone adalah timur Pagatan Pulau Laut Batu Litjin Pasir Kutai Barau semuanja dengan tanah2 jang takluk padanja.

• ^ (Inggris) Tijdschrift voor Nederlandsch-Indië (1861). "Tijdschrift voor Nederlandsch-Indië". 23 (1-2). Nederlandsch-Indië: 205. • ^ "Borneo in 1850". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-06-30. Diakses tanggal 2012-03-21.

• ^ "Borneo 1800-1857". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-05-05. Diakses tanggal 2012-03-21. • ^ (Belanda) Landsdrukkerij (Batavia), Landsdrukkerij (Batavia). Almanak van Nederlandsch-Indië voor het jaar. 21. Lands Drukkery. hlm. 80. • ^ (Belanda) Landsdrukkerij (Batavia), Landsdrukkerij (Batavia) (1849). Almanak van Nederlandsch-Indië voor het jaar. 22. Lands Drukkery.

hlm. 83. • ^ Nederlandisch Indië (1849). "Staatsblad van Nederlandisch Indië, voor het jaar 1849" (dalam bahasa Belanda). Batavia: Ter Lands-drukkerij. • ^ (Inggris) Royal Geographical Society (Great Britain) (1856). "A Gazetteer of chordophone adalah world: or, Dictionary of geographical knowledge, compiled from the most recent authorities, and forming a complete body of modern geography -- physical, political, statistical, historical, and ethnographical".

5. A. Fullarton. • ^ (Indonesia) Ukur, Fridolin (2000). Tuaiannya sungguh banyak: sejarah Gereja Kalimantan Evanggelis sejak tahun 1835. BPK Gunung Mulia. hlm. 42. ISBN 9789799290588. ISBN 979-9290-58-9 • ^ (Inggris) Zuhdi, Susanto (2002). Cilacap (1830-1942): bangkit dan runtuhnya suatu pelabuhan di Jawa. Kepustakaan Populer Gramedia. ISBN 9789799023698. ISBN 979-9023-69-6 • ^ George Bryan Souza (2004). The Survival of Empire: Portuguese Trade and Society in China and the South China Sea 1630-1754 (dalam bahasa Inggris).

Cambridge University Press. hlm. 126. ISBN 0-521-53135-7. ISBN 9780521531351 • ^ (Indonesia) J. U. Lontaan (1985). Menjelajah Kalimantan. Penerbit Baru. hlm. 91. • ^ (Indonesia) Kiai Bondan, Amir Hasan (1953). Suluh Sedjarah Kalimantan. Bandjarmasin: Fadjar. • ^ http://jejakrekam.com/2018/10/14/perjuangan-penuh-keringat-pastor-ventimiglia/ • ^ Pinkerton, John (1812).

A general collection of the best and most interesting voyages and travels in all parts of the world: many of which are now first translated into English : digested on chordophone adalah new plan. 11. Longman. hlm. 134. • ^ Beeckman, Daniel (1718). A Voyage to and from the Island of Borneo. hlm. 1346. Parameter -authorlinks= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ "Salinan arsip" (PDF).

Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2012-01-18. Diakses tanggal 2011-07-17. • ^ "Borneo in 1942". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-04-03 .

chordophone adalah

Diakses tanggal 2011-07-05. • ^ a b "Kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama, dan Bahasa Sehari-hari Penduduk Indonesia" (pdf). Badan Pusat Statistik.

chordophone adalah

23 Mei 2012. hlm. 36–41. Diakses tanggal 9 September 2021. • ^ Aris Ananta, Evi Nurvidya Arifin, M. Sairi Hasbullah, Nur Budi Chordophone adalah, dan Agus Pramono (2015). Demography of Indonesia’s Ethnicity. Institute of Southeast Asian Studies dan BPS – Statistics Indonesia. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list ( link) • ^ Soto Mengalir sampai Jauh. - KOMPAS.com. Diakses 28 Januari 2014. • ^ http://multitree.org/codes/daya • ^ "Sensus Penduduk 2010 - Penduduk Menurut Wilayah dan Agama Yang Dianut - Provinsi Kalimantan Tengah".

