Adagium adalah

adagium adalah

★ Pencarian populer hari ini lirih,luruh,papah,tapak,larah,remang aktivitas-atau-aktifitas sinonim izin-atau-ijin cecak halalbihalal aktifitas cari abjad-atau-abjat komoditi-atau-komoditas dedikasi akomodasi interpretasi zaman-atau-jaman cabai-atau-cabe justifikasi apotek-atau-apotik komprehensif implikasi miliar-atau-milyar azan-atau-adzan andal-atau-handal gendala antre-atau-antri efektifitas-atau-efektivitas tapaktilas aktivitas analisis efektif detail-atau-detil adagium adalah signifikan analisis-atau-analisa integrasi respons resiko kapasitas elite-atau-elit eksistensi praktik-atau-praktek kerja implisit cegak bokek implementasi acuh amfibi-atau-amphibi formal-atau-formil ce bani ★ Mana penulisan kata yang benar?

✔ Tentang KBBI daring ini Aplikasi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ini merupakan KBBI Daring (Dalam Jaringan / Online tidak resmi) yang dibuat untuk memudahkan pencarian, penggunaan dan pembacaan arti kata (lema/sub lema). Berbeda dengan adagium adalah situs web ( website) sejenis, kami berusaha memberikan berbagai fitur lebih, seperti kecepatan akses, tampilan dengan berbagai warna pembeda untuk jenis kata, tampilan yang pas untuk segala perambah web baik komputer desktop, laptop maupun telepon pintar adagium adalah sebagainya.

Fitur-fitur selengkapnya bisa dibaca dibagian Fitur KBBI Daring. Database Utama KBBI Daring ini masih mengacu pada KBBI Daring Edisi III, sehingga isi (kata dan arti) tersebut merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (dahulu Pusat Bahasa). Diluar data utama, kami berusaha menambah kata-kata baru yang akan diberi keterangan tambahan dibagian akhir arti atau adagium adalah dengan "Definisi Eksternal".

Semoga semakin menambah khazanah referensi pendidikan di Indonesia dan bisa memberikan manfaat yang luas. Aplikasi ini lebih bersifat sebagai arsip saja, agar pranala/tautan ( link) yang mengarah ke situs ini tetap tersedia.

Untuk mencari kata dari KBBI edisi V (terbaru), silakan merujuk ke website resmi di kbbi.kemdikbud.go.id ✔ Fitur KBBI Daring • Pencarian satu kata atau banyak kata sekaligus • Tampilan yang sederhana dan ringan untuk kemudahan penggunaan • Proses pengambilan data yang sangat cepat, pengguna tidak perlu memuat ulang ( reload/refresh) jendela atau laman web ( website) untuk mencari kata berikutnya • Arti kata ditampilkan dengan warna yang memudahkan mencari lema maupun sub lema.

Berikut beberapa penjelasannya: • Jenis kata atau keterangan istilah semisal n (nomina), v (verba) dengan warna merah muda (pink) dengan garis bawah titik-titik.

adagium adalah

Arahkan mouse untuk melihat keterangannya (belum semua ada keterangannya) • Arti ke-1, 2, 3 dan seterusnya ditandai dengan huruf tebal dengan latar lingkaran • Contoh penggunaan lema/sub-lema ditandai dengan warna biru • Contoh dalam peribahasa ditandai dengan warna oranye • Ketika diklik hasil dari daftar kata "Memuat", hasil yang sesuai dengan kata pencarian akan ditandai dengan latar warna kuning • Menampilkan hasil baik yang ada di dalam kata dasar maupun turunan, dan arti atau definisi akan ditampilkan tanpa harus mengunduh ulang data dari server • Pranala ( Pretty Permalink/Link) yang indah dan mudah diingat untuk definisi kata, misalnya : • Kata 'rumah' akan mempunyai pranala ( adagium adalah di https://kbbi.web.id/rumah • Kata 'pintar' akan mempunyai pranala ( link) di https://kbbi.web.id/pintar • Kata 'komputer' akan mempunyai pranala ( link) di https://kbbi.web.id/komputer • dan seterusnya Sehingga diharapkan pranala ( link) tersebut dapat digunakan sebagai referensi dalam penulisan, baik di dalam jaringan maupun di luar adagium adalah.

• Aplikasi dikembangkan dengan konsep Responsive Design, artinya tampilan situs web ( website) KBBI ini akan cocok di berbagai media, misalnya smartphone ( Tablet pc, iPad, iPhone, Tab), termasuk komputer dan netbook/laptop.

Tampilan web akan menyesuaikan dengan ukuran layar yang digunakan. • Tambahan kata-kata baru diluar KBBI edisi III • Penulisan singkatan di bagian definisi seperti misalnya: yg, dng, dl, tt, dp, dr dan lainnya ditulis lengkap, tidak seperti yang terdapat di KBBI PusatBahasa.

✔ Adagium adalah Tambahan Tidak semua hasil pencarian, terutama jika kata yang dicari terdisi dari 2 atau 3 huruf, akan ditampilkan semua. Jika hasil pencarian dari daftar kata "Memuat" sangat banyak, maka hasil yang dapat langsung di klik akan dibatasi jumlahnya.

adagium adalah

Selain itu, untuk pencarian banyak kata sekaligus, sistem hanya akan mencari kata yang terdiri dari 4 huruf atau lebih. Misalnya yang dicari adalah "air, minyak, larut", maka hasil pencarian yang akan ditampilkan adalah minyak dan larut saja. Untuk pencarian banyak kata sekaligus, bisa dilakukan dengan memisahkan masing-masing kata dengan tanda koma, misalnya: ajar,program,komputer (untuk mencari kata ajar, program dan komputer). Jika ditemukan, hasil utama akan ditampilkan dalam kolom "kata dasar" dan hasil yang berupa kata turunan akan ditampilkan dalam kolom "Memuat".

