Penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah

penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah

E-waste (Sumber : sites.nicholas.knuckles.edu) Setelah kemarin kita sudah sedikit bernostalgia dengan film WALL-E yang menggambarkan kemungkinan penumpukan e-waste di bumi, dijelaskan pengertian dan penyebab east-waste, serta dampaknya pada bidang teknologi dan ekonomi, saatnya kita membahas dampak yang nggak kalah penting dan perlu diperhatikan oleh kita semua lho!

penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah

Yap, dampak eastward-waste material terhadap lingkungan dan kesehatan. Bahkan beberapa dampaknya bisa bikin badan merinding. Wah semengerikan apa sih dampaknya? Penasaran? Baca artikel ini sampai habis! Pertama kita bahas terlebih dahulu dampak e-waste terhadap lingkungan. Seperti limbah pada umumnya, e-waste product berbahaya bagi lingkungan apabila tidak ditangani dengan benar karena logam berat yang terkandung di dalamnya.

Jika beberapa dari kalian berpikiran “ Logam berat tuh sebenernya apa sih? Logam raksasa sebesar Hulk dan seberat palu Thor?” Kamu nggak sepenuhnya salah kok! Logam berat di sini dapat diartikan sebagai kelompok logam dengan kepadatan lebih besar dari 5 gr/cm3. Sebagai pembanding, one botol air mineral berukuran sedang memiliki berat 600 gram.

penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah

Bila botol itu diisi logam berat, maka beratnya menjadi 5 kali lipatnya atau sekitar three kg. Logam berat diantaranya adalah timbal (Pb), seng (Zn), merkuri (Hg), arsenik (As), dan kadmium (Cd). Pada jumlah tertentu, logam berat menjadi racun dan sangat berbahaya bagi makhluk hidup. Jika kalian pernah mendengar tragedi Teluk Minamata tahun 1958, mungkin tragedi tersebut bisa menggambarkan berbahayanya pencemaran logam berat. Pada saat itu, di Kota Minamata Jepang, terjadi pencemaran merkuri (Hg) akibat limbah pabrik PT Chisso yang dibuang ke Teluk Minamata dalam jumlah yang sangat besar (sekitar 200–600 ton Hg) dari tahun 1932.

PT Chisso merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi batu baterai. Karena kejadian tersebut, masyarakat sekitar menderita kelumpuhan saraf akibat mengkonsumsi ikan yang sudah terpapar merkuri. Penyakit kelumpuhan saraf itu dikenal sebagai Penyakit Minamata atau Sindrom Minamata. Penyakit Minamata (Sumber : youthrainbow.com) Lalu gimana caranya mencegah racun dari logam berat agar tidak mencemari lingkungan sekitar?

Daur ulang bisa jadi solusinya! Namun tahukah kalian masih sering terjadi kesalahan pada proses daur ulang yang justru menyebabkan terjadinya polusi udara, air, dan juga tanah? Hal ini dikarenakan metode yang digunakan masih sederhana. Metode yang dimaksud yaitu metode yang mementingkan pembongkaran perangkat elektronik termurah dan berakibat mengabaikan kondisi lingkungan.

Sebagai contoh, pembakaran kabel dilakukan untuk mendapatkan serat tembaga tetapi juga melepaskan karbon monoksida ke udara, merembesnya limbah elektronik ke danau, kolam, dan air tanah, serta polusi tanah karena produk limbah daur ulang dibuang ke ladang atau tempat pembuangan sampah lainnya. Coba bayangkan jika lingkungan yang kita tinggali ini sudah terkena polusi udara, air, maupun tanah. Apakah kita masih bisa bertahan di lingkungan tersebut? Tentu tidak bukan?

Oleh karena itu dampak mengkhawatirkan selanjutnya dari e-waste product adalah hilangnya habitat bagi makhluk hidup yang tinggal di sekitarnya. Ketika limbah elektronik tidak didaur ulang dengan benar, banyak sumber daya yang digunakan untuk memproduksi perangkat elektronik hilang ke tempat pembuangan sampah.

