Hubungan antara dua tulang atau lebih yang tidak memungkinkan adanya gerak sama sekali digolongkan ke dalam

hubungan antara dua tulang atau lebih yang tidak memungkinkan adanya gerak sama sekali digolongkan ke dalam

Di dalam tubuh kita tulang dapat berhubungan secara erat maupun tidak erat. Hubungan antara tulang yang satu dengan tulang yang lainnya disebut artikulasi. Agar artikulasi tersebut dapat bergerak diperlukan struktur khusus yang dinamakan dengan sendi. Sendi dibentuk dari kartilago yang berada di daerah sendi.

hubungan antara dua tulang atau lebih yang tidak memungkinkan adanya gerak sama sekali digolongkan ke dalam

Di dalam sistem rangka manusia terdapat tiga jenis hubungan antartulang, yaitu: 1.Sinartrosis yaitu sendi yang tidak dapat digerakkan 2.Amfiartrosis yaitu sendi yang pergerakannya sedikit 3.Diartrosis yaitu sendi yang pergerakannya bebas Untuk lebih jelasnya, silahkan pelajari lebih lanjut. 1.Sinartrosis Sinartrosis adalah hubungan antartulang yang tidak memiliki celah sendi. Hubungan antartulang ini dihubungkan dengan erat oleh jaringan ikat yang kemudian menulang sehingga sama sekali tidak bisa digerakkan.

Ada dua tipe sinartrosis, yaitu: a.Suture Suture adalah hubungan antartulang yang dihubungkan dengan jaringan ikat serabut ikat padat. Contohnya pada tulang tengkorak. b.Sinkondrosis Sinkondrodis adalah hubungan antartulang yang dihubungkan oleh kartilago hialin.

Contohnya hubungan antara epifisis dan diafisis pada tulang dewasa. 2.Amfiartrosis Amfiartrosis adalah sendi yang dihubungkan oleh kartilago sehingga memungkinkan untuk sedikit digerakkan. Amfiartrosis dibagi menjadi dua, yaitu: a.Simfisis Pada simfisis, sendi dihubungkan oleh kartilago serabut yang pipih. Contohnya pada sendi antartulang belakang dan pada tulang kemaluan. b.Sindesmosis Pada sindesmosis, sendi dihubungkan oleh jaringan ikat serabut dan ligamen. Contohnya sendi antartulang betis dan tulang kering.

3.Diartrosis Diartrosis adalah hubungan antartulang yang kedua ujungnya tidak dihubungkan oleh jaringan sehingga tulang dapat digerakkan. Hubungan antartulang diartrosis ini sering juga disebut sendi. Contoh hubungan antartulang yang bersifat diartrosis adalah sebagai berikut: a.Sendi engsel Pada sendi engsel, kedua ujung tulang berbentuk engsel dan berporos satu.

Gerakannya hanya satu arah seperti gerak engsel pintu. Misalnya gerak sendi pada siku, lutut, mata kaki, dan ruas antarjari.

hubungan antara dua tulang atau lebih yang tidak memungkinkan adanya gerak sama sekali digolongkan ke dalam

b.Sendi pelana Pada sendi pelana, kedua ujung tulang membentuk sendi seperti pelana dan berporos dua, tetapi dapat bergerak lebih bebas seperti orang naik kuda. Misalnya sendi antara tulang telapak tangan dengan pergelangan tangan. c.Sendi putar Pada sendi ini, ujung tulang yang satu dapat mengitari ujung tulang yang lain.

hubungan antara dua tulang atau lebih yang tidak memungkinkan adanya gerak sama sekali digolongkan ke dalam

Bentuk seperti ini memungkinkan gerakan rotasi dengan satu poros. Misalnya sendi antara tulang hasta dan pengumpil, dan sendi antara tulang atlas dengan tulang tengkorak.

d.Sendi luncur/Geser Pada sendi luncur, kedua ujung tulang agak rata sehingga menimbulkan gerakan menggeser dan tidak berporos.