Pencarian banyak kata ini hanya akan mencari kata dengan minimal panjang 4 huruf, jika kata yang panjangnya 2 atau 3 huruf adagium adalah kata tersebut akan diabaikan.

adagium adalah

Edisi online/daring ini merupakan alternatif versi KBBI Offline yang sudah dibuat sebelumnya (dengan kosakata yang lebih banyak). Bagi yang ingin mendapatkan KBBI Offline (tidak memerlukan koneksi internet), silakan mengunjungi halaman web ini KBBI Offline. Jika ada masukan, saran dan perbaikan terhadap kbbi daring ini, silakan mengirimkan ke alamat email: ebta.setiawan -- gmail -- com Kami sebagai pengelola website berusaha untuk terus menyaring iklan yang tampil agar tetap menampilkan iklan yang pantas.

Tetapi jika anda melihat iklan yang tidak sesuai atau tidak pantas di website kbbi.web.id, ini silakan klik Laporkan Iklan [{"x":1,"w":"adagium","d":"ada·gi·um<\/b> n<\/em> pepatah; peribahasa: sebuah -- Latin menyatakan “Ubi societas ibi justicia”<\/em>, artinya di mana ada masyarakat dan kehidupan di sana ada hukum (keadilan)","msg":""}] Berikut ini adalah Arti, Makna, Pengertian, Definisi dari kata " adagium" menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) online dan menurut para ahli bahasa.Arti kata Adagium - ada-gi-um n pepatah; peribahasa: sebuah -- Latin menyatakan “Ubi societas ibi justicia”, artinya di mana adagium adalah masyarakat dan kehidupan di sana ada hukum (keadilan) a - Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat, nomina atau Pronomina v - Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja n - Adagium adalah Bentuk Kata benda ki - Merupakan Bentuk Kata kiasan pron - kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya cak - Bentuk kata percakapan (tidak baku) ark - Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan adv - Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain, atau kalimat Jw - Jawa, adalah bahasa Jawa p - partikel, kelas kata yang meliputi kata depan, kata sambung, kata seru, kata sandang, ucapan salam hor - ragam hormat, ragam resmi kas - kasar, ragam yang tidak sopan kl - klasik, kesusasraan Melayu Klasik Adm - administrasi dan kepegawaian num - numeralia, kata bilangan Dok - kedokteran dan fisiologi El - elektronika, kelistrikan dan teknik elektronika Idt - perindustrian dan kerjinan Kom - ilmu komunikasi, publisistik dan jurnalistik Pet - petrologi serta minyak dan gas bumi Pol - politik dan pemerintahan Ek - ekonomi dan keuangan Geo - geografi dan geologi -- - Pengganti kata "signifikan" ki - kiasan Jk - Melayu - Jakarta Mal - Melayu - Malaysia Bl - Bali Bt - Batak Dy - Sayak Jw - Jawa Lp - Lampung Mdr - Madura Mk - Minangkabau Mn - Minahasa Mnd - Menado Plb - Palembang Sd - Sunda Ar - Arab Bld - Belanda Cn - Cina Ing - Inggris It - Italia Jm - Jerman Jp - Jepang Lt - Latin Par - Parsi Prt - Portugis Skot - Skotlandia Skt - Sanskerta Sp - Spanyol Yn - Yunani Anat - anatomi Antr - antropologi Ark - Arkeologi Ars - arsitektur Astrol - astrologi Astron - astronomi Bakt - bakteriologi Bio - biologi Bot - botani Bud - agama - Budha Dag - perdagangan Dem - demografi Dik - pendidikan Dirg - kedirgantaraan Ent - entomologi Far - farmasi Fil - filsafat Filol - folologi Fis - fisika Graf - grafika Hid - hidrologi Hidm - hidrometeorologi Hin - agama - Hindu Hub - perhubungan Huk - hukum Hut - kehutanan Ikn - perikanan Isl - agama - Islam Kap - perkapalan Kat - agama - Katolik Kim - kimia Komp - komputer Kris - agama - Kristen Lay - pelayaran Ling - linguistik Man - manajemen Mat - matematika Mek - mekanika Met - meteorologi Metal - matalurgi Mik - mikologi Mil - kemiliteran Min - mineralogi Mus - musik Olr - olahraga Psi - psikologi Sas - susastra - (sastra) Sen - kesenian Sos - sosiologi Stat - statistik Tan - pertanian Tas - tasawuf Tek - teknik telekom - telekomunikasi Terb - penerbangan Tern - peternakan Zool - zoologi - adagium adalah - - - - Sekilas Arti Kata adagium di Kamus besar Bahasa Indoensia KBBI online atau (kamus besar bahasa Indonesia) daring - yang diluncurkan pada tahun 2016 ini adalah situs yang sengaja dibangun untuk membantu mempermudah pengguna dalam mencari arti kata bahasa Indonesia, dari ribuan kata dijadikan satu dan terorganisir serta tersusun dengan rapi sehingga ketika pengguna mencari sebuah kata didalam situs ini akan lebih mudah.

bisa menggunakan form pencarian dan kategori berdasarkan huruf/abjad. anda bisa mencari berbagai kata bahasa Indonesia - yang sudah terdaftar di kementrian pendidikan Indonesia (kemdikbud) didalam situs ini, dengan cara mencari di kolom pencarian ketikkan apa yang adagium adalah cari nanti akan muncul hasilnya.

jika beberapa kata tidak muncul - mungkin yang anda cari adalah kata baru, silahkan anda kirim/request ke admin agar diupdate kata yang anda cari di database situs KBBI online ini.

dihalaman utama situs ini - menampilkan adagium adalah thumbnail gambar yang menjadi cirihas situs ini, sehingga enak dilihat dan dibaca saat pertama pengunjung mengunjungi halaman utama situs ini, dalam konten thumbnail tersebut ialah konten terbaru yang diupdate di situs KBBI ini, sehingga anda akan melihat update kata yang baru kami update.

