Pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari

pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari

Assalamuโ€™alaikum Pak Ustadz Saya ingin bertanya bagaimana hukumnya dalam Islam mengucapkan selamat natal. Apakah haram hukumnya? Bagaimana bila alasannya ingin menjaga hubungan baik dgn teman-teman ataupun relasi? Terima kasih untuk jawabannya. Pertanyaan kedua, bagaimana hukumnya seorang pegawai supermarket yang diminta atasan untuk mengenakan topi sinterklaus dalam rangka memeriahkan natal.

Wassalamuโ€™alaikum wr. wb. Waalaikumussalam Wr Wb Perbedaan Pendapat tentang Mengucapkan Selamat Natal Diantara tema yang mengandung perdebatan setiap tahunnya adalah ucapan selamat Hari Natal. Para ulama kontemporer berbeda pendapat didalam penentuan hukum fiqihnya antara yang mendukung ucapan pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari dengan yang menentangnya.

Kedua kelompok ini bersandar kepada sejumlah dalil. Meskipun pengucapan selamat hari natal ini sebagiannya masuk di dalam wilayah aqidah namun ia memiliki hukum fiqih yang bersandar kepada pemahaman yang mendalam, penelaahan yang rinci terhadap berbagai nash-nash syarโ€™i. Ada dua pendapat didalam permasalahan ini : 1.

Ibnu Taimiyah, Ibnul Qoyyim dan para pengikutnya seperti Syeikh Ibn Baaz, Syeikh Ibnu Utsaiminโ€”semoga Allah merahmati merekaโ€”serta yang lainnya seperti Syeikh Ibrahim bin Muhammad al Huqoil berpendapat bahwa mengucapkan selamat Hari Natal hukumnya adalah haram karena perayaan ini adalah bagian dari syiar-syiar agama mereka.

Allah tidak meredhoi adanya kekufuran terhadap hamba-hamba-Nya. Sesungguhnya didalam pengucapan selamat kepada mereka adalah tasyabbuh (menyerupai) dengan mereka dan ini diharamkan.

Diantara bentuk-bentuk tasyabbuh : 1. Ikut serta didalam hari raya tersebut. 2. Mentransfer perayaan-perayaan mereka ke neger-negeri islam. Mereka juga berpendapat wajib menjauhi berbagai perayaan orang-orang kafir, menjauhi dari sikap menyerupai perbuatan-perbuatan mereka, menjauhi berbagai sarana yang digunakan untuk menghadiri perayaan tersebut, tidak menolong seorang muslim didalam menyerupai perayaan hari raya mereka, tidak mengucapkan selamat atas hari raya mereka serta menjauhi penggunaan berbagai nama dan istilah khusus didalam ibadah mereka.

2. Jumhur ulama kontemporer membolehkan mengucapkan selamat Hari Natal. Di antaranya Syeikh Yusuf al Qaradhawi yang berpendapat bahwa perubahan kondisi global lah yang menjadikanku berbeda dengan Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah didalam mengharamkan pengucapan selamat hari-hari Agama orang-orang Nasrani atau yang lainnya. Aku (Yusuf al Qaradhawi) membolehkan pengucapan itu apabila mereka (orang-orang Nasrani atau non muslim lainnya) adalah orang-orang yang cinta damai terhadap kaum muslimin, terlebih lagi apabila ada hubungan khsusus antara dirinya (non muslim) dengan seorang muslim, seperti : kerabat, tetangga rumah, teman kuliah, teman kerja dan lainnya.

Hal ini termasuk pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari berbuat kebajikan yang tidak dilarang Allah swt namun dicintai-Nya sebagaimana Dia swt mencintai berbuat adil. Firman Allah swt :Artinya : ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูุญูุจู‘ู ุงู„ู’ู…ูู‚ู’ุณูุทููŠู†ูŽ โ€œSesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang Berlaku adil.โ€ (QS. Al-Mumtahanah: 8) Terlebih lagi jika mereka mengucapkan selamat Hari Raya kepada kaum muslimin.

Firman Allah swt : ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุญููŠู‘ููŠู’ุชูู… ุจูุชูŽุญููŠู‘ูŽุฉู ููŽุญูŽูŠู‘ููˆุงู’ ุจูุฃูŽุญู’ุณูŽู†ูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุฃูŽูˆู’ ุฑูุฏู‘ููˆู‡ูŽุง ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ูƒูู„ู‘ู ุดูŽูŠู’ุกู ุญูŽุณููŠุจู‹ุง ๏ดฟูจูฆ๏ดพ ๏€ฃArtinya : โ€œApabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, Maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa).

Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu.โ€ (QS. An Nisaa : 86) Lembaga Riset dan Fatwa Eropa juga membolehkan pengucapan selamat ini jika mereka bukan termasuk orang-orang yang memerangi kaum muslimin khususnya dalam keadaan dimana kaum muslimin minoritas seperti di Barat.

Setelah memaparkan berbagai dalil, Lembaga ini memberikan kesimpulan sebagai berikut : Tidak dilarang bagi seorang muslim atau Markaz Islam memberikan selamat atas perayaan ini, baik dengan lisan maupun pengiriman kartu ucapan yang tidak menampilkan simbol mereka atau berbagai ungkapan keagamaan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam seperti salib.

Sesungguhnya Islam menafikan fikroh salib, firman-Nya : ูˆูŽู‚ูŽูˆู’ู„ูู‡ูู…ู’ ุฅูู†ู‘ูŽุง ู‚ูŽุชูŽู„ู’ู†ูŽุง ุงู„ู’ู…ูŽุณููŠุญูŽ ุนููŠุณูŽู‰ ุงุจู’ู†ูŽ ู…ูŽุฑู’ูŠูŽู…ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ูˆูŽู…ูŽุง ู‚ูŽุชูŽู„ููˆู‡ู ูˆูŽู…ูŽุง ุตูŽู„ูŽุจููˆู‡ู ูˆูŽู„ูŽูƒูู† ุดูุจู‘ูู‡ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุงุฎู’ุชูŽู„ูŽูููˆุงู’ ูููŠู‡ู ู„ูŽูููŠ ุดูŽูƒู‘ู ู…ู‘ูู†ู’ู‡ู ู…ูŽุง ู„ูŽู‡ูู… ุจูู‡ู ู…ูู†ู’ ุนูู„ู’ู…ู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุงุชู‘ูุจูŽุงุนูŽ ุงู„ุธู‘ูŽู†ู‘ู ูˆูŽู…ูŽุง ู‚ูŽุชูŽู„ููˆู‡ู ูŠูŽู‚ููŠู†ู‹ุง ๏ดฟูกูฅูง๏ดพ Artinya : โ€œPadahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka.โ€ (QS.

An Nisaa : 157) Kalimat-kalimat yang digunakan dalam pemberian selamat ini pun harus yang tidak mengandung pengukuhan atas agama mereka atau ridho dengannya. Adapun kalimat yang digunakan adalah kalimat pertemanan yang sudah dikenal dimasyarakat. Tidak dilarang untuk menerima berbagai hadiah dari mereka karena sesungguhnya Nabi saw telah menerima berbagai hadiah dari non muslim seperti al Muqouqis Pemimpin al Qibthi di Mesir dan juga yang lainnya dengan persyaratan bahwa hadiah itu bukanlah yang diharamkan oleh kaum muslimin seperti khomer, daging babi dan lainnya.

Diantara para ulama yang membolehkan adalah DR. Abdus Sattar Fathullah Saโ€™id, ustadz bidang tafsir dan ilmu-ilmu Al Qurโ€™an di Universitas Al Azhar, DR. Muhammad Sayyid Dasuki, ustadz Syariโ€™ah di Univrsitas Qatar, Ustadz Musthafa az Zarqo serta Syeikh Muhammad Rasyd Ridho. (www.islamonline.net) Adapun MUI (Majelis Ulama Indonesia) pada tahun 1981 sebelum mengeluarkan fatwanya, terlebih dahulu mengemukakan dasar-dasar ajaran Islam dengan disertai berbagai dalil baik dari Al Qurโ€™an maupun Hadits Nabi saw sebagai berikut : A) Bahwa ummat Islam diperbolehkan untuk bekerja sama dan bergaul dengan ummat agama-agama lain dalam masalah-masalah yang berhubungan dengan masalah keduniaan.

B) Bahwa ummat Islam tidak boleh mencampur-adukkan agamanya dengan aqidah dan peribadatan agama lain. C) Bahwa ummat Islam harus mengakui ke-Nabian dan ke-Rasulan Isa Almasih bin Maryam sebagaimana pengakuan mereka kepada para Nabi dan Rasul yang lain.

D) Bahwa barangsiapa berkeyakinan bahwa Tuhan itu lebih dari satu, Tuhan itu mempunyai anak dan Isa Almasih itu anaknya, maka orang itu kafir dan musyrik. E) Bahwa Allah pada hari kiamat nanti akan menanyakan Isa, apakah dia pada waktu di dunia menyuruh kaumnya agar mereka mengakui Isa dan Ibunya (Maryam) sebagai Tuhan. Isa menjawab: Tidak. F) Islam mengajarkan bahwa Allah SWT itu hanya satu. G) Islam mengajarkan ummatnya untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang syubhat dan dari larangan Allah SWT serta untuk mendahulukan menolak kerusakan daripada menarik kemaslahatan.

Juga berdasarkan Kaidah Ushul Fikih โ€Menolak kerusakan-kerusakan itu didahulukan daripada menarik kemaslahatan-kemaslahan (jika tidak demikian sangat pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari mafasidnya yang diperoleh, sedangkan mushalihnya tidak dihasilkan)โ€.

Untuk kemudian MUI mengeluarkan fatwanya berisi : Perayaan Natal di Indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa as, akan tetapi Natal itu tidak dapat dipisahkan dari soal-soal yang diterangkan di atas. Mengikuti upacara Natal bersama bagi ummat Islam hukumnya haram.

Agar ummat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah Subhanahu Wataโ€™ala dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan perayaan Natal.

Mengucapkan Selamat Hari Natal Haram kecuali Darurat Diantara dalil yang digunakan para ulama yang membolehkan mengucapkan Selamat Hari Natal adalah firman Allah swt : ู„ูŽุง ูŠูŽู†ู’ู‡ูŽุงูƒูู…ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู„ูŽู…ู’ ูŠูู‚ูŽุงุชูู„ููˆูƒูู…ู’ ูููŠ ุงู„ุฏู‘ููŠู†ู ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูุฎู’ุฑูุฌููˆูƒูู… ู…ู‘ูู† ุฏููŠูŽุงุฑููƒูู…ู’ ุฃูŽู† ุชูŽุจูŽุฑู‘ููˆู‡ูู…ู’ ูˆูŽุชูู‚ู’ุณูุทููˆุง ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูุญูุจู‘ู ุงู„ู’ู…ูู‚ู’ุณูุทููŠู†ูŽ ๏ดฟูจ๏ดพ Artinya : โ€œAllah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan Berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu.

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang Berlaku adil.โ€ (QS. Al Mumtahanah : 8) Ayat ini merupakan rukhshoh (keringanan) dari Allah swt untuk membina hubungan dengan orang-orang yang tidak memusuhi kaum mukminin dan tidak memerangi mereka. Ibnu Zaid mengatakan bahwa hal itu adalah pada awal-awal islam yaitu untuk menghindar dan meninggalkan perintah berperang kemudian di-mansukh (dihapus).

Qatadhah mengatakan bahwa ayat ini dihapus dengan firman Allah swt : โ€ฆ.ููŽุงู‚ู’ุชูู„ููˆุงู’ ุงู„ู’ู…ูุดู’ุฑููƒููŠู†ูŽ ุญูŽูŠู’ุซู ูˆูŽุฌูŽุฏุชู‘ูู…ููˆู‡ูู…ู’ ๏ดฟูฅ๏ดพ Artinya : โ€œMaka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka.โ€ (QS. At Taubah : 5) Adapula yang menyebutkan bahwa hukum ini dikarenakan satu sebab yaitu perdamaian. Ketika perdamaian hilang dengan futuh Mekah maka hukum didalam ayat ini di-mansukh (dihapus) dan yang tinggal hanya tulisannya untuk dibaca.

Ada juga yang mengatakan bahwa ayat ini khusus untuk para sekutu Nabi saw dan orang-orang yang terikat perjanjian dengan Nabi saw dan tidak memutuskannya, demikian dikatakan al Hasan. Al Kalibi mengatakan bahwa mereka adalah Khuzaโ€™ah, Banil Harits bin Abdi Manaf, demikian pula dikatakan oleh Abu Sholeh. Ada yang mengatakan bahwa mereka adalah Khuzaโ€™ah.

Mujahid mengatakan bahwa ayat ini dikhususkan terhadap orang-orang beriman yang tidak berhijrah. Ada pula yang mengatakan bahwa yang dimaksud didalam ayat ini adalah kaum wanita dan anak-anak dikarenakan mereka tidak ikut memerangi, maka Allah swt mengizinkan untuk berbuat baik kepada mereka, demikianlah disebutkan oleh sebagian ahli tafsirโ€ฆ (al Jamiโ€™ li Ahkamil Qurโ€™an juz IX hal 311) Dari pemaparan yang dsebutkan Imam Qurthubi diatas maka ayat ini tidak bisa diperlakukan secara umum tetapi dikhususkan untuk orang-orang yang terikat perjanjian dengan Rasulullah saw selama mereka tidak memutuskannya (ahli dzimmah).

Hak-hak dan kewajiban-kewajiban kafir dzimmi adalah sama persis dengan kaum muslimin di suatu negara islam. Mereka semua berada dibawah kontrol penuh dari pemerintahan islam sehingga setiap kali mereka melakukan tindakan kriminal, kejahatan atau melanggar perjanjian maka langsung mendapatkan sangsi dari pemerintah.

Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairoh ra bahwasanya Rasulullah saw bersabda,โ€Janganlah kamu memulai salam kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani. Apabila kalian bertemu salah seorang diantara mereka di jalan maka sempitkanlah jalannya.โ€ (HR.

Muslim) Yang dimaksud dengan sempitkan jalan mereka adalah jangan biarkan seorang dzimmi berada ditengah jalan akan tetapi jadikan dia agar berada ditempat yang paling sempit apabila kaum muslimin ikut berjalan bersamanya.

pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari

Namun apabila jalan itu tidak ramai maka tidak ada halangan baginya. Mereka mengatakan : โ€œAkan tetapi penyempitan di sini jangan sampai menyebabkan orang itu terdorong ke jurang, terbentur dinding atau yang sejenisnya.โ€ (Shohih Muslim bi Syarhin Nawawi juz XIV hal 211) Hadits โ€œmenyempitkan jalanโ€ itu menunjukkan bahwa seorang muslim harus bisa menjaga izzahnya dihadapan orang-orang non muslim tanpa pernah mau merendahkannya apalagi direndahkan.

Namun demikian dalam menampilkan izzah tersebut janganlah sampai menzhalimi mereka sehingga mereka jatuh ke jurang atau terbentur dinding karena jika ini terjadi maka ia akan mendapatkan sangsi. Disebutkan didalam sejarah bahwa Umar bin Khottob pernah mengadili Gubernur Mesir Amr bin Ash karena perlakuan anaknya yang memukul seorang Nasrani Qibti dalam suatu permainan.

Hakim Syuraih pernah memenangkan seorang Yahudi terhadap Amirul Mukminin Ali bin Abi Tholib dalam kasus beju besinya. Sedangkan pada zaman ini, orang-orang non muslim tidaklah berada dibawah suatu pemerintahan islam yang terus mengawasinya dan bisa memberikan sangsi tegas ketika mereka melakukan pelanggaran kemanusiaan, pelecehan maupun tindakan kriminal terhadap seseorang muslim ataupun umat islam.

Keadaan justru sebaliknya, orang-orang non muslim tampak mendominanasi di berbagai aspek kehidupan manusia baik pilitik, ekonomi, budaya maupun militer. Tidak jarang dikarenakan dominasi ini, mereka melakukan berbagai penghinaan atau pelecehan terhadap simbol-simbol islam sementara si pelakunya tidak pernah mendapatkan sangsi yang tegas dari pemerintahan setempat, terutama di daerah-daerah atau negara-negara yang minoritas kaum muslimin.

Bukan berarti dalam kondisi dimana orang-orang non muslim begitu dominan kemudian kaum muslimin harus kehilangan izzahnya dan larut bersama mereka, mengikuti atau mengakui ajaran-ajaran agama mereka. Seorang muslim harus tetap bisa mempertahankan ciri khas keislamannya dihadapan berbagai ciri khas yang bukan islam didalam kondisi bagaimanapun. Tentunya diantara merekaโ€”orang-orang non muslimโ€”ada yang berbuat baik kepada kaum muslimin dan tidak menyakitinya maka terhadap mereka setiap muslim diharuskan membalasnya dengan perbuatan baik pula.

Al Qurโ€™an maupun Sunah banyak menganjurkan kaum muslimin untuk senantiasa berbuat baik kepada semua orang baik terhadap sesama muslim maupun non muslim, diantaranya : surat al Mumtahanah ayat 8 diatas. Sabda Rasulullah saw,โ€Sayangilah orang yang ada di bumi maka yang ada di langit akan menyayangimu.โ€ (HR. Thabrani) Juga sabdanya saw,โ€Barangsiapa yang menyakiti seorang dzimmi maka aku akan menjadi lawannya di hari kiamat.โ€ (HR.

Muslim) Perbuatan baik kepada mereka bukan berarti harus masuk kedalam prinsip-prinsip agama mereka (aqidah) karena batasan didalam hal ini sudah sangat jelas dan tegas digariskan oleh Allah swt : ู„ูŽูƒูู…ู’ ุฏููŠู†ููƒูู…ู’ ูˆูŽู„ููŠูŽ ุฏููŠู†ู ๏ดฟูฆ๏ดพ Artinya : โ€œUntukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.โ€ (QS.

Al Kafirun : 6) Hari Natal adalah bagian dari prinsip-prinsip agama Nasrani, mereka meyakini bahwa di hari inilah Yesus Kristus dilahirkan. Didalam bahasa Inggris disebut dengan Christmas, Christ berarti Kristus sedangkan Mass berarti masa atau kumpulan jadi bahwa pada hari itu banyak orang berkumpul mengingat / merayakan hari kelahiran Kristus.

Dan Kristus menurut keyakinan mereka adalah Allah yang mejelma. Berbuat kebaikan kepada mereka dalam hal ini adalah bukan dengan ikut memberikan selamat Hari Natal dikarenakan alasan diatas akan tetapi dengan tidak mengganggu mereka didalam merayakannya (aspek sosial).

Pemberian ucapan selamat Natal baik dengan lisan, telepon, sms, email ataupun pengiriman kartu berarti sudah memberikan pengakuan terhadap agama mereka dan rela dengan prinsip-prinsip agama mereka. Hal ini dilarang oleh Allah swt dalam firman-Nya, ุฅูู† ุชูŽูƒู’ููุฑููˆุง ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุบูŽู†ููŠู‘ูŒ ุนูŽู†ูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุฑู’ุถูŽู‰ ู„ูุนูุจูŽุงุฏูู‡ู ุงู„ู’ูƒููู’ุฑูŽ ูˆูŽุฅูู† ุชูŽุดู’ูƒูุฑููˆุง ูŠูŽุฑู’ุถูŽู‡ู ู„ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุฒูุฑู ูˆูŽุงุฒูุฑูŽุฉูŒ ูˆูุฒู’ุฑูŽ ุฃูุฎู’ุฑูŽู‰ ุซูู…ู‘ูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽุจู‘ููƒูู… ู…ู‘ูŽุฑู’ุฌูุนููƒูู…ู’ ููŽูŠูู†ูŽุจู‘ูุฆููƒูู… ุจูู…ูŽุง ูƒูู†ุชูู…ู’ ุชูŽุนู’ู…ูŽู„ููˆู†ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ููŠู…ูŒ ุจูุฐูŽุงุชู ุงู„ุตู‘ูุฏููˆุฑู ๏ดฟูง๏ดพ Artinya : โ€œJika kamu kafir Maka Sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu.โ€ (QS.

Az Zumar : 7) Jadi pemberian ucapan Selamat Hari Natal kepada orang-orang Nasrani baik ia adalah kerabat, teman dekat, tetangga, teman kantor, teman sekolah dan lainnya adalah haram hukumnya, sebagaimana pendapat kelompok pertama (Ibnu Taimiyah, Ibnul Qoyyim, Ibn Baaz dan lainnya) dan juga fatwa MUI.

Namun demikian setiap muslim yang berada diantara lingkungan mayoritas orang-orang Nasrani, seperti muslim yang tempat tinggalnya diantara rumah-rumah orang Nasrani, pegawai yang bekerja dengan orang Nasrani, seorang siswa di sekolah Nasrani, seorang pebisnis muslim yang sangat tergantung dengan pebisinis Nasrani atau kaum muslimin yang berada di daerah-daerah atau negeri-negeri non muslim maka boleh memberikan ucapan selamat Hari Natal kepada orang-orang Nasrani yang ada di sekitarnya tersebut disebabkan keterpaksaan.

Ucapan selamat yang keluar darinya pun harus tidak dibarengi dengan keredhoan didalam hatinya serta diharuskan baginya untuk beristighfar dan bertaubat. Diantara kondisi terpaksa misalnya; jika seorang pegawai muslim tidak mengucapkan Selamat Hari Natal kepada boss atau atasannya maka ia akan dipecat, karirnya dihambat, dikurangi hak-haknya.

Atau seorang siswa muslim apabila tidak memberikan ucapan Selamat Natal kepada Gurunya maka kemungkinan ia akan ditekan nilainya, diperlakukan tidak adil, dikurangi hak-haknya. Atau seorang muslim yang tinggal di suatu daerah atau negara non muslim apabila tidak memberikan Selamat Hari Natal kepada para tetangga Nasrani di sekitarnya akan mendapatkan tekanan sosial dan lain sebagainya.

ู…ูŽู† ูƒูŽููŽุฑูŽ ุจูุงู„ู„ู‘ู‡ู ู…ูู† ุจูŽุนู’ุฏู ุฅูŠู…ูŽุงู†ูู‡ู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ู…ูŽู†ู’ ุฃููƒู’ุฑูู‡ูŽ ูˆูŽู‚ูŽู„ู’ุจูู‡ู ู…ูุทู’ู…ูŽุฆูู†ู‘ูŒ ุจูุงู„ุฅููŠู…ูŽุงู†ู ูˆูŽู„ูŽูƒูู† ู…ู‘ูŽู† ุดูŽุฑูŽุญูŽ ุจูุงู„ู’ูƒููู’ุฑู ุตูŽุฏู’ุฑู‹ุง ููŽุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ุบูŽุถูŽุจูŒ ู…ู‘ูู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ูˆูŽู„ูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจูŒ ุนูŽุธููŠู…ูŒ ๏ดฟูกู ูฆ๏ดพ Artinya : โ€œBarangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah Dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir Padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, Maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya azab yang besar.

(QS. An Nahl : 106) Adapun apabila keadaan atau kondisi sekitarnya tidaklah memaksa atau mendesaknya dan tidak ada pengaruh sama sekali terhadap karir, jabatan, hak-hak atau perlakuan orang-orang Nasrani sekelilingnya terhadap diri dan keluarganya maka tidak diperbolehkan baginya pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari Selamat Hari Natal kepada mereka. Hukum Mengenakan Topi Sinterklas Sebagai seorang muslim sudah seharusnya bangga terhadap agamanya yang diimplementasikan dengan berpenampilan yang mencirikan keislamannya.

Allah swt telah menetapkan berbagai ciri khas seorang muslim yang membedakannya dari orang-orang non muslim. Dari sisi bisnis dan muamalah, islam menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba yang merupakan warisan orang-orang jahiliyah. Dari sisi busana, islam memerintahkan umatnya untuk menggunakan busana yang menutup auratnya kecuali terhadap orang-orang yang diperbolehkan melihatnya dari kalangan anggota keluarganya.

Dari sisi penampilan, islam meminta kepada seorang muslim untuk memelihara jenggot dan mencukur kumis. Islam meminta setiap umatnya untuk bisa membedakan penampilannya dari orang-orang non muslim, sebagaimana sabda Rasulullah saw,โ€Bedakanlah dirimu dari orang-orang musyrik, panjangkanlah jenggot dan cukurlah kumis.โ€ (Muttafaq Alaih) Islam melarang umatnya untuk meniru-niru berbagai prilaku yang menjadi bagian ritual keagamaan tertentu diluar islam atau mengenakan simbol-simbol yang menjadi ciri khas mereka seperti mengenakan salib atau pakaian khas mereka.

Terkadang seorang muslim juga mengenakan topi dan pakaian Sinterklas didalam suatu pesta perayaan Natal dengan teman-teman atau bossnya, untuk menyambut para tamu perusahaan yang datang atau yang lainnya. Sinterklas sendiri berasal dari Holland yang dibawa ke negeri kita.

Dan diantara keyakinan orang-orang Nasrani adalah bahwa ia sebenarnya adalah seorang uskup gereja katolik yang pada usia 18 tahun sudah diangkat sebagai pastor. Ia memiliki sikap belas kasihan, membela umat dan fakir miskin. Bahkah didalam legenda mereka disebutkan bahwa ia adalah wakil Tuhan dikarenakan bisa menghidupkan orang yang sudah mati.

Sinterklas yang ada sekarang dalam hal pakaian maupun postur tubuhnya, dengan mengenakan topi tidur, baju berwarna merah tanpa jubah dan bertubuh gendut serta selalu tertawa adalah berasal dari Amerika yang berbeda dengan aslinya yang berasal dari Turki yang selalu mengenakan jubah, tidak mesti berbaju merah, tidak gendut dan jarang tertawa.

(disarikan dari sumber : http://h-k-b-p.blogspot.com) Namun demikian topi tidur dengan pakaian merah yang biasa dikenakan sinterklas ini sudah menjadi ciri khas orang-orang Nasrani yang hanya ada pada saat perayaan Hari Natal sehingga dilarang bagi setiap muslim mengenakannya dikarenakan termasuk didalam meniru-niru suatu kaum diluar islam, sebagaimana sabda Pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari saw,โ€Siapa yang meniru suatu kaum maka ia adalah bagian dari mereka.โ€ (Muttafaq Alaih) Tidak jarang diawali dari sekedar meniru berubah menjadi penerinaan dan akhirnya menjadi pengakuan sehingga bukan tidak mungkin bagi kaum muslimin yang tidak memiliki dasar keimanan yang kuat kepada Allah ia akan terseret lebih jauh lagi dari sekedar pengakuan namun bisa menjadikannya berpindah agama (murtad) Akan tetapi jika memang seseorang muslim berada dalam kondisi terdesak dan berbagai upaya untuk menghindar darinya tidak berhasil maka ia diperbolehkan mengenakannya dikarenakan darurat atau terpaksa dengan hati yang tidak redho, beristighfar dan bertaubat kepada Allah swt, seperti : seorang karyawan supermarket miliki seorang Nasrani, seorang resepsionis suatu perusahaan asing, para penjaga counter di perusahaan non muslim untuk yang diharuskan mengenakan topi sinterklas dalam menyambut para tamunya dengan ancaman apabila ia menolaknya maka akan dipecat.

