Rumah krong bade

rumah krong bade

Oleh : Noviola Esther – 2440022454 Gambar 1. Rumah Adat Krong Bade (Amelia,2021) Provinsi Nangroe Aceh Darussalam merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di pulau Sumatra.

Provinsi ini juga dikenal dengan sebutan Rumah krong bade Mekkah dikarenakan masyarakatnya menerapkan norma serta aturan hidup sesuai dengan syariat Islam. Pada awalnya, semua penduduk di Aceh memiliki bentuk rumah yang sama, yaitu berbentuk panggung, memiliki serambi depan, serambi tengah, dan serambi belakang.

Sehingga, rumah adat Aceh merupakan rumah tradisional yang memiliki nama Rumoh Aceh atau dikenal juga dengan sebutan Rumah Krong Bade. Rumah tradisional ini merupakan berpaduan antara budaya Melayu dengan Islam. Rumah Krong Bade dibangun dengan bentuk panggung dan memiliki atap tinggi. Berdasarkan sejarahnya, rumah ini dibangun demikian untuk menghindari binatang buas. Selain itu, hal tersebut juga bertujuan untuk mengurangi kelembapan dan panas dari dalam rumah serta memperlambat pembusukan makanan yang berada di dalam rumah.

Umumnya, tinggi tiang rumah ini mencapai tiga meter, hal tersebut bertujuan agar air tidak masuk ke dalam rumah jika terjadi banjir. Selain memiliki bentuk panggung, rumah ini memanjang dari timur ke barat sehingga memiliki bentuk persegi panjang dan dimaksudkan untuk memudahkan dalam menentukan arah kiblat sholat. Sebagai salah satu provinsi yang memegang nilai religius yang tinggi, selain letak rumah yang menghadap ke arah barat, setiap Rumah Krong Bade memiliki jumlah anak tangga yang ganjil, sesuai dengan kepercayaan umat Islam.

Kemudian, pintu rumah utama dibuat lebih rendah yaitu sekitar 120-150 cm, sehingga ketika memasuki rumah, setiap orang harus menunduk, hal ini sebagai simbol penghormatan tamu terhadap pemilik rumah. Umumnya, di bagian depan rumah Aceh ini memiliki gentong air yang digunakan untuk tempat membesihkan kaki sebelum masuk ke rumah yang menandakan bahwa setiap tamu yang berkunjung harus memiliki niat baik. Rumoh Aceh dibangun dengan menggunakan bahan-bahan dari alam, yaitu berbahan dasar kayu dengan atap daun rumbia.

Masyarakat Aceh tidak menggunakan paku untuk menghubungkan tiang yang satu dengan yang lainnya tetapi dengan cara mengikat kuat dengan rotan, tali ijuk, atau kulit pohon waru yang dikenal dengan nama taloe meu-ikat. Umumnya, Rumah Krong Bade dibagi menjadi 3 sampai dengan 5 ruangan, dan memiliki satu ruangan utama yang dikenal dengan sebutan rambat. Jumlah tiang penyangga pada rumah tradisional yang memiliki tiga ruangan berjumlah 16, sementara untuk rumah tradisional yang memiliki lima ruangan, memiliki 24 tiang penyangga.

Tiang penyangga ini ditopang oleh pondasi batu besar. Dengan konstruksi tersebut, membuat rumah ini tahan gempa, selain itu, sifat ikatan pada sudut rumah ini membuat rumah ini menjadi lebih fleksibel. Sehingga, jika terjadi bencana gempa, ikatan tersebut dapat menyesuaikan dengan getaran dan bahkan merendamnya.

Kemudian, ukiran atau ornamen yang terdapat di rumah ini, menjadi simbol status sosial dari pemilik rumah. Semakin rumit dan banyak ukiran atau ornamen tersebut, menandakan bahwa pemilik rumah memiliki keadaan ekonomi yang cukup berada.

Jika rumah tersebut dibangun tanpa ukiran atau ornamen menandakan bahwa pemilik rumah dari kalangan orang biasa atau kurang berada. Ukiran ini umumnya, terletak pada bagian pintu, pagar, lantai luar, pembatas atap, jendela, dan lain sebagainya, selain itu ukiran dicat dengan warna yang kontras, umumnya menggunakan warna kuning keemasan yang dipadukan dengan list tipis berwarna merah terang sebagai rumah krong bade dan melambangkan kesejahteraan hidup serta martabat seseorang.

Gambar 2. Ukiran Rumah Krong Bade (Prasetyo, 2021) Komponen utama dari Rumah Krong Bade: 1. Seuramoë Keuë (Serambi Depan) Ruangan ini memiliki fungsi sebagai ruang untuk bersantai dan beristirahat untuk anggota keluarga. Selain itu, sebagai tempat untuk menerima tamu. Bagian ini, umumnya hanya menggunakan karpet memanjang yang besar sebagai alasanya.

2. Seuramoe-likoot (Serambi Belakang) Ruang serambi belakang berfungsi untuk sebagai dapur, tempat makan dan tempat rumah krong bade keluarga untuk berkumpul bersama.

Umumnya, ruangan rumah ini lebih rendah dan tidak terdapat ruangan lainnya di sisi kanan kirinya. 3. Rumoh-Inong atau Seuramoë Teungoh (Rumah Induk) Ruangan ini merupakan sebuah ruang inti dari rumah ini.

Umumnya, ruangan ini memiliki lantai yang lebih tinggi karena sifatnya yang lebih privasi. Ruangan ini terdiri dari kamar tidur keluarga yang terletak di sisi kanan dan kirinya, selain itu, digunakan sebagai kamar pengantin dan jika terdapat anggota keluarga yang meninggal dunia, ruangan ini juga dapat berfungsi sebagai ruang pemandian mayat. 4. Rumoh-dapu (Dapur) Jika, pemilik rumah mempunyai tingkat ekonomi yang lebih tinggi maka, di dalam rumahnya terdapat bagian Rumoh-dapu terpisah dari ruangan lainnya.

Hal tersebut bertujuan untuk membedakan fungsi dengan ruangan yang lainnya. 5. Seulasa (Teras) Berbeda dengan serambi depan, ruangan ini memiliki fungsi untuk menerima tamu tanpa harus masuk ke dalam. Teras bisa juga menjadi tempat untuk berkumpul di depan rumah dan juga untuk menikmati suasana bersama keluarga. 6. Kroong-padee (Lumbung Padi) Untuk rumah yang berukuran lebih besar umumnya memiliki ruangan lumbung padi yang terpisah. Tempat ini digunakan untuk menyimpan persediaan padi untuk dijual atau dimasak.

