Mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan

mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan

Formulir adalah lembaran kartu/kertas dengan ukuran tertentu yang didalamnya terdapat data/informasi yang bersifat tetap dan juga bagian lain yang diisi dengan bagian yang tidak tetap.

Keuntungan penggunaan formulir adalah kita tidak perlu menulis sembarangan dan kita akan tahu apa yang perlu dijawab dan tidak perlu dijawab dari pertanyaan tersebut. Formulir ini biasanya diisi pada saat akan mengikuti suatu kegiatan. Formulir dapat membantu penyampaian sata diri dengan cepat dan tepat. Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menemukan beberapa jenis formulir. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut. • Formulir Pendaftaran. Formulir ini digunakan pada saat akan mendaftar pada suatu kegiatan.

Isian biodata berupa nama, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, keleuarga, hobi, minat, dan lain sebagainya yang diperlukan untuk pendaftaran event atau komunitas tertentu. • Formulir Slip Tabungan. Formulir ini digunakan pada saat akan memasukan uang tabungan mamupun penarikan tabungan. Isian formulir berupa rincian biodata ditambah nomor rekening, jumlah setoran, tanda tangan sendiri, dan tanda tangan teller bank.

• Formulir Anggota. Biasanya berupa biodata singkat, tanda tangan pemilik, dan pernyataan kesediaan sebagai anggota. • Formulir CV (Curiculum Vitae) atau Daftar Riwayat Hidup. Seperti namanya, formulir ini isiannya berupa riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, pengalaman sebelumnya, serta karya yang sudah dihasilkan.

• Formulir Isian Kartu atau Wesel Pos. Kolom isian berupa biodata singkat dan alamat tujuan pos serta nama pengirim dan penerima. Ayo Membaca Amati dan baca contoh-contoh formulir berikut. Formulir A Jawab pertanyaan berikut berdasarkan teks. Apa saja yang kamu temukan dalam kedua formulir tersebut? Kedua formulir menyajikan data diri dan jenis kegiatan yang akan diikuti Apa perbedaan antara formulir A dan formulir B?

Formulir A isian mengenai data diri lebih lengkap dibandingkan dengan formulir B Formulir A ditujukan untuk mendaftar lomba sedangkan formulir B ditujukan untuk mengikuti kediatan ekstrakurikuler.

Apa tujuan dari formulir A? Formulir A bertujuan untuk mengikuti lomba Cerdas cemat Asean Apa tujuan dari formulir B? Formulir A bertujuan untuk mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan kegiatan ekstrakurikuer di sekolah. Mengapa formulir itu kita butuhkan?

Formulir dibutuhkan untuk kelengkapan data peserta dalam suatu kegiatan. Kapan kita mengisi formulir? Kita mengisi formulir pada saat akan mengikuti suatu kegiatan. Apa yang dapat kamu simpulkan tentang formulir? Formulir adalah lembaran kartu/kertas dengan ukuran tertentu yang didalamnya terdapat data/informasi yang dibutuhkan untuk suatu kegiatan. • A. Pengertian Pendaftaran Tanah dan Pelaksanaanya Dalam Pasal 1 diberikan rumusan mengenai pengertian pendaftaran tanah.

Pendaftaran tanah adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah secara terus-menerus, berkesinambungan dan teratur, meliputi pengumpulan, pengolahan, pembukuan dan penyajian serta pemeliharaan data fisik dan data yuridis, dalam bentuk peta dan daftar, mengenai bidang-bidang tanah dan satuan-satuan rumah susun, termasuk pemberian sertifikat sebagai surat tanda bukti haknya bagi bidang-bidang tanah yang sudah ada haknya dan hak milik atas satuan rumah susun serta hak-hak tertentu yang membebaninya.

Pelaksanaan pendaftaran tanah meliputi kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali dan pemeliharaan pendaftaran tanah. Pendaftaran tanah untuk pertama kali adalah kegiatan pendaftaran yang dilakukan terhadap obyek pendaftaran tanah yang belum didaftar berdasarkan PP 10/1961 dan PP ini.

Pendaftaran tanah untuk pertama kali dilaksanakan melalui pendaftaran tanah secara sistematik dan pendaftaran secara sporadik. Pendaftaran secara sistematik adalah kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak yang meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftar dalam wilayah atau bagian wilayah suatu desa/ kelurahan.

Pendaftaran tanah secara sistematik diselenggarakan atas prakarsa pemerintah berdasarkan pada suatu rencana kerja jangka panjang dan tahunan serta dilaksanakan diwilayah-wilayah yang ditetapakan oleh mentri Negara Mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan BPN.

Dalam hal ini suatu desa/kelurahan belum ditetapakan sebagai wilayah pendaftaran tanah secara sistematik, tetapi pendaftarannya dilaksanakan melalui pendaftaran tanah secara sporadik.

Pendaftaran tanah secara sistematik diutamakan, karena melalui cara ini akan dipercepat perolehan data mengenai bidang-bidang tanah yang akan didaftar dari pada melalui pendaftaran tanah secara sporadik. Tetapi kerena prakarsanya datang dari pemerintah, diperlukan waktu untuk memenuhi dana, tenaga, peralatan yang diperlukan.

Maka pelaksanaanya harus didasarkan pada suatu rencana kerja yang meliputi jangka waktu yang agak panjang, dan rencana pelaksanaan tahunan yang berkelanjutan melalui uji kelaayakan agar berjalan lancar. Pemeliharaan data pendaftaran tanah adalah kegiatan pendaftaran tanah untuk menyesuaikan data fisik dan data yuridis dalam peta pendaftaran, daftar tanah, daftar nama, surat ukur, buku tanah, dan sertifikat dengan perubahan-perubahan yang terjadi kemudian.

Perubahan itu misalnya terjadi sebagai akibat beralihnya, dibebaninya atau berubahnya nama pemegang hak yang telah didaftar, hapusnya atau diperpanjangnya jangka waktu hak yang sudah berakhir, pemecahan, pemisahan dan penggabungan bidang tanah yag haknya sudah didaftar. Agar data yang tersedia di Kantor Pertahanan selalu sesuai dengan keadaan yang mutakhir, dalam pasal 36 ayat 2 ditentukan bahwa para pemegang hak yang bersangkutan wajib mendaftarlkan perubahan-perubahan yang dimaksudkan kepada Kantor Pertahanan.

