Penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah

penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah

Persebaran Makhluk Hidup dan Keanekaragamannya Secara alamiah di alam ini terdapat beraneka ragam jenis kehidupan. Kehidupan tersebut tersebar di berbagai lapisan biosfer, seperti di permukaan bumi, di dalam tanah, air, dan udara.

Masing-masing kehidupan berbeda satu sama lain, bahkan makhluk hidup yang terdapat pada satu lapisan pun masih terdiri atas bermacam jenis. Terjadinya keanekaragaman makhluk hidup ditentukan oleh berbagai hal, antara lain sebagai berikut. a. Proses Perkembangan Makhluk Hidup (Evolusi) Dalam masa kehidupan suatu jenis makhluk hidup terjadi proses perkembangan dari bentuk yang sederhana ke bentuk yang lebih sempurna.

Perubahan tersebut terjadi secara perlahan-lahan dan dalam waktu yang lama sekali. b. Seleksi Alam Seleksi alam adalah penyaringan suatu lingkungan hidup oleh alam sehingga yang tetap tinggal hanyalah makhluk hidup yang mampu menyesuaikan diri. c. Penyesuaian Diri Terhadap Lingkungan (Adaptasi) Jika suatu makhluk hidup ingin tetap tinggal hidup maka dia harus mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan di sekitarnya.

Sebagai contoh, kucing di daerah tropis memiliki bulu yang lebih tipis diban ding kucing yang hidup di daerah beriklim dingin.

Makhluk tersebut dapat dikatakan telah beradaptasi dengan lingkungannya masing-masing. Dalam hal penyebaran makhluk hidup, pada masing-masing lapisan biosfer pun terdapat perbedaan. Bagi kehidupan di darat penyebaran makhluk hidup dipengaruhi oleh iklim, kesuburan tanah, bentuk permukaan bumi, ketersediaan air, dan lain-lain.

Sebagai contoh, manusia memiliki kecenderungan untuk menempati suatu daerah yang memiliki kondisi alam yang menguntungkan baginya sehingga terjadilah pengelompokan penduduk di daerah-daerah yang subur dengan persediaan air yang cukup.

Bagi kehidupan perairan, di laut misalnya lebih dipengaruhi oleh suhu, kadar mineral, kedalaman, dan lain sebagainya. Kita akan mendapati bahwa daerah yang kaya dengan jenis ikan terdapat pada lapisan atas hingga kedalaman tertentu yang dapat dicapai sinar matahari. Hal ini terjadi karena adanya proses fotosintesis yang menyediakan bahan makanan bagi kehidupan di dalamnya, sedangkan pada dasar laut yang dalam proses fotosintesis sangat sedikit terjadinya sehingga makhluk hidup yang ada pun memiliki bentuk yang khas.

Beruntunglah kita sebagai bangsa Indonesia dengan kondisi alam yang subur dan iklim yang memungkinkan segala kehidupan tumbuh dan berkembang. Keanekaragaman sumber daya hayati Indonesia termasuk golongan yang tertinggi di dunia. Lebih dari 10% atau 25.000 jenis flora dan 220.000 jenis fauna dari seluruh dunia hidup di Indonesia. Di samping itu terdapat pula jenis-jenis sumber daya hayati yang hanya ada di Indonesia.

Beranekaragamnya makhluk hidup beserta penyebarannya masingmasing sesungguhnya bersifat saling melengkapi, membentuk suatu rangkaian ekosistem yang luas sehingga bila salah satu unsurnya terganggu maka terganggulah keseluruhannya. Sifat gangguan tersebut dapat berupa bencana alam dan berupa perusakan oleh manusia. Bencana alam yang dapat merusak lingkungan antara lain banjir, letusan gunung api, gempa, topan, kemarau, dan lain-lain.

Pada kenyataannya penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah terbesar sering datang dari ulah manusia, baik disadari maupun tak di sadari seperti perusakan hutan, terusirnya suatu kelompok hewan karena tempatnya semula dihuni manusia, dan lain sebagainya sehingga karena ulah manusia pula timbul bencana alam yang pada akhirnya hanya mendatangkan kerugian bagi manusia sendiri. Kita sebagai manusia yang memiliki kelebihan dari makhluk hidup yang lain wajib ikut menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup kita sendiri.

; • ► 2016 (18) • ► May (18) • ► 2015 (127) • ► May (6) • ► April (49) • ► March (53) • ► February (19) • ▼ 2014 (622) • ► December (3) • ► November (32) • ► October (82) • ▼ September (142) • sebutkan dan jelaskan kelompok sumber dana kapital.

• jelaskan mengenai ciri-keuntungan dan kelemahan si. • jelaskan macam-macm nilai kegunaan benda dan teori. • Sebutkan Simbol-Simbol Kenegaraan sebagai Identita. • Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Pembentukan Iden. • Bagaimana Cara memperoleh kewarganegaraan Republik.

• Jelaskan Apa Saja Peraturan-peraturan kewarganegar. • Apakah Pengertian warga negara? • Jelaskan Isi Undang-Undang Dasar 1945 sebelum Aman. • Jelakan Pelanggaran-Pelanggaran dalam Sepak Penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah • Jelaskan mengenai Lemparan ke Dalam,Tendangan Beba.

• Jelaskan Proses-proses yang Asosiatif interaksi s. • Jelaskan Teori Perkembangan Moral dari Kohlberg • jelaskan profil cina sebagai negara berkembang? • Sebutkan 5 tahapan perkembangan suatu negara?

• Jelaskan Prosedur/Langkah dalam AMDAL? • Apa saja Upaya Manusia dalam Konservasi Air? • sebutkan contoh tari dari amerika? • jelaskan mengenai tari wals dan tari salsa? • Jelaskan Perlengkapan dan lapangan permainan soft. • bagaimana Kombinasi latihan (bounce pass) dan drib. • sebutkan apa saja Usaha pengendalian lahan kritis ? • jelaskan Pemanfaatan sumber daya alam hayati dan .

• Jelaskan Persebaran Komunitas Fauna di Dunia? • Jelaskan Definisi Kota dan Struktur Ruang Kota? • apa saja bentuk latihan Daya Tahan (Endurance) da. • apa saja bentuk-bentuk latihan otot? • jelaskan bentuk dan ukuran bakteri? • Sebutkan jenis Virus Penyebab Penyakit pada Manusia? • jelaskan dimanfaatkan untuk apakah Virus yang Meng. • jelaskan mengenai Virus Bakteriofage?

• jelaskan ciri-ciri,ukuran dan bentuk virus? • jelaskan teknik Lari Jarak Pendek apa saja? • sebutkan bentuk sikap-sikap dalam pencak silat? • jelaskan gaya olahraga tolak peluru? • Sebutkan Ragam Gerak tari Piring? • Jelaskan fungsi dan unsur busana tari? • Apa saja Faktor-Faktor Tata Rias Tari? • Jelaskan Sikap dan Gerak Dasar Tari Pendet? • bagaimana teknik smes dan blocking dalam bola voli?

• Apa saja Dasar-Dasar Strategi dan Taktik Penyerang. • apa saja macam-macam budaya demokrasi? • jelaskan mengenai cacing Clonorchis yang hidup di .

• bagaimana Perkembangbiakan Coelenterata dan Jenis. • jelaskan Perkembangbiakan Porifera dan Jenis-Jeni. • jelaskan keunikan tari tunggal nusantara Tari Tope.

• Sebutkan Unsur Estetis Tari Tunggal Nusantara? • Jelaskan Bagaimana Keunikan Tarian dari Daerah Jaw. • jelaskan Keunikan Tari Nusantara Bagian Barat? • sebutkan beberapa tokoh seni tari di indonesia? • Jelaskan dan sebutkan contohnya Tari Upacara Ritu. • jelaskan mengenai poses kehamilan didalam rahim? • sebutkan usaha pengembangan wilayah Indonesia? • apa saja hasil teknologi pengindraan jauh? • Bagaimana Pelaksanaan Demokrasi di Masa Orde Lama?