Selain itu ruangan ini juga digunakan untuk menyimpan alat penumbuk padi. 7. Keupaleh (Gerbang) Umumnya, untuk Rumah Krong Bade yang lebih besar, memiliki sebuah Keupaleh atau gerbang yang berfungsi sebagai pembatas atau akses dari rumah menuju jalan utama. 8. Tamee (Tiang) Rumah Krong Bade terdapat sebuah kayu pertama yang ditancapkan pada tanah yang dianggap sebagai tiang utama dari rumah adat tersebut. rumah krong bade. Bagian Ruang Bawah Bagian ruang bawah digunakan untuk menyimpan barang-barang pemilik rumah, seperti alat penumbuk padi atau hasil panennya.

Selain itu, bagian rumah ini juga merupakan ruang bagi penghuni perempuan masyarakat Aceh untuk membuat kain tradisional khas Aceh yang kemudian akan dijual. Gambar 3.1. Serambi Depan, Gambar 3.2. Serambi Belakang, Gambar 3.3. Serambi Tengah (Dekoruma, 2018) Referensi : Amelia, R.

(2020, Juni 10). Fakta Unik Rumah Adat Aceh Krong Bade, Wajib Tahu!

rumah krong bade

. https://www.ruparupa.com/blog/fakta-unik-rumah-adat-aceh/ GLN. (n.d.). Arsitektur Rumah Tradisional Aceh. https://gln.kemdikbud.go.id/glnsite/arsitektur-rumah-tradisional-aceh/ Dekoruma, K. (2018, Mei 7). 6 Fakta Unik Rumah Adat Aceh “Krong Bade” yang Kamu Wajib Tahu!.

https://www.dekoruma.com/artikel/66154/apa-itu-rumah-adat-aceh Prasetyo, B. K. (2021, Maret 17). Rumah Krong Adat Rumah krong bade. rumah krong bade Hanna, Y. (2017, Maret 16). Rumah Krong Bade Aceh. https://bobo.grid.id/read/08673751/rumah-krong-bade-aceh?page=all Rumah.com. (2020, Juni 17). Mengenal Rumah Adat Krong Bade Aceh Lengkap.

https://www.rumah.com/panduan-properti/mengenal-rumah-adat-krong-bade-aceh-lengkap-28720 Rumah Krong Bade adalah rumah adat dari Provinsi Aceh. [1] [2] Rumah Krong Bade juga biasa dikenal dengan nama rumoh Aceh. [3] Rumah ini mempunyai tangga depan yang digunakan bagi tamu atau orang yang tinggal untuk masuk ke dalam rumah.

[1] Rumah Krong Bade adalah salah satu budaya Indonesia yang hampir punah. [1] Rumah Krong Bade saat ini sudah jarang dipakai karena hampir sebagian masyarakat aceh memilih untuk tinggal di rumah modern.

[1] Hal ini dikarenakan harga pembangunan rumah modern jauh lebih murah dibandingkan dengan Rumah Krong Bade. [1] Selain biaya pembangunan, biaya perawatan Rumah Krong Bade juga memakan biaya yang tidak sedikit. [1] Daftar isi • 1 Ciri Khas • 2 Pembagian Ruangan • 2.1 Ruang Bawah • 2.2 Ruang Depan • 2.3 Ruang Tengah • 2.4 Ruang Belakang • 3 Bahan-bahan bangunan • 4 Makna • 5 Pembangunan Rumah • 6 Referensi Ciri Khas [ sunting - sunting sumber ] Rumah Krong Bade memiliki beberapa ciri khas.

[1] Tidak semua Rumah Krong Bade mempunyai bentuk yang sama, tetapi ada beberapa hal yang menjadi ciri khas dari Rumah Krong Bade. [1] Rumah Krong Bade memiliki tangga di bagian depan rumah bagi orang-orang yang akan masuk ke dalam rumah. [1] Rumah Krong Bade memiliki tangga karena tinggi rumah yang berada beberapa meter dari tanah. [1] Umumnya, tangga Rumah Krong Bade dari tanah adalah 2,5-3 meter. [3] Jumlah anak tangga Rumah Krong Bade umumnya ganjil.

[1] Rumah Krong Bade memiliki bahan dasar yaitu kayu. [1] Rumah Krong Bade juga memiliki banyak ukiran pada dinding rumahnya. [1] tetapi banyaknya ukiran pada Rumah Krong Bade bergantung dari kemampuan ekonomi pemilik rumah. [1] [4] Ukiran ini pun tidak sama satu dengan yang lain. [4] Rumah Krong Bade berbentuk persegi panjang dan memanjang dari timur ke barat. [4] Atap Rumah Krong Bade terbuat dari daun rumbia. [3] Pembagian Ruangan [ sunting - sunting sumber ] Pembagian ruangan dalam Rumah Krong Bade terdiri dari 4 bagian yaitu bagian bawah, bagian depan, bagian tengah, dan bagian belakang.

[3] Setiap ruang memiliki fungsi masing-masing. [3] Ruang Bawah [ sunting - sunting sumber ] Bagian bawah Rumah Krong Bade digunakan untuk menyimpan barang-barang pemilik rumah seperti padi atau hasil panen lainnya. [3] Dapat dikatakan bahwa ruang bawah berfungsi sebagai gudang. [3] Ruang bawah juga dipakai untuk menaruh alat penumbuk padi.

[5] Selain itu, ruang bawah juga pusat aktivitas bagi kaum perempuan yaitu membuat kain khas Aceh dan sebagai tempat menjual kain tersebut. [5] Ruang Depan [ sunting - sunting sumber ] Ruang depan berfungsi sebagai ruang santai. [3] Ruangan rumah krong bade bisa dipakai untuk beristirahat bagi anggota keluarga dan juga bagi kegiatan yang sifatnya santai seperti anak-anak belajar.

[3] Ruang depan juga bisa dipakai untuk menerima tamu. [3] Ruang depan tidak memiliki kamar. [3] Ruang Tengah [ sunting - sunting sumber ] Ruang tengah atau biasa disebut sebagai seuramoe teungoh adalah ruangan inti dari Rumah Krong Bade dan karena itu, ruangan ini juga dikenal sebagai rumah inong. [3] Berbeda dengan ruang depan, ruang tengah memiliki beberapa kamar di sisi kiri dan sisi kanan. [3] Ruang tengah mempunyai letak lebih tinggi daripada ruang depan. [3] Ruang tengah tidak boleh dimasuki oleh tamu karena ruangan ini hanya khusus untuk anggota keluarga.

[3] Anggota keluarga pun tidak semua bisa masuk ke ruang tengah. [3] Umumnya, ruang rumah krong bade ini dipakai sebagai ruang tidur kepala keluarga.

