Obat cacing dewasa

obat cacing dewasa

Anjuran minum obat cacing untuk anak-anak tentu sudah lumrah Anda obat cacing dewasa. Namun, banyak yang tidak menyadari bahwa orang dewasa juga masih bisa terkena cacingan, terlebih lagi jika Anda kurang menjaga kebersihan.

Kira-kira, apa saja obat-obatan cacingan untuk obat cacing dewasa dewasa? Apakah semua orang dewasa harus rutin minum obat cacing? Perlukah orang dewasa minum obat cacing? Cacingan memang kerap dialami anak-anak. Kurangnya menjaga kebersihan bisa menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong penyebaran penyakit infeksi akibat cacing.

Namun, tak menutup kemungkinan bahwa orang dewasa juga bisa mengalami cacingan. Untuk kasus cacingan anak, dokter biasanya menganjurkan minum obat cacing enam bulan sekali sebagai upaya pencegahan sekaligus pengobatan. Ini juga berlaku bagi orang dewasa yang terkena cacingan. Orang dewasa yang mengalami cacingan harus mengonsumsi obat cacing untuk mengobati akar permasalahannya. Jika tidak ditangani dengan benar, cacingan dapat menyebabkan komplikasi lanjutan, seperti penyumbatan usus dan malabsorpsi (kegagalan penyerapan) nutrisi.

Namun, rekomendasi minum obat cacing sebagai upaya pencegahan diutamakan hanya untuk orang-orang dewasa yang berisiko tinggi mengalami cacingan. Siapa yang sebaiknya minum obat cacing?

Rekomendasi minum obat cacing per enam bulan sekali sebagai perlindungan dari cacingan hanya dianjurkan pada orang-orang dewasa yang berisiko mengalami cacingan, antara lain: 1. Orang yang obat cacing dewasa di tempat-tempat rawan cacing Orang dewasa yang menghabiskan sebagian besar waktu berada di tempat-tempat rawan populasi cacing, rentan mengalami cacingan.

Apalagi jika aktivitas utamanya memungkinkan kulit mereka kontak langsung dengan tanah terkontaminasi. Beberapa profesi yang rentan terhadap cacingan, antara lain buruh bangunan, penggali tanah, atau peternak dan petani yang bekerja dengan atau terpapar hewan. Orang yang bekerja di bidang tersebut lebih berisiko cacingan jika tidak cuci tangan setelah beraktivitas. Risiko ini juga sama besarnya jika tempat mereka bekerja miskin fasilitas sanitasi yang memadai.

Akibatnya, tanah yang terkontaminasi cacing dan feses binatang dan/atau manusia dapat dengan mudah memasuki mulut mereka melalui tangan yang tidak dicuci bersih. 2. Orang yang makan makanan tidak bersih Makan sayuran atau buah yang tidak dicuci bersih, terkupas benar, atau dimasak hingga benar-benar matang, akan membuat seseorang berisiko terkena cacingan.

Rutin mengonsumsi daging sapi atau babi yang tidak dimasak matang juga meningkatkan risiko Anda kena penyakit cacingan. 3. Orang yang tinggal di lingkungan kumuh Infeksi cacing lebih umum terjadi di tempat-tempat beriklim hangat dan lembap. Masyarakat yang tinggal di daerah dengan fasilitas sanitasi (kebersihan) tidak memadai juga berisiko, seperti di bantaran kali, pinggiran kota, atau pedesaan.

Seseorang berisiko terinfeksi cacing jika kulit mereka kerap kontak langsung dengan tanah yang terkontaminasi. Tanah bisa saja terkontaminasi oleh feses orang yang terinfeksi cacingan karena BAB di “toilet alam”, seperti pinggir obat cacing dewasa, atau ketika kotoran manusia juga digunakan sebagai pupuk.

4. Orang-orang yang tinggal di daerah endemik cacingan Orang dewasa yang bermukim di lokasi endemik penyakit cacingan obat cacing dewasa tetap mewaspadai penularan penyakit schistosomiasis dengan meminum obat cacing. Schistosomiasis, atau demam keong, adalah infeksi parasit akut dan kronis yang disebabkan oleh cacing Schistosoma japonicum. Schistosomiasis umum terjadi di daerah tropis dan subtropis, khususnya daerah pinggiran dan/atau pedalaman tanpa akses ke air minum bersih dan fasilitas sanitasi yang memadai.

Penularan terjadi ketika orang menderita schistosomiasis mencemari sumber air tawar dengan feses mereka yang mengandung telur parasit. Telur itu kemudian menetas di dalam air. Untuk info lebih lanjut mengenai daerah endemis cacingan di wilayah Anda, tanyakan petugas kesehatan setempat.

Rekomendasi obat cacing untuk orang dewasa Dalam beberapa kasus, seperti infeksi cacing pita, cacingan bisa sembuh dengan sendirinya selama Anda menjaga sistem kekebalan tubuh serta gaya hidup yang sehat. Namun, beberapa jenis infeksi cacing memerlukan obat antiparasit khusus agar cacing di dalam tubuh dapat dibasmi.

Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami gejala-gejala cacingan, seperti: • Ada darah atau nanah di feses • Sering muntah, bahkan setiap hari • Suhu tubuh meningkat • Lebih mudah lelah dan dehidrasi Munculnya tanda-tanda tersebut menandakan Anda membutuhkan pengobatan secara intensif. Obat-obatan yang diberikan biasanya akan bergantung pada jenis cacing yang menginfeksi tubuh Anda.

Berikut adalah deretan jenis obat cacingan untuk orang dewasa: 1. Albendazole Albendazole adalah obat yang biasanya diresepkan untuk mengobati infeksi cacing pita yang menyerang otot, otak, serta mata. Selain untuk infeksi cacing pita, albendazole juga bisa digunakan untuk obat infeksi cacing gelang dan cacing tambang pada orang dewasa. Obat ini bekerja secara langsung dengan cara membunuh cacing yang bersarang di dalam tubuh Anda.

Obat ini biasanya tersedia dalam bentuk tablet dan harus diminum sebanyak 2 kali sehari sesudah makan. Untuk mengatasi cacingan, albendazole membutuhkan waktu untuk bekerja sekitar 8-30 hari, tergantung tingkat keparahan infeksi. Penting untuk diingat bahwa albendazole tidak boleh dikonsumsi ibu hamil atau yang sedang merencanakan kehamilan.

Pasalnya, obat ini berisiko mengakibatkan gangguan pada janin. 2. Mebendazole Serupa dengan albendazole, mebendazole adalah obat untuk mengatasi beberapa jenis cacingan pada orang dewasa. Obat ini lebih umum diresepkan untuk infeksi cacing tambang, cacing gelang, serta cacing cambuk. Mebendazole dapat membunuh cacing dewasa di dalam tubuh, tapi perlu diketahui bahwa obat ini tidak bisa membunuh telur cacing.

Ibu hamil, menyusui, serta anak-anak di bawah 2 tahun juga tidak disarankan untuk minum obat ini. 3. Ivermectin Ivermectin adalah obat yang sering diberikan dokter untuk mengatasi strongyloidiasis, jenis infeksi cacing gelang yang masuk melalui kulit dan menyerang usus pada orang dewasa. Obat ini bekerja dengan cara membunuh cacing-cacing yang masih berkembang. Sayangnya, ivermectin tidak dapat membunuh cacing dewasa.

obat cacing dewasa

Ivermectin dikonsumsi dalam bentuk tablet dan obat cacing dewasa diminum ketika perut dalam keadaan kosong. Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki beberapa kondisi kesehatan tertentu sebelum menggunakan ivermectin, seperti pernah mengidap meningitis atau memiliki penyakit autoimun. 4. Pirantel Pirantel adalah jenis obat lainnya untuk cacingan pada orang dewasa. Biasanya, pirantel diberikan untuk mengatasi infeksi cacing gelang, cacing cambuk, dan cacing kremi.

Obat ini biasanya tersedia dalam bentuk kapsul dan obat cair. Dosis yang dianjurkan untuk pirantel adalah 1 kali minum, tetapi harus diulang dalam waktu beberapa hari atau minggu. Pirantel bisa Anda konsumsi dengan cara dicampur jus, susu, atau diminum saat perut dalam keadaan kosong. Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter lebih dulu jika sedang hamil atau menyusui sebelum minum obat ini. 5. Praziquantel Praziquantel juga merupakan jenis obat yang ditujukan untuk mengatasi infeksi cacing pada orang dewasa, khususnya cacing yang menyerang pembuluh darah atau hati, seperti schistosomiasis.

