Lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor...

lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor...

KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIPelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri (no.400) beradu kecepatan dengan pelari lainnya saat babak final Lari 100 meter Putra Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (26/8/2018).

Lalu Muhammad Zohri gagal persembahkan medali KOMPAS.com - Lari merupakan salah satu kategori dalam cabang olahraga atletik. Nomor-nomor lari dalam cabang olahraga atletik meliputi lari jarak pendek, lari jarak menengah, dan lari jarak jauh. Secara garis besar, cabang olahraga atletik dikelompokkan menjadi beberapa kategori yaitu jalan, lari, lempar, dam lompat. Lari menjadi salah satu cabang olahraga atletik yang sangat bergengsi. Atletik pun menjadi cabang olahraga bergengsi lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor.

ajang-ajang internasional seperti Olimpiade, Asian Games, dan juga SEA Games. Baca juga: Sejarah Atletik di Olimpiade Modern Pertama Salah satu atlet lari kelas dunia yang sangat terkenal adalah Usain Bolt. Mantan pelari asal Jamaika itu merupakan pemegang rekor lari 100 meter dengan catatan waktu 9,58 detik.

Indonesia juga memiliki atlet lari yang mampu berprestasi di level internasional yaitu Lalu Muhammad Zohri. Zohri berhasil meraih medali emas nomor 100 meter putra pada Kejuaraan Dunia U20 2018. Nomor-nomor Olahraga Lari Dilansir dari situs World Athletics, nomor lari untuk cabang atletik adalah sebagai berikut.

1. Lari jarak pendek Lari jarak atau sprint menempuh jarak 100, 200, dan 400 meter. Lari jarak pendek merupakan nomor paling bergengsi pada cabang olahraga atletik kategori lari. Baca juga: Kategori Olahraga dalam Atletik 2. Lari jarak menengah Fase topang terdiri dari topang depan dan topang dorong. Caranya adalah mendarat pada telapak kaki, kemudian lutut kaki topang bengkok harus minimal pada saat amortisasi, kaki ayun dipercepat, pinggang, sendi lutut, dan mata kaki dari kaki topang harus diluruskan kuat-kuat pada saat bertolak.

lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor...

Selanjutnya, paha kaki diayunkan naik dengan cepat ke suatu posisi horizontal.
Lari jarak pendek disebut juga sebagai lari sprint karena pelari harus menggunakan kecepatan penuh saat melakukannya. Teknik sadar lari jarak pendek dibagi menjadi tiga, yaitu teknik start, teknik lari, dan teknik finish. Dalam olahraga atletik, lari sprint dilombakan dalam nomor 100, 200, dan 400 meter.

Lari jarak pendek, sesuai namanya adalah lomba lari yang ditempuh dalam jarak kurang dari 400 meter. Dalam perlombaan atletik, jarak yang digunakan dalam lomba lari jarak pendek adalah 100, 200, dan 400 meter.

Saat melakukannya, pelari harus mengerahkan kecepatan penuh. Hal ini membuat jenis lomba lari yang satu ini disebut juga sebagai sprint. Advertisement Untuk bisa melakukan lari jarak pendek dengan baik, ada teknik dasar yang perlu diikuti, berbeda dari lari jarak menengah maupun jarak jauh. Lari jarak pendek selalu dimulai dengan start jongkok. Sama seperti olaharaga kardio lainnya, lari jarak pendek juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan antara lain meningkatkan stamina, menjaga massa otot, hingga meningkatkan kekuatan. Nomor lari jarak pendek Lari jarak pendek dibagi menjadi tiga nomer yaitu 100m, 200m, dan 400m Dalam perlombaan atletik resmi, nomor lari jarak pendek dibagi menjadi tiga kategori, yaitu 100m, 200m, dan 400m. Pada lari jarak pendek nomor 100 meter, pelari selalu berada dalam posisi start yang satu garis.

Lintasannya pun berupa jalur lurus dengan ketentuan tidak boleh keluar dari jalur sejak start hingga finish. Lain halnya dengan spint 200 dan 400 meter. Di kedua nomor lari jarak pendek ini, start dilakukan di jalur menikung (ovale) sehingga tidak ada satu pemain pun yang berada satu garis. Penentuan posisi start yang berbeda-beda ini dilakukan agar para pemain menempuh jarak yang sama dengan garis finis yang berada di ujung lintasan lurus.

Posisi start yang berbeda-beda ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama di nomor 400 meter. Pasalnya, para pemain tidak akan mengetahui posisi pasti lawan-lawannya sebelum memasuki 100 meter terakhir.

Oleh karena itu, para pemain harus bisa menghitung sendiri kekuatan yang harus mereka keluarkan di sepanjang lintasan. Mereka tidak mungkin melakukan sprint sejauh 400 meter karena penelitian menyatakan, bahkan seorang atlet profesional hanya bisa meledakkan kekuatannya sejauh 65 meter sebelum kecepatannya berkurang karena merasa lelah. Baca Juga: Pengertian Olahraga Lari dalam Atletik dan Nomor Pertandingannya Teknik dasar lari jarak pendek Lari jarak pendek dimulai dengan start jongkok Lari jarak pendek merupakan salah satu cabang olahraga lari yang harus dilakukan dengan cermat.

Untuk menguasainya, Anda bisa mempelajari teknik dasar lari jarak pendek yang tepat, mulai dari posisi start, teknik lari, hingga posisi finish yang bagus. 1. Teknik start lari jarak pendek Untuk menguasai teknik dasar lari jarak pendek, maka Anda perlu mengetahui cara start yang baik.

Start adalah posisi awal seorang pelari ketika akan memulai olahraga ini. Untuk nomor lari jarak pendek, start yang digunakan lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor. start jongkok (crouch start), untuk memaksimalkan percepatan lari. Dilihat dari cara melakukannya, start jongkok dibagi menjadi tiga, yaitu : Start pendek ( bunch start) Teknik start pendek dilakukan dengan cara: • Letakkan kedua tangan dengan jari-jari membentuk huruf V terbalik tepat di belakang garis start.

• Lalu, ambil posisi jongkok lalu letakkan kaki kiri di depan, sementara lutut kaki kanan diletakkan tepat di sebelah kaki kiri dengan jarak sekitar satu kepal tangan. • Beberapa pelari ada yang menaruh kaki kanan di depan. Hal ini bisa dilakukan sesuai kemampuan masing-masing pelari. Start menengah ( medium start) Teknik start menengah dalam lari jarak pendek dilakukan dengan cara: • Kaki kiri diletakkan di depan, sementara kaki kanan berada di sebelah kanan tumit kaki kiri dengan jarak satu kepal tangan.

• Posisikan tangan di di belakang garis start. Start panjang ( long start) Teknik start panjang dilakukan dengan cara: • Kaki kiri diletakkan di depan lutut kaki kanan • Beri jarak sekitar satu kepal di antara keduanya • Kedua tangan diletakkan di belakang garis start 2. Teknik lari jarak pendek Lari sprint merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang juga mengandalkan tinggi badan pemainnya, terutama panjang tungkai kaki.

Semakin panjang ukuran tungkai, semakin jauh panjang langkah, dan maka semakin cepat pula pelari mencapai garis finish. Kendati demikian, pemain bertubuh pendek juga tetap bisa mengalahkan pelari jangkung jika terus berlatih untuk menyempurnakan tekniknya. Berikut ini teknik lari jarak pendek yang tepat: • Setelah menerima aba-aba mulai, kaki bertolak kuat-kuat dengan posisi lurus sempurna.

• Lutut diangkat hingga setinggi panggul dan tungkai bawah mengayun ke depan untuk mencapai langkah yang lebih lebar • Usahakan agar badan tetap rileks dan posisi badan condong ke depan lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor. lutut menekuk antara 25 – 30 derajat. • Posisikan lengan di samping tubuh dan tekuk siku hingga membentuk sudut 90 derajat. Tangan menggenggam dalam kondisi rileks. • Punggung lurus dan segaris dengan kepala.

• Pandangan lurus ke depan. 3. Teknik finish dalam lari jarak pendek Lari sprint merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang juga menuntut atletnya untuk memiliki sikap sempurna saat menyentuh garis finish.

Sekalipun melakukan langkah yang baik sepanjang lintasan, seorang pelari tetap bisa tersalip oleh lawannya saat mendekati garis akhir jika posisi badannya tidak tepat. Secara teori, teknik memasuki garis finis dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu: • Berlari terus tanpa mengubah sikap • Mencondongkan dada ke depan dengan kedua tangan diayun kebelakang • Memutar dengan mengayunkan tangan ke depan, sehingga bahu sebelah maju Anda pun sudah siap melakukan teknik lari jarak pendek yang benar.

Baca: Lari Gawang: Pengertian, Sejarah, Teknik Sejarah lari jarak pendek Sebagai salah satu nomor yang dipertandingkan dalam olahraga atletik, lari jarak pendek disebut juga dash dan merupakan salah satu kompetisi tertua yang dimainkan di pentas Olimpiade. Olahraga ini tergolong dalam event track and field yang terdiri atas nomor-nomor jarak pendek, yakni 100, 200, dan 400 meter.

Anda mungkin pernah mendengar nama Usain Bolt sebagai raja sprint dunia karena catatan waktunya yang fenomenal di Kejuaraan Dunia Atletik 2009.

lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor...

Saat itu, Bolt mencatatkan waktu 9,58 detik lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor. lintasan sprint 100 meter dengan kecepatan rata-rata larinya ialah 37,58 km/jam.

Indonesia juga mengenal nama Suryo Agung Wibowo yang merupakan sebagai manusia tercepat di Asia Tenggara dengan catatan 10,17 detik. Ada pula Lalu Muhammad Zohri yang pernah menjadi kampiun Kejuaraan Dunia Atletik U-20 dengan waktu 10,18 detik di lintasan 100 meter. Baca Juga • Gerakan Olahraga Ringan di Rumah untuk Wanita • Halau Corona dengan Olahraga Pakai Masker, Bahaya atau Tidak?

• Pilihan Olahraga yang Membakar 1000 Kalori dalam Sehari Lari jarak pendek adalah salah satu cabang olahraga lari paling populer. Untuk bisa menjadi pelari yang handal, Anda tentu banyak berlatih teknik dasarnya agar bisa mendapatkan capaian waktu yang maksimal. Apabila masih punya pertanyaan seputar kondisi kesehatan yang berkatian dengan lari maupun olahraga lainnya, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter lewat fitur Chat Dokter yang ada di aplikasi kesehatan SehatQ. Livestrong.

https://www.livestrong.com/article/436147-difference-between-running-sprinting/ Diakses pada 8 Februari 2021 Active SG. https://www.myactivesg.com/Sports/Athletics/How-To-Play/Athletics-Facts/Sprint-events-Pace-and-Power Diakses pada 8 Februari 2021 Olympic Channel. https://www.olympicchannel.com/en/stories/features/detail/usain-bolt-record-world-champion-athlete-fastest-man-olympics-sprinter-100m-200m/ Diakses pada 8 Februari 2021 Britannica.

https://www.britannica.com/sports/sprint-running Diakses pada 8 Februari 2021 Universitas Negeri Yogyakarta. https://eprints.uny.ac.id/9109/3/BAB%202%20-%2010604227331.pdf Diakses pada 8 Februari 2021 Modul Pembelajaran SMA PJOK. http://repositori.kemdikbud.go.id/21853/1/X_PJOK_KD-3.3_Final.pdf Diakses pada 14 Desember 2021 KOMPAS.com - Atletik merupakan cabang olahraga yang berasal dari Yunani Kuno.

