Calon ketua pbnu 2021 nu online

calon ketua pbnu 2021 nu online

KOMPAS.com - Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) akan berlangsung pada 22-23 Desember 2021 di Lampung. Sedianya, penyelenggaraan Muktamar ke-34 tersebut digelar pada 23-25 Desember 2021. Perubahan jadwal itu menyusul surat dari Kepala Badan Calon ketua pbnu 2021 nu online Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor B 640/KA.BNPB/PD.01.02/12/2021 tentang Rekomendasi Penyelenggaraan Kegiatan. Baca juga: Said Aqil Siradj Nyatakan Maju Kembali sebagai Calon Ketua Umum PBNU Bursa Ketua Umum PBNU Menjelang Muktamar NU, kontestasi disebut-sebut mengerucut kepada dua tokoh yang memiliki basis pendukung kuat.

Keduanya yakni KH Said Aqil Siroj yang masih menjabat Ketum PBNU dan KH Yahya Cholil Staquf yang adalah Katib Aam PBNU. Kendati demikian, berbagai wacana dilontarkan di ruang publik mengenai calon-calon alternatif, termasuk KH Marzuki Mustamar dari Jawa Timur hingga Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, yang saat ini menjabat Mustasyar PBNU. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Hanief Saha Ghafur mengatakan, ada empat nama bakal calon Ketua Umum PBNU.

Keempatnya adalah KH Prof Dr KH Said Aqil Siradj, KH Dr As'ad Said Ali, KH Yahya Cholil Staquf, dan KH Marzuki Mustamar. Berikut profilnya.

calon ketua pbnu 2021 nu online

Baca juga: Soal Calon Ketum PBNU, Cak Imin: Said Aqil dan Yahya Cholil Staquf Kader Terbaik Berita Terkait Dua Monyet di India Ditangkap karena Calon ketua pbnu 2021 nu online 250 Anjing Viral, Video Detik-detik Avanza di Bali Seruduk Tiga Warga yang Sedang Duduk di Trotoar Aturan Terbaru Karantina bagi WNI dan WNA yang Tiba di Indonesia Kronologi Bupati Cup Pandeglang: Berawal dari Hadiah Rp 95.000 hingga Kadispora Dicopot Hasil PPPK Guru Tahap 2 Sudah Diumumkan, Ini Cara Ceknya!

Berita Terkait Dua Monyet di India Ditangkap karena Bunuh 250 Anjing Viral, Video Detik-detik Avanza di Bali Seruduk Tiga Warga yang Sedang Duduk di Trotoar Aturan Terbaru Karantina bagi WNI dan WNA yang Tiba di Indonesia Kronologi Bupati Cup Pandeglang: Berawal dari Hadiah Rp 95.000 hingga Kadispora Dicopot Hasil PPPK Guru Tahap 2 Sudah Diumumkan, Ini Cara Ceknya! Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu 8 Desember 2021.

Ketua Umum PBNU petahana, Said Aqil Siraj mengumumkan kesediaannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU periode 2021-2026 di Muktamar ke-34 NU, Lampung. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf menghadiri pembukaan Muktamar Nahdlatul Ulama ke-34 di Pondok Pesantren Darus Sa'adah, Lampung, Rabu 22 Desember 2021.

Yahya Cholil Staquf yang pernah menjabat sebagai juru bicara Presiden Gus Dur dan menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) di era Presiden Joko Widodo ini maju sebagai Ketua Umum PBNU. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A KH Calon ketua pbnu 2021 nu online Mustamar yang pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan Bahasa Arab Universitas Islam Malang, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Kota Malang, dosen di UIN Malang, dan saat ini menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, masuk menjadi salah satu calon Ketua Umum PBNU periode 2021-2026.

nu.or.id
Liputan6.com, Jakarta - KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( Ketum PBNU) periode 2021-2026. Pemilihan Ketum atau Ketua Tanfidziyah PBNU ini dilakukan secara voting dalam rangkaian Muktamar ke-34 NU yang digelar di Lampung, Jumat (24/12/202). Seperti disiarkan langsung TVNU lewat kanal Youtube TVNU Televisi Nahdlatul Ulama, Gus Yahya terpilih menjadi Ketum PBNU setelah mengantongi 337 suara. Dia unggul dari calon lainnya yakni KH Said Aqil Siroj yang mengantongi 210 suara.