Obat ini juga bisa digunakan untuk infeksi cacing pita pada usus. Obat praziquantel hadir dalam bentuk tablet yang harus dikonsumsi setelah makan. Biasanya, Anda diharuskan minum sebanyak 3 kali sehari. Jika gaya hidup Anda sudah dirasa higienis—mencuci buah dan sayur hingga bersih, mempersiapkan bahan-bahan makan dengan baik dan benar, memasak daging hingga matang, rajin cuci tangan—anjuran minum obat cacing untuk orang dewasa pada umumnya diubah menjadi satu tahun sekali. Sebagai upaya pencegahan, tak apa bila Anda ingin minum obat cacing 6 bulan sekali.

Dosis obat cacing termasuk dosis tunggal, sehingga tidak akan memunculkan efek samping berat setelah minum obat meski tubuh Anda tidak memiliki cacing. Obat cacing dewasa FAQs – CDC. (2020). Retrieved December 14, 2020, from https://www.cdc.gov/parasites/ascariasis/gen_info/faqs.html Ascariasis: Resources for Health Professionals – CDC.

(2020). Retrieved December 14, 2020, from https://www.cdc.gov/parasites/ascariasis/health_professionals/index.html#tx Schistosomiasis – WHO. (2020). Retrieved December 14, 2020, from https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/schistosomiasis Obat Kecacingan – Pusat Informasi Obat Nasional. (n.d.). Retrieved December 14, 2020, from http://pionas.pom.go.id/artikel/obat-kecacingan What are intestinal worms (soil transmitted helminthiasis)?

– WHO. (n.d.). Retrieved December 14, 2020, from https://www.who.int/intestinal_worms/disease/en/ Roundworms – Cleveland Clinic. (2013). Retrieved December 14, 2020, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15240-roundworms 5 Parasites – Australian Government Department of Health. (2010). Retrieved December obat cacing dewasa, 2020, from https://www1.health.gov.au/internet/publications/publishing.nsf/Content/ohp-enhealth-manual-atsi-cnt-l~ohp-enhealth-manual-atsi-cnt-l-ch1~ohp-enhealth-manual-atsi-cnt-l-ch1.5 Albendazole – MedlinePlus.

(2019). Retrieved December 14, 2020, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a610019.html Mebendazole – MedlinePlus. (2017). Retrieved December 14, 2020, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682315.html Ivermectin – MedlinePlus. (2020). Retrieved December 14, 2020, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a607069.html Pyrantel – MedlinePlus. (2017). Retrieved December 14, 2020, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682820.html Praziquantel – MedlinePlus.

(2016). Retrieved December 14, 2020, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a608048.html Bukan hanya anak-anak, orang dewasa juga dapat terinfeksi cacing parasit sehingga mengalami penyakit cacingan. Penyakit cacingan, atau infeksi cacing, adalah obat cacing dewasa penyakit infeksi parasit yang masih banyak dialami di Indonesia. Penyakit ini mudah terjadi jika seseorang tinggal di lingkungan yang tidak higienis atau memiliki kebiasaan hidup yang kurang bersih.

Misalnya jarang mencuci tangan, tidak mencuci sayur dan buah sampai bersih sebelum mengolah atau mengonsumsinya, atau mengonsumsi makanana yang kurang matang. Saat terjadi infeksi cacing parasit, bisa saja menimbulkan gejala-gejala seperti rasa gatal di anus, sakit perut, berat badan turun, selera makan berkurang, tubuh lemas, dan gangguan pencernaan. Obat cacingan untuk orang dewasa dapat berbeda-beda tergantung jenis cacing yang menyebabkan penyakit ini.

Terdapat beberapa jenis cacing parasit yang dapat menyebabkan penyakit cacingan pada orang dewasa, yaitu cacing kremi, cacing gelang, cacing tambang, cacing cambuk, dan cacing pita. Dalam artikel ini akan dikupas sejumlah pilihan obat cacingan untuk orang dewasa, yaitu mebendazol, piperazin, pirantel pamoat, levamisol, dan albendazol. Jangan lewatkan juga cara membuat ramuan alami untuk obat cacingan dari tumbuhan putri malu. Mebendazol Mebendazol adalah obat cacingan untuk orang dewasa yang disebabkan oleh infeksi cacing kremi, cacing tambang, cacing gelang, dan cacing cambuk.

Obat mebendazole biasanya diberikan dalam dosis tunggal, tetapi dapat juga diberikan untuk diminum selama sekitar 3 hari untuk beberapa kasus infeksi. Obat cacing dewasa samping umum dari obat mebendazol antara lain mual, muntah, kehilangan selera makan, diare, sakit perut, gas, atau ruam kulit.

Mebendazol mungkin tidak dapat dikonsumsi oleh beberapa orang tertentu, jadi beritahukanlah kepada dokter jika Anda pernah memiliki reaksi alergi terhadap obat ini atau obat lain, atau jika Anda sedang hamil atau menyusui. Untuk mebendazol, nama obat cacing untuk dewasa di apotik antara lain: Ora Cacingan, Vermoran, dan Vermox.

Obat ini harus diperoleh dengan resep dokter. Piperazin Piperazin adalah obat cacingan untuk orang dewasa yang disebabkn oleh infeksi cacing kremi dan cacing gelang. Obat piperazine dapat dikonsumsi dengan maupun tanpa makanan atau obat cacing dewasa kondisi perut penuh maupun kosong. Tetapi jika dokter memberitahu Anda untuk mengonsumsinya dengan cara tertentu, maka ikutilah sesuai petunjuk dokter. Efek samping dari obat piperazin antara lain sakit perut, diare, pusing, mengantuk, sakit kepala, lemah otot, mual atau muntah, dan tremor.

Beberapa orang perlu berhati-hati terhadap obat ini, termasuk orang yang memiliki alergi obat ini atau obat lain, lansia, dan ibu hamil atau menyusui.

Untuk piperazin, nama obat cacing untuk dewasa di apotik antara lain: Afixin, Ascomin, Combicitrine, Imarcitrin, Karmizin, Piperacyl, Univxon, dan Upixon. Pirantel Pamoat Pirantel pamoat, atau yang disebut juga pirantel embonat, adalah obat cacingan untuk orang dewasa yang disebabkan oleh infeksi cacing kremi, cacing gelang, cacing tambang, dan cacing cambuk. Obat pirantel pamoat harus dikonsumsi sesuai dengan petunjuk pada kemasan obat.

Dapat diminum dengan atau tanpa makanan. Biasanya dalam satu dosis tunggal atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Efek samping yang dapat terjadi dari obat pirantel pamoat antara lain mual, muntah, diare, kram perut, sakit kepala, mengantuk, pusing, susah tidur, atau kehilangan selera makan.

Anda sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter jika pernah mengalami alergi terhadap obat ini atau obat lain, atau jika sedang hamil atau menyusui. Untuk pirantel pamoat, nama obat cacing untuk dewasa di apotik antara lain: Combantrin, Combitrin, Compyrantel, Konvermex, Pantrin, Pyrantel Pamoate, Upixon, Wormetrin. Levamisol Levamisol adalah obat cacing dewasa cacingan untuk orang dewasa yang disebabkan oleh infeksi cacing gelang.

Selain untuk mengobati infeksi cacing, levamisol juga digunakan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, terutama pada kanker usus besar. Obat levamisol harus dikonsumsi sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh dokter Anda, dan juga mengikuti petunjuk yang tertera di resep dari dokter. Efek samping yang dapat terjadi dari konsumsi obat levamisol antara lain: demam, diare, feses menjadi gelap, urine atau feses mengandung darah, batuk, suara serak, sakit punggung sebelah bawah, perdarahan atau memar yang tidak biasa, seriawan, penglihatan buram, kejang, dan mati rasa di wajah, telapak tangan, atau telapak kaki.

Untuk levamisol, nama obat cacing untuk dewasa di apotik antara lain: Askamex dan Obat Cacing No.17 Kam Cek San. Albendazol Albendazol adalah obat cacingan untuk orang dewasa yang disebabkan oleh infeksi cacing pita, cacing gelang, cacing cambuk, cacing kremi, dan cacing tambang.

Obat albendazol tidak boleh dikonsumsi sembarangan, harus mengikuti petunjuk yang diberikan oleh dokter dan petunjuk yang tertera di resep dokter. Anda sebaiknya tidak mengonsumsi albendazole jika pernah alergi terhadap obat ini.

