Hukum coulomb kelas 9

hukum coulomb kelas 9

Hukum berbunyi bahwa gaya tarik menarik atau tolak menolak dua buah benda yang bermuatan listrik sebanding dengan besar muatan kedua benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya. Untuk lebih memahami materi tentang hukum coulomb, perhatikan contoh soal hukum coulomb yang telah dilengkapi dengan pembahasannya berikut ini. Soal No. 1 Dua muatan sejenis besarnya +2 x 10 -6C dan +6 x 10 -4C.

Jika jarak kedua muatan 6 cm, berapakah gaya Coulomb yang dialami kedua muatan? Pembahasan: Diketahui: q 1 = hukum coulomb kelas 9 x 10 -6C q 2 = 6 x 10 -4C r = 6 cm = 6 x 10 -2m k = 9 x 10 9Nm 2/C 2 Ditanyakan: F C = ….?

Jawaban: F C = k x q 1 x q 2 /r 2 F C = 9 x 10 9 x 2 x 10 -6 x 6 x 10 -4/(6 x 10 -2) 2 F C = 108 x 10 -1/36 x 10 -4 F C = 3 x 10 3N Soal No. 2 Dua buah muatan listrik positif yang ada di dalam membran sel saraf masing-masing sebesar q dan 2q terletak pada jarak 2 cm. Hitung berapakah gaya coulomb yang dialami kedua muatan tersebut jika q = 1,6 x 10 -19C! Pembahasan: Diketahui: Q 1 = q = 1,6 x 10 -19C Q 2 = 2q = 2 x 1,6 x 10 -19C = 3,2 x 10 -19C r = 2 cm = 2 x 10 -2m k = 9 x 10 9 Nm 2/C 2 Ditanyakan: F C = …?

hukum coulomb kelas 9

Jawaban: F C = k. Q 1. Q 2/r 2 F C = 9 x 10 9. 1,6 x 10 -19. 3,2 x 10 -19 / (2 x 10 -2) 2 F C = 11,52 x 10 -25N Soal No. 3 Jika besar gaya coulomb antara dua muatan identik A dan B adalah 1,6 N, serta kedua muatan tersebut terpisah pada jarak 3 cm, berapakah besar masing-masing muatan A dan B?

Pembahasan: Diketahui: F C = 1,6 N r = 3 cm = 3 x 10 -2m Q A = Q B = Q Ditanyakan: Q A dan Q B = …? Jawaban: F C = k. Q A. Q B/r 2 F C = k. Q. Q/r 2 1,6 = 9 x 10 9. Q hukum coulomb kelas 9 (3 x 10 -2) 2 1,6 = 9 x 10 9. Q 2/ 9 x 10 -4 1,6 = Q 2. 10 13 Q 2 = 1,6/10 13 Q 2 = 1,6 x 10 -13 Q 2 = 16 x 10 14 Q = √16 x 10 14 = 4 x 10 -7C Soal No. 4 Dua buah muatan yang besarnya sama, masing-masing Q A dan Q B didekatkan sehingga kedua muatan tersebut saling menolak dengan gaya F.

Jika masing-masing muatan diperbesar dua kali, maka berapakah gaya tolak antara hukum coulomb kelas 9 Pembahasan: Diketahui: Q A = Q Q B = Q F = k Q. Q/r 2 F ’ = 4F Soal No. 5 Dua buah muatan masing-masing q 1 = 6μC dan q 2 = 12μC terpisah sejauh 30 cm. Tentukan besar gaya yang terjadi antara dua buah muatan tersebut, gunakan tetapan k = 9 x 10 9 Nm 2/C 2 dalam satuan standar. Pembahasan: Diketahui: q 1 = 6μC = 6 x 10 -6C q 2 = 12μC = 12 x 10 -6C r = 30 cm = 3 x 10 -1 m Ditanyakan: F = …?

