Inti sel otot polos

inti sel otot polos

12. Sebarkan ini: Pengertian otot polos – Otot polos adalah suatu golongan otot tak sadar mapun juga akan bekerja secara refleks. Otot polos merupakan suatu otot yang jaringannya terdiri atas sel-sel otot yang polos yang di mana juga mempunnyai bentuk polos seperti gelendong dengan kedua buah ujung yang akan meruncing ataupun juga akan melancip serta mempunyaii satu inti tunggal tersebut.

Ciri – Ciri Otot Polos β€’ Mempunyai bentuk seperti gelondong β€’ Kedua ujungnya yang meruncing β€’ Terdapat pada saluran peredaran darah atau juga organ pencernaan β€’ Berkontraksi secara refleks β€’ Tidak akan terdapa mempuyai garis melintang seperti halnya otot lurik β€’ Tiap sel otot polos mempunyai satu inti sel tunggal yang dimana letaknya yang berada di tengah β€’ Termasuk otot tak sadar β€’ Waktu kontraksi otot polos yang akan bekisar 3 hingga 180 detik β€’ yang akan Bereaksi lambat β€’ Tidak mudah lelah (akan terus-menerus bekerja walauupun kita tidur ).

Lihat Juga: √Pengertian Informasi Jenis-Jenis Otot Polos Otot polos ini juga dibagi menjadi 2 yaitu otot polos unit tunggal atau juga inti sel otot polos polos unit ganda. Berikut dibawah ini pengertian dari masing-masing jenis tersebut. 1. Otot Polos Unit Tunggal Ialah otot polos yang mempunyai banyak serabut, serabut ini terdiri dari diantara ratusan hingga jutaan yang akan saling berkontraksi dengan adanya disertai membran sel yang inti sel otot polos satu dengan yang lainnya,lalu pada tempat berbeda yang dimana sering mengakibatkan mudahnya penyebaran serabut ke serabut yang lainnya.yang dimana Intinya meruakan suatu otot ini tidak perlu stimulus saraf eksternal untuk berkontraksi.

2. Otot Polos Unit Ganda Ialah otot polos yang tersusun maupun terdiri atas serabut yang berbeda-beda atau setiap serabut ini akan bekerja tanpa saling bantu-membantu ataupun ju lebih tepatnya bekerja secara sendiri.pada Intinya ialah otot ini akan banyak membutuhkan stimulus saraf eksternal untuk dapat berkontraksi. misalnya merupakan otot yang ada pada mata yang akan berperan dalam memfokuskan lensa serta dapat menyesuaikan ukuran pupil tersebut.

Bagian Otot Polos Pada awaalnya, otot polos ini juga mempunyai 3 bagian utama yaitu : 1. Membran Plasma pada Bagian ini sering juga disebut dengan nama Sarcolemma atau juga sarkolema. Ia baru terluhat dengan jelas jika kita menggunakan mikroskop electron. Ia akan terlihat seperti double membrane atau selaput membran ganda yang terdiri atas selaput luar dengan tebal antara 25 sampai 30 angstrom.setelah itu, selaput yang lainnya ialah selaput dalam dengan ketebalan kurang lebih 25 sampai 30 angstrom.

2. Sitoplasma Bagian otot polos yang satu ini juga sering dikenal dengan istilah sarkoplasma atau juga Sarcoplasma dengan sifat yang eosinofilik dan akan mengandung organoid yang terdiri dari mitokondria yang akan memagari inti, apparatus golgi, sentriol, serta endoplasma reticulum.

Selain organoid, terdapat pula paraplasma cotohnya glikogen juga lipofusin. Lihat Juga: Pankreas 3. Inti Sel Berjumlah satu dan jaga mempunyai bentk yang lonjong cenderung panjang dengan ujung yang ridak lancip. Saat bagian otot polos yang satu ini berkontraksi ia akan membentuk suatu gelombang. Proses Kontraksi Otot Polos Otot polos mengandung filamen aktin dan miosin,yang akan saling berinteraksi satu sama lain.

inti sel otot polos

Selanjutnya inti sel otot polos diaktifkan oleh ion kalsium dan adenosin trifosfat(ATP) dan akan dipecah menjadi adenosin difosfat(ADP) untuk memberikan energi bagi kontraksi. Otot polos tidak mengandung troponin yang dibutuhkan dalam pengaturan inti sel otot polos otot rangka. Filamen miosin memiliki diameter dua kali lebih besar daripada filamen aktin. Dan filamen aktin lebih banyak sekitar 15 kali lebih banyak dari filamen miosin. Oleh karena itu kemungkinan terlihatnya filamen aktin dalam jumlah berlebihan pada suatu irisan otot polos pun meningkat dan filamen miosin relative jarang bila dibandingkan dengan filamen aktin.

Otot polos pun dapat berkontraksi secara efektif lebih dari duapertiga panjang regangannya. Morfologi Otot Polos Otot polos secara anatomi berbeda dari otot rangka dan otot jantung karena otot polos tidak memperlihatkan gambaran serat-lintang. Otot ini memiliki aktin dan miosin yang bergeser satu sama lain untuk menghasilkan kontraksi. Akan tetapi, filamen-filamen itu tidak tertata dalam susunan yang teratur, seperti pada otot rangka dan jantung, sehingga tidak memperlihatkan gambaran serat-lintang.

Otot polos juga mengandung tropomiosin, tetapi tampaknya tidak memiliki troponin. Isoform aktin dan miosin otot polos berbeda dengan yang terdapat pada otot rangka. Di dalam otot polos terdapat retikulum sarkoplasma, tetapi tidak berkembang dengan baik. Secara umum, otot polos mempunyai sedikit mitokondria, dan sangat bergantung pada proses glikolisis untuk memenuhi kebutuhan metabolismenya. Sebarkan ini: β€’ Facebook β€’ Twit β€’ WhatsApp Posting pada S1, S2, SD, SMA, SMP, UMUM Ditag bagian bagian otot jantung, bagian otot polos, cara kerja otot jantung, cara kerja otot lurik, cara kerja otot polos, ciri otot polos brainly, contoh otot jantung, contoh otot polos, dendrit yaitu, diskus interkalaris, fungsi epitel kelenjar, fungsi jaringan ikat, fungsi jaringan saraf, fungsi jaringan saraf adalah, fungsi jaringan saraf pada lambung, fungsi jaringan tulang, fungsi kartilago hialin, fungsi otot lurik, fungsi otot polos, fungsi otot polos brainly, fungsi otot polos pada hewan, fungsi tulang rawan, gambar jaringan otot, gambar jaringan otot jantung, gambar otot jantung, gambar otot manusia dan keterangannya, gambar otot polos, gambar otot rangka, jaringan otot pada hewan, jaringan saraf, jenis desain cover ada 2 yaitu, kerja saraf otot polos, letak jaringan otot, letak otot jantung, letak otot lurik, letak otot polos, organ yang merupakan organ dalam adalah, otot jantung, inti sel otot polos jantung terdapat pada, otot lurik adalah, otot lurik disebut juga, otot lurik terdapat pada, otot pada manusia beserta gambarnya, otot polos bekerja secara, otot polos terdapat pada, otot rangka, otot rangka berfungsi untuk, pengertian otot polos, perbedaan jaringan otot, struktur dan bentuk otot lurik, struktur otot, struktur otot jantung, tulang adalah Artikel Terbaru β€’ Pengertian Kedaulatan β€’ Letak Astronomis Indonesia β€’ √Flowchart adalah : Pengertian, Jenis, Perbedaan, Tujuan dan Fungsi Secara Lengkap β€’ Momen Inersia β€’ √ Manusia Purba Di Indonesia : SejarahPengertian dan Jenisnya β€’ Manajemen Pemasaran Adalah β€’ Kompetensi Adalah β€’ Implementasi Adalah β€’ Manajemen Operasional Adalah β€’ E-book Adalah β€’ Talak Adalah β€’ Senyawa Adalah β€’ Perbedaan Senyawa dan Campuran β€’ Momentum dan Impuls β€’ Metamorfosis Sempurna dan Tidak Otot polos adalah jenis otot dalam tubuh manusia yang biasanya terdapat dalam sistem pencernaan, paru-paru, pembuluh darah, otot iris mata, otot bawah kulit dan beberapa organ lainnya.