hubungan antara dua tulang atau lebih yang tidak memungkinkan adanya gerak sama sekali digolongkan ke dalam

Contohnya sendi antartulang pergelangan tangan, antar tulang pergelangan kaki, antar tulang selangka dan tulang belikat. e.Sendi peluru Pada sendi ini, kedua ujung tulang berbentuk lekuk dan bongkol. Bentuk ini memungkinkan gerakan bebas ke segala arah dan berporos tiga. Misalnya sendi antara tulang gelang bahu dan lengan atas, dan antara tulang gelang panggul dan paha. Salah satu contoh sendi peluru pada gelang panggul dan tulang paha f.Sendi kondiloid/ ellipsoid Sendi kondiloid memungkinkan gerakan berporos dua dengan gerakan ke kiri dan ke kanan, ke depan dan ke belakang.

Ujung tulang yang satu berbentuk oval dan masuk ke dalam suatu lekuk berbentuk elips. Misalnya sendi antara tulang pengumpil dan tulang pergelangan tangan. • ► 2010 (4) • ► Jul (2) • ► Mar (2) • ▼ 2009 (22) • ► Des (8) • ▼ Nov (9) • CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP • SISTEM SARAF PUSAT • ORGAN-ORGAN PENYUSUN SISTEM PENCERNAAN MANUSIA • SISTEM PENCERNAAN PADA HEWAN • HUBUNGAN ANTAR TULANG • SISTEM RANGKA • KELAINAN PADA TULANG • GERAKAN-GERAKAN PADA SENDI • Cerita Sukses Pendiri, Pemilik, Pembuat Google Pos.

• ► Okt (2) • ► Sep (3) Jakarta - Sendi adalah hubungan antara dua atau beberapa tulang yang dihubungkan melalui jaringan ikat pada bagian luar dan pada bagian dalam. Hubungan ini kadang fleksibel sehingga memungkinkan kedua tulang yang berhubungan dapat bergerak bebas.

Namun ada juga hubungan antar tulang yang sangat erat sehingga tidak memungkinkan adanya gerak sama sekali. Persendian dapat dibedakan berdasarkan kemungkinan adanya gerak antar tulang yang berhubungan dan berdasarkan strukturnya dilansir Modul Sistem Gerak dan Sirkulasi Biologi Paket C Setara SMA/MA kelas XI dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan IPA Terpadu SMP/MTs Kls VIII A oleh Agung Wijaya, Budi Suryatin, dan Das Salirawati: Baca juga: Mesin Maktu Mungkin Bisa Diciptakan, Tapi.

Macam-macam sendi mati: a. Sinkondrosis, kedua ujung tulang dihubungkan dengan kartilago (tulang rawan) antarsegmen pada tulang belakang b. Sinfibrosis, kedua ujung tulang dihubungkan dengan serabut Contoh sendi Mati: Antarsegmen pada tulang belakang 2. Sendi Kaku (Amfiartrosis) Sendi kaku adalah hubungan antarulang yang memungkinkan adanya sedikit gerakan (terbatas) Contoh: persendian pada pergelangan tangan dan kaki, hubungan antara tulang rusuk dan tulang belakang dan tulang tulang dada, dan hubungan tulang kemaluan, persendian ruas-ruas tulang belakang 3.

Sendi Gerak (Diartrosis) Hubungan antartulang yang memungkinkan gerakan lebih bebas. Macam-macam sendi: a. Sendi Peluru (Endartrosis) Persendian yang dapat bergerak ke segala arah.

hubungan antara dua tulang atau lebih yang tidak memungkinkan adanya gerak sama sekali digolongkan ke dalam

Contoh: Persendian pada lengan atas dengan gelang bahu, tulang paha dengan gelang panggul. b.

hubungan antara dua tulang atau lebih yang tidak memungkinkan adanya gerak sama sekali digolongkan ke dalam

Sendi Engsel (Gynglumus) Gerakan hanya satu arah, seperti gerakan pada pintu Contoh sendi engsel: Sendi pada siku dan lutut c. Sendi Pelana (Sellaris) Sendi pelana adalah persendian yang memungkinkan gerakan ke dua arah. Contoh sendi pelana adalah persendian pada tulang telapak tangan dengan ibu jari. d. Sendi Putar (Trokoidea) Persendian yang mengakibatkan salah satu tulang dapat berputar terhadap tulang yang lain sebagai poros sendi.