Ketentuan mengenai wajib daftar itu juga ada dalam pasal 4 ayat 3. • B. Obyek Pendaftaran Tanah.

mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan

Obyek pendaftaran tanah menurut pasal 9 meliputi: • Bidang-bidang tanah yang dipunyai dengan Hak Milik, Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan, dan Hak Pakai. • Tanah Hak Pengelolaan. • Tanah Wakaf. • Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun. • Hak Tanggungan. mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan Tanah Negara. Hak Guna Bangunan dan Hak Pakai ada yang diberikan oleh Negara. Tetapi dimungkinkan juga diberikan oleh pemegang Hak Milik atas tanah.

Tetapi selama belum ada pengaturan mengenai tatacara pembebanannya dan disediakan formulir akta pemberiannya, untuk sementara belum akan ada Hak Guna Bangunan dan Hak Pakai yang diberikan oleh pemegang Hak Milik atas tanah. Maka yang kini merupakan obyek pendaftaran tanah baru Hak Guna Bangunan dan Hak Pakai yang diberikan oleh Negara.

Tanah Negara dalam PP 24/1997 termasuk obyek yang didaftar. Berbeda obyek-obyek pendaftaran tanah yang lain, dalam hal tanah Negara pendaftarannya dilakukan dengan cara membukukan bidang tanah yang bersangkutan dalam daftar tanah. Untuk tanah Negara tidak disediakan buku tanah, dan karenanya tidak juga diterbitkan sertifiakat.

Obyek pendaftaran tanah yang lain didaftar dengan membukukannya dalam peta pendaftaran dan buku tanah, serta menerbitkan sertifikat sebagai surat tanda bukti haknya. • C. Penyelenggaraan dan Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Meliputi kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali (initial registration) dan pemeliharaan data pendaftaran tanah(maitenance). Pendaftaran tanah untuk pertama kali dilaksanakan melalui pendaftaran tanah secara sistematik dan pendaftaran tanah secara sporadik.

Mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan tanah secara sistematik adalah kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak yang meliputi semua objek pendaftaran tanah yang belum didaftar dalam wilayah atau bagian wilayah suatu desa/kelurahan.

Pendaftaran tanah secara sistematik diselenggarakan atas prakarsa pemerintah berdasarkan pada suatu rencana kerja jangka panjang dan tahunan serta dilaksanakan diwilayah-wilayah yang ditetapkan oleh menteri Negara Agraria/Kepala BPN.

Penyelenggaraan pendaftara tanah sesuai ketentuan pasal 19 UUPA, bahwa pendaftaran tanah diselenggarakan oleh pemerintah, dalam hal ini Badan Pertahanan Nasional, (pasal 5). Pelaksanaan pendaftaran tanah dilakukan oleh Kepala Kantor Pertahanan, kecuali mengenai kegiatan-kegiatan tertentu yang ditugaskan kepada pejabat lain. Yaitu kegiatan-kegiatan yang pemanfaatannya bersifat Nasional atau melebihi wilayah kerja Kepala Kantor Pertanahan, misalnya pengukuran titik dasar teknik dan pemetaan fotogrametri.

Dalam melaksanakan tugas tersebut Kepala Kantor Pertahanan dibantu oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan pejabat lain yang ditugaskan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu menurut PP 24/1997 ini, dan peraturan perundang-undangan yang bersangkutan. Misalnya pembuatan akta PPAT Sementara, Pembuatan Akta Ikrar Wakaf oleh Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf, pembuatan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT) oleh notaris, pembuatan Risalah Lelang oleh Pejabat Lelang, dan Ajudikasi dalam pendaftaran tanah secara sistematik oleh Panitia Ajudikasi.

Pendaftaran tanah secara sistematik diutamakan karena melalui cara ini akan dipercepat perolehan data mengenai bidang-bidang tanah yang akan didaftar daripada melalui pendaftaran tanah secara sporadik.

Tetapi karena mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan datang dari pemerintah, diperlukan waktu untuk memenuhi dana, tenaga dan peralatan yang diperlukan.

Maka pelaksanaanya harus didasarkan pada suatu rencana kerja yang meliputi jangka waktu agak panjang dan rencana pelaksanaan tahunan yang berkelanjutan melalui uji kelayakan agar berjalan lancar. Uji kelayakan itu untuk pertama kali diselenggarakan didaerah Depok, Bekasi dan Karawang Jawa Barat.

• D. Asas-asas Pendaftaran Hak atas Tanah Asas merupakan fundamen yang mendasari terjadinya sesuatu dan merupakan dasar dari suatu kegiatan, hal ini berlaku pula pada pendaftaran tanah.

Oleh karena itu dalam pendaftaran tanah ini terdapat asas yang harus menjadi patokan dasar dalam melakukan pendaftaran tanah. Dalam Pasal 2 PP No.24 tahun 1997 dinyatakan bahwa pendaftaran tanah dilaksanakan berdasarkan asas sederhana, aman, terjangkau, mutkhir dan terbuka. Asas sederhana dalam pendaftaran tanah dimaksudkan agar ketentuan-ketentuan pokoknya maupun prosedurnya dengan mudah dapat dipahami oleh pihak-pihak yang berkepentingan terutama hak atas tanah.

Asas aman dimaksudkan untuk menunjukan bahwa pendaftaran tanah perlu diselenggarakan secara teliti dan cermat, sehingga hasilnya dapat memberikan jaminan kepastian hukum sesuai tujuan pendaftaran itu sendiri. Asas terjangkau dimaksudkan untuk keterjangkauan bagi pihak-pihak yang memerlukan khususnya dengan memperhatikan kebutuhan dan kemampuan golongan ekonomi lemah.

