Pesak celana adalah

pesak celana adalah

Sering kali kita tidak selalu mengetahui ukuran dari pakaian yang kita gunakan dan sangat bergantung dengan ukuran yang sudah disediakan atau pakaian yang sudah jadi. Berikut ini cara dan mengapa kamu sebaiknya mengetahui ukuran badanmu. Kali ini mari kita bahas dari segi cara mengukur celana terlebih dahulu.

Baca Juga: Tips Penting Mengukur Baju Sebelum Belanja Online Kenapa kamu sebaiknya mengetahui ukuran celanamu? source: pexels.com Tidak ada yang salah dengan bergantung pada ukuran celana yang sudah jadi. Tapi beberapa hal yang perlu kamu perhatikan adalah produsen atau konveksi tentu memiliki pengukuran yang berebeda-beda. Perbedaan ini bisa jadi disebabkan oleh: • Model celana • Bahan yang digunakan • Rata-rata ukuran lokal Beberapa alasan lainnya mengapa kamu sebaiknya mengetahui cara mengukur celana-mu sendiri: • Agar kamu mendapatkan ukuran yang presisi pada celana yang akan kamu beli • Menghindari kesalahan saat membeli celana pesak celana adalah Sebagai bahan pertimbanganmu saat hendak membeli celana Langkah mengukur ukuran celana di rumah Dalam proses pembuatan sebuah celana, produsen umumnya menggunakan sembilan pengukuran berikut ini: • lingkar pinggang • lingkar pinggul • lingkar pesak • panjang celana • setengah lingkar paha • setengah lingkar lutut • panjang lutut • panjang inseam • lingkar ujung bawah celana Nah, kabar baiknya kamu enggak harus serta merta mengukur semuanya sedetail mungkin seperti pengukuran di atas.

Umumnya pemiliki brand celana hanya akan memberikan ukuran dari segi: • lingkar pinggang • lingkar pinggul • lingkar pesak • panjang celana Oleh maka itu, mari kita bahas lebih mendetail lagi dari keempat pengukuran yang sudah disebut di atas.

pesak celana adalah

Oh ya jangan lupa untuk menggunakan meteran kain untuk mulai mengukur ukuran celanamu. Mengukur lingkar pinggang Lingkar pinggang diukur pada bagian pinggang Mengukur lingkar pinggul Ukur bagian ini dengan mengambil bagian pinggulmu yang paling besar Mengukur lingkar pesak Diukur dari bagian pinggang bagian depan ke bawah melalui pangkal paha secara melingkar Mengukur panjang celana Ukur panjang celana dari bagian pinggang hingga bagian bawah atas mata kaki. Tips lainnya untuk mengukur celana dengan lebih mudah source: pexels.com Tips berikut ini bisa kamu praktikkan kalau tidak pesak celana adalah meteran kain atau kamu lagi terburu-buru membeli di toko tanpa kamu mengetahui ukuran celanamu secara pasti.

Mengukur lingkar pinggang dengan mengalungkan celana Kamu bisa mengetahui lingkar pinggang celana dengan cara mengalungkan celana di lehermu. Caranya sangat mudah: • pegang ujung bagian celana • lingkarkan di lehermu • perhartikan apakah kedua sisi saling menyentuh • akan lebih baik apabila celana juga dapat dikancingkan Apabila kedua sisi celana bersentuhan maka dapat dipastikan celana tersebut muat.

Mengukur lingkar pinggang dengan lengan Cara lainnya untuk mengukur lingkar pinggang adalah dengan membentangkannya dan masukkan lenganmu. Apabila panjang lengan pas dengan celana maka ukuran celana pas dengan ukuran pinggangmu.

Mengukur panjang celana dengan merentangkan celana di dada Berikut langkah-langkah untuk mengetahui panjang celanamu: • Rentangkan celana depan dadamu dan perhatikan apakah bagian tengah celanamu berada tepat di bawah dagu • Perhatikan panjang celana, apakah sesuai dengan panjang lengan yang kamu bentangkan tanpa kamu harus menekuknya Baca Juga: 5 Cara Mudah Merawat Celana Bahan Chino Itu tadi langkah-langkah yang dapat kamu lakukan untuk mengukur celana.

Nah, kalau kamu sudah yakin untuk membeli celana yang kamu inginkan, jangan lupa langsung mencucinya terlebih dahulu ya. Kalau urusan cuci mencuci kamu bisa percayakan pada D-laundry, layanan laundry on-demand.

