Deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang

deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang

Dalam pengelolaan suatu perusahaan terdapat beragam kegiatan usaha, mulai dari kegiatan pokok (utama )sampai kegiatan tambahan. Yang menjadi masalahadalah apabila kegiatan pokok mengalami hambatan.

deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang

Kegiatan pokok merupakan tulang punggung kegiatan perusahaan dalam memperoleh keuntungan. Untuk menghadapi hambatan pihak menejemen perlu melakukan berbagai tindakan penyelamatan, sehingga perusaahaan tidak mengalami kerugian besar.

Kemudian pengertian anjak piutang menurut keputusan mentri keuangan Nomor 1251/KMK.013/1988 tanggal 20 Desember 1988 “ adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian dan pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dalam atau luar negri “. dalam menjalankan kegiatannya, perusahaan anjak piutang terdiri dari beberapa jenis.

Jenis jenis ini dilihat dari kemampuan dan keragaman produk yang ditawarkan kepada masyarakat. Sebelum membahas lebih jauh mengenai lembaga pembiayaan anjak piutang wajib kiranya lebih dahulu membahas menyangkut akar maupun sejarah awal bagaimana anjak piutang itu berawal lalu kemudian tumbuh dan berkembang menjadi salah satu perdagangan yang besar hingga saat ini.

Sejarah usaha jasa anjak piutang atau yang lebih dikenal dengan sebutan factoring sudah dikenal sejak 2000 tahun yang lalu, pertama kali digunakan di Mesopotamia. Pertama kali, bentuk usaha anjak piutang memang masih sangat sederhana. Pihak factor, biasanya bertindak sebagai agen penjualan yang sekaligus pemberi perlindungan kredit.

Kegiatan semacam ini dikategorikan sebagai general factoring. Deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang factoring ini kemudian berkembang di daratan Eropa, tepatnya di Inggris. Perusahaan factor di Inggris pada saat itu sangat membantu para pedagang dari Plymouth (Amerika) untuk mengageni penjualan mereka di daratan Eropa, dan juga membelikan barang-barang dagangan dari Inggris yang mereka inginkan untuk diimpor ke Amerika.

Revolusi industri diakhir abad ke- 18 turut mendorong pertumbuhan bisnis jasa general factoring. Mekanisasi alat-alat tenun tekstil di Inggris dan tingginya minat beli tekstil di Amerika, telah menyebabkan meningkatnya transaksi ekspor impor. Perkembangan bisnis tersebut otomatis turut memacu pertumbuhan industri factoring di Amerika, terutama di New York city.

deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang

Perusahaan factoring di Amerika saat itu seperti ketiban rezeki. Mereka juga memberikan kredit, menjamin kredit tersebut, memberikan pembayaran awal terhadap piutang yang timbul dan melakukan penagihan untuk kepentingan clientnya.Pada akhir abad ke-19 para factor mulai meninggalkan profesinya sebagai agen dan lebih mengkonsentrasikan diri pada pengelolaan kredit bagi clientnya, yaitu menjamin kredit, melakukan penagihan, dan penyediaan dana.

Bentuk-bentuk usaha inilah yang kemudian menjadi embrio dari bisnis anjak piutang modern seperti yang dikenal saat ini. 29 Anjak piutang modern ini kemudian terus berkembang tidak hanya dibidang usaha tekstil tetapi juga merambah ke berbagai sektor industri baik untuk transaksi ekspor impor maupun transaksi local. Bisnis anjak piutang modern ini akhirnya berkembang ke Eropa, terutama setelah berdirinya 3 (tiga) grup anjak piutang internasional, yaitu: Kegiatan group factoring ini telah memiliki anggota yang tersebar diseluruh dunia, yaitu dinegara-negara seperti Eropa Barat, Amerika Utara, Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, ASEAN, termasuk Indonesia, Hongkong dan berbagai negara lainnya.

Sedangkan untuk kawasan Asia Tenggara, anjak piutang pertama kali diperkenalkan di Singapura pada pertengahan tahun 70-an. Sejak deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang itu transaksi anjak piutang di Singapura mengalami perkembangan yang sangat pesat baik ditinjau dari jumlah perusahaan maupun turnover transaksinya. Sedangkan di Malaysia kegiatan anjak piutang dimulai pada tahun 1981.