Atletik disebut mother of sport karena di dalam olahraga tersebut terkandung unsur-unsur gerak dasar yang dibutuhkan oleh semua cabang olahraga, seperti gerak lari, lompat, dan lempar. Istilah atletik berasal dari bahasa Yunani, yaitu "athlon" yang berarti berlomba atau bertanding. Atletik juga dianggap olahraga yang sederhana karena tidak perlu banyak menggunakan alat.

Ada empat jenis cabang dari atletik, yakni jalan, lari, lompat, dan lempar. Berikut adalah nomor atau cabang olahraga yang dipertandingkan pada atletik. Jenis-jenis Atletik Cabang jalan Baca juga: Aturan dan Jarak Perlombaan Jalan Cepat Jalan cepat menjadi satu-satunya nomor dalam cabang jalan.

Perbedaan jalan dengan lari adalah ketika atlet berlomba. Pada jalan cepat, salah satu kaki selalu menapak ke tanah. Sementara lari, ada momen kedua kaki melayang di atas tanah. Nomor jalan cepat yang dipertandingkan untuk perempuan di olimpiade adalah: • Putra: 10 km, 20 km, 30 km, 50 km • Putri: 3 km, 5 km, 10 km, 20 km Cabang lari Baca juga: Sejarah dan Macam-macam Nomor Lari di Olimpiade Lari salah satu olahraga yang banyak digemari oleh semua orang.

Bahkan, seiring perkembangan teknologi semakin canggih, membuat olahraga lari bisa dihitung kecepatannya. Cabang lari ini terdiri atas lari sprint, lari jarak pendek, lari jarak menengah, lari jarak jauh, lari estafet, serta lari gawang. Nomor lari terdiri atas: • Lari jarak sprint, jarak yang ditempuh 100 meter • Lari jarak pendek, jarak yang ditempuh 100 meter hingga 400 meter • Lari jarak menengah, jarak 800 hingga 1.500 meter • Lari jarak jauh atau dikenal lari marathon, jarak yang ditempuh sejauh 3.000 meter • Lari estafet, jenis cabang lari ini dapat dilakukan dengan cara bersambung dengan membawa sebuah tongkat.

• Lari gawang atau halang rintang, mempunyai ciri dengan adanya rintangan di sepanjang lintasan untuk menghalangi pelari. Jarak yang ditempuh para pelari pada cabang ini sejauh 3.000 meter. Baca juga: Nomor-nomor Lari Jarak Pendek Cabang lempar Cabang lempar ini membutuhkan kekuataan tangan serta keseimbangan tubuh yang baik.

Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021, BWF Must Be Responsible. https://www.kompas.com/badminton/read/2021/03/18/13482228/indonesia-dipaksa-mundur-dari-all-england-2021-bwf-must-be-responsible https://asset.kompas.com/crops/ou8kKpCWZK5M1lsWS0_dvJ3Hq1g=/32x0:583x367/195x98/data/photo/2021/03/18/6052db1b025e4.jpg
Advertisement Kini, olahraga lari merupakan salah satu olahraga paling populer yang digandrungi banyak orang.

Berikut ini berbagai fakta seputar olahraga lari yang dapat disimak. Pengertian olahraga lari Olahraga lari adalah langkah cepat yang pada saat dilakukan, membuat tubuh jadi memiliki kecenderungan melayang akibat hanya ada satu kaki yang menjejak tanah dalam satu waktu. Olahraga ini merupakan salah satu cabang atletik yang paling populer. Sejarah olahraga lari Perlombaan lari resmi sudah dilakukan sejak ribuan tahun yang lalu dan dahulu. Kegiatan ini seringkali diadakan sebagai bagian dari ritual keagamaan, termasuk saat pertama kali diikutkan sebagai cabang olahraga di olimpiade zaman Yunani kuno, tahun 776 sebelum Masehi.

Perkembangan olahraga lari modern dimulai pada tahun 1800-an di Inggris. Pada tahun 1860, negara tersebut mengadakan perlombaan lari amatir untuk pertama kalinya. Pada 1896, Olimpiade modern pertama kali digelar dan di perlombaan yang sama, dan lari secara resmi menjadi olahraga yang dipertandingkan secara internasional. Lalu di tahun 1913, perwakilan 16 negara membentuk International Amateur Athletic Federation (IAAF).

Hingga saat ini IAAF masih berdiri, dan menjadi organisasi yang membuat aturan baku bagi olahraga lari di seluruh dunia. Sarana dan perlengkapan perlombaan olahraga lari Dalam perlombaan lari yang resmi, ada beberapa sarana dan prasarana yang perlu digunakan, tergantung dari nomor lari yang sedang dilaksanakan. Namun secara garis besar, berikut ini adalah beberapa yang wajib ada di setiap pertandingan lari. • Lintasan Lintasan lari yang digunakan di setiap pertandingan bisa memiliki ukuran berbeda.

Namun ketentuannya adalah lebar keseluruhan lintasan tidak boleh kurang dari 9,76 meter. Lintasan dibagi menjadi delapan jalur dan masing-masing jalurnya memiliki luas minimal 1,22 meter.

Di lintasan tersebut harus terdapat garis start dan garis finish yang ditandai dengan garis putih selebar 5 cm. • Start block Start block atau balok start adalah tumpuan yang digunakan pelari saat melakukan start.

• Tiang finish Tiang finish terbuat dari bahan yang kuat dan dicat putih dengan tinggi 1,4 meter, lebar 8 cm dan tebal 2 cm. Tiang ini biasanya ditancapkan 30 cm dari lintasan tepi. • Kursi finish Kursi finish digunakan sebagai tempat berdiamnya orang yang bertindak sebagai pencatat waktu (timer). • Stopwatch Stopwatch yang digunakan pada perlombaan lari biasanya berjumlah lebih dari satu.

Pada lari jarak pendek misalnya, stopwatch yang digunakan pada satu pelari adalah tiga buah sehingga pencatatan waktu bisa dilakukan secara lebih akurat. • Kamera Seiring berkembangnya teknologi, kini setiap lintasan lari biasanya dilengkapi dengan kamera yang akan merekam gerak peserta, mulai dari garis start hingga finish.

Kamera ini berguna untuk menganalisis pertandingan apabila ada pelanggaran sekaligus menjadi bukti untuk memperkuat keputusan panitia soal pemenang perlombaan. • Sepatu lari Sepatu untuk lintasan lari, berbeda dari sepatu yang dipakai jika Anda berlari di jalanan aspal.

Sepatu lintasan lari memiliki jarum-jarum tajam di bawahnya, sehingga bisa lebih menjejak lintasan. • Pakaian lari Pakaian yang digunakan setiap pelari dilengkapi nomor dan identitas lain seperti lambang organisasi, sponsor, ataupun bendera kebangsaan. • Pistol start Pistol start digunakan sebagai penanda mulainya pertandingan.

Nomor olahraga lari Nomor pertandingan pada olahraga lari dapat dibagi menjadi lima, sebagai berikut ini: 1. Lari jarak pendek Lari jarak pendek adalah nomor lari yang lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor. pada jarak 100 m, 200 m, dan 400 m. Cabang olahraga lari ini juga dapat disebut sebagai lari sprint. Lomba lari jarak pendek pada perlombaan besar di lakukan 4 tahap, yaitu babak pertama, babak kedua, babak semi final, dan babak final.

2. Lari jarak menengah Lari jarak menengah dibagi menjadi dua jarak, yaitu 800 m dan 1.500 m. Untuk nomor lari 800 m, pelari memulai pertandingan dengan start jongkok, sedangkan pada nomor 1.500 meter, pertandingan dimulai dengan start berdiri.

3. Lari jarak jauh Nomor lari jarak jauh dipertandingkan pada jarak di atas 5.000 meter. Jarak lari jarak jauh yang sering diperlombakan adalah nomor 5.000 meter, 10.000 meter, dan lari marathon 42.195 meter.

Lari jarak jauh 5.000 m dan 10.000 dapat dipertandingkan dalam lintasan di stadion maupun di jalan raya. Sementara itu, lari maraton umumnya diadakan di jalan raya. 4. Lari estafet Lari estafet atau lari sambung adalah nomor lomba lari yang dilakukan secara beregu dan tiap pemain di regu tersebut harus menempuh jarak tertentu sebelum memberikan tongkat penyambung lomba (tongkat estafet) ke teman satu tim yang ada di depannya.

Pada perlombaan resmi, jumlah lari estafet yang bertanding dalam satu tim biasanya berjumlah 4 orang. Lari estafet yang sering dilombakan berjarak 4 x 100 meter dan 4 x 400 meter. Artinya, tiap orang dalam regu tersebut wajib berlari sejauh 100 atau 400 meter sebelum akhirnya bisa mencapai teman satu tim yang ada di posisi selanjutnya dan memberikan tongkat estafet untuk melanjutkan lomba. 5. Lari gawang Lari gawang adalah nomor lomba lari yang dilakukan dengan cara melompati gawang atau rintangan hingga mencapai garis finish.

Jarak yang dipertandingkan ada tiga, yaitu 100 m putri, 110 m putra, dan 400 m untuk nomor putri maupun putra. Tinggi gawang yang digunakan pada tiap nomor pertandingan berbeda. Tinggi gawang yang digunakan dalam lomba lari 100 m adalah 0,84 m dan untuk 110 m adalah 1,067 m.

Untuk jarak 400 m putri, tinggi gawang yang digunakan adalah 0,762 m dan untuk putra 0,914 m. Baca Juga • Semakin Cepat Musik yang Anda Dengarkan, Semakin Efektif Olahraga Anda • Pemanasan Sebelum Lari Penting Dilakukan untuk Hindari Cedera • Mengenal Krav Maga, Bela Diri dari Israel dan Teknik Dasarnya Manfaat olahraga lari untuk kesehatan Olahraga lari, selain dilakukan secara profesional juga dapat dilakukan setiap hari dengan perlengkapan yang Anda miliki.

Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari berlari rutin untuk kesehatan, seperti: • Memperkuat tulang • Membantu menurunkan berat badan • Menguatkan otot • Baik untuk jantung • Menurunkan risiko terkena stroke • Mengurangi risiko terhadap kanker • Memperbaki kualitas tidur dan suasana hati • Mengurangi risiko terkena penyakit saraf, seperti Alzheimer dan parkinson Untuk bisa mendapatkan manfaat di atas, tentu Anda perlu berlari secara teratur.