Pelayanan yang diberikan dalam rangka penyelenggaraan pendaftaran tanah harus bisa terjangkau oleh pihak-pihak yang memerlukan. Asas mutakhir dimaksudkan agar kelengkapn yang memadai dalam pelaksanaanya dan keseimbangan dalam pemeliharaan datannya. Dan data yang tersedia harus menunjukan keadaan yang mutakhir. Untuk itu perlu diikuti kewajiban mendaftar dan pencatatan perubahan-perubahan yang terjadi dikemudian hari.

Asas ini menuntut pula dipeliharanya data pendaftaran tanah secara terus-menerus dan berkesinambungan, sehingga data yang tersimpan dikantor pertanahan selalu sesuai dengan keadaan nyata dilapangan, dan masyarakat dapat memperoleh keterangan mengenai data yang benar setiap saat, dan itulah yang berlaku pula pada asas terbuka.

• E. Tujuan Pendaftaran Tanah Sejalan dengan asas yang terkandung dalam pendaftaran tanah, maka tujuan yang ingin dicapai dari adanya pendaftaran tanah tersebut diatur lebih lanjut pada pasal 3PP No.24 tahun 1997, dinyatakan pendaftaran tanah bertujuan: • Ø Untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum kepada pemegang hak atas suatu bidang tanah, satuan rumah susun dan hak-hak lain yang terdaftar agar dengan mudah dapat membuktikan dirinya sebagai pemegang hak yang bersangkutan.

• Ø Untuk menyediakan informasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan termasuk pemerintah agar dengan mudah dapat memperoleh data yang diperlukan dalam mengadakan perbuatan hukum mengenai bidang-bidang tanah dan satuan-satuan rumah susun yang sudah terdaftar. • Untuk terselenggaranya administrasi pertanahan. Berkaitan dengan tujuan pendaftaran tanah sebagainama yang diatur dalam pasal 3 PP Nomor 24 Tahun 1997 diatas, A.P.

perlindungan mengatakan bahwa: • Dengan diterbitkannya sertifikat hak atas tanah, maka kepada pemiliknya diberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum. • Dizaman informasi ini maka Kantor Pertanahan sebagai kantor digaris depan haruslah memelihara dengan baik setiap informasi yang diperlukan untuk suatu bidang tanah, baik untuk pemerintah sendiri, sehingga dapat merencanakan pembangunan Negara dan juga bagi masyarakat sendiri.

Informasi itu penting untuk dapat memutuskan sesuatu yang diperlukan dimana terlibat tanah, yaitu data fisik dan yuridisnya, termasuk untuk satuan rumah susun, informasi tersebut bersifat tebuka untuk umum artinya dapat diberikan informasi apasaja yang diperlukan atas sebidang tanah atau bangunan yang ada.

• Sehingga untuk itu perlulah tertib administrasi pertanahan dijadikan sesuatu hal yang wajar. • Prosedur Pendaftaran Tanah Secara Sistematis Pendaftaran tanah secara sistematis merupakan pendaftaran tanah yang melibatkan pemerintah atau Badan Pertahana Nasional sebagai pelaksana dibantu oleh sebuah panitia independen. Hal ini sesuai ketentuan dalam pasal 8 PP Nomor 24 Tahun 1997 dinyatakan sebagai berikut: • Dalam melaksanakan pendaftaran secara sistematik, Kepala Kantor Pertanahan dibantu oleh sebuah panitia ajudikasi yang dibentuk oleh mentri atau pejabat yang ditunjuk.

• Susunan panitia ajudikasi sebagaimana dimaksud pada ayat(1) terdiri atas: • Seorang ketua panitia merangkap anggota yang dijabat oleh seorang pegawai Badan Pertanahan Nasional, • Beberapa orang anggota yang terdiri dari: • Seorang pegawai badan pertanahan nasional yang mempunyai kemampuan pengetahuan dibidang pendaftaran tanah, • Seorang pegawai badan pertanahan nasional yang mempunyai kemampuan pengetahuan dibidang hak-hak atas tanah, • Kepala desa/kepala kelurahan yang bersangkutan dan atau seorang pamong desa/kelurahan yang ditunjuknya.

• Keanggotaan panitia ajudikasi dapat ditambah dengan seorang anggota yang sangat diperlukan dalam penilaian kepastian data yuridis mengenai bidang-bidang tanah diwilayah desa/kelurahan yang bersangkutan. • Dalam melaksanakan tugasnya, panitia ajudikasi dibantu oleh satuan tugas pengukuran dan pemetaan, satuan tugas pengumpul dan yuridis dan satuan administrasi yang tugas dan susunanya diatur oleh mentri. • G. Pendaftaran Tanah Untuk Pertama Kali.

Kegiatan dan pelaksanaan pendaftaran tanah untuk untuk pertama kali. Kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali meliputi: • Pengumpulan dan pengelolaan data fisik. • Pengumpulan dan pengelolaan data yuridis serta pembukuan haknya. • Penerbitan sertifikat. • Penyajian data fisik dan data yuridis. • Penyimpanan daftar umum dan dokumen. Pendaftaran tanah pertama kali dilaksanakan melalui pendaftaran secara sistematik dan pendaftaran secara sporadik.

Pendaftaran secara sistematik dilaksanakan atas prakarsa badab pertahanan nasional yang didasarkan atas suatu rencana kerjajangka panjang dan rencana tahunan yang bersinambungan. Pelaksanaanya dilakukan mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan wilayah-wilayah yang ditunjuk oleh Mentri.

Di wilayah-wilayah yang belum ditunjuk sebagai wilayah pendaftaran tanah secara sistematis, pendaftarannya dilaksanakan secara sporadik.

Pendaftaran sporadic dilaksanakan atas permintaan pihak yang berkepentingan, yaitu pihak yang berhak atas obyek pendaftaran tanah yang bersangkutan. • Pengumpulan Dan Pengelolahan Data Fisik Pengumpulan dan pengelolahan data fisik meliputi: • Pengukuran dan pemetaan. Untuk keperluan dan pengumpulan dan pengolahan data fisik pertama dilakukan kegiatan pengukuran dan pemetaan, kegiatan ini meliputi: • Pembuatan Peta Dasar Pendaftaran. Kegiatan pendaftaran tanah secara sistematis disuatu wilayah yang ditunjuk dimulai dengan pembuatan peta dasar pendaftaran.

