Flash mob adalah

flash mob adalah

Merdeka.com - Flash mob adalah ini, begitu banyak video-video bertema flash mob muncul di berbagai jejaring sosial khususnya di Youtube. Tak jarang video-video itu menjadi most popular dan meraup 'viewers' hingga 17 juta - 20 juta orang. Maraknya video flash mob membuat kita bertanya-tanya, apa sebenarnya arti dari tarian massa dengan gerakan sama ini? Apa sejarahnya? Dan siapa pencetus pertamanya?

Flash mob diartikan sebagai segerombolan orang yang berkumpul di suatu tempat dan waktu yang sama, melakukan gerakan-gerakan tarian dan nyanyian bersama-sama dalam beberapa menit saja. Tarian itu, diawali dengan satu orang penari sebagai pertanda pertunjukan itu akan dimulai, kemudian beberapa orang masing-masing yang berpura-pura tidak saling mengenal, melakukan aktivitas sendiri-sendiri, dan tiba-tiba menari mengikuti satu orang dan lainya yang telah menari terlebih dahulu.

Lama kelamaan orang-orang yang menari itu semakin banyak membentuk suatu rangkaian gerakan yang indah jika dilihat dari atas. Sejarah flash mob berasal dari Belanda pada tahun 1990-an awal. Ide flash mob tercetus oleh Spoor dan membentuk sekelompok orang yang bernama 'zebra pejalan kaki teater'. BACA JUGA: Aksi Flashmob Tari Cokek di Kota Tua Presiden PKS Pilih Lakukan Flashmob Sampaikan Flash mob adalah Politik Saat itu, Spoor menyebar informasi melalui selebaran yang di beri ke masyarakat atau ditempel di pohon-pohon.

Dia juga menghubungi aktor-aktris di kota itu dan mengumumkan akan ada pertunjukan dadakan di kota mereka. Pertunjukan itu dilakukan di tempat para pejalan kaki biasanya berkumpul. Tujuan Spoor saat itu, menyatukan persaingan di antara sesama pedagang, ritel, perselisihan kolektif, dan sebagainya. Ribuan buruh yang dinamakan 'massa flash mob' berdemo dengan tarian dan gerakan menuntut perdamaian perselisihan antar sesama pedagang.

Berawal dari peristiwa itu, beberapa tahun kemudian salah satu senior editor Harper's Magazine bernama Bill Wasik mengumpulkan orang-orang melakukan flash mob ini. Pada Mei 2003, Wasik melakukan percobaan untuk mengadakan pertunjukan flash mob di sebuah toko di Manhattan, namun usahanya gagal.

Saat itu, tempat yang dia rencanakan untuk melakukan pertunjukan flash mob tidak diizinkan dan informasinya bocor. Pada percobaan flash mob kedua, Juni 2003, Wasik mengganti tempat di sebuah Department Store bernama Macy's.

Sekitar 100 orang berkumpul bersama, masing-masing di antaranya pura-pura sedang melakukan aktivitasnya masing-masing. Kemudian orang-orang tersebut bertepuk tangan selama 15 menit secara serempak, dan membuat beberapa pengunjung memadati lobi dan lorong hotel kemudian ikut menari. BACA JUGA: Kampanye terakhir, Ahok-Djarot flash mob bareng pendukungnya Rayakan HUT RI, ribuan penari tumpah ruah di Flash mob adalah Sudirman Tahun demi tahun, aksi pertunjukan flash mob semakin banyak.

Bahkan suatu produk handphone di Belgia menjadikan aksi pertunjukan ini sebagai iklan untuk memasarkan produknya. Flashmob juga merambah ke asia, salah satunya Indonesia. Di Indonesia, pertunjukan flash mob sempat digunakan untuk kampanye salah satu cagub DKI Jakarta, Jokowi-Ahok. [tts] 1 Nekat Berenang saat Ombak Tinggi, Tiga Wisatawan Tewas Tenggelam di Pantai Sukabumi 2 Manisnya Bisnis Manisan Cianjur, Omzet Rp10 Juta Per Hari Sepekan Jelang Lebaran 3 7 Rekomendasi Body Lotion dengan Sensasi Dingin untuk Lembapkan Kulit di Cuaca Panas 4 Kisah Kehidupan Seks Tentara Belanda di Indonesia 5 6 Potret Terbaru Aisyahrani Hamil Anak Ketiga, Penampilannya Mencuri Perhatian Selengkapnya Setiap praktik sosial yang nampak dalam kacamata realitas, sekilas tampak dari sebuah kesadaran yang terstruktur secara rapi, namun di balik praktik praktik itu ada hal yang memaksa individu secara tidak sadar untuk bertindak maupun berperilaku.

Kondisi ini secara tidak sadar mempengaruhi individu dalam setiap perbuatannya. Deviant adalah sebuah istilah yang menunjuk kepada individu atau sebagian orang yang melakukan sebuah praktik sosial yang tidak bisa di terima oleh nilai nilai sebuah kebuadayaan diamana dia berada.

Senantiasa ada hal yang menjaga kebuadayaan ini agar selalu berada dalam kondisi nilai yang telah ada sejak dulu. Keadaan yang seperti ini coba di jelaskan oleh Emile Durkheim sebagai fakta sosial yang merupakan aliran sosiologi positif dengan pengkajian berasal dari atribut eksternalitas mencakup struktur sosial, norma kebudayaan, dan nilai sosial, fakta sosial bila menurut konteks konsepsi Émile Durkheim didalamnya dapat meliputi kesadaran kolektif dan representasi kolektif berkaitan dengan cara bertindak yang berasal dari elaborasi kolektif yang dijabarkan karena adanya aturan hukum yang bersifat otoritatif termasuk didalamnya praktik keagamaan ataupun flash mob adalah sekuler yang tertuang dalam norma-norma dan institusi adalah contoh dari fakta-fakta sosial yang berbentuk baku yang berasal dari kelompok praktik diambil secara kolektif dan dengan demikian terdapat adanya pemaksaan diri dan internalisasi yang dilakukan oleh para individu oleh karena secara kolektif telah diuraikan sehingga dapat membatasi moral dan perilaku dari tiap-tiap individu.

Sehingga Kecenderungan orang-orang flash mob adalah berperilaku dengan berpedoman pada institusi yang berlaku. Perilaku orang-orang di pasar akan berpedoman pada institusi ekonomi, demikian juga perilaku orang ketika di kampus akan memedomani ketentuan ketentuan yang ada didalam institusi pendidikan.

Ketika seseorang masuk ke dalam sebuah masjid, maka perilaku orang itu pun akan menyesuaikan diri dengan ketentuan-ketentuan baku cara berperilaku di masjid. Sehingga semua perilaku individu akan tunduk taat dan patuh terhadap pedoman pedoman yang menjadi aturan dasar fakta sosial. Hal ini disebabkan karena fakta sosial berlaku secara universal, kemanapun wajah menghadap maka di situlah wajah wajah fakta sosial yang senantiasa mengikat individu dan berperilaku sesuai dengan konteks.

Namun, terkadang kita melihat sejumlah anggota masyarakat secara berkelompok atau berkerumun menampilkan perilaku yang tidak berpedoman pada institusi yang ada, misalnya sekelompok massa yang melakukan aksi pemogokan kerja, supporter sepakbola merusak stadium dan fasilitas umum serta kendaraan yang diparkir di sekitarnya, sekolompok orang menyerang desa yang flash mob adalah merupakan tempat praktik ajaran yang mereka anggap sesat, dan sebagainya.

Tindakan ini karena di lakukan secara kolektif maka tidak dikategorikan sebagai tindakan menyimpang, akan tetapi di sebut sebagai perilaku kolektif.

Perilaku kolektif sebagaimana dapat kita lihat dari namanya, merupakan tindakan bersama oleh sejumlah besar orang; bukan tindakan individu semata-mata.

Perilaku kolektif dipicu oleh suatu rangsangan yang sama, yang menurut Light Keller dan Calhoun, dapat terdiri atas suatu peristiwa, benda atau ide [Kamanto Sunarto, dalam "Pengantar Sosiologi" edisi Revisi, 2004].

flash mob adalah

Contoh konkret dari perilaku kolektif yang diberikan oleh Kamanto Sunarto adalah tawuran pelajar; perusakan kantor tabloid MONITOR di Jakarta oleh sejumlah demonstran pada tahun 1990; perampokan besar-besaran di kota New York pada tahun 1977 yang dipicu oleh persitiwa padamnya listrik di seluruh kota secara mendadak [Horton dan Hunt, 1984: 483]; perusakan masjid di Babri di Ayodha, India tahun 1992 [TIME, 12 November 1990 dan 21 Desember 1992].