[3] Pada acara-acara khusus keluarga seperti pernikahan, ruang tengah dipakai sebagai ruang tidur pengantin. [3] Ruang tengah juga dipakai pada acara kematian sebagai ruang pemandian mayat. [3] Ruang Belakang [ sunting - sunting sumber ] Ruang belakang atau yang biasa disebut sebagai seurameo likot adalah ruang santai untuk keluarga.

[3] Ruangan ini letaknya lebih rendah daripada ruang tengah dan berfungsi sebagai dapur serta tempat keluarga bercengkramah. [3] Ruang belakang sama seperti ruang depan yang tidak memiliki kamar. [3] Bahan-bahan bangunan [ sunting - sunting sumber ] Dalam membangun Rumah Krong Bade dibutuhkan beberapa bahan bangunan. [5] Pertama, kayu adalah bahan utama dari rumah aceh.

[5] Kayu digunakan untuk membuat tiang penyangga rumah. [5] Kedua, papan yang digunakan untuk membuat dinding dan lantai rumah. [5] Ketiga, bambu atau yang biasa disebut trieng digunakan untuk membuat alas lantai. [5] Keempat, Temor atau yang biasa disebut enau digunakan sebagai bahan cadangan untuk membuat dinding dan lantai selain bambu. [5] Kelima, Tali Pengikat atau yang biasa disebut dengan taloe meu-ikat digunakan untuk mengikat bahan-bahan bangunan.

[5] Tali pengikat ini terbuat dari bahan rotan, tali ijuk, atau kulit pohon waru. [5] Keenam Daun Rumbia atau yang biasa disebut dengan oen meuria yang digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat atap rumah. [5] Ketujuh, Daun Enau digunakan sebagai bahan cadangan untuk membuat atap, apabila daun Rumbia tidak ada. [5] Kedelapan, Pelepah Rumbia atau biasa disebut dengan peuleupeuk meuria adalah bahan dasar untuk membuat dinding rumah dan juga lemari.

[5] Makna [ sunting - sunting sumber ] Rumah Krong Bade mempunyai makna tersendiri bagi masyarakat Aceh. [3] Rumah ini merupakan identitas dari masyarakat Aceh. [3] Penggunaan bahan materi bangunan yang diambil dari alam mempunyai makna bahwa masyarakat Aceh mempunyai kehidupan yang dekat dengan alam. [3] Masyarakat Aceh bahkan tidak menggunakan rumah krong bade dalam membuat rumah Krong Bade.

[3] Mereka menggunakan tali untuk mengikat satu bahan bangunan dengan bahan bangunan yang lain. [3] Ukiran-ukiran pada rumah Krong Bade pun mempunyai makna tersendiri bagi masyarakat Aceh. [3] Hal ini berhubungan dengan status sosial seseorang dalam masyarakat Aceh. [3] Banyaknya ukiran pada rumah Krong Bade yang dimiliki seseorang menentukan kemampuan ekonomi dari orang tersebut. [3] Pembangunan Rumah [ sunting - sunting sumber ] Pembangunan rumah Krong Bade dilakukan tidak dengan sembarangan.

[3] Ada beberapa hal yang dilakukan untuk membangun rumah ini, seperti penentuan hari baik, pengadaan kenduri, dan pemilihan kayu. [3] Penentuan hari baik dilaksanakan berdasarkan saran dari seorang pemuka masyarakat. [5] Demikian juga halnya dengan pemilihan kayu. [5] Pemilihan kayu didasarkan pada pengetahuan lokal masyarakat yang memandang bahwa ada beberapa jenis kayu yang dapat bertahan lama jika dipakai untuk membangun rumah.

[5] Tahap-tahap yang harus dilakukan untuk membangun rumah adalah rapat keluarga, pengumpulan bahan, pengolahan bahan, dan perangkaian bahan. [5] Rapat keluarga juga turun mengambil bagian penting dalam membangun rumah agar tidak terjadi perpecahan dalam rumah. [3] Dalam rapat keluarga diundang seorang pemuka masyarakat untuk memberikan saran-saran yang patut didengarkan oleh keluarga yang hendak membangun rumah.

[5] Pengumpulan bahan dilakukan bersama-sama dengan melihat kayu yang baik untuk dijadikan bahan bangunan. [5] Saat penebangan kayu, masyarakat Aceh berusaha untuk tidak rumah krong bade akar pohon yang lainnya sehingga sangat berhati-hati dalam penebangan kayu. [5] Pengolahan bahan adaah pengolahan kayu sesuai dengan kebutuhan.

rumah krong bade

{INSERTKEYS} [5] Kebutuhan yang dimaksud di sini adalah kayu-kayu untuk peralatan rumah tangga maupun kayu-kayu untuk pondasi bangunan. [5] Setelah pengolahan kayu, kayu-kayu tersebut dirancang atau digunakan sebagai fungsinya dan ini adalah tahap perangkaian bangunan.

[5] Kayu-kayu yang berfungsi sebagai tiang penyangga rumah akan ditancapkan ke tanah terlebih dahulu. [5] Kayu pertama yang ditancapkan dianggap sebagai tiang utama dari rumah Krong Bade.

[5] Setelah tahap perangkaian bahan selesai, maka tahap akhir yaitu menghias rumah dengan berbagai ornamen juga ukiran-ukiran pada badan rumah Krong Bade. [5] Referensi [ sunting - sunting sumber ] • ^ a b c d e f g h i j k l m n "Rumah Krong Bade". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-12 . Diakses tanggal 10 Mei 2014. • ^ Bambang Purwanto.2009. Buku Super:Ilmu Pengetahuan Sosial, Alam Sains, serta Umum Nasional dan Internasional.

Jakarta:Transmedia.Hlm 32. • ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z aa ab ac ad ae af ag "Rumah Krong Bade Simbolis dan Jati Diri Nanggro Aceh Darussalam" . Diakses tanggal 10 Mei 2014. • ^ a b c "Rumah Krong Bade" .

Diakses tanggal 10 Mei 2014. [ pranala nonaktif permanen] • ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z "Rumah Krong Bade". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-12 . Diakses tanggal 10 Mei 2014. • Halaman ini terakhir diubah pada 24 Juli 2021, pukul 03.16. • Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku.

Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
none KOMPAS.com - Rumah Krong Bade adalah rumah adat yang terletak di Nanggroe Aceh Darussalam. Rumah ini sering disebut rumoh Aceh. Sepertihalnya rumah-rumah tradisional pada umumnya, Rumah Krong Bade banyak menggunakan bahan baku alam.