Pengertian otot secara umum adalah suatu jaringan pada tubuh manusia yang dapat mengalami kontraksi (mengerut) dan relaksasi (mengendur). Dengan kata lain, otot merupakan jaringan tubuh manusia yang berfungsi sebagai alat gerak aktif. Daftar Isi β€’ Pengertian Otot Polos β€’ Morfologi Struktur Otot Polos β€’ Jenis Otot Polos β€’ 1. Otot Polos Multiunit β€’ 2. Otot Polos Viseral β€’ Ciri – Ciri Otot Polos Pengertian Otot Polos Otot polos adalah jenis otot dalam tubuh manusia yang biasanya terdapat dalam sistem pencernaan, paru-paru, pembuluh darah, otot iris mata, otot bawah kulit dan beberapa organ lainnya.

Karena otot polos bekerja untuk organ dalam inti sel otot polos, maka otot ini bekerja secara tak sadar atau refleks. Sistem kerja otot polos secara tak sadar artinya kerja otot tidak dikendalikan secara sukarela oleh sistem saraf somatik, tetapi oleh sinyal dari sistem saraf otonom, seperti impuls saraf, hormon, dan bahan kimia lainnya yang dikeluarkan oleh organ khusus pada tubuh manusia.

Otot polos dikhususkan untuk berkontraksi secara persisten, tidak seperti otot rangka yang banyak berkontraksi dan lepas dengan cepat. Karena kemampuannya untuk berkontraksi dan menahan, otot polos digunakan untuk banyak fungsi di berbagai bagian tubuh Anda.

Dalam sistem peredaran darah, otot polos memainkan peran penting dalam menjaga dan mengendalikan tekanan darah dan aliran oksigen ke seluruh tubuh Anda. Sementara sebagian besar tekanan diberikan oleh jantung, setiap vena dan arteri dilapisi dengan otot polos.

Otot-otot kecil ini dapat berkontraksi untuk memberikan tekanan pada sistem atau bersantai untuk memungkinkan lebih banyak darah mengalir. Meskipun otot polos tidak berkontraksi atau terlepas secepat otot rangka atau jantung, otot ini inti sel otot polos lebih berguna untuk memberikan ketegangan elastis yang konsisten. Morfologi Struktur Otot Polos Disebut sebagai otot polos karena penampakan otot ini polos tidak bergaris-garis melintang sebagaimana otot lurik dan otot jantung.

Baca juga: Rumus Limas : Luas, Volume, dan Contoh Soal + Pembahasan Bentuk fisik otot polos berupa gelendong dengan ujung runcing. Terdiri dari serabut-serabut kecil dengan diameter 2 hingga 5 mikron atau hanya 50 hingga 200 mikron panjangnya. Hal ini berbeda dengan otot lurik yang besarnya mencapai 20 kali diameter otot polos. Secara fisik, otot polos memiliki anatomi yang berbeda dengan otot jantung maupun otot lurik. Otot polos memiliki aktin dan miosin yang bergeser satu sama lain untuk menghasilkan kontraksi.

Namun, filamen tersebut tidak tertata sebagaimana otot lurik dan jantung sehingga otot polos tidak mempunyai gambaran serat lintang. Serat pada otot polos berbentuk spindel, yaitu lebar di tengah dan meruncing di kedua ujungnya, agak seperti sepak bola inti sel otot polos memiliki inti tunggal; serat-serat tersebut berkisar sekitar 30 hingga 200 ΞΌm (ribuan kali lebih pendek dari serat otot rangka), dan menghasilkan jaringan ikat mereka sendiri, yang dinamakan endomisium.

Meskipun serat pada otot polos tidak memiliki lurik dan sarkoma, serat otot polos memiliki protein kontraktil aktin dan miosin, dan filamen tebal serta tipis.

Tidak seperti jaringan skeletal atau jantung, jaringan otot polos tidak memiliki striasi yang jelas terlihat pada sel. Hal ini karena sel-sel otot polos diatur dengan cara yang berbeda dari sel-sel otot lainnya.

Filamen aktin dan miosin pada otot polos disusun dalam pola bertumpuk di sel. Susunan β€œtangga” dari aktin dan miosin ini jauh berbeda dari struktur otot rangka dan jantung.

Filamen aktin dalam otot polos berjalan dari satu sisi sel ke sisi lain, menghubungkan pada benda padat dan pada membran sel. Pada otot rangka dan jantung, filamen aktin melekat pada lempeng Z, yang menampung banyak filamen aktin dan tampak sebagai pita gelap di bawah mikroskop. Sedangkan pada otot polos, serat aktin dan miosin diatur satu sama lain saat berjalan melalui sel. Jenis Otot Polos Otot polos tiap organ sering berbeda dari otot polos sebagian besar organ dalam beberapa hal : ukuran fisik, organisasi berkas atau lembarannya, respon terhadap berbagai jenis rangsangan, sifat-sifat persarafannya, dan fungsinya.

1.

inti sel otot polos

Otot Polos Multiunit Jenis otot polos multiunit terdiri dari serabut-serabut otot polos yang tegas. Tiap-tiap serabut bekerja seluruhnya secara independen satu sama lainnya, dan seringkali dipersarafi oleh satu ujung saraf seperti yang terdapat pada serabut-serabut otot rangka.

Ini berbeda dengan otot polos viseral yang lebih banyak dikontrol oleh stimuli bukan saraf. Beberapa contoh otot polos multiunit yang ditemukan pada tubuh adalah serabut otot polos M.ciliaris mata, iris mata, membran niktitans yang meliputi mata beberapa hewan tingkat rendah. Baca juga: Teknik Dasar Sepak Bola (+ Gambar) : Peraturan, Teknik, dan Ukuran Lapangan 2. Otot Polos Viseral Serat-serat otot polos viseral biasanya tersusun dalam lembaran-lembaran atau bundel-bundel dan membran selnya berkontak satu dengan yang inti sel otot polos pada banyak titik untuk membentuk banyak gap junction atau neksi, melalui mana ion-ion dapat mengalir dengan mudahnya dari dalam satu serat otot polos ke serat berikutnya.

Oleh karena itu, bila sebagian jaringan otot viseral dirangsang potensial aksi biasanya dihantarkan ke serabut-serabut sekitarnya. Jadi serat ini membentuk sinsitium fungsional yang biasanya berkontraksi dalm area besar sekaligus. Otot polos viseral ditemukan dalam sebagian besar organ tubuh terutama dinding usus, saluran empedu, ureter, uterus, dsb.

Ciri – Ciri Otot Polos Terdapat juga Ciri-ciri otot polos antara lain ialah sebagai berikut : β€’ Berkontraksi dengan refleks dikarenkan otot polos ialah otot yang tak sadar (otonom) atau refleks β€’ Tidak mempunyai garis yang melintang seperti yang terdapat pada otot lurik β€’ Mempunyai reaksi yang lambat dan juga tidak mudah lelah atau akan terus menerus bekerja walaupun kita dalam kondisi tidur. β€’ Otot polos adalah otot tak sadar (otonom) atau refleks β€’ Bentuk otot polos tersebut seperti gelondong β€’ Pada kedua ujungnya meruncing dan juga bagian tengahnya otot tersebut menggelembung β€’ Tiap sel otot polos tersebut mempunyai satu inti sel yang terletak di tengah.