Flashmobs adalah sekelompok besar orang (dalam jumlah yang sangat banyak) yang berkumpul di suatu tempat umum secara tiba-tiba, melakukan suatu tindakan (aksi) yang tidak biasa (tidak biasa terjadi di tempat umum tersebut), untuk waktu yang singkat, kemudian bubar (setelah tindakan selesai dilaksanakan).

Diana Kendall, mengutip dari Wordspy.com, memaparkan definisi flashmobs sebagai A flash mob is a large group of people who gather in a usually predetemined location, perform some brief action and then quickly flash mob adalah [wordspy.com]. Jika kita melihat flash mob adalah flashmobs ini, sesungguhnya telah pernah terjadi sejak masa lampau, sekitar lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Seperti yang diutarakan oleh Diana Kendall, contohnya adalah demonstrasi yang dilakukan oleh sekelompok demonstran di tahun 1999, melakukan aksi protes terhadap World Trade Organization flash mob adalah Seattle, Wahington, yang diatur dan diprakarsai melalui sebuah website, telepon seluler, dan perangkat lainnya yang memiliki kapabilitas komunikasi dan komputerisasi.

Pada masa sekarang, flashmobs biasanya dirancang untuk bersenang-senang dengan tidak menimbulkan efek yang berbahaya. Flashmobs kian tumbuh dan menjadi popular. Banyak para pakar sosiologi berpendapat bahwa aksi ini tidak akan berlangsung lama gaungnya. Akan tetapi sejatinya fenomena flashmob bisa bertahan lebih lama karena sebenarnya dia telah ada dan mengakar dari tahun 1970-an. [Diana Kendall, Sociology in Our Times, 2008: 672] (http://manshurzikri.wordpress.com/2010/11/25/perkuat-integrasi-dengan-flashmob/) Secara harfiah, flash mob bisa diterjemahkan sebagai ‘kerumunan dadakan’.

Bentuk awalnya bukan tarian, melainkan lebih kepada gerakan massa untuk menarik perhatian pemerintah, terhadap isu politik atau ekonomi yang sedang berkembang. Selain tarian, flash mob bisa menggunakan konsep nyanyian, gerakan tanpa suara, atau teriakan. Selanjutnya, sejumlah penari akan muncul secara mendadak di tempat publik dan semakin bertambah dalam hitungan detik, kemudian bubar.

Konsep inilah yang kemudian diadopsi secara perlahan dalam bentuk tarian. Berangkat dari deskripsi diatas maka flash mob merupakan salah satu perilaku kolektif karena sifatnya yang merupakan tindakan bersama dan dilakukan oleh sekelompok orang, dilakukan secara mendadak dan waktu yang relatif cepat. Walaupun menurut hemat penulis flash mob tidak sepenuhnya bisa di kategorikan kedalam perilaku kolektif. Perilaku kolektif adalah istilah dalam sosiologi yang mengandung pengertian cara orang bertindak dalam kerumunan dan kelompok-kelompok besar yang tidak terorganisasi lainya.

Jenis perilaku kolektif antara lain iseng, panic, dan rusuh. Perilaku seperti ini sering muncul dalam situasi yang membangkitkan emosi banyak orang. Situasi demikian itu terjadi dalam kegiatan olahraga, demonstrasi yamg memproses sesuatu, dan bencana alam.

Perilaku-perilaku kolektif biasanya terjadi karena menurutnya kata hati, tidak terencana, dan berlangsung singkat. Bagaimanapun juga, perilaku kolektif cocok digunakan dalam kerangka pengerahan masa. Misalnya, partai politik atau gerakan social yang memanfaatkan demonstrasi masal sebagai saran untuk melakukan perubahan social.

Tindakan anarkis entah itu berupa perusakan, pengeroyokan, pembakaran tersangka, penjarahan dan lain-lain pada dasarnya adalah hasil dari suatu perilaku kolektif (collective behavior). Bila dinamakan perilaku kolektif, bukanlah semata-mata itu merupakan perilaku kelompok melainkan perilaku khas yang dilakukan sekelompok orang yang anggotanya pada umumnya tidak saling kenal, bersifat spontan dan mudah cair.

Adalah kerumunanan (Crowds) yang emosional yang cenderung melakukan kekerasan/penyimpangan (violence) dan tindakan destruktif. Umumnya mereka melakukan tindakan melawan tatanan sosial yang ada secara langsung. Hal ini muncul karena adanya rasa ketidakpuasan, ketidakadilan, frustrasi, adanya perasaan dicederai oleh institusi yang telah mapan atau lebih tinggi.

flash mob adalah

Bila mob ini dalam skala besar, maka bentuknya menjadi kerusuhan massa. Mereka melakukan pengrusakan fasilitas umum dan apapun yang dipandang menjadi sasaran kemarahanannya.

Adalah bentuk perilaku kolektif yang tindakannya merupakan reaksi terhadap ancaman yang muncul di dalam kelompok tersebut. Biasanya berhubungan dengan kejadian-kejadian bencana (disaster). Tindakan reaksi massa ini cenderung terjadi pada awal suatu kejadian, dan hal ini tidak terjadi ketika mereka mulai tenang. Bentuk lebih parah dari kejadian panik ini adalah Histeria Massa.

Pada histeria massa ini terjadi kecemasan yang berlebihan dalam masyarakat. misalnya munculnya isu tsunami, banjir. Adalah suatu informasi yang tidak dapat dibuktikan, dan dikomunikasikan yang muncul dari satu orang kepada orang lain (isu flash mob adalah. Umumnya terjadi pada situasi dimana orang seringkali kekurangan informasi untuk membuat interpretasi yang lebih komprehensif.

Media yang digunakan umumnya adalah telepon. Adalah sekelompok orang yang memiliki pendapat beda mengenai sesuatu hal dalam masyarakat. Dalam opini publik ini antara kelompok masyarakat terjadi perbedaan pandangan / perspektif. Konflik bisa sangat potensial terjadi pada masyarakat yang kurang memahami akan masalah yang menjadi interes dalam masayarakat tersebut.

flash mob adalah

Contoh adalah adanya perbedaan pendangan antar masyarakat tentang hukuman mati, pemilu, penetapan undang-undang tertentu, dan sebagainya. Bentuknya biasanya berupa informasi yang beda, namun dalam kenyataannya bisa menjadi stimulator konflik dalam masyarakat.

Adalah informasi atau pandangan yang sengaja digunakan untuk menyampaikan atau membentuk opini publik. Biasanya diberikan oleh sekelompok orang, organisasi, atau masyarakat yang ingin tercapai tujuannya. Media komunikasi banyak digunakan untuk melalukan propaganda ini. Kadangkala juga berupa pertemuan kelompok (crowds). Penampilan dari public figure kadang kala menjadi senjata yang ampuh untuk melakukan propaganda ini.

(http://www.pasulukanlokagandasasmita.com/psikologi-massa-dan-konflik/) Ada yang menarik jika kita melihat aksi flash mob, dalam kaitannya sebagai perilaku kolektif. Dalam flash mob ada yang di sebut dengan starter, yaitu orang yang pertama kali melakukan aksi flashmob kemudian mobbers (orang orang yang terlibat dalam aksi flash mob) yang lain berpura pura menjadi penonton dalam hal ini sebagai Temporary Crowd.

Kemudian satu persatu flash mob adalah ke dalam aksi flash mob yang biasanya kebanyakan sebagai aksi propaganda atau bahkan sebagai gerakan sosial. Setiap praktik sosial yang nampak dalam kacamata realitas, sekilas tampak dari sebuah kesadaran yang terstruktur secara rapi, namun di balik praktik praktik itu ada hal yang memaksa individu secara tidak sadar untuk bertindak maupun berperilaku.