Beritahukan dokter juga jika Anda sedang hamil atau menyusui atau sedang merencanakan kehamilan. Efek samping umum dari obat albendazole antara lain: sakit kepala, leher kaku, menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, kebingungan, demam, mual, muntah, sakit perut, pusing, sensasi berputar, atau rambut rontok sementara.

Untuk albendazol, nama obat cacing untuk dewasa di apotik antara lain: Albendazole, Vermic, dan Zolkaf. Obat ini harus diperoleh dengan resep dokter. Alternatif Alami Obat Obat cacing dewasa untuk Orang Dewasa Di samping obat-obatan medis ada juga tumbuh-tumbuhan yang secara alami memiliki kemampuan anthelmintik, yaitu untuk mematikan atau melumpuhkan cacing dalam usus manusia. Salah satunya adalah tumbuhan putri malu (Mimosa pudica).

Credit photo: Shutterstock/kunanon Sebuah penelitian telah dilakukan untuk menyelidiki kemampuan putri malu sebagai obat cacingan alami, yang ditulis dalam artikel ilmiah berjudul “Anthelmintic Activity of Leaves of Mimosa Pudica.” Penelitian itu menunjukkan bahwa tumbuhan putri malu dapat secara signifikan melumpuhkan dan menyebabkan kematian pada cacing-cacing yang menginfeksi usus.

Bahkan kemampuannya ini dapat dibandingkan dengan obat medis yang biasa digunakan untuk mengobati infeksi cacing, yaitu albendazole. Berikut resep untuk membuat ramuan obat cacingan untuk orang dewasa dari tumbuhan putri malu.

Bahan: Herbal putri malu (seluruh bagian tanamannya), sebanyak 15 – 30 gram. Cara Meramu: Cuci bersih putri malu dengan air mengalir. Rebus bersama 3 gelas air, tunggu sampai tersisa 1 gelas. Angkat, dinginkan, dan saring.

Aturan Minum: Minum ramuan obat cacingan ini sekaligus habis di malam hari sebelum tidur. Peringatan: Ibu hamil tidak boleh minum ramuan ini karena ada risiko yang membahayakan janin. Demikianlah artikel ini yang membahas tentang sejumlah obat cacingan untuk orang dewasa yang dapat diperoleh di apotik. Obat cacing dewasa informasi ini dapat bermanfaat. Temukan juga ulasan-ulasan menarik lain seputar kesehatan hanya di Deherba.com.

Pusat Informasi Obat Nasional, Badan POM RI. Obat Kecacingan. https://pionas.pom.go.id/artikel/obat-kecacingan NHS. Mebendazole.

https://www.nhs.uk/medicines/mebendazole/ Drugs.com. Piperazine (Oral). https://www.drugs.com/cons/piperazine.html RxList. Pyrantel Pamoate Oral. https://www.rxlist.com/fdb/drugs/9999/pyrantel-pamoate-oral-drug.htm HelloSehat. Levamisole. https://hellosehat.com/obat-suplemen/levamisole/ RxList. Albenza. https://www.rxlist.com/albenza-drug/patient-images-side-effects.htm Dalimartha, Setiawan.

2008. 1001 Resep Herbal. Jakarta: Penebar Swadaya K, Manish & D, Bengude & M, Mithun & P, Sandeep & V, Hirave.

2012. Obat cacing dewasa Activity of Leaves of Mimosa Pudica. International Journal of Institutional Pharmacy and Life Sciences. 2(1): 120-125
Bukan cuma untuk anak-anak, ini rekomendasi obat cacing dewasa yang terbukti ampuh!

Kata siapa cacingan cuma bisa menyerang anak-anak, ternyata orang dewasa juga bisa terkena penyakit satu ini. Ada beberapa penyebab utama cacingan pada dewasa, salah satunya kurang menjaga kebersihan.

obat cacing dewasa

Nggak cuma itu, anjuran minum obat cacing untuk anak-anak sudah hal yang biasa. Tapi, bagaimana kalau orang dewasa yang terkena cacingan, bolehkah minum obat cacing?

Jawabannya, tentu boleh. Berikut ini ada 6 rekomendasi obat cacing dewasa yang terbukti ampuh dan bisa kamu dapatkan di apotek terdekat!

Penyebab Cacingan pada Orang Dewasa Source: Pexels.com Cacingan pada orang dewasa disebabkan karena seseorang terinfeksi obat cacing dewasa cacing. Beberapa penyebab tersebut hal yang wajar, sehingga kamu perlu waspada terhadap hal-hal berikut ini.

• Langsung menyentuh objek yang memiliki telur cacing (terutama jika kamu tidak mencuci tangan setelahnya). • Sering menyentuh tanah, kemudian mengonsumsi makanan atau cairan yang mengandung telur cacing. • Jalan tanpa menggunakan alas kaki di atas tanah yang mengandung cacing.

• Terakhir, makan makanan mentah atau kurang matang yang mengandung cacing atau telur cacing.

obat cacing dewasa

Gejala Cacingan pada Orang Dewasa Lalu bagaimana gejala cacingan yang dialami oleh orang dewasa? Ada 4 ciri-ciri umum kamu terkena obat cacing dewasa dan perlu segera diobati, antara lain: 1. Sakit perut dan mual Source: klikdokter.com Jika terinfeksi cacing kremi bisa menimbulkan rasa gatal di sekitar anus.

Rasa gatal akan semakin parah di malam hari soalnya cacing berpindah ke daerah sekitar anus untuk bertelur. Rasa gatal yang muncul juga membuatmu gelisah sehingga kurang tidur dan membuat kualitas tidur jadi menurun. 3. Badan terasa sangat lemas Source: Pexels.com Gejala cacingan lainnya yang perlu diwaspadai adalah badan terasa lemas.

Hal ini masih berhubungan dengan rasa gatal di anus. Karena, rasa gatal tersebut membuat kamu susah tidur. Nggak heran, kalau kamu jadi kurang konsentrasi sampai merasa kecapekan atau lemas yang berlebihan jika kurang tidur secara berkepanjangan. 4. Berat badan turun drastis Source: kompas.com Terakhir, berat badanmu akan turun padahal nggak lagi program diet. Kondisi ini perlu diwaspadai sebab bisa jadi tanda-tanda kamu terkena cacingan.

Sebagai informasi, populasi cacing kremi dalam jumlah besar bisa merampas nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, sampai berat badan kamu turun. BACA JUGA: 5 Penyakit Kucing yang Menular ke Manusia, Hati-hati! Jenis Cacingan dan Cara Penularannya Source: halodoc.com Cacing jenis ini adalah jenis obat cacing dewasa gelang.

Bentuknya kecil, nggak berbahaya, tapi sangat mudah menginfeksi orang dewasa, terlebih anak-anak. Cacing kremi biasanya suka tinggal di usus besar dan rektum.

Orang dewasa bisa terinfeksi cacing ini kalau menyentuh telur-telur cacing kremi dan menelannya. Karena ukurannya yang sangat kecil, telur cacing kremi mudah terbang dan terhirup oleh manusia. 2. Cacing pita Source: pinhome.id Selanjutnya, ada cacing pita yang menular melalui daging yang kamu makan sebab nggak terlalu matang.

Selain itu, cacing pita juga bisa masuk ke tubuh orang dewasa melalui air minum yang terkontaminasi dengan telur cacing pita. Cacing jenis ini bisa dianggap mengerikan soalnya tumbuh dalam tubuh manusia hingga ukurannya 15 cm dan bisa hidup selama 30 tahun. 3. Cacing gelang Source: detik.com Terakhir, jenis cacing ini bisa ditemukan pada daging matang yang sudah dihinggapi larva cacing.

Ketika masuk ke tubuh, larva berdiam di usus manusia dan tumbuh hingga dewasa. Kemudian, larva akan berkembang biak dan obat cacing dewasa dari usus ke otot atau jaringan tubuh orang dewasa lainnya. 6 Rekomendasi Obat Cacing Dewasa Yuk, cari tahu kira-kira obat cacing dewasa yang terbukti ampuh tuh yang mana ya? Dan berapa harganya? Berikut ulasan lengkapnya. 1. Combatrin Source: lifepack.id Pasti kamu sudah nggak asing kan dengan obat cacing satu ini?

Combantrin biasanya digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh satu jenis cacing atau lebih, misalnya: • Cacing kremi (Enterobius vermicularis). • Jenis Cacing tambang (Ancylostoma duodenale atau Necator americanus).

• Cacing gelang (Ascaris lumbricoides). Obat cacing satu ini mengandung bahan aktif pirantel pamoat yang bisa melumpuhkan dan mengeluarkan cacing parasit dari dalam saluran pencernaan bersama feses.