Sesuaikan durasi lari dengan tingkat kebugaran agar lebih mudah untuk memulai. Healthline. https://www.healthline.com/health/fitness-exercise/running-everyday Diakses pada 13 April 2021 Better Health.

https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/running-and-jogging-health-benefits Diakses pada 13 April 2021 STKIP Bina Bangsa Getsempena. https://repository.bbg.ac.id/bitstream/452/1/Atletik_Dasar_dan_Lanjutan.pdf Diakses pada 13 April 2021 Scholastic. https://www.scholastic.com/teachers/articles/teaching-content/track-and-field/ Diakses pada 13 April 2021 Iswanto, Haryadi.

2017. Sehat-Bugar untuk Tua-Muda (Atletik Jalan dan Lari). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan: Jakarta Syafari, Mahuydin, dkk. 2020. Mengejar Prestasi Pendidikan Olahraga dan Rekreasi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan: Jakarta.
Daftar Isi • A. Pengertian lari jarak pendek • B. Sejarah Lari Jarak Pendek • C. Manfaat lari jarak pendek • Anda Mungkin Juga Menyukai • 1. Perkembangan kekuatan otot • 2. Meningkatkan Oksidasi Lemak atau pembakaran lemak • 3.

Lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor. sintesis protein, perkembangan otot yang maksimal tanpa lemak • 4. Meningkatkan kapasitas aerobik, tubuh jadi lebih bugar • 5.

lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor...

Memaksimalkan kemampuan serat otot • 6. Meningkatkan sensitivitas insulin, baik untuk latihan penyembuhan Diabetes • 7. Meningkatkan kesehatan jantung • D. Teknik atau Pengetahuan dasar Lari Jarak Pendek • 1.

Teknik Start Lari Jarak Pendek • a.

lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor...

Aba-aba bersedia • b. Aba-aba siap • c. Aba-aba Yaak • 2. Teknik Lari Jarak Pendek • a. Fase Topang • b. Fase layang • 3. Teknik Melewati Garis Finish • E. Peraturan Lari Jarak Pendek • 1. Peraturan Perlombaan • 2.Berikut ini adalah Diskualifikasi atau Hal-hal yang Dianggap Tidak Sah • 3. Lintasan • 4. Peralatan • 5. Pembagian jarak • F. Nomor lari jarak pendek • G. Perbedaan lari jarak pendek dengan jarak menengah • Rekomendasi Buku & Artikel Terkait • • Buku Terkait • Materi Terkait A.

Pengertian lari jarak pendek Jadi begini, Sprinter ( pelari cepat / pelari jarak pendek ) seperti Mohammad Zohri ( Atlet Nasional, Juara ke 3 cabang lari 100 meter di Olimpiade, Golden Grand Prix Osaka 2019, Jepang) melakukan teknik jenis lari yang dikuasainya ini dengan kekuatan dan kecepatan penuh sepanjang garis lintasan yang telah ditentukan dari start hingga finish guna meraih kemenangan berdasarkan catatan waktu yang paling singkat.

Zohri spesialis lari jarak 100 meter walaupun terdapat 200 meter dan 400 meter sebagai alternatif lintasan yang dilombakan pada lari jarak pendek. Berikut beberapa kajian pustaka perihal deskripsi teori hakikat lari jarak pendek (sprint) 100 meter : Dalam bukunya Yoyo Bahagia (2000:11) menyatakan bahwa lari termasuk dalam fase layang adalah gerakan tubuh dimana kedua kaki ada saat melayang di udara (kedua telapak kaki lepas dari tanah), berbeda dengan jalan dimana kaki selalu kontak dengan bumi atau tanah.

Mochamad Djuminar menerangkan seorang pelari akan melakukan frekuensi langkah yang dipercepat, sehingga pada satu waktu kecenderungan badan melayang pada saat ia berlari.

lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor...

Artinya ketika kedua kaku melayang setidaknya ada setu kaku yang menopang tanah. (Mochamad Djuminar A. Widya, 2004: 13) Wikipedia mendefinisikan lari adalah gerakan tubuh (gait) dimana pada suatu saat ada fase layang, semua kaki tidak menginjak tanah.

Jadi, berbeda dengan jalan yang salah satu kaki harus tetap ada sebagai penopang dan kontak dengan tanah, sedangkan lari merupakan gerakan tubuh dimana kedua kaki ada saat bisa melayang di udara atau tidak kontak dengan tanah.

Jalan dan lari merupakan bagian dari kepelatihan dasar atletik yang di dalamnya mencakup berlatih-melatih, menyusun program latihan fisik, teknik, taktik, dan masih banyak lagi. Bagi Grameds yang ingin mempelajari lebih dalam, buku berjudul Kepelatihan Atletik Jalan dan Lari dari Dr. Suratmin, S.Pd., M.Or. B. Sejarah Lari Jarak Pendek Berdasarkan catatan sejarah, lari jarak pendek mulai muncul pada abad ke-7 SM atau pada zaman Yunani Kuno serta berasal dari seorang prajurit Yunani Kuno.

Pada saat itu, seorang prajurit tersebut ingin mengumumkan kemenangan Yunani dari Persia dan ia pun berlalri sambi membawa pesan untuk menyampaikan kepada sang Raja. Namun, tanpa diduga, setelah menyampaikan pesan atas kemenangan tersebut kepada sang Raja, beliau meninggal dunia.

Sang raja yang mendengar kabar itu ingin memberikan penghormatan atas kematian prajurit tersebut dengan cara menyelenggarakan lomba lari jarak pendek. Zaman yang terus berkembang membuat lari jarak pendek semakin dikenal oleh masyarakat dunia. Hingga pada akhirnya, di tahun 1912 ada sebuah organisai yang menaungi olahraga atletik lari jarak pendek, yaitu IAAF ( International Association of Athletics Federation). Saat ini, sudah sekitar 212 negara sudah menjadi anggota IAAF.

Rp 99.900 C. Manfaat lari jarak pendek Tidak hanya manusia, bahkan hewanpun memanfaatkan lari sebagai cara tercepat bergerak menggunakan kaki. Pada satu waktu gerakan lari semua kaki tidak menginjak tanah, dalam istilah olahraga sebagai gerakan tubuh (gait). Lari adalah salah satu bentuk latihan aerobik dan anaerobik. Pada Jurnal e-Biomedik (eBm), Volume 3, Nomor 1, Januari-April 2015 disebutkan Aerobik, merupakan aktivitas olahraga yang dilakukan secara terus menerus dengan intensitas rendah hingga sedang, seperti: jalan kaki, lari, bersepeda dan jogging.

Berbeda dengan anaerobik, aktivitas olahraga ini memerlukan intensitas tinggi dengan energi secara cepat dalam waktu singkat, namun tidak dengan durasi yang lama dan terus menerus. Bagi seorang pelari profesional, terutama pada jarak pendek, mereka akan menggunakan teknik-teknik khusus baik lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor.

Aerobik dan Anaerobik tadi. Teknik latihan ini akan bermanfaat membentuk tubuh mereka agar kelak siap berlari dengan cepat. Analisa biomekanikal (metode mekanika dengan kajian struktur dan fungsi aspek mekanika dari sistem biologi, pada tingkat dari seluruh organisme sampai organ, sel dan organel sel) dari para pelari menunjukkan perubahan pada tubuhnya antara lain, ketika melakukan gerakan-gerakan berlari adanya sudut yang besar dari lutut-lutut mereka.

Disebutkan oleh (Riyadi, 1982), untuk meningkatkan kinerja dari seorang pelari dibutuhkan pembentukan kekuatan dan tenaga otot yang maksimal, karena dalam lari jarak pendek dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut : • Speed (Kecepatan) • Power (Daya Ledak Otot) • Strength (Kekuatan) • Coordination (Koordinasi Gerakan) • Flexibility (Kelenturan) • Agility (Kelincahan) • Stamina Pada The Sprint Project, sebuah channel Youtube yang membahas tentang pengetahuan sprint atau lari jarak pendek, disampaikan ada 7 Manfaat Sprint menurut Ilmu pengetahuan, antara lain : 1.

Perkembangan kekuatan otot Seperti kita ketahui bahwa Lari Jarak Pendek termasuk ke dalam jenis aktivitas olahraga anaerobik. Aktivitas Anaerobic dapat memformula glukosa menjadi energi tanpa menggunakan oksigen. Akibatnya, tubuh akan lebih bertenaga karena menyerap energi lebih banyak dan menggunakan sumber energi yang tersimpan di otot. Gambar OSTILL - Kredit: Getty Images/iStockphoto : perkembangan otot sprinter dan pelari marathon 2. Meningkatkan Oksidasi Lemak atau pembakaran lemak Gambar : Clubsweat.ca, 30 menit latihan sprint dan kombinasinya Oksidasi lemak pada dasarnya adalah proses dimana tubuh Anda membakar lemak dan menggunakannya untuk energi.

Sebuah studi tahun 2018 meneliti efek dari hanya satu sesi latihan dan menunjukkan efek signifikan pada pembakaran lemak setelah latihan dan pengeluaran energi total Jaringan otot Anda. ( Biomedical Human Kinetics 10(1):118-126 – august 2018) 3. Meningkatkan sintesis protein, perkembangan otot yang maksimal tanpa lemak Protein synthesis adalah proses dimana otot Anda membangun dan memperbaiki, ini berarti tubuh Anda akan menggunakan protein lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor.

Anda konsumsi secara lebih efektif untuk membangun otot tanpa lemak. Sistem protein melibatkan DNA dalam proses pembentukan protein. Asam deoksiribonukleat, lebih dikenal dengan singkatan DNA ( Deoxyribonucleic Acid ) merupakan materi genetik yang terdapat di dalam sel makhluk hidup, memiliki pewarisan sifat.

Pada sebuah penelitian di tahun 2010 ditemukan bahwa ketika protein dan karbohidrat dikonsumsi langsung setelah sesi lari cepat, terjadi peningkatan sintesis protein. Ini mirip dengan jendela anabolik tepat setelah sesi latihan beban.

4. Meningkatkan kapasitas aerobik, tubuh jadi lebih bugar Kapasitas aerobik adalah jumlah oksigen maksimum yang dapat diambil tubuh kita dan disalurkan ke otot kita selama latihan intensitas tinggi, juga dikenal sebagai V02 Max. Mike Boyle adalah kepala pelatih penanganan kekuatan dan pengkondisian untuk Boston Red Sox dalam bukunya, sebuah kemajuan dalam pelatihan fungsional, Mike Boyle membahas lari cepat, dalam tulisannya “pelatihan interval mengembangkan kapasitas aerobik lebih baik daripada pelatihan aerobik.

Cara tercepat untuk meningkatkan VO2 Max, ukuran standar kami kebugaran aerobik, melalui pelatihan interval.” Jadi artinya tubuh kita akan lebih segar karena jumlah oksigen dalam otot kita meningkat.

5. Memaksimalkan kemampuan serat otot Beberapa komponen dasar seperti karakter, psikologis, proporsi tubuh, otot merah, otot putih dan suku, sering menjadi pertimbangan dalam pemilihan atlet (Widhiyanti 2013).

Secara genetik tubuh seseorang rata-rata tersusun oleh 50% serabut otot tipe lambat dan 50% serabut otot tipe cepat pada otot yang digunakan untuk bergerak (Quinn, 2013). Serabut otot sangat kecil sekali, salah satu bagian pada otot yang mudah lelah dengan cepat tetapi mereka sangat kuat, dalam lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor.