• sebutkan Contoh penyelesaian sengketa internasiona. • Bagaimana Cara Pembalikan Gaya Renang? penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah jelaskan persebaran dan pola pemekaran kota? • apa saja contoh bencana lingkungan akibat pencemaran? • Jelaskan Jenis dan Pengelolaan Bahan Tambang Penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah. • jelaskan Implikasi tentang keaneka ragaman hayati. • Jelaskan Apa Peran Manusia Dalam Menjaga Keseimban. • apa saja jenis olahraga yang bisa dilakukan untuk .

• bagaimana cara-cara pertolongan penyelamatan di air? • jelaskan bagaimana gerakan belaan dan hindaran pen. • Apa saja bentuk-bentuk latihan daya tahan dan keku. • jelaskan mengenai struktur indera penglihatan atau. • Apa Alasan Penduduk Bermukim di Berbagai Bentang L. • bagaimana mengatur Mobilitas Pemain dalam seni per. • apa saja prinsip dasar mengatur pose pemain?

• apa saja Peranan AMDAL Dalam Pengelolaan Lingkungan? • jelaskan Struktur Antibodi dan lapisan pertahanan . • sebutkan Proses pembentukan urin dan Faktor-fakto. • Jelaskan apa saja fungsi kulit (integumen)? • Jelaskan Asal mula negara berdasarkan teori riwaya. • Jelaskan mengenai Mengidentifikasi Komponen Ekosis. • jelaskan mengenai Sumber Kebisingan?

• Jelaskan pengertian metode ilmiah dalam IPA? • sebutkan tentang teori-teori pusat pertumbuhan? • Apa pengertian Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah . • jelaskan apa saja kelas kriteria lahan pertanian? • Jelaskan apa saja Proses Manajemen Produksi Teater? • sebutkan langkah-langkah yang harus dilakukan dala. • jelaskan pengertian dan sifat warna dalam seni rupa? • jelskan pengertian komedi dan sebutkan tipe lakon . • Sebutkan Hal-hal penting yang berkaitan dengan hub.

• Jelaskan Pengaruh Zat Psikoaktif terhadap Sistem S. • jelaskan mengenai penghantaran impuls melalui sel . • jelaskan pengertian Wilayah Formal/Uniform Region . • Jelaskan mengenai pola keruangan desa?

• Jelaskan Pengertian Seni Kriya Ikat Celup (Tie Dye. • BAGAIMANA CARA MEMBUAT TAPLAK MEJA DENGAN TEKNIK B. • apa saja alat dan bahan untuk membatik? • Jelaskan mengenai Denyut jantung dan tekanan darah. • Bagaimana cara latihan senam ritmik memakai pita d. • apa saja bentuk latihan sirkuit untuk kebugaran? • sebutkan jenis-jenis sumber daya alam yang ada di .

• sebutkan usaha-usaha apa saja untuk Pelestarian Fl. • sebutaka apa saja mekanisme persidangan makamah in. • Sebutkan apa saja Gangguan Pada Tulang Dan Persen.

• ► August (41) • ► June (67) • ► May (26) • ► April (89) • ► March (32) • ► February (58) • ► January (50) Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog Artikel & Materi. Senang sekali rasanya kali ini dapat kami bagikan materi Biologi tentang Keanekaragaman Makhluk Hidup / Hayati meliputi pengertian, penyebab terjadinya, tingkat keanekaragaman, manfaat, dan peranan manusia dalam menurunkan serta meningkatkan keanekaragaman makhluk hidup.

Mari kita bahas selengkapnya. Keanekaragaman makhluk hidup disebut juga dengan keanekaragaman hayati atau biodiversitas (Bahasa Inggris: biodiversity).

Keanekaragaman makhluk hidup adalah suatu istilah yang menunjukkan sejumlah variasi yang ada pada makhluk hidup di suatu lingkungan tertentu.

Keanekaragaman itu dapat terjadi karena adanya perbedaan ciri-ciri dari masing-masing makhluk hidup tersebut seperti sifat, warna, ukuran, bentuk, habitat, dan lain sebagainya. Penyebab Terjadi Keanekaragaman Makhluk Hidup Kenekaragaman hayati dapat terjadi akibat dipengaruhi oleh faktor genetik dan faltor lingkungan.

Faktor genetik / faktor keturunan adalah sifat dari makhluk hidup itu sendiri yang diperoleh dari induknya. Faktor genetik ditentukan oleh gen atau pembawa sifat organisme tersebut. Faktor lingkungan adalah faktor dari luar makhluk hidup, seperti lingkungan fisik, kimia, dan abiotik meliputi suhu, kelembapan cahaya, dan tekanan udara, makanan, mineral, dan lainnya.

Keanekaragaman makhluk hidup dapat terbentuk karena perkawinan (persilangan) dan kondisi lingkungan. Perkawinan dan Persilangan Perkawinan termasuk ke dalam faktor genetik terjadinya keanekaragaman hayati karena dengan adanya perkawinan antar individu, maka akan dihasilkan individu yang baru dengan mempunyai sifat berbeda dari induknya.

Demikian pula dengan persilangan yang biasanya terjadi / dilakukan pada tumbuhan.

penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah

Dengan melakukan persilangan dapat dihasilkan tanaman baru yang memiliki sifat-sifat unggul. Misalnya, persilangan pagi untuk memperoleh bibit padi yang unggul.

Dengan adanya varietas baru tersebut, maka terciptalah keanekaragaman makhluk hidup. Keadaan Lingkungan Keadaan lingkungan tempat makhluk hidup tinggal juga mempunyai peranan penting dalam mempengaruhi keanekaragaman hayati. Contoh, di daerah padang penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah akan terdapat lebih banyak jenis makhluk hidup jika dibandingkan dengan daerah yang gersang seperti gurun pasir.

Itu menunjukkan bahwa faktor kesuburan tanah berpengaruh terhadap keanekaragaman makhluk hidup di suatu daerah. Tingkat Keanekaragaman Makhluk Hidup Keanekaragaman Makhluk Hidup dikelompokkan menjadi 3, yaitu: 1. Keanekaragaman Gen Makhluk hidup tersusun atas ribuan bahkan unit satuan terkecil yang disebut sebagai sel. Dalam inti sel terdapat materi pembawa sifat yang disebut gen. Setiap individu memiliki jumlah dan variasi susunan gen yang berbeda-beda namun penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah penyusunnya sama.

Keanekaragaman tingkat gen ini dapat dilihat dari perbedaan ciri makhluk hidup dalam satu spesies. Keanekaragaman gen juga sering dikenal dengan ras. Contohnya pada hewan misal pada ayam, ada ayam kate, ayam banten, dan ayam cemani. Sedangkan pada tumbuhan misalnya pada mangga, ada mangga gadung, mangga madu, dan mangga manalagi, dan lain sebagainya. 2. Keanekaragaman Jenis Keanekaragaman jenis adalah variasi makhluk hidup pada tingkat jenis (genus.

Keanekaragaman ini terjadi pada makhuk hidup yang berbeda spesies tetapi masih satu family. Contoh pada family kucing (Felidae) yait harimau, chitah, kucing, leopard, singa, macan, dan lainnya. Meskipun masih dalam satu family, mereka memiliki ciri dan sifat yang berbeda.

• Sumber pangan, papan, dan sandang. • Sumber Obat dan Kosmetik • Sumber Energi • Lahan Penelitian dan Pengembangan Ilmu, misal Suaka marga satwa dan cagar alam yang digunakan sebagai sarana pendidikan dan tempat penelitian. • Sarana Peningkatkan Nilai Budaya. • Sumber Plasma Nutfah, yaitu sifat-sifat unggul pada hewan, tumbuhan dan mikroba dan bersumber dihutan.

Akan tetapi sifat tersebutada yang belum diketahui fungsinya. Namun, walaupun belum diketahui fungsinya kita jangan memusnahkannya karena mungkin saja didalamnya terkandung suatu zat yang berperan penting bagi kehidupan. • Sumber Pendapatan, yaitu pemanfaatan suatu bagian tertentu pada flora dan fauna yang dapat dijual.

Contoh : kayu gaharu yang digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan kosmetik. • Sarana Rekreasi • Perusakan Habitat dan Pencemaran • Penggunaan Pestisida secara berlebihan • Perubahan Tipe Tumbuhan, misalnya perubahan dari hutan hujan tropik menjadi hutan produksi dapat mengakibatkan hilangnya tumbuh-tumbuhan liar penting. • Penebangan. Penebangan tidak hanya menghilangkan pohon yang diinginkan, tetapi juga akan merusak tanaman lain disekitarnya. • Introduksi Spesies yaitu upaya mendatangkan spesies asing ke suatu wilayah yang telah memiliki spesies lokal.