Jawaban: Soal No. 6 Dua buah muatan listrik memiliki besar yang sama yaitu 6 μC. Jika gaya coulomb yang terjadi antara dua muatan tadi adalah 1,6 N. Tentukan jarak pisah kedua muatan tersebut! Pembahasan: Diketahui: q 1 = 6μC = 6 x 10 -6C q 2 = 6μC = 6 x 10 -6C F = 1,6 N Ditanyakan: r = ….? Jawaban: Soal No. 7 Dua buah benda bermuatan listrik tidak sejenis, Tarik-menarik dengan gaya sebesar Hukum coulomb kelas 9. Jika jarak kedua muatan didekatkan menjadi 1/3 kali semula, maka gaya Tarik-mernarik antara kedua muatan menjadi ….

F Pembahasan: Diketahui: F 1 = F r 1 = r r 2 = 1/3r Ditanyakan: F 2 = ….? Jawaban: Soal No. 8 Dua buah benda bermuatan liistrik tidak sejenis, Tarik-menarik dengan gaya sebesar F.

Jika jarak kedua muatan dijauhkan menjadi 4 kali semula, maka gaya Tarik-menarik antara kedua muatan menjadi …. F F 1 = F r 1 = r r 2 = 4r Ditanyakan: F 2 = ….?

Jawaban: F 2 = (r 1/r 2) 2 x F 1 F 2 = (1/4) 2 x F F 2 = 1/16 F Soal No. 9 Dua buah benda masing-masing bermuatan listrik +4 x 10 -9 coulomb dan +9 x 10 -9 coulomb, terpisah sejauh 2 cm.

Apabila k = 9 x 10 9Nm 2/C 2, maka gaya tolah menolak kedua benda itu adalah …. Pembahasan: Diketahui: q 1 = 4 x 10 -9C q 2 = 9 x 10 -9C r = 2 cm = 2 x 10 -2 m k = 9 x 10 9 Nm 2/C 2 Ditanyakan: F = ….? Jawaban: F = k. q 1 .

hukum coulomb kelas 9

q 2/r 2 F = 9 x 10 9. 4 x 10 -9. 9 x 10 -9/(2 x 10 -2) 2 F = 81 x 10 -5 N Soal No. 10 Dua partikel bermuatan masing-masing bermuatan identik.

hukum coulomb kelas 9

Berapakah muatan disetiap keping jika diketahui gaya Coulomb yang timbul adalah 2,0 N. Jarak kedua partikel adalah 1,5 m. Pembahasan: Diketahui: F = 2 N r = 1,5 m Artikel ini membahas tentang rumus dan hukum Coloumb, serta bagaimana kita bisa memahami konsepnya dengan hukum coulomb kelas 9. -- Dalam tulisan mengapa petir bisa terjadi ini, kamu sudah tahu kalau muatan listrik terdiri dari dua jenis: muatan positif dan negatif. Kenyataannya, interaksi dari muatan-muatan itu bisa menghasilkan gaya, lho.

Wah, gaya? Seperti apa itu? Di kelas delapan, kita sudah sama-sama tahu apa itu pengertian gaya dan pengaruhnya terhadap benda lain. Tapi, gaya hasil dari benda bermuatan listrik, kira-kira kayak gimana hukum coulomb kelas 9 Supaya bisa menjawabnya, mari kita berkenalan dengan fisikawan Prancis bernama Charles-Augustin de Coulomb.

Dialah salah satu ilmuwan yang penemuannya paling berpengaruh dalam sejarah kelistrikan. Coulomb belajar matematika di kampus terkenal Collège des Quatre-Nations.

Tahun 1759, ia masuk sekolah militer Mézières. Setelahnya, Coloumb menghabiskan sembilan tahun hidupnya di Hindia Barat menjadi insinyur militer. Saat revolusi Prancis bergejolak, dia memutuskan untuk pensiun dan tinggal di Blois, Prancis, dan mengabdikan dirinya menjadi peneliti ilmiah. Coulomb ini mulai mengembangkan penelitian mengenai listrik dengan menyelidiki lebih lanjut mengenai hukum tolakan listrik yang ditemukan Joseph Priestley. Lalu, pada 1768, dengan menggunakan Torsion Balance, Coloumb mulai ngotak-ngatik dan mengecek interaksi dari dua benda bermuatan.