“kejutan” mereka menghasilkan banyak tenaga dalam waktu singkat. Lari cepat dapat meningkatkan jumlah serat berkedut cepat untuk kemudian melatih serat yang sudah ada untuk merekrut lebih cepat guna menghasilkan lebih banyak jumlah manfaat daya. Joe McConkey, ahli fisiologi olahraga di Boston dan pelatih lari bersertifikat menyampaikan, dengan berlari, sebagian besar otot bekerja atau mengalami kontraksi eksentrik, yang merupakan beban terberat pada tubuh.

6. Meningkatkan sensitivitas insulin, baik untuk latihan penyembuhan Diabetes Insulin adalah hormon yang menentukan bagaimana tubuh kita merespons karbohidrat. Sebuah studi tahun 2010 meneliti efek lari cepat pada insulin, mereka menemukan bahwa enam puluh menit latihan dengan intensitas tinggi selama 14 hari meningkatkan sensitivitas insulin. Menurunkan HbA1c pada pasien dengan diabetes tipe 2 dapat melalui aktivitas fisik terstruktur yang terdiri dari latihan daya tahan, latihan aerobik, atau gabungan keduanya.

Dalam tulisan Umpierrez Et al., 2011, Latihan terstruktur dengan interval waktu lebih dari 150 menit perminggu dapat menurunkan HbA1c, interval waktu ini lebih efektif dalam proses penurunannya. Apalagi dengan mengkombinasikan antara aktivitas fisik dan diet yang sempurna akan sangat bermanfaat dengan nilai HbA1c lebih rendah.

( dari Jurnal Husada Mahakam Volume III No. 6, Nopember 2013, hal. 263 – 318 ). Menurut (Peirce, 1999) latihan olahraga sering direkomendasikan dalam pengelolaan penyembuhan penyakit DM tipe 1 dan DM tipe 2 dan dapat meningkatkan penyerapan glukosa menjadi energi dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan penimbunan lemak tubuh. 7. Meningkatkan kesehatan jantung Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika, terdapat 610.000 Kematian pertahun, cukup memberikan kita informasi bahwa penyakit jantung adalah 1 dari 4 penyebab kematian.

Sprinting tidak hanya memberikan bentuk sixpack perut kita namun mampu membuat jantung kita lebih kuat dan lebih efektif dalam melakukan tugasnya.

pada tahun 2012, sebuah penelitian yang dilakukan dengan 4840 peserta yang menderita penyakit jantung koroner disimpulkan bahwa manfaat olahraga intensitas tinggi sangat positif, sehingga mereka sangat merekomendasikan bahkan untuk orang yang menderita penyakit jantung koroner.

Masih banyak lagi manfaat Sprint atau lari jarak pendek, namun 7 point di atas mudah-mudahan cukup mewakili dari manfaat olahraga lari jarak pendek.

D. Teknik atau Pengetahuan dasar Lari Jarak Pendek Dalam setiap cabang olahraga, penting untuk mengetahui teknik serta latihan fisik yang tepat untuk kebutuhan serta tuntutannya, pada buku berjudul Pelatihan Kondisi Fisik dari Dikdik Zafar Sidik, Dr., M.Pd. Dkk. akan dibahas pelatihan yang tepat untuk setiap cabang olahraga yang ada, termasuk lari jarak pendek.

Seorang pelari harus mengetahui pengetahuan dasar berlari cepat atau lari jarak pendek sebelum ia melangkah ke teknik berlari cepat. Bompa (1999) menjelaskan, beberapa hal mendasar yang harus dipahami oleh pelari jarak pendek (sprinter), adalah sebagai berikut: • Mencondongkan tubuh sedikit ke depan saat berlari, sudut kedua lengan sedikit fleksi 90 derajat kemudian saat berlari tangan diayunkan searah.

• Kondisi rilek pada Otot-otot bagian depan dan kedua lengan. • Kaki tungkai bawah ditolakan dengan kuat sampai lurus, dan pengangkatan pada depan diusahakan sampai posisi sejajar dengan tanah. • Posisi ketinggian pinggang diusahakan sama selama berlari. • Badan dicondongkan dengan serentak ke depan ketika mencapai finish, sehingga dada bisa menggapai pita. Setelah kita memahami urain Bompa (1999) tentang teknik dasar lari jarak pendek di atas, ada baiknya kita juga mempelajari beberapa teknik berikutnya agar memaksimalkan hasil dalam berlari jarak pendek.

Berikut beberapa teknik lari jarak pendek : 1. Teknik Start Lari Jarak Pendek Sebagai pelari pemula sebelum “start” diharuskan melakukan pemanasan tubuh terlebih dahulu. Menurut (Purnomo 2007: 23) seorang pelari harus melakukan persiapan awal sebelum berlari, itu dinamakan start, tujuan utamanya adalah mengoptimalkan pola lari cepat. Gambar : fasttrackrecruiting.com, teknik start lari jarak pendek. Ada tiga macam teknik start dalam lari cepat atau lari jarak pendek, yaitu sebagai berikut: • Start Pendek (Bunch Start).

Kaki kiri di depan dan lutut kaki kanan diletakkan sejajar di sebelah kaki kiri, beri jarak sekitar satu kepal. Jari-jari tangan rapat dan ibu jari terpisah, keduanya diletakkan di belakang garis start. • Start Menengah (Medium Start). Kaki kiri tetap berada di depan, lutut kaki kanan diletakkan di sebelah kanan, sejajar dengan tumit kaki kiri, beri jarak sekitar satu kepal. Jari-jari tangan rapat dan ibu jari terpisah, keduanya diletakkan di belakang garis start.

• Start Panjang (Long Start). Seperti dua teknik di atas, Kaki kiri diletakkan di depan lutut kaki kanan yang berada di belakang kaki kiri, beri jarak sekitar satu kepal. Jari-jari tangan rapat dan ibu jari terpisah, keduanya diletakkan di belakang garis start. Terdapat tiga urutan atau langkah-langkah teknik start lari jarak pendek dijelaskan Bompa (1999), antara lain sebagai berikut : a.

Aba-aba bersedia Gambar : Ilustrasi Aba-aba bersedia, Lari Jarak Pendek. Ketika starter telah memberikan aba-aba bersedia, maka pelari akan bersiap menempatkan kedua kakinya menyentuh blok yang sudah dipersiapkan depan dan belakang, lutut kaki belakang diletakkan di tanah, sejajar dengan kaki kiri, terpisah selebar bahu. Jari-jari tangan membentuk huruf V terbalik dan berada di belakang garis start kemudian posisi kepala dalam keadaan datar dengan punggung, sedangkan mata harus tetap menatap lurus ke bawah.

b. Aba-aba siap Gambar : Ilustrasi Aba-aba siap, Lari Jarak Pendek. Setelah aba-aba siap di bunyikan, posisi badan sudah mulai berubah, tubuh mulai sedikit condong ke depan, angkat pinggang sedikit lebih tinggi dari bahu, karena posisi condong bahu bahu agak maju ke depan dari dua tangan. Kemudian lutut ditekan ke belakang, lutut kaki depan ada dalam posisi membentuk sudut siku-siku 90 derajat, sedangkan kaki belakang pelari membentuk 120-140 derajat.

c. Aba-aba Yaak Gambar : Ilustrasi Aba-aba yaak, Lari Jarak Pendek. Setelah seorang starter memberikan aba-aba “yaak”, maka saat inilah seorang pelari mulai mengerahkan seluruh tenaganya. Posisi badan diluruskan dan diangkat kemudian kaki menjadi tumpuan keras pada start blok untuk menghentak tenaga dorong. Kedua tangan diangkat dari tanah kemudian mengayun seirama dengan gerak lari. Kaki belakang mulai mendorong lebih kuat, kaki depan mendorong sedikit demi sedikit, namun dengan segera kaki belakang diayunkan ke depan dengan cepat sedangkan kondisi badan condong ke depan, posisi lutut dan pinggang diluruskan penuh, seperti membentuk sudut 45 derajat terhadap tanah pada saat akhir dorongan.

2. Teknik Lari Jarak Pendek Pada fase ini seorang pelari mengerahkan daya dan kecepatan dengan teknik berlari cepat yang sudah dipelajarinya. Purnomo (2007:33) menyampaikan, ada dua tahap dalam berlari cepat atau Sprint, antara lain sebagai berikut: a. Fase Topang Gambar : Ilustrasi fase topang dalam berlari cepat. Fase topang bertujuan untuk memperkecil hambatan saat menyentuh tanah dan memaksimalkan dorongan ke depan. Fase topang terdiri dari topang depan dan topang dorong.

Adapun tekniknya adalah sebagai berikut: • Mendarat pada telapak kaki. • Lutut kaki topang bengkok harus minimal pada saat amortisasi. • kaki ayun dipercepat, pinggang, sendi lutut dan mata kaki dari kaki topang harus diluruskan kuat-kuat pada saat bertolak.

• Paha kaki ayun naik dengan cepat ke suatu posisi horizontal. b. Fase layang Gambar : Ilustrasi fase layang dalam berlari cepat. Fase layang tujuan fase ini intinya untuk memaksimalkan dorongan ke depan dan kemudian mempersiapkan penempatan kaki yang efektif saat menyentuh tanah.

Adapun tekniknya adalah sebagai berikut: • Mengayunkan lutut kaki, bergerak ke depan dan ke atas. • Dalam fase pemulihan Lutut kaki topang bengkok, irama ayunan lengan aktif namun rilek. • Kemudian Kaki topang bergerak ke belakang. 3. Teknik Melewati Garis Finish Inilah salah satu teknik penentu saat pelari mencoba meraih kemenangannya yaitu Garis Finish.

Pelari yang apabila bagian-bagian tubuhnya sudah dalam bidang vertikal dari sisi terdekat garis finish, maka ia dikatan sudah berhasil masuk finish, sesuai dengan peraturan dan garis yang telah disediakan. Bagian tubuh yang dimaksud adalah hampir seluruh bagian tubuh, seperti : kepala, leher, lengan dan kaki.

Muhtar (2011:14) menjelaskan, terdapat tiga teknik pada saat melewati garis finish pada lari jarak pendek atau sprinter, yaitu: • Mencondongkan dada lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor. menjatuhkannya ke depan. • Salah satu bahu dijatuhkan ke depan. • Secepat mungkin lari, sampai beberapa meter garis finish terlewati.

Teknik yang sering dilakukan adalah teknik no.2 apabila ada beberapa pelari sedang berkompetisi bersamaan melewati garis finish, maka pelari yang anggota tubuhnya menyentuh pita atau garis terlebih dahulu merupakan pemenangnya. E. Peraturan Lari Jarak Pendek Induk organisasi atletik internasional IAAF (International Amateur Atloetik Federation) atau tingkat nasional PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) mengatur peraturan perlombaan lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor.

jarak pendek telah diatur dan ditetapkan oleh. Berikut peraturan untuk perlombaan lari jarak pendek: 1. Peraturan Perlombaan • Garis start dan finish selebar 5 cm siku-siku dengan batas tepi dalam lintasan.