• Eksploitasi hewan dan tumbuhan berlebih • Pencemaran tanah, air, dan udara • Perubahan Iklim Global • Industrialisasi Pertanian dan Kehutanan Pelestarian in situ adalah upaya pelestarian yang dilakukan di habitat aslinya. Contoh : pelestarian badak jawa di Ujung Kulon, pelestarian orang utan di Tanjung Putting dan pelestarian komodo di Taman Nasional Komodo.

Pelestarian ex situ adalah upaya pelestarian yang dilakukan diluar habitat aslinya, namun suasana lingkungan dibuat mirip dengan aslinya. Misal penangkaran hewan seperti gajah, singa, harimau di kebun binatang.

- Penetapan hutan suaka alam, yaitu hutan yang berfungsi sebagai pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan hewan serta ekosistemnya, dan sebagai wilayah penyangga kehidupan. Penyangga kehidupan artinya harus mampu memenuhi kebutuhan makhluk yang hidup di dalamnya. Kawasan suaka alam dibagi menjadi dua wilayah, yaitu: a.

Cagar Alam Cagar Alam, mempunyai ciri berupa tumbuhan, hewan, dan ekosistem tertentu yang perlu dilindungi untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan kebudayaan, yang berlangsung secara alami. Contoh : Cagar alam Ujung Kulon, Cagar Alam Cibodas, Cagar Alam Limbo Pati, dan lain-lain. b. Suaka Margasatwa Mempunyai ciri khas berupa keragaman dan atau keunikan jenis hewan bagi ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Untuk kelangsungan hidupnya, dilakukan pembinaan terhadap habitatnya.

Contoh : Suaka Margasatwa Gunung Leuser, Suaka Margasatwa Way Kambas, Suaka Margasatwa Pulau Baun, dan sebagainya. Demikian materi Penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah tentang Keanekaragaman Makhluk Hidup / Hayati meliputi pengertian, penyebab terjadinya, tingkat keanekaragaman, manfaat, dan peranan manusia dalam menurunkan serta meningkatkan keanekaragaman makhluk hidup. Semoga bermanfaat.
MENU • Home • SMP • Agama • Bahasa Indonesia • Kewarganegaraan • Pancasila • IPS • IPA • SMA • Agama • Bahasa Indonesia • Kewarganegaraan • Pancasila • Akuntansi • IPA • Biologi • Fisika • Kimia • IPS • Ekonomi • Sejarah • Geografi • Sosiologi • SMK • S1 • PSIT • PPB • PTI • E-Bisnis • UKPL • Basis Data • Manajemen • Riset Operasi • Sistem Operasi • Kewarganegaraan • Pancasila • Akuntansi • Agama • Bahasa Indonesia • Matematika • S2 • Umum • (About Me) 9.1.

Sebarkan ini: Pengertian Keanekaragaman Makhluk Hidup Keanekaragaman Hayati adalah keseluruhan variasi berupa bentuk, penampilan, jumlah, dan sifat yang dapat ditemukan pada makhluk hidup. Setiap makhluk hidup memiliki ciri dan tempat hidup yang berbeda. Melalui pengamatan, kita dapat membedakan jenis-jenis makhluk hidup. Pembedaan makhluk hidup tanpa dibuat berdasarkan bentuk, ukuran, warna, tempat hidup, tingkah laku, cara berkembang biak, dan jenis makanan. Di lingkungan sekitar, kita dapat menemui berbagai jenis makhluk hidup.

Berbagai hewan misalnya ayam, kucing, serangga, dan sebagainya. Berbagai jenis tumbuhan misalnya mangga, rerumputan, jambu, pisang, dan masih banyak lagi. Masing-masing makhluk hidup memiliki ciri tersendiri sehingga terbentuklah keanekaragaman makhluk hidup yang disebut dengan keanekaragaman hayati. Keanekaragaman hayati adalah keanakaragaman makhluk hidup yang menunjukkan keseluruhan variasi, gen, spesies, dan ekosistem di suatu daerah.

Keanekaragaman hayati meliputi; variasi bentuk ukuran,warna, dan sifat- sifat lain dari makhluk hidup. Setiap lingkungan memiliki keanekaragamannya masing-masing. Keanekaragaman adalah sifat beda dari organisme dalam satu spesies atau populasi. Dengan adanya sifat beda akan terjadi variasi atau keanekaragaman dari organisme dalam suatu spesies.

Jika kita mengamati sifat-sifat yang ada pada makhluk hidup baik itu hewan tumbuhan maupun manusia akan terlihat adanya persamaan dan perbedaan. Hal penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah terjadi karena adanya sifat-sifat menurun dan adanya pengaruh lingkungan.

Hewan, tumbuhan dan manusia juga mempunyai variasi antara lain dalam bentuk, warna dan ukuran. Ada dua faktor penyebab keanekaragaman hayati, yaitu faktor genetik dan faktor luar.

penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah

Faktor genetik bersifat relatif konstan atau stabil pengaruhnya terhadap morfologi organisme. Sebaliknya, faktor luar relatif stabil pengaruhnya terhadap morfologi organisme. Lingkungan atau faktor eksternal seperti makanan, suhu, cahaya matahari, kelembaban, curah hujan dan faktor lainnya bersama-sama faktor menurun yang diwariskan dari kedua induknya sangat berpengaruh terhadap fenotip suatu individu.

Dengan demikian fenotip suatu individu merupakan hasil interaksi antara genotip dengan lingkungannya. Secara garis besar, keanekaragaman hayati terbagi menjadi tiga tingkat, yaitu : • Keanekaragaman gen Setiap sifat organisme hidup dikendalikan oleh sepasang faktor keturunan (gen) yang berasal dari kedua induknya Keanekaragaman tingkat ini dapat ditunjukkan dengan adanya variasi dalam satu jenis.

• Keanekaragaman jenis (spesies) Keanekaragaman ini lebih mudah diamati daripada keanekaragaman gen. Keanekaragaman hayati tingkat ini dapat ditunjukkan dengan adanya beraneka penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah jenis mahluk hidup baik yang termasuk kelompok hewan, tumbuhan dan mikroba. • Keanekaragaman ekosistem Keanekaragaman tingkat ini dapat ditunjukkan dengan adanya variasi dari ekosistem di biosfir. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Tujuan Dan Manfaat Klasifikasi Makhluk Hidup Beserta Penjelasannya Ciri-Ciri Makhluk Hidup • Bernafas Semua makhluk hidup melakukan proses pernafasan.

Bernafas adalah proses mengambil udara (O2) dari luar dan mengeluarkan udara (CO2) dari dalam tubuh. Proses pernafasan pada makhluk hidup berbeda-beda, tergantung pada jenis dan tempat hidupnya. • Penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah Bergerak merupakan ciri makhluk hidup. Gerak pada manusia dan hewan jelas tampak terlihat. Untuk melakukan gerakan tersebut manusia dan hewan dibantu oleh alat gerak.

Pada manusia, misalnya tangan dan kaki. Sedangkan pada hewan, seperti sayap, sirip, kaki, dan lainnya. Selain manusia dan hewan, tumbuhan juga melakukan gerakan, tapi gerakannya tidak mudah dilihat. Contoh gerakan pada tumbuhan adalah menutupnya daun putri malu bila disentuh. Gerakan pada tumbuhan disebabkan karena ada rangsangan dari luar. • Makan Seluruh makhluk hidup membutuhkan makanan. Makanan yang dimakan harus mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh.

Contohnya karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. • Iritabilitas Salah satu ciri makhluk hidup adalah respons terhadap rangsangan. Kemampuan makhluk hidup memberi tanggapan terhadap rangsangan disebut iritabilitas. Rangsangan dapat disebabkan oleh faktor luar tubuh. Contohnya mata kita akan mengedip bila terkena cahaya yang silau.