Diakses tanggal 2014-01-28. • ^ (Prancis) Sevin, Olivier (1983). Les Dayak du centre Kalimantan: étude géographique du Pays chordophone adalah, de la Seruyan à la Kahayan.

IRD Editions. ISBN 9782709907002. Hapus pranala luar di parameter -title= ( bantuan)ISBN 2-7099-0700-3 chordophone adalah ^ Sosilo, Herman (4 Juli 2013). "Sejarah Singkat Terbentuknya Provinsi Kalimantan Tengah". Website Pemerintah Kalimantan Tengah.

Diakses tanggal 27 Mei chordophone adalah. • ^ "Calon Tua Vs Calon Muda". Tempo.co.id. 27 November 1993. Diakses tanggal 27 Juli 2020. • chordophone adalah "Pemilihan Kepala Daerah / Wakil Kepala Daerah Propinsi Dan Dua Kabupaten / Kota Di Propinsi Kalimantan Tengah Tahun 2005". Website Pemerintah Kalimantan Tengah. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-06-27. Diakses tanggal 22 Januari 2018. • ^ "45 Anggota DPRD Kalteng Dilantik, Ketua Umum PKS Kalteng : Kembalikan Kepercayaan Lembaga Dewan".

Banjarmasin Post. Diakses tanggal 2019-09-25. • ^ "Anggota DPRD Kalteng Periode 2019 - 2024 Resmi Dilantik". www.borneonews.co.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-09-25. • ^ "45 Anggota DPRD Kalteng Terpilih 2019 Resmi Dilantik". rri.co.id (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2019-09-25. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui ( link) • ^ Borneo Kini: Ini komposisi anggota DPRD Kalteng 2014-2019 [ pranala nonaktif permanen], diakses 28 Juli 2015 • ^ Kalteng Pos: Anggota DPRD Kalteng Ramai-ramai Dukung Kotara [ pranala nonaktif permanen], diakses 28 Juli 2015 • ^ Kalteng Antara: KPU Kalteng Tetapkan Anggota DPRD Periode 2014-2019, diakses 28 Juli 2015 • ^ Kalteng, Pimpinan dan Anggota DPRD (2004-01-01).

45 Tahun Kiprah dan Pengabdian DPRD Kalteng (FULL). Indomedia. ISBN 9789799733962. • ^ "DPRD - PROVINSI KALIMANTAN TENGAH". www.dprd-kaltengprov.go.id. Diakses tanggal 2019-09-25. • ^ a b "Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan (Permendagri No.137-2017) - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia". www.kemendagri.go.id (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-04-29. Diakses tanggal 2018-07-11. • ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan".

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. • ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan".

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. • ^ Sumber: Badan Pusat Statisktik, Provinsi Kalimantan Tengah • ^ PROFIL DAERAH KALIMANTAN TENGAH STRUKTUR, LUAS, DAN JARAK KE Ibu kota PROVINSI Diarsipkan 2013-06-05 di Wayback Machine.

Jarak Antar Ibu kota Kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah (km) Diarsipkan 2021-03-04 di Wayback Machine. Pranala luar • (Indonesia) Situs resmi pemerintah provinsi • (Indonesia) Informasi Lengkap Seputar Kalimantan Tengah • • (Indonesia) Profil Demografi Kalteng • (Indonesia) Profil Ekonomi Kalteng • (Indonesia) Profil Wisata Kalteng • (Indonesia) Ekonomi Regional Kalteng • (Indonesia) Statistik Regional Kalteng • (Indonesia) Situs Lembaga Studi Dayak 21 Diarsipkan 2021-03-14 di Wayback Machine.

• (Indonesia) Situs Orang Palangka Raya • (Indonesia) Situs Komunitas Warga Kalimantan Tengah Diarsipkan 2008-07-23 di Wayback Machine. • (Indonesia) Portal Daring Tentang Kalimantan Tengah • (Indonesia) Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Diarsipkan 2011-06-25 di Wayback Machine.