Tepi garis start dan tepi garis finish terdekat menjadi ukuran jarak perlombaan. • “bersedia”, “siap” dan “ya” atau bunyi pistol adalah Aba-aba yang digunakan dalam lomba lari jarak pendek. • Saat aba-aba “ya” atau bunyi pistol yang ditembakkan ke udara, semua peserta lomba lari mulai berlari.

• Peringatan diberikan maksimal 3 kali bagi peserta yang membuat kesalahan pada saat start. • Pada perlombaan besar lari jarak pendek, dilakukan empat tahap, yaitu babak pertama, babak kedua, babak semifinal, dan babak final. • Akan terjadi babak pertama jika jumlah peserta banyak, pemenang I dan II tiap heat berhak maju ke babak berikutnya.

2.Berikut ini adalah Diskualifikasi atau Hal-hal yang Dianggap Tidak Sah Hal-hal yang dianggap tidak sah yaitu : • Tiga kali melakukan kesalahan start. • Melewati atau memasuki lintasan pelari lain.

• Berbuat curang mengganggu pelari lain. • Keluar dari lintasan. • Terbukti memakai doping atau obat perangsang. • Peralatan dan Sarana Lari Jarak Pendek 3. Lintasan Setiap lintasan atau ban lari jarak pendek dibentuk di sebuah lapangan, antar jarak lintasan berukuran lebar 1,22 meter dengan jumlah 8 buah. 4. Peralatan Sepatu spikes, start block, tiang finish, stopwatch, dan bendera start atau pistol merupakan alat biasa digunakan dalam perlombaan lari jarak pendek.

5. Pembagian jarak • Lari jarak pendek: 100m s/d 400m gerak lari yang dilakukan dengan memaksimalkan semua teknik mulai dari kecepatan start, saat berlari sprint dan teknik memasuki garis finish, sehingga menentukan baik buruknya catatan waktu yang ditempuh. Pada umumnya, lari jarak pendek menggunakan start jongkok. Jadi, Start Jongkok adalah teknik start yang biasa digunakan lari jarak pendek. • Lari jarak menengah: 800 m s/d 1500 m. • Lari jarak jauh : 3000m s/d 42,195 km karena jaraknya cukup jauh, keduanya menggunakan start berdiri, dibutuhkan keterampilan yang sangat tinggi, karena terdiri atas pengerahan atau pemanfaatan tenaga yang maksimal dalam waktu yang relatif sangat singkat (Agung, 2013).

F. Nomor lari jarak pendek Lari merupakan olahraga yang sederhana, salah satu nomor yang diperlombakan dalam cabang olahraga atletik, baik yang bertaraf daerah, nasional maupun internasional. Cabang olahraga atletik ini terdiri dari beberapa nomor yaitu jalan cepat, lari lompat dan lempar.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas lari terdiri dari lari jarak pendek (Sprint), lari jarak menengah, lari jarak jauh serta marathon.

Pada poin pembagian jarak, klasifikasi lari jarak pendek berdasarkan nomor lari diantaranya lari 50 meter, lari 100 meter, lari 200 meter dan lari 400 meter. G. Perbedaan lari jarak pendek dengan jarak menengah Situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menerangkan perbedaan prinsip yang paling utama antara ketiga cabang olahraga atletik ini terletak pada tingkat kecepatannya.

Karena jarak dari lintasan lomba lari jarak pendek termasuk singkat, sampai 400 m, maka para sprinter harus mengerahkan tenaganya agar secepat mungkin masuk garis finish.

Berbeda dengan lari jarak jauh, faktor kecepatan bukan jadi hal yang utama. Begitu pula dengan lari jarak menengah perbedaan jarak sangatlah menentukan.

Menggunakan teknik menghemat tenaga serta berlari seefisien mungkin adalah faktor utama yang harus diperhatikan ketika berlari jarak jauh dan menengah. Kemampuan performa dan tenaga kunci utama dari pelari jarak jauh.

Karena mengingat jarak yang ditempuh lebih jauh dari pada lari jarak menengah. Selain itu, perbedaan prinsip dan teknik diantara keduanya masih banyak lagi. Tumpuan kaki pelari adalah perbedaan selanjutnya. Para sprinter lebih banyak menggunakan tumpuan kaki paling depan, telapak kaki bagian depan sangat berpengaruh pada kecepatan. Tidak hanya pada tumpuan kaki, menjadi pembeda antara ketiga jenis lari tersebut.

Pada lari jarak pendek, melatih kekuatan serta kecepatan otot sangat penting untuk dilakukan. Tumpuan telapak kaki paling depan menjadi faktor utama dari nomor lari ini. Teknik start yang tepat juga sangat berpengaruh karena membutuhkan tolakan yang kuat pada start jongkok. Sedangkan seluruh bagian telapak kaki digunakan sebagai tumpuan untuk lari jarak menengah dan lari jarak jauh. Frekuensi latihan untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta stamina lebih diutamakan dalam lari jarak menengah dan jauh.

Nah, itulah penjelasan tentang lari jarak pendek, mulai dari teknik sampai hal-hal yang perlu dipersiapkan saat melakukannya.

Jika Grameds menyukai olahraga maka lari jarak pendek bisa jadi pilihan olahrga sehari-hari yang mudah dilakukan namun tetap bisa menjaga kebugaran dan kesehatan kita. Rekomendasi Buku & Artikel Terkait • Pengertian Kebugaran Jasmani • Gerakan Non Lokomotor • Unsur Kebugaran Jasmani • Permainan Sepak Bola • Teknik Dasar Sepak Bola • Tujuan Permainan Sepak Bola • Manfaat Permainan Sepak Bola • Ukuran Lapangan Sepak Bola • Lari Jarak Pendek • Permainan Bola Basket • Tujuan Permainan Bola Basket • Permainan Bola Kasti • Pengertian Pencak Silat • Pengertian Olahraga Renang • Pengertian Permainan Bola Voli • Pengertian Senam Irama • Jenis-jenis Senam Lantai • Macam Gerakan Senam Lantai • Manfaat Lompat Tali • Manfaat Sit Up • Lari Jarak Pendek • Gerakan Pemanasan Sebelum Olahraga • Olahraga Lempat Lembing [sc_fs_faq html=”true” headline=”h4″ img=”” question=”Apa saja yang termasuk lari jarak pendek?” img_alt=”” css_class=””] Pada poin pembagian jarak, Lari jarak pendek memiliki nomor lari diantaranya lari 50 meter, lari 100 meter, lari 200 meter dan lari 400 meter.

lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor...

{INSERTKEYS} [/sc_fs_faq] [sc_fs_faq html=”true” headline=”h4″ img=”” question=”Bagaimana gerakan lari jarak pendek?” img_alt=”” css_class=””] 1. Mencondongkan tubuh sedikit ke depan saat berlari, sudut kedua lengan sedikit fleksi 90 derajat kemudian saat berlari tangan diayunkan searah. 2. Kondisi rilek pada Otot-otot bagian depan dan kedua lengan. 3. Kaki tungkai bawah ditolakan dengan kuat sampai lurus, dan pengangkatan pada depan diusahakan sampai posisi sejajar dengan tanah. 4. Posisi ketinggian pinggang diusahakan sama selama berlari.

5. Badan dicondongkan dengan serentak ke depan ketika mencapai finish, sehingga dada bisa menggapai pita. [/sc_fs_faq] [sc_fs_faq html=”true” headline=”h4″ img=”” question=”Nomor apa saja yang termasuk lari jarak pendek?” img_alt=”” css_class=””] Lari jarak pendek: 100m s/d 400m gerak lari yang dilakukan dengan memaksimalkan semua teknik mulai dari kecepatan start, saat berlari sprint dan teknik memasuki garis finish, sehingga menentukan baik buruknya catatan waktu yang ditempuh.

Lari jarak menengah: 800 m s/d 1500 m. Lari jarak jauh : 3000m s/d 42,195 km karena jaraknya cukup jauh, keduanya menggunakan start berdiri, dibutuhkan keterampilan yang sangat tinggi, karena terdiri atas pengerahan atau pemanfaatan tenaga yang maksimal dalam waktu yang relatif sangat singkat (Agung, 2013). [/sc_fs_faq] [sc_fs_faq html=”true” headline=”h4″ img=”” question=”Apakah lari jarak pendek merupakan cabang atletik?” img_alt=”” css_class=””] Lari merupakan olahraga yang sederhana, salah satu nomor yang diperlombakan dalam cabang olahraga atletik, baik yang bertaraf daerah, nasional maupun internasional.

Cabang olahraga atletik ini terdiri dari beberapa nomor yaitu jalan cepat, lari lompat dan lempar. Seperti yang sudah dijelaskan di atas lari terdiri dari lari jarak pendek (Sprint), lari jarak menengah, lari jarak jauh serta marathon. [/sc_fs_faq] Nama : Syahdiqin Aina Kelas : XI MIPA 4 Cara melakukan start lari dgn benar A. Gerak Start jongkok tahap-tahap start jongkok yang harus diketahui adalah sebagai berikut: Lari jarak pendek dibagi dalam empat phase : 1) Posisi “BERSEDIA” Dalam posisi “Bersedia” pelari telah siap di start blok dan mengambil sikap/posisi awal.

Tujuan untuk memasang/menempatkan start-blok disesuaikan dengan ukuran perawakan dan kemampuan pelari. Sifat-sifat teknis : a) Blok depan ditempatkan 1,5 panjang kaki di belakang garis start. b) Blok belakang dipasang 1,5 panjang kaki di belakang blok depan. c) Blok depan biasanya dipasang lebih datar. d) Blok belakang biasanya dipasang lebih curam.

2) Posisi “BERSEDIA” Tujuan mengambil sikap start posisi-awal yang layak. Sifat-sifat teknis : a) Kedua kaki dalam keadaan menyentuh tanah. b) Lutut kaki belakang terletak di tanah. c) Kedua tangan diletakkan di tanah, terpisah selebar bahu lebih sediki jari-jari tangan menyirip ke samping/dilengkungkan.

d) Kepala dalam keadaan datar dengan punggung, sedang mata menatap lurus ke bawah. Kesalahan yang sering terjadi ketika start jongkok lari jarak pendek adalah sikap badan kaku, cara ayunan tangan/kaki yang kurang pas, badani kurang condong ke depan, pinggang kurang tinggi atau terlalu rendah, kaki ayun maupun tumpu lurus semua atau ditekuk semua, dan tidak diikuti gerak lanjut.

Bayangkan dan lakukanlah keterampilan yang sesuai dengan tujuan gerak dari start jongkok lari jarak pendek tersebut. Usahakan untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang sering terjadi. 3) Posisi” SIAAAP” Dalam posisi “Siaaap” pelari telah bergerak ke suatu posisi start yang optimal. Tujuan untuk bergerak masuk ke posisi start yang optimal dan dipertahankan. Sifat-sifat teknis: a) Lutut-lutut ditekan ke belakang.

b) Lutut kaki-depan ada dalam posisi membentuk sudut siku siku c) Lutut kaki-belakang membentuk sudut antara 120-140 derajat. d) Pinggang sedikit diangkat tinggi dari pada bahu, tubuh sedikit condong ke depan. e) Bahu sedikit lebih maju ke depan dari ke dua tangan. 3) Gerakan/ Phase dorongan (drive). Saat aba-aba “YAA” atau bunyi pistol. Dalam tahap dorongan, pelari meninggalkan start-blok dan melakukan/ membuat langkah pertama lari.