Pakaian kotormu akan diantar jemput sesuai dengan pesanana yang kamu buat dalam aplikasi. Yuk, mulai cuci celanamu di D-laundry, klik di sini. Menu • Home • Klien Pesak celana adalah • Portfolio • Seragam / Kemeja • Seragam Pria • Seragam Wanita • Seragam Outdoor pesak celana adalah Seragam Security • Seragam Teknisi • Seragam Hotel • Seragam Restoran • Seragam Pabrik • Seragam Spa • Seragam Perawat • Seragam Otomotif • Seragam Komunitas • Rompi • Jaket • Wearpack • Polo • Kaos • Kaos Printing • Jas / Almamater • Apron • Topi • Desain • Desain Kemeja • Desain Polo • Desain Wearpack • Desain Seragam Hotel • Layanan • Cara Order • Ukuran • Bahan • Tentang Kami Terletak di Jakarta, kami adalah perusahaan konveksi seragam yang memiliki pengalaman bertahun-tahun menangani kebutuhan seragam kerja, seragam kantor, seragam pabrik, seragam pertambangan / wearpack dan berbagai jenis seragam lainnya.Kami memiliki tim layanan pelanggan yang mampu merespons dengan cepat semua pertanyaan dan hal-hal yang ingin diketahui klien.

Dengan pemilihan yang ketat yang kami lakukan, kami telah memiliki penjahit berseragam yang memiliki jahitan kualitas penjahit yang rapi. Ditambah dengan tim kontrol kualitas yang berpengalaman, kami dapat menjamin dan memastikan bahwa barang yang dipesan sesuai dengan keinginan klien, kerapian, ukuran dan model seragam. Untuk mengatasi masalah ketika bekerja pada bentangan seragam, kami telah membentuk tim manajemen produksi yang terorganisir dengan baik yang mampu mengirimkan pesanan klien tepat waktu.

Kami memiliki pesak celana adalah produksi yang besar, sehingga untuk dapat melayani banyak klien dalam waktu bersamaan bahan yang seragam, kami memberikan jaminan material dan warna sesuai kesepakatan dengan klien di awal. Dan tentu saja, kami dapat memberikan harga yang terjangkau, tanpa mengurangi kualitas material dan kualitas jahitannya.

Silakan hubungi CS kami, CS kami akan dengan senang hati melayani dan menjawab semua pertanyaan Anda. Spesialis Seragam Kerja. 1574++ Klien Puas. Tepat Waktu. Tempat dan Penjahit Sendiri. Mudah, Cepat, Bergaransi. Murah Berkualitas. Gratis Sampel. Gratis Pengiriman. Gratis Kunjungan. Gratis Desain. Produsen Langsung. Workshop Sendiri.

Konveksi seragam terpercaya, 1574++ Klien puas dan terus repeat order dari tahun ke tahun. Workshop milik sendiri sehingga Harga kompetitif, kontrol kualitas ketat, tepat waktu.

4 orang customer service kami siap melayani kebutuhan Anda dengan cepat dan ramah
Artikel ini disusun bersama Chloée Ohayon-Crosby.

pesak celana adalah

Chloée Ohayon-Crosby adalah Spesialis Busana dan Perancang Kostum di Los Angeles, California. Dengan lebih dari 8 tahun pengalaman dalam konsultasi fesyen, Chloée adalah spesialis tata gaya personal, film, teater, dan iklan, termasuk juga desain kostum dan konsultasi citra.

Chloée pernah bekerja sebagai asisten desainer untuk rumah busana terkenal Chloée dan penata gaya lepas di Glamour Italia. Chloée mempelajari Seni Studio/Rupa di Ecole Nationale Supérieure des Beaux-Arts dan Desain Busana dan Merchandising di sekolah ternama dunia ESMOD École Supérieure des Arts di Paris, Prancis.

Artikel ini telah dilihat 95.155 kali. Bagi seorang penjahit pemula atau pun mereka yang ingin menjual celana-celana lamanya di internet, mengetahui cara mengukur celana akan menjadi hal yang bermanfaat. Pada umumnya, pesak celana adalah tiga pengukuran pada celana: pinggang, panjang kaki ( inseam), dan pinggul. Terkadang pengukuran rise, yaitu jarak dari bagian pesak celana adalah paha hingga pinggang celana, juga diperlukan.

Mengetahui ukuran celana akan lebih memudahkan Anda untuk membeli celana yang ukurannya sesuai, serta menghemat waktu yang diperlukan untuk mencobanya di kamar pas. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/b1\/Measure-Your-Pants-Step-1-Version-4.jpg\/v4-460px-Measure-Your-Pants-Step-1-Version-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/b1\/Measure-Your-Pants-Step-1-Version-4.jpg\/v4-728px-Measure-Your-Pants-Step-1-Version-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":259,"bigWidth":728,"bigHeight":410,"licensing":"

<\/div>"} Gunakan pita ukur.

Pada umumnya, penjahit atau siapa pun yang membuat pakaian menggunakan pita ukur untuk memperoleh pengukuran yang tepat saat seseorang mengepaskan pakaian atau mengubah bentuk/ukuran pakaian.

Alat yang ringan dan fleksibel ini merupakan senjata utama Anda dalam mengukur celana. • Saat mengukur dengan pita ukur, peganglah pita erat-erat, tetapi tidak diregangkan. Pita ukur biasanya dibuat dari bahan sintetis lembut yang pesak celana adalah berubah bentuk jika ditarik dengan gaya yang cukup besar, sehingga pengukuran menjadi tidak akurat.

