Bupati kuansing

bupati kuansing

BUPATI KUANTAN SINGINGI PERIODE 2021-2026 Andi Putra SH MH lahir pada tanggal 12 Maret 1987 di Desa Muaro Sentajo, Bupati Kabupaten Kuantan Singingi Periode 2021-2026. Pria ini merupakan Putra dari H Sukarmis Bupati Ketiga yang pernah menduduki Jabatan orang nomor satu di Kabupaten Kuantan Singingi.

Sebelum menjadi orang nomor satu keenam seperti ayahandanya di Kabupaten Kuantan Singingi, Andi Putra SH MH mempunyai jejak yang cukup mumpuni di berbagai organisasi- organisasi di Kabupaten Kuantan Singingi., dirinya Pernah Berkecimpung cukup banyak di dunia perpolitikan di Kabupaten Kuantan Singingi.

Mulai dari periode 2003 – 2016 dirinya menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kuantan Singingi. Di tahun 2016 – 2020 dirinya mengetuai DPD Partai GOLKAR Kabupaten Kuantan Singingi. Tahun 2017 – 2022 dirinya bupati kuansing sebagai Ketua Majelis Pimpinan cabang Persatuan Tarbiyah Islamiayah (Tarbiyah – Perti) Kuantan Singingi.

bupati kuansing

Dan di 2020 – 2025 menjabat sebagai ketua DPD Partai GOLKAR Kabupaten Kuantan Singingi. Sejumlah Jabatan pada lembaga lain juga pernah di embannya yaitu Ketua Komisi A di DPRD Kabupaten Kuantan Singingi pada Tahun 2009 – 2012, pada tahun 2012 – 2014 menjabat Ketua Komisi C di DPRD Kabupaten Kuantan Singingi, kemudian sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi pada Tahun 2014-2019 dan berlanjut 2019-2024.

WAKIL BUPATI KUANTAN SINGINGI PERIODE 2021-2026 H Suhardiman Amby MM lahir di Pulau Panjang Hilir 16 Juli 1969, Wakil Bupati Kabupaten Kuantan Singingi Periode 2021-2026.

Pria yang berdomisili di Desa Pulau Panjang Hulu, Inuman Kabupaten Kuantan Singingi ini, juga memiliki jejak di berbagai organisasi-organisasi Daerah dan luar Daerah. Di tahun 1990-2000 dirinya berperan sebagai Ketua Umum LSM AMAR, Wakil Bupati kuansing Dewan Pimpian cabang Partai Kembangkitan Nasional Indonesia pada tahun 2003-2007, Ketua Umum Wilayah Riau Pemuda Reformasi (PRI) pada tahun 2004-2007, Sekretaris DPD KNPI Propinsi Riau pada Tahun 2008-2011, Ketua Dewan Pengurus Partai Kebangkitan Nasional Ulama pada Tahun 2009-2019, dan kemudian Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Kuantan Singingi pada Tahun 2019-2020.

Sejumlah jabatan pada lembaga lain juga pernah diembannya yaitu Anggota DPRD Provinsi Riau di Tahun 2004-2009 dan juga di Tahun 2014-2019. Ini Deretan Sanksi Baru AS dan Inggris untuk Rusia Jelang Perayaan Hari Kemenangan Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 9 Mei 2022 Sentimen The Fed Bisa Jadi Momentum Beli Saham, Tapi… Sentimen The Fed Bisa Jadi Momentum Beli Saham, Tapi… LIVE : BEI berlakukan perubahan Indeks Saham hari ini (07:48 WIB) Bisnis.com, JAKATA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menjelaskan kronologi tangkap tangan terkait kasus dugaan suap perpanjangan izin hak guna usaha (HGU) sawit di Kabupaten Kuantan Singingi ( Kuansing), Riau.

Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan dua tersangka, yakni Bupati Kuansing Andi Putra (AP) dan General Manager PT Adimulia Agrolestari (AA) Sudarso (SDR). "Pada kegiatan tangkap tangan Senin (18/10/2021), tim KPK telah mengamankan delapan orang di wilayah Kuantan Singingi Provinsi Riau," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (19/10/2021).