Sementara, ada satu suara abstain. Sebelumnya, dalam penjaringan bakal calon Ketum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya unggul setelah mengumpulkan 327 suara. Sementara petahana, Said Aqil Siroj, menempati posisi kedua dengan perolehan 205 suara.

Di tempat ketiga ada As'ad Said Ali yang mengantongi 17 suara, lalu Marzuqi Mustamar 2 suara, Ramadhan Buayo 1 suara, abstain 1 suara, dan 1 suara batal. Sehingga hanya 552 suara atau berkurang 6 suara dari total 558 muktamirin yang memiliki hak suara. Berdasarkan ketentuan AD/ART PBNU, maka yang dinyatakan lolos sebagai calon ketua umum hanya dua kandidat, yakni Gus Yahya dan Kiai Said karena mengumpulkan lebih dari 99 suara pada penjaringan bakal calon. Sementara itu, KH Miftachul Akhyar kembali terpilih menjadi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026.

Pemilihan dilakukan melalui musyawarah sembilan anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) pada Muktamar ke-34 NU di Universitas Lampung, Bandar Lampung, Jumat dini hari, (24/12/2021). "Kami semua sepakat para sesepuh kiai dan tidak ada perbedaan pendapat, kami bulat sepakat menunjuk kepada Kiai Miftachul Akhyar menjadi Rais Aam PBNU 2021-2026," ujar Anggota AHWA KH Zainal Abidin saat membacakan hasil musyawarah.

Dengan penunjukan ini, maka Kiai Miftah melanjutkan sebagai Rais Aam PBNU untuk periode kedua (sebelumnya Pj Rais Aam). Zainal mengatakan, proses pemilihan Rais Aam berlangsung secara hangat tanpa adanya perbedaan pendapat. Seperti dikutip dari Antara, anggota AHWA saling menunjukkan adab serta sopan santun selama musyawarah. Bahkan saat dimintai pendapat soal siapa yang layak menjadi Rais Aam PBNU, tak ada anggota AHWA yang berani memberikan pendapatnya dan mendorong yang lebih tua untuk berpendapat.

"Akhirnya diserahkan pada yang paling muda untuk berpendapat. Saya juga tak berpendapat kalau yang tua tak berpendapat," ungkap dia. KH Miftachul Akhyar sebelumnya menjabat sebagai Penjabat Rais Aam PBNU selepas KH Ma'ruf Amin maju dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 lalu.

calon ketua pbnu 2021 nu online

Ulama kelahiran 30 Juni 1953 ini merupakan Pengasuh Ponpes Miftachus Sunnah Kota Surabaya. Rais Aam adalah jabatan tertinggi di NU. Adapun 9 anggota AHWA yang ditugasi untuk memilih Rais Aam PBNU adalah KH Mustofa Bisri, KH Ma'ruf Amin, KH Miftachul Akhyar, KH.Dimyati Rais, KH TG Turmudzi, KH Anwar Mansur, KH Nurul Huda, KH Buya Marbun, dan KH Zainal Abidin.

none
Bandarlampung, NU Online KH Yahya Cholil Staquf ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2021-2026. Hal itu diputuskan setelah memperoleh suara terbanyak dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).

Keputusan tersebut ditetapkan pada Sidang Pleno V yang dipimpin Ketua dan Sekretaris Panitia Pengarah Muktamar Ke-34 NU Prof Muhammad Nuh dan H Asrorun Niam Sholeh di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung (Unila) pada Jumat (24/12/2021).

"Kiai Haji Yahya Cholil Staquf ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2021," kata Nuh sembari mengetuk palu. "Al-Fatihah," imbuh Ketua PBNU 2015-2021 itu. Berikut perolehan suara dari beberapa calon. KH Yahya Cholil Staquf memimpin dengan mendapat 337 suara, sedangkan KH Said Aqil Siroj menempati posisi berikutnya dengan mendapat 210 suara. Ada satu suara yang abstains.