Perlu diketahui, sebenarnya combatrin bisa saja dikonsumsi oleh berbagai usia mulai dari anak-anak hingga dewasa dalam dosis yang berbeda.

Kamu bisa membeli Combantrin di apotek, toserba, dan minimarket terdekat dengan rumahmu. Harga obat cacing Combantrin ini mulai dari Rp20.000 untuk kemasan Combantrin sirup rasa jeruk 10 ml dan Rp 16.000 untuk kemasan tablet isi dua. 2. Vermox atau Mebendazol Source: tokopedia.com Kedua, ada vermox yang merupakan obat untuk membasmi infeksi cacing.

obat cacing dewasa

Obat ini mengandung zat aktif mebendazole yang bisa membunuh cacing. Jadi, cacing akan keluar dari dalam tubuh dalam keadaan hancur melalui tinja atau kotoran. Untuk cara kerja obat cacing satu ini yaitu mencegah cacing menyerap gula yang merupakan sumber makanan yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup.

Butuh waktu beberapa hari untuk Vermox dapat melumpuhkan dan membunuh cacing penyebab infeksi. Berikut ini jenis-jenis cacing yang dapat disembuhkan dengan Vermox, antara lain: • Cacing kremi (Enterobius vermicularis) • Jenis Cacing gelang (Ascaris lumbricoides) • Cacing tambang (Ancylostoma duodenale) • Jenis Cacing tambang (Necator americanus) • Cacing cambuk (Trichuriasis) • Infeksi cacing campuran tersebut. Sementara untuk harga obat cacing Vermox 500 mg mulai dari Rp17.800 – Rp29.000 per tablet, dan kamu bisa mendapatkannya dengan mudah di apotek.

3. Askamex atau Levamisole Source: tokopedia.com Selanjutnya, ada obat cacing dewasa Askamex yang bisa kamu gunakan untuk memberantas cacing gelang (Ascaris lumbriboides) dan cacing tambang (Ancylostoma duodenale) pada anak-anak maupun orang dewasa. Askamex sendiri mengandung formula efektif yang terdiri dari Levamisole HCl 29,46 mg atau setara dengan Levamisole HCl base 25 mg. Jika kamu obat cacing dewasa untuk membelinya, Askamex bisa didapatkan di berbagai apotek atau supermarket terdekat, dan harga obat cacing ini mulai dari Rp1.600 – Rp3.000 per strip.

4. Albendazole Source: alodokter.com Obat cacing lainnya yang bisa kamu beli di apotek adalah Albendazole. Obat ini bisa mengobati penyakit akibat infeksi cacing pita, seperti sistiserkosis atau echinococcosis.

Albendazole termasuk golongan antihelmintik yang cara kerjanya dengan merusak sel di usus cacing supaya tidak dapat menyerap gula, sehingga cacing kehabisan energi dan mati. Sementara, harga obat cacing Albendazole ini mulai dari Rp33.390 per strip.

obat cacing dewasa

Tapi, untuk membeli obat ini kamu perlu resep dari dokter. 5. Obat Cacing Dewasa Konvermex Source: halodoc.com Sama seperti obat cacing lainnya, obat cacing Konvermex mengandung bahan aktif pirantel pamoat. Obat cacing ini bisa dikonsumi untuk segala usia, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Konvermex bisa kamu dapatkan di apotek, minimarket, dan supermarket. Harga obat cacing Konvermex sendiri beragamtergantung variannya. Biasanya, Konvermex 250 untuk dewasa tersedia dalam rasa vanilla dan bentuknya kaplet.

Nggak cuma itu, ada juga Konvermex 125 untuk anak yang tersedia dalam rasa jeruk dan berbentuk tablet.

Berikut ini harga Konvermex berdasarkan jumlah dan jenis obat dalam kemasan. • Untuk Konvermex 125 untuk anak obat cacing dewasa jeruk – suspensi mulai dari Rp14.900/botol • Sementara Konvermex 125 untuk anak – kaplet mulai dari Rp11.600/strip • Konvermex 250 untuk dewasa – suspensi mulai dari Rp18.800/botol • Konvermax 250 untuk dewasa – kaplet mulai dari Rp11.600/strip 6.

Harga obat cacing Vermoran Source: tokopedia.com Terakhir, ada obat cacing Vermoran yang memiliki kandungan mebendazole aktif dan berbentuk tablet. Cara kerjanya adalah dengan membunuh cacing pada sistem pencernaan dan cacing keluar dalam keadaan hancur. Untuk harga obat cacing Vermoran 500 mg ini mulai dari Rp8.000-Rp12.000 per tablet dan dapat ditemui di apotek atau toko obat terdekat. Nah, sekarang kamu sudah tahu rekomendasi obat cacing dewasa yang bisa dikonsumsi dan dibeli di apotek terdekat.

Tapi, kamu pernah nggak, sih, merasakan gejala terkena cacingan? Kalau iya, coba share gejala apa yang kamu rasakan di kolom komentar, ya! Cari kost yang strategis dengan fasilitas setara apartemen? Obat cacing dewasa pilihan tepat!

Dengan harga sewa mulai Rp1 juta, kamu sudah bisa menikmati kost eksklusif #SenyamanDiRumah. Kost Rukita bisa kamu temui di Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya, lho! Unduh aplikasi Rukita di Play Store atau App Store untuk cari kost lebih mudah dan seru. Mau tanya-tanya tentang kost Rukita? Bisa hubungi langsung ke Nikita (customer service Rukita) di +62 811-1546-477 atau kunjungi www.Rukita.co. Jangan lupa follow Instagram Rukita di @Rukita_indo dan Twitter @Rukita_id supaya nggak ketinggalan diskon dan update terkini!

Albendazole berfungsi untuk mengatasi infeksi karena cacing pita yang hidup di dalam tubuh. Obat dengan kandungan ini tersedia dalam bentuk tablet. Anda hanya bisa mendapatkan obat ini melalui resep dokter. Albendazole akan menghambat pertumbuhan cacing di dalam tubuh. Jika Anda ingin mengonsumsi Albendazole, sebaiknya dipadukan dengan makan yang mengandung lemak. 3. Ivermectin Ivermectin obat cacing dewasa untuk mencegah infeksi yang disebabkan oleh cacing gelang.

Obat dengan kandungan ini hadir dalam bentuk tablet yang bisa diperoleh melalui resep dokter. Sebaiknya, Anda mengonsumsi Ivermectin saat perut dalam keadaan kosong.

4. Pirantel Pamoat Kandungan yang satu ini berfungsi untuk mencegah infeksi yang disebabkan oleh cacing kremi dan cacing gelang. Obat dengan kandungan ini bisa Anda beli tanpa resep dokter. Namun, Pirantel Pamoat tidak disarankan untuk ibu hamil hingga orang yang terindikasi gangguan fungsi hati. Pastikan Anda telah mengikuti petunjuk dan dosis pemakaian yang tertera di kemasan obat cacing tersebut. 5.

Praziquantel Praziquantel berfungsi untuk mencegah infeksi cacing hidup dan tumbuh di dalam darah, hati hingga saluran pencernaan. Obat dengan kandungan ini hadir dalam bentuk tablet dan dikonsumsi sesuai rekomendasi dokter. Pastikan juga Anda telah mengikuti petunjuk yang disarankan dokter. Selain mengonsumsi obat cacing dengan kandungan di atas, Anda juga dapat melakukan pencegahan melalui pola hidup yang bersih dan sehat, seperti: • Terapkan kebiasaan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.

• Mengonsumsi air matang yang sudah direbus sebelumnya. • Memasak daging hingga matang. • Mencuci buah dan sayuran sebelum dimakan. Jika Anda tidak menerapkan kebiasaan tersebut, maka cacing akan masuk ke dalam obat cacing dewasa dengan mudah. Selain itu, cacing juga dapat menyebabkan berbagai masalah obat cacing dewasa, seperti kurang darah, gangguan saluran pencernaan, usus tersumbat hingga kekurangan nutrisi tubuh. Cacingan memang bukan penyakit yang menimbulkan gejala.

Umumnya, seseorang yang terkena penyakit ini mengalami gejala seperti anus gatal, perut terasa nyeri, berat badan turun, nafsu makan tidak seimbang, tubuh menjadi lesu serta letih. Kemudian, adanya gangguan saluran pencernaan berupa muntah, diare, usus mengalami pendarahan hingga BAB yang berdarah.