Kondisi ini secara tidak sadar mempengaruhi individu dalam setiap perbuatannya. Deviant adalah sebuah istilah yang menunjuk kepada individu atau sebagian orang yang melakukan sebuah praktik sosial yang tidak bisa di flash mob adalah oleh nilai nilai sebuah kebuadayaan diamana dia berada.

flash mob adalah

Senantiasa ada hal yang menjaga kebuadayaan ini agar selalu berada dalam kondisi nilai yang telah ada sejak flash mob adalah. Keadaan yang seperti ini coba di jelaskan oleh Emile Durkheim sebagai fakta sosial yang merupakan flash mob adalah sosiologi positif dengan pengkajian berasal dari atribut eksternalitas mencakup struktur sosial, norma kebudayaan, dan nilai sosial, fakta sosial bila menurut konteks konsepsi Émile Durkheim didalamnya dapat meliputi kesadaran kolektif dan representasi kolektif berkaitan dengan cara bertindak yang berasal dari elaborasi kolektif yang dijabarkan karena adanya aturan hukum yang bersifat otoritatif termasuk didalamnya praktik keagamaan ataupun yang sekuler yang tertuang dalam norma-norma dan institusi adalah contoh dari fakta-fakta sosial yang berbentuk baku yang berasal dari kelompok praktik diambil secara kolektif dan dengan demikian terdapat adanya pemaksaan diri dan internalisasi yang dilakukan oleh para individu oleh karena secara kolektif telah diuraikan sehingga dapat membatasi moral dan perilaku dari tiap-tiap individu.

Sehingga Kecenderungan orang-orang adalah berperilaku dengan berpedoman pada institusi yang berlaku. Perilaku orang-orang di pasar akan berpedoman pada institusi ekonomi, demikian juga perilaku orang ketika di kampus akan memedomani ketentuan ketentuan yang ada didalam institusi pendidikan. Ketika seseorang masuk ke dalam sebuah masjid, maka perilaku orang itu pun akan menyesuaikan diri dengan ketentuan-ketentuan baku cara berperilaku di masjid. Sehingga semua perilaku individu akan tunduk taat dan patuh terhadap pedoman pedoman yang menjadi aturan dasar fakta sosial.

Hal ini disebabkan karena fakta sosial berlaku secara universal, kemanapun wajah menghadap maka di situlah wajah wajah fakta sosial yang senantiasa mengikat individu dan berperilaku sesuai dengan konteks.

Namun, terkadang kita melihat sejumlah anggota masyarakat secara berkelompok atau berkerumun menampilkan perilaku yang tidak berpedoman pada institusi yang ada, misalnya sekelompok massa yang melakukan aksi pemogokan kerja, supporter sepakbola merusak stadium dan fasilitas umum serta kendaraan yang diparkir di sekitarnya, sekolompok orang menyerang desa yang diidentifikasi merupakan tempat praktik ajaran yang mereka anggap sesat, dan sebagainya.

flash mob adalah

Tindakan ini karena di lakukan secara kolektif maka tidak dikategorikan sebagai tindakan menyimpang, akan tetapi di sebut sebagai perilaku kolektif. Perilaku kolektif sebagaimana dapat kita lihat dari namanya, merupakan tindakan bersama oleh flash mob adalah besar orang; bukan tindakan individu semata-mata.

Perilaku kolektif dipicu oleh suatu rangsangan yang sama, yang menurut Light Keller dan Calhoun, dapat terdiri atas suatu peristiwa, benda atau ide [Kamanto Sunarto, dalam "Pengantar Sosiologi" edisi Revisi, 2004].

Contoh konkret dari perilaku kolektif yang diberikan oleh Kamanto Sunarto adalah tawuran pelajar; perusakan kantor tabloid MONITOR di Jakarta oleh sejumlah demonstran pada tahun 1990; perampokan besar-besaran di kota New York pada tahun 1977 yang dipicu oleh persitiwa padamnya listrik di seluruh kota secara mendadak [Horton dan Hunt, 1984: 483]; perusakan masjid di Babri di Ayodha, India tahun 1992 [TIME, 12 November 1990 dan 21 Desember 1992].

Flashmobs adalah sekelompok besar orang (dalam jumlah yang sangat banyak) yang berkumpul di suatu tempat umum secara tiba-tiba, melakukan suatu tindakan (aksi) yang tidak biasa (tidak biasa terjadi di tempat umum tersebut), untuk waktu yang singkat, kemudian bubar (setelah tindakan selesai dilaksanakan).

Diana Kendall, mengutip dari Wordspy.com, memaparkan definisi flashmobs sebagai A flash mob is a large group of people who gather in a usually predetemined location, perform some brief action and then quickly disperse [wordspy.com].

Jika kita melihat sejarah flashmobs ini, sesungguhnya telah pernah terjadi sejak masa lampau, sekitar lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Seperti yang diutarakan oleh Diana Kendall, contohnya adalah demonstrasi yang dilakukan oleh sekelompok demonstran di tahun 1999, melakukan aksi protes terhadap World Trade Organization di Seattle, Wahington, yang diatur dan diprakarsai melalui sebuah website, telepon seluler, dan perangkat lainnya yang memiliki kapabilitas komunikasi dan komputerisasi.

Pada masa sekarang, flashmobs biasanya dirancang untuk bersenang-senang dengan tidak menimbulkan efek yang berbahaya. Flashmobs kian tumbuh dan menjadi popular. Banyak para pakar sosiologi berpendapat bahwa aksi ini tidak akan berlangsung lama gaungnya. Akan tetapi sejatinya fenomena flashmob bisa bertahan lebih lama karena sebenarnya dia telah ada dan mengakar dari tahun 1970-an. [Diana Kendall, Sociology in Our Flash mob adalah, 2008: 672] (http://manshurzikri.wordpress.com/2010/11/25/perkuat-integrasi-dengan-flashmob/) Secara harfiah, flash mob bisa diterjemahkan sebagai ‘kerumunan dadakan’.

Bentuk awalnya bukan tarian, melainkan lebih kepada gerakan massa untuk menarik perhatian pemerintah, terhadap isu politik atau ekonomi yang sedang berkembang. Selain tarian, flash mob bisa menggunakan konsep nyanyian, gerakan tanpa suara, atau teriakan.

Selanjutnya, sejumlah penari akan muncul secara mendadak di tempat publik dan semakin bertambah dalam hitungan detik, kemudian bubar. Konsep inilah yang kemudian diadopsi secara perlahan dalam bentuk tarian. Berangkat dari deskripsi diatas maka flash mob merupakan salah satu perilaku kolektif karena sifatnya yang merupakan tindakan bersama dan dilakukan oleh sekelompok orang, dilakukan secara mendadak dan waktu yang relatif cepat.

Walaupun menurut hemat penulis flash mob tidak sepenuhnya bisa di kategorikan kedalam perilaku kolektif. Perilaku kolektif adalah istilah dalam sosiologi yang mengandung pengertian cara orang bertindak dalam kerumunan dan kelompok-kelompok besar yang tidak terorganisasi lainya.

Jenis perilaku kolektif antara lain iseng, panic, dan rusuh. Perilaku seperti ini sering muncul dalam situasi yang membangkitkan emosi banyak orang. Situasi demikian itu terjadi dalam kegiatan olahraga, demonstrasi yamg memproses sesuatu, dan bencana alam. Perilaku-perilaku kolektif biasanya terjadi karena menurutnya kata hati, tidak terencana, dan berlangsung singkat.

Bagaimanapun juga, perilaku kolektif cocok digunakan dalam kerangka pengerahan masa. Misalnya, partai politik atau gerakan social yang memanfaatkan demonstrasi masal sebagai saran untuk melakukan perubahan social. Tindakan anarkis entah itu berupa perusakan, pengeroyokan, pembakaran tersangka, penjarahan dan lain-lain pada dasarnya adalah hasil flash mob adalah suatu perilaku kolektif (collective behavior).

Bila dinamakan perilaku kolektif, bukanlah semata-mata itu merupakan perilaku kelompok melainkan perilaku khas yang dilakukan sekelompok orang yang anggotanya pada umumnya tidak saling kenal, bersifat spontan dan mudah cair.

Adalah kerumunanan (Crowds) yang emosional yang cenderung melakukan kekerasan/penyimpangan (violence) dan tindakan destruktif. Umumnya mereka melakukan tindakan melawan tatanan sosial yang ada secara langsung. Hal ini muncul karena adanya rasa ketidakpuasan, ketidakadilan, frustrasi, adanya perasaan dicederai oleh institusi yang telah flash mob adalah atau lebih tinggi.

