Benjolan di pipi kiri dekat rahang

benjolan di pipi kiri dekat rahang

Advertisement Apa penyebab benjolan di bawah rahang? Benjolan di bawah rahang adalah suatu jenis benjolan yang timbul ketika tubuh mengalami infeksi. Ukuran benjolan bisa bervariasi, mulai dari besar atau kecil tergantung penyebabnya.

Selain itu, kulit area benjolan di bawah telinga dekat rahang bisa saja terasa kencang, sensitif, atau bahkan nyeri. Beberapa penyebab benjolan di bawah rahang yang mungkin Anda alami, yaitu: 1. Infeksi kelenjar getah bening Salah satu penyebab benjolan di bawah rahang yang paling umum terjadi adalah infeksi kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh manusia yang membantu melindungi tubuh dari penyakit, baik yang disebabkan oleh bakteri atau virus.

benjolan di pipi kiri dekat rahang

Kelenjar getah bening terdapat di banyak bagian tubuh, termasuk di bawah rahang, dagu, dan leher. Ketika Anda sakit, kelenjar getah bening akan membengkak untuk membantu melawan infeksi sehingga dikenal sebagai benjolan di bawah rahang yang mungkin Anda rasakan.

Biasanya, pembengkakan kelenjar getah bening akan terasa sensitif tetapi tidak menimbulkan rasa nyeri saat disentuh. Pembengkakan kelenjar getah bening umumnya terjadi ketika tubuh mengalami infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus, seperti: • Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), seperti pilek dan flu • Radang tenggorokan • Campak • Infeksi sinus • Infeksi telinga • Abses gigi atau infeksi mulut lainnya • Infeksi kulit, seperti selulitis • Sifilis • Gangguan sistem kekebalan tubuh • Tuberkulosis • Lupus • HIV Jika benjolan di bawah rahang yang Anda alami disebabkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening, Anda juga akan mengalami beberapa gejala lainnya, yaitu: • Pembengkakan kelenjar getah bening di area tubuh lain, seperti di pangkal paha atau di bawah lengan • Gejala ISPA, seperti batuk, sakit tenggorokan, hidung berair • Menggigil atau berkeringat di malam hari • Demam • Merasa lemas Pembengkakan kelenjar getah bening dapat hilang dengan sendirinya ketika kondisi Anda sudah membaik.

Namun, Anda tetap perlu memeriksakan diri ke dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat. Apabila Anda mengalami infeksi, dokter mungkin akan meresepkan obat antibiotik dan antivirus. Benjolan di pipi kiri dekat rahang mungkin juga memberi resep obat pereda nyeri, seperti ibuprofen, naproxen, atau paracetamol, untuk mengobati rasa nyeri dan peradangan yang terjadi.

2. Pembengkakan kelenjar ludah Penyebab benjolan di bawah rahang berikutnya adalah pembengkakan kelenjar ludah.

Pembengkakan kelenjar ludah diakibatkan oleh infeksi bakteri, seperti Streptococcus viridans, Haemophilus influenzae, Streptococcus pyogenes, dan Escherichia coli Ketika sudah terkena infeksi, kelenjar ludah dapat membengkak dan membesar. Inilah yang menyebabkan timbulnya benjolan di bawah telinga dekat rahang.

benjolan di pipi kiri dekat rahang

Selain benjolan di bawah rahang, beberapa gejala pembengkakan kelenjar ludah lainnya adalah demam, nyeri saat membuka mulut bahkan makan, mulut kering, hingga pembengkakan pada area wajah. Anda dapat mengatasi benjolan di rahang yang disebabkan oleh pembengkakan kelenjar ludah melalui pengobatan rumahan dengan cara: • Minum air lemon 8-10 gelas setiap hari • Gunakan kompres hangat pada benjolan di bawah rahang • Berkumur dengan air hangat yang dicampurkan garam • Minum obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas di apotek 3.

Kista atau tumor jinak Benjolan di bawah rahang juga bisa disebabkan oleh pertumbuhan tumor jinak. Tumor jinak adalah pertumbuhan sel yang tidak bersifat kanker dalam tubuh.

benjolan di pipi kiri dekat rahang

Biasanya ia akan berkembang dengan cara membelah diri. Namun, tidak seperti tumor ganas (kanker), tumor jinak tidak dapat menyebar ke area tubuh lainnya. Beberapa jenis tumor jinak yang dapat menyebabkan benjolan di rahang, yaitu kista epidermoid, fibroma, dan lipoma. Meski sebagian besar kista atau tumor jinak tidak menimbulkan nyeri, tetapi mereka dapat menyebabkan rasa tidak nyaman akibat tekanan pada struktur jaringan di dekatnya.

Umumnya, tumor jinak dapat diobati. Maka dari itu, jika Anda mencurigai benjolan di bawah rahang sebagai tumor jinak, ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat. 4. Kanker Sebagian besar benjolan di bawah rahang bersifat jinak. Akan tetapi, kemungkinan benjolan di rahang bisa menjadi ganas semakin besar risikonya apabila dialami oleh orang dewasa berusia lanjut.

Selain itu, benjolan di bawah telinga dekat rahang juga dapat menandakan bahwa Anda menderita leukemia (kanker darah putih), limfoma Hodgkin, dan penyakit lainnya.