Di Indonesia sendiri, kegiatan anjak piutang dimulai pada tahun 1988 dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden No. 61 Tahun 1988. Secara formal, pada awalnya perkembangan anjak piutang di Indonesia belum begitu populer.

Namun kegiatan anjak piutang deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang Indonesia secara informal sebenarnya sudah ada sebelum dikeluarkannya Keputusan Prsesiden Nomor 61 Tahun 1988, yaitu kegiatan cheque discounted atau cheque yang didiskontokan yang sering dilakukan oleh para pedagang di pasar-pasar.

Kegiatan ini sudah berjalan secara informal ditengah masyarakat dan sudah baku diantara para pedagang di pasar. Biasanya pedagang menukar cek mundur kepada penyedia dana, dan langsung dipotong dalam jumlah/ presentase tertentu sesuai dengan jangka waktunya. Apabila cek itu tidak ada dananya maka penjual cek harus mengganti dengan uang tunai kepada penyedia dana. Keputusan Presiden No.

61 Tahun 1988 tentang Lembaga Pembiayaan merupakan usaha Pemerintah untuk memformalkan kegiatan anjak piutang yang sudah ada di masyarakat, dan menjadikan usaha anjak piutang menjadi suatu bagian dari lembaga pembiayaan yang juga dapat dilakukan oleh bank dan lembaga keuangan bukan bank. [2] Anjak piutang jenis ini hanya menyediakan fasilitas pembiayaan saja tanpa ikut menanggung risiko atas piutang tak tertagih. Penyediaan pembiayaan dana tunai pada saat penyerahan faktur pada perusahaan factoring sampai sejumlah 80% dari nilai seluruh faktur sesuai dengan besarnya plafon pembiayaan (limit kredit).

Klien tetap harus bertanggung jawab terhadap pembukuan piutang dan penagihannya, termsuk menanggung risiko tidak tertagihnya piutang tersebut. Berkaitan dengan risiko debitur yang tidak mampu memenuhi kewajibannya. Keadaan ini bagi perusahaan anjak piutang merupakan ancaman risiko. Dalam perjanjian with recourse, klien akan menanggung risiko kredit terhadap piutang yang dialihkan kepada perusahaan anjak piutang.

Oleh karena itu, perusahaan anjak piutang akan mengemblikan tanggung jawab ( recourse) pembayaran piutang kepada klien atas piutang yang tidak tertagih dari customer. uang muka proporsi tertentu kepada klien atas piutang atau faktur yang diserahkan. Perusahaan anjak piutang menanggung risiko atas tidak tertagihnya piutang yang telah dialihkan leh klien.

Namun, dalam perjanjian anjak piutang daat dicantumkan bahwa di luar keadaan macetnya tagihan dapat diberlakuakan bentuk recourse. Ini untuk menghindarkan tagihan yang tidak diabayar karena pihak klien ternayat mengirimkan barang yang cacat atau tidak sesuai dengan perjanjian kepada nasabahnya.

Dengan demikian customer berhak untuk mengembalikan barang yang telah diserahkan tersebut dan terlepas dari kewajiban pembayaran utang. Dalam hal terjadi kasus demikin, perusahaan factoring dapat mengembalikan tagihan tersebut kepada klien. Pengalihan piutang kepada perusahaan anjak piutang dengan sepengetahuan pihak debitur ( customer).

Oleh karena itu pada saat piutang terebut jatuh tempo perusahaan anjak piutang memiliki hak tagih pada debitur yang bersangkutan. Untuk dapat melakukan hal tersebut di dalam faktur dicantumkan pernyataan bahwa bahwa piutang yang timbul dari faktur ini telah dialihkan kepada perusahaan anjak piutang. Didasarkan pada suatu transaksi jual beli secara kredit jangka pendek dan menengah. Tagihan tersebut selanjutnya dijual kepada perusahaan anjak piutang dengan kontrak pengambilalihan tagihan dari penjual atau supplier kepada perusahaan anjak piutang.

Pengalihan tagihan tersebut atas sepengetahuan pembeli ( customer) di mana saat tagihan jatuh tempo, pembeli membayar utangnya langsung kepada perusahaan anjak piutang. Proses anjak piutang untuk tagihan dapat dilihat gambar sebagai berikut: Proses anjak piutang untuk promes melibatkan pihak lain, biasanya bank dalam mekanisme pembayaran.

Transaksi jual beli dilakukan dengan penerbitan promes oleh pembeli sebagai surat bukti kepada penjual yang selanjutnya dapat didiskontokan kepada perusahaan anjak piutang.