Peta dasar pendaftaran tersebut menjadi dasar untuk pembuatan peta pendaftaran, selain digunakan untuk pembuatan peta pendaftaran, dalam pelaksanaan pendaftaran tanah secara sistematik, peta dasar pendaftaran juga digunakan untuk memetakan bidang-bidang tanah yang sebelumnya sudah didaftar. Penyiapan peta dasar pendaftaran diperlukan, agar setiap bidang tanah yang didaftar dijamin letaknya secara pasti, karena dapat di rekontruksi di lapangan setiap saat.

Dengan maksud diperlukannya adanya titik-titik dasar teknik nasional. • Penetapan Batas-Batas Bidang Tanah. Mengenai penetapan dan pemasangan tanda-tanda batas bidang tanah diatur dalam pasal 17 – 19 PP 24/1997 dan mendapat pengaturan lebih lanjut dan rinci dalam pasal 19 – 23 Peraturan Mentri 3/1997. • Pengukuran Dan Pemetaan Bidang-Bidang Tanah Dan Pembuatan Peta-Peta Pendaftaran.

Bidang-bidang tanah yang sudah ditetapkan batas-batasnya diukur dan selanjutnya dipetakan dalam peta dasar pendafratan. Untuk bidang tanah yang luas pemetaannya dilakukan dengan cara membuat peta tersendiri, dengan menggunakan peta yang diambil dari peta dasar pendaftaran dan hasil ukuran batas tanah yang akan dipetakan.

• Pembuatan Daftar Tanah. Bidang-bidang tanah yang sudah dipetakan atau dibukukan nomor pendaftarannya pada peta pendaftaran. Bentuk, isi, cara pengisian, penyimpanan dan pemeliharaannya diatur dalam Peraturan Mentri 3/1997 pasal 146-155 (pasal 21). Daftar tanah yang dimaksudkan sebagai sumber informasi yang lengkap mengenai nomor bidang, lokasi dan penunjukan ke nomor surat ukur bidang-bidang tanah yang ada di wilayah pendaftaran, baik sebagai hasil pendaftaran untuk pertama kali maupun pemeliharaannya kemudian.

• Pembuatan Surat Ukur. Untuk keperluan pendaftaran haknya, bidang-bidang tanah yang sudah diukur dan dipetakan dalam peta pendaftaran, dibuatkan surat ukur. Surat ukur memuat data fisik yang diambil dari peta pendaftaran untuk skala yang bisa berbeda. • Pengumpulan Dan Pengolahan Data Secara Yuridis Serta Pembukuan Hak. A.HAK-HAK BARU Dalam kegiatan pengumpulan data yuridis diadakan perbedaan antara pembuktian hak-hak baru dan hak lama.

Hak-hak baru adalah hak-hak yang baru diberikan atau diciptakan sejak mulai berlakunya PP 24/1997. Sedang hak-hak lama yaitu hak-hak atas tanah yang berasal dari konversi hak-hak yang ada pada waktu mulai berlakunya UUPA dan hak-hak yang belum didaftar menurut PP 10/1961. Dalam pasal 23 ditentukan, bahwa untuk keperluan pendaftaran: a) Hak atas tanah baru data yuridisnya dibuktikan dengan: 1) Penetapan pemberian hak dari pejabat yang berwenang memberikan hak yang bersangkutan menurut ketentuan yang berlaku.

2) Asli akta PPAT yang memuat pemberian hak tersebut oleh pemegang hak milik kepada penerima hak yang bersangkutan; Apabila mengenai Hak Guna Bangunan dan Hak Pakai atas tanah Hak Milik; b) Hak pengelolaan dibuktikan dengan penetapan pemberian hak pengelolaan oleh pejabat yang berwenang, sebagai yang dimaksud dalam uraian 124G; c) Tanah wakaf dibuktikan dengan akta ikrar wakaf yang disebut dalam uraian 135E; d) Hak milik atas satuan rumah susun dibuktikan dengan akta pemisahan, yang dibicarakan dalam uraian 139B angka 2; e) Pemberian hak tanggungan dibuktikan dengan akta pemberian hak tanggungan, yang dibicarakan dalam uraian 184A.

B. HAK-HAK LAMA • Untuk pembuktian hak-hak atas tanah yang sudah ada dan berasal dari konversi hak-hak lama data yuridisnya dibuktikan dengan alat-alat bukti mengenai adanya hak tersebut berupa bukti tertulis, keterangan saksi dan atau pernyataan yang bersangkutan yang kadar kebenarannya oleh panitia ajudikasi/kepala kantor pertanahan dianggap cukup sebagai dasar mendaftar hak, pemegang hak dan hak-hak pihak lain yang membebaninya.

Demikian ditetapkan dalam pasal 24 ayat (1) alat-alat bukti tersebut adalah bukti-bukti pemilikan. Alat-alat bukti tersebut berupa: • a. Grosse akta hak eigendom yang diterbitkan berdasarkan Over schrijvings Ordonnantie (staatsblad 1834-27), yang telah dibubuhi mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan.

• b. Grosse akta hak eigendom yang diterbitkan berdasarkan Ordonnantie tersebut sejak berlakunya UUPA sampai tanggal pendaftaran tanah dilaksanakan menurut PP 10/1961. • c. Suarat tanda bukti hak milik yang diterbitkan berdasarkan peraturan swapraja yang bersangkutan. • d. Sertifikat hak milik yang diterbitkan berdasarkan peraturan menteri agraria nomor 9 tahun 1959; • e. Surat keputusan pemberian hak milik dari pejabat yang berwenang, baik sebelum maupun sejak berlakunya UUPA.

mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan f. Akta pemindahan hak yang dibuat dibawah tangan, yang dibubuhi tanda kesaksian oleh kepala adat/kepala desa/kelurahan, yang dibuat sebelum berlakunya PP ini.