• (Indonesia) Situs Pemerintah Kota Palangka Raya • (Indonesia) Situs Lowongan Kerja Kalimantan Tengah Kategori tersembunyi: • Halaman dengan argumen formatnum non-numerik • Galat CS1: tanggal • CS1 sumber berbahasa Belanda (nl) • CS1 sumber berbahasa Inggris (en) • Halaman dengan rujukan yang menggunakan parameter yang tidak didukung • Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list • Galat CS1: pranala luar • Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui • Artikel dengan pranala luar nonaktif • Artikel dengan pranala luar nonaktif permanen • Templat webarchive tautan wayback • Halaman yang menggunakan pranala magis ISBN • Halaman yang menggunakan multiple image dengan pengubahan ukuran gambar otomatis • Pages using infobox settlement with unknown parameters • Pages using infobox settlement with no coordinates • Koordinat di Wikidata • Artikel Wikipedia dengan penanda BNF • Artikel Wikipedia dengan penanda NKC • Halaman dengan peta • Halaman ini terakhir diubah pada 6 Mei 2022, pukul 11.48.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin chordophone adalah. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
Kenali Jenis Alat Musik dan Contohnya – Alat musik merupakan sebuah instrumen yang dibuat ataupun dimodifikasi dengan tujuan agar dapat menghasilkan suatu bunyi, dan musik.

Akan tetapi, pada hakikatnya alat musik adalah segala sesuatu yang bisa menghasilkan suara, dan dikendalikan, chordophone adalah diatur oleh para pemain yang memainkannya. Alat musik ini diperuntukkan bagi instrumen yang dengan sengaja membuatnya menjadi sedemikian rupa agar bisa menghasilkan sebuah musik. Kini di Indonesia, alat musik telah tersebar keseluruhan wilayah, dan macam-macam pun sangatlah beraneka ragam. Mulai dari alat musik tradisional hingga alat musik musik modern ada di Indonesia.

Pada umumnya, Jenis alat musik ini dikelompokkan menjadi berbagai kelompok. Diantaranya berdasarkan sumber bunyinya, cara memainkannya, chordophone adalah dengan fungsinya. Dengan banyaknya alat musik yang ada, nama-namanya sangatlah berbeda-beda. Hal itu karena disesuaikan dengan daerah, dan juga kebudayaan masing-masing. terdapat beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk memainkan alat musik supaya dapat menghasilkan suara atau bunyi yang indah. Terdiri dari alat musik yang dimainkan dengan cara ditekan, digesek, dipetik, dan lain sebagainya.

Nah, untuk mengetahui selengkapnya mengenai alat musik, dan contohnya mari chordophone adalah pembahasan berikut ini. Table of Contents • Macam-macam Alat Musik • 1. Jenis Alat Musik Berdasarkan Cara Memainkannya • Anda Mungkin Juga Menyukai • • a. Alat Musik Sentuh atau Tekan • b.

Alat Musik Pukul • c. Alat Musik Tiup • d. Alat Musik Gesek • e. Alat Musik Petik • 2. Jenis Alat Musik Berdasarkan Sumber Bunyinya • a. Alat Musik Electrophone • b. Alat Musik Chordophone adalah • c. Alat Musik Membranophone • d. Alat Musik Idiophone • e. Alat Musik Chordophone • 3. Jenis Alat Musik Berdasarkan Fungsinya • a. Alat Musik Ritmis • b. Alat Musik Harmonis • c. Alat Musik Melodis • Contoh Alat Musik dan Cara Memainkannya • 1. Alat Musik Angklung chordophone adalah 2.

Alat Musik Kolintang • 3. Alat Musik Gamelan • 4. Alat Musik Sasando • 5. Alat Musik Biola • 6. Alat Musik Gitar Listrik • 7. Alat Musik Drum • 8. Alat Musik Harpa • 9. Alat Musik Harmonika • 10. Alat Musik Keyboard • 11. Alat Musik Piano • 12.

Alat Musik Terompet • 13. Alat Musik Saksofon Macam-macam Alat Musik Indonesia kaya akan kebudayaan yang begitu banyak, dan sangat unik. Sehingga sangat sayang jika kamu tak mengetahui, dan mengenalnya. Ragam budaya yang ada menghasilkan sebuah kesenian yang bisa dinikmati oleh masyarakat.