• Tumbuh Makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Contohnya jika kamu menanam biji akan tumbuh menjadi kecambah, kemudian menjadi tanaman kecil. Jika tanaman tersebut kamu siram setiap hari, maka akan tumbuh menjadi tanaman yang besar. Pertumbuhan merupakan pertambahan sel-sel tubuh, sehingga ukuran tubuh bertambah dan tidak bisa mengecil kembali. • Berkembang Biak Berkembang biak atau reproduksi adalah kemampuan makhluk hidup untuk memperoleh keturunan.

Perkembangbiakan ini berguna untuk melestarikan jenisnya.

penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah

• Adaptasi Untuk dapat bertahan hidup di lingkungannya, makhluk hidup harus menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Tempat hidup bagi makhluk hidup dapat melakukan aktivitasnya desebut habitat. • Memerlukan suhu tertentu Semua makhluk hidup dapat bertahan pada suhu tertentu, ikan dapat hidup pada air yang bersuhu antara 5° C – 30° C.

Untuk jenis bakteri dapat bertahan sampai suhu 80° C, sedangkan tumbuhan dapat hidup baik antara suhu 0° C – 43° C. • Ekskresi (Mengeluarkan Zat Sisa) Zat sisa dari proses reproduksi harus dikeluarkan, jika tidak akan menimbulkan racun di dalam tubuh. Zat sisa yang dikeluarkan bisa berupa cairan, gas, ataupun zat padat. Alat pengeluaran zat sisa pada hewan atau manusia yaitu paru-paru mengeluarkan CO2, kulit mengeluarkan keringat, dan ginjal mengeluarkan urine.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Klasifikasi Makhluk Hidup Beserta Dasar-Dasarnya Keanekaragaman Hayati Berdasarkan Tingkat Keragaman Keanekaragaman makhluk hidup tumbuh dan berkembang dari keanekaragaman jenis, keanekaragaman genetis, dan keanekaragaman ekosistem.

penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah

Karena ketiga keanekaragaman ini saling berkaitan dan tidak terpisahkan, maka dipandang sebagai satu keseluruhan (totalitas) yaitu keanekaragaman makhluk hidup. Keanekaragaman makhluk hidup menunjukkan adanya berbagai macam variasi bentuk, penampilan, jumlah, dan sifat yang terlihat pada berbagai tingkat jenis, tingkat gen, dan tingkat ekosistem.

1. Keanekaragaman Jenis Keanekaragaman jenis menunjukkan seluruh variasi yang terdapat pada makhluk hidup antar jenis (interspesies) dalam satu marga.

Keanekaragaman jenis lebih mudah diamati daripada keanekaragaman gen. Hal ini karena perbedaan antar spesies makhluk hidup dalam satu marga lebih mencolok daripada perbedaan antar individu dalam satu spesies. Misal tumbuhan kentang, tomat, dan terung. Ketiganya termasuk dalam genus yang sama yaitu solanum. Namun, ketiganya mempunyai ciri-ciri fisik berbeda. Dalam populasi dikenal istilah spesiasi. Spesiasi adalah proses terbentuknya spesies baru.

penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah

Apabila terjadi spesiasi, jumlah spesies dalam satu marga bertambah sehingga keanekaragaman jenis bertambah. Namun keanekaragaman gen dalam spesies asal menjadi berkurang. 2. Keanekaragaman Gen Setiap populasi mempunyai sifat genetik tertentu. Individu-individu sejenis ini mempunyai kerangka dasar komponen genetis yang sama (kromosomnya sama tetapi memiliki komponen faktor keturunan yang berbeda).

Misalnya rasa manis dan asam pada mangga yang berwarna kuning. Keanekaragaman gen menentukan keanekaragaman jenis individu, meski jenisnya sama tetapi memiliki gen yang tidak sama bila dibandingkan dengan individu lain dalam kelompok tersebut.

Keanekaragaman gen adalah keanekaragaman individu dalam satu jenis makhluk hidup. Keanekaragaman gen mengakibatkan variasi antar individu sejenis. Keanekaragaman gen pada manusia dapat terlihat pada perbedaan sifat antara lain warna mata (biru, hitam, dan coklat), ukuran tubuh, warna kulit (hitam, putih, sawo matang, kuning), serta bentuk rambut (lurus, ikal, dan keriting). Keanekaragaman sifat tersebut diakibatkan oleh pengaruh perangkat pembawa sifat yang disebut gen.

Gen adalah substansi terkecil atau unit dasar yang membangun faktor keturunan. Melalui gen inilah sifat-sifat dari induk diwariskan kepada keturunannya. Perbedaan gen (variasi gen) pada setiap makhluk hidup mengakibatkan sifat genotipe dan sifat fenotipe pada setiap makhluk hidup menjadi berbeda. Keanekaragaman gen dapat terjadi akibat perkawinan antar makhluk hidup sejenis (satu spesies). Keanekaragaman gen juga dapat terjadi secara buatan melalui perkawinan silang.

Keanekaragaman gen secara alami dan buatan dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan. 3. Keanekaragaman Ekosistem Ekosistem merupakan satu kesatuan lingkungan yang melibatkan faktor biotik (makhluk hidup) dan faktor abiotik (mineral, udara, air, tanah, dll.) yang berinteraksi satu sama lain. Indonesia memiliki makhluk penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah yang bervariasi, sehingga ekosistem yang terbentuk juga beragam.

Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik yang tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Hubungan timbal balik ini menimbulkan keserasian hidup di dalam ekosistem. Keanekaragaman tingkat ekosistem terjadi akibat adanya perbedaan letak geografis. Perbedaan letak geografis ini mengakibatkan terjadinya perbedaan iklim. Pada iklim yang berbeda pasti terdapat perbedaan temperatur, curah hujan, intensitas cahaya matahari, dan lama penyinaran.

Keadaan ini akan berpengaruh terhadap jenis-jenis tumbuhan (flora) dan hewan (fauna) yang hidup di suatu daerah. Indonesia memiliki kurang lebih 47 ekosistem alami yang berbeda mulai dari ekosistem salju abadi sampai berbagai macam ekosistem hutan dataran rendah dan padang rumput. Ada juga ekosistem danau, rawa, terumbu karang, dan hutan bakau Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 10 Pengertian Makhluk Hidup Menurut Para Ahli Terlengkap Variasi Keanekaragaman Makhluk Hidup Variasi adalah penampakan dari sifat tertentu yang menyebabkan satu organisme berbeda dengan organisme lain dalam satu jenis.

Variasi adalah hasil adaptasi makhluk hidup terhadap lingkungannya. Berikut ini dicantumkan beberapa gejala adaptasi: • Homolog Dua organ (alat tubuh) dikatan homolog jika mereka mempunyai asal (secara embriologik) yang sama. Misalnya alat gerak (ekstremitas) ikan paus dan kuda adalah homolog.

Homologi ini dipakai sebagai ukuran kekerabatan makhluk hidup. • Analogi Dua organ dikatakan bila mereka menunjukkan fungsi yang sama. Misalnya, insang ikan dan paru-paru kadal, fungsinya sama yaitu sebagai alat bernafas. Dua organ ini dikatakan analog.Ada satu kaidah evolusi yang mengatakan bahwa kesamaan struktur dari makhluk hidup yang bukan bersumber dari satu nenek moyang memiliki persamaan fungsi. Secara singkat dapat dikatakan “persamaan struktur, persamaan fungsi”. • Homoplasi Dua organ dikatakan homoplastik bila mereka memiliki persamaan bentuk walaupun asalnya berbeda (tidak homolog).

Gejala homoplastik adalah hasil (akibat) dari adaptasi terhadap lingkungan hidupnya. Misalnya kaki belakang belalang dan kaki belakang kuda. • Transformasi Dua organ atau lebih dikatakan menunjukkan gejala transformasi bila mereka adalah homolog tetapi bentuk dan fungsinya berbeda.

Misalnya, sirip depan ikan paus (untuk berenang dan berbentuk dayung), sayap burung (untuk terbang dan berbentuk kipas), dan tangan manusia (untuk memegang dan berbentuk tongkat). • Konvergensi Dua atau lebih makhluk hidup dikatakan berkonvergensi bila mereka berbeda dalam jenis, tetapi struktur atau bentuk badannya sangat mirip.