• g. Akta pemindahan hak atas tanah yang dibuat oleh PPAT, yang tanahnya belum dibukukan. • h. Akta ikrar wakaf/surat ikrar wakaf yang dibuat sebelum atau sejak mulai dilaksanakan PP 28/1977 (uraian 135E) • i.

Risalah lelang yang dibuat oleh pejabat lelang yang berwenang, yang tanahnya belum dibukukan. • j. Surat penunjuk atau pembelian (seharusnya pemberian) kaveling tanah pengganti tanah yang di ambil oleh pemerinth atau pemerintah daerah; • k. Petuk pajak bumi/ landrente, girik, pipil, keritik dan verponding indonesia sebelum berlakunya PP10/1961 • l. Surat keterangan riwayat tanah yang pernah dibuat oleh kantor pelayananan pajak bumi dan bangunan • m.

Lain-lain bentuk alat pembuktian tertulis dengan nama apapun juga sebagaimana maksud dalam pasal II, pasal VI dan pasal VII ketentuan-ketentuan konversi UUPA. • Penerbitan Sertifikat (pasal 31 dan 32) Sertifikat sebagai surat tanda bukti Hak, diterbitkan untuk kepentingan pemegang hak yang bersangkutan, sesuai dengan data fisik yang ada dalam surat ukur dean data yuridis yang telah didaftar dalam buku tanah. Memperoleh sertifikat adalah hak pemegang hak atas tanah, yang dijamin undang-undang.

Sertifikat hanya boleh diserahkan kepada pihak yang namanya tercantum dalam buku tanah yang bersangkutan sebagai pemegang hak atau pihak lain yang dikuasai olehnya. Dalam hal pemegang hak sudah meninggal dunia, sertifikat diterimakan kepada ahli warisnya atau salah seorang ahli waris dengan persetujuan para ahli waris yang lain.

• Penyajian data fisik dan data yuridis. Dalam rangka penyajian data fisik dan data yuridis, terutama untuk memberi kesempatan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan mudah dan memperoleh keterangan yang diperlukan. Kepala Kantor Pertahanan menyelenggarakan tata usaha pendaftaran tanah berupa daftar umum, yang terdiri atas peta pendaftaran, daftar tanah, surat ukur, buku tanah dan daftara nama.

• Penyimpanan daftar umum dan dokumen. Mengenai penyimpanan data dan dokumen itu terdapat ketentuan pelengkapnya dalam pasal 184-186 Peraturan Menteri 3/1997.

• Dokumen-dokumen yang merupakan alat pembuktian yang telah digunakan sebagai dasar pendaftaran, diberi tanda pengenal dan disimpan di Kantor Pertanahan atau ditempat lain yang ditetapkan oleh menteri, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari daftar umum.

• Selain dalam hal yang disebut diatas, dengan izin tertulis dari menteri atau pejabat yang ditunjuknya dapat diberikan petikan, salinan atau rekaman dokumen yang bersangkutan kepada instansi lain yang memerlukan untuk pelaksanaan tugasnya. Secara bertahap data pendaftaran tanah disimpan dan disajikan dengan menggunakan peralatan elektronik dan mikrofilm. Penyimpanan dengan menggunakan peralatan elektronik dalam bentuk film akan menghemat tempat dan mempercepat akses pada data yang diperlukan.

Tetapi penyelenggaraannya memerlukan persiapan peralatan dan tenaga serta dana yang besar. Maka pelaksanaannya dilaksanakan secara bertahap.
Formulir adalah lembaran kartu/kertas dengan ukuran tertentu yang didalamnya terdapat data/informasi yang bersifat tetap dan juga bagian lain yang diisi dengan bagian yang tidak tetap. Keuntungan penggunaan formulir adalah kita tidak perlu menulis sembarangan dan kita akan tahu apa yang perlu dijawab dan tidak perlu dijawab dari pertanyaan tersebut.

Apakah kamu pernah melihat atau mempunyai pengalaman mengisi formulir? Ya. Formulir ini biasanya diisi pada saat akan mengikuti suatu kegiatan.

mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan

Misalnya formulir pendaftaran sekolah. Formulir dapat membantu penyampaian sata diri dengan cepat dan tepat. Apa saja jenis formulir yang kamu ketahui? Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menemukan beberapa jenis formulir. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan

• Formulir Pendaftaran. Formulir ini digunakan pada saat akan mendaftar pada suatu kegiatan. Isian biodata berupa nama, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, keleuarga, hobi, minat, dan lain sebagainya yang diperlukan untuk pendaftaran event atau komunitas tertentu.

mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan

• Formulir Slip Tabungan. Formulir ini digunakan pada saat akan memasukan uang tabungan mamupun penarikan tabungan. Isian formulir berupa rincian biodata ditambah nomor rekening, jumlah setoran, tanda tangan sendiri, dan tanda tangan teller bank. • Formulir Anggota. Biasanya berupa biodata singkat, tanda tangan pemilik, dan pernyataan kesediaan sebagai anggota.

• Formulir Daftar Riwayat Hidup atau CV (Curiculum Vitae). Seperti namanya, formulir ini isiannya berupa riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, pengalaman sebelumnya, serta karya yang sudah dihasilkan. • Formulir Isian Kartu atau Wesel Pos. Kolom isian berupa biodata singkat dan alamat tujuan pos serta nama pengirim dan penerima. Apa tujuan dari formulir A? Formulir A bertujuan untuk mengikuti lomba Cerdas cermat ASEAN Apa tujuan dari formulir B?

Formulir A bertujuan untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuer di sekolah. Mengapa formulir itu kita butuhkan? Formulir dibutuhkan untuk kelengkapan data peserta dalam suatu kegiatan.

Kapan kita mengisi formulir? Kita mengisi formulir pada saat akan mengikuti suatu kegiatan. Apa yang dapat kamu simpulkan tentang formulir? Formulir mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan lembaran kartu/kertas dengan ukuran tertentu yang didalamnya terdapat data/informasi yang dibutuhkan untuk suatu kegiatan.