Torsion balance (Sumber: nationalmaglab.org) Dari sana dia tahu kalau ada karakteristik tertentu dari benda-benda yang bermuatan. Kalau muatannya sejenis, benda ini akan mengalami gaya tolak-menolak. Sementara kalau muatannya beda jenis, gaya yang timbul tarik-menarik.

hukum coulomb kelas 9

Seperti apa? Yak, betul. Kayak sifat magnet. Tidak hanya sifat dari gaya yang muncul, Coulomb juga mencoba mengubah variabel-variabel yang ada. Iya, dia pengen tahu, “ Gimana sih cara menghitung gayanya?” Pertama, dari dua benda tadi, dia mengubah besar-kecilnya muatan di salah satu benda (dengan menambah muatan, atau menguranginya dengan mengalirkan ke bumi) sambil mengecek perubahan gaya yang terjadi.

Ternyata, gaya sebanding dengan perubahan muatan kedua benda. Maka, dia mendapatkan hasil sementara: F ∝ Q 1Q 2 Tidak berhenti sampai di sana, ia mengubah jarak hukum coulomb kelas 9 dua benda tadi. Ia menjauhkan lalu mendekatkan kembali kedua benda tersebut. Sambil tetap memeriksa gaya yang terjadi. Ternyata, gaya berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya. Semakin jauh jarak dua benda tadi, gaya yang dihasilkan akan semakin mengecil sebesar pangkat dua.

hukum coulomb kelas 9

Dia pun dapat hipotesis lanjutan: dengan menggabungkan dengan hipotesis pertama, maka gaya yang timbul menjadi seperti gini: Wah, udah mulai kebentuk nih pencarian gaya dari benda-benda bermuatan si Coulomb. Tapi, ini belum selesai. Coulomb ternyata menyadari bahwa interaksi ini akan beda hasilnya, kalau dilakukan di medium yang berbeda. Kalau benda ini ada di dalam air, misalnya.

Hasilnya akan berbeda dengan di udara terbuka, misalnya. Baca juga: Penerapan Listrik Dinamis di Sekitar Kita Maka, dia butuh satu variabel lagi.

hukum coulomb kelas 9

Yak, betul. konstanta. Berhubung kita kemungkinan besar ngebuat percobaan atau ngitung gaya dua benda bermuatan ini di udara terbuka, atau ruang hampa, sehingga konstantanya jadi 9 x 10 9 Nm 2/C 2. Sehingga kesimpulan hukum Coulomb adalah sebagai berikut: Konsep pencarian konstanta ini sebenarnya mirip-mirip dengan penemuan Cavendish tentang gaya gravitasi bumi.

Cuma, ya, kita nggak akan terlalu jauh sampai sana sih. Yang paling hukum coulomb kelas 9 adalah kebayang bagaimana konsep dari penemuan gaya ini. Soalnya, kalau udah kebayang, kan, nggak perlu ribet-ribet harus terpaksa menghafal rumusnya. Tinggal pahamin cerita soal Coulomb ini, lalu bakal auto inget deh sama materi dan konsepnya.

Ya, kamu bisa aja, sih, bikin “hafalan cepet” pakai singkatan kayak gaya = kakiku dibagi rata-rata buat ngapalin rumusnya. Tapi, buat apa, kalau cuma sekadar ingat gituan? :p Sekarang kita coba masuk ke contoh soal ya.

Di artikel ini gampang aja deh. Cuma biar nggak salah pake dan tahu kalau kita harus muterin balik ke satuan yang dipakai. Contoh: Jika ada dua benda bermuatan dengan Q 1 = 4 x 10 -6 C dan Q 2 = 6 x 10 -6 C dengan jarak 2 cm.