Proses anjak piutang untuk promes dapat dilihat gambar sebagai berikut: Perusahaan anjak piutang merupakan perusahaan yang melakukan pemberian jasa penagihan, pembelian, dan pengelolaan penjualn kredit kliennya agar klien tersebut dapat lebih terfokus pada kegiatan usaha lainnya. Berbagai macam fasilitas yang diberikan oleh perusahaan anjak piutang semuanya didasari dengan mempertimbangkan faktor risiko piutang yang tidak dapat ditagih atau macet.

deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang

• ▼ 2017 (20) • ▼ Juni (20) • KEBIJAKAN DEVIDEN • KETENTUAN-KETENTUAN UMUM TENTANG LIKUIDITAS • Kaidah Dan Prinsip Mua’malah • RUKUN DAN SYARAT JUAL BELI SALAM • Pegadaian Syariah • PENGERTIAN DAN JENIS-JENIS PERUSAHAAN • MAKALAH “PASAR MODAL KONVENSIONAL DAN SYARIAH” • Anjak Piutang • DANA PENSIUN • ASURANSI • MAKALAH MODAL VENTURA • PASAR UANG DAN VALUTA ASING • SUMBER-SUMBER DANA BANK • makalah manajemen keuangan syariah • AKUNTANSI • prosedur penyaluran kredit • jenis-jenis bank • HUTANG JANGKA PANJANG • BANK SYARIAH • pengertian uang, sejarah uang,dan fungsi uang Anjak piutang adalah tindakan yang dilakukan perusahaan yang kegiatannya meminjamkan uang untuk sebuah piutang yang sedang berjalan.

Penjelasan: Anjak piutang merupakan salah satu produk dari perusahaan atau lembaga keuangan non bank, fungsinya adalah mengalihkan piutang, sehingga perusahaan yang memiliki piutang dibayar secara langsung oleh perusahaan anjak piutang ini, dan perusahaan anjak piutang ini akan menagih utang ke perusahaan yang memiliki piutang tersebut.

Secara sederhana, kegiatan perusahaan anjak piutang ini melibatkan 3 orang, yaitu perusahaan yang memiliki tagihan, perusahaan yang memiliki utang dan perusahaan anjak piutang.

Pelajari lebih lanjut 1. Materi tentang jenis IJK yang diatur dan diawasi oleh OJK brainly.co.id/tugas/17299954 2. Materi tentang lembaga keuangan brainly.co.id/tugas/1254346 3. Materi tentang fungsi OJK brainly.co.id/tugas/2647499 ------------------------------------------ Detil Jawaban Kelas : IX (3 SMP) Mapel ; IPS Bab : Uang dan Lembaga Keuangan Lainnya Kode : 9.10.5
Pernahkah Anda mendengar istilah anjak piutang?

Mungkin istilah ini sangat asing untuk masyarakat secara umum. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena di sini kami akan membahas lebih detail pengertian, jenis dan contohnya agar lebih mudah dipahami. Pengertian anjak piutang adalah sebuah kontrak perusahaan yang menyediakan jasa perlindungan, jasa pembiayaan, dan resiko kredit. Click to Tweet Jika secara umum Anda sudah mengetahui beberapa istilah akuntansi bahkan sampai sudah mengerti konsep dasar akuntansi.

Tentunya istilah tidak akan terlalu rumit untuk Anda mengerti. Pengertian anjak piutang adalah sebuah proses deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang yang melalui sebuah transaksi piutang usaha. Biasanya anjak piutang ini juga dikenal sebagai invoice factoring.

Sederhananya pihak investor yang membeli piutang usaha atau invoice factoring adalah borrower, dengan begitu proses penagihan sudah menjadi tanggungan pihak investor.

Pihak Mana Saja Yang Berkaitan Dengan Kegiatan Anjak Piutang? Untuk melaksanakan proses anjak piutang, adapun beberapa pihak yang berkaitan dengan kegiatan invoice factoring adalah: • Jasa anjak deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang, yaitu perusahaan yang memiliki tanggung jawab terhadap anjak piutang dengan pihak klien dimana dikenal sebagai investor.