Selain sebagai tempat tinggal, ukiran yang terdapat di dalam rumah menjadi penanda status ekonomi pemiliknya. Rumah Krong Bade merupakan rumah adat yang hampir punah karena saat ini masyarakat Aceh lebih senang tinggal di rumah modern. Karena, biaya pembuatan dan perawatan Rumah Krong Bade cukup besar.

Ciri-ciri Rumah Krong Bade Rumah Krong Bade berbentuk persegi panjang yang memanjang dari timur ke barat. Baca juga: Rumah Adat Aceh: Nama, Ciri Khas, Filosofi, dan Fungsi Tiap Bagiannya Rumah ini memiliki tangga di depan rumah yang berfungsi untuk masuk ke dalam rumah.

Tinggi tangga tersebut sekitar 2,5-3 meter dari permukaan tanah. Pada umumnya, anak tangga Rumah Krong Bade berjumlah ganjil, sekitar 7 - 9 anak tangga. Bahan dasar bangunan Rumah Krong Bade berasal dari alam. Dalam pembuatan rumah, masyarakat Aceh tidak menggunakan paku. Sebagai gantinya, mereka menggunakan tali untuk mengikat dan menyatukan bahan bangunan yang satu dengan yang lain. Berita Terkait Rumah Adat Baileo: Bentuk, Fungsi dan Keunikan Rumah Adat Kalimantan Selatan: Nama, Sejarah, dan Makna Filosofinya Rumah Adat Bali: Bagian, Fungsi, dan Penjelasan Arsitektur Asta Kosala Kosali Rumah Adat Aceh: Nama, Ciri Khas, Filosofi, dan Fungsi Tiap Bagiannya Ruma Gorga, Rumah Adat Batak yang Sarat Makna Berita Terkait Rumah Adat Baileo: Bentuk, Fungsi dan Keunikan Rumah Adat Kalimantan Selatan: Nama, Sejarah, dan Makna Filosofinya Rumah Adat Bali: Bagian, Fungsi, dan Penjelasan Arsitektur Asta Kosala Kosali Rumah Adat Aceh: Nama, Ciri Khas, Filosofi, dan Fungsi Tiap Bagiannya Ruma Gorga, Rumah Adat Batak yang Sarat Makna Siswi SMA di Siak Dibunuh, Korban Sempat 4 Hari Menghilang Sebelum Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit https://regional.kompas.com/read/2022/02/07/131628078/siswi-sma-di-siak-dibunuh-korban-sempat-4-hari-menghilang-sebelum-jasadnya https://asset.kompas.com/crops/8WfEsXQPiz0c8U_dRPYwFiNPdEo=/0x0:750x500/195x98/data/photo/2019/12/23/5e00685fa0396.jpg
ERROR: The request could not be satisfied 403 ERROR The request could not be satisfied.

The Amazon CloudFront distribution is configured to block access from your country. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation.

Generated by cloudfront (CloudFront) Request ID: GOoZ6ssGq594FiF7z0aecHo2qTuCiHqRSPheMCs6eKyD7c-N7sVDsA==
Rumah Adat Aceh (Krong Bade) Dan Nilai-Nilai Filosofinya Dipublikasikan oleh Administrator pada 10:04 am 10:04 am Rumah Adat Aceh / Aceh adalah provinsi Indonesia yang terletak di ujung utara Pulau Sumatera. Provinsi Aceh sering pula lekat dengan gelar Daerah Istimewa karena dalam pemerintahannya, negara telah menjamin kekhususannya dalam mengatur hukumnya sendiri, terutama yang berkaitan dengan hukum syariat Islam.Aceh memang erat dengan budaya Islam.

Sejarah telah mencatat bahwa Aceh merupakan pintu masuk bagi penyebaran Islam di Indonesia pada masa silam. Hal inilah yang menyebabkan budaya Aceh tak bisa dilepaskan dari campur baur antara budaya Melayu sebagai budaya penduduk aslinya, dan budaya Islam. Salah satu yang bukti yang bisa kita lihat dari adanya akulturasi kedua budaya tersebut misalnya adalah rumah adat Aceh yang bernama Rumah Krong Bade. Rumah Adat Aceh Di kesempatan kali ini, kami akan mengulas informasi seputar rumah adat Aceh tersebut mulai dari sejarah, gaya arsitektur, gambar, struktur, dan nilai-nilai filosofis yang terdapat di dalamnya.

Bagi Anda yang ingin tahu bagaimana uniknya rumah adat bernama Krong Bade ini, silakan simak pembahasan berikut! 1. Struktur Bangunan Rumah Rumah adat Krong Bade –atau juga biasa disebut Rumoh Aceh, adalah sebuah rumah dengan struktur panggung dengan tinggi tiang 2,5 sd 3 meter dari permukaan tanah. Keseluruhan rumah ini dibuat dari bahan kayu, kecuali atapnya yang terbuat dari bahan daun rumbia atau daun enau yang dianyam, serta lantainya yang dibuat dari bambu.

Karena memiliki struktur panggung, pada rumah adat Aceh ini kita dapat menemukan ruang bawah. Ruang ini biasanya digunakan sebagai gudang tempat penyimpanan bahan pangan, serta sebagai tempat para wanita untuk melakukan aktivitas, misalnya aktivitas menenun kain khas Aceh. Untuk memasuki rumah, kita perlu meniti tangga di bagian depan rumah.

Tangga tersebut biasanya memiliki jumlah anak tangga yang ganjil. Adapun setelah naik ke bagian atas, kita akan menemukan banyak sekali lukisan yang menempel di dinding-dinding rumah sebagai hiasan.

Jumlah lukisan pada dinding luar rumah dapat menjadi simbol tingkat ekonomi pemiliknya. 2. Fungsi Rumah Adat Selain memiliki fungsi sebagai identitas budaya, rumah Krong Bade juga memiliki fungsi praktis yaitu sebagai rumah tinggal masyarakat Aceh. Untuk menunjang fungsi praktisnya tersebut, rumah adat Aceh ini dibagi menjadi beberapa ruangan dengan kegunaannya masing-masing, yaitu: Ruang Depan atau biasa disebut seuramoë keuë. Ruangan ini berfungsi sebagai ruang santai dan tempat berisirahat bagi seluruh anggota keluarga.

Ruangan ini juga digunakan sebagai tempat menerima tamu. Ruang Tengah atau biasa disebut seuramoë teungoh. Ruangan ini adalah ruang inti dari sebuah rumah adat Aceh (ruang inong) dan di tandai dengan lantai yang lebih tinggi dari ruang depan. Karena termasuk ruang inti, maka ruangan ini termasuk sangat privat.