Artinya, suara yang masuk 548.

calon ketua pbnu 2021 nu online

Total suara tersebut dibacakan Prof M Nuh. Sebelumnya, pada jumlah perolehan suara di babak pertama, KH Yahya Cholil Staquf memimpin dengan mendapat 327 suara. Sementara KH Said Aqil Siroj pada posisi berikutnya dengan mendapat 203 suara. Disusul KH As’ad Said Ali mendapat 17 suara. Perlu diketahui, sehubungan jumlah perolehan suara KH As’ad Said Ali di bawah 99 suara, maka tidak lanjut pada babak pemilihan kedua.

calon ketua pbnu 2021 nu online

Sebelumnya, di tempat yang sama, pada Kamis (23/12/2021) malam, KH Miftachul Akhyar ditetapkan kembali sebagai Rais ‘Aam PBNU oleh 9 kiai anggota Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa). Pewarta: Muhamad Abror Editor: Syakir NF
REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama (NU) periode 2021-2026 pada Muktamar ke-34 NU di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung (Unila), Bandar Lampung, Jumat (24/12) siang.

Sebelumnya, telah terpilih Rois A’am PBNU KH Miftachul Akhyar pada Kamis (22/12) malam. Terdapat dua calon yang berhak maju dan bersedia mengikuti tahap pemilihan final setelah mendapat rekomedasi dari Rois A’am terpilih.

Hasil akhir penghitungan suara, Gus Yahya (Katib Aam PBNU) memeroleh 337 suara, sedangkan KH Said Aqil Siradj (calon pejawat) mengantongi 210 suara, dengan total suara yang masuk 547 suara, satu blanko.

calon ketua pbnu 2021 nu online

Baca Juga • Polda Metro Jadikan Eks Gubernur Bengkulu Tersangka Cek Kosong • Panglima TNI Kerahkan Yonzipur dan Kostrad Bantu Warga Terdampak Erupsi Semeru • Kasus Sembuh Covid-19 Bertambah 232 Orang, Tertinggi di Jabar Sebelumnya, pada pemilihan bursa calon ketum Calon ketua pbnu 2021 nu online Yahya mendapatkan 327 suara, dan KH Said 203 suara, KH Asad Ali 17 suara, Marzuki Mustamar 2 suara, Ramadhan Bayo 1 suara, absen 1 suara, dan rusak 1 suara.

Total suara yang tercatat 552 suara. Kemenangan Gus Yahya disambut gembira pendukungnya di luar area GSG Unila, yang tumpah ruah di jalan. Pemilihan bakal calon ketum PBNU periode khidmat 2021-2026 ini dimulai Jumat (24/12) pukul 2.30 setelah terpilih ketua Rois A’am PBNU KH Miftachul Akhyar oleh sembilan anggota Ahlil Halli Wal Aqdi (AHWA).

Dilanjutkan, pemilihan bursa calon ketua, jalannya pemilihan ketum PBNU tersebut sempat diwarnai protes peserta muktamar. Acara pemilihan dilanjutkan kembali dengan pemberian suara kepada bakal calon ketum PBNU masa khidmat 2021-2026. Saat penghitungan suara, sempat dihentikan sementara untuk melaksanakan Sholat Subuh, yang di sela-sela arena pemilihan. Hasil penghitungan terdapat nama KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mendapat 327 suara, KH Said Aqil Siradj 203 suara, dan KH Asad Ali 17 suara, Marzuki Mustamar 2 suara, Ramadhan Bayo 1 suara, absen 1 suara, dan rusak 1 suara.

Total suara yang tercatat 552 suara. Gus Yahya (55 tahun) sebagai Katib Aam PBNU, yang juga saudara kandung Menteri Agama KH Yaqut Cholil Qoumas. Gus Yahya kelahiran Rembang, Jawa Timur pada 16 Februari 1966. Ia pernah mengeyam pendidikan di FISIP Universitas Gajah Madadan pernah mondok di Ponpes Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. Putra KH Muhammad Cholil Bisri (pendiri Partai Kebangkitan Bangsa), yang kakeknya dikenal KH Bisri Mustofa. Ia juga dikenal keponakan Ponpem Raudlatut Thalibin KH Mustofa Bisri atau dikenal Gus Mus.