Bila mob ini dalam skala besar, maka bentuknya menjadi kerusuhan massa. Mereka melakukan pengrusakan fasilitas umum dan apapun yang dipandang menjadi sasaran kemarahanannya. Adalah bentuk perilaku kolektif yang tindakannya merupakan reaksi terhadap ancaman yang muncul di dalam kelompok tersebut.

flash mob adalah

Biasanya berhubungan dengan kejadian-kejadian bencana (disaster). Tindakan reaksi massa ini cenderung flash mob adalah pada awal suatu kejadian, dan hal ini tidak terjadi ketika mereka mulai tenang. Bentuk lebih parah dari kejadian panik ini adalah Histeria Massa. Pada histeria massa ini terjadi kecemasan yang berlebihan dalam masyarakat. misalnya munculnya isu tsunami, banjir. Adalah suatu informasi yang tidak dapat dibuktikan, dan dikomunikasikan yang muncul dari satu orang kepada orang lain (isu sosial).

Umumnya terjadi pada situasi dimana orang seringkali kekurangan informasi untuk membuat interpretasi yang lebih komprehensif. Media yang digunakan umumnya adalah telepon. Adalah sekelompok orang yang memiliki pendapat beda mengenai sesuatu hal dalam masyarakat. Dalam opini publik ini antara kelompok masyarakat terjadi perbedaan pandangan / perspektif. Konflik bisa sangat potensial terjadi pada masyarakat yang kurang memahami akan masalah yang menjadi interes dalam masayarakat tersebut.

Contoh adalah adanya perbedaan pendangan antar masyarakat tentang hukuman mati, pemilu, penetapan undang-undang tertentu, dan sebagainya.

flash mob adalah

Bentuknya biasanya berupa informasi yang beda, namun dalam kenyataannya bisa menjadi stimulator konflik dalam masyarakat. Adalah informasi atau pandangan yang sengaja digunakan untuk menyampaikan atau membentuk opini publik.

Biasanya diberikan oleh sekelompok orang, organisasi, atau masyarakat yang ingin tercapai tujuannya. Media komunikasi banyak digunakan untuk melalukan propaganda ini. Kadangkala juga berupa pertemuan kelompok (crowds). Penampilan dari public figure kadang kala menjadi senjata yang ampuh untuk melakukan propaganda ini.

(http://www.pasulukanlokagandasasmita.com/psikologi-massa-dan-konflik/) Ada yang menarik jika kita melihat aksi flash mob, dalam kaitannya sebagai perilaku kolektif.

Dalam flash mob ada yang di sebut dengan starter, yaitu orang yang pertama kali melakukan aksi flashmob kemudian mobbers (orang orang yang terlibat dalam aksi flash mob) yang lain berpura pura menjadi penonton dalam hal ini sebagai Temporary Crowd. Kemudian satu persatu masuk ke dalam aksi flash mob yang biasanya kebanyakan sebagai aksi propaganda atau bahkan sebagai gerakan sosial.
Glosarium.org versi April 2019 ✰ Glosarium.org adalah website belajar online. tentang Glosarium kamus kosa kata bebas yang dimuat dari banyak sumber dan referensi di internet.

✰ Berdasarkan kategori bidang khusus dan mata pelajaran. ✰ Referensi rata-rata minimal 2 bidang/mata pelajaran per kata. ✰ Lengkap lebih dari 200+ bidang dan mata pelajaran ada di Glosarium.org ✰ Tanpa website mirror/kloningan ampas ✰ AMP, akses glosarium.org lewat Google Search mobile lebih cepat.

✰ Konten berorientasi manusia, mendahulukan penyampaian maksud yg dapat dimengerti manusia daripada mesin pencari. ✰ 2021, glosarium.org 3x lebih cepat. Flash mob adalah sebuah acara yang terorganisasi, di mana sekelompok orang bekerja sama untuk menghibur sekaligus mengejutkan masyarakat umum secara jenaka (tanpa maksud bahaya) dengan sebuah pertunjukan yang ditampilkan secara tiba-tiba. Acara flash mob dapat mengandung tarian, nyanyian, atau bahkan percobaan untuk memecahkan sebuah rekor.

Meski sulit mengatur flash mob, jika berhasil, hasilnya akan memuaskan, baik untuk para peserta maupun penonton. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/a\/a6\/Organize-a-Flash-Mob-Step-1.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-1.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/a\/a6\/Organize-a-Flash-Mob-Step-1.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-1.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Pahami manfaat acara flash mob.

Flash mob biasanya berpusat pada pertunjukan hiburan, untuk membingungkan orang secara jenaka (tanpa maksud bahaya) atau menyampaikan satire mengenai suatu hal yang dapat segera dipahami dan direspons audiens. [1] X Teliti sumber Kunci acara ini adalah spontanitas dan mengajak orang lewat untuk menonton tanpa meminta imbalan selain kesenangan penonton.

Berikut ini bukan ciri-ciri flash mob: • Acara flash mob kurang sesuai untuk digunakan sebagai sarana pemasaran barang atau jasa (meski pernah dilakukan), kepentingan politik, atau aksi publisitas. Alasannya adalah karena niatan-niatan tersebut tidak mengandung elemen hiburan atau satire yang tidak mengikat. Acara-acara seperti ini digelar dengan harapan bahwa ujungnya penonton akan melakukan sesuatu seperti membeli barang, memilih seseorang, atau flash mob adalah acara tertentu.

• Acara flash mob tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan kekerasan atau merusak properti orang lain. Berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sama dengan melakukan kerusuhan dan bukan flash mob. Jangan pernah memiliki niat membuat acara yang mengandung kekerasan atau bahaya. (Pihak berwenang di tempat-tempat tertentu bahkan menjuluki tindakan kriminal terang-terangan sebagai flash mob, namun perilaku kriminal tidak ada kaitannya dengan flash mob sebagai seni pertunjukan.) {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/f\/f5\/Organize-a-Flash-Mob-Step-2.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/f\/f5\/Organize-a-Flash-Mob-Step-2.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Tentukan apa yang Anda hendak lakukan.

Kesuksesan sebuah acara flash mob bergantung pada keaslian karya, keramaian, dan ketertarikan orang untuk melihat apa yang flash mob adalah terjadi. Hindari mengulangi acara flash mob yang sudah dilakukan di tempat lain. Selalu buat perubahan pada acara flash mob yang menginspirasi Anda sehingga memiliki orisinalitas serta relevansi terhadap situasi lokal.

Pada umumnya, pertunjukan flash mob flash mob adalah latihan atau penjelasan dengan cara tertentu (misalnya petunjuk di internet), agar semua orang dapat memahami peran serta interaksi mereka dengan pemeran lain.

Flash mob yang paling sering dilakukan umumnya flash mob adalah aktivitas seperti: • Tarian berkoreografi: misalnya sekelompok besar orang yang semuanya menari untuk mendukung seseorang yang hendak melamar pasangannya. • Menyanyikan sesuatu, seperti opera, yodel, atau lagu pop. Gaya menyanyi apa saja diperbolehkan, namun tetap harus menarik. Contohnya adalah tiba-tiba menyanyi tentang keajaiban buah-buahan serta sayur-mayur saat berada di supermarket.

flash mob adalah

• Melakukan sebuah skenario tertentu: misalnya sekelompok orang yang mendorong gerobak yang tidak terlihat. • Pantomim: misalnya berpura-pura mencari jalan keluar dari sebuah dinding yang tidak ada. • Menggunakan acara bahagia untuk flash mob adalah kasih sayang: misalnya perayaan pernikahan, wisuda, atau ulang tahun, acara tersebut dapat diperluas ke jalanan atau taman atau tempat umum lainnya!

• Rekor dunia: mencoba memecahkan Rekor Dunia Guinness atau Rekor MURI, misalnya dengan kumpulan terbanyak orang melakukan suatu hal pada waktu yang bersamaan. • Freeze: semua anggota tiba-tiba menjadi patung hidup dan diam begitu saja. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/7\/77\/Organize-a-Flash-Mob-Step-3.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/7\/77\/Organize-a-Flash-Mob-Step-3.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Lihatlah acara-acara flash mob yang pernah dilakukan di YouTube.

Di sana terdapat beberapa dokumentasi acara yang dapat ditonton dan dijadikan inspirasi. Anda pun akan mengetahui cara menggelar acara ini dengan baik dan agar pertunjukan Anda sukses. Seperti pertunjukan lain, waktu dan eksekusi adalah hal penting yang menentukan kesuksesan flash mob. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/b6\/Organize-a-Flash-Mob-Step-4.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/b6\/Organize-a-Flash-Mob-Step-4.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Gelar acara flash mob.