Hal ini menciptakan permintaan lebih lanjut material baru untuk ditambang. Penambangan sering kali menebangi hutan dan menggunakan bahan peledak untuk meledakkan tanah. Penambangan juga dapat membocorkan limbah beracun ke sungai dan tanah terdekat.

Inilah yang mengganggu ekosistem dan menyebabkan hilangnya habitat bagi makhluk hidup ( habitat loss). Kerusakan habitat mengakibatkan migrasi massal atau kelaparan hewan yang hidup di daerah tersebut dan merupakan penyebab nomor satu kepunahan spesies hewan di seluruh dunia. Aduh… sayang banget! Ilustrasi Habitat Loss (Sumber : thoughtco.com) Berdasarkan dari penjelasan mengenai dampak e-waste terhadap lingkungan di atas, dampak dari eastward-waste pada kesehatan sangat tergantung dari apa yang terjadi di lingkungan.

penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah

Apabila e-waste tidak dikelola dengan baik sehingga tidak sengaja dikonsumsi oleh manusia maka dapat mempengaruhi hampir seluruh sistem di dalamnya. Dari dua belas sistem yang kita punya, limbah elektronik berdampak besar ke dalam enam sistem dalam tubuh kita. Serius nih! Apa saja dampaknya dan sistem-sistem yang dipengaruhinya?

Yuk berhitung! • Sistem Saraf Kita sudah tahu bahwa merkuri dapat menyebabkan kerusakan pada sistem saraf saat membahas tragedi Minamata. Di otak, merkuri akan terkumpul di korteks cerebrum (otak besar) dan cerebellum (otak kecil) sehingga mengganggu fungsi enzim dan transport sel yang penting dalam pembuatan dan penyebaran energi.

Selain itu kerusakan pada otak dan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan otak, seperti epilepsi, kerusakan pada otak besar juga bisa disebabkan karena efek keracunan timbal (Pb). • Sistem Pengeluaran (Ekskresi) Merkuri juga dapat menyebabkan gangguan sistem pengeluaran (ekskresi) berupa gagal ginjal apabila terpapar dalam jangka pendek dalam dosis tinggi. • Sistem Kekebalan Tubuh Apabila terpapar dalam jangka panjang dan dosis rendah maka akan menyebabkan gangguan sistem kekebalan tubuh.

penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah

• Sistem Peredaran Darah Lagi-lagi merkuri, zat yang termasuk golongan logam berat sangat beracun ini mengakibatkan nyeri dada serta kardiomiopati atau kelainan otot jantung (sistem peredaran darah). • Sistem Gerak Menurut penelitian dari Dartmouth Toxic Metal, selain merkuri senyawa kadmium (Cd) juga sering ditemukan pada e-waste.

Kadmium ternyata sangat berbahaya lho bila kita tidak sengaja menghirup dan memakannya! Bahaya yang ditimbulkan antara gagal ginjal dan gangguan sistem gerak berupa nyeri otot. • Sistem Pernapasan Kromium pada e-waste dapat meningkatkan resiko terkena kanker paru-paru serta menyebabkan penyakit bronkitis dan asma. Tuh Kan bener ada enam! Oh iya, Selain berdampak ke dalam enam sistem tubuh di atas, masih ada beberapa dampak e-waste product yaitu dapat menyebabkan kanker, mutasi sel, dan juga pendorong terjadinya cacat bawaan.

Sel Kanker (Sumber : news.detik.com) Terus gimana dong peran kita untuk mengurangi e-waste? Ada beberapa tips sederhana buat kalian nih! • Belilah barang-barang elektronik sesuai kebutuhan. Coba deh sebelum membeli barang elektronik bayangkan apabila dirimu diberi dua pilihan yaitu barang tersebut atau uang. Jika dirimu ternyata memilih uang, itu artinya saat ini kamu tidak terlalu membutuhkan barang elektronik tersebut.

• Jangan buru-buru ganti ponselmu dengan yang baru. Punya ponsel keluaran terbaru memang asyik, namun apabila membelinya tiap tahun apa itu tidak berlebihan? Sebaiknya ganti ponsel apabila ponsel kamu yang lama sudah rusak saja, ya! • Kamu juga bisa memilih mendonasikan barang elektronik yang sudah tidak terpakai daripada membuangnya.