Para tamu yang datang tidak akan pernah diijinkan untuk memasukinya. Fungsi dari kamar-kamar yang terdapat di ruang tengah ini antara lain sebagai tempat tidur kepala keluarga, kamar anak, ruangan kamar pengantin, serta sebagai ruang pemandian mayat ketika ada anggota keluarga yang meninggal dunia.

Ruang Belakang atau biasa disebut sebagai seurameo likot. {/INSERTKEYS}

rumah krong bade

Ruangan ini adalah ruangan yang berfungsi sebagai tempat makan, dapur, dan tempat bercengkrama bagi sesama anggota keluarga. Lantai ruangan ini biasanya lebih rendah dibanding lantai rangan tengah. Sama seperti ruang depan, ruang belakang juga tidak memiliki kamar-kamar. 3. Ciri Khas dan Nilai Filosofis Ada beberapa ciri khas rumah krong bade membedakan rumah Krong Bade dengan rumah adat Indonesia lainnya.

Ciri khas rumah krong bade adat Aceh tersebut antara lain: • Memiliki gentong air di bagian depan untuk tempat membersihkan kaki mereka yang akan masuk rumah. Ciri ini memiliki filosofi bahwa setiap tamu yang datang harus memiliki niat baik. • Strukturnya rumah panggung memiliki fungsi sebagai perlindungan anggota keluarga dari serangan binatang buas. • Memiliki tangga yang anak tangganya berjumlah ganjil, merupakan simbol tentang sifat religius dari masyarakat suku Aceh.

• Terbuat dari bahan-bahan alam; merupakan simbol bahwa masyarakat suku Aceh memiliki kedekatan dengan alam. • Memiliki banyak ukiran dan lukisan di dinding rumah; menandakan masyarakat Aceh adalah masyarakat yang sangat mencintai keindahan.

• Berbentuk persegi panjang dan membujur dari arah barat ke timur; menandakan masyarakat Aceh adalah masyarakat yang religius. Rumah adat Aceh atau Rumoh Aceh rumah krong bade bisa dibangun secara sembarangan. Mengingat fungsinya yang begitu penting bagi kehidupanpemiliknya, beberapa aturan wajib ditaati oleh seseorang yang hendak membangun rumah adat Krong Bade ini. Aturan tersebut di antaranya upacara penentuan hari baik, mengadakan kenduri sebelum membangun, pemilihan bahan bangunan yang berkualitas, pengolahan bahan bangunan dengan presisi, finishing dengan pewarnaan, penambahan lukisan, dan pemberian ukiran, serta diakhiri dengan kenduri syukuran saat rumah akan ditempati pemiliknya.

SAKTI DESAINadalah perusahaan jasa konsultan desain arsitektur, kontraktor bangunan untuk hunian (rumah/ apartemen) maupun komersial (kantor/ ruko/ tempat usaha lain) dan properti. Bagi Anda yang membutuhkan konsultasi, Anda dapat menghubungi kantor kami atau ke nomor (0286)323303 atau 085713235758. Kami melayani untuk seluruh wilayah Indonesia.

Tag : wonosobo, banjarnegara, temanggung, magelang, yogyakarta, kontraktor interior, kontraktor interior design, interior kontraktor, jasa kontraktor rumah, jasa kontraktor bangunan, jasa kontraktor apartemen, jasa kontraktor gudang, jasa kontraktor hotel, jasa kontraktor terbaik di indonesia, jasa kontraktor kantor, jasa kontraktor lantai, jasa kontraktor lokal, jasa kontraktor rumah 2 lantai, jasa kontraktor per meter, jasa kontraktor renovasi rumah, jasa kontraktor rumah murah, jasa kontraktor taman, jasa kontraktor rumah terbaik, jasa arsitek rumah, jasa arsitek, jasa arsitek murah, jasa arsitek rumah mewah, jasa arsitek rumah minimalis, jasa arsitek desain rumah, jasa arsitek rumah murah, jasa arsitek renovasi rumah, jasa arsitek online, jasa arsitek rumah klasik, jasa arsitek dan desain interior, jasa arsitek profesional, jasa arsitek rumah online, jasa desain rumah, harga jasa desain rumah, jasa desain rumah online, harga jasa desain rumah 3d, jasa desain rumah minimalis, jasa desain rumah minimalis sederhana, jasa desain rumah mewah, jasa desain rumah murah, jasa desain rumah minimalis 1 lantai, jasa desain rumah kita, jasa desain rumah kost, jasa desain rumah dan rab, harga jasa desain rumah per meter, jasa desain rumah minimalis 2 lantai, jasa desain rumah 3d, jasa desain rumah per m2, jasa desain rumah online murah, jasa desain rumah elegan, jasa desain rumah minimalis modern 2 lantai, jasa desain rumah 2 lantai, jasa desain rumah tinggal, jasa desain rumah minimalis murah, jasa desain rumah klasik, jasa desain rumah modern, jasa desain rumah kecil, kontraktor rumah, jasa kontraktor rumah, harga kontraktor rumah per meter, kontraktor rumah sakit, kontraktor rumah murah, rekomendasi kontraktor rumah, jasa arsitek dan kontraktor rumah, jasa kontraktor rumah murah Uncategorized Mau bangun/ gambar rumah dulu?

Sakti desain tempat paling tepat untuk konsultasi…. Tag : wonosobo, banjarnegara, temanggung, magelang, yogyakarta, kontraktor interior, kontraktor interior design, interior kontraktor, jasa kontraktor rumah, jasa kontraktor bangunan, jasa kontraktor apartemen, jasa kontraktor gudang, jasa kontraktor Read more…Jika sekarang ini anda sedang ingin membangun rumah, merenovasi rumah ataupun hanya membutuhkan desain rumah dan memerlukan inspirasi dari konsep Rumah Adat, pilhan yang sangat tepat telah berkunjung di Arcadia Design Architect.

Sebagai penyedia ide Desain Arsitektur Rumah, Desain Rumah minimalis modern, maupun Desain Interior rumah mewah, kami sediakan gambar rumah lengkap dengan ukurannya. Kami memiliki kumpulan contoh ide gambar rumah terbaru serta menarik untuk digunakan dalam remodeling rumah impian anda.