"Pada 18 Oktober 2021 sekitar pukul 11.00 WIB, tim KPK mendapatkan informasi SDR dan PA yang diduga telah membawa uang untuk diserahkan kepada AP masuk ke rumah pribadi AP di Kuansing," ucap Bupati kuansing.

Sekitar 15 menit kemudian Sudarso dan Paino keluar dari rumah pribadi AP. "Setelah itu, beberapa saat kemudian tim KPK segera mengamankan SDR, PN, YG, dan JG di Kuansing," katanya.

bupati kuansing

Setelah memastikan telah ada penyerahan uang kepada bupati, Lili mengungkapkan beberapa saat kemudian tim KPK berupaya turut pula mengamankan Andi Putra, namun tidak ditemukan sehingga tim KPK melakukan pencarian. Tim KPK memperoleh informasi Andi Putra berada di rumah pribadinya di Pekanbaru sehingga tim KPK selanjutnya mendatangi lokasi tersebut.

bupati kuansing

"Namun, AP tidak berada di tempat sehingga tim KPK meminta pihak keluarga AP untuk menghubungi AP agar kooperatif datang menemui tim KPK yang berada di Polda Riau," ucap Lili. Pada pukul 22.45 WIB, Andi Putra, Hendri Kurniadi, Andri Meiriki, dan Deli Iswanto mendatangi Polda Riau dan selanjutnya tim KPK meminta keterangan bupati kuansing. "Dalam kegiatan tangkap tangan ini, KPK menemukan bukti petunjuk penyerahan uang Rp500 juta, uang tunai dalam bentuk rupiah dengan jumlah total Rp80,9 juta, mata uang asing sekitar 1.680 dolar Singapura, dan handphone iPhone XR," kata Lili.

bupati kuansing

KPK menduga Andi Putra menerima suap senilai Rp700 juta yang diberikan secara bertahap dari Sudarso terkait perpanjangan izin HGU sawit. Untuk keperluan penyidikan, tim penyidik menahan dua tersangka tersebut untuk 20 hari pertama terhitung mulai 19 Oktober sampai 7 November 2021. Andi Putra ditahan di Rutan KPK di Gedung Merah Putih KPK, sedangkan Sudarso ditahan di Rutan KPK di Pomdam Jaya Guntur.

Kendati demikian, KPK tidak menghadirkan tersangka saat konferensi pers sebagaimana biasanya. Direktur Penyidikan KPK Setyo Budiyanto pun menjelaskan perihal hal tersebut. "Masalah kapan dibawa ke Jakarta, secepatnya, begitu kegiatan selesai. Saat ini tidak dihadirkan, jadi harapan kami sebetulnya secepatnya bisa tetapi tentu ada masalah-masalah teknis di lapangan," tuturnya.

Setyo mengatakan, KPK juga dibatasi waktu untuk segera menentukan status dari para pihak yang telah ditangkap sebelumnya. Terpopuler • PNS Bupati kuansing WFH Seminggu Usai Libur Bupati kuansing, Kapan Masuk Kantor Lagi? • Niat Bayar Utang Puasa Ramadan, Bolehkah Puasanya Dicicil atau Harus Sekaligus? • Tender Gorden DPR Dimenangkan Penawar Tertinggi Rp43,5 Miliar, Kok Bisa?

• Odesa Dihantam Rudal, Kapal Rusia Kembali Ditenggelamkan Pasukan Ukraina • Kemenag Izinkan 50 Persen Pegawai WFH Usai Libur Lebaran 9-13 Mei
ERROR: The request could not be satisfied 403 ERROR The request could not be satisfied.

Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time.

bupati kuansing

There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation.

bupati kuansing

Generated by cloudfront (CloudFront) Request ID: Ie6QVgWoM3qG4VqewToyFNF3DF9J93FjReBfv7qy-ms2_lhwt7qF4A== Petahana Drs. H. Suhardiman Amby, Ak., M.M. sejak 20 Oktober 2021 Masa jabatan 5 tahun Dibentuk 8 Oktober 1999 Pejabat pertama Drs.