Persendian pada tulang atlas dan tulang pemutar, serta tulang hasta dan tulang pengumpil. e. Sendi ovoid/ellips (Ellipsoidea) Gerakan ke samping maju dan mundur tetapi tidak mengitari poros, ujung tulang berbentuk oval masuk ke dalam cekungan lain berbentuk elips Contoh sendi elips: pada pergelangan tangan f.

Sendi luncur(geser) Sendi ini memungkinkan gerak kiri kanan, dan muka belakang contohnya antara tulang-tulang karpal dan tarsal. B. Berdasarkan Struktur dan Jaringan yang Menghubungkannya Persendian antara tulang berdasarkan jaringan yang menghubungkannya dibedakan atas: 1. Sidesmosis, persendian di mana tulang yang bersendi dihubungkan oleh jaringan fibrosa padat.

Contoh: hubungan sutura anak yang masih dalam pertumbuhan. 2. Sinkondrosis, persendian di mana tulang yang bersendi dihubungkan oleh tulang rawan hialin. Contoh persendian antara ruas-ruas tulang belakang. 3. Sinostosis, persendian di mana antara tulang yang bersendi dihubungkan oleh jaringan tulang.

Contoh sutura orang dewasa.
Daftar Isi • Hubungan antartulang • Jenis Persendian • Diartrosis • Amfiartrosis • Sinartrosis, hubungan antartulang tak gerak Otot dan tulang di tubuh Anda bekerja bersama sehingga Anda bisa berjalan, berlari, bangkit dari duduk, dll.

Tulang itu sendiri dapat berhubungan secara erat atau tidak erat. Hubungan antartulang (persendian) menentukan sejauh mana pergerakan bisa terjadi. Hubungan antartulang Tulang dapat saling terhubung sesamanya, hubungan ini disebut artikulasi. Titik di mana dua atau lebih tulang bertemu disebut sendi. Jenis hubungan antara dua tulang atau lebih dikenal dengan nama persendian ( joints). Hubungan ini menentukan arah dari suatu gerakan.

Siku Anda dapat bergerak satu arah, sementara tulang lengan Anda dapat bergerak ke segala arah. Namun, beberapa sendi tidak memungkinkan gerakan sama sekali, seperti sebagian besar sendi di tengkorak Anda.

Jenis Persendian Berbagai jenis sendi memungkinkan tulang membentuk persendian untuk bergerak relatif satu sama lain dalam cara yang berbeda dan dengan luasan yang berbeda.

hubungan antara dua tulang atau lebih yang tidak memungkinkan adanya gerak sama sekali digolongkan ke dalam

Jenis-jenis sendi (hubungan antartulang) dalam tubuh manusia dapat diklasifikasikan berdasarkan: • struktur sendi (bagaimana tulang dilekatkan, apakah ada rongga sinovial, apa jenis jaringan ikat yang terlibat), atau • fungsi sendi (dalam hal sejauh mana gerakan tulang yang mungkin).

Perhatikan tabel artikulasi berikut. Jenis Persendian berdasarkan Struktur Contoh Jenis Persendian berdasarkan fungsi Sendi Fibrosa Tulang disatukan oleh jaringan ikat fibrosa. Tidak ada celah / cairan sinovial. Hubungan antartulang tengkorak. Sendi tak bergerak Sinartrosis Sendi Kartilago Tulang disatukan oleh kartilago. Tidak ada celah / cairan sinovial. Hubungan antara tulang belakang dengan tulang rusuk.