• Pihak klien yang memperoleh jasa dari pihak investor, di mana investor menjual kepemilikan piutang perusahaannya. • Pihak pemilik piutang adalah pihak yang membeli suatu produk barang maupun jasa dari pihak klien. Pin Bagaimana Caranya Membedakan Anjak Piutang dengan Pembiayaan Piutang? Meskipun kedua hal ini dapat mempengaruhi kelancaran arus kas perusahaan, namun keduanya juga memiliki perbedaan yaitu: • Melihat Dari Sisi Biaya Jenis pembiayaan piutang ini memiliki perbedaan biaya yang lebih besar daripada anjak piutang, hal ini disebabkan adanya fee dan bunga.

• Melihat Dari Sisi Prosesnya Untuk melihat sisi prosesnya, anjak piutang memiliki proses penagihannya lebih mudah, karena perusahaan tidak turun langsung melainkan pihak investorlah yang melakukan penagihan.

Baca Juga : Penjelasan dan Contoh Lengkap Piutang Pendapatan Apa Saja Jenis-Jenis Anjak Piutang? Setelah Anda mengetahui siapa saja yang terlibat dalam proses anjak piutang, maka selanjutnya adapun jenis-jenis dari anjak piutang yang terbagi dari beberapa jenis yaitu: • Menurut Perjanjian • Undisclosed Factoring Dalam undisclosed factoring adalah perjanjian yang tidak akan melakukan pemberitahuan kepada nasabah mengenai peralihan piutang.

• Disclosed Factoring Sedangkan pada disclosed factoring ini merupakan sebuah informasi, yang diberikan kepada nasabah atas tagihan yang sudah berpindah tangan ke pihak investor. • Menurut Pelayanan • Finance Discounting Secara pelayanan jenis finance discount ini merupakan fasilitas pembiayaan yang tidak ikut serta menanggung resiko piutang tak tertagih. Sehingga penyediaan dana, proses pelaksanaan, serta penyerahan invoice kepada pihak investor sampai sebesar 80% dari nilai invoice atas besaran pembiayaan batasan kredit.

• Full Service Factoring Pada jenis ini merupakan suatu fasilitas yang memberikan jasa anjak piutang secara menyeluruh, seperti jasa pembiayaan maupun non pembiayaan.

• Maturity Factoring Untuk jenis maturity factoring merupakan fasilitas yang dapat menyediakan jasa perlindungan atas risiko piutang, serta mendapatkan pelayanan administrasi dalam penjualan secara keseluruhan.

• Bulk Factoring Selain itu pada bulk factoring merupakan fasilitas yang mampu memberikan informasi atas jasa pembiayaan serta jatuh tempo kepada pihak nasabah tanpa perlu memberikan jasa lainnya, seperti fee penjualan, resiko piutang, dan sebagainya.

• Menurut Lingkup Kegiatan • Internasional Kegiatan ini melibatkan perusahaan yang berada di negara yang berbeda, serta mempunyai peranan sebagai export dan import factoring. • Domestic Kegiatan yang berkaitan dengan pihak yang terlibat dalam piutang di satu negara yang sama. • Menurut Penanggungan Resiko • Recourse Berdasarkan jenis ini mempunyai peraturan di mana pihak investor, tidak memperoleh tagihan secara penuh dari pihak debitur (nasabah).

deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang

Sehingga hal ini klien masih masih mempunyai tanggung jawab untuk melunasi piutang. • Deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang Recourse Selain itu jenis ini berbeda dibandingkan dengan recourse, di mana jenis ini memberikan keseluruhan tanggung jawabnya kepada pihak investor. Dengan demikian pihak nasabah yang tidak mampu membayar tagihan secara menyeluruh, maka akan menyanggupi risiko gagal bayar. • Menurut Sarana Pengalihan • Promissory Notes Untuk jenis ini promissory adalah sebuah fasilitas yang memberikan suatu catatan pihak nasabah dan diberikan kepada pihak klien.

Hingga selanjutnya pihak klien bisa melakukan endorse promissory kepada pihak investor terkait pengalihan utang. • Account Receivables Pada jenis bagian ini pihak klien nantinya akan memberikan sebuah bukti atas utang yang tersedia, sebagai bentuk pelaporan akun receivables kepada pihak investor.

Baca Juga: Pengertian Chart Of Account Dan Jenis-Jenisnya Dalam Perusahaan Apa Saja Contoh Perusahaan Anjak Piutang di Indonesia?