Tujuan untuk meninggalkan start-blok dan untuk mempersiapkan pembuatan langkah lari pertama. Sifat-sifat teknis: a) Badan diluruskan dan diangkat pada saat kedua kaki menekan keras pada start-blok. b) Kedua tangan diangkat dari tanah bersamaan untuk kemudian diayun bergantian.

c) Kaki belakang mendorong kuat/ singkat, dorongan kaki depan sedikit tidak kuat/keras namun lebih lama. d) Kaki belakang diayun ke depan dengan cepat sedangkan badan condong ke depan. e) Lutut dan pinggang keduanya diluruskan penuh pada saat akhir dorongan Kesalahan yang sering terjadi ketika start jongkok lari jarak pendek adalah sikap badan kaku, cara ayunan tangan/kaki yang kurang pas, badan kurang condong ke depan, pinggang kurang tinggi atau terlalu rendah, kaki ayun maupun tumpu lurus semua atau ditekuk semua, dan tidak diikuti gerak lanjut, Bayangkan dan lakukanlah keterampilan yang sesuai dengan tujuan gerak dari start jongkok lari jarak pendek tersebut.

Usahakan untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang sering terjadi. • Start Pendek (Bunch Start). Kaki kiri di depan dan lutut kaki kanan diletakkan sejajar di sebelah kaki kiri, beri jarak sekitar satu kepal.

Jari-jari tangan rapat dan ibu jari terpisah, keduanya diletakkan di belakang garis start. Start Menengah (Medium Start). Kaki kiri tetap berada di depan, lutut kaki kanan diletakkan di sebelah kanan, sejajar dengan tumit kaki kiri, beri jarak sekitar satu kepal. Jari-jari tangan rapat dan ibu jari terpisah, keduanya diletakkan di belakang garis start. Start Panjang (Long Start).

Seperti dua teknik di atas, Kaki kiri diletakkan di depan lutut kaki kanan yang berada di belakang kaki kiri, beri jarak sekitar satu kepal. Jari-jari tangan rapat dan ibu jari terpisah, keduanya diletakkan di belakang garis start. • Berikut cara melakukan start yang benar 1.

Sikap jongkok rileks. 2. Lutut kaki kanan menempel di tanah. 3. Kaki kiri terletak diantara kaki kanan dan lutut kaki kanan. 4. Kedua tangan menempel diatas garis start dengan membentuk huruf”V” 5.

Pandangan rileks ke depan, dan konsentrasi pada aba-aba start berikutnya Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 126 • Akuntansi 37 • Bahasa Indonesia 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa 1 • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 20 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Branding 2 • Ekonomi 152 • Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 9 • Manajemen 29 • Marketing 17 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Politik Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori 6 • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1• A.

Pengertian lari jarak pendek • B. Sejarah Lari Jarak Pendek • C. Manfaat lari jarak pendek • Anda Mungkin Juga Menyukai • one. Perkembangan kekuatan otot • 2. Meningkatkan Oksidasi Lemak atau pembakaran lemak • 3.

Meningkatkan sintesis protein, perkembangan otot yang maksimal tanpa lemak • 4. Meningkatkan kapasitas aerobik, tubuh jadi lebih bugar • five.

Memaksimalkan kemampuan serat otot • six. Meningkatkan sensitivitas insulin, baik untuk latihan penyembuhan Diabetes • 7. Meningkatkan kesehatan jantung • D. Teknik atau Pengetahuan dasar Lari Jarak Pendek • 1.

Teknik Start Lari Jarak Pendek • a. Aba-aba bersedia • b. Aba-aba siap • c. Aba-aba Yaak • two. Teknik Lari Jarak Pendek • a. Fase Topang • b. Fase layang • 3. Teknik Melewati Garis Stop • E.

Peraturan Lari Jarak Pendek • 1. Peraturan Perlombaan • two.Berikut ini adalah Diskualifikasi atau Hal-hal yang Dianggap Tidak Sah • 3. Lintasan • 4. Peralatan • v. Pembagian jarak • F. Nomor lari jarak pendek • Thou. Perbedaan lari jarak pendek dengan jarak menengah • Rekomendasi Buku & Artikel Terkait • • Buku Terkait • Materi Terkait A. Pengertian lari jarak pendek Jadi begini, Sprinter ( pelari cepat / pelari jarak pendek ) seperti Mohammad Zohri ( Atlet Nasional, Juara ke 3 cabang lari 100 meter di Olimpiade, Golden Grand Prix Osaka 2019, Jepang) melakukan teknik jenis lari yang dikuasainya ini dengan kekuatan dan kecepatan penuh sepanjang garis lintasan yang telah ditentukan dari start hingga terminate guna meraih kemenangan berdasarkan catatan waktu yang paling singkat.

Zohri spesialis lari jarak 100 meter walaupun terdapat 200 meter dan 400 meter sebagai alternatif lintasan yang dilombakan pada lari jarak pendek. Berikut beberapa kajian pustaka perihal deskripsi teori hakikat lari jarak pendek (sprint) 100 meter : Dalam bukunya Yoyo Bahagia (2000:eleven) menyatakan bahwa lari termasuk dalam fase layang adalah gerakan tubuh dimana kedua kaki ada saat melayang di udara (kedua telapak kaki lepas dari tanah), berbeda dengan jalan dimana kaki selalu kontak dengan bumi atau tanah.

Mochamad Djuminar menerangkan seorang pelari akan melakukan frekuensi langkah yang dipercepat, sehingga pada satu waktu kecenderungan badan melayang pada saat ia berlari. {/INSERTKEYS}

lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor...

Artinya ketika kedua kaku melayang setidaknya ada setu kaku yang menopang tanah. (Mochamad Djuminar A. Widya, 2004: 13) Wikipedia mendefinisikan lari adalah gerakan tubuh (gait) dimana pada suatu saat ada fase layang, semua kaki tidak menginjak tanah. Jadi, berbeda dengan jalan yang salah satu kaki harus lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor. ada sebagai penopang dan kontak dengan tanah, sedangkan lari merupakan gerakan tubuh dimana kedua kaki ada saat bisa melayang di udara atau tidak kontak dengan tanah.

Jalan dan lari merupakan bagian dari kepelatihan dasar atletik yang di dalamnya mencakup berlatih-melatih, menyusun program latihan fisik, teknik, taktik, dan masih banyak lagi. Bagi Grameds yang ingin mempelajari lebih dalam, buku berjudul Kepelatihan Atletik Jalan dan Lari dari Dr. Suratmin, South.Pd., M.Or. B. Sejarah Lari Jarak Pendek Berdasarkan catatan sejarah, lari jarak pendek mulai muncul pada abad ke-7 SM atau pada zaman Yunani Kuno serta berasal dari seorang prajurit Yunani Kuno.

Pada saat itu, seorang prajurit tersebut ingin mengumumkan kemenangan Yunani dari Persia dan ia pun berlalri sambi membawa pesan untuk menyampaikan kepada sang Raja.

Namun, tanpa diduga, setelah menyampaikan pesan atas kemenangan tersebut kepada sang Raja, beliau meninggal dunia. Sang raja yang mendengar kabar itu ingin memberikan penghormatan atas kematian prajurit tersebut dengan cara menyelenggarakan lomba lari jarak pendek. Zaman yang terus berkembang membuat lari jarak pendek semakin dikenal oleh masyarakat dunia.

Hingga pada akhirnya, di tahun 1912 ada sebuah organisai yang menaungi olahraga atletik lari jarak pendek, yaitu IAAF ( International Association of Athletics Federation). Saat ini, sudah sekitar 212 negara sudah menjadi anggota IAAF. C. Manfaat lari jarak pendek Tidak hanya manusia, bahkan hewanpun memanfaatkan lari sebagai cara tercepat bergerak menggunakan kaki. Pada satu waktu gerakan lari semua kaki tidak menginjak tanah, dalam istilah olahraga sebagai gerakan tubuh (gait).

Lari adalah salah satu bentuk latihan aerobik dan anaerobik. Pada Jurnal e-Biomedik (eBm), Book three, Nomor ane, Januari-Apr 2015 disebutkan Aerobik, merupakan aktivitas olahraga yang dilakukan secara terus menerus dengan intensitas rendah hingga sedang, seperti: jalan kaki, lari, bersepeda dan jogging.

Berbeda dengan anaerobik, aktivitas olahraga ini memerlukan intensitas tinggi dengan energi secara cepat dalam waktu singkat, namun tidak dengan durasi yang lama dan terus menerus. Bagi seorang pelari profesional, terutama pada jarak pendek, mereka akan menggunakan teknik-teknik khusus baik latihan Aerobik dan Anaerobik tadi. Teknik latihan ini akan bermanfaat membentuk tubuh mereka agar kelak siap berlari dengan cepat.

Analisa biomekanikal (metode mekanika dengan kajian struktur dan fungsi aspek mekanika dari sistem biologi, pada tingkat dari seluruh organisme sampai organ, sel dan organel sel) dari para pelari menunjukkan perubahan pada tubuhnya antara lain, ketika melakukan gerakan-gerakan berlari adanya sudut yang besar dari lutut-lutut mereka.

Disebutkan oleh (Riyadi, 1982), untuk meningkatkan kinerja dari seorang pelari dibutuhkan pembentukan kekuatan dan tenaga otot yang maksimal, karena dalam lari jarak pendek dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut : • Speed (Kecepatan) • Power (Daya Ledak Otot) • Strength (Kekuatan) • Coordination (Koordinasi Gerakan) • Flexibility (Kelenturan) • Agility (Kelincahan) • Stamina Pada The Sprint Project, sebuah channel Youtube yang membahas tentang pengetahuan sprint atau lari jarak pendek, disampaikan ada 7 Manfaat Dart menurut Ilmu pengetahuan, antara lain : 1.

Perkembangan kekuatan otot Seperti kita ketahui bahwa Lari Jarak Pendek termasuk ke dalam jenis aktivitas olahraga anaerobik. Aktivitas Anaerobic dapat memformula glukosa menjadi energi tanpa menggunakan oksigen. Akibatnya, tubuh akan lebih bertenaga karena menyerap energi lebih banyak dan menggunakan sumber energi yang tersimpan di otot. Gambar OSTILL - Kredit: Getty Images/iStockphoto : perkembangan otot sprinter dan pelari marathon 2.

Meningkatkan Oksidasi Lemak atau pembakaran lemak Gambar : Clubsweat.ca, thirty menit latihan dart dan kombinasinya Oksidasi lemak pada dasarnya adalah proses dimana tubuh Anda membakar lemak dan menggunakannya untuk energi. Sebuah studi tahun 2018 meneliti efek dari hanya satu sesi latihan dan menunjukkan efek signifikan pada pembakaran lemak setelah latihan dan pengeluaran energi full Jaringan otot Anda.