Sendi sedikit bergerak Amfiartrosis Sendi Sinovial Sendi dengan rongga sinovial yang mengandung cairan yang disekresikan oleh membran sinovial. Sendi pada siku, lutut, mata kaki, ruas-ruas jari. Sendi leluasa bergerak Diartrosis Tabel macam-macam persendian Berikut dijelaskan macam-macam sendi dan tempatnya pada tubuh manusia.

Diartrosis Diartrosis adalah hubungan dua tulang yang memungkinkan terjadinya banyak gerakan. Berdasarkan tipe gerakannya, persendian diartrosis dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu: • Sendi peluru, hubungan antar tulang yang memungkinkan gerak bebas ke segala arah.

Ujung tulang yang satu berbentuk bongkol, ujung tulang yang lain berbentuk cekungan. Contoh: hubungan antara tulang lengan • Sendi luncur, hubungan antartulang yang memungkinkan gerakan menggeliat, membungkuk, dan menengadah.

Contoh: sendi-sendi pada telapak tangan dan telapak kaki. • Sendi pelana, artikulasi yang gerakannya dua arah seperti orang naik kuda di atas pelana. Contoh: gerak pada ibu jari, antara metakarpal dan karpal. • Sendi engsel, hubungan yang gerakannya satu arah seperti engsel pintu. Contoh: sendi pada siku, lutut, mata kaki, ruas-ruas jari. • Sendi putar, jenis hubungan antartulang yang menimbulkan gerakan memutar (rotasi) tulang yang satu mengitari tulang yang lain.

Contoh: hubungan antara tulang hasta dan tulang pengumpil, antara tulang pergelangan tangan dan pergelangan kaki. • Sendi geser atau sendi kejut, hubunganyang gerakannya menggeser.

Contoh: sambungan antartulang pergelangan tangan. Amfiartrosis Amfiartrosis adalah sambungan antartulang yang hubungan antara dua tulang atau lebih yang tidak memungkinkan adanya gerak sama sekali digolongkan ke dalam memungkin adanya sedikit gerakan. Kedua ujung tulang dihubungkan oleh tulang rawan. Contoh: hubungan antara ruas-ruas tulang belakang dan hubungan antara tulang belakang dengan tulang rusak.

Sinartrosis, hubungan antartulang tak gerak Sinartrosis adalah suatu sistem persendian pada tulang yang tidak dapat digerakkan, seperti pada persambungan tulang-tulang tengkorak. Berdasarkan komponen penghubungnya, sinartrosis dibedakan menjadi dua, yaitu: • Sinartrosis sinfibrosis, jika komponen penghubungnya berpa serabut-serabut jaringan ikat.

Contoh: antartulang tengkorak, disebut pula sutura. • Sinartrosis sinkondrosis, jika komponen penghubungnya berupa tulang rawan. Contoh: hubungan antara epifisis dan diafisis pada tulang dewasa. Sesuai dengan fungsi tulang sebagai alat gerak dan memberi bentuk tubuh, serta sebagai pelindung organ tubuh, tulang saling berhubungan antara satu sama lain. Hubungan tersebut ada yang sangat erat, rapat, dan kuat sehingga tidak bergerak dan ada yang sangat longgar sehingga mudah digerakan.

Oleh karena itu, hubungan antar tulang dibedakan menjadi sinartrosis dan diartrosis Sinartrosis Sinartrosis adalah hubungan antar tulang dengan sedikit gerakan atau tanpa gerakan sama sekali. Umumnya terdapat pada tulang yang berfungsi sebagai pelindung organ tubuh. Berdasarkan komponen penghubungnya, sinartrosis dibedakan menjadi dua macam: sinkondrosis, yaitu penghubungnya berupa tulang rawan sehingga memungkinkan sedikit gerakan, contohnya hubungan antara tulang rusuk dengan tulang dada dan antara ruas-ruas tulang belakang.