• Anda juga dapat menggunakan pita ukur plastik yang mungkin Anda temukan di kotak peralatan Anda. Pita ukur jenis ini tidak mudah digunakan, tetapi tetap dapat menekuk sehingga Anda dapat mengukur lekukan. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/7\/74\/Measure-Your-Pants-Step-2-Version-4.jpg\/v4-460px-Measure-Your-Pants-Step-2-Version-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/7\/74\/Measure-Your-Pants-Step-2-Version-4.jpg\/v4-728px-Measure-Your-Pants-Step-2-Version-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":259,"bigWidth":728,"bigHeight":410,"licensing":"

<\/div>"} Gunakan celana yang ukurannya pas dengan Anda.

Jika hal ini dilakukan untuk mencari tahu gaya dan ukuran yang tepat untuk Anda, alangkah baiknya jika Anda menggunakan celana yang ukurannya pas. Idealnya, celana tersebut tidak boleh terlalu usang atau meregang. Bagian kaki celana tersebut juga harus memanjang hingga tulang pergelangan kaki Anda, atau sedikit lebih panjang lagi tergantung pilihan Anda.

• Tidak semua jenis celana memiliki ukuran yang sama. Ambillah berbagai jenis celana yang ukurannya pas pada tubuh Anda.

Celana panjang kain sedikit berbeda dengan celana chino (celana yang terbuat dari kain twill) atau celana jin. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/f\/fd\/Measure-Your-Pants-Step-3-Version-4.jpg\/v4-460px-Measure-Your-Pants-Step-3-Version-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/f\/fd\/Measure-Your-Pants-Step-3-Version-4.jpg\/v4-728px-Measure-Your-Pants-Step-3-Version-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":259,"bigWidth":728,"bigHeight":410,"licensing":"

<\/div>"} Rentangkan celana di lantai.

Cara yang paling mudah untuk mengukur celana adalah dengan melebarkan celana di atas permukaan datar. Jika Anda mencoba mengukur celana yang sedang Anda kenakan, Anda tidak dapat memperoleh pengukuran yang tepat karena Anda harus mengubah posisi tubuh saat melakukan pengukuran. • Celana tersebut tidak boleh terlalu lusuh agar Anda dapat memperoleh ukuran yang realistis.

• Jika celana tersebut kusut, segera licinkan dengan setrika. • Pada umumnya, pengukuran celana untuk pria dan wanita adalah sama. Namun, ukuran untuk pria biasanya menggunakan inci, sedangkan ukuran untuk wanita biasanya menggunakan satuan yang lain [1] X Teliti sumber. Ukurlah pinggang celana Anda. Untuk memperoleh pengukuran pinggang celana yang paling akurat, lebarkan celana di atas lantai.

Ratakan celana sehingga tidak ada kerutan/lipatan. Akan tetapi, jangan regangkan celana tersebut. Lakukan pengukuran di pinggang celana bagian belakang dari satu sudut ke sudut yang lain. Gandakan hasilnya untuk mendapatkan ukuran pinggang yang sebenarnya. [2] X Teliti sumber • Pastikan juga celana Anda menghadap ke atas, dengan kantong depannya menghadap langit-langit. • Jika Anda melebarkan celana di lantai dengan benar, bagian depan pinggang akan sedikit berada di bawah pinggang celana bagian belakang.

Ukurlah pinggang Anda yang sebenarnya. Anda mungkin perlu mengukur pinggang Anda yang sebenarnya, serta mengukur pinggang celana untuk mendapatkan ukuran yang akurat. Untuk mengukur pinggang, kenakan pakaian dalam atau pakaian sejenis yang ukurannya pas. Lakukan pengukuran di pinggang alami Anda. Bagian yang dimaksud adalah lingkar bagian tengah tubuh yang paling kecil, di antara tulang rusuk pesak celana adalah pusar.

Anda dapat menemukan pinggang alami Anda dengan melekukkan tubuh ke samping dan melihat bagian tekukan tubuh Anda. Lingkarkan pita ukur ke sekeliling pinggang dan catatlah hasil pengukuran Anda, angka yang ditunjukkan ujung pita ukur saat dilingkarkan pada pinggang. Lihatlah hasil pengukuran Anda tanpa membungkukkan badan. Gunakan cermin untuk membantu Anda. [3] X Teliti sumber • Letakkan satu jari di antara pita ukur dan tubuh Anda saat mengukur.

Hal ini dilakukan agar Anda tidak mengukur terlalu ketat. • Lawanlah keinginan untuk pesak celana adalah perut ke dalam.

pesak celana adalah

Usahakan untuk berdiri seperti biasa, namun tetap mempertahankan postur tubuh yang benar. • Jagalah posisi pita ukur agar sejajar dengan lantai sehingga Anda memperoleh pengukuran yang akurat.

pesak celana adalah

• Jika mengalami kesulitan untuk menemukan pinggang Anda, letakkan tangan di sekeliling perut dan remaslah sedikit. Kemudian, pindahkan tangan ke bawah hingga merasakan bagian atas tulang pinggul Anda. • Dengan mengukur pinggang Anda dan pinggang celana secara terpisah, Anda dapat mengetahui ukuran pinggang Anda yang sebenarnya, dan ukuran pinggang celana Anda yang sebenarnya karena keduanya mungkin akan sedikit berbeda.