Persamaan struktur ini adalah akibat dari adaptasi dengan lingkungan hidupnya. Misalnya, amati dan bandingkan semua hewan laut, yang bersama-sama hidup disuatu lautan. Bentuk tubuhnya sama semua seperti kapal selam. Bandingkan bentuk tubuh: ikan hiu, ikan paus, anjing laut, semua ikan (pisces), dan lumba-lumba.

Semua bentuk tubuhnya streamline (seperti kapal selam). Artinya, ujung depan dan ujung belakang lancip. • Divergensi Adalah gejala yang menunjukkan struktur yang bervariasi, walaupun meraka sama-sama berasal dari satu nenek moyang, satu sumber.

Inipun adalah akibat dari adaptasi terhadap lingkungannya. Perhatikan perbedaan struktur antara: kelelawar, ikan paus, lumba-lumba, kanguru, dan sapi. Bentuk tubuhnya (struktur) sangat bervariasi (berbeda-beda) walaupun mereka semua termasuk mamalia (hewan menyusui). Inilah yang disebut gejala divergensi. • Filogeni Adalah sejarah perkembangan filum atau takson makhluk hidup (menggambarkan sejarah keturunan atau silsilah semua makhluk hidup yang sekarang masih ada), misalnya variasi struktur pada filogeni kuda.

• Ontogeni Adalah sejarah perkembangan satu individu. Misalnya variasi struktur pada ontogeni manusia. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 16 Ciri-Ciri Makhluk Hidup Hewan Dan Tumbuhan Beserta Gambarnya Cara Mempelajari Keanekaragaman Makhluk Hidup Lalu bagimana cara kita untuk dapat mempelajari banyaknya keanekaragaman makhluk hidup di dunia ini ??

dalam hal ini untuk mempermudah dalam mempelajari dan mengenal berjuta-juta jenis makhluk hidup, para ilmuwan menerapkan sistem tertentu yaitu dengan menggunakan klasifikasi makhluk hidup.

Andaikan suatu hari apabila anda menemukan “ suatu makhluk hidup ”, lalu bagaimana cara nada untuk menggolongkan makhluk hidup tersebut ?? Termasuk jenis tumbuhan ataukah jenis hewan ?? bagaimana cara anda untuk melakukannya ?? • Penggolongan Penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah Hewan Apabila makhluk hidup tersebut anda golongkan sebagai hewan, maka untuk langkah pertama yang bisa anda lakukan ialah dengan mengetahui terlebih dahulu yakni ciri-ciri yang bisa dilihat dan diamati terlebih dahulu, misalnya seperti tingkah laku, penampilan, makanan, cara berkembang biak dan lain sebagainya.

• Penggolongan Sebagai Tumbuhan Adapun bila makhluk hidup itu anda golongkan sebagai tumbuhan, coba ingat-ingat kembali tentang ciri-ciri dari dunia tumbuhan seperti tempat tumbuh, batang, bentuk daun dan bagian-bagian yang lainnya. Selain itu untuk dapat membedakan antara golongan tumbuhan dan hewan bisa diamati dari geraknya, hewan dapat bergerak bebas ( pindah tempat ) sedangkan tumbuhan hanya bergerak di tempat.

Untuk itulah perlu adanya klasifikasi makhluk hidup. Setelah begitu mengetahui ciri-ciri dari makhluk hidup, tentunya sudah dapat mengetahui bahwa klasifikasi merupakan suatu cara untuk pengelompokan yang didasarkan pada ciri-ciri tertentu, seperti contoh di atas. Para ilmuwan mengklasifikasikan makhluk hidup berdasarkan banyaknya persamaan dan perbedaan baik morfologi, fisiologi maupun anatominya. Dengan demikian makin banyak persamaan dikatakan makin dekat pula tali kekerabatannya.

Dengan semakin berkembangnya pengetahuan dan teknologi, maka makin maju pula para ilmuwan dalam mengelompokkan makhluk hidup dan makin teliti serta terinci untuk mengamati perbedaan-perbedaan yang penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah diungkap. Dalam menggolongkan makhluk hidup, maka kita tidak berhenti hanya sampai pernyataan bahwa sesuatu tergolong tumbuhan atau hewan.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Objek Biologi Tingkat Organisasi Kehidupan Beserta Penjelasannya Penyebab Keanekaragaman Makhluk Hidup Faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya keanekaragaman makhluk hidup adalah : • Mutasi adalah peristiwa perubahan yang disebabkan oleh faktor internal seperti materi genetik atau faktor lingkungan, seperti radiasi dan suhu.

• Rekombinasi adalah proses atau peristiwa yang berakibat terbentuknya kombinasi gen baru pada kromosom. Individu baru dari reproduksi seksual akan memiliki faktor keturunan dari kedua induknya. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Lingkungan Hidup Menurut Para Ahli Keanekaragaman Hayati di Indonesia • Keanekaragaman Flora di Indonesia Keanekaragaman hayati flora yang dimiliki Indonesia mencapai 11% dari seluruh spesies flora yang ada di bumi.

Flora di Indonesia termasuk dalam kawasan flora Malesiana. Persebaran jenis tumbuhan di Indonesia tidaklah merata. Hutan hujan tropis di Kalimantan merupakan daerah yang mempunyai keanekaragaman tumbuhan yang paling tinggi. Sumatra dan Papua juga sangat kaya jensi tumbuhan.

Adapun hutan di Jawa, Sulawesi, Maluku, dan Kepulauan Sunda mempunyai keanekaragaman tumbuhan yang lebih rendah. Hutan di daerah Malesiana memiliki kurang lebih 248.000 spesies tumbuhan tingkat tinggi.

Hutan ini didominasi oleh pepohonan dari famili Dipterocarpaceae, yaitu tumbuhan yang dapat tumbuh tinggi dan batangnya berukuran besar sehingga membentuk kanopi hutan. Tumbuhan yang termasuk famili Dipterocarpaceae di antaranya sebagai berikut: • Keruing (Dipterocarpus sp.) • Meranti (Shorea sp.) • Ramin (Gonystylus bancanus) • Pohon kapur (Dryobalanops aromatica) Sebagian hutan di Indonesia merupakan bioma hutan hujan tropis.

Hutan ini bercirikan adanya pepohonan berkanopi rapat dan banyak tumbuhan liana (tumbuhan yang tumbuh memanjat). Tumbuhan yang mendominasi hutan ini di antaranya sebagai berikut. • Durian (Durio zibethinus) • Mangga (Mangifera indica) • Sukun (Artocarpus communis) • Rotan (Calamus sp.) Keempat jenis tumbuhan ini banyak tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Di Indonesia juga ada tumbuhan endemik. Tumbuhan endemik yaitu tumbuhan yang hanya ada di daerah tertentu. Contoh tumbuhan endemik Indonesia yaitu Rafflesia.

Rafflesia arnoldii merupakan tumbuhan endemikn di Sumatra Barat, Bengkulu, dan Aceh. Flora terbagi menjadi tiga bagian di antaranya sebagai berikut. • Flora Endemik, yang meliputi Rafflesia arnoldii, meranti, dan matoa (Pometia pinnata). • Flora Asli Indonesia, misal bunga melati. • Flora Langka, yang meliputi cendana (Santalum album), balam suntai (Palaquium walsurifolium), sawo kecik, bayur (Pterospermum sp.), dan pohon damar.

• Keanekaragaman Fauna di Indonesia Indonesia memiliki keanekaragaman fauna yang melimpah.

penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah

Indonesia memiliki 12% jenis Mammalia dunia, 16% jenis Reptilia dan Amphibi dunia, serta 12% jenis burung dunia. Meskipun demikian, persebaran fauna di Indonesia tidaklah merata. Pada awalnya Indonesia terbagi menjadi dua zoogeografi yang dibatasi oleh garis Wallace.

Berdasarkan pengamatannya, pada tahun 1859 Wallace menetapkan dua wilayah utama persebaran fauna dengan menggambar garis batas di sebelah timur Kalimantan dan Bali, memisahkan fauna Indonesia bagian barat dan timur.