Sebagai contoh kamu adalah mahasiswa baru yang membutuhkan laptop dengan spesifikasi yang lebih canggih untuk perkuliahan.

penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah

Laptop yang kamu miliki saat ini sudah tidak bisa penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah upgrade. Karena kondisi laptop kamu masih cukup bagus, lebih baik donasikan saja ke saudara atau orang lain yang membutuhkannya.

• Terakhir jangan lupa tingkatkan kesadaran orang-orang disekitarmu tentang dampak east-waste agar film Wall-E tidak akan pernah menjadi kenyataan.

Aamiin! Nah sekarang kita sudah tahu dampak yang diakibatkan oleh kurang tepatnya pengelolaan eastward-waste dalam bidang lingkungan dan kesehatan. Ternyata dampak yang dihasilkan tidaklah sepele dan cenderung mengkhawatirkan. Kira-kira mana yang paling bikin merinding bagimu? Penulis Andjani Widya Hemasita (Teknik Biomedis ITB 2018) Penyakit Yang Disebabkan Oleh Pencemaran E Waste Terhadap Lingkungan Adalah Source: https://medium.com/elektronhme/gawat-sampah-elektronik-menggunung-part-2-pengaruh-terhadap-lingkungan-dan-kesehatan-366a35248df8 Terbaru • Cara Membuat Pistol Mainan Dari Botol Bekas • Jurnal Tesis Aplikasi Recording Andriod Peternakan • Cara Menggendong Bayi 2 Bulan Dengan Selendang • Sistem Kemitraan Pada Perusahaan Peternakan Ruminansia • Cara Pasang Elcb 3 Phase Yang Benar • Cara Membuat Lamaran Kerja via Email Pdf Di Hp • Ketersediaan Air Dan Listrik Untuk Usaha Peternakan Menurut • Cara Membuat Kartu Undangan Dari Kertas Karton • Cara Membuat Pesawat Dari Stik Es Krim Kategori • Aplikasi • Berkebun • Bisnis • Budidaya • Cara • News • Pelajaran • Serba-serbi • SIM Keliling • Soal • Ternak • Uncategorized Jawaban: Penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah kerusakan ginjal dan otak.

Kerusakan ginjal terjadi karena ginjal harus bekerja lebih keras dalam menyaring logam berat dalam darah.

Sementara kerusakan otak terjadi karena logam berat seperti merkuri masuk dalam darah yang mengaliri otak. Penjelasan: E-waste merupakan limbah yang berasal dari perangkat elektronik.

Limbah ini harus dikelola secara khusus karena mengandung logam berat yang berbahaya bagi kesehatan. Meski demikian, hingga kini berlum ada kebijakan khusus tentang penanganan e-waste di Indonesia. Pelajari lebih lanjut tentang materi limbah pada brainly.co.id/tugas/14906558 #BelajarBersamaBrainly
Penyakit yang timbul pada masyarakat lebih banyak disebabkan oleh lingkungan yang tercemar serta pola makan yang tidak sehat.

Bahkan terdapat penelitian yang menemukan bahwa terdapat sekitar 20 juta kematian yang terjadi setiap tahunnya disebabkan oleh tercemarnya lingkungan hidup. Untuk info selengkap nya yuk cek artikel kesehatan sehatQ.com Beberapa Penyakit-Penyakit Berbahaya Yang Disebabkan Lingkungan Tercemar 1. Gangguan Kesehatan Jantung Salah satu penyakit berbahaya yang disebabkan oleh lingkungan tercemar adalah gangguan kesehatan pada jantung.

Penyakit ini lebih disebabkan oleh udara yang tidak sehat serta didominasi oleh zat-zat yang berbahaya. Fungsi dari jantung yaitu mengumpulkan oksigen untuk organ-organ tubuh lainnya agar tetap berfungsi dengan sehat. Jika setiap harinya jantung mengumpulkan oksigen dengan pencemaran udara dan zat-zat berbahaya tentunya kondisi kesehatan jantung dapat terganggu. Jika hal tersebut terjadi maka sejumlah penyakit- penyakit serius akan mudah terjadi, contohnya jantung corner dan penyumbatan pembuluh darah.