Dengan salah satunya yaitu kesenian musik. Alunan musik yang begitu merdu, dan enak untuk didengar berasal dari sebuah alat yang dibuat dengan sedemikian rupa agar bisa menghasilkan musik. Secara umum alat musik dibagi chordophone adalah 3 (tiga) kelompok, diantaranya sebagai berikut: a. Alat Musik Sentuh atau Tekan Alat musik sentuh atau tekan adalah salah satu jenis alat musik yang dimainkan dengan cara disentuh atau ditekan. Setelah kamu menyentuh atau menekan alat musik ini maka akan keluarlah sebuah irama suara yang timbul akibat sentuhan atau tekanan yang kamu lakukannya tersebut.

Pada biasanya, jenis alat musik tersebut mempunyai 2 (dua) jenis yakni alat musik sentuh atau tekan manusia, dan juga elektronik.

chordophone adalah

Keduanya memiliki perbedaan, diantaranya yaitu terletak pada alat yang disentuh atau ditekan, dan efek suara yang muncul beraneka macam. Umumnya alat musik tersebut dimainkan ketika ada sebuah acara besar maupun pertunjukan besar. Contoh dari jenis alat musik sentuh atau tekan ini yaitu Organ, Keyboard, Piano, dan lain sebagainya. b. Alat Musik Pukul Alat musik pukul adalah salah satu jenis alat musik yang cara memainkannya dengan cara dipukul.

Pada umumnya alat musik jenis tersebut dipukul dengan menggunakan tangan maupun benda lainnya sebagai penggantinya, misalnya tongkat atau stik. Alat musik jenis ini biasanya cenderung tidak memiliki tangga nada, dan juga kunci yang spesifik. Nada yang dipakainya tersebut bersifat sebagai pelengkap. Pada umumnya, ketika pertunjukan dimulai alat musik ini dimainkan setelah iringan alat musik lainnya memperoleh nada yang sesuai. Hal itu supaya semua iringan dapat terdengar secara selaras.

Jenis alat musik pukul ini memiliki 2 (dua) macam yaitu alat musik pukul dengan menggunakan nada, dan juga tanpa menggunakan nada. Contoh alat musik pukul yang memakai nada seperti perangkat gamelan, arumba, kulintang, calung, bellira, vibraphone, xylophone, glockenspiel, dan masih banyak lagi lainnya. Sedangkan contoh alat musik pukul tanpa menggunakan nada yaitu rebana, gendang, tamborin, ketipung, triangle, symbal, kastanyet, tympani, gong, drum set, pauken, dan lain sebagainya.

c. Alat Musik Tiup Alat musik tiup adalah salah satu jenis alat musik yang cara memainkannya dengan cara meniup. Jenis alat musik ini mempunyai lubang-lubang di setiap nada-nadanya menjadi suara. Sehingga alat musik tersebut bisa menghasilkan sebuah bunyi yang berbeda-beda.

Cara meniup alat musik ini tidak boleh sembarangan, sebab terdapat aturan, dan berbagai teknik supaya bisa mengeluarkan suara yang merdu. Adapun caranya yaitu dengan cara meniup tipis, sedang, dan juga sekuat tenaga. Contoh dari jenis alat musik chordophone adalah, diantaranya yakni tuba, harmonica, bason, seruling, recorder, flute, horn, pianika, clarinet, terompet, saksofon, dan masih banyak lagi lainnya.

d. Alat Musik Gesek Alat musik gesek adalah salah satu jenis chordophone adalah musik yang chordophone adalah dengan cara menggesekkan senar pada alat musik tersebut. Pada biasanya, jenis chordophone adalah musik gesek ini dipakai ketika ada sebuah pertunjukan teater, opera, Broadway, dan lain sebagainya.