Pertama-tama, Anda perlu punya pemeran yang bersedia berpartisipasi dalam acara Anda. Untuk itu, Anda dapat menggunakan internet. Gunakan jaringan media sosial, surat elektronik, pesan singkat, serta situs-situs, untuk mengajak orang-orang ikut dalam acara flash mob Anda. Anda juga dapat mengajak teman sekelas, misalnya, bisa juga kelompok tari atau sanggar yang Anda ikuti, maupun kelompok lain di sekitar Anda.

Ajak juga teman-teman dan keluarga Anda. • Gunakan Facebook, Twitter, dan situs-situs lain tempat orang berkumpul.

flash mob adalah

Orang-orang yang memang mencari acara flash mob akan menggunakan istilah flash mob. Sertakan istilah itu dalam pesan yang Anda buat kepada orang-orang. • Di kota New York, misalnya, ada sekelompok pegiat seni pertunjukan bernama Improv Everywhere. Meskipun tidak semua pertunjukan mereka dapat disebut flash mob, tetapi ada beberapa yang demikian. Kalau Anda kebetulan sedang berada di New York, Anda mungkin dapat bergabung bersama mereka.

Lihat situs mereka untuk informasi lebih lanjut. • Ada pula berbagai situs flash mob lokal. Gunakan mesin pencari untuk mencari situs-situs serupa, dengan kata kunci flash mob ditambah lokasi yang Anda rencanakan. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/f\/f1\/Organize-a-Flash-Mob-Step-5.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-5.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/f\/f1\/Organize-a-Flash-Mob-Step-5.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-5.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Beri petunjuk yang jelas kepada orang-orang yang Anda ajak.

Kesuksesan acara flash mob Anda bergantung pada apakah para peserta mengetahui apa yang perlu mereka lakukan. Sebaiknya, adakanlah latihan terlebih dahulu, tetapi jika tidak mungkin, setidaknya berikanlah petunjuk yang amat jelas (baik melalui internet, surat elektronik, dll.) mengenai apa yang perlu mereka kenakan, di mana, kapan, dan apa yang harus dilakukan, dan untuk berapa lama. Misalnya: Anda dapat melakukan freeze, menari, berjalan, atau membuka mulut lebar-lebar seperti ikan di lapangan depan Museum Fatahillah pukul 8 pagi hari Minggu.

Kalau para peserta perlu berinteraksi dengan peserta lain, lebih baik adakan latihan terlebih dahulu agar waktu dan akurasinya tepat. • Apabila hal yang perlu dilakukan sederhana, misalnya membaca koran yang masing-masing dilubangi untuk mata, Anda tidak perlu menggelar latihan.

Namun, mungkin ada baiknya para peserta ini berkumpul terlebih dahulu di suatu tempat untuk mengulas kembali berbagai detailnya, apa yang harus dilakukan, dan apa yang dilakukan saat acara selesai. Cari tahu juga apa yang perlu dilakukan jika orang-orang merasa terganggu atau acara Anda dipindahkan polisi. • Jika instruksinya rumit, misalnya untuk adegan yang perlu dikoreografikan dan diatur, pertimbangkan untuk menggunakan kelompok orang yang flash mob adalah kecil, yang lebih mudah diatur untuk berlatih dan diminta merahasiakan acara, daripada kelompok besar yang lebih sulit dikoordinasikan.

Kelompok dengan 50 orang dapat diatur lebih mudah, namun lain ceritanya jika lebih dari itu. • Mungkin lebih mudah untuk mengajak sebuah kelompok tari yang memang sudah Anda masuki terlebih dahulu.

Misalnya, ajaklah kelompok tari Zumba Anda menari di taman untuk menunjukkan apa yang sudah dipelajari. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/9\/9e\/Organize-a-Flash-Mob-Step-6.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-6.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/9\/9e\/Organize-a-Flash-Mob-Step-6.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-6.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Siapkan semua kelengkapan dan kostum yang diperlukan.

Anda dapat meminta para peserta untuk membawa kostum mereka sendiri (seperti piyama, baju renang, wig, atau apa saja), flash mob adalah ada pula konsep acara yang mengharuskan Anda membawakan beberapa barang, misalnya koran yang sudah dilubangi. • Jika perlengkapan dan kostum sulit ditemukan atau dibuat, Anda dapat mempertimbangkan mengadakan sebuah flash mob adalah terlebih dahulu, agar orang-orang dapat membuat perlengkapan yang diperlukan bersama-sama.

Akan tetapi, pastikan hal-hal yang perlu dibawa sederhana saja, yang biasanya sudah dimiliki orang-orang di rumah. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/bc\/Organize-a-Flash-Mob-Step-7.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-7.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/bc\/Organize-a-Flash-Mob-Step-7.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-7.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Ketahui batasan lokasi Anda.

Perhatikan terlebih dahulu lokasi flash mob Anda. Mungkin ada batasan keamanan, hukum, atau fisik yang perlu diperhatikan.

Untuk menghindari masalah hukum, misalnya, jangan sampai acara Anda mengganggu lalu lintas, menyebabkan masalah keamanan, atau menyulitkan orang yang hendak lewat atau ingin pergi ke tempat yang bukan milik umum.

flash mob adalah

Tentunya Anda ingin orang-orang berhenti dan menonton acara Anda, tetapi jangan flash mob adalah acara tersebut menciptakan situasi darurat atau ilegal. Misalnya, jika acara Anda menutupi pintu keluar darurat, sebaiknya pikirkan ulang.

• Seperti dikatakan di atas, beri tahu peserta Anda apa yang harus dilakukan kalau polisi atau otoritas lain tiba-tiba meminta acara Anda dihentikan. Opsi terbaik adalah berhenti secara tenang dan damai. Acara flash mob yang baik harusnya sudah selesai bahkan sebelum orang-orang itu datang. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/5\/5e\/Organize-a-Flash-Mob-Step-8.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-8.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/5\/5e\/Organize-a-Flash-Mob-Step-8.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-8.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/8\/86\/Organize-a-Flash-Mob-Step-9.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-9.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/8\/86\/Organize-a-Flash-Mob-Step-9.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-9.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/d\/d6\/Organize-a-Flash-Mob-Step-10.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-10.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/d\/d6\/Organize-a-Flash-Mob-Step-10.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-10.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/6\/6a\/Organize-a-Flash-Mob-Step-11.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-11.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/6\/6a\/Organize-a-Flash-Mob-Step-11.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-11.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/b7\/Organize-a-Flash-Mob-Step-12.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-12.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/b7\/Organize-a-Flash-Mob-Step-12.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-12.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/2\/2b\/Organize-a-Flash-Mob-Step-13.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-13.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/2\/2b\/Organize-a-Flash-Mob-Step-13.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-13.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/f\/f9\/Organize-a-Flash-Mob-Step-14.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-14.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/f\/f9\/Organize-a-Flash-Mob-Step-14.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-14.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/b3\/Organize-a-Flash-Mob-Step-15.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-15.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/b3\/Organize-a-Flash-Mob-Step-15.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-15.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} Ajarkan mereka menari secara berkelompok, dengan satu kelompok 4-30 orang.

Dengan demikian, Anda tidak terjebak dengan begitu banyak orang dalam satu ruangan. Mereka juga dapat menghibur para penonton dari segala arah. Ini bagus untuk orang-orang yang berada di belakang dan tidak dapat melihat semuanya. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/a\/a0\/Organize-a-Flash-Mob-Step-16.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-16.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/a\/a0\/Organize-a-Flash-Mob-Step-16.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-16.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Pilih pemimpin penari flash mob.

Biasanya penari terbaik dalam kelompok, yang menentukan ritme dan menjadi titik acuan bagi para penari lain.

flash mob adalah

Pemimpin ini bisa memulai dengan sebuah gerakan tari solo, kemudian diikuti 9 hingga 15 orang lainnya yang masuk dalam gerakan selanjutnya. Kemudian tambahkan lagi jumlah orang yang ikut. Trik untuk flash mob yang baik adalah dengan melibatkan seluruh penari ke dalam koreografi secara bertahap.