Wallahu Aโ€™lam Sumber: http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/hukum-mengucapkan-selamat-natal.htm โ€ข Paling Sering Dibaca โ€ข Contoh Program Java OOP Relasi Class (Studi Kasus Sepeda Motor) โ€ข Library (Pustaka) Queue dalam Bahasa Pemrograman Java โ€ข Kisah Nabi Sam'un Al Ghozi AS Alias Samson โ€ข Selingkuh: Kawin Silang Louhan Lokal dengan Red Devil #1 โ€ข Selingkuh: Kawin Silang Louhan Lokal dengan Red Devil #2 โ€ข Ranking Dunia โ€ข Jumlah Visitor โ€ข 1,561,351 pengunjung โ€ข Artikel Terbaru โ€ข Video ILC: Kesaksian Mantan Penyidik KPK February 18, 2015 โ€ข Tips Sehat Islami ala Nabi February 12, 2015 โ€ข Ironi Politik Jokowi February 9, 2015 โ€ข Pimpinan-pimpinan Dilaporkan ke Polisi: KPK Tamat?

January 26, 2015 โ€ข Kampus UPN โ€œVeteranโ€ Jatim di Desa Wonosalam, Jombang January 23, 2015 โ€ข Komentar Terbaru dildaar80 on Hukum Merusak Rumah Tangga Oraโ€ฆ elkavirginia007 on Hukum Musik Menurut Islam alfaidz on Nama-nama Surga dan Neraka serโ€ฆ Jovan on Contoh Program Linked List Sedโ€ฆ sirojuddin on Nama-nama Surga dan Neraka serโ€ฆ โ€ข Blog-blog Baru Satu minggu menjelang Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriyah yang lalu saya mendapat sebuah kejutan. Yaitu, perbuatan baik seorang Muslim kepada saya.

Orang itu tetangga saya. Tiba-tiba beliau mengirimkan bingkisan besar nasi kuning istimewa โ€œNiki Ecoโ€. Di dalamnya terselip kartu bertuliskan, โ€œMohon maaf lahir & batin, 1434 H, dari keluarga S.โ€Tindakannya, mencerminkan ajaran Al-Quran atau Injil?

pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari

Tetangga-Tetangga Umat Islam Yang Baik Dua belas tahun lalu kami sekeluarga pindah ke sebuah rumah dekat tempat tinggal mereka. Pasangan lanjut usia itu sudah lebih lama tinggal di sana. Bapak S. sendiri pensiunan guru. Setiap bulan Ramadan beliau rajin beribadah ke mesjid. Saya sangat terkesan oleh kehidupan beliau yang begitu taat beragama. Tempat tinggal kami hanya berjarak tiga rumah. Namun sebelumnya kami tidak pernah berkenalan dekat. Kalau kebetulan beliau lewat saya memang berusaha menyapa, โ€œSelamat pagi, Pak!โ€ Tetapi hanya sejauh itu saja.

Siang itu, tatkala menatap kiriman Bapak S. yang saya letakkan di meja makan, saya merasa malu sekali. Selama ini saya kira beliau tidak peduli kepada saya, tetangga dekatnya. Rupanya saya keliru. Ternyata beliau adalah orang yang lebih dahulu berbuat baik kepada saya! Tetangga-tetangga saya sebagian besar umat Islam dengan berbagai profesi. Selama bertahun-tahun saya tinggal di sana, mereka semuanya baik, sopan, dan ramah kepada saya.

Saya yakin betul bahwa ada banyak orang Muslim yang baik seperti itu. Bapak S. Mengikuti Ajaran Injil Jika Bapak S. mengikuti ajaran Al-Quran, beliau tidak akan berbuat baik pada saya.

Ajaran Al-Quran sangat keras kepada orang kafir. Injil mengajarkan untuk mengasihi sesama manusia. Dan berbuat baik kepada semua orang. Isa Al-Masih bahkan menyuruh mengasihi โ€œmusuh.โ€ Namun belum pernah sekali pun saya mengirimkan sepotong kue kepada keluarga S. ketika Hari Raya Natal tiba. Saya sangat malu sekaligus berpikir. Betapa indahnya jika orang mau berlomba-lomba berbuat baik kepada sesamanya.

Tanpa memandang perbedaan kepercayaan, suku, agama, atau ras. Yang demikian akan mendekatkan mereka. Akan timbul saling percaya, saling menghargai dan menghormati. Silakan menghubungi kami bila Anda setuju! Perbuatan Baik Tidak Mampu Menyelamatkan Kita Memang, Injil mengajarkan bahwa perbuatan baik tidak menyelamatkan kita dari neraka. Allah tidak mengampuni dan memberi hidup kekal karena kita berusaha berbuat baik. โ€œSebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diriโ€ (Rasul Besar Paulus Efesus 2:8-9).

Sampai kapan pun perbuatan baik kita tidak akan pernah sempurna. Sebenarnya pikiran, perkataan, tindakan, bahkan motivasi-motivasi kita berlumuran dosa. Tetapi orang yang diselamatkan karena anugerah Allah oleh iman kepada Isa Al-Masih, seyogyanya mendahului berbuat baik. Tujuan Allah menyelamatkan kita, agar kita melakukan perbuatan baik! Silakan mengemail kami bila Anda ingin belajar lebih lanjut tentang anugerah Allah ini. [ Staf Isa dan Islam โ€“ Untuk masukan atau pertanyaan mengenai artikel ini, silakan mengirim email kepada Staff Isa dan Islam.] Fok us Pertanyaan Untuk Dijawab Pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut: โ€ข Apakah Saudara pernah punya pengalaman seperti di atas?

Jelaskan. โ€ข Menurut Saudara, mana lebih baik untuk negaranya โ€“ mengasihi dan menghormati orang kafir (seperti ajaran Isa) atau membunuh orang kafir (seperti ajaran Islam)? Mengapa? โ€ข Apakah Saudara sedang berusaha keras untuk berbuat baik agar bisa diselamatkan? Apakah Saudara yakin semua perbuatan baik akan cukup untuk menghapus dosa saudara? Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Artikel Terkait Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel di atas.

Jika Anda berminat, silahkan klik pada link-link berikut: โ€ข Apakah Perbuatan Baik Menyelamatkan? โ€ข Dapatkah Amal Ibadah Menyelamatkan Orang Islam? โ€ข Orang Muslim, Apakah Anda Takut Akan Hari Kiamat? โ€ข Muslim Dan Nasrani Minta, โ€œTunjukkanlah Saya Jaminan Ke Surga!โ€ Video: โ€ข Empat Hal Yang Allah Ingin Para Mukmin Ketahui Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas.

Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, โ€œ Isa, Islam dan Al-Fatihah.โ€ ~ Saudara Fahri, Kami sangat berterimakasih untuk kesediaan saudara memasukkan komentar di situs ini.

Kami memperoleh kesan positif dari komentar saudara, yaitu saudara begitu antusias untuk berdiskusi di forum ini.

Kami memohon maaf bila saudara kesulitan mengirim komentar di situs ini. Tetapi kiranya hal itu tidak menurunkan semangat saudara untuk berdiskusi.

Kami akan mencoba memperbaiki sistem yang ada agar lebih efektif. Terimakasih untuk masukan saudara secara tidak langsung. Kami mempersilakan saudara memberikan pendapat terkait artikel di atas agar kita dapat mendalaminya. Apakah perbuatan baik dapat memberikan jaminan pasti masuk sorga?

Ataukah perbuatan baik malah mendorong kita masuk neraka karena tidak ada jaminan untuk hal itu? Bagaimana menurut saudara? Dapatkah saudara menjelaskannya? ~ Solihin โ€ข Salomo mengatakan 2 Maret 2018 pada 2:43 am ~ 1.Belum pernah, namun saya pasti sangat senang sekali jika hal itu terjadi. Mengingat indahnya kerukunan sesama manusia terlepas dari apapun agama yang dianut. 2. Kasih sesama manusia. Mengasihi sesama manusia tanpa alasan apapun adalah bentuk kasih yang sebenarnya dalam Kristus.

Maka tidak baik jika menindas, membunuh bahkan menyakiti dengan alasan apapun dan untuk tujuan apapun terhadap siapapun. Kasih yang Isa Al-Masih sampaikan tidak hanya baik untuk suatu negara, bahkan juga baik untuk dunia. 3. Berbuat baik bukan agar memperoleh keselamatan semata. Karena kebaikan tidak menjamin keselamatan akhirat. Tapi dapatkah kita mengklaim pengikut Isa Al-Masih tanpa didasari tindakan baik?

Syalom. ~ Saudara Salomo, Tentu saja sangat indah jika kita dapat hidup rukun dan damai antar sesama manusia. Isa mengajarkan, โ€œKasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiriโ€ (Injil, Rasul Besar 22:39).

Jadi pengikut Isa pun harus melakukan apa yang diajarkan Isa melalui perkataan dan perbuatannya. ~ Noni โ€ข Gandhi Waluyan mengatakan 10 Juni 2019 pada 10:39 pm ~ Allah itu Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Allah sangat menghargai perbuatan baik.

Bukankah itu tujuan semua agama agar berbuat baik? Sangking pengasihnya Allah kepada umat Muslim, baru niat berbuat baik saja sudah diganjar pahala (reward). Sebaliknya, jika berniat jahat tidak akan dicatat dalam keburukan dan tidak berdosa kecuali niat jahat itu dilaksanakan. Dalam Islam ada ajaran hablumminallah dan hablumminannas. Hubungan baik dengan Allah dan hubungan baik dengan manusia (ingat hubungan baik dengan manusia, bukan dengan umat Muslim saja).

Bukankah dalam ajaran Yesus di Lukas 10:27 juga ada? Memang dalam ajaran Islam ada perintah memerangi kafir. Tapi yang diperangi itu kafir harby yang terang-terangan memerangi Muslim, baik secara pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari maupun non fisik. ~ Saudara Gandhi Waluyan, Benar sekali bahwa Allah sangat Maha Pengasih dan Penyayang. Setiap perbuatan baik akan mendapatkan pahala. Namun apakah dengan perbuatan baik dapat menjamin seorang Muslim masuk surga-Nya?

Tidak ada yang tahu. Umat Muslim hanya berusaha berbuat baik dan beramal tanpa pernah tahu apakah amalnya sudah cukup untuk dia bisa masuk surga-Nya. Namun Isa Al-Masih memberikan jaminan dan suatu kepastian.

pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari

Isa memberikan jaminan untuk umat-Nya bisa masuk surga-Nya. Sebab Isa memiliki kuasa untuk memberikan hidup kekal bagi umat manusia. Isa berkata, โ€œAkulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?โ€ (Injil, Rasul Besar Yohanes 11:25-26) ~ Noni โ€ข Gandhi Waluyan mengatakan 14 Juni 2019 pada 5:31 pm ~ Noni, Kalau sudah ada jaminan itu mengapa dalam Yoh 17:3 (konteks Yesus berdoa) Yesus masih berdoa agar murid-muridnya masuk ke dalam kerajaan surga?

Itu tandanya masih tidak ada jaminan. Bukan itu saja dalam Mat 7:21 lebih dipertegas lagi. Tidak cukup modal percaya, tapi harus melakukan kehendak Bapa. Artinya Yoh 11:25:26 masih tidak menjamin. Belum lagi ada syarat lain dalam Luk 14:25:26, kalian mesti membenci orang-orang yang seharusnya disayang. Artinya kalau saat ini kaliam masih sayang ibu/bapak kalian, artinya bukan pengikut Yesus, dan tidak bisa masuk surga.

Sebenarya masih banyak lagi ayat yang disyaratkan Yesus agar bisa masuk surga. Repot, bukan? ~ Saudara Gandhi, Injil, Rasul Besar Yohanes 17:3 tidak berbicara tentang Isa Al-Masih berdoa agar murid-murid masuk sorga, melainkan sebuah bentuk komunikasi Bapa dengan Isa Al-Masih.

pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari

Ayat ke-5 menyatakan, โ€œOleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.โ€ Artinya Isa Al-Masih memiliki hakikat yang sama dengan Bapa. Kami bertanya kepada saudara.

Bagian mana dari Injil, Rasul Besar Yohanes 17:3 yang menyatakan bahwa Isa Al-Masih berdoa agar murid-murid-Nya masuk sorga? Bagaimana saudara? ~ Solihin โ€ข Jesus Park mengatakan 5 Juli 2019 pada 10:38 pm ~ Gandhi, Maaf, kami lebih percaya tulisan di Quran dibanding tipu daya saudara.

Jangan berteman baik dengan umat lain (QS 9:16), perangi dengan dibunuh umat kristen (QS 9:29), mengajarkan tidak setia menahan nafsunya (QS 4:20), dll. Jadi allah islam tidak terbukti pengasih dan penyayang sebaliknya membuat perselisihan, kebencian, permusuhan, dll. Lagi-lagi muslim terpeleset dengan (Matius 7:21) karena jelas ayat tersebut membuktikan Isa adalah Tuhan, karena menurut Isa โ€œtidak semua masuk surgaโ€ karena menyebut Isa Tuhan, kecuali mereka mengikuti kehendak Bapa โ€œyaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekalโ€ฆโ€ (Yohanes 6:40).

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini: 1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.

2. Hanya diperbolehkan menjawab salah satu pertanyaan fokus yang terdapat di bagian akhir artikel. Komentar yang tidak berhubungan dengan salah satu pertanyaan fokus, pasti akan dihapus. Harap maklum! 3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu. 4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu. 5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain. 6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom.