Ukurlah pinggul. Ukurlah secara melintang dari batas pangkal ritsleting. Pastikan Anda mengukur hingga ke tepi jahitan. Setelah Anda mengukur bagian depan celana, gandakan hasilnya untuk memperoleh hasil ukuran seluruhnya. • Ketika mengukur celana di atas lantai, pastikan Anda mengukur dari keliman luar setiap jahitan. Ukurlah panjang inseam. Dimulai dari pangkal paha, jahitan tempat penggabungan potongan kain celana, lakukan pengukuran dari bagian dalam salah satu kaki sampai bagian kaki celana yang paling bawah, bagian yang biasanya menggantung di sekeliling sepatu.

Anda juga dapat mengenakan celana dan berdiri tegak dengan punggung menghadap dinding untuk memperoleh pengukuran lain yang akurat. Namun, metode ini sangat baik dilakukan jika ada teman yang dapat mengukurnya. [4] X Teliti sumber • Perlu diketahui bahwa inseam biasanya dibulatkan pesak celana adalah 1,25 pesak celana adalah terdekat.

[5] X Teliti sumber • Gunakan celana yang pas ukurannya untuk memperoleh pengukuran inseam yang paling akurat. • Jika Anda melakukan pengukuran sendiri, rekatkan pita ukur pada bagian dalam tumit, atau bagian bawah celana Anda (mana pun yang Anda inginkan) dan kemudian ukurlah ke atas.

• Jika bagian kaki celana tidak berada di batas yang Anda inginkan (jika Anda menggulung celana Anda), ukurlah hingga ke batas ujung celana yang Anda inginkan. Ukurlah rise.

Untuk mengukur rise bagian depan celana Anda, mulailah dari bagian tengah bawah jahitan pangkal paha dan ukurlah sampai ke atas pinggang.

Ukuran rise biasanya berkisar antara 18 cm hingga 30 cm. [6] X Teliti sumber • Celana biasanya terdiri dari rise biasa, rendah, dan tinggi. Rise rendah berada di bawah pinggang, rise biasa berada di pinggang, dan rise tinggi berada di atas pinggang.

• Perlu diketahui bahwa definisi pengukuran rise bervariasi. Beberapa orang mendefinisikan "rise" sebagai pengukuran yang dilakukan dari belakang pinggang ke bawah antara kaki sampai ke depan pinggang. • Cara yang paling baik untuk mengukur celana adalah menggunakan satu atau beberapa pasang celana yang Anda sukai dan yang ukurannya pas. Kemudian ukurlah celana saat sedang tidak dikenakan.

• Jika Anda pergi ke penjahit, ia akan melakukan pengukuran Anda saat Anda mengenakan celana Anda. Namun, ini juga dilakukan untuk mendapatkan pengukuran tubuh Anda yang akurat, bukan hanya celana Anda.

pesak celana adalah

• Jika Anda mengukur celana untuk mengetahui ukurannya agar mudah saat membeli celana nanti, gunakan celana favorit Anda. Artikel ini disusun bersama Chloée Ohayon-Crosby. Chloée Ohayon-Crosby adalah Spesialis Busana dan Perancang Kostum di Los Angeles, California. Dengan lebih dari 8 tahun pengalaman dalam konsultasi fesyen, Chloée adalah spesialis tata gaya personal, film, teater, dan iklan, termasuk juga desain kostum dan konsultasi citra. Chloée pernah bekerja sebagai asisten desainer untuk rumah busana terkenal Chloée dan penata gaya lepas di Glamour Italia.

Chloée mempelajari Seni Studio/Rupa di Ecole Nationale Supérieure des Beaux-Arts dan Desain Busana dan Merchandising di sekolah ternama dunia ESMOD École Supérieure des Arts di Paris, Prancis. Artikel ini telah dilihat 95.155 kali. Seperti halnya dalam pembuatan blouse, gaun, atau model busana lainnya, untuk membuat celana yang nyaman dan pas di badan dibutuhkan proses pengukuran.

Ukuran badan yang dimaksud meliputi lingkar pinggang, lingkar pinggul, lingkar pesak, panjang celana, setengah lingkar paha, setengah lingkar lutut, panjang lutut, panjang inseam, serta lingkar ujung bawah celana. Sumber : http://www.dickies.com Lingkar Pinggang Diukur pada bagian pinggang (diatas ban pinggang celana).

Sumber : http://www.rogueterritory.com/ Lingkar Pinggul Diukur pada bagian pinggul yang terbesar. Lingkar Pesak Diukur dari ban pinggang bagian depan ke bawah melalui selangkangan melingkar keatas sampai akhir ban pinggang bagian belakang. Sumber : http://www.rogueterritory.com/ Sumber : http://www.rogueterritory.com/ Panjang Celana Diukur dari ban pinggang sebelah kanan kebawah sampai bagian bawah batas mata kaki atau sesuai kebutuhan.