Hubungan antar tulang Sinfibrosis, yaitu penghubungnya berupa serabut jaringan ikat. Kemungkinan adanya gerakan sedikit sekali. Contohnya hubungan antara tulang tengkorak. Pada orang dewasa hubungan tersebut sangat rapat atau kuat sehingga tidak ada gerakan, karena bentuk sambungan bergerigi atau sutura. Amfiartrosis Amfiartosis adalah persendian di mana gerakan yang terjadi amat terbatas. Misalnya hubungan antartulang rusuk dengan ruas-ruas tulang belakang. Tulang- tulang tersebut dapat menimbulkan gerakan pada saat kita bernapas.

Diartrosis Diartrosis adalah hubungan antara dua tulang untuk memudahkan terjadinya gerakan. Hubungan tulang ini biasanya disebut sendi atau persendian. Kedua ujung tulang tersebut dilapisi tulang rawan yang menghasilkan minyak sinovial untuk memudahkan gerakan. Macam-macam diartrosis Macam-macam diartrosis atau sendi antara lain: • Sendi peluru atau endartrosisi Dalam sendi peluru kedua ujung tulang membentuk bongkol sendi dan lekuk sendi yang sesuai.

Gerakan yang dihasilkan paling bebas dibandingkan dengan sendi-sendi yang lain. Contoh: hubungan tulang antara lengan atas dengan gelang bahu, dan antara tulang paha dengan gelang panggul. • Sendi engsel Kedua tulang berbentuk seperti engsel daun pintu.

hubungan antara dua tulang atau lebih yang tidak memungkinkan adanya gerak sama sekali digolongkan ke dalam

Berporos satu sehingga gerakannya hanya kedua arah. Contoh: hubungan tulang antara lengan atas dan lengan bawah (siku), pada lutut, dan pada ruas-ruas jari. • Sendi putar Ujung tulang yang satu mengitari ujung tulang yang lain, berporos satu Contoh: hubungan antara tulang leher nomor 1 (tulang atlas) dengan tulang leher nomor 2 (pemutar), dan antara tulang hasta dan tulang pengumpil • Sendi pelana Kedua ujug tulang berbentuk pelana dengan dua poros, sehingga gerakannya lebih bebas Contoh: hubungan antara tulang telapak tangan dengan pergelangan tangan.

• Sendi geser atau sendi kejat atau sendi kaku Permukaan kedua ujung tulang rata tanpa poros, gerakan hanya berupa geseran. Contoh: hubungan tulang-tulang pergelangan tangan dan kaki Pos-pos Terbaru • Keuntungan dan Kerugian Teknologi Informasi adalah sebagai berikut • Dampak Perkembangan Teknologi Informasi adalah sebagai berikut • Manfaat Teknologi Informasi adalah sebagai berikut • Tujuan Teknologi Informasi adalah sebagai berikut • Fungsi Teknologi Informasi adalah sebagai berikut • Komponen-Komponen Teknologi Informasi adalah sebagai berikut • Pengertian Teknologi Informasi Menurut Para Ahli adalah sebagai berikut • Pengertian Teknologi Informasi adalah sebagai berikut • Download aplikasi Link Video Bokeh Full HD terbaru tanpa sensor adalah sebagai berikut • Apakah video bokeh museum itu?

adalah sebagai berikut
tirto.id - Manusia dapat menggerakkan tangan, kaki, jari jemari dan bagian tubuh lainnya adalah karena memiliki sistem gerak. Sistem gerak yang ada pada manusia terdiri atas kesatuan organ yang bekerja sama menopang tubuh saat melakukan gerakan. Organ-organ yang bekerja sama dalam sistem gerak manusia bernama tulang, otot dan sendi, mengutip laman emodul.kemdikbud. Infografik SC Sistem Gerak pada Manusia.