( Biomedical Human Kinetics 10(1):118-126 – august 2018) 3. Meningkatkan sintesis protein, perkembangan otot yang maksimal tanpa lemak Protein synthesis adalah proses dimana otot Anda membangun dan memperbaiki, ini berarti tubuh Anda akan menggunakan protein yang Anda konsumsi secara lebih efektif untuk membangun otot tanpa lemak.

Sistem protein melibatkan DNA dalam proses pembentukan protein. Asam deoksiribonukleat, lebih dikenal dengan singkatan Dna ( Deoxyribonucleic Acid ) merupakan materi genetik yang terdapat di dalam sel makhluk hidup, memiliki pewarisan sifat. Pada sebuah penelitian di tahun 2010 ditemukan bahwa ketika protein dan karbohidrat dikonsumsi langsung setelah sesi lari cepat, terjadi peningkatan sintesis protein.

Ini mirip dengan jendela anabolik tepat setelah sesi latihan beban. four. Meningkatkan kapasitas aerobik, tubuh jadi lebih bugar Kapasitas aerobik adalah jumlah oksigen maksimum yang dapat diambil tubuh kita dan disalurkan ke otot kita selama latihan intensitas tinggi, juga dikenal sebagai V02 Max.

Mike Boyle adalah kepala pelatih penanganan kekuatan dan pengkondisian untuk Boston Red Sox dalam bukunya, sebuah kemajuan dalam pelatihan fungsional, Mike Boyle membahas lari cepat, dalam tulisannya “pelatihan interval mengembangkan kapasitas aerobik lebih baik daripada pelatihan aerobik.

Cara tercepat untuk meningkatkan VO2 Max, ukuran standar kami kebugaran aerobik, melalui pelatihan interval.” Jadi artinya tubuh kita akan lebih segar karena jumlah oksigen dalam otot kita meningkat. v. Memaksimalkan kemampuan serat otot Beberapa komponen dasar seperti karakter, psikologis, proporsi tubuh, otot merah, otot putih dan suku, sering menjadi pertimbangan dalam pemilihan atlet (Widhiyanti 2013). Secara genetik tubuh seseorang rata-rata tersusun oleh 50% serabut otot tipe lambat dan 50% serabut otot tipe cepat pada otot yang digunakan untuk bergerak (Quinn, 2013).

Serabut otot sangat kecil sekali, salah satu bagian pada otot yang mudah lelah dengan cepat tetapi mereka sangat kuat, dalam satu “kejutan” mereka menghasilkan banyak tenaga dalam waktu singkat. Lari cepat dapat meningkatkan jumlah serat berkedut cepat untuk kemudian melatih serat yang sudah ada untuk merekrut lebih cepat guna menghasilkan lebih banyak jumlah manfaat daya.

Joe McConkey, ahli fisiologi olahraga di Boston dan pelatih lari bersertifikat menyampaikan, dengan berlari, sebagian besar otot bekerja atau mengalami kontraksi eksentrik, yang merupakan beban terberat pada tubuh.

Kita akan cenderung menyadari perubahan massa otot dan kekuatan nyata ketika intensitas berlari di perbanyak. Namun, kita akan memperoleh hasil yang prima, apabila kita memiliki catatan jarak yang baik dalam berlari.

six. Meningkatkan sensitivitas insulin, baik untuk latihan penyembuhan Diabetes Insulin adalah hormon yang menentukan bagaimana tubuh kita merespons karbohidrat. Sebuah studi tahun 2010 meneliti efek lari cepat pada insulin, mereka menemukan bahwa enam puluh menit latihan dengan intensitas tinggi selama 14 hari meningkatkan sensitivitas insulin.

Menurunkan HbA1c pada pasien dengan diabetes tipe 2 dapat melalui aktivitas fisik terstruktur yang terdiri dari latihan daya tahan, latihan aerobik, atau gabungan keduanya. Dalam tulisan Umpierrez Et al., 2011, Latihan terstruktur dengan interval waktu lebih dari 150 menit perminggu dapat menurunkan HbA1c, lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor.

waktu ini lebih efektif dalam proses penurunannya. Apalagi dengan mengkombinasikan antara aktivitas fisik dan diet yang sempurna akan sangat bermanfaat dengan nilai HbA1c lebih rendah.

( dari Jurnal Husada Mahakam Volume Three No. half dozen, Nopember 2013, hal. 263 – 318 ). Menurut (Peirce, 1999) latihan olahraga sering direkomendasikan dalam pengelolaan penyembuhan penyakit DM tipe 1 dan DM tipe two dan dapat meningkatkan penyerapan glukosa menjadi energi dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan penimbunan lemak tubuh.

7. Meningkatkan kesehatan jantung Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika, terdapat 610.000 Kematian pertahun, cukup memberikan kita informasi bahwa penyakit jantung adalah 1 dari iv penyebab kematian. Sprinting tidak hanya memberikan bentuk sixpack perut kita namun mampu membuat jantung kita lebih kuat dan lebih efektif dalam melakukan tugasnya.

pada tahun 2012, sebuah penelitian yang dilakukan dengan 4840 peserta yang menderita penyakit jantung koroner disimpulkan bahwa manfaat olahraga intensitas tinggi sangat positif, sehingga mereka sangat merekomendasikan bahkan untuk orang yang menderita penyakit jantung koroner. Masih banyak lagi manfaat Sprint atau lari jarak pendek, namun vii point di atas mudah-mudahan cukup mewakili dari manfaat olahraga lari jarak pendek. D. Teknik atau Pengetahuan dasar Lari Jarak Pendek Dalam setiap cabang olahraga, penting untuk mengetahui teknik serta latihan fisik yang tepat untuk kebutuhan serta tuntutannya, pada buku berjudul Pelatihan Kondisi Fisik dari Dikdik Zafar Sidik, Dr., M.Pd.

Dkk. akan dibahas pelatihan yang tepat untuk setiap cabang olahraga yang ada, termasuk lari jarak pendek. Seorang pelari harus mengetahui pengetahuan dasar berlari cepat atau lari jarak pendek sebelum ia melangkah ke teknik berlari cepat. Bompa (1999) menjelaskan, beberapa hal mendasar yang harus dipahami oleh pelari jarak pendek (sprinter), adalah sebagai berikut: • Mencondongkan tubuh sedikit ke depan saat berlari, sudut kedua lengan sedikit fleksi 90 derajat kemudian saat berlari tangan diayunkan searah.

• Kondisi rilek pada Otot-otot bagian depan dan kedua lengan. • Kaki tungkai bawah ditolakan dengan kuat sampai lurus, dan pengangkatan pada depan diusahakan sampai posisi sejajar dengan tanah. • Posisi ketinggian pinggang diusahakan sama selama berlari. • Badan dicondongkan dengan serentak ke depan ketika mencapai finish, sehingga dada bisa menggapai pita.

Setelah kita memahami urain Bompa (1999) tentang teknik dasar lari jarak pendek di atas, ada baiknya kita juga mempelajari beberapa teknik berikutnya agar memaksimalkan hasil dalam berlari jarak pendek. Berikut beberapa teknik lari jarak pendek : Gambar : fasttrackrecruiting.com, teknik showtime lari jarak pendek. Ada tiga macam teknik first dalam lari cepat atau lari jarak pendek, yaitu sebagai berikut: • Start Pendek (Agglomeration Start).

Kaki kiri di depan dan lutut kaki kanan diletakkan sejajar di sebelah kaki kiri, beri jarak sekitar satu kepal. Jari-jari tangan rapat dan ibu jari terpisah, keduanya diletakkan di belakang garis first. • Start Menengah (Medium Start). Kaki kiri tetap berada di depan, lutut kaki kanan diletakkan di sebelah kanan, sejajar dengan tumit kaki kiri, beri jarak sekitar satu kepal.

Jari-jari tangan rapat dan ibu jari terpisah, keduanya diletakkan di belakang garis kickoff. • Start Panjang (Long Start). Seperti dua teknik di atas, Kaki kiri diletakkan di depan lutut kaki kanan yang berada di belakang kaki kiri, beri jarak sekitar satu kepal. Jari-jari tangan rapat dan ibu jari terpisah, keduanya diletakkan di belakang garis offset. Terdapat tiga urutan atau langkah-langkah teknik start lari jarak pendek dijelaskan Bompa (1999), antara lain sebagai berikut : a.

Aba-aba bersedia Gambar : Ilustrasi Aba-aba bersedia, Lari Jarak Pendek. Ketika starter telah memberikan aba-aba bersedia, maka pelari akan bersiap menempatkan kedua kakinya menyentuh blok yang sudah dipersiapkan depan dan belakang, lutut kaki belakang diletakkan di tanah, sejajar dengan kaki kiri, terpisah selebar bahu.

Jari-jari tangan membentuk huruf V terbalik dan berada di belakang garis starting time kemudian posisi kepala dalam keadaan datar dengan punggung, sedangkan mata harus tetap menatap lurus ke bawah. b. Aba-aba siap Gambar : Ilustrasi Aba-aba siap, Lari Jarak Pendek. Setelah aba-aba siap di bunyikan, posisi badan sudah mulai berubah, tubuh mulai sedikit condong ke depan, angkat pinggang sedikit lebih tinggi dari bahu, karena posisi condong bahu bahu agak maju ke depan dari dua tangan.

Kemudian lutut ditekan ke belakang, lutut kaki depan ada dalam posisi membentuk sudut siku-siku xc derajat, sedangkan kaki belakang pelari membentuk 120-140 derajat. c. Aba-aba Yaak Gambar : Ilustrasi Aba-aba yaak, Lari Jarak Pendek. Setelah seorang starter memberikan aba-aba “yaak”, maka saat inilah seorang pelari mulai mengerahkan seluruh tenaganya. Posisi badan diluruskan dan diangkat kemudian kaki menjadi tumpuan keras pada start blok untuk menghentak tenaga dorong.

Kedua tangan diangkat dari tanah kemudian mengayun seirama dengan gerak lari. Kaki belakang mulai mendorong lebih kuat, kaki depan mendorong sedikit demi sedikit, namun dengan segera kaki belakang diayunkan ke depan dengan cepat sedangkan lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor.

badan condong ke depan, posisi lutut dan pinggang diluruskan penuh, seperti membentuk sudut 45 derajat terhadap tanah pada saat akhir dorongan. two. Teknik Lari Jarak Pendek Pada fase ini seorang pelari mengerahkan daya dan kecepatan dengan teknik berlari cepat yang sudah dipelajarinya.

Purnomo (2007:33) menyampaikan, ada dua tahap dalam berlari cepat atau Sprint, antara lain sebagai berikut: a. Fase Topang Gambar : Ilustrasi fase topang dalam berlari cepat. Fase topang bertujuan untuk lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor. hambatan saat menyentuh tanah dan memaksimalkan dorongan ke depan. Fase topang terdiri dari topang depan dan topang dorong. Adapun tekniknya adalah sebagai berikut: • Mendarat pada telapak kaki.

lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor...