- Setengah Lingkar Paha - Diukur sekeliling paha kemudian diambil setengah lingkaran pahanya ditambah 2 cm (model polos).

- Diukur pada bagian paha yang terbesar dari lipatan celana bagian depan hingga bagian belakang. Sumber : http://www.rogueterritory.com/ Setengah Lingkar Lutut Diukur pada bagian sekeliling lutut dari lipatan celana bagian depan dan belakang.

Bagi pesak celana adalah menjadi dua lalu tambahkan 3 cm. Sumber : http://www.rogueterritory.com/ Panjang Lutut Diukur dari ban pinggang sebelah kanan ke bawah pesak celana adalah batas bagian lutut. Panjang Inseam Diukur dari pangkal paha bagian dalam hingga pergelangan kaki.

Sumber : http://www.rogueterritory.com/ Lingkar Ujung Bawah Celana Diukur pada bagian sekeliling celana bagian bawah. Sumber : http://www.rogueterritory.com/ Tata Cara Pengukuran - Pengukuran harus menggunakan meteran jahit.

- Satuan yang digunakan bisa berupa cm maupun inch. - Titik awal pengukuran harus di mulai dari angka 0 (jangan sampai terbalik). Sumber : http://www.ccwbreakaways.com/ Semoga bermanfaat.
Memilih celana panjang yang tepat baik dari segi model dan ukuran bisa jadi perkara sulit bagi sebagian orang, sebab belum tentu celana yang dijual di toko cocok dipakai untuk semua bentuk tubuh.

Kalau anda ingin mendapatkan celana panjang yang pas maka menjahit celana sendiri bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Siapkan Alat dan Bahan Sebagai langkah awal dalam proses pembuatan celana mula-mula siapkan terlebih dahulu sejumlah alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat celana. 1. Alat Membuat Pola Alat membuat pola diperlukan untuk membuat pola celana. Peralatan untuk membuat pola celana ini diantaranya terdiri dari skala, buku kostum, penggaris pembentuk, pensil merah biru, kertas kopi atau kertas koran, kertas dorslag merah biru.

2. Alat Jahit Pokok Alat jahit pokok merupakan pesak celana adalah jahit yang memiliki fungsi sangat penting dan harus ada dalam kegiatan jahit menjahit. Alat pokok dalam untuk membuat celana umumnya terdiri dari mesin jahit dan mesin obras. 3. Alat Jahit Tambahan Alat jahit tambahan merupakan alat jahit yang dibutuhkan untuk menunjang alat jahit pokok. Dalam proses pembuatan celana alat menjahit tambahan yang diperlukan umumnya terdiri atas komponen sebagai berikut.

• Pesak celana adalah jahit tangan digunakan untuk menjelujur dan penyelesaian bagian-bagian celana. • Pita ukur untuk mengukur bagian-bagian celana setelah dijahit. • Jarum pentul untuk menyemat bagian-bagian busana sebelum dijahit. • Kapur jahit untuk memberi tanda bagian-bagian celana yang harus dijahit • Gunting kain untuk memotong sisa-sisa kampuh celana yang sudah dijahit dan untuk memotong benang jahit. • Setrika untuk mengepres bagian-bagian celana dalam proses menjahit.

• Pendedel untuk mengangkat sisa benang jelujur. 4. Bahan Untuk Membuat Celana Untuk memastikan bahwa anda bisa bergerak dengan leluasa sebaiknya celana panjang harus dibuat dari bahan kain yang fleksibel, nyaman dan tahan lama. • Pastikan bahwa bahan kain yang anda pilih sudah sesuai dengan jenis celana yang ingin anda buat. • Jika anda seorang penjahit pemula sebaiknya pilih kain katun atau viscose karena kedua bahan ini mudah dijahit dan dimanipulasi.

• Hindari kain pesak celana adalah sulit dijahit seperti kain elastis atau sutra yang sangat licin. Menyiapkan Pola Celana Pola celana pada umumnya tersusun atas dua buah pola besar dan beberapa pola kecil.

• Pola besar pada celana terdiri dari pola celana agian muka dan pola celana bagian belakang. • Pola kecil terdiri atas berbagai bentuk pola saku, pola ban pinggang, pola belahan celana dan pola tempat ikat pinggang.

Sumber : https://id.pinterest.com/ Mengecek Pola Celana Pola celana yang sudah disiapkan selanjutnya diperiksa kembali sesuai prosedur sebagai berikut. • Hitung jumlah pola sesuai dengan pola yang sudah disiapkan di atas meja. • Periksa tanda-tanda pola, termasuk arah serat bahan serta tanda pola celana bagian muka dan pola celana bagian belakang. • Pola celana bagian muka hendaknya digambar dengan pensil merah atau diberi keterangan “pola pesak celana adalah.