H. Rusdji S. Abrus Situs web www .kuansing .go .id Berikut adalah Daftar Bupati Kuantan Singingi sejak pertama berdiri sampai sekarang: No Bupati [1] Mulai menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Bupati — Rusdji S. Abrus 8 Oktober 1999 1 Juni 2001 — [Ket. 1] — 1 1 Juni 2001 Agustus 2001 1 [Ket. 2] Asrul Ja’afar 2 Asrul Ja’afar 20 Agustus 2001 1 Juni 2006 [Ket. 3] — 3 • ^ Sebelumnya bupati kuansing bupati kemudian menjadi bupati definitif berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.24.133 • ^ Meninggal dunia setelah 2 bulan dilantik • ^ Sebelumnya menjadi wakil bupati, kemudian mengantikan bupati yang meninggal dunia berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.24-316 Lihat Pula [ sunting bupati kuansing sunting sumber ] • Daftar Wakil Bupati Kuantan Singingi • Kabupaten Kuantan Singingi Referensi [ sunting - sunting sumber ] • Halaman ini terakhir diubah pada 6 Mei 2022, pukul 14.00.

bupati kuansing

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
ANTARA FOTO/Rony MuharrmanBupati Kuantan Singingi Andi Putra meninggalkan Mapolda Riau usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Bupati kuansing (KPK) di Pekanbaru, Riau, Selasa (19/10/2021).

Andi Putra selanjutnya dibawa penyidik KPK ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan kasus korupsi penerimaan janji atau suap perizinan perkebunan.

bupati kuansing

ANTARA FOTO/Rony Muharrman/rwa. JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menetapkan Bupati Kuantan Singingi Bupati kuansing Putra sebagai tersangka pada Selasa (19/10/2021). Andi ditetapkan sebagai tersangka suap terkait perpanjangan izin Hak Guna Usaha ( HGU) sawit di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Siapa Andi Putra? Pria kelahiran Muaro Sentajo pada 12 Maret 1987 itu merupakan anak dari Sukarnis, yang tak lain merupakan bupati ketiga Kabupaten Kuansing.

Sebelum menjabat sebagai Bupati Kuansing, Andi Putra menduduki sejumlah jabatan penting di sejumlah organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kuantan Singingi periode 2003 – 2016.

Kemudian, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kuantan Singingi periode 2016-2020. Jabatan itu pun telah diperpanjang untuk periode 2020-2025. Baca juga: Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kuansing Andi Putra Punya Harta Rp 3,7 Miliar Selain itu ia juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pimpinan cabang Persatuan Tarbiyah Islamiayah (Tarbiyah – Perti) Kuantan Singingi periode 2017-2022. Di dunia legislatif, Andi Putra juga pernnah menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kuantan Singigi tahun 2009-2012.

Selanjutnya tahun 2012-2014, Andi menjabat sebagai Ketua Komisi C. Kemudian, ia terpilih menjadi Ketua DPRD periode 2014-2019.