Berbagai gejala benjolan di rahang yang mungkin menandakan kanker, antara lain: • Muncul infeksi berulang • Kesulitan menelan • Gangguan pencernaan • Batuk yang tak kunjung sembuh • Perubahan ukuran dan bentuk benjolan • Timbul perdarahan tanpa diketahui benjolan di pipi kiri dekat rahang • Perubahan suara • Penurunan berat badan tanpa diketahui penyebabnya Ketika benjolan di rahang sudah dipastikan bersifat ganas atau kanker, ada berbagai pengobatan yang dapat dilakukan.

Misalnya, operasi untuk mengangkat benjolan, kemoterapi, atau radiasi. Pengobatan kanker yang dilakukan tergantung pada kondisi kesehatan, jenis kanker, dan tingkat keparahan kanker yang dialami penderitanya.

Selalu konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pilihan pengobatan kanker yang tepat untuk Anda. 5. Kondisi medis lainnya Adapun sejumlah kondisi medis lain yang menjadi penyebab benjolan di bawah rahang lainnya adalah: • Masalah kulit, seperti jerawat, bisul • Alergi makanan • Gigitan serangga • Luka • Rahang retak • Tonsilitis atau radang amandel • Hematoma • Batu saluran air liur • Konsumsi obat-obatan tertentu Pada kasus ini, pengobatan yang tepat harus sesuai dengan penyebab kondisi tersebut.

Kapan harus ke dokter? Benjolan di pipi kiri dekat rahang di bawah rahang sebenarnya bukan suatu hal yang membahayakan.

Kondisi ini dapat hilang dengan sendirinya tanpa melakukan pengobatan. Namun, Anda tetap perlu waspada karena benjolan di rahang bisa pula menandakan kondisi medis tertentu seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Anda perlu menemui dokter apabila: • Munculnya benjolan di rahang tidak diketahui penyebabnya • Curiga benjolan di rahang merupakan tanda-tanda tumor • Benjolan di rahang berlangsung selama 2 minggu, bahkan lebih • Benjolan di bawah rahang terasa keras atau tidak bergerak saat ditekan • Benjolan di bawah rahang disertai dengan demam, penurunan berat badan, berkeringat di malam hari tanpa diketahui penyebabnya • Benjolan di rahang membuat Anda sulit menelan dan bernapas Baca Juga • 9 Penyebab Benjolan di Leher Belakang, Haruskah Dikhawatirkan?

• Benjolan di Dada, Apa Saja Penyebabnya? • Cara Mengatasi Benjolan Lipoma Sesuai Rekomendasi Dokter Dokter mungkin akan melakukan serangkaian pemeriksaan, seperti tes darah, USG, atau pemeriksaan lainnya. Dengan melakukan konsultasi dokter, diagnosis penyakit dan pengobatan yang tepat sesuai penyebab benjolan di bawah rahang yang Anda alami dapat dilakukan. Halo Dok, Selamat Malam Saya ingin tahu Dok tentang benjolan di rahang kiri, apakah itu penyakit Dok?Saat saya tekan terasa sesikit sakit.Saya baru menyadari nya hari ini disaat saya mencuci muka dan saya merasakan ada yang menonjol di sekitar rahang saya dan besar benjolannya sebesar biji kacang tanah Dok.Jika ini memang penyakit apa yang bisa menyembuhkannya Dok?Terimakasih sebelumnya DokSelamat Malam Selamat siang, SS.

Benjolan di rahang kiri paling sering disebabkan oleh pembesaran kelenjar getah bening karena infeksi, yang sering disebut sebagai limfadenitis. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi organ di sekitarnya, misalnya dari gigi, tenggorokan, atau amandel. Biasanya, benjolan berukuran kecil, mudah digerakkan, dan bisa nyeri saat disentuh.

Selain karena peradangan, pembesaran kelenjar getah bening juga bisa disebabkan karena non-infeksi, misalnya limfoma atau penyakit autoimun. Terkadang, kelenjar getah bening juga bisa membesar tanpa diketahui penyebabnya, namun akan mengecil kembali dalam waktu 2-4 minggu. Selain kelenjar getah bening, beberapa penyebab lain adanya benjolan di rahang adalah: • Batu kelenjar air liur (sialolithiasis) • Peradangan kelenjar air liur • Lipoma • Abses Untuk memastikan kondisi Anda, ada baiknya Anda berkonsultasi kepada dokter spesialis bedah.

benjolan di pipi kiri dekat rahang

Nantinya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang yang diperlukan, misalnya rontgen, laboratorium, atau biopsi jarum. Setelah diketahui penyebabnya, dokter akan memberikan penanganan yang sesuai, bisa berupa obat atau tindakan bedah.

Lalu, hindari memencet atau memegang benjolan, karena bisa memicu infeksi. Juga, konsumsi air putih yang cukup, ya. Semoga bermanfaat. Salam sehat, dr Sylvia kelenjar getah bening pembesaran kelenjar getah bening limfadenopati
Suara.com - Tanya: Selamat sore Dokter, Saya ada memar merah di pipi kiri bawah dekat telinga (dekat rahang).