Apabila Anda sudah mengetahui apa saja jenis anjak piutang, maka kini saatnya Anda mengetahui beberapa perusahaan yang melayani jasa anjak piutang di Indonesia. Pin Perusahaan IFS Capital Indonesia Dalam perusahaan IFS Capital Indonesia merupakan sebuah usaha pembiayaan yang bergerak hingga 22 tahun di Indonesia.

Selain itu perusahaan IFS Capital Indonesia, mampu memberikan adanya pengadaan jasa leasing bagi usaha kecil, menengah hingga bidang anjak piutang. Perusahaan Aditama Finance Selanjutnya perusahaan Aditama Finance yang merupakan perusahaan pembiayaan dalam menyediakan jasa anjak piutang serta sewa guna usaha ( finance lease). Tujuan lainnya perusahaan ini dapat memberikan solusi pengembangan usaha.

Perusahaan SG Finance SG Finance merupakan perusahaan yang berdiri dari PT Societe Generale Consumer Finance Indonesia, di mana perusahaan ini adalah lembaga keuangan dari Perancis yaitu dari Winarman Halim dan PT Mitra Cakrawala untuk tahun 2008 lalu.

Kemudian peralihan nama perusahaan itu menjadi SG Finance yang masih terus digunakan sebagai nama top finance. Adanya fungsi SG Finance ini memberikan fasilitas yang berupa pengelolaan berbagai macam perusahaan pembiayaan, seperti pembiayaan untuk alat berat, infrastruktur atau perkebunan, dan sektor pertambangan. Seperti itulah pembahasan mengenai pengertian anjak piutang, contoh jasa anjak piutang, serta jenisnya yang penting bagi seorang pebisnis.

Bahkan hal penting lainnya yang harus dilakukan oleh perusahaan yaitu menyiapkan laporan arus kas, di mana laporan ini berguna untuk dilihat oleh kepentingan perusahaan baik itu investor atau calon investor.

Adanya anjak piutang atau beban piutang tidak tertagih ini juga dapat membantu perusahaan dalam menerima piutang. Sehingga komponen piutang ini merupakan salah satu yang harus dicatat dan harus dipertanggungjawabkan oleh perusahaan. Nantinya dalam menyusun laporan keuangan, pebisnis dapat mengetahui seberapa besar arus kas yang diterima dan dikeluarkan, serta deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang apakah perusahaan mengalami resiko kerugian atau kenaikan omset.

Dengan adanya perhitungan beban piutang, dapat menjaga nilai pendapatan agar nantinya tidak menimbulkan kerugian yang besar. Maka dari itulah perhitungan piutang, pendapatan hingga laba bersih, bisa Anda gunakan melalui software pembukuan Harmony. Harmony yang dapat dengan mudah melakukan pemantauan stok, pembuatan invoice otomatis, rekonsiliasi bank transaksi secara otomatis, penghitungan aset, dan keuangan usaha yang mudah dikelola karena terdapat 20 lebih laporan keuangan secara real time. Gunakan Harmony sekarang juga GRATIS 30 hari di sini.

Mau update info menarik dan penawaran terbaik kami selanjutnya? Ayo, follow dan like akun Facebook, Instagram dan LinkedIn Harmony. Contoh Soal Jurnal Penyesuaian Untuk Perusahaan Jasa dan Dagang Ingin lebih memahami dan menerapkan jurnal dalam usaha Anda?

Dalam artikel kali ini Anda akan lebih belajar mengenai contoh soal jurnal penyesuaian dan membahas studi… Persamaan Dasar Akuntansi: Penjelasan dan Contohnya Seringkali pebisnis merasa belum mengetahui persamaan dasar akuntansi secara lengkap.

Akan tetapi teori persamaan dasar akuntansi ini merupakan hal yang penting dalam mempengaruhi siklus akuntansi… Penjelasan dan Cara Menghitung BEP (Break Even Point) dalam Bisnis Bisa dikatakan hampir semua pengusaha mengetahui istilah BEP (Break Event Point).

Tetapi apakah Anda mengetahui cara menghitung BEP? Sebagai seorang pemilik bisnis, Anda wajib mengetahui… Cara Membuat Laporan Laba Rugi Lengkap Beserta Contohnya Pada umumnya, cara membuat laporan laba rugi adalah sebuah kewajiban pada setiap perusahaan maupun setiap industri lainnya dengan melakukan teknik pelaporan yang sama.