Rekomendasi 3 Merk Obat Cacing Terbaik Jika Anda sedang mencari obat cacing yang biasa dijual di toko obat atau apotek, berikut ini adalah rekomendasi beberapa obat yang bisa dibeli: 1. Vermox Mebendazole Obat cacing ini memiliki kandungan Mebendazole untuk mencegah infeksi pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh cacing.

Cara kerja dari Vermox Mebendazole adalah menyerap gula yang menjadi sumber utama makanan cacing. Cara tersebut sangat ampuh untuk membasmi cacing. Vermox Mebendazole bisa dikonsumsi oleh anak-anak hingga dewasa. Selain itu, obat yang satu ini hadir dalam bentuk tablet saja. Jika anak Anda kesulitan menelan, maka Vermox Mebendazole bisa dihancurkan dan dicampurkan dengan air. Keunggulan • Mencegah infeksi pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh cacing.

• Dapat membasmi cacing cambuk, cacing tambang hingga cacing gelang. • Mudah ditemukan dan didapatkan di mana saja. Kelemahan • Menyebabkan efek samping, seperti kantuk, sakit kepala, pusing, nyeri pada perut hingga muntah. • Tidak disarankan untuk ibu menyusui dan anak-anak berusia di bawah 2 tahun. Vermox Mebendazole dijual dengan harga berkisar antara Rp20.000,- hingga Rp25.000,- untuk satu strip dosis 500 mg.

Anda bisa mendapatkannya di berbagai toko obat dan apotek. 2. Combantrin Combantrin dapat menjadi obat alternatif untuk anak berusia di atas 2 tahun. Tidak hanya untuk anak-anak, namun orang dewasa juga bisa mengonsumsi obat ini.

obat cacing dewasa

Combantrin memiliki kandungan Pirantel Pamoat yang berfungsi untuk mencegah infeksi yang diakibatkan oleh cacing kremi hingga cacing gelang. Selain itu, Combantrin hadir dalam dua varian, yaitu tablet dan sirup. Keunggulan • Dapat dikonsumsi oleh anak-anak hingga orang dewasa. • Hadir dalam dua jenis, yaitu tablet dan sirup. • Mencegah infeksi yang disebabkan oleh cacing kremi dan cacing gelang.

obat cacing dewasa

• Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Kelemahan • Tidak disarankan untuk anak-anak berusia di bawah 2 tahun. • Kurang efektif untuk mengatasi telur cacing yang belum menetas.

• Menyebabkan efek samping, seperti mual, muntah, pusing, kantuk, dan lainnya. Combantrin dijual dengan harga berkisar antara Rp14.000,- s.d. Rp16.000,- (satu strip dosis 250 mg) dan Rp20.000,- s.d. Rp25.000,- (sirup berukuran obat cacing dewasa ml). 3. Konvermex Konvermex sangat aman dikonsumsi oleh anak-anak hingga orang dewasa. Obat cacing ini mengandung Pirantel Pamoat yang dapat mengatasi cacing gelang, cacing tambang hingga cacing kremi. Namun, Konvermex tidak disarankan untuk anak berusia satu tahun.

Anda bisa memberikan obat ini untuk anak berusia di atas 2 tahun. Konvermex tersedia dalam empat varian, yaitu Konvermex 250 suspensi (vanilla latte), Konvermex 125 suspensi (jeruk), Konvermex 250 kaplet (dewasa), dan Konvermex 125 tablet. Keunggulan • Dapat mengatasi berbagai jenis cacing. • Mudah ditemukan di mana saja, terutama toko obat atau apotek. • Hadir dalam empat varian untuk anak-anak dan orang dewasa.

• Hadir dalam bentuk cair dan tablet saja. Kelemahan • Tidak disarankan untuk anak berusia 1 tahun dan ibu hamil. • Menyebabkan efek samping, seperti pusing, sakit kepala, kantuk, mual, muntah, nafsu makan berkurang hingga diare.

Konvermex dijual dengan harga berkisar antara Rp15.000,- s.d. Rp 16.000,- (sirup dosis 125 mg), Rp20.000,- (sirup dosis 250 mg), dan Rp10.000,- s.d.

Rp12.000,- (tablet dosis 250 mg). Penyakit cacingan tidak bisa disepelekan. Hal tersebut karena penyakit cacingan dapat menimbulkan dampak yang cukup berbahaya bagi kesehatan tubuh. Jika Anda mengalami penyakit ini, maka bisa diatasi dengan beberapa merk obat cacing di atas.

Jangan lupa untuk selalu menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat agar terhindar dari cacingan. Share this: • • • • • Posted in Kesehatan Tagged apa itu mendepolarisasi, apakah combantrin menghancurkan cacing, apakah konvermex menghancurkan cacing, apakah minum obat cacing bisa bikin gemuk, obat cacing dewasa minum combantrin 125, aturan pakai obat askamex, berapa lama combantrin bereaksi, bolehkah minum obat cacing saat demam, buah obat cacingan, cacing keluar setelah minum combantrin, cara membunuh cacing dalam tubuh, cara menghancurkan cacing dalam perut, cara minum combantrin tablet untuk dewasa, ciri-ciri anak cacingan, combantrin anak, combantrin cacing pita, combantrin harga, combantrin jurnal, combantrin kaplet, combantrin pirantel pamoat sirup, combantrin syrup 10ml, combantrin syrup untuk anak 1 tahun, combantrin untuk burung, combantrin untuk kucing, combicitrine, dosis combantrin anak 3 tahun, gambar combantrin, gambar obat cacing, gejala cacingan pada orang dewasa, harga combantrin, harga combantrin 125, harga combantrin tablet, harga obat cacing, harga obat cacing combantrin, harga obat cacing dewasa paling ampuh, iklan konvermex, jurnal suspensi pirantel pamoat, kegunaan obat cacing u3, kegunaan obat cacing untuk anak, konvermex, konvermex 125 mg, konvermex sirup, konvermex untuk ibu menyusui, konvermex untuk usia berapa, obat cacing alami, obat cacing albendazole, obat cacing anak, obat cacing anak 1 tahun, obat cacing anak tradisional, obat cacing combantrin, obat cacing combantrin dewasa, obat cacing k24, obat cacing konvermex, obat cacing pita untuk kucing, obat cacing upixon, obat cacing vermox, obat cacingan alami, pabrik combantrin, pabrik konvermex, pantangan setelah minum obat cacing, pemberian obat cacing di posyandu, pengalaman minum konvermex, pengalaman minum vermox, penulisan resep pirantel pamoat, piperazine, pirantel pamoat sirup, pyrantel, pyrantel pamoate, reaksi setelah minum obat cacing pada anak, review combantrin anak, review obat cacing dewasa, setelah minum obat cacing jadi gemuk, tanda anak cacingan dan cara mengatasinya, upixon, upixon untuk kucing, waktu minum obat cacing yang tepat, waktu yang tepat minum obat cacing Recent Posts • WhatsApp Aero 2021 • FMWhatsApp 2021 • 10 Merk Blush On Terbaik, Murah, & Bagus (Untuk Pemula) • 10 Merk Highlighter Terbaik yang Bagus dan Murah • 10 Merk Concealer Terbaik untuk Kulit Kering & Berminyak • 10 Merk Contour Stick dan Cream Terbaik untuk Wajah (Murah) • 10 Merk Cleansing Oil Terbaik untuk Kulit Berjerawat & Berminyak • 10 Merk Coklat Bubuk yang Enak untuk Minuman • 10 Merk Lipstik Terbaik yang Bagus dan Tahan Lama • 10 Merk Headphones Terbaik dan Berkualitas Tahan Lama • 10 Merk Microwave Terbaik yang Bagus dan Hemat Listrik • 10 Merk Lip Gloss Terbaik yang Bagus dan Tahan Lama • Rekomendasi 10 Merk Microphone Terbaik yang Bagus • 10 Merk Dispenser Galon Bawah Terbaik ( Gak Berat Lagi ) • 8 Merk Mesin Jahit Terbaik yang Bagus dan Awet • 10 Daftar Bedak Korea Terbaik untuk Remaja (Bikin Glowing) • 10 Merk Obat cacing dewasa Terbaik untuk Kulit Kering dan Berminyak • Download X8 Speeder Domino RP Apk Terbaru (Tanpa Iklan) • 10 Alat Penghemat Listrik untuk Rumah dan Kantor Terbaik • YoWhatsapp
Daftar Isi • 6 Rekomendasi Obat Cacing untuk Anak dan Orang Dewasa di Apotek Beserta Harganya • 1.