Posisi itu semestinya kembali ia jabat untuk periode 2020-2024, sebelum akhirnya terpilih sebagai Bupati Kuansing. Berita Terkait OTT di Riau, KPK Tangkap Bupati Kuansing Andi Putra Bupati Kuansing Andi Putra Terjaring OTT, KPK: Terkait Dugaan Suap Perizinan Perkebunan OTT di Kuansing, KPK Amankan 8 Orang Termasuk Bupati Andi Putra Bupati Kuansing Terjaring OTT, Golkar Tunggu Keterangan Resmi KPK KPK Tetapkan Bupati Kuansing Andi Putra Tersangka Suap Perpanjangan Izin HGU Sawit Berita Terkait OTT di Riau, KPK Tangkap Bupati Kuansing Andi Putra Bupati Kuansing Andi Putra Terjaring OTT, KPK: Terkait Dugaan Suap Perizinan Perkebunan OTT di Kuansing, KPK Amankan 8 Orang Termasuk Bupati Andi Putra Bupati Kuansing Terjaring OTT, Golkar Tunggu Keterangan Resmi KPK KPK Tetapkan Bupati Kuansing Andi Putra Bupati kuansing Suap Perpanjangan Izin HGU Sawit Megawati Harap Bupati kuansing Contoh Jenderal Hoegeng dan Awaloedin Djamin https://nasional.kompas.com/read/2021/10/19/21572421/megawati-harap-polisi-contoh-jenderal-hoegeng-dan-awaloedin-djamin https://asset.kompas.com/crops/NIeCj5dxWi6oppOlBnbr7xC5-2Y=/0x0:1280x853/195x98/data/photo/2020/02/19/5e4d2b5aa66df.jpg
PEKANBARU, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap delapan orang terduga pelaku korupsi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Salah satu yang ditangkap adalah Bupati Kuansing Andi Putra. Tujuh orang lainnya adalah ajudan dan beberapa pihak swasta. Penangkapan mereka terkait dugaan korupsi penerimaan janji atau hadiah terkait dengan perijinan perkebunan. Baca juga: Beredar Kabar Bupati Kuantan Singingi Andi Putra Ditangkap KPK, Ini Kata Polisi Sangat disayangkan Bupati Kuansing Andi Putra terseret dalam kasus dugaan rasuah ini.

Saat ini, Andi Putra dan para terduga korupsi lainnya menjalani pemeriksaan KPK di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, Selasa (19/10/2021). Inilah sosok Bupati Kuansing Andi Putra. Andi Putra lahir bupati kuansing Muaro Sentajo 12 April 1987. Baca juga: Bupati Kuansing Andi Putra Terjaring OTT, KPK: Terkait Dugaan Suap Perizinan Perkebunan Dari kecil, Andi mengenyam pendidikan Sekolah Dasar di SDN 023 Muaro Sentajo (1993-1999), SMP 3 Kuantan Tengah (1999-2002), SMAN 1 Teluk Kuantan (2002-2005) ).

Kemudian, pendidikan SI di Universitas Lancang Kuning (2005-2013), dan S2 di Universitas Islam Riau (2013-2017) Dia merupakan Ketua DPD II Partai Golkar sejak 2016 hingga sekarang.

bupati kuansing

Andi juga pernah memimpin KNPI Kuansing periode 2013-2016. Selain itu, Andi pernah menjabat sebagai Ketua Komisi A tahun 2009-2012, Ketua Komisi C 2012-2014. Andi juga pernah dua kali menjabat sebagai Ketua DPRD Kuansing yakni periode 2014-2019 dan 2019-2020. Baca juga: Sidang Kasus Korupsi Rp 5,8 M, Eks Bupati Kuantan Singingi Bupati kuansing Beri Uang ke Pegawai KPK Ayah Andi Putra adalah Bupati Kuansing dua periode Andi Putra adalah anak Sukarmis.

Ayahnya pernah menjabat Bupati Kuansing selama dua periode. Kini, Sukarmis menjadi Wakil Ketua DPRD Riau dari partai Golkar.

Andi Putra dilantik bersama Suhardiman Amby sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kuansing periode 2021-2024, di Gedung Daerah Balai Pelangi, Rabu (2/6). Pelantikan dipimpin Gubernur Riau, Syamsuar.