Saat ditekan terasa nyeri. Rasanya seperti nyeri kalau jerawat muncul. Benjolannya kecil sebesar biji jeruk dan di dalam kulit (tidak timbul).

benjolan di pipi kiri dekat rahang

Ini sudah ada dari saya balita hingga sekarang saya berumur 23 tahun. Orang tua saya sempat mengira ini tanda lahir, karena memar merah di pipi namun hingga saya besar tidak hilang. Apakah ini berbahaya dok? KL Jawab: Selamat sore Saudara KL, Banyak kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening, salah satunya adalah infeksi lokal atau infeksi di sekitar kelenjar yang bengkak.

Infeksi sejenis ini biasanya bersifat tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Kelenjar yang membengkak di area tersebut akan terasa lunak dan bisa terasa sakit. Contoh umum infeksi meliputi infeksi telinga, abses gigi, pilek, radang pita suara, radang amandel, dan infeksi kulit selulitis.

Selain infeksi lokal, pembengkakan kelenjar getah bening juga bisa disebabkan oleh infeksi virus, misalnya campak Jerman dan demam kelenjar. Rubella adalah virus yang menyebabkan campak Jerman. Rubella biasanya menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening di bagian leher, kepala, dan belakang telinga. Sedangkan untuk kondisi demam kelenjar, biasanya pembengkakan terjadi pada daerah leher.

Sehingga jika memang keluhan ini sudah berlangsung lama maka ada baiknya lakukan pemeriksaan secara langsung oleh dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.

benjolan di pipi kiri dekat rahang

karena pemeriksaan secara langsung akan menentukan sakit apa yang Anda alami dan juga pengobatannya. Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat.

Terima kasih. Dijawab oleh: dr. Deffy Leksani Anggar Sari Sumber: www.meetdoctor.com Breaking News • Pluang Aplikasi Investasi Online EMAS Tahun 2021 • 5 Aplikasi Kamera Tembus Pandang Android Terbaik Tahun 2021 • Aplikasi Cashfree Benjolan di pipi kiri dekat rahang Penghasil Uang, Pulsa Dan Handphone Gratis • 5 Cara Kredit HP Di Shopee Lengkap dan Mudah ACC!

• 5 Cara Kredit Hp Di Lazada Lengkap dan Mudah! • 4 Cara Kredit HP Di Bukalapak, Dengan : Home Credit, Bukalapak, Kredivo, Alfamart dan Indomart • Cara Kredit Hp Di Tokopedia Dengan Dan Tanpa Kartu Kredit, Kredivo dan Akulaku • Cara Kredit Hp di Blibli Lengkap, Dengan Akulaku, Kredivo, Home Credit dan Kartu Kredit • Cara Kredit HP di Jd.Id Tanpa Kartu Kredit, Simak!

• 4 Cara Kredit HP Di Bhinneka Tanpa Kartu Kredit, Simak! Benjolan di pipi dalam merupakan sebuah hal yang wajar dirasakan oleh setiap orang. Namun ada beberapa orang yang belum pernah merasakan hal tersebut khawatir akan hal ini. Oleh karena itu ada beberapa faktor yang menyebabkan benjolan tersebut tumbuh di dalam pipi Anda. Bahkan ada juga sebuah tips untuk menghindari benjolan tersebut agar tidak tumbuh. Maka dari itu Anda dapat memperhatikan beberapa hal di bawah ini mengenai sebuah hal tentang benjolan tersebut yang tumbuh di pipi Anda.

Biar gak makin penasaran, simak penjelasan lengkapnya di artikel berikut ini nih: Daftar Isi Halaman • Penyebab Benjolan Di Pipi Dalam • 1. Adanya sebuah jerawat • 2. Adanya sebuah kista yang berisi cairan • 3.

Adanya sebuah benjolan di pipi kiri dekat rahang • 4. Adanya sebuah lipoma • 5. Adanya sebuah kanker pada bagian wajah • 6. Sebuah pembengkakan kelenjar getah bening • 7. Adanya sebuah abses • Pencegahan Benjolan Di Pipi Dalam • 1. Membersihkan wajah secara teratur • 2. Tidak memencet benjolan yang ada di wajah • 3. Menggunakan kompresan air hangat • 4. Menggunakan sebuah masker • Kesimpulan Penyebab Benjolan Di Pipi Dalam Ada beberapa penyebab yang dapat Anda ketahui mengapa benjolan tersebut muncul pada bagian pipi Anda.

Hal tersebut bisa Anda perhatikan dan juga dapat Anda ketahui gejala awal dari pertumbuhan benjolan tersebut. Maka dari itu berikut ini adalah sebuah ulasan mengenai penyebab apa saja dari sebuah benjolan di pipi bagian dalam tersebut.

1. Adanya sebuah jerawat Hal ini tentunya hampir setiap orang pernah mengalami hal tersebut. Jerawat tersebut biasanya terjadinya karena sebuah faktor jarang membersihkan wajah. Sehingga wajah Anda mengalami sebuah penumpukan minyak wajah yang berlebih. Sehingga benjolan di pipi dalam pun muncul ke permukaan kulit wajah.