Pada Denah Rumah Adat Krong Bade, setidaknya akan memberikan gambaran terbaik dalam desain rumah yang anda harapkan saat ini. Mudah Denah Rumah Adat Krong Bade 74 Untuk Merancang Inspirasi Rumah dengan Denah Rumah Adat Krong Bade Mewah Denah Rumah Adat Krong Bade 17 Menciptakan Desain Rumah Inspiratif dengan Denah Rumah Adat Krong Bade Sederhana Denah Rumah Adat Krong Bade 85 Bangun Desain Rumah Inspiratif rumah krong bade Denah Rumah Adat Krong Bade Modern Denah Rumah Adat Krong Bade 42 Menciptakan Desain Dekorasi Mebel Rumah rumah krong bade Denah Rumah Adat Krong Bade Imut Denah Rumah Adat Krong Bade 14 Menciptakan Perencana Dekorasi Rumah dengan Denah Rumah Adat Krong Bade Luar biasa Denah Rumah Adat Krong Bade 38 Tentang Ide Dekorasi Rumah dengan Denah Rumah Adat Krong Bade Denah Rumah Adat Krong Bade memberikan inpirasi terbaik saat ini untuk desain rumah yang sedang anda cari dan anda idamkan.

Dari berbagai sumber yang terpercaya, Arcadia Design Architect harapkan dapat di jadikan acuan anda dalam Ide Desain Rumah, Desain Arsitektur Interior dan Konstruksi Terbaik Rumah Idaman. ARSITEKTUR NUSANTARA - jonimantara - adalah Galeri Ide Bangun Rumah Lengkap Gratis Untuk Anda. Di dalam ARSITEKTUR NUSANTARA - jonimantara telah diposting dengan harapan bahwa kami dapat memberi Anda inspirasi untuk Merombak dan atau membangun Rumah Anda.

Artikel ini bisa menjadi referensi Anda ketika Anda bingung memilih dekorasi yang tepat untuk rumah Anda. Artikel ARSITEKTUR NUSANTARA - jonimantara Ini mungkin pilihan terbaik Anda untuk ide dekorasi dalam membangun rumah, karena memiliki rumah dengan desain Anda sendiri adalah impian dari setiap orang. Kami berharap, dengan memposting ide ARSITEKTUR NUSANTARA - jonimantara inikami dapat memenuhi kebutuhan Anda akan inspirasi untuk mendesain rumah Anda.

Jika Anda membutuhkan lebih banyak ide Mendesain RumahAnda dapat memeriksa koleksi kami tepat di bawah posting ini. Juga, jangan lupa untuk selalu berkunjung Terbaik ARSITEKTUR NUSANTARA - jonimantara untuk menemukan beberapa pos baru dan segar tentang Ide Desain DapurDesain Kamar MandiIde Tema Kamar TidurGaya Ruang Tamu dan Inspirasi Desain Rumah Lainnya setiap hari.

Denah Rumah Adat Krong Bade merupakan ide desain rumah yang dirancang serta di kerjakan dengan hati - hati untuk menciptakan rumah idaman keluarga. Dengan ide dan inspirasi model Rumah Adat yang memiliki resolusi 800x600, di harapkan dapat terlihat jelas dan sangat baik untuk memenuhi desain rumah yang sedang anda ingin ciptakan saat ini. Jadi tunggu apa lagi?

segera dari sekarang persiapkan budget yang ingin anda gunakan untuk menciptakan Rumah Adat impian anda serta dapatkan Ide Desain Rumah, Desain Arsitektur Interior dan Konstruksi Terbaik Rumah Idaman. Tags : • Denah Rumah Adat Krong Bade
Bagas Kurnia Prasetyo Follow Hi! I'am Interior Designer @ Ruangarsitek, Senang belajar banyak tentang bisnis & properti. Lover of food, games, words, and cat. Ikuti saya di: Artikel ini dibuat oleh tim konten Ruangarsitek.

Jika ingin update referensi rumah krong bade desain rumah silahkan ikuti disini ruangarsitek.id. Beranda » Rumah » Arsitektur » Rumah Adat » Rumah Adat Krong Bade Rumah Adat Krong Bade 24 April 2022 6 min read Rumah Krong Bade adalah rumah adat dari Nanggroe Aceh Darussalam. Rumah ini merupakan hasil perpaduan budaya Melayu dengan Islam yang ada di Nusantara. Rumah krong bade adat Krong Bade sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan masih bertahan hingga kini.

Kamu yang jadi generasi milenial perlu mengetahui setiap makna filosofis dari pembangunan rumah adat ini. Krong Bade adalah warisan luhur dari nenek moyang masyarakat Provinsi NAD. Kalau kamu punya kesempatan untuk pergi ke provinsi di ujung barat Indonesia, jangan lupa sisihkan waktu untuk melihat keindahan arsitektur nan megah dari rumah adat ini. Penasaran, kan, dengan keunikannya?

rumah krong bade

Simak dulu penjelasan lengkapnya hanya di sini. Konten • 5 Ciri Khas Rumah Krong Bade dari Nanggroe Aceh Darussalam • 1. Ukiran Melambangkan Status Ekonomi • 2. Dibangun Tanpa Menggunakan Paku • 3. Anti Gempa • 4. Memberi Hormat Setiap Memasuki Rumah Adat • 5. Jumlah Anak Tangga yang Ganjil • Pembagian Ruangan • 1. Bagian Ruang Depan (Seuramoë Keuë) • 2. Bagian Ruang Tengah (Seuramoë Teungoh) • 3. Bagian Ruang Belakang (Seurameo likot) • 4. Bagian Ruang Bawah • Makna Rumah Krong Bade yang Filosofis • Prosesi Pembangunan Rumah • 1.

Musyawarah • 2. Pengumpulan Bahan Bangunan • 3. Mengolah Material Bangunan • 4. Proses Pembangunan • Bahan Bangunan Rumah Adat 5 Ciri Khas Rumah Krong Bade dari Nanggroe Aceh Darussalam Bukan Indonesia namanya jika tak punya budaya yang beragam.

Begitu juga di daerah Nanggroe Aceh Darussalam. Provinsi yang dijuluki sebagai Serambi Mekkah rumah krong bade punya rumah adat yang sangat mewah, namanya adalah Krong Bade. Masyarakat lokal menyebutnya dengan nama rumoh Aceh sesuai lokasi di mana rumah tersebut berada.

Krong Bade dulunya adalah hunian para raja. Rumah ini begitu mewah dengan banyak ukiran dan hiasan bernuansa Melayu Islam. Setiap sudut rumah ini punya keunikan dan makna filosofisnya sendiri. Mau tahu apa saja keunikan rumah kebanggan Aceh ini? 1. Ukiran Melambangkan Status Ekonomi Krong Bade bisa dibilang mulai menyebar luas dan bisa dibangun oleh para bangsawan Aceh.

Pada zaman dulu, rumah rumah krong bade bagus adalah kebanggaan bagi para penghuninya. Bagaimana cara mereka menunjukkan kemewahan itu? Mereka menggunakan ukiran yang rumit dan detail di beberapa sudut rumah. Semakin bagus dan indah ukiran Krong Bade, maka derajat sosial penghuninya makin tinggi. Rumah Krong Bade memang menggunakan material utama kayu keras. Jadi, banyak sudut rumah yang bisa diukir dengan berbagai macam pola. Tapi, biasanya ukiran ini ada di bagian rumah krong bade, pagar, lantai luar, pembatas atap, jendela, dan lain-lain.