Fitur random link - selain itu dihalaman utama situs KBBI online ini ada juga link random, atau judul arti kata yang kami sajikan secara random, sehingga ketika pengunjung merefresh halaman utama maka link-link tersebut akan berubah, ini akan membuat pengalaman pencarian kata anda akan lebih banyak, ini juga bisa menjadi suggestion anda dalam memperluas pengetahuan didalam mempelajari bahasa Indonesia yang mungkin belum anda ketahui sebelumnya.

adagium adalah

pagination/navigasi halaman - ini sangat penting sekali untuk situs yang memiliki konten ribuat seperti situs KBBI online ini, kami memberikan UI yang semaksimal mungkin untuk pengalaman penggua agar lebih flexible dan enak saat mengunjungi situs ini, maka dari itu kami memberikan adagium adalah pagination yang lengkap, mulia dari abjad A-Z hingga perurutan nomor halaman.

sehingga ketika anda mencari kata yang hasilnya banyak anda tinggal mengklik navigasi. perencanaan - kedepannya kami ingin situs ini mejadi wadah pengguna Internet yang mencari arti kata pribahasa indonesia yang paling lengkap dengan data yang uptodate dan relevan hasilnya.

Teknologi 2.0 - 4.0 - seiring perkembangan jaman dan terknologi 2.0 kami mencoba memberikan UI/user interface yang bisa menyesuaikan adagium adalah pengguna, seperti menggunakan smartphone, tablet dan perangkat lainnya, situs adagium adalah mendukung berbagai perangkat sehingga akan mudah diakses dan lebih adagium adalah.

kami juga menggunakan halaman AMP yang disarankan oleh google untuk pengguna smartphone. sehingga kecepatan situs saat diakses menjadi lebih cepat daripada situs yang tidak menggunakan halaman AMP. untuk mencobanyanya anda bisa menambahkan garis miring dan "AMP" contoh: https://artikbbi.com/puisi/amp/ UI user interface - selain UI (user interface) yang nyaman untuk pengguna segala jenis perangkat, kami juga berusaha untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik, maka dari itu kami meluncurkan bebeapa adagium adalah yang tidak ada disitus manapun.

yaitu (jump link: link anchor yang jika anda klik akan menampilkan informasi tertentu sesuai dengan parameter dan informasi yang kami sediakan) kami juga menerima saran dan kritikan dari pengguna situs ini, melalui kontak form sehingga kami bisa tau kekurangan kami dan kami bisa mengkoreksinya sehingga bisa menjadi lebih baik lagi. Iklan / Advertise - yang terahir adalah jika anda melihat iklan di situs ini, iklan sengaja kami pasang disitus kamus besar bahasa Indoensia (KBBI) ini untuk perawatan dan pembiayaan situs ini agar selalu eksis bisa online, karena kami bukan sebuah perusahaan sehingga kami membutuhkan dana sendiri untuk membiayai situs ini, dari segi perawatan server dan juga maintenance jika ada troubleshoot dan perpanjangan nama domain.

Donasi - jika anda merasa situs ini bermanfaat dan anda ingin membantu keberlangsungan onlinennya situs KBBI ini, silahkan anda kontak admin untuk donasi, lebih detainya lewat form kontak yang tersedia.
“Pelan dan mantap memenangkan perlombaan” adalah pepatah populer.

Pepatah adalah pepatah filosofis pendek yang telah mendapatkan popularitas melalui penggunaan umum dan jangka panjang. Sebagian besar, jika tidak semua pepatah, adalah fakta, pengalaman, dan pengamatan umum yang telah dibuat menjadi frasa untuk penggunaan mimesis dalam bahasa vernakular.

Pepatah umum juga dapat menggunakan skeptisisme atau komentar moral adagium adalah menyampaikan maksud mereka. Karena mereka telah menjadi cara untuk jangka waktu yang sangat lama, dapat diasumsikan bahwa mereka melambangkan proses pemikiran kolektif dan kebijaksanaan filosofis dari seluruh masyarakat. Sejarah Adagium Adagium telah umum dan digunakan secara luas sejak abad pertengahan. Telah dikomentari bahwa Aesop’s Fables mungkin merupakan kumpulan atau kompilasi dari pepatah-pepatah pertama, meskipun ia sendiri tidak memberi judul demikian.

Koleksi pertama dari pepatah yang secara eksklusif berhubungan dengan mereka telah dikreditkan ke Desiderius Erasmus, seorang kompiler Belanda, yang menerbitkan koleksinya, Adagia, pada abad keenam belas. Belakangan, banyak koleksi lain diterbitkan. Selama era cararn, pepatah, tabungan, dan barang-barang gratis lainnya dikumpulkan dan disusun oleh Oxford University Press dalam satu volume.

Perbedaan Antara Adages dan Klise Pepatah dibedakan adagium adalah maksim, aforisme, dan epigram. Semua klise dan truisme juga merupakan pepatah, namun, mereka dibedakan dari istilah induknya dengan fakta bahwa klise biasanya digunakan secara berlebihan dan pepatah tidak. Contoh umum dari hal ini adalah pepatah “lambat dan mantap memenangkan perlombaan”, yang telah diubah menjadi “tergesa-gesa membuat sampah”, yang telah terlalu sering digunakan hingga menjadi ekspresi usang.

Oleh karena itu diklasifikasikan sebagai klise. Dari Adage ke Hukum Kadang-kadang, pepatah yang khusus untuk suatu situasi dapat diberi nama yang tepat dan ketika ini terjadi, pepatah khusus itu kemudian disebut hukum. Contoh umum dari hal ini adalah istilah “Hukum Murphy”, yang berasal dari sebuah pepatah. Tetapi, melalui penggunaan yang berkelanjutan, itu berkembang menjadi ekspresi dengan nama yang tepat, karenanya menjadi hukum.

Meskipun umum untuk memberikan nama yang tepat untuk pepatah hanya setelah mereka telah digunakan untuk waktu yang lama, beberapa undang-undang telah diberi nama dari waktu perumusan mereka dalam bahasa.