Albendazole • 2. Combantrin • 3. Pirantel Pamoat • 4. Mebendazole • 5. Praziquantel • 6. Ivermectin • Pesan Perawat Home Care Profesional Tersedia 24 Jam/7 Hari Infeksi cacing atau cacingan dapat diobati menggunakan obat cacing untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Ada banyak merek obat cacing yang dapat dibeli di apotek dengan atau tanpa resep dokter. Berikut 6 rekomendasi obat cacing paling ampuh!

Cacingan kerap terjadi pada anak-anak usia sekolah antara 5-14 tahun yang disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari buruknya kebersihan lingkungan maupun kebersihan diri ( personal hygiene). Beberapa jenis cacing yang kerap menginfeksi manusia adalah cacing pita, cacing kremi, cacing cambuk (Trichuris trichiura), cacing tambang (Anclostoma duodenale) dan cacing Ascaris lumbricoides.

Cacing-cacing tersebut dapat ditemukan di tanah, makanan, dan benda atau objek yang terkontaminasi. Cacing dewasa yang hidup di usus atau saluran pencernaan akan mengeluarkan telur-telurnya melalui tinja manusia. Menyentuh anus atau tinja dan tidak mencuci tangan dengan sabun obat cacing dewasa menyebarkan telur-telur cacing ke benda, makanan, atau langsung ke manusia ketika bersentuhan.

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setidaknya ada sekitar 807-1.121 juta orang yang terinfeksi cacing Ascaris, sekitar 604-795 obat cacing dewasa orang terinfeksi cacing cambuk, dan sekitar 576-740 juta orang terinfeksi cacing tambang.

Kendati jumlah orang yang terinfeksi cacing begitu banyak, penyakit ini dapat dikendalikan menggunakan obat cacing. Berikut beberapa rekomendasi obat cacing untuk anak atau orang dewasa di apotek paling ampuh beserta harganya di Indonesia.

6 Rekomendasi Obat Cacing untuk Anak dan Orang Dewasa di Apotek Beserta Harganya Cacingan yang tidak kunjung diobati dapat menyebabkan beberapa gejala seperti kurang gizi, penurunan berat badan, hilang nafsu makan, gangguan pencernaan, gangguan tidur, hingga demam.

Cara termudah untuk mengatasi cacingan adalah dengan mengonsumsi obat cacing.

obat cacing dewasa

Berikut 6 rekomendasi obat cacing paling ampuh beserta harganya di apotek: 1. Albendazole Albendazole adalah obat cacing untuk mengatasi infeksi cacing jenis cacing pita seperti echinococcosis atau sistiserkosis pada anak-anak maupun orang dewasa. Obat cacing Albendazole merupakan obat antihelmintik yang bekerja merusak sel usus cacing sehingga cacing tidak mendapatkan cukup energi hingga kemudian mati. Obat cacing Albendazole juga dapat digunakan untuk mengobati infeksi cacing ascariasis, entorobiasis, cuteneus larva migran, trichuriasis, taeniasis, cacing tambang, cacing kremi, maupun cacing kremi.

Harga obat cacing Albendazole • Harga Albendazole di Apotek K24: Rp1.224/tablet. • Harga Albendazole di HD Mall: Rp30.440/strip 10 tablet. • Harga Albendazole di Lifepack: Rp60.000/kemasan 100 tablet. Obat Keras! Pembelian obat cacing Albendazole harus menggunakan resep dokter. Baca aturan pakai pada kemasan obat atau sesuai intruksi dokter! 2. Combantrin Combantrin adalah obat cacing untuk mengobati infeksi cacingan pada anak-anak dan orang dewasa seperti cacing kremi, cacing tambang, obat cacing dewasa gelang, maupun cacing Trichostrongylus orientalis maupun trichostrongylus coubriformis.

Obat cacing Combantrin mengandung Pirantel Pamoat untuk mematikan atau melumpuhkan cacing yang kemudian dikeluarkan bersama dengan tinja. Sayangnya obat cacing Combantrin tidak efektif untuk membasmi telur cacing.

obat cacing dewasa

Harga obat cacing Combantrin • Harga Combantrin di apotek K24: Rp18.116/strip. • Harga Combantrin di Halodoc: Rp15.300-28.600/strip. • Harga Combatrin di HD Mall: Rp28.443/strip. Obat obat cacing dewasa Combantrin dapat dibeli bebas di apotek tanpa memerlukan resep dokter.

Kendati demikian, wajib baca aturan pakai pada kemasan terutama pada ibu menyusui atau wanita hamil. 3. Pirantel Pamoat Pirantel atau Pirantel Pamoat adalah obat cacing untuk mengobati infeksi cacing kremi, cacing gelang, cacing tambang, atau cacing Trichostrongylus dan Trichostrongylus orientalis pada anak-anak maupun orang dewasa. Obat cacing Pirantel Pamoat merupakan golongan obat antelmintik (obat anticacing) yang bekerja dengan cara melumpuhkan serta mematikan cacing dan kemudian dikeluarkan melalui tinja saat BAB.

Selain itu, Pirantel Pamoat juga berfungsi untuk menghentikan pertumbuhan serta perkembangbiakan cacing di dalam tubuh. Harga obat cacing Pirantel Pamoat • Harga Pirantel Pamoat di apotek K24: Rp 3.848/strip. • Harga Pirantel Pamoat di Halodoc: Rp1.000-3.100/strip. • Harga Pirantel Pamoat di HD Mall: Rp31.852/botol 10 mL. Harap berhati-hati, obat cacing Pirantel Pamoat ini tidak boleh diberikan pada anak yang berusia di bawah dua tahun, anak dengan alergi obat ini atau anak dengan gangguan hati serta serta pada ibu menyusui.

4. Mebendazole Mebendazole adalah obat cacing yang berfungsi untuk mengobati infeksi cacing kremi, obat cacing dewasa pita, cacing gelang, cacing cambuk ataupun cacing tambang yang berada di dalam saluran pencernaan.

Obat cacing Mebendazole bekerja untuk mengehentikan cacing menyerap gula, sehingga cacing tidak mendapatkan makanan dan kemudian mati. Cacing yang telah mati akan dikeluarkan bersama dengan tinja saat BAB. Obat cacing ini sangat efektif untuk membunuh cacing dewasa namun tidak cukup efektif membasmi telur cacing. Konsultasikan dengan dokter untuk mengobati jenis infeksi cacing yang Anda alami. Harga obat cacing Mebendazole • Harga Mebendazole di HD Mall: Rp34.271/strip.

• Harga Vermox 500 MG Mebendazole di Apotek K24: Rp22.718/strip. • Harga Vermox 500 MG Bebendazole di Halodoc: Rp17.800-33.600/tablet. Obat bebas terbatas. Hati-hati saat menggunakan obat cacing Mebendazole, baca aturan pakai pada kemasan. Jangan menggunakan obat cacing Mebendazole pada anak usia di bawah dua obat cacing dewasa atau wanita hamil.

5. Praziquantel Praziquantel adalah obat cacing untuk mengobati infeksi cacing yang berada di dalam darah seperti Schistosoma sp. dan Fasciola hepatica atau cacing yang ada di hati. Obat cacing ini dapat dikonsumsi oleh anak usia di atas 4 tahun dan orang dewasa. Obat cacing Praziquantel bekerja melumpuhkan cacing hingga mati dan kemudian mengeluarkannya melalui tinja saat BAB. Obat cacing ini dapat dikonsumsi oleh anak berusia di atas 4 tahun dan orang dewasa. Harga obat cacing Praziquantel • Harga Praziquantel: Rp – Obat cacing Praziquentel ini hanya bisa didapatkan atas resep dari dokter.

Jangan menggunakan obat cacing ini tanpa sepengetahuan atau saran dari dokter! 6. Ivermectin Ivermectin adalah obat cacing untuk mengobati infeksi cacing gelang yang berada di dalam saluran pencernaan atau usus. Obat cacing ini dapat digunakan oleh anak-anak atau orang dewasa dan hanya bisa diperoleh atas resep dari dokter. Obat cacing Ivermectin bekerja untuk melumpuhkan dan mematikan larva cacing dan kemudian dikeluarkan bersama dengan tinja saat BAB.

Ivermectin tidak cukup efektif untuk membunuh cacing gelang dewasa. Guna mengatasi hal tersebut, dokter juga dapat memberikan resep obat lainnya untuk memaskimalkan pengobatan seperti obat antibiotik. Harga obat cacing Ivermectin • Harga Ivermectin di apotek K24: Rp 7.711/tablet. • Harga Ivermectin di Halodoc: Rp137.000-164.300/botol. Aturan pakai obat cacing Ivermectin diminum saat perut kosong atau sebelum makan. Hati-hati pada wanita hamil yang mempunyai alergi bahan Ivermectin. MHomecare adalah perusahaan layanan kesehatan home care satu-satu di Indonesia yang menjamin 100% seluruh tenaga kesehatan adalah perawat.