β€’ Waktu kontraksi pada otot polos tersebut dari 3 sampai dengan 180 detik β€’ Biasanya otot polos tersebut terdapat dibagian usus, saluran peredaran darah, otot saluran kemih, pembuluh darah dan lain sebagainya. Demikian penjelasan mengenai pengertian, jenis, ciri beserta gambar otot polos. Semoga bermanfaat.
MENU β€’ Home β€’ SMP β€’ IPA β€’ Biologi β€’ Fisika β€’ Kimia β€’ IPS β€’ Ekonomi β€’ Geografi β€’ Sosiologi β€’ Sejarah β€’ BAHASA β€’ Bahasa Indonesia β€’ Bahasa Inggris β€’ Agama β€’ Kewarganegaraan β€’ Penjaskes β€’ Seni Budaya β€’ SMA β€’ IPA β€’ Biologi β€’ Fisika β€’ Kimia β€’ IPS β€’ Ekonomi β€’ Geografi β€’ Sejarah β€’ Sosiologi β€’ BAHASA β€’ Bahasa Inti sel otot polos β€’ Bahasa Inggris β€’ Agama β€’ Penjaskes β€’ Kewarganegaraan β€’ Seni Budaya β€’ SMK β€’ Strata 1 β€’ Ilmu Hukum β€’ Hukum β€’ Ilmu Komputer β€’ Teknik Informatika β€’ Sistem Informasi β€’ Ilmu Ekonomi β€’ Inti sel otot polos β€’ Manajemen β€’ STRATA2 β€’ Umum β€’ Table of Contents β€’ Pengertian Otot Polos β€’ Ciri – Ciri Otot Polos β€’ Fungsi Otot Polos β€’ Cara Kerja Otot Polos β€’ Jenis – Jenis Otot Polos β€’ Bagian – Bagian Otot Polos β€’ Sebarkan ini: β€’ Posting terkait: Pengertian Otot Polos Otot polos merupakan otot yang jaringannya dibentuk oleh sel-sel otot dan bentuk otot polos seperti gelendong, dimana kedua ujungnya meruncing serta bagian tengahnya menggelembung.

inti sel otot polos

Cara kerja otot polos tidak menurut perintah otak, tapi terjadi diluar kesadaran otak atau refleks. Inilah penyebab otot polos disebut juga otot tak sadar (otonom).

Otot polos membentuk lapisan pada alat-alat dalam tubuh, seperti dinding usus, pembuluh darah, saluran kelamin, dan dinding rahim. Sehingga otot polos disebut juga dengan otot alat-alat dalam. Ciri – Ciri Otot Polos β€’ Memiliki bentuk seperti gelondong dengan kedua ujung yang meruncing dan bagian tengahnya menggelembung. β€’ Pada tiap selnya memiliki satu inti yang terletak di tengah. β€’ Merupakan otot tak sadar (otonom) dan memiliki waktu kontraksi dari 3-180 detik.

β€’ Mampu berkontraksi dengan refleks sebab merupakan otot tak sadar (otonom). β€’ Tidak memiliki garis yang melintang seperti yang ada pada otot lurik.

β€’ Memiliki reaksi yang lambat dan tidak mudah lelah inti sel otot polos terus menerus bekerja meskipun kita tidur karena tidak dikendalikan manusia secara langsung atau mampu beraktivitas meskipun berada dalam kondisi tidak sadar manusia. Fungsi Otot Polos β€’ Membantu keluarnya urin yang ada di kandung kemih.

β€’ Otot polos yang berada di pembuluh darah akan membantu aliran darah dalam arteri β€’ Pada saluran pencernaan otot polos akan membantu makanan berpindah dari satu bagian ke bagian lain β€’ Pada arteri dan pembuluh darah vena, otot polos mampu mengatur tekanan darah.

Cara Kerja Otot Polos Cara kerja otot polos tidak menurut pada perintah otak, tapi terjadi diluar kesadaran otak atau di luar kesadaran individu tersebut. Itulah penyebab otot inti sel otot polos disebut dengan otot tak sadar (otonom).

Otot polos pada manusia bekerja dengan lambat dan terus menerus tanpa rasa lelah. Otot polos terdapat pada bagian usus, saluran peredaran darah, saluran kemih, pembuluh darah dan lain sebagainya.

Jenis – Jenis Otot Polos 1. Otot Polos Unit Tunggal Ialah otot polos yang mempunyai banyak serabut, serabut ini terdiri dari diantara ratusan hingga jutaan yang akan saling berkontraksi dengan adanya disertai membran sel yang melekat satu dengan yang lainnya. Lalu pada tempat berbeda yang dimana sering mengakibatkan mudahnya penyebaran serabut ke serabut yang lainnya yang dimana Intinya meruakan suatu otot ini tidak perlu stimulus saraf eksternal untuk berkontraksi misalnya yakni otot yang ada pada lapisan dinding organ berongga maupun visera.

2. Otot Polos Unit Ganda Ialah otot polos yang tersusun maupun terdiri atas serabut yang berbeda-beda atau setiap serabut ini akan bekerja tanpa saling bantu-membantu ataupun ju lebih tepatnya bekerja secara sendiri. Pada Intinya ialah otot ini akan banyak membutuhkan stimulus saraf eksternal untuk dapat berkontraksi.

Misalnya merupakan otot yang ada pada mata yang akan berperan dalam memfokuskan lensa serta dapat menyesuaikan ukuran pupil tersebut.

inti sel otot polos

Bagian – Bagian Otot Polos 1. Membran Plasma pada Bagian ini sering juga disebut dengan nama Sarcolemma atau juga sarkolema. Ia baru terluhat dengan jelas jika kita menggunakan mikroskop electron. Ia akan terlihat seperti double membrane atau selaput membran ganda yang terdiri atas selaput luar dengan tebal antara 25 sampai 30 angstrom.

Setelah itu, selaput yang lainnya ialah selaput dalam dengan ketebalan kurang lebih 25 sampai 30 angstrom. 2. Sitoplasma Bagian otot polos yang satu ini juga sering dikenal dengan istilah sarkoplasma atau juga Sarcoplasma dengan sifat yang eosinofilik dan akan mengandung organoid yang terdiri dari mitokondria yang akan memagari inti, apparatus golgi, sentriol, serta endoplasma reticulum.

inti sel otot polos

Selain organoid, terdapat pula paraplasma cotohnya glikogen juga lipofusin. 3. Inti Sel Berjumlah satu dan jaga mempunyai bentk yang lonjong cenderung panjang dengan ujung yang ridak lancip. Saat bagian otot polos yang satu ini berkontraksi ia akan membentuk suatu gelombang.