Jenis alat musik gesek memiliki fungsi yang serupa dengan jenis alat musik pukul, yakni sebagai pelengkap. Cara memainkan alat musik ini tidak boleh sembarang digesek, chordophone adalah tersebut beberapa teknik-teknik khusus, dan juga perlunya untuk melibatkan perasaan hati ketika menggeseknya.

Contoh jenis alat musik gesek, diantaranya yaitu cello, biola, viola, rebab, violin, kontrabas, dan lain sebagainya. e. Alat Musik Petik Alat musik petik adalah salah satu jenis alat musik yang dimainkan dengan cara memetiknya. Jenis alat musik ini, umumnya dijadikan sebagai alat musik utama pada sebuah musik, atau lagu. Alat musik petik mempunyai peminat yang cukup banyak.

Banyak orang menyenangi alat musik jenis ini meskipun alat musik tersebut cukup sulit untuk dimainkan, dan dipahami nya. Tingkat kesulitan pada alat musik petik terletak pada kunci-kunci nadanya. Contoh dari jenis alat musik petik, yakni bas, clarinet, banjo, gitar, kecapi, ukulele, sasando, siter, mandolin, harpa dan lainnya. 2. Jenis Alat Musik Berdasarkan Sumber Bunyinya Berdasarkan sumber bunyinya, alat musik ini terbagi menjadi 5 (lima) jenis, diantaranya yaitu electrophone, aerophone, membranophone, idiophone, dan chordophone.

Berikut adalah penjelasan selengkapnya. a. Alat Musik Electrophone Alat musik electrophone adalah salah satu jenis alat musik yang memiliki sumber bunyi yang berasal dari rangkaian elektronika yang telah ada dalam sebuah alat musik.

Contoh dari jenis alat musik electrophone, yaiti gitar elektrik, keyboard, bass elektrik, dan juga organ elektrik. b. Alat Musik Aerophone Alat musik aerophone adalah salah satu jenis alat musik yang memiliki sumber bunyi yang berasal dari hembusan udara yang telah bergetar, sebab dari hasil tiupannya atau pompaannya. Contoh dari jenis alat musik ini, diantaranya yakni seruling, melodeon, flute, rekorder, clarinet, tuba, saxophone, dan juga horn.

Horn merupakan jenis alat musik yang bisa kamu gunakan dengan cara ditiup. Sementara itu, akordeon merupakan jenis alat musik yang dapat kamu pakai dengan cara memompanya. c. Alat Musik Membranophone Membranophone adalah salah satu jenis alat musik yang memiliki sumber bunyi yang berasal dari getaran pada selaput tipis yang dibuat dari plastik atau kulit.

Contoh dari jenis alat musik ini diantaranya yaitu bedug, tamborin, bongon, rebana, drum set, konga, ketipung, dan juga tympani. d. Alat Musik Idiophone Idiophone adalah salah satu jenis alat musik yang memiliki sumber bunyi yang berasal dari batangan kayu maupun logam.

Apabila alat musik ini dipukul maka akan mengeluarkan suara yang begitu bagus, layaknya seperti alat musik calung, kulintang, bellyra, angklung, dan juga seerangkat gamelan. e. Alat Musik Chordophone Chordophone adalah salah satu jenis alat musik yang mempunyai sumber bunyi yang berasal dari sebuah rangkaian senar yang dipetik, ditekan, dan juga digesek.

Jenis alat musik ini serupa dengan alat musik mandolin, gitar, siter, ukulele, harpa, banjo, viola, kecapi, biola, bas, cello, rebab, double bass, dan piano akustik. 3. Jenis Alat Musik Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan sumber bunyinya, alat musik ini terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, diantaranya yaitu ritmis, harmonis, dan melodis. Berikut adalah penjelasan selengkapnya. a.