Dalam pendidikan… 4 Contoh Jurnal Khusus dan Penjelasan Lengkapnya Istilah jurnal dalam akuntansi beragam seperti contoh jurnal khusus, jurnal penyesuaian, jurnal umum, jurnal penutup dan jurnal koreksi. Setiap jurnal yang ada tentunya juga memiliki… KOMPAS.com – Lembaga pembiayaan tidak hanya melakukan kegiatan sewa guna usaha.

Ada juga lembaga pembiayaan yang melakukan kegiatan pembiayaan yang lain, yaitu anjak piutang atau disebut juga sebagai factoring. Dilansir dari buku Bank dan Lembaga Keuangan Lain (2014) karya Totok Budisantoso dan Nuritomo, anjak piutang adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian piutang dagang jangka pendek suatu perusahaan berikut pengurusan atas piutang tersebut.

deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang

Dari penjelasan definisi tersebut, dapat dipahami bahwa jasa yang diberikan dalam suatu kegiatan anjak piutang meliputi jasa pembiayaan atas piutang dan jasa non-pembiayaan atas piutang. Akan tetapi, kedua jasa tersebut tidak harus selalu ada dalam suatu perjanjian anjak piutang.

deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang

Perjanjian anjak piutang ada yang meliputi kedua jasa tersebut, ada juga yang hanya meliputi salah satu dari kedua jasa tersebut. Baca juga: Sewa Guna Usaha: Definisi, Manfaat, dan Kegiatan Usahanya Pilihan atas jasa yang akan diberikan tergantung pada kesepakatan antara pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan anjak piutang.

Ada tiga pihak yang terlibat dalam kegiatan anjak piutang, yaitu: • Perusahaan jasa anjak piutang ( factor), merupakan pihak yang memberikan jasa anjak piutang. • Klien, merupakan pihak yang menerima jasa anjak piutang dan menjual barang atau jasa secara kredit kepada nasabah. • Nasabah, merupakan pihak yang membeli barang atau jasa dari klien.

Nasabah memiliki kewajiban berupa utang jangka pendek kepada klien. Jenis anjak piutang Dalam buku Bank dan Lembaga Keuangan Lain (2016) karya Bustari Muchtar, Rose Rahmidani, dan Menik Kurnia Siwi, dijelaskan jenis-jenis anjak piutang, yaitu: • Full service factoring Anjak piutang jenis ini menyediakan jasa secara menyeluruh, baik jasa pembiayaan maupun non-pembiayaan.

Baca juga: Ekonomi Syariah: Definisi, Prinsip, dan Tujuannya • Bulk factoring Anjak piutang jenis ini menyediakan jasa pembiayaan dan pemberitahuan saat jatuh tempo kepada nasabah, tanpa menyediakan jasa lain seperti proteksi risiko piutang, administrasi penjualan dan penagihan.

• Maturity factoring Anjak piutang jenis ini menyediakan jasa proteksi risiko piutang, administrasi penjualan secara menyeluruh dan penagihan. Proteksi risiko atas piutang disediakan oleh factor tanpa melakukan pembiayaan atau pemberian uang muka atas pelunasan piutang.
Pengertian Anjak Piutang, Perusahaan, Peran, dan Pihak yang Terlibat didalamnya Anjak piutang – perusahaan yang berkecimpung dibidang penjualan/ perdagangan mengalami kendala penjualan kredit.

Saat terjadinya kredit macet maka akan mengakibatkan gangguan pada proses perputaran barang dan keuangan sehingga menimbulkan kerugian besar bagi perusahaan.

Untuk menanggulanginya, perusahaan menyerahkan kepada Perusahaan Anjak Piutang, yakni bergerak dibidang penagihan piutang. Pengertian Anjak Piutang Anjak piutang gabungan dari kata ”anjak” artinya pindah atau alih, sementara ”piutang” artinya tagihan sejumlah uang. Jadi, Anjak Piutang ialah pengalihan/perpindahan piutang dari pemiliknya ke pihak lain.

Menurut Surat Keputusan Menteri Keuangan (No.448/KMK.017/2000) Anjak Piutang ialah kegiatan pembiayaan berwujud pembelian/ penagihan dan pengurusan piutang jangka pendek perusahaan dari transaksi perdagangan dalam ataupun luar negeri.

Menurut kamus Bank Indonesia, Anjak Piutang adalah hukum kegiatan pembiayaan berwujud pembelian dan/ pengalihan serta pengurusan piutang jangka pendek perusahaan atas transaksi perdagangan dari dalam atau luar negeri.