Oleh karena itu Anda harus memperhatikan sebuah kebersihan yang ada pada wajah Anda tersebut. 2. Adanya sebuah kista yang berisi cairan Berikutnya yaitu sebuah benjolan kista yang terdapat pada pipi bagian dalam. Hal ini jarang diketahui oleh setiap orang karena gejala yang ditimbulkan hampir sama dengan yang lainnya. Oleh karena itu benjolan tersebut harus Anda perhatikan secara baik-baik dan jangan membiarkannya begitu saja. Anda pun harus memulai untuk memeriksakan benjolan tersebut kepada rumah sakit agar tidak menimbulkan sebuah efek samping yang berlebihan.

3. Adanya sebuah furunkel Selanjutnya yaitu ada sebuah benjolan furunkel yang terjadi pada bagian pipi dalam. Hal ini terjadi akibat sebuah infeksi bakteri yang terjadi di dalam pipi tersebut. Maka dari itu Anda bisa mulai mengobatinya dengan berobat ke dokter ataupun rumah sakit terdekat.

Agar tidak terjadi sebuah efek samping yang lebih parah. Maka dari itu ketika mulai muncul gejala benjolan di pipi dalam Anda sudah mulai harus mulai menanganinya. 4. Adanya sebuah lipoma Lipoma merupakan sebuah penyakit yang terdapat pada sebuah wajah bagian dalam. Bahkan tidak hanya itu saja lipoma tersebut muncul di wajah karena adanya sebuah lemak berlebih di wajah. Hal tersebut biasanya juga ditangani oleh pihak medis dengan mengangkat bagian lemak berlebih tersebut agar tidak menimbulkan sebuah efek samping.

Hal tersebut karena tidak bisa sembarangan dalam mengatasi sebuah penyakit tersebut dan membutuhkan sebuah tenaga medis untuk menanganinya.

5. Adanya sebuah kanker pada bagian wajah Kanker tersebut merupakan sebuah hal yang jarang juga diketahui oleh setiap orang.

Namun biasanya ada sebuah hal yang membuat kanker ini menjadi berbeda dengan penyakit benjolan di pipi kiri dekat rahang. Hal itulah yang harus Anda perhatikan agar tidak salah dalam melakukan pemberian obat. Bagi sebagian orang terkadang penyakit kanker ini sangat sulit untuk diketahui.

Namun Anda dapat memeriksakan. ke dokter kulit untuk memastikan benjolan di pipi dalam tersebut. Agar segera mendapatkan pengobatan yang pas untuk menghilangkan benjolan tersebut. 6.

benjolan di pipi kiri dekat rahang

Sebuah pembengkakan kelenjar getah bening Benjolan tersebut hampir sama bahayanya dengan kanker. Hal yang membedakan yaitu terletak pada bentuk dari benjolan tersebut ataupun sebuah rasa sakit yang Anda rasakan. Biasanya pada kelenjar getah bening terdapat sebuah cairan di dalamnya.

Sehingga hal tersebut membutuhkan sebuah operasi untuk mengobati penyakit tersebut. Jika tidak maka kelenjar getah bening tersebut akan menjalar ke bagian tubuh lainnya. 7. Adanya sebuah abses Penyakit abses ini merupakan sebuah benjolan yang berisikan sebuah nanah. Ada beberapa pengobatan dalam mengatasi benjolan tersebut. Salah satunya yaitu dokter akan memberikan sebuah resep salep untuk mengobati dari luar dan dari dalam yaitu berupa sebuah antibiotik agar benjolan tersebut tidak muncul kembali.

Benjolan di pipi dalam ini merupakan sebuah hal yang jarang untuk ditemui. Namun Anda harus tetap menjaganya agar tidak menimbulkan sebuah hal yang tidak diinginkan. Pencegahan Benjolan Di Pipi Dalam Cara untuk melakukan pencegahan pada benjolan di pipi pun sangat sederhana.

benjolan di pipi kiri dekat rahang

Ketika Anda melakukannya dan mencegahnya. Maka benjolan tersebut tidak akan muncul pada permukaan kulit wajah Anda. Maka dari itu jika Anda melakukan beberapa cara pencegahan ini secara rutin beberapa gejala benjolan di pipi dalam pun tidak akan Anda rasakan. 1. Membersihkan wajah secara teratur Hal yang pertama bisa Anda lakukan yaitu dengan membersihkan wajah Anda tersebut secara rutin.

Terkadang beberapa benjolan tersebut muncul karena adanya sebuah pola hidup yang tidak bersih. Ketika Anda tidak membersihkan wajah tersebut dengan tidak teratur maka beberapa gejala tersebut pun bisa muncul pada kulit wajah Anda.

Maka dari itu Anda diwajibkan untuk mencuci muka paling tidak sehari dua kali. Agar kotoran tersebut tidak menempel pada kulit wajah Anda. 2.

benjolan di pipi kiri dekat rahang

Tidak memencet benjolan yang ada di wajah Banyak orang yang terkadang tidak bisa untuk mendiamkan benjolan tersebut hingga hilang dengan sendirinya. Hampir sebagian dari mereka menggunakan sebuah cara singkat yaitu dengan memencet benjolan di pipi dalam tersebut. Padahal cara tersebut merupakan sebuah cara yang salah dan tidak bisa untuk digunakan.