Pastikan semua peserta bergabung di bagian akhir lagu hingga seluruh kelompok terlibat. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/f\/fb\/Organize-a-Flash-Mob-Step-17.jpg\/v4-460px-Organize-a-Flash-Mob-Step-17.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/f\/fb\/Organize-a-Flash-Mob-Step-17.jpg\/v4-728px-Organize-a-Flash-Mob-Step-17.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

Sayangnya, cara Anda mengumpulkan peserta akan memberi tahu orang-orang mengenai acara Anda. Akan tetapi, Anda dapat meminta para peserta agar tidak menyebarkan informasi mengenai acara tersebut lebih lanjut, dan berharap bahwa orang-orang yang menonton tidak tahu mengenai acara Anda. Perhatikan hukum yang berlaku di tempat Anda berencana mengadakan flash mob. • Tarian atau sandiwara flash mob tidak harus tepat dan akurat. Anda tidak perlu meminta semua orang (kecuali si pemimpin) untuk melakukannya secara sempurna.

Yang terpenting adalah semua orang melakukannya secara bersamaan dalam sebuah kelompok besar. • Tidak semua orang harus melakukan hal yang sama. Dua atau tiga orang bisa melakukan satu hal dan orang lain bisa melakukan hal yang berbeda! • Jika lagu yang dimainkan bertema hubungan, ikut sertakan laki-laki dan perempuan dan pastikan jumlah mereka sama, agar semua orang dapat memahami maksud lagu itu.

• Jika ingin membuat aksi ini lebih sulit, coba lakukan di jalanan ketika sedang lampu merah. Namun, berhati-hatilah agar tidak ada yang terluka, dan jangan sampai mengganggu lalu lintas. • Mungkin akan ada orang yang tidak punya selera humor dan akan marah menghadapi flash mob.

Kemungkinan besar hal ini terjadi di tempat-tempat bisnis, misalnya jika Anda menggelarnya di pasar swalayan atau tempat orang melakukan bisnis.

Orang-orang yang menjalankan bisnis tersebut mungkin akan menganggap acara Anda sebagai hal yang mengganggu, berpotensi merusak angka penjualan, kesan pembeli, dan kerja para karyawan. Sebagaimana telah dibicarakan di atas, lakukan semaksimal mungkin untuk memastikan acara Anda tidak terlalu mengganggu, tidak ilegal, merugikan orang, menyulitkan keamanan, atau mungkin akan menghabiskan banyak uang. Bijaklah dalam memilih tempat.

• Pelajari hukum daerah Anda mengenai kerumunan besar di tempat tertentu. Mungkin saja hal ini ilegal. Ketahui pula perbedaan antara tempat umum dan tempat pribadi, serta kemungkinan orang lain menuntut Anda karena masuk daerah mereka tanpa izin.

Jika meninggalkan jejak di internet, tidak sulit menemukan orang yang akan komplain, karenanya pastikan Anda mempertimbangkan segala hal dengan cara paham hukum. • Anda mungkin akan dihentikan polisi atau otoritas lain. Persiapkan untuk hal itu. Hindari bersikap argumentatif atau melawan. Ikuti arahan mereka dan bubarlah sesuai permintaan. • ↑ http://www.urbandictionary.com/define.php?term=flash+mob • Wikipedia, Flash Mob, http://en.wikipedia.org/wiki/Flash_mob – research source • http://online.wsj.com/article/SB10001424052702304778304576375661383528354.html – research source concerning wrong usage of flash mob terminology • Makeuseof, http://www.makeuseof.com/tag/flash-mob-participate-examples/ – research source
dari info yang gw dapet dibantu oleh om gugel dan tante wiki, definisi Flash Mob adalah sekumpulan orang-orang, biasanya terdiri dari BANYAK SEKALI orang, yang berkumpul secara TIBA-TIBA di tempat umum, melakukan hal-hal yang unik dan tidak biasa dan biasanya emang ngga guna dalam beberapa saat, dan abis itu langsung bubar dengan cepat.

Seperti di London, tepatnya di depan Big Ben yang terkenal itu, ratusan orang berkumpul dan nyembah-nyembah ke arah Big Ben, dan setelah beberapa saat, kumpulan orang-orang itu tiba-tiba bubar seolah-olah ngga terjadi apa-apa dan kembali beraktivitas seperti biasa. Ada lagi kejadian di Kanada, sekumpulan orang yang ada di sana tiba-tiba berlaku seperti zombie dan berseru "BRAAAAAAAINSSSS!!!" pada setiap orang yang lewat, setelah itu?

udah, Bubar. Ada juga kejadian tiba-tiba sekumpulan orang-orang datang dan berkumpul di depan sebuah badan amal, membuka baju mereka, memutar-mutarnya dan menyanyikan lagu "Give it away"-nya Red Hot Chilli Pepper, maksudnya untuk menghimbau biar orang-orang pada nyumbang gitu.

beberapa contoh aksi Flash Mob yang pernah diadakan antara lain, perang bantal di tengah kota Toronto, dan aksi Silent Disco di London, bahkan, perang bantal tersebut sempat menjadi aksi Flash Mob yang diadakan secara serentak di beberapa kota di seluruh dunia yaitu BarcelonaBaselBeirutBostonBudapestChicagoCopenhagenDubaiDublinDundeeHoustonInnsbruckLondonLos AngelesMadridMelbourneMonterreyMontrealNew York CityParisPécsShanghaiSan FranciscoStockholmSydneyTorontoVancouverWashington, D.C.dan Zurichwew, banyak juga ya?

ya! pernah! masih inget dengan aksi tari massal dengan lagu "Thriller"-nya Michael Jackson yang diadain di salah satu mall di Jakarta? itu adalah salah satu dari aksi Flash Mob Jakarta! Bahkan kegiatan ini diliput oleh Metro TV dan TVOne dan disiarkan Worldwide. Ini salah satu publikasinya di salah satu situs jejaring sosial. KLIK DI SINI. Ada-ada aja ya kelakuan orang-orang itu?

emang ngga jelas maksudnya apa, dan menimbulkan berbagai reaksi, ada yang menganggap itu mengganggu kenyamanan ruang publik, keamanan, kebersihan, bahkan ngga jarang mengundang reaksi keras dari pemerintah yang ngga segan-segan mengerahkan pihak keamanan untuk menindak kegiatan Flash Mob ini.

• ► 2013 (8) • ► Agustus (3) • ► Juli flash mob adalah • ► Mei (1) • ► Maret (2) • ► Januari (1) • flash mob adalah 2012 (14) • ► Agustus (1) • ► Juli (2) • ► Juni (3) • ► Mei (3) • ► April (2) • ► Februari (1) • ► Januari (2) • ► 2011 (1) • ► September (1) • ▼ 2010 (42) • ► Desember (12) • ► November (3) • ► Agustus (2) • ► Juli (4) • ► Juni (5) • ► Mei (2) • ► April (3) • ▼ Maret (1) • Flash Mob?

apa itu??? • ► Februari (3) • ► Januari (7) • ► 2009 (14) • ► Desember (4) • ► November (2) • ► Maret (1) • ► Februari (4) • ► Januari (3) • ► 2008 (21) • ► Desember (2) • ► November (3) • ► Oktober (4) • ► September (3) • ► Juli (1) • ► Juni (7) • ► Januari (1)
Flash Mob dapat diartikan sebagai sekelompok orang yang berkumpul pada waktu dan tempat yang telah ditetapkan untuk melakukan suatu hal seperti lelucon konyol yaitu berteriak selama 30 detik dan cepat menyebar sebelum polisi tiba.

Menggunakan ponsel, flash mob dapat mengubah tempat apabila yang pertama telah diganggu. Massa Flash Mob diatur melalui komunitas online, webblog, newsgroup, e-mail surat berantai atau melalui telepon. Flash mob dianggap sebagai manifestasi khusus dari perusahaan virtual (komunitas virtual, komunitas online)., Menggunakan media baru seperti ponsel dan Internet, untuk mengatur aksi langsung kolektif.

Sekarang juga ditunjuk sebagai aksi massa flash mob dengan latar belakang politik atau ekonomi. Ini harus disebut karena kegunaan mereka dan purposefulness sebagai massa cerdas. Flash mob bisa cepat dikumpulkan melalui berbagai cara seperti melalui surel, blog, pesan singkat dan jaringan sosial lainnya. Pesan yang dikirim dapat diteruskan beberapa kali untuk meningkatkan ukurannya (banyaknya massa).

Sejarah flash mobs Proyek “zebra pejalan kaki teater” dari Belanda oleh Spoor (awal tahun sembilan puluhan) dapat digunakan sebagai prekursor awal massa flash dipertimbangkan.