Tersedia layanan home care utama seperti Perawat Lulusan S1 + STR, Perawat Pendamping Lansia serta Bidan atau Perawat Bayi. Dapatkan penawaran menarik khusus pembaca artikel ini, pesan sekarang! Baca artikel lainnya: • Ciri-Ciri Cacingan pada Anak dan Cara Mudah Mengobatinya • Kenali Beragam Tanda atau Gejala Cacingan Sesuai Jenis Cacingnya • Akibat Sering Makan Daging Mentah, Cacing Pita 18 Meter Gerogoti Perut Pria Ini
Obat cacingan yang ampuh – Manusia hidup dengan berbagai macam organisme di sekitarnya.

Tentu saja diantara berbagai organisme tersebut ada yang menguntungkan dan ada yang membuat kerugian, salah satunya menyebabkan penyakit. Cacing adalah organisme yang dapat menyebabkan penyakit cacingan. Kurangnya menjaga kebersihan dapat menjadi salah satu pemicunya. Umumnya penyakit cacingan terjadi pada anak walaupun sebenarnya orang dewasa juga bisa mengalaminya. Obat cacingan yang ampuh sangat dibutuhkan ketika tanda cacingan muncul.

Obat cacing anak maupun obat cacing dewasa saat ini dapat dengan mudah Anda temukan di apotek terdekat. Anda bisa dapatkan dengan atau tanpa resep dokter. Ada baiknya pahami sejak dini gejala cacingan yang terjadi baik pada anak atau pada orang dewasa agar Anda bisa segera mencari obat yang sesuai jenis serangan cacing yang diderita. Berkonsultasi dulu dengan dokter juga menjadi sebuah langkah yang sangat tepat dilakukan. Gejala Cacingan Pada Anak dan Orang Dewasa Ketika penyakit cacingan menyerang anak ataupun orang dewasa, umumnya akan memunculkan ciri-ciri cacingan pada penderita bahkan di awal kemunculan penyakit tersebut.

Gejala cacingan pada anak dan gejala cacingan pada orang dewasa nyaris memunculkan indikasi yang sama. Gejala yang muncul ketika penyakit cacingan menyerang diantaranya : • Nyeri pada bagian perut • Diare yang tak kunjung sembuh • Anemia • Bertambahnya nafsu makan • Turunnya berat badan • Kurang semangat • Muncul ruam di beberapa bagian tubuh • Mual dan muntah • Feses bercampur darah Jika penyakit cacingan dialami oleh anak-anak, tanda cacingan yang paling bisa dikenali adalah bertambahnya nafsu makan namun tidak diimbangi dengan pertambahan berat badan.

Bahkan tubuhnya cenderung kurus. Segera cari obat cacingan yang ampuh jika hal ini terjadi pada anak Anda. Obat Cacingan yang Ampuh di Apotek 1. Combantrin Obat cacing Combantrin merupakan obat sekelas anthelmintics yang ampuh mengatasi penyakit cacing kremi atau infeksi karena cacing yang lainnya. Dalam beberapa kasus, Combantrin dapat mengobati infeksi cacing gelang, infeksi cacing tambang dan lebih dari satu infeksi cacing di waktu yang bersamaan.

Combantrin dapat Anda temukan di apotek dengan atau tanpa resep dokter dengan harga Rp 14.000,00 untuk kemasan tablet yang cocok digunakan sebagai obat cacing orang dewasa. • Sub kategori : Anthelmintics • Komposisi : pirantel pamoat 125 mg • Indikasi : pengobatan penyakit cacingan dan infeksi yang disebabkan karena cacing • Perhatian: tidak diperkenankan dikonsumsi untuk penderita hipersensitif komponen • Efek samping : mual, muntah, diare, anoreksia ringan, sakit kepala dan pusing • Dosis : penderita cacing usia 2 sampai 6 tahun mengonsumsi 1 tablet 2 kali sehari.

Usia 6 sampai 12 tahun mengonsumsi 1 tablet 3 kali sehari. Usia diatas 12 tahun mengonsumsi 2 tablet tiga kali sehari. Konsumsi sesuai anjuran dosisnya. • Anjuran penggunaan : baiknya dikonsumsi sesudah makan • Kemasan : 4 tablet/blister • Obat cacing dewasa : Pfizer 2. Combantrin syrup Combantrin syrup merupakan obat cacingan yang ampuh untuk mengatasi berbagai gejala dan infeksi cacingan pada anak-anak dan balita. Harga combantrin syrup sebesar Rp 18.000,00. Harga obat cacing combantrin pada masing-masing apotek memiliki perbedaan.

Obat cacing ini dapat Anda beli dengan atau tanpa resep dokter. • Sub kategori : Anthelmintics • Komposisi : pirantel pamoat 125 mg • Indikasi : pengobatan penyakit cacingan dan infeksi yang disebabkan karena cacing • Perhatian: tidak diperkenankan dikonsumsi untuk penderita hipersensitif komponen • Efek samping : mual, muntah, diare, anoreksia ringan, sakit kepala dan pusing • Dosis : anak-anak usia dibawah 6 tahun 1 sendok syrup tiga kali sehari.

Anak-anak dibawah 12 tahun. • Anjuran penggunaan : baiknya dikonsumsi obat cacing dewasa makan • Kemasan : botol • Produksi : Pfizer 3. Vermox Obat cacing Vermox merupakan obat cacingan yang ampuh digunakan mengatasi berbagai penyakit cacingan baik pada anak atau orang dewasa.

Akan tetapi obat cacing Vermox tidak diperkenankan untuk anak dibawah usia 2 tahun. Dianjurkan cara mengatasi cacingan menggunakan Vermox untuk anak dibawah usia 2 tahun harus sesuai dengan anjuran dokter. Vermox 500 Mg dapat Anda beli di apotek terdekat dengan harga Rp 21.900,00. • Sub kategori : Anthelmintics • Komposisi : mebendazole 500mg • Indikasi : pengobatan penyakit cacingan dan infeksi obat cacing dewasa disebabkan karena cacing, ankilostomiasis / infeksi cacing tambang dan askariasis / infeksi cacing gelang.

• Perhatian: tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan laktasi. Bagi anak dibawah usia 2 tahun harus obat cacing dewasa anjuran dokter. • Efek samping : gangguan saluran pencernaan • Dosis : 1 kali sehari 1 tablet • Anjuran penggunaan : dikonsumsi sebelum makan • Kemasan : tablet • Produksi : Janssen 4.

Konvermex Obat cacing Konvermex merupakan obat cacing dewasa di apotik yang ampuh mengatasi berbagai masalah cacingan bukan hanya cacing kremi akan tetapi juga ampuh mengatasi askariasis dan ankilostomiasis.

Harga Konvermex 125 mg di apotek sebesar Rp 10.500,00. • Sub kategori : Anthelmintics • Komposisi : pyrantel pamoate 125 mg • Indikasi : pengobatan penyakit cacingan dan infeksi yang disebabkan karena cacing, ankilostomiasis / infeksi cacing tambang dan askariasis / infeksi cacing gelang. • Perhatian: tidak diperkenankan untuk hipersensitivitas komponen • Efek samping obat cacing dewasa mual dan muntah, gangguan pencernaan • Dosis : Anak kurang dari 5 tahun 1 tablet perhari, Anak 5 sampai 9 tahun 2 tablet perhari, anak 10 sampai 15 tahun 3 tablet perhari, usia 15 tahun ke atas 4 tablet perhari.

• Anjuran penggunaan : baik dikonsumsi sesudah makan. Untuk infeksi cacing tambang baiknya diberikan sesuai anjuran dosis selama 3 hari berturut-turut tanpa jeda. • Kemasan : tablet • Produksi : Konimex 5. Askamex Askamex merupakan obat cacing dewasa paling ampuh yang dapat menjadi pilihan. Askamex juga aman dikonsumsi oleh anak-anak. Obat cacingan yang ampuh ini dapat Anda beli di apotek terdekat dengan atau tanpa resep dokter.