Semakin banyak ukiran, maka pemilik Krong Bade bisa dibilang semakin kaya. Ukiran ini biasa diberi cat dengan warna yang kontras. Banyak yang menggunakan warna kuning keemasan yang melambangkan kesejahteraan hidup dan martabat seseorang. Ukiran emas ini dipadukan dengan list tipis berwarna merah terang sebagai pembatasnya.

Warna hiasan ini begitu kontras dengan cat kayu yang digunakan pada dinding rumah. 2. Dibangun Tanpa Menggunakan Paku architecture.verdant.id Lupakan penggunaan paku jika kamu ingin membangun Krong Bade. Ada ketentuan adat yang mengharuskan Krong Bade asli dibangun tanpa paku.

Inilah yang menunjukkan betapa hebatnya ilmu konstruksi masyarakat Aceh pada waktu itu. Lalu bagaimana caranya mereka mendirikan rumah yang begitu kokoh? Mereka memanfaatkan material yang tersedia melimpah di alam. Masyarakat pada masa itu masih dekat dengan kehidupan hutan. Mereka menggunakan kayu keras. Ujung kayu ini disambung dengan ikatan ijuk.

rumah krong bade

Bahkan masyarakat mengenal rumah krong bade ini dengan sebutan taloe meu-ikat. Selain ijuk, masyarakat zaman dulu juga menggunakan kulit pohon waru untuk menyambungkan ujung kayu. Apakah ikatan ini cukup kuat? Kamu tak perlu ragu. Ikatan ini meskipun terlihat mudah putus tapi nyatanya jauh lebih kuat dibandingkan paku, apalagi ikatan ini bersifat elastis.

Tali pengikatnya pun bisa bertahan bertahun-tahun tanpa perlu takut dimakan rayap. 3. Anti Gempa Krong Bade berbentuk rumah panggung dengan tiang penyangga yang kokoh. Tiang ini berdiri di atas pondasi batu besar. Zaman dulu batu-batu besar harus dibentuk dulu menjadi pipih agar bisa menopang tiang dengan baik.

Hal ini ternyata membuat rumah semakin kuat, bahkan jadi tahan gempa. Selain itu, konstruksinya yang tanpa menggunakan paku juga terbukti ampuh dari gempa bumi. Sifat ikatan pada sudut-sudut rumah ini yang fleksibel ternyata lebih aman daripada paku.

Jika saat bencana gempa terjadi, ikatan dari ijuk ini bisa menyesuaikan dengan getaran dan bahkan meredamnya. Tapi paku cenderung membuat material kayu patah karena tak fleksibel. 4. Memberi Hormat Setiap Memasuki Rumah Adat comevisitindonesia.com Masyarakat Aceh sangat menjunjung tinggi adat istiadat dan norma kesopanan, bahkan norma ini juga mereka terapkan dalam pembuatan rumah. Tanpa disadari kalau kamu ingin berkunjung ke Krong Bade, kamu akan mengikuti adat istiadat mereka.

Bagaimana caranya? Pada bagian depan rumah adat Krong Bade, masyarakat biasanya menyediakan gentong air. Tamu yang datang akan dipersilahkan untuk mencuci rumah krong bade dan kaki lebih dulu. Ini adalah perlambang bahwa semua tamu yang berkunjung harus punya niat dan tujuan yang baik.

Kini di zaman modern konteks membersihkan diri sebelum bertamu ini ternyata juga sangat penting. Ada satu hal lagi yang begitu unik. Leluhur masyarakat Aceh sengaja membuat pintu rumah dengan ukuran mini, tingginya hanya sekitar 125 – 150 cm. Mereka bukannya pelit bahan baku atau salah desain.

Pintu ini memang dibuat pendek agar setiap orang yang datang membungkuk kepada pemilik rumah. Makna apakah yang terkandung di dalamnya? Itu artinya kamu sebagai tamu harus lebih dulu menghormati pemilik rumah dengan cara merunduk. Masyarakat bahkan punya istilah untuk salam penghormatan ini yaitu “horeumat pada ahli bait” atau “salam hormat pada pemilik rumah”. Aturan ini pasti berlaku tanpa mengenal status ekonomi dan sosial si tamu tersebut.

5. Jumlah Anak Tangga yang Ganjil Anak tangga yang menghubungkan antara permukaan tanah dengan lantai rumah ternyata harus rumah krong bade ganjil.

Tinggi tangga penghubung ini sendiri sekitar 2 – 2,5 meter. Leluhur masyarakat Aceh bukan tanpa alasan melengkapi rumah dengan tangga yang rumah krong bade. Biasanya mereka membangun 7 – 9 anak tangga. Ini adalah sebuah perlambang bagi sifat religius masyarakat NAD.

Angka ganjil sendiri lebih disukai oleh Nabi Muhammad SAW. Karena itulah simbol kedekatan mereka dengan Allah SWT disimbolkan dengan anak tangga. Pemilik rumah hanya meletakkan satu anak tangga yang ditaruh di bagian teras depan rumah. Pembagian Ruangan 1. Bagian Ruang Depan (Seuramoë Keuë) Ruangan paling depan dari Krong Bade berfungsi sebagai ruang tamu. Umumnya ruangan ini didesain sangat luas dengan perabot yang minim.

Masyarakat zaman dulu tidak menggunakan kursi dan meja di ruang tamu. Mereka lebih suka menaruh karpet yang bagus sebagai alas duduk. Ruang depan di rumah adat Krong Bade ini berfungsi ganda. Ruang depan bisa digunakan untuk menerima tamu. Sedangkan pada kesempatan tertentu, ruangan depan ini bisa digunakan untuk bermusyawarah, berbincang dengan keluarga, dan mengadakan upacara keagamaan.

2. Bagian Ruang Tengah (Seuramoë Teungoh) artisanalbistro.com Inti dari rumah Krong Bade adalah ruangan tengah. Ruangan ini dibuat sangat luas dan juga minim perabotan, bahkan tidak ada meja dan kursi sama sekali. Ruang tengah adalah tempat di mana penghuni rumah berkumpul.

rumah krong bade

Karena itulah tidak semua orang bisa masuk ke ruang tengah ini, apalagi seorang tamu, ia hanya diizinkan masuk sampai ruang depan saja. Karena itulah ruang tengah punya lantai yang lebih tinggi dibanding ruangan lainnya.