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Otot Polos : Pengertian, Fungsi, Ciri, Cara Kerja, Bagian & Jenisnya Lengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih. Baca Juga Artikel Lainnya : β€’ √ Sistem Otot Manusia : Pengertian, Struktur, Fungsi, Jenis & Cara Kerjanya Lengkap β€’ √ Jaringan Otot : Pengertian, Fungsi, Macam, Struktur & Bentuknya Lengkap β€’ √ Otot : Pengertian, Fungsi, Jenis, Struktur & Cara Kerjanya Lengkap β€’ √ Otot Lurik : Pengertian, Fungsi, Ciri, Sifat dan Cara Kerja Lengkap β€’ √ Otot Jantung : Pengertian, Fungsi, Ciri, Cara Kerja, Penyakit dan Struktur Lengkap Posting terkait: β€’ Filogenetik Adalah β€’ Sperma Adalah β€’ Mollusca Adalah Inti sel otot polos pada Biologi Ditag apa fungsi otot lurik bagi tubuh brainly, apa yang dimaksud dengan otot rangka, apakah fungsi otot polos dan otot jantung sama, apakah fungsi otot polos dan otot jantung sama jelaskan, apakah fungsi otot polos dan otot jantung sama jelaskan jawabanmu, Artikel Otot Polos, bagaimana cara merawat kesehatan otot, bagaimana jika kita tidak memiliki rangka, bagaimana mekanisme kerja otot, bagian bagian otot jantung, bagian otot lurik, Bagian Otot Polos, bentuk otot polos, berikut adalah jaringan epitel kecuali, Cara Kerja Otot, cara kerja otot jantung, Cara Kerja Otot Polos, cara kerja otot polos brainly, Ciri - Ciri Otot Polos, ciri ciri otot penyusun tubuh, ciri ciri otot polos brainly, ciri ciri otot polos kecuali, contoh otot jantung, contoh otot polos, Definisi Otot Polos, deskripsikan karakteristik otot jantung, dimana saja letak otot lurik dalam tubuh, download video mekanisme kerja otot, fungsi epitel kelenjar, fungsi jaringan otot pada hewan, fungsi jaringan saraf adalah, fungsi kartilago hialin, fungsi miofilamen, fungsi nukleus pada otot lurik, Fungsi Otot, fungsi otot brainly, fungsi otot jantung, fungsi otot jantung yaitu, fungsi otot polos, fungsi otot polos brainly, fungsi otot polos lurik dan jantung, fungsi otot polos pada hewan, fungsi otot rangka, fungsi otot rangka brainly, fungsi utama dari otot manusia adalah untuk, gambar jaringan otot, gambar jaringan saraf, gambar otot jantung, gambar otot lurik, gerakan yang ditimbulkan oleh otot polos, jaringan otot lurik, Jenis - Jenis Otot Polos, jenis otot lambung, jenis otot mulut, jenis otot usus, jumlah inti otot polos, jumlah inti sel otot polos, Jurnal Otot Polos, keadaan otot yang mengerut, kenapa inti otot lurik di tepi, kontraksi otot polos, letak dan fungsi otot lurik, letak otot lurik, letak otot polos, macam macam otot, Makalah Otot Polos, Materi Otot Polos, mengapa otot jantung bercabang, miologi, inti sel otot polos jantung, otot lurik, otot lurik terletak di, otot polos, Otot Polos Adalah, otot polos adalah brainly, otot polos ciri cirinya, otot polos dipengaruhi oleh saraf, otot polos lurik jantung, Otot Polos pdf, Otot Polos ppt, otot polos terdapat pada, otot rangka, otot yang menyusun jantung, Pengertian Otot Jantung, Pengertian Otot Lurik, Pengertian Otot Polos, pengertian otot polos adalah, Pengertian Otot Polos Menurut Para Ahli, perbedaan fungsi otot polos dan otot lurik, persamaan otot lurik dan otot jantung, Proposal Otot Polos, proses pergerakan otot lurik, Rangkuman Otot Polos, reaksi otot polos, reaksi terhadap rangsang otot jantung, sebutkan fungsi rangka yang anda ketahui, sebutkan macam-macam gerak otot, sifat otot lurik, sifat otot polos, sifat sifat fisiologis otot, sistem otot dan rangka manusia, Struktur Otot, struktur otot polos, struktur otot rangka, struktur penyusun otot rangka, struktur sel otot polos, tangan dan otot merupakan alat, Teori Otot Polos, terdapat tiga lapisan jantung yaitu, tuliskan penampakan otot lurik, video pembelajaran mekanisme kerja otot, video pembelajaran otot manusia, youtube mekanisme kontraksi otot Pos-pos Inti sel otot polos β€’ Cara Menghilangkan Vokal Pada Lagu di Android & PC Mudah β€’ +3299 Nama PUBG Keren 2022 : Aesthetic, Simbol, Lucu Dll β€’ Aplikasi Film Bokeh Full Bokeh Viral No Sensor β€’ √ Bimbingan dan Konseling : Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Asasnya Terlengkap β€’ Solidaritas Sosial β€’ Potensi Diri β€’ √ BMKG : Pengertian, Fungsi, Tugas, Wewenang dan Struktur Organisasi Terlengkap β€’ √ Multi Level Marketing (MLM) : Pengertian, Jenis, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap β€’ √ Loyalitas : Pengertian, Karakteristik, Faktor dan Indikasi Terlengkap β€’ Peluang Usaha β€’ √ Holding Company : Pengertian, Karakteristik, Tujuan, Manfaat, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap β€’ √ Solidaritas : Pengertian, Ciri, Jenis, Tujuan, Prinsip dan Faktor yang Mempengaruhinya Terlengkap β€’ Filogenetik Adalah β€’ Sperma Adalah β€’ Mollusca Adalah MENU β€’ Home β€’ SMP β€’ Matematika β€’ Agama β€’ Bahasa Indonesia β€’ Pancasila β€’ Biologi β€’ Kewarganegaraan β€’ IPS β€’ IPA β€’ Penjas β€’ SMA β€’ Matematika β€’ Agama β€’ Bahasa Indonesia β€’ Pancasila β€’ Biologi β€’ Akuntansi β€’ Matematika β€’ Kewarganegaraan β€’ IPA β€’ Fisika β€’ Biologi β€’ Kimia β€’ IPS β€’ Sejarah β€’ Geografi β€’ Ekonomi β€’ Sosiologi β€’ Penjas β€’ SMK β€’ Penjas β€’ S1 β€’ Agama β€’ IMK β€’ Pengantar Teknologi Informasi β€’ Uji Kualitas Perangkat Lunak β€’ Sistem Operasi β€’ E-Bisnis β€’ Database β€’ Pancasila β€’ Kewarganegaraan β€’ Akuntansi β€’ Bahasa Indonesia β€’ S2 β€’ Umum β€’ About Me Dimana potensial kontraksi tersebut adalah miofilamen, yang terdiri atas aktin dan myosin, yang akan menghasilkan kontraksi dalam jumlah banyak.

Selain itu juga, otot diklasifikasikan kedalam beberapa golongan yaitu dilihat dari fungsional dan anatominya serta berdasarkan bentuk seratnya. Pengertian Otot Polos Otot polos diartikan sebagai jaringan yang dibentuk oleh sel-sel otot dan menyerupai gelondong dimana bagian ujungnya cenderung runcing. Otot polos ini memiliki fibril atau serabut yang cenderung homogen. Otot polos banyak disebut sebagai β€œsel” sebab ia memang memenuhi unsur-unsur sel. Jika diamati lebih detil, maka otot polos serupa dengan kincir atau spindle-shaped dimana ujungnya runcing dan kadang bercabang.

Ukuran otot polos ini variatif. Ukuran paling besar dijumpai inti sel otot polos rahim wanita yang sedang hamil. Angkanya bahkan mencapai 12Γ—600 um. Jaringan Otot Polos Otot polos terdiri atas serabut-serabut kecil,umum nya berdiameter 1 sampai 5 mikro meter dan panjang nya hanya 20 sampai inti sel otot polos mikro meter.

inti sel otot polos

Sebalik nya, serabut otot rangka berdiameter 30x lebih besar dan beratus-ratus kali lebih panjang. Banyak prinsip kontraksi yang sama dan berlaku bagi otot polos juga berlaku bagi otot rangka. Yang paling penting, pada dasar nya terdapat kekuatan menarik yang sama antara pilamen myosin dan aktin untuk menyebabkan kontraksi pada otot polos seperti pada otot rangka, namun susunan fisik bagian dalam serabut otot polos sangat berbeda.

Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis. Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah pengaruh saraf otonom. Bila otot polos dirangsang, reaksinya lambat. Otot polos terdapat pada saluran pencernaan, dinding pembuluh darah, saluran pernafasan. Baca Juga : Fungsi Faring Berdasarkan fungsi dan anatominya otot dibagi menjadi : β€’ Otot Skelet/rangka (skeletal muscle) β€’ Otot Jantung (cardiac muscle) β€’ Otot Polos (smooth muscle) Berdasarkan bentuk seratnya otot dibagi menjadi : β€’ Otot Bergaris.

Otot bergaris meliputi otot lurik dan otot jantung. β€’ Otot Tidak Bergaris adalah otot polos. Dimana otot polos ini dapat dibagi menjadi 2 tipe utama, yakni : otot polos unit tunggal/visceral dan otot polos multi-unit. Pada percobaan ini kita menggunakan otot polos pada lambung katak. Oleh sebab itu kita akan mengupas lebih lanjut tentang otot polos secara lebih mendalam dan terperinci. Otot polos terdapat pada alat-alat dalam inti sel otot polos, misalnya pada: β€’ Dinding saluran pencernaan β€’ Saluran-saluran pernapasan β€’ Pembuluh darah β€’ Saluran kencing dan kelamin Ciri-ciri Otot Polos β€’ Bentuknya gelondong, kedua ujungnya meruncing dan dibagian tengahnyamenggelembung.

β€’ Mempunyai satu inti sel. β€’ Tidak memiliki garis-garis melintang (polos). β€’ Bekerja diluar kesadaran, artinya tidak dibawah pe tah otak, oleh karena ituotot polos disebut sebagai otot tak sadar. β€’ Terletak pada otot usus, otot saluran peredaran darah otot saluran kemih,dan lain lain. Tipe-Tipe Otot Polos β€’ Otot Polos Multi-Unit Tipe otot polos ini terdiri atas serabut otot polos tersendiri dan terpisah.

Tiap serabut bekerja tanpa tergantung pada serabut lain dan sering kali dipersyarafi oleh sebuah ujung syaraf, seperti yang terjadi pada serabut otot rangka. Selanjutnya, permukaan luar serabut ini, sepereti hal nya pada serabut otot rangka, ditutupi oleh lapisan tipis yang terdiri dari atas substansi seprti membran basal, yakni campuran kolagen halus dan glikoprotein yang membantu menyekat serabut-serabut yang terpisah satu sama lain. Sifat terpenting dari serabut otot polos muli-unit adalah bahwa masing-masing serabut dapat berkontraksi dengan tidak bergantung pada yang lain, dan pengaturan nya terutama di lakukan oleh sinyal syaraf.