Beberapa pepatah bisa menjadi slogan atau mantra. Evolusi ini tidak memerlukan katalis tertentu untuk terjadi; melainkan tergantung pada orang, komunitas atau badan hukum yang mengadopsi pepatah tersebut. Contoh penggunaan tersebut adalah adopsi “tidak ada rasa sakit, tidak ada keuntungan” oleh binaragawan cararn dan atlet lainnya sebagai mantra mereka.

adagium adalah

Fungsi Adagium Meskipun fungsi yang paling umum dari pepatah di masa adagium adalah adalah untuk mengajar dan menginstruksikan orang lain tentang pengamatan filosofis yang paling umum dari generasi masa lalu, penggunaannya dalam sastra telah meningkatkan pepatah umum.

Ini sekarang umum digunakan dalam sastra tinggi, pidato, dan percakapan formal. Adopsi mereka oleh perusahaan dan organisasi masyarakat telah membantu mereka menemukan jalan mereka ke dalam budaya pop arus utama.

Misalnya, Pramuka telah mengadopsi pepatah “Bersiaplah”, sementara Angkatan Bersenjata Amerika Serikat telah mengadopsi “Jadilah semua yang Anda bisa” sebagai moto mereka. • Rumah • Masyarakat • Apa itu Adagium? Pengertian adagium adalah: Subjek Definisi Linguistik ? adagium : Pepatah atau peribahasa sastra. ? adagium : Ungkapan tradisional yang diterima sebagai suatu kebenaran. Contoh “orang sabar kekasih Allah”. Adagium ada hubungannya dengan istilah lain yang menyatakan suatu kebenaran umum seperti aforisme, maksim, pepatah dan peribahasa.

Di dalam teks-teks sastra, khususnya fiksi dan drama, adagium sering ditemukan dalam dialog para tokohnya. Kamus Definisi Bahasa Indonesia (KBBI) ? adagium : ada.gi.um [n] pepatah; peribahasa: adagium adalah — Latin menyatakan "Ubi societas ibi justicia"artinya di mana ada masyarakat dan kehidupan di sana ada hukum (keadilan) Definisi ? adagium : kb, peribahasa. Sinonim adagium n aforisme, pepatah, perbahasaan, peribahasa, pepatah, petitih Glosarium.org versi April 2019 ✰ Glosarium.org adalah website belajar online.

tentang Glosarium kamus kosa kata bebas yang dimuat dari banyak sumber dan referensi di internet. ✰ Berdasarkan kategori bidang khusus dan mata pelajaran. ✰ Referensi rata-rata minimal 2 bidang/mata pelajaran per kata. ✰ Lengkap lebih dari 200+ bidang dan mata pelajaran ada di Adagium adalah ✰ Tanpa website mirror/kloningan ampas ✰ AMP, akses glosarium.org lewat Google Search mobile lebih cepat.

✰ Konten berorientasi manusia, mendahulukan penyampaian maksud yg dapat dimengerti manusia daripada mesin pencari. ✰ 2021, glosarium.org 3x lebih cepat.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adagium/ada·gi·um/ n adalah pepatah; peribahasa.

Yang dimaksud dengan adagium adalah kata yang memiliki arti. Adagium biasanya ada dalam kamus atau glossary berikut ini untuk penjelasan apa arti makna dan maksudnya.

adagium adalah

Linguistik = adagium : Pepatah atau peribahasa Sastra = adagium : Ungkapan tradisional yang diterima sebagai suatu kebenaran. Contoh “orang sabar kekasih Allah”. Adagium ada hubungannya dengan istilah lain yang menyatakan suatu kebenaran umum seperti aforisme, maksim, pepatah dan peribahasa. Di dalam teks-teks sastra, khususnya fiksi dan drama, adagium sering ditemukan dalam dialog para tokohnya. Adagium artinya pepatah atau peribahasa, yang umumnya berbahasa latin dan Bahasa Inggris.

Kata-kata ini sudah lama diucapkan, namun oleh orang-orang bijak, dan sampai saat ini adagium-adagium ini sering digunakan dan menjadi salah satu acuan dalam membuat peraturan. • Ubi Societas ibi Justicia arrtinya : dimana ada masyarakat dan kehidupan, disana ada hukum (keadilan). • Fiat justicia ruat caelum artinya : Keadilan harus ditegakkan, meskipun langkit akan runtuh. “Sebagai tambahan, ungkapan ini diucapakan oleh Lucius Calpurnius Piso Caesoninus (43 SM).

• Justitiae non est neganda, non differenda artinya : Keadilan tidak dapat disangkal atau ditunda. • Lex posterior derogat priori artinya : Undang-undang yang baru menghapus Undang-undang yang adagium adalah. • Unus Testis Nullus Testis artinya : Satu orang saksi bukanlah saksi. “Sebagai tambahan, hal ini terdapat juga dalam pasal 185 ayat adagium adalah KUHAP”. • Vox Populi Vox Dei artinya : Suara rakyat adalah suara Tuhan. • Salus Populi Suprema Lex artinya : Kemakmuran dan kesejahteraan rakyat adalah hukum yang tertinggi pada suatu negara.

• Lex Specialis derogat legi Generalis artinya : Aturan hukum khusus mengesampingkan aturan hukum yang umum. • Facinus quos Inquinat Aequa artinya : Kesalahan selalu melekat pada orang yang berbuat salah.

• In Du bio pro reo artinya : Jika ada keragu-raguan mengenai suatu hal, hakim harus menjatuhkan hukuman yang meringankan terdakwa. • Facta sunt potentiora verbis artinya : Perbuatan atau fakta lebih kuat dari kata-kata. • Ignorantia excusatur non juris sed facti artinya : Ketidaktahuan akan fakta-fakta dapat dimaafkan tetapi tidak demikian halnya adagium adalah akan hukum. • Judex set lex laguens artinya : Sang Hakim adalah hukum yang berbicara.

• Judicia poxteriora sunt in lege fortiora artinya : Keputusan terakhir ialah yang terkuat di mata hukum. • Lex prospcit, non respicit artinya : Hukum melihat ke depan, bukan kebelakang. • Lex semper dabit remedium artinya : Hukum selalu memberi obat. • Lex nemini operatur iniquum, neminini facit injuriam artinya : Hukum tidak memberikan ketidakadilan kepada siapapun dan tidak melakukan kesalahan kepada siapapun.