• Pola celana bagian belakang hendaknya digambar dengan pensil biru atau diberi keterangan “pola belakang”. • Tandai letak saku pada pola celana. • Tandai pada pola badan muka tempat memulai dan akhir dari belahan (gulbi). • Untuk kampuh dan kelim pada celana besarnya bisa berbeda-beda. Mengecek Ukuran Pola • Ukur dan samakan panjang sisi luar pola celana bagian muka dan bagian belakang. • Ukur dan samakan panjang sisi bagian dalam pola muka dan belakang celana.

• Ukur dan periksa lingkar pesak sesuaikan dengan ukuran. • Ukur dan periksa jumlah lingkar pinggang sesuaikan dengan ukuran. • Ukur dan samakan jumlah lingkar pinggang pola celana dan lingkar pinggang ban pinggang celana. Ingin membuat celana sendiri tapi masih bingung bagaimana cara menggambar polanya?. Kalau mau cara yang lebih praktis maka anda bisa mendownload pola celana dari kami.

1. Pola Celana Pria Pola celana panjang pria adalah pola celana panjang formal yang biasanya dikenakan oleh pria dewasa. Berikut standar ukuran untuk celana panjang pria di fitinline. 2. Pola Celana Wanita Pola celana panjang wanita merupakan pola celana panjang formal yang biasanya dikenakan oleh wanita dewasa.

Berikut standar ukuran untuk celana panjang wanita di fitinline. Khusus untuk anda yang sudah mendownload pola siap pakai namun masih membutuhkan sedikit penyesuaian, maka anda bisa menyimak kembali pembahasan mengenai Cara Mudah Mengubah Pola Baju Siap Pakai Agar Ukurannya Sesuai Model.

Menyiapkan Bahan Celana Selesai menyiapkan pola dan mengecek pola celana selanjutnya siapkan bahan kain yang akan anda gunakan untuk membuat celana. Tujuan dilakukannya tahap menyiapkan bahan yaitu agar jatuhnya celana pada badan terlihat baik dan bentuknya tidak berubah setelah dipakai dan dicuci.

Untuk menyiapkan bahan celana beberapa cara yang dapat anda lakukan diantaranya: 1. Meluruskan Benang Pada Ujung Bahan Untuk bahan celana yang polos cara meluruskan tenunannya dapat dilakukan dengan menarik sehelai benang pakan dari tepi ke tepi kemudian digunting. Untuk bahan celana bermotif kotak atau garis, cara meluruskannya adalah dengan mengikuti corak bahannya. 2. Meluruskan Tenunan Cara meluruskan tenunan bahan celana secara umum dapat dilakukan dengan dua cara yakni: • Menarik-narik tenunan menurut serong kain.

• Menarik-narik tenunan agar sudut-sudut bahan bertenun pesak celana adalah tepi memanjang maupun tepi melebar bahan kain dapat bertumpukan dengan rapi. 3. Merendam Kain Lipat bahan celana menajdi dua secara memanjang di tengah-tengah tenunan sehingga kedua tepi tenunan bertumpukan dan sudut-sudut bertemu.

• Dua lapis bahan dijelujur pada tepi memanjang dan melebar. • Lipat-lipat renggang, tepinya jangan ditekan kemudian rendam dalam air. • Angkat bahan dan rentangkan di atas meja, tarik-tarik perlahan.

• Dengan arah serong sampai letak tenunan menjadi lurus dan tidak bergelombang. Butuh bahan kain berkualitas dengan harga murah untuk membuat celana?.

Sahabat Fitinlinebisa melihat-lihat dulu koleksi bahan kain kami Di Sini. Meletakkan Pola di Atas Bahan Dalam melakukan kegiatan meletakkan pola pada bahan diperlukan meja yang luas, rata dan licin agar bahan dapat digelar keseluruhan dan bahan tidak mudah terkait. Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada waktu meletakkan pola celana di atas bahan kain diantaranya: 1. Tenunan Kain • Untuk tenunan kain polos diletakkan bolak-balik.

• Untuk tenunan kain kepak pola diletakkan searah. pesak celana adalah. Corak Bahan Corak bahan yang digunakan untuk membuat celana biasanya adalah kotak dan garis. Untuk bahan berkotak atau bergaris, kotak atau garisnya harus simetris pada pakaian.

pesak celana adalah

3. Arah Benang Bahan Arah benang pada bahan kain harus lurus. 4. Tanda-Tanda Pola Celana Tanda pola memberikan informasi bagaimana pola itu diletakkan dan berapa kali pola itu harus dipotong. Prinsip kerja yang diterapkan dalam proses peletakan pola pada bahan kain tenunan polos, tenunan kepar ataupun bahan celana yang bercorak inipun masing-masing memiliki perbedaan satu sama lain lho.

1. Meletakkan Pola Pada Bahan Tenunan Polos • Lipat bahan celana menurut arah memanjang lalu semat sisi-sisinya dengan menggunakan jarum pentul atau diberi pemberat. • Letakkan pola celana bagian belakang sesuai arah serat. • Perhatikan arah serat bahan. • Arah serat bahan pada pola harus sejajar dengan tepi bahan • Beri kampuh. • Pola disemat dengan jarum pentul.