--- Daftar isi • Pengertian Teks Formulir • Tujuan Teks Formulir • Fungsi Teks Formulir • Struktur Teks Formulir • Contoh Teks Formulir • Contoh Formulir Pendaftaran Anggota Seminar • Contoh Formulir Pendaftaran Anggota Organisasi Terkadang apabila seseorang ingin bergabung atau mendaftarkan diri pada suatu instansi resmi diharuskan untuk mengisi suatu data-data penting yang dibutuhkan.

Data tersebut umumnya memuat tentang mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan, tempat dan tanggal lahir, nomor yang dapat dihubungi, alamat tempat tinggal dan lain sebagainya. Data-data tersebut biasanya tercantum pada suatu teks yang dikenal sebagai teks formulir. Pengertian Teks Formulir Formulir berasal dari bahasa Belanda yakni formulier yang artinya sebuah kertas berisi beberapa pertanyaan formal yang harus diisi.

Teks formulir adalah suatu lembaran berupa kartu atau kertas dengan ukuran tertentu yang berisi mengenai data atau informasi yang sifatnya tetap dan juga beberapa bagian lain yang tidak tetap. Pengertian lain menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia tentang formulir yakni sebuah lembar isian atau surat isian yang telah diisi dan harus diserahkan kepada bagian pendaftaran. Dapat dikatakan jika teks formulir adalah sebuah kertas yang mempunyai ruang terformat dan harus diisi oleh penggunanya.

Menurut Puspitawati, formulir dapat diartikan sebagai secarik kertas atau media yang mempunyai ruang untuk diisi dengan berbagai informasi sebagai dasar pencatatan transaksi ataupun aktivitas ekonomi dari suatu unit organisasi. Dan menurut Rama dan Jones, pengertian formulir yakni dokumen terpola yang berisi field kosong yang dapat diisi oleh pengguna dengan data. Tujuan Teks Formulir Teks formulir yang dibuat tentu mempunyai tujuan antara lain: • Untuk menciptakan keseragaman atau pembakuan kerja ( work standarization).

mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan

• Untuk mempermudah dalam penggolongan suatu data ( classification). • Untuk mempermudah dalam pemberkasan baik dalam sistem ataupun tempatnya. • Untuk memberikan kemudahan dalam penertiban prosedur dan tata kerja. • Menjadi alat pemberian instruksi. • Menjadi alat perencanaan, sebab di dalamnya terdapat data dan fakta baik yang bersifat kuantitatif ataupun kualitatif.

• Sebagai alat dalam mengkontrol dan evaluasi baik kuantitatif ataupun kualitatif. Fungsi Teks Formulir Secara umum formulir berisi data atau informasi yang sifatnya tetap.

Adapun fungsi dari teks formulir yakni: • Mencari sebuah informasi tertentu. • Mengumpulkan data-data yang sama. • Mengemukakan suatu informasi yang sama pada beberapa bagian yang tidak sama. • Menjadi sebuah bukti fisik.

• Sebagai dasar dari suatu panduan untuk bekerja. • Menetapkan tanggung jawab terhadap terjadinya transaksi bisnis. • Merekam suatu data transaksi. • Mengurangi kekeliruan suatu pesan dibandingkan jika disampaikan secara lisan. • Menjadi media komunikasi antar individu/bagian/organisasi. Struktur Teks Formulir Adapun struktur atau bagian-bagian dari teks formulir yakni: • Kepala ( Heading), berisi mengenai nama lembaga, alamat hingga nomor telepon.

• Instruksi ( Instruction), berisikan informasi mengenai tata cara pengisian formulir dengan tepat dan benar. • Badan ( Body), berisi mengenai data-data keterangan yang harus diisi secara lengkap, seperti nama lengkap, alamat tempat tinggal, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, pendidikan dan lain sebagainya.

• Penutup ( Closing), berisi tempat dan tanggal pengisian formulir mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan nama lengkap serta tanda tangan. Selain itu, teks formulir yang digunakan untuk kepentingan pelaksanaan pekerjaan administratif sebaiknya harus memiliki desain efisien dan ekonomis. Formulis yang berlaku di Indonesia memiliki ciri khas pada desainnya, yakni dirancang dengan baik agar dapat digunakan secara efisien dengan memperhatikan beberapa aturan umum, yakni: • Menggunakan lembar ganda atau rangkap dan juga carbon/ carbonless paper.

mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan

• Harus menghindari duplikasi data, pada form yang sama atau form lainnya. • Harus terlihat sederhana dan ringkas. Mudah untuk dipahami dan ditentukan tujuan penggunaannya. • Sebaiknya mencantumkan nomor dan nama. • Menggunakan kartu atau ukuran kertas yang standar.

• Menggunakan terminologi berstandar dalam instruksi. • Items ada baiknya disusun pada formulir dengan urutan yang tepat. Contoh Teks Formulir Contoh Formulir Pendaftaran Anggota Seminar FORMULIR PENDAFTARAN SEMINAR DAN PELATIHAN KITA BISA JAKARTA JAKARTA, 23 – 24 AGUSTUS 2011 Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama :………………………………………………………………………………………… Instansi :………………………………………………………………………………………… Alamat :………………………………………………………………………………………… No.

HP :…………………………………………………………………………………………. Menyatakan bersedia hadir pada acara Seminar Dan Pelatihan Kita Bisa di Jakarta. Berkaitan dengan registrasi peserta, kami sampaikan informasi sebagai berikut: • Peserta mohon untuk mengirimkan lembar pendaftaran ke sekretariat panitia (via fax.

(021) 01294825 atau email), paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum acara. • Membayar kontribusi pilihan Paket Pembayaran dengan mentransfer 7 (tujuh) hari sebelumnya melalui rekening panitia ke Bank BNI Cabang Gatot Subroto Jakarta dengan nomor rekening 051938526 atas nama Rudi Ariyanto. Pilihan Paket Pembayaran: Paket I: Rp650.000 • Seminar dan Workshop Kit. • 4X snack + 4x makan. • Penginapan di Wisma Inn 1 kamar 2 orang, untuk tanggal 23 Agustus 2011.