Ruang tengah dilengkapi dengan banyak jendela besar di kedua sisi dindingnya. Jendela ini membuat sirkulasi udara jadi lebih lancar dan menurunkan suhu di dalam rumah Krong Bade. Sisi kanan dan kiri ruang tengah ini dibentuk menjadi kamar bagi anggota keluarga. Ruang tengah juga bisa digunakan sebagai kamar pengantin ketika ada anak yang menikah. Ruangan ini nantinya juga digunakan untuk ritual memandikan jenazah rumah krong bade ada anggota keluarga yang meninggal.

3. Bagian Ruang Belakang (Seurameo likot) roomah.id Ruang paling belakang dari rumah Krong Bade adalah dapur dan tempat makan. Lantai ruangan ini dibuat lebih rendah dibandingkan 2 rumah krong bade yang sudah dijelaskan tadi. Di sini, kamu bisa memasak, makan, dan juga ngobrol dengan keluarga.

Berbagai perlengkapan dapur dan makan disimpan pula dalam ruangan ini. 4. Bagian Ruang Bawah artisanalbistro.com Tidak sama dengan rumah panggung lainnya yang membiarkan bagian kolong rumah tak difungsikan, Krong Bade justru tetap memanfaatkan spot ini. Ruang bawah yang langsung menyentuh tanah ini biasanya digunakan untuk menyimpan benda-benda besar milik tuan rumah. Misalnya saja lumping (penumbuk padi), alat-alat pertanian, dan juga hasil panen keluarga tersebut.

Lantai dasar rumah ini juga berfungsi sebagai ruangan “bengkel kerja” bagi kaum perempuan. Mereka biasanya menenun kain tradisional khas Aceh, bahkan ruangan bawah ini juga digunakan sebagai “galeri” jual beli kain tradisional tersebut.

rumah krong bade

Nah, karena masyarakat Aceh sangat menghormati tamu, maka jual beli dilanjutkan dalam rumah. Orang yang ingin membeli kain tradisional ini, kemudian dipersilahkan masuk ke ruang depan. Proses transaksi pun harus berlangsung di sana, bukan di rumah krong bade bawah. Makna Rumah Krong Bade yang Filosofis Semua rumah adat di Indonesia dibangun atas landasan makna filosofis tertentu, tak terkecuali Krong Bade.

Gambar rumah adat Krong Bade memang terlihat megah dan indah. Tapi tahukah kamu apa saja makna filosofis yang tersembunyi dari masing-masing sudut rumah ini?

• Wujud penyesuaian diri nenek moyang masyarakat Aceh dengan lingkungan adalah desain rumah panggung pada Krong Bade.

rumah krong bade

Desain ini adalah inovasi masyarakat agar terlindung dari serangan hewan buas terutama harimau Sumatera yang dulu masih banyak. • Anak tangga berjumlah ganjil adalah perlambang dari sifat-sifat Allah SWT yang juga berjumlah ganjil. Ini rumah krong bade ungkapan bahwa masyarakat Aceh punya sifat religius yang tinggi.

• Bahan yang digunakan berupa kayu dan ijuk menjadi perlambang bahwa nenek moyang masyarakat Aceh dekat dan menghormati alam. • Ukiran dan lukisan di dinding rumah adalah simbol bahwa masyarakat menyukai keindahan dan seni. • Rumah Krong Bade harus menghadap ke utara atau selatan. Rumah ini bentuknya memanjang dari barat ke timur. Pemilihan arah rumah ini juga jadi pertanda bahwa masyarakat religius dan berusaha menghadapkan rumah ke arah kiblat.

Baca juga: Rumah Adat di Indonesia Prosesi Pembangunan Rumah acehplanet.com Jika tinggal di Aceh, kamu tidak bisa seenaknya membangun rumah Krong Bade. Meskipun rumah ini sepenuhnya berdiri di lahan yang kamu miliki, tapi peraturan adat harus tetap dihormati. Karena itulah ada beberapa tahapan dalam pembangunan Krong Bade antara lain: 1. Musyawarah Kamu lebih dulu harus rumah krong bade tokoh masyarakat dan ulama setempat untuk diajak bermusyawarah.

rumah krong bade

Ada banyak hal yang harus kamu bicarakan, mulai dari pemilihan lokasi, di mana mencari bahan material, hingga kapan harus dilakukan upacara selamatan. Semua ini harus dimusyawarahkan agar kamu nantinya bisa tinggal dengan tenang di Krong Bade yang baru. 2. Pengumpulan Bahan Bangunan Karena semua bahan material Krong Bade berasal dari alam, kamu tentu saja tidak bisa dengan mudah membelinya di toko bangunan, kan? Inilah kadang yang membuat proses pembangunan rumah Krong Bade jadi lama, karena harus mengumpulkan kayu dan batu dalam jumlah banyak.

Kamu juga rumah krong bade membuat dinding, pintu, dan jendela dengan ukiran yang indah. 3. Mengolah Material Bangunan Jika semua material sudah datang, kamu akan bertugas untuk mengolahnya. Maksudnya material ini harus dibentuk sesuai kebutuhan. Kayu harus dipotong rumah krong bade tiang, papan lantai, dinding, daun pintu, dan daun jendela, sedangkan batu harus dipotong-potong untuk pondasi bangunan. Kamu juga harus menyiapkan ijuk atau kulit daun untuk menyatukan sudut-sudut material rumah.

4. Proses Pembangunan Jika 3 tahap telah dilalui dengan lancar, kini saatnya kamu membangun Krong Bade impian. Pertama, kamu harus membangun tiang pancang sesuai denah yang sudah dibuat, kemudian pengerjaan akan berlanjut pada pemasangan kerangka rumah, kerangka atap, dinding, dan memasang rumbia.

Bahan Bangunan Rumah Adat Ada beberapa bahan yang harus masyarakat siapkan saat membangun rumah Krong Bade. Bahannya cukup banyak sebenarnya mulai dari kayu tiang yang berukuran besar, papan kayu, batu kali, ijuk, dan juga bambu. Jika tidak ada ijuk, maka bahan atap bisa menggunakan rumbia atau daun enau. Baca Juga : 5 Jenis Rumah Adat Melayu yang Ada di Indonesia. Sudah Tahu ? Rumah adat Krong Bade kini masih bisa kamu temukan di Provinsi Aceh.

Rumah ini banyak dimodifikasi dan dijadikan sebagai gedung pemerintahan setempat. Kalau kamu sedang pergi kesana, jangan lupa untuk berkunjung dan lihat keunikan arsitekturnya, ya.

Rumoh Aceh atau Rumah Aceh Merupakan Rumah Tradisional Aceh dengan 10 Keunikannya




2022 www.videocon.com