Tidak lebih! Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected] Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan. Wassalam, Staf, Isa dan Islam Artikel Terbaru โ€ข Cara Minta Maaf Saat Lebaran Agar Dapat Bersilaturahmi โ€ข Apakah Tafsir Surat 19 Ayat 33 Menyatakan Isa Mati & Bangkit? โ€ข Cara Bebas dari Hutang Puasa Ramadhan โ€ข Bagaimana Jika Tidak Mampu Mengganti Qadha Puasa Ramadhan?

โ€ข Kata-Kata Bijak Motivasi Kehidupan Islami Menghadapi Penderitaan Artikel Terpopuler Bulan Ini โ€ข Cara Menghindari 10 Hal yang Membatalkan Puasa Anda โ€ข 5 Keutamaan Bulan Ramadhan! Cukupkah Mendapatkan Ampunan Allah? โ€ข 3 Alasan Mukmin Seharusnya Percaya Nabi Isa Wafat โ€ข Kata-Kata Bijak Motivasi Kehidupan Islami Menghadapi Penderitaan โ€ข 3 Kunci Berhasil Puasa Menurut Isa Al-Masih
Ringkasan ceramah Zakir Naik di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Tanggal 2 April 2017.

Dakwah adalah kewajiban setiap Muslim. Pada waktu tertentu dakwah bisa menjadi wajib. Dan berdosa bila tidak melakukan.

Bila tetangga kita non muslim. Tapi kita tidak memberitahu nya tentang ajaran Islam. Yg pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari adalah anda bukan tetangga anda.

Di akhirat anda akan diminta tanggung jawab. Ada yg berkata ke saya, kenapa mengurus orang lain. Urus aja diri sendiri. Buat apa dakwah ke umat lain urus aja agama sendiri. Saya akan jawab ini. Saya jawab dengan contoh. Bila anak istri anda ditepi jurang disebelahnya ada orang lain.

Saat anak istri anda tergelincir. Orang itu diam saja. Padahal kalau orang itu mau mereka akan selamat. Apakah anda akan marah ke orang itu ? Pasti marah kan.

pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari

Orang itu berkata saya mengurus diri sendiri. Anda marah tidak ? Anda tentu marah. Gara gara orang itu tidak mau bantu anak istri anda celaka.

Selain mengajak non muslim. Kita juga harus waspada dengan gerakan misionaris Kristen.

pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari

Bagaimana cara mereka mempengaruhi umat Islam. Alquran sering dijadikan senjata misionaris Kristen dalam mempengaruhi umat Islam. Pertanyaan Pertama โ€œApakah dijelaskan dalam Al Quran bahwa Injil adalah firman Tuhan?โ€ Biasanya muslim yang ditanya demikian akan langsung menjawab, โ€œYa, disebutkanโ€ โ€œKalau begitu mengapa engkau tidak mengikuti Injil?โ€ Pertanyaan Kedua โ€œBerapa banyak nama muhammad disebutkan dalam Al Quran?โ€ Muslim yang tahu akan menjawab, โ€œLima kali. Empat kali dengan nama Muhammad dan satu kali dengan nama Ahmadโ€ โ€œBerapa banyak nama isa disebutkan dalam Al Quran?โ€ Muslim yang tidak tahu, akan diberitahu oleh misionaris yang mempelajari Al Quran itu.

Bahwa Isa disebutkan 25 kali. โ€œMana yang lebih besar, Muhammad yang disebutkan lima kali atau Yesus yang disebutkan 25 kali dalam Al Quran?โ€ demikian pertanyaan misionaris berikutnya.

Pertanyaan Ketiga โ€œApakah Nabi Muhammad punya ayah dan punya ibu?โ€ โ€œYaโ€ โ€œApakah Isa (Yesus) dilahirkan dengan ibu dan ayah?โ€ โ€œIsa memiliki ibu tetapi tidak memiliki ayahโ€ โ€œMana yang lebih hebat, orang yang dilahirkan dengan cara biasa dengan adanya ibu dan ayah atau yang terlahir tanpa ayah?โ€ Pertanyaan Keempat โ€œApakah Nabi Muhammad memiliki mukjizat?โ€ โ€œYaโ€โ€œApakah Nabi Muhammad bisa menghidupkan orang mati?โ€ โ€œTidakโ€ (Karena dalam Al Quran dan hadits tidak disebutkan mukjizat itu) โ€œApakah Isa bisa menghidupkan orang mati?โ€ โ€œYaโ€ (salah satu mukjizat Nabi Isa, dengan izin Allah, bisa menghidupkan orang mati) โ€œMana yang lebih hebat, yang tidak bisa menghidupkan orang mati atau yang bisa menghidupkan orang mati?โ€ Pertanyaan kelima โ€œApakah Nabimu Muhammad sekarang secara fisik pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari atau hidup?โ€ โ€œMeninggalโ€ โ€œApakah Yesus (Isa) sekarang meninggal atau masih hidup?โ€ โ€œMasih hidupโ€ โ€œMana yang lebih hebat, yang sudah meninggal atau yang masih hidup hingga sekarang?โ€ Pertanyaan-pertanyaan itu membuat banyak muslim yang tidak memahami Al Quran menjadi bingung.

Namun, sebenarnya semuanya hanya pertanyaan licik misionaris. Jawabannya sudah ada dalam Al Quran. Jawaban atas Pertanyaan Misionaris (1) Dr Zakir Naik membeberkan lima pertanyaan utama yang biasa dipakai para misionaris. Berikut ini pertanyaan tersebut dan jawabannya: Jawaban Pertanyaan Pertama โ€œApakah dijelaskan dalam Al Quran bahwa Injil adalah firman Tuhan?โ€ Biasanya muslim yang ditanya demikian akan langsung menjawab, โ€œYa, disebutkanโ€ โ€œKalau begitu mengapa engkau tidak mengikuti Injil?โ€ Jawaban atas Pertanyaan Pertama Al Quran memang mengatakan Injil adalah kitab Allah sebagaimana Taurat juga kitab Allah.

Al Quran membenarkan keduanya, sebagaimana tercantum dalam Surat Ali Imran ayat 3. ู†ูŽุฒู‘ูŽู„ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจูŽ ุจูุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ู ู…ูุตูŽุฏู‘ูู‚ู‹ุง ู„ูู…ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ูŠูŽุฏูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุฒูŽู„ูŽ ุงู„ุชู‘ูŽูˆู’ุฑูŽุงุฉูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุฅูู†ู’ุฌููŠู„ูŽ โ€œDia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injilโ€ (QS.

Ali Imran: 3) Jadi Injil dibenarkan Al Quran sebagai kitab yang telah diturunkan sebelumnya. Bukan berarti harus diikuti, sebagaimana Taurat juga dibenarkan sebagai kitab yang telah diturunkan sebelumnya tetapi tidak untuk diikuti.Bahkan seharusnya, orang yang percaya pada Taurat dan Injil, mereka mengikuti Al Quran sebagaimana orang yang berpegang pada sesuatu akan mengikuti update terbaru dari sesuatu itu.

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุฃููˆุชููˆุง ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจูŽ ุขูŽู…ูู†ููˆุง ุจูู…ูŽุง ู†ูŽุฒู‘ูŽู„ู’ู†ูŽุง ู…ูุตูŽุฏู‘ูู‚ู‹ุง ู„ูู…ูŽุง ู…ูŽุนูŽูƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ู‚ูŽุจู’ู„ู ุฃูŽู†ู’ ู†ูŽุทู’ู…ูุณูŽ ูˆูุฌููˆู‡ู‹ุง ููŽู†ูŽุฑูุฏู‘ูŽู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽุฏู’ุจูŽุงุฑูู‡ูŽุง ุฃูŽูˆู’ ู†ูŽู„ู’ุนูŽู†ูŽู‡ูู…ู’ ูƒูŽู…ูŽุง ู„ูŽุนูŽู†ู‘ูŽุง ุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจูŽ ุงู„ุณู‘ูŽุจู’ุชู ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ุฃูŽู…ู’ุฑู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูŽูู’ุนููˆู„ู‹ุง โ€œHai orang-orang yang telah diberi Alkitab, berimanlah kamu kepada apa yang telah Kami turunkan (Al Quran) yang membenarkan kitab yang ada pada kamu.โ€ (QS. An Nisaโ€™: 47) Selain itu, Injil yang dibenarkan Al Quran adalah Injil yang otentik.

Injil pada zaman Nabi Isa sebelum diubah oleh para pemalsu. Adapun Injil yang ada sekarang, telah beberapa kali mengalami perubahan, misalnya pada Persidangan Nicea pada tahun 325 M. Pada tahun 1881 dirilis Injil King James Version (KJV) yang merevisi beberapa hal yang dianggap bertentangan.

Pada tahun 1952 dirilis Revised Standard Version (RSV) atas dasar ditemukannya beberapa cacat pada KJV. Pertanyaan Kedua โ€œBerapa banyak nama Nabimu (Muhammad shallallahu โ€˜alaihi wasallam) disebutkan dalam Al Quran?โ€ Muslim yang tahu akan menjawab, โ€œLima kali. Empat kali dengan nama Muhammad dan satu kali dengan nama Ahmadโ€ โ€œBerapa banyak nama Yesus Kristus (Isa โ€˜alaihi salam) disebutkan dalam Al Quran?โ€ Muslim yang tidak tahu, akan diberitahu oleh misionaris yang mempelajari Al Quran itu.

Bahwa Isa disebutkan 25 kali. โ€œMana yang lebih besar, Muhammad yang disebutkan lima kali atau Yesus yang disebutkan 25 kali dalam Al Quran?โ€ demikian pertanyaan misionaris berikutnya.

Jawaban atas Pertanyaan Kedua Nabi Isa โ€˜alaihis salam memang disebutkan dalam Al Quran lebih banyak daripada Nabi Muhammad shallallahu โ€˜alaihi wasallam. Namun, penyebutan yang lebih banyak itu tidak menunjukkan siapa yang lebih besar atau lebih agung. Nabi Musa, bahkan disebutkan lebih banyak lagi.

Nama Nabi Musa disebutkan sebanyak 124 kali dalam Al Quran. jika karena disebutkan lebih banyak dalam Al Quran kemudian otomatis lebih agung, apakah orang-orang Nasrani mau mengakui bahwa Nabi Musa lebih agung daripada Nabi Isa? Bahkan, jika karena disebutkan lebih banyak dalam Al Quran kemudian dianggap menjadi Tuhan, pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari orang-orang Nasrani mau mengakui bahwa Musa adalah Tuhan?

Satu hal lagi, Al Quran hampir selalu menyebut Nabi Isa lengkap dengan bin Maryam. Hanya 4 kali nama Nabi Isa disebut sendirian tanpa bin Maryam yaitu pada Surat Ali Imran ayat 52, Ali Imran ayat 55, Ali Imran ayat 59, dan Az Zukhruf ayat 63. Selebihnya selalu disebut Isa bin Maryam. Untuk menegaskan bahwa Isa adalah anak Maryam, bukan anak Tuhan sebagaimana klaim kaum Nasrani. Pertanyaan Ketiga โ€œApakah Nabi Muhammad punya ayah dan punya ibu?โ€ โ€œYaโ€ โ€œApakah Isa (Yesus) dilahirkan dengan ibu dan ayah?โ€ โ€œIsa memiliki ibu tetapi tidak memiliki ayahโ€ โ€œMana yang lebih hebat, orang yang dilahirkan dengan cara biasa dengan adanya ibu dan ayah atau yang terlahir tanpa ayah?โ€ Jawaban atas Pertanyaan Ketiga Nabi Isa memang tidak memiliki ayah.

Namun, bukan berarti lebih hebat daripada Nabi Muhammad shallallahu โ€˜alaihi wasallam. Apalagi jika kemudian dijadikan tuhan, sama sekali keliru. Sekarang saya tanya, mana yang lebih hebat, Isa yang lahir tanpa ayah atau Adam yang tanpa ayah dan tanpa ibu?

Jika Isa lahir tanpa ayah kemudian dijadikan tuhan, seharusnya Adam lebih berhak untuk dijadikan tuhan karena tidak memiliki ayah dan tidak memiliki ibu. Jika orang Kristen masih ngotot menjadikan Yesus sebagai Tuhan, carilah di Injil pernyataan Yesus yang mengatakan โ€œAkulah Tuhanโ€ atau โ€œSembahlah aku.โ€ Niscaya tidak akan pernah ketemu.

Pertanyaan Keempat โ€œApakah Nabi Muhammad memiliki mukjizat?โ€ โ€œYaโ€ โ€œApakah Nabi Muhammad bisa menghidupkan orang mati?โ€ โ€œTidakโ€ (Karena dalam Al Quran dan hadits tidak disebutkan mukjizat itu) โ€œApakah Isa bisa menghidupkan orang mati?โ€ โ€œYaโ€ (salah satu mukjizat Nabi Isa, dengan izin Allah, bisa menghidupkan orang mati) โ€œMana yang lebih hebat, yang tidak bisa menghidupkan orang mati atau yang bisa menghidupkan orang mati?โ€ Jawaban atas Pertanyaan Keempat Salah satu mukjizat Nabi Isa โ€˜alaihis salam adalah menghidupkan orang mati.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Namun ingat, yang menghidupkan orang mati itu adalah Allah. Nabi Isa mengakuinya sendiri.Demikian pula dalam Injil, Yesus mengakui bahwa yang menghidupkan orang mati adalah Allah. Bukan dirinya. Sahabatku Lazarus mati, maka kembalikanlah ruh kepadanya Tuhan โ€œ. Allah memperkenankan doanya dan berfirman, โ€œMintalah, sesungguhnya engkau akan memperoleh apa yang engkau mintaโ€.