Baca Juga : Sistem Organ β€’ Otot Polos Unit-Tunggal Istilah β€œunit tunggal” bersifat membingungkan karena istilah ini tidak memaksudkan suatu serabut otot tunggal. Justru, istilah ini mengartikan kontraksi bersama-sama sebagai suatu unit tunggal. Serabut-serabut biasanya tersusun dalam bentuk lembaran atau berkas, dan membrane sel nya berlekatan satu sama lain pada banyak titik sehingga kekuatan yang terbentuk dalam satu serabut otot dapat dijalarkan ke serabut berikut nya.

Morfologi Otot Polos Otot polos secara anatomi berbeda dari otot rangka dan otot jantung karena otot polos tidak memperlihatkan gambaran serat-lintang. Otot ini memiliki aktin dan miosin yang bergeser satu sama lain untuk menghasilkan kontraksi. Akan tetapi, filamen-filamen itu tidak tertata dalam susunan yang teratur, seperti pada otot rangka dan jantung, sehingga tidak memperlihatkan gambaran serat-lintang.

Otot polos juga mengandung tropomiosin, tetapi tampaknya tidak memiliki troponin. Isoform aktin dan miosin otot polos berbeda dengan yang terdapat pada otot rangka.

Di dalam otot polos terdapat retikulum sarkoplasma, tetapi tidak berkembang dengan baik. Secara umum, otot polos mempunyai sedikit mitokondria, dan sangat bergantung pada proses glikolisis untuk memenuhi kebutuhan metabolismenya. β€’ Proses Kontraksi Otot Polos Otot polos mengandung filamen aktin dan miosin,yang akan saling berinteraksi satu sama lain. Selanjutnya kontraksi diaktifkan oleh ion kalsium dan adenosin trifosfat(ATP) dan akan dipecah menjadi adenosin difosfat(ADP) untuk memberikan energi bagi kontraksi.

Otot polos tidak mengandung troponin yang dibutuhkan dalam pengaturan kontraksi otot rangka. Filamen miosin memiliki diameter dua kali lebih besar daripada filamen aktin. Dan filamen aktin lebih banyak sekitar 15 kali lebih banyak dari filamen miosin. Oleh karena itu kemungkinan terlihatnya filamen aktin dalam jumlah berlebihan pada suatu irisan otot polos pun meningkat dan filamen miosin relative jarang bila dibandingkan inti sel otot polos filamen aktin.

Otot polos pun dapat berkontraksi secara efektif lebih dari duapertiga panjang regangannya. Baca Juga : Gambar Ginjal β€’ Mekanisme β€œLATCH” Mekanisme Latch adalah mempertahankan kontraksi yang lama pada otot polos selama berjam-jam dengan menggunakan sedikit energi. Selain itu dibutuhkan sedikit sinyal dari sumber hormonal. Otot polos juga memilki kemampuan untuk mempertahankan besar tekanan tanpa mempedulikan panjang serat otot dalam waktu beberapa detik atau beberapa menit saja.

Fenomena ini biasa disebut dengan stres-relaksasi dan stress relaksasi balik. Disebut stress-relaksasi bila adanya peningkatan tekanan yang besar,dan otot polos akan menormalkan kembali tekanan tersebut hampir pada nilai tekanan asalnya. Atau disebut stress-relaksasi balik bila tekanan akan menurun/rendah,dan otot polos akan menaikan tekanan pada nilai aslinya. Potensial Membran dan Potensial Aksi β€’ Potensial Membran Nilai kuantitatif dari potensial membran pada otot polos bervariasi dari satu tipe polos ke tipe lainya,dan bergantung pada keadaan otot saat itu.

Pada keadaan istirahat yang normal,potensial membrane biasanya kira-kira sekitar 50-60 milivolt. β€’ Potensial Aksi Potensial aksi terdapat pada otot polos unit tunggal.

Biasanya tidak terjadi pada otot polos multi unit. Potensial aksi sendiri dibagi menjadi 2,yaitu: β€’ potensial aksi paku: potensial aksi berbentuk paku,yang khas. Lamanya potensial aksi ini 10-50 milidetik. Potensial aksi ini dapat timbul melalui banyak cara,misalnya melalui rangsangan listrik,melalui kerja hormon terhadap otot polos,dan sebagai hasil dari pembentukan spontan dalam serat otot itu sendiri. β€’ potensial aksi gambaran plato: mulanya potensial aksi ini mirip dengan potensial aksi paku,namun sebagai pengganti repolarisasi cepat pada membran serat saraf.

Repolarisasi akan diperlambat selama beberapa ratus hingga seribu milidetik. Makna dari gambar plato adalah bahwa ia dapat menunjukkan perpanjangan waktu kontraksi yang terjadi pada keadaan tertentu. β€’ Potensial gelombang lambat (slow wave) dalam otot polos unit tunggal Beberapa otot polos bersifat dapat terangsang sendiri,artinya potensial aksi dapat timbul dengan sendirinya inti sel otot polos rangsangan dari luar.

Keadaan ini sering sekali dihubungkan dengan adanya inti sel otot polos gelombang lambat ,dasar potensial membran khususnya otot polos dinding usus atau lambung. Penyebab dari tejadinya irama gelombang lambat sendiri belum diketahui. Gelombang lambat itu sendiri tidak dapat menyebabkan kontraksi otot. Namun jika gelombang meningakat melebihi 35milivolt akan memicu potensial aksi dan menyebabkan kontraksi otot. Baca Juga : Struktur Otot β€’ Kontraksi Otot Polos Tanpa Potensial Aksi Barangkali sedikitnya separuh dari kontraksi otot polos tidak dicetuskan oleh potensial aksi,namun oleh karena faktor perangsang yang bersifat bukan potensial aksi.

Faktor perangsang meliputi : faktor jaringan setempat dan berbagai macam hormon. β€’ Respons terhadap faktor jaringan setempat Otot polos bersifat sangat kontraktil,yang bersifat sangat merespons cepat terhadap perubahan keadaan setempat dalam cairan interstisial sekirarnya. Dengan cara ini,sistem pengatur umpan balik setempat yang sangat kuat akan mengatur aliran darah yang menuju ke daerah jaringan setempat.

Beberapa faktor pengendali yang khas adalah sebagai berikut: β€’ Kekurangan oksigen dalam jaringan setempat,menyebabkan relaksasi otot polos. Dan karena itu menimbulkan vasodilatasi. β€’ Kekurangan karbon dioksida akan menimbulkan vasodilatasi. β€’ Peningkatan konsentrasi ion hydrogen juga akan menimbulkan peningkatan vasodilatasi.

β€’ Pengaruh hormon terhadap kontraksi otot polos Kebanyakan hormon yang bersirkulasi dalam tubuh akan mempengaruhi kerja otot polos hingga derajat tertentu dan beberapa diantaranya mempunyai pengaruh besar. Contohnya norepinefrin, epinefrin, asetilkolin, angiotensin, vasopressin, oksitosin, serotonin, dan histamie.

inti sel otot polos

Suatu hormon dapat menimbulkan kontraksi otot polos bila membran sel otot mengandung reseptor perangsang untuk hormone tertentu. Struktur dan fungsi otot polos di berbagai bagian tubuh sangat beragam.Otot polos dari setiap organ jelas berbeda dengan kebanyakan organ lain dalam beberapa hal: (1) ukuran fisik, (2) susunan untuk membentuk berkas atau lembaran, (3) respons terhadap berbagai jenis rangsangan, (4) sifat persyarafan, (5) fungsi.

inti sel otot polos

Namun untuk tujuan penyederhanaan, pada umunya otot polos dapat dibagi menjadi dua tipe utama yaitu: otot polos unitary (unit tunggal)/visceral smooth muscle dan otot polos multi-unit (multi unit smooth muscle). β€’ Otot Polos Unit Tunggal (Visceral) Istilah β€œunit tunggal” bersifat membingungkan karena istilah ini tidak memaksudkan suatu serabut otot tunggal. Justru inilah mengartikan berkontraksi bersama-sama sebagai suatu unit tunggal.