• Letakkan pola celana bagian muka sesuai arah serat. Dalam hal ini pesak celana adalah celana boleh diletakkan terbalik. • Perhatikan arah pesak celana adalah bahan pada pola celana harus sejajar dengan tepi bahan kain.

• Pola disemat dengan jarum pentul. • Letakkan pola ban pinggang, beri kampuh lalu semat bagian tepi pola. • Letakkan pola-pola saku, beri kampuh lalu semat pada tengah pola. 2. Meletakkan Pola Pada Bahan Tenunan Kepar Untuk membuat celana pada bahan tenunan kepar pola tidak boleh diletakkan bolak-balik.

• Lipat bahan celana menurut arah memanjang lalu semat sisi-sisinya dengan menggunakan jarum pentul atau diberi pemberat. • Letakkan pola celana bagian belakang sesuai arah serat. • Pastikan arah serat bahan pada pola harus sejajar dengan tepi bahan kain.

• Beri kampuh. • Sematkan jarum pentul pada bagian tepi pola celana. • Letakkan pola celana bagian muka searah pola badan belakang. • Atur posisi pola badan muka agar berhimpitan. • Beri kampuh. • Semat bagian tepi pola dengan jarum pentul. • Letakkan pola ban pinggang, beri kampuh lalu semat bagian tengah pola.

• Letakkan pola-pola saku, beri kampuh lalu semat bagian tengah pola. 3.

pesak celana adalah

Meletakkan Pola Pada Bahan Bercorak Kotak Atau Garis • Lipat bahan celana menurut panjang kain. Pastikan motif bagian atas dan bagian bawah harus bertemu. • Letakkan pola celana bagian belakang sesuai arah serat.

pesak celana adalah

• Usahakan agar jatuhnya garis pinggang, panggul, lutut dan kaki terletak pada corak yang sama dengan pola badan belakang. • Semat bagian tepi pola dengan jarum pentul. • Letakkan pola celana bagian muka sesuai arah serat. • Letakkan pola ban pinggang, pesak celana adalah corak bahannya bersambungan. • Letakkan pola-pola saku kemudian semat bagian tengah pola dengan jarum pentul. • Beri kampuh masing-masing pola. Sumber : https://id.pinterest.com/ Memotong Bahan Celana Setelah semua pola celana diletakkan pada bahan dan diberi tanda sesuai dengan bagian-bagian pola, selanjutnya bahan kain tersebut tinggal dipotong dengan menggunakan gunting khusus kain.

• Mulailah memotong bahan yang paling dekat dengan tepi terlebih dahulu. Potong bahan kain mengikuti garis kampuh yang telah dibuat sebelumnya. • Potong bahan kain dari bagian pesak celana adalah yang besar baru pola yang kecil seperti saku dan ban pinggang.

• Supaya hasil guntingan yang didapatkan terkesan tampak rata dan halus gunakan gunting yang tajam. Pada waktu memotong bahan kain perhatikan pula beberapa hal penting sebagai berikut: • Posisikan lubang kecil pada gunting agar berada di atas kemudian tahan dengan ibu jari sedangkan lubang gunting yang lebih besar ditahan oleh empat jari lainnya.

• Letakkan tangan kiri anda diatas bahan untuk menekan agar bahan tidak terangkat sementara tangan kanan memegang gunting dengan benar. • Buka gunting kain lebar-lebar setiap kali anda memotong bahan kain agar tepi bahan yang digunting menjadi lebih pesak celana adalah. • Usahakan agar bahan kain agar tidak terangkat atau diputar posisinya pada waktu dipotong.

• Hasil potongan bahan tidak boleh terputus-putus. Sumber : https://id.pinterest.com/ Memindahkan Tanda Pola Pada Bahan Memindahkan tanda pola pada bahan kain menjadi salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk untuk memudahkan seorang penjahit dalam menyatukan bagian-bagian pola. Karena keberadaan tanda pola ini menjadi suatu hal yang sangat penting maka anda harus benar-benar teliti dalam memindahkannya.

Untuk memindahkan garis pola celana pada bahan sendiri terdapat beberapa teknik yang bisa dilakukan yakni memindahkan garis pola secara langsung menggunakan kapur jahit, menggunakan rader dan karbon jahit, serta menggunakan tusuk jelujur renggang.

1. Menggunakan Kapur Jahit Dalam proses memindahkan tanda pola, kapur jahit berperan untuk menjamin keakuratan garis kupnat, tanda pola pada badan bagian depan dan belakang, serta titik-titik penting pada pola lainnya. 2. Rader dan Karbon Jahit Rader jahit merupakan alat yang berfungsi untuk memberi tanda jahitan pada bahan sesuai garis pola baju yang diinginkan.

pesak celana adalah

Dalam pembuatan tanda jahitan atau garis pola tersebut, rader biasa dipasangkan dengan karbon jahit. 3. Jelujur Renggang Untuk membuat jelujur renggang pada bahan kain, saat memindakan tanda pola diperlukan benang yang biasanya dipasangkan dengan jarum jahit tangan.