Jadi, garis Wallace memisahkan daerah Oriental (Sumatra, Jawa, Bali, dan Kalimantan) dengan daerah Australian yang meliputi Papua dan pulau-pulau di sekitarnya. Setelah Wallace membagi garis persebaran flora dan fauna di Indonesia, seorang ahli zoologi bernama Weber juga melakukan penelitian tentang penyebaran hewan-hewan di Indonesia. Menurut Weber, hewan- hewan di Sulawesi tidak dapat sepenuhnya dikelompokkan sebagai fauna Australian. Hewan-hewan tersebut ada yang memiliki sifat seperti fauna Oriental.

Weber membuat sebuah garis khayal di sebelah timur Sulawesi memanjang ke Utara sampai Kepulauan Aru, Nusa Tenggara Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Hewan Vertebrata dan Invertebrata Nilai dan Manfaat Keanekaragaman Hayati Nilai Keanekaragaman Hayati • Nilai Ekonomi Keanekaragaman hayati dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan (dapat mendatangkan devisa).

Misal untuk bahan baku industri, rempah-rempah, dan perkebunan. Contoh bahan baku industri yaitu kayu gaharu dan cendana untuk industri kosmetik, kayu jati dan rotan untuk industri mebel, teh dan kopi untuk industri minuman, padi dan kedelai untuk industri makanan, serta ubi kayu untuk menghasilkan alkohol.

Contoh rempah-rempah yaitu lada, cengkeh, dan pala. Contoh tanaman perkebunan yaitu kelapa sawit dan karet. • Nilai Biologis Keanekaragaman hayati memiliki nilai bilogis atau penunjang kehidupan bagi makhluk hidup termasuk manusia. Tumbuhan menghasilkan gas oksigen (O2) yang diperlukan oleh makhluk hidup untuk pernapasan serta menghasilkan zat organik, misal biji, buah, dan umbi sebagai bahan makanan makhluk hidup lain. Hewan dapat dijadikan bahan makanan dan bahan sandang oleh manusia. Beberapa jasad renik digunakan dalam pembuatan makanan, misal untuk membuat tempe, oncom, dan kecap.

Nilai biologis penting lainnya yaitu sebagai sumber plasma nutfah 12 (plasma benih). • Nilai Ekologis Keanekaragaman hayati merupakan komponen ekosistem yang sangat penting, misal hutan hujan tropis.

Hutan hujan tropis memiliki nilai ekologis atau nilai lingkungan yang penting bagi bumi. a) Sebagai paru-paru bumi. b) Dapat menjaga kestabilan iklim penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah. • Nilai Sosial Keanekaragaman hayati dapat dikembangkan menjadi sarana rekreasi dan pariwisata.

penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah

Contoh tempat rekreasi dan pariwisata yang sekaligus menjadi kawasan pelestarian keanekaragaman hayati adalah Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda di Bandung. Manfaat Keanekaragaman Hayati • Sumber Pangan, Perumahan, dan Kesehatan Contoh: a) Padi sebagai bahan pangan. b) Pohon jati sebagai baahn bangunan atau perumahan. c) Mengkudu sebagai obat tradisional. • Sumber Pendapatan/Devisa Contoh: a) Kayu, rotan, dan karet sebagai bahan baku industri.

b) Cendana dan rumput laut sebagai baahn baku kosmetik. • Sumber Plasma Nutfah Di dalam hutan terdapat beberapa jenis tumbuhan dan hewan yang mempunyai sifat unggul. Oleh karena itu, hutan dikatakan sebagai sumber plasma nutfah/sumber gen.

penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah

• Manfaat Ekologi Selain berfungsi untuk menunjag kehidupan manusia, keanekaragaman hayati memiliki peranan dalam mempertahankan keberlanjutan ekosistem. • Manfaat Keilmuan Keanekaragaman hayati merupakan lahan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan yang sangat berguna untuk kehidupan manusia.

• Manfaat Keindahan Berbagai jenis tumbuhan dan hewan dapat memperindah lingkungan.14 Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian, Macam, Dan Contoh Pencemaran Lingkungan Beserta Cara Penanggulangannya Lengkap Faktor penyebab penurunan keanekaragaman hayati Faktor-faktor yang menyebabkan menurunnya keanekaragaman antara lain : 1.

Faktor alam yaitu bencana alam (banjir, tanah longsor, gunung meletus, gempa bumi ataupun sunami). Peristiwa ini dapat menyadarkan manusia bahwa mereka memiliki tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian keanekaragaman makhluk hidup.

2. Faktor manusia, dapat menyebabkan penurunan jumlah keanekaragaman misalnya : • Pembabatan hutan alam, untuk jalan raya, pabrik, perumahan dan sebagainya. • Penggunaan pestisida, insektisida dan sejenisnya yang tidak bertanggung jawab. • Pembuangan limbah industri yang sembarangan. • Perburuan hewan yang tidak bertanggung jawab Dalam perjalanan waktu ada kelompok makhluk hidup yang mengalami peningkatan keanekaragaman, ada yang tetap, ada pula yang berkurang keanekaragamannya.

Daftar Pustaka • Hermawan, Hendra. Buku Ajar Biologi Kelas X Semester 1. Surakarta: CITRA PUSTAKA. • Hidayat, Muhammad Luthfi dan Dewi Retnaningati.

penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah

2012. Biologi Kelas X Semester 2. Klaten: PT Intan Pariwara. • www.pintarbiologi.com/2015/01/ciri-ciri-makhluk-hidup.html?m=1 diakses pada 11 November penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah, pukul 14.30. • http://pandudharma.blogspot.co.id/2011/02/fungsi-tumbuhan.html diakses pada 20 Oktober 2015, pukul 10.00.