Alat Musik Ritmis Alat musik ritmis merupakan salah satu jenis alat musik yang mempunyai fungsi untuk menghasilkan sebuah ritme atau irama ketika dimainkannya. Jenis alat musik ini contohnya bongo, ketipung, drum set, konga, kendang, dan lain sebagainya.

b. Alat Musik Harmonis Alat musik harmonis merupakan salah satu jenis alat musik yang mempunyai fungsi untuk menghasilkan sebuah paduan nada ketika dimainkannya. Contoh dari jenis alat musik ini yaitu piano, organ, gitar, keyboard, dan lainnya. c. Alat Musik Melodis Alat musik harmonis merupakan salah satu jenis alat musik yang mempunyai fungsi untuk menghasilkan sebuah melodi atau nada lagu. Jenis alat musik melodis contohnya pianika, seruling, terompet, saksofon, flute, rekorder, dan lain sebagainya.

Contoh Alat Musik dan Cara Memainkannya Berikut ini merupakan beberapa contoh alat musik beserta cara memainkannya. Diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Alat Musik Angklung Angklung merupakan salah satu alat musik yang ada di Indonesia yang dibuat dari bambu.

Alat musik angklung dikenal masyarakat sebagai alat musik yang berasal dari daerah sunda atau tepatnya berada di Jawa Barat. Alat musik ini mempunyai dua, tiga maupun empat bambu yang tersusun menjadi dua, tiga, dan juga empat nada. Cara memainkan angklung dilakukan dengan cara digoyangkan maupun digetarkan. 2. Alat Musik Kolintang Kolintang merupakan salah satu alat musik yang berasal dari wilayah Sulawesi Utara. Alat musik kolintang diperkenalkan pertama kali oleh masyarakat Minahasa.

Pada umumnya, alat musik ini dipakai sebagai pengiring upacara adat, nyanyian, pertunjukan tari, sampai dengan pertunjukan musik. Kolintang dibuat dari bahan kayu khusus yang kemudian disusun. Cara memainkan alat musik kolintang dilakukan dengan cara dipukul.

3. Alat Musik Gamelan Gamelan merupakan salah satu alat musik yang kerap kali dijumpai di berbagai daerah yang ada di Indonesia. Mulai dari Bali, Lombok, Jawa, Madura, dan lainnya. Gamelan adalah seperangkat instrumen yang dapat menghasilkan suara dari berbagai alat musik. Terdiri dari gendang, gambang, gong, dan lain sebagainya.

Perpaduan alat musik tersebut mempunyai sistem nada yang chordophone adalah diatonis atau bisa menghasilkan suara yang merdu, dan indah manakala dimainkannya secara harmonis. Cara memainkan gamelan perlu disesuaikan dengan bagiannya. Contohnya alat musik saron, gong, bonang, dan kenong dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat chordophone adalah.

Sementara itu alat musik siter dimainkan dengan cara dipetik, dan kendang dimainkannya dengan cara dipukul memakai tangan. 4. Alat Musik Sasando Alat musik sasando merupakan sebuah alat musik yang berasal dari wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) atau tepatnya berada di Pulau Rote.

Sasando mempunyai bentuk yang cukup unik, dibandingkan dengan alat musik lainnya. Alat musik ini memiliki bentuk tabung panjang. Sasando dibuat dari bahan kayu, bambu, senar string, paku penyangga, dan juga daun lontar. Cara memainkan alat musik ini dengan cara memakai kedua tangan kemudian chordophone adalah senarnya.

5. Alat Musik Biola Biola merupakan salah satu alat musik modern pertama yang berasal dari wilayah Asia Tengah. Bentuk alat musik ini mempunyai kesamaan dengan gitar, akan tetapi cara memainkannya dilakukan dengan cara digesek memakai sebuah kayu yang telah diberi senar. 6. Alat Musik Gitar Listrik Serupa halnya dengan biola, gitar listrik juga merupakan salah satu alat musik modern. Chordophone adalah musik ini seperti pada gitar pada biasanya, hanya saja suara yang dihasilkan dari alat musik ini dapat terdengar dengan lebih chordophone adalah sebab terdapat sebuah aliran listrik.

Cara memainkan alat musik gitar listrik dengan cara dipetik sama halnya gitar pada umumnya. 7. Alat Musik Drum Drum merupakan alat musik yang cukup terkenal dengan genre yaitu rock. Alat musik drum ini berasal dari daerah Tiongkok. Pada dasarnya alat musik drum terdiri dari beberapa susunan alat perkusi yang dipukul sampai mengeluarkan berbagai suara atau bunyi yang terdengar dengan cukup lantang. Cara memainkan alat musik ini dengan cara dipukul menggunakan benda yang dinamakan stik. 8. Alat Musik Harpa Harpa merupakan sebuah alat musik petik yang mempunyai nada yang cukup indah.