Jadi dapat disimpulkan dari beberapa pengertian diatas bahwa anjak piutang adalah cara pendanaan dengan jangka pendek yang memanfaatkaan piutang perusahaan tertentu.

Perusahaan Anjak Piutang Perusahaan anjak piutang ialah sebuah perusahaan yang mencakup kegiatan pembelian, penagihan, pengambil alihan dan juga pengelolaan utang piutang sebuah perusahaan dengan sistim pembayaran/ imbalan tertentu oleh perusahaan tersebut.

Perusahaan anjak piutang dikenal pula dengan istilah Factoring. Artinya, bahwa perusahaan anjak piutang deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang perusahaan yang memperoleh modal/ pembiayaan dari kegiatan pengelolaan, pembelian serta pengambil alihan piutang pada sebuah perusahaan.

Dapat di tarik kesimpulan bahwa kegiatannya dari perusahaan anjak piutang meliputi: • Mengelola usaha dari penjualan kredit untuk suatu perusahaan • Mengambil alih taguhan dari perusahaan dengan membeli/berbagai cara lain yang memang suadah disepakati • Penagihan hutang piutang dari perusahaan klien mereka Baca Juga : Pengertian Bilangan Asli dan Contohnya Peran Anjak Piutang dalam Ekonomi Tidak hanya perusahaan persekutuan yang memiliki peran, perusahaan anjak piutang pun memiliki peranan serta dampak sendiri di dalam perekonomian.

Karena pada kenyataannya yang seringkali di jumpai di lapangan ialah banyaknya bermacam sektor usaha yang memperoleh masalah dalam proses pengembangan usahanya. Masalah tersebut umumnya berkaitan dengan lemahnya pemasaran akibat kekurangan kualitas SDM, terbatasnya sumber dana/ modal dan juga target penjualan yang tidak bisa tercapai.

deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang

Hal ini yang membedakan antara perusahaan kecil, menengah dan besar yang menonjol. Kredit macet pada suatu perusahaan terjadi karena sumber dana dan penjualannya tidak mencukupi. Kondisi ini akan menjadi sebuah ancaman bagi perusahaan.

Sementara masalah administrasi seringkali di jumpai apabila angka penjualan produk yang semakin meningkat, terutama apabila proses penjualan dilaksanakan secara kredit. Nah dari sinilah alasan kenapa muncul perusahaan anjak piutang, karena bisa menjadi solusi alternatif dari berbagai permasalahan di atas. Tidak jauh berbeda dari contoh perusahaan modal ventura di mana memberikan solusi dari masalah keuangan dan sumber modal.

Perusahaan anjak piutang menawarkan pula perolehan sumber dana yang cepat dan mudah sampai mencapai 80% dari nilai fraktur secara kredit. Perusahaan deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang piutang ini dapat pula membantu dalam mengatasi permasalahan yang telah terjadi dalam bidang pengelolaan kredit pada sebuah perusahaan. Pihak-Pihak yang Terlibat Adapun pihak yang terlibat dalam proses transaksi dan juga menggunakan fasilitas pada perusahaan anjak piutang ada 3 pihak, yaitu : • Factoring (Perusahaan Anjak Piutang) : yakni berperan sebagai pemberi jasa.

• Klien : perusahaan/ pihak penerima jasa dari factoring & tugasnya memasarkan atau menjual jasa maupun barang terhadap nasabah. • Nasabah : Pihak yang memberi jasa ataupun barang oleh klien dan kewajibannya yaitu hutang berjangka pendek pada klien. Baca Juga : 9 Cara Penulisan Amplop Lamaran Kerja yang Pasti Dibaca Sama dengan contoh perusahaan firma di Indonesia, penggunaan pada jasa yang di tawarkan dari perusahaan anjak piutang akan banyak membantu sebuah perusahaan yang mempunyai kondisi sebagai berikut ini : • Sebuah perusahaan yang telah terlibat di dalam proses ekspansi pemasaran.