Serabut-serabut biasanya tersusun dalam bentuk lembaran atau berkas, dan membran selnya berlekatan satu sama lain pada banyak titik sehingga kekuatan yang terbentuk dalam satu serabut otot dapat dijalarkan ke serabut berikutnya. Baca Juga : Kingdom Plantae – Pengertian, Ciri, Reproduksi dan Klasifikasi Selain itu membrane sel dihubungkan oleh banyak inti sel otot polos rekah (gap junction) yang dapat dilalui ion-ion secara bebas dari satu sel otot ke sel otot berikutnya, sehingga potensial aksi atau aliran ion yang sederhana tanpa potensial aksi dapat berjalan dari satu serabut ke serabut berikutnya dan menyebabkan serabut otot dapat berkontraksi bersama-sama.

Jenis otot polos ini dikenal juga sebagai otot polos sinisital karena sifat antar hubungan sinisitalnya di antara serabut-serabut. Otot ini juga disebut otot polos visceral karena otot ini ditemukan pada dinding sebagian besar organ visera tubuh, inti sel otot polos usus, duktus biliaris, ureter, uterus, saluran empedu dan banyak pembuluh darah.

Perangsangan terjadinya potensial aksi dan kontraksi otot polos visceral bisa berasal dari : β€’ Peregangan : mengakibatkan penurunan potensial membran dan peningkatan frekuensi potensial aksi serta peningkatan tonus secara umum.

β€’ Efek Hormone : menyebabkan kontraksi atau relaksasi otot melalui mekanisme reseptor. β€’ Rangsangan Neurotransmitter dari sistem syaraf : dasar timbulnya potensial aksi terjadi pada otot polos itu sendiri tanpa adanya ekstrinsik stimulasi.

Hal ini dikarenakan adanya ritme gelombang lambat ( basic slow wave rhytm) yang timbul karena ketidakmantapan potensial membran. Slow wave itu sendiri bukan suatu potensial aksi. Apabila slow wave ini mampu mencapai nilai ambang (kira-kira 35 milivolt) maka timbul lah potensial aksi yang selanjutnya akan menyebar ke seluruh otot polos visceral yang akhirnya kemudian disusul dengan terjadinya kontraksi.

Mengingat karakter slow wave seperti itu, slow wave sering disebut pula sebagai gelombang pace maker. Dan pada praktikum ini dilakukan percobaan terhadap kontraksi otot polos lambung katak yang termasuk salah satu contoh dari otot polos unit tunggal / visceral.

β€’ Otot Polos Multi Unit Permukaan luar serat ini ditutupi oleh lapisan tipis seperti membrane basal,yakni campuran kolagen halus dan fibrila glikoprotein yang membantu menyekat serat-serat terpisah satu dengan yang lainnya. Sifat yang paling penting dari otot polos ini adalah bahwa masing-masing serat dapat berkontraksi secara tidak tergantung pada yang lain danhampirseluruhnya karena rangsangan saraf dan sangat sedikit oleh factor stimulasi dari localtissue serta pengaturannya terutama dilakukan oleh sinyal saraf.

Sifat tambahan lainnya adalah otot ini jarang bahkan hampir tidak menunjukan kontraksi yang spontan.

inti sel otot polos

Baca Juga : Protista – Pengertian, Peranan, Klasifikasi, Struktur, Macam Dan Contohnya Otot polos multi-unit tersusun atas unit-unit tersendiri tanpa jembatan penghubung (tidak membentuk sinsitium seperti pada otot visceral).Masing-masing serat berdiri sendiri, diinversi oleh single nerve ending seperti pada otot skelet (skeletal muscle fiber).

Pada permukaan luar dari tiap serat otot ditutup oleh lapisan yang disebut basement membrane like substance, yang merupakan glukoprotein. Otot jenis ini tidak dapat dikendali secara volunter, tetapi memiliki banyak persamaan fungsional dengan otot rangka. Setiap sel otot polos multi-unit memiliki ujung en passant serabut saraf, tetapi di otot polos visceral lebih sedikit sel memiliki taut en passant, dengan eksitasi yang menyebar ke sel lain melalui taut celah.

Selain itu, sel-sel ini berespons terhadap hormon dan bahan lain yang terdapat di dalam sirkulasi. Pembuluh darah memiliki otot polos multiunit dan visceral didindingnya. Contoh dari otot polos multi-unit : β€’ Otot Cilliary dari mata β€’ Iris pada mata β€’ Nictating membrane yang menutup mata dari beberapa binatang tingkat rendah β€’ Piloerector muscle yang menyebabkan berdirinya rambut.

β€’ Otot-otot polos dari pembuluh-pembuluh darah besar Baca Juga : Inkubasi – Pengertian Dalam Bisnis, Alat, Teknik, Ruang Dan Perusahaannya Demikian penjelasan artikel tentang Otot Polos -Pengertian, Fungsi, Letak, Bentuk, Cara Kerja, Contoh semoga bisa bermanfaat bagi pembaca setia DosenPendidikan.Co.Id Sebarkan ini: β€’ β€’ β€’ β€’ β€’ Posting pada Biologi Ditag alat gerak aktif pada manusia adalah, apa fungsi otot lurik bagi tubuh brainly, bagaimana cara kerja otot brainly, bagaimana sifat otot polos, bagian bagian otot lurik, bentuk otot polos, cara kerja otot, cara kerja otot jantung, cara kerja otot lurik, cara kerja otot polos, ciri ciri otot polos brainly, ciri ciri otot polos kecuali, ciri khas otot tersebut yaitu, contoh otot polos, fungsi dan kegunaan otot, fungsi epitel kelenjar, fungsi jaringan otot pada hewan, fungsi jaringan saraf adalah, fungsi otot, fungsi otot brainly, fungsi otot jantung, fungsi otot jantung bagi manusia adalah, fungsi otot polos, fungsi otot polos lurik dan jantung, fungsi otot polos pada hewan, fungsi otot rangka, fungsi sendi, fungsi sistem otot, fungsi skeletal muscle, gambar jaringan ikat, gambar jaringan saraf, gambar macam macam gerak otot pada manusia, gambar otot jantung, gambar otot polos otot lurik otot jantung, gambar otot rangka, jaringan saraf, jenis jenis otot, jenis otot tangan, jumlah inti otot polos, jumlah inti otot rangka, kenapa inti otot lurik di tepi, letak otot lurik, letak otot polos, macam macam otot dan gambarnya, macam macam otot manusia dan letaknya, mekanisme kerja otot, otot jantung, otot jantung berbentuk, otot jantung mempunyai bentuk, otot lurik, otot polos, otot polos dipengaruhi oleh saraf, otot polos terdapat pada, pengertian otot lurik, persamaan otot polos dan jantung, persamaan otot rangka dan otot jantung, rangka artinya, sebutkan 5 cara memelihara kesehatan otot, sebutkan ciri-ciri otot polos, struktur dan fungsi otot jantung, struktur otot, terangkan yang disebut gerak otot antagonis, tulang adalah, tulang rawan, warna otot polos, yang merupakan ciri otot rangka Navigasi pos β€’ Contoh Teks Editorial β€’ Contoh Teks Laporan Hasil Observasi β€’ Teks Negosiasi β€’ Teks Deskripsi β€’ Contoh Kata Pengantar β€’ Kinemaster Pro β€’ WhatsApp GB β€’ Contoh Diksi β€’ Contoh Teks Eksplanasi β€’ Contoh Teks Berita β€’ Contoh Teks Negosiasi β€’ Contoh Teks Ulasan β€’ Contoh Teks Eksposisi β€’ Alight Motion Pro β€’ Contoh Alat Musik Ritmis β€’ Contoh Alat Musik Melodis β€’ Contoh Teks Cerita Ulang β€’ Contoh Teks Prosedur Sederhana, Kompleks dan Protokol β€’ Contoh Karangan Eksposisi β€’ Contoh Inti sel otot polos β€’ Pameran Seni Rupa β€’ Contoh Seni Rupa Murni β€’ Contoh Paragraf Campuran β€’ Contoh Seni Rupa Inti sel otot polos β€’ Contoh Karangan Deskripsi β€’ Contoh Paragraf Persuasi β€’ Contoh Paragraf Eksposisi β€’ Contoh Paragraf Narasi β€’ Contoh Karangan Narasi β€’ Teks Prosedur β€’ Contoh Karangan Persuasi β€’ Contoh Karangan Argumentasi β€’ Proposal β€’ Contoh Cerpen β€’ Pantun Nasehat β€’ Cerita Fantasi β€’ Memphisthemusical.Com
Otot Polos merupakan jenis otot yang ada dalam tubuh manusia yang biasanya ada pada sistem pencernaan, paru-paru, otot iris mata, pembuluh darah, otot bawah kulit dan dibebera organ lainnya.