Untuk info yang lebih lengkapnya simak artikel kesehatan sehatQ.com 2. Asma Asma merupakan penyakit yang disebabkan oleh kondisi udara yang kotor serta mengandung zat-zat berbahaya bagi tubuh. Yang mana zat berbahaya tersebut jika masuk pada saluran pernapasan akan mengganggu kelancaran atau proses bernapas.

penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah

Beberapa gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini adalah sesak napas, batuk, napas yang berbunyi dan lain sebagainya. 3. Typhus Penyakit yang satu ini sangat sering dialami oleh banyak orang. Namun juga sering diremehkan atau diartikan sebagai akibat dari kurangnya istirahat serta lelah biasa.

Padahal jika penyakit ini tidak di tangani dengan serius dapat membahayakan keselamatan jiwa. Cara kerja dari penyakit ini dapat melemahkan tubuh serta mengganggu sistem pencernaan. Adapun bagi anda yang mengidap penyakit ini, disarankan untuk melakukan istirahat yang total serta mengonsumsi makanan yang bergizi dengan tekstur yang halus agar tidak mengganggu pencernaan. Selain itu anda harus menjaga lingkungan tetap bersih agar tidak terjadi pencemaran lingkungan.

4. Diare Bakteri penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah dapat menyebabkan penyakit diare selalu berkembang pada tempat-tempat yang kotor. Jika makanan atau air yang kotor dikonsumsi, maka bakteri yang terdapat dalam tubuh tersebut dapat menyebabkan diare.

Mencuci tangan sebelum makan merupakan salah satu hal yang harus dilakukan untuk pencegahan penyakit ini. Selain mencuci tangan, makan yang dikonsumsi harus higienis serta bergizi. Hal ini juga merupakan cara mudah untuk menghindari penyakit yang satu ini.

Oleh karena itu jadikan mencuci tangan dan mengkonsumsi makanan sehat sebagai kebiasaan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari anda. 5. Kanker Paru-Paru Penyakit yang dapat disebabkan oleh lingkungan yang tercemar lainnya adalah kanker paru-paru.

Beberapa zat yang terdapat pada polusi udara dapat memicu timbulnya kanker paru-paru. Zat-zat yang berbahaya tersebut jika mengendap dan menumpuk dalam paru-paru terus menerus akan sangat membahayakan. Zat tersebut membahayakan dikarenakan dapat berpotensi menimbulkan kanker. Untuk mengantisipasi hal tersebut anda dapat menggunakan masker ketika berada di tempat yang udara nya kotor serta polusi yang tinggi. Untuk informasi selengkapnya anda dapat menyimaknya di artikel kesehatan sehatQ.com Beberapa penyakit pada ulasan tersebut merupakan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kotor.

Baik yang disebabkan polusi udara, air yang kotor, ataupun makan yang dimakan tidak higienis. Oleh karena itu sangat penting bagi anda untuk menjaga lingkungan sekitar agar anda, keluarga maupun masyarakat sekitarnya tidak terkena penyakit yang membahayakan. • Tebar Hikmah Ramadan • Life Hack • Ekonomi • Ekonomi • Bisnis • Finansial • Fiksiana • Fiksiana • Cerpen • Novel • Puisi • Gaya Hidup • Gaya Hidup • Fesyen • Hobi • Karir • Kesehatan • Hiburan • Hiburan • Film • Humor • Media • Musik • Humaniora • Humaniora • Bahasa • Edukasi • Filsafat • Sosbud • Kotak Suara • Analisis • Kandidat • Lyfe • Lyfe • Diary • Entrepreneur • Foodie • Love • Viral • Worklife • Olahraga • Olahraga • Atletik • Balap • Bola • Bulutangkis • E-Sport • Politik • Politik • Birokrasi • Hukum • Keamanan • Pemerintahan • Ruang Kelas • Ruang Kelas • Ilmu Alam & Teknologi • Ilmu Sosbud & Agama • Teknologi • Teknologi • Digital • Lingkungan • Otomotif • Transportasi • Video • Wisata • Wisata • Kuliner • Travel • Pulih Bersama • Pulih Bersama • Indonesia Hi-Tech • Indonesia Lestari • Indonesia Sehat • New World • New World • Cryptocurrency • Metaverse • NFT • Halo Lokal • Halo Lokal • Bandung • Joglosemar • Makassar • Medan • Palembang • Surabaya • SEMUA RUBRIK • TERPOPULER • TERBARU • PILIHAN EDITOR • TOPIK PILIHAN • K-REWARDS • KLASMITING NEW • EVENT Konten Terkait • WPPC Sawojajar, Wisata Edukasi Lingkungan • Seberapa Tinggi Kepedulian dan Kesadaran Kita terhadap Lingkungan: Refleksi Hari Bumi 2022 • Ramadhan Tetap Harus Jaga Lingkungan • Sedotan Menumpuk, Lingkungan Memburuk!