• City Tour.

mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan

• Sertifikat. Paket II: Rp300.000 • Seminar dan Workshop Kit. • 2X snack + 1X makan. • Sertifikat. ……………,………………………2011 Hormat Kami, ……………………………………………. Contoh Formulir Pendaftaran Anggota Organisasi ORGANISASI PECINTA Mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan FORMULIR PENDAFTARAN Nama Lengkap :……………………………………………………………………………………….

Nama Panggilan :……………………….……………………………………………………………. Tempat, Tanggal Lahir :……………….…………………………………………………….……. No. HP :………………………………………………………………………………………………….… Alamat Tinggal :…………………………………………………………………………………….…. Golongan Darah :…………………………………………………….…………………………….…. Agama :………………………………………………………………………………………. Menyatakan siap untuk mengikuti seluruh kegiatan DIKLAT yang diadakan oleh MAPALA dan bertanggung jawab atas segala sesuatu kejadian yang terjadi pada diri saya sendiri di luar kemampuan manusia.

Peserta, ……….,……………………. ( ___________________________) (Nama Jelas dan Lengkap)
TRIBUNPADANG.COM - Mengapa formulir itu kita butuhkan? Kapan kita mengisi formulir? Pertanyaan tersebut merupakan soal Tema 5 Kelas 6 SD/MI halaman 12 sampai 14, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi 2018.

Halaman 12 - 13 - 14 tersebut merupakan materi Pembelajaran 1, Subtema 1 Kerja Keras Berbuah Kesuksesan, Tema 5 Wirausaha. Berikut kunci jawaban Tema 5 Kelas 6 halaman 12 - 13 - 14: Mengapa formulir itu kita butuhkan? Jawaban: Karena menjadi syarat untuk bisa mengikuti suatu kegiatan. Kapan kita mengisi formulir? Jawaban: Ketika akan mengikuti suatu kegiatan atau akan menjadi anggota suatu organisasi.

KLIK LINK DI BAWAH UNTUK JAWABAN LENGKAPNYA: Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 5 Kelas 6 Halaman 3 4 5 6 7 8 10 12 13 14, Pembelajaran 1 Subtema 1 (TribunPadang.com)
Daftar isi • Pengertian Formulir • Apa Saja Fungsi Formulir? • Jenis-Jenis Formulir • Cara Membuat Formulir dengan Mudah • • 1. Tentukan Tujuan Dasar Mengapa Formulir itu Dibuat • 2.

Tentukan Data Apa Saja yang Harus Terekam • 3. Buat Formulir Dengan Struktur yang Benar • 4. Buat Instruksi atau Petunjuk Pengisiannya mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan 5. Cek Ulang Formulir Pengertian Formulir Meskipun formulir sudah familiar didengar, tetapi terkadang masih saja ada yang belum banyak yang begitu mengerti tentang formulir ini.

Jadi, menurut KBBI, pengertian formulir adalah lembar isian yang berisi berbagai jenis data yang kemudian diserahkan ke bagian pendaftaran. Pendaftaran disini sangat luas, bisa mendaftar sekolah, bekerja, bergabung dengan organisasi, maupun untuk mendaftar lomba.

Sebenarnya, formulir berasal dari Bahasa Belanda, yaitu formulier. Kata tersebut berarti kertas berisi berbagai pertanyaan formal yang harus diisi. Jadi, pertanyaan yang ada di formulir ini biasanya bersifat formal atau informasi umum mengenai Anda.

Contohnya saja nama lengkap, tempat tanggal lahir dan sebagainya. Apa Saja Fungsi Formulir?

mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan

Mungkin Anda sempat bertanya-tanya mengenai apa fungsi formulir sebenarnya? Mengapa pertanyaan di dalam formulir rata-rata selalu sama walau berbeda instansi? Tentu saja jawaban dari pertanyaan dalam formulir tersebut sangat bermanfaat bagi suatu instansi. Berikut ini beberapa fungsi atau manfaat formulir: 1. Untuk mendapatkan suatu informasi tertentu yang diperlukan oleh suatu instansi dari diri Anda.

Contohnya saja formulir untuk mendaftar pada acara seminar atau pelatihan. Biasanya ada pertanyaan mengenai nomor handphone. Informasi ini diperlukan dan dicari oleh pihak panitia agar mudah saat ingin menghubungi peserta jika ada informasi terbaru. 2. Mengumpulkan data-data yang sama agar lebih mudah dalam mengelompokkan pengisi formulir Contohnya adalah formulir acara penjelajahan alam atau pendaftaran anggota pecinta alam.

Dari formulir tersebut, panitia bisa mengelompokkan peserta berdasarkan riwayat penyakit atau phobia, sehingga lebih mudah mengontrol atau menempatkan mereka. 3. Dapat dijadikan sebagai bukti fisik.

Formulir juga sangat dibutuhkan sebagai bukti fisik. Misalnya saja saat membuat laporan pertanggung jawaban atau bukti fisik jika seseorang pernah mendaftarkan diri.

4. Merekam suatu bukti dari transaksi. Apabila formulir digunakan dalam dunia transaksi atau jual beli, maka formulir bisa menjadi alat bukti terjadinya transaksi.

5. Mengurangi kesalahan pemesanan atau pengiriman barang. Ini bisa terjadi saat formulir digunakan oleh penjual online shop atau penjual yang melayani berbagai konsumen dari berbagai kota. Dari formulir tersebut akan tertera jelas siapa membeli apa lengkap dengan alamatnya. Berdasarkan beberapa fungsi-fungsi formulir di atas, maka terdapat beberapa jenis jenis formulir. Apa Itu PDF (Portable Document Format)?

Pengertian Microsoft Office Pengertian E-Learning Jenis-Jenis Formulir Berikut ini beberapa jenis atau macam macam formulir berdasarkan fungsinya: • Formulir permohonan pembuatan KTP • Formulir permohonan pembuatan SIM • Formulir tabungan • Formulir data pribadi • Formulir keanggotaan perpustakaan • Formulir keanggotaan suatu organisasi • Formulir pendaftaran sekolah atau kuliah • Formulir pendaftaran lomba. • Dsb. Cara Membuat Formulir dengan Mudah Setelah mengetahui pengertian formulir dan juga fungsinya, ada baiknya Anda juga mengetahui bagaimana cara membuat formulir.