Ketika Yesus menyeru Lazarus agar keluar kepadanya, ia berkata, โ€œBapa, Aku mengucap syukur kepadamu, karena engkau telah mendengarkan aku. Aku tahu, bahwa engkau selalu mendengarkan akuโ€ (Yohanes 11: 41-42) Lalu besar mana mukjizat Nabi Isa dengan mukjizat Nabi Muhammad? Jika dikatakan bahwa menghidupkan orang mati adalah mukjizat terbesar Nabi Isa, ternyata dalam Injil disebutkan ada lima orang yang bisa menghidupkan orang mati.

Selain Nabi Isa (Yesus), mereka adalah Nabi Ilyas (Elia), Nabi Ilyasa (Elisa), Yehezkiel (seorang nabi di kalangan Nabi Israel menurut Injil), dan Petrus. Apakah dengan begitu, mereka semua juga dianggap sebagai Tuhan karena menurut Injil bisa menghidupkan orang mati? Sungguh lucu. Nah, berbeda dengan Nabi-Nabi sebelumnya yang mukjizatnya kadang serupa dengan Nabi yang lain, Rasulullah Muhammad memiliki banyak mukjizat dan yang terbesar adalah Al Qurโ€™an. Jika mukjizat yang lain sudah tidak bisa dilihat lagi bekasnya, Al Quran tetap ada hingga hari kiamat.

Dan Al Quran sendiri menantang siapapun di dunia ini untuk menandinginya, dan hingga saat ini tidak ada yang bisa menerima tantangan ini. ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูู†ู’ุชูู…ู’ ูููŠ ุฑูŽูŠู’ุจู ู…ูู…ู‘ูŽุง ู†ูŽุฒู‘ูŽู„ู’ู†ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุนูŽุจู’ุฏูู†ูŽุง ููŽุฃู’ุชููˆุง ุจูุณููˆุฑูŽุฉู ู…ูู†ู’ ู…ูุซู’ู„ูู‡ู ูˆูŽุงุฏู’ุนููˆุง ุดูู‡ูŽุฏูŽุงุกูŽูƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุฏููˆู†ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู†ู’ ูƒูู†ู’ุชูู…ู’ ุตูŽุงุฏูู‚ููŠู†ูŽ. ููŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽูู’ุนูŽู„ููˆุง ูˆูŽู„ูŽู†ู’ ุชูŽูู’ุนูŽู„ููˆุง ููŽุงุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑูŽ ุงู„ู‘ูŽุชููŠ ูˆูŽู‚ููˆุฏูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ูˆูŽุงู„ู’ุญูุฌูŽุงุฑูŽุฉู ุฃูุนูุฏู‘ูŽุชู’ ู„ูู„ู’ูƒูŽุงููุฑููŠู†ูŽ โ€œJika kamu (tetap) dalam keraguan tentang al-Qurโ€™รขn yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal al-Qurโ€™รขn itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allรขh, jika kamu orang-orang yang benar.

Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya), dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, (neraka itu) telah disediakan bagi orang-orang kafir.โ€ (QS.

Al Baqarah: 23-24) Anda berani menerima tantangan ini, Pak Misionaris? Pertanyaan Kelima โ€œApakah Nabimu Muhammad sekarang secara fisik meninggal atau hidup?โ€ โ€œMeninggalโ€ โ€œApakah Yesus (Isa) sekarang meninggal atau masih hidup?โ€ โ€œMasih hidupโ€ โ€œMana yang lebih hebat, yang sudah meninggal atau yang masih hidup hingga sekarang?โ€ Jawaban atas Pertanyaan Kelima Pertanyaan ini justru akan meruntuhkan doktrin terbesar Kristen.

Dalam Al Quran memang dinyatakan bahwa Nabi Isa โ€˜alaihis salam tidak disalib. Yang disalib adalah orang yang diserupakan dengan Nabi Isa. ูˆูŽู‚ูŽูˆู’ู„ูู‡ูู…ู’ ุฅูู†ู‘ูŽุง ู‚ูŽุชูŽู„ู’ู†ูŽุง ุงู„ู’ู…ูŽุณููŠุญูŽ ุนููŠุณูŽู‰ ุงุจู’ู†ูŽ ู…ูŽุฑู’ูŠูŽู…ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู…ูŽุง ู‚ูŽุชูŽู„ููˆู‡ู ูˆูŽู…ูŽุง ุตูŽู„ูŽุจููˆู‡ู ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู’ ุดูุจู‘ูู‡ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุงุฎู’ุชูŽู„ูŽูููˆุง ูููŠู‡ู ู„ูŽูููŠ ุดูŽูƒู‘ู ู…ูู†ู’ู‡ู ู…ูŽุง ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุจูู‡ู ู…ูู†ู’ ุนูู„ู’ู…ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ุงุชู‘ูุจูŽุงุนูŽ ุงู„ุธู‘ูŽู†ู‘ู ูˆูŽู…ูŽุง ู‚ูŽุชูŽู„ููˆู‡ู ูŠูŽู‚ููŠู†ู‹ุง Dan karena ucapan mereka: โ€œSesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allahโ€, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka.

Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. (QS. An Nisaโ€™: 157) Jika orang Kristen mengatakan Yesus masih hidup, berarti yang disalib bukan Yesus.

Sama seperti firman Allah dalam Al Quran tersebut. Namun jika Yesus tidak mati disalib, tidak ada konsep penebusan dosa sebagaimana yang dijadikan pijakan gereja saat ini.Jadi Anda meyakini yang mana? Yesus masih hidup karena tidak disalib atau Yesus mati disalib? Anda pasti akan bingung sendiri. Adapun pertanyaan siapa yang lebih hebat, orang yang meninggal atau orang yang masih hidup, bukanlah pertanyaan yang tepat.

Anda masih hidup, Nabi Musa telah meninggal. Siapa yang lebih hebat? Khusus untuk Nabi Isa yang diangkat Allah dan nanti akan diturunkan menjelang hari kiamat, itu bukanlah kehebatan Nabi Isa atas Nabi Muhammad namun semata-mata atas kehendak Allah dalam rangka menegaskan kesalahan orang-orang yang menganggapnya sebagai Tuhan.

Tulisan dari Hendra Setiawan Adi Sumaryadi - Bicara IT dan Internet Jum'at, 18 November 2016 18:34 WIB Mencuri Benih, Benarkah Dosanya Terus Berkembang? Almarhum Bapa adalah seorang petani, petani dengan beberapa petak sawah untuk menghidupi kami sekeluarga.

Suatu saat setelah musim tebar benih selesai dan masuk musim tanam, bapa kaget karena benih padi hilang setelah seharian kemarin dicabut untuk ditanam.

Sabtu, 02 April 2011 20:50 WIB Sekali-kali Maksiat Ah. Cuma Sekali Kok Suatu ketika ada dua orang kakak beradik yang mempunyai kehidupan yang amatlah kontras, keduanya tumbuh dengan lingkungan masing-masih bahkan seolah tidak ada ciri bahwa mereka berdua adalah sebuah keluarga, maklum saking bedanya. Kakaknya yang tua dengan kehidupan agama yang kental sedangkan adiknya dengan kehidupan urak-urakan. Jum'at, 25 Desember 2009 19:20 WIB Beratnya Kala Ulama Berhutang Budi Disadari atau tidak semua orang pasti mengalami yang namanya hutang budi, bukan berhutang kepada si Budi tetapi berhutang kepada seseorang.

Dimana hutang itu tidak hanya bersifat materi saja seperti uang dan barang tetapi juga pertolongan-pertolongan lain yang pernah diberikan. Hutang budi bisa menimpa siapa saja, tidak mengenal usia ataupun jenis kelamin dan tidak pula mengenal profesi seseorang, baik itu seorang presiden hingga pemulung sampah dipinggiran kota. Tidak terkecuali adalah untuk seorang ulama, sungguh berat ketika ulama sudah berhutang budi. Kenapa? Kamis, 03 September 2009 20:44 WIB Luar Biasanya Bagaimana Al Quran Menggambarkan Gempa Jujur saja gempa ini merupakan gempa yang benar-benar terasa selama hidup saya, dan mudah-mudahan tidak terjadi kembali diesok hari kedepan.

Tepat terjadinya gempa diri terasa sangat kaget hanya dapat berucap takbir, setelah beberapa saat reda saya baru bisa mendengarkan satu-satunya radio yang bisa didengar informasinya dan sangat kaget ketika ternyata gempa terjadi di pantai selatan, pikiran tidak karuan semakin menguat ketika handphone mamah dan handphone bapa tidak ada yang dapat dihubungi satupun, akhirnya setelah beberapa saat alhamdulillah bisa dihubungi.

Selasa, 19 Mei 2009 06:01 WIB Tips Kalau Tidak Ingin Sholat. Suatu ketika saya berkesempatan untuk pulang ke Pangandaran, sebuah kampung halaman yang sangat saya cintai. Ketika itu saya mendapat kabar bahwa tetangga kami, namanya Purnomo dan biasa saya panggil dengan panggilan Pak Pur.

Sedih sekali rasanya karena saat ini beliau sudah mulai hilang ingatan, senyum sendiri walaupun tak ada teman. Penyebabnya adalah karena sering dijebak oleh teman-temannya di Pantai untuk minum-minuman keras dan memakai narkoba. Suatu ketika ada ibu-ibu tetanggaku sedang berkumpul dan selidik punya selidik sedang membicarakan Pak Pur, namun alangkah kagetnya orang yang pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari dibicarakan muncul tiba-tiba dan dengan kepedeannya langsung berkata Rabu, 12 September 2007 08:15 WIB Ramadhan tiba, kebiasaan lama pun tiba Marhaban ya Ramadhan, selamat datang bulan suci dan bulan penuh berkah.

Ketika ramadhan dimulai banyak orang yang mempunyai kebiasaan lama muncul kembali, kenapa saya katakan kebiasaan lama, karena biasanya dibulan-bulan yang lain kebiasaan itu tidak muncul sama sekali, ada kebiasaan buruk dan ada kebiasaan yang baik. Sebenarnya apa saja sih kebiasaan itu, baca selengkapnya. Aktual dan Umum 17 Sudut Pandang 35 Islam dan Seputarnya 11 Cerita dan Kisah 10 Iseng dan Gak Jelas 8 Teknologi Informasi 47 Campur-Campur 29 Curhatan Hatiku 8 Cerita Sehari-hari 6 Bisnis dan Wirausaha 19 Jalan Jalan dan Kuliner 1 Seputar Film 4 Bangun Website 0 Sapa Teman dan Kenalan 11 Tentang Pangandaran 15 Startup Indonesia 9 Persib Bandung 2 Saya dan Keluarga 3 Edukasi 4 Bedah Web dan Aplikasi 1 Motivasi dan Inspriasi 1 Assalamuโ€™alaikum Pa Ustadz Saya ingin bertanya bagaimana hukumnya dalam Islam mengucapkan selamat natal.

Apakah haram hukumnya? Bagaimana bila alasannya ingin menjaga hubungan baik dgn teman-teman ataupun relasi? Terima kasih untuk jawabannya.

pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari

Pertanyaan kedua, bagaimana hukumnya seorang pegawai supermarket yang diminta atasan untuk mengenakan topi sinterklaus dalam rangka memeriahkan natal. Wassalamuโ€™alaikum wr. wb. Waalaikumussalam Wr Wb Perbedaan Pendapat tentang Mengucapkan Selamat Natal Diantara tema yang mengandung perdebatan setiap tahunnya adalah ucapan selamat Hari Natal.

Para ulama kontemporer berbeda pendapat didalam penentuan hukum fiqihnya antara yang mendukung ucapan selamat dengan yang menentangnya. Kedua kelompok ini bersandar kepada sejumlah dalil. Meskipun pengucapan selamat hari natal ini sebagiannya masuk didalam wilayah aqidah namun ia memiliki hukum fiqih yang bersandar kepada pemahaman yang mendalam, penelaahan yang rinci terhadap berbagai nash-nash syarโ€™i.

Ada dua pendapat di dalam permasalahan ini : Pendapat Pertama Ibnu Taimiyah, Ibnul Qoyyim dan para pengikutnya seperti Syeikh Ibn Baaz, Syeikh Ibnu Utsaiminโ€”semoga Allah merahmati merekaโ€”serta yang lainnya seperti Syeikh Ibrahim bin Muhammad al Huqoil berpendapat bahwa mengucapkan selamat Hari Natal hukumnya adalah haram karena perayaan ini adalah bagian dari syiar-syiar agama mereka.

Allah tidak meredhoi adanya kekufuran terhadap hamba-hamba-Nya. Sesungguhnya didalam pengucapan selamat kepada mereka adalah tasyabbuh (menyerupai) dengan mereka dan ini diharamkan. Di antara bentuk-bentuk tasyabbuh : 1. Ikut serta didalam hari raya tersebut. 2. Mentransfer perayaan-perayaan mereka ke neger-negeri islam.

pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari

Mereka juga berpendapat wajib menjauhi berbagai perayaan orang-orang kafir, menjauhi dari sikap menyerupai perbuatan-perbuatan mereka, menjauhi berbagai sarana yang digunakan untuk menghadiri perayaan tersebut, tidak menolong seorang muslim didalam menyerupai perayaan hari raya mereka, tidak mengucapkan selamat atas hari raya mereka serta menjauhi penggunaan berbagai nama dan istilah khusus didalam ibadah mereka. Pendapat Kedua Jumhur ulama kontemporer membolehkan mengucapkan selamat Hari Natal.

Di antaranya Syeikh Yusuf al Qaradhawi yang berpendapat bahwa perubahan kondisi global-lah yang menjadikanku berbeda dengan Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah didalam mengharamkan pengucapan selamat hari-hari Agama orang-orang Nasrani atau yang lainnya. Aku (Yusuf al Qaradhawi) membolehkan pengucapan itu apabila mereka (orang-orang Nasrani atau non muslim lainnya) adalah orang-orang yang cinta damai terhadap kaum muslimin, terlebih lagi apabila ada hubungan khsusus antara dirinya (non m uslim) dengan seorang muslim, seperti : kerabat, tetangga rumah, teman kuliah, teman kerja dan lainnya.