Harga Askamex Rp 2.500,00 per strip. Obat cacingan yang satu ini bisa digunakan mengatasi cacing kremi, infeksi karena cacing, askariasis dan ankilostomiasis. • Sub kategori : Anthelmintics • Komposisi : Levamisol 25 mg • Indikasi : pengobatan penyakit cacingan dan infeksi yang disebabkan karena cacing, ankilostomiasis / infeksi cacing tambang dan askariasis / infeksi cacing gelang. • Perhatian: ibu hamil harus konsultasi dulu dengan dokter.

Obat ini tidak diperkenankan untuk dikonsumsi penderita hipersensitivitas komponen. • Efek samping : mual dan muntah, pusing, gangguan pencernaan. • Obat cacing dewasa : Anak-anak usia 1 – 3 tahun 1 tablet sekali minum, anak-anak usia 3 – 6 tahun 1 ½ tablet sekali minum, anak-anak usia 6 – 8 tahun 2 tablet sekali minum, anak-anak usia 8 – 12 tahun 3 tablet sekali minum, anak-anak usia 12 – 15 tahun 3 – 4 tablet sekali minum, anak-anak usia diatas 15 tahun dan dewasa 4 – 6 tablet sekali minum.

• Anjuran penggunaan : dikonsumsi sesudah makan • Kemasan : tablet • Produksi : Konimex 6. Albendazole Obat cacingan yang ampuh di apotek selanjutnya adalah Albendazole.

Obat cacingan ini aman digunakan untuk orang dewasa dan juga anak-anak.

obat cacing dewasa

Albendazole 400 mg dapat Anda beli di apotek dengan harga Rp 800,00 per tablet. Infeksi tunggal atau infeksi campuran karena cacing dapat diatasi dengan mengonsumsi Albendazole secara rutin. • Sub kategori : Anthelmintics • Komposisi : tiap tablet mengandung Albendazole 400 mg • Indikasi : mengatasi cacing kremi, cacing gelang, infeksi tunggal atau infeksi campuran karena cacing. • Perhatian: tidak diperkenankan untuk hipersensitivitas komponen • Efek samping : mual dan muntah, pusing, dan gangguan pencernaan • Dosis : anak dibawah 6 tahun ½ tablet 3 kali sehari, anak 6 – 12 tahun 1 tablet 3 kali sehari, orang dewasa 2 tablet 3 kali sehari.

Disarankan dikonsumsi sesuai anjuran dokter. • Anjuran penggunaan : dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. • Kemasan : 6 tablet/strip • Produksi : PT Obat cacing dewasa Obat cacingan yang ampuh diatas perlu Anda konsumsi sesuai anjuran dosis yang tertera pada label produksi, jika perlu konsultasikan dulu dengan dokter terkait obat cacing dewasa yang tepat sesuai jenis penyakit cacing yang sedang diderita.

Selamat mencoba dan semoga segera diberikan kesembuhan. Get Well Soon !! Semua artikel yang disajikan pada blog ObatAntibiotik.com hanyalah untuk keperluan informasi bagi para pembaca.

obat cacing dewasa

Informasi yang berada di blog ini dirangkum dari berbagai sumber di Internet, dan bukan dituliskan oleh para ahli di bidangnya. Oleh karena itu, situs ObatAntibiotik.com tidak bertanggung jawab atas ketepatan dan kelengkapan dari informasi yang diberikan.Ada beberapa obat cacing untuk dewasa yang bisa dipilih guna mengobati infeksi cacing pada orang dewasa. Pasalnya, tidak hanya pada anak-anak, orang dewasa juga bisa menderita cacingan kalau tidak rajin cuci tangan dan sering makan sembarangan.

Infeksi cacing adalah salah satu jenis penyakit infeksi yang masih banyak terjadi di Indonesia. Penyakit ini bisa mudah obat cacing dewasa jika seseorang tidak menjaga kebersihan lingkungan ( sanitasi) atau kurang membiasakan diri untuk hidup bersih dan sehat. Beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan penyakit cacingan mudah menjangkiti tubuh adalah jarang atau malas mencuci tangan, tidak mencuci sayur dan buah hingga bersih sebelum mengonsumsinya, atau mengonsumsi makanan yang dimasak kurang matang.

Ketika masuk ke dalam tubuh, cacing parasit dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari kekurangan nutrisi, kurang darah atau anemia, hingga sumbatan pada usus dan saluran pernapasan. Gejala Infeksi Cacing Infeksi cacing bisa saja tidak menimbulkan gejala. Namun, pada umumnya, orang yang terkena penyakit cacingan akan mengalami gejala berupa: • Rasa gatal di anus • Nyeri perut • Penurunan berat badan • Nafsu makan menurun • Tubuh letih dan lesu • Gangguan pencernaan, seperti diare, muntah, perdarahan usus, dan BAB berdarah Daftar Obat Cacing untuk Orang Dewasa Cacingan dapat diobati dengan mengonsumsi obat cacing.

Obat cacing terbagi menjadi beberapa jenis dengan kandungan yang disesuaikan untuk mengobati infeksi dari jenis cacing yang berbeda.

Beberapa jenis obat cacing untuk dewasa yang dapat digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit cacingan adalah: 1. Mebendazole Mebendazole digunakan untuk mengobati infeksi cacing gelang, cacing tambang, dan cacing cambuk. Obat cacing ini tersedia dalam bentuk tablet dan cair.

Meskipun obat ini dapat membunuh cacing dewasa, tetapi mebendazole tidak dapat membasmi telur cacing. Obat cacing mebendazole dapat diperoleh melalui resep dokter. Saat mengonsumsinya, pastikan Anda mengikuti petunjuk penggunaan yang disarankan oleh dokter. Selain itu, obat obat cacing dewasa ini juga tidak disarankan dikonsumsi oleh ibu hamil, menyusui, dan anak berusia di bawah 2 tahun.

2. Albendazole Albendazole digunakan untuk mengobati cacingan yang disebabkan cacing pita. Obat ini ada yang tersedia dalam bentuk tablet kunyah atau tablet minum, dan hanya bisa diperoleh melalui resep dokter. Obat cacing albendazole bekerja dengan cara menghambat metabolisme cacing, sehingga cacing tidak dapat memperoleh energi.

Agar bisa diserap dengan baik oleh tubuh, albendazole disarankan untuk dikonsumsi bersama makanan yang mengandung lemak. 3. Pirantel pamoat Obat cacing pirantel pamoat digunakan untuk mengobati infeksi cacing gelang dan cacing kremi. Obat ini dapat dibeli obat cacing dewasa tanpa resep dokter. Saat menggunakannya, pastikan Anda membaca petunjuk penggunaan dan dosis pemakaian sesuai yang tertera pada kemasan produk. Meski obat ini bisa dibeli secara bebas, pirantel tidak direkomendasikan untuk ibu hamil dan menyusui, anak berusia di bawah 2 tahun, atau orang yang memiliki gangguan fungsi hati, kecuali atas petunjuk dokter.

4.

obat cacing dewasa

Ivermectin Ivermectin merupakan obat cacing untuk mengobati infeksi cacing gelang. Obat ini tersedia dalam obat cacing dewasa tablet dan hanya dapat diperoleh dengan resep dokter.

Agar dapat bekerja dengan baik, Anda disarankan untuk mengonsumsi obat cacing ivermectin dalam keadaan perut kosong atau sebelum makan. 5. Praziquantel Praziquantel digunakan untuk mengobati infeksi cacing yang hidup di dalam aliran darah, saluran penceranan, atau hati.

Praziquantel tersedia dalam bentuk tablet dan hanya boleh dikonsumsi sesuai dengan obat cacing dewasa dan resep dokter. Secara umum, obat cacing untuk dewasa juga dapat diberikan untuk anak-anak. Meski demikian, perhatikan batas usia pemberian. Obat cacing untuk anak jenis tertentu tidak boleh diberikan bila anak berusia kurang dari 2 tahun.

Selain dengan mengonsumsi obat cacing untuk dewasa, langkah pencegahan penyakit cacingan juga perlu dilakukan dengan melakukan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Beberapa caranya yakni dengan rajin mencuci tangan, minum air bersih yang sudah direbus, memasak daging atau ikan hingga benar-benar matang, serta mencuci buah dan sayur hingga bersih sebelum menyantapnya.

Kemudian, ingat juga, saat mengonsumsi obat cacing, pastikan Anda selalu membaca dan mengikuti petunjuk yang tertera pada kemasan. Obat cacing untuk dewasa mungkin juga dapat menimbulkan efek samping berupa mual, nyeri perut, diare, atau bahkan alergi. Jadi, apabila Anda mengalami efek samping tersebut, segeralah konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Atasi Cacingan dengan Bawang Putih / Overcome Worms with Garlic




2022 www.videocon.com