Maka dari itu Anda wajib untuk tidak memencet benjolan tersebut karena ditakutkan akan menyebar ke bagian kulit wajah lainnya. 3. Menggunakan kompresan air hangat Cara ini dapat Anda lakukan untuk menghindari benjolan agar tidak bertambah parah. Hal ini bisa membantu Anda untuk membuat benjolan tersebut mengecil. Banyak orang benjolan di pipi kiri dekat rahang tidak paham mengenai cara ini.

Padahal proses ini dapat membantu Anda dalam mengobati benjolan yang terdapat di wajah. Hal ini juga akan membuat Anda rileks sehingga dapat membuat benjolan tersebut tidak bertambah parah. 4. Menggunakan sebuah masker Dalam melakukan sebuah perawatan wajah maka Anda disarankan untuk tidak terlalu sering menggunakan sebuah masker tersebut.

Paling tidak satu minggu Anda melakukan maskeran tersebut sebanyak tiga kali. Hal ini untuk memberikan sebuah kulit wajah agar terhindar dari beberapa kotoran yang terkadang sulit dihilangkan. Maka dari itu tidak ada salahnya jika Anda menggunakan masker untuk menghindari benjolan di pipi dalam. Kesimpulan Beberapa ulasan di atas bisa Anda perhatikan bahwa sebuah masalah benjolan di pipi dalam tersebut merupakan sebuah hal yang juga wajib untuk Anda perhatikan dan tidak bisa dianggap mudah.

Hal ini karena ada beberapa benjolan yang mengandung sebuah penyakit serius dan harus mendapatkan sebuah penanganan dari dokter spesialis. Agar benjolan yang terdapat di wajah Anda pun dapat menghilang.
Benjolan yang muncul dan nampak pada area tubuh tertentu secara tiba-tiba memang terkadang membuat kita panik dan khawatir.

Ada beberapa kasus di mana benjolang timbul di rahang sebelah bawah di mana kebanyakan orang selalu mengira bahwa benjolan tersebut merupakan calon kanker. Memang benar bahwa benjolan tak boleh diabaikan karena berpotensi menjadi tanda penyakit serius. Benjolan di bawah rahang kiranya akan cukup mengejutkan karena pada beberapa orang, hal ini terjadi begitu saja ditambah bila benjolan di pipi kiri dekat rahang pun terasa sakit.

Padahal sebelumnya, kondisi orang tersebut sehat-sehat saja. Benjolan yang kiranya dialami di area rahang dan dekat dengan dagu maupun leher mampu disebabkan oleh sejumlah faktor.

Baca juga: • benjolan di belakang telinga • penyebab tangan ada benjolan • penyebab benjolan di mata • Pembesaran Kelenjar Getah Bening Kondisi lymphadenopathy atau pembengkakan pada kelenjar getah bening berpotensi besar menjadi penyebab benjolan di area rahang bawah Anda. Kondisi ini dapat terjadi sewaktu kelenjar getah bening yang berupa gumpalan jaringan dengan ukuran yang besarnya seperti kacang dengan isi sel darah putih membesar.

Pembesaran tersebut pada umumnya terjadi ketika terjadi infeksi di mana biasanya sesudah infeksi mereda, maka kelenjar getah bening pun bakal mengempis sendiri.

Namun, bukan berarti Anda perlu mengabaikannya karena pembengkakan tersebut dapat menjadi lebih serius dari tanda awalnya. Segera periksakan ke dokter apabila kelenjar getah bening Anda: • Terasa keras saat Anda menekannya.

• Menimbulkan demam yang tak cepat turun. • Bengkak tanpa alasan yang jelas. • Menyebabkan rasa lemah pada tubuh. • Bengkak terjadi sudah 2 minggu lebih dan/atau bertambah besar.

• Menyebabkan sakit benjolan di pipi kiri dekat rahang. • Menyebabkan disfagia alias sulit menelan. • Menyebabkan kesulitan bernapas. • Menyebabkan turunnya berat badan. • Menyebabkan berkeringat berlebih di malam hari. Cara Mengatasi: Ketika benar benjolan pada rahang bawah adalah efek dari kelenjar getah bening yang membengkak, dalam kondisi ringan maka benjolan akan hilang sendiri asalkan Anda banyak minum air putih dan istirahat.

Obat pereda nyeri bisa digunakan apabila memang ingin meringankan gejala nyeri yang mengganggu. Namun ada kalanya, pembengkakan justru bisa makin besar ukurannya dan membuat Anda makin khawatir. Jika diperlukan, segera datang ke dokter dan dokter akan memberikan pengobatan sesuai penyebab yang mendasarinya. Jenis antibiotik tertentu akan diberikan bila penyebab adalah infeksi bakteri. Terapi khusus juga kiranya dapat menjadi solusi lebih-lebih ketika bengkak ada kaitannya dengan penyakit autoimun.

Baca juga: • cara menghilangkan benjolan di ketiak • gejala benjolan di ketiak • hidung ada benjolan di luar dan di dalam • Lipoma Ada dugaan bahwa benjolan yang ada di bagian bawah rahang adalah disebabkan oleh lipoma. Lipoma sendiri merupakan benjolan lemak yang pertumbuhannya sebenarnya cukup lambat pada bagian antara lapisan otot dan kulit.