• Siapkan benang dan jarum, benang dimasukkan berjumlah dua helai. • Setik garis-garis pola dengan setik jelujur. • Tarik perlahan-lahan kedua bahan celana lalu gunting bagian tengahnya. Khusus dalam proses pembuatan celana tanda-tanda pola yang harus dipindahkan meliputi: • Garis tepi pola. • Tanda lipit dan tanda kupnat. • Batas pinggang dan panggul serta lutut dan kaki. • Garis lipatan celana. • Batas saku celana. Langkah-Langkah Menjahit Celana 1. Jahit Celana Bagian Depan Satukan dan jahit kedua potongan bahan celana (kiri dan kanan) bagian depan sembari menjahit gulbi (sebagai tempat untuk menempelkan ritsleting ) dilanjutkan dengan memasang ritsleting.

Untuk memudahkan anda dalam memasang ritsleting gunakan bantuan sepatu menjahit resleting biasa (zipper foot). 2. Jahit Bagian Saku Celana Jika celana yang akan buat memiliki saku anda harus menjahitnya sebelum menyatukan potongan kain untuk kaki bagian kanan dan kiri. 3. Sambungkan Pesak Belakang Celana Satukan kedua bagian pola celana (kiri dan kanan) belakang. Untuk menyambung bagian pesak celana anda bisa menjahitnya dengan teknik kampuh buka.

Cara menjahit kurang lebih sebagai berikut: • Jelujur pesak belakang sampai pesak bagian muka. • Setik mesin pas benang jelujur.

• Setrika atau pres hasil jahitan dengan posisi kampuh terbuka. 4. Jahit Bagian Sisi Celana Jahit sisi celana untuk menyambungkan bagian belakang dan bagian depan celana. Supaya lebih mudah posisikan agar kedua bagian baik bahan celana saling berhadapan kemudian jahit sesuai batas kampuh celana. 5. Menyempurnakan Bagian Celana Setelah anda berhasil menyelesaikan langkah-langkah utama selanjutnya anda hanya perlu menambahkan beberapa sentuhan akhir seperti membuat tempat ikat pinggang, memasang ban pinggang, memasang kancing kait serta penyelesaian lainnya.

6. Penyelesaian Akhir Penyelesaian akhir bagian celana bisa dilakukan dengan pengepresan. Cara mengerjakannya yaitu: • Gunakan alat untuk mengepres bagian-bagian celana. • Pres bagian saku-saku celana. • Pres lipatan celana. • Pres kampuh-kampuh celana. • Pres ban pinggang celana. • Pres kelim celana. Untuk memudahkan anda dalam melakukan pengepresan celana gunakan alat bantu setrika bila memang sekiranya dibutuhkan.

Sumber : https://khazanti.com/ Demikian pembahasan singkat mengenai cara mudah menjahit celana yang bisa kami bagikan untuk anda. Selamat mencobanya di rumah sahabat Fitinline. Semoga bermanfaat.
Pesak Secarik kain yang bentuknya seperti baji yang dijahitkan pada selangkangan celana atau depan celana (tempat kancing) atau di bawah ketiak baju.

Kesimpulan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata pesak celana adalah adalah secarik kain yang bentuknya seperti baji yang dijahitkan pada selangkangan celana atau depan celana (tempat kancing) atau di bawah ketiak baju.Berlokasi di Jakarta, kami adalah perusahaan konveksi jaket yang sudah berpengalaman selama bertahun-tahun menangani kebutuhan jaket.

Kami memiliki tim costumer service yang mampu merespon dengan cepat segala pertanyaan maupun hal-hal yang ingin diketahui oleh klien. Dengan seleksi ketat yang kami lakukan, kami telah memiliki penjahit – penjahit jaket yang memiliki kualitas jahitan pesak celana adalah khas tailor.

Ditambah dengan tim quality con- trol yang berpengalaman, kami bisa menjamin dan memastikan bahwa barang yang dipesan sesuai dengan keinginan klien baik, kerapian, ukuran maupun model jaket. Untuk menyelesaikan problem waktu pengerjaan jaket yang molor, pesak celana adalah telah membentuk tim manajemen produksi yang tertata sehingga mampu mendeliver order klien tepat waktu.

Kami memiliki kapasitas produksi besar, sehingga mampu melayani order banyak klien dalam waktu yang bersamaan. Berkenaan dengan bahan material jaket, kami memberikan garansi bahan material maupun warna sesuai dengan yang disepa- kati dengan klien di awal. Dan tentunya, kami bisa memberikan harga yang terjangkau, tanpa mengurangi kualitas bahan dan kualitas jahitan. Silakan hubungi Pesak celana adalah kami, dengan senang hati CS kami akan melayani serta menjawab segala pertanyaan Anda.

Tips Agar Pesak Celana Awet




2022 www.videocon.com