Hal ini termasuk didalam berbuat kebajikan yang tidak dilarang Allah swt namun dicintai-Nya sebagaimana Dia swt mencintai berbuat adil. Firman Allah swt :Artinya : ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุญููŠูู‘ูŠู’ุชูู… ุจูุชูŽุญููŠูŽู‘ุฉู ููŽุญูŽูŠูู‘ูˆุงู’ ุจูุฃูŽุญู’ุณูŽู†ูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุฃูŽูˆู’ ุฑูุฏูู‘ูˆู‡ูŽุง ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ูƒูู„ูู‘ ุดูŽูŠู’ุกู ุญูŽุณููŠุจู‹ุง (ูจูฆ) Artinya : โ€œApabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, Maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa).

Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu.โ€ (QS. An Nisaa : 86) Lembaga Riset dan Fatwa Eropa juga membolehkan pengucapan selamat ini jika mereka bukan termasuk orang-orang yang memerangi kaum muslimin khususnya dalam keadaan dimana kaum muslimin minoritas seperti di Barat. Setelah memaparkan berbagai dalil, Lembaga ini memberikan kesimpulan sebagai berikut : Tidak dilarang bagi seorang muslim atau Markaz Islam memberikan selamat atas perayaan ini, baik dengan lisan maupun pengiriman kartu ucapan yang tidak menampilkan simbol mereka atau berbagai ungkapan keagamaan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam seperti salib.

Sesungguhnya Islam menafikan fikroh salib, firman-Nya : ูˆูŽู‚ูŽูˆู’ู„ูู‡ูู…ู’ ุฅูู†ูŽู‘ุง ู‚ูŽุชูŽู„ู’ู†ูŽุง ุงู„ู’ู…ูŽุณููŠุญูŽ ุนููŠุณูŽู‰ ุงุจู’ู†ูŽ ู…ูŽุฑู’ูŠูŽู…ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ูˆูŽู…ูŽุง ู‚ูŽุชูŽู„ููˆู‡ู ูˆูŽู…ูŽุง ุตูŽู„ูŽุจููˆู‡ู ูˆูŽู„ูŽูƒูู† ุดูุจูู‘ู‡ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุงุฎู’ุชูŽู„ูŽูููˆุงู’ ูููŠู‡ู ู„ูŽูููŠ ุดูŽูƒูู‘ ู…ูู‘ู†ู’ู‡ู ู…ูŽุง ู„ูŽู‡ูู… ุจูู‡ู ู…ูู†ู’ ุนูู„ู’ู…ู ุฅูู„ุงูŽู‘ ุงุชูู‘ุจูŽุงุนูŽ ุงู„ุธูŽู‘ู†ูู‘ ูˆูŽู…ูŽุง ู‚ูŽุชูŽู„ููˆู‡ู ูŠูŽู‚ููŠู†ู‹ุง (ูกูฅูง) Artinya : โ€œPadahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka.โ€ (QS.

An Nisaa : 157) Kalimat-kalimat yang digunakan dalam pemberian selamat ini pun harus yang tidak mengandung pengukuhan atas agama mereka atau ridho dengannya. Adapun kalimat yang digunakan adalah kalimat pertemanan yang sudah dikenal dimasyarakat. Tidak dilarang untuk menerima berbagai hadiah dari mereka karena sesungguhnya Nabi saw telah menerima berbagai hadiah dari non muslim seperti al Muqouqis Pemimpin al Qibthi di Mesir dan juga yang lainnya dengan persyaratan bahwa hadiah itu bukanlah yang diharamkan oleh kaum muslimin seperti khomer, daging babi dan lainnya.

Diantara para ulama yang membolehkan adalah DR. Abdus Sattar Fathullah Saโ€™id, ustadz bidang tafsir dan ilmu-ilmu Al Qurโ€™an di Universitas Al Azhar, DR. Muhammad Sayyid Dasuki, ustadz Syariโ€™ah di Univrsitas Qatar, Ustadz Musthafa az Zarqo serta Syeikh Muhammad Rasyd Ridho. (www.islamonline.net) Adapun MUI (Majelis Ulama Indonesia) pada tahun 1981 sebelum mengeluarkan fatwanya, terlebih dahulu mengemukakan dasar-dasar ajaran Islam dengan disertai berbagai dalil baik dari Al Qurโ€™an maupun Hadits Nabi saw sebagai berikut : A) Bahwa ummat Islam diperbolehkan untuk bekerja sama dan bergaul dengan ummat agama-agama lain dalam masalah-masalah yang berhubungan dengan masalah keduniaan.

B) Bahwa ummat Islam tidak boleh mencampur-adukkan agamanya dengan aqidah dan peribadatan agama lain. C) Bahwa ummat Islam harus mengakui ke-Nabian dan ke-Rasulan Isa Almasih bin Maryam sebagaimana pengakuan mereka kepada para Nabi dan Rasul yang lain. D) Bahwa barangsiapa berkeyakinan bahwa Tuhan itu lebih dari satu, Tuhan itu mempunyai anak dan Isa Almasih itu anaknya, maka orang itu kafir dan musyrik. E) Bahwa Allah pada hari kiamat nanti akan menanyakan Isa, apakah dia pada waktu di dunia menyuruh kaumnya agar mereka mengakui Isa dan Ibunya (Maryam) sebagai Tuhan.

Isa menjawab: Tidak. F) Islam mengajarkan bahwa Allah SWT itu hanya satu. G) Islam mengajarkan ummatnya untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang syubhat dan dari larangan Allah SWT serta untuk mendahulukan menolak kerusakan daripada menarik kemaslahatan. Juga berdasarkan Kaidah Ushul Fikih โ€Menolak kerusakan-kerusakan itu didahulukan daripada menarik kemaslahatan-kemaslahan (jika tidak demikian sangat mungkin mafasidnya yang diperoleh, sedangkan mushalihnya tidak dihasilkan)โ€.

Untuk kemudian MUI mengeluarkan fatwanya berisi : Perayaan Natal di Indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa as, akan tetapi Natal itu tidak dapat dipisahkan dari soal-soal yang diterangkan di atas. Mengikuti upacara Natal bersama bagi ummat Islam hukumnya haram. Agar ummat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah Subhanahu Wataโ€™ala dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan perayaan Natal.

Mengucapkan Selamat Hari Natal Haram kecuali Darurat Diantara dalil yang digunakan para ulama yang membolehkan mengucapkan Selamat Hari Natal adalah firman Allah swt : ู„ูŽุง ูŠูŽู†ู’ู‡ูŽุงูƒูู…ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู†ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ู„ูŽู…ู’ ูŠูู‚ูŽุงุชูู„ููˆูƒูู…ู’ ูููŠ ุงู„ุฏูู‘ูŠู†ู ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูุฎู’ุฑูุฌููˆูƒูู… ู…ูู‘ู† ุฏููŠูŽุงุฑููƒูู…ู’ ุฃูŽู† ุชูŽุจูŽุฑูู‘ูˆู‡ูู…ู’ ูˆูŽุชูู‚ู’ุณูุทููˆุง ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูŠูุญูุจูู‘ ุงู„ู’ู…ูู‚ู’ุณูุทููŠู†ูŽ (ูจ) Artinya : โ€œAllah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan Berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu.

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang Berlaku adil.โ€ (QS. Al Mumtahanah : 8) Ayat ini merupakan rukhshoh (keringanan) dari Allah swt untuk membina hubungan dengan orang-orang yang tidak memusuhi kaum mukminin dan tidak memerangi mereka. Ibnu Zaid mengatakan bahwa hal itu adalah pada awal-awal islam yaitu untuk menghindar dan meninggalkan perintah berperang kemudian di-mansukh (dihapus).

Qatadhah mengatakan bahwa ayat ini dihapus dengan firman Allah swt : (ููŽุงู‚ู’ุชูู„ููˆุงู’ ุงู„ู’ู…ูุดู’ุฑููƒููŠู†ูŽ ุญูŽูŠู’ุซู ูˆูŽุฌูŽุฏุชูู‘ู…ููˆู‡ูู…ู’ (ูฅ. Artinya : โ€œMaka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka.โ€ (QS. At Taubah : 5) Adapula yang menyebutkan bahwa hukum ini dikarenakan satu sebab yaitu perdamaian. Ketika perdamaian hilang dengan futuh Mekah maka hukum didalam ayat ini di-mansukh (dihapus) dan yang tinggal hanya tulisannya untuk dibaca.

Ada juga yang mengatakan bahwa ayat ini khusus untuk para sekutu Nabi saw dan orang-orang yang terikat perjanjian dengan Nabi saw dan tidak memutuskannya, demikian dikatakan al Hasan.

Al Kalibi mengatakan bahwa mereka adalah Khuzaโ€™ah, Banil Harits bin Abdi Manaf, demikian pula dikatakan oleh Abu Sholeh. Ada yang mengatakan bahwa mereka adalah Khuzaโ€™ah. Mujahid mengatakan bahwa ayat ini dikhususkan terhadap orang-orang beriman yang tidak berhijrah.

Ada pula yang mengatakan bahwa yang dimaksud didalam ayat ini adalah kaum wanita dan anak-anak dikarenakan mereka tidak ikut memerangi, maka Allah swt mengizinkan untuk berbuat baik kepada mereka, demikianlah disebutkan oleh sebagian ahli tafsirโ€ฆ (al Jamiโ€™ li Ahkamil Qurโ€™an juz IX hal 311) Dari pemaparan yang dsebutkan Imam Qurthubi diatas maka ayat ini tidak bisa diperlakukan secara umum tetapi dikhususkan untuk orang-orang yang terikat perjanjian dengan Rasulullah saw selama mereka tidak memutuskannya (ahli dzimmah).

Hak-hak dan kewajiban-kewajiban kafir dzimmi adalah sama persis dengan kaum muslimin di suatu negara islam. Mereka semua berada dibawah kontrol penuh dari pemerintahan islam sehingga setiap kali mereka melakukan tindakan kriminal, kejahatan atau melanggar perjanjian maka langsung mendapatkan sangsi dari pemerintah.

Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairoh ra bahwasanya Rasulullah saw bersabda,โ€Janganlah kamu memulai salam kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani. Apabila kalian bertemu salah seorang diantara mereka di jalan maka sempitkanlah jalannya.โ€ (HR.

Muslim) Yang dimaksud dengan sempitkan jalan mereka adalah jangan biarkan seorang dzimmi berada ditengah jalan akan tetapi jadikan dia agar berada ditempat yang paling sempit apabila kaum muslimin ikut berjalan bersamanya. Namun apabila jalan itu tidak ramai maka tidak ada halangan baginya. Mereka mengatakan : โ€œAkan tetapi penyempitan di sini jangan sampai menyebabkan orang itu terdorong ke jurang, terbentur dinding atau yang sejenisnya.โ€ (Shohih Muslim bi Syarhin Nawawi juz XIV hal 211) Hadits โ€œmenyempitkan jalanโ€ itu menunjukkan bahwa seorang muslim harus bisa menjaga izzahnya dihadapan orang-orang non muslim tanpa pernah mau merendahkannya apalagi direndahkan.

Namun demikian dalam menampilkan izzah tersebut janganlah sampai menzhalimi mereka sehingga mereka jatuh ke jurang atau terbentur dinding karena jika ini terjadi maka ia akan mendapatkan sangsi. Disebutkan didalam sejarah bahwa Umar bin Khottob pernah mengadili Gubernur Mesir Amr bin Ash karena perlakuan anaknya yang memukul seorang Nasrani Qibti dalam suatu permainan.

Hakim Syuraih pernah memenangkan seorang Yahudi terhadap Amirul Mukminin Ali bin Abi Tholib dalam kasus beju besinya. Sedangkan pada zaman ini, orang-orang non muslim tidaklah berada dibawah suatu pemerintahan islam yang terus mengawasinya dan bisa memberikan sangsi tegas ketika mereka melakukan pelanggaran kemanusiaan, pelecehan maupun tindakan kriminal terhadap seseorang muslim ataupun umat islam.

Keadaan justru sebaliknya, orang-orang non muslim tampak mendominanasi di berbagai aspek kehidupan manusia baik pilitik, ekonomi, budaya maupun militer. Tidak jarang dikarenakan dominasi ini, mereka melakukan berbagai penghinaan atau pelecehan terhadap simbol-simbol islam sementara si pelakunya tidak pernah mendapatkan sangsi yang tegas dari pemerintahan setempat, terutama di daerah-daerah atau negara-negara yang minoritas kaum muslimin. Bukan berarti dalam kondisi dimana orang-orang non muslim begitu dominan kemudian kaum muslimin harus kehilangan izzahnya dan larut bersama mereka, mengikuti atau mengakui ajaran-ajaran agama mereka.

Seorang muslim harus tetap bisa mempertahankan ciri khas keislamannya dihadapan berbagai ciri khas yang bukan islam didalam kondisi bagaimanapun. Tentunya diantara merekaโ€”orang-orang non muslimโ€”ada yang berbuat baik kepada kaum muslimin dan tidak menyakitinya maka terhadap mereka setiap muslim diharuskan membalasnya dengan perbuatan baik pula. Al Qurโ€™an maupun Sunah banyak menganjurkan kaum muslimin untuk senantiasa berbuat baik kepada semua orang baik terhadap sesama muslim maupun non muslim, diantaranya : surat al Mumtahanah ayat 8 diatas.