Ketika coba dipegang dan ditekan, lipoma ini bisa bergerak dan terasa lunak tanpa adanya rasa sakit yang menyertai. Jika Anda sudah masuk usia paruh baya dan memiliki ciri-ciri benjolan seperti yang sudah disebutkan tersebut, maka kemungkinan besar memang lipomalah yang menjadi penyebab. Dianggap tak berbahaya, lipoma tak perlu diobati secara serius dan bahkan tak memiliki sifat kanker. Namun tetap waspada, ada sejumlah kasus di mana benjolan lipoma bisa membesar dan akhirnya menimbulkan rasa sakit.

Cara Mengatasi: Lipoma sama seperti pembesaran kelenjar getah bening di mana akan mengempis sendiri nantinya. Hanya saja, penanganan bisa dibutuhkan dan dilakukan apabila lipoma mulai menunjukkan tanda-tanda mengganggu, seperti rasa sakit, mengganggu atau ketidaknyamanan.

Bahkan ketika lipoma membesar, maka hal ini juga perlu untuk diwaspadai. Karena lipoma adalah benjolan lemak di mana di dalamnya berisi lemak, sedot lemak merupakan solusi yang memungkinkan dalam membantu Anda menghilangkan lemak menggumpal tersebut. Selain itu, suntik steroid juga dapat menjadi alternatif pengobatan demi penyusutan lipoma meski memang cara ini kurang efektif bila Anda ingin menghilangkan lipoma sepenuhnya.

• penyakit akibat benjolan di leher • cara mencegah fibroadenoma • kista dentigerous • Kista Benjolan yang muncul di area tubuh manapun bisa saja diduga sebagai kista dan termasuk ketika benjolan ada pada rahang bawah Anda. Ketika kista muncul, hal ini berarti menandakan adanya potensi kista menjadi kanker ganas. Kista sendiri adalah tumor jinak yang selalu ada kemungkinan berubah atau berkembang menjadi ganas.

Apabila benjolan benar-benar adalah kista, maka gejalanya antara lain adalah pertumbuhannya yang termasuk lambat namun tetap ada di bagian rahang bawah, tak akan menimbulkan rasa nyeri, ukuran dapat hanya beberapa milimeter atau bahkan hingga sentimeter, serta tak teraba hangat.

Bila Anda curiga bahwa benjolan adalah kista, sebaiknya langsung periksakan saja supaya cepat ditangani. Cara Mengatasi: Kista pada dasarnya dapat hilang sendiri karena cairan di dalamnya dapat diserap kembali oleh jaringan yang ada di sekitar. Hanya saja saat peradangan terjadi pada kista tersebut, obat oles atau obat topikal anti-inflamasi bisa coba digunakan. Antibiotik pun bisa saja diberikan, terutama saat adanya perubahan kista menjadi pus berisi nanah yang warnanya kehijauan disertai demam.

benjolan di pipi kiri dekat rahang

Tindakan bedah minor dapat juga dipertimbangkan apabila kista tak hilang juga dan cukup mengganggu penampilan Anda. Pembedahan minor mampu mengatasi dan membuang kista tersebut dan demi bisa mengeluarkan isinya. Kista jangan sering ditekan dan dipegang apalagi memencet untuk mengeluarkan isinya sebab komplikasi infeksi adalah ancamannya. Baca juga: • kelenjar di leher • sindrom turner • pembengkakan kelenjar tiroid pada leher • Gondok Kemungkinan lainnya yang mendasari dari timbulnya benjolan di bagian rahang bawah adalah penyakit gondok.

Penyakit ini merupakan keadaan kelenjar tiroid yang membengkak, sementara kelenjar ini berfungsi utama sebagai pemroduksi hormon tiroid yang bertugas penting dalam segala proses kimiawi tubuh manusia.

benjolan di pipi kiri dekat rahang

Bukan hanya menjadi penyebab bengkak di leher, namun bila di bawah rahang ada benjolan yang mencurigakan, maka gondok bisa menjadi penyebabnya. Meski begitu, ada beberapa kasus di mana penderita penyakit ini justru tak mengalami gejala apa-apa selain benjolan yang berada di bawah rahang atau leher. Namun bila ada gejala, maka batuk, sulit bernapas, sulit menelan, dan suara serak adalah yang paling umum.

Cara Mengatasi: Bila gondok adalah penyebab benjolan, maka pengobatan bisa dilakukan tergantung dari gejala yang muncul, ukuran dari benjolan tersebut, dan juga penyebab yang mendasari timbulnya gondok. Tanpa penanganan khusus, terkadang gondok bisa hilang dengan sendirinya dan benjolan pasti mengempis dengan baik seiring waktu. Namun selalu ada potensi akan pembesaran benjolan sehingga kesehatan dan penampilan pun terganggu.

Obat seperti penurun hormon tiroid, terapi khusus yang bertujuan menggantikan hormon tiroid, serta terapi yodium radioaktif menjadi pilihan pengobatan bagi penderita. Langkah operasi bisa saja perlu diambil apabila benjolan gondok makin besar dan mengakibatkan gangguan serius pada pernapasan. Baca juga: • cara mencegah kelenjar getah bening bengkak • penyebab benjolan di leher • ciri-ciri kolesterol tinggi Tips Tambahan dalam Mengatasi Benjolan Bawah Rahang Ketika ada benjolan mencurigakan pada bagian bawah rahang, tentunya USG adalah langkah pemeriksaan yang diperlukan.