Alat musik harpa tersebut berasal dari negara Mesir. Cara memainkan alat musik harpa dengan cara dipetik secara hati-hati karena alat musik ini memiliki ukuran yang cukup besar dan juga tinggi.

Sehingga chordophone adalah para pemain alat musik ini merasa mudah lelah. 9. Alat Musik Harmonika Harmonika merupakan alat musik modern yang memiliki bentuk panjang dan lubang yang cukup banyak. Lubang-lubang itu digunakan untuk menghasilkan sebuah nada yang merdu dan indah.

Alat musik harmonika berasal dari negara Tiongkok, dan tergolong sebagai alat musik aerofon. Cara memainkan alat musik ini dengan cara ditiup pada lubang-lubang yang ada. 10. Alat Musik Keyboard Keyboard adalah salah satu jenis alat musik modern yang mempunyai suara, dan juga nada yang sangat istimewa ketika didengarkan di telinga.

Serta membuat organ tubuh yaitu otak merasa menjadi tenang dan rileks. Alat musik keyboard dimainkan dengan cara ditekannya. 11. Alat Musik Piano Piano adalah sebuah alat musik yang hampir serupa dengan keyboard, perbedaan dengan keyboard yaitu piano tidak bisa menghasilkan berbagai macam suara, misalnya gitar, drum, terompet, dan lainnya.

Sedangkan keyboard dapat menghasilkan suara tersebut. Akan tetapi serupa halnya dengan keyboard, alat musik piano ini dimainkan dengan cara ditekannya supaya bisa menghasilkan sebuah musik yang menenangkan. 12. Alat Musik Terompet Terompet adalah salah satu alat musik yang tergolong kedalam jenis aerofon atau cara memainkan dengan cara ditiup.

Alat musik terompet juga mempunyai beberapa tombol yang akan menghasilkan sebuah nada yang berbeda-beda dengan lainnya.

13. Alat Musik Saksofon Saksofon merupakan alat musik yang hampir serupa dengan terompet, hanya saja saksofon mempunyai lengkungan yang memfokuskan hasil suara keatas. Alat musik dibuat dengan menggunakan bahan logam sehingga tak heran jika alat musik memiliki berat yang cukup besar. Cara memainkan alat musik saksofon ini dilakukan dengan cara ditiup. Baca juga: • Alat Musik Melodis • Alat Musik Tradisional • Alat Musik Ritmis • Macam Alat Musik Modern dan Tradisional • Jenis Genre Musik • Lagu Persahabatan Terbaik • Macam Genre Film Demikian beberapa penjelasan mengenai jenis alat musik, contoh alat musik, hingga cara memainkan alat musik.

Semoga pembahasan diatas dapat memberikan manfaat bagi para pembacanya agar dapat lebih chordophone adalah alat musik. Recent Post • Review Novel Konspirasi Alam Semesta Karya Fiersa Besari Mei 9, 2022 • Yuk, Berkenalan dengan 23 Member NCT! Mei 9, 2022 • Review Novel Unfamiliar Twins Mei 9, 2022 • Review Novel Layla Majnun Mei 9, 2022 • Memahami Arti Bad Mood dan Cara Mengatasinya Mei 9, 2022 • Review Novel Inevitably in Love Karya Cecilia Wang Mei 9, 2022 • 16 Ciri Istri Atau Pacar Selingkuh, Para Suami Harus Tau Mei 9, 2022 • Review Novel Mozachiko Karya Poppi Pertiwi Mei 9, 2022 • 10 Rekomendasi Novel Bahasa Inggris Bertema English Classics Mei 9, 2022 • Review Novel Peter Karya Risa Saraswati Mei 9, 2022

Top 5 Acoustic Guitars Under £250




2022 www.videocon.com