• http://www.marioatha.com/2013/03/manfaat-hewantumbuhan-bagi-kehidupan.html diakses pada 20 Oktober 2015, pukul 10.00. Sebarkan ini: • • • • • Posting pada Biologi, SMA, SMK Ditag 3 jenis tingkat keanekaragaman makhluk hidup, apa dasar terjadinya keanekaragaman ekosistem, apa yang dimaksud dengan keanekaragaman makhluk hidup, apa yang dimaksud dengan spesies endemik, beda macan dan harimau, Cara Mempelajari Keanekaragaman Makhluk Hidup, ciri ciri dan keanekaragaman makhluk hidup, Ciri-Ciri Makhluk Hidup, distribusi kehidupan di bumi, ekosistem padang rumput terdapat di pulau, Faktor penyebab penurunan keanekaragaman hayati, jamur zenius, jelaskan keunikan keanekaragaman makhluk hidup di indonesia, jelaskan tentang keanekaragaman gen, jelaskan tentang klasifikasi 5 kingdom, jurnal keanekaragaman hayati pdf, keanekaragaman ekosistem terbentuk karena, Keanekaragaman Hayati Berdasarkan Tingkat Keragaman, keanekaragaman hayati di indonesia, keanekaragaman hayati menurut para ahli, keanekaragaman makhluk hidup dan persebarannya, keanekaragaman makhluk hidup disebabkan oleh berikut ini kecuali, keanekaragaman makhluk hidup kelas 7, keanekaragaman makhluk hidup pdf, penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah makhluk hidup ppt, keanekaragaman populasi terjadi karena, keanekaragaman tingkat jenis, keragaman makhluk hidup, kesimpulan dari keanekaragaman makhluk hidup, kesimpulan keanekaragaman tingkat jenis, klasifikasi makhluk hidup menurut, komponen penyusun gejala alam abiotik, konsep keanekaragaman makhluk hidup, laporan keanekaragaman penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah hidup, laporan keanekaragaman makhluk hidup fungi, laporan tentang keragaman organisme, makalah keanekaragaman hewan, makalah keanekaragaman makhluk hidup, makalah keanekaragaman makhluk hidup pdf, makalah keanekaragaman tumbuhan, makalah makhluk hidup pdf, makalah sejarah perkembangan makhluk hidup, makhluk hidup terbagi menjadi 3, Manfaat keanekaragaman hayati, manfaat keanekaragaman makhluk hidup, materi keanekaragaman makhluk hidup, Nilai dan Manfaat Keanekaragaman Hayati, Pengertian Ekosistem, pengertian genetika, pengertian keanekaragaman hewan, pengertian keanekaragaman makhluk hidup, pengertian keanekaragaman makhluk hidup menurut para ahli, pengertian klasifikasi makhluk hidup, pengertian makhluk hidup dan lingkungan, Penyebab Keanekaragaman Makhluk Hidup, penyebab terjadinya keanekaragaman, persebaran makhluk hidup, pertanyaan keanekaragaman makhluk hidup, pertanyaan makhluk hidup, peta konsep keanekaragaman makhluk hidup, ppt keanekaragaman makhluk hidup, sebutkan 3 manfaat makhluk hidup, sebutkan manfaat dari adanya konservasi, soal hots keanekaragaman makhluk hidup, teori tambahan keanekaragaman makhluk hidup, tingkat keanekaragaman makhluk hidup, tujuan dari klasifikasi adalah, ukuran tubuh warna bulu tempat hidup cheetah, upaya pelestarian keanekaragaman hayati, usaha usaha dan pentingnya pelestarian, Variasi Keanekaragaman Makhluk Hidup Navigasi pos Pos-pos Terbaru • “Panjang Usus” Definisi & ( Jenis – Fungsi – Menjaga ) • Pengertian Mahasiswa Menurut Para Ahli Beserta Peran Dan Fungsinya • “Masa Demokrasi Terpimpin” Sejarah Dan ( Latar Belakang – Pelaksanaan ) • Pengertian Sistem Regulasi Pada Manusia Beserta Macam-Macamnya • Rangkuman Materi Jamur ( Fungi ) Beserta Penjelasannya • Pengertian Saraf Parasimpatik – Fungsi, Simpatik, Perbedaan, Persamaan, Jalur, Cara Kerja, Contoh • Higgs domino apk versi 1.80 Terbaru 2022 • Pengertian Gizi – Sejarah, Perkembangan, Pengelompokan, Makro, Mikro, Ruang Lingkup, Cabang Ilmu, Para Ahli • Proses Pembentukan Urine – Faktor, Filtrasi, Reabsorbsi, Augmentasi, Nefron, zat Sisa • Peranan Tumbuhan – Pengertian, Manfaat, Obat, Membersihkan, Melindungi, Bahan Baku, Pemanasan Global • Contoh Soal Psikotes • Contoh CV Lamaran Kerja • Rukun Shalat • Penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah Jawaban Brain Out • Teks Eksplanasi • Teks Eksposisi • Teks Deskripsi • Teks Prosedur • Contoh Gurindam • Contoh Kata Pengantar • Contoh Teks Negosiasi • Alat Musik Ritmis • Tabel Periodik • Niat Mandi Wajib • Teks Laporan Hasil Observasi • Contoh Makalah • Alight Motion Pro • Alat Musik Melodis • 21 Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, Campuran • 69 Contoh Teks Anekdot • Proposal • Gb WhatsApp • Contoh Daftar Riwayat Hidup • Naskah Drama • Memphisthemusical.Com Jakarta - Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman makhluk hidup yang dilihat dari berbagai hal, termasuk diantaranya, daratan, lautan dan ekosistem.

Lantas apa faktor yang membentuk keanekaragaman hayati? Secara umum, keanekaragaman hayati atau disebut juga dengan biodiversitas dari makhluk hidup dapat terjadi karena adanya perbedaan warna, ukuran, bentuk, jumlah, tekstur, penampilan dan sifat.

Perbedaan tersebut bisa muncul karena adanya faktor-faktor yang membentuk keanekaragaman hayati pada berbagai tingkat, seperti tingkat genetik, individu, atau ekosistem. 3 Faktor yang membentuk keanekaragaman hayati: 1. Faktor keanekaragaman tingkat genetik Dilansir dari laman resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, faktor yang pertama adalah keanekaragaman tingkat genetik atau gen.

Gen adalah materi dalam kromosom makhluk hidup yang mengendalikan sifat organisme. Gen pada setiap individu meskipun perangkat dasar penyusunannya sama tapi susunannya berbeda-beda bergantung pada masing-masing induknya. Baca juga: 7 Macam Bioma yang Harus Diketahui, Lengkap dengan Cirinya Penyebab terjadinya gen adanya perkawinan antara dua individu makhluk hidup sejenis dari kedua induk. Keturunan dari hasil perkawinan memiliki susunan perangkat gen yang berasal dari kedua induk.

Kombinasi susunan perangkat gen dari dua induk tersebut akan menyebabkan keanekaragaman individu dalam satu spesies berupa varietes-varietes secara alami atau buatan. • Contoh keanekaragaman tingkat genetik: - variasi jenis kelapa: kelapa gading, kelapa hijau, kelapa kopyor - variasi jenis padi: IR, PB, Rojolele, Sedani, Barito, Delangu, Bumiayu, dan sebagainya - variasi jenis anjing: anjing bulldog, doberman, Collie, herder, anjing kampung, dan sebagainya - variasi jenis bunga mawar: Rosa gallica, Rosa damascene, Rosa canina 2.

Faktor keanekaragaman tingkat individu/jenis Faktor yang membentuk keanekaragaman selanjutnya adalah faktor tingkat individu atau jenis.

Secara umum, dua makhluk hidup mampu melakukan perkawinan dan menghasilkan keturunan yang fertil (mampu melakukan perkawinan dan menghasilkan keturunan) maka kedua makhluk hidup tersebut merupakan satu spesies.

Keanekaragaman hayati tingkat spesies ini menunjukkan keanekaragaman atau variasi yang terdapat pada berbagai jenis atau spesies makhluk hidup dalam genus yang sama atau familia yang sama. Pada berbagai spesies tersebut terdapat perbedaan-perbedaan sifat. • Contoh keanekaragaman tingkat individu/jenis - Famili Fellidae: kucing, harimau, singa - Famili Palmae: kelapa, aren, palem, siwalan, lontar - Famili Papilionaceae: kacang tanah, kacang buncis, kacang panjang, kacang kapri - Familia gramineae: rumput teki, padi, jagung - Genus Ipomoea: ketela rambat (Ipomoea batatas) dan kangkungan (Ipomoea crassicaulis) - Genus Ficus: pohon beringin (Ficus benjamina) dan pohon Preh (Ficus ribes) 3.

Faktor keanekaragaman tingkat ekosistem Terakhir adalah faktor tingkat ekosistem. Ekosistem ini berarti suatu kesatuan yang dibentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup (komponen biotik) dan lingkungannya (komponen abiotik). Pada umumnya, setiap ekosistem memiliki ciri-ciri lingkungan fisik, lingkungan kimia, tipe vegetasi/tumbuhan, dan tipe hewan yang spesifik.

Biasanya, kondisi lingkungan makhluk yang hidup di setiap ekosistem ini sangat beragam. Kondisi lingkungan yang beragam tersebut akhirnya menyebabkan adanya ragam jenis makhluk hidup yang menempatinya. Keanekaragaman ekosistem terbentuk dari keanekaragaman gen dan jenis, sehingga dapat digambarkan suatu urutan berikut : Gen --> keanekaragaman gen --> keanekaragaman jenis --> keanekaragaman ekosistem • Contoh keanekaragaman tingkat ekosistem - Ekosistem Lumut Ekosistem lumut mayoritas lingkungannya ditumbuhi oleh lumut dan terdapat di kawasan dengan temperatur rendah, seperti puncak gunung, perbukitan, lembah dan daerah dekat kutub.

Hewan yang hidup di ekosistem lumutnya biasanya mempunya ciri berbulu tebal dan toleran terhadap suhu dingin. - Ekosistem Hutan Berdaun Jarum Ekosistem berdaun jarum terdapat di kawasan beriklim sub tropis. Ekosistem ini biasanya berada di lingkungan bersuhu rendah atau dingin. - Ekosistem Hutan Hujan Tropis Ekosistem hutan hujan tropis memiliki aneka tumbuhan yang bermacam-macam.

Keanekaragaman hayati di kawasan ini sangat bervariasi, contohnya adalah hutan-hutan di Indonesia dengan jutaan spesies yang hidup di dalamnya. - Ekosistem Padang Rumput Ekosistem padang rumput atau sabana merupakan wilayah yang didominasi oleh rerumputan yang terhampar luas. Ekosistem ini terdapat di kawasan kering, seperti hutan-hutan Afrika. - Ekosistem Padang Pasir Salah satu ciri ekosistem padang pasir adalah adanya tumbuhan kaktus dengan sifat membutuhkan sedikit air untuk bertahan hidup.