• Index animi sermo artinya : Cara seseorang berbicara menunjukkan jalan pikirannya. • Absolute sentienfia adagium adalah non indiget artinya : Sebuah dalil yang sederhana tidak membutuhkan penjelasan lebih lanjut. • Culpue poena par esto artinya : Jatuhkanlah hukuman yang setimpal dengan perbuatan. • Filius in utero matris est pars viscerum matrix artinya : Seorang anak di dalam kandungan adalah bagian dari kehidupan ibunya. • Cogitationis poenam nemo patitur artinya : Seseorang tidak dapat dijukum karena apa yang dipikirkannya.

• Juru suo uti nemo cogitur artinya : Tidak seorangpn diwajibkan menggunakan haknya. • Qui tacet consentire videtur artinya : Siapa yang berdiam diri dianggap menyetujui. • Moneat lex, priusquam feriat artinya : Undang-undag harus memberi peringatan dahulu sebelum merealisasikan ancaman yang terkandung di dalamnya. • Ius curia novit artinya : Seorang hakim dianggap tahu akan hukumnya.

• Equum et bonum est lex legum artinya : Apa yang aduk dan baik adalah hukumnya hukum. • Droil ne done, pluis que soit demaunde artinya : Hukum memberi tidak lebih dari yang dibutuhkan.

• Domiunt aliquando leges, nunquam moriuntur artinya : Hukum terkadang tidur, tapi hukum tidak pernah mati. • Lex dura sed ita scripta artinya : Undang-undang itu keras, tetapi ia telah ditulis demikian. • Audi et alteram partematau audiatur et altera pars artinya adagium adalah Para pihak harus didengar, apabila persidangan sudah dimulai, hakim haus mendengar dari kedua belah pihak yang bersengketa, tidak dari satu pihak saja.

• Testimonium de auditu artinya : Kesaksian yang didengar dari orang lain. • Ne bis in idem artinya : Perkara yang sama tidak boleh disidangkan untuk kedua kalinya.

adagium adalah

“Sebagai tambahan, hal ini juga tercantum dalam pasal 76 KUHP. • Similia similibus artinya : Dalam perkara yang sama harus diputus dengan hal yang sama pula.

• Interset reipublicae res judicatoas non rescindi artinya : Adalah kepentingan negara bahwa suatu keputusan tidak dapat diganggu-gugat. • Koop breekt geen huur artinya : Jual-beli tidak memutuskan sewa-menyewa. “Tambahan, dengan dijualnya barang yang disewa, sewa sebelumnya tidak dihapuskan, hal ini tercantum dalam Pasal 1576 KUHPerdata. • Cum aliquis renunciaverit sociatati, solvitur societas artinya : Saat rekan meninggalkan persekutuannya, maka persekutuan tersebut adagium adalah bubar.

• Ignorantia judicis est calanaitax innocentis artinya : Ketidaktahuan hakim adalah suatu kerugian bagi pihak yang tidak bersalah. • Veiligdheid clausule artinya : Apabila dikemudian hari ditemukan kesalahan dalam keputusan, akan diperbaiki sebagaimana mestinya. • Juramentum est indivisinle, et non est admittendum in partly true and partly falsum, artinya : Sebuah sumpah tidak dapat dibagi, sumpah tersebut tidak dapat diterima jika sebagiannya benar dan sebagiannya lagi salah.

• Lex superior derogat legi inferiori, artinya : Aturan hukum yang lebih tinggi mengesampingkan aturan hukum yang lebih rendah tingkatannya. • Lex Nemini Operatur Iniquum, Neminin Facit Injuriam, artinya : Hukum Tidak Memberikan Ketidakadilan Kepada Siapapun Dan Tidak Melakukan Kesalahan Kepada Siapapun.

• Pacta sund servanda artinya : Setiap perjanjian itu mengingat para pihak dan harus ditaati dengan itikad baik pula. • Res nullius credit occupanti artinya : Benda yang ditelantarkan oleh pemiliknya bisa diambil untuk dimiliki. • Judex non putest esse testis in propria cause artinya : Seorang hakim tidak dapat menjadi seorang saksi dalam perkaranya sendiri. • Nemo judex in causa sua artinya : Hakim tidak boleh mengadili dirinya sendiri. • De gustibus non est disputandum artinya : Mengenai selera tidak dapat disengketakan.

• Lex neminem cigit ad impossibilta artinya : Undang-undang tidak memaksakan seseorang untuk melakukan sesuatu yang mustahil. • Van rechtswege nieting, null and void artinya : Suatu proses peradilan yang dilakukan tidak menurut hukum adalah batal demi hukum. • Politiae legius non leges politii adoptandae artinya : Politik harus tunduk pada hukum, bukan sebaliknya. • Het Vermoeden van rechmatigheid artinya : Kebijakan pemerintah harus dianggap benar dan memiliki kekuatan hukum mengikat sampai dibuktikan sebaliknya.

• Nemo plus juris transferre potest quam ipse habet artinya : Tidak seorangpun dapat mengalihkan haknya lebih banyak daripada yang ia miliki. • Heares est cadem persona cum antecessore artinya : Ahli waris sama kedudukannya dengan pendahulunya.

• Cujus est dominium ejus est periculum artinya : Resiko atas suatu kepemilikian ditanggung oleh pemilik. • Clausal rebus sic stantibus artinya : Perjanjian antara negara masih tetap berlaku apabila situasi dan kondisinya tetap sama.

• Judex debet judicare secundum allegata et probata artinya : Seorang hakim harus memberikan penilaian berdasarkan fakta-fakta dan pernyataan. • Ubi jus ibi remedium artinya : Dimana ada hak, disana ada kemungkinan menuntut, memperolehnya atau memperbaikinya apabila hak tersebut dilanggar.