tirto.id/Sabit Tulang Tulang-tulang yang tersusun dalam tubuh manusia disebut dengan ‘rangka’. Tulang adalah alat gerak pasif, yang tidak bisa bergerak sendiri melainkan digerakkan oleh otot yang menempel di tulang. Selain berfungsi sebagai alat gerak pasif, tulang juga berfungsi: 1.Memberikan bentuk tubuh 2.Menahan sekaligus menegakkan tubuh manusia 3.Tempat melekatnya otot 4.Melindungi organ-organ vital di dalam tubuh semisal jantung, otak, dan paru-paru 5.Penghasil sel darah di dalam sumsum tulang.

hubungan antara dua tulang atau lebih yang tidak memungkinkan adanya gerak sama sekali digolongkan ke dalam

Berdasarkan bentuknya, tulang dikategorikan sebagai: tulang pipih, tulang pendek, tulang pipa, dan tulang tidak beraturan. Berdasarkan sifatnya, tulang terdiri atas tulang keras dan tulang rawan. Otot Otot adalah alat gerak aktif. Otot menutupi dan menempel pada tulang, sehingga dengan kerja otot maka tulang bisa digerakkan, dan tubuh juga bergerak. Ada 3 macam otot dalam tubuh manusia yaitu: otot lurik, otot polos dan otot jantung. Otot memiliki 8 bagian sebagai pendukungnya yakni tendon, ventrikel, origo, isersio, normotrofi, atrofi, hipertrofi dan diskus interkalaris.

Tendon : urat otot, bagian ujung otot yang mengecil Ventrikel : empal otot, bagian tengah otot yang menggembung Origo: ujung otot yang melekat pada tempat yang tidak bergerak Insersio: ujung otot yang melekat pada tempat yang bergerak Nomotrofi: otot yang besarnya normal Atrofi: otot yang mengecil, lisut Hipertrofi: otot yang membesar Diskus interkalaris: bagian khas otot jantung yang merupakan batas. • Otot polos Otot ini adalah otot yang menempel pada alat-alat tubuh bagian dalam seperti saluran cerna, dinding rahim, dan pembuluh darah.

hubungan antara dua tulang atau lebih yang tidak memungkinkan adanya gerak sama sekali digolongkan ke dalam

Berinti sel satu, bekerja di luar kesadaran, tidak mudah lelah, bekerja lambat dan teratur. • Otot jantung Otot ini berada di jantung, bekerja di luar kesadaran, dan tidak diperintah otak, memiliki banyak inti sel, tidak cepat lelah, bereaksi lambat, kerjanya dipengaruhi syaraf otonom. • Otot lurik Memiliki banyak inti sel, dipengaruhi kesadaran, melekat pada rangka, bekerja cepat dan mudah lelah, bekerja tidak teratur.

Merujuk laman rumahbelajar.id, selain memiliki bagian-bagian tertentu, otot juga memiliki 3 (tiga) karakteristik, yaitu: 1.Kontraktibilitas, kemampuan untuk memendek 2.Ekstensibilitas, kemampuan untuk memanjang 3.Elastisitas, kemampuan untuk kembali ke ukuran semula setelah memendek atau memanjang.

Sendi Sendi atau persendian adalah penghubung antara tulang dalam tubuh, yang memungkinkannya bergerak. Misalnya sendi antara tulang di jari jemari yang memungkinkan jari tangan bergerak.

Berdasarkan sifat geraknya, persendian dibagi 3 yakni: 1.Sendi mati: Hubungan antar tulang yang sudah tidak dapat digerakkan lagi. Contoh antar segmen pada tulang belakang. 2.Sendi kaku: Hubungan antar tulang yang memungkinkan adanya sedikit gerakan (terbatas).

hubungan antara dua tulang atau lebih yang tidak memungkinkan adanya gerak sama sekali digolongkan ke dalam

Contoh persendian pergelangan kaki dan tangan. 3.Sendi gerak: Hubungan antar tulang yang memungkinkan gerakan lebih bebas. Contoh: persendian pada lengan atas dengan gelang bahu, tulang paha dengan gelang pinggul. Sendi gerak berdasarkan arah pergerakan, terdiri dari 5 antara lain: 1.Sendi engsel: contoh: persendian pada tulang lutut yang menghubungkan tulang paha dan tulang kaki bawah 2.Sendi pelana: contoh: persendian pada ruas telapak tangan dan tulang pergelangan tangan.