bupati kuansing

Baru empat bulan menjabat di negeri berjuluk Kota Jalur itu, Andi Putra sudah berurusan dengan KPK. Baca juga: OTT di Kuansing, KPK Amankan 8 Orang Termasuk Bupati Andi Putra Berita Terkait Mangkir Penyidikan Korupsi Rp 5,8 M, Eks Bupati Kuantan Singingi Ditahan agar Tak Lari Kabur dari Sel dan Positif Covid-19, Tahanan Polres Kuantan Singingi Masih Buron Detik-detik Tiga Tahanan Polres Kuantan Singingi Positif Covid-19 Kabur dari Penjara Tiga Tahanan Positif Covid-19 Kabur dari Polres Kuantan Singingi Kuantan Singingi Segera Bangun Perpustakaan Senilai Rp 18,8 Miliar Berita Terkait Mangkir Penyidikan Korupsi Rp 5,8 M, Eks Bupati Kuantan Singingi Ditahan agar Tak Lari Kabur dari Sel dan Positif Covid-19, Tahanan Polres Kuantan Singingi Masih Buron Detik-detik Tiga Tahanan Bupati kuansing Kuantan Singingi Positif Covid-19 Kabur dari Penjara Tiga Tahanan Positif Covid-19 Kabur dari Polres Kuantan Singingi Kuantan Singingi Segera Bangun Perpustakaan Senilai Rp 18,8 Miliar Kota Bandung Tak Ada Anggaran Bonus Atlet, Ridwan Kamil: Dibicarakan Saja, Jangan Sampai Atlet Kecewa https://regional.kompas.com/read/2021/10/19/142312478/kota-bandung-tak-ada-anggaran-bonus-atlet-ridwan-kamil-dibicarakan-saja bupati kuansing - Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang dilakukan di Provinsi Riau, Senin (18/10/2021), menjerat sejumlah pejabat di Kabupaten Kuansing (Kuantan Singingi).

Hingga saat ini KPK belum memberikan keterangan detail mengenai OTT tersebut, tapi kabar beredar bahwa Bupati Kuansing Andi Putra ikut terjerat. Kuansing adalah salah satu kabupaten di Provinsi Riau, hasil pemekaran wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Kuansing ditetapkan menjadi kabupaten mandiri pada 4 Oktober 1999 dengan Ibu Kota Teluk Kuantan.

Sebagai Bupati Kuansing pertama adalah Rusdji S Abrus. Dia dipilih DPRD Kabupaten Kuansing memimpin selama periode 2001-2006. Namun baru dua bulan menjabat, Rusdji S Abrus meninggal dunia sehingga digantikan wakilnya, Asrul Ja'far.

bupati kuansing

Baca juga: Penangkapan Bupati Kuansing Riau Diduga Terkait Suap Izin Perkebunan Pada 2006, Kabupaten Kuansing menggelar Pilkada untuk pertama kalinya. Ada empat kandidat yang maju, masing-masing Sukarmis-Mursini (Partai Golkar, PPP, PBB), Asrul Ja;far-Mukhlis (PDIP, PAN, PPIB), Raja Erisman-Endrianto Ustha (Partai Demokrat, PSI, PKS), dan Suhardiman Amby-Raja Bastian Rusli (Partai Patriot Pancasila, Partai Merdeka, PKPB, PNBK, PNI Marhaen, PPDI, PPD, PNUI, PKPI, PBR, PBSD).

Sebagai pemenangnya adalah pasangan Sukarmis-Mursini. Keduanya memimpin Kabupaten Kuansing selama peride 2006-2011.

Sukarmis kembali melanjutkan tampuk kepemimpinan periode kedua setelah memenangi Pilkada 2011. Kali ini bupati kuansing berpasangan dengan Zulkifli. Mursini yang memilih mencalonkan diri sebagai calon bupati kalah. Sebagai orang nomor satu di Kabupaten Kuansing, Sukarmis juga memilihkan jalan politik untuk anaknya. Andi Putra yang masih masih duduk di bangku kuliah diikutkan dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2009.

Andi yang baru berusia 22 tahun terpilih menjadi anggota DPRD Kuansing periode 2009-2014. Baca juga: Dikabarkan Kena OTT KPK, Bupati Kuansing Miliki Kekayaan Rp3,16 Miliar Karir politik Andi Putra moncer. Pada Pemilu 2014, ia kembali terpilih sebagai wakil rakyat.

Dia pun duduk sebagai Ketua DPRD Kuansing selama periode 2014-2019. Politikus muda ini juga mendapatkan kepercayaan menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kuansing pada 2016. Pada Bupati kuansing 2019, Andi Putra untuk ketiga kalinya terpilih menjadi anggota legislatif.

Posisi Ketua DPRD Kabupaten Kuansing masih tetap dia kuasai.

Panas! KPK Bawa Bupati Kuansing, Bakumham Golkar Siap Dampingi




2022 www.videocon.com