Otot merupakan jaringan dalam tubuh yang bisa mengalami kontraksi (mengerut) dan relaksasi (mengendur) atau sebagai alat gerak aktif. Berdasarkan struktur dan fungsinya, otot manusia dibagi menjadi 2 jenis yaitu otot polos, otot lurik dan otot jantung.

Baca Juga : Sistem Otot Manusia Berikut ini merupakan penjelasan lebih lanjut tentang otot polos, meliputi pengertian, ciri-ciri, jenis dan penjelasannya lengkap. 5 Cara Kerja Otot Polos Otot Polos Otot polos merupakan jenis otot dalam tubuh yang terdapat dalam sistem pencernaan, paru-paru, otot iris mata, pembuluh darah, otot bawah kulit dan beberapa bagian organ lainnya dalam tubuh. Otot polos bekerja secara tanpa sadar atau refleks yang artinya kerja otot tidak dikendalikan oleh sistem somatik, namun dikendalika oleh sinyal dari sistem saraf otonom seperti impuls saraf, hormon, dan bahan kimia lain yang dikeluarkan oleh organ khusus pada tubuh.

Otot polos merupakan otot dengan jaringan yang terdiri atas sel-sel otot berbentuk polos seperti gelendong dengan kedua buah ujung meruncing dan memiliki satu inti tunggal.

Otot polos dalam tubuh membentuk suatu lapisan pada tubuh. Baca Juga : Mekanisme Kerja Otot Manusia Morfologi Otot Polos Secara anatomi, otot polos berbeda dengan otot rangka dan otot jantung, hal ini dikarenakan otot polos tidak memperlihatkan gambaran serat melintang. Otot polos memiliki aktin dan miosin yang bergeser satu sama lain lalu menghasilkan kontraksi.

Namun, filamen-filamen tersebut tidak tertata secara teratur seperti otot rangka ataupun otot jantung. Otot polos mengandung tropomiosin namun tidak memiliki troponin. Isoform dan miosin pada otot polos berbeda dengan yang ada pada otot rangka. Dalam otot polos terdapat retikulum sarkoplasma namun tidak berkembang dengan baik.

Secara umum, otot polos memiliki sedikit mitokondria yang bergantung di proses glikolisis yang kemudian untuk mencukupi kebutuhan metabolisme. Baca Juga : Bagian Bagian Mata dan Fungsinya Fungsi Otot Polos Otot polos memiliki berbagai fungsi dalam tubuh sesuai dengan letaknya.

Berikut ini beberapa fungsi otot polos, diantaranya: β€’ Otot polos pada rahim berfungsi membantu proses kelahiran bayi, yaitu dengan mendorong bayi hingga bayi dapat keluar dari rahim. β€’ Otot polos pada kandung kemih berfungsi untuk membantu keluarnya urin dari dalam tubuh. β€’ Otot polos pada pembuluh darah berfungsi untuk membentuk aliran dara yang ada pada arteri.

β€’ Otot polos pada saluran pencernaan berfungsi untuk membantu mempertahankan diameter dari pembuluh darah arteri tersebut. β€’ Otot polos pada paru-paru berfungsi untuk membantu mengatur aliran dari udara dan memperluas kontak yang paru-paru butuhkan.

β€’ Otot polos pada pembuluh vena berfungsi untuk membantu ngatur tekanan darah agar tetap stabil. β€’ Otot polos pada testis berfungsi pengatur pada saat ejakulasi melalui kontraksi otot sfringter. Baca Juga : Fungsi dan Susunan Tulang Pergelangan Tangan Ciri Ciri Otot Polos Berikut ini ciri-ciri otot polos, diantaranya: β€’ Otot polos memiliki bentuk gelondong β€’ Kedua ujung meruncing β€’ Berkontraksi secara refleks β€’ Tidak memiliki garis melintang seperti pada otot lurik β€’ Setiap sel pada otot polos memiliki satu inti sel tunggal yang berada dibagian tengah β€’ Otot polos disebut juga dengan otot tak sadar β€’ Waktu kontraksi otot polos berkisar 3 sampai 180detik β€’ Otot polos bekerja secara terus menerus meskipun tubuh dalam keadaan tidur maupun istirahat.

Baca Juga : Fungsi Tulang Telapak Tangan Cara Kerja Otot Polos Otot polos memiliki mekanisme kerja tidak mengikuti perintah otak. Inti sel otot polos polos memiliki cara kerja atau berkontraksi sesuai refleks atau tanpa di sadari sehingga otot polos sering disebut dengan otot tak sadar (otonom). Otot polos bekerja lambat secara terus menerus dan bekerja tanpa lelah inti sel otot polos beberapa bagian organ tubuh seperti pada saluran kemih, kemih, dan bagian lain sesuai fungsi otot polos.

Demikian artikel mengenai Otot Polos. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda mengenai pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Recent Posts β€’ 10 Pengertian Ekologi Menurut Ahli – Ruang Lingkup, Aspek, Jenis, Manfaat dan Contoh Ekologi TERLENGKAP β€’ Pengertian Reaksi Kimia, Persamaan, Ciri-Ciri, Jenis dan Contoh Reaksi Kimia dengan Penjelasannya β€’ Proses Pengolahan Minyak Bumi Menjadi Bahan Bakar dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Minyak Bumi – Pengertian, Proses Terbentuknya, Manfaat, dan Fraksi Minyak Bumi Dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Teori Atom Berdasarkan Para Ahli : John Dalton, Thomson, Rutherford, Bohr, dan Teori Atom Modern β€’ Laju Reaksi – Pengertian, Faktor Pengaruh, Rumus dan Contoh Soal dengan Pembahasan Terlengkap β€’ Senyawa Karbon – Pengertian, Penggolongan, Isomer, Reaksi, dan Contoh soal Senyawa Karbon dengan Penjelasannya β€’ Korosi – Pengertian, Faktor Penyebab, Pencegahan dan Contoh Soal Korosi dengan Penjelasannya β€’ Sel Volta – Pengertian, Prinsip Kerja, Bagian-Bagian Sel Volta dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit – Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Contoh dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Benzena dan turunannya – Pengertian, Senyawa Turunan, Sifat, Reaksi dan Contohnya Dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Unsur Unsur Radioaktif – Pengertian, Jenis, Sifat, Laju Peluruhan, Penggunaan dan Contoh Unsur Radioaktif dengan Penjelasannya β€’ Tabel Periodik Unsur Kimia dengan Keterangan dan Gambar TERLENGKAP β€’ Unsur Unsur Gas Mulia, Sifat sifat, Kegunaan Gas Mulia dengan Penjelasannya β€’ Hidrolisis – Pengertian, Jenis Jenis Reaksi dan Contoh Soal dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Ikatan Kimia – Pengertian, Jenis dan Contohnya dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Titrasi Asam Basa – Pengertian, Cara Kerja, Jenis, Rumus dan Contoh Soal dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Polimer – Pengertian, Jenis, Manfaat dan Contoh Polimer dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Tata Nama Senyawa Hidrokarbon – Alkana, Alkena, Alkuna dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Hidrokarbon – Pengertian, Jenis, Sifat dan Contohnya dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Radiasi Benda Hitam – Pengertian, Sifat, Hukum, Rumus dan Contoh Soal dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Katrol – Pengertian, Jenis, Rumus dan Contoh Soal dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Bidang Miring – Pengertian, Rumus, Keuntungan Mekanik, dan Contoh Soal dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Pengertian Tuas, Macam, Cara Kerja, Fungsi, Rumus dan Contoh Soal dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Pesawat Sederhana – Pengertian, Macam dan Contoh Soal dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Medan Listrik – Pengertian, Kuat Medan Listrik, Rumus, dan Contoh Soal Medan Listrik dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Kinematika – Pengertian, Jenis, Rumus dan Contoh Soal dengan Pembahasan Terlengkap β€’ Hukum Kirchoff – Pengertian, Rumus dan Contoh Soal dengan Pembahasannya β€’ Hukum Kekekalan Energi – Pengertian, Rumus dan Contoh Soal dengan Penjelasan Terlengkap β€’ Getaran – Pengertian, Jenis, Rumus dan Contoh Soal dengan Penjelasan Terlengkap
KOMPAS.com – Saat mata terkena cahaya yang sangat terang, mata akan merasa silau.