Sabda Rasulullah saw,โ€Sayangilah orang yang ada di bumi maka yang ada di langit akan menyayangimu.โ€ (HR. Thabrani) Juga sabdanya saw,โ€Barangsiapa yang menyakiti seorang dzimmi maka aku akan menjadi lawannya di hari kiamat.โ€ (HR. Muslim) Perbuatan baik kepada mereka bukan berarti harus masuk kedalam prinsip-prinsip agama mereka (aqidah) karena batasan didalam hal ini sudah sangat jelas dan tegas digariskan oleh Allah swt : ู„ูŽูƒูู…ู’ ุฏููŠู†ููƒูู…ู’ ูˆูŽู„ููŠูŽ ุฏููŠู†ู (ูฆ) Artinya : โ€œUntukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.โ€ (QS.

Al Kafirun : 6) Hari Natal adalah bagian dari prinsip-prinsip agama Nasrani, mereka meyakini bahwa di hari inilah Yesus Kristus dilahirkan. Didalam bahasa Inggris disebut dengan Christmas, Christ berarti Kristus sedangkan Mass berarti masa atau kumpulan jadi bahwa pada hari itu banyak orang berkumpul mengingat / merayakan hari kelahiran Kristus. Dan Kristus menurut keyakinan mereka adalah Allah yang mejelma.

Berbuat kebaikan kepada mereka dalam hal ini adalah bukan dengan ikut memberikan selamat Hari Natal dikarenakan alasan diatas akan tetapi dengan tidak mengganggu mereka didalam merayakannya (aspek sosial). Pemberian ucapan selamat Natal baik dengan lisan, telepon, sms, email ataupun pengiriman kartu berarti sudah memberikan pengakuan terhadap agama mereka dan rela dengan prinsip-prinsip agama mereka.

Hal ini dilarang oleh Allah swt dalam firman-Nya, ุฅูู† ุชูŽูƒู’ููุฑููˆุง ููŽุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุบูŽู†ููŠูŒู‘ ุนูŽู†ูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุฑู’ุถูŽู‰ ู„ูุนูุจูŽุงุฏูู‡ู ุงู„ู’ูƒููู’ุฑูŽ ูˆูŽุฅูู† ุชูŽุดู’ูƒูุฑููˆุง ูŠูŽุฑู’ุถูŽู‡ู ู„ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุฒูุฑู ูˆูŽุงุฒูุฑูŽุฉูŒ ูˆูุฒู’ุฑูŽ ุฃูุฎู’ุฑูŽู‰ ุซูู…ูŽู‘ ุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽุจูู‘ูƒูู… ู…ูŽู‘ุฑู’ุฌูุนููƒูู…ู’ ููŽูŠูู†ูŽุจูู‘ุฆููƒูู… ุจูู…ูŽุง ูƒูู†ุชูู…ู’ ุชูŽุนู’ู…ูŽู„ููˆู†ูŽ ุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ููŠู…ูŒ ุจูุฐูŽุงุชู ุงู„ุตูู‘ุฏููˆุฑู (ูง) Artinya : โ€œJika kamu kafir Maka Sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu.โ€ (QS.

Az Zumar : 7) Jadi pemberian ucapan Selamat Hari Natal kepada orang-orang Nasrani baik ia adalah kerabat, teman dekat, tetangga, teman kantor, teman sekolah dan lainnya adalah haram hukumnya, sebagaimana pendapat kelompok pertama (Ibnu Taimiyah, Ibnul Qoyyim, Ibn Baaz dan lainnya) dan juga fatwa MUI. Namun demikian setiap muslim yang berada diantara lingkungan mayoritas orang-orang Nasrani, seperti muslim yang tempat tinggalnya diantara rumah-rumah orang Nasrani, pegawai yang bekerja dengan orang Nasrani, seorang siswa di sekolah Nasrani, seorang pebisnis muslim yang sangat tergantung dengan pebisinis Nasrani atau kaum muslimin yang berada di daerah-daerah atau negeri-negeri non muslim maka boleh memberikan ucapan selamat Hari Natal kepada orang-orang Nasrani yang ada di sekitarnya tersebut disebabkan keterpaksaan.

Ucapan selamat yang keluar darinya pun harus tidak dibarengi dengan keredhoan didalam hatinya serta diharuskan baginya untuk beristighfar dan bertaubat.

Diantara kondisi terpaksa misalnya; jika seorang pegawai muslim tidak mengucapkan Selamat Hari Natal kepada boss atau atasannya maka ia akan dipecat, karirnya dihambat, dikurangi hak-haknya. Atau seorang siswa muslim apabila tidak memberikan ucapan Selamat Natal kepada Gurunya maka kemungkinan ia pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari ditekan nilainya, diperlakukan tidak adil, dikurangi hak-haknya. Atau seorang muslim yang tinggal di suatu daerah atau negara non muslim apabila tidak memberikan Selamat Hari Natal kepada para tetangga Nasrani di sekitarnya akan mendapatkan tekanan sosial dan lain sebagainya.

ู…ูŽู† ูƒูŽููŽุฑูŽ ุจูุงู„ู„ู‘ู‡ู ู…ูู† ุจูŽุนู’ุฏู ุฅูŠู…ูŽุงู†ูู‡ู ุฅูู„ุงูŽู‘ ู…ูŽู†ู’ ุฃููƒู’ุฑูู‡ูŽ ูˆูŽู‚ูŽู„ู’ุจูู‡ู ู…ูุทู’ู…ูŽุฆูู†ูŒู‘ ุจูุงู„ุฅููŠู…ูŽุงู†ู ูˆูŽู„ูŽูƒูู† ู…ูŽู‘ู† ุดูŽุฑูŽุญูŽ ุจูุงู„ู’ูƒููู’ุฑู ุตูŽุฏู’ุฑู‹ุง ููŽุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ุบูŽุถูŽุจูŒ ู…ูู‘ู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ูˆูŽู„ูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจูŒ ุนูŽุธููŠู…ูŒ (ูกู ูฆ) Artinya : โ€œBarangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah Dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir Padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, Maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya azab yang besar.

(QS. An Nahl : 106) Adapun apabila keadaan atau kondisi sekitarnya tidaklah memaksa atau mendesaknya dan tidak ada pengaruh sama sekali terhadap karir, jabatan, hak-hak atau perlakuan orang-orang Nasrani sekelilingnya terhadap diri dan keluarganya maka tidak diperbolehkan baginya mengucapkan Selamat Hari Natal kepada mereka.

Hukum Mengenakan Topi Sinterklas Sebagai seorang muslim sudah seharusnya bangga terhadap agamanya yang diimplementasikan dengan berpenampilan yang mencirikan keislamannya.

Allah swt telah menetapkan berbagai ciri khas seorang muslim yang membedakannya dari orang-orang non muslim. Dari sisi bisnis dan muamalah, islam menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba yang merupakan warisan orang-orang jahiliyah. Dari sisi busana, islam memerintahkan umatnya untuk menggunakan busana yang menutup auratnya kecuali terhadap orang-orang yang diperbolehkan melihatnya dari kalangan anggota keluarganya.

Dari sisi penampilan, islam meminta kepada seorang muslim untuk memelihara jenggot dan mencukur kumis. Islam meminta setiap umatnya untuk bisa membedakan penampilannya dari orang-orang non muslim, sebagaimana sabda Rasulullah saw,โ€Bedakanlah dirimu dari orang-orang musyrik, panjangkanlah jenggot dan cukurlah kumis.โ€ (Muttafaq Alaih) Islam melarang umatnya untuk meniru-niru berbagai prilaku yang menjadi bagian ritual keagamaan tertentu diluar islam atau mengenakan simbol-simbol yang menjadi ciri khas mereka seperti mengenakan salib atau pakaian khas mereka.

Terkadang seorang muslim juga mengenakan topi dan pakaian Sinterklas didalam suatu pesta perayaan Natal dengan teman-teman atau bossnya, untuk menyambut para tamu perusahaan yang datang atau yang lainnya. Sinterklas sendiri berasal dari Holland yang dibawa ke negeri kita. Dan diantara keyakinan orang-orang Nasrani adalah bahwa ia sebenarnya adalah seorang uskup gereja katolik yang pada usia 18 tahun sudah diangkat sebagai pastor. Ia memiliki sikap belas kasihan, membela umat dan fakir miskin.

Bahkah didalam legenda mereka disebutkan bahwa ia adalah wakil Tuhan dikarenakan bisa menghidupkan orang yang sudah mati. Sinterklas yang ada sekarang dalam hal pakaian maupun postur tubuhnya, dengan mengenakan topi tidur, baju berwarna merah tanpa jubah dan bertubuh gendut serta selalu tertawa adalah berasal dari Amerika yang berbeda dengan aslinya yang berasal dari Turki yang selalu mengenakan jubah, tidak mesti berbaju merah, tidak gendut dan jarang tertawa. (disarikan dari sumber : http://h-k-b-p.blogspot.com) Namun demikian topi tidur dengan pakaian merah yang biasa dikenakan sinterklas ini sudah menjadi ciri khas orang-orang Nasrani yang hanya ada pada saat perayaan Hari Natal sehingga dilarang bagi setiap muslim mengenakannya dikarenakan termasuk didalam meniru-niru suatu kaum diluar islam, sebagaimana sabda Rasulullah saw,โ€Siapa yang meniru suatu kaum maka ia adalah bagian dari mereka.โ€ (Muttafaq Alaih) Tidak jarang diawali dari sekedar meniru berubah menjadi penerinaan dan akhirnya menjadi pengakuan sehingga bukan tidak mungkin bagi kaum muslimin yang tidak memiliki dasar keimanan yang kuat kepada Allah ia akan terseret lebih jauh lagi dari sekedar pengakuan namun bisa menjadikannya berpindah agama (murtad) Akan tetapi jika memang seseorang muslim berada dalam kondisi terdesak dan berbagai upaya untuk menghindar darinya tidak berhasil maka ia diperbolehkan mengenakannya dikarenakan darurat atau terpaksa dengan hati yang tidak redho, beristighfar dan bertaubat kepada Allah swt, seperti : seorang karyawan supermarket miliki seorang Nasrani, seorang resepsionis suatu perusahaan asing, para penjaga counter di perusahaan non muslim untuk yang diharuskan mengenakan topi sinterklas dalam menyambut para tamunya dengan ancaman apabila ia menolaknya maka akan dipecat.

Wallahu Aโ€™lam Ustadz Sigit Pranowo Lc artikel: eramuslim
Jawaban: Hukum memakan daging tersebut bisa halal, tetapi bisa haram, mengapa? Karena, jika tetangga itu mengolah ayam itu sendiri, mulai dari pemotongan, dikhawatirkan orang tersebut tidak membaca basmallah, sebaliknya jika tetangganya membeli ayam tersebut sudah matang/katering (contohnya) ada kemungkinan halal karena jika pemilik katering itu orang Islam tentulah jika menyembelih ayam dengan membaca basmallah Penjelasan: Semoga bermanfaat.
Setidaknya ada 3 hal dalam hidup yang tidak bisa kita memilih.

Pertama, dari siapa kita akan lahir. Kedua, di mana kita akan lahir. Dan ketiga, apa nama yang akan melekat pada diri kita sejak lahir. Soal yang pertama dan kedua, sudah sangat jelas. Nah yang ketiga, bagi saya menjadi menarik untuk dibahas. Dalam agama, nama adalah doa. Nama yang melekat pada diri kita adakah repesentasi doa dari orang tua, atau siapa saja, yang memberikannya kepada sang jabang bayi.

Diharapkan, ia akan menjadi orang seperti nama yang melekat padanya sebagai doa. Kalau kata Cak Pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari, nama membawa rasa. Nama yang tersemat pada diri akan membawa makna tertentu, lebih bebas pemaknaanya sesuai konteks dan lingkungan.

Lain lagi kalau menurut Shakespsare, ia bilang apalah arti sebuah nama. Pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari mawar akan tetap harum baunya meski namanya bukan mawar.

pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari

Saya pribadi, mungkin akan sepakat dengan Shakespare. Keindahan orang bukan ditentukan oleh keindahan nama yang melekat, tapi buah pakarti yang dilakukan kepada dirinya dan lingkungannya, baik alam maupun masyarakat.

Namun demikian, saya pun tidak menafikkan kalau nama adalah doa. Nama pula, tidak bisa selamanya menjadi representasi siapa dia. Saklitinov, bukan berarti dia orang Rusia. Rosman, bukan pasti orang Jawa ndeso kluthuk. Lukman,belum tentu ia Islam. Dan tentu saja saya, Kristianto, belum tentu beragama Kristen.

Persoalan nama memang unik. Kata orang yang pandai bersajak, ada cerita di balik sebuah nama, istilah jawanya โ€œ asma kinarya caritaโ€. Saklitinov, belum tentu ia orang Rusia, bisa jadi ia adalah keturunan Jawa tulen. Orang tuanya memberi nama demikian karena dia lahir pada hari sabtu kliwon, tanggal tiga november.

Jadilah gabungan nama semuanya nama Saklitinov. Ada lagi orang bernama Dalwe. Ia diberi nama demikian karena waktu lahir sangatlah gampang. Dalwe adalah akronim dari medal dhewe (keluar sendiri). Ada lagi saya punya saudara bernama Tiara. Sebab, waktu ibunya dibawa ke rumah sakit ketika hendak lahiran, ia sudah lahir duluan di angkot yang membawa sang ibu ke rumah sakit.

Yap, di badan angkot tersebut tertulis nama โ€œTiaraโ€. Lalu nama Rosman, belum tentu ia orang ndeso. Bisa jadi, karena orang tuanya pandai menanam bunga. Sehingga orang tuanya berharap ia akan menjadi orang yang โ€œwangiโ€ seperti bunga mawar. Sebagai orang yang sejak lahir diberi nama Kristianto, ada banyak kisah yang saya alami karena nama saya sejak lahir hingga kini usia menginjak 21 tahun.