Gus Yahya pernah menjadi pengasuh Ponpes Raudlatul Tholibin, Rembang, Jawa Tengah. Ia juga pernah menjadi Dewan Pertimbangan Presiden atau Watimpres 2019. Dia juga pernah menjadi jubir Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Pelaksanaan Muktamar NU di Lampung ini sempat tertunda karena pandemi Covid-19. Akhirnya, muktamar yang digadang pada 23-25 Desember 2021 dimajukan 22-24 Desember 2021 pascadicabutnya PPKM Level 3 saat libur Natal dan Tahun Baru 2022. Penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU yang dibuka Presiden Joko Widodo dan dihadiri juga Wapres Ma’ruf Amin di Ponpes Darussa’adah, Gunungsugih, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, dilakukan secara hibrida (daring dan luring).

Selain di Ponpes Darussa’adah, juga dilakukan di Kota Bandar Lampung yakni Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan, Unila, dan Universitas Malahayati. Rencananya muktamar ditutup Wapres Ma'ruf Amin di UIN Raden Intan Lampung.none
JAKARTA, KOMPAS.com - Nahdlatul Ulama (NU) bakal menggelar Muktamar ke-34 yang direncanakan terlaksana pada akhir Desember 2021. Intelektual muda NU Ulil Abshar mengatakan, tujuan digelarnya Muktamar yakni memutuskan sejumlah hal yang menyangkut kepentingan organisasi ke depan, termasuk memilih pengurus periode selanjutnya.

"Puncaknya adalah memilih ketua umum. Tujuan utama Muktamar, salah satunya memilih Ketum ( PBNU)," kata Ulil saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/11/2021). Baca juga: Rais Aam PBNU: Kalau Muktamar Maju Positif, kalau Mundur Negatif Ulil menyadari, dua sosok yang kuat digadang menjadi calon Ketum PBNU yakni Ketum Petahana, Said Aqil Siradj dan Khatib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf.

Menurut dia, siapa pun yang menjadi Ketum PBNU ke depan harus memenuhi kriteria ideal, salah satunya memiliki visi misi yang digagas oleh tokoh NU, almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. "Kalau pimpin PBNU itu, sekarang ini visi misinya enggak jauh-jauh dari Gus Dur. Enggak mungkin, PBNU itu dipimpin oleh orang yang visi keagamaan politiknya itu jauh dari Gus Dur," kata pria yang akrab disapa Gus Ulil ini.

Ia menyebut, pemikiran yang dituangkan Gus Dur dalam visi keagamaan yakni perlunya menghormati kelompok minoritas. Gus Ulil menekankan, PBNU tak mungkin dipimpin oleh sosok yang anti-kelompok minoritas. "Yang pandangan keagamaannya tidak toleran, intoleran," kata dia.

Baca juga: Kriteria Calon Ketum PBNU, Ulil: Hormati Kelompok Minoritas dan Kemajemukan Selanjutnya, sosok Ketum PBNU kelak calon ketua pbnu 2021 nu online orang yang paham akan politik kebangsaan.

calon ketua pbnu 2021 nu online

Adapun politik kebangsaan yang dimaksud yaitu mendukung kemajemukan yang ada di Indonesia, dari ragam suku, budaya, ras, hingga agama. "Enggak mungkin, visinya membuat Indonesia syariah, misalnya. Nah, itu pemikiran ada di dalam imajinasi para Muktamirin, istilahnya, peserta Muktamar," ucap Gus Ulil. KOMPAS/HERU SRI SUKMORO Ketua PBNU Said Aqil Siroj di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabatu (9/10/2021).

Said Aqil Siradj Nama Said Aqil Siradj digadang-gadang menjadi calon kuat Ketum PBNU periode 2021-2026. Pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat, 3 Juli 1953 ini merupakan incumbent. Baca juga: Keturunan Pendiri NU Sebut Kiai Said Masih Sangat Pantas Pimpin PBNU Said adalah Ketum PBNU saat ini dan sudah menjabat selama dua periode yakni calon ketua pbnu 2021 nu online dan 2015-2020.

Pada Oktober 2021, Said juga mengaku mendapat dukungan dari banyak pihak untuk mencalonkan diri kembali sebagai pemimpin PBNU. Oleh karena itu, ia mengaku siap mencalonkan diri kembali dalam bursa Ketum PBNU. "Kalau banyak permintaan ya saya siap dong, yang namanya kader ya harus siap kalau banyak permintaan.