Berapakah gaya Coulomb yang terdapat di antara dua benda tersebut? Pembahasan: Catatan: karena jenis muatan Q 1 (+4) dan Q 2 (+6) sama-sama positif, maka gaya yang terjadi di antara mereka adalah gaya tolak-menolak. Nah, gimana? Sekarang udah lebih paham, kan, soal rumus hukum Coulomb ini? Kalau kamu ingin mencoba latihan dengan soal-soal yang lebih banyak, hukum coulomb kelas 9 ingin tahu penerapannya, tonton aja di ruangbelajar!
College Loan Consolidation Sunday, January 1st, 2017 - Kelas IX Hukum coulomb memberikan anlisa tentang muatan listrik.

Besarnya gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda yang bermuatan listrik sebanding dengan hasil kali kedua muatan tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan tersebut.

hukum coulomb kelas 9

Pernyataan tersebut merupakan bunyi hukum coulomb. Hukum Coulomb Hukum coulomb ditemukan oleh Charles-Augustin de Coulomb seorang ilmuwan Perancis. Coulomb berbakat besar dalam bidang matematika dan belajar teknik untuk menjadi Korps Ahli Teknik Kerajaan. Setelah bertugas di Martinique selama beberapa tahun, ia kembali ke Paris dan di tahun 1779 terpilih menjadi anggota Akademi Ilmiah di tahun 1781.

Percobaan awal Coulomb meliputi tekanan yang bisa memecahkan suatu benda (1773) dan ini adalah awal ilmu modern tentang kekuatan benda-benda. Karyanya di bidang listrik dan magnet yang membuatnya begitu terkenal, baru diterbitkan dalam serangkaian makalah antara tahun 1785 dan 1789. Ketika dua buah muatan sejenis didekatkan satu sama lain, terdapat sebuah gaya yang saling menolak yang mencegah kedua muatan tersebut bersatu. Sebaliknya, jika dua buah muatan yang berlainan jenis didekatkan, akan timbul gaya saling menarik.

Gaya tolak-menolak dan gaya tarik-menarik ini disebut gaya elektrostatis.

hukum coulomb kelas 9

Coulomb berhasil menghitung besarnya gaya antarmuatan ini. Sebagai penghargaan atas penemuannya, gaya antarmuatan ini dinamakan gaya Coulomb. Dalam penelitiannya, Coulomb menggunakan alat yang dinamakan neraca puntir, seperti terlihat pada gambar berikut. Neraca Puntir Dalam Percobaan Hukum coulomb Jika bola A dan B yang bermuatan sejenis didekatkan, maka akan tolak menolak, sehingga lengan neraca terpuntir dari kedudukan seimbang. Makin besar sudut puntiran lengan neraca, makin besar gaya listrik.

hukum coulomb kelas 9

Coulomb mengukur gaya listrik untuk berbagai pasangan bola A dan B yang muatan listriknya berbeda dan gaya listrik antara pasangan bola A dan B untuk berbagai jarak pisah dengan dasar sudut puntiran tersebut.

Pernyataan Hukum Hukum coulomb kelas 9 Dari hasil penelitiannya, Charles Coulomb menyimpulkan sebagai berikut. “Besarnya gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda yang bermuatan listrik sebanding dengan hasil kali kedua muatan tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan tersebut.” Misalkan muatan pertama dilambangkan dengan Q1, muatan kedua dilambangkan dengan Q2, dan jarak antara kedua muatan tersebut dilambangkan r. Besarnya gaya coulomb dapat dituliskan dalam persamaan sebagai berikut.