3.Sendi peluru: contoh: persendian antara tulang paha dan pinggul 4.Sendi putar: contoh: persendian yang terdapat pada tulang tengkorak dan tulang leher 5.Sendi geser: contoh: persendian antara pergelangan tangan. Contoh soal Sistem Gerak Pada Manusia, merujuk pada laman Kemdikbud 1)Apabila otot trisep berkontraksi, maka yang akan terjadi adalah ….

a.Otot bisep kontraksi, lengan bawah turun b.Otot bisep relaksasi, lengan bawah turun c.Otot bisep kontraksi, lengan bawah naik d.Otot bisep relaksasi, lengan bawah naik Jawaban : B. Otot bisep relaksasi, lengan bawah turun 2)Berikut ini merupakan fungsi rangka manusia, kecuali . a.Sebagai alat gerak pasif b.Pelindung alat-alat tubuh yang vital c.Sebagai tempat melekatnya otot rangka d.Alat gerak aktif Jawaban : A.

Sebagai alat gerak pasif 3)Berikut ini yang tergolong tulang pipa adalah. a.Tulang paha, tulang betis dan tulang kering b.Tulang leher, tulang punggung dan tulang rusuk c.Tulang lengan atas, tulang hasta dan jari-jari d.Tulang dahi, tulang ubun-ubun dan tulang kepala belakang Jawaban : A. Tulang paha, tulang betis dan tulang kering 4)Berikut ini merupakan pernyataan yang benar tentang sifat istimewa otot jantung, adalah.

a.Bentuknya seperti otot lurik, cara kerjanya seperti otot jantung, di luar kesadaran b.Bentuknya seperti otot polos tapi cara kerjanya seperti otot lurik c.Bentuknya dan cara kerjanya seperti otot polos, di luar kesadaran d.Menyusun alat-alat dalam dan bekerja di bawah kesadaran Jawaban : C. Bentuknya seperti otot lurik, cara kerjanya seperti otot jantung, di luar kesadaran 5)Hubungan antara dua tulang atau lebih yang tidak memungkinkan adanya gerak sama sekali digolongkan ke dalam.

a.Sendi semi gerak b.Sendi mati c.Sendi kaku d.Sendi gerak Jawaban : B. Sendi mati 6) Berdasarkan bentuknya, tulang dikategorikan sebagai. kecuali a.Tulang Pipih b.Tulang pendek c.Tulang pipa d.Tulang beraturan. Jawaban: D. Tulang beraturan 7)Salah satu dari pilihan di bawah ini adalah karakteristik otot.

a.Kontraktibilitas, kemampuan untuk memanjang b.Kontraktibilitas, kemampuan untuk memendek c.Ekstensibilitas, kemampuan untuk memendek d.Elastisitas, kemampuan untuk memanjang Jawaban: B. Kemampuan untuk memendek 8.Persendian pada tulang lutut termasuk jenis persendian. a.Sendi peluru b.Sendi pelana c.Sendi engsel d.Sendi putar Jawaban: C. Sendi engsel 9.Ada 3 macam otot dalam tubuh manusia, kecuali. a.Otot polos b.Otot lurik c.Otot batik d.Otot jantung Jawaban: C. Otot batik 10.

Persendian yang terdapat pada siku adalah …. a. sendi pelana b. sendi peluru c. sendi engsel d. sendi putar Jawaban: C. Sendi engsel




2022 www.videocon.com