Walaupun sampai sekarang saya belum mendeklarasi secara resmi, tetapi permintaan sudah sangat banyak," kata Said setelah bertemu Presiden Joko Widodo di Istana, Jakarta, Rabu (6/10/2021). Kompas.com/Slamet Priyatin Khatib Syuriah PBNU, Yahya Cholil Staquf Yahya Cholil Staquf Bursa ketum PBNU berikutnya yaitu Kiai Haji Yahya Cholil Staquf.

calon ketua pbnu 2021 nu online

Dia merupakan Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah NU Jawa Timur sekaligus Khatib Aam PBNU. Pria kelahiran Rembang, Jawa Tengah, 16 Februari 1966 ini merupakan mantan juru bicara Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid.

calon ketua pbnu 2021 nu online

Baca juga: PWNU Jatim Dukung Yahya Cholil Staquf Jadi Calon Ketum PBNU Catatan Kompas.com, dukungan terhadap Gus Yahya, sapaan akrab Yahya Cholil Staquf, berbasis di Jawa Timur. Sebanyak 42 pengurus cabang NU di Jawa Timur diklaim solid mendukung Gus Yahya sebagai calon Ketum PBNU 2021-2026. Sebelumnya, dukungan untuk Gus Yahya juga disampaikan Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar. Marzuki Mustamar Kendati mengaku mendukung Gus Yahya dalam bursa calon Ketum PBNU 2021-2026, nama Marzuki Mustamar ternyata juga memiliki dukungan dari sejumlah pihak.

Hal itu terbukti dari hasil survei Lembaga Institute calon ketua pbnu 2021 nu online Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) pada 8 Oktober 2021. Dari calon ketua pbnu 2021 nu online itu, Marzuki didukung oleh warga Nahdliyyin dan mendapat posisi pertama dengan dukungan tertinggi sekitar 24,7 persen.

Marzuki bahkan mengalahkan Said dan Gus Yahya yang juga digadang-gadang sebagai calon Ketum PBNU. Baca juga: Survei Bursa Caketum PBNU, Peluang Said Aqil, Gus Baha, dan Marzuki Mustamar. Said berada pada posisi ketiga dengan perolehan dukungan 14,8 persen, sedangkan Gus Yahya di posisi kelima dengan 3,7 persen.

Meski menurut survei mendapat dukungan tertinggi, Marzuki telah memastikan dukungannya untuk Yahya Cholil Staquf. Hal itu disampaikan dalam rapat khusus yang digelar tertutup di kantor PWNU Jawa Timur, Selasa (12/10/2021). Gus Baha Dikutip Tribunnews.com, Gus Baha dilahirkan di Rembang, Jawa Tengah pada 29 September 1970. Ia dikenal sebagai kiai muda asal Rembang yang juga mendapat dukungan sebagai calon Ketum PBNU.

Baca juga: Survei soal Ketum PBNU: Gus Baha Bersaing Ketat dengan Said Aqil Catatan Kompas.com, dalam survei Indostrategic, perolehan dukungan dari pria bernama asli Bahaudin Nursalim ini berada pada posisi empat dengan 12,4 persen.

Perolehan itu sedikit di bawah Ketum PBNU saat ini, Said Aqil Siradj dan berada di atas Yahya yang posisi kelima. Berita Terkait Kemenag Hadiah untuk NU, Sekjen PBNU: Dengan Segala Hormat, Menag Kurang Bijaksana. PBNU Terjunkan Relawan Bantu Penanganan Banjir Bandang di Kota Batu Demokrat Tegaskan Usulan Kalla jadi Calon Ketum PBNU Bukan Sikap Partai Ada Rencana PPKM Level 3, Muktamar Ke-34 NU Ditunda PBNU Pastikan Ikut Aturan Pemerintah Terkait Jadwal Muktamar yang Bentrok dengan PPKM Level 3 Berita Terkait Kemenag Hadiah untuk NU, Sekjen PBNU: Dengan Segala Hormat, Menag Kurang Bijaksana.