• Mengurangi Sampah demi Lingkungan • Pencemaran Lingkungan dan Pemanasan Global Banyak sekali dampak mematikan yang ditimbulkan oleh lingkungan kepada mahluk hidup karena kita manusia. Dimana bisa disebut pencemaran Lingkungan. Banyak sekali dampak-dampak bahaya bagi mahluk sekitar di ekosistem tercinta kita. Banyak juga manusia yang tidak tahu diri dan bersikap egois terhadap diri sendiri dan tidak mementingkan orang lain. Bantu orang-orang untuk menyadari dampak kerusakan yang dibuat manusia terhadap lingkungan kita dan betapa seriusnya hal itu.

Kita pasti sudah sering mendengar kata pencemaran lingkungan bukan? Pasti yang langsung terpikirkan oleh kita adalah kata-kata seperti kotor, polusi, kontaminasi, dan pengotoran. Tetapi apa yang sebenarnya pencemaran itu? Pencemaran adalah kerusakan lingkungan alam yang menghasilkan pencemaran yang dapat membuat perubahan faktor abiotik dan biotik akbibat kegiatan manusia yang melebihi batas maksimum di kehidupan ekosistem sekitar.

Pencemaran lingkungan bisa membuat terkontaminasinya komponen fisik dan biologis dari sistem bumi dan atmosfer sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem lingkungan. Pertama-tama, kita akan membahas tentang salah satu pencemaran lingkungan, yaitu pencemaran air. Pertama-tama kita musti tahu apa sesungguhnya air itu. Air adalah senyawa yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di Bumi. Air menutupi hampir 71% permukaan Bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³. Rumus kimianya adalah H2O, yang setiap molekulnya mengandung satu oksigen dan dua atom hidrogen yang dihubungkan oleh ikatan kovalen.

Air sebagian besar terdapat di laut (air asin) dan pada lapisan-lapisan es (di kutub dan puncak-puncak gunung), akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan, hujan, sungai, permukaan air tawar, danau, uap air, dan lautan es. Setelah mengetahui pengertian air, maka apa itu pencemaran air?

Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan, dan air tanah akibat aktivitas manusia. Pencemaran air adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia sehingga kualitas dari air tersebut turun hingga batas tertentu yang menyebabkan air tidak berguna lagi sesuai dengan peruntukannya.

Contohnya seperti apa? Seperti saat kita melihat di sungai atau di danau, sudah penuh sampah plastik dan banyak barang sampah lainnya yang seharusnya diletakan di tempat sampah. Penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah cara hidup kita seperti ini terus, akan terjadi bencana besar untuk masa depan dan generasi berikutnya tidak akan menikmati keindahan alam lagi. Bukan hanya itu saja, tetapi kita memikirkan tidak?

Bahwa mahluk hidup sekitar juga merasa dirugikan dan sampai binatang seperti ikan mati semua. Mengapa demikian? Karena di laut, sudah terkontaminasi sampah dan kotoran yang tidak selayaknya ada di laut. Di data Indonesia, sudah ribuan penyu dan ikan di laut mati sia-sia hanya karena hidup berdampingan dengan sampah masyarakat Indonesia.