Keterangan: F = gaya coulomb (N) k = tetapan = 9 × 109 Nm 2/C 2 Q 1, Q 2 = besar muatan (coulomb) r = jarak antarmuatan (m) Muatan yang sejenis akan tolak menolak dan muatan yang tidak sejenis akan tarik menarik. Selain dipengaruhi oleh muatan dan jarak antar muatan, gaya Coulomb juga dipengaruhi oleh medium di antara kedua muatan tersebut.

Gaya Coulomb antara dua muatan yang terletak di dalam medium air akan berbeda ketika kedua muatan tersebut terletak di udara. • ▼ 2013 (15) • ▼ September (15) • PERKEMBANGAN POLITIK DAN EKONOMI INDONESIA PASCA P. • STATISKA ( MATEMATIKA bab 3 kelas IX ) • Sistem Koordinasi dan Alat Indera Manusia. ( BIOLO.

hukum coulomb kelas 9

• PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA ( . • IMAN KEPADA HARI AKHIR ( AGAMA ) • HUKUM COLOUMB ( FISIKA KELAS 9 ) • LISTRIK STATIS ( FISIKA KELAS 9 ) • PENGERTIAN DAN PENTINGNYA BELA NEGARA ( PPKN bab 1. • Uang dan Lembaga Keuangan Non Bank dan Bank ( EKON. • GEOGRAFI ( NEGARA MAJU DAN NEGARA BEKEMBANG ) • Materi Pelajaran Matematika Kelas 9 BAB 2 Bangun R. • Kesebanguanan DAN Kekongruenan ( MATEMATIKA BAB 1 ) • PERANG DUNIA I ( SEJEK BAB I ) • SISTIM REPRODUKSI ( BIOLOGI BAB II ) • sistim EKSKRESI ( BIOLOGI BAB I )
Di artikel Fisika kelas 12 kali ini, kita akan mempelajari tentang Hukum Coulomb secara lengkap, disertai dengan rumus dan pembahasan soalnya.

-- Guys, kamu sudah tahu kan bahwa muatan listrik terdiri dari muatan positif dan negatif? Ternyata, muatan-muatan tersebut bisa menghasilkan gaya, lho! Yup, Hukum Coulomb-lah yang menjelaskan gaya yang terjadi antara muatan-muatan tersebut. Wah, apa itu Hukum Coulomb? Simak pembahasan berikut, kuy! Hukum Coulomb Hukum Coulomb ditemukan oleh ahli fisika asal Prancis yang bernama Charles Augustin de Coulomb.

Coulomb melakukan penelitan mengenai gaya yang ditimbulkan oleh dua benda yang hukum coulomb kelas 9 muatan listrik dan dipisahkan oleh jarak tertentu.

Hukum Coulomb pada dasarnya menyatakan bahwa interaksi muatan listrik yang sejenis akan tolak-menolak, sedangkan muatan yang berlainan jenis akan tarik-menarik. Dari hasil percobaan Coulomb, dapat dinyatakan bunyi Hukum Coulomb hukum coulomb kelas 9 berikut: Misalnya, ada dua muatan, yaitu q 1 dan q 2 yang berada pada jarak r satu sama lain dalam ruang hampa udara.

Jika q 1 dan q 2memiliki muatan yang sama, maka kedua muatan akan saling tolak-menolak. Contohnya seperti yang ditunjukkan pada gambar (a) dan (b), ya. Pada gambar (a), muatan q 1 dan q 2 sama-sama positif. Makanya, muatan q 1 mendapat gaya tolakan sebesar F 12 ke kiri akibat interaksi dengan muatan q 2. Sementara itu, muatan q 2 mendapat gaya tolakan F 21 ke kanan akibat interaksi dengan muatan q 1. Begitupun yang terjadi pada gambar (b).

Muatan q 1 dan q 2 sama-sama bernilai negatif, sehingga terjadi gaya tolak menolak pada masing-masing muatannya. Sebaliknya ya, jika q 1 dan q 2 memiliki muatan yang berbeda, maka kedua muatan akan saling tarik-menarik. Contohnya seperti pada gambar (c). Muatan q 1 positif dan muatan q 2 negatif, sehingga terjadi interaksi saling tarik menarik antar dua muatan. Muatan q 1 ditarik oleh muatan q 2 dengan gaya F 12 ke kanan, sedangkan muatan q 2 ditarik oleh muatan q 1 dengan gaya F 21 ke kiri.