PBNU Terjunkan Relawan Bantu Penanganan Banjir Bandang di Kota Batu Demokrat Tegaskan Usulan Kalla jadi Calon Ketum PBNU Bukan Sikap Partai Ada Rencana PPKM Level 3, Muktamar Ke-34 NU Ditunda PBNU Pastikan Ikut Aturan Pemerintah Terkait Jadwal Muktamar yang Bentrok dengan PPKM Level 3 Musyawarah untuk Cari Jalan Keluar Masalah Penyegelan Paksa PAUD Anyelir Digelar Besok https://megapolitan.kompas.com/read/2021/11/18/21383931/musyawarah-untuk-cari-jalan-keluar-masalah-penyegelan-paksa-paud-anyelir https://asset.kompas.com/crops/tpjaKyzJLhRbo4g7EWEcStXPMBU=/0x0:1000x667/195x98/data/photo/2021/11/18/6195e4b5b77d3.jpg
Dalam sidang pleno V penetapan ketua umum yang berakhir pukul 10.15 WIB itu, Gus Yahya memperoleh 337 suara.

calon ketua pbnu 2021 nu online

Sedangkan Kiai Said mendapat dukungan 210 peserta sidang. Calon ketua pbnu 2021 nu online 1 peserta sidang menyatakan tidak memilih atau batal. Dengan ini, Gus Yahya dianggap sah untuk menakhodai PBNU untuk lima tahun mendatang. Sebelumnya, pada sidang pleno V penetapan calon, Gus Yahya memperoleh 327 suara. Sedang Kiai Said mendapat dukungan dari 203 peserta sidang.

Sementara KH As’ad Said Ali, KH Marzuki Mustamar, dan Ramadhan Ba'ayo dinyatakan tidak sah sebagai calon Ketum PBNU karena tidak memenuhi syarat sebagaimana tatib Muktamar ke-34 NU. Gus Yahya dan Kiai Said pun dimintai pernyataan kesediaannya sebagai calon Ketum PBNU. Selain itu, keduanya juga sudah disetujui oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar untuk berkompetisi.

Diketahui, proses pemilihan dengan pemungutan suara terbuka tersebut berdasarkan kesepakatan peserta Muktamar pada sidang pleno I tentang Pembahasan dan Pengesahan Tata Tertib Muktamar ke-34 NU di Universitas Lampung, Rabu (22/12/2021) malam.

Sebelumnya, lokasi pemilihan Ketua Umum PBNU sedianya akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Darussa’adah. Namun, karena satu dan lain hal dipindah ke Universitas Lampung.
Bandar Lampung, NU Online KH Yahya Cholil Staquf ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2021-2026 setelah mendapatkan suara 337 dari total 548 suara yang masuk.

Hal itu diputuskan pada Sidang Pleno V Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung, Jumat (24/12/2021) pagi. Kiai yang akrab disapa Gus Yahya itu lahir di Rembang, Jawa Tengah pada 16 Februari 1966.

calon ketua pbnu 2021 nu online

Ia terpilih sebagai Ketua Umum PBNU saat menginjak usia 55 tahun. Ia merupakan putra dari KH Cholil Bisri, kakak dari KH Ahmad Mustofa Bisri.

Gus Yahya mengenyam pendidikan pertama kali di pondok pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah yang didirikan oleh kakeknya, KH Bisri Mustofa. Ia pun melanjutkan studi pesantrennya di Pondok Pesantren Krapyak di bawah asuhan KH Ali Ma'shum. Ia juga pernah mengenyam Pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Di masa kepresidenan KH Abdurrahman Wahid pada 1999-2001, Gus Yahya ditunjuk sebagai Juru Bicara Presiden bersama Wimar Witoelar dan Addie M Massardi.

Gus Yahya diangkat sebagai Katib Aam PBNU masa khidmah 2015-2021 mendampingi Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin 2015-2018 dan KH Miftachul Akhyar 2018-2021.

calon ketua pbnu 2021 nu online

Ia juga pernah dilantik sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) 2018-2019 pada 31 Mei 2021. Gus Yahya aktif menjadi pembicara di dalam maupun luar negeri dalam upaya mengusung perdamaian. Opininya dalam mengampanyekan kedamaian dan perdamaian dengan semangat Islam Nusantara itu juga dibaca publik secara luas.

Kakak dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor H Yaqut Cholil Qoumas itu juga terpilih sebagai salah satu dari 500 Muslim paling berpengaruh di dunia karena upaya-upaya yang dilakukannya untuk mengusung perdamaian dunia. Pewarta: Syakir NF Editor: Fathoni

PWNU Jatim Dukung Yahya Chilil Jadi Ketua Umum PBNU




2022 www.videocon.com