Ini dapat menggangu sistem pertumbuhan dan menimbulkan reaksi bahan kimia yang ada di ekosistem laut. Banyak sekali penyebab-penyebab terjadinya pencemaran air ini. Pengolahan batubara akan menyebabkan pencemaran air.

Asap yang tercemar akan turun ke air dan menyebabkan air ikut tercemar. Perusakan Hutan.Â
e-waste merupakan sebutan dari sampah elektronik, Peningkatan sampah elektronik khususnya di daerah Indonesia sangatlah menghawatirkan. Peningkatan sampah elektronik disebabkan karena percepatan pertumbuhan industri elektronik yang begitu pesat. Sehingga, banyak produk produk elektronik cepat usang dan diganti dengan produk generasi baru lainnya.

Meningkatnya sampah elektronik menimbulkan problema yang sangat serius, mengingat kandungan bahan beracun yang terdapat di dalamnyaantara lain adalah timbal, berilium ,merkuri, kromium dan arsenik yang merupakan ancaman bagi lingkungan dan kesehatan. Adapun berbagai penyakit serius yang dapat ditimbulkan oleh sampah elektronik ini yaitu, kerusakan sistem saraf pusat, kerusakan ginjal, paru paru ,dan hati. Parahnya lagi, jika terpapar ibu hamil dapat menyebabkan cacat mental dan buta pada bayi.

Sungguh sangatlah mengerikan dampak buruk e-waste ini. Jika kita tidak pandai pandai dalam mengkonsumsi batang elektronik, justru malah merugikan diri kita sendiri. Hal Yang Perlu Dihindari Hal yang perlu dihindari, mengingat akan dampak yang ditimbulkan adalah pembakaran sampah elektronik. Karena pembakaran tersebut dapat menghasilkan dioksin dan logam berat.

Senyawa yang biasanya terdapat pada kabel ataupun body pada barang elektronik apabila dibakar akan menghasilkan senyawa yang bersifat karsinogen yang berdampak buruk apabila terakumulasi biologis oleh tubuh mahluk hidup sebagaimana dampak berbahaya bagi kesehatan yang sudah dijelaskan di atas.

Cara Menanggulangi Sampah Elektronik Cara menanggulangi peningkatan sampah elektronik di Indonesia yaitu dengan peningkatan daur ulang sampah elektronik oleh sektor informal.

Daur ulang yang dilakukan oleh sektor informal tidak hanya mengurangi sampah elektronik yang ada, melainkan juga mengurangi pengolahan sampah yang dilakukan oleh sektor formal. Dengan begitu, sampah elektronik yang selama ini menjadi permasalahan dan berdampak sangatlah buruk, akan berkurang seiring berjalannya waktu.
Pencemaran bisa terjadi di setiap lingkungan, baik di udara, air, maupun daratan atau tanah.

Berikut 9 penyakit yang disebabkan oleh pencemaran lingkungan yang berbeda-beda: 1. Penyakit yang Disebabkan oleh Pencemaran Udara Udara adalah bagian penting dalam kehidupan. Setiap orang membutuhkan udara bersih untuk tetap bisa sehat. Namun, saat ini pencemaran udara semakin meningkat, sehingga menyebabkan penyakit-penyakit ini: Asma Kondisi udara yang kotor dan mengandung banyak zat berbahaya akan meningkatkan risiko asma.

Zat-zat asing yang masuk ke saluran pernapasan akan mengganggu kelancaran proses bernapas. Akibatnya, Anda rentan terhadap asma. Beberapa gejala yang mengganggu seperti sesak napas, batuk, dan napas penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah pun sulit dihindari.

Pengidap asma harus mengonsumsi obat khusus untuk mengembalikan fungsi saluran pernapasan seperti sedia kala. Penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah Paru Beberapa zat penyebab polusi (polutan) yang terdapat di udara ternyata memiliki sifat pemicu kanker (karsinogenik).

Bila zat-zat tersebut menumpuk dalam paru-paru, kemungkinan besar sel paru-paru akan berkembang secara tidak normal. Sel-sel liar tersebut berpotensi menimbulkan kanker paru-paru di kemudian hari.