Anjak piutang ini akan menawarkan jasa informasi dari kondisi pasar yang sedang ataupun yang akan dimasuki perusahaan tersebut. • Perusahaan yang telah berkembang, namun tidak mempunyai cukup dana kredit dalam mengembangkan usahanya lebih lanjut. Dengan adanya jasa dari perusahaan anjak piutang maka hal ini yang di harapkan para perushaan klien mereka akan bisa lebih leluasa dalam menyusun rencana/strategi pengembangan perusahaan tersebut dan fungsi kreditnya akan diambil alih bagi pihak factoring.

deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang

• Perusahaan klien tidak membutuhkan lagi unit khusus bagi pengelolaan kredit mereka. Mereka akan menyerahkan secara langsung permasalahan kredit pada pihak factoring. • Para klien akan bisa menikmati pembiayaan ataupun dana siap pakai yang sudah disiapkan pihak factoring.

deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang

Sedangkan kewajiban dari adanya perjanjian perusahaan anjak piutang & klien adalah: • Kewajiban pihak factoring ialah untuk memberikan pembiayaan atas semua piutang yang dimiliki klien dan juga termasuk berbagai jenis masalah yang non pembiayaan termasuk diantaranya yaitu penagihan administrasi penjualan serta penagihan piutang. • Kewajiban pihak klien ialah untuk menjaminkan atau menjualkan piutang yang mereka punya pada pihak factoring dan nantinya akan memberikan balasan dana secara financial terhadap pihak factoring.

Contoh Perusahaan Anjak Piutang Aktif di Indonesia Setelah sebelumnya kita membahas dan juga mengenali secara singkat uraian mengenai perusahaan anjak piutang, maka berikut ini adalah beberapa contoh perusahaan anjak piutang dari perusahaan multinasional ataupun perusahaan lokal yang masih aktif di Indonesia: • Aditama Finance • SG Finance • PT IFS Capital Indonesia • PT. Tifa Finance Baca Juga : Dispersi : Pengertian, Jenis, dan Contohnya Terlengkap Demikianlah pembahasan mengenai anjak piutang.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa alasan kenapa muncul perusahaan anjak piutang ini karena bisa menjadi solusi alternatif dari berbagai permasalahan keuangan dan sumber modal perusahaan. Baca juga: • Kinerja Keuangan : Pengertian, Pengukuran, Analisis, dan Penilaian Terlengkap • Gurindam : Pengertian, Ciri Ciri, Jenis beserta Contohnya Terlengkap Share this: • • • • • Posted in Uncategorized Tagged anjak piutang, apa yang dimaksud dengan lembaga pembiayaan, apa yang dimaksud dengan perusahaan pembiayaan, apa yang dimaksud dengan perusahaan pembiayaan konsumen, contoh anjak piutang, Contoh Perusahaan Anjak Piutang Aktif di Indonesia, dasar hukum anjak piutang, fungsi anjak piutang, jenis jenis anjak piutang, pengertian anjak piutang, peran anjak piutang dalam ekonomi, perusahaan anjak piutang, pihak pihak yang terlibat dalam anjak piutang Post navigation Recent Posts • Cara Membuat Jaring-jaring Prisma dan Limas Segitiga, Segi Empat dan Segi Lima Beserta Contohnya • Suhu dan Kalor : Pengertian, Rumus dan deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang kalor jenisnya Lengkap • Pengertian Himpunan Bagian dan Contoh Soalnya “Paling Lengkap” • Pengertian Norma Sosial dan Contohnya “Paling Lengkap” • Rumus Lengkap Pertumbuhan Penduduk (Alami, Migrasi, Total)
Anjak piutang atau invoice factoring adalah pembiayaan dengan melakukan pembelian piutang perusahaan.

Deskripsikan secara singkat tentang anjak piutang Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 1251/KMK.03/1988, kegiatan anjak piutang dapat disimpulkan sebagai berikut: • Pengambilalihan tagihan suatu perusahaan dengan fee • Pembelian piutang perusahaan dalam suatu transaksi perdagangan dengan harga yang sesuai dengan kesepakatan. • Mengelola usaha penjualan kredit suatu perusahaan, artinya perusahaan factoring dapat mengelola kegiatan administrasi kredit suatu perusahaan sesuai kesepakatan.

Ada tiga pihak yang terlibat dalam anjak piutang: • Kreditur, atau klien adalah pihak yang memiliki piutang dari pihak kedua (debitur). Kreditur menjual tagihannya kepada perusahaan factoring • Debitur, adalah nasabah yang memiliki utang kepada kreditur. • Perusahaan Anjak Piutang (factoring), adalah perusahaan pemberi jasa yang akan membeli atau mengambil alih piutang.

ANJAK PIUTANG (FACTORING) - KELOMPOK 9




2022 www.videocon.com