Membuat formulir sebenarnya sangat mudah asalkan memahami setiap langkahnya. Nah, berikut ini beberapa langkah membuat formulir: 1. Tentukan Tujuan Dasar Mengapa Formulir itu Dibuat Hal ini penting untuk dipikirkan sebelum berlanjut ke langkah pembuatan formulir karena isi formulir menyesuaikan tujuannya. Contohnya formulir pendaftaran sekolah isinya akan berbeda dari pendaftaran untuk organisasi. 2. Tentukan Data Apa Saja yang Harus Terekam Sekali lagi, data yang dimasukkan ke dalam formulir harus menyesuaikan dengan tujuan formulir tersebut.

Contoh dari data umum yang dimasukkan dapat berupa nama dan tempat tanggal lahir. Jika untuk organisasi atau acara khusus, bisa dimasukkan juga pertanyaan khusus yang berhubungan dengan organisasi tersebut. 3. Buat Formulir Dengan Mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan yang Benar Jangan membuat formulir secara asal.

Meskipun data atau informasi yang dibutuhkan bisa tergali namun kesalahan ini akan menyulitkan Anda sendiri nantinya. Bukan tidak mungkin Anda akan mengalami kesulitan saat merekap data di dalamnya. Nah, struktur formulir yang benar adalah sebagai berikut: • Kepala Formulir atau heading yang berisi nama, alamat dan nomor telfon lembaga. • Instruksi atau petunjuk pengisian formulir • Badan formulir yang berisi data-data yang diminta • Penutup bisa berupa tAnda tangan pengisi formulir atau hal lainnya.

4. Buat Instruksi atau Petunjuk Pengisiannya Instruksi pengisian formulir dapat diletakkan di bawah kepala formulir.

mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan

Arahan atau petunjuk pengisian ini bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Pastikan Anda menggunakan bahasa yang singkat dan mudah dipahami oleh pengisi formulir nantinya. 5. Cek Ulang Formulir Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam formulir tersebut.

Anda bisa cek sekali lagi formulir yang sudah dibuat. Mulai dari kesesuaian isi hingga typo atau kesalahan pengetikkan. Bagaimana, Sudah Siap Membuat Formulir? Demikian penjelasan mengenai pengertian formulir, fungsi serta bagaimana cara membuat formulir. Ternyata, formulir yang sering kita jumpai ini mempunyai format atau aturan juga, ya?Mengisi formulir pendaftaran - come back sahabat kunci jawaban kurikulum 2013, wow wow dan wow wow Pada hari yang cerah ini saya akan sharing sharing tentang Mengisi formulir pendaftaran semoga yang saya update ini yang kalian tunggu tunggu dan kalian juga bisa reques yg lainnya selamat menikmati Mengisi formulir pendaftaran, saya telah menyediakan artikel ini khusus untuk kalian semua dari awal lagi sampai akhir Mengisi formulir pendaftaran.

mudah-mudahan isi postingan kurikulum 2013 yang saya tulis ini dapat anda pahami.

mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan

okelah, ini dia materinya. Judul yang anda cari : Mengisi formulir pendaftaran link : Mengisi formulir pendaftaran b) Bagian tubuh formulir yang berisi antara lain : • Nama lengkap : silahkan diisi dengan nama anda, • Tempat tanggal lahir : berisi tempat, tanggal-bulan-tahun lahir anda, • Jenis kelamin : silahkan isi dengan jenis kelamin anda (laki-laki/perempuan), • Agama : Isi dengan agama anda, • Pendidikan : tuliskan pendidikan terakhir anda, • Alamat rumah : tuliskan alamat rumah anda dengan lengkap, • Keterangan Lain : tuliskan keterangan lain yang dibutuhkan, misalnya No.

telp, e-mail, dan lain-lain. Formulir harus diisi dengan data yang sebenarnya, bukan rekayasa atau sesuai dengan identitas yang dimiliki oleh pengisi formulir.

Pengisian formulir harus jelas, benar dan lengkap. Gunakan huruf yang jelas misalnya gunakan huruf cetak. Hindarilah coretan-coretan dalam formulir karena coretan-coretan tersebut akan menimbulkan keraguan akan keaslian data yang anda tulis. FORMULIR PENDAFTARAN NASABAH 1.

Nama Lengkap 2. Tempat, Tanggal Lahir 3. Jenis Kelamin 4. Alamat Rumah 5. Pendidikan 6. Tangal dan bulan membuka tabungan Contoh Soal 1 : Ada seorang perempuan tinggal di Jalan Surabaya 10, Menteng, Jakarta Pusat.

Ia akan mendaftar menjadi anggota Klub Jantung Sehat. Ia bernama Aminah lahir di Bandung pada tanggal 10 Mei 1995. Ia bekerja sebagai karyawati di sebuah toko pakaian.

Pengisian formulir yang tepat adalah. FORMULIR PENDAFTARAN KLUB JANTUNG SEHAT 1. Nama Lengkap 2. Tempat, Tanggal Lahir 3. Jenis Kelamin 4. Alamat Rumah 5. Pekerjaan Mendaftarkan diri sebagai anggota Klub Jantung Sehat.

Sekian materi kurikulum 2013 Mengisi formulir pendaftaran, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sekian postingan kurikulm 2013 kali ini semoga kalian bisa kembali lagi ke sini dan mengajak teman kalian menuju ke sini supaya saya lebih semangat lagi untuk update artikel maka sebarkan link blog ini dan jangan lupa untuk komentar bisa melalui facebook juga lho komentarnya mengapa formulir pendaftaran dibutuhkan dalam kegiatan.

Cara Buat Formulir PPDB Online dan Bukti Pendaftaran Masuk Ke Email Pendaftar Otomatis




2022 www.videocon.com