Penyakit Jantung Gas beracun, partikel kimia, dan kualitas udara yang buruk bisa memengaruhi sistem kardiovaskular secara negatif yaitu dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. 2. Penyakit yang Disebabkan Oleh Pencemaran Air Selain udara, air juga bisa tercemar. Mengonsumsi air yang sudah tercemar bisa menyebabkan sejumlah penyakit: Demam Tifoid Penyakit ini bisa disebabkan oleh konsumsi air yang sudah tercemar.

Inilah mengapa demam tifoid termasuk penyakit yang disebabkan oleh pencemaran lingkungan. Demam tifoid adalah penyakit yang bisa menular melalui makanan ataupun minuman yang tercemar bakteri Salmonella, jadi Kamu perlu berhati-hati! Diare Penyakit sistem pencernaan ini adalah salah satu penyakit yang paling umum, namun cukup berbahaya jika tidak disembuhkan dengan cepat.

Diare juga bisa disebabkan oleh konsumsi air yang telah tercemar. Bakteri penyebab diare dapat berkembang biak secara maksimal di tempat yang kotor. Jika air atau makanan yang kotor tersebut masuk ke tubuh Anda, maka bakteri yang ada di dalamnya akan menyebabkan diare.

penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah

Mencuci tangan dengan benar dan menyantap makanan higienis adalah cara mudah yang patut Anda lakukan agar terhindar dari diare. Jadikan pola makan sehat dan mencuci tangan sebagai bagian dari kebiasaan Anda mulai hari ini. Kerusakan Hati dan Kanker Kedua penyakit ini bisa disebabkan oleh pelarut klorin yang bisa ditemukan di dalam air yang tercemar.

Oleh sebab itu, keduanya termasuk penyakit yang disebabkan oleh pencemaran lingkungan. 3. Penyakit yang Disebabkan oleh Pencemaran Tanah Tidak hanya udara dan air, tanah juga bisa tercemar. Dampak dari pencemaran tanah juga bisa langsung terhadap kesehatan. Berikut sejumlah penyakit yang disebabkan oleh pencemaran tanah.

Kerusakan Saraf dan Otak Keduanya bisa terjadi kalau Kamu terpapar tanah yang terkontaminasi dengan timah.

penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah

Oleh sebab itu, keduanya termasuk penyakit yang disebabkan oleh pencemaran lingkungan. Kanker Kalau Kamu terpapar secara langsung dengan tanah yang terkontaminasi banyak bahan kimia berbahaya, maka jangka panjangnya bisa menyebabkan kanker. Bahan-bahan kimia berbahaya yang dimaksud adalah pembunuh gulma, kromium, bensol, dan pestisida.

penyakit yang disebabkan oleh pencemaran e-waste terhadap lingkungan adalah

Penyakit Liver dan Ginjal Penurunan fungsi hati dan ginjal bisa disebabkan oleh pencemaran tanah. Logam berat yang mengakibatkan pencemaran tanah sangat berbahaya bila masuk ke tubuh. Kontaminasi logam berat akan membuat organ hati dan ginjal bekerja keras saat menyaringnya agar tidak masuk ke dalam organ tubuh lainnya. Organ hati dan ginjal yang bekerja ekstra keras akan lebih mudah rusak. Kondisi pengerasan hati (sirosis) dan gagal ginjal adalah gangguan kesehatan kronis yang bisa menyebabkan kematian.

Artikel Terkait • Fakta Menarik tentang Laut Mediterania • Reboisasi Adalah • Pengertian dan Penyebab Erosi • Pengertian Reboisasi • Gejala dan Penyebab Penyakit Minamata • HORE! MULAI JULI 2020 LARANGAN KANTONG PLASTIK DITERBITKAN DI JAKARTA. BERANI NGEYEL, DENDA SAMPAI RP25 JUTA! • Pengertian, Macam, Dan Contoh Pencemaran Lingkungan Beserta Cara Penanggulangannya Lengkap • Ilmuwan berhasil menemukan gen tanaman pengurang pencemaran lingkungan • Eutrofikasi dan Bentuk Pencemaran Air Lainnya • MENGURANGI POLUSI LOGAM BERAT DENGAN MENGGUNAKAN HIDROGEL

Pencemaran Lingkungan




2022 www.videocon.com