• Presumtion justae cause artinya : Gugatan tidak menunda pelaksanaan keputusan Tata Usaha Adagium adalah. • Errare humanum est, trupe in errore perseverare artinya : Membuat kekeliruan adalah manusiawi, tapi tidak baik untuk terus mempertahankan kekeliruan. • Verba volant adagium adalah manent artinya : Kata-kata biasanya tidak berbekas, tetapi apa yang ditulis tetap ada. • Debet quis juri subjacere rrbi delinquit artinya : Seorang penggugat harus mengacu pada hukum yang berlaku di tempat dia mengajukan gugatan.

• Homo homini lupus, homo homini socius artinya : Manusia adalah adagium adalah bagi manusia lainnya, manusia adalah teman bagi sesamanya. • Id perfectum est quad ex omnibus suis partibus constant artinya : Sesuatu dinyatakan sempura apabila setiap bagiannya sudah lengkap. • Patior est qui prior est artinya : Siapa yang datang pertama, dialah yang beruntung.

• Ut sementem deceris ita metes artinya : Siapa yang menanam sesuatu, dialah yang akan memetik hasilnya. • Summum ius summa injuria artinya : Keadilan tertinggi dapat berarti ketidakadilan tertinggi. • Restitutioin integrum artinya : Kekacauan dalam masyarakat haruslah dipulihkan ke kondisi semua.

adagium adalah

• Nullum delictum nulla poera sine praevia lege poenali artinya : Tiada suatu perbuatan yang dapat dihukum, kecuali ketentuan pidana dalam undang-undang telah ada lebih dahulu adagium adalah perbuatan itu. • Melus est acciepere quam facere injuriam artinya : Lebih baik mengalami ketidakadilan daripada melakukan ketidakadilan. • Resjudicata proveri tate habetur artinya : Setiap putusan hakim atau pengadilan adalah sah, kecuali dibatalkan oleh adagium adalah yang lebih tinggi. • Iudex non ultra petita artinya : Hakim hanya menimbang hal-hal yang diajukan para pihak dan tuntutan hukum yang didasarkan kepadanya.

“Tambahan, seorang hakim tidak boleh memutuskan lebih tinggi daripada apa yang dituntut (petitum), karena hal tersebut akan menimbulkan Ultra Petita. • Hodi mihi cras tibi artinya : Ketimpangan atau ketidakadilan yang menyentuh perasaan tetap tersimpan dalam hati nurani rakyat. • Accipere quid ut justitiam focias non est team accipere quam exiorquere artinya : Menerima imbalan untuk menegakkan keadilan lebih condong ke tindakan pemerasan, bukan hadiah.

• Opinio necessitatis artinya : Keyakinan atas sesuatu menurut hukum itu perlu sebagai syarat timbulnya hukum kebiasaan • Lex rejicit superflua, pugnantia, incongrua artinya : Hukum menolak hal yang bertentangan dan tidak layak. • Juris quidem ignorantium cuique nocere, facti verum ignorantiam non nocere artinya : Pengabaian terhadap hukum akan merugikan semua orang, tetapi pengabaian terhadap fakta tidak. • Iudex ne adagium adalah ex officio artinya : Hakim bersifat pasif menunggu datangnya tuntutan hak yang diajukan kepadanya.

• Le salut du people est la supreme loi artinya : Hukum tertinggi adalah perlindungan masyarakat. • Ei incumbit probatio quidicit, nonqui negat, artinya : Beban dari bukti disandarkan pada orang yang menugaskan tuduhan bukan pada yang menyangkal. • Inde datae leges be fortior omnia posset, artinya : Hukum dibuat agar orang yang kuat punya kekuasaan yang terbatas.

• Ubi societas ibi justicia”, artinya : dimana ada masyarakat dan kehidupan adagium adalah sana ada hukum (keadilan). Bagikan Terbaru • Asas-Asas Hukum Pidana • Terima Kuasa dari PT. Multisarana Mitra Lestari, Tim Pengacara RSP Law Office Gugat Kontraktor BUMN dan Rekanannya ke PN Jakbar • PP No.2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia • Undang-Undang No.2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia • Terbaru : Peraturan Kapolri Tentang Penyidikan Tindak Pidana
Adagium Nomina (kata benda) • Pepatah • Peribahasa.

Contoh: Sebuah adagium latin menyatakan ubi societas, ibi justicia, artinya di mana ada masyarakat dan kehidupan di sana ada hukum (keadilan) Kesimpulan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata adagium adalah pepatah. Arti lainnya dari adagium adalah peribahasa. Contoh: Sebuah adagium latin menyatakan ubi societas, ibi justicia, artinya di mana ada masyarakat dan kehidupan di sana ada hukum (keadilan).Ilustrasi adagium hukum. Sumber: pexels.com Menurut KBBI, adagium adalah pepatah atau peribahasa.

Merujuk definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa adagium sinonim dari ungkapan, pernyataan, dan peribahasa. Bicara soal adagium dalam konteks hukum, ada banyak adagium hukum adagium adalah, baik adagium hukum tentang cinta, adagium hukum tata negara, hingga adagium kehidupan adagium adalah penerapannya yang beririsan dengan hukum. Salah satu adagium yang paling terkenal adalah adagium hukum “lebih baik membebaskan seribu orang yang bersalah daripada menghukum satu orang yang tidak bersalah”.

Adagium ini merupakan tafsiran dari asas In Dubio Pro Reo. Diterangkan dalam Penerapan Asas In Dubio Pro Reo, di Indonesia, asas ini sering digunakan Mahkamah Agung (MA) dalam memutus sebuah perkara. Salah satunya tertuang dalam Putusan MA No. 33 K/MIL/2009. Salah satu pertimbangannya menyebutkan bahwa jika terjadi keragu-raguan apakah terdakwa salah atau tidak, maka sebaiknya diberikan hal yang menguntungkan bagi terdakwa, yaitu dibebaskan dari dakwaan.