Biopsi pun akan sangat membantu dalam mengetahui penyebab pasti dari benjolan tersebut. Diagnosis dapat dihasilkan dari pemeriksaan-pemeriksaan tersebut sehingga dokter pun akan mampu memberikan langkah pengobatan sesuai dengan penyebab pastinya. Selain dari apa yang sudah dibahas sebelumnya mengenai kemungkinan-kemungkinan penyebab benjolan berikut cara mengatasi sesuai dengan penyebab kondisi, ada beberapa tips atau langkah lain dalam merawat diri Anda dan membantu agar kondisi cepat membaik, seperti: • Menghindari paparan asap rokok.

• Memperbanyak asupan sayuran dan buah-buahan. • Mengonsumsi banyak air putih, yaitu 2 liter setiap harinya yang juga bermanfaat mengurangi risiko dehidrasi. • Tidak meraba apalagi menekan-nekan bagian benjolan tersebut. • Mengambil waktu istirahat yang cukup di mana seharinya Anda perlu tidur 6-8 jam. Baca juga: • penyebab lemak di leher • penyebab leher kaku dan tegang • benjolan di kepala belakang Demikianlah sedikit info mengenai kemungkinan faktor atau penyebab dari benjolan di bawah rahang berikut juga cara mengatasinya.

Memiliki pola hidup yang sehat, baik dan seimbang adalah kunci dari kesehatan tubuh kita, oleh karena itu perawatan terbaik adalah dengan menjaga pola makan, tidak merokok, dan rajin melakukan check up ke dokter. Recommended Post • Usai Libur Panjang, Ini 6 Persiapan Untuk Memulai Diet Lagi • Usai Lebaran, Begini 3 Cara Hilangkan Lemak Perut Dengan Cepat • Apakah Hepatitis Misterius di Indonesia Terkait Covid-19 dan Vaksinnya? • 3 Tips Berkeringat Lebih Banyak Saat Berolahraga Cepat • Hepatitis Akut Sebabkan 3 Anak Meninggal, Masyarakat Perlu Waspadai Gejalanya!
Benjolan di rahang memang tidak berbahaya, tapi bisa menandakan adanya gejala kondisi medis tertentu Muncul benjolan di bawah rahang memang seringkali membuat penderitanya merasa khawatir.

Padahal, sebagian besar kasus benjolan di bawah telinga dekat rahang bukan hal yang membahayakan. Meski umumnya tidak berbahaya, benjolan di rahang bisa saja menandakan adanya gejala kondisi medis yang serius. Apa penyebab benjolan di bawah rahang? Benjolan di bawah rahang adalah suatu jenis benjolan yang timbul ketika tubuh mengalami infeksi. Ukuran benjolan bisa bervariasi, mulai dari besar atau kecil tergantung penyebabnya.

Selain itu, kulit area benjolan di bawah telinga dekat rahang bisa saja terasa kencang, sensitif, atau bahkan nyeri. Beberapa penyebab benjolan di bawah rahang yang mungkin Anda alami, yaitu: 1. Infeksi kelenjar getah bening Salah satu penyebab benjolan di bawah rahang yang paling umum terjadi adalah infeksi kelenjar getah bening.

Kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh manusia yang membantu melindungi tubuh dari penyakit, baik yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Kelenjar getah bening terdapat di banyak bagian tubuh, termasuk di bawah rahang, dagu, dan leher.

Ketika Anda sakit, kelenjar getah bening akan membengkak untuk membantu melawan infeksi sehingga dikenal sebagai benjolan di bawah rahang yang mungkin Anda rasakan. Biasanya, pembengkakan kelenjar getah bening akan terasa sensitif tetapi tidak menimbulkan rasa nyeri saat disentuh. Pembengkakan kelenjar benjolan di pipi kiri dekat rahang bening umumnya terjadi ketika tubuh mengalami infeksi yang disebabkan oleh bakteri benjolan di pipi kiri dekat rahang virus, seperti: • Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), seperti pilek dan flu • Radang tenggorokan • Campak • Infeksi sinus • Infeksi telinga • Abses gigi atau infeksi mulut lainnya • Infeksi kulit, seperti selulitis • Sifilis • Gangguan sistem kekebalan tubuh • Tuberkulosis • Lupus • HIV Jika benjolan di bawah rahang yang Anda alami disebabkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening, Anda juga akan mengalami beberapa gejala lainnya, yaitu: • Pembengkakan kelenjar getah bening di area tubuh lain, seperti di pangkal paha atau di bawah lengan • Gejala ISPA, seperti batuk, sakit tenggorokan, hidung berair • Menggigil atau berkeringat di malam hari • Demam • Merasa lemas Pembengkakan kelenjar getah bening dapat hilang dengan sendirinya ketika kondisi Anda sudah membaik.

benjolan di pipi kiri dekat rahang

Namun, Anda tetap perlu memeriksakan diri ke dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat. Apabila Anda mengalami infeksi, dokter mungkin akan meresepkan obat antibiotik dan antivirus. Dokter mungkin juga memberi resep obat pereda nyeri, seperti ibuprofen, naproxen, atau paracetamol, untuk mengobati rasa nyeri dan peradangan yang terjadi. 2. Pembengkakan kelenjar ludah Penyebab benjolan di bawah rahang berikutnya adalah pembengkakan kelenjar ludah.