Spoor direkrut (melalui selebaran, pohon telepon, dll) masing-masing aktor di lokasi di kota di mana pejalan kaki telah dilakukan teater. Bersama pertunjukan mendadak di ruang publik telah dilatih dan dilakukan, sangat mengingatkan pada konsep dan menarik bagi massa flash hari ini.

“Flash massa” tindakan adalah dari serikat buruh dipekerjakan khusus untuk pendudukan dan blokade toko di perselisihan kolektif di sektor ritel. Ini merupukan salah satu contoh video yang berhubungan dengan Flash Mob.

Keputusan Pengadilan Perburuhan Federal, bahwa massa flash tersebut untuk bentuk perselisihan perburuhan diperbolehkan berlaku, asosiasi perdagangan Jerman dengan akun sendiri pada bulan Desember 2009 komplain ke Mahkamah Konstitusi Federal.

Di Philadelphia pada musim semi tahun 2010 menyaksikan kecenderungan bahwa orang-orang muda hidup di sini seperti “nyata” kekerasan massa mereka.

Pada Juni 2009, kematian Michael Jackson menimbulkan flash massa di kebanyakan kota besar dunia seperti Chicago, Paris, Stockholm, Montreal dan Taipei, di mana para peserta berkumpul untuk menari pada saat yang sama Beat koreografi Hal. Pada tanggal 8 September 2009, di acara pembukaan Oprah Winfrey Show Oprah di Michigan Avenue di Chicago, Black Eyed Peas mulai tabung mereka. Pada awal dan melawan segala rintangan, menjadi lagu yang terkenal unik, penonton tetap bergeming, dan hanya seorang wanita berpakaian biru menari di depan.

Namun, sebagai lagu berlangsung, semakin banyak orang mulai tarian koreografi yang sama, langkah demi langkah. Oprah tercengang sebelum 20.000 peserta berakhir bersama-sama lagu dengan gerakan yang sama. Flash mob pertama Flash mob pertama kali di buat di Manhattan pada Mei 2003 oleh salah satu senior editor Harper’s Magazine, yang bernama Bill Wasik. Usaha pertama yang dilakukan tidak berhasil setelah toko ritel yang telah ditargetkan untuk memberikan informasi mengenai rencana untuk mengumpulkan orang-orang gagal dilakukan.

Pada percobaan flash mob kedua, Wasik berupaya untuk menghindari berbagai masalah yang akan terjadi, flash mob adalah flash mob yang kedua berlangsung pada 3 juni 2003 di Macy’s department store, dengan mengundang flash mob adalah peserta untuk ikut hadir dan bergabung di Macy’s department store. Sekitar kurang lebih 100 orang berkumpul bersama di lantai sembilan dari toko permadani.

Setiap orang didekati oleh asisten penjual untuk mengatakan bahwa para pengumpul tinggal bersama di suatu gudang di New York, bahwa mereka berbelanja “Untuk kecintaan pada permadani” dan semua keputusan pembelian flash mob adalah sebagai sebuah kelompok. Kemudian, 200 orang membanjiri lobby dan lorong hotel yang berkumpul untuk hanya bertepuk tangan selama 15 menit, serta sebuah butik di SoHo di serbu pula oleh orang-orang yang berpura-pura sebagai wisatawan dalam perjalanan menggunakan bus.

Jenis lain dari flash mob • Silent Disco (Disko Diam) Contoh lain dari flash mob yang terkenal salah satunya adalah disko diam (silent) pada bulan april tahun 2006 di London. Di berbagai stasiun bawah tanah di London, orang-orang berkumpul dengan perangkat tablet musik mereka masing-masing, dan pada waktu yang ditetapkan mulai menari sesuai dengan musik mereka. Pada saat itu dilaporkan bahwa lebih dari 4.000 orang berpartisipasi di stasiun Victoria London.

Hal ini berdampak pada layanan reguler dari sistem yang cukup besar bagi polisi kota untuk memulai pengendalian massa dan orang-orang perlahan dengan jelas. Mobile Clubbing adalah mengumpulkan beberapa orang dengan perangkat audio portabel dan head phone untuk menari ditempat-tempat umum. Tidak jelas dari mana clubbing mobile. Sejak tahun 2004, kasus tindakan-tindakan tersebut telah diamati di berbagai kota di seluruh dunia (seperti, New York, Madrid, Tel Aviv, London, Berlin).

Terutama di stasiun kereta bawah tanah London Underground, tren itu menyebar. Pada pers, itu disebut penerus dari massa flash. Peristiwa tersebut akan diposting di Internet. Berlaku aturan berikut: Jadilah pada waktu yang ditetapkan di situs Tari ke player portabel Anda musik pribadi Anda Gunakan seluruh ruangan – ini untuk mencegah penanggulangan dan Jangan khawatir – Anda akan menjadi salah satu dari banyak orang yang ada.

• Worldwide Pillow Fight Day Pada tanggal 22 Maret 2008 dilangsungkan sebuah acara yaitu Worldwide Pillow Fight Day,dalam acara ini flash mob adalah dari 25 kota di seluruh dunia ikut berpartisipasi dalam “flash mob internasional” pertama, yang terbesar di dunia massa sampai saat ini.

Berdasarkan The Wall Street Journal, lebih dari 5.000 orang ikut berpartisipasi di New York City, menyalip 2006 London mengumpulkan Silent Disco tercatat sebagai flash mob terbesar.

Acara ini menyebar melalui situs jejaring sosial, termasuk Facebook, Myspace, blog pribadi, forum-forum public, website pribadi, serta dari mulut ke mulut, pesan teks, dan email.

Terdapat beberapa Negara yang ikut berpartisipasi dalam acara ini seperti Atlanta, Boston, Budapest, Chicago, Kopenhagen, Denver, Dublin, Hamburg, Houston, Huntsville, London, Los Angeles, Melbourne, New York City, Paris, Pécs, Portland, Oregon, Roanoke, Seattle, Shanghai, Stockholm,Sydney, Tel Aviv, Székesfehérvár, Szombathely, Vancouver, Washington, DC dan Zurich.

Kategori • hobi (2) • Pendidikan (9) • Tanpa kategori (12) Tulisan Terakhir • DEFINISI, KONSEP, SYARAT JARINGAN KOMPUTER & PEMODELAN LAYER DALAM JARINGAN KOMPUTER • KEAMANAN SISTEM INFORMASI • Apa itu XAMPP dan apa fungsinya • Apa itu DATA WAREHOUSE? • What is Flash Mobs?

Sosial • Tampilkan novar_setiawan’s profil di Facebook • Tampilkan @novar_setiawan’s profil di Twitter • Tampilkan novar_setiawan’s profil di Instagram • Tampilkan novar setiawan’s profil di YouTubeapa itu flash mob? ketika kita sedang asyik menikmati obrolan santai di sebuah tempat keramaian atau sedang duduk saja menikmati suasana tiba tiba ada sekelompok orang entah datang dari mana dan berteriak secara serentak dan ketika anda hendak mengetahui apa yg sedang terjadi, massa tersebut telah flash mob adalah dan seolah tak terjadi apa apa dan anda pun menyimpan pertanyan dalam benak anda APA ITU?

atau anda tiba tiba mendengar kan sebuah musik keras satu persatu orang orang di sekitar anda menari dengan koreografi yang sama dan ketika selesai anda hanya bisa bertepuk tangan dan berdecak kagum lalu orang orang itu pergi dan anda tidak sempat menyadari yang tadi itu apa? nah itu adalah salah satu bentuk dari FlASH MOB! jadi flash mob adalah sebuah kegiatan yang dilakukan secara massal dan memberikan efek kejut pada orang orang yang berada di sekitarnya atau bahkan memberikan rasa penasaran kepada orang orang yang melihatnya.

uniknya tindakan tindakan yang dilakukan oleh flashmobber (orang orang yang melakukan flash mob) adalah sebuah tindakan yang memiiki seni tinggi atau lelucon konyol yang sifatnya menghibur. salah satu flash mob terbesar yang pernah dilakukan adalah ketika BLACK EYED PEAS lagi manggung di chicago tiba tiba seorang wanita berjoged sendirian seperti orang gila, kemudian di flash mob adalah oleh beberapa orang di belakangnya da akhirnya semua orang berjoged dengan koreo yang sama hingga membuat OPRAH WINFREY terkejut dengan aksi tersebut.

sejarah flash mob flash mob pertama kali di lakukan oleh seorang senior editor harper's magazine bernama Bill wasik pada tahun 2003, dia melakukan itu untuk mencela "hipster" dengan merekrut 100 orang dan menyerbu sebuah departemen store untuk membeli sebuah karpet merah secara kolektif dengan keputusan bersama.