• Lutut kaki topang bengkok harus minimal pada saat amortisasi. • kaki ayun dipercepat, pinggang, sendi lutut dan mata kaki dari kaki topang harus diluruskan kuat-kuat pada saat bertolak. • Paha kaki ayun naik dengan cepat ke suatu posisi horizontal.

b. Fase layang Gambar : Ilustrasi fase layang dalam berlari cepat. Fase layang tujuan fase ini intinya untuk memaksimalkan dorongan ke depan dan kemudian mempersiapkan penempatan kaki yang efektif saat menyentuh tanah. Adapun tekniknya adalah sebagai berikut: • Mengayunkan lutut kaki, bergerak ke depan dan ke atas. • Dalam fase pemulihan Lutut kaki topang bengkok, irama ayunan lengan aktif namun rilek. • Kemudian Kaki topang bergerak ke belakang. 3. Teknik Melewati Garis Finish Inilah salah satu teknik penentu saat pelari mencoba meraih kemenangannya yaitu Garis Finish.

Pelari yang apabila bagian-bagian tubuhnya sudah dalam bidang vertikal dari sisi terdekat garis terminate, maka ia dikatan sudah berhasil masuk finish, sesuai dengan peraturan dan garis yang telah disediakan. Bagian tubuh yang dimaksud adalah hampir seluruh bagian tubuh, seperti : kepala, leher, lengan dan kaki.

Muhtar (2011:14) menjelaskan, terdapat tiga teknik pada saat melewati garis finish pada lari jarak pendek atau sprinter, yaitu: • Mencondongkan dada kemudian menjatuhkannya ke depan.

• Salah satu bahu dijatuhkan ke depan. • Secepat mungkin lari, sampai beberapa meter garis finish terlewati. Teknik yang sering dilakukan adalah teknik no.2 apabila ada beberapa pelari sedang berkompetisi bersamaan melewati garis finish, maka pelari yang anggota tubuhnya menyentuh pita atau garis terlebih dahulu merupakan pemenangnya. E. Peraturan Lari Jarak Pendek Induk organisasi atletik internasional IAAF (International Amateur Atloetik Federation) atau tingkat nasional PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) mengatur peraturan perlombaan lari jarak pendek telah diatur dan ditetapkan oleh.

Berikut peraturan untuk perlombaan lari jarak pendek: 1. Peraturan Perlombaan • Garis start dan finish selebar v cm siku-siku dengan batas tepi dalam lintasan. Tepi garis start dan tepi garis finish terdekat menjadi ukuran jarak perlombaan.

• “bersedia”, “siap” dan “ya” atau bunyi pistol adalah Aba-aba yang digunakan dalam lomba lari jarak pendek. • Saat aba-aba “ya” atau bunyi pistol yang ditembakkan ke udara, semua peserta lomba lari mulai berlari.

• Peringatan diberikan maksimal iii kali bagi peserta yang membuat kesalahan pada saat start. • Pada perlombaan besar lari jarak pendek, dilakukan empat tahap, yaitu babak pertama, babak kedua, babak semifinal, dan babak concluding.

• Akan terjadi babak pertama jika jumlah peserta banyak, pemenang I dan II tiap heat berhak maju ke babak berikutnya. 2.Berikut ini adalah Diskualifikasi atau Hal-hal yang Dianggap Tidak Sah Hal-hal yang dianggap tidak sah yaitu : • Tiga kali melakukan kesalahan start.

• Melewati atau memasuki lintasan pelari lain. • Berbuat curang mengganggu lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor. lain. • Keluar dari lintasan. • Terbukti memakai doping atau obat perangsang. • Peralatan dan Sarana Lari Jarak Pendek three.

lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor...

Lintasan Setiap lintasan atau ban lari jarak pendek dibentuk di sebuah lapangan, antar jarak lintasan berukuran lebar 1,22 meter dengan jumlah eight buah. iv. Peralatan Sepatu spikes, start block, tiang finish, stopwatch, dan bendera first atau pistol merupakan alat biasa digunakan dalam perlombaan lari jarak pendek.

5. Pembagian jarak • Lari jarak pendek: 100m s/d 400m gerak lari yang dilakukan dengan memaksimalkan semua teknik mulai dari kecepatan start, saat berlari sprint dan teknik memasuki garis finish, sehingga menentukan baik buruknya catatan waktu yang ditempuh.

Pada umumnya, lari jarak pendek menggunakan first jongkok. Jadi, Start Jongkok adalah teknik start yang biasa digunakan lari jarak pendek. • Lari jarak menengah: 800 grand southward/d 1500 1000. • Lari jarak jauh : 3000m s/d 42,195 km karena jaraknya cukup jauh, keduanya menggunakan commencement berdiri, dibutuhkan keterampilan yang sangat tinggi, karena terdiri atas pengerahan atau pemanfaatan tenaga yang maksimal dalam waktu yang relatif sangat singkat (Agung, 2013).

F. Nomor lari jarak pendek Lari merupakan olahraga yang sederhana, salah satu nomor yang diperlombakan dalam cabang olahraga atletik, baik yang bertaraf daerah, nasional maupun internasional.

Cabang olahraga atletik ini terdiri dari beberapa nomor yaitu jalan cepat, lari lompat dan lempar. Seperti yang sudah dijelaskan di atas lari terdiri dari lari jarak pendek (Sprint), lari jarak menengah, lari jarak jauh serta marathon. Pada poin pembagian jarak, klasifikasi lari jarak pendek berdasarkan nomor lari diantaranya lari 50 meter, lari 100 meter, lari 200 meter dan lari 400 meter. G. Perbedaan lari jarak pendek dengan jarak menengah Situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menerangkan perbedaan prinsip yang paling utama antara ketiga cabang olahraga atletik ini terletak pada tingkat kecepatannya.

Karena jarak dari lintasan lomba lari jarak pendek termasuk singkat, sampai 400 m, maka para sprinter harus mengerahkan tenaganya agar secepat mungkin masuk garis finish. Berbeda dengan lari jarak jauh, faktor kecepatan bukan jadi hal yang utama. Begitu pula dengan lari jarak menengah perbedaan jarak sangatlah menentukan.

lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor...

Menggunakan teknik menghemat tenaga serta berlari seefisien mungkin adalah faktor utama yang harus diperhatikan ketika berlari jarak jauh dan menengah. Kemampuan performa dan tenaga kunci utama dari pelari jarak jauh. Karena mengingat jarak yang ditempuh lebih jauh dari pada lari jarak menengah. Selain itu, perbedaan prinsip dan teknik diantara keduanya masih banyak lagi. Tumpuan kaki pelari adalah perbedaan selanjutnya.

Para sprinter lebih banyak menggunakan tumpuan kaki paling depan, telapak kaki bagian depan sangat berpengaruh pada kecepatan. Tidak hanya pada tumpuan kaki, menjadi pembeda antara ketiga jenis lari tersebut. Pada lari jarak pendek, melatih kekuatan serta kecepatan otot sangat penting untuk dilakukan. Tumpuan telapak kaki paling depan menjadi faktor utama dari nomor lari ini.

Teknik start yang tepat juga sangat berpengaruh karena membutuhkan tolakan yang kuat pada start jongkok. Sedangkan seluruh bagian telapak kaki digunakan sebagai tumpuan untuk lari jarak menengah dan lari jarak jauh. Frekuensi latihan untuk meningkatkan daya tahan tubuh lari sprint merupakan salah satu cabang atletik nomor.

stamina lebih diutamakan dalam lari jarak menengah dan jauh. Nah, itulah penjelasan tentang lari jarak pendek, mulai dari teknik sampai hal-hal yang perlu dipersiapkan saat melakukannya. Jika Grameds menyukai olahraga maka lari jarak pendek bisa jadi pilihan olahrga sehari-hari yang mudah dilakukan namun tetap bisa menjaga kebugaran dan kesehatan kita.

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait [sc_fs_faq html=”truthful” headline=”h4″ img=”” question=”Apa saja yang termasuk lari jarak pendek?” img_alt=”” css_class=””] Pada poin pembagian jarak, Lari jarak pendek memiliki nomor lari diantaranya lari 50 meter, lari 100 meter, lari 200 meter dan lari 400 meter. [/sc_fs_faq] [sc_fs_faq html=”true” headline=”h4″ img=”” question=”Bagaimana gerakan lari jarak pendek?” img_alt=”” css_class=””] 1.

Mencondongkan tubuh sedikit ke depan saat berlari, sudut kedua lengan sedikit fleksi ninety derajat kemudian saat berlari tangan diayunkan searah. 2. Kondisi rilek pada Otot-otot bagian depan dan kedua lengan. 3. Kaki tungkai bawah ditolakan dengan kuat sampai lurus, dan pengangkatan pada depan diusahakan sampai posisi sejajar dengan tanah.

4. Posisi ketinggian pinggang diusahakan sama selama berlari. 5. Badan dicondongkan dengan serentak ke depan ketika mencapai finish, sehingga dada bisa menggapai pita. [/sc_fs_faq] [sc_fs_faq html=”true” headline=”h4″ img=”” question=”Nomor apa saja yang termasuk lari jarak pendek?” img_alt=”” css_class=””] Lari jarak pendek: 100m southward/d 400m gerak lari yang dilakukan dengan memaksimalkan semua teknik mulai dari kecepatan start, saat berlari sprint dan teknik memasuki garis terminate, sehingga menentukan baik buruknya catatan waktu yang ditempuh.

Lari jarak menengah: 800 m s/d 1500 thousand. Lari jarak jauh : 3000m s/d 42,195 km karena jaraknya cukup jauh, keduanya menggunakan start berdiri, dibutuhkan keterampilan yang sangat tinggi, karena terdiri atas pengerahan atau pemanfaatan tenaga yang maksimal dalam waktu yang relatif sangat singkat (Agung, 2013).

[/sc_fs_faq] [sc_fs_faq html=”true” headline=”h4″ img=”” question=”Apakah lari jarak pendek merupakan cabang atletik?” img_alt=”” css_class=””] Lari merupakan olahraga yang sederhana, salah satu nomor yang diperlombakan dalam cabang olahraga atletik, baik yang bertaraf daerah, nasional maupun internasional. Cabang olahraga atletik ini terdiri dari beberapa nomor yaitu jalan cepat, lari lompat dan lempar.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas lari terdiri dari lari jarak pendek (Sprint), lari jarak menengah, lari jarak jauh serta marathon. [/sc_fs_faq] Terbaru • Berikut Ini Cara Memperkecil Resiko Resiko Usaha Adalah • Contoh Membuat Pohon Akar Masalah Tentang Peternakan • Hack Wifi Wpa2 Psk Windows 7 Cmd • Makalah Pemanfaatan Limbah Untuk Pakan Ternak • Cara Membuat Mika Lampu Mobil Dari Akrilik • Cara Melihat Nomor Hp Orang Di Messenger • Jenis Sarana Dan Peralatan Budidaya Ternak Kesayangan • Cara Mengukur Penggaris Dari 0 Atau 1 • Cara Membuat Pistol Mainan Dari Botol Bekas Kategori • Aplikasi • Berkebun • Bisnis • Budidaya • Cara • News • Pelajaran • Serba-serbi • SIM Keliling • Soal • Ternak • Uncategorized

LARI JARAK PENDEK (SPRINT)




2022 www.videocon.com