Hewan-hewan yang hidup di kawasan ini contohnya adalah reptil, mamalia kecil serta berbagai jenis burung. Baca juga: Terumbu Karang: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya - Ekosistem Pantai Ekosistem pantai terdapat di wilayah pesisir yang berbatasan dengan laut atau samudera. Contoh hewan yang berhabitat di wilayah ini adalah kepiting, serangga, serta burung-burung pantai. Itulah 3 faktor yang membentuk keanekaragaman hayati.

Semoga detikers semakin paham, ya! Simak Video " Merajut Asa Kembali ke Sekolah" [Gambas:Video 20detik] (faz/lus)
• Preggies • PRA KEHAMILAN • Sebelum Hamil • Rencana Kehamilan • KEHAMILAN • Tentang Janin • Mama Hamil & Kehamilan • Gaya Hidup Masa Hamil • KELAHIRAN • Normal • Sesar • Pasca Persalinan • LI'L ANGELS • Penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah • Newborn • Menyusui • Q & A Baby • Beauty & Style • Mama Cantik • Foodism • Trend • Mama's Time • Travel • Kiddies • Batita • Balita • Kesehatan • Tumbuh Kembang • Super & Smart Kids • Kids Videos • -TERTAINMENT • Lokal • Asia + Dunia • Momversation • GloryStory • Dunia Mama • Buat Papa Juga • Home Sweet Home • News • Shopaholic • Produk Mama • Produk Bayi & Anak • Spotlight • Bata • -SPIRATION Beberapa Faktor Penyebab Keanekaragaman Makhluk Hidup Beserta dengan Contohnya Nakita.id - Ternyata inilah beberapa faktor penyebab keanekaragaman makhluk hidup yang menjadi materi belajar dari rumah TVRI hari ini.

penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah

Pada sesi ini, teman-teman yang duduk di kelas 4-6 SD belajar lebih jauh mengenal yang namanya makhluk hidup baik hewan dan tumbuhan. Teman-teman juga diajak lebih jauh mengenal yang namanya ciri khusus dari masing-masing makhluk hidup yang jarang diketahui. Baca Juga: Kunci Jawaban Lengkap Materi Relasi dan Fungsi, Belajar dari Rumah TVRI Jenjang SMP Sebab semua makhluk hidup pun memiliki caranya masing-masing untuk bertahan hidup di lingkungan, bisa juga cara tersebut masuk dalam kategori unik.

Karena hal tersebutlah tercipta keanekaragaman makhluk hidup, di mana ada perbedaan habitat dan cara berkembang biak dari masing-masing mereka. Lalu ada faktor apa lagi ya yang memengaruhi adanya keanekaragaman makhluk hidup yang diberitahu oleh tayangan tersebut? Baca Juga: Relasi dan Fungsi: Pengertian, Jenis, dan Sifat-sifatnya ARTIKEL TERKAIT • Rumus Keliling Bangun Datar dan Contohnya yang Mudah Dipahami Materi Belajar dari Rumah TVRI 13 Agustus 2020 • Cara Mudah Mencintai Lingkungan dengan Mulai dari Diri Sendiri, Belajar dari Rumah TVRI Jumat 14 Agustus 2020 • Simak Lebih Jauh Sejarah Singkat Pramuka, Materi Kelas 4-6 SD Belajar dari Rumah TVRI Hari Ini • Relasi dan Fungsi: Pengertian, Jenis, dan Sifat-sifatnya • Kunci Jawaban Lengkap Materi Relasi dan Fungsi, Belajar dari Rumah TVRI Jenjang SMP
Keanekaragaman disebabkan oleh adanya dua faktor, diantaranya ialah faktor keturunan atau faktor genetik dan faktor lingkungan.

Faktor keturunan disebabkan oleh adanya gen yang dimana akan memberikan sifat dasar atau bawaan. Keanekaragaman pada tingkat spesies terjadi karena adanya variasi dari spesies tersebut. Sedangkan f aktor lingkungan menyebabkan suatu individu dapat menyesuaikan dengan lingkungannya agar tetap lestari.

Jadi, jawaban yang benar adalah CKeanekaragaman makhluk hidup merupakan keberagaman atau bentuk variasi dari makhluk hidup yang meliputi penampilan, ukuran, sifat, dan karakteristik lainnya. Keanekaragaman ini timbul akibat faktor gen dan lingkungan. Pada dasarnya, setiap makhluk hidup memiliki susunan gen yang bervariasi sehingga menyebabkan setiap makhluk hidup memiliki sifat, fisiologi anatomi, morfologi yang berbeda. Selain itu, kondisi lingkungan disekitar makhluk hidup juga dapat mempengaruhi terjadinya keanekaragaman.

Hal ini, karena setiap makhluk hidup memiliki kemampuan penyesuaian atau adaptasi yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi lingkungan tempat hidupnya, sehingga dapat menyebabkan adanya variasi atau keanekaragaman pada makhluk hidup.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.
Indonesia memiliki kawasan berupa rangkaian kepulauan dengan ciri – ciri geografi yang sangat kompleks. Kondisi ini memaksa hewan dan tumbuh – tumbuhan mengikuti keadaan alam tersebut. Akibatnya, Indonesia memiliki flora dan fauna yang banyak dan beragam. Keberagaman bentuk makhluk hidup dari variasi ukuran, bentuk, jumlah, dan warna disebut sebagai keanekaragaman hayati (biodiversitas).

Cakupan dari keanekaragaman hayati meliputi kekayaan spesies dan kompleksitas ekosistem. Adanya keanekaragaman hayati memiliki peran sebagai indikator dari sistem ekologi dan sarana untuk mengetahui adanya perubahan spesies.

Penyebab keanekaragaman hayati ada dua faktor, yaitu faktor genetik dan faktor luar. Faktor genetik bersifat relatif konstan atau stabil pengaruhnya terhadap morfologi (fenotipe) organisme. Faktor luar memiliki pengaruh yang relatif labil terhadap morfologi (fenotipe) organisme. Seperti yang terjadi di Indonesia, timbulnya keanekaragaman di berbagai tempat dipengaruhi oleh beberapa faktor luar. Indonesia merupakan negara kepulauan beriklim tropis yg dilalui garis khatulistiwa sehingga menyebabkan keanekaragaman hayati.

Penjelasan apa saja faktor penyebab timbulnya keanekaragaman hayati tersebut diulas pada bahasan di bawah. 1. Iklim/Cuaca Iklim dan cuaca memiliki perbedaan mendasar pada ukuran waktu. Cuaca adalah kondisi atmosfer penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah waktu singkat. Sedangkan iklim adalah kondisi atmosfer dalam jangka waktu panjang. Unsur iklim sangat menentukan berbagai jenis keanekaragaman hayati di Indonesia. Unsur – unsur iklim yang mempengaruhi kelangsungan hidup tumbuhan dan hewan adalah temperatur, udara, kelembaban angin, dan curah hujan.

Selain itu kehidupan hewan dan tumbuhan juga dipengaruhi pula oleh perubahan cuaca. Tumbuh – tumbuhan yang hidup di wilayah perkotaan akan berbeda dengan tumbuh – tumbuhan yang ada di hutan. 2. Relief Tanah Relief tanah adalah tinggi rendahnya permukaan penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah diukur dari permukaan laut.

Ketinggian di suatu tempat dapat mempengaruhi temperatur dan tekanan udara, demikian pula jenis – jenis tumbuhan dan hewan.

penyebab terjadinya keanekaragaman makhluk hidup adalah

Pohon kelapa di daerah pantai dapat tumbuh dengan subur dan baik. Sedangkan di daerah pegunungan, pertumbuhan pohon kelapa kurang optimal. 3. Tanah Keadaan tanah di suatu tempat sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan berbagai jenis tumbuhan. Tanah humus dan tanah vulkanis sangat baik untuk pertumbuhan tanaman karena memiliki banyak unsur hara.

Demikianlah tadi bahan tiga faktor penyebab timbulnya keanekaragaman hayati. Faktor – faktor tersebut meliputi faktor iklim, relief tanah, dan tanah. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Bioteknologi Konvensional dan Modern

KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP DAN PERSEBARANNYA




2022 www.videocon.com