Sudah tentu agama adalah soal yang sangat gampang menyulut perhatian. Ketika pertama kali orang mendengar nama Kris, Kristian, atau nama semacamnya, jamak dipresepsikan sebagai orang yang, setidaknya seminggu sekali, beribadah di gereja. Saya masih ingat betul ketika hari pertama masuk SMA. Secara diam-diam saya mengamati nama teman-teman baru saya melalui nametag yang terjahit di baju mereka. Kala itu, saya menemukan teman yang bernama Gabriel. Tentu saya berpikir kalau dia adalah seorang nasrani.

Pasalnya dia duduk bersama teman saya yang lain bernama Kristondo, yang saya tau memang seorang nasrani. Sampai pada siang hari, ketika waktu ishoma siswa muslim wajib solat jamaah di masjid, saya mendapati hal yang bagi saya mengejutkan.

Saya melihat teman saya tadi, Gabriel, juga ada di masjid sedang memakai sarung habis wudhu bersiap hendak solat dzuhur berjamaah. Setelah kembali ke ruangan, kita ngobrol sebentar. Saya mengutarakan kekagetan saya karena rupanya dia seorang muslim.

Ternyata, saya pun tidak sadar kalau dia rupanya juga โ€œmbatinโ€ hal serupa. Dia heran juga ternyata saya seorang muslim. Sejak saat itu, saya memutuskan untuk mengganti nama panggilan saya. Ketika berkenalan dengan orang baru saya memperkenalkan diri dengan nama โ€œTianโ€, meninggalkan nama panggilan โ€œKrisโ€ yang sudah tersemat di keluarga, orang desa, dan teman-teman hingga bangku SMP.

Kalau orang menanyakan nama lengkap baru saya bilang, โ€œKristianto, nama lengkap saya Kristianto, sudah paling lengkap. Tidak lebih tidak kurang.โ€ Ya karena memang nama lengkap saya yang paling lengkap itu satu cuma terdiri dari 10 huruf yang tersusun menjadi satu kata. Cerita-cerita serupa, tentang kekagetan teman, masih sering saya alami hingga kini usia saya 21 tahun lebih. Sudah entah berapa orang, saya tidak bisa menghitung lagi, yang mengira saya seorang nasrani, atau menanyakan apakah saya ini seorang mualaf.

Tentu setiap pertanyaan saya jawab dengan santai, โ€œ Tidak, saya muslim sejak lahir. Keluarga saya 100% muslim. Warga desa saya juga 100% muslim.โ€œ Kadang juga saya tambahi guyonan, โ€œ D an 100 % NU.โ€œ Tentu, setelah itu kami tertawa bersama. Tersesat karena salah tanya nama panggilan Sejak saya memperkenalkan diri dengan nama โ€œTianโ€, praktis ada dua panggilan yang tersemat pada diri saya. โ€œTianโ€ untuk teman SMA sampai sekarang. โ€œKrisโ€ untuk keluarga, orangโ€“orang desa, dan teman yang saya kenal hingga lulus SMP.

Panggilan โ€œTianโ€ sama sekali asing bagi orang-orang di desa saya, bahkan tetangga samping rumah sekalipun. Ada sebuah cerita cukup menggelitik dan merepotkan ketika teman saya harus nyasar cukup jauh ketika bertanya di mana rumah saya. Padahal, yang ditanya adalah tetangga persis samping rumah saya. Tentu itu karena tetangga saya kebingungan siapa itu Tian.

Karenanya, setiap kali teman saya hendak ke rumah saya pasti saya briefing dahulu, kalau tanya rumah sebut saja nama Kris, jangan Tian. Sekali saja saya lupa mem- briefing, nyasar sudah pasti jadi kebiasaan. Hal yang membimbangkan lagi adalah ketika perkenalan dan deep intro bersama teman-teman baru di lingkungan islami. Ketika masuk arti nama, boleh mereka mengutarakan arti dari nama mereka. Tentu, kebanyakan berarti doa. Saya kira, mereka adalah pengikut โ€œ asma kinarya japaโ€ yang berarti nama adalah pengharapan atau doa.

Dengan pede bin semangat arti nama mereka dijelaskan secara terperinci. Tentu, sebagai teman saya mengaminkan. Ketika giliran saya, terpaksa saya harus memutar akal agar nama saya menjadi mashook dengan identitas keimanan saya. Betapa tidak, nama Kristian, dalam bahasa Yunani berarti โ€œ pengikut Kristusโ€œ.

Lakyo edan kalau saya, yang muslim sejak lahir dan InsyaAllah selalu berusaha meningkatkan keimanan ini, menggunakan definisi nama yang demikian. Alhasil saya ceritakan saja cerita dibalik penyematan nama Kristianto pada saya. Nah kali ini jurus โ€œ Asma Kinarya Caritaโ€ saya gunakan sebaik-baiknya. Berdasarkan cerita dari orang tua, pemberi nama pada diri saya adalah bapak saya. Ketika itu saya lahir bulan Juni 1998. Tentu kita semua paham betul kalau medio 1997-1998 adalah masa kelam perekonomian negara kita.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika terjun bebas menyentuh Rp 16.000 per 1 USD. Uang jadi tak bernilai, barang menjadi mahal, daya beli masyarakat menurun. Kondisi inilah disebut dengan krisis moneter. Yaaaa, sekarang Anda tau kan nama saya berasal dari mana? Dari kata krisis. Kurang jelas? Bhaik saya eja : K-R-I-S-I-S. Bapak saya memberi nama saya Kristianto karena lahir ketika keadaan krisis. Bukan karena saya pengikut Kristus. Catat bhaik bhaik. Tapi setelah saya pikir lama dan tentu saja dengan rasa khusnudzon, rupanya nama saya juga bisa diartikan sebagai doa.

Nama saya mengingatkan pada masa kelam ekonomi negara. Diharapkan dengan menyebut nama atau setidaknya ingat nama saya, orang akan ingat untuk kemudian berupaya agar kejadian sama tak pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari. Nama saya mengandung doa agar bangsa ini tak akan pernah lagi mengalami krisis moneter. Nama saya mengandung doa agar saya bisa menjadi orang yang berguna pada stabilitas ekonomi negara. Nama saya mengandung doa agar saya bisa memberikan manfaat ekonomi bagi sesama.

Gimana, othak athik gathuk saya sudah cocok belum?? Tapi di sisi lain, nama singkat itu sangat bermanfaat ketika ujian nasional. Waktu itu, teman sebelah saya belum selesai mengisi identitas nama, saya sudah sampai kolom tanda tangan dan menuliskan kata, โ€œSaya mengerjakan dengan jujur.โ€ Andai nama bisa bicara, tentu ia akan mendeskripsikan siapa empunya secara jelas.

Andai nama bisa bicara, tentu tidak ada lagi rasan-rasan akibat kata dan frasa yang melekat di badan. Tapi sayangnya, nama bukanlah benda hidup. Ia hanyalah kumpulan huruf yang memiliki makna tertentu atas pemilihannya. Empunyalah, manusia, yang akan membawa nama itu menjadi besar dan harum. Ataupun sebaliknya, menjadi kotor dan dan penuh dosa. Itulah cerita, sambat, dan curhat saya atas identitas dasar yang melekat pada diri saya.

Terima kasih, Bapak. Sudah memberikan nama yang luar biasa bermakna. Lalu, bersama namamu, kamu punya kisah apa, Slurrr? BACA JUGA Berbahagialah Bagi Kita yang Punya Nama Pasaran atau tulisan Kristianto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.9 years ago Hukum asalnya, menerima hadiah dari orang non Muslim adalah diperbolehkan, diantara dalilnya adalah" ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽุจููˆ ุญูู…ูŽูŠู’ุฏู: ุฃูŽู‡ู’ุฏูŽู‰ ู…ูŽู„ููƒู ุฃูŽูŠู’ู„ูŽุฉูŽ ู„ูู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุจูŽุบู’ู„ูŽุฉู‹ pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari ูˆูŽูƒูŽุณูŽุงู‡ู ุจูุฑู’ุฏู‹ุงุŒ ูˆูŽูƒูŽุชูŽุจูŽ ู„ูŽู‡ู ุจูุจูŽุญู’ุฑูู‡ูู…ู’ Berkata Abu Humaid: Kemudian raja negeri Ailah menghadiahkan seekor baghol putih kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan memberi Beliau pakaian burdah (pakaian selimut untuk melindungi Beliau dari udara dingin) dan Beliau menulis surat untuknya di negeri mereka.

HR. Bukhari, Kitab Al-Hibah wa Fadhliha wa At-Tahridz Alaiha, Bab Qabul Al-Hadiyati Min Al-Musyrikin Ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan ketika menerima hadiah: 1. Apabila hadiah tersebut berupa makanan maka perlu perincian: Hadiah makanan orang kafir yang bukan Ahli kitab boleh diterima dan dimakan oleh kaum muslimin selama itu bukan sembelihan dan bukan hal yang perlu disembelih. Berikut ini kami terjemahkan perkataan Ibnu Abdil Bar yang dinuqil oleh imam al-Qurtubi: Berkata Abu Umar : Dan tidak apa-apa memakan makanan penyembah berhala dan penganut Majusi serta semua orang kafir yang tidak memiliki kitab suci (kitab samawi.pent), selama makanan tersebut tidak termasuk sembelihan mereka dan yang tidak perlu disembelih.

Al-Jami' li Ahkam al-Qur'an 2/221 cet, Kedua 1384 H. Dar al-Kutub al-Misriyah. Apabila hadiah makanan dari orang kafir yang bukan ahli kitab itu berupa sembelihan maka itu tidaklah diterima. Adapun hadiah makanan Ahli Kitab maka hukum asalnya adalah halal untuk kaum Muslimin baik itu sembelihan atau bukan (seperti roti, sayuran dan lain-lain). Allah subhanahu wa ta'ala berfirman: ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุฃูุญูู„ู‘ูŽ ู„ูŽูƒูู…ู ุงู„ุทู‘ูŽูŠูู‘ุจูŽุงุชู ูˆูŽุทูŽุนูŽุงู…ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุฃููˆุชููˆุง ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจูŽ ุญูู„ู‘ูŒ ู„ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุทูŽุนูŽุงู…ููƒูู…ู’ ุญูู„ู‘ูŒ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุญู’ุตูŽู†ูŽุงุชู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุญู’ุตูŽู†ูŽุงุชู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุฃููˆุชููˆุง ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจูŽ ู…ูู†ู’ ู‚ูŽุจู’ู„ููƒูู…ู’ ุฅูุฐูŽุง ุขุชูŽูŠู’ุชูู…ููˆู‡ูู†ู‘ูŽ ุฃูุฌููˆุฑูŽู‡ูู†ู‘ูŽ ู…ูุญู’ุตูู†ููŠู†ูŽ ุบูŽูŠู’ุฑูŽ ู…ูุณูŽุงููุญููŠู†ูŽ ูˆูŽู„ุง ู…ูุชู‘ูŽุฎูุฐููŠ ุฃูŽุฎู’ุฏูŽุงู†ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽูƒู’ููุฑู’ ุจูุงู„ุฅูŠู…ูŽุงู†ู ููŽู‚ูŽุฏู’ ุญูŽุจูุทูŽ ุนูŽู…ูŽู„ูู‡ู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูููŠ ุงู„ุขุฎูุฑูŽุฉู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุฎูŽุงุณูุฑููŠู†ูŽ (ุงู„ู…ุงุฆุฏุฉ:5) Pada hari ini Dihalalkan bagimu yang baik-baik.

makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka. (dan Dihalalkan mangawini) wanita yang menjaga kehormatan[402] diantara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik.

Barangsiapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam) Maka hapuslah amalannya dan ia di hari kiamat Termasuk orang-orang merugi.

2. Apabila hadiah tersebut diberikan dalam rangka hari besar mereka, atau hadiah itu merupakan lambang keagamaan untuk hari besar mereka, atau hadiah tersebut tidak diberikan kecuali hari besar mereka maka ini tidak boleh diterima.

Berikut terjemahan dari tulisan Ibnu Taimiyah. Yang berjudul Larangan dari perbuatan yang membantu orang-orang kafir pada hari besar mereka Jika seorang Muslim diberi hadiah pada hari-hari besar tersebut, dan ini tidak diberikan di hari-hari lain selain hari besar itu maka hadiahnya tidak diterima, apalagi jika hadiah tersebut termasuk hal-hal yang membantu tasyabbuh dengan orang kafir, seperti hadiah lilin dan semisalnya pada hari natal atau hadiah telur, susu dan kambing pada hari kamis kecil saat akhir puasa merekaโ€ฆ.

Dan seorang muslim tidak boleh menjual barang yang membantu tasyabbuhnya kaum muslimin dengan orang kafir di hari besar tersebut, baik itu makanan, pakaian dan semacamnya karena ini termasuk menolong dalam kemungkaran.(Iqtidhoโ€™ Ash-Shirot Al-Mustaqim juz.2 hal.12). ูˆุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุฃุนู„ู… ุจุงู„ุญู‚ ูˆุงู„ุตูˆุงุจ Salam Dakwah adalah situs dan aplikasi untuk Smartphone, seperti BlackBerry, Android, iPhone, dan Tablet yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan tayangan video kajian, audio kajian, forum islami, jadwal kajian dan artikel, yang berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah sebagaimana pemahaman para sahabat Rosululloh Shallallahu Alaihi Wasallam.

more.

pak tjokroaminoto adalah seorang muslim yang memiliki tetangga nasrani suatu hari

Sejarah Hos Tjokroaminoto gurunya tokoh Islam, komunis dan nasionalis!




2022 www.videocon.com