Oleh karena itu pupil mata akan mengecil sehingga meminimalkan cahaya yang masuk ke mata. Tahukah kamu bahwa ukuran pupil bisa mengecil karena konstraksi dari otot polos? Otot polos yang bertanggung jawab dalam pengecilan pupil disebut dengan otot sfingter.

Namun sebenarnya apakah itu otot polos? Otot polos merupakan salah satu dari tiga jenis otot yang dimiliki manusia. otot polos disebut polos karena tidak memiliki lurik. Otot polos adalah otot yang bekerja secara tidak sadar yang berada hampir diseluruh bagian tubuh. J. Gordon Betts, dan teman-teman dalam buku Anatomy dan Physiology (2017) menyebutkan sebagian besar otot polos harus berfungsi dalam waktu yang lama tanpa istirahat, output dayanya relatif rendah, tetapi berkontraksinya berkelanjutan tanpa menggunakan energi besar secara tidak sadar.

Baca juga: Pemanfaatan Gaya Otot dalam Kehidupan Sehari-Hari Ciri-ciri otot polos Ciri-ciri otot polos sebagai berikut: β€’ Bekerja secara tidak sadar β€’ Tidak memiliki pola lurik β€’ Berinti tunggal β€’ Tidak bercabang β€’ Bersifat elastis β€’ Memiliki tebal sekitar empat hingga lima mikrometer β€’ Memiliki panjang sekitar 20 hingga 300 mikrometer β€’ Terdapat di otot pembuluh darah dan organ dalam β€’ Memiliki filament aktin yang terlihat sebagai garis merah di bawah mikroskop β€’ Berbentuk gelendong atau spindel dengan bagian tengah yang menggelmbung (terdapat nukleus) dan ujung yang meruncing Jenis otot polos Ada dua jenis otot polos yang terdapat di tubuh manusia yaitu otot polos unit tunggal dan otot polos unit ganda.

Berikut penjelasannya: β€’ Otot polos unit tunggal Otot polos unit tunggal adalah yang terdiri dari banyak serabut dan sel-selnya bekerja sama sebagai satu kesatuan. Dilansir dari Biology Online, sel-sel tersebut bekerja sama menghasilkan kontraksi otot yang panjang dan seragam sehingga dapat memfasilitasi transportasi zat dalam tubuh.

Otot polos unit tunggal atau inti sel otot polos terletak di lapisan internal organ inti sel otot polos seperti ginjal, organ reproduksi, usus, perut, pembuluh darah, kandung kemih, dan hati. Baca juga: Gaya Otot dan Pengaruhnya β€’ Otot polos unit ganda Adapun otot polos unit ganda adalah otot polos yang tersusun dari banyak serabut yang bekerja secara mandiri.

Otot unit ganda bekerja secara sendiri-sendiri dan tidak kolektif seperti unit tunggal. Pengaruh Karakteristik Geografis dengan Kehidupan Sosial Budaya https://www.kompas.com/skola/read/2021/07/22/144226369/pengaruh-karakteristik-geografis-dengan-kehidupan-sosial-budaya https://asset.kompas.com/crops/82gkxbnjL0cwMHcsfxsb42qALtw=/0x75:1748x1240/195x98/data/photo/2021/07/22/60f91ed971400.pngJakarta - Otot merupakan salah satu bagian tubuh manusia yang penting, salah satunya otot polos.

Tanpa adanya otot, tubuh tidak ada bergerak secara maksimal dan beraktivitas. Otot polos adalah jenis otot yang menyusun organ dalam kita dan dikenal dengan nama otot licin serta otot dalam.

Hal itu dikarenakan letak otot polos berada di organ dalam, seperti saluran pencernaan, pembuluh darah, saluran kelamin, hingga dinding rahim. Pada dasarnya, jaringan otot memiliki fungsi yang sama, yakni sebagai alat gerak aktif. Otot dapat berkontraksi karena adanya molekul-molekul protein yang membangun sel otot memanjang dan memendek. Sedangkan, otot polos berfungsi untuk memberi gerakan tanpa pengaruh tubuh sehingga bergerak di luar kehendak. Misalnya, gerakan zat sepanjang saluran pencernaan.

Baca juga: 13 Sistem Anatomi Tubuh Manusia dan Fungsinya 2. Ciri-ciri Otot Polos Ada beberapa ciri untuk mengetahui otot polos, seperti di bawah ini -Sel otot polos berbentuk gelendong, yakni bagian tengah menggembung dan bagian tepinya meruncing -Satu sel, satu inti -Tidak terdapat berkas gelap terang, sehingga disebut otot polos -Bekerja di luar kesadaran -Tanggapan terhadap rangsangan lambat dan tidak cepat lelah -Berada di bagian organ dalam 3. Bentuk Otot Polos Bentuk otot polos ada yang polos dan inti sel otot polos juga yang bergelondong.

Bila jaringan otot tersebut diamati dari bawah mikroskop maka akan terlihat serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah akan tampak polos atau tidak bergaris-garis. Simak Video " Pentingnya Pendidikan Seksual Sejak Dini untuk Cegah Pelecehan" [Gambas:Video 20detik] (pay/pal) Berita Terkait β€’ Hati-hati! 70 Persen Pasien Long COVID Alami 2 Gejala Ini β€’ Nyeri Otot Pertanda Gejala Omicron? Ini 4 Cara Mengatasinya β€’ Sejumlah Pasien Omicron Alami Gejala Nyeri di Kaki, Ternyata Ini Penyebabnya β€’ DKI Mulai Terapkan PTM 50%, Cakupan Vaksinasi Siswa 6-11 Tahun Masih 58% β€’ Cara Orang Tua Mencegah Kekerasan Seksual pada Anak, Begini Kata Psikolog β€’ Ilmuwan Temukan Bagian Tubuh Baru Manusia!

β€’ Pendidikan Seks Susah Masuk Pesantren? Ini Komentar BKKBN β€’ Kemenkes Akui Tak Mudah Masukkan Pendidikan Seks-Kespro ke Pesantren MOST POPULAR β€’ 1 Hepatitis Akut 'Misterius' Menular Lewat Pernapasan dan Pencernaan, Begini Mencegahnya β€’ 2 Masih Misterius, IDAI Ungkap Kemungkinan Cara Penularan Hepatitis Akut β€’ 3 Tips Curi-curi Waktu untuk Bercinta di Pagi Hari β€’ 4 Benarkah Long COVID 'Biang Kerok' Hepatitis Misterius? Ini Penjelasan Pakar IDI β€’ 5 Post Holiday Blues Bikin Tak Semangat Bekerja?

Psikolog Sarankan Ini β€’ 6 Perlengkapan Main Sepatu Roda, Penting agar Tetap Aman Saat Meluncur β€’ 7 5 Tips Foreplay yang Bikin Seks Makin Panas β€’ 8 WHO: Angka Kematian Tak Langsung Pasien COVID-19 RI Tertinggi Ketiga di Dunia β€’ 9 Wajib Dicoba!

Ini 4 Posisi yang Bikin Seks Makin Enak β€’ 10 Ssst! Ternyata Ini Lho Alasan Seks Terasa Enak β€’ SELENGKAPNYA
Sel-selnya berbentuk gelendong, dan nukleusnya berada di tengah. Sel otot polos tidak memiliki tampilan lurik. Ini karena aktin dan miosin di otot-otot ini lebih teratur diatur.

Ada banyak fungsi otot polos, mulai dari menggerakkan makanan di sepanjang saluran pencernaan, hingga menarik rambut tegak sebagai respons terhadap dingin atau ketakutan. Sel otot polos tunggal sering inti sel otot polos di sekitar saluran, atau pembuluh darah, terletak di dalam membran basal – yaitu mereka adalah bagian dari lapisan epitel. Ini disebut sel mio-epitel Ketika sel-sel ini berkontraksi, mereka menekan saluran, membantu mengeluarkan isinya.

Histologi Otot (Video2 dari 2) Otot Jantung dan Otot Polos




2022 www.videocon.com