Baca Juga: Transistor, Si Kecil Pendobrak Zaman Rumus Hukum Coulomb Lalu, mungkin di antara kamu ada yang bertanya, bagaimana dengan gaya yang dihasilkan oleh masing-masing muatan?

Dalam kasus di atas, berarti nilai F 12 dan F 21. Menurut Hukum Coulomb, gaya yang dihasilkan oleh interaksi dua muatan tersebut akan bernilai sama (F 12 = F 21). Besar gaya Coulomb antar dua muatan listrik dapat ditentukan menggunakan rumus berikut ini: Nah, gaya Coulomb dipengaruhi oleh konstanta Coulomb (k) yang nilainya bergantung dengan permitivitas medium. Kalau kedua muatannya itu berada dalam medium udara, maka nilai konstanta Coulomb-nya adalah k ≈ 9 × 10 9 N ⋅ m 2 / C 2.

Contoh Soal Hukum Coulomb Untuk lebih memahami Hukum Coulomb, yuk kita bahas bersama contoh soal dibawah ini!

Dua buah titik A dan B berjarak 3 meter, masing-masing bermuatan listrik +4 x 10 -4 C dan -1 x 10 -4 C. Titik C terletak di antara A dan B, berjarak 2 meter dari A dan bemuatan listrik +3 x 10 -5 C.

hitung besar gaya elektrostatis pada muatan di C! Pembahasan: Diketahui: q A = +4 x 10 -4 C q B = -1 x 10 -4 C q C = +3 x 10 -5 C r CA = 2 m r BA = 3m Ditanya: F C ? Jawab: Muatan q C ditolak q A ke kanan karena kedua muatan sejenis tetapi ditarik ke kanan oleh muatan q B karena berlawanan jenis. Jadi gaya elektrostatis F C adalah: Jadi, besar gaya Coulomb di titik C adalah 54 N ke arah kanan. Nah, sekarang kamu sudah paham kan pengertian hukum Coulomb, rumus, dan contoh soalnya?

Kamu masih punya pertanyaan atau soal-soal tentang Hukum Coulomb ini? Langsung saja tanyakan melalui ruanglesonline. Kamu tinggal foto soal-soal yang ingin ditanyakan, dan gurumu akan langsung menjawab pertanyaan kamu. Seru dan mudah, kan? Yuk, daftar sekarang juga! Referensi: Rosyid MF, Budhi RH, Resmiyanto R, Prastya DS. (2008) Kajian Konsep Fisika 3 untuk Kelas XII SMA dan MA. PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. Konsep dan Contoh Soal Hukum Coulomb [Daring].

Tautan: https://www.lakonfisika.net/2019/07/konsep-contoh-soal-hukum-coulomb-gaya-coulomb.html (Diakses pada 5 Agustus 2021) Sumber Gambar: Foto 'Charles Augustin de Coulomb' [Daring]. Tautan: https://nationalmaglab.org/education/magnet-academy/history-of-electricity-magnetism/pioneers/charles-augustin-de-coulomb (Diakses pada 4 Agustus 2021) Artikel ini diperbarui pada 5 Hukum coulomb kelas 9 2021.
Bunyi hukum Coulomb adalah besarnya gaya tarik menarik atau gaya tolak menolak antara dua benda yang bermuatan listrik akan sebanding dengan besar kedua muatan dan berbanding terbalik hukum coulomb kelas 9 kuadrat jarak antara kedua benda.

Kenapa dinamai dengan hukum Coulomb? Karena yang menemukan bernama Charles Augustine Coulomb. Ia menyelidiki dua benda yang bermuatan listrik sejenis (posifit dengan positif) akan tolak menolak sedangkan dua muatan yang tidak sejenis (positif dengan negatif) akan tarik menarik.