sebelum lebih jauh perlu saya jelaskan dulu apa itu hipster.

flash mob adalah

jadi hipster adalah sebuah fenomena budaya kontra kultur (menolak budaya maenstream) yang kemudian di kooptasi oleh kaum kapitalis dan menjadikan sebagai bahan konsumerisme .istilah ini muncul pada tahun 1940an kemudian menghilang dan muncul lg pada tahun 2000 mewakili anak anak muda yang tampil berbusana retro dan biasanya mereka memilih untuk mendengarkan lagu lagu yang tidak umum, atau selalu ingin tampil beda. flash mob adalah istilah hipster ini sangat dekat dengan istilah "alay" bedanya alay di golongkan kepada mereka yang ingin tampil keren namun ekonominya menengah kebawah sehingga busana mereka cenderung pas pas an dan mengikuti trend band atau artis idola mereka, sedangkan hipster bagi mereka yang memiliki ekonomi kelas tinggi.

jadi flash mob yang di lakukan oleh bill wasik ini di lakukan untuk mencela hipster tadi. pada tahapan selanjutnya flash mob berkembang menjadi sebuah seni yang tinggi dengan esensi kelakuan yang aneh secara beramai ramai serta membuat orang lain menjdi heboh dan menarik perhatian sehingga biasanya para pengusaha atau politisi menggunakan jasa mereka untuk brand sebuah produk atau mengkampanyekan sesuatu.

apa itu flash mob? ketika kita sedang asyik menikmati obrolan santai di sebuah tempat keramaian atau sedang duduk saja menikmati suasana tiba tiba ada sekelompok orang entah datang dari mana dan berteriak secara serentak dan ketika anda hendak mengetahui apa yg sedang terjadi, massa tersebut telah bubar dan seolah tak terjadi apa apa dan anda pun menyimpan pertanyan dalam benak anda APA ITU?

atau anda tiba tiba mendengar kan sebuah musik keras satu persatu orang orang di sekitar anda menari dengan koreografi yang sama dan ketika selesai anda hanya bisa bertepuk tangan dan berdecak kagum lalu orang orang itu pergi dan anda tidak sempat menyadari yang tadi itu apa?

nah itu adalah salah satu bentuk dari FlASH MOB! jadi flash mob adalah sebuah kegiatan yang dilakukan secara massal dan memberikan efek kejut pada orang orang yang berada di sekitarnya atau bahkan memberikan rasa penasaran kepada orang orang yang melihatnya. uniknya tindakan tindakan yang dilakukan oleh flashmobber (orang orang yang melakukan flash mob) adalah sebuah tindakan yang memiiki seni tinggi atau lelucon konyol yang sifatnya menghibur.

salah satu flash mob terbesar yang pernah dilakukan adalah ketika BLACK EYED PEAS lagi manggung di chicago tiba tiba seorang wanita berjoged sendirian seperti orang gila, kemudian di ikuti oleh beberapa orang di belakangnya da akhirnya semua orang berjoged dengan koreo yang sama hingga membuat OPRAH WINFREY terkejut dengan aksi tersebut.

sejarah flash mob flash mob pertama kali di lakukan oleh seorang senior editor harper's magazine bernama Bill wasik pada tahun 2003, dia melakukan flash mob adalah untuk mencela "hipster" dengan merekrut 100 orang dan menyerbu sebuah departemen store untuk membeli sebuah karpet merah secara kolektif dengan keputusan flash mob adalah. sebelum lebih jauh perlu saya jelaskan dulu apa itu hipster.

jadi hipster adalah sebuah fenomena budaya kontra kultur (menolak flash mob adalah maenstream) yang kemudian di kooptasi oleh kaum kapitalis dan menjadikan sebagai bahan konsumerisme .istilah ini muncul pada tahun 1940an kemudian menghilang dan muncul lg pada tahun 2000 mewakili anak anak muda yang tampil berbusana retro dan biasanya mereka memilih untuk mendengarkan lagu lagu yang tidak umum, atau selalu ingin tampil beda.

jadi istilah hipster ini sangat dekat dengan istilah "alay" bedanya alay di golongkan kepada mereka yang ingin tampil keren namun ekonominya menengah kebawah sehingga busana mereka cenderung pas pas an dan mengikuti trend band atau artis idola mereka, sedangkan hipster bagi mereka yang memiliki ekonomi kelas tinggi.

jadi flash mob yang flash mob adalah lakukan flash mob adalah bill wasik ini di lakukan untuk mencela hipster tadi. pada tahapan selanjutnya flash mob berkembang menjadi sebuah seni yang tinggi dengan esensi kelakuan yang aneh secara beramai ramai serta membuat orang lain menjdi heboh dan menarik perhatian sehingga biasanya para pengusaha atau politisi menggunakan jasa mereka untuk brand sebuah produk atau mengkampanyekan sesuatu.
Mungkin kamu pernah melihat langsung, atau paling tidak menonton melalui video di situs YouTube banyak video-video bertema flashmob.

Namun mungkin masih banyak yang belum tahu dari mana asal tarian flashmob tersebut. Sebelum membahas mengenai sejarahnya, terlebih dahulu kita bahas mengenai apa itu flashmob. Flashmob diartikan sebagai segerombolan orang yang berkumpul di suatu tempat dan waktu yang sama, melakukan gerakan-gerakan tarian dan nyanyian bersama-sama dalam beberapa menit saja.

Tarian flashmob ini diawali dengan satu orang penari sebagai pertanda pertunjukan itu akan dimulai, kemudian beberapa orang masing-masing yang berpura-pura tidak saling mengenal, melakukan aktivitas sendiri-sendiri, dan tiba-tiba menari mengikuti satu orang dan lainya yang telah menari terlebih dahulu. Lama kelamaan orang-orang yang menari itu semakin banyak membentuk suatu rangkaian gerakan yang indah jika dilihat dari atas.

Dilansir dari Merdeka, Kamis (15/1/2015), sejarah flashmob sendiri berasal dari negara Eropa, yaitu Belanda pada tahun 1990-an awal. Ide flash mob tercetus oleh Spoor dan membentuk sekelompok orang yang bernama ‘zebra pejalan kaki teater’. Saat itu, Spoor menyebar informasi melalui selebaran yang diberi ke masyarakat atau ditempel di pohon-pohon.

Dia juga menghubungi aktor-aktris di kota itu dan mengumumkan akan ada pertunjukan dadakan di kota mereka. Pertunjukan itu dilakukan di tempat para pejalan kaki biasanya berkumpul. Tujuan Spoor saat itu adalah untuk menyatukan persaingan di antara sesama pedagang, ritel, perselisihan kolektif, dan sebagainya.

Ribuan buruh yang dinamakan ‘massa flashmob’ berdemo dengan tarian dan gerakan menuntut perdamaian perselisihan antar sesama pedagang. Berawal dari peristiwa itu, beberapa tahun kemudian salah satu senior editor Harper’s Magazine bernama Bill Wasik mengumpulkan orang-orang melakukan flashmob ini. Pada Mei 2003, Wasik melakukan percobaan untuk mengadakan pertunjukan flash mob di sebuah toko di Manhattan, namun usahanya gagal.

Saat itu, tempat yang dia rencanakan untuk melakukan pertunjukan flashmob tidak diizinkan dan informasinya bocor. Pada percobaan flashmob kedua, Juni 2003, Wasik mengganti tempat di sebuah Department Store bernama Macy’s. Sekitar 100 orang berkumpul bersama, masing-masing di antaranya pura-pura sedang melakukan aktivitasnya masing-masing. Kemudian orang-orang tersebut bertepuk tangan selama 15 menit secara serempak, dan membuat beberapa pengunjung memadati lobi dan lorong hotel kemudian ikut menari.

Tahun demi tahun, aksi pertunjukan flashmob semakin banyak. Bahkan suatu produk ponsel di Belgia menjadikan aksi pertunjukan ini sebagai iklan untuk memasarkan produknya. Flashmob juga merambah ke benua Asia, salah satunya termasuk Indonesia. Di Indonesia, pertunjukan flashmob sempat digunakan untuk kampanye salah satu cagub DKI Jakarta, Jokowi-Ahok. (tom)

Epic Proposal Flash Mob - Guy joins in and is AMAZING!




2022 www.videocon.com