Pembengkakan kelenjar ludah diakibatkan oleh infeksi bakteri, seperti Streptococcus viridans, Haemophilus influenzae, Streptococcus pyogenes, dan Escherichia coli Ketika sudah terkena infeksi, kelenjar ludah dapat membengkak dan membesar. Inilah yang menyebabkan timbulnya benjolan di bawah telinga dekat rahang.

Selain benjolan di bawah rahang, beberapa gejala pembengkakan kelenjar ludah lainnya adalah demam, nyeri saat membuka mulut bahkan makan, mulut kering, hingga pembengkakan pada area wajah. Anda dapat mengatasi benjolan di rahang yang disebabkan oleh pembengkakan kelenjar ludah melalui pengobatan rumahan dengan cara: • Minum air lemon 8-10 gelas setiap hari • Gunakan kompres hangat pada benjolan di bawah rahang • Berkumur dengan air hangat yang dicampurkan garam • Minum obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas di apotek 3.

Kista atau tumor jinak Benjolan di bawah rahang juga bisa disebabkan oleh pertumbuhan tumor jinak. Tumor jinak adalah pertumbuhan sel yang tidak bersifat kanker dalam tubuh. Biasanya ia akan berkembang dengan cara membelah diri. Namun, tidak seperti tumor ganas (kanker), tumor jinak tidak dapat menyebar ke area tubuh lainnya. Beberapa jenis tumor jinak yang dapat menyebabkan benjolan di rahang, yaitu kista epidermoid, fibroma, dan lipoma.

Meski sebagian besar kista atau tumor jinak tidak menimbulkan nyeri, tetapi mereka dapat menyebabkan rasa tidak nyaman akibat tekanan pada struktur jaringan di dekatnya.

Umumnya, tumor jinak dapat diobati. Maka dari itu, jika Anda mencurigai benjolan di bawah rahang sebagai tumor jinak, ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat.

4. Kanker Sebagian besar benjolan di bawah rahang bersifat jinak. Akan tetapi, kemungkinan benjolan di rahang bisa menjadi ganas semakin besar risikonya apabila dialami oleh orang dewasa berusia lanjut. Selain itu, benjolan di bawah telinga dekat rahang juga dapat menandakan bahwa Benjolan di pipi kiri dekat rahang menderita leukemia (kanker darah putih), limfoma Hodgkin, dan penyakit lainnya. Berbagai gejala benjolan di rahang yang mungkin menandakan kanker, antara lain: • Muncul infeksi berulang • Kesulitan menelan • Gangguan pencernaan • Batuk yang tak kunjung sembuh • Perubahan ukuran dan bentuk benjolan • Timbul perdarahan tanpa diketahui penyebabnya • Perubahan suara • Penurunan berat badan tanpa diketahui penyebabnya Ketika benjolan di rahang sudah dipastikan bersifat ganas atau kanker, ada berbagai pengobatan yang dapat dilakukan.

Misalnya, operasi untuk mengangkat benjolan, kemoterapi, atau radiasi. Pengobatan kanker yang dilakukan tergantung pada kondisi kesehatan, jenis kanker, dan tingkat keparahan kanker yang dialami penderitanya.

Selalu konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pilihan pengobatan kanker yang tepat untuk Anda. 5. Kondisi medis lainnya Adapun sejumlah kondisi medis lain yang menjadi penyebab benjolan di bawah rahang lainnya adalah: • Masalah kulit, seperti jerawat, bisul • Alergi makanan • Gigitan serangga • Luka • Rahang retak • Tonsilitis atau radang amandel • Hematoma • Batu saluran air liur • Konsumsi obat-obatan tertentu Pada kasus ini, pengobatan yang tepat harus sesuai dengan benjolan di pipi kiri dekat rahang kondisi tersebut.

Kapan harus ke dokter? Benjolan di bawah rahang sebenarnya bukan suatu hal yang membahayakan. Kondisi ini dapat hilang dengan sendirinya tanpa melakukan pengobatan. Namun, Anda tetap perlu waspada karena benjolan di rahang bisa pula menandakan kondisi medis tertentu seperti yang sudah dijelaskan di atas. Anda perlu menemui dokter apabila: • Munculnya benjolan di rahang tidak diketahui penyebabnya • Curiga benjolan di rahang merupakan tanda-tanda tumor • Benjolan di rahang berlangsung selama 2 minggu, bahkan lebih • Benjolan di bawah rahang terasa keras atau tidak bergerak saat ditekan • Benjolan di bawah rahang disertai dengan demam, penurunan berat badan, berkeringat di malam hari tanpa diketahui penyebabnya • Benjolan di rahang membuat Anda sulit menelan dan bernapas Dokter mungkin akan melakukan serangkaian pemeriksaan, seperti tes darah, USG, atau pemeriksaan lainnya.

Dengan melakukan konsultasi dokter, diagnosis penyakit dan pengobatan yang tepat sesuai penyebab benjolan di bawah rahang yang Anda alami dapat dilakukan. Artikel Asli

Nyeri Wajah Parah Ini Cara Menyembuhkan Trigeminal Neuralgia




2022 www.videocon.com