Rumus hukum coulomb dan keterangannya adalah sebagai berikut : F = gaya tarik-menarik atau gaya tolak-menolak satuan Newton (N) Q1 dan Q2 = muatan listrik satuannya Coulomb (C) r = jaran kedua muatan satuannya meter (m) K = konstanta pembanding yang nilainya 9 x 10^9 Nm^2/C^2 Penjelasan rumus hukum Coulomb di atas: hukum coulomb kelas 9 Jika semakin besar muatan benda yang jaraknya tetap sama maka gaya tarik menarik maupun gaya tolak menolaknya semakin kuat.

• Jiika jaraknya semakin jauh dan muatan kedua benda sama maka gaya tarik menarik maupun gaya tolak menolaknya akan semakin lemah. • Gaya tarik menarik ataupun gaya tolak menolak dipengaruhi oleh besarnya muatan dan jarak antar muatan.

• Muatan yang jenisnya sama hukum coulomb kelas 9 tolak menolak dan muatan yang tidak sejenis akan tarik menarik. Jadi kasusnya seperti pada kutub magnek. Kalau kutub utara magnet berdekatan dengan kutub selatan magnet maka akan tarik menarik. Sedangkan kutub utara magnet berdekatan dengan kutub utara magnet akan tolak menolak. Untuk satuan dari muatan adalah coulomb dan muatan tersebut ukurannya sangat kecil. Jadi satuan muatan yang biasa digunakan adalah micro coulomb, nano coulomb, dan coulom.

1 micro coulomb = 10^-6 coulomb 1 nano coulomb = 10^-9 coulomb 1 coulomb = 1 coulomb Bisa ditulis seperti ini: Contoh soal hukum coulomb : Soal no 1. Diketahui dua buah muatan +Q1 = 4 micro coulomb dan +Q2 = 2 micro coulomb.

Muatan tersebut saling berdekatan yang jaraknya 3 cm. Berapa besar gaya tolak-menolak pada kedua muatan tersebut? Jawab: Diketahui: caranya sebagai berikut: Soal no 2 Diketahui dua muatan yang saling berdekatan dengan jarak 40 cm.

Muatan –Q1 = 2 micro coulomb dan +Q2 = 8 mirco coulomb. Apa yang terjadi pada kedua muatan tersebut? Berapa gayanya? Jawab : berikut pembahasannya Soal no 3 Diketahui gaya tarik-menarik kedua muatan yang besarnya 1 newton. Jarak kedua muatan tersebut 30 cm. Besar salah satu muatan +Q1 = 5 micro coulomb. Berapa besar muatan –Q2? Jawab : berapa nilai Q2?

Demikian pembahasan rumus hukum coulomb dan contoh soalnya. Selamat belajar 🙂 Terbaru • Menghitung panjang gelombang dan cepat rambat gelombang transversal • Latihan soal grafik hubungan v dan t pada GLB dan GLBB • Contoh soal rangkaian listrik: mencari hambatan pengganti dan arus listrik • Cara menghitung jarak dan perpindahan benda • Menentukan grafik kecepatan terhadap waktu pada ticker timer dan tetesan oli Materi • Alat Ukur • Atom Molekul Unsur • Dinamika • Energi dan Usaha • Fisika di sekitar kita • Fluida Statis • Gelombang • Gerak Lurus • Kalor • Kinematika Gerak • Listrik • Magnet • Matematika Dasar • Optik • Pembahasan UN • Penerapan Matematika • Rumus Bangun Datar • Rumus Bangun Ruang • SMP Kelas 7 • Tata Surya • Tips Gatgets • Zat dan WUjudnya

IPA Kelas 9 : Listrik Statis 2 (Gaya Listrik/Hukum Coulomb)




2022 www.videocon.com