Hal ini sesuai asas In Dubio Pro Reo. Ada pula adagium hukum yang diterapkan dalam peraturan perundang-undangan, yakni adagium Unus Testis Nullus Testis yang berarti satu orang saksi bukanlah saksi. Adagium ini tergambar dalam Pasal 185 ayat (2) KUHAP yang menyebutkan bahwa keterangan seorang saksi saja tidak cukup untuk membuktikan bahwa terdakwa bersalah terhadap perbuatan yang didakwakan kepadanya.

Selain dua adagium yang telah disebutkan, masih adagium adalah adagium terkenal lainnya yang perlu diketahui. Berikut 79 adagium hukum terkenal yang dapat dijadikan pedoman. • Absolute sentienfia expositore non indiget - sebuah dalil yang sederhana tidak membutuhkan penjelasan lebih lanjut. • Accipere quid ut justitiam focias non est team accipere quam exiorquere - menerima sesuatu sebagai imbalan untuk menegakkan keadilan lebih condong ke tindakan pemerasan, bukan hadiah.

• Adaequatio intellectus et rei - adanya kesesuaian pikiran dengan objek. Prinsip ini pada dasarnya merupakan rambu-rambu dalam merumuskan materi hukum yang telah diterima secara universal.

• Audi et alteram partem atau audiatur et altera pars - para pihak harus didengar. Apabila persidangan dimulai, hakim harus mendengar dari kedua belah pihak yang bersengketa, bukan hanya dari satu pihak saja. • Bis de eadem re ne sit actio atau ne bis in idem - perkara sama dan sejenis tidak boleh disidangkan untuk yang kedua kalinya.

• Clausula rebus sic stantibus - perjanjian antarnegara masih tetap berlaku, apabila situasi dan kondisinya tetap sama. • Cogitationis poenam nemo patitur - tidak ada seorang pun dapat dihukum atas apa yang dipikirkannya.

• Cujus est dominium, ejus est periculum - risiko atas suatu kepemilikkan ditanggung oleh pemilik. • Culpae poena par esto - hukuman harus setimpal dengan kejahatannya. • Cum adsunt testimonia rerum, quid opus est verbist - saat ada bukti dari fakta-fakta, apa gunanya kata-kata?

• Cum aliquis renunciaverit sociatati, solvitur societas - saat rekan telah meninggalkan persekutuannya, maka persekutuan tersebut dinyatakan bubar. • Da tua sunt, post mortem tune tua sunt - berikanlah benda-benda kepunyaanmu saat kau masih memilikinya; setelah meninggal benda-benda tersebut bukan kepunyaanmu lagi. • De gustibus non est disputandum - perihal selera tidak dapat disengketakan. • Debet quis juri subjacere rrbi delinquit - seseorang penggugat harus tunduk pada hukum yang berlaku di tempat dia mengajukan gugatan.

• Dormiunt aliquando leges, nunquam moriuntur - hukum terkadang tidur, tetapi hukum tidak pernah mati. • Droil ne done, pluis que soit demaunde - hukum memberi tidak lebih dari yang dibutuhkan. • Ei incumbit probatio quidicit, nonqui negat - beban pembuktian diberikan pada orang yang menggugat, bukan tergugat. • Equality before the law - semua orang sama di depan hukum. • Equum et bonum est lex legum - apa yang adil dan baik adalah hukumnya hukum.

• Facta sunt potentiora verbis - perbuatan atau fakta lebih kuat dari kata-kata. • Fiat justitia ruat coelum atau fiat justitia pereat mundus - sekalipun esok langit akan runtuh, meski dunia akan musnah, atau walaupun harus mengorbankan kebaikan, keadilan harus tetap ditegakkan.

• Geen straf zonder schuld - tiada hukum tanpa kesalahan. • Gouverner c'est prevoi - menjalankan pemerintahan berarti melihat ke depan dan menjalankan apa yang harus dilakukan. • Heares est cadem persona cum antecessore - ahli waris sama kedudukannya dengan pendahulunya. • Het vermoeden van rechtmatigheid - kebijakan pemerintah harus dianggap benar dan memiliki kekuatan hukum mengikat sampai dibuktikan sebaliknya.

• Ignorantia adagium adalah non adagium adalah sed facti - ketidaktahuan akan fakta-fakta dapat dimaafkan, tapi tidak demikian halnya ketidaktahuan akan hukum • Ignorantia judicis est calanaitax innocentis - ketidaktahuan hakim ialah suatu kerugian bagi pihak yang tidak bersalah. • Ignorantia juris non excusat - ketidaktahuan akan hukum tidak dimaafkan. • Inde datae leges be fortior omnia posset - hukum dibuat, jika tidak orang yang kuat akan mempunyai kekuasaan tidak terbatas.

• Iniquum est aliquem rei sui esse judicem - adalah tidak adil bagi seseorang untuk diadili pada perkaranya sendiri. • Interpretatio cessat in claris, interpretation est perversio - jika teks atau redaksi UU telah jelas, maka tidak diperkenankan lagi menafsirkannya. Sebab, penafsiran terhadap kata-kata yang jelas berarti penghancuran.

• Interset reipublicae res judicatoas non rescindi - adalah kepentingan negara bahwa suatu keputusan tidak dapat diganggu gugat. • Iudex ne procedat ex officio - hakim bersifat pasif menunggu datangnya tuntutan hak yang diajukan kepadanya.

• Iudex non ultra petita atau ultra petita non cognoscitur - hakim hanya menimbang hal-hal yang diajukan para pihak dan tuntutan hukum yang didasarkan kepadanya. • Ius curia novit - seorang hakim dianggap tahu akan hukumnya. • Judex debet judicare secundum allegata et probata - seorang hakim harus memberikan penilaian berdasarkan fakta-fakta dan pernyataan. adagium adalah Judex herbere debet adagium adalah sales, salem sapientiae, ne sit insipidus, et salem conscientiae, ne sit diabolus - seorang hakim harus mempunyai dua hal: suatu kebijakan, kecuali dia bodoh; dan hati nurani, kecuali dia mempunyai sifat yang kejam.

• Judex non potest esse testis in propria causa - seorang hakim tidak dapat menjadi seorang saksi dalam perkaranya sendiri. • Judex non reddit plus quam quod petens ipsse requirit means - seorang hakim tidak memberikan permintaan lebih banyak dari si penuntut.

• Judex set lex laguens - hakim ialah hukum yang berbicara. • Judicandum est legibus non exemplis - putusan hakim harus berdasarkan hukum, bukan berdasarkan contoh.

Seorang hakim tidak dibatasi untuk menjelaskan penilaian atau putusannya sendiri. • Judicia poxteriora sunt in lege fortiora - keputusan terakhir ialah yang terkuat di mata hukum.

• Juramentum est indivisinle, et non est admittendum in partly true and partly falsum - sebuah sumpah tidak dapat dibagi; sumpah tersebut tidak dapat diterima jika sebagiannya benar dan sebagian lagi salah.

• Jurare eat deum in testem vocare et est actus divini cultus - memberikan sumpah ialah sama halnya dengan memanggil Tuhan sebagai saksi, bagian dari keagamaan. • Juris quidem ignorantium cuique nocere, facti verum ignorantiam non nocere - pengabaian terhadap hukum akan merugikan semua orang; tetapi pengabaian terhadap fakta tidak.

• Justitiae non est neganda, non differenda - keadilan tidak dapat disangkal atau ditunda. • Lex dura sed ita scripta adagium adalah hukum adalah keras tetapi harus ditegakkan.

• Lex dura, sed tamen scripta - hukum memang kejam, tetapi adagium adalah yang tertulis. • Lex neminem cigit ad impossibilia - hukum tidak memaksakan seseorang untuk melakukan sesuatu yang tidak mungkin. adagium adalah Lex nemini operatur iniquum, neminini facit injuriam - hukum tidak memberikan ketidakadilan kepada siapa pun dan tidak melakukan kesalahan kepada siapa pun.

• Lex posterior derogat legi priori atau lex posteriori derogat legi anteriori - hukum (undang-undang) yang baru menyampingkan undang-undang yang lama. • Lex prospicit, non respicit - hukum melihat ke depan, bukan ke belakang. • Lex rejicit superflua, pugnantia, incongrua - hukum menolak hal yang bertentangan dan tidak layak.

• Lex semper dabit remedium - hukum selalu memberikan solusi. • Lex specialis derogat lex generali - hukum yang spesifik harus didahulukan daripada hukum yang umum.

• Lex superior derogat legi adagium adalah - hukum yang lebih tinggi menyampingkan undang-undang yang lebih rendah tingkatannya. • Moneat lex, priusquam feriat - undang-undang harus disosialisasikan terlebih dahulu sebelum digunakan.

• Nemo judex in causa sua – hakim tidak boleh mengatur atau mengadili dirinya sendiri. • Nemo plus juris transferre potest quam ipse habet - tidak seorang pun dapat mengalihkan lebih banyak haknya daripada yang ia miliki).

• Nullum delictum noela poena sine praevia lege poenali - suatu aturan adagium adalah tidak bisa diterapkan terhadap suatu peristiwa yang timbul sebelum aturan hukum yang mengatur tentang adagium adalah itu dibuat. • Opinio necessitatis - keyakinan atas sesuatu menurut hukum adalah perlu sebagai syarat untuk timbulnya hukum kebiasaan.

• Pacta sunt servanda - setiap perjanjian itu mengikat para pihak dan harus ditaati dengan iktikad baik. • Politiae legius non leges politii adoptandae - politik harus tunduk pada hukum, bukan sebaliknya. • Presumptio iures de iure – semua orang dianggap tahu hukum. Dikenal juga sebagai asas fiksi hukum.

adagium adalah

• Presumpito iustae causa – suatu keputusan pemerintahan dianggap absah sampai ada putusan adagium adalah berkekuatan hukum mengikat yang menyatakan sebaliknya. adagium adalah Presumption of innocence - asas praduga tidak bersalah: seseorang dianggap tidak bersalah sebelum ada putusan hakim yang menyatakan ia bersalah dan putusan hakim tersebut telah mempunyai kekuatan tetap. • Quiquid est in territorio, etiam est de territorio - asas dalam hukum internasional yang menyatakan bahwa apa yang berada dalam batas-batas wilayah negara tunduk kepada hukum negara itu.

• Res nullius credit occupanti - benda yang ditelantarkan oleh pemiliknya bisa diambil atau dimiliki. adagium adalah Salus populi suprema lex - kemakmuran dan kesejahteraan rakyat adalah hukum yang tertinggi dalam suatu negara. • Similia similibus - dalam perkara yang sama, harus diputus dengan hal yang sama pula, tidak pilih kasih. • Spreekhuis van de wet - apa kata undang-undang itulah hukumnya. • Summum ius summa injuria, summa lex, summa crux - hukum yang keras dapat melukai, kecuali keadilan yang dapat menolongnya.

• Testimonium de auditu - kesaksian yang didengar dari orang lain. • Ubi jus ibi remedium – di mana ada hak, di sana ada kemungkinan menuntut, memperolehnya, atau memperbaikinya jika hak tersebut dilanggar. • Ubi societas, ibi jus - di mana ada masyarakat, di situ ada hukum. • Ut sementem faceris ita metes - siapa yang menanam sesuatu dia yang akan memetik hasilnya. • Van rechtswege nieting; null and void - suatu proses peradilan yang dilakukan tidak menurut hukum adalah batal demi hukum. • Volenti non fit iniuria; nulla iniuria est, quae in volentem fiat - tidak ada ketidakadilan yang dilakukan kepada seseorang yang menginginkan hal itu dilakukan.

• Vox populi vox dei - suara rakyat adalah suara Tuhan.

adagium adalah

Dari kedelapan puluh satu adagium yang disebutkan, manakah yang paling berkesan?

Adagium Hukum II Nullun Delictum Nulla Poena Sine Praevia Lege Ponali II Bram Fikma




2022 www.videocon.com